Hujan Lebat dan Banjir di Timur Laut Tiongkok Diperkirakan Akan Menyebabkan Harga Beras Global Meroket
Alex Wu
Dua topan dahsyat menghantam wilayah Utara dan Timur Laut Tiongkok selama beberapa minggu terakhir, mengakibatkan hujan lebat dan banjir parah merendam banyak lahan pertanian.
Sebuah laporan terbaru dari sebuah perusahaan pemeringkat kredit terkemuka, Fitch Ratings, mengatakan bahwa harga beras global akan meroket karena banjir di Tiongkok, yang merupakan produsen beras terbesar di dunia.
“Hujan lebat di wilayah timur laut Tiongkok yang merupakan penghasil biji-bijian yang akan mengurangi hasil panen kemungkinan besar akan meningkatkan tekanan pada harga beras global yang sudah tinggi,” demikian prediksi Fitch Ratings dalam laporan terbarunya.
“[Efeknya] pada harga jagung seharusnya terbatas karena tingginya suplai global,” tulis laporan tersebut.
Tiga provinsi di bagian utara dan timur laut Tiongkok – Mongolia Dalam, Jilin, dan Heilongjiang – menyumbang 23% produksi beras Tiongkok.
Topan Doksuri dan Khanun mempengaruhi ketiga provinsi tersebut dalam beberapa minggu terakhir, dengan Doksuri sebagai salah satu badai terburuk yang melanda Tiongkok utara dalam beberapa tahun terakhir, yang menyebabkan banjir parah di banyak daerah.
Khanun mendarat di pesisir Kota Zhuanghe di timur laut Provinsi Liaoning pada 11 Agustus, yang membawa hujan lebat ke Semenanjung Liaodong, Heilongjiang bagian tengah dan timur, Jilin bagian tengah dan timur, Liaoning bagian timur dan selatan.
Fitch menunjukkan bahwa banyak area produksi biji-bijian utama di tiga provinsi tersebut terdampak oleh hujan lebat dan banjir yang disebabkan oleh Topan Doksuri pada awal Agustus, dan mereka harus menghadapi “banjir lagi saat Topan Khanun bergerak ke utara.”
Media daratan Tiongkok melaporkan bahwa 10 sungai di Provinsi Heilongjiang telah melampaui batas peringatan ketinggian air, dan tiga waduk kecil telah melampaui batas ketinggian air. Video yang diposting di media sosial menunjukkan tanggul sungai jebol dan air merendam sebuah desa, hanya menyisakan atap rumah yang terlihat.
Basis Produksi Beras Dipukul Keras
Banyak daerah di Heilongjiang, seperti Kota Wuchang, merupakan basis produksi padi yang penting bagi negara, tetapi lahan suburnya tenggelam dan menghancurkan mata pencaharian para petani. Laporan Fitch Ratings menyebutkan dampaknya dapat memperparah krisis suplai pangan di Tiongkok pada tahun ini.
Menurut statistik awal yang dikeluarkan oleh Kantor Pusat Pengendalian Banjir dan Bantuan Kekeringan Kota Wuchang, area penanaman padi di Kota Wuchang sekitar 2,5 juta mu (166730,485 hektar), dimana lebih dari 1 juta mu (66368,4453 hektar) telah terendam banjir.
Li Jun (nama samaran), seorang penduduk desa di Kota Wuchang, mengatakan kepada The Epoch Times pada 16 Agustus bahwa 90 persen produksi beras di desanya telah ludes total dan Kota Minle, tempat desanya berada adalah daerah penghasil beras utama di Wuchang.
Ia memperkirakan kerugian produksi beras di Wuchang akibat banjir dapat mencapai 30 hingga 40 juta yuan (Rp 63 hingga 83 Miliar).
“Kami semua bekerja sia-sia selama setahun, tidak ada yang tersisa setelah satu kali banjir. Dibutuhkan waktu tiga tahun untuk mendapatkan kembali apa yang hilang pada tahun ini,” katanya.
Ladang gandum yang terendam banjir di timur laut Tiongkok akan mengurangi hasil panen tahun ini, menurut Fitch Ratings.
“Hal ini akan mengangkat harga biji-bijian domestik Tiongkok dan kemungkinan akan mendorong impor yang lebih tinggi pada 2H23 untuk mengimbangi sebagian potensi kehilangan hasil panen,” yang akan mendorong harga beras global lebih tinggi lagi, kata laporan itu.
Harga beras global telah mencapai level tertinggi dalam 12 tahun terakhir, menurut Food and Agriculture Organization All Rice Price Index.
Selain beras, perusahaan pemeringkat kredit ini menunjukkan betapa banjir juga berdampak pada palawija lainnya, seperti jagung dan kedelai yang ditanam di Provinsi Mongolia Dalam, Jilin, dan Heilongjiang.
