Properti Baru di Zhuhai, Guangdong, Tiongkok Di-diskon Sampai Setengah Harga,  Analisis : Gelembung Real Estate Meledak

Zhao Fenghua, Zhang Danxia dan Mingyu – NTD

Krisis di pasar real estate Tiongkok terus menyebar. Beberapa hari lalu, sebuah perusahaan real estate di Zhuhai menjual dengan “diskon 50%” menjadi viral di media sosial, menarik perhatian luas. Analisis eksternal menunjukkan bahwa perusahaan real estate menjual properti baru dengan setengah harga, menyoroti krisis serius di pasar real estat Tiongkok.

Menurut laporan  China Business News (Yicai) pada 24 Agustus, Distrik Zhuhai Jinwan, yang terkenal dengan harga  properti 28.000 / meter persegi, pengembang mendiskon 14.000 ~ 15.000 / meter persegi, hampir setengah harga.

“Zhuhai sekarang tidak peduli dengan orang lain, tujuan utama dari penurunan harga adalah untuk menjual rumah, sesegera mungkin untuk menghentikan kerugian. Namun, begitu harga diturunkan, ada masalah. Harga real estat yang turun tidak akan mampu menutupi utangnya. Jadi, inilah yang sekarang disebut ledakan krisis keuangan sistemik, semua bank, hampir semua bank yang terlibat dalam kredit perumahan, seluruh sistem perbankan benar-benar runtuh,” kata ekonom yang berbasis di AS, Li Hengqing.

Li Hengqing menganalisis bahwa gelembung real estat di daratan Tiongkok  telah meledak dan akan menimbulkan reaksi berantai terhadap perekonomian Tiongkok.

“Di Tiongkok, real estate adalah proyek investasi terbesar. 80% rumah tangga akan berinvestasi di real estate dan mereka dibebani dengan hutang yang besar. Tentu saja, investasi sebesar itu akan dilakukan dengan  hati-hati. Mengapa semua orang mengambil inisiatif untuk mengambil tindakan?” di masa lalu? Bagaimana dengan perumahan? Pemerintah pusat dan pemerintah daerah mengarang mitos bahwa harga rumah tidak akan turun, tapi hanya bisa terus naik. Tentu saja, mitos itu sekarang sudah hancur,” katanya.

Krisis real estate di daratan terus menyebar. Raksasa real estate China Evergrande Group, Country Garden dan SOHO meledak satu demi satu, sehingga memicu kekhawatiran.

“Harga rumah terus turun, termasuk di Guangzhou, di mana saya mendengar beberapa hari yang lalu ada diskon 30%. Tapi tidak ada yang membeli. Kuncinya adalah tidak ada yang membeli, orang-orang tidak memiliki uang di kantong mereka. Di banyak tempat, orang-orang bahkan kesulitan untuk makan, karena mereka tidak memiliki pekerjaan dan penghasilan untuk waktu yang lama. Jika Anda mendorong mereka membeli rumah, dengan apa  mereka membelinya?” ujar warga Shanghai, Mrs Qin.

Qin mengatakan bahwa kekacauan di pasar real estate di daratan Tiongkok telah berdampak pada kepercayaan konsumen. Sekarang masyarakat Tiongkok tidak mampu membeli rumah dan tidak berani membeli rumah.

Bagi Qin, kini pasar real estate sedang ambruk. Harga rumah turun begitu tajam sehingga orang kaya pasti tidak akan membeli rumah dengan mudah. ​​​​Tiga pengembang real estate teratas semuanya meledak. Mereka juga tidak mau menggunakannya untuk membeli rumah. Bolehkah dia tinggal di rumah yang dibelinya? Banyak sekali bangunan yang belum selesai, rumah belum didapat dan pinjaman sudah dilunasi. Sekarang rakyat  sudah pintar, tidak mudah dibohongi lagi.” (Hui)

Janji Kompensasi Pasca Banjir Besar di Tiongkok :  20.000 Yuan per Jiwa,  9 Yuan per 0,006 Hektar Tanah Subur, Namun Jumlah Korban Terdampak Sebenarnya Tak Terungkap

oleh Ren Hao – NTD

Sejumlah besar korban masih kehilangan tempat tinggal di daerah bencana di Timur Laut dan Tiongkok Utara pada Rabu (16/8/2023). Otoritas Hebei mendistribusikan pestisida sebagai persediaan bantuan bencana, yang menuai kritik. Kemudian, Heilongjiang kembali diguyur hujan lebat.

Korban di Hebei berkata: “Lihat bantuan yang kami distribusikan di Hebei. Pestisida, apakah Anda melihatnya?! Pestisida dan insektisida. Insektisida, apakah tempat ini saja masih perlu membunuh serangga. Lihat yang berubah menjadi hijau dan lumut?! Berubah menjadi hijau berlumut! , di sini masih berubah menjadi hijau.”

Menghadapi tanaman yang benar-benar tenggelam akibat banjir, para korban di Hebei tidak mengerti mengapa pihak berwenang mendistribusikan pestisida dalam persediaan bantuan.

Maka beberapa netizen yang suka berpikir tiba-tiba tersadar setelah berspekulasi tentang “Makna yang lebih mendalam”, “Apa kamu tidak mengerti artinya? Aku sudah memberimu pestisida!” “Mungkin bukan untuk tanahnya, tapi untuk rakyatnya sendiri.”

Otoritas Baoding Zhuozhou dan Laishui, yang paling parah terkena banjir, mengeluarkan kebijakan penyelamatan dan kompensasi pada 11 Agustus. Setiap kerabat korban banjir yang dapat menerima subsidi sebesar RMB. 20.000 (Rp 42 juta). Namun, jumlah kematian resmi di Hebei hanya 29 jiwa, jauh lebih rendah dari kematian yang diperkirakan oleh publik. Artinya, hampir semua kerabat korban tidak menerima satu sen pun dari subsidi pemerintah.

Dengan penghinaan terhadap kehidupan manusia, netizen hanya bisa menghela nafas “RMB. 20.000 seharusnya bisa membeli keledai sekarang.” Netizen juga berujar : “Saya bisa berterima kasih dan bersyukur kepada Tuhan.”

Selain itu, kebijakan ganti rugi dari pihak berwenang juga mencakup: ganti rugi maksimum untuk setiap rumah tangga yang rumahnya roboh adalah RMB. 40.000 , dan ganti rugi bagi mereka yang rumahnya tidak roboh adalah RMB.5.000. Beberapa korban mengatakan bahwa semua pertanian  hilang, tetapi jumlah kompensasi dari pihak berwenang hanya RMB.9 (Rp 18.000) per mu (0,006 hektar) tanah, 

Bagi banyak korban, prioritas utama tetap membersihkan rumah mereka.

Di Laishui, endapan lumpur di beberapa rumah penduduk desa setebal setengah meter, tetapi ini tidak serius.

Pekerja pengerukan air Hebei Ms Han berkata : “Dibandingkan dengan sisi itu (area yang serius), ini tampaknya tidak tebal. Dibersihkan ke halaman dan kemudian ada sekop untuk menaruhnya di sungai. Umumnya, dibutuhkan waktu sekitar tiga atau empat hari untuk membersihkan satu rumah.”

Orang-orang di Zhuozhou, provinsi Hebei: “Permukaan air laut di Zhuozhou telah naik 60 sentimeter. Ya Tuhan, lihatlah lumpur ini, celah besar ini.”

Korban di Wuchang, Heilongjiang : “Rumah itu miliknya dan rumah ini milik saya. Kartu identitas saya, buku rekening, semua ini ada di bawah reruntuhan.”

Korban banjir juga berkata : “Banyak pasir yang mengalir. Masih ada air di dalam desa. Ternyata sisi ini adalah tanah. Lihatlah betapa tebalnya pasirnya. Sekarang tanahnya penuh dengan pasir. Tanaman tahun ini pasti mati, seperti ini. Tahun depan, tanahnya pasti tidak akan mudah ditanami.”

Di Heilongjiang dan Jilin, sejumlah besar korban masih kehilangan tempat tinggal, tetapi para pejabat telah menutup rapat-rapat berita daerah bencana, sehingga menyulitkan dunia luar untuk memahami situasi sebenarnya.

Pada 16 Agustus malam, Stasiun Meteorologi Heilongjiang memperingatkan bahwa kota Tieli di Kota Yichun telah menerima curah hujan 100 milimeter dalam tiga jam, yang mana dapat menyebabkan banjir bandang dan tanah longsor. (Hui)

Rusia : Tes DNA Membuktikan Yevgeny Prigozhin Tewas dalam Kecelakaan Pesawat

oleh Yan Feng dan Jiang Diya

Penyelidik Rusia mengatakan pada  Minggu (27 Agustus) bahwa pengujian lewat genetik membuktikan pemimpin tentara bayaran Wagner Yevgeny Prigozhin  merupakan salah satu dari 10 orang yang tewas dalam kecelakaan udara pada 23 Agustus lalu.

Svetlana Petrenko, juru bicara Komite Investigasi Rusia mengatakan : “Sebagai bagian dari penyelidikan terhadap kecelakaan pesawat di wilayah Tver, seperti pemeriksaan genetik molekuler telah selesai dilakukan. Berdasarkan hasil identifikasi dari jenazah kesepuluh orang yang meninggal dunia telah dapat dikonfirmasikan bahwa mereka adalah orang yang namanya tercantum pada manifes penerbangan.”

Badan penerbangan Rusia sebelumnya merilis nama 10 orang yang berada dalam pesawat naas tersebut, termasuk komandan tertinggi Wagner Group Prigozhin, Dmitry Utkin dan pejabat tingkat tinggi lainnya.

