Nicole Hao
Sebuah perusahaan produsen perhiasan besar dari Tiongkok yang terdaftar di bursa Nasdaq, Kingold Jewelry Inc (KGJI) sudah menerima pinjaman sebesar 20 miliar yuan atau USD 2,8 miliar yang setara dengan 40,2 triliun rupiah dengan menggunakan berton-ton emas sebagai agunan dalam lima tahun terakhir.
Namun demikian, sejumlah kreditor menemukan fakta mengejutkan. Batangan emas dari perusahaan itu ternyata palsu. Alias, hanya tembaga yang berlapis emas.
Pinjaman tersebut dilindungi oleh asuransi yang diterbitkan oleh Property and Casualty Company atau PICC yang dikelola BUMN Pemerintahan Komunis Tiongkok dan beberapa perusahaan asuransi yang lebih kecil.
Meski demikian, perusahaan asuransi menolak untuk membayar kerugian kreditor Kingold, dengan mengklaim bahwa kontrak asuransi menetapkan, mereka tidak akan mengurus kerugian yang diciptakan oleh pemegang polis.
Namun, kreditor menekankan bahwa perjanjian asuransi memutuskan bahwa perusahaan asuransi akan bertanggung jawab, jika emas yang dipasok oleh pemegang polis tak memenuhi standar.
Kingold adalah perusahaan pendesain dan produsen perhiasan. Perusahaan ini didirikan oleh Jia Zhihong, seorang mantan perwira militer partai Komunis Tiongkok di kota Wuhan, Tiongkok pada tahun 2002.
Pada 18 Agustus 2010, Kingold terdaftar di Nasdaq, yang meningkatkan peringkat kreditnya di pasar keuangan. Kini, sebesar 16 miliar yuan atau 2,26 miliar dolar AS atau setara 32,2 triliun rupiah dari pinjaman akan jatuh tempo pada bulan Oktober mendatang.
Pinjaman ini didukung oleh 83,03 ton emas murni, menurut media China Caixin. Bank sentral tiongkok —People’s Bank of China — mengumumkan pada 7 Mei bahwa cadangan emas Tiongkok adalah 1.948,32 ton.
China Gold Association atau CGA mengumumkan pada 21 Januari bahwa produksi emas Tiongkok adalah 380,23 ton pada tahun 2019. Sebesar 83,03 ton emas murni setara dengan 4,26 persen dari cadangan emas Tiongkok dan 21,83 persen dari produksi emas tahunan Tiongkok.
Laporan keuangan terbaru Kingold menunjukkan bahwa, total asetnya pada 30 September 2019 adalah $ 3,32 miliar, dan total liabiliti atau hutang yang harus dibayar pada hari itu adalah $ 2,367 miliar.
Jika semua emas yang dijanjikan adalah palsu, dan jika Kingold menjual semua asetnya, maka tidak akan cukup dana untuk membayar kreditornya.
Emas sebagai Agunan Pinjaman
Sejak Tahun 2015, Kingold mengklaim sudah menggunakan solusi yang bagus untuk membiayai bisnisnya — menggunakan emas murni atau Au999,9, yang berarti kemurnian emas adalah 99,99 persen atau emas 24 Karat. Itu sebagai jaminan untuk mendapatkan pinjaman dari perusahaan terpercaya dan pihak bank.
Untuk membuat kesepakatan lebih dapat dipercaya, Kingold membeli asuransi untuk jaminan. Dari 2015 hingga 2019, Kingold menerima sekitar 20 miliar yuan ($ 2,83) dari 15 perusahaan kepercayaan dan bank yang berbeda dengan menggunakan emas sebagai jaminan.
PICC, China Continent Insurance, dan yang lebih kecil lainnya mengeluarkan 30 miliar yuan atau 4,25 miliar dolar AS asuransi properti dalam 74 kontrak terpisah untuk melindungi pinjaman ini, seperti dilaporkan oleh Caixin.
Beberapa kreditor Kingold termasuk Minsheng Trust, Hengfeng Bank, Dongguan Trust, Anxin Trust, Sichuan Trust, Chang’An International Trust, Northern International Trust, Tianjin Trust, Kunlun Trust, Hubei China Economic Trade Company, Avic Trust, Bank of Zhangjiakou, Hubei Financial Leasing dan Hubei Yongtai Microfinance, menurut Caixin.
