Elite Militer Myanmar Dituntut Amnesty Internasional Diseret ke Mahkamah Pidana Internasional

Epochtimes.id- Sejumlah pejabat senior militer Myanmar, termasuk para komandan dari dinas pertahanan dan militer, harus menghadapi pengadilan atas kejahatan terhadap kemanusiaan atas perlakuan terhadap minoritas Rohingya seperti dilaporkan Amnesty International.

Amnesti menyerukan Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk merujuk temuan laporan tersebut ke Pengadilan Kriminal Internasional (ICC) dan menerapkan “embargo senjata komprehensif” dan sanksi keuangan terhadap pejabat senior militer Myanmar.

Dihubungi pada Selasa, baik delegasi Rusia untuk PBB, saat ini memimpin Dewan Keamanan PBB, maupun Utusan PBB untuk Myanmar tersedia untuk dikomentari.

Seorang juru bicara pemerintah Myanmar tak bisa dimintai komentar oleh Reuters atas kabar ini.

Sekitar 700.000 Muslim Rohingya sebagian besar telah melarikan diri ke Bangladesh. PBB dalam laporannya menyebut “contoh catatan pembersihan etnis.”

Laporan khusus Reuters yang terpisah pada Selasa lalu memberikan laporan secara komprehensif tentang peran yang dimainkan oleh dua divisi infantri ringan dalam serangan terhadap Rohingya.

Amnesti, yang memulai penyelidikannya pada September, mengatakan dalam laporannya bahwa “operasi yang dipimpin militer … serangkaian kampanye yang dirancang untuk pembunuhan, perkosaan, penyiksaan, dan penghancuran yang bertujuan untuk menghukum penduduk Rohingya di Negara Bagian Rakhine utara dan mengusir mereka keluar dari negara.”

Laporan ini dikaitkan dengan nama Jenderal Senior Min Aung Hlaing, komandan Pertahanan Myanmar, dan wakilnya dan komandan tentara, Wakil Jenderal Senior Soe Win, dan komandan unit tertentu yang “melakukan banyak kekejaman terburuk.”

Laporan tersebut menyebutkan delapan anggota militer lainnya dan tiga anggota Polisi Penjaga Perbatasan.

Amnesty mengatakan orang-orang ini harus menghadapi keadilan “untuk tanggung jawab komando mereka, tanggung jawab langsung mereka, atau keduanya.”

Seorang juru bicara militer Myanmar tidak bisa dimintai komentar.

Di Myanmar, Rohingya secara luas disebut “Bengali,” yang mereka anggap sebagai istilah menghina yang menyiratkan bahwa mereka adalah imigran gelap dari Bangladesh.

Meskipun banyak orang Rohingya yang mana asal-usul mereka di Myanmar telah berlangsung selama beberapa generasi, mereka tetap ditolak kewarganegaraannya.

Amnesti meminta Myanmar untuk menghentikan pembatasan kebebasan dan mengembalikan kewarganegaraan kepada Rohingya.

Pada Februari lalu, Reuters melaporkan pembunuhan 10 pria dan anak-anak Rohingya oleh Rakhine lainnya dan pasukan keamanan di desa Inn Din.

Dua wartawan Reuters dipenjarakan pada Desember di Myanmar saat melaporkan cerita itu dan tetap di penjara di Yangon, menghadapi hukuman 14 tahun penjara karena diduga melanggar Undang-Undang Rahasia Resmi Myanmar.

Myanmar telah menolak sebagian besar tuduhan kesalahan. Myanmar mengatakan pihaknya melancarkan operasi kontra-pemberontakan yang sah setelah serangan terhadap militer oleh militan Rohingya Agustus lalu.

Di Myanmar tidak ada pengawasan sipil terhadap keadilan militer.

Pengadilan Kriminal Internasional, pengadilan kejahatan perang secara permanen pertama di dunia, tidak memiliki yurisdiksi atas Myanmar karena bukan sebagai negara anggota.

Namun, ICC telah diminta untuk mempertimbangkan kasus terpisah yang berurusan dengan Myanmar karena diduga mendeportasi Rohingya ke Bangladesh, yang merupakan negara anggota ICC.

ICC tidak segera menanggapi permintaan komentar di luar jam kerja di Den Haag. (asr)

Dokter Wanita Saudi Luncurkan Ambulans yang Semua Pekerjanya Wanita

Epochtimes.id- Dokter wanita Saudi telah meluncurkan layanan ambulans dengan semua staf terdiri wanita untuk melayani wanita dan memberi mereka lebih banyak privasi.

Sebuah tim dokter wanita di sebuah rumah sakit pemerintah di Khobar, Arab Saudi timur, muncul dengan gagasan tersebut.

Rencana ini dipandang sejalan dengan tugas kemanusiaan dan nasional mereka.

Pengumuman ini disampaikan pada minggu lalu ketika para wanita Saudi turun ke jalan-jalan untuk mengendarai setelah larangan kuno dicabut berdasarkan keputusan kerajaan.

Dr Amal al-Sulaibekh, salah satu anggota tim, mengatakan gagasan itu adalah untuk menyalurkan upaya kemanusiaan mereka melalui sebuah penemuan setelah memberdayakan perempuan Saudi untuk mengemudi.

Paramedis dan pengemudi kendaraan ambulans akan menerima panggilan darurat dari perempuan di Provinsi Timur.

Mereka akan memindahkan para rekan wanita mereka ke rumah sakit karena cedera, menjadi bagian dari proyek layanan masyarakat yang bertujuan memberikan privasi lebih kepada wanita.

Al-Sulaibekh mengatakan bekerja dalam keadaan darurat mengharuskan dokter untuk tetap menerima panggilan sepanjang waktu. Tugas ini bagaimana para stad dan dokter mengatasi tantangan pekerjaannya, dan bagaimana meningkatkan kemampaun saat mengalami masa-masa sulit. (asr)

Sumber : english.alarabiya.net

Selang 5 Tahun Komputer AS Kembali Duduki Puncak Top500 SuperComputer

Epochtimes.id- Peringkat Global terbaru Top500 SuperComputer tahun 2018 telah diumumkan pada Senin (25/06/2018). Supercomputer AS ‘Summit’ telah melampaui supercomputer Tiongkok yang menduduki peringkat teratas dalam dua tahun terakhir. Ini adalah kembalinya supercomputer Amerika Serikat menduduki peringkat puncak sejak bulan November 2012.

Peringkat Top500 superComputer global tahun 2018 diumumkan pada hari Senin di Konferensi Performa Tinggi ISC, Frankfurt, Jerman. Supercomputer ‘Summit’ AS terpilih sebagai peringkat pertama. Sistem operasi ‘Summit’ yang diciptakan oleh perusahaan IBM ini dianggap sebagai sarana komputasi yang paling kuat bagi komunitas ilmiah dalam memecahkan energi, materi canggih, kecerdasan buatan, dan bidang lainnya.

Superkomputer ‘Summit’ ini berada di Oak Ridge National Laboratory (ORNL) di bawah Departemen Energi Amerika Serikat di Tennessee. Ia memiliki kemampuan operasi matematis (Floating point Operations Per Second) sebesar 122.3 quintillion per detik.

