20 Orang Tewas, Lebih dari 100 Terluka Akibat Ledakan Pembangkit Listrik di India

Epochtimes.id- Sedikitnya 20 pekerja tewas dan lebih dari 100 terluka termasuk empat asisten manajer pabrik itu.

Melansir dari The New Indian Express, kejadian setelah pipa uap boiler meledak di pembangkit listrik termal National Thermal Power Corporation (NTPC) di Unchahar, distrik Rae Bareli, sekitar 120 km dari ibukota negara bagian Lucknow, India pada Rabu (1/11/2017) siang.

Menurut sumber, NTPC telah melarang masuknya orang luar ke tempat tersebut dan pekerja yang terluka dibawa ke rumah sakit setempat. Namun, pejabat NTPC menolak berbicara atas kecelakaan itu.

Pabrik NTPC atas nama Feroz Gandhi, seorang anggota parlemen dan suami mantan Perdana Menteri Indira Gandhi.

Pembangkit ini memproduksi 500 megawatt tenaga panas dan mempekerjakan sekitar 1.500 pekerja.

Semua ambulans distrik tersebut dikerahkan untuk mengangkut korban yang terluka ke rumah sakit untuk mendapatkan bantuan medis segera. Korban tewas diperkirakan akan meningkat.

Perdana Menteri India, Narendra Modi mengungkapkan kesedihan atas insiden tersebut dan men-tweet dengan mengatakan, “Sangat tersiksa oleh kecelakaan di pabrik NTPC di Raebareli.”

“Pikiran saya ada pada keluarga yang berduka. Semoga luka pulih dengan cepat. Situasinya dipantau secara ketat dan pejabat memastikan keadaan kembali menjadi normal,”tulis @narendramodi.

Kepala Menteri Uttar Pradesh Yogi Adityanath, yang sedang dalam kunjungan tiga hari ke Mauritius, mengarahkan Sekretaris Utama, Arvind Kumar, untuk memastikan bantuan dan penyelamatan yang cepat untuk menolong korban.

Pemerintah negara bagian itu juga mengumumkan bantuan kucuran uang bagi kerabat korban meninggal dunia, korban luka berat dan ringan. (asr)

Sumber : The New Indian Express/New Delhi Television Limited

Facebook Ungkap Upaya Rusia Pecah Belah Amerika

0

EpochTimesId – Pengacara Facebook, Colin Stretch, mengungkap bahwa Rusia kemungkinan besar berusaha memecahbelah Amerika Serikat. Dugaan itu didasari oleh fakta bahwa sebanyak 126 juta penggunanya di Amerika Serikat mungkin telah melihat konten propaganda Rusia.

Sebelumnya Facebook sempat membantah adanya pengaduan terkait penyebaran berita bohong di situsnya. Dia menilai tudingan tersebut sebagai gagasan gila.

Konten sebanyak itu, disebar oleh perusahaan Rusia yang memiliki kaitan dengan Kremlin sebelum dan sesudah pemilihan presiden AS tahun lalu. Situs jejaring sosial itu mengatakan sekitar 80.000 unggahan dibuat antara Juni 2015 hingga Agustus 2017.

Unggahan itu berisi pesan-pesan yang memecah belah, baik dari segi politik maupun sosial. Fakta ini diungkap oleh Facebook menjelang Sidang Senat yang akan mendengarkan penjelasan tentang dampak dari dugaan tindakan Rusia di situs-situs jejaring sosial.

“Tindakan-tindakan ini bertentangan dengan misi Facebook dalam membangun komunitas dan segala sesuatu yang kami perjuangkan. Kami bertekad melakukan apa saja yang dapat kami lakukan untuk menangani ancaman model baru ini,” ujar Colin Stretch, seperti dikutip BBC dari Reuters, Kamis (2/11/2017).

Senat Amerika memanggil Facebook bersama Twitter dan Google. Twitter dan Google juga telah mengaku platformnya digunakan untuk menyebarkan unggahan-unggahan yang asal-usulnya berasal dari Rusia.

Washington Post melaporkan bahwa Google mengklaim kaki tangan Rusia mengunggah lebih dari 1.000 video di YouTube lewat 18 saluran akun. Sedangkan Twitter menemukan dan kemudian menutup 2.752 akun yang setelah dilacak ternyata berasal dari Badan
Penelitian Internet Rusia.

Dalam berbagai kesempatan Pemerintah Rusia telah membantah berusaha mempengaruhi pemilihan presiden Amerika Serikat. Presiden Donald Trump yang mengalahkan pesaingnya dari Demokrat, Hillary Clinton, juga sudah berkali-kali membantah tudingan berkolusi dengan Rusia demi memenangkan pemilihan presiden.

Presiden Trump justru menyerukan agar Hillary Clinton diselidiki oleh FBI karena Yayasan sang suami yang juga mantan Presiden Bill Clinton berulangkali menerima aliran dana dari perusahaan Rusia. (waa)

Lagi-Lagi Aksi Penembakan di Amerika Dua Tewas Satu Terluka

EpochTimesId – Aksi penembakan dengan senjata api kembali terjadi di Amerika Serikat. Kali ini lokasi penembakan ada di dalam sebuah toko Walmart di pinggiran kota Denver, Colorado.

