Penyakit yang Ditularkan Nyamuk di Guangdong, Tiongkok Melonjak Pesat, WHO Khawatirkan Potensi Pandemi Global

Wabah virus Chikungunya  terjadi di Foshan, Guangdong, Tiongkok. Hingga  21 Juli,  dilaporkan lebih dari 2.600 kasus, meskipun jumlah sebenarnya diduga jauh lebih tinggi. Virus ini mirip dengan demam berdarah dan belum ada obat atau vaksin khusus. 

Para ahli memperingatkan bahwa nyamuk pembawa virus ini tengah bergerak ke arah utara dan bisa menyebar ke seluruh negeri. 

Saat ini, wabah sudah menjalar hingga Beijing dan Makau, menimbulkan kemarahan publik terhadap pemerintah yang dianggap menutupi kebenaran. Hari ini, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) juga mengeluarkan peringatan global, memperingatkan bahwa virus ini berpotensi menyebabkan pandemi global.

Seorang blogger Tiongkok memperingatkan:  “Waspadai virus Chikungunya! Saat ini belum ada obat maupun vaksin yang efektif, jangan lengah.”

EtIndonesia. Wabah virus Chikungunya pertama kali meledak di Foshan, Guangdong, Tiongkok.  Laporan resmi menyebutkan bahwa hingga 21 Juli, kota Foshan telah mencatat 2.659 kasus terkonfirmasi. Namun angka sebenarnya diyakini lebih tinggi.

Gejala penyakit Chikungunya mirip dengan demam berdarah, yaitu demam tinggi, nyeri sendi, nyeri otot, sakit kepala, kelelahan, dan ruam pada kulit.

 “Virus ini terutama ditularkan oleh nyamuk Aedes albopictus atau dikenal sebagai Asian tiger mosquito. Jenis nyamuk ini banyak terdapat di Asia Tenggara, termasuk Guangdong dan Guangxi. Dalam beberapa tahun terakhir, nyamuk jenis ini terlihat menyebar ke wilayah utara Tiongkok, jadi provinsi lain juga perlu waspada,” ujar Dr. Lin Xiaoxu, pakar virologi dari AS.

Menurut media pemerintah Tiongkok pada 22 Juli, saat ini Foshan telah menunjuk 53 rumah sakit sebagai pusat penanganan khusus. Kini telah menyiapkan lebih dari 3.600 tempat tidur isolasi anti-nyamuk. Selain itu, 35 rumah sakit tambahan kini juga telah ditugaskan untuk melakukan tes PCR virus Chikungunya.

Di saat yang sama, virus COVID-19 masih menyebar di Tiongkok, jumlah kematian mendadak tetap tinggi, termasuk di kalangan selebriti muda, aktor, dan polisi. Masyarakat mulai khawatir bahwa kebijakan “zero-COVID” akan diberlakukan kembali.

David Xu, mantan kepala bagian akupunktur di sebuah rumah sakit Tiongkok, mengatakan: “Sekarang sudah tidak terhitung berapa banyak jenis penyakit menular yang menyebar di Tiongkok. Ada yang diberitakan, ada juga yang tidak. Dalam waktu singkat seperti ini, penyebarannya sangat cepat, ini sudah mengarah pada tren ledakan wabah.”

Menurut pengumuman dari Dinas Kesehatan Distrik Shunde, Foshan, pada 15 Juli, kasus Chikungunya sebenarnya sudah terdeteksi sejak 8 Juli, namun pemerintah baru mengumumkannya beberapa hari kemudian. Kondisi sebenarnya masih belum jelas.

Saat ini, virus Chikungunya telah menyebar ke Makau dan Beijing pun telah terjangkit. 

Pada 22 Juli, Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Beijing (CDC) mengeluarkan peringatan bahwa saat ini telah ada kasus impor dari luar negeri. Namun publik mencurigai bahwa pemerintah kembali melempar tanggung jawab.

David Xu mengomentari:  “Ini adalah kebiasaan Partai Komunis Tiongkok. Mereka selalu menyembunyikan dulu apa pun masalahnya. Setelah menutupi dan melihat situasi tak terkendali, barulah mereka memberitahu rakyat. Pola pikir mereka tidak pernah berpihak pada rakyat.”

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pada 23 Juli mengeluarkan peringatan darurat, mengingatkan bahwa wabah penyakit yang ditularkan melalui nyamuk, seperti 20 tahun lalu, bisa terulang kembali. Saat ini, wabah yang berkaitan dengan wilayah Samudra Hindia telah menyebar ke Eropa dan benua lain. (Hui/asr)

Laporan wartawan NTD, Tang Rui

INSPIRASI ERABARU

Apa yang Diungkapkan Pilihan Pakaian Anda tentang Kepribadian Anda

Seorang peneliti di Universitas New York menemukan bahwa otak manusia membuat 11 penilaian berbeda terhadap orang asing dalam tujuh detik pertama pertemuan.  Psikologi mode (fashion...

Lima Tanda di Pagi Hari yang Menunjukkan Tubuh Anda dalam Kondisi Baik

Banyak masalah kesehatan kronis tidak menunggu hasil pemeriksaan laboratorium untuk menunjukkan keberadaannya. Menit-menit setelah bangun tidur dapat menjadi jendela yang memperlihatkan apa yang dilakukan...

LATES

Google search engine

VIDEO ET NEWS

MISTERI

Google search engine