Spekulasi beredar bahwa Kremlin mungkin terlibat dalam kecelakaan itu, mengingat upaya pemberontakan Prigozhin yang terjadi 2 bulan lalu. Presiden Rusia Vladimir Putin menggambarkan pemberontakan pada saat itu sebagai “tikaman dari belakang” terhadap dirinya, namun ia kemudian menerima kedatangan Prigozhin di Kremlin.

Setelah kecelakaan itu, Putin pada Kamis menyampaikan belasungkawa kepada keluarga para korban. (sin)

Coba Tebak, Air Panas atau Air Dingin yang Lebih Efektif dalam Pemadaman Api ?

Aboluowang.com

Air Panas sungguh serba guna. Ketika terjadi kebakaran, kebanyakan orang berpikir untuk memadamkan api dengan air, namun tahukah Anda mana yang lebih efektif antara memadamkan api dengan air panas atau air dingin ?

Pertama, mari kita lihat peristiwa “pemadaman kebakaran” berikut :

Sebuah gudang berisi bahan baku milik pabrik pemintalan mengalami kebakaran besar. Pasukan pemadam kebakaran tiba di pabrik tak lama setelah dipanggil, dan langsung melakukan penyemprotan air. Namun setengah jam telah berlalu, air 50 meter kubik dalam tangki sudah dihabiskan, api belum kunjung padam. Ketika melihat ada sebuah ketel besar berisi air mendidih di dekatnya, muncul ide dari petugas pemadam kebakaran untuk memadamkan api dengan air panas itu. Hanya berselang beberapa menit setelah air panas disiramkan ke kobaran, nyala api mulai mengecil dan berangsur-angsur padam.

Di sini mungkin Anda ingin bertanya : Apakah ada perbedaan antara menyiram air dingin dan air panas dalam pemadaman api ? Sebenarnya, ada 4 cara yang digunakan orang dalam pemadaman api, yakni cara pendinginan, cara isolasi, cara mati lemas, dan cara penghambatan.

Namun mengapa air panas lebih baik dalam memadamkan api dibandingkan air dingin ?

Hal yang menarik di sini adalah air panas yang disemprotkan ke objek yang terbakar, selain berperan sebagai pendingin, juga menghasilkan uap yang menyelimuti objek yang terbakar lebih banyak dibandingkan dengan yang dihasilkan melalui penyemprotan dengan air dingin, sedangkan uap-uap ini bisa mengurangi oksigen yang ada di sekitar objek yang terbakar. Kita tahu bahwa kobaran api akan melemah jika tidak mendapatkan oksigen, jadi lapisan uap yang mengurangi oksigen ini berperan untuk mematilemaskan api, yang akhirnya mencapai efek pemadaman.

Menurut data yang disampaikan dalam laporan tersebut, dengan menyemprotkan 1 liter air dingin ke objek yang terbakar, nilai efektif area pemadaman api yang dihasilkan hanya seluas 0,1 meter persegi. Sementara dengan menyemprotkan 1 liter air panas ke objek yang terbakar, maka dalam 5 meter kubik udara dapat mengandung lebih dari 35% uap air yang akan mengurangi oksigen sehingga kandungan oksigennya tinggal 14%. Ketika uap air di udara mencapai lebih dari 35%, atau kandungan oksigen di udara turun hingga 17%, maka pembakaran akan terhenti. Jadi menggunakan air panas untuk memadamkan api terbukti lebih efektif ketimbang pakai air dingin.

Penelitian telah menunjukkan bahwa efek pemadaman api dengan air mendidih 5 kali lebih tinggi dibandingkan dengan air panas, dan di atas 10 kali lebih tinggi dibandingkan dengan menggunakan air dingin.

Dalam praktik menghadapi kebakaran, efek pemadaman dari 1 liter air panas per detik yang disemprotkan itu setara dengan penyemprotan 20 – 30 liter air dingin per detik. Jika pemadaman dilakukan dengan air matang, maka 5 orang petugas pemadam dapat mengerjakan beban kerja yang dilakukan oleh 10 orang petugas pemadam. 2 kali lipat lebih efisien. Bagi tempat-tempat yang kondisinya memungkinkan, menggunakan air panas untuk memadamkan api bisa disarankan, meskipun perlu sangat waspada jangan sampai air panas mengenai orang, kulitnya bisa melepuh.

Air dapat memadamkan api, namun tidak untuk segala situasi. Berikut pengecualiannya.

1. Kebakaran dari cairan dengan berat jenis yang lebih ringan dari air, seperti bensin, minyak tanah, dan lainnya. Karena air lebih berat daripada minyak, jadi minyak dapat terapung di permukaan air seingga kebakaran terus berlangsung.

2. Kebakaran dari bahan yang mudah rusak, seperti buku, arsip, dan instrumen presisi yang tidak dapat dipadamkan dengan air.

3. Kebakaran dari peralatan listrik bertegangan tinggi juga tidak dapat dipadamkan dengan menyemprotkan air, karena air memiliki kemampuan untuk menghantarkan arus listrik, sehingga pemadamnya bisa tersengat listrik.

4. Kebakaran dari benda-benda yang dapat bereaksi secara kimia dengan air untuk menguraikan gas atau zat yang mudah terbakar yang menghasilkan banyak energi panas, seperti kalium, natrium, kalsium, magnesium, logam ringan lainnya serta kalsium karbida dan zat lainnya. Kebakaran dari benda-benda itu jangan sampai dipadamkan dengan menyemprotkan air kecuali dengan menyemprotkan zat kimia tertentu. (sin)

Studi Baru Tidak Menemukan Hubungan yang Jelas Antara Penggunaan Media Sosial dan Depresi di Kalangan Anak Muda

EtIndonesia. Sebuah penelitian inovatif yang dilakukan oleh Norwegian University of Science and Technology (NTNU) telah membantah anggapan umum bahwa peningkatan penggunaan media sosial menyebabkan tingkat depresi yang lebih tinggi di kalangan anak muda. Dalam penelitian tersebut, melibatkan 800 anak selama enam tahun untuk mengetahui hubungan potensial antara penggunaan media sosial dan perkembangan gejala penyakit mental.

Bertentangan dengan anggapan umum, penelitian ini tidak menemukan bukti jelas mengenai hubungan antara peningkatan penggunaan media sosial dan gejala kecemasan dan depresi. Yang lebih mengejutkan lagi, mereka yang memiliki lebih banyak gejala kecemasan dan depresi tidak mengubah kebiasaan media sosial mereka seiring berjalannya waktu. Hasil ini diperoleh tanpa memandang jenis kelamin dan apakah anak-anak tersebut merupakan peserta aktif di media sosial atau sekadar menelusuri postingan orang lain.

Hasil penelitian ini konsisten dengan penelitian terbaru lainnya yang memberikan hasil beragam mengenai dampak media sosial terhadap kesehatan mental. Meskipun beberapa penelitian menunjukkan bahwa media sosial dapat meningkatkan kesejahteraan mental, penelitian lain menemukan efek negatifnya. Namun, seperti yang dicatat oleh profesor NTNU Silje Steinsbeck, banyak dari korelasi ini lemah dan tidak memberikan pemahaman penuh mengenai masalah ini.

Salah satu kekuatan utama Trondheim Early Secure Study adalah fokusnya pada pengumpulan data jangka panjang dan wawancara mendalam untuk menilai gejala penyakit mental. Pendekatan ini memungkinkan para peneliti untuk melihat lebih dekat hubungan antara penggunaan media sosial dan kesehatan mental.

Penelitian sebelumnya yang dilakukan oleh tim peneliti yang sama menunjukkan bahwa sekitar lima persen anak muda di Norwegia menderita depresi, dan angkanya bahkan lebih rendah lagi pada anak-anak. Selain itu, satu dari sepuluh anak berusia antara 4 dan 14 tahun memenuhi kriteria gangguan kecemasan.

Topik penggunaan media sosial oleh remaja merupakan perhatian utama orangtua dan profesional. Namun, penelitian ini dirancang untuk memberikan pengetahuan tambahan tentang bagaimana media sosial sebenarnya memengaruhi perkembangan dan fungsi generasi muda di masyarakat.

Steinsbeck dan rekan-rekannya berharap untuk mengetahui siapa yang paling rentan terhadap potensi dampak negatif media sosial dan siapa yang benar-benar dapat memperoleh manfaat darinya. Mereka juga berupaya memahami apakah cara penggunaan media sosial memainkan peran penting.

Meskipun studi ini memberikan wawasan yang berharga, penting untuk dicatat bahwa studi ini terbatas pada populasi tertentu dan tidak dapat digeneralisasikan sepenuhnya pada konteks lain. Namun demikian, hal ini menantang pandangan umum mengenai media sosial dan kesehatan mental, sehingga memaksa kita untuk memikirkan kembali asumsi mengenai dampak teknologi terhadap kesejahteraan generasi muda.(yn)

Sumber: earth-chronicles

Pasangan yang Lahir di Tanggal yang Sama Mempunyai Anak Kembar di Hari Ulang Tahunnya

EtIndonesia. Sepasang suami istri di Ohio, AS, yang lahir dengan ulang tahun yang sama telah menyambut dua anggota baru dalam keluarga mereka di tanggal yang sama, karena ayah mereka menggambarkan anak kembarnya sebagai ‘hadiah ulang tahun terbaik yang pernah ada’.

Jika membagikan ulang tahun Anda dengan pasangan saja tidak cukup, Scierra Blair dan tunangannya, José Ervin, menyambut saudara kembar – laki-laki dan perempuan – di hari besar mereka pada tanggal 18 Agustus.

