Empat Kalimat yang Tak Seharusnya Diucapkan dalam Hubungan Antarpersonal

EtIndonesia. Dalam hidup ini, kita semua seperti laba-laba yang sibuk menenun jaring hubungan sosial kita sendiri. Karena, di dunia nyata, teman adalah harta, dan persahabatan adalah investasi.

Namun, ada orang yang dikelilingi oleh sahabat sejati, sementara sebagian lainnya justru tidak memiliki satu pun teman yang benar-benar tulus.

Mengapa bisa begitu? Selain karena mereka tidak pernah memberi ketulusan, alasan yang lebih dalam adalah — mereka tidak pandai berbicara.

Berikut empat jenis ucapan yang sebaiknya tidak pernah keluar dari mulut kita dalam pergaulan manusia.

1. Setelah Gagal — Jangan Asal Bicara

Hidup tidak akan selalu berjalan mulus. Ketika mengalami kegagalan, banyak orang terjebak dalam pikiran negatif: menuduh nasib, menyalahkan orang lain, atau berbicara tanpa kendali.

Mungkin, bagi diri sendiri, itu hanyalah pelampiasan emosi. Namun bagi pendengar, ucapan-ucapan itu membebani dan bahkan bisa membuat mereka menjauh.

Saat kecewa, yang paling perlu dilakukan bukanlah mengeluh, melainkan melihat ke dalam diri — mengapa hal itu terjadi, dan apa yang bisa dipelajari darinya.

Ingatlah, di dunia ini yang paling bisa menolongmu hanyalah dirimu sendiri. Orang lain hanya bisa menasihati, tapi tidak bisa menggantikan proses bangkitmu.

2. Saat Iri — Jangan Menyebar Gosip

Kecemburuan adalah penyakit kecil dalam hati manusia. Dia membuat seseorang menjadi sinis, suka mengkritik, dan membenci keberhasilan orang lain.

Ada orang yang iri pada pejabat, iri pada orang kaya, dan tanpa sadar mengucapkan komentar pedas seperti: “Ah, dia pasti dapat posisi itu karena koneksi,” atau  “Kalau kaya dari kecil mah gampang saja sukses.”

Padahal, ucapan semacam itu tidak mengubah apa pun, selain menyingkap rasa tidak puas dalam diri sendiri.

Coba pikirkan: Jika suatu hari kamu sendiri yang sukses,  apakah kamu ingin dicaci seperti itu?

Daripada iri pada pencapaian orang lain, lebih baik berusaha menjadi versi terbaik dirimu sendiri. Gunakan kemampuan, hati nurani, dan kerja kerasmu untuk membantu lebih banyak orang. Itulah bentuk “kekuasaan” dan “kekayaan” yang sesungguhnya.

3. Saat Diabaikan — Jangan Mengeluh

Di dunia ini, hanya orang yang benar-benar peduli padamu yang tidak akan mengabaikanmu. Dan ketika mereka berhenti peduli, kata-katamu tak lagi punya arti bagi mereka.

Karena itu, belajarlah bersyukur pada mereka yang memperhatikanmu. Dan terhadap orang yang mulai menjauh — jangan mengeluh.  Mungkin kamu pernah menyakiti mereka, atau mungkin kamu belum berbuat cukup baik untuk mempertahankan hubungan itu.

Setelah diabaikan, jangan habiskan energi untuk menyalahkan atau meratap. Gunakan waktu itu untuk meningkatkan dirimu,  hingga orang lain tak bisa lagi mengabaikanmu.

Hidup tidak akan menghargai orang yang mengeluh, tapi akan selalu memberi jalan bagi mereka yang terus berjuang diam-diam.

4. Saat Dipuji — Jangan Jadi Sombong

Ketika orang lain mengakui keberhasilanmu, itu tanda bahwa kerja kerasmu terlihat. Tapi berhati-hatilah — pujian adalah ujian yang paling halus.

Begitu kamu larut dalam sanjungan, merasa diri tak tergantikan, dan mulai meremehkan orang lain, saat itulah kejatuhan mulai mendekat.

Ingat, kesuksesanmu bukan hanya hasil kerja kerasmu sendiri. Ada banyak tangan yang membantu — keluarga, rekan, guru, dan bahkan lawan-lawanmu.

“Air bisa mengangkat kapal, tapi juga bisa menenggelamkannya.” Begitu pula dengan orang-orang di sekitarmu —  mereka bisa menjadikanmu besar, atau membuatmu jatuh.

Jadi, tetaplah rendah hati. Senyum dan ucapan terima kasih jauh lebih berharga daripada kesombongan sesaat.

Pesan Kehidupan

Dalam perjalanan sosial kita, kata-kata adalah cermin kepribadian. Ucapan yang salah bisa merusak hubungan bertahun-tahun, sementara satu kalimat yang tulus bisa menghangatkan hati untuk seumur hidup.

·         Jangan bicara sembarangan saat kecewa.

·         Jangan menyebar gosip saat iri.

·         Jangan mengeluh saat diabaikan.

·         Jangan sombong saat dipuji.

Orang yang mampu mengendalikan perkataan — adalah orang yang benar-benar mengendalikan nasibnya sendiri.(jhn/yn)

Ciri Khas pada Tubuh yang Sering Muncul Saat Ada Tumor Ganas: 6 Tanda Berikut Ini Jangan Diabaikan

EtIndonesia. Kesimpulan dulu: penurunan berat badan tanpa sebab, keringat malam, demam ringan berkepanjangan, perubahan pada kulit, hilang nafsu makan, dan nyeri yang tidak jelas asalnya—enam tanda ini jangan disepelekan satu pun. Menganggapnya “sepele” hanya akan menunggu masalah kecil tumbuh jadi persoalan besar.

Tumor ganas bukan “musibah jatuh dari langit”, melainkan sinyal SOS jangka panjang dari tubuh yang kamu bisukan. Bukan penyakitnya yang datang mendadak—kamu yang terlambat mendengar. Gejala yang tampak “kebetulan” itu sebenarnya sudah bergiliran muncul; hanya saja kita pura-pura tak melihat.

Banyak orang mengira kanker itu urusan “di ujung akhir”. Begitu didiagnosis barulah kaget: ternyata permainannya sudah lama disetting. Bukan karena medisnya kurang canggih, melainkan kita terlalu jago menenangkan diri: “paling cuma kecapekan,” “maklum umur.” Hasilnya: penundaan jadi kebiasaan.

1) Berat badan merosot tanpa alasan

Ini bukan kamu “berhasil diet” atau metabolisme “mode turbo”. Seringnya, tumor sedang menguras energi. Terutama jika pola makan dan aktivitas tidak berubah, tapi dalam waktu singkat berat badan anjlok—jangan senang dulu, periksa dulu.

Gangguan metabolik adalah “kegemaran” tumor: dia mengalihkan pasokan gizi untuk dirinya sendiri, sementara sel normal kelaparan. Ini bukan diet; ini kamu sedang dikosongkan.

2) Keringat malam berlebihan

Jangan langsung menyalahkan selimut tebal. Jika berkepanjangan beberapa malam dan sampai harus ganti baju karena basah, kemungkinan ada lonjakan mediator inflamasi atau disfungsi saraf otonom akibat tumor. Keringat seperti ini bukan “panas dalam”—ini masalah nyata.

3) Demam ringan tak kunjung hilang

Demam yang bolak-balik di kisaran 37,5°C dan “main gerilya” tiap hari—jangan terus bilang “flu belum sembuh”. Demam ringan persisten adalah sinyal dini beberapa kanker, terutama kanker darah seperti limfoma dan leukemia—mereka suka menyapa dengan cara ini. Jangan terjebak mitos “demam itu tanda imun bagus”; ini contoh klasik ‘air hangat yang dimasak pelan’. Yang perlu diwaspadai justru demam “tak tinggi-tinggi tapi tak turun-turun.”

4) Kulit berubah warna/tekstur

Bukan karena krim pencerah gagal atau efek matahari. Kadang hormon atau metabolit tumor memicu hiperpigmentasi, menguning, menggelap, muncul bercak, papul, atau gatal. Kanker hati, tumor pankreas, melanoma sering “pasang iklan” lewat kulit. Jangan ditutup bedak—periksa penyebabnya.

5) Nafsu makan menghilang

Bukan sedang “detoks” atau sekadar bad mood. Kalau makanan favorit pun tak menggugah selera, bahkan mencium bau tumisan sudah mual, bisa jadi sistem cerna sedang diutak-atik.
Beberapa kanker saluran cerna sejak dini dapat mengacaukan hormon gastrointestinal, mengganggu pusat nafsu makan. Kamu kira sedang diet; nyatanya “saluran makanan” kamu disegel.

6) Nyeri yang tidak jelas asalnya

Nyeri tumpul, samar, berulang, analgesik hanya membantu sebentar—patut curiga. Nyeri adalah sistem alarm paling primitif, tapi kita terlalu biasa mengabaikannya.

 Contoh: kanker pankreas bisa mulai dengan nyeri punggung tumpul; metastasis tulang sering nyeri tulang memberat di malam hari; tumor otak bisa berupa sakit kepala berulang disertai muntah. Nyeri-nya tak heboh, tapi berbahaya.

Tekanan saraf, invasi jaringan, perubahan tegangan organ—itulah “skill tambahan” tumor. Kamu abaikan sekali, ia naik level sekali.

Banyak yang bilang: “Saya kan bukan dokter, mana bisa menilai?” 

Kamu tak harus mendiagnosis—cukup mengamati. Tubuh itu jujur; yang berbohong adalah rasionalisasi kita.

Kenapa ada yang ketahuan lebih awal, ada yang terlambat? Bukan bakat, tapi kepekaan. Gejala awal kanker tidak sulit dipahami, yang sulit adalah dianggap penting. Masalah terbesar orang modern bukan kurang pengetahuan, melainkan buta selektif karena banjir informasi.

Kamu scroll video pendek, baca berita, dengar podcast—informasinya sudah “menyundul” kamu berkali-kali. Tapi tidur pun masih kurang, kapan sempat peduli? Lalu tubuh menguatkan sinyal sampai kamu terpaksa menoleh.

 Kamu merasa “disergap kanker”, padahal kamu sendiri yang mem-mute panggilan awalnya. Banyak kanker bukan “ketika ditemukan sudah terlambat,” melainkan “sudah tampak tapi tak dipercaya.”

Ingat: gejala sekali-dua kali mungkin tak berarti. Tapi bila berkumpul, berulang, menetap—jangan menunggu. Tumor tak menanti kamu “ngeh”; ia terus memperluas wilayah.

Penanda tumor bukan jimat sakti, tapi juga bukan pajangan. Jika saat medical check-up CA125, CEA, AFP dan sejenisnya menyimpang, jangan gegabah menyebut “fluktuasi bawaan”. Itu peluru peringatan, bukan surat pengampunan.

Usia muda bukan jimat pelindung. Kanker yang makin “muda” bukan berita baru. Kasus usia 20-an lebih banyak dari yang kamu kira—begadang, makanan pesan-antar, stres emosional, minim olahraga adalah penyebab sederhana yang sering kamu tahu tapi abaikan.

Jangan jadikan “masih muda” sebagai blindfold. 

Sembelit lama atau diare yang berganti-gantian bisa jadi awal kanker kolorektal; perdarahan vagina tak teratur—terutama pasca-menopause—waspadai kanker endometrium; laki-laki sering kencing/anyangan tanpa infeksi—hati-hati prostat.

Tidak semua kanker membuatmu menjerit—lebih sering “diam-diam menggerus”. Kamu semakin mengabaikan, ia semakin melangkah.

Ada yang tak mau medical check-up karena takut “ketahuan”—logikanya sama seperti takut cek saldo. Kamu tak lihat bukan berarti tak ada.

Tubuh adalah rekan paling jujur—tak punya intrik. Hanya kamu yang tak serius pada umpan baliknya. Setiap kejanggalan adalah ketukan di meja: “jangan abai lagi.”

Jangan percaya mitos “makanan X anti-kanker”—kalau betul, sudah jadi persediaan strategis negara. Kartu truf yang nyata: makan seimbang, tidur teratur, kelola emosi, olahraga cukup—itulah cara “berpapasan tanpa saling sapa” dengan kanker.

Kesalahan paling umum zaman sekarang: mengira suplemen bisa menebus begadang, dan “positive thinking” menyembuhkan segalanya. Faktanya, setiap kali kamu menyepelekan tubuh, dia mencatatnya. Balasannya bukan kontan, tetapi dicicil—pelan namun pasti. Gaya hidup hari ini = hasil pemeriksaan beberapa tahun lagi.

Kanker bukan vonis mati, tapi sering kali “penyakit karena lalai menyimak”. Banyak kasus punya jendela kesempatan di awal—yang sering terlewat. Bukan karena medis tak mampu, tapi karena kita yang tak bergerak.

Menunggu tubuh “sembuh sendiri”? Itu mistik, bukan medik. Kamu bukan ahli tenaga dalam; jangan mengagungkan diri.

Kamu tak harus paham istilah medis—tapi wajib paham tubuhmu sendiri. Kamu tak perlu jadi dokter—tapi harus jadi penanggung jawab pertama untuk kesehatanmu.

Kalau kamu membaca sampai sini, kesadarannya sudah lebih maju dari banyak orang. Tapi kesadaran tanpa aksi hanyalah cemas yang tak berguna.

Mulai hari ini: jangan lagi mengabaikan perubahan yang tampak “sepele”. Tubuh bukan ibumu—ia tidak akan terus-terusan memaklumi.

Rutin cek diri, dengarkan sinyal, lakukan pemeriksaan ilmiah. Ini bukan paranoid—ini rasa hormat pada diri sendiri. Kalau kamu tak bertanggung jawab pada dirimu, jangan berharap orang lain menanggung akibatnya. (jhn/yn)

Bangkit Lagi Setelah Gagal

EtIndonesia. Banyak orang sering berkata pada dirinya sendiri: “Aku sudah mencoba, tapi sayangnya aku gagal.”

Padahal, mereka belum benar-benar memahami apa arti kegagalan yang sesungguhnya.

Dalam hidup, tak seorang pun yang selalu berjalan mulus. Setiap orang pasti pernah mengalami rintangan, kekecewaan, dan kemunduran. Namun yang membedakan antara orang sukses dan orang gagal bukanlah seberapa banyak cobaan yang mereka alami, melainkan bagaimana mereka memaknai setiap kegagalan itu.

Orang yang gagal biasanya menganggap setiap kegagalan sebagai akhir dari segalanya, sehingga semangatnya runtuh dan keberaniannya padam. 

Sedangkan orang yang sukses tidak pernah berkata “aku gagal”,  mereka hanya berkata: “Aku belum berhasil — tapi aku akan mencoba lagi.”

Seseorang yang kalah hari ini, tapi bertekad untuk bangkit dan berjuang kembali,  tidaklah benar-benar kalah. Sebaliknya, mereka yang menyerah dan kehilangan keberanian untuk mencoba lagi, itulah kegagalan yang sesungguhnya.

Kisah Inspiratif: Sally Jessy Raphael – 18 Kali Dipecat, Tapi Tak Pernah Menyerah

Penyiar radio terkenal asal Amerika, Sally Jessy Raphael, dalam kariernya selama 30 tahun, pernah dipecat 18 kali! Namun setiap kali jatuh, dia selalu menatap lebih tinggi dan memasang tujuan yang lebih jauh.

Pada masa itu, banyak stasiun radio percaya bahwa penyiar perempuan tidak bisa menarik pendengar, sehingga tak ada yang mau mempekerjakannya. Akhirnya, dengan susah payah Sally mendapat pekerjaan di sebuah stasiun radio di New York — tapi tak lama kemudian, dia dipecat lagi, dengan alasan “tidak cocok dengan zaman”.

Apakah dia menyerah? Tidak. Dia justru belajar dari pengalaman, lalu mengajukan gagasan baru untuk sebuah acara bincang-bincang di stasiun radio nasional (NBC).

Pihak radio setuju, tapi memberinya syarat: “Mulailah dulu dengan program politik.”

Sally sempat ragu — dia sama sekali tidak ahli politik. Namun keyakinannya mendorongnya untuk mencoba.

Dengan gaya bicara yang ramah dan sederhana, dia memulai acaranya dengan tema ringan: “Apa arti Hari Kemerdekaan 4 Juli bagimu?”

Dia mengundang pendengar untuk berbagi kisah melalui telepon. Responnya luar biasa! Pendengar menyukai kehangatan dan ketulusannya. Dari situlah dia menjadi terkenal.

Kini, Sally Jessy Raphael menjadi pembawa acara televisi terkenal dan dua kali memenangkan penghargaan bergengsi.

Ia berkata : “Aku dipecat 18 kali. Itu bisa saja menghentikan langkahku. Tapi aku memilih menjadikannya cambuk untuk terus maju.”

Kisah Kedua: R.H. Macy – Kegagalan yang Membangun Raksasa Ritel Dunia

R.H. Macy, pendiri toko serba ada Macy’s di Amerika Serikat, juga pernah mengalami serangkaian kegagalan pahit.

Lahir di Boston pada tahun 1822, dia sempat bekerja sebagai pelaut sebelum membuka toko kecil menjual jarum dan benang.Tak lama, toko itu bangkrut.

Dia mencoba membuka toko baru — tetap gagal. Saat demam emas melanda California, Macy membuka warung makan kecil dengan harapan akan ramai oleh para penambang emas. Namun para penambang yang kebanyakan pulang dengan tangan kosong, tak mampu membeli apa pun. Warungnya pun gulung tikar lagi.

Kembali ke Massachusetts, dia mencoba bisnis kain dan pakaian. Namun kali ini dia bukan hanya bangkrut — dia benar-benar jatuh miskin total.

Tapi Macy tidak menyerah. Ia kembali bangkit, mencoba bisnis pakaian di New England. Perlahan keberuntungan berpihak padanya. Dia berdagang dengan cara kreatif dan fleksibel, bahkan menjual langsung di jalanan untuk menarik pembeli.

Hari pertama, dia hanya menghasilkan 11,08 dolar. Namun dari tekad yang tak pernah padam itu, lahirlah Macy’s Department Store, yang kini berdiri megah di jantung Manhattan — sala satu toko serba ada terbesar di dunia.

Pelajaran Hidup dari Seorang Petinju

Seorang petinju pernah berkata: “Ketika mata kirimu terluka, mata kananmu harus tetap terbuka. Hanya dengan begitu kamu masih bisa melihat lawan dan punya kesempatan membalas. Tapi kalau kedua matamu tertutup, maka bukan hanya mata yang babak belur — hidupmu pun tamat.”

Begitu pula dalam hidup. Kegagalan boleh melukai satu sisi dirimu, tapi jangan biarkan seluruh dirimu buta karenanya. Selama masih berani membuka mata dan menatap ke depan, kamu masih punya peluang untuk menang.

Pesan Kehidupan:

Kalimat “Gagal sekali, bangkit lagi” memang mudah diucapkan, tapi untuk melakukannya dibutuhkan keyakinan, keberanian, dan kekuatan dari dalam diri.

Kegagalan bukan akhir — dia hanya jeda.  Dan mereka yang mampu berdiri kembali setelah jatuh, akan tahu rasanya menjadi lebih kuat dari sebelumnya.(jhn/yn)

5 Prinsip Agar Persahabatanmu Bertahan Seumur Hidup

EtIndonesia. Persahabatan yang baik adalah anugerah langka dalam hidup manusia — sesuatu yang layak untuk kita miliki, rawat, dan jaga. Penelitian di Australia bahkan menemukan bahwa memiliki sahabat baik dapat membuat seseorang hidup lebih lama daripada hanya mengandalkan hubungan keluarga yang harmonis.

Namun seperti semua hubungan manusia, persahabatan pun rentan diuji. Kadang ada kesalahpahaman, jarak, atau perubahan hidup yang membuat hubungan renggang. Lalu bagaimana agar sebuah persahabatan bisa tetap hangat — bahkan bertahan seumur hidup?

Langkah pertama adalah menyadari satu hal penting:Kita tidak bisa mengubah orang lain — kita hanya bisa mengubah diri sendiri.

Memperbaiki hubungan dengan teman, sejatinya adalah proses memperbaiki diri sendiri.

Cobalah bertanya: “Aku ingin menjadi teman seperti apa bagi orang lain?”

Dan berikut ini, lima prinsip sederhana yang bisa membuat persahabatanmu tumbuh kuat dan bertahan lama.

1. Jujurlah dalam Persahabatan

Persahabatan yang dangkal akan memudar seiring waktu.  Namun persahabatan yang kuat hanya bisa dibangun di atas kejujuran dan keterbukaan.

Kepercayaan antar teman adalah hadiah dari kehidupan, tetapi sering kali kita menyepelekannya. Dalam hubungan yang sehat, kamu tidak hanya menjadi pendengar, tapi juga berani menunjukkan dirimu apa adanya.

Sahabat sejati adalah orang yang berani menanyakan hal-hal mendalam seperti:

  • “Kenapa kamu tertarik pada orang itu?”
    –  “Apakah kamu merasa cemburu atau terluka dengan hal ini?”

Pertanyaan semacam itu membantu kita mengenal diri sendiri lebih baik. Untuk menjalin koneksi yang sejati, kamu perlu membuka hati — tanpa topeng, tanpa jarak.

2. Belajar Memperbaiki Hubungan

Semakin dekat hubunganmu dengan seseorang, semakin kamu tahu di mana kekuatan dan kelemahannya. Artinya, kamu tahu bagaimana membuatnya bahagia, tapi juga tahu kata-kata apa yang bisa melukainya.

Kadang, tanpa sadar, kita menyakiti sahabat sendiri lewat satu kalimat tajam. Tidak ada manusia yang sempurna — yang penting adalah bagaimana kita memperbaikinya.

Jika kamu berbuat salah, akuilah dan minta maaf.  Bukan karena kamu kalah, tapi karena kamu lebih menghargai hubungan daripada gengsi.

Jangan takut menjadi orang yang lebih dulu menurunkan ego. Sering kali, karena “harga diri”, dua sahabat bisa berdiam diri berbulan-bulan tanpa bicara. Padahal, satu langkah kecil bisa mengembalikan kehangatan bertahun-tahun.

3. Luangkan Waktu dan Tunjukkan Apresiasi

Kita sering lupa mengucapkan terima kasih pada sahabat, hanya karena sudah terlalu akrab.  Padahal, seperti hubungan dengan pasangan atau keluarga, persahabatan juga butuh perhatian dan waktu.

Luangkan sedikit waktu untuk menghubungi temanmu — sekadar menanyakan kabar, berbagi cerita, atau mengingatkan bahwa kamu peduli.

Jangan menunggu momen besar untuk menunjukkan rasa terima kasih. Sebuah pesan sederhana seperti,

“Aku bersyukur punya kamu di hidupku,”  sudah cukup untuk menghangatkan hati seseorang.

Sikap murah hati dalam perhatian adalah rahasia kebahagiaan. Sahabat sejati bukan hanya hadir di saat senang,  tapi juga mau mendengarkan ketika kamu sedang berjuang.

4. Ubah Cara Pandang dan Harapanmu

Salah satu penyebab utama keretakan dalam persahabatan adalah harapan yang tidak realistis. Ketika kita menuntut orang lain berperilaku sesuai ekspektasi kita,  kekecewaan pasti akan datang.

Setiap orang memiliki cara berbeda dalam menunjukkan kasih sayang. Mungkin kamu punya teman yang tidak pernah memberi hadiah ulang tahun, dan kamu merasa ia tidak peduli.  Padahal bisa jadi, ia menunjukkan perhatian dengan cara lain — seperti selalu hadir ketika kamu butuh tempat bercerita.

Jangan terburu-buru menilai. Hargai bentuk kasih sayang yang mungkin berbeda dari caramu mengekspresikannya.

5. Belajarlah Memahami, Bukan Menghakimi

Semakin lama kamu mengenal seseorang, semakin kamu akan melihat sisi buruknya — bagian yang dulu tidak kamu sadari. Dan di titik itu, rasa kecewa sering muncul.

Namun persahabatan sejati tidak ditentukan oleh seberapa banyak kekurangan yang kamu temukan, melainkan oleh seberapa besar pengertian yang kamu berikan.

Belajarlah memahami tanpa menghakimi. Ketika kamu memilih untuk mengerti, bukan mencela, kamu tidak hanya membuat hubungan lebih damai — tapi juga membuat dirimu lebih bahagia dan matang.

Pesan Kehidupan

Persahabatan yang bisa bertahan seumur hidup bukanlah yang selalu mulus, melainkan yang dibangun dengan kejujuran, kesediaan untuk memperbaiki, rasa syukur, pengertian, dan kesabaran.

Jangan mencari sahabat yang sempurna, carilah seseorang yang mau tumbuh bersama — saling memahami, saling memaafkan, dan saling menjaga meski waktu berubah.

Itulah rahasia sederhana agar persahabatanmu bisa bertahan seumur hidup. (jhn/yn)

Harga Mahal yang Tersembunyi dari Penyimpanan Berlebihan di Kulkas

Beberapa jenis sayur dan buah akan matang dan lebih awet jika disimpan di atas meja pada suhu ruang atau di lemari penyimpanan yang sejuk dan gelap

Emma Suttie

Sepanjang sejarah, manusia harus menemukan cara kreatif untuk mencegah makanan cepat rusak menggunakan sumber daya yang tersedia—mulai dari lubang di tanah hingga air dingin di danau dan sungai terdekat. Meskipun pendinginan buatan mulai dikenal pada pertengahan 1700-an, baru pada awal abad ke-20 kulkas modern mulai populer dan masuk ke rumah-rumah.

Kini, kulkas menjadi peralatan penting di setiap rumah. Banyak dari kita cenderung menyimpan sebanyak mungkin makanan—terutama buah dan sayur—di dalam kulkas, dengan anggapan akan menjaga kesegaran serta mempertahankan kualitas, tekstur, dan rasa.

Namun, beberapa jenis sayur dan buah sebenarnya lebih baik disimpan di meja atau lemari penyimpanan dan tidak seharusnya masuk kulkas. Beberapa lainnya sebaiknya dibiarkan di meja hingga matang, baru kemudian bisa dipindahkan ke kulkas untuk mempertahankan kesegarannya hingga siap dikonsumsi. 

Kuncinya adalah mengetahui mana yang cocok disimpan di meja dan mana yang perlu disimpan di kulkas, serta kapan waktu yang tepat.

Peran Kulkas

Kulkas adalah alat yang sangat membantu, asalkan Anda tahu cara dan waktu penggunaannya.

Pendinginan memperlambat proses respirasi dan pematangan buah dan sayur, menurut Macarena Farcuh, asisten profesor ilmu tanaman yang meraih gelar doktor di bidang hortikultura dan agronomi di University of California, Davis. Respirasi tanaman adalah proses penggunaan gula dan oksigen yang disimpan untuk diubah menjadi energi yang diperlukan untuk aktivitas sel.

Pendinginan juga mengurangi aktivitas enzim yang menyebabkan pelunakan dan pembusukan, mencegah hilangnya kelembapan yang bisa membuat makanan mengerut, serta memperlambat pertumbuhan mikroba penyebab busuk, ujar Farcuh kepada The Epoch Times.

Namun, menyimpan makanan di kulkas juga dapat mengubah kandungan nutrisinya. Penelitian menunjukkan bahwa kadar vitamin C, yang merupakan antioksidan, menurun secara bertahap pada sebagian besar buah dan sayur yang disimpan di kulkas, dengan penurunan lebih besar pada sayuran. Aktivitas antioksidan menurun seiring lamanya penyimpanan, dan pigmen serta senyawa rasa seperti antosianin dan flavonoid juga berkurang selama penyimpanan dingin jangka panjang.

Dengan demikian, konsumsi lebih dulu makanan yang lebih lembut dan kaya vitamin C, seperti buah jeruk dan sayur berdaun hijau seperti bayam, kale, dan brokoli, agar kandungan nutrisinya maksimal. Sebaiknya simpan jenis makanan yang lebih tahan lama untuk dikonsumsi kemudian.

Berikut beberapa jenis makanan yang para ahli sarankan tidak disimpan di kulkas—beberapa di antaranya dan lainnya setidaknya hingga matang dan siap disantap.

Buah dan Sayur Sensitif terhadap Dingin

Tomat adalah salah satu buah yang sebaiknya matang di atas meja, bukan di kulkas, karena sangat sensitif terhadap suhu dingin.

“Beberapa tanaman sensitif terhadap dingin, artinya suhu dingin merusak tekstur atau rasa mereka,” ujar Lynette Johnston, asisten profesor dan spesialis keamanan pangan di North Carolina State University, kepada The Epoch Times.

Makanan yang sebaiknya disimpan di luar kulkas hingga matang meliputi:

  • Pisang
  • Mangga
  • Nanas
  • Pepaya
  • Tomat
  • Mentimun
  • Terong
  • Kentang
  • Alpukat

Alpukat, yang sebenarnya adalah buah beri raksasa, sebaiknya disimpan di suhu ruang hingga siap dikonsumsi. Hindari sinar matahari langsung dan sumber panas lain karena bisa mempercepat pematangan dan pembusukan.

Jika alpukat matang sebelum siap dimakan, bisa disimpan di kulkas untuk memperlambat pematangan dan menjaga kesegarannya hingga siap diolah. Penyimpanan di kulkas dapat mengurangi vitamin C dan E secara bertahap, namun lemak tak jenuh tunggal tetap stabil. Antioksidan seperti karotenoid lebih cepat menurun saat alpukat dipotong dan terkena cahaya serta udara, meski disimpan di kulkas.

Cara terbaik menjaga alpukat potong tetap segar adalah simpan di kulkas, biarkan bijinya tetap di dalam, bungkus rapat dengan plastik atau simpan dalam wadah kedap udara, dan tetesi dengan perasan lemon atau jeruk nipis untuk mencegah oksidasi dan perubahan warna. Alpukat matang bisa dihaluskan atau dipotong-potong, lalu dibekukan hingga tiga bulan.

Pisang

Simpan pisang di meja dan jauh dari sinar matahari langsung hingga siap dimakan atau dijadikan smoothie. Pisang sensitif terhadap dingin sehingga sebaiknya tidak masuk kulkas. Penyimpanan di kulkas dapat menurunkan kadar vitamin C secara bertahap, dan sebuah penelitian menunjukkan aktivitas antioksidan pisang menurun bila didinginkan.

Pisang yang terlalu matang bisa disimpan di kulkas atau dibekukan untuk dijadikan muffin atau roti pisang, meski kulitnya akan berubah cokelat. Untuk mempermudah penggunaan, pisang bisa dibekukan utuh setelah dikupas atau dipotong-potong. Pembekuan mengubah tekstur pisang menjadi lembek, ideal untuk resep roti, muffin, atau smoothie, meski kurang cocok untuk dimakan langsung.

Pisang juga menghasilkan etilen, gas dan hormon tanaman yang mengatur pematangan. Letakkan pisang di dekat buah lain yang ingin cepat matang, atau pisahkan dari buah lain jika tidak ingin mempercepat pematangan.

Mangga

Mangga dan buah tropis lain seperti nanas, pepaya, dan pisang sebaiknya matang di suhu ruang dan jauh dari sinar matahari langsung. Mangga sensitif terhadap dingin, dan masuk kulkas dapat merusak rasa dan teksturnya.

Mangga yang dibiarkan matang alami dan dikonsumsi pada puncak kematangannya memiliki nutrisi optimal, seperti serat, karotenoid, dan beberapa polifenol. Mangga matang bisa disimpan di kulkas jika belum siap dimakan; buah utuh bisa bertahan hingga lima hari, dan mangga potong dalam wadah kedap udara bisa bertahan hingga satu minggu.

Buah Berbiji (Stone Fruits)

Buah berbiji seperti persik, plum, nektarin, dan aprikot sebaiknya disimpan di tempat sejuk dan kering di atas meja agar rasa manis dan aroma alami berkembang. Menyimpan di kulkas dapat membuat rasa dan kesegaran berkurang serta teksturnya menjadi bertepung. Setelah matang, buah ini bisa dipindahkan ke kulkas untuk memperpanjang umur simpan jika perlu. Hati-hati saat menangani karena mudah memar dan cepat rusak.

Kentang, Bawang Merah, dan Bawang Putih

Sayuran akar segar seperti kentang, bawang merah, dan bawang putih sebaiknya tidak masuk kulkas. Tempat terbaik adalah area sejuk, kering, dan memiliki ventilasi baik, seperti pantry, gudang akar, atau basement.

Suhu dingin di kulkas dapat mengubah pati dalam kentang menjadi gula, merusak rasa dan tekstur, serta menurunkan vitamin C. Setelah dimasak, kentang bisa disimpan di kulkas; pendinginan pasca-masak meningkatkan pati resisten yang bermanfaat untuk pencernaan dan kontrol gula darah.

Bawang dalam kulkas cenderung menyerap kelembapan dan cepat busuk. Bawang putih juga sebaiknya disimpan di tempat sejuk dan kering, karena dingin dan lembap dapat membuatnya bertunas, pahit, kenyal, dan cepat rusak. Senyawa organosulfur dalam bawang putih bisa hilang jika disimpan lama di kulkas, meski aktivitas antioksidannya tetap terjaga.

Kesimpulan

Kulkas memang berperan penting menjaga kesegaran banyak makanan, tapi tidak semua makanan sebaiknya disimpan di kulkas. Menyimpan buah dan sayur pada suhu yang salah adalah salah satu kesalahan paling umum yang mempercepat pembusukan.

Dengan harga bahan makanan yang tinggi, cara dan tempat menyimpan sayur dan buah sangat penting—agar makanan tetap segar, nutrisi terjaga, dan rasanya tetap lezat.

Artikel ini terbit di Theepochtimes.com dengan judul The Hidden Cost of Over-Refrigeration

Tak Semua Pola Makan Berlebihan Sama:  Implikasinya bagi Obat Penurun Nafsu Makan seperti GLP-1

Obat penurun berat badan tidak menangani akar penyebab makan berlebihan akibat emosi, yang bisa sangat komplek

Amy Denney

Makan berlebihan memiliki berbagai penyebab. Bagi sebagian orang, hal ini dipicu oleh godaan dari penampilan atau aroma makanan, sementara bagi yang lain, emosi menjadi pendorong utama perilaku tersebut.

Menurut sebuah studi yang dipublikasikan di Clinical Diabetes and Healthcare, mereka yang makan berlebihan karena rangsangan eksternal cenderung merespons baik terhadap obat penurun nafsu makan seperti GLP-1. Hal yang sama berlaku bagi orang yang membatasi makan demi menurunkan berat badan. 

Namun, studi tersebut mencatat bahwa mereka yang makan berlebihan akibat emosi tidak menunjukkan keberhasilan yang signifikan dengan GLP-1, menunjukkan kompleksitas hubungan antara emosi dan makanan.

Memahami Penurunan Berat Badan

Studi dari Jepang ini memantau perkembangan 92 penderita diabetes yang mulai mengonsumsi GLP-1 selama satu tahun, dengan tujuan mengetahui mengapa penurunan berat badan tidak selalu tercapai dengan obat ini.

Para peneliti ingin mengetahui apakah orang yang hubungannya dengan makanan dipengaruhi emosi akan memperoleh hasil positif dari obat. Baik kebiasaan makan akibat rangsangan eksternal maupun emosi dapat mendorong seseorang untuk makan lebih banyak, tetapi hanya makan akibat emosi yang terkait dengan perasaan negatif.

Dalam studi ini, mereka yang terdorong oleh kebiasaan makan eksternal mengalami penurunan berat badan yang lebih besar dan berkelanjutan serta perbaikan kadar gula darah (HbA1c menurun). Sementara mereka yang mengaku makan berlebihan karena emosi mengalami penurunan makan yang signifikan pada tiga bulan pertama pengobatan, namun kembali ke tingkat awal setelah satu tahun.

Salah satu alasan kemungkinan adalah bahwa GLP-1 tidak menangani faktor psikologis yang terlibat dalam makan berlebihan akibat emosi, kata Dr. Takehiro Kato, penulis bersama dari Universitas Gifu, Jepang.  

“Individu dengan kecenderungan makan berlebihan karena emosi mungkin memerlukan dukungan perilaku atau psikologis tambahan,” ujarnya.

Peran Emosi dalam Kecanduan

Kecanduan juga bisa menjelaskan temuan ini, menurut Joan Ifland, yang memiliki gelar doktor dalam nutrisi kecanduan dan menggunakan terapi kelompok untuk membantu memisahkan emosi dari makanan.

Dia menjelaskan bahwa emosi juga bisa muncul akibat mengonsumsi makanan tertentu, terutama makanan ultra-olahan yang mengandung kombinasi gula, garam, dan lemak, yang memicu titik “kebahagiaan” (bliss point)—respon dopamin yang mendorong keinginan untuk makan lebih banyak.

Ifland menambahkan bahwa makanan olahan dapat menciptakan perasaan negatif dan terkait dengan depresi, kecemasan, stres, dan kemarahan. 

“Bagi orang yang makan berlebihan karena kecanduan, wajar jika GLP-1 tidak membantu,” katanya.

Seringkali, alasan emosional di balik kecanduan makanan berakar pada trauma masa kecil yang belum terselesaikan dan perilaku yang dipelajari, di mana makanan—seperti zat adiktif lainnya—dapat meredakan rasa sakit. Hal ini kemudian dapat menciptakan siklus negatif dengan sifat adiktif beberapa makanan.

Perlu dicatat bahwa konsep kecanduan makanan masih kontroversial di kalangan medis.

Berbeda dari Penelitian Sebelumnya

Studi Jepang ini bukan tanpa keterbatasan. Beberapa faktor bisa memengaruhi hasil, termasuk gaya hidup, kondisi psikologis, atau status sosial ekonomi. Selain itu, studi ini bersifat observasional, sehingga peneliti hanya bisa mengaitkan pola makan dengan respons obat tanpa menentukan sebab. 

Peserta studi juga merupakan penderita diabetes tipe 2, bukan individu yang menjalani program penurunan berat badan, sehingga hasilnya mungkin tidak sepenuhnya berlaku bagi orang tanpa penyakit tersebut.

Hasil studi ini juga berbeda dari penelitian sebelumnya. Studi 2024 menunjukkan hasil yang bertolak belakang. Peneliti AS mengikuti 101 pasien sebelum dan setelah mengonsumsi GLP-1 untuk memahami perilaku makan. Dalam temuan tersebut, peserta melaporkan penurunan signifikan dalam frekuensi makan sebagai respons terhadap isyarat emosional.

Mengatasi Hasrat Makan

Obat GLP-1  tampaknya mampu menekan jalur hasrat makan, bisa menjadi bagian dari solusi penurunan berat badan, meski bukan solusi utama, kata Ifland.

Mempelajari keterampilan baru terkait pemulihan kecanduan dapat meningkatkan peluang keberhasilan penurunan berat badan jangka panjang dan memungkinkan orang berhenti bergantung pada obat untuk menjaga berat badan. Beberapa keterampilan tersebut antara lain:

  • Membawa dan menyiapkan makanan sehat sendiri saat keluar rumah atau menghadiri acara.
  • Meneliti restoran sebelum makan di luar untuk memastikan tersedia pilihan makanan sehat.
  • Menghindari orang yang menggoda untuk makan berdasarkan keinginan, bukan kesehatan.
  • Mempelajari taktik industri makanan, misalnya penggunaan aditif yang meningkatkan bliss point.

Beberapa intervensi psikologis juga bermanfaat. Analisis meta yang dipublikasikan di International Journal of Environmental Research and Public Health menemukan bahwa mencatat makanan dan suasana hati, terapi perilaku kognitif, dan mindfulness merupakan alat yang efektif. Terapi perilaku kognitif terkait dengan penurunan berat badan terbesar dan juga membantu mengatasi makan akibat emosi.

“Jangan berpikir Anda bisa berhenti dari obat penurun berat badan ini dan akan baik-baik saja,” kata Ifland.

 “Semua alasan yang membuat Anda kesulitan menghadapi hasrat makan tetap ada dan akan menyerang Anda. Obat tidak boleh menjadi solusi permanen.”

Sumber di Theepochtimes.com : Not All Overeating Is the Same: What That Means for GLP-1s

Kerusuhan Dua Kali Meletus di Penjara Ekuador Tewaskan 31 Orang, 27 Diantaranya  karena Sesak Napas

EtIndonesia. Kerusuhan pecah di penjara Machala, Provinsi El Oro, Ekuador, pada 10 November 2025 pagi, menewaskan 4 orang dan melukai puluhan lainnya. Tak lama kemudian, sedikitnya 27 narapidana ditemukan tewas akibat sesak napas dan “gantung diri di tempat”. 

Pihak berwenang belum menjelaskan secara rinci penyebab pasti kematian para tahanan tersebut, namun tim forensik telah dikerahkan untuk melakukan identifikasi dan penyelidikan.

Kerusuhan pertama terjadi sekitar pukul 03.00 dini hari waktu setempat, ketika warga di sekitar penjara mendengar tembakan, ledakan, dan teriakan minta tolong dari dalam kompleks penjara.

Menurut pernyataan Badan Pengelola Penjara Nasional Ekuador (SNAI), kekerasan yang terjadi pada pagi hari itu menyebabkan empat orang tewas, serta 33 narapidana dan satu petugas polisi terluka.

Pasukan elit kepolisian segera dikerahkan ke lokasi dan berhasil menguasai kembali penjara setelah kerusuhan mereda.

Namun, pernyataan resmi belum mengungkapkan identitas para korban dan tidak mengkonfirmasi apakah kekerasan ini kembali dipicu oleh bentrokan antar geng kriminal.

Penjara-penjara di Ekuador selama ini dikenal sebagai sarang kelompok kartel narkoba saingan. Dalam beberapa tahun terakhir, lebih dari 500 narapidana tewas akibat pertempuran antar geng yang memperebutkan pasar narkoba ilegal yang sangat menguntungkan.

Banyak pihak menduga bahwa kerusuhan kali ini berkaitan dengan rencana pemerintah untuk memindahkan sebagian narapidana ke penjara baru berkeamanan maksimum, yang dibangun di provinsi lain oleh pemerintahan Presiden Daniel Noboa dan dijadwalkan mulai beroperasi bulan ini. (Hui)

Sumber : NTDTV.com

Trump Sebut Penentang Tarif adalah “Bodoh”, Janjikan Bonus 2.000 Dolar AS per Orang

EtIndonesia. Pada Minggu (9/11/2025), Presiden AS Donald Trump menulis di platform media sosial Truth Social bahwa ia akan memberikan bonus sebesar USD 2.000 (sekitar Rp 32 juta) kepada setiap warga Amerika, kecuali bagi mereka yang berpenghasilan tinggi.

Trump juga menyindir para pengkritik kebijakan tarifnya sebagai “tidak cerdas,” dan menegaskan bahwa Amerika kini memperoleh “triliunan dolar” dari kebijakan tersebut.

Trump menulis di Truth Social: “Kita sedang mendapatkan triliunan dolar dan segera akan mulai membayar kembali utang besar kita yang mencapai USD 37 triliun. Investasi di Amerika telah mencapai rekor tertinggi dalam sejarah; pabrik-pabrik dan perusahaan bermunculan di mana-mana. Setiap orang akan menerima bonus minimal USD 2.000 (kecuali mereka yang berpenghasilan tinggi)!”

Ia menambahkan bahwa kondisi ekonomi Amerika telah membaik berkat manfaat dari kebijakan tarif, namun sebagian orang tidak mau mengakuinya.

Trump menulis lagi: “Mereka yang menentang tarif adalah orang bodoh! Sekarang kita adalah negara terkaya dan paling dihormati di dunia. Inflasi hampir nol, dan pasar saham mencapai rekor tertinggi.”

Setelah unggahan tersebut, pesan Trump segera menyebar luas di platform media sosial X. 

Pada Rabu (5 November), Mahkamah Agung AS menggelar sidang lisan untuk membahas legalitas kebijakan tarif timbal balik global yang diberlakukan oleh Presiden Trump. Ia menyebut sidang ini sebagai salah satu keputusan terpenting dalam sejarah AS.

Trump mengatakan: “Jika kita tidak dapat menggunakan tarif secara bebas, terbuka, dan tanpa batas, maka dari sudut pandang keamanan nasional, kita akan mengalami kerugian besar. Keamanan nasional kita sedang terancam. Ini bukan tentang saya pribadi, tetapi tentang negara kita.”

Pihak penggugat dalam kasus tarif ini berpendapat bahwa hanya Kongres AS yang berhak menetapkan pungutan tarif. Para ahli memperkirakan bahwa jika Mahkamah Agung membatalkan kebijakan tarif Trump, pasar keuangan dapat mengalami gejolak besar, dan pemerintah mungkin harus mengembalikan ratusan miliar dolar yang telah dipungut lewat tarif tersebut.

Trump memberlakukan kebijakan tarif timbal balik berdasarkan Undang-Undang Kekuasaan Ekonomi Darurat Internasional tahun 1977 (International Emergency Economic Powers Act). Namun, pada akhir Agustus tahun ini, pengadilan banding federal dengan hasil voting 7 banding 4 memutuskan bahwa Trump telah melampaui kewenangannya sebagai presiden. Pemerintahan Trump kemudian mengajukan banding ke Mahkamah Agung.

Trump saat itu mengatakan: “Negara kita berpeluang menjadi sangat makmur kembali, tapi juga bisa jatuh miskin luar biasa. Jika kita kalah dalam perkara ini, bangsa kita akan menderita kerugian yang sangat besar.”

Keputusan pengadilan banding tersebut didasarkan pada dua gugatan yang diajukan oleh lima perusahaan impor kecil dan 12 organisasi.

Trump menuding bahwa para penggugat itu adalah “pendukung kepentingan asing” dan menegaskan bahwa tanpa kebijakan tarif, Amerika akan dikalahkan dan menjadi negara dunia ketiga.

Ia berkata: “Jika kita tidak punya tarif, negara lain akan mengenakan tarif terhadap kita sementara kita tidak bisa melawan. Kita akan menjadi negara dunia ketiga. Jadi saya pikir kasus tarif ini adalah salah satu perkara paling penting yang pernah dibahas Mahkamah Agung Amerika.”

Sumber : NTDTV.com 

Rusia Goyang! Pabrik Nuklir Terbakar, Helikopter Jatuh, Krimea Meledak dalam 48 Jam

EtIndonesia. Sepanjang malam di garis depan Zaporizhzhia, dentuman artileri terdengar tanpa henti. Cahaya api memantulkan warna jingga pada langit, menandai eskalasi pertempuran yang sangat intens. Kesaksian seorang prajurit Ukraina menggambarkan bagaimana pertempuran dini hari itu berubah menjadi salah satu operasi ofensif terpenting Ukraina pada November.

 1. Penyerangan Dini Hari: Ukraina Rebut Titik Tinggi Strategis

(1 November 2025 – Zaporizhzhia)

Pada 1 November sekitar pukul 01.00 dini hari, pasukan Ukraina melancarkan serangan kilat ke sebuah titik tinggi strategis dekat Desa Uspenivka, wilayah timur  Zaporizhzhia. 

Pertempuran jarak dekat dan pertarungan antar-parit berlangsung selama lebih dari tiga jam sebelum akhirnya Ukraina berhasil mengibarkan kembali bendera biru-kuning di puncak pos tersebut.

Meski titik itu tampak kecil dalam peta, keberhasilannya mengubah dinamika militer di seluruh front selatan.

Operasi yang Direncanakan Secara Cermat

Intelijen Ukraina sebelumnya memetakan:

  • Posisi senjata Rusia,
  • Jaringan komunikasi,
  • Struktur pertahanan parit,
  • Pergerakan logistik Rusia.

Di bawah gelap malam, pasukan khusus Ukraina:

  • Menyusup ke belakang garis Rusia,
  • Menghancurkan dua stasiun radar,
  • Melumpuhkan sementara pusat komunikasi komando Rusia.

Setelah itu, unit infanteri mekanis Ukraina menyerang dari tiga arah, memotong jalur mundur Rusia sambil mendapatkan dukungan artileri dan kendaraan lapis baja Barat.

Rusia beberapa kali mengerahkan tank untuk melakukan serangan balasan, namun Ukraina yang menguasai perangkat penglihatan malam berhasil menang.

Kerugian Rusia

Laporan militer menyebut:

  • Dua batalion Rusia dihancurkan,
  • Tiga kendaraan lapis baja direbut,
  • Beberapa posisi tembak dihancurkan total.

2. Mengapa Titik Tinggi Ini Penting?

Titik tinggi dekat Uspenivka berada sekitar 20 km utara Tokmak, pusat pertahanan terbesar Rusia di Zaporizhzhia.

Penguasaan area ini memungkinkan Ukraina:

  • Mengamati pergerakan Rusia hingga 10 km,
  • Menginterupsi jalur logistik,
  • Menekan komunikasi Rusia,
  • Mengancam sistem pertahanan berlapis yang dibangun Rusia sejak 2023.

Jika pertahanan Tokmak runtuh, garis pertahanan Rusia di Zaporizhzhia dapat kolaps secara menyeluruh.

3. Ukraina Gempur Sistem Energi Rusia

(9 November 2025 – Rusia Barat & Selatan)

Pada malam 9 November, Ukraina melancarkan salah satu serangan drone terbesar ke infrastruktur energi Rusia sejak perang dimulai.

a. Belgorod – Pembangkit Listrik Luch Hancur

  • Serangan drone massal menghantam Pembangkit Listrik Termal Luch.
  • Terjadi ledakan berantai yang memicu kebakaran besar.
  • Kota Belgorod mengalami pemadaman total.
  • 20.000 warga terdampak.

b. Voronezh – Pembangkit Utama Terbakar

  • Fasilitas energi terbesar wilayah itu terbakar hebat.
  • Ledakan menggetarkan beberapa distrik.
  • Sistem pemanas kota terganggu parah menjelang musim dingin.

c. Taganrog – Jaringan Listrik Rusak

  • Jalur transmisi listrik bertegangan tinggi rusak.
  • Menyebabkan ketidakstabilan sistem energi Rusia selatan.

Serangan serempak ini menunjukkan bahwa Ukraina kini secara agresif menargetkan pembangkit listrik, bukan hanya kilang minyak.

4. Serangan Partisan: Pabrik Nuklir Rusia Terbakar

(Awal November 2025 – Sverdlovsk)

Kelompok partisan pro-Ukraina Russian Freedom Legion menyerbu kompleks pabrik Electro Kemperbor, produsen komponen nuklir dan elektronik Rusia.

Hasil operasi:

  • Gudang logistik rusak berat,
  • Api besar menjulang tinggi,
  • Rekaman aksi beredar luas di media OSINT Rusia.

Pemerintah Rusia belum memberikan pernyataan resmi.

5. Sabotase di Bashkortostan & Udmurtia

Pada tanggal yang sama (awal November), agen intelijen Ukraina melancarkan operasi sabotase terkoordinasi:

  • 3 menara komunikasi dihancurkan,
  • Stasiun kereta dibakar,
  • Jalur suplai logistik Rusia terganggu.

Para analis menilai Ukraina mulai menerapkan strategi deep strike sampai ke wilayah Rusia yang jauh dari garis depan.

6. Ukraina Hancurkan BM-21 Grad & Gunakan Rudal Sayap Jerman

Di garis depan, drone Ukraina menghancurkan satu unit BM-21 Grad Rusia. Ledakan lanjutan dari rudal bersayap buatan Jerman (HF-series) memicu kerusakan total pada posisi artileri Rusia.

7. Helikopter Ka-226 Jatuh: Industri Pertahanan Rusia Kehilangan Tokoh Utama

(8 November 2025 – Dagestan)

Sebuah helikopter Ka-226 jatuh dan meledak di wilayah Dagestan, menewaskan seluruh awak, termasuk:

  • Wakil Direktur Pabrik KEMZ,
  • Kepala insinyur,
  • Kepala desainer,
  • Pilot dan teknisi.

Pabrik KEMZ adalah produsen komponen penting helikopter Rusia. Kehilangan para ahli kunci ini dianggap sebagai pukulan langsung terhadap industri pertahanan Rusia.

8. Operasi Siber Ukraina di Krimea

Pada Airborne Forces Commemoration Day Ukraina, kelompok Anonymous meretas stasiun TV “Crimea 24”.

Dampaknya:

  • Siaran penuh propaganda Ukraina tayang selama beberapa menit,
  • Menyebabkan kekacauan informasi lokal.

Serangan S-400 di Krimea (Awal Oktober 2025)

Pasukan khusus Ukraina menggunakan drone FP-2 untuk menghancurkan:

  • Sistem S-400,
  • Gudang amunisi terkait,
  • Menyebabkan ledakan beruntun selama beberapa menit.

9. Serangan Beruntun ke Kereta & Depo Minyak di Krimea

(7 November 2025)

  • Drone Ukraina menghantam kereta tangki minyak Rusia,
  • Api besar membakar seluruh rangkaian,
  • Asap hitam terlihat dari beberapa kilometer.

Serangan sebelumnya:

  • Khvardiiske – depo minyak hancur (Oktober),
  • Novofedorivka – fasilitas minyak diserang (Akhir Oktober).

Krimea kini diserang hampir setiap dua hari sekali.

10. Kebakaran Besar di Kilang Minyak Ryazan

(23 Oktober & 10 kali serangan sejak 2022)

Kilang Ryazan—salah satu terbesar di Rusia—mengalami kebakaran besar setelah Ukraina menembakkan rudal Peklo, buatan dalam negeri.

Kerugian Rusia:

  • Pendapatan minyak & gas turun 27% pada Oktober,
  • Kerugian mencapai miliaran dolar,
  • Pendanaan perang Kremlin menyusut signifikan.

11. Amerika Serikat Akan Gunakan Aset Rusia Senilai $185 Miliar

(8–9 November 2025 – Washington DC & Brussels)

Mengutip Reuters:

  • AS mendukung rencana Uni Eropa menggunakan aset Rusia yang dibekukan,
  • Total aset mencapai $185 miliar,
  • Trump mengatakan tindakan ini untuk “mempercepat berakhirnya perang”.

Dalam konferensi pers dengan PM Hungaria Viktor Orbán, Trump:

  • Tidak menutup kemungkinan bertemu Putin di Budapest,
  • Mengisyaratkan bahwa gencatan senjata “semakin tak terhindarkan”.

Namun analis mencatat Trump dikenal mudah berubah sikap.

12. Hungaria Diberi Izin Sementara Impor Energi Rusia

Orbán mengklaim izin berlaku jangka panjang, namun Washington menegaskan masa berlaku hanya satu tahun.

Setelah ledakan misterius di kilang MOL pada akhir Oktober, Hungaria dan Slovakia diperkirakan:

  • Akan mengikuti kebijakan energi UE,
  • Mengurangi ketergantungan pada minyak Rusia.

Dukungan politik Orbán juga disebut menurun menjelang pemilu 2026. Jika kalah, kebijakan luar negeri Budapest bisa berbalik arah menjadi lebih pro-Ukraina dan pro-UE.

KESIMPULAN

Periode 1–9 November 2025 menunjukkan eskalasi besar dalam perang Rusia–Ukraina. Ukraina tidak hanya melakukan operasi taktis di Zaporizhzhia, tetapi juga melancarkan serangan mendalam ke jantung infrastruktur energi dan industri Rusia.

Rusia menghadapi:

  • Gangguan logistik,
  • Masalah energi besar di musim dingin,
  • Kerugian industri pertahanan,
  • Serangan cyber dan sabotase di berbagai wilayah.

Sementara itu, dinamika politik global—terutama melibatkan Amerika Serikat dan Hungaria—turut memengaruhi arah perang. (***)

Dari Pemberontak Jadi Presiden: Mengapa Ahmed Al-Sharaa Menjadi Tamu Paling Berbahaya Trump Tahun Ini?

EtIndonesia. Hubungan Amerika Serikat dan Suriah memasuki fase baru yang belum pernah terjadi dalam delapan dekade terakhir. Pada Senin, 10 November 2025, Presiden AS Donald Trump menyambut Presiden Suriah, Ahmed Al-Sharaa, dalam kunjungan resmi ke Gedung Putih. Ini merupakan kunjungan pertama seorang kepala negara Suriah ke Amerika Serikat sejak 1945—momen yang secara simbolis menandai perubahan drastis dalam dinamika Washington–Damaskus.

Kedatangan Sharaa: Protokol Tak Lazim dan Pertemuan Tertutup

Sharaa dan Menteri Luar Negeri Suriah, Asaad al-Shaibani, tiba hampir satu jam lebih lambat dari jadwal. Keduanya memasuki kompleks Gedung Putih melalui West Executive Entrance—pintu samping Barat yang jarang digunakan dalam kunjungan kenegaraan. Biasanya, pintu utama dipakai sebagai simbol penghormatan protokoler bagi kepala negara.

Langkah ini memancing spekulasi di antara pengamat diplomatik. Sebagian menilai Gedung Putih ingin menampilkan kesan “kunjungan kerja” yang tidak terlalu formal, sementara lainnya melihatnya sebagai sinyal diplomasi berhati-hati mengingat sejarah panjang ketegangan antara kedua negara.

Tak ada media yang diizinkan masuk ke ruang pertemuan. Trump dan Sharaa menggelar pembahasan empat mata selama hampir 90 menit, dilanjutkan pertemuan luas dengan tim keamanan nasional.

 Fokus Pembahasan: ISIS, Caesar Act, dan Rekonstruksi Suriah

Dalam konferensi pers setelah pertemuan, Trump menyebut Sharaa sebagai “pemimpin yang pragmatis” dan memuji upayanya menstabilkan Suriah sejak jatuhnya rezim Bashar al-Assad pada Desember 2024.

Trump mengumumkan keputusan memperpanjang sebagian waiver sanksi untuk Suriah selama 180 hari. Langkah ini mencakup pelonggaran pembatasan sektor energi dan infrastruktur penting, dengan tujuan membuka jalan bagi investasi rekonstruksi pascaperang.

Pembahasan inti mencakup:

  • Kerja sama kontra-ISIS, termasuk rencana operasi gabungan di wilayah timur Suriah.
  • Permohonan Damaskus agar Caesar Act dicabut secara bertahap, sebagai syarat pemulihan ekonomi nasional.
  • