Seluruh Matra Militer AS Dikerahkan, 150 Pesawat Terlibat dalam Operasi Gabungan untuk Menangkap Maduro

EtIndonesia. Pada Sabtu dini hari (3 Januari), Amerika Serikat berhasil menangkap Presiden Venezuela, Nicolás Maduro beserta istrinya dalam sebuah operasi gabungan yang sangat rahasia dan belum pernah terjadi sebelumnya. Operasi ini disetujui langsung oleh Presiden AS, Donald Trump dan dipimpin oleh Departemen Perang Amerika Serikat. Ketua Kepala Staf Gabungan AS, Jenderal Dan Caine, untuk pertama kalinya membeberkan detail operasi tersebut kepada publik.

Jenderal Dan Caine menyatakan: “Ini adalah sebuah operasi berani yang hanya bisa dilakukan oleh Amerika Serikat. Operasi ini menuntut tingkat presisi dan integrasi tertinggi di dalam pasukan gabungan kami. Bahkan kata ‘integrasi’ saja tidak cukup untuk menggambarkan betapa besar dan kompleksnya misi ini.”

Dia menegaskan bahwa seluruh cabang militer AS dikerahkan, dengan tetap menjaga kerahasiaan taktis. Selain itu, operasi ini melibatkan koordinasi yang belum pernah ada sebelumnya antara militer, badan intelijen, dan lembaga penegak hukum.

Jenderal Caine menjelaskan: “Sepanjang operasi malam hari tersebut, pesawat-pesawat lepas landas secara bergelombang dari 20 pangkalan berbeda, baik di darat maupun di laut, yang tersebar di seluruh belahan bumi barat. Total lebih dari 150 pesawat berada di udara, termasuk pembom, pesawat tempur, pesawat intelijen, pengintaian, pengawasan, serta helikopter.”

Menurutnya, angkatan udara AS sepenuhnya menekan dan melumpuhkan sistem pertahanan udara Venezuela, guna memastikan helikopter dapat memasuki wilayah target dengan aman. F-22, F-35, F-18, pembom B-1, serta drone memberikan perlindungan penuh sepanjang operasi.

Operasi dimulai pada pukul 01:01 dini hari waktu Pantai Timur AS, saat tim penangkap tiba di kediaman Maduro di pusat kota Caracas.

Setelah misi selesai, pasukan AS berhasil mundur dengan selamat meskipun sempat terjadi beberapa kontak tembak defensif. Mereka meninggalkan wilayah udara Venezuela pada pukul 03:29 dini hari.

Jenderal Caine menambahkan:“Pasukan berhasil dievakuasi dan kembali ke pangkalan laut asal. Pada pukul 03: 29 waktu Pantai Timur, seluruh unsur telah meninggalkan wilayah udara perairan, dengan tersangka berada di dalam pesawat. Maduro dan istrinya kemudian dipindahkan ke kapal serbu amfibi milik Angkatan Laut AS, USS Iwo Jima.”

Menurut informasi yang beredar, badan intelijen dan militer AS telah mempersiapkan operasi ini secara rahasia selama berbulan-bulan. Bahkan, Pasukan Delta membangun replika kediaman Maduro dalam skala penuh untuk latihan intensif. CIA sudah menempatkan personel di dalam wilayah Venezuela sejak Agustus tahun lalu, serta menanamkan sumber intelijen kunci guna memantau pergerakan Maduro secara real time.

Seorang pengulas militer dan pembuat konten berita internasional, Zhou Ziding, mengatakan: “Operasi militer ini memiliki persiapan awal yang sangat besar. CIA telah lama beroperasi di Venezuela, begitu pula Badan Keamanan Nasional AS dan Badan Intelijen Geospasial. Amerika kemungkinan sudah merencanakan penangkapan Maduro sejak beberapa bulan lalu, dengan pengaturan dan latihan yang sangat panjang.”

Dia menjelaskan lebih lanjut bahwa setelah 150 pesawat berbagai tipe lepas landas, militer AS melakukan penekanan besar-besaran terhadap target darat, termasuk basis pertahanan udara dan fasilitas militer penting Venezuela.  Helikopter CH-47 Chinook bertugas mengangkut pasukan, sementara helikopter serang Cobra memberikan dukungan tembakan darat. Pasukan helikopter kemudian langsung memasuki kediaman Maduro untuk menjalankan misi penangkapan.

“Maduro benar-benar tertangkap basah. Dari foto-foto yang muncul setelahnya, terlihat bahwa dia bahkan masih mengenakan pakaian tidur saat ditangkap. Apa pun penilaiannya, operasi Amerika kali ini benar-benar bersih, cepat, dan penuh kejutan. Saya beri nilai sempurna.”(jhn/yn)

INSPIRASI ERABARU

Mengapa Kita Tidak Bisa Berhenti Membicarakan Orang Lain

Ada cara untuk menggunakan gosip secara bijaksana Debbie Cohen Michelle Tennant tahu betapa menyakitkannya menjadi sasaran gosip yang tidak berdasar. Beberapa tahun lalu, ia mengetahui bahwa seorang...

Apa yang Diungkapkan Pilihan Pakaian Anda Terkait Kepribadian Anda

Seorang peneliti di Universitas New York menemukan bahwa otak manusia membuat 11 penilaian berbeda terhadap orang asing dalam tujuh detik pertama pertemuan.  Psikologi mode (fashion...

LATES

Google search engine

VIDEO ET NEWS

MISTERI

Google search engine