Veteran Perang Dunia II Temui Kekasih Setelah Puluhan Tahun Berpisah

0

EpochTimesId – Seorang veteran Perang Dunia II, Carl Warner terpaksa meninggalkan kekasihnya semasa SMA karena dipanggil Negara untuk berperang. Carl Warner bergabung dengan pasukan marinir setelah Pearl Harbor diserang tentara Jepang.

Sejak saat itu, dia kehilangan komunikasi dengan kekasihnya selama 76 tahun. Walau demikian, Warner selalu mengenang kisahnya ketika selalu berusaha menabung untuk mengajak kekasihnya, Abby Deutsch jalan-jalan dan kencan.

“Saya tidak punya mobil, saya tidak punya pekerjaan, saya tidak punya uang, bagaimana Anda bisa mengajak anak perempuan keluar kencan? Saya sangat ingin berkencan dengannya. Namun sepertinya saya harus membatalkan niatan tersebut, karena tepat setelah saya berusia 17 tahun, saya dipanggil negara untuk menjalani pelatihan sebagai tentara Marinir,” kata Warner kepada PEOPLE, dikutip NTD.TV.

 

https://www.facebook.com/lovewhatreallymatters/videos/1652298358125889/

Setelah perang, Warner menjadi wartawan koresponden asing yang melakukan tugas-tugas berbahaya. Sementara Deutsch bekerja sebagai sekretaris. Mereka berdua akhirnya menikah dengan orang lain dan menjalani hidup mereka masing-masing.

Tapi Warner masih memiliki keinginan untuk bertemu Deutsch sekali lagi. Kira-kira 10 tahun yang lalu, harapan Warner sepertinya bisa diwujudkan menjadi kenyataan, karena dia bisa terhubung kembali dengan Deutsch melalui seorang temannya.

Mereka mulai menelepon dan berkirim surat satu sama lain. Namun, mereka tidak pernah bertemu hingga saat itu.

Berkat Living Senior Brookdale, di mana Deutsch tinggal, dan Wish of a Lifetime, sebuah organisasi yang membantu para manula mewujudkan harapan dan keinginan mereka, Warner dan Deutsch bisa saling pandang untuk pertama kalinya pada Agustus 2017. Keduanya benar-benar tidak dapat menyembunyikan kebahagiaan mereka.

“Kami saling memeluk dan saling berciuman. Kami berbicara satu sama lain tentang seperti apa hidup kami selama berpuluh-puluh tahun ketika kami berpisah,” kata Warner.

Mereka pun merayakan reuni langka ini dengan menjalani tur Warner Bros Studio sebelum makan malam di rumah Warner. Dan ketika waktunya tiba, Deutsch merasa kecewa karena pertemuan tersebut berakhir begitu cepat.

Tapi dia juga senang akhirnya ia bisa melihat dan bertemu belahan-jiwanya. “Kami beruntung kita telah hidup begitu lama dan masih sehat. Ini sungguh luar biasa, saya sangat merinding rasanya!” timpal Deutsch.

Kisah Warner dan Deutsch ini adalah bukti betapa hebatnya mereka. Dan hubungan mereka adalah sesuatu yang diharapkan bisa mengantarkan mereka berdua mendapatkan kebahagiaan dan kedamaian selama sisa hidup mereka. (Int/Rp/waa)

Lubang Besar Muncul Di Laut Antartika Kutub Selatan Bingungkan Ahli Puluhan Tahun

0

EpochTimesId – Sebuah lubang seukuran Pulau Maine terbentuk pada lautan es beku di Laut Weddell, Antartika. Para ilmuwan masih kebingungan dan tidak memiliki teori pasti penyebab terbentuknya lubang tersebut.

Lubang ini muncul sejak beberapa bulan yang lalu, ketika es biasanya sangat tebal di Kutub Selatan. Karena lokasinya yang terpencil, para peneliti kebanyakan hanya mengandalkan citra satelit untuk mempelajarinya.

Teori sementara tentang penyebab munculnya lubang diperkirakan berkaitan dengan arus dan aliran air hangat yang naik ke permukaan sehingga mencairkan lapisan es.

“Lapisan es pada bagian selatan samudera Antartika sangat tebal dan berlapis-lapis. Lapisan air yang sangat dingin namun relatif segar. Massa air lebih hangat dan lebih asin, sehingga berperan sebagai lapisan isolasi,” kata kepala Divisi Riset di Geomar Helmholtz Center for Ocean Research Kiel, Mojib Latif.

Dalam keadaan tertentu, air yang lebih hangat bisa menembus air pendingin isolasi dan melelehkan es. Ini adalah sebuah fenomena yang biasanya terjadi secara teratur di sekitar daerah pesisir di Kutub Utara dan Antartika. Namun, fenomena ini biasanya tidak akan terjadi di tengah laut.

“Ini seperti membuka katup pelepas tekanan. Laut kemudian melepaskan surplus panas ke atmosfer selama beberapa musim dingin berturut-turut sampai waduk panas habis,” tambah Latif.

“Air hangat mendingin saat mencapai udara, lalu tenggelam ke dasar dan memanas kembali. Siklus ini bisa diulang selama sisa musim dingin. Begitulah kebiasaanya,” jelas Kent Moore, seorang profesor fisika di University of Toronto, dikutip NTD.TV dari CBC.

Ini adalah kedua kalinya dalam dua tahun munculnya fenomena lubang es yang disebut Polynya. Sebelumnya, fenomena lubang es ini terjadi pada 2016.

Fenomena Polynya tahun ini jauh lebih besar dari tahun lalu. Namun lubang tahun ini masih jauh lebih kecil dari fenomena yang sama pada 1970-an. Waktu itu, lubang es muncul selama tiga musim berturut-turut.

“Yang terbentuk 40 tahun yang lalu sekitar lima kali lebih besar,” kata Torge Martin, seorang ahli meteorologi dan pemodel iklim di Pusat Penelitian Lautan Helmholtz di Kiel, Jerman.

Banyak ilmuwan dan ahli iklim berpikir bahwa, berdasarkan teori perubahan iklim mereka, pembentukan Polynya laut-dalam ini tidak akan terbentuk lagi di Antartika. Karena ada rentang 40 tahun antara terakhir kali hal ini terjadi. Namun, tidak ada pola jelas yang bisa dijadikan pedoman bagi para ilmuwan.

“Dua dari peristiwa yang terjadi dua tahun berturut-turut ini sebenarnya bukan merupakan tren yang cukup lama bagi kita untuk mengatakan bahwa ini adalah hasil pemanasan global,” kata tutup Moore. (CBC/NTD.TV/TheEPochTimes/waa)

Senjata Api Adalah Kebudayaan Tradisional Bangsa Amerika Sekaligus Pencegah Rezim Diktator

EpochTimesId – Insiden penembakan dengan senjata api akhir-akhir ini mulai marak terjadi di Amerika Serikat. Terakhir, Pada awal Oktober lalu, di kota Las Vegas seorang pria bersenjata menembaki massa berjubel yang sedang menyaksikan Country Music Festival.

