Sebelumnya, di beberapa kebun binatang di berbagai daerah di Tiongkok, warganet pernah merekam harimau yang sangat kurus hingga hanya tinggal kulit dan tulang, menggambarkan dampak kemerosotan ekonomi. Kini, pemandangan serupa muncul juga di Kebun Binatang Beijing, membuat banyak netizen terkejut dan berkata, “Bahkan Beijing pun sekarang kekurangan dana.”
EtIndonesia. Pada 27 Juli, sebuah video dengan lokasi bertanda “Kebun Binatang Beijing” diunggah ke media sosial Tiongkok. Dalam video tersebut, seekor harimau tampak sangat kurus, sedang memakan rumput liar di pinggir genangan air. Harimau itu tampak lemas dan tidak memperlihatkan sedikit pun kegagahan yang biasanya melekat pada “raja hutan”.
Dalam video lain, terlihat seekor harimau yang tulangnya menonjol, makan rumput di bawah terik matahari, bahkan sampai memakan rumput yang tumbuh di dinding batu.
Dalam video terdengar suara seorang pengunjung wanita dengan logat timur laut Tiongkok berkata, “Harimau sudah nggak ada makanan, sampai makan rumput.”
Video ini cepat menjadi perbincangan panas. Warganet ramai-ramai mengecam pihak kebun binatang karena tidak memberi makan harimau dengan cukup, sampai membuatnya harus makan rumput.
Beberapa netizen menyayangkan kondisi ekonomi yang begitu memburuk, bahkan di ibu kota seperti Beijing.
🐯老虎也吃草?北京動物園爆瘦虎惹議
— 新唐人文化生活 (@NewTangDynasty) July 29, 2025
北京動物園老虎瘦到啃草,引發網友質疑飼養不當、經費短缺。官方稱「健康、體脂低」,卻無法平息眾怒。 pic.twitter.com/lqhx4QYyKG
Pihak pengelola objek wisata di Beijing segera keluar untuk “membantah rumor”, menyatakan bahwa kondisi kebun binatang “sangat baik”, harimaunya “meski kurus tapi sehat”, dan hanya memiliki “persentase lemak tubuh yang rendah”. Bahkan “pakar” yang dikerahkan pemerintah ikut menjelaskan bahwa “harimau makan rumput untuk membuang benda asing di saluran pencernaan”.
Penjelasan ini mirip dengan pernyataan resmi saat harimau kurus terlihat memakan rumput di kebun binatang di Guangdong dan Shandong. Namun, kali ini, netizen Tiongkok sudah tidak percaya lagi. Mereka membanjiri kolom komentar dengan balasan:
- “Sudah sekurus ini masih saja ngeyel.”
- “Saya merasa kecerdasan saya dihina.”
- “Kalau katanya ‘kesejahteraannya bagus’, ya coba saja jelaskan makan dan minumnya apa setiap hari?”
- “Uang untuk memelihara harimau itu ke mana perginya?”
(Hui/asr)
Sumber ; NTDTV.com


