Akhir Isolasi Minyak Rusia? Pernyataan Mengejutkan di AS

EtIndonesia. AS mengumumkan syarat untuk mencabut sanksi terhadap sektor minyak Rusia. Menteri Keuangan AS, Scott Bessent menyatakan hal ini di Fox News.

Menteri Keuangan AS Scott Bessent mengatakan bahwa jika konflik antara Rusia dan Ukraina diselesaikan dan kondisi di Venezuela dan Iran stabil, hal itu dapat secara signifikan menurunkan harga minyak.

“Berkat perjanjian perdamaian, kita dapat melihat penurunan harga minyak yang substansial. Jika masalah terkait Venezuela, Iran, Rusia, dan Ukraina diselesaikan, sejumlah besar minyak yang saat ini berada di bawah sanksi Departemen Keuangan dapat memasuki pasar,” jelasnya.

Bessent menekankan bahwa perubahan tersebut hanya akan terjadi setelah resolusi konflik resmi dan kesimpulan perjanjian internasional yang relevan. Dia mencatat bahwa ini tidak hanya akan meningkatkan volume minyak di pasar global tetapi juga menandakan stabilisasi harga energi global.

Para ahli menyoroti bahwa ini menunjukkan pendekatan fleksibel AS terhadap kebijakan sanksi: jika syarat untuk resolusi damai terpenuhi, negara tersebut siap untuk mengizinkan dimulainya kembali sebagian perdagangan energi. Hal ini dapat berdampak signifikan pada harga minyak global dan keamanan energi banyak negara.

Para analis memperkirakan bahwa pencabutan sanksi terhadap minyak Rusia akan menjadi salah satu perubahan paling signifikan di pasar energi dalam beberapa tahun terakhir, berpotensi mengurangi ketergantungan pada sumber energi mahal lainnya dan menstabilkan harga bagi konsumen di AS, Eropa, dan Asia.

Pada 10 Februari, harga minyak global turun di tengah kekhawatiran para pedagang atas potensi gangguan pasokan di tengah meningkatnya ketegangan AS-Iran.

Impor minyak Rusia ke India dapat berkurang setengahnya setelah kesepakatan perdagangan dengan AS. (yn)

Dari Sopir Menjadi Miliarder

EtIndonesia. Suatu ketika, aku pernah mewawancarai seorang pengusaha yang sangat sukses. Saat menghubunginya lewat telepon, dia dengan ramah mengatakan bahwa dia akan mengirimkan sopir pribadinya untuk menjemputku. Dalam hati aku berpikir, inilah memang ciri khas orang sukses.

Begitu masuk ke dalam mobil, aku langsung memperhatikan sikap dan penampilan sang sopir. Dia jauh berbeda dari gambaran sopir pada umumnya. Sikapnya lembut, sopan, tutur katanya terjaga, dan pembawaannya menenangkan—kesan pertamaku sangat baik.

Tak lama setelah mobil berjalan, aku mulai mengobrol dengannya. Yang membuatku terkejut, dia ternyata mampu membahas dunia usaha, keuangan, pasar saham, dan manajemen keuangan dengan cukup mendalam. Hal itu sungguh membuatku kagum.

Tak lama kemudian, dia menoleh dan berkata dengan sopan :  “Maaf, Pak. Saya lupa mengambil sesuatu. Bolehkah kita mampir sebentar ke rumah saya, lalu baru ke kantor?”

Aku melihat jam tangan—waktu masih cukup longgar.

 Aku pun menjawab:  “Tidak masalah, silakan.”

Mobil melintasi Jembatan Zhongshan dan melaju ke kawasan Tianmu, lalu berhenti di depan sebuah rumah mewah. Sang sopir masuk dengan cepat dan keluar membawa dua atau tiga map dokumen. Pemandangan itu membuatku semakin penasaran.

Begitu ia kembali ke mobil, aku pun tak tahan untuk “mewawancarainya”.

“Rumah ini milik Anda?” tanyaku.

Dia mengangguk santai : “Ya.”

Rasa ingin tahuku semakin besar. Dengan nada bercanda aku bertanya: “Kalau begitu, pasti Anda punya ayah yang sangat kaya, ya?”

Dia menggeleng : “Ayah saya hanya seorang petani. Tidak punya uang lebih, hanya cukup untuk hidup sederhana.”

“Kalau begitu… istri Anda pasti luar biasa?”

Dia tersenyum dan menjawab: “Istri saya hanya ibu rumah tangga biasa.”

Aku semakin bingung. Bagaimana mungkin seorang sopir dengan penghasilan bulanan biasa bisa memiliki properti semewah ini?

Meski sering dikatakan bahwa di Taiwan uang berlimpah, namun rasanya tidak mudah sampai ‘menggenangi’ seorang sopir.

Tentu saja aku tidak ingin melewatkan kesempatan untuk mengetahui rahasia kesuksesannya.
Aku pun bertanya dengan sungguh-sungguh.

Tanpa ragu, dia membagikan kisah hidupnya.

Dia berkata: “Saya sudah menjadi sopir hampir 20 tahun. Awalnya, saya merasa terpaksa menjalani pekerjaan ini. Sebagai pemuda yang baru keluar dari wajib militer dan tidak punya pendidikan tinggi, merantau ke Taipei untuk mencari pekerjaan yang layak bukanlah hal mudah. Jadi saya pikir, dicoba dulu saja—kalau tidak cocok, baru ganti pekerjaan.”

Tak disangka, setelah setahun, dia justru mulai menyukai pekerjaannya. Bukan karena pekerjaan sopir itu sendiri menantang atau bergengsi, melainkan karena dia sering mengantar majikan yang memiliki jaringan pergaulan sangat luas.

Dia pun berkesempatan bertemu banyak tokoh yang sebelumnya tak pernah terbayangkan: pengusaha besar, investor saham, penasihat keuangan, pejabat pemerintah, dan para profesional.

Dari merekalah dia mulai mengamati sikap, cara berpikir, dan gaya hidup orang-orang sukses. Pengalaman ini terasa baru dan sangat menarik baginya.

Sambil fokus mengemudi, dia juga diam-diam mendengarkan percakapan di dalam mobil. Setelah itu, dia rajin mencatat, merenungkan, dan meniru cara berpikir serta cara bekerja mereka. Inilah kenikmatan belajar yang belum pernah dia rasakan sebelumnya.

Tak hanya itu, dia juga meluangkan waktu menghadiri seminar investasi dan keuangan, serta membeli buku-buku terkait. Keuntungan menjadi sopir adalah dia memiliki banyak waktu menunggu, yang dimanfaatkannya untuk membaca.

Jika ada hal yang tidak dia pahami, dia akan memanfaatkan kesempatan untuk bertanya langsung kepada para ahli yang pernah menumpang mobilnya.

Semangat belajar dan rasa ingin tahunya membuat banyak profesional menghargainya. Mereka pun dengan senang hati membimbing dan berbagi wawasan dengannya.

Beberapa tahun lalu, saat saham teknologi mulai marak, dia tanpa sengaja mendengar percakapan antara seorang pakar modal ventura dan majikannya di dalam mobil.