Namun, tingkat kerusakan yang diakibatkan hujan lebat dan banjir masih belum jelas, kata laporan tersebut, dan menambahkan bahwa Tiongkok diperkirakan akan mengimpor lebih banyak kedua biji-bijian tersebut tahun ini daripada tahun lalu.
Menimbun Biji-bijian
Komentator urusan terkini yang berbasis di Kanada, Wen Zhao, mengatakan dalam acara bincang-bincangnya di NTD bahwa ia memeriksa catatan dan menemukan bahwa belum pernah terjadi sebelumnya bahwa “tiga provinsi di timur laut Tiongkok disapu oleh dua topan kuat dalam dua minggu, terutama di kota Mudanjiang, Wuchang, dan Shulan di mana orang-orang harus menghadapi dua kali banjir akibat topan.”
Wen juga mencatat panjangnya waktu yang tidak biasa dari Khanun, yang dimulai pada 28 Juli dan menghantam timur laut Tiongkok pada 11 Agustus. Topan biasanya berlangsung selama enam sampai tujuh hari.
Ia mengatakan upaya pencegahan dan bantuan bencana dari pihak berwenang, terutama saat banjir baru-baru ini di Beijing, Hebei, dan Timur Laut, menunjukkan bahwa mereka tidak memiliki kemampuan untuk menangani krisis semacam itu.
“Rakyat Tiongkok tidak dapat mengandalkan Partai Komunis Tiongkok,” kata Wen.
Dia menyarankan agar “setiap keluarga di Tiongkok sebaiknya menyimpan makanan kering di rumah seperti beras yang dapat bertahan selama enam bulan” untuk menghindari kelaparan.
Gu Xiaohua dan Xiao Lusheng berkontribusi dalam laporan ini
COVID-19 di Beijing Menduduki Peringkat Teratas! Mutasi Baru Menyerang Hingga Kekhawatiran Akan Pandemi Pasca Bencana Banjir
Kasus COVID-19 di Beijing terus menduduki peringkat No. 1, dengan munculnya infeksi ketiga. Para ahli memperingatkan bahwa lebih penting lagi untuk mencegah wabah setelah banjir
Wang Yanqiao – NTD
Kasus COVID-19 di Tiongkok terus melonjak. Pada 15 Agustus, Komisi Kesehatan Beijing merilis laporan epidemi mingguan ke-32, kota ini melaporkan total 8.287 kasus dari 20 jenis penyakit menular yang ditetapkan, satu kematian. Lima kasus teratas yang dilaporkan menyumbang 94,1% dari semua kasus penyakit menular yang dilaporkan. Di antara -penyakit tersebut, COVID menduduki peringkat pertama. Dikarenakan PKT menutupi masalah ini, situasi yang sebenarnya tak diketahui.
“Jumlah pasien dengan gejala positif kedua dan ketiga secara bertahap meningkat dan jumlah orang di unit tersebut, termasuk pasien terus meningkat,” kata Song Boyang, wakil kepala bedah payudara di Rumah Sakit Provinsi Jiangsu.
Orang-orang di Hebei berkata : “Apakah ada lebih banyak kasus infeksi ketiga? Saya telah berbicara tentang infeksi kedua, tetapi sekarang banyak orang yang mengatakan ‘Saya positif ketiga’. Anda bisa melihat di bagian komentar, Anda bisa melihat di internet, termasuk di rumah sakit, banyak orang, beberapa dari mereka mulai menjadi positif. Itu karena virus corona yang kembali bermutasi menjadi varian EG.5.”
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) baru-baru ini merilis penilaian risiko varian Omicron baru EG.5. Pada 7 Agustus, proporsi terbesar kasus EG.5 berasal dari Tiongkok, terhitung 30,6%. Diikuti oleh Amerika Serikat (18,4 persen) dan Korea Selatan (14,1 persen).
Dokter kepala kardiologi Rumah Sakit Kota Yizheng, Tang Hua berkata : “EG.5 adalah keturunan dari coronavirus omikronnya strain mutan XBB.1.92, pertama kali ditemukan pada 17 Februari lalu. Saat ini, jenis mutan ini telah menyebar di setidaknya 51 negara dan wilayah di seluruh dunia, karena mutasi genetik yang memberikan kelebihan pada jenis mutan ini dalam penyebarannya.”
Baru-baru ini, banyak tempat di Tiongkok yang terkena dampak hujan lebat dan banjir, menyebabkan banjir yang parah Para ahli mengingatkan bahwa penyakit harus dicegah setelah bencana besar untuk menghindari terjadinya wabah.