Laboratorium Nasional Oak Ridge menyebutkan bahwa kecepatan puncak operasi FLOPS  komputer ini dapat mencapai 200  quintillion per detik. Dalam istilah industri, itu adalah 200 Petaflops. ‘Summit’ delapan kali lebih kuat dari ‘Titan’, komputer paling kuat di labaratorium Oak Ridge sebelumnya.

‘Summit’ adalah supercomputer ketiga di Laboratorium Nasional Oak Ridge, yang memenangkan Top500 SuperComputer Global 2018. ‘Jaguar’ dan ‘Titan’ sebelumnya memenangkan kejuaraan supercomputer dunia masing-masing pada bulan November 2009 dan Juni 2010, dan ‘Titan’ kembali menduduki peringkat puncak pada bulan November 2012.

Supercomputer Tiongkok ‘Sunway TaihuLight’ tahun ini menduduki peringkat runner-up, FLOPS komputer tersebut 2 kali lebih rendah daripada ‘Summit’.

Prosesor yang diproduksi oleh Intel Corporation dari Amerika Serikat masih merupakan chip mainstream yang digunakan oleh supercomputer. Dari 500 buah supercomputer yang ikut kompetisi, 476 buah (95.2%) menggunakan chip produksi Intel.

Ranking Top500 SuperComputer diumumkan 2 kali dalam setiap tahun, pemilihan dilakukan bersama oleh para ilmuwan komputer dari Amerika Serikat, Jerman dan lainnya.

Rick Perry, Menteri Energi AS mengatakan bahwa ‘Summit’ adalah supercomputer yang memiliki kecepatan paling tinggi di dunia. Hal tersebut membuktikan bahwa Amerika Serikat memiliki posisi terdepan di bidang inovasi ilmiah dan pengembangan teknologi. Komputer terkuat dan paling cepat di dunia ini akan membawa pengaruh besar pada penelitian di bidang energi, inovasi ilmiah, persaingan ekonomi, dan keamanan nasional.

Rick Perry mengatakan : “Supercomputer ‘Summit’ akan membantu para ilmuwan mengatasi tantangan baru, mempercepat penemuan, mempromosikan inovasi, dan yang paling penting adalah untuk memberikan manfaat bagi rakyat Amerika.” (Sin/asr)

Mayoritas Warga Amerika Percaya Media Mainstream Publikasikan Berita Palsu

0

EpochTimesId – Lebih dari 70 persen orang Amerika percaya bahwa media mainstream atau arus utama terkadang menerbitkan berita palsu, tidak akurat, atau menyesatkan. Demikian hasil survei Axios SurveyMonkey baru-baru ini.

Hasil survei juga menunjukkan, lebih dari 40 persen responden percaya bahwa media sering mempublikasikan berita semacam itu.

Jajak pendapat dengan sekitar 4.000 orang dewasa, menunjukkan kekeringan kredibilitas pada media utama. Ini adalah tren lama yang semakin meningkat dalam beberapa tahun terakhir.

Lebih dari 90 persen Republikan (pendukung Partai Republik AS) percaya bahwa media besar terkadan (pernah/selalu) menerbitkan berita palsu. Sementara itu, lebih dari 50 persen pendukung Demokrat juga meyakini hal yang sama.

Sekitar 70 persen Republikan mengatakan mereka percaya penerbitan berita palsu sangat sering terjadi. Sementara hanya sekitar 20 persen dari Demokrat yang percaya, penerbitan berita palsu sangat sering.

Dua dari tiga mengatakan mereka percaya berita palsu didorong oleh agenda (politik) daripada karena kesalahan konfirmasi atau pengecekan fakta yang buruk. Hampir tidak ada yang percaya, berita palsu dan tidak akurat itu diterbitkan secara tidak sengaja.

Mayoritas responden agak yakin mereka dapat melihat (membedakan dan mengenali) berita palsu. Sementara itu, sekitar 20 persen sangat yakin dan 20 persen tidak yakin sama sekali.

Cara yang lebih disukai untuk memeriksa fakta adalah memverifikasi berita melalui pencarian Google. Yang dalam sekejap bisa diperoleh pada sumber berita tepercaya. Kurang dari 10 persen mengakui bahwa mereka umumnya tidak memeriksa fakta.

Survei ini menambah temuan lembaga survei lainnya. Mayoritas orang Amerika tidak dapat menyebutkan satu pun sumber berita obyektif, menurut Survei Gallup/Knight Foundation pada 2017. Sebanyak 66 persen mengatakan sebagian besar media tidak melakukan pekerjaan yang baik untuk memisahkan fakta dari opini. Sekitar 40 persen berpikir seperti ini pada tahun 1984.

Presiden Donald Trump telah berulang kali menuding beberapa media terbesar, seperti CNN, NBC, CBS, ABC, The New York Times, dan The Washington Post, menerbitkan berita palsu.

Dia menggunakan frasa ‘berita palsu’ sebanyak 196 kali dalam tweet-nya, berdasarkan arsip Trump Twitter.

“Orang-orang menyadari bahwa banyak dari apa yang Anda baca dan banyak dari apa yang Anda lihat di televisi itu palsu. Mereka menyadarinya. Orang-orang (sudah) pintar,” kata Trump dalam pidato 4 Mei 2018 di pertemuan tahunan National Rifle Association.

Partai Republik bahkan mengumumkan, ‘Penghargaan Berita Palsu’, pada Januari 2018. Mereka mendaftarkan 10 contoh berita, beberapa di antaranya dengan implikasi besar, yang ternyata menyesatkan atau benar-benar salah. (Petr Svab/The Epoch Times/waa)

Simak juga, Pengakuan Dokter yang Dipaksa Panen Organ Hidup :

https://youtu.be/0x2fRjqhmTA

Pertempuran Di Suriah Selatan Sebabkan 45.000 Orang Kehilangan Tempat Tinggal

Erabaru.net. Serangan udara dan pertempuran darat di Suriah selatan telah memaksa sedikitnya 45.000 orang mengungsi. Menurut PBB Selasa (26/06/2018) dilansir Arabnews, sejauh ini pemindahan penduduk yang terbesar di wilayah tersebut.

Didukung oleh Rusia, pasukan pemerintah Suriah telah meningkatkan serangan udara dan serangan darat terhadap posisi pemberontak di selatan, terutama provinsi utama Daraa.

“Perkiraan kami adalah 45.000, bahkan mungkin lebih tinggi,” kata Linda Tom, jurubicara untuk kantor koordinasi kemanusiaan PBB (OCHA) di Suriah.

Relokasi ini itu telah terjadi semakin cepat dalam beberapa hari terakhir karena kekerasan telah meningkat.

“Selama beberapa hari terakhir kami melihat sejumlah besar orang yang melarikan diri karena permusuhan yang sedang berlangsung, karena penembakan dan pertempuran di daerah itu,” katanya kepada AFP.

Mayoritas melarikan diri dari bagian timur provinsi Daraa selatan menuju perbatasan tertutup dengan Yordania. Namun demikian, tidak dapat menampung lebih banyak pengungsi.

“Kami belum melihat perpindahan besar dalam skala ini di Daraa,” kata Tom.

PBB sebelumnya memperingatkan bahwa pertempuran menempatkan 750.000 orang di wilayah yang dikuasai pemberontak di selatan dengan cara yang berbahaya.

