Seorang Anak Laki-laki Berusia 10 Tahun Meninggal Karena Serangan Monyet

EtIndonesia. Sekelompok monyet ganas yang meneror sebuah desa di India, membunuh seorang anak laki-laki berusia 10 tahun dengan merobek ususnya.

Pada tanggal 14 November, anak kecil Dipak Thakor sedang bermain dengan teman-temannya di dekat sebuah kuil di Desa Salki, di negara bagian Gujarat, India barat, ketika monyet-monyet bergegas menyerangnya. Menurut Press Trust of India, Dipak langsung dipulangkan karena mengalami luka serius sebelum dipindahkan ke rumah sakit dan meninggal.

Pihak berwenang mengatakan mereka masih mencari beberapa monyet yang terlibat dalam serangan itu. Seorang pejabat menjelaskan apa yang terjadi dalam sebuah pernyataan dan berkata: “Usus anak itu robek dalam serangan itu. Dia dibawa ke rumah sakit tetapi setibanya di sana, dokter menyatakan dia meninggal.” .

Seorang pejabat mengatakan ini adalah serangan monyet ketiga dalam seminggu yang menargetkan penduduk Desa Salki.

India sudah tidak asing lagi dengan serangan monyet terhadap manusia, seiring dengan semakin banyaknya manusia yang merambah habitat hewan-hewan ini di seluruh negeri.

Monyet sering muncul di kawasan wisata. Dulu, banyak kasus hewan ini menyebabkan cedera pada manusia, bahkan hewan lain seperti anjing.

Situs web India NDTV mengutip pejabat kehutanan Vishal Chaudhary yang mengatakan pihak berwenang berusaha menangkap monyet di sekitar Desa Salki.

“Minggu lalu, kami menyelamatkan dua lutung (spesies monyet asli anak benua India) dan memasang kandang untuk menjebak lutung lainnya,” ujarnya. “Ada sekelompok besar monyet di desa tersebut, termasuk empat dewasa yang terlibat dalam serangan selama seminggu terakhir.”

Pada bulan Desember 2021, dua ekor monyet ditangkap oleh otoritas kehutanan di negara bagian Maharashtra di India barat karena diduga membunuh anak-anak anjing dalam apa yang oleh penduduk desa digambarkan sebagai “tindakan balas dendam”. Penduduk desa Lavool di distrik Beed di negara bagian tersebut mengatakan monyet membunuh anak anjing dengan membawanya ke atas pohon atau ke atap rumah dan menjatuhkannya.

Pada Mei 2020, sekelompok monyet menyerang seorang pekerja laboratorium dan melarikan diri dengan membawa sampel darah Covid. Hewan-hewan tersebut diyakini menyasar teknisi tersebut saat ia berjalan melewati kampus sebuah perguruan tinggi kedokteran di kota Meerut, negara bagian Uttar Pradesh utara.

Pada tahun 2020, ketika Donald Trump mengunjungi India sebagai Presiden AS, polisi dilengkapi dengan ketapel dan bertugas melindunginya dari monyet liar selama kunjungannya ke Taj Mahal. (yn)

Sumber: ngoisao.vnexpress.net