Ditulis Oleh Liang Yan/ Epoch Times Internasional

Insiden Las Vegas menewaskan 59 orang dan 527 lainnya mengalami luka-luka. Ini merupakan kasus penembakan yang paling tragis dalam sejarah AS dan sekali lagi menarik perhatian masyarakat terhadap masalah pengontrolan senjata api oleh pemerintah Amerika.

Polisi menyatakan, Stephen Paddock (64) sang pelaku penembakan yang tewas bunuh diri ketika digerebek polisi, bertindak sendirian. Dia bukan anggota organisasi ekstrim, namun motif penembakan belum bisa dipastikan.

Fakta yang cukup membingungkan bagi polisi adalah, ditemukannya 17 pucuk senjata api di dalam kamar pelaku. Biro Investigasi Federal (FBI) mengeluarkan pernyataan, oknum tersebut tidak ada hubungannya dengan organisasi teroris internasional.

Pasca penembakan brutal di kota Kasino isu pengawasan senjata api di AS sekali lagi memantik polemic yang memanas.

Penyelidikan FBI menemukan, Paddock sebelumnya membeli senjata dari toko ‘Guns and Guitars’. Toko itu beralamat di Nevada Mascot. Pemilik toko mengakui telah menjual semua senjata api itu. Dia menegaskan sebelum menerima pesanan, telah melakukan penyelidikan latar belakang si pembeli sesuai dengan ketentuan Undang-Undang Federal, dan Negara Bagian.

Pemilik ‘Guns and Guitars’ mengaku tidak menemukan alasan yang menunjukkan bahwa pembeli tidak layak untuk memiliki senjata api. Walau demikian, Kantor Kejaksaan Agung Federal kini sedang melakukan penyelidikan lebih lanjut terhadap pemilik toko.

Dalam 20 tahun belakangan, sangat sering terjadi kasus penembakan di Amerika. Namun pemerintah federal dan kongres tidak melakukan dorongan kuat terhadap pelarangan kepemilikian senjata api. Kondisi ini sangat berhubungan erat dengan nilai tradisional Amerika tentang kepemilikan senjata api dan ‘Bill of Rights’. Bill of Rights atau deklarasi hak adalah sebutan bagi sepuluh perubahan atau amendemen pertama terhadap Konstitusi atau Undang-Undang Dasar Amerika Serikat. Amendemen ini dibuat untuk melindungi hak-hak asli dari kebebasan individu dan hak atas harta benda.

Pada Bab II ‘Bill of Rights’ disebutkan, ”Hak rakyat dalam memiliki dan membawa senjata, tidak dapat dilanggar.”

Ini merupakan sejenis kesiap-siagan yang diciptakan oleh para Founding Father Amerika dalam menghadapi kemungkinan terjadinya metamorfosa oleh pemerintah. Memang benar hal itu telah secara maksimum mencegah terjadinya kondisi seperti negara-negara lain, dimana ketika pasukan militer pemerintah melakukan penindasan terhadap rakyatnya, berhubung rakyat tidak memiliki senjata api maka rakyat samasekali tidak berdaya.

Hak memiliki senjata api merupakan nilai tradisional Amerika. Nilai tradisional yang memposisikan sikap hati-hati terhadap pemerintahan yang berkuasa. Nilai tradisional tersebut mewujudkan hak melindungi rakyat lebih didahulukan daripada hak kekuasaan pemerintah.

Pemahaman seperti itu juga terwujud dalam banyak pidato Trump yang berkali-kali menegaskan kan, ”Rakyat Amerika tidak memuja pemerintah, hanya memuja Tuhan”. Hak untuk memiliki senjata api juga membuat rakyat Amerika mempunyai kepercayaan yang kuat dalam melindungi harta dan tanah milik pribadinya.

Selain itu, pada ‘Amandemen Kedua Kontitusi’ Amerika Serikat tentang masalah senjata api juga sangat istimewa. Konstitusi tidak mengatakan memberi hak kepemilikan senjata api kepada rakyat, melainkan meguatkan hak rakyat yang tidak dapat dilanggar atas kepemilikan dan hak membawa senjata api.

Dengan kata lain, para ‘Founding Father’ Amerika beranggapan, hak tersebut bukan berasal dari pemberian atas kebaikan hati pihak manapun. Hak ini adalah hak asasi manusia pemberian sang Pencipta. Kebijakan ini juga memperlihatkan dengan jelas, Amerika merupakan sebuah negara yang sangat menekankan perlindungan terhadap kerahasiaan pribadi, harta pribadi dan tanah pribadi milik rakyat.

Kesimpulannya, pada 200 tahun silam para pendiri utama negara Amerika Serikat dan para tokoh golongan konservatif meyakini, ‘pemerintahan’ merupakan ‘hewan aneh’ ciptaan manusia, maka harus diwaspadai agar jangan sampai tidak terkendali. Itulah sebabnya, setiap pemerintahan AS selalu menyerukan penambahan undang-undang demi pengontrolan atas senjata api.

Pemerintah antara lain sudah mengeluarkan Undang-Undang hanya tentang pembatasan terhadap beberapa tipe senjata api, melakukan penyelidikan terhadap kondisi dan latar belakang pembeli, apakah mereka pernah berbuat kejahatan pelanggaran hukum dan lain-lain, demi mengurangi bahaya dari perbuatan jahat penggunaan senjata api. Akan tetapi, sulit bagi pemerintah untuk mengeluarkan Undang-Undang yang memuat pelarangan secara total atas penggunaan senjata api, karena hal itu bertentangan dengan ‘Konstitusi’ dan kebudayaan tradisional. (tys/whs/waa)

 

Tiongkok Bangun Database Warga Taiwan untuk Rekrut Mata-mata

0

Rezim Tiongkok membangun database komprehensif warga Taiwan yang dapat membantu mengidentifikasi target untuk dimata-matai atau untuk merekrut sebagai agen melawan Taiwan, menurut seorang ahli.

Peter Mattis, seorang rekan program Tiongkok di The Jamestown Foundation, mengatakan dalam sebuah konferensi pada 11 Oktober di Jamestown Foundation bahwa Taiwan selalu menjadi sasaran utama kegiatan intelijen yang tidak bersahabat dengan Tiongkok, karena “Tiongkok tidak merahasiakan tujuan akhirnya reunifikasi [dengan Taiwan].”

Karena kedekatan geografis dan tingginya volume aktivitas ekonomi di Selat Taiwan, setiap waktu ada satu sampai dua juta warga Taiwan di daratan Republik Rakyat Tiongkok. “Ini adalah tantangan yang tidak dihadapi negara lain saat berhadapan dengan Tiongkok,” kata Mattis.

Mattis mengatakan bahwa Tiongkok mungkin belum memiliki kekuatan militer yang diperlukan untuk menyerang negara kepulauan kecil yang bertahan dengan sangat kuat tersebut, dan itulah mengapa ia berinvestasi secara luas dalam perang intelijen melawan Taiwan.

Menurut Mattis, operasi intelijen Tiongkok telah berulang kali menargetkan basis data dari berbagai pemerintah daerah di Taiwan untuk mengumpulkan informasi pribadi warga Taiwan. Sebagian besar upaya semacam itu telah digagalkan, namun beberapa di antaranya berhasil mengumpulkan data dalam jumlah yang signifikan.

