EtIndonesia. Pada Senin (23/6/2026), sebuah kilang minyak besar milik Valero Energy di dekat pesisir Port Arthur, negara bagian Texas, Amerika Serikat mengalami ledakan. Asap tebal terlihat membumbung dan api menjulang tinggi di lokasi kejadian.
Kilang tersebut terletak sekitar 90 mil (145 kilometer) di sebelah timur Houston. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam insiden ini.
Foto dan video yang beredar di internet menunjukkan kepulan asap tebal dan kobaran api besar dari kilang. Sejumlah warga melaporkan mendengar suara ledakan keras dan merasakan getaran pada jendela rumah mereka.
Menurut situs resmi Valero Energy, kilang tersebut mempekerjakan sekitar 770 karyawan dan mampu mengolah sekitar 435.000 barel minyak mentah per hari. Kilang ini berfungsi mengolah minyak mentah berat yang mengandung sulfur menjadi bensin, solar, dan bahan bakar jet.
Seorang anggota DPR negara bagian Texas, Christian Manuel, menyatakan di media sosial bahwa Texas Commission on Environmental Quality telah membawa peralatan pemantauan kualitas udara ke lokasi kilang. Ia mengimbau warga di sekitar untuk tetap berada di dalam rumah, menutup pintu dan jendela, mengurangi aktivitas di luar ruangan, serta mengikuti arahan dari pejabat setempat.
Laporan ini disusun secara komprehensif oleh reporter NTDTV, Meilin.