Datang lebih awal dengan tanggal kelahiran yang ditetapkan pada akhir bulan, bayi kembar yang baru lahir ini muncul di sisi bumi di Klinik Cleveland Rumah Sakit Hillcrest tepat setelah jam menunjukkan tengah malam.

Dokter mengatakan kepada calon orangtua pada Kamis (17/8) lalu bahwa karena salah satu bayi mereka berada dalam posisi sungsang, operasi caesar akan menjadi pilihan teraman.

Namun, setelah diberi tahu pada sore hari bahwa tidak ada risiko langsung terhadap kedua bayi atau ibu mereka, calon orangtua tersebut meminta dokter untuk menunggu hingga ulang tahun mereka untuk melahirkan dan menjadikan tanggal tersebut lebih bermakna.

Ervin mengatakan kepada majalah People: “Karena dia dalam keadaan sehat dan tidak stres, dan anak-anak dalam keadaan sehat dan tidak stres, saya berpikir, ‘Mengapa tidak menunggu?’”

Dengan anak kembar yang mendampingi kedua orangtuanya, si kembar merupakan ‘berkah’, namun tidak sepenuhnya mengejutkan.

José Ervin III kecil tiba pada pukul 00:35 dan saudarinya Ar’ria Lannette Ervin tiba pada pukul 00:36 pada hari yang sama ketika ibu dan ayah mereka masing-masing berusia 32 dan 31 tahun.

“Itu adalah hadiah ulang tahunku dan aku senang dengan itu,” kata Ervin.

“Saya sangat bersemangat. Saya mencium mereka 30.000 kali sehari.”

Ayah yang bersemangat itu melanjutkan: “Kita hanya bisa melakukan satu perayaan besar, melakukan semuanya sekaligus, dan itu akan sangat indah.”

Ini adalah hari yang akan diisi dengan kue, kartu, dan hadiah mulai sekarang – dan pasangan Cleveland itu bahkan belum pernah bertemu pada hari ulang tahun terakhir mereka.

Ervin menjelaskan tentang momen saat orangtua yang bahagia menyadari bahwa mereka berulang tahun: “Saya pikir dia sedang bercerita, karena dia bertanya kepada saya tentang hari ulang tahun saya dan kemudian mengatakan itu sangat ironis, karena itu adalah hari ulang tahun saya.”

“Aku seperti, pergi dari sini. Tapi dia menunjukkan kartu identitasnya dan membuktikan bahwa saya salah.”

Setelah membuat rencana sejak awal percintaan mereka untuk merayakannya dengan penuh gaya – mereka tidak menyangka akan menghabiskan hari ulang tahun mereka dengan melakukan hal ini.

Blair bercanda kepada tunangannya: “Sudah cukup buruk aku harus menghabiskan hari ulang tahunku bersamamu.”

Namun ayah baru tersebut tidak setuju dengan mengatakan: “Anak-anak kami dilahirkan pada hari ulang tahun kami, itu unik.”

“Kita semua merayakannya bersama, itu indah.” (yn)

Sumber: unilad

KTT AS-Jepang-Korsel  : Telah Membentuk Aliansi Militer 

Pinnacle View

Pada 18 Agustus lalu, Presiden AS Joe Biden, Presiden Korea Selatan Yoon Suk Yeol, dan PM Jepang Fumio Kishida mengadakan konferensi tingkat tinggi di tempat berlibur presiden AS yakni Camp David, ini adalah untuk pertama kalinya pemimpin ketiga negara melangsungkan KTT bersama tanpa ada pihak lain.

Dalam suatu pernyataan bersama pasca pertemuan itu, ketiga negara menyatakan menentang sikap Beijing yang menunjukkan perilaku berbahaya dan agresif dalam konflik maritim di Laut Tiongkok Selatan dan di Laut Timur, dalam pernyataan tersebut juga disepakati, ketiga negara akan melangsungkan latihan militer bersama secara berkala, saling berunding di saat krisis, berbagi informasi teraktual terkait kekuatan militer Korea Utara, dan kelak setiap tahun akan diadakan KTT bersama.

Sementara PKT sendiri sangat mewaspadai KTT ketiga negara kali ini, ada laporan yang menyebutkan, Beijing sangat mengkhawatirkan AS akan membentuk aliansi militer NATO kecil di kawasan Asia, juru bicara Kemenlu RRT langsung mengkritik AS telah menggalang kelompok eksklusif, dan memperparah konfrontasi. Lantas mengapa AS-Jepang-Korsel mengadakan KTT tersebut? Aliansi seperti apakah yang mereka bentuk? Dan apakah dampaknya terhadap situasi di Asia Timur sekarang ini dan di masa mendatang?

KTT Pertama AS-Jepang-Korsel, Ciptakan Pola Strategi Baru Asia Timur Laut

Rekan peneliti dari Taiwan National Policy Foundation yakni Li Zhengxiu dalam acara “Pinnacle View” di NTDTV mengatakan, Presiden AS, PM Jepang, dan Presiden Korsel, ketiga pemimpin berkesempatan bertemu dalam KTT pertama itu, karena pada sebagian besar kesempatan sebelumnya pemimpin ketiga negara tersebut selalu hanya memanfaatkan ajang internasional untuk mengadakan pertemuan terpisah, tetapi kali ini, Presiden Biden secara khusus telah mengundang Presiden Korsel dan PM Jepang ke Camp David, makna simbolis kali ini sebenarnya cukup tinggi.

Terutama diadakan pasca perubahan besar geopolitik di kawasan Indo-Pasifik, semua negara terus menyoroti kompetisi antara AS dengan Beijing, khususnya setelah belasan tahun ini Xi Jinping menjabat, lagi-lagi Xi memanfaatkan kekuatan politik, ekonomi dan militer yang telah bertambah kuat untuk mencoba memprovokasi bahkan merusak tatanan internasional saat ini, hal ini tentu saja membuat dunia Barat dan negara demokrasi yang dipimpin oleh AS sangat cemas.

Khususnya kawasan Asia Timur Laut, bagi AS, Jepang, dan Korsel, lawan kompetisi utama mereka saat ini adalah Tiongkok dan Korea Utara, maka tujuan KTT kali ini adalah membuat dunia mewaspadai niat dan ambisi ekspansi militer dua negara komunis yang masih tersisa di dunia ini, itulah tujuan utama AS yang buru-buru mengundang Jepang dan Korsel dalam pertemuan tingkat tinggi ketiga negara ini.

Editor senior sekaligus penulis utama The Epoch Times yakni Shi Shan kepada Pinnacle View menyatakan, ketiga pemimpin AS, Jepang, Korsel duduk bersama untuk berunding, adalah hal yang selama ini belum pernah terjadi, kita pernah melihat dialog AS-Jepang, dialog AS-Korsel, atau bertatap muka dalam ajang internasional, saling menyapa dan sebagainya, tetapi mereka bertiga duduk bersama melangsungkan suatu rapat, dulu saya tidak pernah melihatnya, hal ini sangat sulit. Karena kuncinya adalah hubungan antara Jepang dengan Korea Selatan, keduanya memiliki dendam sejarah, dan dendam sejarah ini tidak hanya pada PD-II saja.

Membuka kembali lembaran sejarah Tiongkok, hubungan antara Tiongkok dengan jepang dengan berbagai konfliknya, biasanya selalu terjadi melalui Semenanjung Korea, baik di masa Dinasti Tang, maupun Dinasti Ming, dan Dinasti Qing, setiap konflik antara Tiongkok dengan Jepang selalu terjadi lewat Semenanjung Korea, selalu seperti itu. Jadi beberapa waktu lalu, setelah PD-II usai, setelah Perang Korea usai, Amerika membentuk rantai pulau pertama di seluruh Samudera Pasifik, yakni mulai dari Kepulauan Aleut sampai ke Korea Selatan, terus ke Jepang, sampai ke Okinawa, lalu Taiwan, Filipina, seluruhnya menjadi satu garis. Khususnya beberapa negara Asia Timur Laut adalah negara besar, di utara ada Rusia, dulunya Uni Soviet, lalu ke barat ada RRT, kemudian ada Korsel, dan Jepang, lalu Amerika di belakangnya.

Jadi segitiga ini luar biasa penting, kita selalu menyebutnya segitiga besi, inilah objek andalan yang sangat penting bagi AS, hanya dengan adanya segitiga besi ini, baik Tiongkok maupun Rusia, pada dasarnya akan sulit keluar dari Samudera Pasifik, yakni mengunci mereka di dalamnya. Tetapi segitiga ini salah satu sisinya sangat rapuh, yakni hubungan antara Jepang dengan Korsel. Kita melihat pada masa Park Geun-Hye menjadi presiden, hubungan Jepang-Korsel membaik, dalam beberapa masalah sengketa sejarah kedua negara telah mencapai sejumlah kompromi untuk diselesaikan, tetapi sejak Moon Jae-In menjabat, mungkin karena pemikiran Moon Jae-In yang cenderung berhaluan kiri, ia secara parah telah merusak masalah ini.

Hal pertama ialah mengenai ganti rugi pekerja, pada masa PD-II banyak pekerja Korsel yang ditangkap dan dibawa ke Jepang untuk dijadikan romusha (sebagai budak), Korsel menilai sekarang berbagai perusahaan besar ada di Jepang, seperti Sumitomo Mitsui, dan Mitsubishi, masih eksis, seharusnya membayar ganti rugi. Kedua belah pihak terus berunding, akhirnya didapatkan sebuah hasil, ditetapkan batas atas ganti rugi, lalu semua pihak mengeluarkan uang tertentu sebagai ganti rugi. Pada saat Moon Jae-In menjabat, dikatakan keputusan ini dilakukan oleh pemerintahan sebelumnya, dan pihaknya tidak mengakuinya, serta ingin melakukan perundingan ulang, tanpa ada batas atas ganti rugi, Jepang pun berang, dan merasa Korsel tidak bisa dipercaya.