Sang ahli berkata:  “Pak Direktur, saham teknologi adalah masa depan pasar. Ini peluang besar, aman, dan menjanjikan!”

Dia yang duduk di depan semakin bersemangat. Tak lama kemudian, dia pun bertindak— dia membeli saham teknologi dalam jumlah besar.

Kini, dia berhasil membangun kekayaan yang membuat banyak orang iri.

Sesungguhnya, kesuksesan bukanlah hak istimewa orang berpangkat tinggi atau pejabat besar. Pegawai kecil dan orang biasa pun memiliki peluang yang sama. Semua tergantung pada pola pikir, kesediaan untuk terus belajar, dan kesiapan menunggu saat peluang itu datang.

Seperti sopir ini. Dia tidak menganggap menyetir sebagai satu-satunya tugas hidupnya. Jika dia hanya fokus mengemudi tanpa memperhatikan kehadiran orang-orang berharga di sekitarnya; jika dia hanya menghabiskan waktu tanpa belajar; jika dia hanya menjalankan tugas secara formal tanpa berani bertanya dan menyerap ilmu— maka hari ini, dia mungkin masih hidup pas-pasan, bukan pemilik rumah mewah seperti sekarang.

Pernah ada yang berkata, kesempatan sukses hanya datang kepada mereka yang sudah siap.

Lalu, bagaimana dengan kita—apakah kita sudah benar-benar siap?

Hikmah Cerita

Kesuksesan membutuhkan banyak unsur: jaringan, keberuntungan, peluang, kecerdasan, keberanian, dan keinginan kuat untuk berhasil. Ketika semua unsur itu bertemu,itulah saat kesuksesan hadir.

Dalam kisah ini, sang sopir memenuhi semua syarat tersebut.

Jaringan, keberuntungan, dan peluang: Dengan mengantar majikan dan klien, dia terpapar pada percakapan bisnis dan peluang emas setiap hari.

Kecerdasan, keberanian, dan keinginan kuat untuk sukses: Dia tidak menyia-nyiakan peluang itu. Dia belajar, menganalisis, dan berani mengambil keputusan saat waktunya tepat.

Kesempatan selalu ada, tetapi hanya mereka yang siap yang mampu membedakan mana peluang yang membawa keuntungan dan mana yang berujung kerugian.

Dan ketika keyakinan telah matang, dia pun berani melangkah— menciptakan masa depan yang dia impikan sendiri.(jhn/yn)

Kalah dan Menang

EtIndonesia. Zuo Zongtang sangat gemar bermain catur.  Bukan sekadar hobi, dia juga dikenal sebagai pemain yang sangat piawai. Bahkan, para bawahannya hampir tidak ada yang mampu menandingi permainannya.

Suatu ketika, Zuo Zongtang menyamar dan melakukan perjalanan diam-diam. Di tengah perjalanan, dia melihat sebuah gubuk sederhana.

Pada balok penyangga gubuk itu tergantung sebuah papan bertuliskan: “Pemain Catur Terbaik di Bawah Langit.”

Zuo Zongtang merasa tidak terima. Dia pun masuk ke dalam gubuk tersebut dan menantang pemiliknya bermain tiga babak catur.

Hasilnya, pemilik gubuk kalah di ketiga babak.

Zuo Zongtang tertawa sambil berkata:  “Kamu sebaiknya menurunkan papan itu!”

Dengan penuh percaya diri dan hati yang gembira :  Zuo Zongtang pun melanjutkan perjalanannya.

Tak lama kemudian, setelah memimpin pasukan dan kembali ke ibu kota dalam keadaan menang perang, Zuo Zongtang kembali melewati tempat itu.

Rasa penasaran mendorongnya untuk kembali mengunjungi gubuk tersebut. Namun dia terkejut— papan bertuliskan “Pemain Catur Terbaik di Bawah Langit” ternyata masih tergantung di tempatnya.

Dia pun masuk lagi dan kembali bermain tiga babak dengan pemilik gubuk.

Kali ini, Zuo Zongtang kalah di ketiga babak.

Dia sangat terkejut dan bertanya kepada pemilik gubuk :  “Bagaimana bisa hasilnya berbalik seperti ini?”

Pemilik gubuk itu menjawab dengan tenang : “Pada kunjungan Anda sebelumnya, Anda sedang mengemban tugas besar dan harus memimpin pasukan ke medan perang. Saya tidak ingin mematahkan semangat dan kepercayaan diri Anda. Sekarang, Anda telah kembali dengan kemenangan. Maka kali ini, tentu saja saya bermain dengan seluruh kemampuan saya, tanpa perlu mengalah lagi.”


Sesungguhnya, orang yang benar-benar hebat adalah mereka yang mampu menang, tetapi memilih untuk mengalah — karena memiliki kelapangan dada untuk memberi ruang bagi orang lain.

Mereka bisa menang, tetapi tidak selalu harus menang, karena memiliki empati dan pengertian terhadap situasi orang lain.

Bukankah demikian?

Hikmah Cerita

Keinginan untuk menang adalah sifat manusiawi. Namun, mampu menang lalu memilih untuk menahan diri demi memahami kondisi dan perasaan orang lain— itulah kelapangan hati yang sungguh patut dihormati.

Daya saing memang menjadi salah satu pendorong utama kemajuan manusia. Namun jika di dalam semangat untuk menang itu ditambahkan sedikit toleransi dan empati, maka hidup akan terasa jauh lebih utuh dan harmonis.

Kisah ini juga mengingatkan kita bahwa di dunia ini, orang berbakat dan berkemampuan luar biasa jumlahnya tak terhitung. Karena itu, jangan pernah sombong atas kemampuan diri sendiri.

Sebab selalu ada orang yang lebih hebat, dan selalu ada langit yang lebih tinggi dari langit yang kita lihat.

Maka, bersikap rendah hati adalah kebijaksanaan yang paling berharga dalam hidup.(jhn/yn)

Bagaimana Kartel Meksiko Menggunakan Drone Sebagai Alat untuk Menyelundupkan Narkoba dan Melawan Musuh

EtIndonesia. Penutupan sementara wilayah udara di atas El Paso, Texas, pada hari Rabu menimbulkan kekhawatiran di selatan perbatasan AS-Meksiko dan menyoroti penggunaan drone oleh kartel Meksiko.

Kelompok kriminal tersebut telah menggunakan teknologi ini untuk memodernisasi operasi mereka, menyelundupkan fentanyl, mengatur penyeberangan perbatasan migran, mengawasi wilayah, dan melancarkan perang terhadap kartel saingan dan otoritas Meksiko.

Para pejabat AS awalnya mengatakan wilayah udara ditutup untuk menghentikan serangan drone kartel Meksiko, meskipun pihak lain yang mengetahui situasi tersebut kemudian meragukan penjelasan tersebut.

Steven Willoughby, wakil direktur program anti-drone Departemen Keamanan Dalam Negeri AS, mengatakan kepada Kongres pada bulan Juli bahwa kartel menggunakan drone hampir setiap hari untuk memindahkan narkoba melintasi perbatasan dan untuk memantau agen Patroli Perbatasan.

Menurut data mereka, dalam enam bulan terakhir tahun 2024, lebih dari 27.000 drone terdeteksi dalam jarak 500 meter (1.640 kaki) dari perbatasan selatan AS, terutama pada malam hari.

