EtIndonesia.com Pada Minggu (6 September), seorang manajer toko kelontong di Meksiko dengan berani menerobos arus lalu lintas untuk menyelamatkan seorang anak berusia 3 tahun yang berlari ke jalan yang ramai. Kamera pengawas di luar toko merekam momen menegangkan tersebut.
Menurut laporan media lokal Meksiko, sekitar pukul 14.00 waktu setempat, di toko kelontong El Rey del Ahorro di Puebla, seorang anak perempuan berusia 3 tahun melepaskan diri dari pelukan ibunya, berlari keluar dari supermarket, lalu masuk ke jalan yang dipadati kendaraan. Sang ibu mengejarnya dan berusaha menangkap anak tersebut, tetapi karena panik ia justru terpeleset dan terjatuh.
Manajer toko kelontong yang saat itu sedang membantu menurunkan barang, Luis Cruz, melihat kejadian tersebut dan langsung berlari ke arah anak itu. Tepat sebelum sang anak tertabrak mobil yang melaju, Cruz berhasil meraih dan menggendongnya.
Rekaman kamera pengawas memperlihatkan mobil-mobil melaju kencang di jalan ketika anak perempuan itu berlari ke tengah jalan. Para saksi tampak ketakutan dan tidak berdaya. Cruz bergerak dengan cepat, meraih anak tersebut dan berguling ke arah jalur paling luar. Sesaat kemudian, sebuah truk pikap berhenti mendadak di jalur tengah.
Dalam wawancara dengan media setelah kejadian, Cruz mengatakan bahwa saat itu dirinya tidak sempat berpikir panjang. Ia juga seorang ayah, sehingga tindakannya sepenuhnya didorong oleh naluri sebagai seorang ayah.
Setelah kejadian tersebut, toko kelontong itu mengunggah sebuah postingan di Instagram untuk memuji keberanian dan kecerdikan Cruz. Toko tersebut kemudian memberinya gelar “Manajer Terbaik Tahun Ini” serta memberikan hadiah sebesar 20.000 peso (sekitar 1.184 dolar AS).
“Bagi banyak orang, Anda mungkin hanya berada di tempat yang tepat pada waktu yang tepat. Namun, kami tahu bahwa ini jauh lebih dari itu. Itu karena Anda selalu waspada, karena Anda merespons dengan cepat, dan karena ketika seorang anak perempuan hanya berjarak beberapa detik dari sebuah tragedi, Anda tidak memilih untuk hanya berdiri diam dan menyaksikan,” tulis pihak toko dalam unggahannya. (***)


