Militer Rusia pada Jumat (29 Desember) melancarkan serangan udara terbesarnya hingga saat ini di banyak tempat di Ukraina, yang menyebabkan ratusan korban jiwa
Yi Jing – NTD
Pejabat Ukraina Jumat 29 desember mengatakan bahwa dalam gelombang serangan udara kali ini, Rusia meluncurkan 122 rudal dan 36 drone di berbagai tempat di Ukraina. Sebagian besar rudal dan drone dicegat oleh tentara Ukraina.Ini adalah pertama kalinya sejak pecahnya perang Ukraina -Rusia. Ini juga serangan udara terbesar Rusia.
Seorang polisi di Kiev, Ukraina berkata: “Pergi ke tempat perlindungan serangan udara, apa yang kamu lihat? Cepat cari perlindungan. Pergi ke stasiun kereta bawah tanah, tempat perlindungan serangan udara. Cepat!”
Maria, warga Kiev, Ukraina: “Pada pukul 07.30 pagi, saya dibangunkan oleh suara yang mengerikan. Sangat menakutkan, rudal beterbangan, semuanya berdengung.”
Rusia meluncurkan lusinan rudal ke arah ibu kota Ukraina, Kiev, pada malam hari, lebih dari 30 di antaranya dicegat oleh tentara Ukraina. Rekaman itu memperlihatkan petugas pemadam kebakaran bekerja keras memadamkan gudang yang terbakar akibat terkena misil dan menimbulkan kobaran api yang menewaskan sedikitnya dua orang.
Seorang Penjaga keamanan Sherbina: “Saya mendengar suara mendesing dan kemudian ledakan. Asap mengepul dan terjadi kebakaran.”
Kota pelabuhan Odessa di Laut Hitam Ukraina juga terkena dampak serangan udara Rusia. Serangan udara tersebut sejauh ini telah menewaskan tiga orang dan melukai 22 orang.
Oleh Kiper, Gubernur Wilayah Odessa, Ukraina berkata: “Pembongkaran reruntuhan terus berlanjut dan kebakaran di beberapa tempat belum terkendali. Semua penyelidik dan tim aksi, warga yang peduli dan layanan lainnya dilibatkan untuk membantu masyarakat sebanyak mungkin.”
Kementerian Pertahanan Rusia mengonfirmasi pada Jumat bahwa dalam tujuh hari terakhir, militer Rusia menggunakan senjata presisi dan drone untuk melancarkan 50 serangan kolektif dan satu serangan skala besar terhadap Ukraina. Sasarannya sangat luas.
Ukraina telah memperingatkan selama berminggu-minggu bahwa Rusia mungkin menimbun rudal untuk melancarkan serangan secara besar-besaran terhadap Ukraina selama musim dingin. (hui)