Lebih dari lima juta orang telah melarikan diri ke luar negeri sejak konflik Suriah meletus pada tahun 2011. Enam juta lainnya mengungsi di dalam negeri.

Tentara Suriah telah merebut kantong wilayah dari pemberontak di barat daya. Media pemerintah Suriah dan monitor perang mengatakan pada Selasa, kemajuan besar pemerintah pertama dalam serangan dekat perbatasan Yordania yang telah menelantarkan puluhan ribu orang.

Penyerbuan ke wilayah itu memotong sebuah wilayah teritorial yang dikuasai oposisi di provinsi Deraa timur laut, di mana Assad menggencarkan serangannya meskipun ada peringatan AS.

Amerika Serikat telah mengatakan kepada faksi pemberontak Suriah bahwa mereka seharusnya tidak mengharapkan dukungan militer untuk membantu menahan serangan itu. Laporan diungkap salinan pesan yang dikirim oleh Washington kepada para komandan kelompok-kelompok Tentara Pembebasan Suriah di daerah itu.

Amerika Serikat telah berulang kali memperingatkan Assad yang melanggar zona de-eskalasi, dengan mengatakan akan berakibat serius dan menjanjikan “langkah-langkah tegas dan tepat.”

Menurut Arabnews melansir dari agensi berita mengatakan tidak ada pernyataan dari kelompok pemberontak tentang situasi perkembangan terkini di Suriah. (asr)

Menteri Pertanian AS Klaim Donald Trump Lindungi Petani dari Kecurangan Tiongkok

EpochTimesId – Konflik perdagangan antara Tiongkok dengan Amerika Serikat meningkat. Pihak berwenang Tiongkok pun mengancam akan membalas tindakan ‘Special 301 Report AS’. Tiongkok mengancam akan memberlakukan juga kenaikan bea masuk atas produk pertanian AS.

Menteri Pertanian AS, Sonny Perdue menanggapi ancaman Tiongkok dengan menulis artikel berjudul ‘Trump Melindungi Petani AS dari Pembalasan Perdagangan Tiongkok’. Artikel itu diterbitkan oleh ‘USA Today’ pada 25 Juni 2018.

Sonny Perdue dalam artikelnya menyebutkan bahwa sekelompok warga Tiongkok pada tahun 2011 datang ke ladang jagung di Iowa. Mereka menggali bibit rekayasa genetika, dan berencana untuk menyelundupkan bibit unggul itu ke Tiongkok.

Dengan demikian, diharapkan bahwa Tiongkok akan mampu melaksanakan rekayasa balik (reverse engineered), sekaligus mencuri hasil penelitian Amerika Serikat yang menghabiskan dana jutaan dolar dan waktu lama, hingga bertahun-tahun. Fakta-fakta ini sekarang adalah salah satu dari sekian banyak bukti pencurian hak kekayaan intelektual dan praktik perdagangan tidak jujur pihak Tiongkok komunis.

“Sekarang, Presiden Trump semakin gencar untuk melawan Partai komunis Tiongkok. Akan tetapi PKT secara keliru mengira bahwa mereka dapat membuat petani kita takut, membuat petani merasakan bahwa mereka tidak mendapat perlindungan dari pemerintah,” demikian Sonny Perdue menulis.

“Trump sangat jelas, bahwa petani kita telah memasok makanan, bahan bakar, pakaian untuk negara kita dan juga dunia. Dia tidak akan pernah membiarkan pertanian AS dijadikan sasaran dari serangan balik PKT, karena adanya perselisihan perdagangan. Untuk mencegah serangan predator Tiongkok terhadap hasil ‘R and D’ (Penelitian dan pengembangan) inovatif Amerika Serikat, Trump memutuskan untuk mengambil tindakan yang bersifat responsif. Itu termasuk menggunakan kenaikan tarif, pembatasan investasi dan kontrol ekspor untuk menghentikan praktek-praktek perdagangan yang tidak adil terhadap AS, dan liberalisasi penuh pasar mereka.”

Perdue juga mengatakan bahwa tanggapan yang benar dari Tiongkok seharusnya adalah berhenti mengambil produk Amerika dari orang-orang Amerika. Sehingga memungkinkan produk Amerika untuk berpartisipasi dalam persaingan yang adil di pasar Tiongkok. Bukan justru mengandalkan cara pembalasan dan tidak mengubah perilaku mereka (budaya komunis).

Hal yang tidak bisa dipungkiri bahwa eskalasi konflik perdagangan AS-Tiongkok akan membuat banyak petani resah. Tetapi, jika Presiden Trump telah berhasil mengubah perilaku Partai komunis Tiongkok, petani Amerika akan mendapat manfaat dari sana.

Menteri Perdue mengatakan bahwa Trump telah memberikan instruksi kepada dirinya untuk merumuskan strategi dalam menangani tarif pembalasan Tiongkok. Kementerian Pertanian memiliki sejumlah kebijakan yang dapat digunakan untuk membantu para petani yang mungkin mengalami kerugian akibat penurunan pasar komoditi.

“Petani kita mendukung Trump beserta kebijakannya. Maka kami (pemerintah) akan menepati janji untuk berdiri di pihak mereka. Jika Tiongkok tidak cepat berubah, maka kita akan mememenuhi komitmen untuk mendukung petani AS yang menjadi korban dalam perang dagang ini,” klaim Pardue.

Presiden Trump telah dengan jelas menyatakan bahwa jika Partai komunis Tiongkok berhasil memimpin sains dan teknologi dunia, maka Amerika Serikat tidak akan dapat mengharapkan pertumbuhan ekonomi pada masa mendatang. Selain itu, keamanan nasional akan mengalami kerusakan serius.

Perdue di akhir artikelnya menyebutkan bahwa Presiden Trump adalah negosiator garis keras. Dan, hubungan perdagangan luar negeri AS akan lebih pintar, lebih kuat, dan lebih baik. Pertanian AS akan berkembang pesat.

“Tiongkok mungkin meremehkan kekuatan dan tekad para petani AS, tetapi Presiden Trump tidak akan. Dia pun tidak akan membiarkan petani kita menderita sebagai akibat dari perbuatan PKT,” tutup sang Menteri. (Wu Ying/ET/Sinatra/waa)

Video Pilihan :

https://youtu.be/fTKcu82AtsA

Amerika Buat Puluhan Undang-Undang Atasi Krisis Obat Bius

0

EpochTimesId – Dewan Perwakilan Rakyat Amerika Serikat, The House of Representatives, meloloskan rentetan Rancangan Undang-Undang (RUU) yang komprehensif untuk memerangi krisis opioid. Secara total, ada 50 RUU disetujui di Kongres AS untuk mengatasi penyalahgunaan obat penghilang rasa sakit sebagai candu sejenis narkoba, baru-baru ini.

Presiden AS, Donald Trump telah menjadikan penanggulangan epidemi opioid sebagai salah satu prioritas utama pemerintahannya. Undang-undang terbaru yang akan diterbitkan akan membantu Presiden Trump untuk memenuhi janji kampanye dan inisiatifnya untuk melawan epidemi.

Upaya itu termasuk program untuk mengurangi permintaan dan overprescription, memotong pasokan obat-obatan terlarang, dan membantu mereka yang berjuang untuk terbebas dari kecanduan.

“Kami memuji DPR (AS) untuk memberikan lebih dari 50 RUU komprehensif,” kata Sekretaris Pers Gedung Putih, Sarah Sanders pada 22 Juni 2018.

