Rusia dan Ukraina Tandatangani Perjanjian di Turki Demi Meredakan Krisis Pangan Internasional

oleh Lin Yi

Pada Jumat 22 Juli, Perwakilan dari Ukraina dan Rusia menandatangani perjanjian ekspor biji-bijian di Istanbul, Turki. Kesepakatan diharapkan dapat menyelesaikan total lebih dari 20 juta ton biji-bijian yang terblokir di pelabuhan Laut Hitam untuk membantu meredakan krisis pangan global.

Pada Jumat, Menteri Pertahanan Rusia Sergei Shoigu tiba di Istanbul untuk mengikuti acara penandatanganan perjanjian.

Menteri Pertahanan Turki Hulusi Akar bertemu dengan Sergei Shoigu.

Delegasi dari kedua negara mengadakan pembicaraan sebelum penandatanganan perjanjian. Pada Kamis, 21 Juli Moskow mengkonfirmasi bahwa Ukraina dan Rusia akan menandatangani perjanjian pangan.

Juru bicara Kremlin Dmitry Peskov mengatakan Pihaknya dapat mengonfirmasi bahwa kesepakatan (tentang pangan) sedang disiapkan hari ini”.

Pada Kamis, Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky dalam pembicaraannya juga mengisyaratkan bahwa blokade pelabuhan Laut Hitam dapat segera dicabut.

Zelensky mengatakan : pihaknya juga mengharapkan berita baik dari perwakilan negaranya di Turki — tentang pencabutan blokade pelabuhan negaranya”.

Baik Ukraina maupun Rusia adalah pengekspor makanan penting bagi dunia. Seperti dilaporkan oleh JP Morgan Chase & Co. bahwa ekspor gandum dan jagung dari kedua negara masing-masing menyumbang 29% dan 19% dari pasar global.

Sejak invasi Rusia ke Ukraina pada 24 Februari tahun ini, pelabuhan laut telah diblokir oleh Armada Laut Hitam Rusia, sehingga tidak memungkinkan untuk mengekspor bahan pangan keluar dari Ukraina. Dengan demikian, rantai pasokan global terganggu dan memicu krisis pangan dunia.

Saat ini, masih terdapat total lebih dari 20 juta ton biji-bijian yang terperangkap di Ukraina selatan.

Kementerian Luar Negeri AS menyambut baik tentang pencabutan blokade pelabuhan Laut Hitam Ukraina untuk meredakan krisis pangan global.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri AS Price mengatakan  menyambut baik pengumuman tentang kesepakatan pencabutan blokade pelabuhan. AS sekarang menghendaki Rusia yang mengimplementasikan kesepakatan agar gandum Ukraina dapat akses ke pasar dunia”.

Hampir semua ekspor biji-bijian Ukraina dikirim dari pelabuhan Laut Hitam, dan jika blokade dicabut, itu akan mengurangi lonjakan harga gandum di pasar internasional. Selain itu, dapat mengatasi kelaparan yang dihadapi beberapa negara miskin.

Menteri Luar Negeri Turki Mevlüt Çavuşoğlu dalam pesan tweetnya pada hari Kamis menyebutkan bahwa pertemuan Jumat di Istanbul menandai langkah pertama menuju mengatasi krisis pangan saat ini.

Kabarnya, Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan dan Sekretaris Jenderal PBB António Guterres juga menghadiri acara penandatanganan tersebut. (sin)

INSPIRASI ERABARU

Mengapa Kita Tidak Bisa Berhenti Membicarakan Orang Lain

Ada cara untuk menggunakan gosip secara bijaksana Debbie Cohen Michelle Tennant tahu betapa menyakitkannya menjadi sasaran gosip yang tidak berdasar. Beberapa tahun lalu, ia mengetahui bahwa seorang...

Apa yang Diungkapkan Pilihan Pakaian Anda Terkait Kepribadian Anda

Seorang peneliti di Universitas New York menemukan bahwa otak manusia membuat 11 penilaian berbeda terhadap orang asing dalam tujuh detik pertama pertemuan.  Psikologi mode (fashion...

LATES

Google search engine

VIDEO ET NEWS

MISTERI

Google search engine