Tikus Raksasa Ditemukan di Tiongkok, Menimbulkan Ancaman Serius

EtIndonesia.com Baru-baru ini, di Kota Yangzhou, Provinsi Jiangsu, Tiongkok, ditemukan seekor hewan berwarna abu-abu kecoklatan yang dijuluki masyarakat sebagai “tikus raksasa”. Setelah diidentifikasi oleh otoritas lingkungan setempat, hewan tersebut dipastikan sebagai nutria atau coypu (Myocastor coypus), spesies invasif yang berasal dari luar negeri. Hewan ini kini semakin sering ditemukan di berbagai daerah dan dianggap sebagai “perusak ekologi” karena dapat menimbulkan ancaman serius terhadap lingkungan.

Menurut laporan Yangzhou Evening News, perangkat pemantauan satwa liar yang dipasang di kawasan Danau Shaobo, Distrik Jiangdu, beberapa kali merekam kemunculan hewan itu.

Rekaman menunjukkan bahwa hewan ini memiliki bulu coklat tua, tubuh pendek dan kekar, dengan ukuran mendekati kucing rumah. Posisi matanya berada agak di bagian atas kepala, sementara ekornya panjang, tebal, dan bulat. Kaki belakangnya memiliki selaput sehingga sangat mahir berenang. Hewan ini sering mencari makan di lahan basah, semak-semak, dan pematang sawah.

Pihak lingkungan hidup setempat menjelaskan bahwa hewan tersebut sebenarnya adalah nutria (coypu), yang berasal dari Amerika Selatan dan tergolong spesies invasif. Pada abad lalu, hewan ini pernah didatangkan ke Tiongkok untuk dibudidayakan sebagai penghasil bulu. Namun, akibat pelarian dari peternakan dan pelepasan liar oleh manusia, populasi liar kini telah terbentuk di alam.

Ancaman terhadap pertanian dan lingkungan

Hewan ini menimbulkan berbagai ancaman terhadap sektor pertanian, keamanan infrastruktur air, dan keseimbangan ekosistem.

Nutria memakan akar, batang, dan daun berbagai tanaman. Hewan ini sangat menyukai bibit padi, kentang, serta tanaman air seperti akar teratai, jiaobai (rebung air), dan cigu (sejenis umbi air). Akibatnya, hasil panen dapat menurun drastis.

Selain itu, nutria juga menggerogoti batang utama pohon buah hingga ketinggian sekitar satu meter dari tanah. Kerusakan tersebut dapat menyebabkan banyak pohon buah mati secara massal dan merusak kawasan perkebunan ekonomi.

Merusak Tanggul dan Meningkatkan Risiko Banjir

Spesies ini juga terkenal pandai menggali liang. Diameter liang yang dibuat dapat mencapai 30–50 sentimeter dengan kedalaman 1–2 meter.

Liang-liang tersebut dapat merusak tanggul sungai dan danau, dermaga, serta jalan di sepanjang aliran sungai. Kondisi ini dapat menyebabkan kebocoran tanggul, rembesan air, bahkan jebolnya bendungan atau tanggul, sehingga menimbulkan ancaman serius terhadap sistem pengendalian banjir, terutama saat musim hujan.

Berpotensi menyebarkan penyakit

Selain merusak lingkungan, nutria juga dapat membawa berbagai bakteri patogen, termasuk Salmonella dan Escherichia coli (E. coli). Melalui kotorannya, bakteri tersebut dapat mencemari sumber air dan membahayakan kesehatan manusia maupun hewan ternak.

Berkembang biak sangat cepat

Nutria dewasa umumnya memiliki panjang tubuh sekitar 50 centimeter dengan berat antara 5 hingga 10 kilogram, bahkan lebih besar dan lebih gemuk daripada kelinci.

Kemampuan reproduksinya juga sangat tinggi. Dalam kondisi normal, seekor betina dapat melahirkan 2–3 kali per tahun, dan pada masa puncak reproduksi dapat mencapai 5 kali dalam dua tahun. Setiap kelahiran menghasilkan sekitar 5–8 anak, bahkan bisa mencapai 14 anak dalam satu kali kelahiran. Anak nutria sudah mencapai kematangan seksual pada usia sekitar tiga bulan.

Ditambah minimnya predator alami di alam liar, populasi nutria sangat mudah berkembang tidak terkendali.

Sudah muncul di berbagai wilayah Tiongkok

Perlu dicatat bahwa nutria tidak hanya ditemukan di Yangzhou. Menurut laporan sebelumnya, populasi hewan ini juga telah banyak ditemukan di perbatasan Distrik Jinshan, Shanghai, dan Kota Pinghu, Provinsi Zhejiang.

Namun hingga saat ini, baik pemerintah maupun masyarakat setempat masih belum memiliki langkah pengendalian yang benar-benar efektif untuk mencegah penyebaran spesies invasif itu.

Sumber : NTDTV.com

Iran Pecahkan Gencatan Senjata, Rudal-Rudal Mengguncang Langit Israel

Rentetan rudal Iran memicu sirene peringatan serangan udara di berbagai wilayah Israel, menurut pernyataan Pasukan Pertahanan Israel (IDF) 

Jacki Thrapp dan T.J. Muscaro

EtIndonesia.com Pasukan Pertahanan Israel (IDF) menuduh Iran meluncurkan rudal ke wilayah Israel pada 7 Juni.

“Sirene peringatan dibunyikan di sejumlah wilayah di seluruh negeri setelah terdeteksi rudal yang diluncurkan dari Iran menuju Israel,” tulis IDF dalam sebuah unggahan di platform X.

Menurut IDF, sistem pertahanan udara dikerahkan untuk mencegat ancaman itu.

Serangan rudal Iran segera memicu respons keras dari Menteri Keamanan Nasional Israel, Itamar Ben-Gvir.

“Malam ini Teheran harus terbakar!” seru Ben-Gvir dalam unggahannya di X pada 7 Juni.

Serangan 7 Juni  merupakan pertama kalinya rezim Iran menargetkan Israel sejak gencatan senjata sementara mulai berlaku pada awal April.

Beberapa jam setelah serangan Iran, IDF mengeluarkan pembaruan yang menyatakan bahwa mereka akan “menghantam musuh dengan kekuatan penuh begitu lampu hijau diberikan.”

Kedutaan Besar Amerika Serikat di Yerusalem mengumumkan penutupan kantor utamanya serta kantor cabangnya di Tel Aviv pada 8 Juni, dan menginstruksikan seluruh personelnya untuk berlindung di tempat.

Duta Besar Israel untuk Amerika Serikat, Gilad Erdan, mengirim pesan kepada Presiden AS Donald Trump melalui X dengan mengatakan, “Tuan Presiden, Iran menipu Anda, Israel menghormati Anda, Israel harus membalas dengan keras.”

Trump mengatakan kepada Fox News bahwa tindakan agresi terbaru tersebut “jelas tidak akan membantu proses negosiasi.”

“Apa yang saya sarankan kepada Iran: Anda sudah menembakkan rudal-rudal Anda, itu sudah cukup. Kembalilah ke meja perundingan dan buat kesepakatan,” kata Trump kepada Trey Yingst dari Fox News pada 7 Juni.

Serangan rudal ini terjadi hanya beberapa jam setelah Trump mengatakan dalam wawancara di acara “Meet the Press” bahwa Amerika Serikat “sangat dekat” untuk mencapai kesepakatan dengan para pejabat Iran.

“Kami sedang melakukan negosiasi yang sangat baik dengan orang-orang yang sekarang memimpin negara itu,” kata Trump. “Ini adalah kelompok ketiga yang berurusan dengan kami, dan mereka berbeda. Bisa dikatakan ini sebenarnya merupakan perubahan rezim, karena mereka adalah orang-orang yang sangat berbeda. Saya melihat mereka lebih rasional dan sangat cerdas.”

Ebrahim Azizi, Ketua Komisi Keamanan Nasional Parlemen Iran, membela serangan rudal Iran ke Israel pada 7 Juni.

“Pelanggaran gencatan senjata oleh Amerika Serikat di Teluk Persia dan kejahatan rezim Zionis terhadap Palestina dan Lebanon menunjukkan bahwa kalian hanya memahami bahasa kekuatan dan kekerasan,” tulis Azizi. “Karena itu, Front Perlawanan juga akan berbicara kepada kalian dengan bahasa yang sama.”

