Nakhodai AMDATARA, Karyanto Wibowo Siap Dorong Kemajuan Industri AMDK

Jakarta – Perkumpulan Usaha Air Dalam Kemasan Nusantara (AMDATARA) resmi hadir sebagai asosiasi baru di industri Air Minum Dalam Kemasan (AMDK). Terbentuk pada Desember 2026, AMDATARA diharapkan menjadi katalisator bagi kemajuan industri AMDK nasional melalui penguatan kolaborasi, integritas, dan keberlanjutan.

Ketua Umum Terpilih AMDATARA, Karyanto Wibowo, mengatakan pembentukan AMDATARA merupakan respons atas kebutuhan akan wadah resmi yang mampu menyatukan pelaku industri AMDK untuk bersama-sama menghadapi tantangan sekaligus membangun masa depan industri yang lebih sehat bagi masyarakat Indonesia.

“Sebagai Ketua Umum, saya yakin AMDATARA akan menjadi katalisator bagi kemajuan industri AMDK, dengan fokus pada kolaborasi, integritas, dan keberlanjutan,” ujar Karyanto.

Ia menegaskan, AMDATARA akan menjadi rumah bagi industri AMDK yang berkualitas, berdaya saing, dan berkelanjutan. Melalui kolaborasi yang solid, asosiasi ini berkomitmen memastikan kepatuhan terhadap regulasi, mendorong inovasi, menjaga kualitas produk, serta meningkatkan kontribusi positif industri terhadap lingkungan dan masyarakat.

Ke depan, AMDATARA akan berperan sebagai platform kolaborasi antaranggota, advokasi kebijakan dengan pemerintah, edukasi publik mengenai hidrasi sehat dan pengelolaan sumber daya air, serta pengelolaan sampah kemasan. Selain itu, asosiasi ini juga mendorong standardisasi kualitas melalui penerapan SNI dan sertifikasi, serta penguatan investasi di sektor AMDK.

“AMDATARA juga mendukung transformasi industri menuju era industri 4.0, penerapan teknologi ramah lingkungan, serta sinergi lintas sektor untuk mendorong pertumbuhan ekonomi nasional,” tambah Karyanto.

AMDATARA didukung puluhan anggota dari berbagai daerah di Indonesia, antara lain Sumatra Utara, Sumatra Barat, Bengkulu, Lampung, Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, hingga Sulawesi Utara.

Pembentukan AMDATARA mendapat sambutan positif dari Kementerian Perindustrian (Kemenperin). Direktur Industri Minuman, Hasil Tembakau, dan Bahan Penyegar, Direktorat Jenderal Industri Agro Kemenperin, Merrijantij Punguan Pintaria, berharap AMDATARA dapat berperan strategis dalam menyinergikan pelaku industri AMDK dengan kebijakan pemerintah.

“Saya berharap melalui kolaborasi yang konsisten, kita dapat mendorong transformasi industri AMDK menuju industri yang berkelanjutan, berdaya saing, dan memberi manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

Ia juga menekankan bahwa industri AMDK memiliki efek ganda yang luas terhadap perekonomian, mulai dari sektor transportasi, penjualan ritel, hingga industri pendukung lainnya. Oleh karena itu, Kemenperin memberikan apresiasi kepada pelaku usaha AMDK atas kontribusinya dalam pengembangan industri minuman nasional.

Saat ini, industri AMDK di Indonesia terus mengalami ekspansi signifikan dengan nilai pasar mencapai puluhan triliun rupiah per tahun dan pertumbuhan rata-rata 5–8 persen. Sejak berdiri pada 1973 dengan satu pabrik berkapasitas 6 juta liter per tahun, industri ini berkembang menjadi 707 pabrik dengan lebih dari 2.000 merek dan total kapasitas produksi mencapai 47 miliar liter per tahun.

Sektor AMDK menyerap sekitar 46.000 tenaga kerja langsung dan berkontribusi terhadap ekspor makanan dan minuman nasional, dengan tingkat utilisasi industri di atas 70 persen dalam lima tahun terakhir. Pertumbuhan ini didorong oleh pertambahan penduduk, urbanisasi, perubahan gaya hidup, serta meningkatnya kesadaran masyarakat akan kesehatan.

Meski demikian, industri AMDK juga menghadapi berbagai tantangan, mulai dari implementasi SNI wajib, persepsi publik terkait pengelolaan sumber daya air, regulasi migrasi BPA pada kemasan, ketidaksinkronan regulasi pusat dan daerah, hingga pengelolaan sampah kemasan dan penerapan Extended Producer Responsibility (EPR). Tantangan lainnya meliputi pajak air, persaingan pasar yang ketat, serta tuntutan adaptasi terhadap ekonomi sirkular, digitalisasi, dan sertifikasi halal.

Dengan kehadiran AMDATARA, pelaku industri AMDK berharap tercipta sinergi yang lebih kuat untuk menjawab berbagai tantangan tersebut sekaligus mendorong pertumbuhan industri yang berkelanjutan.

Trimurti Restaurant Grand Mercure Malang Mirama Resmi Kantongi Sertifikat Halal

Malang – Trimurti Restaurant Grand Mercure Malang Mirama resmi mengantongi sertifikasi halal dari Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) dan Majelis Ulama Indonesia (MUI). Sertifikat halal tersebut diserahkan dalam sebuah seremoni yang digelar di Grand Mercure Malang Mirama, disaksikan oleh Lembaga Pemeriksa Halal (LPH) UIN Maulana Malik Ibrahim Malang sebagai pihak pemeriksa dan penguji kehalalan produk Trimurti Restaurant Halal Certi….

Pencapaian ini menjadi tonggak penting bagi manajemen Trimurti Restaurant dalam memperkuat komitmen menghadirkan hidangan yang tidak hanya berkualitas dan bercita rasa tinggi, tetapi juga terjamin kehalalannya. Proses sertifikasi dilakukan secara menyeluruh dengan mengacu pada standar Sistem Jaminan Produk Halal (SJPH), mulai dari pemilihan bahan baku, penyimpanan, pengolahan, hingga penyajian kepada konsumen.

Cluster General Manager Grand Mercure Malang Mirama & Mercure Surabaya Grand Mirama, Sugito Adhi, mengatakan sertifikasi halal merupakan bentuk tanggung jawab kepada konsumen, khususnya pasar Indonesia. Menurutnya, kepastian halal adalah hak fundamental yang harus dipenuhi oleh pelaku industri kuliner. “Sertifikat ini merupakan bukti dedikasi kami dalam memberikan rasa aman dan nyaman bagi setiap tamu yang menikmati hidangan di Trimurti Restaurant,” ujarnya Trimurti Restaurant Halal Certi….

Ia menambahkan, meski telah melalui proses sertifikasi yang ketat, cita rasa khas Trimurti Restaurant tetap dipertahankan. Pihak restoran juga terus berinovasi menghadirkan menu-menu baru yang mengikuti standar kesehatan dan kehalalan internasional.

Sementara itu, Direktur Pusat Pengembangan Bisnis LPH UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, Dr. Suud Fuadi S.HI, M.EI., menjelaskan bahwa proses sertifikasi melibatkan pemeriksaan mendalam di setiap titik kritis produksi. “Kami memastikan tidak terjadi kontaminasi silang serta seluruh bahan tambahan yang digunakan telah memenuhi standar syariat. Keberhasilan ini diharapkan menjadi contoh bagi pelaku industri kuliner lainnya,” katanya Trimurti Restaurant Halal Certi….

Seremoni penyerahan sertifikat halal ditutup dengan pemotongan tumpeng serta sesi mencicipi menu andalan Trimurti Restaurant bersama rekan media dan para tamu undangan. Dengan diraihnya sertifikasi halal ini, Trimurti Restaurant Grand Mercure Malang Mirama menegaskan posisinya sebagai destinasi kuliner yang aman, nyaman, dan terpercaya bagi seluruh lapisan masyarakat.

Trafik Data Nataru Naik Dua Digit, Indosat Pastikan Jaringan Tetap Andal

Surabaya, 8 Januari 2026 – Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) mencatat lonjakan trafik data nasional selama periode Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026. Pada rentang 21 Desember 2025 hingga 1 Januari 2026, trafik data meningkat sekitar 15 persen dibandingkan hari normal dan lebih dari 20 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya 8 Jan 2026 [EJ] – Siaran Pers I….

