10 Perilaku yang Langsung Bikin Orang Ilfeel – Apakah Kamu Pernah Tanpa Sadar Melakukannya?

EtIndonesia. Setiap hari kita berinteraksi dengan banyak orang, tetapi hanya sedikit dari kita yang benar-benar mengerti bagaimana menjalin hubungan yang sehat. Terkadang, hubungan yang telah dibangun bertahun-tahun bisa hancur dalam sekejap hanya karena satu sikap yang membuat orang langsung merasa ilfeel.

Yuk, lihat 10 perilaku di bawah ini. Siapa tahu, tanpa sadar kamu juga pernah melakukannya?

1. Suka Memotong Pembicaraan Orang Lain

Mendengarkan adalah bentuk paling dasar dari rasa hormat. Namun, ada saja orang yang tidak sabar ingin menyampaikan pendapatnya sendiri, sampai-sampai memotong ucapan orang lain. Padahal, ketika seseorang sedang bicara lalu disela, itu bisa sangat menyakitkan. Komunikasi yang baik adalah dua arah—belajarlah untuk menunggu sampai orang lain selesai berbicara. Kamu akan menemukan bahwa percakapan jadi lebih dalam dan bermakna.

2. Sering Menyela dengan Penolakan atau Meremehkan

Terbiasa menolak pendapat orang lain tidak membuatmu terlihat lebih pintar—malah justru menunjukkan ketidakpercayaan diri. Setiap orang punya sudut pandang dan pengalaman berbeda. Cobalah pahami dari mana mereka berpikir. Diskusi yang membangun jauh lebih berharga dibanding hanya sekadar menyanggah tanpa alasan.

3. Gemar Pamer dan Terlalu Suka Menceritakan Keberhasilan Sendiri

Orang yang benar-benar hebat tidak perlu terlalu banyak bicara—tindakan mereka sudah cukup menjadi bukti.  Pamer yang berlebihan justru membuat orang malas bergaul. Ingat, penilaian orang terhadapmu lebih banyak dipengaruhi oleh apa yang kamu lakukan, bukan apa yang kamu katakan.

4. Suka Memaksa dengan Dalih “Ini demi Kebaikanmu”

Kebaikan seharusnya datang dari rasa peduli, bukan dari keinginan untuk mengendalikan. Ketika seseorang memaksakan kehendak atas nama cinta atau perhatian, itu bisa terasa lebih menyakitkan dibandingkan kritik terbuka. Rasa sayang yang tulus selalu berangkat dari penghormatan terhadap pilihan orang lain.

5. Sering Cari Untung, Jarang Mau Berkorban

Hubungan manusia ibarat rekening bank—kalau hanya terus-menerus menarik tanpa pernah menyetor, pasti akan habis. Orang yang hanya ingin mendapat keuntungan tanpa mau berkorban atau memberi, cepat atau lambat akan ditinggalkan. Bersikap murah hati bukan berarti bodoh, tapi mencerminkan kebijaksanaan dalam menjalin hubungan jangka panjang.

6. Tidak Menepati Janji, Omong Kosong Saja

Kepercayaan adalah fondasi dari hubungan apa pun. Sekali kamu tidak menepati janji, kepercayaan itu bisa hilang selamanya. Jangan sembarangan berjanji jika kamu tidak yakin bisa menepatinya. Hati-hati dalam berkata, ukur kemampuanmu sebelum membuat komitmen. Hanya dengan begitu, kamu bisa memperoleh penghormatan dari orang lain.

7. Suka Bergosip dan Menjelekkan Orang di Belakang

Gosip ibarat bumerang—cepat atau lambat, akan kembali menyakitimu sendiri. Jangan pernah ikut campur urusan orang atau berbicara buruk di belakang mereka. Orang yang menjaga integritas dan tidak ikut menyebarkan kabar burung justru lebih dipercaya dan disukai.

8. Tukang Mengeluh, Bawa-bawa Energi Negatif ke Mana-mana

Emosi itu menular. Ketika kamu terus mengeluh dan membawa aura negatif, orang di sekitarmu pun ikut lelah dan terbebani. Hidup memang tak selalu indah, tapi cara kamu menyikapinya akan menentukan jenis orang seperti apa yang akan kamu tarik ke dalam hidupmu. Pikiran yang positif adalah kartu nama terbaik dalam bersosialisasi.

9. Bersikap Ganda: Ketat pada Orang Lain, Longgar pada Diri Sendiri

Keadilan adalah prinsip dasar dalam hubungan.Kalau kamu menuntut orang lain melakukan sesuatu yang kamu sendiri tidak mau lakukan, orang akan melihatmu sebagai pribadi yang munafik dan tidak adil. Gunakan standar yang sama dalam menilai orang lain dan dirimu sendiri.

10. Tidak Tahu Batas, Sering Campur Tangan dalam Urusan Pribadi Orang

Kemampuan menjaga jarak adalah tanda kedewasaan. Sekuat atau sedekat apa pun hubunganmu dengan seseorang, tetap harus ada batasan. Hormati privasi dan keputusan orang lain—dengan begitu, hubungan kalian bisa langgeng dan nyaman untuk dijalani.

Penutup: Perbaiki Cara Kita Berinteraksi, Perbaiki Diri Sendiri

Mengubah 10 kebiasaan buruk dalam bersikap ini bukan berarti kamu sedang berusaha menyenangkan orang lain. Tapi ini tentang membentuk dirimu menjadi pribadi yang lebih baik. Ketika kita mampu bersikap lebih dewasa dan bijak dalam menjalin hubungan, bukan hanya relasi yang jadi lebih harmonis—tapi hati kita juga jadi lebih tenang dan damai.(jhn/yn)

Anjing Kecil Menggonggong Hebat dan Berhasil Mengusir Beruang Hitam yang Masuk Rumah — Video Jadi Viral

Baru-baru ini, seekor beruang hitam masuk ke sebuah rumah di Vancouver, Kanada. Tak disangka, seekor anjing kecil jenis Pomeranian langsung menerjang dan menggonggong keras, membuat beruang besar itu ketakutan dan berbalik lari ke arah pintu keluar. Rekaman kamera pengawas ini menjadi sorotan dan menarik perhatian warganet di seluruh dunia.

EtIndonesia. Berdasarkan rekaman CCTV, seekor beruang hitam berjalan santai masuk ke ruang tamu dan mondar-mandir di dalam sebuah rumah di Kanada. Tiba-tiba, seekor anjing kecil berlari kencang dari ujung lorong sambil menggonggong tanpa henti. Seketika itu juga, beruang besar tersebut ketakutan, kabur keluar rumah, dan si anjing dengan berani melompat keluar pintu untuk mengejar hingga beruang itu mundur sampai ke luar pagar.

Menurut media Kanada Daily Hive, peristiwa itu terjadi pada Senin (4/8/2025). Saat itu, pemilik rumah, Kayla Kleine, sedang berada di kamar mandi bersiap untuk mandi, sambil memutar musik. Ia sama sekali tidak menyadari ada seekor beruang masuk melalui pintu yang terbuka.

“Anjing saya, Scout, saat itu sedang tidur di tempat tidur. Beruang itu masuk ke ruang tamu, lalu berjalan ke dapur dan melahap makanan Scout,” kata Kleine. Ia mengira Scout berada di dapur, sampai mendengar suara Scout melompat turun dari tempat tidur dan berlari. Saat itulah ia melihat ada beruang… dan Scout sedang mengejarnya.

Kleine mengaku reaksi pertamanya adalah terkejut, lalu khawatir akan keselamatan Scout. “Saya takut beruang itu sadar bahwa ukuran Scout kecil dan bisa dengan mudah melukainya. Saya hanya tidak ingin dia terluka.”

Scout, yang kini berusia dua setengah tahun, diadopsi Kleine dan keluarganya lebih dari dua tahun lalu. Sambil tertawa, ia berkata, “Sepertinya dia tidak peduli dengan perbedaan ukuran tubuh. Dia sangat marah karena beruang itu masuk ke rumahnya dan mencuri makanannya.”

Diketahui, beruang hitam itu memang sesekali muncul di lingkungan tersebut, namun ini adalah pertama kalinya beruang itu masuk ke rumah Kleine dan dilakukan di siang bolong.

