Perluasan Penangkapan Imigran, ICE Memperketat Penegakan Hukum di New York

EtIndonesia.com  Setelah Kepala Urusan Perbatasan Gedung Putih, Homan, memperingatkan bahwa Badan Imigrasi dan Bea Cukai AS (ICE) akan menambah personil penegak hukum yang ditempatkan di New York City, sejumlah kelompok imigran dalam beberapa hari terakhir mengatakan bahwa berbagai komunitas, termasuk Queens dan Brooklyn, telah menjadi sasaran utama penegakan hukum imigrasi. 

Wartawan NTD : Sejumlah kelompok imigran di New York baru-baru ini mengatakan bahwa dalam setengah bulan terakhir, penegakan hukum imigrasi meningkat secara nyata di berbagai komunitas Asia dan Hispanik di Brooklyn, seperti Sunset Park, Dyker Heights, Cypress Hills, dan Bensonhurst, serta di wilayah Manhattan seperti Inwood dan Washington Heights.

Pengacara imigrasi New York, Zhu Wei: “Kami memiliki klien seperti ini. Dahulu, penegakan hukum imigrasi biasanya menangkap orang yang memiliki catatan kriminal. Sekarang, cakupan orang yang ditangkap petugas imigrasi jauh melampaui mereka yang memiliki catatan kriminal.”

Sejumlah pengacara imigrasi New York menyarankan agar para imigran lebih memperhatikan jadwal persidangan dan informasi dari layanan imigrasi, serta jangan sampai dideportasi karena melewatkan persidangan atau wawancara. Bahkan jika ditangkap, mereka juga harus secara aktif mencari bantuan pengacara.

Pengacara imigrasi New York, Zhu Wei: “Setelah ditangkap, kami menyarankan klien untuk selalu menjaga komunikasi dengan keluarga, teman, dan pengacara. Hukum mengizinkan warga negara asing mengajukan permohonan sidang jaminan kepada pengadilan imigrasi, dan mereka juga berhak mengajukan permohonan habeas corpus ke pengadilan federal.”

Wartawan: Selain itu, dilaporkan bahwa Badan Imigrasi dan Bea Cukai AS berencana menghabiskan 10 hingga 20 juta dolar AS untuk melengkapi petugas penegak hukum imigrasi dengan sarung tangan listrik, guna memperkuat penindakan terhadap orang-orang yang menolak ditangkap.

Laporan dari wartawan New Tang Dynasty Television, Yu Liang dan Ying Xiang, dari New York.

INSPIRASI ERABARU

3 Kebiasaan Sederhana untuk Menjaga Kesehatan Otak yang Hanya Membutuhkan Beberapa Menit Sehari

Banyak orang paruh baya dan lanjut usia mulai mengenali momen-momen kecil yang menimbulkan keraguan. Anda hendak keluar rumah, tetapi tidak menemukan kunci. Sebuah nama...

Ke Mana Arah Pernikahan? Pelajaran Abadi dari Kisah Li Wa

Hari ini, kita hidup di tengah kelimpahan materi, tetapi sekaligus menghadapi kerapuhan emosional. Pernikahan dan hubungan asmara modern kerap gagal memberikan rasa aman. Perdebatan...

LATES

Google search engine

VIDEO ET NEWS

MISTERI

Google search engine