Bahkan informasi dasar seperti hubungan keluarga bisa mengarah pada penemuan rahasia pribadi lainnya yang kemudian dapat digunakan sebagai pengungkit terhadap individu tertentu. Agen intelijen Tiongkok kemudian akan berusaha merekrut, memaksa, atau sebaliknya membahayakan individu yang mereka targetkan.

Terkadang, agen intelijen Tiongkok telah memaksa warga Taiwan yang memiliki keluarga di daratan Tiongkok. Mereka juga merekrut target dengan memanfaatkan kelemahan pribadi mereka. Misalnya, agen Tongkok mungkin menawarkan sejumlah uang yang dua atau tiga kali lipat dari uang pensiun yang diterima individu dari pemerintah Taiwan.

Sekitar 40 orang di Taiwan telah ditangkap dan dihukum karena tuduhan spionase untuk Tiongkok selama dekade terakhir, menurut Mattis. Mereka didominasi oleh pejabat pemerintah Taiwan dan perwira militer yang direkrut di berbagai layanan yang mencakup Biro Keamanan Nasional Taiwan (NSB), Biro Intelijen Militer, Kantor Presiden Taiwan, dan ketiga cabang angkatan bersenjata Taiwan. Bahkan regu perlindungan Presiden NSB (setara dengan Dinas Rahasia A.S.) telah dikompromikan di masa lalu.

Setelah direkrut atau dikompromikan, intelijen Tiongkok kemudian akan mengeksploitasi agen Taiwan untuk melakukan tugas seperti mengakuisisi dan memindahkan dokumen rahasia, dan mengidentifikasi anggota layanan atau pejabat rentan lainnya untuk perekrutan di masa depan. Beberapa dari mata-mata ini bertahan lebih dari beberapa tahun, bagaimanapun, Taiwan tampaknya dapat melacak sumber-sumber kebocoran yang telah diberi cukup waktu.

Pada bulan Maret 2017 Zhou Hongxu, seorang pelajar Tiongkok di Taiwan, ditangkap dan didakwa melakukan spionase untuk Tiongkok setelah dia diduga merekrut seorang pejabat yang bekerja untuk Kementerian Luar Negeri Taiwan. Dia kemudian divonis pada bulan September dan dijatuhi hukuman 14 bulan penjara.

Jaksa Taiwan mengungkapkan bahwa Zhou diinstruksikan oleh seorang pejabat Tiongkok untuk secara khusus merekrut orang Taiwan yang bekerja di pemerintahan, partai politik, dan dinas militer, polisi, intelijen, atau diplomatik. Sementara pejabat Taiwan yang melaporkan Zhou kepada pihak berwenang adalah mantan teman sekelasnya, rinciannya tetap tidak jelas mengenai bagaimana Zhou memperoleh target lain yang ingin dia rekrut.

Orang Amerika juga ditarget

Sementara Mattis mengatakan bahwa operasi intelijen Tiongkok juga mencoba merekrut warga Amerika untuk menggunakannya melawan Amerika Serikat, mereka tidak terlalu berhasil masuk ke dalam pemerintahan A.S. karena alasan budaya dan faktor lainnya.

“[Tiongkok] telah mencoba beberapa tahun untuk mengidentifikasi orang-orang di komunitas intelijen CIA dan A.S.” kata Mattis, sebagai tanggapan atas pertanyaan apakah Tiongkok juga membangun database warga Amerika. “Tapi mereka menargetkan terutama etnis Tionghoa, atau mereka yang memiliki keluarga dan kerabat di Tiongkok. Jadi mereka tidak memiliki keefektifan yang sama seperti yang ada pada orang Taiwan.” (ran)

Pengadilan Eropa Punya Kewenangan Untuk Membatalkan Kesepakatan Brexit

EpochTimesId – Pengadilan Tinggi Uni Eropa memiliki wewenang untuk memveto atau membatalkan kesepakatan yang saat ini dinegosiasikan antara Inggris dan Uni Eropa. Demikian dikatakan oleh Pakar Ekonomi Uni Eropa, Sir Konrad Schiemann, seperti dikutip dari TheEpochTimes, Jumat (13/10/2017).

Konrad Schiemann adalah mantan perwakilan Inggris di Pengadilan Tinggi Uni Eropa atau European Court of Justice (ECJ) sampai tahun 2012. Dia mengatakan jika Komite Brexit menyetujui sebuah kesepakatan, maka kesepakatan tersebut akan tunduk dan dapat diadili pada Pengadilan Tinggi Uni Eropa/ECJ.

Schiemann memberikan pandangan tersebut kepada komite lintas partai dari anggota Parlemen Uni Eropa yang sedang mengkaji implikasi hukum dan rancangan Undang-Undang Brexit, sebuah dasar hukum Blue Print untuk meninggalkan Uni Eropa. Dia mengatakan bahwa ECJ dapat menilai apakah kesepakatan antara Uni Eropa dan Inggris dapat tetap diberlakukan.

Peran pengadilan pada masa depan, sebuah simbol yang disegani di Uni Eropa, dianggap melampaui batas kewenangan telah menjadi perdebatan baru-baru ini. Uni Eropa (UE) telah mengatakan bahwa ECJ mungkin akan mempertahankan beberapa kewenangan UE atas Inggris dalam hal kesepakatan transisi. Sebab, perbedaan pendapat telah membuat negosiasi kedua pihak tampak melambat.

Negosiator Utama Uni Eropa, Michel Barnier, mengatakan bahwa perundingan telah menemui jalan buntu, diantaranya mengenai berapa besar Inggris harus membayar saat meninggalkan UE. Sikap UE saat ini adalah bahwa negosiasi mengenai hubungan masa depan antara Inggris dan Uni Eropa tidak dapat dimulai sampai adanya kesepakatan mengenai masalah keuangan.

“Dalam kondisi seperti ini, minggu depan saya tidak dapat mengusulkan pada Dewan Eropa agar diskusi dimulai. Saya berharap akan ada kemajuan yang menentukan sebelum Konfrensi Tingkat Tinggi (KTT) Dewan Eropa Desember mendatang,” kata Barnier kepada wartawan setelah perundingan Brexit edisi 5 di Brussels.

Sekretaris Brexit Inggris, David Davis mendesak para pemimpin Uni Eropa untuk membangun semangat kerja sama dan memberi Barnier sebuah mandat untuk memulai perundingan perdagangan.

Barnier menambahkan bahwa ada dua isu lain di mana UE tidak dapat membuat konsesi, yaitu hak warga negara dan perbatasan Irlandia Utara dengan Inggris Raya. Barner mengatakan bahwa kemajuan hanya tercapai pada masalah perbatasan Irlandia Utara.

Terkait kemungkinan Inggris keluar tanpa melalui kesepakatan, Barner mengatakan bahwa UE siap menghadapi kemungkinan apapun. Namun dia menambahkan, “Tidak ada kesepakatan akan menjadi kesepakatan yang sangat buruk.”

Awal pekan ini Presiden Dewan Eropa, Donald Tusk mengatakan bahwa perundingan perdagangan pasca-Brexit kemungkinan besar tidak akan dimulai sampai Awal Desember 2017. (waa)

 

Indonesia Kandas Di Babak Delapan Besar Kejuaraan Dunia Junior

EpochTimesId – Indonesia gagal melaju ke babak semifinal Yonex Sunrise BWF World Junior Championships 2017. Indonesia kalah 1-3 dari Tiongkok pada turnamen bulutangkis beregu junior paling bergengsi dunia.

