Hujan Lebat di Guangxi, Tiongkok Menyebabkan 6 Gedung Roboh dan Korban Manusia

Epochtimes.id- Baru-baru ini, hujan lebat turun berhari-hari di Provinsi Guangxi, Tiongkok menyebabkan bencana dan korban manusia. Di antaranya, 6 buah bangunan bertingkat di Baise Tianlin County tiba-tiba roboh dan tanah longsor terjadi di Kabupaten Lingyun.

Dinas Meteorologi Observatory Guangxi pada 23 Juni 2018 pukul 17:00 mengeluarkan peringatan bahwa hujan lebat akan terjadi dari 23 – 24 Juni di Baise, Hechi, Nanning, Chongzuo, Fangchenggang, Qinzhou, Yulin, Guigang dan bagian lain dari provinsi.

Laporan media menyebutkan bahwa menurut pemantauan Dinas Meteorologi menunjukkan bahwa dari 24 jam sebelum 23 Juni pukul 16″00 wilayah Guangxi memiliki 393 stasiun yang diguyur hujan lebat, 198 stasiun mengalami hujan super lebat. Di antaranya, curah hujan selama 24 jam di Kota Baishan, Mashan County, Nanning mencapai 254,2 milimeter, yang sudah tergolong tingkat curah hujan yang sangat tinggi.

Sebanyak 117 wilayah bagian Kota Liuzhou, Guangxi dilanda hujan lebat dan superlebat. di antaranya 19 wilayah dilanda hujan super lebat.

Pada 23 Juni pukul 6:40 pagi, hujan lebat menyebabkan tanah longsor dan batu besar di Kabupaten Luowei jatuh menimpa rumah warga, menyebabkan 1 orang meninggal dan 1 orang korban luka.

Hujan lebat yang turun terus menerus telah menyebabkan genangan air dan kerusakan tanah. Seperti 6 buah gedung bertingkat tiba-tiba roboh, 24 buah rumah penduduk tergenang dalam air setinggi atap. Pada hari yang sama, sebuah bangunan seng dan rumah bata roboh dam 6 buah mobil terkubur lumpur.

Perusahaan Air Bersih Tian Lin County  pada 23 Juni juga tergenang air , beberapa pipa saluran air bersih ke rumah warga terputus, sehingga sebagian rumah penduduk tidak kebagian pasokan air bersih.

Tanah longsor terjadi pada 24 Juni pukul 6:30 pagi di desa Baise Lingyun. sebuah bangunan rumah 2 lantai terkubuh lumpur. Rumah tersebut dihuni 6 orang. Jenasah pasangan suami istri tersebut baru ditemukan sekitar pukul 4 sore, dan pencarian masih berlangsung.

Laporan mengatakan, hujan lebat yang melanda 4 kabupaten di kota Guilin, Nanning, Hechi telah menelan sejumlah korban tewas dan luka-luka. 403.000 orang terkena dampak, kerusakan tanaman pangan seluas 2.670 hektar, rumah yang roboh dan rusak sebanyak 346 buah. kerugian ekonomi langsung mencapai 61,37 juta Renminbi.

Menurut berita pihak berwenang Propinsi Guangxi pada 24 Juni bahwa ketinggian air di beberapa aliran sungai di Guangxi telah berada di atas batas  dan peringatan bahaya telah dikeluarkan.

Selain itu, Dinas Meteorologi Guangxi memperkirakan bahwa hujan lebat sampai sedang masih akan turun di beberapa bagian kota Baise dan Hechi dan lainnya pada 25 Juni. Sebagian wilayah tersebut masih berpotensi terserang hujan dengan super lebat. (Sin/asr)

Trump Serang Obama dengan Foto Anak Pengungsi Tidur di Kandang

0

EpochTimesId – Presiden Amerika Serikat, Donald Trump mengkritik pendahulunya, mantan Presiden Barack Obama. Trump mengatakan anak-anak imigran gelap diperlakukan dengan tidak manusiawi selama kepemimpinan Obama.

“Obama menempatkan mereka dalam kandang, mereka ‘dibungkus’ (berselimut) dengan (aluminium) foil,” tulis Trump di Twitter pada 23 Juni 2018.

Trump sendiri merujuk pada laporan utama ‘Drudge Report’ yang memberitakan serangkaian foto anak-anak imigran gelap dan pengungsi. Foto itu diambil di fasilitas penampungan imigran pada tahun 2014. Foto-foto itu menunjukkan lusinan anak-anak tidur di lantai mirip kandang ternak. Beberapa anak-anak bahkan tidur dengan berselimutkan aluminium foil yang biasanya digunakan untuk mengemas makanan cepat saji.

“Kami melakukan pekerjaan yang jauh lebih baik (manusiawi), padahal pada saat yang sama mempertahankan perbatasan yang jauh lebih kuat!” Tulis Trump. “Media Mainstream Palsu membenci berita ini.”

Trump mengirim pesan tiga hari setelah menandatangani perintah eksekutif pada 20 Juni 2018. Dia mengeluarkan instruksi presiden untuk mengatasi masalah pemisahan keluarga imigran ilegal di perbatasan.

Di antara instruksi itu, ada juga perintah untuk Jaksa Agung AS, Jeff Sessions agar mengajukan permohonan hukum untuk mengubah ‘Perjanjian Penyelesaian Flores’ yang dikeluarkan pengadilan pada era-Clinton, terkait penegakan hukum yang menyebabkan perpisahan orang tua dan anak-anak. Jaksa Agung Sessions mengajukan permohonan hukum ke pengadilan pada 21 Juni 2018.

Artikel yang dirujuk Trump menggambarkan Pusat Penampungan Bea Cukai dan Perlindungan Perbatasan di Nogales, di Negara Bagian Arizona ketika terjadi krisis imigrasi pada tahun 2014. Ketika itu, lebih dari 40.000 anak dari Amerika Selatan dan Tengah datang ke Amerika Serikat secara ilegal.

Ini bukan pertama kalinya Trump mereferensikan foto-foto itu. Pada 29 Mei lalu, ketika media utama mulai menggoreng berita pemisahan keluarga, Trump menunjukkan beberapa tokoh media terkemuka yang membagikan foto tahun 2014. Para tokoh media itu mengatakan bahwa itu adalah hasil dari kebijakan pemerintahan Trump.

Pemimpin Redaksi Majalah New York Times, Jake Silverstein, penulis pidato Jon Favreau era Obama, dan reporter CNN, Hadas Gold, berbagi foto tersebut. Sebelum mereka akhirnya mengetahui, bahwa foto-foto itu berasal dari pemerintahan Obama.

“Demokrat keliru men-tweet gambar 2014 dari masa pemerintahan Obama yang menunjukkan anak-anak dari Perbatasan di kandang baja,” tulis Trump pada saat itu. “Mereka mengira itu adalah foto terbaru untuk membuat kita terlihat buruk, tetapi (itu) menjadi bumerang.” (Ivan Pentchoukov/The Epoch Times/waa)

Simak juga, Pengakuan Dokter yang Dipaksa Panen Organ Hidup :

https://youtu.be/0x2fRjqhmTA

Dunia Yang Tengah Dikalahkan Akan Lawan Balik Komunisme

Tang Ming – Epochtimes.com

Setelah pemimpin kubu komunis dunia yakni Uni Soviet runtuh (1991), diam-diam PKT (Partai Komnis Tiongkok) mulai berkembang,dan menjadi pemimpin komunis yang baru dengan mengenakan jubah kapitalisme, pada permukaan tidak ada lagi konflik terbuka secara politik dan militer.

Meski masyarakat internasional tidak menerima konsep eksistensi PKT tersebut, namun tidak menolak badan perpolitikan ini menyusup masuk ke tengah masyarakat internasional. Amerika Serikat dan dan WTO (Organisasi Perdagangan Dunia) pun berniat mengubah PKT, hendak membuatnya menjadi bagian dari tatanan ekonomi pasar bebas internasional serta mengarahkannya ke dunia yang beradab, dengan demikian mengubah total sistem politik PKT.

