Israel Balas Serangan Houthi, Direktur Jenderal WHO Hampir Terdampak Saat Naik Pesawat

ETIndonesia. Konflik antara kelompok pemberontak Houthi Yaman dan Israel semakin memanas. Setelah Houthi menembakkan rudal dan mengerahkan dua drone ke arah Israel pada Rabu (25 Desember), militer Israel melancarkan serangan udara pada Kamis (26 Desember) yang menargetkan Bandara Sana’a, fasilitas militer, dan pembangkit listrik di wilayah yang dikuasai Houthi. Serangan tersebut menewaskan tiga orang.

Saat serangan udara terjadi, Direktur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), Tedros Adhanom Ghebreyesus, bersama timnya sedang berada di bandara untuk menaiki pesawat. Tedros menyampaikan bahwa menara pengawas lalu lintas udara dan ruang tunggu bandara mengalami kerusakan, dengan lokasi dampak serangan hanya beberapa meter dari mereka. Landasan pacu bandara juga rusak, tetapi Tedros beserta kolega dari PBB dan WHO selamat tanpa cedera.

Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, memperingatkan bahwa serangan udara Israel akan “berlanjut hingga misi selesai.”

Menteri Pertahanan Israel, Israel Katz, menegaskan bahwa Israel akan “memburu semua pemimpin Houthi… tidak ada yang bisa bersembunyi dari kami.” 

Sebelumnya, Katz menyatakan, “Kami akan menyerang Houthi dengan keras… dan akan menghancurkan para pemimpinnya, seperti yang telah kami lakukan terhadap Haniyeh, Sinwar, dan Nasrallah di Teheran, Gaza, dan Lebanon.”

Menurut laporan Central News Agency yang mengutip saksi mata, Bandara Sana’a di ibu kota yang dikuasai Houthi diserang lebih dari enam kali. Pangkalan udara Al-Dailami yang berdekatan juga menjadi target serangan.

Sementara itu, televisi milik Houthi, Al-Masirah TV, melaporkan bahwa pembangkit listrik di kota Hodeida juga terkena serangan udara bertubi-tubi.

Dalam pernyataannya, kelompok Houthi menyebutkan bahwa serangan di bandara menyebabkan dua orang tewas dan 11 lainnya luka-luka. Selain itu, serangan di pelabuhan Ras Issa menewaskan satu orang dan tiga lainnya dilaporkan hilang.

Houthi, yang didukung oleh Iran, merupakan bagian dari “Poros Perlawanan” (Axis of Resistance), aliansi anti-Israel yang dipimpin oleh Iran. (Hui)

Sumber : NTDTV.com 

INSPIRASI ERABARU

Mengapa Dighosting Lebih Menyakitkan daripada Penolakan dan Lebih Sulit untuk Dilupakan

Penolakan sosial mengaktifkan banyak jalur saraf yang sama seperti rasa sakit fisik. Oleh Fjolla Arifi Pesan terakhir itu tetap berada di sana, terkirim dan sudah dibaca....

Seperti Apa Kondisi Otak Anda Saat Membenci Seseorang?

Cinta membuat kekurangan tampak tak berarti, sedangkan kebencian membuat kekurangan yang tak ada seolah nyata Arsh Sarao Ketika Anda melihat sekilas seseorang yang Anda benci, otak...

LATES

Google search engine

VIDEO ET NEWS

MISTERI

Google search engine