Peningkatan trafik ini seiring dengan semakin masifnya aktivitas digital masyarakat, baik untuk komunikasi, hiburan, hingga akses informasi selama libur panjang. Indosat memastikan keandalan jaringan tetap terjaga melalui kesiapan infrastruktur di ribuan titik strategis, termasuk destinasi wisata dan pusat keramaian.

Untuk mengantisipasi lonjakan trafik, Indosat mengoptimalkan operasional jaringan melalui Digital Intelligence Operations Center (DIOC) berbasis kecerdasan artifisial (AI). Teknologi ini memungkinkan pemantauan jaringan secara real time dan penyesuaian kapasitas secara cepat di lokasi-lokasi dengan peningkatan trafik signifikan.

Director and Chief Technology Officer Indosat Ooredoo Hutchison, Desmond Cheung, mengatakan bahwa pertumbuhan trafik data mencerminkan perkembangan ekonomi digital Indonesia yang semakin merata. “Lonjakan penggunaan data kini tidak hanya terjadi di kota besar, tetapi juga di kawasan wisata dan daerah dengan aktivitas digital yang sebelumnya terbatas. Dengan dukungan AI di DIOC, kami dapat memastikan pelanggan IM3, Tri, dan HiFi tetap menikmati koneksi yang andal di mana pun berada,” ujarnya.

Di wilayah Jawa Timur, Indosat mencatat kenaikan trafik hingga 1,04 kali dibandingkan hari normal. Beberapa daerah dengan peningkatan tertinggi antara lain Kota Batu yang tumbuh 42,78 persen, Trenggalek 33,89 persen, dan Pacitan 28,89 persen. Ketiga wilayah tersebut mencapai puncak trafik pada 1 Januari 2026 dan dikenal sebagai destinasi wisata favorit selama libur akhir tahun.

Lonjakan trafik juga dipicu meningkatnya penggunaan berbagai aplikasi digital. Lima aplikasi dengan pertumbuhan penggunaan tertinggi selama periode Nataru adalah TikTok, WhatsApp, Instagram, Facebook, dan YouTube. Saat ini, Indosat didukung lebih dari 208 ribu BTS 4G serta 1.404 BTS 5G yang tersebar di seluruh Indonesia, dengan pertumbuhan BTS 4G sebesar 7,7 persen secara tahunan.

Selain menjaga performa jaringan selama Nataru, Indosat juga melanjutkan upaya pemulihan konektivitas di wilayah terdampak bencana, khususnya di Aceh dan sejumlah wilayah Sumatra. Hingga kini, tingkat pemulihan jaringan Indosat di Provinsi Aceh telah mencapai 97,5 persen.

Dalam proses pemulihan, Indosat menambah personel teknis di lapangan dan berkoordinasi dengan Kementerian Komunikasi dan Digital, BNPB, serta pemerintah daerah. Tim siaga juga ditempatkan di lokasi-lokasi vital seperti bandara, rumah sakit, dan area pengungsian, serta didukung Command Center terpusat di Jakarta, Medan, dan Aceh.

Langkah ini menegaskan komitmen Indosat untuk terus menghadirkan konektivitas andal, baik dalam mendukung aktivitas masyarakat di masa liburan maupun dalam fase pemulihan pascabencana.

Bloomberg : Tim Trump Berpacu untuk Menyelesaikan Kesepakatan Strategis dengan Greenland

EtIndonesia. Orang-orang yang dekat dengan Presiden AS, Donald Trump bergegas untuk mengusulkan beberapa opsi kesepakatan bisnis yang layak dan cara lain untuk memperkuat hubungan dengan Greenland, menurut Bloomberg.

Menurut kantor berita tersebut, Gedung Putih sedang mempertimbangkan potensi kesepakatan bisnis, termasuk proyek ekstraksi mineral langka dan pembangunan pembangkit listrik tenaga air, untuk memberi Amerika Serikat pengaruh yang lebih besar di pulau itu.

Sebelumnya, Denmark menolak untuk melepaskan kendali atas Greenland, sementara para pemimpin Eropa mengeluarkan peringatan untuk mencegah Washington mencoba merebut wilayah dari sekutu NATO. Penggunaan kekuatan tidak dipertimbangkan secara serius.

Setelah lonjakan aktivitas terkait masalah ini pada awal tahun lalu, upaya mendesak sebelumnya untuk mengimplementasikan visi presiden memudar.

Namun, gelombang komentar publik yang tiba-tiba tentang pengambilalihan Greenland beberapa hari setelah operasi AS di Venezuela sekali lagi menjadikan masalah ini sebagai prioritas utama.

Saat ini, para pejabat AS fokus pada potensi kesepakatan bisnis yang dapat memberi Washington pengaruh yang lebih besar di pulau itu. Namun, sumber-sumber mengatakan proyek-proyek ini kemungkinan belum berada pada tahap yang akan memuaskan keinginan Trump untuk memberikan hasil yang cepat dan menarik perhatian.

Pada saat yang sama, sumber-sumber tersebut mencatat bahwa ide-ide yang lebih ambisius yang bertujuan untuk secara politis mendekatkan Greenland dengan Amerika Serikat telah terhenti di tengah sambutan dingin dari pemerintah Denmark.

Menurut orang-orang yang mengetahui situasi tersebut, penggunaan kekuatan untuk merebut Greenland tidak dipertimbangkan secara serius. Para petinggi Partai Republik juga berusaha pekan ini untuk menepis anggapan bahwa Amerika Serikat sedang mempertimbangkan tindakan militer di pulau tersebut.

Latar Belakang

Ketegangan di sekitar Greenland meningkat setelah operasi pasukan khusus AS yang sukses di Venezuela pada awal Januari 2026, di mana Presiden Nicolás Maduro ditangkap.

Setelah itu, Donald Trump sekali lagi mengangkat isu Greenland yang berada di bawah kendali AS, menyebut pulau itu sangat penting secara strategis bagi keamanan Belahan Barat.

Menteri Luar Negeri AS, Marco Rubio kini berupaya meredakan ketegangan dengan mitra-mitra Eropa. Selama pembicaraan dengan Menteri Luar Negeri Prancis, Jean-Noël Barrot dan anggota parlemen AS, dia meyakinkan mereka bahwa Washington lebih memilih negosiasi. (yn)

Dentang Gong Terakhir

EtIndonesia. Ada dua orang pemuda yang selama bertahun-tahun berjuang di kota. Mereka akhirnya berhasil mengumpulkan banyak uang. Ketika usia bertambah, keduanya memutuskan pulang ke kampung halaman untuk menikmati masa tua dengan tenang.

Di jalan kecil menuju kampung, mereka bertemu seorang pria tua berpakaian putih. Di tangannya, dia memegang sebuah gong, seolah sedang menunggu mereka.

Mereka bertanya:  “Kakek sedang melakukan apa di sini?”

Orang tua itu menjawab dengan tenang : “Aku adalah orang yang bertugas membunyikan gong terakhir bagi manusia. Kalian berdua masing-masing hanya memiliki sisa hidup tiga hari. Pada senja hari di hari ketiga, aku akan berdiri di depan rumah kalian dan memukul gong ini. Begitu kalian mendengar bunyinya, hidup kalian akan berakhir.”

Setelah berkata demikian, pria tua itu pun menghilang.

Kedua orang itu tertegun. Bertahun-tahun bekerja keras di kota, baru saja mengumpulkan kekayaan dan hendak menikmati hidup—namun kini hanya tersisa tiga hari.

Mereka pun pulang ke rumah masing-masing.

Orang kaya yang pertama, sejak hari itu tidak mau makan dan minum. Setiap hari ia murung, wajahnya kusut, hanya sibuk menghitung hartanya: “Bagaimana ini? Tinggal tiga hari lagi aku hidup…”

Dia terus menunggu, menunggu, dan menunggu. Hingga senja hari ketiga tiba, tubuhnya sudah seperti balon yang kempis, penuh keputusasaan.

Akhirnya, pria tua itu datang. Dia berdiri di depan rumah dan memukul gong— “Crang!”

Begitu orang itu mendengar bunyi gong, dia langsung roboh dan meninggal dunia. Mengapa? Karena sejak awal dia hanya menunggu dentang itu. Saat bunyi yang dia tunggu datang, hidupnya pun berakhir.

Sementara itu, orang kaya yang kedua berpikir berbeda : “Sayang sekali. Uang sebanyak ini, tapi hidup hanya tersisa tiga hari. Sejak kecil aku merantau dan belum pernah berbuat apa pun untuk kampung halamanku. Aku harus menggunakan uang ini untuk menolong mereka yang menderita dan membutuhkan.”