“Alasan kami menyetujui pinjaman [untuk Kingold] adalah karena perusahaan asuransi skala besar yang dikelola negara mengeluarkan asuransi,” kata Caixin mengutip manajer senior dari perusahaan kepercayaan pada 24 Juni.
Manajer itu menambahkan : “Jika tidak ada PICC memasok asuransi, kami tidak akan melepaskan pinjaman apa pun kepada Kingold. Kami hanya menguji satu sampel emas. “
Manajer mengatakan kepada Caixin bahwa perusahaan asuransi, perusahaan kepercayaan, dan Kingold telah menguji emas bersama, sebelum perusahaan kepercayaan mengeluarkan pinjaman.
Rinciannya, seorang staf mengambil sampel dari deposit box secara acak di bank tempat cadangan emas disimpan, dan menyeimbangkan bobot di depan ketiga pihak. Selanjutnya, sampel emas dikirim ke laboratorium untuk menguji kemurnian. Setelah mengonfirmasi kualitas, sampel dikembalikan ke deposit box di bank.
The Paper melaporkan pada 28 Juni 2020, bank yang memesan emas adalah China Industrial and Commercial Bank Cabang Wuhan.
Pada akhir 2019, Chang International Trust dan Dongguan Trust mengirimkan pemberitahuan kepada Kingold bahwa pinjaman akan segera jatuh tempo, dan Kingold harus membayar pinjaman tepat waktu. Setelah menunggu selama berminggu-minggu, kedua perusahaan itu tidak menerima tanggapan apa pun dari Kingold.
Pada bulan Februari, Dongguan Trust mengambil emas yang dijanjikan. Perusahaan itu mencoba melikuidasi agunan Kingold. Pihak Dongguan secara acak memilih satu batang untuk diuji. Hasil penelitian menunjukkan batangan tersebut hanyalah tembaga berlapis emas.
Minsheng Trust, kreditor lainnya Kingold, mendengar berita itu, dan mengajukan gugatan ke Pengadilan Rakyat Menengah Wuhan, seperti dilaporkan Caixin.
Pengadilan menguji emas yang dijanjikan Kingold digunakan untuk pinjaman Minsheng. Pengadilan merilis laporan pada 22 Mei yang menyatakan bahwa semua batangan itu adalah hanyalah tembaga.
Bank Hengfeng mengajukan gugatan terhadap Kingold di kota Yantai, Provinsi Shandong pada Mei 2019. Dikarekan Kingold tidak dapat mengembalikan pinjaman selama berbulan-bulan.
Pengadilan Rakyat Menengah Yantai baru-baru ini menguji emas yang dijanjikan dan hasilnya sama — hanyalah tembaga.
China Economic Trade Company juga menguji emas yang dijaminkan untuk pinjaman mereka pada 6 Juni. Hasilnya sama yakni tembaga.
The Paper melaporkan bahwa beberapa pengadilan telah mengirimkan 22 perintah kepada Kingold pada tahun 2020, di mana pengadilan meminta Kingold untuk membayar utang 10,257 miliar yuan ($ 1,45 miliar).
Media daratan Tiongkok melaporkan bahwa Kingold mungkin terlibat dalam skema suap dan Chairman perusahaan, Jia, memiliki hubungan yang kuat dengan pejabat pemerintahan.
Sejauh ini, perusahaan asuransi menolak untuk mengatakan apapun tentang kasus ini. Pihak perusahaan hanya mengatakan bahwa mereka sedang menunggu pengadilan untuk mengambil keputusan.
Pada 1 Juli, Kingold masih terdaftar di Nasdaq, dan harga sahamnya sekitar $ 0,6, yang sekitar 14 persen lebih rendah dari harga penutupan $ 0,71 pada 30 Juni 2020.
Keterangan Gambar: Trader bekerja selama bel pembukaan di New York Stock Exchange (NYSE) di Wall Street di New York City, AS pada 19 Maret 2020. (Johannes Eisele / AFP via Getty Images)
(asr)
Video Rekomendasi


