Teroris Bomber Chelsea Divonis Penjara Seumur Hidup

0

EpochTimesId – Tersangka teroris, Ahmad Khan Rahimi dinyatakan bersalah meledakkan bom oleh Pengadilan New York Amerika Serikat (AS). Teroris yang dijuluki Bomber Chelsea itu sebelumnya didakwa meledakkan bom di kawasan Chelsea, Manhattan, pada September 2016, satu di antara dua bom yang meledak melukai 30 orang.

Warga AS yang lahir di Afghanistan, itu divonis hukuman penjara seumur hidup dan akan dieksekusi pada 18 Januari 2018. Dia dinyatakan terbukti bersalah menggunakan senjata pemusnah massal dan pengeboman tempat umum.

Pengacara pria 29 tahun itu, Sabrina Shroff, menolak memberikan komentar atas putusan tersebut.

Rahimi juga didakwa menaruh bom di rute lomba lari amal di New Jersey, yang meledak tanpa melukai korban. Dia juga diadili untuk kasus menembaki polisi New Jersey ketika akan ditangkap, dengan agenda sidang terpisah.

Selama sidang Hakim dan Dewan Juri mendengar kesaksian dari beberapa korban yang terluka oleh bom tersebut. Bom dibuat dengan menggunakan panci presto, dengan pemicu ledakan berupa telepon seluler. Bom meledak di Jalan 23, West Street, Manhattan.

Seorang wanita bersaksi bahwa dia hampir buta saat sepotong pecahan peluru melintas di sebelahnya. Seorang pria lain menggambarkan suara ledakan itu sebagai ‘kiamat’.

Juri juga mendengarkan kesaksian polisi yang berada di lokasi ledakan, dan yang memindahkan bom yang gagal meledak. Polisi menceritakan tentang sidik jari dan bukti DNA yang mengaitkan Rahimi dengan bom tersebut.

Jaksa juga memutar serangkaian video pengawas CCTV yang tampaknya menunjukkan Rahimi berjalan mengelilingi Manhattan dengan membawa koper. Dia terlihat menggendong tas punggung beberapa jam menjelang ledakan. Video lain menunjukkan Rahimi sedang menyetel alat peledak di sekitar New Jersey.

Jaksa memanggil saksi ahli untuk memberi kesaksian tentang bagaimana Rahimi dipengaruhi oleh bahan anti-Amerika radikal tersebut. Mereka juga membacakan jurnal Rahimi tentang Osama bin Laden dan tulisan ‘suara bom akan terdengar di jalanan’. Jurnal itu ditemukan di komputernya bersamaan sebuah publikasi yang terbitkan Majalah Inspire, yang diyakini diproduksi oleh al-Qaeda.

Rahimi tidak bersaksi, dan pengacaranya juga tidak memanggil saksi. Pengacara hanya mengatakan bahwa bukti tersebut tidak menunjukkan bahwa Rahimi lah pelaku peledakan bom. (waa)

Badai Ophelia Sapu Irlandia Tiga Tewas Ratusan Ribu Orang Kehilangan Listrik

EpochTimesId – Ekor badai Ophelia membawa angin kencang untuk menghantam Inggris pada Senin (16/10/2017) waktu setempat. Pulau Irlandia menerima dampak terparah dari sapuan ekor badai tersebut.

Seorang wanita dan seorang pria dikabarkan meninggal di Irlandia ketika pohon tumbang menimpa mobil mereka, seperti dikutip TheEpochTimes dari Reuters. Sementara itu seorang pria lainnya meninggal dalam sebuah kecelakaan dengan gergaji mesin saat dia berusaha membersihkan pohon tumbang.

Angin kencang dilaporkan mengakibatkan gelombang laut menjadi tinggi, hingga mencapai 10 meter. Angin juga mengakibatkan aliran listrik terganggu, hingga 360.000 rumah kehilangan suplai listrik. Hempasan badai juga diprediksi akan mendatangkan bencana banjir pada kawasan pesisir.

Dinas Meteorologi Irlandia memprediksi badai Ophelia akan terus membawa angin kencang dengan kecepatan melebihi 110 kilometer per jam hingga 140 kilometer per jam. Badai Senin malam ini adalah terburuk yang melanda Irlandia dalam setengah abad.

Perdana Menteri Irlandia, Leo Varadkar menyarankan masyarakat untuk tetap tinggal di dalam rumah. Sementara Menteri Perhubungan mengatakan, jalanan tidak aman untuk dilewati dengan kendaraan selama badai.

Sekolah di Irlandia Utara pun ditutup. Sekitar 170 penerbangan juga dibatalkan di Dublin dan Bandara Shannon.

Warga dihimbau mewaspadai serpihan rumah, pohon, dan puing lainnya yang beterbangan terbawa angin. Peringatan tersebut mencakup Irlandia Utara, Wales utara dan barat, serta wilayah barat daya Skotlandia.

Peringatan kuning telah dikeluarkan untuk sebagian Wales, Skotlandia, timur laut Inggris, barat laut Inggris, barat daya Inggris dan West Midlands.

Pihak berwenang di Dumfries dan Galloway di Skotlandia telah menciptakan sebuah aplikasi peta untuk menginformasikan pengalihan arus lalu lintas, penutupan jalan, dan kerusakan bangunan.

Badai Hebat ini mengingatkan warga tentang badai besar yang melanda pada 1987, atau 30 tahun lalu. Badai tersebut menewaskan sedikitnya 18 orang.

“Badai ini masih sangat aktif dan masih ada kondisi yang sangat berbahaya di beberapa bagian negara ini. Jangan terlena, dan berpikir bahwa badai telah berlalu,” kata ketua Kelompok Koordinasi Darurat Nasional Irlandia, Sean Hogan, seperti dirilis melalui media lokal RTE. (waa)

Badai Ophelia Ancam Sapu Irlandia Terparah Dalam 50 Tahun

EpochTimesId – Irlandia mengerahkan tentara untuk mendukung pertahanan banjir, Minggu (15/10/2017) waktu setempat. Pemerintah juga memperingatkan warga agar tidak melakukan perjalanan yang tidak penting, karena Badai Ophelia mengancam negara tersebut.

Ophelia, badai topan Atlantik yang diprediksi menjadi badai terburuk dalam 50 tahun terakhir, diprediksi akan menyapu pantai barat daya Irlandia sekitar pukul 05.00 GMT pada Senin waktu setempat.