“Penyakit menular setelah banjir, kami membaginya menjadi infeksi kulit dan jaringan lunak, kemudian infeksi saluran cerna; kategori ketiga adalah infeksi saluran pernapasan; yang kategori keempat umum terjadi pada manusia dan hewan. Penyakit menular yang umum terjadi antara manusia dan hewan; kategori kelima adalah infeksi vektor serangga, seperti serangga dan nyamuk. Kategori utama ini terbagi karena masing-masing menempati kategori yang berbeda. Anda mungkin lebih familiar dengan pasca banjir akan terjadi kolera, disentri, diare berat, demam dan septikemia,” kata Zheng Yuanyu, mantan dokter jaga dari Departemen Penyakit Menular di Rumah Sakit Umum Veteran Taipei.
“Ketika para korban ditampung sementara, mereka sering kali berada di lingkungan yang sangat padat di mana tidak ada cara bagi mereka untuk diisolasi satu sama lain. Selama masa darurat yang berlebihan, mereka kelaparan, kedinginan, dan bahkan dilemahkan oleh luka-luka, sehingga infeksi saluran pernapasan termasuk influenza, pneumonia bakteri, dan sebagainya. Banyak dari kita yang mengira bahwa infeksi saluran pernapasan terkait dengan banjir, tetapi pada kenyataannya infeksi saluran pernapasan sangat banyak dan serius,” imbuhnya.
Pada saat yang sama, tiga kasus infeksi wabah terjadi satu demi satu di Mongolia Dalam, menyebabkan kepanikan di antara masyarakat.
“Ini adalah penularan wabah pes, umumnya dikenal sebagai Maut Hitam, tingkat kematiannya, 80% . Apakah insiden penggunaan masker itu serius? Itu bahkan tidak ada dalam daftar, jadi Anda tahu betapa seriusnya,” kata warga di Hubei. (Hui)
Aksi Gerombolan Merampok Toko-toko Barang Mewah di Siang Hari Bolong Menyerang California
Jill McLaughlin
Perampokan “flash-mob” siang hari bolong kedua di Los Angeles County pada akhir pekan menyebabkan kerugian sebesar $300.000 atau Rp 4,5 miliar pada sebuah toko barang mewah mungkin terkait dengan perampokan serupa empat hari sebelumnya di Glendale, demikian menurut Los Angeles Police Department (LAPD), California, Amerika Serikat.
Pada 12 Agustus sekitar pukul 16.00, lebih dari 30 tersangka yang mengenakan hoodies dan masker ski, beberapa membawa pisau, menyerbu department store Nordstrom yang terletak di Westfield Topanga Mall di Canoga Park. Mereka merampok barang dagangan senilai sekitar $300.000 sebelum berlari keluar toko dan memasuki beberapa kendaraan, menurut polisi setempat.
Insiden ini mirip dengan pencurian flash-mob lainnya yang terjadi pada 8 Agustus di pusat perbelanjaan Glendale yang berjarak sekitar 45 menit.
“Kami bekerja sama dengan mitra penegak hukum di seluruh wilayah, untuk saling membantu,” kata juru bicara Departemen Kepolisian Los Angeles, Sersan Bruce Borihanh kepada The Epoch Times. “Mungkin mereka adalah [terduga tersangka] yang sama atau mungkin juga tidak.”
Sebuah video viral perampokan Nordstrom menunjukkan anggota kelompok tersebut berlarian di sekitar toko sambil mengambil pakaian, tas, dan barang-barang lainnya. Para penyelidik sedang memeriksa video pengawas guna melihat apakah mereka dapat mengidentifikasi pelat nomor mobil-mobil tersebut, kata Borihanh.
Insiden itu berlangsung sekitar dua menit, menurut Borihanh.
“Mereka mengincar tas tangan dan barang-barang kelas atas yang mereka ketahui bisa dijual,” katanya.
Salah satu petugas keamanan toko disemprot dengan semprotan yang mirip dengan semprotan merica-selama perampokan. Dia dirawat di tempat kejadian dan sudah pulih, menurut polisi.
Seorang petugas Los Angeles Police Department (LAPD) dikerahkan ke mal pada Senin 14 Agustus, namun tidak ada rencana menambah petugas.
Sebaliknya, kata dia, LAPD berkolaborasi dengan peritel, keamanan dan penegak hukum lainnya untuk mencegah insiden serupa ke depan.
“LAPD tak punya cukup petugas untuk berpatroli di mal,” katanya.
Walikota Los Angeles Karen Bass menyebut insiden tersebut “tidak dapat diterima,” dalam sebuah pernyataan yang dirilis Sabtu 12 Agustus.
“Mereka yang melakukan tindakan ini dan tindakan seperti ini di daerah sekitarnya harus bertanggung jawab. Departemen Kepolisian Los Angeles akan terus bekerja. Tidak hanya menemukan mereka yang bertanggung jawab atas insiden ini, tetapi juga mencegah serangan terhadap toko-toko ritel terjadi di masa mendatang,” katanya.
