Belakangan ini, beredar di internet sebuah tangkapan layar yang diduga berasal dari komunikasi internal Huawei, yang menunjukkan bahwa pihak Huawei selama dua hari berturut-turut tidak dapat menghubungi Ren Zhengfei. Meng Wanzhou dan sejumlah anggota keluarga lainnya juga tiba-tiba kehilangan kontak. Hal ini memicu spekulasi bahwa seluruh keluarga Ren Zhengfei telah melarikan diri.
Selain itu, sebuah video memperlihatkan sejumlah besar polisi bersenjata muncul di luar gedung kantor pusat Huawei. Namun, hingga kini, informasi tersebut belum mendapat konfirmasi resmi. Apakah Ren Zhengfei benar-benar telah melarikan diri masih perlu diverifikasi lebih lanjut.
EtIndonesia.com Belakangan ini, sebuah tangkapan layar yang diduga berasal dari perangkat lunak komunikasi internal Huawei beredar di platform X. Tangkapan layar tersebut mengklaim bahwa Liang Hua, Ketua Huawei, telah kehilangan kontak dengan Ren Zhengfei selama dua hari berturut-turut. Wakil Ketua Huawei Meng Wanzhou, istri Ren Zhengfei Su Wei, putri bungsunya Yao Anna, serta sejumlah anggota keluarga lainnya juga disebut tiba-tiba tidak dapat dihubungi.

Tangkapan layar tersebut juga menyebutkan bahwa pada dini hari 11 September, sebuah kendaraan yang biasa digunakan untuk mengantar-jemput anggota keluarga keluar dari kediaman Ren Zhengfei menuju kawasan Luzui di Semenanjung Dapeng, Shenzhen, dan setelah itu kendaraan tersebut tidak diketahui lagi keberadaannya.
Ditambah dengan beredarnya sejumlah video yang menunjukkan banyak polisi bersenjata muncul di sekitar markas besar Huawei, muncul spekulasi bahwa keluarga Ren Zhengfei mungkin telah meninggalkan Tiongkok melalui jalur laut.
Namun, selain tangkapan layar dan video terkait, hingga kini tidak terdapat bukti yang lebih dapat diandalkan untuk membuktikan bahwa Ren Zhengfei benar-benar telah melarikan diri. Sejumlah warganet juga menunjukkan bahwa rekaman yang disebut sebagai “pengerahan polisi bersenjata” mungkin merupakan video lama.
Ada pula warganet yang menilai bahwa mengingat posisi khusus Ren Zhengfei dan Huawei, kemungkinan seluruh anggota keluarga mereka meninggalkan Tiongkok tanpa adanya informasi resmi dari pemerintah maupun perusahaan dinilai tidak terlalu besar.
Warganet lainnya menganalisis bahwa hubungan Huawei dengan pemerintah PKT sangat erat. Jika Ren Zhengfei benar-benar melarikan diri, hal tersebut akan menjadi pukulan terhadap Xi Jinping sebagai pemimpin PKT.
Ada pula yang berpendapat bahwa Huawei pada dasarnya telah mengalami keruntuhan dan kini terutama bertahan berkat subsidi pemerintah. Karena itu, jika keluarga Ren Zhengfei benar-benar melarikan diri, hal tersebut dianggap bukan sesuatu yang mengejutkan.
Laporan gabungan wartawan NTDTV Liu Jiajia.