Masalah kedua adalah persoalan wanita jugun ianfu, ada orang di Korsel yang membuat patung Shinzo Abe sedang berlutut di hadapan patung jugun ianfu tersebut, hal semacam ini di Asia khususnya di dalam budaya dan politik Asia Timur, adalah hal yang sangat memalukan, karena semua orang sangat mementingkan pamor atau harga diri, sehingga hubungan kedua negara kembali retak. Banyak industri di Korsel sebenarnya masih mengandalkan Jepang, termasuk banyak peralatan, bahan baku, dan sejumlah teknologi fundamental semi konduktor masih mengandalkan Jepang, jadi Jepang pun menempuh sanksi secara sepihak, dan tidak memasoknya kepada Korea Selatan, hubungan kedua negara pun semakin tegang, hingga setelah Yoon Suk-Yeol menjadi presiden, hubungan Jepang-Korsel baru mulai membaik, karena kedua negara harus menghadapi musuh bersama yang amat besar, ketakutan ini telah mengalahkan segala perselisihan yang ada.

KTT tiga negara kali ini, hal pertama yang diselesaikan adalah harus ada kerjasama militer, yaitu memastikan Haluan besar ini, lalu para pejabat militer baru bisa membahas masalah terkait. Masalah kedua adalah kepercayaan politik, antara AS dengan Korsel atau AS dengan Jepang, semua bisa dibicarakan, kuncinya ada pada mata rantai yang paling rapuh, yakni antara Korsel dengan Jepang, karena di negara demokrasi presiden akan berganti beberapa tahun sekali, sekarang sudah dibicarakan dengan Yoon Suk-Yeol, beberapa tahun lagi berganti presiden yang sayap kiri, atau karena sesuatu hal, perjanjian ini pun akan dihapus lagi, akankah timbul masalah ini, bagaimana memastikan aliansi dapat berlanjut pada sistem dan mekanisme yang sama? Masalah ini sangat penting, saya perkirakan inilah masalah utama yang mereka bahas.

Mekanisme Aliansi Militer AS-Jepang-Korsel Telah Terbentuk

Kepada “Pinnacle View” pemimpin redaksi The Epoch Times yakni Guo Jun menyatakan, negara Barat yang diketuai AS saat ini sedang menghadapi kelompok otokratis dengan PKT dan Rusia sebagai poros, dan kekuatan poros otokratis ini secara geografis justru tepat berada di kawasan Asia Timur Laut, AS-Jepang dan AS-Korsel memiliki kesepakatan pertahanan bersama, jadi kerjasama militer tiga negara ini, akan menjadi jaminan paling penting bagi keamanan regional Asia Pasifik. Tentu saja juga ada fokus tambahan, misalnya pasukan AS di Korsel sekitar 24.000 orang, dan di Jepang ada sekitar 38.000 orang, pasukan AS yang ditempatkan di seluruh dunia sekitar 180.000 orang, jadi di Jepang dan Korea Selatan saja sudah mencapai sepertiganya, ini menonjolkan pentingnya kawasan ini secara strategis.

Pasukan AS di Korsel didominasi AD dan AU, sedangkan di Jepang didominasi AL dan marinir. Jika Asia menjadi garis depan, di belakang pasukan AS masih ada armada Samudera Pasifik di Hawaii, sekitar 80.000 orang, Alaska juga merupakan negara bagian dengan pasukan AS terbanyak, sekitar 170.000 orang, didominasi AU dan pasukan reaksi cepat, sasaran seluruh pasukan tempur tersebut adalah mengincar Rusia dan PKT. Jadi saat ini terdapat tiga rantai pertahanan utama dalam strategi AS, mulai dari Korsel, Jepang, dan Taiwan sampai Filipina adalah yang disebut sebagai rantai pulau pertama, rantai pertahanan ini akan mencegah kekuatan militer RRT dan Rusia mendadak tiba di Samudera Pasifik. Strategi AS di Taiwan adalah, melakukan tanpa berkata-kata, AS-Taiwan ada kerjasama, tapi levelnya tidak tinggi, pasukan AS di Filipina selama ini boleh dibilang semu keberadaannya, tetapi sekarang mulai diaktifkan kembali, jadi sisi utara rantai pulau pertama, pada dasarnya harus mengandalkan Jepang dan Korea Selatan.

Di “Pinnacle View” Shi Shan menyatakan, aliansi militer AS-Jepang-Korsel sekarang ibaratnya anak panah yang sudah siap diluncurkan di busur, dan pada dasarnya telah terbentuk, kunci di baliknya akan tergantung pada seberapa besar sebenarnya ancaman militer yang akan ditimbulkan PKT? Semakin besar tekanan ini, aliansi militer AS-Jepang-Korsel akan terbentuk makin cepat, begitulah kondisi NATO pada masa itu, semakin besar ancaman Uni Soviet di Eropa, terbentuknya NATO pun semakin cepat. Saat ini AS-Jepang-Korsel hanyalah KTT pemimpin negara, pasca kepala negara tidak lagi mengadakan rapat tingkat tinggi, saat itulah aliansi militer berada pada kondisi paling tanggap, karena tidak perlu lagi dibicarakan oleh kepala negara, maka pada dasarnya yang dibicarakan adalah bagaimana para perwira dan pejabat teknis bekerjasama, pada saat itu situasinya akan sama sekali berbeda.

Itu sebabnya kita bisa menyaksikan latihan militer AS di kawasan Asia Pasifik, sekarang semakin lama semakin intens. Dulu saat kita melihat latihan perang AS-Jepang, atau latihan militer AS-Korsel, tapi kita sangat sulit melihat latihan perang AS-Jepang-Korsel, di masa pemerintahan Park Geun-Hye ada latihan penyelamatan bersama di laut, atau latihan militer bersama menyapu ranjau di laut, tetapi latihan militer bersama lainnya tidak pernah ada, karena ada simpul tak terurai antara Korsel dengan Jepang.

Dulu militer AS melakukan upaya amat besar untuk mengatasi hal ini, agar Korsel dan Jepang berbagi data intelijen, karena di saat perang, semua pihak harus berbagi berita intelijen, dan segala peralatan serta mekanisme informasi ini harus dihubungkan satu sama lain, antara AS-Jepang dan AS-Korsel ada mekanisme ini, tapi antara Jepang-Korsel tidak ada, jadi AS terus berupaya mewujudkan hal ini. Berita teranyar yang saya lihat adalah, dua bulan lalu Jepang dan Korsel telah membicarakan suatu kerangka untuk bekerjasama, jadi mekanismenya secara keseluruhan sedang didorong maju selangkah demi selangkah, dari tren saat ini saya memperkirakan, dibangunnya aliansi militer tidak akan terhindarkan lagi, NATO mini di Asia ini walaupun tidak disebut NATO, atau tidak disebut aliansi militer sekalipun, hal esensial di dalamnya telah ada, dengan kata lain bila perang terjadi, ketiga negara akan bekerjasama melawan musuh bersama-sama, begitulah karakteristik aliansi militer ini, dan sekarang telah menjadi semakin terlihat gamblang. (sud/whs)

Laut Selatan Memanas Gegara Kapal Karam Perang Dunia-II 

Pakar: Partai Komunis Tiongkok Sedang Menguji Marcos

Li Yan

25 tahun silam, Manila telah melabuhkan sebuah kapal PD-II (Perang Dunia Kedua) yang telah usang dan karatan di sebuah gugus karang kecil yang berbentuk seperti tetesan air di Laut Tiongkok Selatan. Sekarang, kapal tersebut telah menjadi pusat ketegangan yang baru antara sekutu AS (Amerika Serikat) yakni Filipina dengan RRT (Republik Rakyat Tiongkok).

Pada saat yang sama Filipina telah menempatkan satu kesatuan marinir AL (Angkatan Laut) untuk bertugas di atas kapal amfibi pendarat yang bernama BRP Sierra Madre itu, guna mempertahankan kedaulatannya atas pulau karang tersebut yakni Beting Ayungin (Second Thomas Shoal, atau disebut Ren’ai Reef oleh Beijing, red.).

PKT (Partai Komunis Tiongkok) juga menyatakan pihaknya adalah pemilik Ren’ai Reef, dan mengecam aksi kandas ilegal oleh Filipina tersebut. Faktanya, RRT menyatakan memiliki kedaulatan terhadap hampir seluruh kawasan di Laut Tiongkok Selatan. Beberapa tahun terakhir, penjaga pantai dan banyak milisi maritim RRT mengemudikan kapal nelayan ke sekitar Ren’ai Reef, dan melakukan pelacakan serta mengganggu kapal-kapal yang mengangkut pasokan logistik bagi “BRP Sierra Madre”. Sekarang, konflik itu kian memanas. Pada 5 Agustus lalu, sebuah kapal penjaga pantai RRT menembakkan meriam air terhadap dua kapal logistik Filipina, memaksa salah satu dari kapal logistik tersebut berbalik arah, dan membatalkan misinya.

Pasca kejadian, Kemenlu AS menegaskan kembali, kapal Filipina telah mendapatkan “serangan bersenjata”, berdasarkan “Traktat Pertahanan Bersama AS dengan Filipina” maka AS akan mendukung kedaulatan maritim sekutunya di kawasan tersebut.