Dia pun membagikan seluruh hartanya kepada orang-orang miskin, membangun jalan, membangun jembatan. Dia begitu sibuk mengurus semuanya hingga sama sekali melupakan soal gong dan tiga hari sisa hidupnya.

Akhirnya, pada hari ketiga, seluruh hartanya habis dibagikan. Penduduk desa sangat berterima kasih kepadanya. Mereka mengundang rombongan tabuh-tabuhan, opera tradisional, pertunjukan boneka, datang ke depan rumahnya untuk merayakan. Suasana sangat meriah—ada barongsai dan naga, petasan, serta kembang api.

Sesuai janji, pria tua itu muncul dan memukul gong di depan rumahnya. “Crang! Crang! Crang!”

Namun, tak seorang pun mendengarnya. Suara gong tenggelam oleh sorak-sorai, musik, dan kegembiraan orang-orang. Melihat gongnya tak lagi berfungsi, pria tua itu akhirnya pergi.

Beberapa hari kemudian, orang kaya itu baru teringat : “Bukankah kakek itu seharusnya datang memukul gong?

Dia pun heran dalam hati : “Mengapa dia tidak datang?”

Hikmah cerita:

Ketika seseorang berada dalam keputusasaan, jika ia mampu menampilkan sikap yang positif dan optimis, fokus menanggung dan menjalani saat ini tanpa terus-menerus mencemaskan masa depan, maka dia tak perlu takut kapan gong itu akan berbunyi—bahkan tak perlu sengaja menunggu bunyinya.

Dengan cara itu, keputusasaan tidak lagi menjadi akhir, melainkan bisa berubah menjadi sebuah titik balik.

Ketika di tanganmu hanya ada satu buah lemon yang asam, tetaplah berusaha mengolahnya menjadi segelas limun yang menyegarkan. Hanya dengan sikap seperti itulah, hidup bisa benar-benar terasa menyenangkan. (jhn/yn)

Kolombia Berharap Ketegangan dengan AS Mereda Setelah Percakapan Telepon Petro-Trump

EtIndonesia. Kolombia berharap ketegangan dengan AS akan mereda dan kerja sama dalam pemberantasan perdagangan narkoba akan menguat setelah percakapan telepon selama satu jam antara Donald Trump dan Gustavo Petro, kata seorang diplomat senior Kolombia pada hari Rabu (7/1).

Percakapan telepon antara kedua presiden yang berulang kali saling menyerang karena perbedaan kebijakan yang mencolok ini dapat menandai titik balik bagi kedua negara setelah penangkapan Nicolas Maduro dari Venezuela akhir pekan lalu oleh pasukan AS.

“Presiden Trump sekarang akan memiliki pandangan yang berbeda dari yang mungkin dimilikinya sebelum percakapan, dan mudah-mudahan semua ini dapat membantu memajukan hubungan antara kedua negara,” kata Duta Besar Kolombia untuk AS, Daniel Garcia-Pena, kepada Bloomberg dalam sebuah wawancara.

Garcia-Pena mengkonfirmasi bahwa pertemuan tersebut akan berlangsung di Gedung Putih, tetapi tanggalnya belum ditentukan.

Tahun lalu, Trump mengancam akan melakukan serangan militer terhadap negara Andes tersebut sambil menuduh Petro terlibat dalam perdagangan narkoba, ancaman yang diulanginya setelah penangkapan Maduro.

Garcia-Pena mencatat bahwa Senator AS, Rand Paul membantu memfasilitasi panggilan telepon antara Trump dan Petro. Seperti pemimpin AS, Paul juga seorang Republikan.

Setelah bentrokan sengit di media sosial antara kedua presiden dan ketegangan politik dan ekonomi yang lebih luas, diplomasi membuahkan hasil, kata Garcia-Pena.

Petro, yang masa jabatannya sebagai presiden berakhir pada bulan Agustus, dapat menyampaikan pandangannya kepada Trump, termasuk tentang Venezuela, menurut duta besar tersebut, dan setelah panggilan telepon tersebut kedua pria itu sepakat untuk memulihkan saluran komunikasi langsung dan membahas detail pertemuan tatap muka.

“Mereka membahas bagaimana perdamaian di Venezuela sangat penting bagi kedua negara, dan Presiden Petro menegaskan kembali kesediaannya untuk bekerja sama dengan cara apa pun yang memungkinkan,” tambah Garcia-Pena.

Undangan Trump akan memungkinkan Petro untuk mengunjungi Washington setelah pemerintah AS mencabut visanya tahun lalu. (yn)

Lomba E-Bike 

EtIndonesia. Sebuah kota kecil di Eropa kembali menjadi ramai. Di sana sedang berlangsung lomba e-bike tahunan, dan para pembalap terbaik dari seluruh dunia berdatangan ke kota itu.

Banyak peserta datang dua hingga tiga minggu lebih awal untuk berlatih, agar terbiasa dengan kondisi geografis dan lintasan setempat.

Di antara para pembalap hebat itu, terdapat tiga pemuda keturunan Tionghoa dengan keyakinan hidup yang berbeda-beda.

Pemuda pertama percaya pada takdir.

Suatu kali, dalam sebuah perlombaan, dia pernah terpeleset dan terjatuh. Seberapa keras pun dia berjuang setelah itu, dia tetap gagal. Sejak saat itu, setiap kali dalam perlombaan dia terjatuh, dia langsung mengundurkan diri, karena dia yakin kegagalan tersebut sudah ditentukan oleh nasib dan tidak mungkin diubah. Dia menyerahkan sepenuhnya hasil lomba pada “takdir” yang tak terlihat.

Pemuda kedua sejak kecil mengikuti orangtuanya memuja “Guan Gong” dari Zaman Tiga Kerajaan.

Setiap menjelang lomba, dia pasti bersama orangtuanya pergi ke sebuah kelenteng di Chinatown terdekat untuk membakar dupa dan menanyakan “hasil” kepada penjaga kuil. Jika penjaga kuil mengizinkannya ikut lomba, barulah dia merasa percaya diri untuk bertanding; jika tidak, dia akan memilih mundur. Untuk perlombaan kali ini, orangtuanya telah pergi lebih dulu ke kelenteng. Dewa Guan diyakini mengatakan dengan penuh keyakinan bahwa putra mereka pasti akan menjadi juara dan mendapat pertolongan ilahi.

Pemuda ketiga adalah peserta baru yang pertama kali mengikuti lomba ini.

Tujuannya pun sama: merebut juara pertama demi hadiah 100.000 dolar AS, agar dia bisa membawa ibunya yang sakit parah berobat ke luar negeri. Dia berlatih dengan sangat tekun setiap hari. 

Terjatuh—dia bangkit lagi. Sambil menahan rasa sakit, dia terus menyemangati diri sendiri:  “Aku harus menjadi juara!”

 Dia menempatkan kemenangan lomba ini sepenuhnya di tangannya sendiri.

Tak lama kemudian, perlombaan pun dimulai.

Begitu pistol tanda start ditembakkan, ratusan pembalap melesat ke depan.

Sekarang, mari kita fokus pada ketiga pemuda tersebut.

Tak lama setelah lomba dimulai, pemuda pertama terpeleset karena jalan licin. Dia mendorong sepedanya ke pinggir lintasan dan dengan pasrah melihat para pesaing melaju melewatinya.

“Ah, ini sudah kehendak-Nya. Apa lagi yang bisa kulakukan?” katanya putus asa.

Pemuda kedua, karena merasa mendapat “pertolongan dewa”, memacu sepedanya sekuat tenaga. Namun tiba-tiba, di sebuah tikungan, dia lengah dan mengalami kecelakaan hebat—orang dan sepeda terpelanting, dia pun pingsan.

Ketika orangtuanya melihat kejadian itu di televisi, mereka sangat marah dan segera mendatangi kelenteng untuk menuntut penjaga kuil. Penjaga itu sedang tidur siang dan terbangun karena keributan.

 “Dewa Guan! Bukankah engkau mengatakan akan melindungi anak kami dan menjamin dia menjadi juara? Lihat sekarang, dia malah celaka. Di mana perlindunganmu?”

Dengan mata setengah terpejam, “Dewa Guan” menjawab: “Aku sudah berusaha menolongnya. Saat dia hampir jatuh, aku pun bergegas membantunya. Tapi dia mengendarai sepeda listrik, sedangkan aku menunggang kuda tua—bagaimana mungkin aku bisa mengejarnya?”

Sementara itu, pemuda ketiga juga melaju dengan segenap tenaga.