Kleine mengatakan ia membiarkan pintu terbuka karena rumahnya tidak memiliki pendingin udara. Kini ia mulai mempertimbangkan untuk memasang AC.

Ia menambahkan, Scout biasanya sangat manja dan menggemaskan, tapi juga punya kepribadian yang kuat dan sangat protektif, bahkan bisa sangat galak.

Keberanian Scout membuat Kleine sangat terharu. Ia menyebut anjing kecil itu sebagai “pahlawan” dan mengunggah video kejadian tersebut untuk menunjukkan bahwa anjing kecil pun bisa dengan gagah berani melindungi rumah dan membela tuannya. (Hui/asr)

Sumber : NTDTV.com

Kamera CCTV Merekam Momen Mengerikan Saat Banjir Bandang Menerjang Yuzhong, Gansu, Tiongkok

Baru-baru ini, Kabupaten Yuzhong di Provinsi Gansu, Tiongkok  mengalami hujan deras yang memicu banjir bandang dan tanah longsor, mengakibatkan banyak korban jiwa. Rekaman kamera pengawas memperlihatkan detik-detik banjir bandang datang secara tiba-tiba, menimbulkan pemandangan yang sangat mengerikan.

EtIndonesia. Kabupaten Yuzhong di Kota Lanzhou, Tiongkok pada 7 Agustus pukul 18.00, diguyur hujan deras singkat, khususnya di kawasan Pegunungan Xinglong, yang mencapai tingkat badai. 

Tak lama kemudian, curah hujan yang besar memicu banjir bandang, membawa lumpur, pasir, ranting pohon, dan sampah, dengan cepat meluap ke jalan. Hingga pukul 06.00, 8 Agustus, curah hujan di Pegunungan Xinglong diperkirakan mencapai 195,0 mm.

Pengguna media sosial bernama “食拳酒美” membagikan rekaman CCTV yang menunjukkan air bah menerjang jalan pada  8 Agustus dini hari. Dalam waktu 2 menit, mobil-mobil yang diparkir di tepi sungai tersapu arus, pohon-pohon tumbang seketika, hujan deras mengguyur disertai kilatan petir. Beberapa netizen menyebut lokasi ini adalah Taman Sungai Selatan di Yuzhong.

Menurut laporan China Youth Daily, pada malam 7 Agustus, Desa Maliantan diguyur hujan lebat. Zhang Kehui, warga desa berusia 26 tahun, mengatakan bahwa sekitar pukul 21.00 listrik padam dan sinyal internet putus-putus. Ia melihat pesan di grup WeChat desa yang menyebutkan mobil dan sapi milik warga terseret banjir, barulah ia sadar telah terjadi banjir bandang.

Zhang menggambarkan bahwa malam itu terdengar suara gemuruh keras dari pegunungan, “suaranya seperti kereta api lewat.” Ia tidak tahu apa yang terjadi, tidak berani keluar, dan tidak bisa tidur.

Keesokan paginya, 8 Agustus, Zhang baru keluar rumah dan mendaki bukit untuk melihat bahwa tanah longsor telah melanda Dusun Xinyaowan di Desa Maliantan, menghancurkan banyak rumah dan menimbun lahan pertanian. Beberapa orang dinyatakan hilang.

Laporan menyebutkan, Dusun Xinyaowan yang terpisah hanya satu bukit dari Dusun Baiyawan hampir rata oleh longsor. Banyak rumah di tepi sungai lenyap, ratusan hektar sawah hancur, menyisakan lumpur, batu-batu besar sebesar mobil, dan genangan air.

“Rumah beton terseret hingga ratusan meter jauhnya,” kata Zhang. “Mobil kecil langsung hilang entah ke mana.”

Seorang penyintas dari Xinyaowan menceritakan bahwa malam itu mereka hanya mendengar suara pohon patah dan batu saling berbenturan. Setelah keluar rumah, mereka berlari ke dataran tinggi, ada yang memanjat pohon sambil berteriak minta tolong, namun sayangnya tersapu arus.

Sekitar 10 km di utara Desa Maliantan, kawasan wisata Pegunungan Xinglong juga luluh lantak diterjang banjir bandang. Jembatan tidur (卧桥), ikon wisata setempat, hancur. Banyak bangunan, restoran, dan hotel rusak, serta kendaraan terseret arus.

Gao Qiming (nama samaran), pemilik restoran di kawasan tersebut selama 17 tahun, mengatakan, “Lantai satu semua hilang terbawa air, tidak ada yang tersisa.” Jalan di kedua sisi penuh dengan mobil rusak — ada yang terbalik, ada yang terjebak di sungai, bahkan ada yang bengkok seperti dipelintir.

Menurut laporan resmi pemerintah Tiongkok, hingga pukul 15.30, 8 Agustus, banjir bandang di Yuzhong telah menyebabkan 10 orang tewas, 33 hilang, dan lebih dari 4.000 orang terjebak. Namun, karena pemerintah Tiongkok sering menutupi besarnya bencana, jumlah korban sebenarnya diperkirakan lebih tinggi.

Seorang warga Yuzhong, bermarga Chen (nama samaran), mengatakan pada 8 Agustus kepada Epoch Times, “Pemerintah bilang hanya 30-an orang hilang, tapi saya rasa lebih banyak. Entah berapa yang tertimbun. Kebanyakan yang hancur adalah jalan dan rumah di tepi sungai, tapi yang paling parah adalah Maliantan karena lokasinya di kaki gunung.” (Hui/asr)

Sumber : NTDTV.com

Banjir Gansu, Tiongkok  Menyebabkan 15 Orang Tewas dan 28 Orang Hilang,  Penduduk Desa Ceritakan Kehancuran yang Mengerikan 

Banjir bandang melanda Kabupaten Yuzhong, Kota Lanzhou, Provinsi Gansu, Tiongkok. Pemerintah menyatakan hingga 9 Agustus malam telah tercatat 15 orang meninggal dunia, 28 orang hilang, 15 orang luka-luka dan lebih dari 30 ribu orang terdampak bencana. Sejumlah saksi mata mengatakan rumah terseret arus hingga ratusan meter. Bahkan, beberapa mobil terpelintir seperti “tali anyaman”

EtIndonesia. Kantor Komando Pengendalian Banjir dan Kekeringan Provinsi Gansu, Tiongkok pada 9 Agustus melaporkan bahwa hingga pukul 18.30 waktu setempat, banjir bandang di Yuzhong  menyebabkan 15 korban jiwa, 28 orang hilang, 15 luka-luka, serta 9.828 orang dievakuasi ke tempat aman.

Seorang warga Desa Xinyaowan, Desa Malian­tan, mengatakan kepada media daratan bahwa saat banjir datang pada 7 Agustus malam, terdengar suara pohon tumbang dan batu saling berbenturan bergema di langit malam. 

Banyak orang bergegas menyelamatkan diri ke tempat yang lebih tinggi. Ada yang memanjat pohon sambil berteriak minta tolong, namun sayangnya terseret arus banjir.

Sekitar 10 kilometer di utara Desa Malian­tan, kawasan wisata Gunung Xinglong juga mengalami kerusakan parah. 

Seorang pemilik restoran di kawasan tersebut menggambarkan bahwa lantai satu restorannya hancur total, lumpur setebal lebih dari satu meter menutup bangunan, dan beberapa mobil terpelintir seperti “tali anyaman” akibat terjangan banjir.

Nyonya Zhao, warga Kota Yuzhong, mengenang bahwa ia tinggal di lantai 7, dan pada malam banjir bandang 7 Agustus itu ia merasakan seluruh gedung bergetar sehingga sama sekali tidak berani keluar rumah.

Seorang warga bernama Zhang Kehui, yang tinggal dekat Desa Xinyaowan, mengingat saat bencana datang terdengar suara gemuruh dari pegunungan “seperti kereta api melintas”. Karena hujan deras dan malam gelap, ia tak berani keluar memeriksa.

Barulah pada  8 Agustus pagi ia melintasi pegunungan dan mendapati Desa Xinyaowan nyaris rata dengan tanah akibat longsoran lumpur dan batu. Rumah-rumah di tepi sungai hancur, banyak ternak dan kendaraan terseret arus, “rumah beton terseret hingga ratusan meter, dan batu-batu sebesar mobil berserakan di mana-mana”.