Sebelumnya pada hari yang sama, Israel melancarkan serangan ke sejumlah kawasan di Beirut. Ini merupakan pertama kalinya Israel menargetkan ibu kota Lebanon sejak Amerika Serikat mengumumkan kesepakatan gencatan senjata antara Israel dan Lebanon pekan lalu.

“Kedua pihak sepakat, dengan arahan Amerika Serikat, untuk segera memajukan pembentukan zona percontohan di mana Angkatan Bersenjata Lebanon akan mengambil kendali eksklusif atas wilayah tersebut tanpa kehadiran aktor non-negara,” demikian bunyi pernyataan bersama mengenai gencatan senjata yang dirilis pada 3 Juni.

Israel juga melancarkan serangan udara di Lebanon selatan pada 6 Juni yang menewaskan sembilan orang, termasuk tiga anggota militer Lebanon.

Presiden Lebanon Joseph Aoun menyebut para korban yang gugur sebagai “syuhada” dan mengecam serangan tersebut sebagai “pelanggaran terang-terangan terhadap kedaulatan Lebanon serta hukum dan norma internasional.”

Pernyataan Aoun juga menegaskan upaya negaranya untuk meyakinkan Washington agar turun tangan menghentikan meningkatnya serangan di wilayah selatan Lebanon. Ia menyerukan kepada masyarakat internasional untuk “memikul tanggung jawabnya dan mengakhiri serangan-serangan berulang ini.”

Israel dan Lebanon dijadwalkan menggelar perundingan tambahan dalam pertemuan trilateral bersama Amerika Serikat pada pekan 22 Juni guna mencapai kesepakatan jangka panjang.

Namun, Hezbollah di Lebanon, kelompok yang ditetapkan Amerika Serikat sebagai organisasi teroris, tidak menyetujui kesepakatan tersebut.

Hezbollah secara historis bersekutu dengan rezim Islam Iran dan terus melancarkan serangannya sendiri terhadap Israel, termasuk setelah serangan kelompok teroris Hamas ke Israel pada 7 Oktober 2023.

Pertempuran yang terus berlangsung antara Hezbollah dan Israel di wilayah Lebanon telah memperumit upaya negosiasi untuk mengakhiri konflik yang sedang berlangsung yang melibatkan Iran.

Beberapa hari sebelumnya, Trump mengonfirmasi laporan bahwa ia telah meminta Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu untuk menghentikan kampanye militer Israel di Lebanon dalam percakapan telepon pada 1 Juni.

“Saya agak terganggu dengan dia yang terus-menerus berperang dengan Lebanon,” kata Trump. “Pada suatu titik saya berkata, ‘Bibi, kita harus menghentikan ini.’”

Namun setelah percakapan tersebut, Netanyahu menegaskan bahwa sikap Israel terhadap Hezbollah “tetap tidak berubah.”

Dalam wawancaranya di acara “Meet the Press,” Trump mengatakan bahwa meskipun dirinya dan Netanyahu adalah “rekan yang hebat,” keduanya memiliki perbedaan pandangan “dalam beberapa hal.”

Presiden AS itu juga mengatakan bahwa ia tidak menuntut Lebanon menjadi bagian dari kesepakatan jangka pendek, tetapi berharap situasi di negara tersebut membaik.

“Saya ingin melihat Lebanon memiliki kehidupan yang lebih baik,” ujarnya. “Saya ingin melihat serangan yang lebih terarah terhadap Hezbollah. Saya pikir serangan itu harus lebih terarah, dan kami dapat membantu mereka dalam hal itu, atau kami bisa merekomendasikan Suriah. Suriah sedang melakukan pekerjaan yang sangat baik dalam membereskan situasinya.”

Trump juga mengatakan kepada Axios bahwa ia akan menelepon Netanyahu dan mendesaknya agar tidak melakukan serangan balasan terhadap Iran.

Kimberly Hayek dan Ryan Morgan berkontribusi dalam laporan ini.

Sumber : Theepochtimes.com

Tempat Praktik Surrogasi Ilegal Tersembunyi di Vila-Vila Hangzhou, Tiongkok, Blogger Anti-penipuan : Para Pejabat Adalah Pelindung Mereka

EtIndonesia.com Sebuah kasus dugaan surrogasi (ibu pengganti) ilegal yang beroperasi di sebuah kompleks vila di Distrik Linping, Kota Hangzhou, Provinsi Zhejiang, menjadi sorotan publik setelah diungkap oleh media Tiongkok. 

Setelah kasus tersebut terekspos, pemerintah setempat mengeluarkan laporan penanganan yang menyebutkan adanya denda dan penahanan terhadap sejumlah pihak. Namun, banyak pihak mempertanyakan apakah hukuman tersebut cukup berat.

Seorang blogger investigasi terkenal di Tiongkok bahkan menuduh bahwa praktik semacam ini tidak hanya terjadi di Zhejiang, tetapi juga di banyak provinsi lain, dan bahwa sebagian oknum pejabat berperan sebagai “pelindung” yang memungkinkan praktik tersebut terus berlangsung.

Laboratorium Bayi Tabung Ilegal Beroperasi di Vila

Pada 27 Mei, media Tiongkok Da Xiang News melaporkan bahwa seorang warga Hangzhou bermarga Chen mengungkap keberadaan sebuah laboratorium embrio bayi tabung ilegal yang tersembunyi di kawasan vila di Distrik Linping.

Menurut laporan tersebut, fasilitas itu tidak memiliki izin medis resmi, tetapi tetap menjalankan berbagai layanan reproduksi berbantu, termasuk:

  • Donasi sel telur
  • Pembuahan embrio
  • Transfer embrio
  • Program kehamilan berbantu lainnya

Korban Kehilangan Uang dan Mengalami Gangguan Kesehatan

Seorang perempuan berusia 44 tahun yang sedang berusaha hamil, disebut dengan nama samaran Zhang, menjadi salah satu korban.

Ia dilaporkan membayar sekitar 100.000 yuan untuk paket layanan kehamilan. Namun setelah menjalani dua kali prosedur transfer embrio yang tidak sesuai aturan, keduanya gagal. Selain kehilangan uang, ia juga mengalami beberapa masalah kesehatan ginekologi yang sebelumnya tidak dideritanya.

Wartawan Menemukan Peralatan Lengkap

Pada malam 26 Mei, wartawan Da Xiang News mendatangi lokasi bersama Zhang untuk melakukan investigasi.

Di lokasi tersebut mereka menemukan berbagai peralatan yang biasa digunakan dalam teknologi reproduksi berbantu, antara lain:

  • Tempat tidur pemeriksaan kandungan
  • Mesin USG
  • Mikroskop optik
  • Peralatan pengambilan sel telur
  • Wadah pengumpulan sperma
  • 12 inkubator embrio

Selain itu, terdapat berbagai wadah yang diberi label nama dan nomor pelanggan. Di dalam lemari pendingin ditemukan banyak sampel embrio yang juga diberi label identitas pelanggan.

Wartawan juga melihat tempat sampah medis yang berisi banyak alat operasi bekas pakai.

Wartawan Mengalami Kekerasan

Saat melakukan peliputan, seorang staf laboratorium dilaporkan menyeret wartawan secara paksa dari tangga hingga terjatuh.

Akibat insiden tersebut, wartawan mengalami patah tulang fibula (tulang betis bagian luar).

Setelah laporan media dipublikasikan, kasus ini segera memicu perhatian luas di media sosial Tiongkok.

Pemerintah: Tiga Orang Ditahan

Pada 28 Mei, tim investigasi gabungan Distrik Linping mengeluarkan pernyataan resmi.

Menurut hasil penyelidikan, seorang pria bermarga Yan yang bertanggung jawab di lokasi tersebut mengorganisasi penggunaan rumah sewaan sebagai laboratorium bawah tanah untuk menjalankan layanan reproduksi manusia berbantu secara ilegal.

Pihak berwenang menyatakan bahwa:

  • Lokasi tersebut tidak memiliki izin operasional sebagai institusi medis.
  • Para pelaku tidak memiliki lisensi profesional di bidang kesehatan yang diperlukan.

Pemerintah setempat mengumumkan rencana untuk:

  • Menyita obat-obatan dan peralatan medis.
  • Menjatuhkan denda sebesar 3,22 juta yuan kepada Yan.
  • Membuka penyelidikan pidana atas dugaan praktik usaha ilegal.
  • Menahan tiga tersangka secara pidana.