Sekuriti Mal : Saya Merasa Tak Berdaya
Sekuriti mal, Kevin Johnson, sedang bekerja pada saat perampokan terjadi dan melihat akibat dari apa yang terjadi,.
“Mereka adalah penjahat,” kata Johnson kepada The Epoch Times. Perampokan sering terjadi di mal tersebut. Ia memperkirakan hal serupa akan terjadi lagi.
Johnson tidak membawa senjata api, ia juga tidak diizinkan menghadapi terduga pencuri.
“Jika saya melihat Anda mencuri. Saya bahkan tidak bisa melakukan apa-apa. Saya tidak bisa menyentuh Anda. Saya tidak bisa mencoba menghentikan Anda. Saya tidak berdaya,” katanya.
Ini adalah kedua kalinya lokasi pusat perbelanjaan Nordstrom menjadi sasaran kejahatan terorganisir dalam dua tahun terakhir. Pada 2021, toko tersebut dibobol sehari sebelum Thanksgiving oleh lima orang. Para pencuri menggondol beberapa tas mahal sebelum kabur dengan mobil. Mirip dengan kejadian minggu lalu, petugas keamanan juga disemprot dengan bahan kimia oleh para tersangka, menurut laporan berita.
LAPD bekerja sama dengan Departemen Kepolisian Glendale menyelidiki apakah pelaku yang sama terlibat dalam penjarahan di kota itu empat hari sebelumnya.
Penjarahan di Glendale juga terjadi pada siang hari – tepat sebelum pukul 05.00 sore – ketika setidaknya 30 pelaku memasuki toko Yves Saint Laurent di pusat perbelanjaan The Americana at Brand.
Para pelaku menggasak pakaian dan barang dagangan lainnya sebelum kabur dengan berjalan kaki dan menggunakan banyak mobil. Kerugian yang ditaksir mencapai sekitar $300.000, menurut Departemen Kepolisian Glendale.
Pemilik pusat perbelanjaan tersebut, Rick Caruso-yang pernah mencalonkan diri sebagai walikota Los Angeles pada tahun 2022 dan kalah. Ia menawarkan hadiah sebesar $50.000 untuk informasi yang mengarah pada penangkapan dan penghukuman para tersangka, menurut siaran pers Departemen Kepolisian Glendale.
“Jenis kegiatan kriminal ini tidak akan ditoleransi di Glendale,” kata Kepala Polisi Glendale Manny Cid dalam rilis tersebut. “Nantikan kehadiran polisi yang lebih banyak di dalam dan di sekitar koridor pusat kota Glendale.”
Lebih jauh ke selatan di Irvine, California, polisi memburu tiga tersangka yang terlihat dalam video toko yang masuk ke dalam toko Jewels by Alan di dekat Jamboree Road dan Michelson Drive pada pukul 12:20 malam 31 Juli. Para perampok memecahkan beberapa etalase sebelum keluar dengan membawa perhiasan senilai sekitar $900.000.
Tidak ada tersangka yang ditangkap dalam insiden itu, kata juru bicara Departemen Kepolisian Irvine, Karie Davies, kepada The Epoch Times.
Kebijakan Kriminal California Disorot
Insiden baru-baru ini terekam dalam video dan beredar luas di media sosial, sehingga menarik perhatian nasional.
Jaksa Agung Florida Ashley Moody menyalahkan kebijakan kriminalitas California atas perampokan tersebut.
“Sekelompok perampok dengan berani mencuri hingga 100 ribu dolar AS dari Nordstrom di California dalam sebuah aksi perampokan. Para penjahat ini berani karena kebijakan peradilan pidana negara bagian yang lemah,” tulis Moody di X, yang sebelumnya bernama Twitter. “Di Florida, pencurian ritel terorganisir TIDAK ditoleransi – kami melawan dengan KEKUATAN, … memerangi jaringan pencurian ritel terorganisir.”
Peningkatan kejahatan ritel bergaya flash mob terjadi setelah Los Angeles County memberlakukan kembali sistem jaminan tanpa uang tunai. Pada Mei, sebagai hasil dari sebuah gugatan, seorang hakim memerintahkan daerah tersebut untuk kembali ke kebijakannya yang tidak mewajibkan jaminan untuk tersangka yang didakwa dengan sebagian besar tindak pidana tanpa kekerasan atau pelanggaran.
Meskipun county dan kota sedang menunggu keputusan akhir dalam kasus ini, penghentian sementara sistem jaminan uang tunai oleh hakim menyebabkan kejahatan properti meningkat, menurut penegak hukum setempat.
Kepala LAPD Michel Moore dan Sheriff Los Angeles County Robert Luna memberikan kesaksian dalam gugatan pada 7 Agustus tentang bagaimana jaminan tanpa uang tunai mempengaruhi departemen mereka.