Angin badai kemungkinan berada di lepas pantai selatan Irlandia dan diperkirakan akan mereda sebelum mencapai garis pantai. Status darurat sudah ditetapkan, dan kecepatan angin diperkirakan bisa melebihi 130 kilometer per jam.

Pemerintah juga telah memperingatkan adanya banjir pesisir lokal dan kemungkinan gangguan pada layanan transportasi dan listrik.

“Anda seharusnya tidak berada dalam badai ini. Ini adalah peristiwa cuaca ekstrem,” kata ketua Komite Koordinasi Darurat Nasional Irlandia, Sean Hogan, dikutip dari Reuters.

Hogan memperkirakan, kekuatan badai ini mendekati Badai Debbie, yang menewaskan 12 orang di Irlandia pada tahun 1961. Ophelia berpotensi menjadi peristiwa yang mengancam jiwa di Irlandia.

Sejumlah tentara telah dikirim ke Tralee di pantai selatan bagian barat guna membangun bendungan darurat dengan karung pasir. Layanan meteorologi Inggris mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa cuaca ekstrim dapat menggangu layanan jalan, kereta api, pesawat udara dan kapal feri. (waa)

 

Ini Sumpah Anies-Sandi Sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta 2017-2022

Epochtimes.id– Anies Rasyid Baswedan dan Sandiaga Salahudin Uno resmi menjabat sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta 2017-2022. Presiden Joko Widodo melantik mereka berdua secara resmi di Istana Negara, Jakarta, Senin (16/10/2017).

Pelantikan diawali dengan penyerahan petikan Keputusan Presiden (Keppres) pengangkatan Anies-Sandi sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta di Istana Merdeka.

Selanjutnya  Presiden Jokowi, Wakil Presiden Jusuf Kalla, dan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo dan pasangan Anies-Sandi melakukan kirab menuju Istana Negara diiringi musik marching band Istana.

Prosesi pelantikan di Istana Negara diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, pembacaan Surat Keputusan Presiden, pengambilan sumpah jabatan, penandatanganan berita acara pelantikan, menyanyikan lagu Indonesia Raya, dan penyampaian ucapan selamat.

Sebelum diambil sumpah, Presiden Jokowi bertanya kebersedian Anies-Sandi mengucapkan sumpah.

“Sebelum saudara mengucapkan sumpah, terlebih dahulu saya akan bertanya apakah saudara beragama Islam? Bersediakah saudara mengucapkan sumpah menurut agama Islam?” tanya Jokowi kepada Anies dan Sandi.

Anies Rasyid Baswedan dan Sandiaga Salahudin Uno lalu mengucapkan sumpah dan berjanji untuk berbakti kepada masyarakat, nusa dan bangsa.

Demi Allah saya bersumpah akan memenuhi kewajiban saya sebagai gubernur/wakil gubernur dengan sebaik-baiknya dan seadil-adilnya, memegang teguh Undang-undang Dasar Negara Republik Indonesia tahun 1945 dan menjalankan segala undang-undang dan peraturannya dengan selurus-lurusnya serta berbakti kepada masyarakat, nusa, dan bangsa,” ucap Anies-Sandi bersama-sama.

Dengan demikian, keduanya resmi menduduki kursi Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Masa Jabatan 2017-2022. (asr)

Legenda Klub Meninggal Persela Pensiunkan Nomor Punggung Satu

0

EpochTimesId – Manajemen Klub Persela Lamongan, Jawa Timur memastikan bahwa nomor punggung satu tidak akan dipakai lagi atau dipensiunkan dari jersey klub. Keputusan itu diambil karena almarhum Choirul Huda yang biasanya mengenakan nomor tersebut sudah dianggap sebagi ‘Sang Legenda’.

Manajer Persela, Yunan Achmadi menilai predikat Choirul Huda yang merupakan One Man One Club patut diapresiasi maksimal. Almarhum hanya membela Persela Lamongan hingga meninggal, menunjukkan loyalitas tinggi bagi Laskar Joko Tinggir.

Sang Legenda membela Persela sejak 1999-2017, sejak klub kebanggaan LA Mania dan Curva Boys 1967 ini masih bermain di Divisi II. Berkat ketangguhannya, secara bertahap Laskar Joko Tingkir naik ke kasta tertinggi.

“Kini, kiper senior itu sudah berpulang dalam usia 38 tahun. Bukan hanya Persela yang kehilangan, tapi juga insan sepakbola tanah air yang berduka atas meninggalnya Huda usai laga menjamu Semen Padang, Minggu (15/10/2017) sore. Tidak akan ada lagi pemain yang memakai nomor 1 di masa depan. Klub resmi memensiunkan nomor punggung yang pernah dipakai Choirul Huda,” sambung Yunan Achmadi, Senin (16/10/2017).

Menurut Yunan, Huda memang layak disandingkan dengan legenda sepakbola dunia yang nomor punggungnya di pensiunkan oleh klub-klub yang pernah di bela. Seperti, Franco Baresi (6) Paulo Maldini (3) dari AC Milan, Johan Cruyff (14) dari Ajax Amsterdam, Diego Maradona (10) dari Napoli, dan Gianfanco Zola (25) dari Chelsea.

Huda meninggal dunia dalam laga terakhirnya bersama Persela Lamongan, di Stadion Suraja, Lamongan, Jawa Timur, 15 Oktober 2017 pada usia 38 tahun.

Insiden yang membuat kiper kawakan itu menghembuskan nafas terakhir terjadi ketika Persela menjamu Semen Padang. Pertandingan baru memasuki menit ke-44, ketika almarhum hendak menghalau bola, dia malah berbenturan dengan rekan satu timnya.

Dadanya terkena kaki, dia sempat mengeluh kesakitan sebelum terkulai lemas tidak sadarkan diri. Tim medis bergerak cepat dengan memberikan oksigen tambahan, sebelum menaikkannya ke ambulance untuk dibawa ke rumah sakit.