Banjir bandang ini terjadi mulai 7 Agustus malam, dengan wilayah terdampak terparah berada di Kota Lanzhou, Provinsi Gansu, Tiongkok.  Pemerintah setempat pada  8 Agustus malam menyatakan bahwa lima kecamatan — Chengguan, Mapo, Xiaokangying, Xiaguanying, dan Xinying — mengalami kerusakan parah pada infrastruktur. Jalan raya rusak sepanjang 102 km, lima jembatan rusak dan akses jalan di 14 desa terputus.

Pasokan listrik, komunikasi, dan air bersih untuk warga juga terdampak. Sebanyak tujuh jaringan listrik rusak, 37 desa mengalami pemadaman, 114 stasiun BTS terputus sehingga lebih dari 10 ribu warga kehilangan akses komunikasi. 

Sumber air minum dan tanggul sungai mengalami kerusakan parah, mengganggu pasokan air bersih untuk 24 ribu orang. Luas lahan pertanian yang terdampak mencapai 3.620 mu (sekitar 241,3 hektar). Secara keseluruhan, lebih dari 30 ribu orang terdampak dan lebih dari 2.540 rumah mengalami kerusakan. (Hui/asr)

Sumber : NTDTV.com

Ternyata Usus Bisa Pengaruhi Suasana Hati : Bagaimana Cara Keluar dari Depresi?


EtIndonesia.
Depresi adalah salah satu gangguan kesehatan mental yang umum terjadi, dan bisa memberikan dampak besar terhadap kualitas hidup dan kesehatan fisik seseorang. Meskipun pengobatan medis dan terapi psikologis terbukti efektif bagi banyak penderita, tidak sedikit yang tetap mengalami perasaan hampa, murung, atau kehilangan motivasi.

Kabar baiknya, selain pengobatan medis konvensional, kita juga bisa mengoptimalkan pemulihan depresi lewat olahraga, pola makan sehat, dan strategi gaya hidup yang positif.

 Berikut adalah beberapa pendekatan alami dan menyeluruh untuk membantu keluar dari “lembah gelap” emosi.

1. Olahraga Terbukti Efektif Ringankan Depresi

Sebuah artikel dalam British Medical Journal menyebutkan bahwa olahraga memiliki efek signifikan dalam membantu pengobatan depresi.

 Berbagai jenis aktivitas fisik seperti:

·        Jalan santai,

·        Lari kecil,

·        Yoga,

·        Latihan kekuatan,

·        Tai Chi, atau

·        Qigong

…terbukti dapat membantu mengurangi gejala depresi.

– Efeknya akan semakin kuat bila intensitas olahraganya sedang hingga tinggi.
–  Ini bisa menjadi alternatif efektif bagi mereka yang tidak mendapatkan hasil maksimal dari pengobatan biasa.

2. Strategi Hidup yang Bisa Meningkatkan Semangat

Selain olahraga, ada beberapa strategi hidup sederhana yang bisa membantu mengembalikan semangat hidup:

– Tentukan Tujuan Kecil yang Terjangkau. Memulai dari langkah-langkah kecil membuatmu lebih mudah mendapatkan kembali rasa percaya diri dan arah hidup.

– Dekat dengan Alam. Berjalan-jalan di taman, menyentuh rumput, atau sekadar menikmati udara segar—hal-hal sederhana ini dapat memicu pelepasan endorfin, hormon yang memicu rasa bahagia.

– Hindari Paparan Negatif. Kurangi konsumsi berita negatif, batasi interaksi dengan orang yang suka mengeluh atau menularkan energi buruk. Alihkan perhatian dengan membaca buku inspiratif atau menyerap konten positif.

– Bangun Jaringan Dukungan. Lingkungan sosial yang suportif penting untuk pemulihan. Dekatkan diri dengan orang-orang yang menyenangkan dan bisa menjadi tempatmu bercerita serta mendapat semangat.

3. Nutrisi yang Seimbang, Usus Sehat, Emosi pun Stabil

Penelitian terbaru menunjukkan bahwa kesehatan usus sangat erat kaitannya dengan kesehatan mental.  Apa yang kamu makan bisa memengaruhi aktivitas otak dan suasana hati secara langsung.

Berikut ini adalah daftar makanan yang mendukung kesehatan mental dan emosional:

1. Makanan Kaya Asam Lemak Omega-3

Omega-3 berperan penting dalam menjaga kesehatan otak dan stabilitas emosi.

 Sumber alami:

·        Ikan laut dalam seperti salmon, makarel, sarden,

·        Biji rami (flaxseed),

·        Kacang kenari (walnut).

2. Makanan Tinggi Protein Berkualitas

Protein dibutuhkan tubuh untuk menghasilkan neurotransmitter, senyawa kimia yang mengatur suasana hati.

Sumber utama:

·        Daging ayam,

·        Telur,

·        Tahu dan tempe,

·        Aneka kacang-kacangan.

3. Makanan Kaya Vitamin B Kompleks

Vitamin B6, B12, dan asam folat sangat penting untuk fungsi sistem saraf dan kestabilan emosi.

Sumber:

·        Telur,

·        Kacang-kacangan,

·        Daging ayam,

·        Sereal utuh (whole grain),

·        Kacang almond dan kenari.

4. Makanan Tinggi Antioksidan

Antioksidan membantu melawan stres oksidatif dalam tubuh dan memperbaiki suasana hati.

Contoh makanan:

·        Buah beri seperti blueberry, stroberi, raspberry,

·        Sayuran berwarna seperti bayam, wortel, tomat.

5. Makanan Kaya Magnesium

Magnesium sangat penting untuk fungsi otak dan sistem saraf, serta membantu relaksasi.

Makanan tinggi magnesium:

·        Sayuran hijau (bayam, selada romaine),

·        Kacang-kacangan,

·        Gandum utuh,

·        Biji labu.

6. Makanan Fermentasi (Probiotik)

Penelitian menunjukkan bahwa kesehatan usus memiliki hubungan langsung dengan suasana hati. Makanan fermentasi membantu menyeimbangkan mikrobiota usus yang berdampak ke otak.

Contoh makanan yang mengandung probiotik alami:

·        Yogurt,

·        Kimchi atau asinan sayur,

·        Keju alami (bukan olahan),

·        Tempe.

Penutup: Depresi Butuh Pendekatan Menyeluruh

Depresi adalah kondisi kompleks yang tidak bisa diselesaikan dengan satu metode saja.
Selain pengobatan medis dan psikologis, perubahan gaya hidup seperti olahraga, pola makan sehat, dan dukungan sosial dapat menjadi kunci penting dalam pemulihan.

Keseimbangan antara tubuh yang sehat dan pikiran yang tenang akan mempercepat proses keluar dari kegelapan depresi. Jangan takut untuk mencari bantuan, dan jangan ragu untuk mencintai dirimu sendiri.(jhn/yn)

Israel Berencana Terapkan Kontrol Militer di Gaza, Puluhan Ribu Orang Turun ke Jalan Sebagai Bentuk Protes

EtIndonesia. Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu sebelumnya menyatakan rencana untuk memberlakukan kendali militer atas seluruh Jalur Gaza. Ini telah mendapat persetujuan kabinet keamanan Israel. Rencana ini memicu kecaman luas dan kekhawatiran terhadap keselamatan para sandera. Pada 9 Agustus, puluhan ribu orang turun ke jalan di Tel Aviv, menuntut diakhirinya perang Gaza. Beberapa sekutu Israel juga menilai keputusan Netanyahu akan memperparah krisis kemanusiaan di wilayah tersebut.

Menurut laporan AFP, para demonstran membawa spanduk dan mengangkat foto para sandera yang masih ditahan di Gaza, menyerukan pemerintah untuk menjamin pembebasan mereka.

Pemerintah tidak memberikan perkiraan resmi jumlah peserta, tetapi wartawan AFP di lokasi memperkirakan puluhan ribu orang hadir, jumlah yang jauh melampaui aksi protes anti perang sebelumnya. Sementara itu, kelompok perwakilan keluarga sandera menyebut peserta mencapai 100 ribu orang.

Seorang kerabat sandera yang tewas mengatakan kepada AFP: “Kami akan langsung menyampaikan pesan kepada Perdana Menteri Netanyahu: jika Anda menginvasi sebagian Gaza dan menyebabkan para sandera terbunuh, kami akan meminta pertanggungjawaban Anda di alun-alun kota, dalam kampanye pemilu, dan di mana pun, kapan pun.”