Ganda putra Indonesia, Adnan Maulana/Muhammad Shohibul Fikri yang berlaga pada pertandingan pertama kalah rubber game dari Fan Qiuyue/Wang Chan, 21-13, 18-21, dan 15-21. Tunggal putri Gregoria Mariska Tunjung membuka harapan dengan menang atas Han Yue, 21-17, dan 21-17.

Sayangnya tunggal putra Gatjra Piliang harus menyerah dari Yupeng Bai. Indonesia gagal merebut poin di partai keempat melalui Jauza Fadhila Sugiarto/Ribka Sugiarto. Sehingga Indonesia gagal memperpanjang nafas dengan memainkan pertandingan ke-5, dalam laga di GOR Among Rogo, Yogyakarta.

“Game pertama kami main ketekan terus, dari awal mereka sudah menekan sehingga kami berkembangnya jadi lama. Karena kami masih mencari-cari cara untuk keluar dari tekanan,” kata Jauza, dalam keterangan tertulis PBSI, Jumat (13/10/2017).

Tim junior Indonesia selanjutnya akan melakoni laga berikutnya untuk memperebutkan peringkat lima hingga delapan.

“Kami akan mempersiapkan lagi, dan akan mengejar rangking tertinggi. Karena dari delapan besar ini kekuatannya rata semua. Kami akan mempersiapkan siapa yang akan turun, bergantung kesiapan dan kebutuhan,” kata manajer tim junior Indonesia, Susy Susanti.

Perebutan rangking lima hingga delapan juga diikuti oleh India dan Perancis. Sementara itu, empat negara yang lolos ke semifinal adalah Korea Selatan, Tiongkok, Jepang dan Malaysia. (waa)

Donald Trump Keluarkan Instruksi Presiden Tentang Perawatan Kesehatan

0

EpochTimesId – Presiden Amerika Serikat, Donald Trump menandatangani sebuah Executive Order atau Instruksi Presiden yang bertujuan menurunkan biaya perawatan kesehatan. Instruksi tersebut juga diharapkan dapat memberikan jutaan orang Amerika pilihan perawatan kesehatan yang lebih banyak.

Perintah Eksekutif itu memperluas akses usaha kecil terhadap Rencana Asosiasi Kesehatan (Association Health Plans). Aturan baru ini akan meningkatkan daya beli mereka serta posisi tawar yang lebih kuat dalam negosiasi dengan perusahaan asuransi. Asosiasi antara usaha kecil tersebut dapat dibentuk antar perusahaan antar Negara Bagian.

“Ini akan berpotensi membuat pengusaha lebih mudah bergabung, para pekerja dapat memiliki akses ke pilihan asuransi yang lebih luas dengan harga lebih rendah dari pasar kelompok besar,” kata Presiden Trump dalam sebuah pernyataan resmi Gedung Putih.

Instruksi Presiden itu juga meminta Departemen Keuangan, Tenaga Kerja, dan Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan untuk mempertimbangkan perluasan cakupan melalui asuransi jangka pendek dengan jangka waktu terbatas (STLDI).

Jenis asuransi ini tidak dikenakan pungutan Undang-Undang Perawatan Terjangkau (Affordable Care Act/ACA), sehingga memungkinkan mereka memasang tarif lebih rendah. Menurut Gedung Putih, rencana tarifnya rata-rata hanya 1/3 dari biaya rencana harga terendah Obamacare.

“Meskipun harganya rendah, STLDI biasanya memiliki jaringan penyedia yang luas dan batas cakupan yang tinggi,” kata Gedung Putih.

Bagian lain Instruksi Presiden juga bertujuan untuk menurunkan biaya perawatan kesehatan dengan mengubah Pengaturan Penggantian Kesehatan saat ini (HRAs), yang memungkinkan karyawan untuk mengganti uang dengan biaya perawatan kesehatan bebas pajak mereka. Perluasan HRA akan memberikan fleksibilitas yang lebih besar kepada karyawan tentang bagaimana membiayai kebutuhan perawatan kesehatan mereka.

Pada saat penandatanganan perintah eksekutif, Trump menggambarkan Obamacare sebagai mimpi buruk. Dia mengatakan bahwa instruksi ini hanya permulaan dari perbaikan kebijakan asuransi kesehatan.

Sejak Undang-Undang ACA diimplementasikan, pilihan perawatan kesehatan menurun tajam di seluruh negeri. Sementara harga meningkat secara signifikan. Tahun lalu negara bagian di seluruh negeri rata-rata mengalami kenaikan sebesar 25 persen pada premi perawatan kesehatan. Di Arizona, kenaikannya mencapai 116 persen.

Wakil Presiden AS, Mike Pence menggambarkan Executive Order ini sebagai langkah penting untuk menurunkan biaya kesehatan bagi para pekerja Amerika.

“Bertambah satu hari Obama Care berlaku, maka bertambah satu hari penderitaan rakyat Amerika. Dengan Perintah Eksekutif ini, maka orang Amerika akan memiliki lebih banyak pilihan harga untuk perawatan kesehatan yang terjangkau,” tegas Pence.

Kebijakan Trump diambil setelah Kongres gagal menyetujui kebijakan perawatan kesehatan baru. Sebuah RUU yang diajukan oleh Partai Republik di Senat yang bertujuan untuk menolak dan mengganti ACA gagal di Senat pada bulan Juli 2017, setelah tiga senator Republik memilih untuk tidak mendukungnya.

Sebuah pemilihan pada RUU terpisah yang diperkenalkan oleh senator Lindsey Graham (R-S.C.) Dan Bill Cassidy (R-La) ditarik pada bulan September 2017 setelah menjadi anggota Senat meyakini tidak akan dapat mengumpulkan dukungan suara yang dibutuhkan.

Trump mengatakan bahwa akan ada pemungutan suara mengenai apa yang disebut hibah blok yang merupakan bagian penting dari RUU Graham-Cassidy. Karena semua Senat Demokrat telah mengindikasikan bahwa mereka akan memberikan suara menentang undang-undang tersebut, Partai Republik menggunakan proses rekonsiliasi untuk menyampaikan undang-undang tersebut.

Di bawah prosedur legislatif, sebuah undang-undang bisa lewat dengan mayoritas sederhana, 51 suara di Senat, dan bukan yang biasanya dibutuhkan. Periode berikutnya memungkinkan rekonsiliasi tidak perlu menunggu tahun depan.

Trump mengatakan bahwa dalam beberapa bulan mendatang, situasi lebih lega dan lebih bebas akan datang untuk warga Amerika. (waa)

FBI Investigasi Skandal Seksual Produser Hollywood Harvey Weinstein

0

EpochTimesId – Polisi Federal Amerika Serikat (FBI) membuka penyelidikan terhadap Produser Film Hollywood, Harvey Weinstein dalam kasus dugaan skandal seksual. Dia dituduh melakukan sejumlah penyerangan seksual selama rentang waktu tiga dekade terakhir.