“RUU yang diperlukan ini akan membantu menyelamatkan kehidupan rakyat Amerika melalui pencegahan dan pendidikan, perawatan dan pemulihan, serta penegakan hukum dan larangan,” sambung Sanders.

Voting di DPR menghasilkan suara 396-14 untuk meloloskan daftar RUU, yang hampir semuanya bipartisan. DPR kemudian mengirim RUU untuk dibahas oleh Senat, sebelum bisa disahkan menjadi Undang-Undang.

RUU tersebut dikemas dalam satu paket dengan judul, “Dukungan untuk Pasien dan Masyarakat Bertindak.”

Peraturan lain yang diuraikan dalam paket tersebut akan berusaha memperluas cakupan Medicaid dan mengubah persyaratan untuk membantu pengobatan mereka yang terkena (kecanduan) opioid.

Sanders mengatakan bahwa ‘RUU yang menyelamatkan hidup’ itu akan membantu memajukan unsur-unsur kunci dalam prakarsa Trump. Dan akan menjadi upaya kongres paling signifikan terhadap satu krisis narkoba dalam sejarah Amerika Serikat,” imbuhnya.

Setiap hari, lebih dari 115 orang di Amerika Serikat meninggal akibat overdosis opioid, menurut National Institute on Drug Abuse.

Pada bulan Oktober 2017, Trump menetapkan epidemi sebagai krisis kesehatan masyarakat nasional. Sebagai bagian dari anggaran baru, pemerintah akan menyediakan 4,6 miliar dolar AS untuk memerangi masalah ini, mengalami peningkatan hingga 3 miliar dolar.

Pada awal Mei, BNN-nya Amerika, Drug Enforcement Administration (DEA) mengumpulkan dan menghancurkan hampir 1 juta pon (hampir 475 ton) obat resep yang berpotensi bahaya kadaluarsa, tidak terpakai, dan tidak diinginkan, sebagai bagian dari acara tahunan ke-15 yang diadakan oleh departemen tersebut.

Jumlah pil yang dikumpulkan, dari hampir 6.000 situs di seluruh negara, membuatnya menjadi acara yang paling sukses dari jenisnya dalam sejarah DEA. (Bowen Xiao/The Epoch Times/waa)

Video Pilihan :

https://youtu.be/fTKcu82AtsA

Trump Kaget Harley Produksi Motor untuk Eropa di Luar Amerika

0

EpochTimesId – Produsen sepeda motor asal Amerika Serikat, Harley-Davidson memutuskan untuk memindahkan sebagian produksi ke luar negeri. Langkah itu diambil guna menanggapi tarif Uni Eropa yang besar terhadap sepeda motor Amerika.

Presiden AS, Donald Trump mengaku terkejut mendengar berita itu, Selasa (26/6/2018). Trump pun meminta perusahaan lain untuk bersabar, ketika strategi perdagangannya sedang dijalankan.

“Terkejut bahwa Harley-Davidson, dari semua perusahaan, akan menjadi yang pertama mengibarkan Bendera Putih,” tulis Trump di Twitter.

“Saya berjuang keras untuk mereka dan pada akhirnya mereka tidak akan membayar tarif (produk) yang dijual ke UE, yang telah sangat merugikan kami dalam perdagangan, turun 151 Miliar dolar AS. Pajak hanyalah alasan Harley, bersabarlah!” Trump melanjutkan.

Uni Eropa menaikkan tarif terhadap sepeda motor Harley Davidson dari 6 hingga 31 persen. Itu adalah tindakan balasan terhadap tarif yang dikeluarkan oleh Trump untuk baja dan aluminium.

Kenaikan tarif Uni Eropa itu menambah biaya sekitar 2.200 dolar AS per sepeda motor. Perusahaan itu mengatakan tidak berencana untuk menaikkan harga untuk menyesuaikan dengan tarif Uni Eropa.

“Dalam waktu dekat, perusahaan akan menanggung dampak signifikan yang dihasilkan dari tarif ini, dan perusahaan memperkirakan biaya tambahan untuk masa waktu tahun 2018 yang tersisa, menjadi sekitar 30 hingga 45 juta dolar AS,” tulis perusahaan, dalam keterangan tertulis.

Ketika menghitung dampak setahun penuh dari tarif Uni Eropa, Harley Davidson mengatakan jumlahnya diperkirakan sekitar 90 hingga 100 juta dolar AS (sekitar 14 triliun rupiah).

Perusahaan tidak menyebutkan apakah ada resiko pengurangan pekerja karena pindah produksi. Mereka kini berbasis di Milwaukee, Wisconsin, dan mempekerjakan lebih dari 6.000 orang di seluruh dunia.

Harley-Davidson mengatakan bahwa, setelah mereka mengalihkan produksi sepeda motor untuk tujuan ekspor ke Uni Eropa dari AS, mereka berharap produksi di pabrik internasional meningkat. Mereka mengatakan, investasi bisa memakan waktu setidaknya 9 hingga 18 bulan.

Produsen motor besar itu menekankan bahwa peningkatan produksi internasional untuk mengurangi beban tarif bukanlah preferensi perusahaan. Perusahaan ini membela keputusannya dengan menyebutnya sebagai satu-satunya opsi berkelanjutan untuk mempertahankan bisnis yang layak.

Pada tahun 2017 saja, hampir 40.000 pengendara membeli sepeda motor Harley-Davidson baru di Eropa. Perusahaan mengatakan, pendapatan yang dihasilkan dari negara-negara UE adalah yang terbesar kedua setelah Amerika Serikat. (Ivan Pentchoukov/The Epoch Times/waa)

Video Rekomendasi :

Sejarawan Temukan Surat Berusia 344 Tahun yang Ditulis oleh Raja India

Epochtimes.id- Seorang sejarawan menemukan surat berusia 344 tahun di Satara, India yang ditulis oleh Shivaji 5 bulan sebelum penobatannya.

Surat itu ditulis dalam naskah Modi (naskah yang digunakan untuk menulis Marathi) dan bahkan memiliki ‘Rajmudra’ (segel kerajaan) di bagian atas, membuatnya asli. Surat itu bertanggal 2 Februari 1674 dan ditemukan dalam kondisi baik.

Ghanshyam Dahane, seorang sejarawan, saat ini sedang mengumpulkan data tentang sejarah Satara. Dia mengunjungi kuil Swami Samartha Vagdevta di desa Dhule di Satara.

Dahane ingin mempelajari arsip arsip yang disimpan di tempat ini. Di sinilah ia menemukan surat oleh kerajaan Maratha — Shivaji Bhosle.

Kepada Pune Mirror, Dahane berkata, “Saya ingat bahwa saya dibawa ke ruangan ini di mana semua dokumen ini disimpan, dan suhunya sangat tinggi. Ruangan itu tertutup debu, dan saya menghabiskan beberapa waktu melalui dokumen yang berbeda, tetapi pada saat saya meletakkan tangan saya di surat khusus ini, saya tahu itu sangat penting. ”

Shivaji telah menulis surat itu kepada Nagogi Patil Kalbhor, kepala desa Pali di Satara.

Surat itu adalah tanggapan atas keluhan yang diajukan Kalbhor terhadap Kharade Patil, menteri lainnya di desa.

