Obat Diabetes Ini Bisa Melipatgandakan Risiko Penyakit Mata Diabetik pada Penderita yang Sudah Berisiko

Sebuah studi dunia nyata baru-baru ini melacak hasil penglihatan sebelum dan sesudah pasien memulai pengobatan tirzepatide

oleh : George Citroner

Tirzepatide—obat diabetes populer yang dijual dengan nama Mounjaro dan Zepbound—dapat melipatgandakan risiko berkembangnya penyakit mata diabetik berat yang mengancam penglihatan pada pasien yang sudah mengalami kerusakan mata. Laporan ini berdasarkan  sebuah studi besar yang baru-baru ini diterbitkan dalam jurnal Diabetologia.

Penelitian ini menemukan bahwa 1,1 persen pengguna tirzepatide mengalami proliferative diabetic retinopathy (PDR)—bentuk serius dari penyakit mata diabetik yang dapat menyebabkan kebutaan—dibandingkan dengan hanya 0,5 persen pasien yang tidak menggunakan obat tersebut.

Sebagian besar kasus terjadi pada pasien yang sudah memiliki kerusakan ringan pada retina akibat diabetes.


Data dari Hampir 7.000 Pasien

Para peneliti menganalisis catatan medis elektronik dari lebih dari 6.800 orang dewasa penderita diabetes tipe 2 di Imperial College London Diabetes Centre. Studi ini membandingkan 3.435 pasien yang menggunakan tirzepatide selama minimal enam bulan dengan jumlah pasien yang sama yang tidak menggunakan obat tersebut.

Penelitian ini difokuskan pada pasien yang telah menjalani skrining mata baik sebelum maupun sesudah tirzepatide tersedia di klinik pada Oktober 2022. Para pasien dicocokkan dengan cermat berdasarkan jenis kelamin, lama menderita diabetes, kadar gula darah awal, status kesehatan retina, dan obat-obatan lain yang digunakan.

Pada populasi penderita diabetes secara umum, prevalensi PDR berkisar antara 2,3 persen hingga 7,5 persen.

Peneliti menemukan bahwa penggunaan tirzepatide dikaitkan dengan peningkatan kemungkinan lebih dari dua kali lipat—yakni 115 persen—untuk mengembangkan PDR dibandingkan dengan mereka yang tidak menggunakan obat ini. Ini setara dengan sekitar tujuh kasus per 1.000 orang per tahun di antara pengguna tirzepatide.

Pada PDR, pembuluh darah baru yang abnormal (neovaskularisasi) tumbuh di retina—dan kemungkinan juga di cakram optik—yang dapat menyebabkan kehilangan penglihatan jika tidak ditangani.

Kondisi ini merupakan tahap paling parah dari retinopati diabetik, komplikasi dari diabetes.

Jika tidak ditangani, dampaknya bisa mencakup perdarahan vitreus, lepasnya retina, dan glaukoma neovaskular, yang semuanya bisa menyebabkan kebutaan.
Pilihan pengobatan seperti fotokoagulasi laser, suntikan, dan operasi dapat membantu mencegah atau mengurangi kehilangan penglihatan.


Waktu dan Faktor Risiko

Waktu rata-rata terdeteksinya PDR adalah sekitar 11 bulan setelah memulai tirzepatide. Sebagian besar pasien telah memiliki kerusakan ringan dan pembengkakan pada retina akibat diabetes.

Pasien yang tidak memiliki kerusakan retina sebelumnya memiliki risiko lebih rendah untuk mengalami komplikasi retina. Di antara kelompok ini, penggunaan tirzepatide dikaitkan dengan penurunan risiko sebesar 27 persen untuk mengalami retinopati apa pun selama masa tindak lanjut.


Perubahan Gula Darah yang Mendadak dan Risiko Mata

Tirzepatide bekerja dengan meniru hormon tubuh yang merangsang pelepasan insulin dan menekan nafsu makan, sehingga menyebabkan penurunan kadar gula darah yang signifikan.

Penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa penurunan kadar gula darah yang cepat terkadang dapat memicu perburukan awal retinopati diabetik, kemungkinan karena perubahan mendadak ini memberi tekanan pada pembuluh darah retina yang rapuh.

Fenomena ini telah lama dikaitkan dengan pengendalian gula darah yang sangat ketat, kata Dr. Meenal Agarwal, seorang optometris bersertifikat yang tidak terlibat dalam studi ini.
Penurunan gula darah dapat mengubah aliran darah dan mengganggu penghalang darah-retina, yang bisa memperburuk kerusakan retina, tambahnya.

Meskipun pasien dalam studi ini mengalami penurunan rata-rata HbA1c yang relatif ringan—sekitar 0,4 persen (yang mencerminkan rata-rata kadar glukosa selama 2–3 bulan terakhir)—namun hubungan dengan peningkatan PDR menunjukkan bahwa penurunan gula darah secara cepat mungkin bukan satu-satunya faktor risiko utama.

“Namun,” tambah Agarwal, “Ini bukan berarti kita harus menghindari tirzepatide pada pasien-pasien ini, tetapi harus memulai dengan pemantauan yang tepat dan penurunan gula darah yang bertahap.”


Pentingnya Memantau Kesehatan Mata

Temuan ini menegaskan kembali pentingnya protokol pemantauan mata secara rutin bagi pasien yang memulai pengobatan tirzepatide, terutama bagi mereka yang sudah memiliki kerusakan retina.

Pasien yang diresepkan obat ini perlu diedukasi mengenai tanda-tanda awal perburukan retinopati diabetik, kata Agarwal.

Gejala peringatan tersebut meliputi:

  • Perubahan penglihatan secara mendadak
  • Titik-titik gelap atau bayangan (disebut skotoma) di penglihatan pusat atau tepi
  • Kilat cahaya, yang mungkin menandakan tarikan atau pelepasan retina
  • Distorsi garis lurus, yang bisa menandakan adanya edema makula (pembengkakan retina pusat)

Strategi utama untuk mencegah atau mengelola perburukan retinopati pada pasien yang menggunakan terapi penurun gula darah meliputi mengendalikan gula darah dan kadar lemak (lipid), serta menurunkan kadar gula darah secara bertahap untuk menghindari penurunan HbA1c yang terlalu cepat—terutama pada pasien dengan diabetes yang sudah lama tidak terkontrol dengan baik, tambah Agarwal.

Para peneliti mencatat bahwa meskipun tirzepatide menawarkan manfaat besar dalam mengendalikan gula darah dan pencegahan komplikasi jangka panjang akibat diabetes, para dokter harus mempertimbangkan risikonya dengan cermat, terutama pada pasien dengan penyakit mata yang sudah ada sebelumnya.

Eli Lilly and Co., perusahaan farmasi yang memproduksi tirzepatide, tidak menanggapi permintaan komentar dari media.


Tentang Penulis: George Citroner meliput topik kesehatan dan pengobatan, termasuk kanker, penyakit menular, dan kondisi neurodegeneratif. Ia menerima penghargaan Media Orthopaedic Reporting Excellence (MORE) pada tahun 2020 untuk laporannya tentang risiko osteoporosis pada pria.

INSPIRASI ERABARU

Mengapa Kita Tidak Bisa Berhenti Membicarakan Orang Lain

Ada cara untuk menggunakan gosip secara bijaksana Debbie Cohen Michelle Tennant tahu betapa menyakitkannya menjadi sasaran gosip yang tidak berdasar. Beberapa tahun lalu, ia mengetahui bahwa seorang...

Apa yang Diungkapkan Pilihan Pakaian Anda Terkait Kepribadian Anda

Seorang peneliti di Universitas New York menemukan bahwa otak manusia membuat 11 penilaian berbeda terhadap orang asing dalam tujuh detik pertama pertemuan.  Psikologi mode (fashion...

LATES

Google search engine

VIDEO ET NEWS

MISTERI

Google search engine