Perintah penyelidikan dikeluarkan oleh Departemen Kehakiman seperti diperintahkan oleh Jaksa Agung Jeff Sessions, Seperti dikutip TheEpochTimes dari Daily Mail.

Keputusan Jaksa Agung tersebut diambil ketika rumor bahwa Weinstein berencana untuk kabur ke luar negeri menyeruak. Weinstein dikabarkan bersiap melakukan perjalanan ke Eropa untuk menghindari tuntutan. Sebuah langkah yang serupa dengan sutradara Roman Polanski yang melarikan diri ke Eropa setelah dinyatakan bersalah melakukan pemerkosaan.

Produser The Lord of The Rings itu memang belum kabur ke Eropa. Dia baru-baru ini malah pergi ke Arizona untuk mengobati kecanduan seks di pusat rehabilitasi The Meadows.

Sementara itu, Departemen Kepolisian New York (NYPD) juga ikut memulai penyelidikan. Kepala Detektif NYPD, Robert Boyce memerintahkan Divisi Korban Khusus untuk mengidentifikasi, mencari dan mewawancarai para korban Weinstein.

“Dia itu predator, pemangsa super. Tingkah lakunya menunjukkan bahwa dia sudah lama berada dalam dunia itu, dan dia seorang profesional dalam hal itu. Tidak mungkin tidak ada korban lain di luar sana. Bayangkan berapa banyak janji yang dia berikan pada para wanita muda yang mencoba masuk ke industri film,” ujar seorang polisi seperti dikutip EpochTimes dari New York Post.

Penyelidikan FBI dan NYPD menyusul banyaknya berita investigasi yang bermunculan. Pertamakalinya diterbitkan oleh The New York Times dan kemudian oleh The New Yorker. Laporan tersebut mengisahkan tuduhan penyerangan seksual selama beberapa puluh tahun.

Dalam laporan New York Post, setidaknya delapan korban berhasil diwawancara sebagai korban selama bertahun-tahun. Sedangkan The New Yorker berhasil mewawancarai tiga belas wanita yang diduga kuat korban penyerangan seksual pekerja seni itu.

Weinstein sempat lolos dari tuntutan di New York pada tahun 2015. Dia dituduh mencoba memperkosa model Asia, Argento. Jaksa Wilayah Cyrus Vance Jr membatalkan tuntutan hukum tersebut karena dinilai susah untuk dibuktikan.

Seorang polisi mengaku kesal karena keputusan Vance pada saat itu. Namun, kini penyidik itu yakin sang Produser Rambo tidak akan bisa lagi mengelak dari tuntutan hukum.

Kantor Lapangan FBI di Prancis dan Inggris juga pernah menerima laporan pelecehan seksual oleh sang Produser ketika dia mempromosikan film di dua negara Eropa itu.

Daily Mail menghitung setidaknya ada 30 wanita yang telah mengajukan tuntutan pada Weinstein sejauh ini. Sayangnya, para korban harus menghadapi pengacara kriminal terkemuka, Blair Berk dan David Chesnoff yang disewa oleh Harvey Weinstein. (NTD.TV/EpochTimes/waa)

Taliban Lepas Sandra Satu Keluarga Setelah Lima Tahun Disekap

0

EpochTimesId – Seorang wanita Amerika dan keluarganya berhasil dibebaskan dari kelompok separatis yang berafiliasi dengan Taliban di Timur Tengah. Namun suami wanita itu menolak naik pesawat untuk dipulangkan ke Amerika Serikat.

Keluarga tersebut masih berada di Pakistan hingga Kamis siang (12/10/2017), seperti dikutip TheEpochTimes dari Fox News. Ibu 32 tahun itu hamil tujuh bulan saat dia dan suaminya, Josh Boyle, diculik di Afghanistan pada tahun 2012 oleh jaringan Haqqani.

Pasangan tersebut dan ketiga anak yang semuanya lahir dalam tawanan, dibebaskan pada hari Kamis pagi dalam sebuah operasi negosiasi pembebasan. Sang Suami menolak naik pesawat militer Amerika yang akan membawa mereka pulang dari Pakistan, dia khawatir akan dipenjara setibanya di Amerika.

“Mereka hidup dalam lubang bunker selama lima tahun,” ujar Kepala Staf Gedung Putih, John Kelly.

Keluarga tersebut dibebaskan oleh kerja sama intelijen AS dengan pasukan keamanan Pakistan. Negosiasi berlangsung selama hampir lima tahun sejak pertama kali mereka ditangkap sebagai sandera, seperti dilaporkan CNN.

Tentara Pakistan mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa badan intelijen AS telah melacak para sandera saat keluarga itu tiba di Pakistan. Pejabat AS juga mengkonfirmasi laporan intelijen tentang lokasi mereka dalam beberapa hari terakhir, yang disampaikan kepada pihak Pakistan.

Sang suami, Boyle sebelumnya pernah menikah dengan saudara perempuan Omar Khadr. Omar adalah seorang pria Kanada yang menghabiskan 10 tahun di Teluk Guantanamo setelah ditangkap pada tahun 2002 di sebuah kompleks al-Qaeda di Afghanistan.

Omar baru berusia 15 tahun pada 2002 saat dia melemparkan sebuah granat dalam baku tembak yang menewaskan Sersan Angkatan Darat A.S. 1st Class Christopher Speer, petugas kesehatan khusus. Karena sejarah ini Boyle mengaku khawatir akan ditangkap.

Namun Washington mengatakan tidak ada kaitan antara latar belakang Boyle dan penangkapannya oleh jaringan Haqqani. Pada tahun 2016 lalu, sebuah video yang dirilis menunjukkan keluarga Boyle dan Coleman mendesak agar pemerintah mereka campur tangan untuk pembebasan mereka.

Gedung Putih dalam keterangan tertulis sudah mengumumkan pembebasan para sandra ini. “Kemarin, pemerintah Amerika Serikat, bekerja sama dengan Pemerintah Pakistan, menjamin pembebasannya keluarga Boyle-Coleman dari penawanan di Pakistan. Hari ini mereka bebas,” ujar Presiden Donald Trump, dalam keterangan tertulis Gedung Putih, Kamis (12/10/2017).

Menurut Trump, upaya pembebasan ini adalah momen positif bagi hubungan AS dengan Pakistan. Pemerintah Pakistan dinilai menghormati keinginan Amerika untuk berbuat lebih banyak dalam memberikan keamanan di wilayah mereka.

“Kami berharap untuk melihat jenis kerja sama dan kerja sama tim dalam membantu menjamin pelepasan sandera yang tersisa dan dalam operasi kontraterorisme gabungan masa depan kita,” tutup pernyataan tersebut. (CNN/Fox/NTDTV/EpochTimes/waa)

Beijing Siaga Tinggi Menjelang Kongres Nasional Partai Komunis Tiongkok Ke-19

0

Dengan hanya tinggal beberapa hari lagi sampai Kongres Nasional 19 diadakan di Beijing untuk memilih generasi elit penguasa Partai Komunis Tiongkok (PKT) yang akan datang, kota ini dalam siaga keamanan tinggi.

Sebelum kongres pada 18 Oktober, semua 300 anggota Komite Sentral, yang terdiri dari pejabat tinggi Partai, diminta untuk menghadiri sesi paripurna di Hotel Jingxi.