“Saya percaya bahwa uang jaminan bertindak sebagai pencegahan umum,” Kepala Moore bersaksi. “Ini menciptakan konsekuensi. Anda menghadapi risiko dipenjara sebagai hukuman.”
Dia mengatakan bahwa dirinya tidak setuju, seperti yang dikatakan oleh para penggugat dalam kasus ini, bahwa uang jaminan menciptakan “sistem dua tingkat”.
Kepala Moore mengatakan kepada wartawan setelah sidang pengadilan bahwa 76 orang yang dibebaskan dengan sistem tanpa uang jaminan sejak Mei telah ditangkap lagi karena kejahatan lain. Sejak itu kota tersebut mengalami peningkatan pencurian mobil sebesar 4 persen.
Penjahat yang melakukan pelanggaran berulang kali harus dimintai pertanggungjawaban, kata sheriff kepada hakim.
“Kami tidak mengatakan bahwa jaminan nol sama sekali tidak berlaku,” kata Sheriff Luna. “Kami mengatakan jika Anda memiliki pelanggar berulang, seseorang yang merupakan penjahat residivis, mereka harus dimintai pertanggungjawaban-bahkan untuk setumpuk kejahatan tingkat rendah.”
Menurut sheriff, dalam 10 minggu terakhir sejak jaminan tanpa uang tunai di wilayah tersebut diberlakukan kembali oleh pengadilan, departemennya telah menangkap 1.573 orang, 226 di antaranya dibebaskan dan kemudian ditangkap lagi untuk kejahatan yang berbeda – tingkat residivisme 14,3 persen.
Sebagai tindakan lain di seluruh negara bagian, anggota parlemen California hampir melarang perusahaan meminta karyawannya melawan pengutil atau penembak aktif. RUU 553 telah lolos di Senat negara bagian dan telah melewati dua komite di Dewan Perwakilan Rakyat menuju pemungutan suara terakhir.
Jill McLaughlin adalah jurnalis pemenang penghargaan yang meliput politik, lingkungan, dan isu-isu di seluruh negara bagian. Dia telah menjadi reporter dan editor surat kabar di Oregon, Nevada, dan New Mexico. Jill lahir di Taman Nasional Yosemite dan menikmati alam luar yang megah, bepergian, bermain golf, dan mendaki
Pesawat Terbang Jatuh di Jalan Raya Malaysia, Menewaskan 8 Orang di Pesawat dan 2 Orang di Jalan
The Associated Press
Sebuah pesawat kecil kehilangan kendali dan jatuh pada Kamis 17 Agustus di sebuah jalan raya di negara bagian Selangor, Malaysia, menewaskan kedelapan orang yang ada di dalamnya dan dua orang di darat, demikian yang dikatakan oleh pihak berwenang.
Kepala polisi Selangor, Hussein Omar Khan, mengatakan bahwa enam penumpang dan dua awak pesawat carteran pribadi tersebut tewas dalam kecelakaan tersebut. Pengemudi sepeda motor dan mobil yang tertabrak saat pesawat menabrak jalan raya juga tewas.
Menteri Transportasi Malaysia Anthony Loke mengatakan bahwa pesawat tersebut meninggalkan pulau resor utara Langkawi dan mendapatkan persetujuan untuk mendarat di bandara Subang. Hanya beberapa menit sebelum mendarat, pesawat tersebut berbelok keluar dari jalur penerbangan dan jatuh ke daratan di distrik Shah Alam.
Kantor berita Malaysia Bernama mengutip para saksi mata yang mengatakan bahwa pesawat tersebut meledak saat menabrak daratan. Nur Alia Nordin mengatakan bahwa ia sedang berada di rumahnya dan dikagetkan oleh suara yang memekakkan telinga dan melihat asap hitam pekat.
“Saya mendengar ledakan keras dan segera setelah saya sampai di lokasi, saya melihat seseorang terbakar di tanah,” katanya kepada Bernama.
“Saya melihat sebuah sepeda motor dan pesawat terbakar.”
Video yang dibagikan di media sosial menunjukkan api dan gumpalan asap hitam membumbung tinggi dari lokasi jatuhnya pesawat.
Jenazah-jenazah dibawa ke rumah sakit untuk diidentifikasi, kata Menteri Transportasi Malaysia dalam sebuah konferensi pers. Dia mengatakan bahwa para petugas sedang menyisir daerah tersebut dan mencari kotak hitam pesawat untuk menentukan penyebab kecelakaan tersebut.