Setibanya di RSUD dr. Soegiri tim dokter rumah sakit segera memberikan penanganan medis dengan mendorong kerja jantung, paru-paru, dan otak. Sayangnya, upaya tim medis tidak membuahkan hasil. Choirul Huda dipastikan meninggal dunia pada pukul 16.45 WIB.(waa)

Hajar Gas Dibawah Guyuran Hujan Pebalap MotoGP Tak Sadar Terbang Melayang Terjengkang

0

EpochTimesId – Ajang balapan MotoGP Jepang 2017 benar-benar menjadi akhir pekan yang sangat kelabu bagi pebalap Movistar Yamaha, Valentino Rossi. Dia terpaksa mengakhiri balapan tanpa menyelesaikan garis finis, pada balapan di Sirkuit Motegi, Jepang, Minggu (15/10/2017) siang.

https://www.facebook.com/MotoGP/videos/10156209451400769/

“Ini adalah musibah besar, berturut-turut hari ini dan juga kemarin, tapi hari ini lebih parah. Hari ini di putaran ketujuh, kemarin putaran delapan,” ujar Valentino Rossi, seperti dikutip dari Crash.net.

Rossi mengaku sedang mencoba mengimbangi Aleix Espargaro sebelum kecelakaan. Karena suasana balapan yang dipengaruhi curah hujan dan genangan air, dia tidak begitu ingat dengan apa yang terjadi.

“Hari ini, saya sedang berada di belakang Espargaro dan mencoba untuk tidak menyerah. Saya merasa gas motor saya hampir maksimal, kejadiannya sangat cepat. Ketika saya menyadari apa yang terjadi, saya sudah terbang melayang. Ketika mendarat, saya kesakitan dimana-mana tapi tidak parah. Jadi masih beruntung kaki saya tidak apa-apa,” sambungnya.

Dalam bapalapan ini, Andrea Dovizioso (Tim Ducati) berhasil naik podium pertama. Dia berhasil mengalahkan Marc Marquez yang susul menyusul sepanjang putaran.

Berikut hasil lengkap MotoGP Jepang :

1. Andrea Dovizioso ITA Ducati Team (GP17) 47m 14.236s
2. Marc Marquez ESP Repsol Honda (RC213V) 47m 14.485s
3. Danilo Petrucci ITA Octo Pramac (GP17) 47m 24.793s
4. Andrea Iannone ITA Suzuki Ecstar (GSX-RR) 47m 33.081s
5. Alex Rins ESP Suzuki Ecstar (GSX-RR)* 47m 37.218s
6. Jorge Lorenzo ESP Ducati Team (GP17) 47m 38.700s
7. Aleix Espargaro ESP Factory Aprilia Gresini (RS-GP) 47m 42.246s
8. Johann Zarco FRA Monster Yamaha Tech3 (YZR-M1)* 47m 43.711s
9. Maverick Viñales ESP Movistar Yamaha (YZR-M1) 47m 50.811s
10. Loris Baz FRA Reale Avintia (GP15) 48m 2.742s
11. Pol Espargaro ESP Red Bull KTM Factory (RC16) 48m 10.593s
12. Katsuyuki Nakasuga JPN Yamaha Factory (YZR-M1) 48m 14.417s
13. Sam Lowes GBR Factory Aprilia Gresini (RS-GP)* 48m 15.216s
14. Hector Barbera ESP Reale Avintia (GP16) 48m 17.354s
15. Tito Rabat ESP EG 0,0 Marc VDS (RC213V) 48m 17.750s
16. Scott Redding GBR Octo Pramac (GP16) 48m 18.398s
17. Bradley Smith GBR Red Bull KTM Factory (RC16) 48m 20.507s
18. Hiroshi Aoyama JPN EG 0,0 Marc VDS (RC213V) 48m 27.486s

Selain Valentino Rossi, lima pebalap lainnya juga gagal finish. Mereka adalah Alvaro Bautista, Dani Pedrosa, Karel Abraham, Cal Crutchlow, dan Kohta Nozane.

Dengan hasil ini, Marc Marquez masih memimpin klasemen sementara perebutan juara dunia. Namun, Dovizioso menempel sangat ketat. Keduanya hanya terpaut 11 poin.

Klasemen sementara MotoGP :

1. Marc Marquez (Spanyol) Honda 244
2. Andrea Dovizioso (Italia) Ducati 233
3. Maverick Vinales (Spanyol) Yamaha 203
4. Dani Pedrosa (Spanyol) Honda 170
5. Valentino Rossi (Italia) Yamaha 168
6. Johann Zarco (Prancis) Yamaha 125
7. Jorge Lorenzo (Spanyol) Ducati 116
8. Danilo Petrucci (Italia) Ducati 111
9. Cal Crutchlow (Inggris Raya) Honda 92
10. Jonas Folger (Jerman) Yamaha 84
11. Alvaro Bautista (Spanyol) Ducati 70
12. Aleix Espargaro (Spanyol) Aprilia 62
13. Jack Miller (Australia) Honda 56
14. Scott Redding (Inggris Raya) Ducati 56
15. Andrea Iannone (Italia) Suzuki 50

Musim ini MotoGP tinggal menyisakan tiga seri, Phillip Island (22 Oktober), Sepang (29 Oktober), dan Ricardo Tormo (12 November). (waa)

Remaja Selundupkan Imigran Gelap Amerika Operasi Besar-Besaran

0

EpochTimesId – Amerika Serikat terus memperketat pengawasan terhadap imigran gelap di perbatasan dengan Meksiko. Lembaga Perlindungan Perbatasan Dan Bea Cukai (Customs and Border Protection/CBP) Amerika Serikat meningkatkan operasi pengawasan di pintu-pintu masuk perbatasan darat.

Mereka meningkatkan pengawasan dengan menggelar operasi pemeriksaan lalu lintas. Baru-baru ini, Bea Cukai Dan Pengawas Perbatasan tersebut berhasil menggagalkan penyelundupan orang, yang disembunyikan dalam bagasi mobil.

Penyelundupan tersebut dilakukan oleh anak-anak Warga Negara Asing yang menerima penangguhan deportasi (Deferred Action for Childhood Arrivals/DACA). Agen Patroli Perbatasan menangkap seorang WNA remaja pada 4 Oktober 2017 setelah menemukan dua pria dewasa dalam bagasi mobilnya di sebuah pos pemeriksaan di Jalan Toll Interstate Highway 35, sebelah utara Laredo, Texas.

Sang supir adalah warga negara Guatemala, sementara kedua pria dewasa yang disembunyikan di bagasi berasal dari Brasil. Ketiganya langsung ditahan untuk menjalani proses hukum.

“Sopir ditanyai mengenai status keimigrasiannya dan ditahan untuk diperiksa lebih lanjut. Kami menangkap mereka setelah anjing patroli perbatasan memperingatkan keberadaan manusia yang tersembunyi,” kata CBP dalam sebuah pernyataan tertulis, seperti dikutip dari TheEpochTimes baru-baru ini.