Hotel ini tidak terbuka untuk umum. Dijalankan oleh militer, ini adalah tempat pertemuan tingkat tinggi PKT. Media Hong Kong melaporkan bahwa hotel tersebut saat ini dijaga ketat, dengan detektor logam ditempatkan di daerah terdekat.

Sementara itu, polisi bersenjata berpatroli di area-area perdagangan publik yang padat, seperti lapangan umum, jalan-jalan utama, halte bus, dan bandara. Seseorang pengguna internet memasang Weibo, setara dengan Twitter, foto pengawal militer yang menemani orang-orang di lift di stasiun kereta bawah tanah Chaoyangmen.

Supermarket juga berhenti menjual pisau, sudah dikeluarkan dari rak di banyak toko. Seorang pengguna Internet memasang video staf di sebuah supermarket Beijing yang juga menyingkirkan gunting dan pisau cukur.

Banyak aspek kehidupan sehari-hari yang terganggu. Dimulai pada 12 Oktober, pengiriman paket ke Beijing telah berhenti.

Reuters melaporkan bahwa saat searching Airbnb, menemukan bahwa properti di Beijing tidak tersedia sampai 31 Oktober.

Di pompa bensin kota, orang tidak diperbolehkan membeli bensin dengan kaleng, Radio Free Asia melaporkan. Warga harus melapor ke kantor polisi untuk mengkonfirmasi pembelian mereka, dan hanya bisa mendapatkan jumlah terbatas.

Dalam beberapa pekan terakhir, pihak berwenang Tiongkok juga siaga tinggi di Xinjiang, sebuah wilayah di mana ketegangan etnis telah meningkat menjadi kekerasan di masa lalu. Mereka juga meningkatkan penyensoran di Internet, dan menahan warga yang mengajukan petisi atas keluhan mereka. Menurut beberapa pemohon, sebanyak 500 orang ditahan di sebuah penjara hitam di Jiujingzhuang, Beijing. (ran)

Bertahun-tahun Tak Menggeliat, Gunung Berapi di Jepang Ini Meletus Hingga Menghujani Abu di Empat Kota

Epochtimes.id– Sebuah gunung berapi, Gunung Shinmoedake, di Jepang meletus dan memberikan dampak hujan abu di empat kota.

Laporan media Jepang TBS menunjukkan murid-murid sekolah memakai helm dan masker, demikian laporan Associated Press, Kamis (12/10/2017).

Warga juga mengatakan bahwa mereka mendengar suara gemuruh dari gunung berapi tersebut sementara hujan abu terjadi di empat kota di Prefektur Miyazaki.

Pembersih jalanan sibuk menyapu abu dari jalan-jalan kota.  Sementara petani menggunakan blower untuk membersihkan tumpukan abu.

Gunung berapi yang terletak di prefektur Kagoshima dan Miyazaki mulai meletus Rabu untuk pertama kalinya dalam enam tahun.

https://www.facebook.com/ChannelNewsAsia/videos/10155044356472934/

“Abu mengepul mencapai ketinggian 300 meter saat gunung berapi meletus,” kata Badan Meteorologi Jepang kepada AFP.

Badan tersebut memperingatkan bahwa endapan abu akan menyebar lebih dari satu mil dari kawah gunung berapi tersebut.

Lembaga ini meningkatkan tingkat kewaspadaan vulkanik dari 2 menjadi 3 pada skala 5. Artinya, pada tingkat 3 ini memperingatkan semua orang dilarang mendekati gunung berapi tersebut. (asr)

Apakah Kesepakatan Perdagangan Bebas dengan Tiongkok Berharga Bagi Kanada ?

Retorika dari pemerintahan Trump telah memilih Tiongkok sebagai ancaman tunggal terbesar di panggung global.

Presiden A.S. Donald Trump ingin mengembalikan manufaktur yang hilang terutama karena Tiongkok. Mantan kepala ahli strategi Steve Bannon mengatakan dalam sebuah wawancara pada 10 September dalam 60 Minutes, “Tiongkok berada dalam perang ekonomi dengan kita.” Perwakilan Perdagangan A.S. Robert Lighthizer menyebut Tiongkok sebagai “ancaman bagi sistem perdagangan dunia.”

Reputasi Tiongkok yang dipertanyakan di kalangan perdagangan internasional berasal dari akuisisi teknologi luar negeri melalui pemaksaan perusahaan asing melakukan kemitraan dengan bisnis lokal, mencuri kekayaan intelektual (IP) melalui mata-mata dan cybercrime, membatasi akses dan investasi asing di pasar Tiongkok, dan tidak sepenuhnya mematuhi kebijakan Organisasi Perdagangan Dunia (WHO).

Selain itu, mengingat Tiongkok adalah mitra dagang terbesar kedua di Kanada dan dengan keengganannya untuk membuka pasarnya terhadap persaingan luar negeri, kita harus bertanya-tanya: Apakah benar layak bagi Kanada untuk mendapatkan sebuah perjanjian perdagangan bebas dengan Tiongkok?

Kehilangan Pekerjaan Manufaktur

Sebuah laporan yang ditulis di bawah pengawasan Andrew Sharpe, pendiri dan direktur eksekutif Pusat Studi Standar Hidup, menunjukkan bahwa lonjakan impor Tiongkok – “China shock” – menghasilkan kerugian bersih 105.000 pekerjaan-pekkerjaan manufaktur Kanada dari tahun 2001 sampai 2011. Merupakan 20,7 persen dari penurunan dalam pekerjaan manufaktur selama waktu itu.

“Pasar tenaga kerja lokal yang lebih tak terlidungi akibat persaingan dari impor Tiongkok juga menunjukkan pengurangan upah rata-rata yang lebih besar,” menurut laporan tersebut.

Secara umum, perdagangan bilateral antara Kanada dan Tiongkok membuat Kanada mengirimkan sumber daya alam sebagai imbalan atas produk manufaktur kelas bawah.

Dampak bersih terhadap ekonomi adalah keseimbangan yang baik antara hilangnya lapangan kerja versus konsumen Kanada yang mendapat keuntungan dari harga yang lebih rendah karena impor Tiongkok dan beberapa bisnis Kanada memperoleh keuntungan dari harga ekspor yang lebih tinggi.

Pada saat Kanada memikirkan perjanjian perdagangan bebas bilateral dengan Tiongkok, tidak jelas berapa banyak perdagangan yang bisa diperoleh, kata Sharpe.

“Ini mungkin relatif kecil karena kita sudah memiliki perdagangan yang signifikan dengan Tiongkok,” Sharpe mengatakan dalam sebuah wawancara telepon.

“Tiongkok memiliki keuntungan harga yang signifikan atas barang-barang manufaktur dan juga kami sudah mengimpor banyak dari Tiongkok,” tambahnya.

Kekhawatiran Ekonomi Lainnya

Bannon terkenal karena mengambil isu tentang ambisi militer Tiongkok di Laut Tiongkok Selatan, namun dia juga mengungkapkan keprihatinannya tentang ancaman Tiongkok terhadap kewiraswastaan ​​Amerika dalam wawancara 60 Minutes-nya.

“Saya ingin Tiongkok menghentikan penggunaan teknologi kami. Tiongkok, melalui transfer teknologi paksa, dan dengan mencuri teknologi kami adalah mengurangi detak jantung inovasi Amerika,” katanya.