Berikut yang perlu Anda ketahui:

Perdagangan narkoba melalui udara bukanlah hal baru dan terkait dengan sejarah Ciudad Juarez, di seberang perbatasan dari El Paso.

Pada tahun 1990-an, pengedar narkoba Amado Carrillo Fuentes, pendiri Kartel Juarez, mengkhususkan diri dalam mengangkut pengiriman narkoba dalam jumlah besar dengan pesawat kecil, sehingga dia mendapat julukan “Penguasa Langit.”

Ketika dia meninggal dalam keadaan mencurigakan setelah operasi plastik yang gagal pada tahun 1997, saudara-saudara dan putra-putranya melanjutkan operasi di Ciudad Juarez.

Lima belas tahun kemudian, ketika saudaranya Vicente ditangkap — Vicente dikirim dari Meksiko ke Amerika Serikat tahun lalu — diperkirakan bahwa 70% kokain yang masuk ke Amerika Serikat datang melalui Juarez.

Meksiko mengeluarkan peringatan internasional pada tahun 2010 tentang penggunaan sistem pesawat tanpa awak oleh penyelundup narkoba, dan sejak saat itu praktik tersebut berkembang.

Antara tahun 2012 dan 2014, otoritas AS mendeteksi 150 sistem pesawat tanpa awak yang melintasi perbatasan dengan Meksiko. Satu dekade kemudian, Bea Cukai dan Perlindungan Perbatasan AS melaporkan 10.000 pelanggaran di wilayah Lembah Rio Grande di Texas selatan saja, menurut data dari Badan Pengendalian Narkotika Internasional.

Seiring waktu, narkoba yang mengalir ke AS juga berubah, bergeser dari bal ganja yang berat ke sintetis yang lebih padat seperti metamfetamin dan fentanil yang dapat dibawa oleh drone.

Pada tahun 2021, Pemerintah Meksiko mulai secara terbuka melaporkan penggunaan drone bermuatan bahan peledak untuk menyerang pasukan keamanan.

Pada saat itu, taktik tersebut merupakan taktik Kartel Generasi Baru Jalisco (CJNG) yang terdeteksi di negara bagian Michoacan, Guanajuato, dan Jalisco.

Pihak militer saat itu mengatakan bahwa drone tersebut tidak seefektif yang diinginkan para penjahat karena hanya dapat membawa muatan bahan peledak kecil, terkadang diikatkan pada drone.

Penggunaan drone menyebar ke hampir semua kelompok kriminal dan, menurut otoritas Meksiko, drone digunakan baik untuk serangan maupun pengawasan, bahkan mengirimkan gambar secara real-time.

Di negara bagian seperti Michoacan, baik drone komersial maupun drone pertanian yang lebih besar dengan diameter sekitar satu meter (3,3 kaki) digunakan; alih-alih alat penyemprot, drone tersebut dilengkapi dengan adaptor untuk bahan peledak, menurut data dari pemerintah negara bagian tersebut.

Pada tahun 2025, Badan Pengawasan Narkotika Internasional melaporkan bahwa kartel semakin banyak menggunakan metode ini untuk menyelundupkan fentanil, terkadang dengan drone buatan sendiri yang mampu membawa hingga 100 kilogram (220,46 pon) kargo, karena dengan teknologi satelit baru, para penyelundup dapat memprogram lokasi pendaratan yang tepat dan mengurangi risiko dalam pengiriman.

Pemerintah Meksiko juga telah menggunakan drone untuk tujuan mereka sendiri, baik untuk memerangi kartel maupun untuk memantau karavan migran pada tahun 2018 dan 2019. Mereka juga telah menggunakan peralatan anti-drone khusus untuk melawan di beberapa negara bagian.

Angkatan darat mengoperasikan sistem tersebut di sepanjang perbatasan yang membagi Sinaloa, Jalisco, dan Michoacan, terutama, meskipun negara bagian terakhir memiliki unit sendiri yang didedikasikan untuk pekerjaan itu.

Juli lalu, negara bagian selatan Chiapas melangkah lebih jauh, mengumumkan pembelian armada drone bersenjata untuk memerangi kartel Sinaloa dan Jalisco yang memperebutkan kendali perbatasan selatan Meksiko. (yn)

Trump Perintahkan Pentagon untuk Membeli Listrik dari Pembangkit Listrik Tenaga Batu Bara

EtIndonesia. Presiden AS, Donald Trump pada hari Rabu (11/2) memerintahkan Pentagon untuk membeli listrik dari pembangkit listrik tenaga batu bara, dalam upaya terbarunya untuk meningkatkan industri yang merupakan kontributor utama perubahan iklim.

Dikelilingi oleh para penambang batu bara dalam sebuah upacara di Gedung Putih, Trump menandatangani perintah eksekutif yang mengarahkan Menteri Pertahanan Pete Hegseth untuk membuat perjanjian jangka panjang yang melibatkan batu bara.

Trump mengatakan batu bara “sangat penting bagi keamanan nasional kita” dalam acara tersebut, di mana para pemimpin industri memberikan piala kepada presiden berusia 79 tahun itu dan menyebutnya sebagai “juara batu bara yang tak terbantahkan.”

Perintah tersebut menyatakan bahwa penggunaan batu bara akan memberikan pangkalan dan fasilitas militer AS “pasokan listrik dasar yang tidak terputus dan sesuai permintaan,” yang mencerminkan klaim Trump bahwa sumber energi terbarukan tidak dapat diandalkan.

Trump telah berulang kali mendukung penggunaan apa yang disebutnya “batu bara bersih yang indah” sejak kembali menjabat pada Januari 2025.

Pada bulan April, Trump menandatangani langkah-langkah untuk “mempercepat penambangan batu bara” dan meningkatkan produksi listrik lebih dari dua kali lipat untuk mengimbangi Tiongkok dalam perlombaan teknologi AI yang boros energi.

Trump juga terus berupaya untuk menghapus kebijakan ramah lingkungan dari pendahulunya dari Partai Demokrat, Barack Obama dan Joe Biden.

Pada hari Kamis, dia dijadwalkan untuk membatalkan temuan ilmiah penting yang menyatakan bahwa gas rumah kaca membahayakan kesehatan masyarakat — landasan peraturan AS untuk mengekang polusi yang menyebabkan pemanasan global. (yn)

Jika Kamu Mengetuk Sampai Ketukan Kesepuluh, Pintu Itu Akan Terbuka

EtIndonesia. Sepasang kekasih yang pernah saling mencintai saat masih kuliah, pada akhirnya berpisah hanya karena sebuah persoalan kecil.

Setelah lulus, mereka terpisah oleh jarak dan waktu, masing-masing menempuh jalan hidup yang berliku dan penuh ujian.

Pernikahan yang mereka jalani pun tidak berjalan bahagia. Karena itu, kenangan akan cinta muda mereka kerap muncul kembali di benak.

Kini, uban telah menghiasi dahi mereka. Dalam sebuah pertemuan yang tak terduga, takdir kembali mempertemukan keduanya.

Di tengah obrolan santai, mereka mengungkit kembali peristiwa lama itu.

