Baru Dibuka Pagi Hari, Sore Langsung Ditutup: TK di Shaanxi, Tiongkok Dipaksa Berhenti Beroperasi, Membuat Orang Tua Murka

Sebuah taman kanak-kanak di Kota Baoji, Provinsi Shaanxi, baru saja memulai tahun ajaran pada pagi hari, tetapi pada sore harinya menerima pemberitahuan dari Biro Pendidikan dan Olahraga setempat untuk menghentikan operasional. Karena kejadian tersebut berlangsung secara mendadak, para orang tua menjadi kebingungan dan tidak tahu harus berbuat apa. Publik mempertanyakan keras buruknya pengelolaan oleh biro pendidikan serta dugaan penyalahgunaan kekuasaan. Bahkan, sejumlah warganet menduga ada maksud lain di balik tindakan tersebut.

EtIndonesia.com Pada 1 September, seorang orang tua mengungkapkan di media sosial bahwa Taman Kanak-Kanak Eksperimental Distrik Jintai, Kota Baoji, Provinsi Shaanxi, memulai tahun ajaran pada pagi hari. Namun, pada pukul 3 sore, para orang tua menerima pemberitahuan agar segera menjemput anak-anak mereka karena taman kanak-kanak tersebut akan menghentikan operasionalnya.

Video menunjukkan banyak orang tua berkumpul di depan taman kanak-kanak sambil menggendong anak-anak mereka dan melihat ke sekeliling dengan kebingungan. Salah seorang orang tua mengatakan, “Hari pertama masuk sekolah, taman kanak-kanaknya sudah tutup.”

Di lokasi, polisi dan polisi khusus terlihat berusaha membubarkan kerumunan dan mendorong para orang tua. Situasi sempat kacau, bahkan beberapa orang tua terlibat pertengkaran dengan polisi.

Orang tua setempat menulis di kolom komentar: “Ini sekolah lama dan reputasinya juga cukup bagus.”

Sejumlah orang tua mengatakan kepada media Tiongkok daratan bahwa pada pagi hari mereka masih mengantar anak-anak seperti biasa ke sekolah. Namun, pada sore harinya mereka tiba-tiba menerima pemberitahuan dari Biro Pendidikan dan Olahraga bahwa taman kanak-kanak tersebut menghentikan operasionalnya. Mereka kemudian diminta mencari sekolah lain untuk anak-anak mereka.

Seorang orang tua mengatakan bahwa dua hari sebelum tahun ajaran dimulai, mereka baru saja membayar biaya pendidikan dan perawatan sebesar 5.303 yuan, sementara sebelumnya sama sekali tidak menerima pemberitahuan bahwa taman kanak-kanak tersebut akan berhenti beroperasi.

Pada hari yang sama, seorang pejabat dari Biro Pendidikan dan Olahraga setempat mengatakan bahwa izin penyelenggaraan pendidikan taman kanak-kanak tersebut telah kedaluwarsa pada Februari tahun ini. Permohonan izin untuk melanjutkan operasional setelah itu tidak disetujui. Saat ini, pihak berwenang sedang mengoordinasikan pengembalian biaya serta penempatan anak-anak ke sekolah lain.

Banyak orang tua mengatakan bahwa pemberitahuan penutupan datang terlalu mendadak. Mereka tidak hanya khawatir mengenai pengembalian uang sekolah, tetapi juga cemas anak-anak akan kesulitan beradaptasi setelah dipindahkan ke lingkungan sekolah yang baru. Banyak orang tua juga mempertanyakan mengapa Biro Pendidikan dan Olahraga tidak menangani masalah tersebut sejak awal.

“Kalau begitu, mengapa tidak diberitahukan sejak jauh-jauh hari?”

“Bagaimana bisa masalah seperti ini ditangani seperti ini? Mengapa tidak diberitahukan sebelumnya?”

“Selama ini Biro Pendidikan dan Olahraga melakukan apa? Mengapa sebelum tahun ajaran dimulai tidak dilakukan pemeriksaan terhadap status izin sekolah?”

“Masa izin penyelenggaraan pendidikan sudah kadaluarsa sejak Februari, tetapi sejak awal tidak ditindaklanjuti? Saya tidak percaya sebelumnya tidak ada sedikitpun kabar mengenai hal ini. Tiba-tiba terjadi seperti ini. Bagaimana dengan pengembalian biaya, pemindahan anak ke sekolah lain, dan para guru TK?”

Sejumlah warganet juga melontarkan kritik:

“Masyarakat ini sudah gila. Pagi masih masuk kerja, sore diberi tahu terkena PHK. Pagi masih masuk sekolah, sore disuruh ‘keluar sekolah’.”

“Biro Pendidikan dan Olahraga ini sebenarnya bekerja untuk apa? Bukankah ini sama saja mempermainkan para orang tua?”

“Tidak perlu dipikirkan lagi, Biro Pendidikan dan Olahraga sengaja membuat masalah, mungkin untuk merebut siswa dari sekolah swasta dan mengarahkannya ke sekolah negeri.”

Reporter: Li Li – NTD, berdasarkan berbagai sumber 

INSPIRASI ERABARU

Mengapa Kita Masih Membutuhkan Buku Fisik

Oleh Ila BonczekIla meraih gelar Sarjana dari College of Agriculture and Life Sciences, Cornell University. Ia tinggal di Garden State, tempat ia telah menanam...

Memanfaatkan Frustrasi sebagai Alat — 3 Cara Frustrasi Dapat Membantu Anda

Oleh Ila BonczekIla meraih gelar sarjana dari College of Agriculture and Life Sciences di Cornell University. Ia tinggal di Garden State, tempat ia telah...

LATES

Google search engine

VIDEO ET NEWS

MISTERI

Google search engine