Rabbi Yahudi: Sensor Big Tech Adalah Perang Melawan Tuhan

Chen Juncun 

The Epoch Times  melaporkan bahwa selain Big Tech melarang akun Trump dan tim kampanyenya dan berusaha membungkamnya, Twitter juga diduga menghapus penggemar konservatif Amerika dan pendukung Trump. Di antara mereka, akun resmi Menteri Luar Negeri Mike Pompeo kehilangan 36.000 penggemar.

Pompeo memposting di akun Twitter pribadinya dengan cuitan: “Penindasan itu berbahaya. Ini bukan gaya Amerika. Sayangnya, ini bukan tipuan baru kaum kiri. Mereka telah bekerja untuk membungkam oposisi selama bertahun-tahun. Kami tidak bisa membiarkan mereka menekan suara 75 juta orang Amerika. Ini bukan Komunis Tiongkok. “

Mantan duta besar AS untuk PBB Nikki Haley juga mengeluarkan pesan yang mengutuk Big Tech seperti Twitter. Dia menulis: “Menekan orang, apalagi Presiden Amerika Serikat (membungkam), adalah apa yang terjadi di Tiongkok, bukan di negara kami.”

Rabbi Kanada dan penulis eskatologi Pinchas Winston mengatakan kepada situs Israel365 News, bahwa mengendalikan media adalah cara kaum liberal mengontrol publik. Inilah yang disebutkan oleh firaun Mesir dalam menyangkal Tuhan.

Winston mengkritik pendiri Microsoft Bill Gates, CEO Facebook Mark Zuckerberg, dan CEO Twitter Jack Dorsey karena sombong dan arogan. Mereka memandang diri mereka sebagai firaun seolah berdiri di posisi Tuhan.

Dia menunjukkan bahwa mereka percaya bahwa mereka melakukan yang terbaik untuk masyarakat ini, jadi mereka membiarkan diri mereka merampas kebebasan berpikir orang. Namun sayangnya, keadilan yang dicari orang-orang ini sekarang terkubur dalam keinginan balas dendam dan terdistorsi oleh kesombongan.

Dia menyebutkan bahwa mereka tidak percaya yang sejati dan palsu, atau benar dan salah. Mereka hanya percaya pada diri sendiri. Mereka berpikir bahwa Tuhan tidak penting dan melihat diri mereka sebagai penengah terakhir. Jadi, mereka mencoba meyakinkan orang bahwa Tuhan tidak ada, dan mencoba untuk mengambil kebebasan yang diberikan Tuhan kepada mereka dengan mengendalikan pikiran manusia.

Dia menuding hal demikian adalah agenda anti-tuhan, maka ini adalah salah satu aspek dari perang antara Gog dan Magog atau dalam bahasa arab disebut Yaʾjūj wa Maʾjūj.  Perang tersebut adalah Perang anti dewa ini dan pada akhirnya akan gagal.

Yudaisme mengklaim bahwa Gog dan Magog adalah musuh Mesias  dan akan dikalahkan oleh Mesias, dengan demikian membuka zaman Mesias. Mesias akhirnya akan muncul.  (hui)

Keterangan : Gambar tersebut menunjukkan patung dewa Yunani. (Pixabay) 

https://www.youtube.com/watch?v=ZfZuOjhcEKM

INSPIRASI ERABARU

Mengapa Dighosting Lebih Menyakitkan daripada Penolakan dan Lebih Sulit untuk Dilupakan

Penolakan sosial mengaktifkan banyak jalur saraf yang sama seperti rasa sakit fisik. Oleh Fjolla Arifi Pesan terakhir itu tetap berada di sana, terkirim dan sudah dibaca....

Seperti Apa Kondisi Otak Anda Saat Membenci Seseorang?

Cinta membuat kekurangan tampak tak berarti, sedangkan kebencian membuat kekurangan yang tak ada seolah nyata Arsh Sarao Ketika Anda melihat sekilas seseorang yang Anda benci, otak...

LATES

Google search engine

VIDEO ET NEWS

MISTERI

Google search engine