Media lokal melaporkan bahwa salah satu penumpang pesawat tersebut adalah seorang anggota parlemen di negara bagian Pahang. (asr)
Serangan Skala Besar Ketujuh Rusia, Ukraina Bertekad Tingkatkan Produksi Drone
oleh Yu Liang – NTD
Rusia telah mengebom pelabuhan pangan Ukraina satu demi satu setelah menarik diri dari kesepakatan pangan pelabuhan Laut Hitam. Pada Rabu (16 Agustus), Ukraina mengatakan bahwa tentara Rusia telah melakukan putaran ketujuh serangan udara berskala besar. Oleh karena itu, Ukraina akan meningkatkan produksi drone untuk mengimbangi serangan udara Rusia.
Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengatakan pada Rabu bahwa tujuh pelabuhan Ukraina, termasuk Reni, Izmail dan Odessa, dibombardir oleh Rusia untuk ketujuh kalinya dan fasilitas utama untuk transportasi biji-bijian rusak parah.
Pejabat Ukraina dan AS mengatakan serangan tersebut merupakan pukulan lain bagi harga biji-bijian global dari Rusia. Kini sedang berjuang untuk menemukan rute alternatif untuk ekspor biji-bijian.
Foto menunjukkan bahwa fasilitas penyimpanan biji-bijian di pelabuhan Ukraina hancur dan biji-bijian berserakan menumpuk.
Wakil Juru Bicara Departemen Luar Negeri Amerika Serikat, Vedant Patel mengatakan Amerika Serikat mengutuk serangan lanjutan Rusia terhadap infrastruktur pangan Ukraina dan menyerukan Rusia untuk segera kembali ke Inisiatif Pangan Laut Hitam.
Zelensky mengatakan bahwa Ukraina akan meningkatkan produksi drone untuk mengimbangi serangan udara Rusia di Ukraina.
“Untuk memastikan pasokan drone dan sistem yang diperlukan, serta pekerjaan produksi yang diperlukan di Ukraina, kami meningkatkan produksi secara signifikan,” kata Zelensky.
Departemen keamanan Ukraina juga merilis video pada Rabu lalu, menunjukkan drone maritim yang disebut “SeaBaby” ke dunia luar dengan mengatakan bahwa penghancuran instalasi militer maritim Rusia sangat penting untuk serangan balik dan pemulihan ekspor makanan.
Militer Ukraina mengatakan pada Rabu lalu bahwa mereka telah merebut kembali desa Urozain, hanya 90 kilometer dari Laut Azov di tenggara dari Rusia. Namun, konsumsi amunisi sangat besar dan perbekalan sangat dibutuhkan.
Bank Sentral Rusia (BCR) menaikkan suku bunga sebesar 3,5 basis poin menjadi 12% pada Selasa 15 Agustus , tertinggi sejak Mei 2022, demi mengekang depresiasi rubel dan memastikan stabilitas harga.
Pada Rabu, Menteri Pertahanan Tiongkok Li Shangfu mengatakan kerja sama Tiongkok-Rusia tidak menargetkan negara ketiga. Pernyataan itu disampaikannya selama kunjungannya ke Moskow. Pihak Rusia mengklaim bahwa hubungan Tiongkok-Rusia telah melampaui tingkat hubungan strategis.
Menurut analisis ahli, Rusia memainkan kartu Tiongkok, sedangkan Tiongkok justru ingin menang atas Rusia sambil menjaga jarak dari Rusia.
Selain itu, menjelang KTT AS, Jepang, dan Korea Selatan, dua pesawat pengebom Rusia memasuki wilayah udara di atas Laut Jepang pada Selasa lalu. Militer Rusia mengklaim pesawatnya hanya sedang melakukan misi rutin. (Hui)
Kemerosotan Perekonomian Tiongkok Terus Berlanjut, Pihak Berwenang Memperingatkan Para Ahli Agar Tidak Berkomentar Negatif
Seiring dengan ekonomi Tiongkok yang terus menurun dan berita tentang deflasi serta pelarian modal terus menyebar, para pejabat Partai Komunis Tiongkok (PKT) mengeluarkan peringatan kepada para ahli ekonomi lokal untuk menghindari membuat komentar negatif terkait ekonomi Tiongkok
NTD
Baru-baru ini, sejumlah pakar ekonomi Tiongkok mengatakan kepada Financial Times bahwa regulator Tiongkok, pengusaha, bahkan media dalam negeri menginformasikan kepada mereka agar menghindari komentar negatif pada isu-isu seperti deflasi ekonomi Tiongkok dan pelarian modal.
Mereka yang diperingatkan ini termasuk analis industri, personel wadah pemikir, peneliti universitas. Financial Times mengutip para ahli yang mengatakan pada 6 Agustus, agar memperkuat kepercayaan publik, “regulator tak ingin mendengar komentar negatif tentang ekonomi dari publik.” Pernyataan tersebut disampaikan oleh seorang penasihat bank sentral. “Mereka ingin kita menafsirkan berita buruk itu secara positif.”