“Dalam surat itu, Shivaji Maharaj telah meyakinkan Kalbhor bahwa dia telah melakukan penelitiannya dan menyadari bahwa Kalbhor benar. Dia lebih lanjut mengatakan bahwa Kharade Patil harus diperingatkan.”

Shivaji juga menulis bahwa Kalbhor tidak perlu khawatir tentang masalah ini dan bahwa ‘Subhedar’ (chief native officer) Abbaji Moredev akan memastikan bahwa Kharade Patil tidak menghalanginya, ”Dahane berbagi dengan Pune Mirror.

“Saya menerjemahkan seluruh surat dalam beberapa menit,” tambahnya.

Shivaji Bhonsle (Marathi) hidup 1627/1630 – 3 April 1680. Dia adalah seorang raja prajurit India dan anggota dari klan Bhonsle Maratha.

Shivaji Raja pertama dari Kekaisaran Maratha. Pada 1674, ia secara resmi dinobatkan sebagai chhatrapati (raja) dari wilayahnya di Raigad.

Selama hidupnya, Shivaji terlibat dalam aliansi dan permusuhan dengan Kekaisaran Mughal, Kesultanan Golkonda, dan Kesultanan Bijapur, serta kekuatan kolonial Inggris, Portugis, dan Perancis.

Shivaji membentuk pemerintahan sipil yang kompeten dan progresif dengan organisasi administratif yang terstruktur dengan baik. Dia menghidupkan kembali tradisi politik Hindu kuno dan konvensi pengadilan dan mempromosikan penggunaan Marathi dan Sanskrit di pengadilan dan administrasi pemerintahan.

Khususnya di Maharashtra, India, perdebatan tentang sejarah dan perannya telah membangkitkan gelora dan kadang-kadang memicu kekerasan ketika kelompok-kelompok yang berbeda berusaha untuk mengkarakteristikan diri dan warisan Shivaji. (asr)

Sumber : ntdin.tv

Italia Usulkan Pusat Migran Afrika untuk Atasi Serbuan Pengungsi

EpochTimesId – Italia menyerukan pembangunan pusat-pusat imigran di Afrika, Senin (25/6/2018) waktu setempat. Pembangunan pusat imigran guna menghentikan gelombang pengungsi atau pencari suaka yang melarikan diri ke arah Eropa Barat.

Roma terus meningkatkan tekanan pada negara-negara mitra di Uni Eropa agar mengambil pendekatan yang jauh lebih keras terhadap imigrasi.

Namun, pemerintah Libya yang diakui secara internasional, menolak saran dan permintaan agar pusat-pusat pengungsian berada di negara tersebut. Libya, selama ini dikenal sebagai titik keberangkatan bagi sebagian besar migran yang berusaha mencapai Eropa melalui laut.

Pemerintah Italia yang baru telah menutup pelabuhannya untuk kapal amal yang beroperasi di Mediterania. Mereka mengatakan Uni Eropa harus berbagi beban untuk menerima ratusan imigran yang diambil dari perairan laut setiap bulannya. Sebagian besar diambil di lepas pantai Libya. Italia, yang terletak di dekat Libya, telah mengambil 650.000 imigran dari kapal yang rentan tenggelam sejak 2014.

“Pusat penerimaan dan identifikasi harus dibentuk di selatan Libya,” ujar menteri dalam negeri Italia, Matteo Salvini, yang dikenal anti-imigrasi.

Salvani mengatakan hal itu pada kunjungan ke Libya, Senin waktu setempat ketika berbicara kepada wartawan. Dia menemui wartawan setelah bertemu dengan mitranya dari Libya, Abdulsalam Ashour, dan wakil perdana menteri negara itu. Salvini pada kesempatan itu menyampaikan berterima kasih kepada penjaga pantai Libya, karena bekerja keras menyelamatkan dan mencegah migran menuju Eropa.

Dalam sebuah pernyataan sebelumnya, dia menambahkan bahwa Uni Eropa harus mendanai upaya-upaya di Afrika, untuk menghentikan migrasi yang tidak terkendali ke Eropa.

Pemerintah yang berbasis di Tripoli, yang tidak mengontrol seluruh Libya, tidak mau menjadi tuan rumah pusat-pusat penerimaan pengungsi. Wakil Perdana Menteri Ahmed Maiteeg mengatakan bahwa, untuk sementara pemerintahannya siap untuk menangani migrasi. “Kami sepenuhnya menolak setiap kamp migran di Libya,” ujarnya.

Ketika para pemimpin Uni Eropa bersiap untuk membahas kebijakan imigrasi di Brussels pada Kamis (28/6/2018) dan Jumat mendatang, penolakan Italia untuk menerima kapal penyelamat yang dikelola badan amal telah membuat ratusan orang Afrika tertahan di lautan. Penyelamat mereka menunggu kesediaan negara Uni Eropa yang siap menerima mereka.

Kapal Penyelamatan milik LSM Lifeline, dengan lebih dari 230 migran di atas kapal, terjebak di perairan internasional di Mediterania. Sebuah kapal kargo pribadi, Alexander Maersk, juga telah menunggu untuk mendapat pelabuhan karena mengambil 113 migran dari Italia selatan pada Jumat (22/6/2018), menurut pemilik kapal.

Awal bulan ini, sebuah kapal yang membawa lebih dari 600 migran terdampar sebelum diterima oleh Spanyol.

Ketegangan Uni Eropa Meningkat
Sikap anti-imigrasi Italia, dikritik oleh kelompok-kelompok hak asasi manusia yang mengatakan bahwa sangat berresikonya hidup di laut. Mereka mengatakan tempat lain di Uni Eropa sudah mengambil lebih dari satu juta pengungsi dan imigran pada tahun 2015 saja.

Ketegangan telah mencapai Jerman, di mana Kanselir Angela Merkel menghadapi pemberontakan oleh sekutu konservatif Bavaria yang ingin mengambil sikap tegas dan keras kepada imigrasi dari Afrika.

“Kanselir bekerja dengan mitra Eropa untuk membahas solusi Eropa,” kata juru bicara pemerintah Jerman, Steffen Seibert pada hari Senin.

Di Italia, tindakan dan retorika Salvini telah populer di kalangan pemilih, dengan partai Liga sayap kanan memperluas jangkauan politiknya dalam putaran kedua pemilihan kota pada hari Minggu (24/6/2018).

Para lawan Salvini menuduhnya bermain karena ketakutan, mencatat bahwa penyeberangan telah menurun tajam sejak Juli lalu, setelah pemerintah Italia sebelumnya menargetkan jaringan penyelundupan manusia dan penjaga pantai Uni Eropa yang dilatih Libya meningkatkan pencegatan.

Sekitar 11.000 migran telah tiba di Italia dari Libya sepanjang tahun ini. Jumlah itu turun lebih dari 80 persen, dari periode yang sama pada tahun 2016 dan 2017. Seperti dikutip dari data kementerian dalam negeri Italia.

Pencegatan kapal migran oleh penjaga pantai Libya telah melonjak selama seminggu terakhir. Hampir 1.000 pencari suaka Afrika dijemput dalam satu hari, pada hari Minggu.

Intersep itu dikritik oleh aktivis hak asasi manusia karena kondisi yang mengerikan yang dihadapi para migran di Libya tanpa hukum kuat. Mereka sering menghadapi kekerasan fisik termasuk penyiksaan dan pemerkosaan di Libya.