Sang pria bertanya kepada sang wanita: “Malam itu aku datang mengetuk pintumu. Mengapa kamu tidak membukanya?”

Wanita itu menjawab dengan tenang: “Aku berdiri di balik pintu, menunggumu.”

“Menungguku? Menunggu apa?”

“Menunggu kamu mengetuk sampai ketukan kesepuluh. Tapi kamu hanya mengetuk sembilan kali.”

Baik pria maupun wanita itu pun diliputi penyesalan yang mendalam.

Sang wanita menyesali dirinya yang terlalu keras kepala. Padahal, dia bisa saja membuka pintu setelah ketukan kesembilan, atau setidaknya memanggil pria itu kembali saat dia hendak pergi. Dengan begitu, harga dirinya tetap terjaga. Mengapa dia harus bersikeras pada satu ketukan terakhir itu?

Lalu sang pria pun tersadar puluhan tahun kemudian, seolah terbangun dari mimpi panjang: “Ternyata pintu itu tidak benar-benar tertutup rapat. Mengapa aku tidak terus mengetuk? Padahal, hanya dengan satu ketukan lagi, segalanya mungkin akan menjadi berbeda.”

Dalam hidup, ada begitu banyak kesempatan yang terlewatkan. Kadang kesalahan terjadi karena kita terlalu keras mempertahankan sesuatu yang seharusnya bisa dilepaskan, atau karena kita terlalu mudah menyerah pada hal yang seharusnya dipertahankan.

Namun ada satu hal yang pasti: apa yang memang layak diperjuangkan, tidak boleh ditinggalkan begitu saja.

Hikmah Cerita

Dalam hidup, manusia memang membutuhkan prinsip dan pendirian. Namun ketika berhadapan dengan cinta dan ikatan keluarga, ada kalanya prinsip yang kaku justru berubah menjadi penghalang.

Dalam hubungan orang-orang yang saling mencintai, apakah selalu harus pihak yang salah yang terlebih dahulu meminta maaf?

Terkadang, ketika pihak yang sebenarnya benar bersedia merendahkan diri lebih dulu, justru membuat pihak yang salah semakin menyadari dan merasakan besarnya cinta yang diberikan.

Sebaliknya, jika pihak yang salah terlalu menjaga gengsi, sementara pihak yang benar bersikeras bahwa permintaan maaf harus datang lebih dulu, maka besar kemungkinan hubungan tersebut akan berakhir di sana.

Manusia adalah makhluk yang hidup dengan perasaan. Banyak persoalan dalam hidup tidak bisa diukur semata-mata dengan benar atau salah. 

Karena itulah ada pepatah lama yang berkata: “Hakim yang paling bijak pun sulit mengadili urusan rumah tangga.”

Ketika perasaan telah terlibat, yang benar belum tentu sepenuhnya benar, dan yang salah belum tentu sepenuhnya salah. Jika masing-masing tetap bersikeras pada prinsipnya, yang terjadi justru membuat jarak dan batas di antara keduanya semakin jelas.

Namun tentu saja, ketika satu pihak sudah bersedia merendahkan diri, pihak lain pun seharusnya menyambutnya dengan sikap yang baik. Jika justru tetap bersikap tinggi hati, terus menyalahkan dan mengeluh, maka hal itu bisa menimbulkan penolakan,dan membuat kesalahpahaman yang seharusnya bisa diselesaikan menjadi semakin sulit untuk diurai.(jhn/yn)

Pelaku Penembakan Sekolah di Kanada: Wanita Transgender 18 Tahun, Pertama Menembak Ibu dan Saudara Tirinya di Rumah

EtIndonesia. Seorang wanita transgender berusia 18 tahun dengan masalah kesehatan mental telah diidentifikasi sebagai pelaku penembakan mematikan di British Columbia, Kanada, yang mengakibatkan sembilan kematian. Jesse Van Rootselaar membunuh ibu dan saudara tirinya sebelum menyerang sekolah lamanya, kata polisi, tanpa memberikan motif untuk salah satu pembantaian massal terburuk dalam sejarah Kanada.

Pelaku bunuh diri setelah penembakan pada hari Selasa di Tumbler Ridge, sebuah komunitas terpencil berpenduduk 2.400 orang di Provinsi Pasifik British Columbia.

Tentang Pelaku Penembakan

Rootselaar adalah seorang wanita transgender yang lahir secara biologis sebagai laki-laki dan putus sekolah dari sekolah menengah yang menjadi sasaran empat tahun lalu, lapor kantor berita AFP, mengutip Komandan Polisi Dwayne McDonald.

Petugas tersebut mengatakan pelaku penembakan sebelumnya memiliki izin senjata api, yang telah kedaluwarsa, dan senjata-senjata tersebut sebelumnya telah disita dari kediamannya — tetapi kemudian dikembalikan.

Rootselaar juga memiliki riwayat penyakit mental, dan polisi telah beberapa kali mengunjungi rumahnya untuk memeriksanya.

Lebih dari sekali, dia ditangkap berdasarkan Undang-Undang Kesehatan Mental provinsi untuk menjalani penilaian, kata McDonald. Dia pernah bersekolah di tempat serangan itu terjadi tetapi berhenti sekolah empat tahun lalu.

“Polisi telah mengunjungi kediaman (keluarga) itu beberapa kali selama beberapa tahun terakhir, menangani masalah kesehatan mental terkait tersangka kami,” kata McDonald.

Penembakan

Sembilan orang, termasuk pelaku penembakan, tewas dalam salah satu penembakan massal terburuk di Kanada, sementara 24 lainnya terluka.

McDonald mengatakan bahwa Rootselaar pertama kali membunuh ibunya yang berusia 39 tahun dan saudara tirinya yang berusia 11 tahun di rumah keluarga sebelum menyerang sekolah terdekat tempat dia bersekolah empat tahun lalu.

Petugas yang memasuki sekolah menengah di kota itu menemukan enam orang tewas — seorang guru perempuan berusia 39 tahun dan lima siswa — tiga gadis berusia 12 tahun dan dua laki-laki, berusia 13 dan 12 tahun. Satu korban ditemukan di tangga, dan sisanya, menurut McDonald, ditemukan di perpustakaan. Tersangka tidak memiliki hubungan keluarga dengan salah satu korban di sekolah, katanya.

“Saat ini belum ada informasi bahwa ada orang yang secara khusus menjadi target,” kata McDonald.

Pelaku penembakan, yang bersenjata senapan laras panjang dan pistol, ditemukan tewas akibat “luka tembak yang dilakukan sendiri” setelah pembantaian tersebut, kata McDonald. Polisi menemukan senapan laras panjang dan pistol yang dimodifikasi di lokasi kejadian.

Pembunuhan di rumah keluarga tersebut ditemukan setelah anggota keluarga lain memberi tahu tetangga, katanya.

McDonald mengatakan petugas tiba di sekolah dua menit setelah panggilan pertama. Ketika mereka tiba, tembakan juga dilepaskan ke arah mereka. Namun, polisi menambahkan bahwa motif serangan tersebut masih belum jelas.

Penembakan Paling Mematikan

Serangan itu merupakan pembantaian paling mematikan di Kanada sejak tahun 2020, ketika seorang pria bersenjata di Nova Scotia menewaskan 13 orang dan membakar bangunan yang menewaskan sembilan orang lainnya.