PKT menyatakan Filipina sedang memperbaiki dan mengukuhkan “BRP Sierra Madre”, untuk menguasai gugus karang tersebut secara permanen. Pejabat Filipina mengatakan, pihaknya berhak merawat dan memperbaiki kapal itu, karena kapal AL tersebut masih aktif beroperasi. Pihak Filipina menyatakan pasukan yang masih aktif bertugas bergiliran di kapal tersebut. Juru bicara Angkatan Bersenjata Filipina yakni Kolonel Medel Aguilar mengatakan: “Apapun yang kami lakukan terhadap kapal itu, semuanya dalam lingkup kekuasaan dan yurisdiksi kami.” Ia menambahkan, Beijing tidak berhak campur tangan terhadap pasokan logistik Filipina bagi “BRP Sierra Madre”.

Minggu lalu, Kemenlu RRT mengatakan dulu Manila pernah berjanji akan memindahkan “BRP Sierra Madre” dari Ren’ai Reef, Presiden Filipina Ferdinand Marcos Junior menanggapi, dirinya tidak tahu menahu soal itu. “Saya perjelas lebih lanjut, jika memang ada kesepakatan seperti itu, maka saya menghapusnya sekarang juga”, kata Marcos.

Surat kabar Wall Street Journal memberitakan, dosen sekaligus Dekan Fakultas Politik dari University of the Philippines Diliman yakni Aries Arugay mengatakan, “Tentu saja Beijing telah memperhatikan perubahan nada dan orientasi kebijakan pemerintahan baru ini. Mereka sedang menguji (Presiden) Marcos.”

“Tidak Mengalah Sedikit Pun”

Filipina menyebut Ren’ai Reef: “Ayungin”. Nasib Ren’ai Reef juga berpengaruh pada kawasan Laut Tiongkok Selatan lainnya. Klaim kedaulatan RRT di Laut Tiongkok Selatan saling tumpang tindih dengan klaim kedaulatan pemerintahan enam negara lainnya termasuk Filipina. Pada 2016, Mahkamah Arbitrase Antar Bangsa di Den Haag telah membuat suatu keputusan yang bersifat tonggak sejarah, dan menilai klaim kedaulatan RRT atas Laut Tiongkok Selatan sama sekali tidak berdasar. Beijing menolak keputusan tersebut, dan terus memperluas eksistensinya di perairan strategis ini, serta berulang-kali terjadi konflik dengan Filipina.

Perdagangan yang melalui Laut Tiongkok Selatan setiap tahunnya bernilai hingga trilyunan dolar AS. Di Kepulauan Spratly tempat Ren’ai Reef ini berada, RRT telah mendirikan pos penjagaan terdepan, dan memiliterisasi pos tersebut dengan sistem radar, rudal, dan juga landasan pacu. Pada 2012 lalu, PKT telah berhasil merebut Beting Scarborough (Scarborough Shoal) dari tangan Filipina.

Manila pada 1999 mengkandaskan kapal “BRP Sierra Madre” di atas Ren’ai Reef, adalah respon Filipina atas tindakan RRT yang menguasai Mischief Reef yang berada di dekatnya pada 1995. Sekarang Mischief Reef telah menjadi pangkalan militer Beijing. Surat kabar Wall Street Journal mengutip pernyataan juru bicara Kepolisian Penjaga Pantai Filipina yakni Brigjend. Jay Tarriela yang melaporkan, kapal RRT kerap kali muncul di sekitar Ren’ai Reef, seringkali menakuti dan mengusik misi pasokan logistik kapal-kapal Filipina. Ia berkata, kadang kala kapal RRT akan mendekat secara sangat berbahaya, atau melontarkan peringatan lewat pengeras suara. Kadang kala, gangguan RRT terus berusaha memojokkan, sehingga memaksa kapal Filipina berbalik arah.

“Pasukan penjaga pantai RRT sangat tidak suka sendirian, mereka setiap kali selalu membuat kami merasakan keberadaan mereka”, kata Tarriela. Angkatan Bersenjata Filipina memberikan video yang direkam oleh awak kapal logistik kepada surat kabar Wall Street Journal. Rekaman video itu memperlihatkan sebuah kapal penjaga pantai RRT menembakkan meriam air ke arah kapal Filipina. Semprotan meriam air mengenai badan kapal, dan menimbulkan suara dentuman keras, yang mengakibatkan kapal logistik itu terguncang hebat.

Pasukan penjaga pantai Filipina merilis rekaman video lainnya yang menunjukkan, sebuah kapal logistik Filipina berlayar dengan terombang-ambing, di belakangnya mengejarnya dengan ketat sebuah kapal RRT yang berkali-kali lipat lebih panjang. Kamera menyisir garis horizon, dapat terlihat sedikitnya ada empat kapal lainnya ikut mengiringi, dua di antaranya merupakan pasukan penjaga pantai, sedangkan dua kapal lainnya adalah yang oleh penjaga pantai Filipina disebut-sebut sebagai milisi maritim RRT.

Sementara pada Februari tahun ini, PKT telah memanfaatkan sinar laser militer, yang mengakibatkan awak kapal logistik Filipina mengalami kebutaan sementara. Sejak mulai menjabat tahun lalu, Presiden Marcos Junior “tidak mengalah sedikit pun” terhadap Beijing soal wilayah kedaulatan ini, dan terus mempererat kerjasama dengan AS dan sekutu lainnya. Hal ini sangat berbeda dengan pendahulunya Rodrigo Duterte yang memiliki kebijakan pro-Beijing.

Duterte pernah mengancam akan menghapus “Kesepakatan Kerjasama Pertahanan” (EDCA) antara AS dengan Filipina. Kesepakatan tersebut mengizinkan pasukan AS berikut perlengkapannya untuk bergiliran berkunjung ke Kepulauan Manila, sedangkan Marcos semakin meningkatkan perlindungan terhadap aliansi AS-Filipina. Pada Februari tahun ini, kedua negara telah mengumumkan perluasan penting “Kesepakatan Kerjasama Pertahanan” tersebut, secara efektif telah memperluas izin masuk militer AS pada 9 buah pangkalan militer Filipina, sebelumnya hanya ada 5 buah pangkalan militer yang diizinkan bagi AS.

Menhan AS dan Filipina dalam pembicaraan telepon pada 8 Agustus lalu telah memuji kerjasama militer bilateral belakangan ini. Mereka berjanji dalam waktu dekat akan melangsungkan dialog secara tatap muka, dan menegaskan kembali janji mereka sebagai sahabat sekutu yang akan bahu membahu menjaga keamanan, serta kemakmuran juga stabilitas di kawasan Samudera Hindia dan Samudera Pasifik. (sud/whs)

Wanita Amerika Tertusuk Ikan Pari Berbisa dan Hampir Mengenai Paru-parunya

EtIndonesia. Seorang wanita yang mencoba menikmati sore yang santai di laut lepas pantai Florida, AS, tertusuk ikan pari beracun yang durinya hanya berjarak beberapa sentimeter dari menusuk paru-parunya.

Kristie Cataffo-O’Brien, dari Tampa, dan suaminya mengunjungi Pantai Bahia di Ruskin pada hari Selasa (22/8) untuk makan sebelum berenang di air.

Saat bersantai di air setinggi lutut, dia tiba-tiba merasakan sengatan ikan pari menusuk punggungnya, katanya kepada WFLA.

“Saya langsung merasakan sesuatu menyengat saya. Saya merasa seperti ubur-ubur atau semacamnya, tapi itu sangat, sangat menyakitkan,”kata Cataffo-O’Brien kepada outlet tersebut. “Saya mulai berdiri, dan saat itulah [suaminya] berkata, ‘Tidak, jangan bergerak sama sekali, ada ikan pari dan itu ada pada kamu.’”

Suaminya mencoba untuk memeluknya dan ikan pari itu tetap stabil saat ia meronta-ronta – dengan susah payah menusukkan duri itu lebih dalam ke tubuhnya.

“Ikan pari itu bergerak dan terjatuh dan kapan pun ada ombak, atau apa pun yang bergerak, saya bisa merasakan durinya menusuk punggung saya,” katanya.

Pasangan itu menelepon 911, tetapi mengatakan butuh waktu 45 menit bagi petugas untuk tiba. Dia dilarikan ke rumah sakit tempat duri itu diangkat melalui operasi.

Duri berbisa itu tidak menembus paru-parunya hanya sejauh tiga sentimeter, katanya.

Cataffo-O’Brien sekarang dalam masa pemulihan dan menjalani pengobatan untuk melawan racun dan potensi infeksi.

“Kami bergantung pada kehidupan laut,” akunya. “Ini adalah wilayah mereka, ini bukan wilayah kami. Saya tinggal di Florida untuk waktu yang sangat lama. Anda tidak pernah berpikir hal seperti itu bisa terjadi, dan saya masih shock.” (yn)

Sumber:

Rumah Baru Itu ‘Ditinggali’ oleh Pengemis Tua, Dua Tahun Kemudian Pemgemis Itu Pergi dan Meninggalkan Karung, Dia Terkajut Saat Membukanya

EtIndonesia. Dua tahun lalu, Bibi Wang membelikan rumah baru untuk putrinya, Lily sebagai mahar. Pada hari mereka mendapatkan kunci, dia dan putrinya pergi untuk melihat rumah baru.

Tapi begitu mereka membuka pintu, bau aneh datang dari dalam rumah. Kemudian mereka menuju balkon dan dikejutkan oleh pemandangan di depan mereka!

Dia melihat seorang pengemis tua berbaring di balkon, mendengkur dan tidur.

Lily memegang tangan ibunya dan menendang pengemis tua agar bangun.

“Hei, siapa kamu? Kenapa kamu tidur di rumah kami? Aku akan memanggil polisi!”

Ketika pengemis tua itu melihat seseorang datang, dia segera bangun.