“Kami akan melakukan semua yang kami bisa untuk memastikan bahwa pihak berwenang Libya yang berpatroli di perairan Libya,” kata Salvini. Dia bahkan menuduh beberapa organisasi penyelamat non-pemerintah (LSM) membantu kartel perdagangan manusia.

Perancis telah mengkritik pendekatan Italia. Paris mengatakan pada Roma pada hari Senin, bahwa hukum internasional mengharuskannya untuk membiarkan kapal penyelamat Lifeline untuk berlabuh. (Reuters/The Epoch Times/waa)

Video Pilihan :

Wanita Saudi Sambut Kebebasan Baru Saat Larangan Mengemudi Resmi Dicabut

Epochtimes.id- Wanita di Arab Saudi turun ke jalan pada tengah malam pada hari Minggu (24/06/2018) pada hari terakhir larangan pengemudi wanita. Aturan ini sejak lama dilihat sebagai lambang penindasan wanita di kerajaan konservatif.

“Rasanya aneh, saya sangat senang … saya terlalu bangga untuk melakukan ini sekarang,” kata Majdooleen al-Ateeq yang berusia 23 tahun saat ia melaju melintasi Riyadh untuk pertama kalinya dengan Lexus hitamnya.

Wanita Saudi merayakannya setelah mereka mengendarai mobil mereka di Al Khobar, Arab Saudi, 24 Juni 2018. (Reuters / Hamad I Mohammed)

Pencabutan larangan itu, yang diperintahkan September lalu oleh Raja Salman, adalah bagian dari reformasi besar-besaran yang didorong oleh Putra Mahkota Mohammed bin Salman, dalam upaya untuk mengubah ekonomi pengekspor minyak utama dunia dan membuka masyarakatnya yang tertutup.

Para wanita menyusuri jalan utama di kota timur Khobar dan bersorak ketika polisi mengawasi mereka.

“Kami siap, dan itu benar-benar akan mengubah hidup kita,” kata Samira al-Ghamdi, seorang psikolog berusia 47 tahun dari Jeddah, salah satu wanita pertama yang mendapatkan SIM.

Pencabutan larangan, yang selama bertahun-tahun menarik kecaman dan perbandingan internasional terhadap kekuasaan Taliban di Afghanistan, telah disambut oleh sekutu Barat sebagai bukti tren progresif baru di Arab Saudi.

Tapi disertai dengan tindakan keras terhadap perbedaan pendapat, termasuk terhadap beberapa aktivis yang sebelumnya berkampanye menentang larangan tersebut. Mereka sekarang duduk di penjara ketika rekan-rekan mereka turun ke jalan untuk pertama kalinya.

Perempuan dengan SIM mulai mengubah mereka awal bulan ini, jadi jumlah pengemudi baru tetap rendah. Yang lain mengikuti pelatihan mengemudi di sekolah-sekolah baru yang dikelola negara, dengan 3 juta wanita diperkirakan akan mengemudi pada tahun 2020.

Beberapa masih menghadapi perlawanan dari kerabat konservatif, dan banyak yang terbiasa dengan pengemudi swasta mengatakan mereka enggan untuk mengambil jalan raya yang sibuk di negara itu.

“Saya pasti tidak ingin menyetir,” kata Fayza al-Shammary, seorang pramuniaga berusia 22 tahun. “Saya suka menjadi seorang puteri dengan seseorang membuka pintu mobil untuk saya dan mengantarkan saya ke mana saja.”

Ledakan ekonomi

Kekhawatiran bahwa pengemudi perempuan akan menghadapi pelecehan di negara di mana aturan pemisahan yang ketat biasanya mencegah perempuan berinteraksi dengan laki-laki yang bukan muhrim. Ini mendorong undang-undang anti-pelecehan baru bulan lalu.

Kementerian Dalam Negeri berencana untuk mempekerjakan polisi lalu lintas perempuan untuk pertama kalinya, tetapi tidak jelas kapan mereka akan dikerahkan.

Direktorat keamanan publik melaporkan tidak ada insiden yang tidak biasa satu jam setelah larangan itu berakhir.

Penduduk Riyadh Amr al-Ardi mengatakan para wanita di keluarganya akan menunggu untuk melihat bagaimana sistem bekerja sebelum mereka mulai mengemudi.

Keputusan untuk mencabut larangan di kerajaan yang dikontrol ketat — tempat bioskop dan konser yang dulu pernah dilarang juga kembali dibuka — diperkirakan akan meningkatkan ekonomi, dengan industri dari penjualan mobil hingga asuransi.

Perubahan ini mendorong lebih banyak perempuan ke dalam angkatan kerja dan meningkatkan produktivitas.

Perusahaan otomotif telah membuat iklan teater yang menandai akhir larangan, sementara garasi parkir pribadi membuat area khusus “wanita” dengan tanda merah muda.

Banyak orang Saudi merayakan di media sosial, tetapi beberapa reaksi mengejek atau menyatakan keprihatinan tentang dampak sosial.

Salah satu pengguna Twitter mengatakan bahwa dia tidak akan mengizinkan istrinya untuk mengambil alih kemudi: “Jika dia ingin menyetir, dia dapat pergi ke ayahnya dan Insya Allah dia akan mengendarai truk. Keputusan seperti ini bergantung pada kebebasan pribadi # She_Wonidak_Drive. ”

Banyak dari penduduk kerajaan mendukung reformasi Pangeran Mohammed, tetapi sejumlah orang Saudi takut kecepatan mereka dapat memancing reaksi dari konservatif agama yang pernah dianggap dominan di negara itu. (asr)

Belasan Terluka Puluhan Dievakuasi Akibat Kebocoran Kimia di Kanada

0

EpochTimesId – Sebanyak 16 orang dilaporkan menderita masalah pernapasan serius di Brampton, Kanada, Minggu (24/6/2018) waktu setempat. Mereka diduga terpapar kebocoran zat kimia jenis amonia.

Dikutip dari Feed Twitter Peel Paramedics, Selasa (26/6/2018), mereka menerima panggilan darurat dari sebuah alamat di jalan Orenda di Brampton pukul 5.00 dinihari.

Peel Paramedics mengatakan mereka berbagi panggilan dengan Toronto Medics. Sebab, beberapa pasien di tempat tersebut memiliki gejala terpapar kebocoran bahan kimia.

Dinas Pemadam Kebakaran dan Darurat Brampton juga mendapat panggilan yang sama pada waktu yang bersamaan. Mereka berada di tempat kejadian di sebuah gedung, yang menurut pejabat setempat disebut sebagai sebuah ‘pabrik’.

Tidak lama setelah kedatangan di lokasi, mereka meyakini para pekerja memiliki masalah pernapasan yang disebabkan oleh kebocoran amonia.

Dinas Pemadam Kebakaran Brampton kemudian membuat update tweet. Mereka mengatakan puluhan karyawan pabrik langsung dievakuasi, yang jumlahnya adalah 85 orang.

Hingga kini, sejumlah pekerja masih dirawat di rumah sakit karena masalah pernapasan.

Polisi Peel, mengatakan delapan orang sempat dirawat di sekitar lokasi kejadian. Sementara delapan korban lainnya langsung dilarikan ke rumah sakit untuk mendapat perawatan lebih lanjut, dan menjalani rawat inap.