“Orang tua, kakek-nenek, saudara perempuan, dan saudara laki-laki di Tumbler Ridge akan bangun tanpa orang yang mereka cintai. Bangsa ini berduka bersama Anda, dan Kanada mendukung Anda,” kata Perdana Menteri Mark Carney dengan emosional saat tiba di Parlemen.

Carney mengatakan bendera di gedung-gedung pemerintah akan dikibarkan setengah tiang selama tujuh hari dan menambahkan: “Kita akan melewati ini.”

Penembakan di sekolah jarang terjadi di Kanada, yang memiliki undang-undang pengendalian senjata yang ketat. Pemerintah telah menanggapi penembakan massal sebelumnya dengan langkah-langkah pengendalian senjata, termasuk larangan yang baru-baru ini diperluas terhadap semua senjata yang dianggap sebagai senjata serbu.

Sebuah video menunjukkan siswa berjalan keluar dengan tangan terangkat saat kendaraan polisi mengepung gedung dan sebuah helikopter berputar-putar di atas.

Wali Kota Tumbler Ridge, Darryl Krakowka, mengatakan sangat “menghancurkan” mengetahui berapa banyak orang yang meninggal di komunitasnya, yang ia sebut sebagai “keluarga besar”.

“Saya menangis,” kata Krakowka. “Saya telah tinggal di sini selama 18 tahun. Saya mungkin mengenal setiap korban.”

Distrik sekolah mengatakan sekolah menengah dan sekolah dasar akan ditutup selama sisa minggu ini.

Kantor Carney mengatakan xia membatalkan rencana perjalanan ke Halifax, Nova Scotia, dan Munich, Jerman. Dia dijadwalkan untuk mengumumkan strategi industri pertahanan yang telah lama ditunggu-tunggu pada hari Rabu di Halifax sebelum menuju ke Eropa untuk Konferensi Keamanan Munich.

Perdana Menteri British Columbia, David Eby, pada hari Selasa mengatakan dia telah berbicara dengan perdana menteri tentang “tragedi yang tak terbayangkan” ini.

“Saya tahu ini membuat kita semua memeluk anak-anak kita lebih erat malam ini,” katanya. “Saya meminta masyarakat British Columbia untuk menjaga masyarakat Tumbler Ridge malam ini.” (yn)

Saat Marah, Kecerdasan Kita Hanya Setara Bocah Usia Lima Tahun

EtIndonesia. Ada seorang pengusaha yang dikenal selalu bertindak tenang dan penuh pertimbangan. Meski setiap hari bergelut di dunia bisnis yang berubah sangat cepat, ia hampir tidak pernah membuat kesalahan fatal. Karena itulah, perusahaan yang ia kelola terus tumbuh dan berkembang.

Beberapa tahun kemudian, tibalah waktunya dia pensiun.

Dalam acara perpisahan masa baktinya, para wartawan menanyakan rahasia kesuksesannya selama puluhan tahun berkarier.

Dia hanya tersenyum dan berkata singkat :  “Sebenarnya saya tidak punya rahasia khusus. Saya bisa berjalan relatif lancar karena saya tahu satu hal: saat sedang marah, saya berusaha sedikit berbicara dan sedikit mengambil keputusan, itulah sebabnya saya jarang merusak hal-hal besar.”

Kalimat yang singkat itu justru menjadi pelajaran yang sangat berharga bagi semua orang yang hadir hari itu.

Setiap kali aku dengan tenang mengingat kembali emosi dan pikiran yang pernah muncul saat aku marah, atau ketika aku mengamati orang-orang yang sedang diliputi amarah besar, aku menemukan satu kesamaan yang mencolok:

Saat marah, kecerdasan kita hanya setara anak berusia lima tahun.

Tak peduli berapa usia seseorang saat ini, ketika ia berada dalam puncak kemarahan, cara berpikirnya menjadi sangat tidak matang, emosinya sulit dikendalikan, kata-katanya kehilangan batas, dan perilakunya sering kali tak terkendali— semuanya mirip seperti seorang anak kecil berusia lima tahun.

Di dalam Alkitab tertulis: “Orang yang berakal budi tidak mudah marah.”

Bukankah itu benar?  Saat seseorang sedang marah, kebijaksanaan, kecerdasan emosional, bahkan sikap dan wibawanya  akan mengalami “kemunduran” yang drastis. Akibatnya, kata-kata yang terucap dan keputusan yang diambil sering kali justru merusak keadaan.

Seperti pengusaha yang telah pensiun tadi,  kesuksesannya bukan karena trik atau strategi luar biasa, melainkan karena ia memahami satu prinsip sederhana: saat marah, kurangi bicara dan tunda keputusan. Dengan begitu, ia jarang melakukan kesalahan besar.

Apakah kamu berharap hidupmu berjalan lebih mulus dan lebih sedikit kesalahan?

Maka, ingatlah selalu satu hal ini: saat marah, kecerdasan kita hanya setara anak lima tahun.

Belajarlah untuk berbicara lebih sedikit  dan menunda pengambilan keputusan ketika emosi sedang memuncak, agar tidak merusak keseluruhan keadaan dan berujung pada penyesalan yang terlambat.

Hikmah Cerita

Semakin kecil kemungkinan kita berbuat salah, semakin besar pula peluang untuk meraih keberhasilan.

Saat seseorang diliputi amarah, baik perkataan maupun tindakannya sering kali tidak melewati proses berpikir yang jernih.  Akibatnya, keputusan yang diambil mudah keliru, ucapan yang keluar pun menjadi tidak bijaksana,  bahkan bisa melukai atau menyinggung orang lain.

Karena itu, diam saat marah sering kali justru merupakan pilihan paling cerdas.

Di balik setiap orang yang berhasil, selalu ada pola dan prinsip hidup tertentu yang mereka pegang. Pola dan metode inilah yang layak kita pelajari dan terapkan dalam kehidupan kita sendiri.(jhn/yn)

S&P : Kelebihan Stok Berisiko Menyebabkan Penjualan Rumah Baru di Tiongkok Turun Lebih dari 10% Tahun Ini

Lembaga pemeringkat internasional ternama, Standard & Poor’s (S&P), menilai bahwa kelebihan pasokan di sektor properti daratan Tiongkok sudah sangat serius. Jika kondisi ini tidak dapat diperbaiki secara efektif, penjualan rumah baru pada 2026 berpotensi anjlok hingga 14%, sementara harga rumah diperkirakan terus turun sekitar 4%.

EtIndonesia. S&P Global Ratings dalam laporan terbarunya yang dirilis di Hong Kong pada 9 Februari menyampaikan peringatan tersebut. Laporan berjudul “China Property Watch: Supply Glut to Impede Recovery” (Pemantauan Properti Tiongkok: Kelebihan Pasokan Menghambat Pemulihan) menyebutkan bahwa penumpukan besar stok rumah komersil membuat “jalan pemulihan” pasar properti Tiongkok semakin berat.

Data statistik yang dikutip dalam laporan menunjukkan bahwa hingga akhir 2025, total luas rumah komersial yang belum terjual di seluruh Tiongkok telah mencapai 766 juta meter persegi, naik 1,6% secara tahunan. 