Namun puluhan tahun telah berlalu, PKT tidak hanya tidak kunjung diubah oleh peradaban dan nilai universal dunia, justru sebaliknya, ideologi komunisnya PKT malah berambisi mengubah dunia. Untuk mencapai tujuan mendominasi dunianya itu, dengan politik, ekonomi dan militer ia menyusup ke berbagai aspek di seluruh dunia, bersaing strategi yang sengit dengan AS dan masyarakat internasional, momentum dan tingkat bahaya serta dampak bencana yang ditimbulkannya jauh melampaui masa Perang Dingin.

Dunia Yang Nyaris Dikalahkan Oleh Paham Komunis

Komunisme tengah menggerogoti dunia dengan berbagai cara, yang terutama terbagi menjadi dua wujud utama yakni secara terbuka dan secara diam-diam. Secara terbuka, Negara dengan badan politik yang mengibarkan panji komunisme pada dasarnya sudah tidak banyak, namun perwujudan dengan cara ini sangat brutal dan kejam.

PKT melakukan yang disebut reformasi keterbukaan, tidak ada lagi sensitif politik, saling berseberangan dan berkonfrontasi seperti pada masa Perang Dingin dulu, namun ada keleluasaan ruang gerak penyusupan ideologi dengan memanfaatkan celah teknologi dan cara premanisme untuk masuk ke berbagai lini berupaya mengubah dunia.

Tidak hanya memiliki senjata nuklir, bahkan negara sekecil Korut pun mati-matian mengembangkan senjata nuklir, dan berani menantang AS sehingga menjadi ancaman besar bagi dunia. Dalam hal ekonomi adalah dengan kebijakan One Belt One Road (OBOR) dan berbagai cara hubungan ekonomi lainnya menyusupkan revolusi kekerasan dan korupsi, menyusupkan konsep moral yang merosot dan nilai kejahatan sesat, tidak menaati standar industri internasional, melanggar peraturan internasional semaunya sendiri, mencuri kekayaan intelektual, melakukan serangan hacker, dan semau gue mengibarkan bendera komunisnya di jalanan negara-negara lain.

PKT merusak agama dan kebudayaan secara menyeluruh, antek partai dan preman menguasai tempat-tempat suci keagamaan, para Lama (sebutan untuk bhiksu Tibet) yang cinta damai dipaksa memakai seragam kamuflase militer dan menyanyikan lagu komunis, rezim atheis ini bahkan berdiri di atas altar dan berniat mengubah agama dan memimpin agama.

Selain hendak mengubah “kitab suci”, juga memperpanjang tangan hitamnya itu ke luar negeri, memengaruhi, menyuap atau mengancam kelompok agama di luar negeri dan juga orang-orang tertentu agar tunduk pada PKT dan melakukan aktivitas keagamaan sesuai kemauan PKT. Terhadap praktisi Falun Gong yang menganut “Sejati-Baik-Sabar”, PKT tidak mampu mengendalikan dan menguasainya maka ia pun melakukan penganiayaan dan pembunuhan yang paling kejam.

Pemikiran kaum sayap kiri negara Barat pada dasarnya juga sejalan dengan konsep komunisme, dan terlihat seperti wujud komunisme di sisi yang tidak kasat mata, mendendangkan nyanyian yang disebut pembenaran politik (Political Correctness), mengejar yang disebut perfeksionisme dan masyarakat idealis, mengutamakan kesetaraan, harus menyamakan kaya miskin, menentang paham kapitalis, menerapkan kesejahteraan tinggi, menolak ekonomi pasar, memperluas fungsi negara, pemerintah mengerahkan masyarakat, prinsip dasarnya masih dalam kerangka “utopia”, seperti inilah komunisme yang mengalami perubahan wujud (metamorfosa).

Banyak negara di dunia menentang komunis, namun tanpa sadar terjebak dalam perangkap komunis metamorphosis tadi. Konsep ini di Amerika juga telah menarik banyak pengikut dari berbagai kalangan dan juga kaum intelektual, kekuatan sayap kiri telah berkembang pesat, dan hampir seluruh media massa arus utama AS juga telah dikendalikannya, tak heran jika mereka selalu menentang dan mencibir nilai universal Presiden Trump.

Di dalam film dokumenter “Grinding America Down” di mana komunisme beranggapan jika berhasil menguasai Amerika maka akan bisa menguasai dunia, dikatakan paham komunis telah mengakibatkan kematian 500 juta orang di seluruh dunia pada abad ke-20 dan komunisme terus mengincar AS; kaum komunis di AS masih eksis, dan juga sedang merencanakan dengan cermat untuk menghancurkan AS dan seluruh dunia, jalan yang mereka tempuh ini sudah cukup jauh, namun orang Amerika tidak menyadari ancaman bahaya yang sudah mendekat ini.

Uni Soviet telah runtuh, cara-cara militer yang ingin ditempuh paham komunis telah gagal, mereka pun menjalankan rencana kedua, yakni: dengan cara menggerogoti dan menggulingkan dari dalam, menghancurkan Amerika bahkan seluruh dunia.

Paham Komunis Gerogoti PBB

Pasca PD-II di bawah kepemimpinan AS dibentuklah PBB dengan tujuan memimpin dan melindungi kedamaian, keadilan dan kebenaran serta melindungi HAM di dunia. Sebuah badan internasional yang bertujuan mulia itu kini juga telah digerogoti oleh komunisme, organisasi HAM PBB telah dikuasai oleh PKT dan antek-anteknya, yang mengakibatkannya terpuruk dan rusak.

Sebagai contoh terhadap masalah Pembantaian di Lapangan Tiananmen 4 Juni 1989, waktu itu PBB telah menerapkan banyak sanksi terhadap PKT, namun seiring dengan penyusupan oleh PKT terhadap masyarakat internasional secara intens, serangkaian sanksi yang diberlakukan pada dasarnya telah dicabut atau dilonggarkan.

Terhadap penindasan terhadap pengikut “Sejati-Baik-Sabar”, pengacara HAM dan perampasan organ hidup-hidup serta berbagai masalah HAM serius lainnya, walaupun telah terdengar banyak suara kecaman dari seluruh dunia atas pelanggaran HAM dari RRT.  Namun pada akhirnya berkat gangguan dan halangan oleh PKT, tidak ada yang mampu memberi sanksi apalagi tekanan apa pun terhadap RRT yang malah duduk tinggi di posisi Dewan HAM PBB sebagai juri, sejumlah instansi internasional juga tidak mampu memaksa PKT menghentikan penggunaan apparatur negara yang kejam tak berperikemanusiaan!

Catatan pelanggaran HAM PKT yang kian lama kian memburuk ternyata mampu sekali demi sekali menutupi kejahatannya dan luput dari sanksi, ini membuat penindasan HAM oleh PKT semakin menjadi-jadi dan merajalela, bahkan semakin merambah jauh hingga ke luar negeri.

Miss World Kanada Anastasia Lin pernah mempertanyakan pada PBB, apakah menutup sebelah mata terhadap kejahatan pelanggaran HAM oleh PKT, dan di depan Dewan HAM PBB dia mengatakan kalimat klasik itu: “Hai PKT, ketika kalian (melalui transplantasi organ terorganisir) membunuh rakyat sendiri untuk mendapatkan uang, masih layakkah kalian duduk di kursi Dewan HAM PBB?”

Selain itu, tokoh demokrasi Tiongkok bernama Profesor Yang Jianli yang diasingkan di AS pada Rapat ke-37 Dewan HAM PBB, mengatakan dirinya meragukan PKT yang menindas HAM dalam jangka waktu sangat lama itu apakah masih layak mewakili Tiongkok, dalam pernyataan singkatnya yang hanya berdurasi 90 detik itu sempat 3 kali diputus oleh perwakilan PKT, pimpinan rapat kemudian membatalkan pidato dari Yang Jianli.