Warganet: Hukuman Terlalu Ringan

Banyak pengguna internet di Tiongkok mengkritik penanganan kasus tersebut.

Beberapa komentar yang beredar antara lain:”Bukankah ini sama saja dengan membiarkan kejahatan terus berlangsung? Bahkan keuntungan ilegalnya tidak disita.”

“Denda tiga juta yuan bagi mereka hanya seperti uang receh.”

“Hanya didenda dan dipenjara beberapa tahun. Rasanya malah seperti memberi mereka iklan gratis.”

“Kasus seperti ini muncul terus di berbagai daerah, lalu akhirnya menghilang tanpa kejelasan.”

“Baru setelah ada laporan ke polisi dan sorotan media, kasusnya dianggap serius.”

Blogger: Banyak Kasus Tidak Pernah Ditindaklanjuti

Blogger investigasi terkenal Shangguan Zhengyi, yang berulang kali mengungkap praktik surrogasi ilegal di Tiongkok, mengatakan bahwa sebagian besar kasus akhirnya tidak memiliki tindak lanjut yang jelas.

Dalam unggahannya, ia menulis:”Pada 20 April saya melaporkan kepada Komisi Kesehatan Kota Ordos bahwa ada dugaan rumah sakit di wilayah mereka terlibat dalam proses kelahiran melalui surrogasi. Saya meminta mereka memverifikasi, tetapi sejak itu tidak ada kabar lagi.”

Ia juga menyebut bahwa rumah sakit yang sama telah dilaporkan oleh warga sejak setahun sebelumnya.

Menurutnya, ketika ia menanyakan perkembangan penyelidikan kepada otoritas kesehatan setempat, awalnya mereka menjawab bahwa kasus masih diselidiki, namun kemudian beralasan bahwa pihak terkait tidak mau bekerja sama.

Shangguan menambahkan: “Sebenarnya, menyelidiki kasus-kasus seperti ini sangat mudah.”

Disusun berdasarkan laporan berbagai media Tiongkok. Reporter: Li Li. Editor Lin Qing

Wabah Ebola Semakin Tidak Terkendali! WHO Segera Mengalokasikan Dana Sebesar Rp 9,32 Triliun untuk Mengatasinya

EtIndonesia.com Laporan terbaru menyebutkan wabah Ebola yang sedang berlangsung saat ini telah menjadi wabah Ebola terbesar keempat dalam sejarah yang pernah tercatat.

Pada Jumat (5 Juni), World Health Organization (WHO) mengumumkan sebuah program gabungan darurat selama enam bulan dengan anggaran sebesar 518 juta dolar AS atau Rp9,32 triliun.  Program ini bertujuan untuk menghentikan penyebaran virus Ebola lebih lanjut di kawasan yang terdampak.

Menurut laporan dari European Centre for Disease Prevention and Control, saat ini di Democratic Republic of the Congo telah tercatat:

  • 381 kasus terkonfirmasi Ebola
  • 64 kematian

Sementara itu, di negara tetangga, Uganda, tercatat:

  • 19 kasus terkonfirmasi
  • 2 kematian

Wabah kali ini disebabkan oleh virus Ebola tipe Bundibugyo (Bundibugyo ebolavirus), dan kini telah menjadi wabah terbesar keempat sejak pencatatan epidemi Ebola dimulai.

Sejak merebak pada pertengahan Mei lalu, wabah ini dengan cepat menarik perhatian dan respons dari komunitas internasional. 

Berbagai organisasi kesehatan dan pemerintah terkait saat ini terus meningkatkan upaya pencegahan dan pengendalian guna mencegah penyebaran penyakit ke wilayah yang lebih luas.

Sumber : NTDTV.com

Benda yang Paling Banyak Mengandung Bakteri di Restoran Mungkin Bukan Peralatan Makan? Hati-hati juga dengan Daftar Menu!

EtIndonesia.com Banyak orang saat makan di restoran khawatir peralatan makan tidak bersih atau makanan kurang higienis. Namun para ahli menunjukkan bahwa benda di restoran yang paling mudah menyimpan banyak bakteri justru bisa jadi adalah daftar menu.

Menu disentuh dan dibolak-balik oleh banyak pelanggan setiap hari. Jika tidak dibersihkan secara menyeluruh dan berkala, tentu saja bakteri dapat menumpuk di permukaannya.

Peneliti pernah menemukan banyak bakteri pada permukaan menu restoran, termasuk mikroorganisme yang berpotensi menyebabkan gangguan pencernaan.

Meski demikian, tidak perlu panik berlebihan. Tubuh manusia memiliki sistem kekebalan tertentu, dan menyentuh menu sekali saja tidak otomatis membuat seseorang sakit.

Yang perlu diperhatikan adalah setelah memegang menu, jangan langsung memegang makanan atau menyentuh mata, hidung, dan mulut, karena hal itu dapat meningkatkan risiko infeksi.

Selain menu, area restoran yang juga sering menjadi tempat berkumpulnya bakteri antara lain:

  1. Botol bumbu atau saus
  2. Permukaan meja
  3. Gagang pintu

Tempat-tempat tersebut mungkin tampak bersih, tetapi jika tidak didesinfeksi dengan cara yang benar, hasilnya belum tentu efektif membunuh kuman.

Kesalahpahaman tentang disinfektan

Banyak orang mengira bahwa menyemprotkan cairan pembersih lalu langsung mengelapnya sudah cukup. Padahal, sebagian besar disinfektan memerlukan waktu kontak (contact time), yaitu waktu ketika cairan dibiarkan berada di permukaan agar bakteri dan virus dapat dibunuh secara efektif.

Tips

Saran praktis

  1. Setelah selesai memesan makanan, cuci tangan terlebih dahulu sebelum mulai makan.
  2. Hindari langsung menyentuh makanan setelah memegang menu.
  3. Jika tersedia, penggunaan menu elektronik dapat membantu mengurangi risiko penyebaran kuman.

Jadi, kebiasaan sederhana cuci tangan sebelum makan tetap penting di mana pun Anda berada. (***)

Update Gempa M 7,7 di Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara, Peringatan Tsunami Berakhir

EtIndonesia.com Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) terus memantau dan melakukan penanganan pascagempa bumi berkekuatan Magnitudo 7,7 yang mengguncang Kabupaten Kepulauan Sangihe, Provinsi Sulawesi Utara, pada Senin (8/6) pukul 06.37 WIB. 

Gempa berpusat di laut pada koordinat 5,79 LU dan 125,14 BT dengan kedalaman 47 kilometer, dan guncangannya dirasakan di sejumlah wilayah di Sulawesi Utara, termasuk Kabupaten Kepulauan Sangihe, Kabupaten Kepulauan Talaud, Kota Manado, dan Kabupaten Minahasa Utara.

Berdasarkan informasi resmi BMKG, peringatan dini tsunami yang sempat dikeluarkan pascagempa telah dinyatakan berakhir. Dengan berakhirnya status tersebut, masyarakat di wilayah pesisir tidak lagi berada dalam kondisi waspada tsunami, namun tetap diimbau untuk mengikuti informasi resmi dari otoritas resmi serta tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gempa susulan.

Update Senin (8/6) pukul 12.30 WIB, BPBD di wilayah terdampak melaporkan sebanyak 27 kepala keluarga (KK) terdampak, yang terdiri dari 20 KK di Kabupaten Kepulauan Sangihe dan 7 KK di Kabupaten Kepulauan Talaud. 

Selain itu, tercatat kerusakan pada 27 unit rumah di dua wilayah tersebut, serta kerusakan pada dua unit gereja, satu unit sekolah, satu unit rumah dinas guru, dan satu unit gedung GMIM 76 di Kabupaten Minahasa Utara. Seluruh data tersebut masih bersifat sementara dan akan terus diperbarui seiring proses asesmen di lapangan.

Dampak guncangan gempa dirasakan di beberapa kecamatan, yaitu di Kabupaten Kepulauan Sangihe meliputi Kecamatan Marore, Tabukan Tengah, Tabukan Selatan, Tabukan Selatan Tengah, Tahuna, dan Tahuna Barat. Di Kabupaten Kepulauan Talaud, guncangan dirasakan di Kecamatan Rainis, sementara di Kabupaten Minahasa Utara dirasakan di Kecamatan Likupang Barat. Di Kota Manado, gempa dirasakan dengan intensitas sedang selama beberapa detik.