Laporan tersebut menyatakan bahwa ini merupakan tahun keenam berturut-turut peningkatan luas rumah yang belum terjual, dan angkanya sekitar 45% lebih tinggi dibandingkan rata-rata 10 tahun sebelum gelombang penurunan pasar properti saat ini.

Isi laporan  menegaskan bahwa kelebihan pasokan perumahan pasti menekan harga rumah. Penurunan harga yang berkelanjutan akan melemahkan kepercayaan calon pembeli, sehingga membentuk lingkaran setan yang sulit diputus. 

Jika situasi ini tidak membaik secara signifikan, penjualan rumah komersial baru secara nasional pada 2026 diperkirakan akan terus menurun dengan penurunan mencapai 10%–14%. Nilai penjualan diperkirakan turun menjadi 7,2–7,6 triliun yuan, jauh lebih buruk dibandingkan proyeksi dasar sebelumnya yang memperkirakan penurunan 5%–8%.

Laporan itu juga menunjukkan bahwa data resmi memperlihatkan pada kuartal keempat 2025, penurunan harga rumah baru dan rumah bekas di kota-kota tingkat pertama di Tiongkok semakin cepat, sebuah perkembangan yang patut dicermati. 

Seiring terus meningkatnya stok perumahan di dalam negeri, para pengembang diperkirakan akan terus menurunkan harga jual untuk mengurangi persediaan. S&P memperkirakan harga penjualan rumah baru tahun ini akan turun 2%–4%, dengan besaran penurunan yang kurang lebih sama seperti tahun lalu.

Bahkan, isi laporan  secara gamblang menyatakan bahwa “tren penurunan ini telah mengakar kuat”, dan hingga kini belum terlihat adanya niat yang jelas dari pihak berwenang untuk meluncurkan langkah nasional yang terpadu guna mengatasi masalah penumpukan stok perumahan.

Penanggung jawab redaksi: He Yating

Lantai Penuh Bercak Hitam, Apartemen “Finishing Mewah” di Henan, Tiongkok Berubah Jadi “Rumah Berjamur”

Belakangan ini, warga sebuah kompleks perumahan di Zhengzhou, Henan, Tiongkok mengeluhkan bahwa apartemen “finishing mewah” yang dibeli seharga lebih dari satu juta yuan ternyata bagian bawah lantainya dipenuhi jamur hitam. Di dalam rumah tercium bau jamur yang sangat menyengat, bahkan ada anak kecil yang jatuh sakit pneumonia akibatnya. Namun, sikap pengembang dalam menangani masalah ini dinilai asal-asalan, sehingga para pemilik rumah kesulitan menuntut hak mereka.

EtIndonesia. Menurut laporan media daratan Tiongkok pada 9 Februari, seorang pemilik rumah di Kompleks Poly Heguang Yuhu Yiyuan, Zona Teknologi Tinggi Zhengzhou, mengadu bahwa pada tahun 2024 ia membeli sebuah apartemen “finishing mewah” di kompleks tersebut dengan harga lebih dari satu juta yuan. Sejak Oktober 2025, warga mulai merasakan bau jamur yang terus-menerus di rumah mereka, namun tidak mengetahui penyebabnya.

Hingga suatu hari, seorang balita berusia 3 tahun di kompleks tersebut harus dirawat di rumah sakit karena infeksi paru-paru yang serius. Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa penyakit tersebut berkaitan dengan jamur. 

Seorang tetangga kemudian membongkar lantai kayu di kamar tidurnya dan mendapati bahwa bagian bawah lantai dipenuhi bercak-bercak jamur hitam. Setelah kabar ini menyebar di grup pemilik rumah, semakin banyak warga yang melakukan pemeriksaan sendiri.

Pemilik rumah tersebut menjelaskan bahwa kondisi jamur sangat parah. Tidak hanya di bawah lapisan lantai kayu paling atas terdapat bercak jamur hitam, di antara lantai kayu dan lantai beton juga terdapat satu lapisan papan (disebut “papan alur”). Setelah lapisan tengah ini dibongkar, bau dan kerusakan akibat jamur jauh lebih parah. Beberapa penghuni awalnya tidak menemukan jamur saat membuka lapisan pertama, namun setelah membongkar lapisan di bawahnya, barulah terlihat bahwa bagian dalam sudah lama berjamur.

Ia juga mengatakan bahwa bau di dalam ruangan sangat menyengat. Beberapa tetangga yang berusia lebih tua merasa tidak enak badan selama beberapa hari setelah masuk ke rumah tersebut, mengalami pusing, batuk, dan rasa tidak nyaman di paru-paru. Bahkan, di beberapa rumah ditemukan serangga.

Setelah para pemilik rumah mengajukan keluhan, petugas pemeliharaan dari pengembang, Zhengzhou Zhanli Real Estate Co., Ltd., melakukan pemeriksaan dan menemukan lebih dari 600 unit “rumah berjamur”. Namun, mereka hanya mengakui sekitar 200 unit sebagai “jamur parah” (yakni area berjamur melebihi sepertiga luas lantai), dan menyatakan hanya akan menangani unit-unit tersebut, sementara sisanya diabaikan.

Sebagian pemilik rumah kemudian mencari gambar rancangan bangunan dan memeriksanya ke arsip, lalu menemukan dugaan ketidaksesuaian antara gambar desain dan konstruksi aktual. Berdasarkan gambar, lapisan tengah seharusnya diisi dengan semen, tetapi pada kenyataannya digunakan material lain. Para pemilik rumah pun mencurigai pengembang melakukan pengurangan kualitas bahan bangunan.

Pihak Zhengzhou Zhanli Real Estate menjelaskan bahwa masalah ini disebabkan oleh pemanas lantai pada tahun pertama yang menimbulkan “kelembaban balik” dan menghasilkan air kondensasi. Namun, para pemilik rumah membantah alasan tersebut, karena banyak ruangan yang tidak pernah menyalakan pemanas, bahkan belum pernah dihuni, tetapi tetap mengalami jamur parah.

Pemilik rumah tersebut mengatakan bahwa banyak penghuni tidak berani tinggal di apartemen itu dan terpaksa menyewa tempat lain atau tinggal di hotel. Hingga kini, masalah tersebut belum terselesaikan, dan banyak pemilik rumah masih belum bisa kembali ke rumah mereka sendiri.

Warganet berkomentar, “Di satu sisi masih harus membayar cicilan KPR, di sisi lain sudah mulai jatuh sakit dan masuk rumah sakit.” (Hui)

Penanggung jawab redaksi: Wang Hong

Intelijen Korea Selatan: Kim Jong Un Menetapkan Putrinya Sebagai Calon Pewaris

EtIndonesia. Pemimpin Korea Utara, Kim Jong Un telah menetapkan putrinya sebagai calon pewaris menjelang konferensi partai penting, kata seorang anggota parlemen Korea Selatan pada hari Kamis setelah pengarahan dari badan intelijen utama Seoul.

Keluarga Kim telah memerintah Korea Utara dengan tangan besi selama beberapa dekade, dan kultus kepribadian seputar “garis keturunan Paektu” mereka mendominasi kehidupan sehari-hari di negara yang terisolasi ini.

