Kembali Ditemukan Penularan dari Virus Varian Baru di Jakarta, 18 Kasus Impor dan 1 Kasus Tansmisi Lokal

ETIndonesia- Pemprov DKI Jakarta kembali merilis adanya penularan dari virus varian baru dari Virus COVID-19 di Jakarta. Ini setelah DKI Jakarta secara aktif melakukan pemeriksaan sampel Whole Genome Sequencing  (WGS) di mana sebanyak 649 sampel sudah diperiksa.

“Terdapat 19 kasus Variant of Concern mutasi virus baru yang ditemukan di DKI Jakarta, di mana 18 di antaranya memiliki riwayat perjalanan dari luar negeri, dan 1 kasus transmisi lokal,” ujar  Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Dwi Oktavia dalam keterangan persnya, Kamis (10/6/2021).

Dwi juga mengimbau seluruh masyarakat tetap waspada terhadap mutasi virus baru yang lebih mudah menular dan menimbulkan gejala yang lebih berat.

Sementara itu, proses vaksinasi juga masih terus berlangsung di DKI Jakarta. Adapun jumlah sasaran vaksinasi tahap 1 dan 2 (tenaga kesehatan, lansia, dan pelayan publik) sebanyak 3.000.689 orang.

Untuk Vaksinasi Program, total dosis 1 saat ini sebanyak 2.728.441 orang (91%) dan total dosis 2 kini mencapai 1.845.698 orang (62%). Sedangkan, untuk Vaksinasi Gotong Royong dosis 1, total di Jakarta saat ini sebanyak 35.613 orang.


Lebih lanjut, untuk tenaga kesehatan, vaksinasi telah dilakukan kepada 135.728 orang (121% dari target). Sedangkan, pada kelompok lansia, vaksinasi telah dilakukan kepada 593.442 orang (65,1% dari target). Pada kelompok pelayan publik, vaksinasi telah dilakukan kepada 1.999.271 orang (101% dari target). (asr)