Setiap kali terjatuh, dia segera bangkit, menahan rasa sakit, lalu terus melaju. Debu beterbangan, matahari membakar, tetapi semua itu tak mampu memadamkan api semangat di dalam hatinya. Karena dia menempatkan hasil perlombaan sepenuhnya di tangannya sendiri, akhirnya—dia berhasil meraih juara pertama.

Hikmah cerita:

Banyak orang mengaitkan keberhasilan dan kegagalan dengan takdir.
Berhasil—dianggap karena restu dewa.
Gagal—dianggap sudah ditentukan nasib.

Namun orang-orang yang benar-benar memiliki sikap hidup positif memahami satu hal: daripada menggantungkan diri pada kekuatan lain, lebih baik mengandalkan diri sendiri, karena hanya diri sendirilah yang mampu menentukan dan mengendalikan nasibnya sendiri.

Pejabat Badan Nuklir Jepang Kehilangan Ponsel Berisi Informasi Sensitif di Tiongkok

EtIndonesia. Seorang karyawan badan pengatur nuklir Jepang kehilangan ponselnya yang berisi informasi sangat sensitif di Tiongkok saat melakukan perjalanan pribadi pada bulan November. Ponsel tersebut berisi nama dan detail kontak staf yang bertanggung jawab atas keamanan nuklir, menurut laporan media.

Dia salah menaruh ponselnya setelah melewati pemeriksaan keamanan di bandara Shanghai dan menyadarinya tiga hari kemudian. Meskipun telah menghubungi pihak berwenang bandara, dia tidak dapat menemukan perangkat tersebut.

Insiden ini terjadi ketika Jepang menyetujui keputusan untuk menghidupkan kembali program energi atomnya, hampir 15 tahun setelah bencana Fukushima Daiichi yang menyebabkan penutupan total program nuklir.

Otoritas Regulasi Nuklir Jepang (NRA) dibentuk setelah bencana Fukushima pada tahun 2011, peleburan inti reaktor yang terjadi setelah gempa bumi berkekuatan magnitudo 9 dan tsunami besar.

Komisi Perlindungan Informasi Pribadi negara tersebut diberitahu tentang insiden tersebut, setelah itu mengeluarkan peringatan agar tidak membawa ponsel kerja ke luar negeri.

Beberapa staf NRA diharuskan membawa ponsel pintar pencegah bencana jika terjadi kecelakaan nuklir atau gempa bumi besar.

Namun, ini bukan pertama kalinya pejabat nuklir Jepang terlibat dalam kelalaian keamanan. Pada tahun 2023, seorang pekerja di Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir Kashiwazaki-Kariwa salah menempatkan dokumen setelah meninggalkannya di atap mobil dan pergi.

Pekerja lain di pembangkit listrik yang sama membuat salinan dokumen rahasia dan menguncinya di dalam meja.

Perdana Menteri Jepang, Sanae Takaichi telah mendukung pengaktifan kembali tenaga nuklir untuk memperkuat keamanan energi dan untuk mengatasi biaya impor bahan bakar fosil, yang menyumbang 60% hingga 70% dari pembangkit listrik Jepang.

Jepang menghabiskan 10,7 triliun yen tahun lalu untuk impor gas alam cair dan batu bara, sepersepuluh dari total biaya impornya.

Meskipun populasinya menyusut, Jepang memperkirakan permintaan energi akan meningkat selama dekade mendatang karena ledakan pusat data AI yang membutuhkan banyak energi.

Untuk memenuhi kebutuhan tersebut dan komitmen dekarbonisasinya, negara ini telah menetapkan target untuk menggandakan pangsa tenaga nuklir dalam bauran listriknya menjadi 20% pada tahun 2040.(yn)

Banjir Bandang Melanda Kepulauan Sitaro, 16 Orang Meninggal Dunia

EtIndonesia- Sebanyak 16 orang dilaporkan meninggal dunia akibat banjir bandang yang melanda Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro), Provinsi Sulawesi Utara, pada Senin (5/1) dini hari. Selain korban meninggal dunia, hingga Selasa (6/1) pukul 14.00 WIB, tiga orang masih dinyatakan hilang dan dalam proses pencarian, sementara ratusan warga terdampak harus mengungsi ke tempat yang lebih aman.

“Data sementara, lima korban meninggal dunia telah diidentifikasi, sementara identitas korban lainnya masih dalam proses,” ujar Abdul Muhari, Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB. 

Selain itu, 22 orang mengalami luka dan dirujuk ke puskesmas setempat, serta dua orang dirujuk ke rumah sakit di Manado untuk mendapatkan penanganan medis lanjutan. Jumlah pengungsi sementara tercatat sekitar 682 jiwa, dan angka tersebut masih terus diperbarui.

Banjir bandang dipicu oleh hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah tersebut sejak dini hari dan menyebabkan aliran air sungai meluap secara tiba-tiba pada pukul 02.30 WITA. Peristiwa ini berdampak pada empat kecamatan, meliputi Kecamatan Siau Timur, Siau Tengah, Siau Barat, dan Siau Barat Selatan, dengan sebaran wilayah terdampak di dua kelurahan dan enam desa.

Dari sisi kerusakan, banjir bandang mengakibatkan tujuh unit rumah hanyut, 29 unit rumah rusak berat, dan 112 unit rumah rusak ringan. Sejumlah akses jalan dilaporkan terputus, serta beberapa bangunan kantor dan infrastruktur mengalami kerusakan. Pendataan kerugian materiil masih terus dilakukan oleh petugas di lapangan.

Dalam upaya penanganan darurat, BPBD Kabupaten Kepulauan Sitaro berkoordinasi dengan BPBD Provinsi Sulawesi Utara, Basarnas, unsur TNI/Polri, perangkat kecamatan dan kelurahan, serta relawan untuk melakukan pencarian korban hilang, evakuasi warga terdampak, dan pendataan kerusakan. 

Bantuan darurat juga telah disalurkan kepada masyarakat terdampak guna memenuhi kebutuhan dasar pengungsi.

Pemerintah daerah telah menetapkan Status Tanggap Darurat Bencana Hidrometeorologi di Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro selama 14 hari, terhitung mulai 5 Januari hingga 18 Januari 2026, sesuai dengan Keputusan Bupati Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro Nomor 1 Tahun 2026. Hingga saat ini, kondisi di lapangan masih dalam penanganan intensif, dengan prioritas pada pencarian korban hilang dan pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat terdampak.

“BNPB terus memantau perkembangan situasi dan mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang masih dapat terjadi di wilayah Sulawesi Utara,” jelas Muhari. 

Berilah Kesabaran Sebuah Tujuan

EtIndonesia. Kesabaran yang dijalani secara membabi buta adalah kelemahan. Namun kesabaran yang memiliki tujuan justru mampu menciptakan keajaiban. 

Berikut adalah tiga kisah yang pernah saya dengar.

Kisah Pertama

Tokoh dalam kisah pertama adalah seorang anak.

Suatu hari, seorang anak terpisah dari ayahnya di sebuah pusat perbelanjaan besar. Sang ayah mencari ke seluruh penjuru supermarket, lalu menyusuri beberapa jalan di sekitarnya, tetapi tetap tidak menemukan anaknya. Dia cemas setengah mati, jantungnya seperti hendak meloncat keluar. Tak ada pilihan lain, dia kembali lagi ke supermarket itu.

Di depan pintu masuk supermarket, sang anak tiba-tiba berlari menghampirnya dengan wajah penuh kegembiraan.

Setelah terpisah dari ayahnya, sang anak sebenarnya juga telah mencari ke beberapa jalan di sekitar. Namun akhirnya dia berpikir, cara terbaik adalah menunggu di tempat semula.

Ayahnya bertanya :  “Cuacanya sangat panas. Mengapa kamu tidak masuk ke dalam supermarket saja? Di sana ada pendingin udara.”

Anak itu menjawab: “Kalau berdiri di pintu, aku bisa melihat orang-orang datang dari segala arah. Setiap orang yang berjalan ke arahku bisa saja adalah tujuanku.”

Ayahnya merasa sangat terharu dan bertanya lagi :  “Bagaimana kamu bisa bertahan selama beberapa jam ini? Takut, gelisah, sedih, berdiri di bawah terik matahari—padahal biasanya daya tahanmu hanya beberapa menit saja.”

Anak itu menjawab dengan polos : “Aku tidak memikirkan hal lain. Aku hanya memikirkan secepatnya bisa bertemu Ayah. Tanpa terasa, waktu pun berlalu.”

