Angin Kencang yang Menyertai Hujan Lebat Rusakkan Puluhan Rumah Warga di Bantaeng

ETIndonesia- Sebanyak 39 rumah warga di Kabupaten Bantaeng, Sulawesi Selatan,  mengalami kerusakan dengan tingkat ringan hingga berat.

Plt. Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, merilis bahwa peristiwa ini terjadi setelah hujan lebat yang disertai angin kencang berlangsung pada Selasa siang (1/2), pukul 14.00 waktu setempat. 

Dari total rumah rusak, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bantaeng merinci rumah rusak ringan berjumlah 9 unit dan rusak berat 30 unit. Kejadian ini berdampak pada 39 KK di Desa Pajukukang, Kecamatan Pajukukang.

BPBD melaporkan tidak ada korban luka atau pun mengungsi akibat peristiwa tersebut. Angin kencang juga menyebabkan tempat usaha rusak berat 6 unit dan fasilitas ibadah rusak ringan 1 unit. 

BPBD bersama unsur-unsur daerah, TNI, Polri, dinas terkait, Tagana, PMI, aparat kecamatan dan relawan membantu warga yang rumahnya rusak. BPBD memastikan keluarga yang terdampak aman dari kerusakan rumah. Di samping itu, BPBD memberikan bantuan logistik kepada mereka.  

Berdasarkan prakiraan cuaca, Kamis (3/2), Kecamatan Pajukukang terpantau berawan sepanjang hari. Namun demikian, pemerintah daerah dan masyarakat tetap diimbau untuk waspada dan siap siaga, khususnya selama puncak musim hujan di bulan Februari ini. Angin kencang masih dapat berpotensi terjadi bersamaan dengan turunnya hujan lebat.  (asr)

INSPIRASI ERABARU

Mengapa Dighosting Lebih Menyakitkan daripada Penolakan dan Lebih Sulit untuk Dilupakan

Penolakan sosial mengaktifkan banyak jalur saraf yang sama seperti rasa sakit fisik. Oleh Fjolla Arifi Pesan terakhir itu tetap berada di sana, terkirim dan sudah dibaca....

Seperti Apa Kondisi Otak Anda Saat Membenci Seseorang?

Cinta membuat kekurangan tampak tak berarti, sedangkan kebencian membuat kekurangan yang tak ada seolah nyata Arsh Sarao Ketika Anda melihat sekilas seseorang yang Anda benci, otak...

LATES

Google search engine

VIDEO ET NEWS

MISTERI

Google search engine