President Donald Trump announced a phase-out of DACA on Sept. 5 and has given Congress six months to find a permanent solution.

Di pos pemeriksaan Patroli Perbatasan yang sama, agen Bea Cukai juga menemukan seorang pria Meksiko di bagasi mobil yang dikendarai oleh seorang penerima DACA dari Meksiko. Keduanya lalu ditahan untuk proses deportasi.

DACA diperkenalkan oleh mantan Presiden Barack Obama pada tahun 2012 untuk memberi kekebalan sementara dari deportasi kepada individu-individu yang telah dibawa ke negara tersebut secara ilegal. Penerimanya adalah anak-anak yang belum berusia 16 tahun. DACA juga disertai izin selama dua tahun untuk bekerja lepas.

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump mengumumkan moratorium program DACA pada 5 September 2017. Dia memberi Kongres Amerika waktu selama enam bulan untuk menemukan solusi permanen atas permasalahan tersebut.

Pos Pemeriksaan Bagian Dalam Kendaraan

Para masa lalu, pos pemeriksaan lalu lintas permanen guna mencegah penyelundup manusia adalah program cadangan yang hanya digelar sewaktu-waktu. Kini razia lalu lintas yang juga memeriksa bagian dalam mobil menjadi operasi rutin dan terus menerus. Operasi itu kini dikenal memiliki efektifitas yang tinggi.

“Mayoritas kasus penyelundupan orang asing maupun narkotika, dokumen palsu, dan klaim palsu terhadap kewarganegaraan ditemui oleh agen yang melakukan aktivitas ini. Pos pemeriksaan lalu lintas adalah pertahanan utama kita terhadap orang-orang asing yang masuk sebagai non-imigran dengan maksud mencari pekerjaan di daerah pedalaman. Mayoritas penyelundup narkotika juga ditangkap di pos pemeriksaan lalu lintas ini,” kata situs web CBP.

Dalam satu bulan terakhir, CBP Texas Selatan telah mengamankan dua kasus percobaan penyelundupan narkoba skala besar. Salah satunya pada 4 Oktober 2017, di mana petugas CBP menyita heroin dan methamphetamine senilai US$ 916.000 di Pos Laredo. Pada 11 Oktober 2017 mereka mencegah masuknya US$ 1,5 juta metamfetamin di Pelabuhan Laredo dalam dua operasi penyergapan.

CBP mengatakan bahwa pemeriksaan kendaraan dan truk kargo kini menjadi salah satu operasi paling produktif untuk mencegah imigran gelap dan penyelundupan narkoba. “Ini juga aktivitas paling berbahaya, mengakibatkan banyak korban jiwa bagi orang asing dan petugas CBP,” kata CBP di situsnya.

Sektor Patroli Perbatasan Laredo memiliki 171 mil perbatasan dengan Meksiko. Satuan itu memiliki jumlah tertinggi kedua dari ancaman imigran gelap di negara tersebut, setelah kota setelah tetangga Rio Grande Valley. Pada tahun 2016, Laredo menangkap 36.562 imigran gelap, sementara di seluruh sektor Rio Grande dengan panjang garis perbatasan 320 mil, para agen dan petugas menahan 186.830 warga asing. (waa)

Pada Kongres Partai ke-19, Carilah Xi Jinping untuk Konsolidasi Kekuasaan Lebih Lanjut

0

Kongres Nasional ke-19 yang akan datang di Tiongkok akan diawasi dengan ketat saat Partai beralih ke generasi elit penguasa berikutnya.

Pejabat yang paling berkuasa mengumumkan akan menjadi anggota Komite Tetap Politbiro, yang saat ini memiliki 7 tempat. Ini secara efektif merupakan badan pembuat keputusan tertinggi Partai Komunis Tiongkok (PKT), dengan pemimpin saat ini, Xi Jinping diharapkan segera memimpin komite tersebut.

Komite Tetap merupakan bagian dari Politbiro yang lebih besar, yang memiliki total 25 kursi.

Dalam kampanye Xi untuk mengkonsolidasikan kekuasaan, menurunkan musuh-musuhnya melalui perang salib anti korupsi, 11 dari 25 orang telah dibersihkan. Atas perubahan drastis tersebut beberapa pengamat dan analis menebak siapa yang mungkin dipromosikan ke puncak.

Di antara nama yang disebutkan adalah Cai Qi yang berusia 61 tahun, yang telah mengenal Xi selama hampir 20 tahun. Cai bekerja di bawah Xi saat memegang jabatan teratas di provinsi Fujian dan Zhejiang. Setelah Xi mengambil alih kekuasaan, Cai dipromosikan menjadi kepala partai Beijing. Beberapa pengamat berspekulasi bahwa Cai akan dipromosikan ke Politbiro, yang akan menjadi kenaikan yang meroket mengingat kurangnya pengalamannya.

Chen Min’er, yang ditunjuk untuk menggantikan Chen Zheng yang baru saja digulingkan sebagai kepala partai Chongqing, juga disebut sebagai sekutu Xi utama. Beberapa pengamat berpikir bahwa dia mungkin menjadi anggota Komite Tetap.

Sementara itu, masih belum jelas apakah tangan kanan Xi Wang Qishan akan tetap berada di Komite Tetap. Pada tahun 2002 mantan pemimpin Partai Jiang Zemin melembagakan persyaratan bahwa para pejabat pensiun pada usia 68 tahun (Wang berusia 69 pada bulan Juli), sebagai bagian dari upaya Jiang untuk mempertahankan kontrol terhadap Komite Tetap.

Agar Wang tetap tinggal meski peraturan informal ini tidak akan menjadi kejutan besar. Wang telah mempelopori kampanye anti korupsi Xi, dan Xi telah memberi isyarat bahwa dia tidak selalu mematuhi harapan orang lain.

Banyak pejabat yang diturunkan oleh Xi adalah orang-orang yang setia pada mantan pemimpin Jiang Zemin, yang membentuk sebuah kelompok oposisi. Sun, misalnya, seorang anggota Politbiro pernah dianggap sebagai pengganti potensial Xi, digulingkan karena hubungan dekatnya dengan loyalis Jiang Zeng Qinghong.