Media lokal, Denver7 telah mengkonfirmasi bahwa 2 orang dipastikan tewas dalam aksi itu. Sementara seorang wanita mengalami luka dan kritis.

https://twitter.com/RealSaavedra/status/925903363585163264

Kepolisian Thornton, Colorado, belum bisa memastikan apakah penyerang tewas bunuh diri atau ditembak mati oleh petugas. Dugaan sementara, jumlah tersangka dalam kasus ini adalah dua orang pria, menurut Denver7.

“Beberapa pihak terlibat dalam penyelidikan, kami masih berusaha memastikan kondisi mereka,” kata petugas Victor Avila dari Kepolisian Thornton kepada Reuters.

Sekitar satu jam setelah peringatan awal, Departemen Kepolisian Thornton mengatakan di Twitter bahwa baku tembak telah berakhir di dalam toko. Polisi dan petugas pemadam kebakaran siaga di sekitar pasar swalayan.

“Saat ini penembak sudah tidak aktif. TKP masih aktif dan sedang ditangani. Kami akan update segera setelah informasi tersedia,” kata departemen kepolisian setempat dalam dalam sebuah tweet.

https://twitter.com/DeepStvte/status/925905430680780801

Kota Thornton berpenduduk sekitar 120.000 jiwa. Lokasinya kira-kira 10 mil (16 km) sebelah timur laut Denver.

Polisi di Thornton menerima telepon sekitar pukul 6 sore waktu setempat. Satu jam setelah kejadian tersebut, Polisi Thornton mengatakan bahwa baku tembak telah berhenti di tempat kejadian. situasi, dan investigasi TKP sedang berlangsung, lapor Denver7.

Cabany lokal NBC, 9NEWS melaporkan bahwa seorang wanita yang anaknya berada di Walmart telah mengatakan kepadanya bahwa dia telah mendengar sekitar 30 suara tembakan.

Sebuah video yang diposkan di Twitter menunjukkan Walmart, yang terletak di sebuah komplek toko swalayan besar dan gerai ritel lainnya yang bersebelahan dengan Interstate 25 AS. Gerai tampak kosong kecuali petugas polisi yang membawa senjata api. (waa)

Trump Bisa Lakukan Serangan Nuklir ke Korea Utara Tanpa Persetujuan Kongres

0

EpochTimesId – Presiden Amerika Serikat memiliki otoritas untuk menyerang Korea Utara dengan senjata nuklir tanpa persetujuan kongres. Dua menteri Amerika mengatakan, otoritas mutlak tersebut berlaku jika jika mereka diserang atau jika sebuah serangan akan terjadi.

Menteri Pertahanan Jenderal Jim Mattis mengatakan bahwa presiden memiliki tanggung jawab untuk melindungi negara. Mattis mengatakan berdasarkan Pasal 2 Konstitusi, presiden memiliki kewenangan untuk menyerang Korea Utara dalam skenario serangan langsung oleh Korea Utara atau jika sebuah serangan sudah dipastikan akan terjadi.

“Pasal 2 menyatakan bahwa Presiden akan menjadi Panglima Angkatan Darat dan Angkatan Laut Amerika Serikat,” tegas purnawirawan jenderal itu, dalam sidang senat.

Namun, Konstitusi juga menyatakan dalam Pasal 1 bahwa hanya Kongres yang memiliki otoritas untuk mengumumkan perang.

Dalam Sidang Komite Hubungan Luar Negeri Senat pada 30 Oktober lalu, Mattis mengatakan bahwa dalam dua skenario ancaman,Kongres bisa tidak diajak berkonsultasi oleh Presiden, karena alasan waktu.

Menteri yang membidangi urusan luar negeri, Sekretaris Negara Rex Tillerson mengatakan bahwa ada sejumlah alasan, ketika presiden dapat mengambil tindakan. Salah satunya adalah untuk melindungi orang-orang Amerika Serikat, properti, dan kepentingan keamanan nasional.

Kasus lainnya adalah keadaan yang tidak meningkat ke dalam situasi deklarasi perang.

“Saya pikir itu adalah keadaan yang kita hadapi di Semenanjung hari ini di Korea,” kata Tillerson.

Menurut Tillerson, penting juga bagi Amerika Serikat untuk mempertahankan kemampuan untuk menyerang lebih dulu, sebagai pencegah.

“Satu-satunya kekuatan utama kita dalam 70 tahun terakhir adalah pencegahan. Fakta bahwa tidak ada presiden, republik atau pun demokrat, yang pernah memikirkan kemampuan untuk siap menyerang lebih dulu, yang telah memimpin kita selama 70 tahun,” katanya.

Senator Chis Murphy (partai Demokrat-Negara Bagian Connnecticut) telah memperkenalkan sebuah undang-undang di Kongres yang akan memerlukan sebuah serangan pre-emptive terhadap Korea Utara untuk meminta persetujuan kongres.

Pejabat militer dan intelijen percaya bahwa Korea Utara hanya butuh beberapa bulan lagi untuk menyelesaikan kemampuannya untuk memasang hulu ledak nuklir pada sebuah rudal balistik.