Siapa Yang Akan Menghalangi Kejahatan Merajalela di Dunia

PBB telah menjadi seperti ini, tidak heran tahun lalu AS kembali menyuarakan akan keluar dari PBB, Trump pernah mengatakan, PBB bukan hanya tidak mampu menyelesaikan masalah, tapi justru membuat masalah. Jika tidak mampu berfungsi sebagaimana mestinya, berarti PBB hanya buang-buang waktu dan uang. Dalam cuitan di akun Twitter-nya ia mengatakan “PBB tidak lebih dari sebuah klub tempat dimana sekumpulan orang berbincang dan bersantai.”

PKT tidak hanya telah mencuri kursi untuk Taiwan (yang mewakili Republik Tiongkok bentukan Sun Yat Sen) di PBB, waktu itu PBB mengatakan PKT kembali dipulihkan untuk masuk ke PBB.  Sebenarnya kata “dipulihkan” itu sendiri sudah bermasalah, memberikan legalitas bagi kembalinya PKT ke dalam PBB lalu memberi tanda tanya, sebelumnya tidak pernah ada sejarahnya PKT keluar masuk PBB dari mana ada istilah “dipulihkan”?

Sedangkan Taiwan adalah bagian dari bangsa Tionghoa, apalagi Chiang Kai-shek (Presiden Republik Tiongkok semasa PD-II) adalah salah seorang pencetus didirikannya PBB (1945), jadi istilah “dipulihkan” lebih pantas diberikan pada Taiwan, seharusnya Taiwan lebih pantas disebut perwakilan PBB, sedangkan PKT bukan lembaga politik yang dipilih oleh rakyat, maka tidak layak mewakili bangsa Tionghoa.

Merajalelanya Fasisme telah mengobarkan PD-II, mengakibatkan pertumpahan darah dan kematian, untuk menjaga perdamaian, masyarakat internasional membentuk PBB dan aliansi anti-fasisme, yang secara efektif menghentikan peperangan dan mengatasi tawanan perang.

Sedangkan, PKT justru mengakibatkan kematian 80 juta jiwa penduduknya sendiri, jauh melampaui jumlah korban pada dua kali perang dunia, di saat yang sama juga menimbulkan bencana moralitas bagi dunia, dibandingkan dua kali perang dunia bukankah sudah waktunya membentuk organisasi internasional “Aliansi Anti-Komunis Internasional” untuk mengatasi paham komunis itu? Untuk menyelamatkan masyarakat yang telah diperbudak oleh komunisme, juga menghentikan meluasnya pemikiran sayap kiri dan melindungi ketertiban internasional.

Nah, saat ini negara yang paling mampu menghadapi komunisme adalah Amerika Serikat, setelah Presiden Reagan, kebijakan AS terhadap RRT telah berubah haluan dari bidang politik ke arah ekonomi, selama 25 tahun terakhir, Clinton menyebut RRT sebagai rekan strategisnya, Bush Junior menyebut RRT sebagai pesaingnya, namun tidak ada tindakan nyata, Obama kembali menyebut RRT sebagai rekan strategis, yang akhirnya berdampak menenangkan PKT, akhirnya Trump mengubahnya menjadi lawan strategis, dan ia tidak berhenti di slogan itu saja, tapi mulai beraksi terhadapnya.

Trump mulai memberikan tekanan ekonomi keras terhadap paham komunis yang bercokol di Asia ini, beberapa putaran kemudian Kim Jong-Un tak mampu bertahan lagi, sepertinya telah mulai menyerah.

Jika Kim Jong-Un benar-benar takluk dan melakukan denuklirisasi, Trump akan mengarahkan Korut berkembang menjadi negara ekonomi kuat.

Jika benar-benar menjalankan ekonomi sesuai kriteria internasional dan sejalan dengan dunia, maka Korut harus memenuhi syarat sebagai negara ekonomi bebas, yang juga berarti harus menyinggung dan menggoyang ideologi komunisme, ini adalah tahap yang harus dihadapi Kim Jong-Un, jika tidak AS tidak akan bisa bersabar lagi menghadapi Korut yang tidak patuh pada peraturan ekonomi pasar.

Dan untuk PKT, Trump telah mengeluarkan kartu ZTE yang tidak besar juga tidak kecil, PKT pun sudah kelimpungan namun PKT yang angkuh mati-matian berusaha melawan, semakin mencoba melawan semakin terlihat wujud aslinya, dan Trump masih memiliki kartu lain yakni Huawei dan 19 perusahaan RRT lainnya termasuk China Academy of Science masuk dalam daftar investigasi Amerika. Begitu Trump mengeluarkan satu persatu kartunya itu, pasti akan membuat gonjang ganjing PKT.

Selama ribuan tahun ini moralitas manusia terus berkembang dalam keyakinan beragama yang benar dan kebudayaan terkaitnya.

Mengapa moralitas manusia merosot dari hari ke hari? Penyebabnya tak lain adalah komunisme yang tidak ber-Tuhan yang tengah mengincar untuk menguasai dunia.

Apakah kita akan terus terjerumus ke dalamnya atau menentang komunisme? Dunia akan menghadapi pilihan, segeralah sadar dan selamatkan dunia! (SUD/WHS/asr)

Yunani Dapat Penghapusan Bunga Utang dari Zona Euro

EpochTimesId – Kementerian Keuangan Zona Euro memberikan restrukturisasi utang kepada Yunani, akhir pekan kemarin. Zona Euro memperpanjang jatuh tempo dan menunda bunga dari sebagian besar pinjaman mereka ke Yunani, Jumat (23/6/2018) waktu setempat.

Restrukturisasi termasuk suntikan dana besar untuk memastikan Athena dapat berdiri sendiri setelah keluar dari bailout (dana talangan) pada bulan Agustus.

Yunani ‘bertahan hidup’ terutama dengan uang yang dipinjam dari pemerintah Zona Euro dalam tiga paket dana talangan sejak 2010. Ketika itu, mereka kehilangan akses pasar karena defisit anggaran yang membengkak, utang publik yang besar dan sistem ekonomi dan kesejahteraan yang tidak efisien.

Kini, ratusan target reformasi yang diminta oleh para kreditornya sudah selesai. Yunani telah membuat kemajuan yang signifikan, tetapi untuk meminjamkan kembali dana talangan, para investor perlu tahu bahwa negara itu tidak akan runtuh di bawah beban pembayaran utang yang mencapai 180 persen dari PDB.

“Setelah delapan tahun yang panjang, Yunani akhirnya akan lulus dari bantuan keuangannya,” kata Ketua Kementerian Zona Euro, Mario Centeno pada konferensi pers jelang negosiasi kesepakatan.

“Bantuan utang lebih lanjut diperlukan untuk membuat utang Yunani berkelanjutan di masa depan,” sambung Centeno.

Menteri Keuangan Yunani, Euclid Tsakalotos mengatakan kepada wartawan bahwa kesepakatan itu membuat utang Yunani kembali berjalan dan membuka jalan untuk kembali kepada pembiayaan pasar.

“Pemerintah Yunani senang dengan kesepakatan ini,” katanya.

Unsur kunci dari penghapusan utang adalah perpanjangan dari periode jatuh tempo dan tenggang pada 96,9 miliar euro pinjaman yang diberikan kepada Yunani di bawah bailout kedua oleh 10 tahun untuk memuluskan setiap puncak pembayaran utang yang tajam selama beberapa dekade ke depan.

Yunani juga akan mendapatkan pinjaman baru 15 miliar euro. Pinjaman itu akan menambah total penyangga uang tunai saat meninggalkan bailout nanti, menjadi 20 hingga 24,1 miliar.

Athena akan menghadapi pembayaran obligasi sekitar 7 persen dari output pada tahun depan. Pembayaran itu akan menjadi yang pertama setelah bailout ketiganya berakhir pada bulan Agustus mendatang.

Perpanjangan jatuh tempo, serta penangguhan pembayaran bunga dan amortisasi adalah untuk meyakinkan para investor bahwa Yunani dapat menangani pembayaran utangnya di masa depan. Pemacu kepercayaan dibutuhkan lebih banyak di tengah meningkatnya kekhawatiran pasar terhadap perang dagang yang menjulang dan meningkatnya euro-skeptis.

“Masalah utang Yunani ada di belakang kami sekarang,” imbuh Menteri Keuangan Prancis, Bruno Le Maire kepada wartawan.