Anggota Politbiro lainnya yang merupakan bagian dari faksi Jiang akan pensiun, termasuk Zhang Dejiang, anggota Komite Tetap yang naik jabatan karena patronase politik Jiang; Meng Jianzhu, kepala aparat keamanan, yang dikenal sebagai bagian dari “geng Shanghai,” sekelompok pejabat yang berkuasa atas hubungan dengan Jiang saat Jiang memerintah sebagai sekretaris partai Shanghai; dan anggota Komite Tetap Liu Yunshan, kepala departemen propaganda yang berkuasa. Pada tahun lalu, badan disipliner Partai telah menyelidiki dan secara terbuka mengkritik departemen Liu, mengisyaratkan kemungkinan terjadinya guncangan di sana.

Di bawah Jiang, pada tahun 2000an, banyak pejabat dipromosikan atau diberikan berdasarkan kinerja mereka dalam kampanye Jiang untuk menghapuskan latihan spiritual Falun Gong, sebuah disiplin meditasi yang mengajarkan kebenaran, kasih sayang, dan toleransi. Jiang merasa kehadiran Falun Gong sebagai ancaman terhadap peraturan otoriter Partai dan memulai sebuah kampanye untuk memberantas praktik tersebut pada bulan Juli 1999. Sejak itu, jutaan orang telah dipenjara, “sesi cuci otak,” dan penyiksaan, menurut Pusat Informasi Falun Dafa .

Liu dan Meng keduanya menaiki jenjang pemimpin politik tersebut dengan berpartisipasi dalam penganiayaan terhadap Falun Gong.

Pejabat yang berhubungan dengan Jiang lainnya terus menjadi target pembersihan Xi.

Komite Sentral, yang terdiri dari pejabat tinggi Partai, akan “memilih” anggota Politbiro pada kongres ke-19. Pada kenyataannya, para anggota sudah ditentukan melalui permainan kekuatan ‘belakang pintu.’

Tetaplah penting untuk melihat siapa yang akan menjadi bagian dari Komite Pusat, karena akan diatur ulang di kongres juga. Dari 205 anggota, 99 orang akan pensiun atau sudah pensiun, sementara 21 anggota telah didisiplinkan dan dikeluarkan dari komite tersebut, menurut surat kabar Hong Kong Ming Pao. (ran)

Bagaimanapun Dunia Sedang Membayar untuk Partai Komunis Tiongkok

0

Oleh: Frank Tian Xie

Sejak Tiongkok membuka pintunya ke Barat pada tahun 1980an, Partai Komunis Tiongkok (PKT) yang berkuasa telah bekerja keras untuk membangun sel-sel atau cabang-cabangnya di semua perusahaan, perusahaan milik negara, swasta, dan usaha bersama. Baru-baru ini, saat Partai tersebut menunggu Kongres ke-19 dan mempertahankan “stabilitas” di masyarakat, keinginan mereka untuk melakukan kontrol di sektor bisnis menjadi semakin kuat. Eksekutif di perusahaan raksasa petrokimia milik negara Sinopec mengatakan baru-baru ini bahwa mereka mewajibkan semua bisnis asing dan mitra usaha patungan mereka untuk menambahkan klausul peraturan perundang-undangan mereka yang mengizinkan “upaya-upaya untuk membangun dan mengembangkan organisasi PKT” di dalam angkatan kerja perusahaan tersebut.

Di masa lalu, eksekutif luar negeri berharap permintaan semacam itu dari Partai kebanyakan format atau simbolis, dan akan memudar seiring berjalannya waktu. Sementara, mereka salah sekarang, karena Partai menjadi lebih kuat dalam mencoba meletakkan kaki mereka ke dalam kolam tersebut.

Upaya Partai tampaknya berjalan baik. Menurut media pemerintah, di antara semua 1,86 juta perusahaan swasta di Tiongkok, 70% di antaranya memiliki sel-sel atau cabang-cabang PKT yang telah terpancang. Dengan kata lain, setidaknya ada setengah juta perusahaan yang menolak melakukannya. Tidak sulit membayangkan bahwa kebanyakan dari 500.000 perusahaan itu dimiliki asing atau dimiliki bersama oleh warga negara Tiongkok.

Obat yang diberikan oleh Claude Barfield, pakar perdagangan internasional di American Enterprise Institute (AEI) cukup bagus: WTO dan pemerintah AS harus campur tangan, karena tindakan Komunis Tiongkok untuk membangun sel-sel Partai di perusahaan asing sangat menggelikan dan bertentangan dengan peraturan bisnis global, mirip dengan anggota kabinet pemerintahan Trump yang menuntut keanggotaan dewan di GM, IBM, Toyota, atau Siemens.

Ada satu paradoks menakjubkan yang diidentifikasi Barfield. Ini dimulai dengan produsen Eropa yang beroperasi di Tiongkok. Eksekutif perusahaan tersebut dikutip mengatakan bahwa perusahaan mengizinkan sel PKT untuk menggunakan fasilitas perusahaan untuk melakukan pertemuan setelah bekerja beberapa waktu tahun lalu. Kemudian, sel Partai melangkah lebih jauh dan menuntut agar perusahaan membayar uang lembur kepada para kader komunis itu! Tentu, perusahaan menolak. Meminta perusahaan Barat untuk membayar lembur untuk apa yang Komunis lakukan, apa ada yang bisa lebih gila dari itu?!

Barfield memproklamirkan bahwa pejabat PKT tidak tahu apa-apa tentang menjalankan bisnis, dan WTO memiliki tanggung jawab untuk menghentikan perambahan semacam itu dari pemerintah di perusahaan swasta. Memang benar bahwa partai politik seharusnya tidak berbaur dengan badan usaha, namun itu bukan poin yang paling penting. Tidak penting sama sekali apakah pejabat PKT tahu bagaimana menjalankan bisnis, sebenarnya beberapa dari mereka sangat tahu bagaimana menjalankan bisnis. Yang penting adalah alasan mengapa PKT ingin terlibat dalam operasi bisnis dan menyiapkan sel-sel mereka bukan malah pada seberapa baik bisnis dijalankan, namun apakah ada aktivitas dan sentimen anti Komunis di dalam perusahaan tersebut, dan apakah perusahaan tersebut akan menjadi dasar kekuatan anti komunisme dan sumber pendanaan. Itulah sebabnya PKT sangat ingin memasukkan kaki mereka ke perusahaan tersebut. Akhirnya, PKT ingin dapat mengendalikan personil, sumber daya, dan struktur organisasi yang beroperasi, penganggaran, keuangan, rahasia bisnis, kekayaan intelektual, dan perampasan total bisnis pada akhirnya.