“Oh, Nyonya, jangan panggil polisi, aku bukan orang jahat.”

Beberapa hari yang lalu ternyata di luar sedang turun salju lebat, dan pengemis tua itu berkeliaran di komunitas baru ini.

Secara kebetulan, rumah baru Lily berada di lantai pertama, dan pengemis tua itu naik di sepanjang balkon. Dan dia tidur di sini untuk berlindung dari angin dan hujan.

Lily mengerutkan kening: “Aku tidak peduli, ini rumah baruku, cepat pergi!”

Mendengar ini, pengemis tua itu buru-buru berbalik, mengemasi barang-barangnya dengan gemetar, dan bersiap untuk pergi.

Bibi Wang memandang pengemis tua itu dan berpikir bahwa di luar sangat dingin dan jika mereka mengusirnya, ke mana dia akan pergi?

Bibi Wang kemudian berkata kepada pengemis tua itu: “Pak, rumah ini untuk sementara tidak dihuni, untuk sementara Anda bisa tinggal di sini.”

Ketika pengemis tua itu mendengarnya, dia tidak bisa menahan diri untuk tidak membungkuk dan mengucapkan berterima kasih padanya: “Orang baik, orang baik!”

Dalam dua tahun berikutnya, rumah baru ini “dihuni” oleh pengemis tua itu.

Selama periode ini, Bibi Wang sering pergi ke rumah ini untuk memberikan makanan kepada pengemis tua itu.

Pengemis tua itu selalu berterima kasih kepadanya, dan berkata sambil tersenyum bahwa dia bertemu dengan orang yang baik.

Pada hari itu, saat Bibi Wang pergi ke rumah itu, rumah itu sudah kosong, dan dia tidak menemukan pengemis tua.

Balkon terlihat rapi, kecuali ada karung di pojok.

Bibi Wang merasa penasan dengan isi karung itu segera membukanya dan tercengang, itu penuh dengan lembaran uang tunai.

Pengemis menulis di tembok di balkon, dia menulis beberapa kata.

Bibi Wang membacanya, dan kemudian dia mengerti apa yang sedang terjadi.

Ternyata dua hari yang lalu, pengemis tua itu merasa tidak enak badan, dan kemungkinan diaakan meninggal.

Sementara dia masih bisa berjalan, dia berencana untuk kembali ke kampung halamannya.

Uang dalam karung ini adalah hasil dia mengemis selama bertahun-tahun.

Pengemis tua itu sengaja meninggalkan karung itu untuk diberikan kepada Bibi Wang sebagai ucapan terima kasih karena telah diizinkan tinggal di sana selam 2 tahun ini.

Bibi Wang menghitungnya, dan itu lebih dari 50.000 yuan ( sekitar Rp 110 Juta) !

Sejak itu, setiap kali Bibi Wang melihat seorang pengemis, dia selalu memberikan sejumlah uang. (yn)

Sumber: uos.news

Malapetaka di Musim Kemarau, Sejumlah Wilayah Pulau Jawa Alami Bahaya Kekeringan

ETIndonesia- Perbedaan kondisi iklim dialami wilayah di Indonesia. Beberapa wilayah barat laut Sumatra mengalami banjir, seperti di Aceh dan Sumatera Utara. Sedangkan sebagian wilayah lain memiliki curah hujan rendah. Situasi tersebut memicu bahaya kekeringan, seperti di Pulau Jawa. 

Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari merilis bahwa Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menerima laporan dari BPBD di beberapa wilayah, Jawa Barat, Jawa Tengah  dan Jawa Timur terkait bahaya kekeringan. Solusi jangka pendek dilakukan pemerintah daerah terdampak dengan distribusi air bersih kepada warga. 

Bencana hidrometeorologi kering dialami 28 kecamatan yang tersebar di 11 kabupaten, Provinsi Jabar, hingga 23 Agustus 2023. Sebanyak 19.464 KK membutuhkan bantuan air bersih. Total 525.500 liter air bersih telah didistribusikan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) kepada masyarakat di wilayah terdampak kekeringan. 

Wilayah terdampak kekeringan antara lain Kabupaten Bogor, Bekasi, Sukabumi, Bandung Barat, Garut, Cirebon, Subang, Ciamis, Majalengka, Karawang dan Pangandaran. Wilayah kecamatan terbanyak yang mengalami kekeringan di Kabupaten Bogor dengan total 13 kecamatan. 

Ketiga belas kecamatan terdampak kekeringan di Kabupaten Bogor yaitu Kecamatan Jasinga, Citeureup, Babakan Madang, Jonggol, Rancabung, Ciseeng, Cibungbulang, Sukajaya, Cisarua, Leuwisadeng, Tanjungsari, Cariu dan Tenjo. 

Merespons kondisi kekeringan di wilayah, BPBD bekerja sama dengan PDAM dalam pendistribusian air kepada warga. Di samping itu, BPBD juga berkoordinasi dengan dinas terkait untuk penanganan lahan warga yang terdampak. “Luas lahan terdampak kekeringan masih dalam proses pendataan,” ujar Abdul Muhari dalam keterangan persnya. 

Kekeringan Jawa Tengah dan Jawa Timur

Sedangkan di Provinsi Jateng, BPBD menginformasikan 4 kabupatennya mengalami kekeringan. Dampak musim kemarau sudah dirasakan warga sejak Juli 2023 lalu. Keempat kabupaten terdampak kekeringan yaitu Kabupaten Kendal, Klaten, Temanggung dan Sragen. 

Data BPBD Provinsi Jateng menyebutkan 3.320 KK atau 11.027 jiwa terdampak di sejumlah wilayah. Masing-masing BPBD kabupaten telah memberikan bantuan air bersih kepada warga. Laporan terkini pada Kamis (24/8) menyebutkan kebutuhan air sudah terpenuhi. 

Sementara itu di Kabupaten Jember, Jatim, kekurangan suplai air dirasakan warga Desa Pialangan, Kecamatan Kalisat. Sebanyak 247 KK di desa ini terdampak kekeringan. BPBD Kabupaten Jember telah mendistribusikan air kepada para warga. Selain itu, 2 tandon untuk menampung bantuan air. BPBD juga mendistribusikan bantuan sabun cair yang berasal dari BNPB. 

Karhutla Jabar

Curah hujan yang sangat rendah juga memicu bahaya kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Provinsi Jabar. Di samping kekeringan, karhutla terjadi di wilayahnya. Sebanyak 15 wilayah administrasi kabupaten atau kota mengalami karhutla. Teridentifikasi 39 kecamatan yang tersebar di 15 kabupaten terdampak karhula dari 1 Januari hingga 23 Agustus 2023. 

BPBD Provinsi Jawa Barat ke-15 wilayah terdampak kebakaran yaitu Kabupaten Karawang, Purwakarta, Subang, Bogor, Sumedang, Majalengka, Bandung Barat, Cirebon, Kuningan, Garut, Bandung. Sedangkan wilayah kota, daerah terdampak mencakup Kota Sukabumi, Cimahi, Bandung dan Bogor.

Kerugian dampak kebakaran tercatat lahan pertanian seluas 156 hektar.

Menyikapi potensi bahaya karhutla, pihak BPBD Provinsi telah melakukan koordinasi dengan BPBD se-kabupaten dan kota di wilayahnya. Koordinasi juga dilakukan dengan organisasi perangkat daerah (OPD) lainnya, khususnya menyangkut antisipasi kerugian lahan warga. BPBD provinsi dan OPD terkait berupaya untuk melakukan pencegahan dini mengantisipasi dampak meluas karhutla.  (Bnpb/asr)

3 Marinir AS Tewas dan 20 Terluka dalam Kecelakaan Udara di Australia

 Mimi Nguyen Ly

Tiga  Marinir AS tewas dan 20 lainnya terluka setelah pesawat yang mereka tumpangi jatuh di Australia utara dalam sebuah latihan rutin, demikian ungkap pihak militer AS.

Menurut rilis dari Marine Rotational Force Darwin, gugus tugas Marinir AS, pesawat tiltrotor Boeing MV-22B Osprey jatuh di Pulau Melville, sebelah utara Darwin di Wilayah Utara Australia, sekitar  Minggu (27/8) pukul 9:30 pagi waktu setempat.

Pesawat tiltrotor mengangkut 23 tentara Amerika Serikat dalam sebuah latihan rutin.

Tiga orang telah dikonfirmasi tewas.

Lima orang lainnya berada dalam kondisi serius, dan diterbangkan sejauh 80 kilometer  ke kota Darwin untuk menjalani perawatan di rumah sakit.

Latihan Militer Gabunan Predators Run

“Marinir yang berada di dalam pesawat itu terbang untuk mendukung Latihan Predators Run,” demikian pernyataan rilis tersebut. 

“Upaya pemulihan sedang berlangsung. Penyebab insiden itu sedang diselidiki. Rincian lebih lanjut akan diberikan saat situasi berkembang.”

Helikopter dan pesawat sayap tetap digunakan untuk mengambil korban yang terluka dari lokasi yang jauh, kata Komisaris Michael Murphy dari Kepolisian Northern Territory.

Murphy mengatakan bahwa pesawat Osprey yang jatuh adalah salah satu dari dua pesawat yang terbang dari Darwin ke Melville pada Minggu.

Salah satu korban luka sedang menjalani operasi di Rumah Sakit Royal Darwin, kata Menteri Utama Wilayah Utara, Natasha Fyles, sekitar enam jam setelah kecelakaan.

Ia menambahkan bahwa beberapa orang mengalami luka kritis dan sedang dalam perawatan ketika mereka tiba di bandara Darwin.