Untuk memberikan insentif bagi pemerintah masa depan di Athena untuk tidak membalikkan reformasi yang diraih dengan susah payah yang dilaksanakan di bawah dana talangan, para menteri zona euro setuju untuk menawarkan sistem pembayaran tunai dari Yunani sebesar 600 juta euro setiap enam bulan hingga 2022. Syaratnya, jika negara itu tetap pada jalur ekonomi yang disepakati dengan kreditor.

Uang itu akan berasal dari keuntungan bank-bank sentral zona euro pada kepemilikan obligasi Yunani. Keuntungan yang akan secara bertahap jatuh tempo selama empat tahun ke depan. (Reuters/The Epoch Times/waa)

Simak juga, Pengakuan Dokter yang Dipaksa Panen Organ Hidup :

https://youtu.be/0x2fRjqhmTA

Inilah Profil ‘Mullah Radio’ Pria Si Penembak Malala yang Tewas Diserang dengan Drone

Epochtimes.id- Pemimpin Taliban Pakistan Fazlullah, orang yang diyakini pelaku penambak Malala Yousafzai, menjadi sasaran serangan pesawat tak berawak AS dan tewas. Laporan ini disampaikan seorang pejabat militer AS kepada Voice of America (VOA), Jumat (15/06/2018).

Pejabat AS, yang berbicara dengan identitas anonim, mengatakan serangan Rabu malam tersebut menargetkan Fazlullah – juga disebut sebagai ‘Mullah Radio’ – pimpinan Tehrik-e-Taliban Pakistan (TTP).

“Pasukan AS melakukan serangan kontra-terorisme 13 Juni di provinsi Kunar, dekat perbatasan antara Afghanistan dan Pakistan, yang menargetkan seorang pemimpin senior organisasi teroris,” kata juru bicara Pasukan AS-Afghanistan, Letnan Angkatan Darat Martin O ‘ Donnell,kepada VOA Kamis, tanpa menyebutkan bahwa Fazlullah adalah targetnya.

Siapa itu Fazlullah? Inilah 10 hal utama yang kita ketahui tentang teroris TTP dari apa yang dikatakan AS tentang dia:

1) Ini bukan pertama kalinya dilaporkan bahwa serangan pesawat tak berawak AS telah membunuh Fazlullah. Sejak 2010, dilaporkan telah tewas sedikitnya empat kali. Seperti Michael Kugelman, seorang rekanan senior di Washington DC, think tank The Wilson Center di Twitter: “Fazlullah telah tewas dan kemudian tidak mati berkali-kali sebelumnya. Sikap skeptis yang sehat.”

2) AS mengatakan bahwa Fazlullah, yang sekarang diyakini berusia 44 tahun, memerintahkan pembunuhan terhadap Malala, 15 tahun, seorang pembela untuk hak perempuan untuk mendapatkan akses ke pendidikan. Teroris itu diduga telah menghentikan bus sekolah Malala, menaikinya dan bertanya, ‘Siapa Malala’, setelah itu dia menembak kepalanya. Malala selamat dan dianugerahi hadiah Nobel Perdamaian pada tahun 2014.

3) Fazlullah juga dikenal sebagai ‘Mullah Radio’, atau ‘Radio Mullah, atau’ Maulana Radio ‘karena khotbahnya yang panjang dan berapi-api – mulai tahun 2006 – di sebuah stasiun radio bajakan di Lembah Swat indah Pakistan, daerah yang dulu disebut’ Pakistan ‘ Swiss ‘, tempat tinggal Malala. Surat kabar Inggris The Telegraph melaporkan pada tahun 2014 bahwa khotbah radio Fazlullah menarik simpati banyak pendengar wanita, yang menyumbangkan perhiasan dan mendesak suami mereka untuk bergabung berjihad.

4) Malala bukan satu-satunya siswa yang ditarget Fazlullah. Dia diyakini telah mengarahkan serangan Desember 2014 di Sekolah Umum Angkatan Darat di Peshawar yang menewaskan 151 orang, termasuk lebih dari 130 anak-anak. Dia ditunjuk sebagai pemimpin TTP pada 2013.

5) Media outlet Pakistan The Express Tribune mengatakan bahwa Fazlullah lahir Fazal Hayat di Swat. Ia belajar di sekolah dan bekerja sebagai operator kursi gantung dan menjual kayu bakar, sebelum bergabung dengan Tehreek-e-Nafaz-e-Shariat-e-mammadi (TNSM) ayah mertuanya, atau Gerakan untuk Penegakan Syariah dari Mohammad.

6) The Telegraph, mengutip laporan media Inggris setelah pembantaian di Peshawar, mengatakan Fazlullah pernah menjadi penggemar berat kriket, tetapi semua itu berubah setelah ia bertemu dengan seorang ulama radikal, Sufi Mohammad, dan mulai mendatangi madrasahnya.

7) Keluarga Fazlullah dilaporkan mencoba merayu dia menjauh dari radikalisme tetapi gagal. “Banyak anggota keluarga kami pergi untuk meyakinkan dia tetapi dia tidak mendengarkan siapa pun. Dia sangat dibutakan oleh hasratnya karena dia melihat bahwa dia bahkan membunuh dua paman kami pada 2007,” kata salah satu sepupu pemimpin TTP seperti dilaporkan The Telegraph pada tahun 2014.

8) Fazlullah mengambil alih Lembah Swat dari 2007-2009.

Majalah Time mengatakan bahwa selama masa pemerintahannya di Lembah, pemilik toko DVD dan tukang cukur diserang karena apa yang dikatakan Taliban adalah praktik “tidak Islami”, ulam Sufi dan gadis-gadis penari dibunuh dan dibuang di alun-alun kota, dan gadis-gadis tidak diperbolehkan untuk pergi ke sekolah.

9) Teroris TTP juga dikatakan telah mengarahkan serangan brutal dan memalukan terhadap militer Pakistan, termasuk pemenggalan 17 tentara setelah serangan pada Juni 2012 seperti dilansir Express Tribun.

10) Departemen Luar Negeri AS pada bulan Maret menawarkan hadiah $ 5 juta untuk Fazlullah, bulan yang sama putranya Abdullah tewas dalam serangan pesawat tak berawak AS, di fasilitas pelatihan TTP seperti diungkapkan menurut sumber Pakistan. (asr)

Artikel ini sudah diterbitkan di The Times of India

Ledakan Lukai Puluhan Penghuni Apartemen di Jerman

EpochTimesId – Sebuah ledakan dari dalam bangunan merobohkan sebuah apartemen di Jerman Barat, Minggu (24/6/2018) waktu setempat. Sedikitnya 25 orang terluka dalam peristiwa tersebut, dalam operasi penyelamatan yang dramatis.

Polisi mengatakan ledakan itu terjadi di sebuah gedung di kawasan Wuppertal. Dari puluhan korban luka, empat orang diantaranya mengalami luka serius. Ledakan itu dilaporkan menghancurkan tiga lantai teratas dari gedung rumah susun.

Polisi Jerman mengatakan, hanya lima korban yang dirawat inap di rumah sakit, termasuk tiga orang dengan luka sangat serius. “Saat ini tidak ada korban lain yang hilang. Semua penghuni terdata dan terselamatkan,” kata polisi dalam sebuah pernyataan.

Api kemudian membakar bangunan di beberapa bagian gedung apartemen. Petugas pemadam kebakaran kesulitan menyemprotkan air menuju lokasi api, karena bagian-bagian bangunan itu terus runtuh.

Empat orang yang terluka parah, termasuk tiga korban kritis dikabarkan sempat tertimbun reruntuhan bangunan. Mereka diselamatkan setelah petugas menggali reruntuhan gedung, dan mengirim mereka dikirim ke rumah sakit, seperti dikutip dari ‘The Guardian’.

Polisi mengatakan mereka belum yakin dengan penyebab pasti ledakan itu.

“Pekerjaan SAR menjadi lebih sulit, karena bangunan itu saat ini dalam bahaya ambruk total,” kata seorang juru bicara polisi yang menjelaskan situasinya, kepada The Independent. “Bagaimana ini terjadi dan apa latar belakangnya, masih benar-benar tidak jelas.”