Pada saat kejadian, masyarakat di Kabupaten Kepulauan Sangihe merasakan guncangan cukup kuat selama sekitar 3–4 detik yang sempat menimbulkan kepanikan. Sementara itu, di wilayah lainnya seperti Talaud, Manado, dan Minahasa Utara, guncangan dirasakan lemah hingga sedang dengan durasi sekitar 2–4 detik. BPBD di masing-masing wilayah segera melakukan pemantauan, pengumpulan data, serta asesmen cepat untuk memastikan dampak yang ditimbulkan.

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari menyatakan BNPB bersama BPBD provinsi dan kabupaten/kota terdampak terus melakukan koordinasi penanganan darurat, termasuk pendataan korban terdampak dan kerusakan, pemantauan aktivitas kegempaan melalui informasi resmi BMKG, serta penguatan sosialisasi dan kesiapsiagaan masyarakat di lapangan. 

BNPB mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan waspada terhadap kemungkinan gempa susulan. Masyarakat diminta tidak mudah percaya dan tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi, serta selalu merujuk pada informasi resmi dari BMKG, BNPB, BPBD, dan pemerintah daerah. 

Warga yang rumahnya terdampak kerusakan diharapkan tetap berhati-hati dan melaporkan kondisi bangunan yang berpotensi membahayakan kepada aparat setempat. BNPB akan terus memperbarui informasi sesuai perkembangan di lapangan. (***)

Neotiva RH Collagen Hadir, Produk Pabrik Bersertifikat Halal Pertama di Tanah Air

0

SURABAYA – Industri nutricosmetics di Indonesia kini mendapat angin segar. PT Supio Cosmetics Indonesia (PT SCI) secara resmi menjadi distributor pertama yang menghadirkan Neotiva RH Collagen, produk kolagen hasil pabrik bersertifikat halal dari Korea Selatan. Langkah ini sekaligus menjawab kebutuhan masyarakat Indonesia akan suplemen kecantikan dan kesehatan yang tidak hanya modern dan berbasis sains, tetapi juga halal dan aman.

Neotiva RH Collagen diproduksi di ARUDA Global, sebuah pabrik berteknologi tinggi yang berlokasi di Daejeon, Korea Selatan—kota yang dikenal sebagai pusat riset dan inovasi teknologi. ARUDA sendiri merupakan perusahaan medical aesthetics yang telah mengantongi Sertifikat Halal resmi dari Majelis Ulama Indonesia (MUI). Dengan status halal ini, produk Neotiva menjadi inklusif untuk seluruh masyarakat Indonesia, terutama bagi konsumen muslim yang selama ini mencari produk kolagen berkualitas tanpa meninggalkan prinsip kehalalan.

Teknologi RH Collagen: Meniru Kolagen Alami Manusia

Apa yang membedakan Neotiva dari produk kolagen lainnya? Jawabannya adalah teknologi RH (Rapid Hydrolyzed/Refined Hydrolyzed) Collagen. Kolagen ini dikembangkan melalui bioteknologi mutakhir sehingga memiliki urutan asam amino yang 100% identik dengan kolagen alami manusia (human-like collagen). Akibatnya, tubuh mengenalinya sebagai bagian dari diri sendiri, sehingga risiko reaksi imun atau alergi menjadi sangat minimal.

Berbeda dengan kolagen hewani (yang bersumber dari sapi, ikan, atau ayam) yang memiliki tingkat imunogenisitas lebih tinggi, Neotiva RH Collagen berbasis non-hewani, bebas dari risiko patogen hewan, serta memiliki tingkat biokompatibilitas yang superior.

Kombinasi Empat Kandungan Unggulan

Neotiva RH Collagen tidak hanya berisi kolagen. Produk ini memadukan empat komponen utama yang dirancang untuk mendukung kesehatan kulit secara menyeluruh dari dalam:

  1. RH Collagen (Human-like Collagen) – Mendukung regenerasi jaringan, meningkatkan elastisitas, hidrasi, dan kekencangan kulit.
  2. Succinic Acid – Berperan sebagai biostimulator dan antioksidan, membantu eksfoliasi ringan dan mengurangi inflamasi.
  3. Polynucleotides (PDRN/PN) – Menstimulasi perbaikan sel dan regenerasi jaringan kulit, mempercepat penyembuhan.
  4. Hyaluronic Acid (HA) – Molekul pengikat air yang menjaga hidrasi dan volume kulit, membuat kulit tampak lebih plumpy.

Kombinasi ini dirancang untuk merepresentasikan konsep baby collagen—standar kolagen berkualitas tinggi yang mendekati kondisi alami kulit muda.

Mengapa Indonesia? Menghormati Nilai Religius dan Budaya

Indonesia adalah negara dengan populasi muslim terbesar di dunia. Mayoritas masyarakatnya menjunjung tinggi nilai kehalalan, etika konsumsi, serta kepatuhan terhadap prinsip agama. Jennifer Nathalie, CEO PT Supio Cosmetics Indonesia, menjelaskan bahwa kehadiran Neotiva bukan hanya soal membawa produk canggih, tetapi juga menghormati identitas budaya dan keyakinan masyarakat setempat.

“Indonesia memiliki standar tersendiri dalam menerima inovasi, terutama produk yang berkaitan dengan tubuh dan kesehatan. Melalui Neotiva RH Collagen yang diproduksi di pabrik bersertifikat halal, kami ingin menunjukkan bahwa sains modern dan nilai religius dapat berjalan beriringan,” ujar Jennifer.

Edukasi Bukan Harga Mati: Kecantikan Itu Proses, Bukan Hasil Instan

PT SCI juga mengusung misi edukasi. Di tengah maraknya produk kecantikan yang menjanjikan hasil instan, Neotiva hadir dengan paradigma sebaliknya: kecantikan dan kesehatan sejati adalah investasi jangka panjang yang membutuhkan konsistensi, proses regeneratif, dan dukungan ilmiah.

“Kami berharap pelaku industri kecantikan, klinik, dan wellness dapat memberikan edukasi yang lebih seimbang kepada masyarakat. Bukan sekadar ‘kulit cantik dalam 7 hari’, tapi bagaimana tubuh kita bekerja secara alami untuk beregenerasi,” tambah Dr. Daniel Widiyanto, Sp. And, Founder Facena Beauty Clinic yang turut mendukung produk ini.

Hujan Es di Hebei, Tiongkok Lebih Besar dari Telur Ayam, Ladang Gandum Roboh dan Semangka Hancur Dihantam Es

EtIndonesia.com Pada 3- 4 Juni 2026, berbagai wilayah di Provinsi Hebei dan Beijing dilanda cuaca ekstrem berupa angin kencang, hujan deras, serta hujan es berukuran besar. Video yang beredar di internet menunjukkan ladang gandum roboh dalam skala luas dan diperkirakan akan mengalami penurunan hasil panen yang signifikan. Sementara itu, semangka yang hampir siap dipanen banyak yang hancur akibat hantaman hujan es, menyebabkan kerugian besar bagi para petani.

Gandum Roboh Diterjang Angin Kencang

Angin kencang yang melanda sejumlah daerah di Hebei dilaporkan sangat kuat hingga mencabut banyak pohon dari akarnya.

Video yang beredar memperlihatkan hamparan gandum yang hampir memasuki masa panen rebah ke tanah akibat terjangan angin. Banyak bulir gandum yang sudah matang berjatuhan ke tanah.

Para petani mengeluhkan bahwa gandum yang roboh tidak hanya sulit dipanen, tetapi juga berisiko berkecambah karena kelembaban tinggi saat tertekan di tanah. Akibatnya, hasil panen gandum diperkirakan akan menurun drastis.

Hujan Es Raksasa yang Jarang Terjadi

Selain angin kencang, sejumlah wilayah juga diguyur hujan es yang disebut warga sebagai kejadian yang sangat jarang terjadi dalam beberapa dekade terakhir.

Beberapa warga mengatakan ukuran butiran es mencapai sebesar bola tenis meja.

Warga lainnya menyebut hujan es yang turun sebesar telur ayam.

Bahkan ada yang mengunggah video menunjukkan bongkahan es berukuran lebih besar dari telapak tangan, dengan bentuk menyerupai pecahan batu bata.

Seorang pemilik kendaraan mengunggah video yang memperlihatkan kaca mobilnya berlubang-lubang besar akibat dihantam hujan es.