“Kami mengakui bahwa ini adalah insiden yang mengerikan,” kata Fyles. “Pemerintah Northern Territory siap memberikan bantuan apa pun yang diperlukan.”

Sekitar 2.500 tentara dari Amerika Serikat, Australia, Filipina, Indonesia, dan Timor Leste ikut serta dalam Latihan Predators Run 2023.

Melville adalah bagian dari Kepulauan Tiwi.

Darwin saat ini menjadi tuan rumah bagi 150 Marinir Amerika Serikat, dan setiap tahun ada sekitar 2.500 Marinir AS yang melakukan rotasi melalui kota ini.

Kecelakaan ‘Tragis’

Perdana Menteri Australia Anthony Albanese menyebut insiden tersebut “tragis”.

Dia mencatat bahwa personel Australia tidak termasuk dalam kecelakaan itu. “Laporan awal menunjukkan bahwa insiden itu hanya melibatkan personel pasukan pertahanan AS,” kata perdana menteri dalam konferensi pers yang dijadwalkan sebelumnya di Australia Barat.

“Fokus kami sebagai pemerintah dan sebagai departemen pertahanan sangat besar pada respons kejadian dan memastikan bahwa setiap dukungan dan bantuan diberikan pada saat yang sulit ini,” tambahnya.

Dalam pernyataan terpisah, Albanese dan Wakil Perdana Menteri Richard Marles menyampaikan belasungkawa.

” Doa dan belasungkawa kami bersama tiga personel layanan AS yang kehilangan orang yang mereka cintai, mereka yang terluka, seluruh kru pesawat, dan tentu saja seluruh angkatan bersenjata Amerika Serikat,” katanya.

“Personel Australia dan Amerika Serikat telah bersama-sama  bahu-membahu selama lebih dari satu abad. Aliansi kami dibangun di atas hubungan yang langgeng ini dan nilai-nilai bersama kami,” bunyi pernyataan itu. 

“Insiden ini merupakan pengingat akan pentingnya layanan yang dilakukan oleh personel kami dan personel negara-negara mitra kami. Australia akan terus memberikan bantuan kepada teman-teman kami selama diperlukan.”

Amerika Serikat dan Australia telah meningkatkan kolaborasi militer baru-baru ini, menanggapi Partai Komunis Tiongkok yang lebih agresif di Pasifik.

Pada  Juli, empat warga Australia tewas dalam latihan militer multinasional besar yang juga diikuti oleh militer AS. Helikopter mereka, MRH-90 Taipan milik Angkatan Darat, jatuh ke laut di lepas pantai Queensland.

Associated Press dan Reuters berkontribusi dalam laporan ini.

Wanita yang Sudah Meninggal Hampir Setengah Jam Menulis Pesan Menakutkan Ketika Dia ‘Hidup Kembali’

EtIndonesia. Seorang wanita yang meninggal selama hampir setengah jam menulis pesan menakutkan segera setelah dia ‘hidup kembali’.

Pada tahun 2018, Tina Hines mengalami serangan jantung hebat saat sedang mendaki bersama suaminya.

Suami wanita dari Arizona itu, Brian, berhasil menghidupkannya kembali sebanyak empat kali bersama dengan petugas pertolongan pertama yang tiba di lokasi bahkan sebelum dia sampai di rumah sakit.

Dia kemudian dipasangi defibrillator, dan ketika dia bangun, Tina langsung meminta pena karena perlu menulis sesuatu yang penting.

Meletakkan pena di atas kertas setelah ‘hidup kembali’, Tina berhasil mencoret-coret pesan yang sepertinya berbunyi “itu nyata”.

Ketika ditanya apa maksudnya, wanita itu menunjuk ke arah surga.

Sejak dia dihidupkan kembali, Tina berusaha memberi tahu sebanyak mungkin orang tentang pengalaman mendekati kematiannya.

Sekarang, dia adalah seorang pembicara motivasi Kristen dan memiliki sebuah buku berjudul “Surga… Ini Nyata: Bagaimana Kematian Mengubah Kehidupan”.

Banyak orang lain juga percaya bahwa mereka telah melihat sendiri kehidupan setelah kematian ketika mereka hampir mengetuk pintu surga dan mendapatkan tur pengenalan dari Santo Petrus.

Ada yang berkomentar bahwa mendengar kisah seseorang tentang surga yang nyata telah ‘memberi saya banyak kenyamanan’, sementara yang lain mengatakan itu terdengar seperti ‘pengalaman yang luar biasa’.

Banyak orang lain yang menanyakan rincian lebih spesifik, karena banyak orang lain yang pernah mengalami pengalaman mendekati kematian sudah cukup jelas tentang apa yang mereka lakukan dan lihat.

Alasan ilmiah mengapa orang mengalami pengalaman mendekati kematian yang begitu jelas adalah ketika seseorang sekarat, ada lonjakan aktivitas di otak, yang menurut para peneliti dapat memicu tingkat kesadaran yang lebih tinggi.

Hal ini dapat menjelaskan mengapa orang memiliki pengalaman keluar tubuh, atau percaya bahwa mereka bertemu dengan teman dan anggota keluarga yang sudah lama pergi, atau bahkan bertemu dengan Yesus Kristus sendiri.

Banyak orang yang mengalami pengalaman mendekati kematian mengatakan bahwa mereka dapat melihat tubuh mereka sendiri sedang dirawat, atau mereka melihat sebuah terowongan dengan cahaya di ujungnya.

Tina bukan satu-satunya yang telah menulis buku yang menceritakan kepada semua orang apa yang mereka lihat ketika mereka mati, meskipun apakah surga benar-benar nyata atau hanya otak yang melakukan sesuatu yang perlu dilakukan pada saat-saat terakhirnya masih diperdebatkan. (yn)

Sumber: unilad

Julia Pastrana: Kisah Wanita Berjenggot yang Menjadi Selebriti

EtIndonesia. Pada tahun 1859, terjadi peristiwa di Moskow, Rusia, yang menimbulkan skandal besar dan menarik perhatian publik. Seorang selebriti dunia, wanita berjanggot bernama Julia Pastrana, sedang berkeliling kota. Kedatangannya menimbulkan perasaan campur aduk di kalangan penonton: ada yang kaget dan penasaran, ada pula yang jijik bahkan takut dengan penampilan Pastrana yang tidak biasa.

Julia Pastrana menderita kelainan endokrin langka yang dikenal sebagai “hipertrikosis”. Kondisi ini mengakibatkan bulu tubuh berlebih, serta hiperplasia pada gusi. Wajah Julia ditutupi rambut tebal yang berubah menjadi jenggot. Bibirnya menonjol dan gusinya menonjol, memperlihatkan dua baris gigi yang tidak beraturan. Meskipun demikian, Julia memiliki sosok yang terpahat dan gerakan yang anggun. Dia juga memiliki suara yang merdu dan baik hati serta ceria.

Julia Pastrana lahir di Meksiko pada tahun 1834. Keluarganya adalah keluarga petani sederhana, dan Julia tumbuh sebagai gadis biasa, menguasai literasi dan keterampilan rumah tangga. Namun, penampilannya yang tidak biasa menarik perhatian gubernur setempat, yang kemudian membawanya ke rumahnya.

Selanjutnya, Julia berakhir di Amerika Serikat, di mana dia dibeli kembali oleh Theodore Prapaskah. Dia mulai mempromosikannya sebagai bintang, mengajarinya menyanyi, menari, dan memainkan alat musik.

Di Moskow, Julia Pastrana tampil di berbagai acara. Dia berjalan mengelilingi arena sirkus, menari, bersenandung dan memainkan alat musik. Penampilannya menimbulkan reaksi beragam dari penonton: beberapa kagum dan mengagumi bakatnya, sementara yang lain merasa jijik dan kasihan padanya.

Julia Pastrana sedang hamil pada saat kedatangannya di Moskow. Hal ini menimbulkan kekhawatiran tambahan dan membutuhkan sumber daya keuangan. Tuan-tuan kaya di Moskow membayarnya sejumlah besar uang untuk makan bersama mereka dan menghabiskan waktu di taman. Hal ini membuat marah Fyodor Tyutchev, yang merasa bahwa uang tersebut dapat digunakan untuk tujuan yang lebih bermakna.

Kematian Julia Pastrana menimbulkan skandal yang lebih besar. Setelah kematiannya, jenazahnya diserahkan ke dokter untuk diperiksa. Pemeriksaan menetapkan Julia Pastrana meninggal karena komplikasi penyakit yang dideritanya. Jenazahnya dipajang di depan umum, yang memicu kemarahan dan protes. Akhirnya jenazah Julia Pastrana dimakamkan di Meksiko, tempat ia dilahirkan.

Kisah Julia Pastrana tetap menjadi salah satu kisah paling tidak biasa dan mengharukan di dunia hiburan. Kehidupan dan kematiannya telah menjadi bahan penelitian dan diskusi oleh para sarjana dan ahli. Dia terus menginspirasi orang-orang dengan ketabahan dan teladannya dalam mengatasi tantangan dan menemukan tempatnya di dunia. (yn)

Sumber: earth-chronicles

7 Alasan Mengapa ‘Krisis Tiongkok’ Pada Akhirnya Tiba

0

oleh James Gorrie

Seperti yang telah diprediksi dalam buku saya, ” The China Crisis,” struktur ekonomi Tiongkok terbukti tidak berkelanjutan.

Dalam artikel terakhir, saya berargumen mengapa kebangkrutan China Evergrande bukanlah akhir dari krisis ekonomi di Tiongkok, melainkan hanyalah sebuah titik awal.

Mengetahui bahwa prediksi seperti itu telah dibuat di masa lalu oleh para pengamat Tiongkok, termasuk Anda, mengapa ada orang yang berpikir baru terjadi sekarang?