Kisah Kedua

Tokoh kisah kedua adalah seorang petinju terkenal.

Dalam salah satu pertandingan di awal kariernya, dia dipukul lawan hingga sempoyongan. Semua penonton yakin dia akan tumbang di tengah pertandingan. Namun yang mengejutkan, dia justru mampu menahan hujan pukulan dan bertahan hingga pertandingan berakhir.

Setelah pertandingan, wartawan bertanya kepadanya :  “Ini sungguh luar biasa. Bagaimana Anda bisa bertahan dari ronde kedua sampai akhir?”

Petinju itu menjawab : “Aku sebenarnya tidak sedang ‘bersabar’. Aku hanya memikirkan ‘bertahan’ dan ‘menyerang’. Dalam pikiranku sama sekali tidak pernah muncul kata ‘menahan diri’.”

Tidak memikirkan kesabaran—justru itulah satu-satunya cara untuk benar-benar bisa bersabar.

Kisah Ketiga

Tokoh dalam kisah ketiga adalah seorang tokoh besar dunia.

Saat berkunjung ke Afrika Selatan, hampir semua orang akan menyempatkan diri mengunjungi sel penjara tempat Nelson Mandela pernah ditahan. Sel itu sangat kecil, kira-kira hanya sebesar kamar mandi biasa.

Sulit dibayangkan bagaimana seseorang bisa dipenjara selama puluhan tahun di ruangan seluas beberapa meter persegi tanpa mengalami kehancuran mental. Namun, seorang tokoh besar memanglah tokoh besar.

Pandangan mata Mandela memang terhalang oleh empat dinding sel, tetapi pandangan jiwanya telah menembus jauh ke masa depan demokrasi negaranya. Jika tidak demikian, menghadapi ruang sempit yang sama hari demi hari selama puluhan tahun, jangankan tetap waras—mungkin dia sudah kehilangan akal sehat.

Hikmah cerita:

Berilah kesabaran sebuah tujuan, maka hidup akan berbalik dari pahit menjadi manis.
Namun untuk melakukannya, diperlukan kebijaksanaan besar, keberanian besar, dan keyakinan yang teguh—tanpa itu semua, hal tersebut mustahil terwujud.(jhn/yn)

Video: Polisi Iran Dikejar dengan Mobil, Ditembak Mati di Tengah Protes Anti-Khamenei

EtIndonesia. Saat protes atas kesulitan ekonomi melumpuhkan situasi hukum dan ketertiban di Iran, sebuah video muncul yang menunjukkan seorang polisi dibunuh oleh penyerang tak dikenal dalam penembakan dari mobil yang melaju di Provinsi Sistan dan Baluchestan bagian tenggara. Kerusuhan meletus di Iran bulan lalu setelah para pedagang di Teheran melakukan protes terhadap kenaikan harga dan jatuhnya nilai rial, memicu gelombang aksi serupa di kota-kota lain.

Demonstrasi telah menyebar ke setidaknya 25 dari 31 provinsi di Iran, menyebabkan puluhan orang tewas, termasuk personel dari pasukan keamanan.

Pada hari Kamis (8/1), sebuah klip menjadi viral yang menunjukkan seorang penyerang tak dikenal melepaskan tembakan ke arah mobil polisi hingga mobil tersebut keluar jalur dan menabrak. Video tersebut diambil dari kendaraan penyerang, yang terlihat mencondongkan tubuh keluar jendela dengan hanya ujung senapan yang terlihat dan terus menembak ke arah mobil polisi.

Menurut laporan media Iran, polisi yang tewas diidentifikasi sebagai Mahmoud Haghighat, anggota pasukan keamanan di Iranshahr.

Pada dini hari Rabu, orang-orang tak dikenal melepaskan tembakan ke arah salah satu personel Pasukan Penegak Hukum (Polisi) Kabupaten Iranshahr, yang menyebabkan kematiannya.

Kelompok militan Jaish al-Adl, yang menyebut dirinya sebagai kelompok yang memperjuangkan hak-hak yang lebih besar bagi minoritas etnis Baluch, dilaporkan telah mengklaim bertanggung jawab atas serangan tersebut, menurut kantor berita WANA. Kelompok militan Sunni ini baru-baru ini bergabung dengan beberapa kelompok paramiliter Baluch yang lebih kecil untuk membentuk koalisi baru yang menargetkan lembaga keagamaan Iran.

Polisi Lain Tewas di Iran

Seorang petugas polisi Iran lainnya tewas dalam penusukan selama kerusuhan di dekat ibu kota, Teheran, ketika protes atas biaya hidup di negara itu memasuki hari ke-12.

Shahin Dehghan, seorang anggota kepolisian di Kabupaten Malard, sebelah barat Teheran, “gugur beberapa jam lalu setelah ditikam saat upaya mengendalikan kerusuhan,” lapor kantor berita Fars, menambahkan bahwa upaya untuk mengidentifikasi pelaku sedang berlangsung.

Protes Anti-Khamenei di Iran

Kerusuhan dimulai bulan lalu di Grand Bazaar Teheran yang berusia berabad-abad, di mana para pemilik toko menutup bisnis mereka untuk memprotes penurunan tajam mata uang rial Iran. Sejak itu, demonstrasi telah menyebar ke seluruh negeri, dipicu oleh kemarahan publik atas memburuknya kondisi ekonomi, sanksi Barat, dugaan salah urus oleh pihak berwenang, dan pembatasan kebebasan politik dan sosial.

Beberapa video muncul dari Iran, di mana para pengunjuk rasa terlihat berbaris menentang rezim Islam Iran yang dipimpin oleh Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei dan meneriakkan slogan-slogan seperti “Sampai mullah diselubungi kain kafan, tanah air ini tidak akan bebas” dan “Mullah harus meninggalkan Iran”.

Lebih dari 30 orang tewas sejak protes dimulai, dan ribuan orang dilaporkan telah ditangkap. Otoritas Iran belum merilis angka resmi kematian selama demonstrasi, tetapi mengatakan bahwa setidaknya dua anggota pasukan keamanan telah tewas dan lebih dari selusin lainnya terluka.

Pada hari Kamis, otoritas peradilan tertinggi Iran, Gholamhossein Mohseni Ejei, memperingatkan bahwa tidak akan ada “kelonggaran” bagi siapa pun yang dituduh membantu apa yang dia sebut sebagai “musuh Republik Islam”, seiring dengan meningkatnya protes nasional di seluruh negeri.

DIa menuduh Amerika Serikat dan Israel berada di balik upaya untuk memicu kekacauan dan kerusuhan di Iran. Peringatan itu muncul beberapa hari setelah Presiden AS, Donald Trump mengatakan Washington akan campur tangan jika Teheran “membunuh demonstran damai secara brutal”.

Gerakan saat ini adalah gerakan protes paling serius di Republik Islam sejak demonstrasi nasional 2022-2023 yang dipicu oleh kematian Mahsa Amini dalam tahanan, yang ditangkap karena diduga melanggar aturan berpakaian ketat untuk wanita.

Demonstrasi tersebut belum mencapai skala gerakan 2022-2023, apalagi demonstrasi jalanan massal tahun 2009 yang terjadi setelah pemilihan yang dipersengketakan.

Namun, demonstrasi tersebut telah menghadirkan tantangan baru bagi kepemimpinan Iran di tengah krisis ekonomi yang parah dan setelah perang 12 hari dengan Israel pada Juni lalu.(yn)

Empat “Teman Lama” Pemimpin Partai Komunis Tiongkok Telah Jatuh dari Kekuasaan Satu Demi Satu

EtIndonesia. Nicolás Maduro selama ini disebut oleh Partai Komunis Tiongkok (PKT) sebagai “teman lama”. Namun ironisnya, tak lama setelah ia bertemu dengan utusan khusus PKT, Maduro justru ditangkap hidup-hidup oleh militer Amerika Serikat. 

Dalam beberapa tahun terakhir, kisah “teman lama” PKT yang tumbang terus berulang: diktator Nepal Oli, diktator perempuan Bangladesh Sheikh Hasina, hingga “algojo Suriah” Assad—semuanya pernah didukung kuat oleh PKT, namun akhirnya runtuh diterjang gelombang kemarahan rakyat dan berubah menjadi badut sejarah. Apa yang disebut “persahabatan” PKT pun berubah menjadi lelucon politik yang kelam.

Maduro adalah apa yang disebut PKT sebagai “teman lama”.

