Ukraina Lancarkan Serangan Drone Terbesar ke Rusia, Gudang Wildberries Dilalap Api

 Laporan Ukraina pada 16 Agustus menunjukkan bahwa dalam 24 jam sebelumnya, serangan Rusia di berbagai wilayah Ukraina menyebabkan 7 warga sipil tewas dan 51 lainnya terluka. Di sisi lain, Ukraina melancarkan serangan udara terbesar ke Rusia sejak perang dimulai. Pihak Rusia mengatakan mereka telah mencegat lebih dari 800 drone Ukraina.

EtIndonesia.com  Angkatan Udara Ukraina mengatakan bahwa dalam 24 jam sebelumnya, Rusia menyerang 13 lokasi di Ukraina menggunakan rudal anti kapal supersonik, rudal Iskander-M, rudal balistik S-400 atau KN-23 buatan Korea Utara, serta 106 drone. Serangan tersebut memicu sejumlah kebakaran di ibu kota Ukraina, Kyiv.

Seorang warga Ukraina mengatakan, “Pasarnya hancur total. Seluruh pasar, dari ujung ke ujung, tidak ada satu kios pun yang tersisa.”

Di sisi lain, Angkatan Laut Ukraina melaporkan bahwa pada 16 Agustus, pasukan Ukraina menyerang sistem rudal pertahanan pantai Rusia “Bastion” yang berada di wilayah Krimea yang diduduki Rusia. Serangan tersebut disebut menyebabkan kerugian besar pada personel dan peralatan militer Rusia.

Militer Ukraina menegaskan bahwa Bastion merupakan sistem pertahanan pantai yang langka dan mahal. Rusia kerap menggunakan sistem tersebut untuk meluncurkan rudal jelajah ke wilayah selatan Ukraina dan daerah lainnya, termasuk untuk menyerang kawasan sipil.

Pada saat yang sama, Ukraina juga melancarkan serangan drone dalam skala besar terhadap sejumlah kota di wilayah Moskow, Rusia. Salah satu sasaran adalah gudang milik perusahaan ritel daring besar Rusia, Wildberries, yang terletak sekitar 45 kilometer di selatan Moskow.

Gudang tersebut memiliki luas sekitar 250.000 meter persegi. Api terlihat berkobar hebat dengan asap hitam membumbung tinggi ke langit. Sedikitnya satu orang dilaporkan tewas.

Menurut laporan, Ukraina telah memaksa Wildberries untuk menutup 7 dari 10 pusat logistik terbesarnya.

Kyiv menegaskan bahwa Wildberries memasok berbagai kebutuhan kepada militer Rusia. Karena itu, serangan terhadap perusahaan tersebut merupakan bagian dari upaya Ukraina untuk meningkatkan tekanan terhadap sektor-sektor penting Rusia.

Sementara itu, video yang dirilis pemerintah wilayah Moskow pada 16 Agustus menunjukkan bahwa sebuah gudang perlengkapan medis di kawasan Domodedovo juga menjadi sasaran serangan dan mengeluarkan kepulan asap tebal.

Kementerian Pertahanan Rusia mengatakan bahwa sistem pertahanan udaranya mencegat 822 drone Ukraina dalam semalam di berbagai wilayah.

Kantor berita Rusia TASS menyebut serangan tersebut sebagai serangan drone terbesar yang dilancarkan Ukraina sepanjang tahun ini.

Laporan NTD, dirangkum oleh reporter Yu Liang.

INSPIRASI ERABARU

3 Kebiasaan Sederhana untuk Menjaga Kesehatan Otak yang Hanya Membutuhkan Beberapa Menit Sehari

Banyak orang paruh baya dan lanjut usia mulai mengenali momen-momen kecil yang menimbulkan keraguan. Anda hendak keluar rumah, tetapi tidak menemukan kunci. Sebuah nama...

Ke Mana Arah Pernikahan? Pelajaran Abadi dari Kisah Li Wa

Hari ini, kita hidup di tengah kelimpahan materi, tetapi sekaligus menghadapi kerapuhan emosional. Pernikahan dan hubungan asmara modern kerap gagal memberikan rasa aman. Perdebatan...

LATES

Google search engine

VIDEO ET NEWS

MISTERI

Google search engine