Bagi mereka yang mengenal masyarakat Tiongkok di dalam akan mengetahui, secara nyata, dunia kita adalah liar dan gila, tidak hanya seluruh rakyat Tiongkok yang bekerja keras untuk membayar uang lembur kepada Komunis, seluruh dunia adalah, secara sadar atau tidak sadar, membayar untuk apa yang Komunis lakukan!

Mengapa begitu? Dalam lanskap politik RRT, tidak ada ruang untuk partai politik lain kecuali PKT. Kami tahu bahwa PKT memiliki keanggotaan 80 juta, Komite Sentral, Komite Tetap Pusat, Politbiro, Departemen Propaganda, dan Departemen Personalia. Namun, di semua struktur organisasi PKT di semua tingkat, tidak ada departemen keuangan, departemen akuntansi, atau bahkan rekening bank untuk Partai. Apakah ada yang tahu tentang pejabat keuangan atau bendahara Partai Komunis Tiongkok? Ini hampir keajaiban!

Setiap organisasi di dunia kita saat ini, bisnis, negara bagian, dan bahkan PBB semuanya memiliki anggaran, biaya, pendapatan atau penghasilan, laporan akuntansi, dan rekening bank. Tapi PKT tidak memilikinya sama sekali. Namun, yang pasti, PKT menjalankan operasi besar-besaran, dengan biaya seperti biaya acara personil Partai, biaya propaganda, biaya utilitas dari kompleks kepemimpinan Zhong Nan Hai, biaya keamanan di resor pantai Bei Dai He, dan biaya lainnya seperti menjalankan babnyak sekali sekolah pelatihan Partai skala nasional. Dari mana uang itu berasal? Tentu kita semua tahu bahwa mereka benar-benar mendapatkan bayaran atau penggantian dari perbendaharaan bangsa! PKT bahkan tidak memerlukan pendapatan apapun, juga tidak memerlukan anggaran apapun, namun hanya dibayar dari perbendaharaan pemerintah pusat, semua biaya operasionalnya. Bukankah semua orang di Tiongkok benar-benar membayar biaya operasi, perawatan, dan upah lembur untuk PKT?

Angkatan bersenjata Tiongkok adalah kekuatan untuk PKT, pengawal pribadi Partai tersebut, karena mereka harus menunjukkan kesetiaan kepada Partai dan Ketua Komite Militer Pusat PKT, bukan presiden Presiden, merupakan komandan tertinggi Tentara Pembebasan Rakyat. PKT sebagai organisasi sipil dapat memiliki dan mengoperasikan angkatan bersenjata dengan bom nuklir, namun untuk seluruh Tiongkok, masyarakat masyarakat Tiongkok dan kelompok sipil lainnya, mereka tidak dapat memiliki senjata apapun, dan mereka harus mendaftar untuk membeli pisau dapur! Belanja militerTiongkok adalah yang pertama dan utama untuk perlindungan PKT, namun sumber anggaran militer adalah pemerintah pusat. Ini juga serupa dengan semua Tiongkok dan semua orang di Tiongkok membayar uang lembur untuk PKT.

Pemerintah Tiongkok memiliki “sistem ganda” yang terkenal dari Partai dan pemerintah. Orang Tionghoa terbiasa mendengar istilah “pemimpin Partai dan bangsa”, dengan urutan Partai lebih dulu sebelum bangsa. Media Tiongkok dengan terang-terangan mengklaim bahwa mereka adalah “corong” Partai, namun rakyat Tiongkok membayar untuk pemeliharaan dan pengoperasian propaganda Partai. Sebenarnya, seluruh sistem negara Tiongkok bekerja di sekitar Partai, namun Partai tidak membayar untuk layanan tersebut. Tidak hanya itu, bagi orang-orang dari belahan dunia lainnya, perusahaan asing yang melakukan bisnis di Tiongkok atau berdagang dengan Tiongkok, sebagian dari keuntungan dan dana mereka juga disalurkan ke Partai, seperti yang ditunjukkan oleh penulis dalam buku “Dragon’s Vault” . Jadi, dalam cangkang kacang, seluruh Tiongkok dan banyak orang di dunia sebenarnya membayar dan mendukung Partai Komunis Tiongkok!

Berkat Mr Barfield yang secara tidak sengaja mengungkapkan sebuah rahasia, yaitu kita, orang-orang, di Tiongkok dan luar Tiongkok, sebenarnya mendukung rezim yang haus darah dengan satu cara atau cara lain, yang bertentangan dengan kehendak kita. Seberapa lama kita membiarkan ini terus berlangsung? (ran)

Dr. Frank Tian Xie adalah John M. Olin Palmetto Chair Professor di Business and Associate Professor of Marketing at the University of South Carolina Aiken, di Aiken, South Carolina, AS.

Meninggal Dalam Pertandingan Penjaga Gawang Ini Hanya Membela Satu Klub Seumur Hidup

0

EpochTimesId – Tidak banyak pemain sepakbola yang hanya membela satu klub sepanjang karir profesionalnya. Barangkali hanya ada satu dari seribu pemain profesional.

Di Indonesia, salah satunya adalah Kiper Persela Lamongan, Choirul Huda. Dia tidak pernah berpaling sekali pun dari klub tanah kelahirannya, sejak dikontrak sebagai pemain profesional.

Kiper dengan nomor punggung 1 ini lahir di Lamongan, Jawa Timur, pada 2 Juni 1979. Dia sudah dikontrak Persela sejak tahun 1999 dan menjaga mistar gawang sedikitnya sebanyak 503 pertandingan. Pada Liga1 2017, dia sudah bermain sebanyak 24 kali.

Penjaga gawang kawakan ini memiliki tinggi 1,81 m dan berat badan 78 kg. Dia meninggal dalam laga terakhirnya bersama Persela Lamongan, di Stadion Suraja, Lamongan, Jawa Timur, 15 Oktober 2017 pada usia 38 tahun.

Insiden yang membuat kiper kawakan itu menghembuskan nafas terakhir terjadi ketika Persela menjamu Semen Padang. Pertandingan baru memasuki menit ke-44, ketika almarhum hendak menghalau bola, dia malah berbenturan dengan rekan satu timnya.

Dadanya terkena kaki, dia sempat mengeluh kesakitan sebelum terkulai lemas tidak sadarkan diri. Tim medis bergerak cepat dengan memberikan oksigen tambahan, sebelum menaikkannya ke ambulance untuk dibawa ke rumah sakit.