Venezuela secara resmi bergabung dengan prakarsa “Satu Sabuk, Satu Jalan” (Belt and Road Initiative) yang dipimpin PKT pada tahun 2018. Pada 2023, Tiongkok dan Venezuela meningkatkan hubungan bilateral menjadi “kemitraan strategis menyeluruh sepanjang waktu”. 

Ketika pemimpin PKT Xi Jinping bertemu Maduro di Moskow pada Mei 2025, ia bahkan menggambarkan hubungan kedua negara sebagai “persahabatan baja (ironclad)” yang dibangun dari “ketinggian strategis dan perspektif jangka panjang”.

Namun ironisnya, utusan khusus Xi Jinping, Qiu Xiaoqi, baru saja mengunjungi Venezuela pada tanggal 2 bulan ini dan bertemu Maduro, menegaskan apa yang disebut sebagai persaudaraan. Hanya beberapa jam kemudian, Maduro ditangkap dalam operasi serangan mendadak militer AS.

Bukan hanya itu. Pada tahun 2025 yang baru saja berlalu, Perdana Menteri Nepal yang pro-PKT, Oli, juga digulingkan oleh rakyat.

Pada akhir Agustus tahun lalu, Oli mengunjungi Tiongkok dan menghadiri parade militer di Beijing. Saat itu, Xi Jinping menyatakan bahwa kedua pihak memiliki hubungan “persahabatan turun-temurun” dan “saling memahami serta dekat satu sama lain”. Namun, hanya satu minggu setelah Oli kembali ke Nepal, pemerintahannya runtuh setelah Partai Komunis Nepal mengumumkan “pembatasan media sosial” yang memicu protes besar-besaran dari Generasi Z. Oli pun terpaksa lengser dengan suram.

Selain itu, Bangladesh—yang merupakan mitra kerja sama PKT dalam prakarsa “Satu Sabuk, Satu Jalan”(Belt and Road Initiative)—juga mengalami gejolak. Perdana Menteri saat itu, Sheikh Hasina, mengunjungi Tiongkok pada Juli 2024 dan bertemu Xi Jinping, dengan kedua pihak saling menegaskan “persahabatan”.

Namun setelah Hasina kembali ke negaranya, Bangladesh dilanda gerakan mahasiswa. Penindasan berdarah oleh pemerintah memicu kemarahan publik yang lebih besar. Pada akhirnya, Hasina yang telah berkuasa selama 15 tahun terpaksa mengundurkan diri dan melarikan diri ke India. Selanjutnya, Pengadilan Kejahatan Perang Internasional Bangladesh menjatuhkan hukuman mati kepadanya.

Pada 8 Desember 2024, langit malam ibu kota Suriah, Damaskus, diterangi oleh tembakan artileri. Di jalan-jalan, para demonstran meneriakkan slogan kemenangan dan menggulingkan rezim Bashar al-Assad yang telah berkuasa selama 24 tahun. Assad, yang oleh dunia Barat disebut sebagai “algojo”, justru disebut oleh PKT sebagai “teman baik yang sepaham dan sejalan”.

Pada Asian Games September 2023, PKT bahkan menyewa pesawat khusus untuk membawa Assad beserta keluarganya yang beranggotakan lima orang ke Hangzhou. Selama kunjungan itu, Assad bertemu Xi Jinping, dan media resmi PKT menyatakan bahwa kedua pemimpin sepakat Tiongkok dan Suriah adalah “mitra yang menjunjung kepercayaan dan kesetiaan, serta sahabat di masa sulit”.

Tak disangka, hanya setahun kemudian, Assad terpaksa melarikan diri ke Rusia di tengah raungan kemarahan rakyat Suriah. (Hui)

Laporan gabungan oleh reporter New Tang Dynasty Television, Fu Yu.

Tuliskan Mimpimu

EtIndonesia. Pada 27 November 1940, fia lahir di San Francisco, Amerika Serikat. Nama Inggrisnya adalah Bruce Lee (Li Xiaolong). Karena ayahnya seorang aktor, sejak kecil dia sudah sering tampil sebagai figuran. Dari situlah tumbuh mimpinya untuk menjadi seorang aktor.

Namun, karena kondisi fisiknya yang lemah, sang ayah menyuruhnya belajar bela diri untuk memperkuat tubuh. Pada tahun 1961, dia diterima di University of Washington dengan jurusan filsafat. Seperti kebanyakan orang pada umumnya, dia kemudian menikah dan memiliki anak. Tetapi jauh di lubuk hatinya, dia tidak pernah sekalipun melepaskan mimpi untuk menjadi seorang aktor.

Suatu hari, ketika berbincang dengan seorang teman tentang mimpi, dia dengan santai menuliskan tujuan hidupnya di selembar kertas kecil: “Aku, Bruce Lee, akan menjadi superstar dengan bayaran tertinggi di seluruh Amerika. Sebagai imbalannya, aku akan mempersembahkan pertunjukan yang paling menggugah dan paling mengguncang. Mulai tahun 1970, aku akan meraih ketenaran dunia. Pada tahun 1980, aku akan memiliki kekayaan sebesar 10 juta dolar AS. Saat itu, aku dan keluargaku akan menjalani kehidupan yang bahagia, harmonis, dan penuh kebahagiaan.”

Saat menuliskan catatan kecil itu, hidupnya sedang berada di titik kemiskinan dan kesulitan. Tidak sulit membayangkan, seandainya kertas itu dibaca orang lain, betapa besar ejekan yang akan dia terima.

Namun dia menyimpan kata-kata itu dalam-dalam di hatinya. Demi mewujudkan mimpinya, dia menaklukkan kesulitan demi kesulitan yang nyaris tak terbayangkan oleh orang biasa.Pernah suatu kali dia mengalami cedera serius pada saraf tulang belakang dan harus terbaring di tempat tidur selama empat bulan. Tetapi kemudian, dia bangkit kembali—seolah sebuah keajaiban.

Pada 1971, takdir akhirnya tersenyum kepadanya. Film-film yang fia bintangi—The Big Boss, Fist of Fury, dan The Way of the Dragon—semuanya memecahkan rekor box office Hong Kong.

Pada 1972, ia membintangi film kolaborasi antara Hong Kong Golden Harvest dan Warner Bros. Amerika, Enter the Dragon. Film ini melambungkan namanya ke panggung dunia sebagai bintang internasional, dan fia dijuluki “Raja Kung Fu.”

Pada 1998, majalah Time di Amerika Serikat menobatkannya sebagai salah satu “Ikon Pahlawan Abad ke-20”—dan fia adalah satu-satunya tokoh keturunan Tionghoa yang terpilih.

Dia adalah Bruce Lee—“orang Asia yang paling dikenal oleh orang Eropa,” dan hingga kini, salah satu bintang Tionghoa dengan reputasi tertinggi di dunia.

Pada Juli 1973, saat kariernya baru saja mencapai puncak, Bruce Lee meninggal dunia karena sakit. Dalam sebuah lelang peninggalan Bruce Lee yang diadakan di California, Amerika Serikat, secarik kertas berisi catatan mimpinya itu dibeli oleh seorang kolektor dengan harga 2,9 juta dolar AS. Bersamaan dengan itu, 2.000 salinan resmi yang dilegalkan pun ludes terjual dalam sekejap.

Di akhir lelang, sang pembawa acara berseru keras:  “Inilah alasan mengapa apa pun yang kamu pikirkan—sebaiknya segera kamu tuliskan!”

Hikmah cerita:

Tuliskan mimpimu sekarang juga, meski hanya di selembar kertas kecil yang tampak sepele. Siapa tahu, seratus tahun kemudian, kertas itu bisa bernilai puluhan juta dolar.(jhn/yn)

Tahun 2025 Falun Gong Menyebar ke Seluruh Dunia,  Hanya Partai Komunis Tiongkok yang Justru Memperberat Penganiayaan

Situs Minghui Falun Dafa pada 5 Januari merilis statistik kasus praktisi Falun Gong yang diketahui dijatuhi hukuman penjara secara ilegal sepanjang tahun 2025. Bersamaan dengan itu, Minghui juga menerbitkan rangkuman kegiatan penyebaran Falun Gong di luar negeri pada tahun 2025. Laporan tersebut menunjukkan bahwa Falun Gong diterima dan diakui secara luas di seluruh dunia, sementara hanya Partai Komunis Tiongkok (PKT) yang terus memperberat penganiayaannya.