Layanan Kesehatan Darurat, Peel paramedics, melanjutkan bahwa pasien yang sempat dirawat di dekat tempat kejadian akhirnya juga dilarikan ke rumah sakit terdekat.

Seluruh korban yang berjumlah 16 orang dipastikan menderita masalah gangguan pernafasan karena kebocoran amonia.

Kebocoran itu telah dikendalikan dan hanya mencemari area dalam ruangan, atau bagian dalam gedung pabrik. Amonia kemudian dibersihkan oleh petugas dan kebocoran langsung diatasi.

‘Bus Zoom’ dari Brampton Transit diparkir di dekat lokasi kejadian untuk menjadi tempat istirahat sementara bagi karyawan yang dievakuasi.

Peel paramedics meluangkan waktu untuk berterima kasih kepada Toronto Medics, yang mengirim unitnya untuk membantu insiden itu. Mereka mengatakan di Twitter, “selalu menyenangkan memiliki bantuan itu.”

Amonia adalah gas yang tidak berwarna dan paparan bahan kimia di udara akan menyebabkan sensasi membakar hidung, tenggorokan, dan saluran pernapasan. Kontaminasi pada tubuh dapat menyebabkan gangguan pernapasan, dan bahkan kegagalan saluran pernafasan. (Paula Liu/The Epoch Times/waa)

Video Pilihan :

https://youtu.be/fTKcu82AtsA

Tiongkok Menjadi Negara yang Kehilangan Orang Berduit Terbanyak di Dunia

oleh Changchun

Sebuah laporan penelitian menunjukkan bahwa sekitar 10.000 orang berduit Tiongkok dengan aset bersih 1 juta dolar AS ke atas telah bermigrasi ke luar negeri pada tahun 2017. Hal ini  menjadikan Tiongkok sebagai negara yang kehilangan orang berduit terbanyak di dunia. Namun, mereka yang ‘voting dengan menggunakan kaki’ bukan saja orang-orang berduit tersebut, bahkan para anggota partai lima puluh sen juga memilih berhijrah dari Tiongkok daratan. Apa penyebabnya, mari kita tinjau laporan berikut :

New World Wealth, sebuah perusahaan riset kekayaan baru-baru ini merilis laporan penelitian mereka yang menunjukkan bahwa pada tahun 2017, sekitar 10.000 orang berduit atau taipan Tiongkok yang masing-masing memiliki aset kekayaan bersih 1 juta dolar AS ke atas, telah bermigrasi atau sudah tinggal di luar negeri.

Laporan Lembaga Penelitian Hurun tahun lalu menunjukkan bahwa pada tahun 2017, pendapatan dari orang kaya di Tiongkok berada di kisaran antara 10 – 200 juta Renminbi. Dan  46,5% dari mereka sedang mempertimbangkan untuk bermigrasi. 9% telah berhasil tinggal di luar atau sedang dalam proses penyelesaian.

Laporan tersebut menunjukkan bahwa lima negara yang menjadi tujuan utama dari orang berduit Tiongkok adalah Amerika Serikat, Kanada, Inggris, Australia, Malta.

Ini menyebabkan netizens menjuluki para taipan Tiongkok itu telah ‘voting dengan menggunakan kaki’.

Sebenarnya, pada tahun 2016 media partai ‘Harian Rakyat’ telah mengakui bahwa Tiongkok saat ini sedang mengalami gelombang ketiga imigrasi luar negeri berskala besar.

Kelas kaya dan elit intelektual menjadi kekuatan utama putaran baru imigrasi. Alasan bermigrasi mereka telah menjadi perhatian terus-menerus.

Laporan Lembaga Penelitian Hurun menunjukkan, alasan pindahnya para taipan tersebut ke luar negeri selama 4 tahun berturut-turut adalah kualitas pendidikan (76%) dan pencemaran lingkungan hidup (64%).

Sedangkan survei tahun lalu, menunjukkan bahwa ‘Saya berharap untuk hidup dalam lingkungan yang ideal’ menjadi pilihan terbanyak (53%) responden. Alasan lainnya termasuk perawatan medis, keamanan aset, lingkungan politik, dan jaminan sosial juga menjadi alasan mereka hengkang.

Pada saat yang sama semakin banyak orang berpenghasilan tinggi khawatir tentang devaluasi nilai mata uang Renminbi, batasan pembelian real estate di kota utama dan adanya pengetatan pertukaran mata uang asing.

Zhang Jian, seorang peneliti yang berbasis di AS mengatakan : “Sesungguhnya kita semua tahu bahwa memilih untuk hengkang diri Tiongkok, ‘voting dengan menggunakan kaki’ itu adalah cerminan dari mereka sudah tidak yakin dengan masa depan Tiongkok. Tidak peduli berapa banyak kekayaan yang telah diperoleh, keamanan tidak akan terjamin. Makanan yang dikonsumsi tidak membuat badan sehat, dan tidak ada kehidupan politik.”

Yuan Jianbin, Mantan Ketua Shanghai Qí Xiang Network Technology Co, Ltd mengatakan : “Selama ini saya memiliki pandangan begini, jika peradilan suatu negara tidak bisa  independen, maka itu akan membawa serangkaian konsekuensi yakni kekuasaan berada di atas hukum, dan hukum rimba menjadi populer dan seterusnya. Baik orang kaya atau orang miskin, semua ingin menjauhi lingkungan demikian.”

Tidak hanya orang kaya, bahkan orang-orang yang bergabung dengan partai 50 sen yang dikelola Partai Komunis Tiongkok juga tertarik untuk bermigrasi.

Dalam beberapa hari terakhir, berita tentang anggota partai lima puluh sen bernama Yuan Xiaoliang pindah ke AS memicu perdebatan sengit di kalangan teman-temannya. Dia yang selama ini terlibat mempromosikan kehebatan PKT dan mencaci maki beberapa intelektual yang tidak sepaham dengan PKT, sering mengaku sebagai warga yang cinta partai dan negara. Tetapi pada 22 Mei lalu, ia menulis pesan di micro-blog menyebutkan bahwa ia sedang menyelesaikan prosedur penerimaan anak yang mau studi di Amerika Serikat, Bahkan menyebutkan bahwa sekolah umum AS di distrik yang sama akan mengizinkan anak-anak belajar di sekolah secara gratis sepanjang Anda memiliki alamat penagihan yang jelas.

Warganet mengeluhkan bahwa ia dan Sima Nan, juga anggota partai lima puluh sen lainnya, ternyata hanya menjual teriakan “cinta partai dan cinta negara.”

Zhang Jian mengatakan : “Mereka yang menjual cinta partai dan cinta negara itu tak lain adalah tuntutan kebutuhan politik, untuk mencari ketenaran dan keuntungan mereka. Tetapi dalam hati mereka masih ada naluri kebaikan yang merupakan karunia hidup, Sesungguhnya semua orang ingin menjauhi kejahatan, meskipun mereka sedang berada dalam lingkungan jahat. Terlibat dalam melakukan kejahatan demi sebuah rezim diktator, mereka pasti sadar bahwa tidak aman untuk berada dalam lingkungan itu.”