Pada 9 Agustus, para demonstran juga berkumpul di alun-alun depan Museum Seni Tel Aviv — yang dikenal sebagai “Alun-alun Sandera” — untuk menuntut langkah nyata pembebasan para sandera yang diculik sejak Oktober 2023.

Kabinet keamanan Netanyahu pada 8 Agustus telah menyetujui rencana besar untuk menguasai Kota Gaza. Keputusan ini memicu gelombang kritik di dalam dan luar negeri.

Kanselir Jerman Friedrich Merz segera mengumumkan bahwa Jerman akan menangguhkan ekspor perlengkapan militer yang berpotensi digunakan di Gaza, sebagai tanggapan atas rencana pengambilalihan tersebut.

Perdana Menteri Inggris Keir Starmer menyebut langkah itu keliru dan mendesak Israel untuk segera mempertimbangkannya kembali. Minggu lalu, Starmer berjanji bahwa Inggris akan secara resmi mengakui Negara Palestina pada September, kecuali Israel mengambil langkah nyata termasuk menyetujui gencatan senjata.

Turki memperingatkan bahwa tindakan ini akan “sangat merusak” perdamaian kawasan dan mendesak komunitas internasional untuk mencegah Israel melaksanakan keputusan yang dinilai bertujuan memaksa rakyat Palestina meninggalkan tanah mereka.

Kantor HAM PBB menyatakan keputusan Israel melanggar putusan Mahkamah Internasional. Komisaris Tinggi HAM PBB Volker Turk menegaskan bahwa kebijakan tersebut “harus segera dihentikan.”

Namun, Duta Besar AS untuk Israel dari pemerintahan Trump, Mike Huckabee, mengatakan bahwa beberapa negara justru memberi tekanan kepada Israel, bukan kepada Hamas yang melancarkan serangan pada 2023 dan memicu perang ini. Ia menyebut hal itu sebagai pembalikan logika.

Presiden AS Donald Trump sendiri menolak mengungkapkan apakah ia mendukung atau menentang pengambilalihan Gaza oleh Israel, hanya mengatakan bahwa fokus saat ini adalah meningkatkan pasokan pangan ke wilayah Palestina tersebut.

Meski mendapat penolakan keras di dalam dan luar negeri, dan kabar adanya perbedaan pendapat di kalangan petinggi militer Israel, Netanyahu tetap melanjutkan rencananya.

Pada 8 Agustus malam, Netanyahu menulis di media sosial: “Kami bukan ingin menduduki Gaza, kami ingin membebaskan Gaza dari Hamas.”

Militer Israel sebelumnya menyatakan telah menguasai sekitar 75% wilayah Gaza. Brigadir Jenderal Purnawirawan Amir Avivi memperkirakan jika Israel berhasil menguasai seluruh Kota Gaza, wilayah yang dikontrol Israel akan mencapai sekitar 85% dari seluruh Jalur Gaza.

Foto-foto dari Gaza pada 9 Agustus menunjukkan warga Palestina yang mengungsi membawa paket makanan di Khan Younis, Gaza selatan, serta kerumunan warga di Jabalia, Gaza utara, menunggu bantuan kemanusiaan yang dijatuhkan dari pesawat militer. Salah seorang pemuda membawa pulang sebotol minyak goreng, satu bungkus ragi, dan satu kaleng tomat dari paket bantuan tersebut. (Hui/asr)

Sumber : NTDTV.com

Gedung Putih Jadi Saksi: Pakistan Ultimatum India, 10 Rudal Siap Dilepas!

EtIndonesia. Situasi di kawasan Asia Selatan kembali memanas setelah Kepala Staf Angkatan Darat Pakistan, Jenderal Syed Asim Munir, pada 8 Agustus 2025 melakukan kunjungan resmi ke Gedung Putih, Washington D.C. Dalam pertemuan tertutup yang dilaporkan sejumlah media internasional, Munir menyampaikan pesan keras yang langsung menyasar India terkait proyek bendungan baru yang tengah dibangun di wilayah perbatasan sensitif.

Menurut sumber diplomatik, Jenderal Munir secara tegas memperingatkan bahwa jika bendungan tersebut selesai dibangun dan dianggap mengancam kepentingan strategis Pakistan, pihaknya siap menghancurkannya menggunakan 10 rudal balistik. Ancaman ini, yang disampaikan di hadapan pejabat tinggi AS, diyakini sebagai bentuk tekanan militer dan diplomatik terhadap India agar menghentikan proyek tersebut.

Lebih jauh, Munir juga melontarkan peringatan bernada serius soal potensi kehancuran global jika Pakistan kehilangan stabilitas internal.

“Pakistan adalah negara bersenjata nuklir. Jika kami jatuh, setengah dunia akan ikut tenggelam,” ujarnya, seperti dikutip dari laporan yang beredar di Islamabad pada 9 Agustus 2025.

Pernyataan tersebut memicu kekhawatiran bahwa ketegangan antara dua negara bertetangga yang sama-sama memiliki senjata nuklir itu bisa memasuki fase berbahaya.

Latar Belakang Ketegangan

Hubungan Pakistan–India telah lama diwarnai perselisihan, terutama terkait wilayah Kashmir, konflik perbatasan, serta akses terhadap sumber daya air. Proyek bendungan baru India, yang disebut-sebut berada di daerah hulu sungai yang mengalir ke wilayah Pakistan, memicu kekhawatiran Islamabad akan berkurangnya pasokan air ke wilayahnya.

Bagi Pakistan, isu ini bukan sekadar soal infrastruktur, tetapi menyangkut keamanan nasional dan kelangsungan hidup jutaan warganya yang bergantung pada sistem irigasi dari sungai-sungai tersebut.

Dimensi Nuklir dan Perang Psikologis

Ancaman yang disampaikan Jenderal Munir dinilai pengamat sebagai bagian dari perang psikologis untuk meningkatkan tekanan terhadap India dan menarik perhatian internasional, khususnya Amerika Serikat, agar lebih aktif menengahi konflik.

“Ketika seorang pejabat tinggi militer Pakistan menyebut kemungkinan ‘setengah dunia tenggelam’ jika negaranya runtuh, itu adalah sinyal bahwa dia ingin mengingatkan dunia akan risiko perang nuklir di Asia Selatan,” kata Dr. Amir Qureshi, analis hubungan internasional di Lahore.

Namun, sejumlah pihak di India menilai pernyataan tersebut hanyalah retorika untuk menciptakan efek gentar dan menggalang simpati di forum global.

Respons India dan Komunitas Internasional

Pemerintah India belum mengeluarkan tanggapan resmi terkait ancaman tersebut. Namun, media India mengutip sumber militer yang menyatakan bahwa “India akan tetap melanjutkan proyek strategisnya” dan siap mengambil langkah balasan jika Pakistan melakukan tindakan agresif.

Di sisi lain, Washington disebut berada pada posisi sulit. Amerika Serikat memiliki hubungan strategis dengan India, namun juga memandang Pakistan sebagai mitra penting dalam isu kontraterorisme dan stabilitas kawasan.

Sejumlah analis memperingatkan bahwa eskalasi verbal ini dapat berkembang menjadi bentrokan militer terbuka jika tidak segera diredam melalui diplomasi.

Potensi Dampak Regional

Jika ketegangan terus meningkat, risiko terbesar adalah konflik bersenjata antara dua negara nuklir di kawasan yang padat penduduk. Selain korban jiwa yang tak terhindarkan, konflik tersebut juga akan mengganggu jalur perdagangan, memicu krisis kemanusiaan, dan mengancam stabilitas ekonomi Asia Selatan.

Ukraina Hantam Rusia Tanpa Ampun: Kota Direbut, Pangkalan Terbakar, Ekonomi Tersungkur

EtIndonesia. Perang Rusia–Ukraina yang telah berlangsung lebih dari tiga tahun kembali memanas. Ukraina mengumumkan keberhasilan merebut sepenuhnya Kota Tentara Merah dan mengusir seluruh pasukan Rusia dari wilayah tersebut.