Serangkaian data ekonomi Tiongkok yang mengecewakan telah merusak kepercayaan investor, kata laporan itu. Seorang analis mengatakan sensor diri di antara para profesional riset ekonomi semakin meningkat. Para investor cenderung mengandalkan para profesional ini di sebuah pasar di mana data yang dapat diandalkan sulit didapat, menggarisbawahi peningkatan kontrol Beijing atas arus informasi.
Andrew Collier, direktur pelaksana Orient Capital Research yang berbasis di Hong Kong, mengatakan bahwa negara manapun pasti khawatir dengan perlambatan, Partai Komunis Tiongkok senang menampilkan wajah yang berani di hadapan dunia dan para pemimpinnya sangat peduli dengan citra, ketiga faktor tersebut bersama-sama membuat ekonomi menjadi sangat buram.
Indeks Harga Produsen (PPI) Tiongkok menurun selama sembilan bulan berturut-turut, dari Oktober tahun lalu hingga Juni tahun ini, dan PDB pada kuartal kedua tahun ini tumbuh hanya 0,8 persen dibandingkan tiga bulan sebelumnya. Sebulan lalu, Biro Politik Komite Sentral Partai Komunis Tiongkok (PKT) mengakui bahwa pemulihan ekonomi mengalami “kemajuan yang berliku-liku.” Namun, secara luas diyakini bahwa ekonomi Tiongkok mungkin telah jatuh ke jurang deflasi.
Para ekonom Citigroup mengatakan bahwa harga-harga komoditas inti, setelah dikurangi dengan biaya-biaya makanan dan energi yang bergejolak, telah memasuki “wilayah deflasi” karena lemahnya permintaan konsumen. Fu Linghui, juru bicara Biro Statistik Nasional Partai Komunis Tiongkok (NBS), mengatakan baru-baru ini bahwa deflasi tidak terjadi dan tidak akan terjadi di Tiongkok.
Financial Times mengutip seorang ekonom di sebuah institusi keuangan besar di Shanghai yang mengatakan bahwa media TV lokal telah menjelaskan bahwa hanya komentar-komentar positif yang akan diterima. Ekonom ini mengatakan bahwa tidaklah masalah untuk berbicara mengenai deflasi atau risiko-risiko ekonomi lainnya tahun lalu, namun “sekarang komentar-komentar demikian tidak akan muncul di TV, bahkan dalam wawancara yang telah direkam sebelumnya”.
Beberapa analis mengatakan bahwa Beijing telah memperketat cengkeramannya terhadap komentar-komentar negatif sebagai upaya u meningkatkan kepercayaan pasar. Namun sejauh ini, tampaknya jelas bahwa pihak berwenang masih belum cukup percaya diri.
Meskipun ada permintaan resmi dari Partai Komunis Tiongkok (PKT) agar tidak membicarakan topik-topik sensitif atau menggunakan istilah-istilah yang lebih halus, seperti mengganti deflasi dengan “inflasi yang melemah”, banyak ahli, bahkan mereka yang berada di dalam sistem, tetap bersikap skeptis terhadap kebijakan-kebijakan ekonomi pemerintahan PKT secara pribadi, menurut laporan tersebut.
Tak lama setelah angka pertumbuhan ekonomi kuartal kedua Tiongkok dirilis, Fan Jianping, mantan kepala ekonom di Pusat Informasi Nasional, mengatakan dalam sebuah pertemuan tertutup bahwa ia tidak mempercayai statistik resmi dan memperingatkan bahwa ekonomi Tiongkok sedang menuju ke arah deflasi.
Bloomberg juga melaporkan sebelumnya bahwa para pejabat tinggi Partai Komunis menggelar serangkaian pertemuan darurat dengan para pemimpin bisnis dan ekonom pada Juni lalu untuk menemukan jalan ke depan bagi perekonomian Tiongkok. Menurut laporan tersebut, para pejabat pemerintah berbicara dengan sangat serius, mengakui bahwa ekonomi Tiongkok sedang berada di titik kritis.
Para pejabat senior Partai Komunis telah mengadakan setidaknya enam diskusi dengan para eksekutif bisnis dan meminta saran dari para peserta mengenai cara menstimulasi ekonomi, memulihkan kepercayaan kepada perusahaan-perusahaan swasta dan menghidupkan kembali sektor real estate, demikian disampaikan oleh orang-orang yang mengetahui hal ini kepada Bloomberg.
Namun, orang-orang yang mengetahui masalah ini mengatakan bahwa semua orang yang hadir dalam pertemuan tersebut khawatir tentang waktu dan ketidakjelasan bentuk stimulus apa pun. (Hui)
Deflasi di Tiongkok Tak Terhindarkan
Law Ka-chung
Tiongkok merilis angka deflasi bulan Juli, namun secara resmi bersikeras tak ada deflasi dan melarang para analis mengatakannya. Lucunya, ketika melihat angka negatif, tidak ada yang berani mengatakan “deflasi” melainkan “pertumbuhan negatif inflasi”, yang benar-benar menegaskan hilangnya kebebasan berbicara di bawah kediktatoran.