Setibanya di RSUD dr. Soegiri tim dokter rumah sakit segera memberikan penanganan medis dengan mendorong kerja jantung, paru-paru, dan otak. Sayangnya, upaya tim medis tidak membuahkan hasil. Choirul Huda dipastikan meninggal dunia pada pukul 16.45 WIB.

“Kita lakukan inkubasi dengan memasang alat agar oksigen bisa 100 persen masuk ke paru-paru. Pompa jantung dan otakdilakukan selama 1 jam, tapi tidak ada respon. Sesuai analisa awal benturan ada di dada dan rahang bawah, dalam tulang leher itu ada sumsum tulang yang menghubungkan batang otak. Di batang otak itu ada pusat-pusat semua organ vital, pusat denyut jantung dan nafas.Kemungkinan besar itu yang menyebabkan henti jantung dan henti nafas,” jelas Kepala unit Instalasi Gawat Darurat RSUD dr. Soegiri, dr. Yudistiro Andri Nugroho, Sp.An, dalam keterangan tertulis Persela.

Persela sendiri berhasil menang dengan skor 2-0. Meninggalnya salah satu pemain diumumkan pada penghujung laga itu. Alhasil, tidak ada kegembiraan di wajah pemain dan suporter. Bahkan sebagian pemain dan suporter malah menangis haru.

Meninggalnya Legenda Persela pun mendapat perhatian dari asosiasi sepakbola dunia, FIFA. Melalui akun media sosial twitter @FIFACom, mereka menyampaikan ucapan bela sungkawa, “Turut berbelasungkawa kami sampaikan untuk keluarga, teman, dan seluruh rekan Choirul Huda,” tulis FIFA sambil menautkan pernyataan @PerselaFC, “SELAMAT JALAN CAP CHOIRUL HUDA THE REAL LEGEND OF PERSELA #riphuda.” (waa)

Eksodus Rohingya: Lima Orang Meninggal dan Puluhan Hilang Saat Kapal Mereka Tenggelam di Bangladesh

Epochtimes.id– Tampaknya tidak ada akhir dari kesengsaraan yang dialami oleh pengungsi Rohingya.

Sedikitnya lima orang tewas dan puluhan lainnya hilang setelah sebuah kapal yang penuh dengan pengungsi Rohingya.

Mereka melarikan diri dari negara bagian Rakhine di Myanmar menuju Bangladesh dan tenggelam di sebuah sungai yang memisahkan kedua negara.

“Kapal itu membawa sekitar 50 orang saat tenggelam di muara sungai Naf pada pagi hari.”

“Lima jenazah ditemukan termasuk empat anak, dan 21 orang selamat,” kata komandan daerah Perbatasan Bangladesh Letnan Kolonel S.M. Ariful Islam kepada AFP, Senin (16/10/2017).

Pada 14 Oktober, empat pengungsi Rohingya, termasuk tiga anak, diinjak-injak sampai mati oleh gajah liar saat mereka membangun gubuk di lahan hutan di selatan Bangladesh.

Selama tujuh minggu terakhir, lebih dari setengah juta Rohingya telah melarikan diri dari Rakhine dan menyeberang ke negara tetangga Bangladesh.

Kejadian ini mengejutkan dunia karena tragedi di Myanmar. (asr)

Pertempuran Antara Tentara Mesir dan Teroris di Sinai Utara, 24 Militan dan Enam Tentara Tewas

Epochtimes.id- Tentara mesir melakukan perlawanan atas serangan teror di sebuah pos pemeriksaan keamanan di daerah Kawadis, Sinai Utara, Mesir, Minggu.

Berdasarkan pernyataan oleh juru bicara militer Mesir, Tamer El-Refaei seperti ditulis ahram.org, pertempuran ini menewaskan 24 gerilyawan.

Juru bicara tersebut menambahkan bahwa enam personil tentara tewas dalam pertempuran tersebut.

El-Refaie menambahkan bahwa dua kendaraan 4×4 yang digunakan oleh militan untuk melakukan serangan tersebut dihancurkan.

Serangan Minggu ini di Kawadis terjadi hanya satu hari setelah tentara mengatakan telah berhasil menggagalkan serangan besar ke sebuah pos pemeriksaan keamanan di Al-Arish, Sinai Utara.

Pada Jumat lalu, enam personil tentara tewas dalam serangan lain di sebuah pos pemeriksaan keamanan juga di Al-Arish. Sejumlah militan tewas dan terluka saat personil tentara membalas tembakan tersebut.

Sementara laporan associated press menyebutkan, helikopter tempur Apache dikerahkan untuk mengusir penyerang. Daerah itu juga disisir oleh tentara untuk mengejar militan.

Pasukan keamanan Mesir telah bertahun-tahun berjuang melawan militan di Sinai utara, yang berbatasan dengan Jalur Gaza dan Israel. Pemberontakan di sana telah mendapat momentum sejak militer Mesir menggulingkan seorang presiden terpilih pada tahun 2013. Pemberontakan dipimpin oleh warga lokal berafiliasi dangan Islamic State (IS). (asr)

Diplomasi Dengan Korea Utara Baru Berhenti Setelah Bom Pertama Dijatuhkan

0

EpochTimesId – Menteri Sekretaris Negara, Rex Tillerson mengatakan Presiden Donald Trump telah memerintahkan dirinya untuk melanjutkan usaha diplomatik guna mengendalikan ketegangan dengan Korea Utara. Walau demikian, bukan berarti upaya militer tidak bisa dilakukan sewaktu-waktu.

“Presiden mengatakan bahwa saya boleh melanjutkan usaha diplomatik saya. Upaya diplomatik akan berlanjut sampai bom pertama dijatuhkan,” ujar Rex Tillerson pada hari Minggu (15/10/2017) seperti dikutip TheEpochTimes dari reuters.

Komentar Tillerson disampaikan ditengah meningkatnya ketegangan antara Amerika Serikat dan Korea Utara. Ketegangan meningkat menyusul serangkaian ujicoba senjata oleh Pyongyang dan perang kata-kata antara kedua pemimpin negara tersebut.

Menteri yang juga bertanggungjawab atas segala urusan Luar Negeri Amerika Serikat itu pada sebuah acara bertajuk ‘State of the Union’ milik CNN, mengesampingkan untuk sementara waktu pesan yang sebelumnya disampaikan oleh Presiden Trump di Twitter.