Pertempuran Darat dan Udara Meningkat

Pasukan Ukraina melancarkan serangan balasan dari tiga arah, memukul mundur infiltrasi kecil Rusia yang umumnya terdiri dari kelompok infanteri ringan beranggotakan 3–5 orang. Serangan-serangan ini berhasil digagalkan dengan kombinasi tembakan sniper dan serangan drone.

Ancaman terbesar bagi Ukraina kini datang dari arah timur laut, di mana jalur suplai strategis Wulin Road berpotensi menjadi target Rusia. Divisi Lintas Udara ke-7 Ukraina, sebagai kekuatan utama di sektor ini, berhasil menyelesaikan operasi pembersihan di kota dan berkali-kali menggagalkan upaya infiltrasi lawan.

Kelemahan Taktis Rusia

Meski Rusia mengerahkan sekitar 100.000 personel di sektor tersebut, kepadatan pasukan tetap rendah karena harus terbagi di tiga titik pengepungan. Dua kelemahan utama mereka di lapangan adalah:

  1. Keterbatasan Manuver — Unit bersenjata berat tidak mampu masuk ke zona pertahanan Ukraina sejauh 15 km. Setiap pergerakan kolom mekanis langsung menjadi sasaran serangan presisi drone dan artileri jarak jauh.
  2. “Tembok Api” Drone — Ukraina membangun zona tembak selebar 20 km, di mana setiap konsentrasi pasukan Rusia segera terdeteksi satelit atau drone pengintai, lalu dihantam amunisi presisi.

Di sektor Zaporizhzhia, misalnya, pergerakan peralatan konstruksi Rusia di Desa Kamianske terdeteksi drone Ukraina. Jet tempur MiG-29 kemudian menjatuhkan bom berpemandu Iron Hammer, menghancurkan target dan menewaskan 37 personel Rusia.

Serangan Udara Strategis Ukraina

Pada 8 Agustus malam, Ukraina melancarkan serangan drone ke Pangkalan Udara Millerovo di Rostov, memicu kebakaran besar. Satelit NASA mengonfirmasi titik api di area bandara, meski Rusia mengklaim penyebabnya adalah ledakan tangki bahan bakar.

Sehari sebelumnya, kilang minyak Afipsky di Krasnodar Krai—yang memproses 2,1% produksi minyak Rusia—juga dihantam. Ledakan beruntun memicu status darurat tingkat empat. Depo minyak Adler menjadi target berikutnya, mengganggu operasional Bandara Sochi.

Di Kherson, Rusia gagal menghancurkan jembatan utama di Pulau Krabel setelah rudal pertahanan udara Ukraina mencegat serangan, memaksa jet tempur Rusia mundur dengan dugaan kerusakan berat.

Pertahanan Ukraina dan Bantuan Sekutu

Radar sistem pertahanan udara Patriot yang sempat rusak berhasil diperbaiki teknisi Jerman pada akhir Juli, dan telah mencegat dua rudal jelajah Rusia.

Kekurangan komponen akibat sanksi memaksa Rusia menambah 15 unit sistem pertahanan udara buatan era Soviet di sekitar Moskow. Namun, pada 7 Agustus malam, Ukraina kembali menyerang Krimea dengan 19 drone dan 9 rudal jelajah Storm Shadow, merusak pelabuhan Sevastopol dan memaksa penutupan Jembatan Kerch.

Krisis Internal dan Dukungan Internasional

Video bocor menunjukkan Kolonel Yevgeny Radnov, komandan tank Rusia, tewas ditembak anak buahnya sendiri akibat perilaku kasar dan pelecehan terhadap keluarga prajurit gugur.

Azerbaijan meningkatkan produksi amunisi 24 jam penuh dan mengirimkannya langsung ke garis depan Ukraina. Turki memberi dukungan militer, diplomatik, dan ekonomi tanpa syarat.

Diplomasi Tingkat Tinggi

Media AS melaporkan kemungkinan KTT AS–Rusia pekan depan di Alaska. Presiden AS Donald Trump menuntut Putin bertemu Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy sebelum KTT, atau pertemuan dibatalkan.

Zelenskyy menegaskan Ukraina tidak akan menyerahkan wilayahnya. Survei menunjukkan 76% rakyat Ukraina menolak rencana damai Rusia yang mengharuskan pemangkasan militer, penyerahan empat wilayah timur, dan pembatalan ambisi bergabung dengan NATO.

Krisis Ekonomi Rusia

Kementerian Keuangan Rusia melaporkan defisit anggaran mencapai 4,9 triliun rubel (sekitar USD 61,4 miliar) per Juli 2025, melebihi proyeksi tahunan 30%. Pendapatan minyak dan gas turun 18,5% akibat melemahnya harga minyak dan penguatan rubel.

Trump mengaitkan tekanan ekonomi ini dengan upaya damai yang dia dorong, bahkan mengancam tarif tambahan terhadap negara pembeli minyak Rusia, termasuk India dan kemungkinan Tiongkok.

Kebocoran Intelijen Kapal Selam Nuklir

Ukraina mengungkap keberhasilan memperoleh dokumen rahasia kapal selam nuklir terbaru Rusia, Pangeran Pozharsky kelas 95A, hanya 11 hari setelah dioperasikan. Dokumen berisi desain teknik, daftar kru, dan catatan operasi—cukup untuk mengidentifikasi kelemahan teknisnya.

Kebocoran ini diperkirakan memengaruhi latihan gabungan Angkatan Laut Rusia–Tiongkok yang sedang berlangsung, meski kapal tersebut tidak ikut serta.

Kesepakatan Kunci di Kaukasus

Pemimpin Azerbaijan dan Armenia menandatangani perjanjian di Gedung Putih untuk membangun Koridor Trump sepanjang 42 km yang menghubungkan Azerbaijan dengan wilayah Nagorno-Karabakh. AS memperoleh hak sewa eksklusif jangka panjang atas jalur ini. Analis menilai, model ini bisa menjadi referensi pengelolaan wilayah pascaperang di Ukraina timur jika gencatan senjata tercapai.

Gansu, Lanzhou, Tiongkok Dilanda Banjir Bandang dan Longsor,  10 Orang Dilaporkan Tewas dan 4.000 Orang Terjebak

  • Wilayah timur-tengah Provinsi Gansu, Tiongkok diguyur hujan lebat yang memicu banjir bandang dan longsor. 
  • Kota Lanzhou mengalami hujan deras dan longsor besar selama dua hari berturut-turut, menyebabkan sedikitnya 10 orang tewas, 33 orang hilang, dan lebih dari 4.000 warga Kabupaten Yuzhong terjebak. Seorang warga Lanzhou berkata: “Ini Sungai Kuning, kan? Airnya langsung seperti ini!”
  • Laporan resmi tentang korban jiwa baru disampaikan lebih dari 12 jam setelah bencana, sehingga dikhawatirkan jumlah korban sebenarnya jauh lebih besar. 

EtIndonesia. Air bah melanda hingga membanjiri wilayah perkotaan Lanzhou. Sejak Kamis (7/8/2025) sore, Kabupaten Yuzhong di Kota Lanzhou diguyur hujan deras ekstrem, dengan total curah hujan dua hari mencapai 195 milimeter.

Video yang diunggah warga memperlihatkan banyak mobil terseret arus, sungai meluap, dan air bercampur lumpur tebal.

Menurut media pemerintah PKT, hingga Jumat (8 Agustus), hujan deras telah menyebabkan 10 orang meninggal dan 33 orang hilang. 

Namun, karena pemerintah kerap menutup-nutupi informasi bencana, jumlah korban sebenarnya kemungkinan lebih besar.

Video lain memperlihatkan sebuah truk tangki berat yang diduga mengangkut bahan bakar terguling setelah diterjang arus deras.

Seorang warga Lanzhou berkata: “Akar pohon pun hanyut. Apakah kuil ini juga sudah roboh? Wah, habis sudah ini! Astaga, jalan raya ini…”

Pada Jumat, otoritas meteorologi mengeluarkan peringatan merah untuk banjir bandang dan banjir di sungai-sungai kecil dan menengah. 

Di Kabupaten Yuzhong dan Gunung Xinglong, sebagian wilayah mengalami kerusakan listrik dan komunikasi. Beberapa kecamatan, lebih dari 1.300 rumah tangga, dan lebih dari 4.000 orang sempat terjebak. (Hui/asr)

Laporan gabungan: An Qi & Jiang Diya – New Tang Dynasty Television

Mengapa Orang Baik Banyak Cobaan dan Tak Berumur Panjang? Berikut Penjelasannya


EtIndonesia
. Ada pepatah kuno: “Orang baik banyak cobaan, orang baik tak berumur panjang.”