Sedikit konteks sejarah dapat membantu memberikan jawaban atas pertanyaan ini.

Pada tahun 2012, saya diminta oleh Wiley & Sons untuk menulis sebuah buku tentang struktur ekonomi Tiongkok dari sudut pandang kontrarian saya. Anda mungkin ingat atau tidak ingat bahwa pada saat itu, Tiongkok adalah keajaiban ekonomi dunia. Tak seperti kebanyakan pengamat, saya dapat melihat beberapa masalah kritis dengan model ekonomi politik Tiongkok dan menuliskannya dalam “The China Crisis”.

Saya mengidentifikasi tujuh bidang utama-yang menjadi dasar bagi Tiongkok, lebih tepatnya, Partai Komunis Tiongkok (PKT)-yang membuat model ekonomi Tiongkok tidak berkelanjutan. Saya bukanlah orang pertama yang melihat hal ini. Gordon Chang menulis tentang hal ini pada tahun 2001 dalam bukunya, “The Coming Collapse of China.” Chang meramalkan keruntuhan pada tahun 2011,  tentu saja tidak terjadi. Ini adalah semacam pembaruan.

Sebaliknya, kekuatan ekonomi dan kecakapan teknologi Tiongkok terus tumbuh dan berkembang. Hal ini menjelaskan mengapa, pada saat itu dan selama tujuh tahun berikutnya, berbagai macam istilah diciptakan untuk menggambarkan status ekonomi Tiongkok yang sedang berkembang. Ada istilah “Keajaiban Beijing”, “Model Tiongkok”, “Kapitalisme Negara Tiongkok”, dan pernyataan-pernyataan gemilang lainnya memberikan penegasan yang nyaris tanpa suara atas kemajuan Tiongkok dan prediksi masa depan yang cerah.

Bahkan, banyak ahli, ekonom dan pengamat memprediksi bahwa kapitalisme negara Tiongkok akan menjadi model bagi negara-negara berkembang di seluruh dunia karena seberapa cepat kapitalisme negara telah mengubah ekonomi Tiongkok. Diperkirakan Tiongkok akan segera melampaui Amerika Serikat dalam PDB dan menggantikannya sebagai hegemon global.

Mengenai prediksi terakhir ini, penting mengakui bahwa prediksi tersebut tampaknya benar-benar terwujud. Namun, perlu diingat hal ini sebagian besar disebabkan oleh kegagalan kebijakan Amerika Serikat dan bukan karena apa yang dilakukan oleh Tiongkok. Bahkan tindakan pengkhianatan para pemimpin negara  yang telah membantu musuh-musuh di Beijing tidak dapat menyaingi atau mencegah sifat kejam dan kebijakan merusak yang ditimpakan oleh Partai Komunis Tiongkok (PKT) kepada rakyat Tiongkok selama beberapa dekade. Investasi keuangan serta teknologi Amerika Serikat dan negara-negara Barat lainnya tentu saja telah menunda hal yang tak terelakkan, tetapi tidak akan menghentikannya.

Akarnya, tentu saja, adalah sifat korosif dari korupsi. Bagi PKT, korupsi dalam bentuk korupsi politik, pencurian besar-besaran dari sektor swasta dan penyalahgunaan sistem keuangan adalah sarana mempertahankan kontrol dan mendapatkan kekayaan. Memperoleh kekuasaan absolut adalah tujuan akhirnya, bukan ekonomi yang sehat.

Di bawah ini adalah gambaran singkat tentang bagaimana tujuh faktor yang mengikis keberlanjutan sosial dan ekonomi di Tiongkok.

1. Penggunaan Faktor Produksi yang Berlebihan

Ketika melumuri telapak tangan para pejabat Partai menjadi syarat utama suatu proyek atau kebijakan, pemborosan dan kecurangan tidak hanya tidak dapat dihindari, tetapi juga menyebabkan inefisiensi dalam memanfaatkan faktor-faktor produksi. Pada tahun 2013, Tiongkok menggunakan 10 kali lebih banyak faktor produksi daripada Amerika Serikat untuk menghasilkan produk yang sama. Apakah hal ini sudah membaik? Sulit mengatakannya, karena statistik akurat yang mencerminkan buruknya PKT dan Xi Jinping, khususnya, sulit ditemukan.

2. Alokasi Barang dan Aktivitas Ekonomi yang Tidak Efisien

Hal ini terkait dengan No. 1 dan dimanifestasikan dalam banyak cara, seperti pencurian perusahaan-perusahaan yang menguntungkan oleh Partai Komunis Tiongkok dan mengubahnya menjadi BUMN “zombie” yang tidak efisien dan dililit utang yang menghancurkan nilai dan efisiensi. Hal semacam ini juga memindahkan kekayaan dari kelas menengah ke elit Partai.

3. Menghambat Inovasi di Kelas Menengah

Ketiadaan kebebasan informasi dan hukuman bagi para pelanggarnya menghambat inovasi dan kreativitas. Perorangan tidak diizinkan untuk menyelesaikan masalah sendiri. Perusahaan swasta yang sukses bisa jadi akan disita oleh negara pada suatu waktu. Pengusaha sukses yang berbicara tentang pelanggaran PKT akan dihilangkan dan dididik ulang. Hal ini menimbulkan rasa takut dan ketergantungan total pada negara, yang mana kedua hal ini adalah apa yang diinginkan oleh PKT. Menghancurkan kreativitas dan inovasi perorangan akan menghambat sumber daya terbesar suatu bangsa – rakyatnya.

4. Kurangnya Penegakan Regulasi dan Standar

Dari bidang-bidang kritikal seperti produksi makanan hingga farmasi, jalan pintas dipangkas dan kualitas dikompromikan. Selama bertahun-tahun, hal ini tidak hanya berdampak negatif pada kesehatan dan keselamatan masyarakat, tetapi juga melemahkan otoritas dan legitimasi Partai.

5. Ekonomi Semu: ‘Pertumbuhan’ Berbasis Utang adalah Kanker bagi Ekonomi

Dalam ekonomi kapitalis, sebagian besar pembangunan didasarkan pada kebutuhan pasar, yang ditentukan oleh harga lokal dan kondisi pasar, yang kemudian menarik modal. “Pembangunan” terdistorsi yang didorong oleh kepentingan politik bukanlah pembangunan, melainkan pemborosan waktu, uang, dan sumber daya.

Keruntuhan Evergrande adalah contoh utama dari distorsi ekonomi PKT. Ketergantungan Tiongkok  berlebihan pada pembangunan yang berlebihan dapat dibandingkan dengan pertumbuhan jaringan otot yang sehat karena berolahraga dibandingkan dengan pertumbuhan tumor kanker yang disebabkan oleh paparan racun. Yang pertama membangun kekuatan dan vitalitas; yang kedua menghancurkannya. Dengan demikian, pada titik tertentu, bahkan utang negara dari bank sentral milik negara menjadi tidak berkelanjutan.

6. Polusi yang Merajalela Membuat Tiongkok Tidak Layak Huni, Menyebabkan Keresahan Sosial

Tiongkok adalah salah satu negara pencemar udara terburuk di dunia. Sebagai contoh, Tiongkok dengan cepat kehilangan lahan suburnya karena keracunan dari pertambangan, manufaktur dan penggurunan. Hal ini terjadi karena kepemilikan negara selama puluhan tahun telah menyebabkan ketidakpedulian terhadap apa yang terjadi pada sumber daya alam, yang juga dikenal sebagai “tragedi bersama”. Kehilangan lahan subur akibat keracunan atau penggurunan tidak mudah dipulihkan dan menyebabkan ketergantungan yang lebih besar pada sumber makanan dari luar demi memenuhi kebutuhan pangan.

Polusi air adalah bencana lingkungan lainnya yang disebabkan oleh PKT. Ketika saya menulis “”The China Crisis”, sekitar 40 persen dari jaringan air di Tiongkok tidak dapat menopang kehidupan atau tidak aman untuk dikonsumsi manusia. Saat ini, angka tersebut mencapai 70 persen. Selain itu, 80-90 persen air tanahnya tidak dapat diminum.

Polusi udara Tiongkok dikenal sebagai yang terburuk di dunia, bertanggung jawab atas jutaan kematian dini. Pejabat negara mengklaim bahwa polusi udara menurun di Tiongkok. Namun, pada saat yang sama, Tiongkok menambah lebih banyak tambang batu bara untuk produksi energi, yang menyebabkan lebih banyak polusi, bukan lebih sedikit. Ketidakmampuan PKT untuk mengatasi krisis polusi menunjukkan kegagalan model ekonominya, yang mana justru menambah keresahan masyarakat dan bukannya dukungan sosial.

7. Depresi Dystopian di Kalangan Generasi Muda

Ketika generasi muda kehilangan kepercayaan terhadap bangsa mereka, maka mereka kehilangan kepercayaan terhadap masa depan mereka. Salah satu hasil dari pesimisme tersebut adalah keputusan untuk tidak memiliki anak. Tiongkok tidak sendirian dalam fenomena ini, tapi seperti Korea Selatan dan Jepang, ini adalah masalah besar. Tanpa energi, dorongan, kreativitas, dan keyakinan kaum muda, penurunan jumlah penduduk dan dampaknya terhadap konsumsi, pajak, dan faktor ekonomi lainnya membuat masa depan ekonomi Tiongkok menjadi suram.

Sayangnya, struktur sosial dan ekonominya yang tidak seimbang akan mengarah pada tindakan berlebihan, baik secara internal maupun eksternal, seiring memburuknya kondisi ekonomi dan sosial.