Belgia Gagalkan Serangan Teroris di Kedutaan Besar Amerika

ETIndonesia — Polisi Belgia menangkap seorang pria yang diduga merencanakan serangan terhadap kedutaan AS di ibukota negara itu, Brussels. Demikian dikatakan oleh jaksa penuntut pada 24 Juni 2019, seperti dikutip The Epoch Times dari THE ASSOCIATED PRESS.

Pria Belgia itu diidentifikasi dengan inisial MG. Dia didakwa melakukan ‘upaya serangan dalam konteks teroris dan mempersiapkan aksi teroris’.

Kantor jaksa federal mengatakan bahwa polisi antiteror menjemput pria itu pada hari Sabtu (22/6/2019) lalu. Mereka bertindak berdasarkan informasi yang menyatakan bahwa serangan terhadap kedutaan AS, mungkin akan segera terjadi.

Lembaga penyiaran negara Belgia, RTBF mengatakan pria itu, yang menyangkal tuduhan itu, sudah diawasi atau berada di bawah pengawasan polisi selama beberapa waktu.

Dikatakan bahwa dia baru-baru ini terlihat bertingkah mencurigakan di dekat kawasan kedutaan. Kedutaan AS tidak dapat segera dihubungi untuk konfirmasi atau komentar detail.

Brussels, tempat markas besar Uni Eropa dan aliansi militer NATO, telah menjadi sasaran teror pada masa lalu. Kota itu sering menjadi target serangan-serangan kelompok ekstremis.

Tiga puluh dua orang tewas dan ratusan lainnya luka-luka pada 22 Maret 2016. Ketika itu pelaku bom bunuh diri meledakkan diri di bandara dan di kereta bawah tanah.

Beberapa ekstrimis yang terlibat dalam serangan lain di seluruh dunia telah tinggal di ibukota UE, atau transit melalui Brussels. (THE ASSOCIATED PRESS/The Epoch Times/waa)

Video Pilihan :

https://youtu.be/M_mC5lLx2Ow

Simak Juga :

https://youtu.be/rvIS2eUnc7M