Dalam kehidupan nyata, memang ada orang yang tak pernah berbuat jahat, bahkan banyak menolong, tapi tetap mengalami hidup yang berat, penuh penderitaan, hingga mempertanyakan arti hidupnya. Sebenarnya, apa yang sedang terjadi? Mari kita simak dua kisah berikut ini.

Mengapa “Orang Baik Banyak Cobaan”?

Menjelang akhir Dinasti Qing, di wilayah Lulong, sebelah timur Beijing, hiduplah seorang saudagar tua bernama Zhao Defang. Dia kaya raya, usahanya lancar, hidup berkecukupan. Dia dan istrinya memiliki tiga orang putra yang semuanya telah menikah.

Pada perayaan ulang tahunnya yang ke-60, Zhao Defang menceritakan kepada ketiga anaknya bahwa dulu dia pernah memakai timbangan berisi timah untuk menipu orang—menggunakan timbangan besar saat membeli dan timbangan kecil saat menjual. Dengan cara ini dia meraup banyak untung secara curang. Bahkan, dia pernah menyebabkan kematian dua pedagang: satu penjual kapas dan satu lagi penjual obat-obatan. Selebihnya, dia juga telah menipu banyak orang tanpa terhitung jumlahnya.

Kini, hatinya tergugah oleh penyesalan. Dia tidak bisa tenang setiap kali mengingat para korban yang dia celakai. Dia memutuskan untuk berhenti berbuat jahat dan mulai menjalani hidup yang penuh kebaikan. Dia pun menjadi dermawan, suka menolong, dan sering berbuat amal.

Namun, malapetaka justru datang bertubi-tubi. Dalam waktu sebulan:

·        Anak sulungnya meninggal mendadak karena sakit, dan istrinya menikah lagi.

·        Anak kedua juga meninggal mendadak, dan istrinya pun menikah lagi.

·        Anak ketiga pun mengalami hal yang sama. Tapi karena istrinya sedang hamil, dia tidak menikah lagi.

Kematian beruntun dalam keluarga membuat Zhao Defang sangat terpukul. Dia merasa bingung—mengapa saat dirinya berbuat jahat dulu justru diberkati anak-cucu dan harta melimpah, tapi sekarang saat dia bertobat dan berbuat baik, justru datang bencana? Dia pun mulai meragukan hukum sebab-akibat.

Pertemuan dengan Seorang Biksu

Suatu hari, menantu ketiganya hendak melahirkan, namun sudah tiga hari tiga malam belum juga berhasil melahirkan. Banyak bidan dipanggil, tapi semuanya gagal membantu persalinan.

Saat itulah datang seorang biksu pengembara meminta sedekah di depan rumah mereka. Setelah mendengar kabar tentang persalinan yang sulit, sang biksu berkata bahwa dia memiliki obat mujarab yang bisa langsung membantu melahirkan.

Zhao Defang segera mengundang sang biksu masuk. Setelah meminum obat itu, benar saja—istri ketiganya berhasil melahirkan seorang anak laki-laki.

Mendengar kabar kelahiran cucunya, Zhao sangat bahagia. DIa pun mengadakan jamuan besar untuk berterima kasih kepada sang biksu. 

Dalam perjamuan itu, Zhao bertanya: “Kenapa saat saya berhenti berbuat jahat dan mulai berbuat baik, malah bencana datang satu per satu?”

Sang biksu tertawa dan menjawab :

 “Balasan atas perbuatan baik dan buruk itu sejelas bayangan mengikuti tubuh, tak pernah meleset sedikit pun. 

Dengar baik-baik:  Anak pertamamu adalah reinkarnasi dari pedagang obat yang dulu kamu celakai. Dia lahir untuk menagih hutang karmamu. Anak kedua adalah pedagang kapas yang juga jadi korbanmu, kini datang untuk menguras hartamu. Anak ketiga pun adalah hasil dari karma burukmu—dia ditakdirkan akan menyebabkan aib besar dan membawamu jatuh miskin hingga mati dalam penderitaan. Namun karena kamu bertobat dan berbuat baik, surga berbelas kasih kepadamu. Maka tiga anak pembawa petaka itu diambil kembali satu per satu, supaya kamu bisa terhindar dari bencana besar. Kini, hutang karmamu telah lunas. Cucu yang baru lahir ini adalah berkah dari perbuatan baikmu. Di masa depan, dia akan membawa kemuliaan bagi keluarga kalian.”

Mendengar hal itu, Zhao seperti baru terbangun dari mimpi panjang. Dia akhirnya benar-benar memahami hukum sebab-akibat dalam hidup.

Rahasia di Balik Timbangan Enam Belas Liang

Sang biksu lalu bertanya: “Tahukah kamu, mengapa satu timbangan disebut ‘enam belas liang’?”

Dia menjelaskan: “Itu karena jumlahnya melambangkan bintang utara (7), bintang selatan (6), ditambah tiga bintang berkah, kekayaan, dan umur panjang—total 16. Jika kamu mengurangi 1 liang dari orang lain, kamu mengurangi keberuntunganmu. Mengurangi 2 liang, kamu mengurangi rezekimu. Mengurangi 3 liang, kamu memotong umurmu.  Semakin banyak kamu curangi orang lain, semakin besar kutukanmu sendiri. Bayangkan, berapa banyak dosa yang telah kamu kumpulkan dengan satu timbangan curang itu?”

Zhao mendengar penjelasan itu sambil menggigil ketakutan. Keringat dingin membasahi punggungnya, dan ia merasa seluruh tubuhnya lemas. Ia pun kembali berterima kasih dengan penuh ketulusan kepada sang biksu atas bimbingan yang menyadarkannya.

Mengapa “Orang Baik Tak Berumur Panjang”?

Pada zaman Dinasti Song, ada seorang pemuda yang sejak kecil sudah yatim piatu dan memiliki cacat tubuh. Dia hidup sebagai pengemis, namun berhati baik dan sering membantu orang lain.

Di daerah tempat tinggalnya, ada sungai deras yang tak memiliki jembatan, sangat membahayakan saat musim banjir. Warga pun sangat kesulitan menyebrangi sungai itu.

Melihat kondisi ini, si pemuda bertekad membangun jembatan batu. Setiap hari dia mengumpulkan batu sedikit demi sedikit, meski sering ditertawakan orang. Tahun demi tahun berlalu, tumpukan batu sudah setinggi bukit.

Akhirnya, warga yang tersentuh hatinya pun ikut membantu, dan jembatan itu hampir rampung. Namun saat sedang memahat batu, batu melesat dan mengenai kedua mata si pemuda—dia pun menjadi buta.

Meski begitu, dia tidak mengeluh atau menyalahkan langit, dan tetap berbuat baik semampunya. Sayangnya, saat warga sedang merayakan selesainya pembangunan jembatan, petir menyambar dan menewaskan pemuda itu.

Reaksi Pak Hakim yang Terkenal: Bao Zheng

Kabar tragis itu terdengar sampai ke telinga Bao Zheng—hakim agung yang dikenal sebagai “Bao Qingtian” (Keadilan Langit). 

Dia sangat marah, dan menulis pada spanduk duka si pemuda: “Lebih baik jadi orang jahat daripada jadi orang baik!”

Tak lama kemudian, putra mahkota Dinasti Song lahir, namun dia terus menangis tiada henti. Semua tabib istana menyerah. Saat itu, Bao Zheng diminta datang ke istana.

Dia melihat tangan bayi putih mulus itu, dan terkejut mendapati tulisan samar yang dia sendiri pernah tulis di spanduk pemakaman pemuda itu. Saat dia coba hapus, tulisan itu lenyap, dan bayi pun langsung berhenti menangis.