Anjing pelacak dari tim SAR sempat dikirim ke tempat kejadian untuk mencari jikalau masih ada yang tertimbun reruntuhan. Namun, pemadam kebakaran akhirnya menegaskan bahwa semua orang di dalam gedung telah diselamatkan.

“Sekarang penyelamatan korban manusia telah selesai, kami berusaha menjaga situasi di sekitar gedung tetap stabil,” kata juru bicara pemadam kebakaran, seperti dilansir dari The Independent. (Jack Phillips/The Epoch Times/waa)

Simak juga, Pengakuan Dokter yang Dipaksa Panen Organ Hidup :

https://youtu.be/0x2fRjqhmTA

 

SpaceX Kalahkan Boeing untuk Kontrak Peluncuran Satelit Militer Amerika

0

EpochTimesId – Perusahaan luar angkasa swasta Amerika Serikat milik Elon Musk, SpaceX, memenangkan kontrak harga tetap dari pemerintah senilai 130 juta dolar AS (sekitar 1,8 triliun rupiah). SpaceX memenangkan kontrak untuk mengirim satelit Angkatan Udara ke luar angkasa dengan roket Falcon Heavy milik perusahaan tersebut.

Menurut Pangkalan Angkatan Udara Los Angeles, satelit yang dijuluki AFSPC-52 diproyeksikan akan diluncurkan ke luar angkasa pada akhir tahun fiskal 2020.

“Penghargaan kompetitif dari kontrak layanan peluncuran EELV ini secara langsung mendukung misi ‘Space and Missile Systems Center’ (SMC/Pusat Sistem Misil dan Luar ANgkasa) untuk memberikan kemampuan luar angkasa yang tangguh dan terjangkau bagi Bangsa kita, sambil mempertahankan jaminan akses ke ruang angkasa,” ujar Letjen John Thompson, pejabat eksekutif untuk program ‘Komando Luar Angkasa dan SMC’.

Menurut SpaceX, roket Falcon Heavy adalah ‘roket operasional paling kuat’ di dunia berkat dua faktor. Roket itu memiliki kemampuan untuk mengangkat beban ke orbit hampir 64 metrik ton (141.000 pon). Itu adalah massa yang lebih besar dari pesawat jet 737 yang diisi penuh dengan penumpang, awak, koper, dan bahan bakar.

Tujuan persaingan perusahaan swasta untuk kontrak besar seperti itu, adalah membantu pemerintah mengurangi biaya keseluruhan program. Kontrak itu, yang diberikan pada 21 Juni, berfungsi untuk mencapai keseimbangan antara memenuhi kebutuhan operasional dan menurunkan biaya.

“Menurunkan biaya melalui, memperkenalkan kembali kompetisi dalam misi Luar Angkasa dan Keamanan Nasional,” ujar Pangkalan Angkatan Udara Los Angeles dalam rilisnya.

SpaceX berhasil mengalahkan kompetitornya dari ‘United Launch Alliance’, sebuah usaha patungan antara Boeing dan Lockheed Martin. Keduanya berencana untuk menggunakan roket Delta 4 milik mereka untuk mengirim satelit militer ke luar angkasa, seperti dikutip dari The Verge.

Menurut SpaceNews, peluncuran Delta 4 biasanya menelan biaya sekitar 350 juta dolar AS. Satu roket lainnya yang memiliki kemampuan yang sama, roket ‘heavy-lift’ milik NASA, belum selesai dibangun.

Musk telah mengatakan sebelumnya bahwa sistem Falcon Heavy SpaceX membutuhkan biaya sekitar 500 juta dolar dalam proses pengembangannya.

Kontrak pemerintah untuk SpaceX akan mencakup produksi kendaraan peluncuran, integrasi misi, dan operasi peluncuran. Misi ini juga direncanakan akan diluncurkan dari Kennedy Space Center di Florida. (Bowen Xiao/The Epoch Times/waa)

Simak juga, Pengakuan Dokter yang Dipaksa Panen Organ Hidup :

https://youtu.be/0x2fRjqhmTA

Serangan Bom Saat Pidato PM Ethiopia, Ratusan Orang Terluka

Epochtimes.id – Polisi Ethiopia mengatakan enam tersangka sedang diselidiki atas serangan granat yang menewaskan dua orang dan melukai sekitar 150 pada rapat umum untuk mendukung Perdana Menteri Ethiopia yang baru, Abiy Ahmed di Addis Ababa, Ethiopia.

“Enam tersangka saat ini sedang diselidiki karena terlibat dalam serangan itu,” kata Komisi Polisi Federal dalam sebuah pernyataan.

Serangan itu dilancarkan beberapa saat setelah Ahmed, 41 tahun, seorang mantan tentara yang menjabat pada April, menyelesaikan pidatonya kepada puluhan ribu orang yang berkumpul di pusat Addis Ababa.

“Saya sangat menyesal ketika mengetahui bahwa kami telah kehilangan korban serangan kemarin yang berada di ICU di Rumah Sakit Black Lion,” kata Menteri Kesehatan Amir Aman di Twitter pada Minggu.

“Simpati dan belasungkawa tulus saya kepada keluarga, teman-teman & semua orang Ethiopia,” tambahnya.

PM Ahmed mengecam serangan tersebut dengan menyebutkan “serangan yang diatur dengan baik”, tetapi gagal mengenai sasaran.

Dia menambahkan, sejumlah warga Ethiopia terluka, dan ada beberapa orang yang kehilangan nyawa.

Menurut Ahmed, Cinta selalu menang dan membunuh orang lain adalah kekalahan.

“Kepada mereka yang mencoba memisah persatuan kami, saya ingin memberi tahu bahwa Anda belum berhasil,” katanya. (asr)

Menhan AS : Tiongkok akan Terapkan Sistem Upeti ala Dinasti Ming

oleh Lin Yan

Menteri Pertahanan Amerika Serikat James Mattis pekan depan akan mengunjungi Tiongkok dan Korea Selatan. Baru-baru ini, ketika berbicara tentang situasi di Laut Tiongkok Selatan, dia mengatakan bahwa Partai Komunis Tiongkok ingin mengubah tatanan global saat ini dan bermaksud untuk mengubah negara-negara tetangganya menjadi negara pembayar upeti seperti jaman kerajaan dahulu.

Pekan lalu (15 Juni) James Mattis saat berpidato pada upacara Wisuda Naval War College mengatakan bahwa Partai Komunis Tiongkok ingin mengubah tatanan global yang ada sekarang dan sedang menyembunyikan sebuah rencana jangka panjang.

“Ia (Tiongkok) tampaknya akan menggunakan model (pemerintahan) Dinasti Ming untuk memaksa negara-negara tetangga menyembah Beijing yang memiliki kekuatan dan meminta negara tetangga membayar upeti kepadanya,” kata Mattis.

Mattis juga mengatakan bahwa Tiongkok mencoba untuk mereplikasi model otokrasi domestiknya ke panggung internasional dan menggunakan ekonomi model rampasan untuk melimpahkan utang besar mereka kepada negara lain.

Mattis juga menyebutkan bahwa setelah Perang Dunia Kedua, Amerika Serikat dan sekutunya telah berhasil membentuk sebuah tatanan internasional terbuka yang kondusif bagi kemakmuran global. Sedangkan Tiongkok komunis sendiri juga mendapat manfaat yang tidak sedikit dari tatanan internasional yang terbuka tersebut.

Dia mengatakan bahwa pada saat Tiongkok komunis sedang melakukan ekspansi global, jika kita percaya bahwa mereka tidak mereplikasi model otokrasi domestiknya ke panggung internasional. “Itu adalah tidak realitas” kata Mattis.

Dia mengatakan bahwa bagaimana kami harus berhubungan dengan Tiongkok sekarang, dan bagaimana Tiongkok akan menanggapi, ini akan menunjukkan kepada dunia hubungan masa depan antara Tiongkok dan Amerika Serikat.