Petani Semangka Mengalami Kerugian Besar

Korban terbesar dari cuaca ekstrem ini adalah para petani.

Banyak petani semangka mengunggah video yang menunjukkan tanaman mereka rusak parah. Semangka yang hampir matang hancur terkena hujan es, membuat kerja keras selama berbulan-bulan sia-sia.

Dalam salah satu video yang dibagikan seorang blogger, hampir seluruh tanaman merambat di sebuah kebun semangka rusak. Meskipun sebagian buah semangka masih utuh, tanaman induknya telah mati sehingga buah tersebut diperkirakan tidak dapat berkembang dengan baik dan mengalami kerugian besar.

Video lain yang diunggah para petani memperlihatkan semangka penuh lubang akibat hantaman es.

Beberapa petani mengatakan bahwa hasil panen tahun ini kemungkinan akan gagal total.

Ada yang terpaksa membuang seluruh semangka yang rusak. Sebagian lainnya bahkan mengajak warga desa untuk datang ke kebun dan mengambil semangka yang masih layak dimakan secara gratis.

Banyak Wilayah Hebei Terdampak

Menurut laporan media Tiongkok, pada 3 Juni hujan es melanda berbagai wilayah, termasuk:

  • Baoding
  • Xiong’an New Area
  • Shijiazhuang
  • Cangzhou
  • Hengshui
  • Xingtai
  • Handan

Pada 4 Juni, badai petir disertai angin kencang kembali melanda:

  • Chengde
  • Tangshan
  • Qinhuangdao
  • Baoding
  • Langfang
  • Shijiazhuang

Sebagian wilayah tersebut juga kembali mengalami hujan es.

Petani: Semangka Hampir Panen, Kini Hancur

Seorang petani semangka dari Kabupaten Boye mengatakan kepada media bahwa komoditas utama di daerahnya adalah gandum dan semangka.

Menurutnya, banyak ladang gandum roboh akibat angin kencang, sementara semangka yang hampir siap dipanen hampir seluruhnya hancur dihantam hujan es.

Ia mengungkapkan penyesalannya karena hanya tinggal beberapa hari lagi sebelum panen dilakukan.

Sementara itu, seorang petani dari Kabupaten Xian, Kota Cangzhou, mengatakan bahwa ia menanam lebih dari seratus mu (sekitar 6,7 hektare) gandum dan puluhan mu semangka.

Pada malam 3 Juni, daerahnya tiba-tiba diguyur hujan es yang menurutnya “lebih besar dari telur ayam.”

Ia mengaku sebelumnya sudah menghubungi pembeli untuk memanen semangka, tetapi setelah hujan es terjadi, pembeli tersebut membatalkan seluruh pesanan.

Disusun dari laporan reporter Chen Zhenjin, Editor Xu Gengwen – NTDTV.com

Inflasi yang Melonjak di Iran Membuat Kelangsungan Hidup Semakin Sulit, Warga Sipil Menyerukan “Persenjataan Bagi Kami”

Di tengah meningkatnya ketegangan di kawasan, inflasi di Iran terus melonjak dan tekanan akibat depresiasi mata uang semakin berat. Biaya hidup masyarakat meningkat secara signifikan, sementara persoalan ekonomi dan mata pencaharian menjadi perhatian utama publik. Banyak warga menyatakan kekhawatiran bahwa konflik dan ketidakpastian yang berlangsung telah secara langsung mempengaruhi kehidupan sehari-hari dan kondisi keuangan keluarga mereka.

EtIndonesia.com Di Iran, tekanan ekonomi terus memburuk. Data terbaru menunjukkan bahwa tingkat inflasi tahunan nasional telah mencapai sekitar 84%, tertinggi dalam beberapa dekade terakhir. Di tengah terus melemahnya nilai mata uang, pasar properti di ibu kota Teheran juga mengalami perubahan yang signifikan.

Menurut laporan harian Inggris Financial Times, meskipun pemerintah Iran belum merilis statistik resmi, Asosiasi Agen Properti Teheran memperkirakan bahwa sejak pecahnya konflik pada akhir Februari, harga rumah dan biaya sewa di kota tersebut telah melonjak sekitar 80%, jauh melampaui tingkat inflasi resmi yang diumumkan pemerintah.

Di bawah tekanan ganda berupa inflasi yang meroket dan nilai mata uang yang terus merosot, rasa cemas di masyarakat Iran juga semakin meningkat.

Seorang warga Teheran mengatakan : “Perang bukanlah sesuatu yang baik bagi negara kami. Dampak negatifnya sangat besar, terutama bagi rakyat biasa. Terlebih lagi jika infrastruktur kami rusak, pada akhirnya rakyatlah yang harus menanggung akibatnya.”

Warga Teheran lainnya mengatakan : “Menurut saya, kekhawatiran terbesar saya, dan juga banyak orang di negara ini, adalah kondisi ekonomi dan kehidupan masyarakat. Tekanan yang ditanggung rakyat sudah sangat berat, dan harus ada langkah-langkah untuk mengatasi masalah ini.”

Seiring meningkatnya tekanan domestik dan mandeknya perundingan, sebagian masyarakat mulai mengekspresikan ketidakpuasan mereka dengan cara yang lebih keras.

Belakangan ini, sejumlah video yang beredar di internet memperlihatkan warga secara terbuka menyerukan “Persenjatai kami”, sebagai ungkapan kegelisahan mereka terhadap situasi keamanan dan masa depan negara.

Analis politik Iran, Armin Navabi, mengunggah sebuah video yang menunjukkan seorang pria berdiri di depan bangunan ikonik Iran sambil memegang spanduk bertuliskan “Please Arm Us” (Tolong Persenjatai Kami). Dalam video tersebut, pria itu juga kembali menunjukkan tuntutan yang sama saat mengemudi.

Navabi menilai bahwa fenomena tersebut mencerminkan kecemasan mendalam sebagian warga Iran. Menurutnya, tuntutan itu tidak lagi sekadar pernyataan politik, melainkan telah dipandang sebagai persoalan yang berkaitan dengan kelangsungan hidup.

Sementara itu, di berbagai wilayah Iran, mahasiswa terus menggelar aksi demonstrasi. Mereka terutama memprotes kebijakan pendidikan, sistem ujian akhir, serta reformasi ujian masuk perguruan tinggi. Di beberapa daerah, dilaporkan terjadi tindakan penindakan keras dan penangkapan terhadap para peserta aksi.

Laporan disusun oleh Yi Xin untuk New Tang Dynasty Television (NTDTV).

Lebih dari 20.000 Ekor Bebek di Wuhan Hanyut Diterjang Banjir, 2.000 Ekor Ditemukan Mengapung Hingga ke Anhui yang Jaraknya 420 KM

Banjir besar yang melanda Wuhan, Provinsi Hubei, Tiongkok pada 26 Mei lalu menghanyutkan lebih dari 20.000 ekor bebek milik seorang peternak. Sepuluh hari kemudian, sekitar 2.000 ekor bebek ditemukan di perairan Kota Anqing, Provinsi Anhui, yang berjarak sekitar 420 kilometer dari Wuhan.

EtIndonesia.com Menurut laporan media Tiongkok, pada 5 Juni, warga menemukan sekitar 2.000 ekor bebek berenang berkelompok di kawasan muara Sungai Yangwan, Kabupaten Wangjiang, Kota Anqing. Lokasi tersebut berjarak sekitar 420 kilometer dari muara Sungai Fuhuan yang mengalir ke Sungai Yangtze di Wuhan.

Setelah menerima informasi tersebut, peternak asal Wuhan bernama Huang Shengli melihat foto-foto bebek yang ditemukan dan meyakini bahwa itu kemungkinan besar adalah bebek miliknya yang hanyut akibat banjir.

Hanyut Saat Banjir Besar

Pada 26 Mei dini hari, kawasan Jalan Baiquan di Distrik Dongxihu, Wuhan, dilanda banjir hebat. Kandang bebek milik Huang Shengli roboh diterjang arus.

Dari lebih dari 30.000 ekor bebek yang hampir siap dijual ke pasar, lebih dari 20.000 ekor hanyut terbawa banjir.

Saat itu, Huang mengatakan bahwa bebek-bebek tersebut hanya tinggal beberapa hari lagi sebelum dipanen. Harga beli per ekor sekitar 35 yuan, sehingga total kerugian diperkirakan melebihi 700.000 yuan (sekitar Rp1,5 miliar dengan kurs saat ini).

Setelah kejadian itu, Huang meminta bantuan masyarakat melalui internet untuk membantu menemukan bebek-bebeknya yang hilang.

Menempuh Ratusan Kilometer Melalui Sungai Yangtze

Kandang Huang berada di dekat Sungai Fuhuan, salah satu anak sungai penting di tepi utara bagian tengah Sungai Yangtze. Sungai tersebut bermuara ke Sungai Yangtze di wilayah Huangpi, Wuhan.

Muara Sungai Yangwan di Anqing, tempat ditemukannya kawanan bebek tersebut, berada sekitar 420 kilometer dari titik masuk Sungai Fuhuan ke Sungai Yangtze.

Setelah melihat foto-foto yang beredar, Huang mengatakan:

“Seharusnya itu memang bebek saya.”

Ia menjelaskan bahwa seluruh bebek yang dipeliharanya adalah bebek betina, sehingga cukup mudah dikenali.

“Tidak mungkin salah,” ujarnya.

Baru Sebagian Kecil yang Berhasil Ditemukan

Huang Shengli mengatakan bahwa hingga saat ini ia baru berhasil menemukan kembali sekitar 2.100 ekor bebek yang hilang.

Jumlah tersebut diperkirakan hanya mampu mengurangi kerugiannya sekitar 60.000 hingga 70.000 yuan, sementara sebagian besar bebek yang hanyut masih belum ditemukan.

Sumber : NTDTV.com

Investasi untuk Perempuan Pendiri Startup: Aurora Ventures Hadir, Siap Salurkan Dana Hingga US$250.000

Jakarta, 4 Juni 2026 – Ekosistem startup di negara berkembang memang tumbuh pesat. Namun di balik gemerlap pendanaan miliaran dolar, para founder perempuan masih sering tersisih. Mereka menghadapi tembok tebal: akses pendanaan yang tidak setara, keraguan investor terhadap kompetensinya, dan tuntutan pencapaian bisnis yang jauh lebih tinggi dibandingkan rekan laki-lakinya.

Kesenjangan inilah yang ingin dijembatani oleh Aurora Ventures, sebuah program investasi tahap awal (early-stage) yang resmi diluncurkan hari ini. Fokusnya jelas: mendukung founder perempuan di pasar berkembang (emerging markets), termasuk kawasan Timur Tengah & Afrika Utara, Afrika, dan Amerika Latin.

Program ini mendapat dukungan penuh dari inDrive, platform mobilitas dan pengiriman global yang telah menjadi unicorn di berbagai negara berkembang. Peluncuran Aurora Ventures dilakukan setelah suksesnya penyelenggaraan Aurora Tech Award 2026 di Santiago, Chile.

Dari Ajang Award ke Pendanaan Nyata

Aurora Ventures tidak lahir dari ruang hampa. Selama lima tahun menyelenggarakan Aurora Tech Award, tim di baliknya mengumpulkan data dan pengalaman yang mengungkap satu fakta pahit: startup yang didirikan perempuan seringkali undervalued dan kurang mendapat perhatian investor tradisional, meskipun pertumbuhan bisnisnya efisien dan menjanjikan.

Riset terbaru Aurora yang melibatkan lebih dari 900 founder dari 127 negara juga menemukan bahwa tantangan terbesar bukan hanya soal modal, melainkan “competence scepticism“—keraguan terhadap kemampuan mereka sendiri yang seringkali diinternalisasi dari lingkungan.

Pendanaan, Mentoring, hingga Jaringan Global

Melalui Aurora Ventures, para founder perempuan yang terpilih akan mendapatkan:

  • Investasi sebesar US$180.000 hingga US$250.000 untuk tahap pengembangan awal dan pendanaan awal (seed funding).
  • Akses jaringan global mentor, investor, dan pelaku bisnis.
  • Dukungan operasional untuk membantu startup berkembang menuju pendanaan seri berikutnya dengan peluang yang lebih setara.

Nigeria hingga Kolombia: Wajah-wajah Perempuan Penggerak

Peluncuran Aurora Ventures turut diwarnai dengan pengumuman finalis Aurora Tech Award 2026, yang mencatat rekor lebih dari 3.400 pendaftar dari berbagai negara. Salah satu founder asal Nigeria, Adeola Ayoola-Famasi, berhasil masuk 10 besar finalis. Ia akan bergabung dengan deretan nama lain seperti Adriana Gonzalez-Tizo (Panama), Angela Acosta-Morado (Kolombia), Estefania Abello (Kolombia), Mariana Zuliani (Brasil), hingga Penny Musengi (Kenya) dan lainnya.

inDrive: Bukan Sekadar CSR, Tapi Membuka Peluang yang Terlewat

Rio Aristo, Country Manager inDrive Indonesia, menegaskan bahwa dukungan terhadap Aurora Ventures adalah bagian dari DNA perusahaan yang sejak awal lahir dengan menghadapi tantangan besar di industri.

“Kami melihat semangat yang sama juga dimiliki oleh banyak founder perempuan di emerging markets saat ini. Dukungan terhadap Aurora Ventures bukan hanya soal inisiatif sosial, tetapi juga tentang membuka peluang besar yang selama ini kurang mendapatkan perhatian,” ujar Rio.

Pilot 2026: Membangun Portofolio Awal

Program pilot Aurora Ventures 2026 akan difokuskan pada pembangunan portofolio awal sekaligus memperkuat fondasi menuju struktur pendanaan venture capital yang lebih besar di masa depan. Sejak pertama kali hadir pada 2021, Aurora Tech Award telah menjadi wadah bagi founder perempuan teknologi dari 127 negara untuk mendapatkan akses pendanaan, jaringan global, dan peluang pengembangan bisnis.

Dengan hadirnya Aurora Ventures, harapannya kesenjangan pendanaan yang selama ini membelenggu perempuan penggerak startup di negara berkembang mulai terurai. Pendanaan setara, akses global, dan kepercayaan pada kompetensi—itulah yang ditawarkan.

Seratus Pakar Nuklir Berkumpul Secara Rahasia, Kebuntuan Uranium Diperkaya Mungkin Segera Terpecahkan

EtIndonesia.com Laporan eksklusif media Amerika Serikat Axios menyebutkan utusan khusus Presiden AS Donald Trump, yaitu Steve Witkoff, bersama menantu Trump, Jared Kushner, diam-diam mengunjungi laboratorium nuklir nasional Amerika di Oak Ridge pada Kamis (4 Juni). Mereka mengadakan konsultasi tertutup dengan tim yang terdiri dari lebih dari seratus ahli teknologi nuklir.

Langkah ini menunjukkan bahwa Gedung Putih sedang aktif mempersiapkan aspek teknis yang diperlukan untuk kemungkinan tercapainya kesepakatan dalam perundingan nuklir dengan Iran dalam waktu dekat.

Menurut pejabat AS yang dikutip Axios, sebuah tim yang terdiri dari sekitar 100 pakar nuklir terkemuka telah dibentuk baru-baru ini.

Pejabat tersebut menegaskan bahwa pertemuan rahasia di Oak Ridge tidak berarti kesepakatan pasti akan tercapai. Namun, hal itu merupakan sinyal kuat bahwa perundingan telah memasuki tahap yang sangat serius, dengan peluang keberhasilan yang cukup tinggi sehingga Amerika Serikat perlu melakukan persiapan sejak sekarang.

Dua Isu Utama Masih Menjadi Perbedaan

Meskipun negosiasi telah memasuki tahap akhir dan kesenjangan antara kedua pihak semakin mengecil, Amerika Serikat dan Iran masih berbeda pandangan mengenai dua isu utama.

1. Tenggat Waktu Pengenceran Uranium yang Diperkaya

Presiden Trump menginginkan agar perjanjian akhir mewajibkan Iran menyelesaikan proses pengenceran uranium yang diperkaya (down-blending) dalam waktu 60 hari.

Namun, pihak Iran bersikeras bahwa tenggat waktu tersebut harus 90 hari.

2. Waktu Pencairan Dana yang Dibekukan

Amerika Serikat berpendapat bahwa miliaran dolar aset Iran yang dibekukan hanya boleh dicairkan setelah kesepakatan final tercapai dan Iran mengambil langkah-langkah konkret untuk memenuhi kewajibannya.

Sebaliknya, Iran menuntut agar sebagian dana tersebut segera dilepaskan sebelum seluruh proses implementasi selesai.

Iran Akui Negosiasi Terhambat oleh Masalah Dana

Seorang penasihat Pemimpin Tertinggi Iran baru-baru ini mengakui dalam wawancara dengan CNN bahwa perundingan saat ini mengalami kebuntuan akibat persoalan pencairan dana.

Ia menyatakan bahwa:”Bola kini berada di tangan Presiden Trump.”

Peran Tim Ahli Nuklir Jika Kesepakatan Tercapai

Apabila perundingan berhasil memasuki tahap kedua, tim ahli yang berkumpul di Oak Ridge National Laboratory (ORNL) akan bertugas menyusun rencana teknis rinci untuk:

  • Menangani dan mengelola material nuklir Iran.
  • Menetapkan mekanisme verifikasi pelaksanaan kesepakatan.
  • Memastikan Iran memenuhi seluruh kewajiban yang disepakati.

Gedung Putih Belum Berkomentar

Hingga saat ini, Gedung Putih menolak memberikan komentar terkait laporan tersebut.

Pejabat Amerika menyatakan bahwa meskipun Washington telah menerima sejumlah sinyal positif dari para perunding Iran, tampaknya masih terdapat perbedaan pandangan di dalam pemerintahan Iran mengenai cara melanjutkan proses negosiasi ini.

Laporan: Ji Yuanren, NTD Television, New York, Amerika Serikat.

Berbagai Penyimpangan dalam Industri Live Streaming di Tiongkok : Gadis di Bawah Umur Dibujuk Menjadi Host Siaran Langsung

Industri siaran langsung di daratan Tiongkok mengalami banyak masalah selama pertumbuhannya yang pesat. Beberapa perusahaan siaran langsung menggunakan iming-iming seperti “upah terjamin tinggi” dan “cara mudah untuk menjadi selebriti internet” untuk memikat gadis-gadis di bawah umur dari daerah pedesaan untuk bekerja di platform perekrutan. Setelah bergabung, gadis-gadis ini tidak hanya menghadapi penilaian yang keras dan pelecehan dari perusahaan, tetapi juga harus menanggung banyak tuntutan yang tidak pantas.

EtIndonesia.com. Baru-baru ini, beberapa media daratan Tiongkok telah mengungkap situasi kacau perusahaan-perusahaan siaran langsung di Tiongkok yang “memburu” gadis-gadis di bawah umur dari daerah pedesaan.

Perusahaan-perusahaan ini mengeksploitasi keinginan gadis-gadis untuk putus sekolah, menghadapi kesulitan keuangan, dan mendapatkan uang atau ketenaran. Mereka memikat gadis-gadis berusia 14 hingga 16 tahun untuk direkrut dengan memasang iklan di platform pekerjaan dengan janji “gaji terjamin tinggi,” “status selebriti internet yang mudah,” dan “dukungan trafik.”

Seorang gadis berusia 16 tahun putus sekolah menengah untuk memasuki industri siaran langsung. Ambil contoh Mu Yao (nama samaran), seorang gadis berusia 16 tahun dari Zhoukou, Henan. Setelah putus sekolah menengah, ia melihat iklan pekerjaan bergaji tinggi dengan gaji bulanan terjamin lebih dari 4.000 yuan (RMB), dan potensi penghasilan lebih dari 10.000 yuan. Ia segera menghubungi perusahaan tersebut dan memasuki industri siaran langsung.

Karena Mu Yao masih di bawah umur, perusahaan memberinya akun Momo yang terverifikasi sebagai dewasa dan mengizinkannya untuk melakukan siaran langsung. Awalnya, Mu Yao diberitahu bahwa ia perlu melakukan siaran langsung selama 6 jam sehari untuk menerima gaji tetap sebesar 4.000 yuan; sisanya akan berupa komisi dari penghasilan penonton.

Jika ia tidak melakukan siaran langsung selama 6 jam penuh, bahkan hanya beberapa detik saja, siaran tersebut akan dianggap tidak valid. Jika ia tidak melakukan siaran langsung selama 26 hari dalam sebulan, ia tidak akan menerima gaji dan hanya komisi. Lebih jauh lagi, perusahaan sengaja mengklaim bahwa kinerja buruk streamer selama siaran langsung merupakan siaran yang tidak valid.

Setelah bekerja selama lebih dari dua bulan, Mu Yao meninggalkan perusahaan, hanya menerima 2.000 yuan.

Mu Yao mengatakan bahwa pendatang baru seperti dirinya, yang hanya bekerja selama satu atau dua bulan, hanya bisa mendapatkan satu atau dua ribu yuan. Ia mengungkapkan bahwa mendapatkan gaji tinggi di industri siaran langsung bukanlah hal mudah; mereka tidak hanya harus menyenangkan penonton yang paling banyak mengeluarkan uang, tetapi mereka juga harus mengenakan pakaian yang terbuka dan mentolerir beberapa konten sugestif dalam siaran langsung.

(Tangkapan layar dari internet) Investigasi oleh Jimu News menemukan bahwa pengalaman Mu Yao bukanlah kasus terisolasi; banyak perusahaan live streaming memberikan lampu hijau kepada anak di bawah umur yang berusia di atas 16 tahun.

Perusahaan tersebut mengharuskan para streamer untuk menghibur pelanggan dengan pengeluaran terbesar. Yinuo (nama samaran), seorang streamer di perusahaan yang sama, mengatakan bahwa topik dalam siaran langsung harus diubah setiap 30 detik; jika ada jeda dalam percakapan, mereka dapat didenda.

Ia mengungkapkan bahwa perusahaan tersebut mengizinkan para streamer untuk secara bebas mengatur IP siaran langsung mereka ke lokasi di Jiangsu, Zhejiang, Beijing, Shanghai, Guangzhou, dan Shenzhen untuk menarik “orang kaya” (pelanggan online). 

Para streamer diharuskan untuk terus-menerus “membeli jasa pelanggan utama”, memanggil mereka “suami” dan mencoba menghibur mereka. Ketika pelanggan meminta informasi kontak mereka, streamer diharapkan menggunakan kesempatan ini untuk meminta hadiah. Setelah siaran berakhir, penyiar akan terus mengobrol dan melakukan obrolan video dengan pelanggan, dan jika pelanggan ingin bertemu langsung, mereka harus makan bersama.

Yinuo juga menjelaskan bahwa ia bergabung dengan perusahaan tersebut pada pertengahan April, tetapi ketika tiba waktunya untuk menerima gaji pada  Mei, perusahaan mengatakan bahwa ia belum cukup melakukan siaran langsung pada  April dan hanya membayarnya beberapa ratus yuan. Yang membuat Yinuo merasa semakin tertindas adalah ia harus mengobrol dengan “orang tua” setiap hari, berusaha menyenangkan mereka, dan dipantau baik secara online maupun offline. Ia mengundurkan diri karena hal ini, tetapi gajinya ditahan.

Yinuo juga mengungkapkan bahwa perusahaan tersebut memiliki penyiar di bawah usia 16 tahun.

Menurut hukum Tiongkok, platform layanan siaran langsung online dilarang mempekerjakan anak di bawah usia 16 tahun.

Namun, seorang reporter dari Jimu News masuk ke aplikasi perekrutan dan, dengan menyamar sebagai anak di bawah umur, menanyakan informasi kepada lebih dari sepuluh perusahaan yang merekrut penyiar langsung. Beberapa perusahaan tidak menolak anak di bawah umur, tetapi meminta foto dan menanyakan tentang pengalaman menari, menyarankan wawancara dan audisi sebelum memutuskan kecocokan.

Faktanya, insiden serupa tersebar luas di seluruh Tiongkok, dengan banyak perusahaan secara khusus merekrut gadis-gadis pedesaan di atas usia 16 tahun.

Tahun lalu, media daratan melaporkan bahwa Zhao Qing (nama samaran), seorang gadis pedesaan berusia 15 tahun, putus sekolah menengah pertama dan melihat lowongan pekerjaan dari sebuah perusahaan MCN di Jinan dengan slogan “Ingin menghasilkan banyak uang?” Dia pergi ke perusahaan itu sendirian.

Setelah bergabung, dia diharuskan melakukan siaran langsung setidaknya enam jam sehari, lebih dari 27 hari sebulan. Perusahaan menyediakan akun dewasa untuk menghindari pengawasan platform.

Penonton siaran langsung sebagian besar adalah pria paruh baya yang sering meminta dia memanggil mereka “suami,” mengenakan pakaian terbuka, melakukan tarian provokatif, atau berpartisipasi dalam tantangan PK (player versus player). Ketika Zhao Qing menolak, dia dilecehkan secara verbal oleh manajer operasional, dan bos bahkan mengancamnya dengan memukul kursi dengan batang besi. Penghasilan harian tertingginya sekitar 70 yuan; di bawah target tersebut, ia hampir tidak menerima bayaran. Ia menghadapi risiko denda besar karena pelanggaran kontrak jika meninggalkan perusahaan. (***)

Sumber : NTDTV.com

Wartawan AS Menjadi Agen Partai Komunis Tiongkok,  Pakar : Perang Intelijen Sudah Menyusup ke Media

EtIndonesia.com Di tengah meningkatnya persaingan antara Amerika Serikat dan Tiongkok, medan pertarungan kini tidak lagi terbatas pada bidang militer, teknologi, dan perdagangan. Departemen Kehakiman AS baru-baru ini mengungkap sebuah kasus yang menarik perhatian luas: seorang wartawan Amerika yang telah lama bekerja di Tiongkok mengaku bersalah karena bertindak sebagai agen Partai Komunis Tiongkok (PKT). Selama bertahun-tahun, ia mengumpulkan informasi politik dan kebijakan Amerika Serikat untuk sistem keamanan negara Tiongkok, dan menerima bayaran lebih dari 100.000 dolar AS.

Para pakar menilai kasus ini kembali menunjukkan bahwa operasi intelijen PKT telah berkembang dari model spionase tradisional ke bidang media, akademisi, dan pertukaran masyarakat, dengan memanfaatkan jaringan hubungan dan informasi untuk secara diam-diam mengumpulkan intelijen penting.

Menurut Departemen Kehakiman AS, wartawan Amerika Serikat berusia 51 tahun, Thomas Borken, mengaku bersalah di pengadilan karena selama bertahun-tahun menerima arahan dari pejabat Kementerian Keamanan Negara Tiongkok(MSS) untuk mengumpulkan informasi bagi Beijing.

Berdasarkan dokumen pengadilan, Borken mengetahui bahwa orang yang berhubungan dengannya, yang disebut “Kathy”, adalah pejabat MSS. Meski demikian, ia tetap mengikuti instruksi pihak tersebut dengan memanfaatkan identitasnya sebagai wartawan dan jaringan relasinya untuk mengumpulkan informasi terkait politik AS, pemilu, dan hubungan AS–Tiongkok. Sebagai imbalan, ia menerima sedikitnya 100.000 dolar AS dari pihak Tiongkok.

Dokumen pengadilan juga menunjukkan bahwa seorang pejabat intelijen PKT pernah memberitahu Borken bahwa laporan yang ia serahkan akan disampaikan kepada pemimpin PKT, Xi Jinping.

“Dalam beberapa tahun terakhir, Amerika Serikat telah memandang PKT sebagai pesaing strategis utamanya, dan masalah infiltrasi intelijen menjadi isu keamanan nasional yang sangat sensitif. Setelah kasus ini terungkap, AS kemungkinan akan melihatnya bukan sebagai kasus tunggal, melainkan sebagai gambaran bagaimana PKT menggunakan jaringan luar negeri untuk mengumpulkan intelijen dan memengaruhi proses pengambilan keputusan,” kata peneliti dari Institute for National Defense and Security Research, Chen Wenjia. 

Jaksa menyatakan bahwa Borken pernah diperintahkan untuk mendekati seseorang yang bekerja di lembaga pemerintah AS. Pejabat PKT bahkan berharap melalui dirinya dapat membujuk orang tersebut agar memberikan informasi rahasia.

Pada Januari lalu, Borken juga disebut melakukan perjalanan dari Tiongkok ke Washington sesuai instruksi, dengan membawa telepon genggam dan uang tunai yang akan diberikan kepada pihak yang menjadi target kontak.

Data menunjukkan bahwa sejak tahun 2010, Borken telah lama tinggal dan bekerja di Tiongkok. Ia pernah bekerja di China Radio International dan Xinhua News Agency, serta secara rutin menerbitkan komentar yang mendukung pemerintah PKT.

“Wartawan Amerika ini tidak secara langsung mengakses rahasia militer. Namun ia memanfaatkan statusnya sebagai jurnalis, jaringan hubungan, dan kemampuan mengumpulkan informasi untuk membantu sistem keamanan negara Tiongkok memahami proses pengambilan keputusan politik serta lingkungan kebijakan di Amerika Serikat,” tambah Chen Wenjia. 

“Ini menunjukkan bahwa fokus perang intelijen modern telah bergeser dari mencuri dokumen menjadi mencuri informasi, hubungan, dan pengaruh. Operasi seperti ini semakin bersifat jangka panjang, tersosialisasi, dan tersembunyi,” lanjutnya. 

Dari sudut pandang diplomatik dan strategis, kasus ini juga menunjukkan besarnya perhatian para pemimpin Beijing terhadap perkembangan politik di Amerika Serikat.

Pengamat politik Li Linyi mengatakan : “Semua ini menunjukkan bahwa pimpinan tertinggi PKT sangat memperhatikan dinamika politik domestik Amerika Serikat serta perkembangan hubungan AS–Tiongkok. Dalam hal ini, kasus tersebut memiliki arti yang jauh lebih besar dibanding banyak kasus sebelumnya. Peristiwa ini mengungkap satu informasi penting, yaitu bahwa pimpinan PKT sangat mengkhawatirkan hubungan antara Tiongkok dan Amerika Serikat.”

Para analis menilai bahwa seiring meningkatnya upaya Amerika Serikat dalam beberapa tahun terakhir untuk menyelidiki jaringan pengaruh PKT di dalam negeri, kasus-kasus serupa kemungkinan akan terus terungkap. Persaingan antara AS dan Tiongkok di bidang intelijen dan infiltrasi juga diperkirakan akan terus memanas.

Laporan oleh wartawan NTD Television, Yi Xin dan Chang Chun.

Gencatan Senjata AS-Iran Kembali Memanas, Militer AS Tembak Jatuh Drone dan Serang Stasiun Radar Iran

EtIndonesia.com Menurut pernyataan Komando Pusat Amerika Serikat (CENTCOM), militer AS pada Jumat (5/6/2026) berhasil menembak jatuh empat drone serang bunuh diri milik Iran. Drone-drone tersebut sedang terbang menuju Selat Hormuz dan dinilai mengancam keselamatan pelayaran di kawasan tersebut.

Setelah itu, militer AS melancarkan serangan terhadap stasiun radar pengawasan pantai Iran. Sasaran serangan mencakup Kota Goruk di Provinsi Hormozgan serta Pulau Qeshm yang terletak di Selat Hormuz. CENTCOM menyatakan bahwa operasi tersebut dilakukan untuk “mencegah serangan lebih lanjut.”

CENTCOM juga menegaskan bahwa militer AS akan tetap siaga dan mempertahankan penempatan pasukan yang diperlukan guna merespons, dalam rangka membela diri, terhadap apa yang disebutnya sebagai tindakan agresi Iran yang tidak beralasan.

Saat ini, Amerika Serikat dan Iran sedang melakukan perundingan tidak langsung untuk mencoba mencapai sebuah kesepakatan sementara guna mengakhiri perang yang telah berlangsung selama tiga bulan.

Dalam wawancara dengan NBC News, Presiden AS Donald Trump mengatakan bahwa Iran hingga kini belum mencapai kesepakatan dengan Amerika Serikat karena “mereka sangat keras dalam berunding” dan juga “memiliki harga diri yang tinggi.”

Pada Jumat, Trump mengatakan dalam sebuah acara di Wisconsin bahwa perang dengan Iran “pada dasarnya sudah berakhir.” Namun, ia juga mengisyaratkan bahwa konflik tersebut mungkin tidak akan berakhir melalui jalur diplomasi, melainkan dengan “cara yang lebih sulit.”

Pekan ini, Trump juga memperingatkan bahwa apabila Iran membunuh personel militer AS, hal itu akan menjadi “alasan yang cukup” bagi Amerika Serikat untuk kembali melancarkan perang terhadap Iran.

Sumber : NTDTV.com