Beberapa komentator lebih lucu lagi menciptakan definisi deflasi sebagai dua kuartal berturut-turut dengan angka negatif. Tak seperti resesi, tidak ada konsensus dalam literatur yang mendefinisikan deflasi dengan cara ini.
Dengan memaksa semua orang berbicara hitam di atas putih, efek paling signifikan yang terlihat adalah menciptakan ilusi bahwa angka-angka resmi tidak palsu. Sedikit salah bukan berarti benar. Karena diskon diberikan hampir di semua tempat, deflasi 0,3 persen mungkin tidak sesuai dengan kenyataan yang sebenarnya.
Tingkat deflasi yang sebenarnya menjadi perhatian para ahli statistik, bukan para ekonom; yang lebih penting adalah penyebab dan konsekuensinya. Pertanyaan kunci lainnya adalah apakah deflasi hanya bersifat teknis (hanya beberapa bulan), siklus (beberapa kuartal), sekuler (beberapa tahun) atau struktural (beberapa dekade).
Dari pengalaman negara-negara besar (dalam hal PDB), deflasi biasanya berlangsung selama berbulan-bulan hingga beberapa kuartal terutama disebabkan oleh skala besar deleveraging yang terjadi, seringkali di pasar real estat atau pasar utang. Hal ini seringkali diakhiri dengan reflasi moneter, namun prasyaratnya adalah harga aset tidak lagi dinilai terlalu tinggi dan tingkat utang swasta jauh berkurang. Proses normalisasi harga dan tingkat utang ini membutuhkan waktu, terlepas dari kekuatan dorongan moneter.
Jika proses ini tak selesai, pertumbuhan investasi dan pinjaman tidak akan kembali, dan deflasi akan terus berlanjut.
Jepang mengalami hal ini dari awal 1990-an hingga awal 2010-an. Pelonggaran yang tertunda dan mata uang yang kuat sangat memperlambat harga aset Jepang dan proses normalisasi. Hal yang sama juga terjadi di Tiongkok karena tidak mengizinkan penurunan harga yang besar, penurunan suku bunga yang agresif, dan depresiasi yang tajam.

Grafik berikut ini membandingkan inflasi Jepang dan Tiongkok, dengan pergeseran waktu selama dua dekade-ini menunjukkan kemiripan yang luar biasa. Konsekuensi yang jelas dari deflasi sekuler (bertahun-tahun) atau bahkan struktural (hampir selamanya) adalah penundaan konsumsi dan investasi, karena harga-harga di masa depan akan menjadi lebih murah. Bisa dikatakan ini adalah fenomena ekspektasi, tetapi tidak terjadi tanpa fundamental. Jika harga-harga masih dinilai terlalu tinggi, atau utang masih terlalu tinggi, maka ekspektasi tersebut rasional. Dan, satu-satunya jalan keluar adalah membiarkan harga dan tingkat utang turun. Ini juga berarti deflasi.
Berdasarkan argumen ini, deflasi tampaknya tidak dapat dihindari; ini hanyalah masalah “tajam dan singkat” atau “ringan tapi lama”. Jepang memilih yang terakhir, begitu juga dengan Tiongkok. Kontraksi populasi adalah faktor penting lainnya yang membuat deflasi lebih bersifat struktural daripada sekuler. Masih terlalu dini untuk mengklaim bahwa Jepang telah menaklukkan deflasi tanpa mengetahui apa yang akan terjadi setelah resesi di masa depan. Situasi Tiongkok saat ini mungkin belum mencapai situasi Jepang di awal tahun 2000-an karena sebagian besar harga tidak banyak mengalami penurunan.
Dengan kata lain, hanya ketika deflasi telah berlangsung selama beberapa waktu, barulah ada kemungkinan inflasi akan kembali.
Law Ka-chung adalah komentator tentang makroekonomi dan pasar global. Ia telah menulis berbagai kolom surat kabar dan majalah serta berbicara mengenai pasar di berbagai saluran TV, radio, dan online di Hong Kong sejak 2005. Beliau membahas semua jenis topik ekonomi dan keuangan di Amerika Serikat, Eropa, dan Asia, mulai dari teori ekonomi makro hingga prospek pasar untuk ekuitas, mata uang, suku bunga, imbal hasil, dan komoditas. Beliau telah menjadi kepala ekonom dan ahli strategi di cabang Hong Kong dari bank terbesar kelima di Tiongkok selama lebih dari 12 tahun. Beliau memiliki gelar Ph.D. di bidang Ekonomi, MSc di bidang Matematika, dan MSc di bidang Astrofisika


