Media Korea Selatan ‘Chosun Ilbo’ baru-baru ini  mempublikasikan artikel yang berjudul ‘Mattis : Tiongkok akan Menunjuk Negara-Negara Tetangga Sebagai Pembayar Upeti’, melakukan kritikan keras atas rencana Tiongkok memulihkan sistem pembayaran upeti kepada negara tetangga.

Dalam kesempatan menghadiri acara dengar pendapat di Kongres pada bulan Maret 2017, Mattis mengatakan bahwa, Tiongkok memaksa negara-negara tetangga di wilayah Laut Tiongkok Selatan untuk membayar upeti kepadanya, atau memilih untuk mengikuti kemauannya dengan tenang. Pendekatan tersebut sedang merusak kredibilitas internasional.

Sebelumnya, pada bulan Februari 2017, Mattis mengatakan di Jepang bahwa Tiongkok komunis sekarang (mungkin) tertarik untuk melanjutkan kebijakan ala kanonisasi yang diterapkan pada masa Dinasti Ming dan ingin memasukkan semua negara tetangga ke dalam lingkup pengaruhnya.

Mattis pekan depan akan mengunjungi Tiongkok dan Korea Selatan

Mattis pada hari Rabu (20 Juni) mengatakan kepada media ketika Amerika Serikat dan Korea Selatan memutuskan untuk menangguhkan latihan bersama, bahwa ia akan mengadakan pertemuan di Pentagon pada hari Jumat untuk membahas isu-isu spesifik. Kemudian akan terbang dari Beijing ke Seoul pada minggu depan untuk mendiskusikan dengan Menteri Pertahanan Korea Selatan Song Young-moo tentang rincian penangguhan latihan militer.

Setelah KTT Trump – Kim Jong-un pada 12 Juni, Presiden Trump menyatakan pada konferensi pers bahwa ia ingin menangguhkan latihan militer AS – Korea Selatan. Ketika Trump meluncurkan tweet pada tanggal 17 bahwa ia akan memulihkan latihan militer jika  negosi gagal.

Hal yang perlu disebutkan di sini adalah bahwa ketika ketegangan antara Amerika Serikat dengan Korea Utara mencapai klimaks pada bulan Oktober tahun lalu, untuk menanggapi isu  bagaimana menyelesaikan masalah ketegangan, Mattis mengatakan bahwa baca saja buku berjudul ‘The Kind of War’ karangan sejarawan T. R. Fehrenbach.

Fehrenbach dalam bukunya menyebutkan, bahwa perang adalah duel antar tekad, bukan pertikaian kekuasaan. Hal yang dipahami oleh dunia luar tentang apa yang dimaksud Mattis adalah tekad menang dalam mengatasi lawan dan persiapan penuh untuk melakukan operasi militer dapat mencegah pecahnya perang di Semenanjung Korea. (Sin/asr)

Status Waspada, Gunung Anak Krakatau Mengalami Peningkatan Aktivitas

Epochtimes.id- Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Badan Geologi, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral menyebutkan sejak tanggal 18 Juni 2018, Gunung Anak Krakatau mengalami peningkatan aktivitas.

“Hingga saat ini tingkat aktivitasnya masih pada status Waspada (Level II), dengan rekomendasi masyarakat/wisatawan tidak diperbolehkan mendekati kawah dalam radius 1 km dari kawah,” tulis laporan resmi PVMBG dalam situs resminya.

PVMBG menyatakan sebagai rangka kesiapsiagaan sejak tanggal 18 Juni 2018 sudah dikoordinaskan dan diinformasikan kepada pihak BPBD Prov. Banten, BPBD Prov. Lampung dan BKSDA Lampung agar meningkatkan kewaspadaan dan tidak mendekat ke pulau Anak Krakatau.

Laporan PVMBG menyebutkan, pada umumnya, keseharian aktivitas G. Anak Krakatau secara visual sering tertutup kabut, apabila cuaca cerah teramati asap kawah utama dengan ketinggian 25 – 100 meter dari puncak, bertekanan lemah dengan warna putih dan intensitas tipis hingga sedang.

Secara kegempaan, didominasi oleh jenis Gempa Vulkanik Dangkal (VB) dan Gempa Vulkanik Dalam (VA). Selain itu, terekam juga jenis gempa Hembusan, Tektonik Lokal (TL) dan Tektonik Jauh (TJ).

Berikut laporan PVMBG :

Tanggal 18 Juni 2018, selain gempa vulkanik dan tektonik, mulai terekam juga gempa Tremor menerus dengan amplitudo 1 – 21 mm (dominan 6 mm).

Tanggal 19 Juni 2018, gempa Hembusan mengalami peningkatan jumlah dari rata-rata 1 kejadian per hari menjadi 69 kejadian per hari. Selain itu mulai terekam juga gempa Low Frekuensi sebanyak 12 kejadian per hari. Gempa Tremor menerus dengan amplitude 1 – 14 mm (dominan 4 mm).

Tanggal 20 Juni 2018, terekam 88 kali gempa hembusan, 11 kali gempa Low frekuensi dan 36 kali gempa Vulkanik Dangkal. Tanggal 21 Juni 2018, terekam 49 kali gempa Hembusan, 8 kali gempa Low Frekuensi, 50 kali gempa Vulkanik Dangkal dan 4 kali gempa Vulkanik Dalam.

Pengamatan Visual G. Anak Krakatau dari tanggal 18 – 20 Juni 2018, pada umumnya gunung tertutup kabut. Sedangkan pada tanggal 21 Juni 2018 , gunung tampak jelas hingga kabut, teramati asap kawah utama dengan ketinggian 100 – 200 meter dari puncak, bertekanan sedang berwarna kelabu dengan intensitas tipis. (asr)

Gunung Api Jepang ‘James Bond’ Kembali Erupsi

Epochtimes.id- Gunung api Jepang yang masuk dalam film James Bond tahun 1960-an meletus secara eksplosif pada Jumat, (22/06/2018) untuk pertama kalinya sejak April lalu.

Gunung Api ini memuntahkan asap ribuan meter, kurang dari seminggu setelah gempa kuat mengguncang barat negara itu.

Gunung Shinmoedake berada di daerah pedesaan sekitar 616 mil (985km) dari Tokyo di pulau utama paling selatan Kyushu, telah mereda sejak letusan sebelumnya, meskipun berada di 1.4 meter dari puncak tinggi tetap dibatasi.

Laporan televisi menunjukkan asap dan abu mengepul ke udara di atas puncak, yang ditampilkan dalam film mata-mata 1967, “You Only Live Twice”. Televisi TBS mengatakan gunung memuntahkan batu sejauh 1.100 meter dari gunung.

Jepang memiliki 110 gunung berapi aktif dan terus memantau 47 gunung secara terus-menerus.

Ketika 63 orang tewas dalam letusan gunung berapi di Gunung Ontake pada September 2014, adalah korban terburuk di negara tersebut selama hampir 90 tahun.

Pada Januari lalu, seorang anggota militer Jepang tewas ketika diterjang batu-batu dari letusan gunung berapi menghujani pemain ski di sebuah resor pegunungan tengah.

Pada Senin lalu, gempa bumi berkekuatan 6,1 melanda Osaka, kota terbesar kedua di Jepang, menewaskan lima orang, termasuk seorang siswi berusia sembilan tahun, dan melukai ratusan orang. (asr)

Industri Baja dan Aluminium Amerika Kembali Menggeliat Berkat Perang Tarif

0

EpochTimesId – Presiden Amerika Serikat, Donald Trump mengumumkan rencana untuk mengenakan tarif 25 persen dan tambahan 10 persen masing-masing untuk produk baja dan aluminium, Maret lalu. Kebijakan itu menjadi kesempatan bagi investor untuk memajukan industri baja AS, yang lumpuh selama beberapa tahun terakhir.

John Hritz, kepala eksekutif pabrik baja terbesar India JSW Steel Ltd, untuk Amerika mengatakan bahwa perusahaan berencana untuk menginvestasikan 500 juta dolar AS untuk membangun pabrik baru di negara bagian Ohio, AS. JSW Steel USA juga akan memodernisasi pabrik dengan total investasi 1 miliar dolar AS.