Pesan itu mengatakan bahwa Tillerson telah menyia-nyiakan waktunya untuk mencoba bernegosiasi dengan ‘Little Rocket Man’ sebuah julukan dari Trump untuk menghina diktator komunis Korea Utara, Kim Jong Un. Korea Utara telah melakukan serangkaian uji coba nuklir dalam beberapa pekan terakhir dan lalu dan meluncurkan dua rudal di Jepang.

Tillerson mengaku telah melakukan pembicaraan dengan Tiongkok. Dia meminta Tiongkok untuk turut menekan Korea Utara agar menghentikan ujicoba nuklir. Dia mengklaim Presiden Tiongkok, Xi Jinping memahami posisi Amerika.

“Yakinlah bahwa orang Tiongkok tidak kebingungan dengan jalan yang kita tempuh, tentang kebijakan Amerika terhadap Korea Utara,” imbuhnya.

Misil Hwasong-12 yang dirilis oleh kantor berita Korut, Korean Central News Agency (KCNA). (KCNA via REUTERS/TheEpochTimes)

 

Amerika Tetap Ingin Negosiasi Nuklir Dengan Iran

0

EpochTimesId – Amerika Serikat (AS) untuk sementara waktu akan tetap berada dalam komunitas negara yang membuat kesepakatan nuklir internasional dengan Iran. Demikian dikatakan oleh Duta Besar AS untuk PBB, Nikki Haley Minggu (15/10/2017) waktu setempat, atau Senin (16/10/2017) dinihari waktu Indonesia.

Namun, Haley menekankan bahwa Pemerintahan Donald Trump ingin mempertimbangkan respons proporsional terhadap tindakan Teheran di panggung dunia. Statemen itu dikeluarkan menanggapi ujicoba balistik Iran akhir September 2017 lalu, serta penjualan senjata internasional dan terorisme yang diduga disponsori oleh Iran.

“Saya pikir saat ini, Anda akan melihat kami bertahan dalam kesepakatan ini. Karena harapan kami yakin, kami dapat memperbaiki situasi, dan itulah tujuannya,” kata Haley, seperti dikutip TheEpochTimes dari Reuters.

Haley mengatakan alasan Amerika Serikat mengkaji ulang kesepakatan nuklir sejumlah negara dengan Iran salah satunya karena meningkatnya ketegangan mengenai pengembangan senjata nuklir Korea Utara. “Apa yang perlu kita diskusikan sekarang adalah agar Iran jangan sampai menjadi seperti Korea Utara.”

Presiden Donald Trump sebelumnya dilaporkan menolak untuk secara resmi menyetujui kembali persyaratan kesepakatan internasional 2015 yang ditujukan untuk memantau dan mengendalikan program nuklir Iran. Kongres AS sekarang memiliki waktu 60 hari untuk memutuskan apakah akan mengajukan sanksi ekonomi kepada Teheran yang dicabut berdasarkan kesepakatan tersebut.

“Kami tidak mengatakan bahwa mereka melanggar kesepakatan. Namun, kami melihat dan akan meminta pertanggungjawaban mereka karena terus mendukung terorisme di seluruh dunia. Mereka juga tidak boleh terus menguji rudal balistik, yang akan mengarah ke senjata nuklir. Mereka juga tidak boleh terus menerus melakukan penyelundupan senjata.

Diplomat senior itu juga menyayangkan sikap negara lain yang seolah tutup mata terhadap kegiatan ilegal Iran. Sikap itu justru memberi angin segar bagi Rezim Iran. (waa)

Pejabat Buruh Unggulan Tiongkok Dihukum Penjara

0

Setelah 13 tahun sebagai buronan, mantan pejabat Tiongkok Yang Xiuzhu dijatuhi hukuman pada 13 Oktober selama 8 tahun penjara dan denda 800.000 yuan (sekitar US$ 121.400). Asetnya, senilai lebih dari 26 juta yuan (sekitar US$ 4 juta), juga disita.

Menurut pengadilan Tiongkok, dari tahun 1996 sampai 1999 saat bertindak sebagai wakil walikota Kota Wenzhou (terletak di pantai tenggara) dan wakil kepala biro konstruksi Provinsi Zhejiang, dia menggelapkan lebih dari 19 juta yuan dan menerima lebih dari 7 juta yuan suap .

Yang berada di puncak daftar buronan Tiongkok yang paling dicari saat Interpol mengeluarkan peringatan ‘merah’ untuknya pada tahun 2015. Dia dianggap sebagai pejabat korup perempuan terkemuka di negara itu.

Yang melarikan diri ke luar negeri pada tahun 2003, pindah dari Hong Kong ke Singapura, kemudian ke Eropa. Dia mencari suaka di Prancis dan Belanda, namun permohonannya ditolak. Pada tahun 2014, dia melarikan diri ke Amerika Serikat. Pada bulan November 2016, dia dipulangkan kembali ke Tiongkok. Pihak berwenang Tiongkok menyatakan bahwa dia telah menyerah dan kembali ke negara tersebut secara sukarela.

Kalimat Yang memberi isyarat kepada pejabat korup lain di luar negeri tentang nasib mereka yang bisa mereka hadapi – meskipun perlu dicatat bahwa media pemerintah Tiongkok mengatakan Yang diberi hukuman ringan karena dia mengaku bersalah dan menyatakan penyesalan atas tindakannya.

Media Tiongkok sebelumnya mengutip seorang mantan pejabat Wenzhou yang merinci bagaimana Yang mengumpulkan kekuatan dan kekayaannya. Dia mencari sekutu di kalangan pejabat di setiap tingkat, dari tingkat provinsi sampai ke polisi. Dengan kader partai sebagai pendukungnya, Yang menempatkan pembantu dan kerabatnya di posisi tingkat tinggi di perusahaan lokal, yang membantunya mengumpulkan uang.

Media Hong Kong juga melaporkan bahwa Yang adalah rekan Zhang Dejiang sementara Zhang adalah ketua partai Provinsi Zhejiang antara tahun 1998 dan 2002. Yang juga memegang jabatan di kantor provinsi saat itu.

Zhang kemudian menjadi pejabat tinggi di dalam Partai Komunis Tiongkok (PKT), naik ke Komite Tetap Politbiro, karena sebagian besar dibawah kekuatan dan kontrol politik mantan pemimpin PKT Jiang Zemin. Jiang dan fraksi di dalam Partai sedang dalam perebutan kekuasaan dengan pemimpin PKT Xi Jinping dan pendukungnya saat ini. (ran)