Tillerson mengaku dalam di hadapan Kongres, bahwa Amerika Serikat saat ini tidak tahu persis kemampuan tempur Korea Utara. Baik Tillerson maupun Mattis mengatakan bahwa mereka yakin Korea Utara adalah ancaman keamanan nasional terbesar yang dihadapi Amerika Serikat pada saat ini.

Dalam kejadian sebenarnya sebuah serangan dengan rudal bersenjata nuklir oleh Korea Utara, hal pertama yang akan terjadi adalah sistem pertahanan rudal AS akan melacak dan mencoba untuk menembak jatuh dengan rudal jarak menengah.

“Jika ini terletak di laut, Alaska, dan California. Mereka (sistem pertahanan rudal AS) akan melakukan apa yang menjadi tugas yang selama ini mereka rencanakan,” kata Mattis.

Selanjutnya, terserah kepada presiden bagaimana menanggapi serangan semacam itu. “Tentu kami akan tetap memberikan masukan kepada Presiden, bagaimana sebaiknya kita mengambil tindakan,” lanjut Mattis.

Sekutu Amerika di kawasan, seperti Jepang dan Korea Selatan juga akan terlibat dalam serangan balik. “Kami berlatih (bersama) secara rutin,” kata Mattis.

Amerika Serikat saat ini memiliki tiga kapal induk di bawah komando Armada ke-7, yang wilayah tanggung jawabnya mencakup Semenanjung Korea, yang terletak di Pasifik.

Pada hari Selasa, jet tempur F-35 tiba di Jepang sebagai bagian dari upaya pencegahan terhadap kemungkinan serangan oleh Korea Utara. Selama akhir pekan, Amerika Serikat juga menerbangkan bomber B-2 yang bertenaga nuklir ke Pasifik. (waa)

Presiden Katalonia Kabur ke Belgia Sebut Spanyol Tidak Sanggup Memberi Rasa Aman

EpochTimesId – Presiden Katalonia Carles Puigdemont dikabarkan berlindung di Belgia. Dia dilaporkan pergi ke Belgia bersama sejumlah politisi pro kemerdekaan, dikutip dari BBC, Rabu (1/11/2017).

Namun, Puigdemont memastikan kepergiannya bukan untuk mencari suaka politik. Dia hanya membutuhkan tempat yang bebas dan aman, sebab menurutnya pemerintah Spanyol tidak dapat menjamin hal itu menyusul deklarasi kemerdekaan Katalonia dari Spanyol.

Seorang pengacara di Belgia, Paul Bekaert mengatakan bahwa Puigdemont sekarang berada di ibukota Belgia, Brussels. Bekaert pun mengklaim mendapat kepercayaan sebagai kuasa hukum Puigdemont.

“Saya adalah pengacaranya. Saat ini memang tidak ada berkas khusus yang sedang saya siapkan untuknya. Namun, jikalau dia membutuhkan jasa hukum, itu adalah saya,” ujarnya kepada BBC, Selasa (31/10/2017) waktu setempat.

Sebelumnya, Kejaksaan Spanyol mendakwa para pemimpin Katalonia dengan kasus dugaan makar. Dakwaan dikeluarkan setelah pemerintahan Katalonia yang sah dibubarkan oleh Kerajaan Spanyol. Puigdemont sendiri menyatakan menolak keabsahan perintah Madrid. (waa)

Serangan Udara Koalisi Pimpinan Arab Saudi di Yaman Menewaskan 26 Orang

Epochtimes.id– Serangan udara yang diperkirakan dari koalisi pimpinan Saudi menyerang pemberontak Syiah Houthi di Yaman.

Seorang pejabat kesehatan Yaman kepada Associated Press pada Rabu (1/11/2017) mengatakan serangan ini menewaskan sedikitnya 26 orang dan melukai sembilan lainnya di utara negara tersebut.

Kepala kantor Kesehatan Provinsi Utara Saada, Abdellah al-Ezi, mengatakan serangan udara tersebut mengenai sebuah hotel kecil di sebuah pasar di provinsi tersebut, yang terletak di perbatasan dengan Arab Saudi.

Saada adalah daerah dikuasi kubu pemberontak Syiah yang didukung Iran yang dikenal dengan Syiah Houthi.

Juru bicara koalisi pimpinan Saudi tidak segera menanggapi pertanyaan Associated Press untuk mengomentari serangan udara tersebut.

Kelompok hak asasi internasional menuding serangan koalisi Saudi mengenai lokasi acara masyarakat sipil, pasar, rumah sakit dan daerah pemukiman di seluruh Yaman sejak awal kampanye udara melawan Houthi pada Maret 2015.

Koalisi tersebut bertujuan untuk mengembalikan pemerintahan Abed Rabbo Mansour Hadi yang diakui secara internasional.

Pertarungan sengit antara pasukan Hadi dan pasukan pemberontak telah terjadi dalam dua hari terakhir di timur ibukota, Sanaa, dan daerah-daerah lain yang dekat dengan perbatasan Saudi, menyebabkan lebih dari 100 orang tewas di kedua belah pihak.

Pejabat keamanan dari pasukan Hadi mengklaim pasukan mereka mengalami kemajuan di beberapa daerah di Sanaa, yang dikuasai Houthi pada September 2014. Ini memaksa Hadi melarikan diri ke kota pelabuhan selatan Aden lalu ke Arab Saudi.

Aden saat ini menjadi pusat pemerintahan Hadi. Meski demikian, milisi Houthi mengklaim kekuatan mereka masih memegang kendali atas wilayah yang mereka kuasai.

Di kota Taiz di barat daya, lebih dari 80 orang terbunuh dari kedua belah pihak saat pertempuran antara milisi Houthi dengan pasukan yang bersekutu dengan pemerintahan Hadi dalam dua hari terakhir.

Data ini disampaikan oleh pejabat tersebut, dengan syarat tidak disebutkan namanya karena mereka tidak berwenang untuk berbicara dengan media.

Perang yang berada dalam suasana kebuntuan telah menewaskan lebih dari 10.000 warga sipil. Perang saudara ini menjadikan 3 juta warga lainnya menjadi korban dan mendorong negara termiskin di dunia Arab itu ke bencana kelaparan. (asr)

Sumber : Associated Press/newindianexpress.com

Dua Warga Negara Asing Turut Jadi Korban Teror Truk New York

0

EpochTimesId – Pemerintah Belgia mengklaim salah satu warganya turut menjadi korban teror truk di Kota New York, Manhattan, Amerika Serikat. Pernyataan tersebut disampaikan oleh Wakil Perdana Menteri Belgia, Didier Reynders dalam akun twitternya.

“saya sangat sedih karena harus mengumumkan bahwa ada seorang korban warga Belgia di Manhattan. Saya sampaikan belasungkawa bagi keluarga dan rekan-rekan korban,” tweet Didier Reynders, Selasa (1/11/2017).

Selain Belgia, Argentina juga kehilangan seorang warganya dalam peristiwa tersebut. Dengan demikian, dua dari delapan orang yang tewas akibat serangan itu dipastikan adalah warga negara asing.

Kementerian Luar Negeri Argentina pun mengecam aksi teror tersebut. Mereka mengaku akan memberikan pendampingan dan dukungan bagi keluarga korban.

“Argentina menegaskan kecamannya terhadap aksi teroris. Dengan sangat menyesal menginformasikan bahwa warga Argentina meninggal dunia hari ini di New York akibat serangan yang terjadi. Kini konsulat NY sedang bekerja dengan otoritas lokal untuk mengidentifikasi korban,” kata Kemlu Argentina, seperti dikutip dari CNN.

Pelaku teror truk di New York, Amerika Serikat, dididuga kuat adalah Sayfullo Saipov. Pria itu mengendarai truk sewaan menabrak belasan pejalan kaki pada jalur sepeda di samping Sungai Hudson, Selasa (31/10/2017) waktu setempat.

Tersangka diduga berasal dari Uzbekistan yang memasuki Amerika Serikat pada 2010.

Aksi teror itu sejauh ini menewaskan delapan orang dan belasan orang lainnya luka parah. Pihak berwenang sudah mengidentifikasi kejadian tersebut sebagai tindakan terorisme.

Serangan di sisi barat Manhattan itu yang jauh tidak jauh dari lokasi World Trade Center. Motif serangan sendiri mirip serangan kendaraan mematikan di Eropa sekitar 15 bulan lalu.

Komisaris Polisi New York City, James O’Neill membenarkan dalam sebuah konferensi pers bahwa tersangka berusia 29 tahun. Teroris itu ditembak di perut oleh polisi yang melumpuhkannya. (waa)

Pelaku Teror Truk New York Diidentifikasi Imigran Asal Uzbekistan

0

EpochTimesId – Pelaku teror truk di New York, Amerika Serikat, dididuga kuat adalah Sayfullo Saipov. Pria itu mengendarai truk sewaan menabrak belasan pejalan kaki pada jalur sepeda di samping Sungai Hudson, Selasa (31/10/2017) waktu setempat.

Tersangka diduga berasal dari Uzbekistan yang memasuki Amerika Serikat pada 2010.

Aksi teror itu sejauh ini menewaskan delapan orang dan belasan orang lainnya luka parah. Pihak berwenang sudah mengidentifikasi kejadian tersebut sebagai tindakan terorisme.

Aksi teror ini diklaim sebagai serangan teroris terbesar di New York sejak pembajakan pesawat aksi bunuh diri dengan menabrak Menara Kembar WTC di Manhattan pada 11 September 2001, yang menewaskan lebih dari 2.600 orang.

Serangan di sisi barat Manhattan itu yang jauh tidak jauh dari lokasi World Trade Center. Motif serangan sendiri mirip serangan kendaraan mematikan di Eropa sekitar 15 bulan lalu.

Polisi sendiri menolak memastikan pelaku penyerangan adalah Sayfullo Saipov. Namun, Komisaris Polisi New York City, James O’Neill membenarkan dalam sebuah konferensi pers bahwa tersangka berusia 29 tahun. Teroris itu ditembak di perut oleh polisi yang melumpuhkannya.

Sementara itu, Walikota Bill de Blasio menyebut serangan itu sebagai tindakan pengecut terorisme. Sedangkan seorang juru bicara Departemen Keamanan Dalam Negeri AS menyebut insiden tersebut sebagai tindakan nyata terorisme.

O’Neill mengatakan bahwa polisi menolak untuk mengidentifikasi pengemudi secara terbuka. Dia mengatakan bahwa teriakan allahu akbar saat tersangka keluar dari truk menjadi salah satu dasar bagi polisi untuk menetapkan kasus ini sebagai kasus terorisme.

Gubernur Andrew Cuomo mengatakan, bahwa tersangka kemungkinan besar bertindak seorang diri.

“Tidak ada bukti yang menunjukkan plot atau skenario yang lebih luas. Ini adalah tindakan satu individu yang dimaksudkan untuk menyebabkan rasa sakit dan bahaya dan mungkin kematian,” kata Cuomo pada konferensi pers yang sama.

Komisaris Dinas Pemadam Kebakaran, Daniel Nigro mengatakan sebanyak 11 orang yang selamat mengalami luka serius. Namun luka korban kemungkinan besar tidak mengancam jiwa, walau mereka masih harus menjalani perawatan di rumah sakit.

Dari delapan orang yang tewas, enam di antaranya meninggal dunia di tempat kejadian. Sementara dua korban lainnya dinyatakan tewas di sebuah rumah sakit.

Juru bicara Gedung Putih, Sarah Sanders dalam keterangan terpisah mengatakan bahwa Presiden AS Donald Trump sudah mengetahui teror truk itu. Kondisi ini kini menguatkan tekad Trump untuk meningkatkan kebijakan pelarangan bagi para wisatawan dan imigran yang memasuki Amerika Serikat dari sejumlah negara dengan penduduk mayoritas Muslim. (waa)

Peneliti Alam Bawah Sadar Yakin Ada Kehidupan Setelah Kematian

0

EpochTimesId – Para peneliti yang mendalami studi tentang alam bawah sadar meyakini bahwa setelah manusia meninggal dunia, ada kehidupan lain yang menanti mereka. Tim peneliti yang berasal dari New York ini bahkan mengaku hampir memecahkan misteri kehidupan setelah kematian.

Mereka menyimpulkan seseorang yang telah meninggal tetap sadar sepenuhnya. Mereka menemukan bahwa kesadaran seseorang tetap bekerja setelah tubuh meninggal dan berhenti menunjukkan tanda-tanda kehidupan.

Artinya, manusia sadar bahwa mereka sudah meninggal. Jika orang itu berada di ruang rumah sakit, dia bahkan masih bisa mendengar dokter mengumumkan kematian mereka.

Ada sebuah film yang dirilis pada tahun 90-an yang disebut Flatliner, di mana lima mahasiswa kedokteran dengan sengaja menghentikan detak jantung mereka dalam waktu yang singkat demi bisa mengunjungi alam baka.

Nah, tim peneliti dari Sekolah Kedokteran Langone di Universitas New York juga berusaha meneliti kasus yang sama.

Tim tersebut mempelajari pasien dari Eropa dan di Amerika Serikat yang sempat meninggal akibat menderita serangan jantung, namun berhasil hidup kembali.

“Secara teknis, begitulah cara Anda untuk mendapatkan waktu kematian, semuanya didasarkan pada saat jantung berhenti berdetak,” kata direktur penelitian perawatan dan resusitasi kritis Universitas New York, Dr. Sam Parnia, kepada Live Science, seperti dikutip ntd.tv.

“Begitu detak jatung berhenti berdetak, darah tidak lagi bisa beredar ke otak, yang berarti fungsi otak juga berhenti seketika.”

Namun, menurut Dr. Parnia, banyak pasien yang mengalami resusitasi masih bisa mendengar dan melihat apa yang terjadi di sekitar mereka dengan jelas, bahkan setelah mereka dinyatakan meninggal dunia oleh dokter.

“Mereka bisa melihat para dokter dan perawat yang sedang bekerja dengan kesadaran penuh mereka, bahkan semua yang seharusnya sudah bisa dilakukan oleh mereka,” kata Dr. Parnia.

Cerita mereka kemudian diverifikasi oleh petugas medis dan perawat di tempat kejadian.

Dr. Parnia dan timnya terus menyelidiki apa yang sebenarnya terjadi pada manusia setelah kematian.

“Kami mencoba memahami fitur persis yang dialami orang saat mereka mengalami kematian, karena kami memahami bahwa ini akan mencerminkan pengalaman universal yang akan kita alami saat kita meninggal dunia nanti,” tambahnya.

Dalam sebuah studi sebelumnya pada tahun 2013, para peneliti dari Universitas Michigan menemukan bahwa ada bukti ‘ledakan energi otak’ saat seseorang meninggal dunia.

Temuan baru-baru ini mengisyaratkan beberapa pertanyaan penting : Jika fisik tubuh telah mati dan tidak lagi berfungsi, lalu bagaimana mungkin seseorang masih bisa sadar?

Apakah ini justru menjadi bukti bahwa pikiran tidak hanya berasal dari otak, seperti yang banyak dikatakan oleh para ilmuwan, tapi dari kesadaran spiritual, mirip dengan jiwa, yang tidak dibatasi oleh fisik?(int/yant/waa)

Museum Kanada Pamerkan Mumi Dinosaurus Sepanjang Lima Meter

0

EpochTimesId – Masyarakat selama ini hanya mengenal adanya jenasah manusia yang diawetkan. Namun siapa sangka, ternyata ada juga mayat dinosaurus yang diawetkan.

Jadi, jauh sebelum adanya teknik pembalseman jenasah yang disebut mumi, teknik pembuatan mumi sudah ada pada zaman dinosaurus.

Mumi dinosaurus itu bisa ditemui di sebuah museum di Kanada. Para ilmuwan menyebut sebuah fosil dinosaurus prasejarah itu sebagai fosil dinosaurus yang diawetkan terbaik di Bumi.

Sebenarnya, dinosaurus ini sangat terpelihara dengan baik sehingga tidak dapat didefinisikan sebagai fosil melainkan sebagai mumi. Spesimen kuno berukuran 18 kaki atau sekitar lima meter, yang bertubuh besar ini memang disebut sebagai mumi dinosaurus.

Adalah Museum Palaeontology Royal Tyrrell di Alberta, Kanada, baru-baru ini meluncurkan sebuah pameran dinosaurus.

“Kami tidak hanya memiliki kerangka,” kata Caleb Brown, seorang peneliti di museum tersebut kepada National Geographic.

“Kami memiliki dinosaurus seperti yang seharusnya terjadi.”

Sejak digali, ia tetap mempertahankan bentuknya, walaupun beberapa tulangnya tidak terlihat, namun beberapa organ dalamnya masih utuh.

Para peneliti cukup kagum pada tingkat pelestarian dinosaurus yang hampir tak tertandingi.

“Saya belum pernah melihat yang seperti ini. Dinosaurus ini bisa sangat terpelihara dengan baik karena mungkin telah diawetkan sekitar beberapa minggu yang lalu,” ujar Jakob Vinther, paleobiolog dari University of Bristol.

Makhluk itu pertama kali ditemukan pada tahun 2011 ketika seorang pekerja tambang minyak bernama Shawn Funk secara tidak sengaja menemukan spesimen itu saat ia sedang bekerja.

Sejak saat itu, peneliti telah melakukan tes selama 7.000 jam dan mengumpulkan bukti dari dinosaurus ini dan menyiapkan sisa-sisanya yang akan dipajang di museum selama enam tahun.

Lebih dari 100 juta tahun yang lalu, ketika makhluk prasejarah kuno ini berkeliaran di bumi, ia adalah anggota spesies dan genus yang baru ditemukan bernama Nodosaurus.

Dia termasuk jenis dinosaurus herbivora berkaki empat raksasa dan tubuhnya dilindungi oleh “baju besi” berlapis runcing.

Hewan ini awalnya beratnya sekitar 3.000 pound atau sekitar 1360,777 kg saat masih hidup.

Mumi Nodosaurus ini bahkan tidak terlalu mengalami penurunan signifikan, karena beratnya masih mencapai 2.500 pound atau sekitar 1134 kg! Sungguh luar biasa!

Pertanyaan tentang bagaimana dinosaurus bisa tetap begitu utuh setelah digali memang masih membingungkan para ilmuwan, walaupun menurut National Geographic, para ilmuwan mengemukakan teori bahwa makhluk itu mungkin hanyut ke laut yang asin, dimana ia mati tenggelam.

Karena terbaring disana, dimana tak ada bakteri atau pengurai yang menguraikan bangkainya, baju besi dan kulitnya tertutupi mineral air laut selama jutaan tahun.

Ini memberi bentuk tubuh dinosaurus agar terlihat sama seperti dulu saat ia masih hidup.

Saat dinosaurus ini dipamerkan di Royal Tyrrell Museum, pengunjung memiliki kesempatan untuk mengamati apa yang dianggap sebagai hal yang paling dekat dengan dinosaurus asli.

Saat melihat spesimen yang menakjubkan ini, mungkin pengunjung akan dapat memvisualisasikan dengan jelas kehidupan zaman dinosaurus yang terjadi jutaan tahun yang lalu. (int/rp/waa)

Teror Politik Ukraina Berlanjut Istri Politisi Ditembak Mati

EpochTimesId – Sebuah serangan mematikan dengan menyasar politisi kembali terjadi di Ukraina. Seorang politisi, Amina Okuyeva dan istrinya, Adam Osmayev diberondong tembakan ketika sedang mengendarai mobil di pinggir kota Kiev, seperti dikutip CNN dari Reuters, Selasa (31/10/2017).

Pelaku penembakan diduga bersembunyi di semak-semak dekat rel kereta, Senin (30/10/2017) waktu setempat. Dalam aksi teror ini, sang istri politisi tewas terkena tembakan.

Sebelumnya, teror yang menyasar politisi juga terjadi di ibukota. Sebuah bom mobil meledak di Kiev, Kamis pekan lalu. Dua orang tewas dan tiga luka-luka dalam peristiwa tersebut.

Politisi Ihor Mosiychuk turut menjadi korban. Dia adalah anggota Partai Radikal, kelompok populis oposisi pemerintah.