John Hritz mengaitkan ekspansi JSW dengan kebijakan tarif baja dan aluminium Trump. Dalam wawancara dengan Fox News pada hari Kamis (21/6/2018) dia mengatakan, “Pemerintahan Trump membuat kami di Amerika Serikat juga memiliki peluang untuk investasi dan ikut bersaing.”

JSW Steel setuju untuk mengakuisisi Pabrik Acero Junction di Mingo Junction, Ohio, seharga 80,9 juta dolar AS. JSW Grup akan menginvestasikan dana lebih dari 500 juta dolar di pabrik baja tua Ohio yang dibangun pada tahun 1929, bukan untuk membangun pabrik baru di India. Proyek ini diharapkan dapat menciptakan 300 posisi kesempatan kerja tetap di kota berpenduduk 3.400 jiwa itu.

“Kami akan menghidupkan kembali pabrik ini beserta seluruh komunitas,” sambung John Hritz.

JSW Steel USA menyebutkan bahwa mereka harus mencari dana investasi dalam kelompoknya sendiri dan menjadi pabrik baja berbiaya paling rendah dan berkualitas paling tinggi di Amerika Serikat.

“Kami telah menunjukkan bahwa investasi yang kami kumpulkan akan memiliki hasil yang sangat baik. Inilah yang dilakukan Presiden dan Menteri Perdagangan W. Ross, untuk mencegah negara-negara tertentu memasukkan baja dumping dan demi menciptakan lingkungan bersaing yang sehat,” lanjut Hritz.

Pemerintahan Trump berusaha keras mempromosikan serangkaian langkah-langkah untuk mencegah masuknya produk baja dan aluminium PKT yang menggunakan strategi dumping. Mereka berharap untuk menciptakan lingkungan kompetitif yang adil bagi industri baja AS.

Bulan Maret tahun ini, JSW Group juga mengumumkan rencana untuk berinvestasi 500 juta dolar di pabrik yang ada di Baytown, Texas. Hritz mengatakan bahwa pabrik itu, saat ini memiliki 500 orang karyawan dan diperkirakan akan menambah 500 pekerja baru untuk bekerja pada robotik berteknologi tinggi.

Trump mengumumkan rencana penerapan tarif baru ketika bertemu dengan perwakilan dari perusahaan baja dan aluminium AS di Gedung Putih pada 1 Maret 2018 lalu. “Ketika negara kita tidak dapat memproduksi aluminium dan baja … itu hampir menjadi negara yang bukan negara lagi. Pertahanan nasional kita membutuhkan pabrik baja yang mampu menghasilkan baja berkualitas tinggi, pabrik aluminium yang memproduksi aluminium yang terbaik,” ujar Trump kala itu.

Trump meratapi industri baja dan aluminium Amerika Serikat yang selama beberapa dekade telah dipermalukan oleh negara-negara lain.

Menperdag AS W. Ross mengatakan bahwa produk baja Tiongkok masuk ke AS melalui negara ketiga. Hal itu menyebabkan kerusakan pada industri baja AS. (ET/Sinatra/waa)

Video Pilihan :

https://youtu.be/fTKcu82AtsA

Aman Abdurrahman Divonis Hukuman Mati

Epochtimes.id- Terdakwa kasus terorisme, Aman Abdurrahamn divonis hukuman mati oleh Majelis Hakim Pengadilan Jakarta Selatan, Jumat (22/06/2018).

Putusan ini bersamaan ketika Indonesia berjuang untuk mengendalikan gelombang terorisme domestik yang meningkat. Sebagian kelompok ini terinspirasi oleh kelompok teroris ISIS setelah parlemen menyetujui Undang-Undang anti-terorisme yang lebih keras bulan lalu.

Aman Abdurrahman (46) dianggap sebagai pemimpin ideologis Jemaah Ansharut Daulah (JAD) – kelompok dari simpatisan ISIS di Indonesia.

“Pengadilan menjatuhkan hukuman mati kepada terdakwa,” kata hakim, Ahmad Zaini, menambahkan bahwa Aman telah terbukti bersalah karena “melakukan terorisme.”

Abdurrahman langsung bersujud ke lantai saat mendengar putusan, tetapi tidak menanggapi pertanyaan hakim apakah dia akan mengajukan banding terhadap putusan itu.

Aman dinyatakan bersalah karena merencanakan serangan senjata dan bom tahun 2016 di pusat kota Jakarta yang menewaskan delapan orang, termasuk empat penyerang.

Aman juga terbukti berada di balik serangan bunuh diri tahun lalu yang menewaskan tiga petugas polisi di Terminal Kampung Melayu, Jakarta dan pemboman sebuah gereja di Samarinda, Kalimantan Timur yang melukai empat anak.

Dia menjalani hukuman di penjara keamanan maksimum saat itu.

Kuasa Hukum Abdurrahman mengatakan kepada wartawan bahwa hukuman itu “terlalu keras.”

“Dia sendiri tidak memiliki keinginan untuk mengajukan banding karena dia tidak mengakui pengadilan atau hukum Indonesia,” kata Asludin Hatjani, seorang pengacara untuk Abdurrahman, menambahkan bahwa tim pembela memiliki seminggu untuk mempertimbangkan mengajukan banding.

Sebelum pengadilan, puluhan petugas polisi bertopeng dan bersenjata lengkap berjaga-jaga mengelilingi Aman di PN Jakarta Selatan.

Aksi terorisme bulan lalu di Surabaya, Jawa Timur menewaskan lebih dari 30 orang. Aksi ini dilakukan oleh keluarga dengan anak-anak kecil, terkait dengan sel-sel JAD.

Departemen Luar Negeri AS mengatakan pengelompokan JAD adalah organisasi “teroris” yang terkait dengan banyak serangan. (asr)

Anak 3 Tahun Terperangkap dalam Mobil Berhasil Diselamatkan Polisi AS

oleh Zhang Zhi

Musim panas di Florida selatan, Amerika Serikat terasa panas, baru-baru ini seorang gadis berusia 3 tahun berhasil diselamatkan anggota polisi yang patroli setelah 12 jam ditinggalkan oleh ibunya dalam sebuah mobil.

Pada Kamis (21/06/2018) ia bertemu kembali dengan polisi yang menyelamatkan dirinya, kantor polisi setempat mengambil photo kedua orang yang saling berpelukan untuk dipublikasikan lewat Twitter.

Kantor Polisi Seminole County mengirimkan sebuah berita bergambar di akun Twitter dan Facebook untuk memuji polisi bernama Bill Dunn dan memasang foto ia memeluk gadis yang diselamatkan setelah mereka bertemu kembali.

Kantor Polisi menggambarkan insiden yang terjadi di Sanford pada Minggu (17/06/2018). Saat itu Dunn menemukan gadis itu tergeletak tidak sadarkan diri di dalam mobil.

“Dia menyelamatkan gadis kecil itu dengan mengeluarkannya dari dalam mobil kemudian dimasukkan ke dalam mobil patroli yang ber-AC lalu segera membawanya ke rumah sakit. Kantor Polisi Seminole mengatakan : “Kami senang dia sudah pulih sepenuhnya. Dunn luar biasa !”

Dari foto yang diposting pada tweet menunjukkan bahwa Dunn sedang memeluk erat gadis pirang dengan rok pendek dan celana pendek denim yang berhasil ia selamatkan dari dalam mobil. Banyak netizen yang mengirim pesan : “Inilah rupanya seorang pahlawan sejati”, “Polisi Dunn, bagus sekali”, “Bagus, terima kasih.”

Menurut laporan Orlando Fox, ayah dari gadis kecil itu menelepon kantor polisi dan berterima kasih pada Dunn karena bertemu dengan putrinya.

“Bagi saya ini adalah sesuatu yang menyenangkan, melihat ia (gadis kecil) sudah pulih kondisinya, beraktivitas sebagaimana gadis-gadis seusianya,” kata Dunn.