Tidak ada alasan untuk percaya bahwa Kanada seolah-olah tidak begitu rentan dibanding Amerika Serikat terkait pencurian IP, yang dapat timbul dalam beberapa cara.

Mendapatkan keuntungan akses pasar di Tiongkok berarti bersaing dengan perusahaan milik negara, yang membuat perusahaan Kanada mengalami kerugian yang signifikan.

“Perjanjian-perjanian perdagangan yang paling sukses meratakan lapangan bermain untuk negara lain dalam hal mendapatkan akses pasar,” kata Jan De Silva, presiden Dewan Perdagangan Wilayah Toronto, dalam sebuah wawancara telepon.

De Silva, yang bekerja selama lebih dari satu dekade di Hong Kong, berharap bahwa pada prinsipnya, sebuah kesepakatan perdagangan kemungkinan akan menemukan semua pembatasan telah hapus terhadap bisnis-bisnis Kanada termasuk mereka dapat mengajukan tawaran untuk kontrak pemerintah. Tetapi mengingat ekonomi terpusat di Tiongkok, semua bukti menunjukkan bahwa ini tidak mungkin terjadi di bawah rezim komunis.

Analisis awal perjanjian perdagangan bebas Australia dengan Tiongkok (ChAFTA) mengisyaratkan jenis jenis kepentingan ini.

“Satu pertanyaan adalah rintangan-rintangan apa yang mungkin masih ditemukan perusahaan ketika mereka mencoba beroperasi di pasar Tiongkok,” kata Shiro Armstrong, co-director dari Australia-Japan Research Center di Australian National University, dalam sebuah laporan untuk Asia Pacific Foundation of Canada.

Laporan Armstrong ditulis pada bulan April-hampir dua tahun setelah ChAFTA mulai berlaku. “Hanya waktu yang akan mengatakan apakah bisnis dapat memanfaatkan sepenuhnya kesepakatan tersebut,” tulisnya. (ran)

Amerika Tunggu Penjelasan Resmi Penangkapan Staf Kedubes Di Turki

EpochTimesId – Amerika Serikat masih menunggu penjelasan dari Pemerintah Turki mengenai penahanan staf Kedutaan Besar Amerika Serikat yang menyebabkan terhentinya layanan visa dan memicu krisis diplomatik. Duta Besar AS, John Bass mengatakan bahwa keputusan untuk menangguhkan pemberian visa bukan masalah sepele.

Namun penahanan tersebut mengindikasikan adanya gangguan dalam komunikasi antara kedua sekutu NATO tersebut. Hubungan kedua negara memang mengalami ketegangan yang cenderung meningkat.

“Sayangnya, Pemerintah AS masih belum menerima komunikasi resmi dari pemerintah Turki mengenai alasan mengapa staf lokal kami ditahan atau ditangkap,” katanya kepada wartawan di Kantor Kedutaan AS di Ankara, Kamis (12/10/2017).

Washington mengatakan dua staf lokal dipekerjakan di Turki tahun ini. Pada bulan Mei 2017, seorang penerjemah pada kantor konsulat mereka di provinsi Adana Selatan ditangkap. Pekan lalu seorang petugas Drug Enforcement Administration juga ditahan di Istanbul.

Juru bicara Presiden Tayyip Erdogan pekan lalu mengatakan bahwa karyawan Istanbul, Metin Topuz, telah melakukan kontak dengan seorang tersangka dalam kudeta militer yang gagal tahun lalu. Media Turki melaporkan tuduhan serupa terhadap penerjemah tersebut.

“Gagasan bahwa orang-orang di tempat kerja kita menghadapi atau dicurigai tuduhan terorisme di sini, itu adalah tuduhan yang sangat serius. Ini adalah salah satu yang ingin kita anggap serius dan kami ingin lebih memahami bukti nyata yang mendukung tuduhan ini,” ujar Bass.

Kudeta militer gagal menggulingkan Presiden Erdogan pada Juli tahun lalu, di mana setidaknya 240 orang terbunuh sejak saat itu. Lebih dari 50.000 orang telah ditahan dan 150.000 termasuk guru, akademisi, tentara dan wartawan, telah diskors dari pekerjaan mereka.

Sejumlah sekutu Barat khawatir tindakan keras tersebut menunjukkan bahwa negara tersebut tengah terbenam ke dalam pemerintahan otoriter di bawah Erdogan.

Ankara mengatakan bahwa para kritikusnya gagal memahami skala tantangan keamanan di Turki, yang juga menghadapi konflik di perbatasan selatan dengan Irak dan Suriah. Belum lagi masalah pemberontakan di wilayah tenggara Kurdi.

 

Utusan Menjadi Target

Erdogan telah menyalahkan Bass atas perselisihan terakhir. Dia menilai kebijakan Bass menunjukkan tindakan secara sepihak dalam menangguhkan layanan visa. Erdogan bahkan mengancam bahwa pemerintahannya tidak lagi menganggap Bass sebagai utusan Washington dan tidak akan mengadakan pertemuan dengannya.

Namun, Departemen Luar Negeri AS membantah Bass bertindak sendiri. Bass dipastikan selalu mengkoordinasikan setiap kebijakan dengan para pejabat di Washington.

Saluran televisi Turki baru-baru ini melaporkan bahwa Bass bertemu dengan seorang pejabat kementerian luar negeri Turki. Duta Besar tersebut diberitakan akan meninggalkan Turki dalam beberapa hari mendatang, untuk menempati jabatan baru di Afghanistan.

Ketegangan AS-Turki meningkat dalam beberapa bulan terakhir karena dukungan militer AS untuk pejuang YPG Kurdi di Suriah. Kebijakan Washington itu dianggap oleh Ankara sebagai perpanjangan dari pemberontak PKK yang telah melakukan pemberontakan selama tiga puluh tahun di Turki tenggara.

Turki juga telah mendesak agar Amerika Serikat mengekstradisi ulama Muslim Fethullah Gulen. Ulama itu adalah mantan sekutu Erdogan yang dituding sebagai dalang dibalik kudeta. Namun, desakan Ankara sejauh ini masih sia-sia.

Sumber gesekan lainnya adalah dakwaan Amerika terhadap mantan menteri ekonomi Turki, Zafer Caglayan. Zafer didakwa berkomplot untuk melanggar sanksi AS terhadap Iran. Pengadilan AS juga mendakwa 15 penjaga Erdogan setelah mereka bentrok dengan pemrotes selama kunjungannya ke Washington pada bulan Mei.

Selain dua pekerja konsulat yang ditahan, Turki menahan seorang pendeta AS atas tuduhan menjadi anggota jaringan Gulen.
Bass menyerukan pembebasan misionaris Kristen, Andrew Brunson. Dia mengatakan bahwa dirinya tidak melihat apa-apa tentang tuduhan terhadapnya.