EtIndonesia. Menurut statistik terbaru Minghui, pada tahun 2025 diketahui sedikitnya 751 praktisi Falun Gong di Tiongkok daratan dijatuhi hukuman penjara secara ilegal oleh PKT. Di antaranya, 514 orang dihukum secara ilegal pada tahun 2025, sedangkan 237 orang lainnya dijatuhi hukuman pada tahun-tahun sebelumnya.

Kasus-kasus hukuman tersebut tersebar di 26 provinsi, daerah otonom, dan kota setingkat provinsi di Tiongkok daratan. Daerah yang paling parah terdampak adalah Provinsi Liaoning, Jilin, dan Shandong. Dari 751 praktisi tersebut, lebih dari setengahnya dijatuhi hukuman berat antara tiga hingga sepuluh tahun penjara. Selain itu, dari praktisi yang usia mereka diketahui, lebih dari 70 persen berusia antara 60 hingga 80 tahun.

“Dilihat dari usia para praktisi Falun Gong yang dijatuhi hukuman serta beratnya vonis yang dijatuhkan, banyak di antara mereka sudah lanjut usia namun tetap dijatuhi hukuman berat. Padahal, menurut hukum PKT sendiri, seharusnya mereka mendapatkan keringanan hukuman. Namun kenyataannya, hal itu sama sekali tidak diterapkan. Dari sini terlihat bahwa penindasan PKT terhadap Falun Gong semakin parah,” ujar Ketua Aliansi Pengacara Hak Asasi Manusia Luar Negeri, Wu Shaoping. 

Laporan tersebut juga menyebutkan bahwa pada tahun 2025 sedikitnya 68 pengacara membela praktisi Falun Gong di pengadilan dengan pledoi tidak bersalah. Mereka secara umum menegaskan bahwa: berlatih Falun Gong tidak melanggar hukum, menyampaikan kebenaran tentang penganiayaan Falun Gong tidak bersalah, dan bahwa PKT harus menghentikan hukuman ilegal terhadap para praktisi serta membebaskan mereka tanpa syarat.

“Lebih dari 60 pengacara masih berani berdiri dan bersuara membela praktisi Falun Gong, hal ini sangat mengharukan bagi saya. Ini menunjukkan bahwa mereka sangat jelas memahami bahwa praktisi Falun Gong sama sekali tidak melanggar hukum. Tidak peduli bagaimana PKT memfitnah atau menekan para pengacara yang menjunjung keadilan, mereka tetap tidak mampu membungkam suara keadilan di tengah rakyat Tiongkok,” ujar Komentator isu terkini yang bermukim di Amerika Serikat, Xing Tianxing. 

Pada saat yang sama, Minghui juga merilis rangkuman kegiatan penyebaran Falun Gong di luar negeri sepanjang tahun 2025.

Praktisi Falun Gong ikut ambil bagian dalam parade Tahun Baru Imlek di kawasan Flushing, Queens, New York, pada 1 Februari 2025, sebagai anggota Tianguo Marching Band. (Larry Dye/The Epoch Times)

Saat Tahun Baru Imlek 2025, dalam parade Tahun Baru Lunar terbesar di kawasan Pantai Timur Amerika Serikat, praktisi Falun Gong tampil sebagai kelompok terbesar dan menjadi penutup acara. 

Saat itu, Marching Band Tian Guo tampil megah dan penuh semangat, disertai barisan bendera warna-warni yang rapi, deretan spanduk yang panjang dan megah, tarian teratai yang anggun, serta tim genderang pinggang yang membangkitkan semangat, membuat para penonton terpukau.

Komentar penonton parade: “Sangat indah, lihat itu!” (bertepuk tangan)

“Sangat menggetarkan! Ini hanya bisa dilihat di sini, karena saya berasal dari Tiongkok daratan.”

“Skalanya luar biasa besar! Lebih besar dari kelompok mana pun. ‘Sejati, Baik, Sabar’ adalah nilai moral dasar, dan Falun Gong mengajarkan nilai-nilai dasar.”

“Luar biasa! Saya benar-benar kagum setinggi-tingginya! Sungguh menakjubkan.”

Menjelang dan pada 13 Mei, praktisi Falun Gong di berbagai negara mengadakan aksi damai dan pawai untuk merayakan Hari Falun Dafa Sedunia. 

Chris Coons, seorang Senator AS dari Partai Demokrat dari Delaware, menghadiahkan kepada Li Hongzhi sebuah bendera Amerika yang dikibarkan di Gedung Kongres AS pada tanggal 13 Mei, dan mengeluarkan sebuah sertifikat.
Sarah McBride, anggota Kongres dari Delaware, menghadiahkan kepada Li Hongzhi sebuah bendera Amerika yang dikibarkan di Gedung Kongres AS pada tanggal 13 Mei, dan memberikan sebuah sertifikat.

Untuk keempat kalinya, bendera Amerika Serikat dikibarkan di Gedung Kongres AS sebagai penghormatan kepada pendiri Falun Gong, Li Hongzhi, sekaligus merayakan Hari Falun Dafa Sedunia. Ratusan pejabat dan tokoh dari Amerika Serikat, Kanada, Australia, Selandia Baru, Jerman, Inggris, Swedia, Irlandia, dan negara-negara lainnya mengirimkan surat ucapan selamat dan penghargaan kepada praktisi Falun Gong.

Pada  Oktober, lebih dari 5.000 praktisi Falun Gong berkumpul di Monumen Chiang Kai-shek, Taipei, membentuk simbol Falun raksasa berukuran 90 meter × 87 meter, menampilkan keindahan dan kemuliaan Falun Gong, sekaligus mengungkapkan kebenaran tentang penganiayaan PKT terhadap Falun Gong kepada wisatawan dari berbagai negara.

Pada 18 Oktober 2025, lebih dari 5.000 praktisi Falun Gong dari Taiwan, Amerika Serikat, Kanada, Jepang, Korea, Hong Kong, dan daerah lainnya membentuk gambar raksasa “Simbol Falun” serta tulisan ‘Falun Changzhuan’ (Roda Fa Berputar Selamanya) di Liberty Square, Balai Peringatan Chiang Kai-shek, Taipei. Pemandangannya begitu khidmat dan megah, menyampaikan keindahan Falun Dafa kepada masyarakat Taiwan. (Sung Pi-lung/The Epoch Times)

Seorang wisatawan asal Inggris mengatakan: “Di Inggris, kami sangat menjunjung tinggi hak asasi manusia, oleh karena itu kami mendukung segala hal yang memungkinkan orang bertindak sesuai hati nurani dan kehendak mereka.”

Meski PKT terus melakukan penganiayaan, Falun Dafa kini telah menyebar ke lebih dari 110 negara dan wilayah di dunia. Sepanjang tahun 2025, praktisi Falun Gong di berbagai negara secara damai dan rasional menyampaikan kebenaran melalui pawai dan kegiatan publik, serta memperoleh pengakuan dari masyarakat arus utama.

Wu Shaoping menambahkan: “Dari sini jelas terlihat bahwa penindasan tersebut bersifat ilegal. Jika lebih dari 100 negara di dunia membolehkan dan menerima Falun Gong, mengapa di Tiongkok tidak boleh? Tidak mungkin mengatakan bahwa 110 negara salah, sementara PKT yang benar.”

Seorang praktisi Falun Gong di Kanada, karena kegigihannya dalam menyampaikan kebenaran, dianugerahi Medali Penobatan Raja. Selain itu, praktisi Falun Gong juga diundang untuk berbicara pada Sidang ke-58 Dewan HAM Perserikatan Bangsa-Bangsa, mengungkap kebenaran tentang penganiayaan bersifat pemusnahan yang dilakukan PKT.

Xing Tianxing menyimpulkan: “Ini merupakan kontras yang sangat tajam dengan situasi di Tiongkok daratan. Falun Gong, sebagai kelompok masyarakat sipil yang tidak bersenjata, selama bertahun-tahun menghadapi mesin kekerasan PKT dan terus ditekan, namun tetap mampu berkembang dan membesar. Inilah yang membuat banyak orang mengaguminya, karena menunjukkan kekuatan iman yang luar biasa—sebagai sebuah kebenaran, ia semakin diterima oleh semakin banyak orang.”