Penasihat kementerian, Anton Gerashchenko dan Zoryan Shkiryak dalam pernyataan terpisah mengatakan korban tewas penembakan adalah sang istri. Mereka adalah tokoh suku Chechen yang sempat dituding mencoba membunuh Presiden Rusia Vladimir Putin.

Okuyeva diketahui berhubungan dengan Mosiychik karena pernah bekerja sebagai penasihatnya.

“Karena luka yang diderita, Amina meninggal dunia. Adam Osmayev terluka tapi selamat. Saya baru saja berbicara dengannya melalui telepon,” kata Gerashchenko.

Insiden ini jadi serangan kedua dalam setahun terhadap politisi asal Chechnya itu. Juni 2017 lalu dia juga berhasil lolos dari serangan seorang pria bersenjata. Waktu itu penyerang justru nyaris tewas ditembak balik oleh Okuyeva.

Gerashchenko enggan menyinggung motif serangan terbaru yang menimpa tokoh dari wilayah mayoritas Islam itu.

Sementara Mosiychuk menyalahkan Rusia atas pengeboman yang terjadi pada pekan lalu. Polisi menegaskan bahwa dugaan keterkaitan Rusia tengah diselidiki.

Namun, Rusia telah menampik tudingan itu. Moskow menyebut tudingan itu hanya sebagai sentimen anti-Rusia di Ukraina.

Hubungan antara Kiev dan Moskow runtuh pada 2014 setelah Rusia mencaplok Semenanjung Crimea di Ukraina. Pada saat bersamaan Rusia juga mendukung separatis pro-Rusia di wilayah timur Ukraina.

Otoritas Rusia menuding Osmayev terlibat dalam upaya pembunuhan Putin menggunakan bom. Aksi itu dilakukan pemberontak Islamis di pusat Moskow pada 2012 lalu.

Osmayev dan Okuyeva adalah tokoh yang terkenal di Ukraina karena sempat menjadi relawan untuk militer Ukraina dalam perang melawan pemberontak pro-RUsia.

Sedangkan Moskow telah dua kali berperang dengan separatis Chechnya, sejak kejatuhan Uni Soviet 1991. Kawasan itu kini secara umum berada di bawah kendali Moskow, tapi para warga suku Chechen dikenal berperang untuk pemberontak pro-Rusia dan tentara Ukraina dalam konflik di timur. (waa)

AS Tangkap Militan yang Berperan Dalam Serangan Bom di Benghazi, Libya 2012

Epochtimes.id- Presiden AS Donald Trump mengatakan pada Senin lalu pasukan khusus AS telah menangkap seorang pria yang terkait dengan serangan di komplek Amerika Serikat di kota Benghazi, Libya.

“Kemarin, atas perintah saya, pasukan Amerika Serikat menangkap Mustafa al-Imam di Libya,” kata Trump dalam sebuah pernyataan.

Trump mengatakan Imam “akan menghadapi keadilan di Amerika Serikat atas dugaan perannya dalam serangan 11 September 2012 di Benghazi.”

Tak lama kemudian, Kantor Kejaksaan AS untuk Washington mengumumkan Imam, yang digambarkan berusia sekitar 46 tahun.

Imam akan diadili karena “membunuh seseorang dalam serangan terhadap fasilitas federal menggunakan senjata api.”

Dia juga menghadapi tuduhan penggunaan senjata api dan salah satunya memberikan “dukungan material kepada teroris yang mengakibatkan kematian.”

Dugaan dalang serangan tersebut, Ahmed Abu Khattala yang berusia 46 tahun, sudah diadili di Amerika Serikat, dituduh sebagai komandan milisi Ansar al-Syariah.

Serangan tersebut membunuh duta besar AS Chris Stevens serta tiga personil Amerika lainnya.

Beberapa penyelidikan kongres diluncurkan, bersamaan dengan tinjauan keamanan Departemen Luar Negeri, baik dalam penanganan serangan.

Sekretaris Negara AS Rex Tillerson menyambut baik pengumuman Trump.

“Saya sangat berterima kasih kepada militer AS, badan penegak hukum dan intelijen atas usaha mereka untuk mengadili para pelaku serangan teroris 11 September 2012,” katanya.

Tillerson mengatakan bahwa dia telah berbicara dengan beberapa kerabat mereka yang tewas dalam serangan tersebut “untuk menggarisbawahi dukungan pemerintah AS yang tak tergoyahkan.” (asr)

Sumber : AFP

Jadi Korban Nikah Paksa, Istri Ini Nekad Meracuni Suaminya Hingga 15 Orang dengan Susu Beracun

Epochtimes.id– Seorang wanita diketahui dituduh dalam kasus yang berkaitan dengan kematian 15 orang karena susu beracun di distrik kota Muzaffargarh, Punjab, Pakistan.

Melansir dari dailypakistan.com.pk, Selasa (31/10/2017) Asiya adalah korban nikah secara paksa dengan pria Amjad Lashari beberapa waktu lalu.

Saat itu si wanita mengunjungi rumah orangtuanya. Asiya ingin tinggal bersama mereka tapi orangtuanya mengirim Asiya kembali ke mertuanya. Dia diketahui mencoba membalas dendam dengan membunuh suaminya.

