Keuntungan Sektor Industri di Tiongkok Melambat Saat Dihadang Krisis Listrik

The Epoch Times

Pertumbuhan laba dari sejumlah perusahaan dan sektor industri di Tiongkok melambat karena pabrik berjibaku melawan meningginya harga komoditas, wabah COVID-19, dan kekurangan suku cadang  seperti semikonduktor. Ditambah lagi dengan krisis listrik yang sedang berlangsung menjadikan ancaman semakin besar terhadap produksi dan laba.

Firma riset dan Konsultan ekonomi, Nomura dalam sebuah catatan memperkirakan pertumbuhan laba industri di Tiongkok akan turun lebih jauh dalam beberapa bulan mendatang di tengah perlambatan pertumbuhan yang mencolok di semester kedua. 

Melansir dari Reuters, harga komoditas yang tinggi dalam beberapa bulan terakhir merusak profitabilitas banyak pabrik sektor menengah dan hilir di Tiongkok. 

Untuk meredam harga, Tiongkok akan melelang lebih banyak logam industri dari stok negaranya pada Oktober 2021 dalam rilis inventaris. Sebelum tahun ini, Beijing tidak menjual cadangan logam negara selama lebih dari satu dekade.

Awal September, Beijing juga melepas minyak mentah dari cadangan strategisnya untuk pertama kalinya.

Krisis Listrik

Tantangan terbaru juga meningkat  dikarenakan meluasnya pembatasan penggunaan listrik, terutama terhadap sejumlah pabrik dan dunia usaha yang mengandalkan pasokan listrik.

Pemerintah daerah di provinsi Zhejiang, Jiangsu, Yunnan, dan Guangdong menyampaikan kepada pabrik setempat tentang pembatasan penggunaan listrik. Dalam seminggu terakhir, penjatahan listrik paling berdampak di timur laut Tiongkok.

“Kami memperkirakan dua bulan penjatahan listrik mulai pertengahan September di provinsi-provinsi terpilih akan memangkas 0,1 poin persentase dari pertumbuhan PDB 2021 dan 0,3 poin persentase dari pertumbuhan PDB 2022,” tulis Commonwealth Bank of Australia dalam sebuah catatan penelitian.

“Bagian gabungan dari sektor industri di provinsi yang terkena dampak dengan penjatahan listrik adalah sekitar 14 persen dari PDB Tiongkok,” tambah catatan itu. 

Pasokan batubara yang ketat dan harga bahan bakar yang melonjak, juga mengikis keuntungan perusahaan listrik di Tiongkok. (asr)

INSPIRASI ERABARU

Mengapa Dighosting Lebih Menyakitkan daripada Penolakan dan Lebih Sulit untuk Dilupakan

Penolakan sosial mengaktifkan banyak jalur saraf yang sama seperti rasa sakit fisik. Oleh Fjolla Arifi Pesan terakhir itu tetap berada di sana, terkirim dan sudah dibaca....

Seperti Apa Kondisi Otak Anda Saat Membenci Seseorang?

Cinta membuat kekurangan tampak tak berarti, sedangkan kebencian membuat kekurangan yang tak ada seolah nyata Arsh Sarao Ketika Anda melihat sekilas seseorang yang Anda benci, otak...

LATES

Google search engine

VIDEO ET NEWS

MISTERI

Google search engine