Yuan Jianbin  mengatakan : “Coba Anda melihat para pemimpin kita di pusat baik yang mengendalikan partai, politik atau militer, di mana anak-anak mereka  disekolahkan ? Walau mereka selalu berteriak perlu mencintai bangsa dan negara. tetapi keluarga mereka sudah tinggal di luar negeri. mereka sudah menyiapkan ‘pintu belakang’ di negeri orang. Jadi tidak hanya rakyat yang ikut voting (cinta partai cinta negara), orang kaya ikut voting, pada kenyataannya para pejabat tinggi pun ikut voting, mereka ikut memberikan suara untuk menentang kebijakan sendiri.”

Media daratan mengutip statistik terbaru memberitakan bahwa jumlah imigran warga Tiongkok ke AS yang mendapatkan kartu hijau telah mencapai hampir 5.08 juta orang. Masih ada sejumlah besar warga Tiongkok di luar negeri yang belum mendapatkan status hukum, dengan jumlah perkiraan secara konservatif mencapai lebih dari 10 juta orang. (Sin/asr)

Erupsi Gunung Anak Krakatau Tak Membahayakan Penerbangan dan Pelayaran

Epochtimes.id- Gunung Anak Krakatau yang terletak di Selat Sunda Provinsi Lampung untuk sekian kali erupsi. PVMBG melaporkan Gunung Anak Krakatau erupsi dengan tinggi kolom abu 1.000 meter di atas puncak kawah atau pada ketinggian 1.305 meter di atas permukaan laut pada Senin (25/6/2018) pukul 07.14 WIB.

Kepala Puasat Data, Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho mengatakan erupsi melontarkan abu vulkanik dan pasir. Erupsi tidak membahayakan penerbangan pesawat terbang. VONA (Volcano Observatory Notice For Aviation) orange.

“Erupsi juga tidak berbahaya selama berada di luar radius 1 km dari puncak kawah. Selain itu erupsi juga tidak membahayakan pelayaran di Selat Sunda,” ujar Sutopo.

Status Gunung Anak Krakatau tetap Waspada (Level 2). Status Waspada ditetapkan sejak 26/1/2012 hingga sekarang. Tidak ada perubahan status Gunung Anak Krakatau.

Status Waspada artinya aktivitas vulkanik di atas normal sehingga terjadinya erupsi dapat terjadi kapan saja. Tidak membahayakan selama masyarakat tidak melakukan aktivitasnya di dalam radius 1 km.

Menurut Sutopo, erupsi Gunung Anak Krakatau adalah hal yang biasa. Apalagi, Gunung ini masih aktif untuk tumbuh besar dan tinggi dengan melakukan erupsi.

“Gunung Anak Krakatau baru muncul dari permukaan laut tahun 1927. Rata-rata tambah tinggi 4-6 meter per tahun,” ujarnya.

Menurut Sutopo, Energi erupsi yang dikeluarkan juga tidak besar. Sangat kecil sekali peluang terjadi letusan besar seperti letusan Gunung Krakatau pada 1883. Bahkan beberapa ahli mengatakan tidak mungkin untuk saat ini.

“Jadi tidak perlu dikhawatirkan,” jelasnya.

Memang sejak tanggal 18 Juni 2018, Gunung Anak Krakatau mengalami peningkatan aktivitas vulkanik. Ada pergerakan magma ke luar permukaan sehingga terjadi erupsi.

Menurut PVMBG, pada 18/6/2018, selain gempa vulkanik dan tektonik, mulai terekam juga gempa Tremor menerus dengan amplitudo 1 – 21 mm (dominan 6 mm).

Tanggal 19/6/2018, gempa Hembusan mengalami peningkatan jumlah dari rata-rata 1 kejadian per hari menjadi 69 kejadian per hari. Selain itu mulai terekam juga gempa Low Frekuensi sebanyak 12 kejadian per hari. Gempa Tremor menerus dengan amplitude 1 – 14 mm (dominan 4 mm). Tanggal 20/6/2018, terekam 88 kali gempa hembusan, 11 kali gempa Low frekuensi dan 36 kali gempa Vulkanik Dangkal.

Pada tanggal 21/6/2018, terekam 49 kali gempa Hembusan, 8 kali gempa Low Frekuensi, 50 kali gempa Vulkanik Dangkal dan 4 kali gempa Vulkanik Dalam. Secara visual terlihat erupsi mengeluarkan abu dan pasir. Tipe letusannya strombolian yang terjadi erupsi secara berkala pada saat itu.

“Masyarakat dihimbau tetap tenang. BPBD Provinsi Banten, BPBD Provinsi Lampung, PVMBG dan BKSDA telah melakukan langkah antisipasi,” kata Sutopo.

“Yang penting masyarakat mematuhi rekomendasi tidak melakukan aktivitas di dalam radius 1 km dari puncak kawah. Di luar itu aman. Justru dapat menikmati fenomena erupsi Gunung Anak Krakatau dari tempat aman,” pungkasnya. (asr)

Terduga Lokasi KM Sinar Bangun Ditemukan di Kedalaman 490 Meter di Perairan Danau Toba

Epochtimes.id- Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Marsekal Madya M. Syaugi mengatakan tim Basarnas dengan menggunakan KN SAR 412 yang dilengkapi peralatan deteksi bawah air menemukan objek di kedalaman 490 meter di peraiaran Danau Toba.

“Kita mendapatkan indikasi penemuan obyek di kedalaman 490 meter,” kata Kepala Basarnas Marsekal Madya M. Syaugi di Pelabuhan Tigaras, Simalungun, Sumatera Utara, Minggu (24/06/2018).

Hal demikian dikatakan Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Marsekal Madya M. Syaugi usai turun langsung mencari korban.  Pencarian ini dilakukan sejak pagi hingga sore hari mulai dari cuaca tenang, panas, hujan hinggga hujan reda dengan alat-alat yang dimiliki Basarnas.

Menurut Syauqi, tim SAR mengerahkan alat-alat pencarian seperti Multibeam Side Scan Sonar yang memiliki jangkauan kedalaman di bawah air hingga 1.000 meter dibantu dengan alat lain ROV.

Lebih lanjut Syauqi mengatakan setelah penemuan di dua titik dengan jarak 2,5 KM dan 2 KM dari posko, tim menandai lokasi tersebut. Selanjutnya TIM akan menganalisa lebih lanjut keberadaan objek tersebut.

“Kita perlu proses, apa ini, betulkah KM Sinar Bangun atau apa, belum tahu, kita sudah kasih tanda, nanti kita lanjutkan analisa kita dari hasil diskusi kita,” ujarnya.

Syauqi menjelaskan belum memastikan apakah objek tersebut benar-benar sebagai KM Sinar Bangun. Apalagi, alat deteksi yang dimiliki Basarnas tak memastikan keberadaan KM Sinar Bangun. Hanya saja alat tersebut bertujuan untuk mengetahui objek di dasar laut.

“Alat ini bukan melihat ini sinar bangun atau bukan namun untuk melihat ada obyek membedakan di dasar laut,” katanya.

KM Sinar Bangun yang membawa wisatawan tenggelam di Perairan Danau Toba Prapat, Sumatera Utara, Senin (18/06/2018) pukul 17.30 WIB. KM tersebut beroperasi tanpa manifes penumpang secara resmi, tanpa fasilitas alat keselamatan dan tenggelam akibat cuaca buruk. (asr)