Putri remaja Kim, Ju Ae, telah lama dipandang sebagai penerus berikutnya, persepsi yang dipicu oleh serangkaian penampilan publik yang menonjol baru-baru ini.

Dinas Intelijen Nasional Korea Selatan mengatakan Ju Ae sekarang telah secara jelas “ditunjuk sebagai penerus”, kata anggota parlemen Lee Seong-kweun setelah pengarahan parlemen dengan badan intelijen tersebut.

Penilaian itu dibuat “dengan mempertimbangkan berbagai keadaan — termasuk kehadirannya yang semakin menonjol di acara-acara resmi”, katanya kepada wartawan.

Badan intelijen Korea Selatan mengatakan tahun lalu bahwa Ju Ae tampaknya akan menjadi penerus setelah dia menemani Kim dalam kunjungan penting ke Beijing.

Foto-foto yang diterbitkan menjelang kongres politik langka di Korea Utara bulan ini memperkuat persepsi tersebut.

Media pemerintah menunjukkan Ju Ae pada bulan Januari memberikan penghormatan bersama ayahnya di Istana Matahari Kumsusan, tempat jenazah pendiri negara Kim Il Sung dan penguasa generasi kedua Kim Jong Il disemayamkan.

Pyongyang dijadwalkan akan mengadakan kongres partai penting pada akhir Februari — acara politik terbesarnya — di mana mereka diharapkan akan menjabarkan kebijakan luar negeri, perencanaan perang, dan ambisi nuklir mereka untuk lima tahun ke depan.

Dinas Intelijen Nasional mengatakan akan memantau dengan cermat kehadiran Ju Ae, serta tingkat protokol yang diberikan kepadanya.

Para analis memperkirakan bahwa dia dapat terpilih sebagai Sekretaris Pertama Komite Sentral, posisi terkuat kedua di Partai Buruh yang berkuasa di Korea Utara.

Ju Ae diperkenalkan kepada dunia secara publik pada tahun 2022 ketika dia menemani ayahnya ke peluncuran rudal balistik antarbenua.

Media pemerintah Korea Utara sejak itu menyebutnya sebagai “anak kesayangan” dan “tokoh pembimbing yang hebat” — “hyangdo” dalam bahasa Korea — sebuah istilah yang biasanya diperuntukkan bagi para pemimpin tertinggi dan penerusnya.

Sebelum tahun 2022, satu-satunya konfirmasi keberadaannya datang dari mantan bintang NBA Dennis Rodman, yang mengunjungi Korea Utara pada tahun 2013. (yn)

Mata-Mata di Jalan Raya? Mobil Listrik Tiongkok Picu Kekhawatiran Keamanan Nasional Kanada

Kesepakatan antara Kanada dan Partai Komunis Tiongkok (PKT) untuk membuka impor mobil listrik Tiongkok terus memicu kekhawatiran serius di kalangan anggota parlemen dan pakar keamanan. Mereka memperingatkan bahwa kendaraan-kendaraan tersebut berpotensi mengumpulkan data pergerakan dan komunikasi warga Kanada, sehingga menimbulkan ancaman besar terhadap keamanan nasional.

EtIndonesia. Baru-baru ini, Komite Urusan DPR Kanada menggelar dengar pendapat untuk membahas rencana impor 49.000 unit mobil listrik Tiongkok. Sejumlah anggota parlemen mempertanyakan risiko keamanan yang mungkin ditimbulkan.

“Ketika menandatangani perjanjian dengan Tiongkok, melakukan pengadaan, atau mengimpor produk—seperti 49.000 mobil listrik tersebut—bagaimana proses peninjauan keamanannya dilakukan? Karena kendaraan-kendaraan ini bisa menjadi ‘mata-mata kecil di jalan raya’, merekam percakapan kita, pergerakan kita, bahkan mengumpulkan data seperti jumlah penumpang di dalam mobil,” kata anggota Parlemen Kanada Christine Normandin. 

“Dari sudut pandang keamanan nasional, apakah proses peninjauan perjanjian semacam ini setara dengan peninjauan dalam kasus merger dan akuisisi perusahaan?” tambahnya. 

Menteri Keamanan Publik Kanada Gary Anandasangaree menanggapi: “Semua kendaraan yang diimpor ke Kanada akan dilengkapi dengan langkah-langkah perlindungan untuk memastikan keamanan informasi kita.”

Bulan lalu, Perdana Menteri Kanada mencapai kesepakatan dagang saat berkunjung ke Beijing, yang memungkinkan impor 49.000 mobil listrik Tiongkok per tahun, jumlah yang mencakup sekitar setengah dari total pasar mobil listrik murni di Kanada. Perdana Menteri Provinsi Ontario, Doug Ford, sebelumnya mengecam kesepakatan ini dan menyebut mobil listrik Tiongkok sebagai “mobil mata-mata”.

Mantan pejabat intelijen yang telah pensiun dari Badan Intelijen Keamanan, Neil Bisson, juga mengatakan bahwa PKT dan perusahaan-perusahaan Tiongkok berpotensi memanfaatkan mobil listrik yang terhubung ke jaringan untuk menyadap percakapan dan melacak pergerakan. Karena mobil listrik terhubung ke jaringan listrik nasional dan internet, jika disalahgunakan secara jahat, kendaraan tersebut bisa menjadi “pintu belakang” untuk menyusup ke infrastruktur Kanada.

Sementara itu, CEO perusahaan keamanan siber Beauceron Security, David Shipley, menekankan bahwa PKT memiliki kemampuan teknologi pengawasan yang sangat maju. Selain itu, Undang-Undang Keamanan Nasional Tiongkok mewajibkan perusahaan untuk bekerja sama dengan pemerintah, sehingga potensi risiko keamanan dari mobil listrik Tiongkok menjadi semakin mengkhawatirkan.

Jurnalis investigasi senior Kanada Sam Cooper mengatakan: “Berdasarkan pemahaman akademis saya terhadap isu ini, saya yakin mobil-mobil listrik tersebut sangat mungkin terhubung dengan sistem pengumpulan intelijen PKT, mengumpulkan data melalui audio atau video, lalu mengirimkannya kembali ke Tiongkok.”

Laporan oleh reporter New Tang Dynasty Television, Shu Can, Kanada.

Intelijen Eropa: Putin Tidak Berniat Menghentikan Perang, Rusia Percepat Pembangunan Kekuatan Militer

EtIndonesia. Badan Intelijen Luar Negeri Estonia pada Selasa (10/2) merilis laporan tahunan yang menyebutkan bahwa Rusia tidak berniat mengakhiri perang Rusia–Ukraina. Moskow justru sedang mempercepat pembangunan kembali kekuatan militernya dan menjadikan kemenangan militer sebagai tujuan jangka panjang, bahkan dinilai dapat menimbulkan ancaman bagi NATO. Pada hari yang sama dengan dirilisnya laporan tersebut, pasukan Rusia kembali melancarkan serangan udara besar-besaran terhadap infrastruktur energi Ukraina.

