EtIndonesia. Kabut tebal melanda Kaifeng, Provinsi Henan, Tiongkok. Insiden tersebut menyebabkan kecelakaan tabrakan beruntun. Sebuah bus penumpang terlihat setengah berada di luar pagar pengaman jembatan, situasinya sangat berbahaya.
Menurut laporan media daratan Tiongkok, pada 2 Januari pagi, tabrakan yang melibatkan banyak kendaraan terjadi di Jembatan Jalan Raya Sungai Kuning di Kaifeng, Henan.
Video yang beredar di internet memperlihatkan kondisi jembatan yang kacau, dengan banyak kendaraan bertabrakan dan rusak parah. Selain itu, lokasi “tabrakan beruntun” tidak hanya di satu titik. Disebutkan secara daring bahwa puluhan kendaraan terlibat dalam kecelakaan tersebut.
Video juga menunjukkan sebuah bus penumpang dengan bagian depan hancur, tersangkut di pagar pengaman jembatan. Roda depan kiri menggantung di udara, dan setengah badan bus sudah menjorok keluar pagar.
🔥 惊悚!开封黄河大桥数十辆车撞成一团,大巴车差点坠黄河!1月2日,河南开封跨黄河公路大桥因大雾弥漫,多车连续追尾,一辆大巴车车头冲出护栏险些坠桥,车头悬空触目惊心。乘客:车上6人均未受伤。
— 海外爆料 (@zhihui999) January 2, 2026
👉 司机:前方多车追尾,来不及避让向左猛打方向盘,大巴车因此差点冲出护栏‼️ pic.twitter.com/hX4Sk5xd5r
Dari area pintu bus terlihat darah mengalir hingga ke pagar pengaman. Diduga ada penumpang yang mengalami luka serius, dan hingga kini belum diketahui apakah masih hidup atau tidak.
Media resmi pemerintah daerah Tiongkok melaporkan bahwa bus yang terlibat merupakan bus antarkota rute Changyuan–Shangqiu. Seorang petugas tiket di dalam bus mengatakan bahwa kecelakaan terjadi sekitar pukul 9 pagi, saat jarak pandang di atas jembatan sangat rendah.
Sopir tidak menyadari bahwa di depan telah terjadi tabrakan beruntun. Ketika akhirnya terlihat jelas, sopir hanya sempat membanting setir ke jalur berlawanan yang kosong, namun akhirnya menabrak pagar pengaman jembatan. Untungnya, bus tidak sampai terjun ke bawah jembatan.
Media resmi mengklaim bahwa “tidak ada korban luka” di dalam bus tersebut. Namun jika dibandingkan dengan video di lokasi kejadian, pernyataan ini jelas merupakan kebohongan demi “menjaga stabilitas”. Foto-foto lokasi kejadian yang dipublikasikan media resmi juga sengaja menutupi noda darah di area pintu bus.
Hingga kini belum ada pengumuman resmi yang merinci kejadian tersebut. Jumlah korban tewas dan luka dalam kecelakaan beruntun ini masih belum diketahui. (Hui)