Bao Zheng kemudian mendapatkan pencerahan lewat mimpi tentang sebab-musabab kejadian ini. Ternyata, si pemuda di kehidupan sebelumnya adalah orang yang sangat jahat. Untuk menebus semua dosa itu, dia harus menjalani tiga kehidupan penuh penderitaan:

1. Kehidupan pertama: menjadi cacat dan yatim piatu.

2. Kehidupan kedua: menjadi buta.

3. Kehidupan ketiga: mati disambar petir dan jasad tak dikenal.

Namun karena di kehidupan pertama dia telah sadar dan memilih berbuat baik, Tuhan memberi dia kesempatan untuk menebus dua kehidupan dalam satu masa hidup. Maka dia dibutakan dan disambar petir dalam satu kehidupan.

Karena ketulusannya, semua karma buruknya lunas. Dan pada kehidupan berikutnya, dia terlahir sebagai putra mahkota, menikmati kehormatan dan kemuliaan tanpa batas.

Penutup:

Mengapa “orang baik banyak cobaan, orang baik tak berumur panjang”? 

Setelah membaca kedua kisah ini, kita pasti mulai mengerti.

Tidak ada seorang pun yang bisa lari dari hukum sebab-akibat. Tapi, takdir bisa diubah. Ketika seseorang membuat pilihan yang benar, berjalan sejalan dengan kehendak langit, maka hidupnya pun bisa berubah.

Buah akan mengikuti benih, dan kebenaran akan selalu terungkap. (jhn/yn)

Rusia Ajukan Tawaran Damai, Tapi Ukraina Curiga Ada Perangkap

EtIndonesia. Perang Rusia–Ukraina memasuki babak diplomasi yang semakin intens, menyusul pengumuman rencana pertemuan tingkat tinggi antara Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, dan Presiden Rusia, Vladimir Putin, yang dijadwalkan berlangsung 15 Agustus di Alaska.

Trump–Putin Akan Bertemu di Wilayah AS

Trump mengumumkan rencana pertemuan tersebut melalui akun Truth Social, dengan menyebut pembahasan akan fokus mencari solusi damai untuk mengakhiri konflik di Ukraina. Beberapa jam kemudian, Kremlin mengonfirmasi agenda tersebut.

Rusia menegaskan bahwa pemilihan lokasi di Alaska memiliki makna simbolis, mengingat secara geografis wilayah tersebut berbatasan langsung dengan Rusia melalui jalur Alaska–Siberia. Kremlin menyebut hal ini sebagai bentuk “sikap bersahabat” Putin kepada Trump.

Namun, sejumlah analis memandang keputusan ini sebagai manuver diplomatik yang penuh perhitungan. Dengan datang sebagai “tamu” ke wilayah AS, Putin dapat membangun citra merendah, padahal langkah ini berpotensi menjadi strategi untuk memperlambat tekanan internasional terhadap Moskow.

Proposal Damai Baru dari Moskow

Mengutip laporan The Wall Street Journal, Rusia disebut menawarkan penghentian perang jika Ukraina memenuhi beberapa syarat, antara lain:

  1. Menarik seluruh pasukan dari wilayah Donetsk, Luhansk, dan Krimea.
  2. Mengakui ketiga wilayah tersebut secara resmi sebagai bagian dari Federasi Rusia.

Syarat ini disebut lebih ringan dibandingkan tuntutan Moskow sebelumnya, yang mencakup pengakuan empat provinsi di timur Ukraina, komitmen netralitas, larangan bergabung dengan NATO, dan penghentian bantuan militer Barat.

Menurut sumber diplomatik Eropa, proposal tersebut dibagi dalam dua tahap:

  • Tahap Pertama: Ukraina mundur sepenuhnya dari wilayah Donetsk, kemudian garis depan dibekukan.
  • Tahap Kedua: Trump dan Putin merumuskan rencana damai yang akan dibawa ke meja perundingan bersama Presiden Ukraina, Volodymyr Zelenskyy.

Meski demikian, status dua provinsi selatan, Zaporizhzhia dan Kherson, masih belum jelas. Sebagian laporan menyebut Rusia mungkin akan menarik pasukannya dari wilayah itu, sementara informasi lain mengatakan garis pertahanan akan dibekukan di posisi terkini.

Potensi Risiko bagi Ukraina dan Trump

Pengamat menilai, jika Ukraina menerima tawaran tersebut, Rusia akan memperoleh keuntungan strategis besar—terutama wilayah yang sulit direbut—tanpa pertempuran lebih lanjut. Di sisi lain, Putin hanya memberikan janji gencatan senjata yang secara teknis dapat dia langgar kapan saja.

Langkah ini juga berpotensi menekan Trump untuk mendesak Zelenskyy menerima kesepakatan, bahkan mendorong Washington menunda atau membatalkan sebagian sanksi terhadap Rusia. Faktanya, Trump telah menunda penerapan sanksi baru yang seharusnya berlaku kemarin, menunggu hasil pertemuan dengan Putin.

Kontra-Proposal dari Ukraina dan Eropa

Sebagai respons, Ukraina bersama sejumlah negara Eropa telah mengajukan kontra-proposal yang memuat tiga poin utama:

  1. Gencatan senjata harus dilakukan segera dan tanpa syarat.
  2. Tidak ada penyerahan wilayah secara sepihak, dan setiap pertukaran wilayah harus bersifat setara.
  3. Jaminan keamanan internasional bagi Ukraina, termasuk opsi untuk bergabung dengan NATO.

Situasi ini menjadikan pertemuan Trump–Putin di Alaska sebagai momen yang dapat menjadi titik balik perang atau justru membuka babak baru ketegangan geopolitik global.

Bencana Beruntun Landa Tiongkok: Desa Hilang, Kota Terendam, Politik Tetap Jadi Prioritas

EtIndonesia. Dalam beberapa hari terakhir, sejumlah wilayah di Tiongkok dilanda rangkaian bencana alam parah yang menyebabkan korban jiwa, kerusakan infrastruktur, dan kepanikan massal. Laporan lapangan mengungkapkan bahwa banjir bandang, tanah longsor, serta hujan lebat telah menghantam provinsi-provinsi besar, sementara pemerintah pusat dinilai lebih fokus pada pengamanan acara politik besar ketimbang penanganan korban.

Gansu: Desa Rata dengan Tanah, Ribuan Warga Terjebak

Kabupaten Yuzhong, Provinsi Gansu, menjadi salah satu daerah terdampak terparah. Hujan lebat memicu banjir bandang dan tanah longsor, menghantam empat kecamatan sekaligus. Beberapa desa rata dengan tanah, lahan pertanian tertimbun lumpur, dan ribuan warga terisolasi.

Pemerintah Tiongkok secara resmi melaporkan 10 orang tewas, 33 hilang, dan lebih dari 4.000 warga terjebak. Namun, mengingat rekam jejak pihak berwenang yang kerap menutupi data bencana, jumlah korban dikhawatirkan jauh lebih besar.

Seorang warga setempat menuturkan suasana mencekam: “Hujan belum berhenti, malah makin deras. Air mengalir di selokan, pohon-pohon tumbang tertancap di lumpur, semua rumah hilang, termasuk milik tetangga saya. Banjir datang sekitar pukul 10 malam, hujan deras berlangsung lebih dari empat jam. Desa nyaris tenggelam, ternak hanyut, rumah-rumah hilang begitu saja. Saat diingat kembali, rasanya masih menakutkan.”

Kerusakan begitu parah: rumah terhempas ratusan meter, mobil hanyut dan hilang, jalan dipenuhi material bangunan. Beberapa warga mengatakan banjir kali ini bahkan lebih parah dibandingkan bencana besar tahun 1988.

Listrik dan komunikasi lumpuh total. Warga menuturkan bahwa air datang dari segala arah, bukan hanya dari satu aliran, dan intensitas hujan malam itu belum pernah mereka saksikan sebelumnya.

Henan: Zhengzhou Terendam, Kenangan 2021 Terulang

Sementara itu, hujan deras luar biasa melanda Kota Zhengzhou, Provinsi Henan, membanjiri setengah kota hanya dalam hitungan jam. Lalu lintas lumpuh total, dan Terowongan Jalan Jingguang berubah menjadi sungai. Kekhawatiran langsung merebak bahwa tragedi banjir besar 20 Juli 2021 akan terulang.

Video di media sosial memperlihatkan arus deras di jalan-jalan utama, mobil terendam hingga mati mesin, dan sejumlah terowongan kembali tergenang. Seorang sopir mengaku air mencapai jendela mobil hanya dalam 10 menit hingga mobilnya mulai terapung. 