Rusia Terus Bombardir Fasilitas Energi Ukraina, 95 Ribu Warga Odesa Kehilangan Listrik

Atap runtuh, puing-puing berserakan di mana-mana. Serangan Rusia yang beruntun membuat pembangkit listrik Ukraina berada di ambang kelumpuhan. Para pekerja harus terlebih dahulu membersihkan reruntuhan sebelum dapat menilai peralatan mana yang masih bisa beroperasi.

Kepala divisi turbin, Vladimir, mengatakan:  “Serangan terjadi berulang kali, menggunakan rudal, drone, maupun kombinasi keduanya. Bisa dikatakan, kali ini daya hancurnya lebih besar.”

Pada Selasa dini hari, pasukan Rusia kembali menghantam infrastruktur energi kota pelabuhan Odesa di Laut Hitam, menyebabkan lebih dari 95.000 orang di wilayah selatan kota tersebut kehilangan listrik dan pemanas.

Serangan udara itu juga menewaskan seorang anak perempuan berusia 11 tahun dan ibunya di wilayah Donetsk. Menurut data yang dirilis Kantor Kejaksaan Agung Ukraina, serangan ini membuat jumlah anak-anak yang dipastikan tewas dalam perang Rusia–Ukraina mencapai 681 orang.

Intelijen Eropa: Putin Tidak Berniat Menghentikan Perang, Rusia Percepat Pembangunan Militer

Pada Selasa, Badan Intelijen Luar Negeri Estonia merilis laporan tahunan. Kepala lembaga tersebut, Kaupo Rosin, menyatakan bahwa berdasarkan informasi yang dikumpulkan dari “diskusi internal Rusia”, Presiden Rusia Vladimir Putin tidak berniat menghentikan perang melawan Ukraina yang telah berlangsung hampir empat tahun. Putin tetap meyakini bahwa Moskow pada akhirnya akan meraih kemenangan militer di Ukraina.

Kepala Badan Intelijen Luar Negeri Estonia Kaupo Rosin (tangkapan layar)

Rosin menambahkan bahwa Kremlin masih memandang Amerika Serikat sebagai lawan utama, namun secara strategis menampilkan sikap seolah-olah mau bekerja sama, dengan tujuan memperoleh pelonggaran sanksi dari AS.

 “Saya melihat Rusia mencoba membagi negosiasi ke dalam dua jalur. Jalur pertama adalah perdamaian Ukraina. Dalam hal ini, kami melihat Rusia bersedia menunda negosiasi tersebut tanpa batas waktu. Pada saat yang sama, Rusia berupaya meredakan ketegangan dengan Amerika Serikat, mengalihkan fokus hubungan bilateral ke AS, dengan tujuan utama mencabut sanksi agar ekonominya mendapat ruang bernapas,” ujarnya. 

Laporan tersebut juga menyebutkan bahwa dalam jangka pendek Rusia tidak akan melancarkan serangan militer terhadap negara-negara NATO. Namun, Moskow tengah mempercepat pembangunan kembali kekuatan militernya, termasuk membentuk unit besar sistem drone, mempercepat perluasan cadangan amunisi, serta merencanakan penguatan penempatan pasukan di kawasan Baltik serta di perbatasan Finlandia dan Norwegia.

Uni Eropa Siapkan Daftar Tuntutan: Eropa Harus Terlibat dalam Perundingan Damai

Sementara itu, Kepala Kebijakan Luar Negeri Uni Eropa, Kaja Kallas, pada Selasa mengatakan bahwa ia akan menyerahkan kepada negara-negara anggota sebuah daftar yang merinci konsesi yang menurut Eropa harus dilakukan Rusia sebagai bagian dari solusi untuk mengakhiri perang Ukraina.

Kallas menegaskan bahwa tanpa partisipasi dan persetujuan Eropa, perjanjian damai Rusia–Ukraina tidak mungkin tercapai. Ia menyebutkan bahwa daftar tersebut kemungkinan mencakup pengembalian seluruh anak Ukraina yang diculik selama perang, serta pembatasan skala angkatan bersenjata Rusia, meskipun tidak memberikan rincian lebih lanjut.

Pada hari yang sama, Kremlin menyatakan bahwa tanggal putaran berikutnya perundingan damai Ukraina belum ditentukan, namun pembicaraan damai kemungkinan akan segera berlangsung. (Hui)

Laporan gabungan oleh reporter New Tang Dynasty Television, Yi Jing

Detik-Detik Babi Berusaha Kabur dari Penyembelihan Tahun Baru  Imlek di Guangxi, Tiongkok, Lompat ke Kolam dan Berenang Demi Menyelamatkan Diri

EtIndonesia. Pada 8 Februari 2026, seorang warganet Guangxi mengunggah video yang menyebutkan bahwa terjadi insiden tak terduga saat penyembelihan babi Tahun Baru di daerah setempat. Air panas sudah direbus dan semuanya siap, namun babi tersebut tiba-tiba melepaskan diri lalu melompat ke kolam. 

Warga berusaha menangkapnya, tetapi cukup lama tidak berhasil, hingga akhirnya hanya bisa berdiri di tepi kolam sambil menatap babi itu dengan pasrah.

Video yang beredar di internet memperlihatkan babi tersebut terus berenang maju di kolam, lalu berbalik arah berenang kembali. Di tepi kolam tampak orang-orang menonton dan berdiskusi, bahkan ada yang mendayung perahu kecil untuk mengepungnya.

Adegan ini memicu beragam komentar warganet, antara lain:
“Babi: Saya memang babi, tapi saya tidak bodoh.”
“Si Biksu Zhu di Kayangan kan memang menguasai pasukan air.”
“Semangat, Zhu Bajie! Cari Kakak Tertua!”
“Cepat kabur!”

Komentar lain juga bermunculan:
“Kasihan babinya!”
“Babi ini sebaiknya jangan disembelih.”
“Bisakah babi ini dibiarkan hidup?”
“Kalau sudah bisa melompat ke air, jangan dibunuh.”
“Babi yang tahu cara melarikan diri.”
“Lepaskan saja!”
“Lepaskan! Babi yang tahu melarikan diri pasti pintar!”

Sebenarnya, babi bukan hanya bisa melarikan diri; terkadang “kepekaan” atau naluri yang mereka tunjukkan justru membuat orang merasa iba.

Pada 8 Januari lalu, di sebuah desa di Provinsi Guizhou, sebuah keluarga sedang bersiap menyembelih babi Tahun Baru. Kayu bakar dan air panas sudah disiapkan, dan orang-orang hendak mulai menyembelih, ketika tiba-tiba babi besar itu berlutut dengan kedua kaki depannya. 

Babi itu tidak meronta dan tidak menjerit, hanya menundukkan kepala dengan tenang, seolah-olah memohon ampun kepada pemiliknya. Pemandangan itu mengejutkan semua orang yang hadir. Sang pemilik pun tidak tega menyembelih babi tersebut dan membawanya kembali ke kandang.

Konon, di masyarakat Tiongkok beredar pepatah: “Ada tiga jenis babi yang tidak boleh disembelih: pertama, babi yang berlutut; kedua, babi bercakar lima; ketiga, babi berbadan hitam berkepala putih. Petuah orang-orang tua pasti ada alasannya.” (Hui)

Penyunting bertanggung jawab: Tang Zixuan