Pada kesempatan yang sama, Bass membantah laporan bahwa polisi Turki mencoba untuk berbicara dengan pegawai konsulat lain. “Sepengetahuan kami, tidak ada permintaan dari pejabat penegak hukum Turki untuk staf lokal kami untuk datang dan berbicara dengan mereka,” katanya. (Tulay Karadeniz/Gulsen Solaker/Daren Butler/waa)

Jammes Mattis Tegaskan Artikel Nuklir NBC Ngawur Dan Tidak Bertanggungjawab

0

EpochTimesId – Sekretaris Pertahanan Negara Amerika Serikat, Jammes Mattis, membantah sebuah laporan yang diterbitkan oleh NBC News pada hari Rabu (11/10/2017). Berita itu mengklaim bahwa presiden Trump telah mencari lokasi untuk menambah jumlah gudang peluru untuk senjata nuklir hingga sepuluh kali lipat.

Artikel yang mengutip pernyataan pejabat anonim itu diterbitkan hanya seminggu setelah jaringan berita tersebut menerbitkan artikel lain yang juga dipertanyakan keabsahan narasumbernya. Artikel sebelumnya itu mengklaim bahwa Sekretaris Negara, Rex Tillerson tengah mempertimbangkan untuk mengundurkan diri.

Dalam sebuah pernyataan yang dikeluarkan oleh Departemen Pertahanan (DoD), Menteri Pertahanan Amerika itu mengatakan bahwa artikel tersebut ‘sepenuhnya salah’. Dia menegaskan pemberitaan salah dan serampangan seperti itu adalah perbuatan yang tidak bertanggung jawab.

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump juga dengan tegas membantah klaim tersebut. Presiden Trump mempertanyakan Kemampuan NBC Dalam menangani pernyataan palsu. Dia menanggapi melalui laman Twitternya bahwa cerita itu adalah ‘kisah dongeng fiksi murni’ dan dibuat dengan sikap merendahkan.

Selama pertemuan dengan Perdana Menteri Kanada, Justin Trudeau di Gedung Putih, Trump mengatakan bahwa gudang senjata nuklir Amerika Serikat saat ini sudah cukup. Tidak ada rencana penambahan yang diperlukan.

“Ketika mereka mengatakan bahwa saya menginginkan sepuluh kali lipat dari apa yang kita miliki sekarang, ini sama sekali tidak perlu. Percayalah pada saya. Karena saya tahu apa yang kita miliki saat ini. Terus terang menjijikkan cara pers bisa menulis apa saja yang ingin mereka tulis,” tegas Trump.

Alih-alih meningkatkan jumlah senjata nuklir, Trump mengatakan bahwa dia ingin gudang senjata saat ini dimaksimalkan dan dimodernisasi. Sehingga senjata yang ada siap digunakan setiap saat.

Sekretaris Negara Rex Tillerson sebelumnya juga membantah sebuah artikel NBC News yang mengklaim bahwa dia telah mempertimbangkan untuk mengundurkan diri. Tillerson mengatakan bahwa dia tidak pernah mempertimbangkan untuk mengundurkan diri.

Menteri Luar Negeri Amerika itu pun mengkritik orang-orang yang mencoba menabur perselisihan demi agenda pribadi mereka. Mereka bahkan dinilai rela memfitnah orang lain demi usaha-usaha mereka dalam menghalangi dan menggagalkan program Presiden Trump.

Trump sendiri sudah menegaskan bahwa hubungannya dengan Tillerson masih sangat baik. Para pekerja media dinilai tidak memahami hubungan personal mereka, namun Trump menegaskan bahwa media harus tahu diantara mereka berdua tidak ada masalah serius.

Trump menambahkan bahwa dia tidak akan membatasi kebebasan pers di Amerika Serikat. Namun, dia meminta agar media massa lebih jujur dalam mengabarkan sehingga tidak menjadi penyebar hoax. Walau demikian, dia tidak menutup kemungkinan bahwa lisensi siaran NBC dan jaringannya akan dievaluasi.

“Pada sebuah titik yang tepat, apakah perlu untuk mengevaluasi Lisensi mereka? Tentu saja, jika apa yang mereka lakukan berdampak buruk untuk Negara!” tulis Trupm baru-baru ini dalam akun Twitter-nya.

Komisi Komunikasi Federal (The FCC), Badan Federal independen yang menangani perijinan siaran televisi di Amerika Serikat umumnya tidak mengeluarkan perijinan untuk jaringan televisi. Namun, perijinan siaran diterbitkan untuk masing-masing stasiun siaran. Perijinan stasiun siaran biasanya wajib diperpanjang setiap delapan tahun sekali.

Comcast Corp, yang memiliki NBC Universal, juga memiliki 11 stasiun penyiaran. Termasuk siaran daerah di New York, Washington, Los Angeles, San Francisco, Boston, Dallas dan Chicago.

Saham perusahaan media tersebut dilaporkan turun setelah tweet Trump. Kondisi ini dinilai berpotensi menghadirkan perang kata-kata. Saham Comcast turun 0,8 persen, sementara Disney turun 1,4 persen. Saham anak usaha lainnya, CBS Corp turun 1,2 persen dan Twenty-First Century Fox turun 2,8 persen. (TheEpochTimes/Reuters/NTDTV/waa)

Sekolah Ohio Minta Orangtua Waspadai Drone Coba Culik Anak-Anak

0

EpochTimesId – Sejumlah warga mengabarkan keberadaan drone yang mencoba memikat anak-anak untuk pergi meninggalkan taman bermain di sebuah sekolah dasar di Akron, Ohio, Amerika Serikat. Sebuah pesawat tanpa berawak yang melayang-layang di sekitar taman bermain, berusaha memancing anak-anak untuk pergi mengikuti panduan heli remote control tersebut.

“Pesawat tak berawak itu pertama kali ditemukan oleh penduduk sekitar Pusat Pembelajaran Komunitas Windemere,” ujar Mark Williamson, direktur komunikasi pemasaran di Akron Public Schools, seperti dikutip NTD.TV dari Fox News, Rabu (11/10/waktu setempat.

Beberapa saksi juga mengaku mendengar suara yang berasal dari pesawat tanpa awak itu. Williamson mengatakan bahwa suara itu berusaha membuat anak-anak meninggalkan taman bermain, tapi apa yang sebenarnya dikatakan oleh drone tersebut tidak jelas terdengar oleh para saksi.

Tidak ada gambar yang berhasil memotret drone itu. Para saksi juga tidak ada yang membuat laporan polisi.

Letnan Rick Edwards dari Departemen Kepolisian Akron mengatakan kepada Fox News bahwa tidak ada orang tua atau pihak sekolah yang datang untuk melaporkan drone heli itu. Namun, mereka sudah mengetahui dan memantau bahwa sekolah tersebut telah mengirimkan sebuah surat himbauan kepada orang tua, agar mereka waspada dalam mengawasi anak-anak.

Pesawat tak berawak itu terlihat tiga atau empat kali akhir pekan lalu, seperti tertuang dalam surat sekolah pada para orangtua. Namun, menurut pihak sekolah drone selalu muncul setelah jam sekolah berakhir. Sekolah Umum Akron pun menyarankan orang tua untuk mengawasi anak-anak mereka jika mereka berada di tempat bermain di luar sekolah.

Pihak sekolah juga meminta orangtua untuk selalu waspada terhadap orang asing. Terutama jika ada orang asing yang mengamati atau mendekati anak-anak ketika bermain diluar rumah pada saat diluar jam sekolah. (waa)