Falun Gong juga mendapat dukungan luas dari masyarakat daratan Tiongkok. Menjelang Tahun Baru 2026, banyak warga  daratan mengirimkan kartu ucapan dan salam Tahun Baru melalui Minghui kepada pendiri Falun Gong, Master Li Hongzhi, sebagai ungkapan terima kasih atas anugerah penyelamatan hidup yang mereka rasakan dari Falun Dafa. (Hui)

Shang Yan/Chang Chun/Wu Ming

Maduro Bukan Akhir, Tapi Awal: Jalur Rahasia Trump yang Mengarah ke Beijing

EtIndonesia. Di tengah sorotan global terhadap isu Greenland, arah kebijakan Presiden Amerika Serikat Donald Trump justru menunjukkan pergeseran yang mengejutkan. Alih-alih memanaskan ketegangan, isu Greenland kini tampak “dididinginkan”. 

Sebaliknya, sebuah jalur lain yang jauh lebih sensitif, berbahaya, dan berpotensi mengguncang politik domestik Amerika Serikat justru mulai memanas—sebuah “jalur bayangan” yang berkaitan langsung dengan pemilu, keamanan nasional, dan persaingan strategis dengan Tiongkok.

Isu Greenland Diredam, Opsi Diplomatik Ditekankan

Menurut laporan The Wall Street Journal, yang mengutip sumber internal pemerintahan, Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio dalam sebuah pengarahan tertutup kepada anggota parlemen pada 5 Januari 2026 menegaskan bahwa tujuan pemerintahan Trump terkait Greenland adalah membeli wilayah tersebut dari Denmark atau menjalin perjanjian asosiasi bebas, bukan melakukan invasi militer.

Pemerintah Denmark serta otoritas Greenland sendiri dilaporkan telah meminta pertemuan langsung dengan Rubio. Untuk saat ini, kekhawatiran akan benturan langsung antara Amerika Serikat dan NATO dinilai mereda, dan situasi dapat diamati dengan lebih tenang.

Penangkapan Maduro Jadi Pemicu Reaksi Berantai

Namun, fokus utama Washington kini beralih pada dampak lanjutan dari penangkapan hidup-hidup Presiden Venezuela Nicolás Maduro oleh militer AS. Peristiwa ini dinilai sebagai titik pemicu rangkaian reaksi politik yang jauh lebih luas, baik di dalam negeri Amerika maupun di panggung global.

Bagi Trump, pemilu paruh waktu Amerika Serikat tahun 2026 merupakan pertarungan penentuan. Hasil pemilu ini akan menentukan apakah Partai Republik tetap menguasai Kongres. Jika Kongres jatuh ke tangan oposisi, maka agenda legislatif, pengesahan anggaran, hingga pengangkatan pejabat tinggi pemerintahan berpotensi lumpuh total.

Para analis dari lembaga pemikir ternama seperti Brookings Institution menilai bahwa kekalahan Partai Republik di Kongres akan membuat agenda MAGA (Make America Great Again) Trump praktis dibekukan.

Tekanan Terbuka kepada Partai Republik

Menyadari besarnya taruhannya, pada Selasa, 7 Januari 2026, Trump mengumpulkan anggota Partai Republik di DPR dalam sebuah pertemuan di Kennedy Center, Washington. Dalam forum tertutup tersebut, Trump secara terang-terangan menegaskan: “Kalian harus memenangkan pemilu paruh waktu.”

Dalam beberapa hari terakhir, Trump juga kembali mengunggah sejumlah video di media sosial yang menuduh adanya kecurangan pada pemilu presiden 2020, dengan sorotan tajam pada sistem pemungutan suara Dominion Voting Systems. Langkah ini dipandang bukan sekadar membuka luka lama, melainkan upaya mencegah skenario serupa terulang pada pemilu mendatang.

Maduro dan Dugaan Kecurangan Pemilu AS

Dalam konteks ini, Nicolás Maduro dipandang sebagai kartu strategis di tangan Trump.

Pada Desember 2025, muncul klaim dari seorang pembocor rahasia militer Venezuela yang menyebut bahwa CIA telah lama menguasai bukti manipulasi pemilu yang melibatkan jaringan internasional, termasuk Smartmatic dan Dominion.

Akun Axios SWIFT mengungkap bahwa meskipun Dominion tampil sebagai perusahaan Amerika, pusat teknologi utamanya disebut berada di Serbia, dengan dukungan teknis yang dikaitkan dengan Partai Komunis Tiongkok (PKT). Para insinyur dari Venezuela, Tiongkok, dan Serbia diklaim menguasai manajemen sistem, menggunakan hingga 15 metode kecurangan, serta memungkinkan akses “pintu belakang” dari mana saja di dunia.

Dominion juga diketahui memiliki kantor di Beograd, ibu kota Serbia. Di lokasi tersebut, data pemilih dari negara-negara bagian “swing state” Amerika disebut-sebut disimpan di server milik Huawei, yang terhubung langsung ke Huawei Hong Kong di bawah kendali PKT.

Tuduhan Terbuka dari Tokoh Militer AS

Tuduhan ini tidak hanya berasal dari akun anonim. Mantan penasihat keamanan nasional AS, Jenderal Michael Flynn, secara terbuka menuding PKT dan menyatakan bahwa sebagian elite intelijen Amerika kala itu mengetahui adanya campur tangan Tiongkok dan pelanggaran Dominion, namun memilih menutupinya.

Sebelumnya, pejabat kepolisian di Delaware County, Pennsylvania, juga telah menyerahkan bukti yang menuduh Dominion bekerja sama dengan jaringan terkait PKT di Serbia untuk memodifikasi firmware mesin pemungutan suara, serta mendesak penyelidikan kriminal.

Jika Maduro bersedia bekerja sama, ia bukan sekadar saksi biasa. Ia disebut memegang bukti teknis kunci tentang bagaimana jaringan PKT, melalui Serbia dan Huawei Hong Kong, menyusupkan pintu belakang ke sistem pemilu Amerika Serikat.

Isu ini kini dipandang bukan lagi sekadar sengketa pemilu, melainkan ancaman serius terhadap keamanan nasional, bahkan oleh sebagian analis dikategorikan sebagai bentuk tindakan perang non-militer untuk menggulingkan pemerintahan Amerika Serikat.

Tekanan Psikologis terhadap Beijing

Di sisi lain, tekanan terhadap Beijing juga meningkat. Seorang pebisnis dengan nama sandi Foxman No.4 mengungkap bahwa aktivitas di sejumlah pangkalan militer sekitar Beijing meningkat tajam, dan sistem bunker bawah tanah diduga telah diaktifkan.

Media independen melaporkan bahwa Xi Jinping secara mendadak memanggil Chen Wenqing, Sekretaris Komisi Politik dan Hukum, serta Cai Qi, Kepala Kantor Umum Partai yang mengendalikan Biro Pengawal Pusat—unit yang berfungsi layaknya pasukan pengawal presiden bagi Xi.

Meski laporan ini belum dapat diverifikasi sepenuhnya, spekulasi publik pun merebak. Banyak pihak menilai bahwa kekhawatiran utama Xi Jinping kini bukan lagi soal loyalitas politik, melainkan soal hidup dan mati, karena ketakutan akan pengkhianatan dari lingkaran dalam demi menyelamatkan diri masing-masing.

Strategi “Memotong Pinggiran” Trump

Pengamat politik Wu Zuolai menilai bahwa strategi awal Trump untuk memecah aliansi Tiongkok–Rusia tidak membuahkan hasil. Karena itu, Trump beralih ke strategi baru yang ia sebut sebagai “memotong pinggiran”:

  • Venezuela: Menangkap Maduro secara langsung.
  • Iran: Mendorong kebangkitan rakyat, dengan AS hanya turun tangan jika diperlukan.
  • Kuba: Rezim berada di ambang kehancuran, dihadapkan pada pilihan menyerah atau runtuh.

Wu memperkirakan Rusia akan kehabisan kekuatan nasional dan kehilangan kemampuan ekspansi ke Barat, sementara PKT menghadapi risiko runtuh dari dalam, termasuk kemungkinan lengsernya Xi Jinping.

Pertanyaan Kunci ke Depan

Kini, Nicolás Maduro telah berada di balik jeruji penjara Amerika Serikat. Pertanyaan besar pun mengemuka:

  • Apakah Maduro akan menukar pengurangan hukuman dengan bukti keterlibatan PKT dalam pemilu AS?
  • Jika bukti itu muncul, bagaimana Trump akan menggunakannya?
  • Apakah hanya untuk memenangkan pemilu paruh waktu 2026, atau sebagai pukulan strategis fatal terhadap Beijing?

Jawaban atas pertanyaan-pertanyaan ini berpotensi menentukan arah politik Amerika Serikat—dan keseimbangan kekuatan global—dalam waktu dekat. (***)