Kantor Polisi Seminole County menjelaskan bahwa pada Minggu itu ibu dari gadis kecil ini menelepon 911 untuk minta bantuan polisi, mengatakan bahwa ada orang yang mencuri mobilnya bersama putrinya yang berada dalam mobil. Namun saat mereka tiba di TKP, menemukan bahwa gadis seorang diri berada dalam kabin mobil panas karena seluruh jendela kacanya tertutup rapat. Ia dengan keringat membasahi sekujur tubuhnya tergeletak lemas dalam bangku mobil”.

Ketika pintu mobil dibuka, “saya langsung merasakan hanya pengab keluar dari dalam kabin mobil kata Dunn. “Nadi gadis saat itu hampir sudah tidak terasa, saya gendong gadis keluar dari mobil karena ia sudah tidak sanggup untuk berjalan sendiri. Saya bawanya ke dalam mobil patroli yang ber-AC. Tak lama kemudian, matanya mulai bergerak sedikit, saya pikir ia masih hidup.”

Mobil patroli langsung dilarikan ke rumah sakit. Malam itu, Dunn mendapat kabar dari pihak rumah sakit bahwa gadis sudah mampu berjalan sendiri dan mau berbicara.

Pengusutan polisi kemudian menemukan bahwa ibu dari gadis tersebut yang bernama Casey Dyan Kelle, 33 tahun pada malam minggu itu (16 Juni) membawa 3 orang anaknya pergi ke toko penjualan minuman keras, dan tiba kembali ke rumah hampir tengah malam. Ketika membawa kedua anak yang usia lebih tua ke dalam rumah, gadis yang berusia 3 tahun ini ditinggalkan dalam mobil. Sampai keesokan harinya saat bangun pagi Casey menemukan putri bungsunya tidak berada di rumah, baru menelepon 911 untuk minta bantuan.

Casey ditangkap polisi pada hari Minggu, dan akan didakwa dengan lalai dalam merawat anak di bawah umur sehingga mengalami cedera pada fisik anak. Casey ditahan di Lembaga Pemasyarakatan John E. Polk dan kasusnya akan dimejahijaukan pada 7 Agustus mendatang.

Hari Rabu, Dunn mendapat kabar bahwa gadis yang berhasil ia selamatkan itu akan menemuinya. “Saya mengambil sebuah boneka sebagai hadiah pertemuan, Ia bertanya kepada saya, apakah ini milik Anda ? Saya jawab, bukan, ini adalah milik kamu,” kata Dunn.

Keluarga Dunn juga sangat bangga dengan perilakunya, tetapi tidak begitu pikiran Dunn. “Ini adalah panggilan tugas,” katanya. (asr)

Petinggi CSIS Diduga Jual Dokumen Rahasia Militer Tiongkok Kepada CIA

0

EpochTimesId – General Manager Perusahaan BUMN Tiongkok, China Shipbuilding Industry Corporation, yang bertanggungjawab atas perancangan dan pembangunan kapal induk Liaoning diperiksa pihak berwenang pada 16 Juni 2018. Menurut media Rusia, Sputnik News, bahwa Sun Bo, GM CSIC diperiksa pihak berwenang karena diduga menjual dokumen rahasia tentang kapal induk tersebut kepada CIA.

Sputnik pada 21 Juni 2018 melaporkan bahwa usai pembangunan kapal induk Liaoning, Sun Bo yang menjabat general manajer di CSIC menjual sejumlah dokumen yang meliputi design, spesifikasi kapal dan informasi rahasia lainnya kepada CIA secara bertahap dalam beberapa tahun. Dengan demikian AS sepenuhnya memahami tingkat teknis industri konstruksi kapal induk Tiongkok.

Laporan menyebutkan bahwa, kapal induk buatan Tiongkok sendiri yakni kapal induk Jenis 001A juga dibangun dengan meniru kapal induk Liaoning. Oleh karena itu, sebagian pihak berspekulasi bahwa Sun Bo cenderung juga menjual dokumen Jenis 001A kepada CIA.

Media Taiwan ‘Liberty Times’ pada 22 Juni melaporkan bahwa jika spekulasi bahwa Sun Bo telah menjual dokumen rahasia kapal induk Jenis 001A kepada CIA, maka kasus tersebut menjadi kasus pembocoran rahasia PKT terbesar kedua menyusul kasus pembocoran rahasia yang dilakukan Yu Qiangsheng, mantan pejabat keamanan nasional Tiongkok yang kemudian membelot ke AS pada tahun 1986.

Menurut urusan militer di situs Sohu pada 14 April, kapal Liaoning memiliki dua kelemahan fatal. Selain cacat teknis, kelemahan lainnya adalah rahasia dalamnya telah terkuak. Maka akan sangat mudah untuk dihancurkan lawan. Oleh karena itu kapal tidak layak untuk digunakan dalam perang. Hanya dapat digunakan sebagai kapal induk eksperimental ilmiah dan keperluan latihan.

Laporan menyebutkan, kapal induk Liaoning memiliki banyak rahasia umum. Kapal tersebut sebelum dikirim ke Tiongkok, sudah berlabuh di Ukraina selama bertahun-tahun. Negara Barat dapat dengan mudah melalui berbagai saluran untuk mengetahui keadaan kapal tersebut seperti mengenai struktur, design internal dan lainnya. Begitu kelemahan kapal berada dalam genggaman, tentu akan memberikan kemudahan bagi lawan untuk melakukan serangan fatal.

Fisik kapal induk Liaoning sebelumnya adalah Kapal Induk Uni Soviet kelas Admiral Kuznetsov ‘Varyag’ yang mulai digunakan pada tahun 1988. Setelah bubarnya Uni Soviet, PKT menggunakan perusahaan non pemerintah dengan dalil akan dimanfaatkan untuk fasilitas perdagangan dan rekreasi membeli kapal tersebut dari Ukraina.

Tahun 2002, kapal tersebut tiba di Pelabuhan Laut Dalian, Tiongkok. Setelah melewati masa renovasi panjang, kapal tersebut resmi menjadi kapal induk Liaoning pada bulan September 2012.

Situs militer daratan mempublikasikan informasi bahwa Sun Bo menjual dokumen rahasia kapal induk Liaoning kepada CIA, tetapi berita itu belum mendapat verifikasi.

Sun Bo yang berusia 57 tahun memiliki latar belakang profesional dalam industri galangan kapal. Dia cukup lama berkarir di CSIC Dalian. Pada tahun 2012, dia dipromosikan sebagai wakil general manajer dan kemudian menduduki jabatan general manajer pada tahun 2015.

CSIC yang didirikan pada tahun 1999, adalah perusahaan besar milik negara yang dikelola oleh Dewan Negara. CSIS merupakan salah satu dari sepuluh kelompok industri militer. Perusahaan itu berada di urutan ke 58 dalam peringkat Top 500 Enterprises China tahun 2016.

Selama 3 tahun terakhir, CSIC telah 2 kali menghadapi inspeksi dari tim inspeksi komite sentral, pertama pada bulan Februari 2015 dan kedua pada Februari 2017 yang bersifat inspeksi mendadak.

Laporan umpan balik inspeksi khusus yang dibuat pada bulan Pebruari 2015 menyebutkan bahwa ditemukan catatan masalah internal lembaga penelitian ilmiah CSIC yang berbunyi; ‘Menjual Sumber Daya Unit dan Teknologi Pengetahuan untuk Keuntungan Pribadi’ dan ‘Mengalihkan proyek dan operasi normal ke perusahaan swasta’.

Laporan umpan balik inspeksi khusus pada bulan Juni 2017 menyebutkan, Komite Buruh PKT di CSIC kurang serius dalam menangani masalah yang ditemukan dalam inspeksi yang dilakukan tim inspeksi komite sentral.

Dalam dua tahun ini, CSIC telah memecat dua orang pejabat senior mereka, termasuk Sun Bo. Pada November 2016, Liu Changhong, ketua tim inspeksi CSIC yang telah menjadi rekan kerja selama 5 tahun lebih dengan Sun Bo juga dipecat. (Zhang Dun/ET/SInatra/waa)

Video Pilihan :

https://youtu.be/fTKcu82AtsA