Tagar #BanjirZhengzhou pun menduduki puncak trending di platform Tiongkok.

Beijing: Miyun dan Huairou Dilanda Longsor dan Banjir Bandang

Di Miyun dan Huairou, banjir bandang dan longsor pada 26 Juli malam menewaskan banyak orang, termasuk wisatawan. Sejak 5 Agustus 2025, beberapa desa mulai dibuka untuk pembersihan, namun biaya perbaikan membuat warga kebingungan.

Kesaksian warga mengungkap kondisi memilukan: lumpur menutup jalan dan rumah, banyak orang hilang tanpa ditemukan, dan desa-desa kini hanya menyisakan puing-puing. Di Liulimiao, Huairou, beberapa rumah hanyut, termasuk milik keluarga pemilik kafe di Yanling Valley. Tim relawan terus menyisir sungai mencari korban.

Bau busuk menyengat di daerah terdampak, dan meskipun rumah di dataran tinggi selamat dari banjir, kelembapan tinggi akibat pelepasan air dari Bendungan Miyun menyebabkan dinding berjamur. Warga berharap lahan pertanian segera pulih agar dapat kembali bercocok tanam.

Kritik pada Pemerintah: Fokus ke Politik, Bukan Penanganan Bencana

Ironisnya, di tengah bencana besar ini, pemerintah pusat justru terlihat lebih memprioritaskan pengamanan acara besar pada 3 September di Beijing. Area Tiananmen dan jalan-jalan utama diberlakukan pembatasan lalu lintas ketat, dan puluhan ribu tenaga keamanan sementara, termasuk pensiunan, direkrut untuk patroli.

Suasana kota makin tegang setelah seorang warga yang mengunggah video awan berbentuk naga di langit Beijing ditelepon pihak berwenang dan diminta menghapus atau tidak memberikan komentar “spekulatif”. Pemeriksaan ketat bahkan dilakukan terhadap warga yang hanya melintas dengan sepeda di kawasan politik utama.

Pengamat menilai, situasi ini memperlihatkan bahwa di tengah bencana yang menelan korban jiwa dan merusak ribuan rumah, prioritas pemerintah tampak lebih condong ke stabilitas politik dan pengamanan acara kenegaraan daripada penanganan korban bencana.

Musuh Kecantikan? Hindari 7 Makanan Pemicu Penuaan Dini Ini!

 
EtIndonesia.
Waktu bisa mengikis kecantikan seperti pisau tajam. Tapi jika dirawat dengan baik, penampilan seseorang bisa terlihat 10 tahun lebih muda dari usia aslinya—dan itu bukan hal mustahil!

Untuk mempertahankan kecantikan, selain olahraga dan sikap mental yang positif, pola makan juga memainkan peran kunci. Sayangnya, banyak orang tidak sadar bahwa ada makanan yang seolah-olah menjadi “zat pemercepat penuaan”, yang justru dikonsumsi hampir setiap hari.

Berikut ini 7 jenis makanan yang diam-diam bisa merusak kulit dan mempercepat penuaan. Terutama bagi kamu yang ingin tampil segar dan awet muda, sebaiknya mulai menghindari makanan ini:

1. Makanan yang Digoreng

Contoh: kentang goreng, gorengan, keripik kentang, cakwe, pastel, donat, makanan tepung goreng, dll.

Risiko:

·        Munculnya flek penuaan (age spots). Orang berusia 50+ wajar punya flek, tapi jika masih muda sudah muncul, bisa jadi akibat pola makan. Makanan yang digoreng pada suhu tinggi menghasilkan peroksida lipid, yang dapat merusak kulit dan mempercepat munculnya bintik-bintik gelap.

·        Penuaan kulit lebih cepat.  Kandungan lemak tinggi dan sulit dicerna, makanan ini juga meningkatkan produksi radikal bebas yang mempercepat kerusakan jaringan kulit.

2. Makanan yang Mengandung Timbal

Contoh: telur asin, telur seribu tahun (telur pindang), cakwe, popcorn instan, minuman kaleng.

Risiko:

·        Merusak sistem pembentukan darah (hematopoiesis). Timbal adalah logam berat beracun yang dapat menghancurkan sel darah dan melemahkan produksi darah.

·        Menurunkan daya ingat. Akumulasi timbal dalam tubuh bisa merusak sistem saraf, menyebabkan gangguan memori, bahkan gejala demensia.

·        Wajah kusam dan penuaan dini. Timbal yang menumpuk membuat kulit terlihat pucat, tidak segar, dan mempercepat proses penuaan.

Catatan:
Beberapa jenis kaleng makanan yang dilapisi timah/lem timbal mengandung kadar logam berat tinggi—kurangi konsumsi makanan kaleng berkemasan logam.

3. Makanan yang Mengandung Aluminium

Contoh: bihun, soun, mi instan, makanan ringan berbahan kentang (snack bantal), roti kukus super empuk.

Risiko:

·        Osteoporosis (tulang rapuh). Aluminium dalam tubuh bisa mengikat protein penting dan mengganggu penyerapan mineral untuk tulang.

·        Anemia (kekurangan darah). Aluminium dapat menghambat sistem saraf dan produksi darah, menyebabkan gejala lemas dan anemia.

Catatan:
Banyak makanan seperti cakwe, soun, atau mi basah menggunakan bahan tambahan yang mengandung aluminium agar teksturnya lebih kenyal. Sebaiknya konsumsi dalam jumlah terbatas.

4. Makanan Tinggi Gula

Contoh: kue, permen, minuman manis, sirop, dessert, soda.

Risiko:

·        Merusak kolagen kulit. Gula bereaksi dengan protein di kulit (glikasi) dan merusak kolagen, menjadikan kulit kendur dan cepat keriput.

·        Menimbulkan masalah kulit. Konsumsi gula berlebih bisa memicu produksi minyak berlebih, menyumbat pori-pori, dan menyebabkan jerawat, komedo, serta iritasi.

·        Memicu obesitas dan gangguan hormon. Kelebihan gula menyebabkan lonjakan insulin dan memperburuk metabolisme, berujung pada kegemukan, diabetes, dan gangguan hati.

5. Makanan Berjamur

Contoh: makanan basi, berbau, berwarna hitam, berjamur.

Risiko:

·        Mempercepat kerusakan ginjal.  Zat beracun dari makanan berjamur membebani ginjal yang harus bekerja keras untuk menetralisir racun.

·        Meningkatkan risiko kanker. Aflatoksin—zat beracun dari jamur—adalah salah satu karsinogen paling kuat di dunia. Jika makananmu jamuran, lebih baik buang, jangan disayang.

6. Makanan yang Diasinkan atau Diasap

Contoh: ikan asap, daging asap, acar, telur asin.

Risiko:

·        Kelebihan garam dalam tubuh. Makanan jenis ini sangat tinggi natrium. Jika dikonsumsi rutin, bisa merusak ginjal dan mempercepat penuaan organ.

·        Mengandung zat karsinogenik. Proses pengawetan dan pengasapan dapat membentuk nitrosamin, senyawa berbahaya yang memicu kerusakan lambung dan meningkatkan risiko kanker.

7. Makanan Kalengan

Contoh: buah kaleng, sayuran kaleng, sarden, daging kaleng.

Risiko:

·        Membebani organ hati dan ginjal. Makanan kaleng biasanya mengandung banyak pengawet dan zat aditif, yang membutuhkan proses metabolisme berat oleh hati.

·        Kandungan gizi berkurang, risiko kanker meningkat. Proses produksi bisa menghilangkan vitamin penting dan menambahkan pewarna yang mengandung bahan karsinogenik.

Penutup: Awet Muda Dimulai dari Isi Piring

Wajah cantik bisa cepat memudar jika tubuh terus menerus diserang oleh makanan yang tak sehat.  Kecantikan bukan hanya soal skincare dan make-up, tapi juga soal apa yang kamu masukkan ke dalam tubuh.

Ingin tampil awet muda dan sehat?
✔️ Kurangi makanan yang digoreng
✔️ Hindari makanan tinggi logam berat
✔️ Batasi gula dan garam
✔️ Waspadai makanan kemasan dan kalengan
✔️ Perbanyak makanan segar, alami, dan antioksidan

Semoga artikel ini bisa memberi manfaat buat Anda semua. (jhn/yn)