Wanita itu dituduh mencampur racun pada minuman susu suaminya, tapi karena beberapa alasan sang suami menolak untuk mengonsumsinya. Akhirnya rencana pembunuhan itu gagal.

Ibu Amjad kemudian mengolah susu beracun itu dan menggunakannya untuk membuat lassi atau semacam minuman tradisional.

Minuman itu disajikan kepada 27 orang dari keluarga suami wanita itu. Akibatnya 15 orang kehilangan kesadaran dan akhirnya tewas. Korban lainnya dilarikan ke Rumah Sakit dalam kondisi kritis.

Setelah penyelidikan, polisi melacak Asiya sebagai pelaku utamanya dan menangkapnya.

Selama penyelidikan, Asiya mengakui dia ingin mengikat tali pernikahan dengan sepupunya Shahid Lashari. Tapi saat dia menikah, mereka berdua menyusun sebuah skenario balas dendam.

Asiya mengklaim racun itu diberikan kepadanya oleh pelakunya Shahid yang kemudian ditangkap oleh polisi.

Pernikahan paksa dan di bawah umur umum terjadi di Pakistan dengan penduduk yang sangat konservatif. Praktek ini terutama di daerah pedesaan dan miskin, di mana perempuan terus memperjuangkan hak mereka selama beberapa dekade. (asr)

Sumber : dailypakistan.com.pk

Argentina Diterjang Banjir Es dan Salju Sedalam Lima Kaki

0

EpochTimesId – Badai ekstrim melanda Argentina pekan lalu. Bahkan, hujan es dan hujan salju membuat jalanan dibanjiri salju dan es hingga sedalam lima kaki atau sekitar satu setengah meter.

Banjir sedalam itu terjadi hanya dalam hitungan menit setelah hujan es turun. Kejadian aneh tersebut terungkap setelah Organisasi Meteorologi Dunia merilis foto-foto dan video.

Pejabat Argentina mengkonfirmasi bahwa badai besar menimpa kota-kota pada 26 Oktober 2017 di wilayah provinsi Cordoba, Argentina tengah. Badai membuat jalan-jalan ditutup di daerah tersebut dan kendaraan tidak dapat bergerak, seperti dikutip NTD.TV dari Independent.

Foto dan cuplikan video yang luar biasa muncul, beberapa di antaranya menunjukkan petugas pemadam kebakaran mencoba membebaskan mobil yang terjebak di lumpur es, salju, puing-puing, dan air.

Menurut Weather Channel, hujan es yang jatuh dari langit itu sama besar dengan bola tenis. Rumah dan mobil yang tertimpa hujan pun rusak.

Pejabat mengatakan hanya butuh waktu sekitar 15 menit agar hujan es terakumulasi hingga lima kaki.

Ada beberapa laporan luka akibat badai, menurut Independent. Dalam satu kasus, seorang wanita harus diselamatkan dan dirawat karena hipotermia setelah terjebak saat mengendarai sepeda motornya.

Dalam laporan lain, pemadam kebakaran membutuhkan waktu hampir dua jam untuk membebaskan mobil dan van yang terjebak dalam hujan es.

Kepala Pemadam Kebakaran, Martin Bustos mengatakan bahwa ahli meteorologi telah mengeluarkan peringatan sebelum badai menghantam daerah tersebut. Namun sebagian orang mengabaikan ramalan cuaca tersebut. (waa)

Striker Belanda Bali United Pecahkan Rekor Gol Liga Indonesia

EpochTimesId – Striker asing Bali United, Sylvano Comvalius, berhasil memecahkan rekor gol terbanyak dalam satu musim. Rekor baru Sylvano tercipta pada laga Bali United kontra Sriwijaya FC, di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Senin (30/10/2017) malam.

Pada laga itu, striker asal Belanda mencetak dua gol ke gawang Sriwijaya FC. Pria kelahiran Amsterdam 30 tahun silam ini pun tercatat mengoleksi 35 gol musim ini.

Rekor yang dipecahkan, sebelumnya tercatat atas nama Peri Sandria. Rekor lama itu sendiri sudah bertahan selama 22 tahun. Peri Sandria melesakkan 34 gol selama satu musim ketika berseragam Mastrans Bandung Raya.

Pada laga lanjutan Go-Jek Traveloka Liga 1 sendiri, Bali United unggul 3-2 atas Sriwijaya. Tiga gol Bali United tercita pada babak pertama, dengan satu gol lainnya dicetak oleh M. Taufik.

Sementara itu, dua gol balasan tim tamu dicetak pada paruh waktu ke-dua. Tendangan keras Marckho Sandy dan sontekan Beto Goncalvez memperkecil skor, dan bertahan hingga akhir laga.

Dengan hasil ini, Serdadu Tridatu sukses memimpin klasemen sementara kompetisi Go-Jek Traveloka Liga 1 dengan 62 poin. Poin mereka sama dengan jumlah yang dikumpulkan Bhayangkara FC dan PSM Makassar.

Namun, Bhayangkara FC baru bermain 31 kali. Sedangan Bali dan PSM sudah bermain 32 kali dari total 34 laga yang harus dimainkan Liga 1 Indonesia pada musim 2017 ini. (waa)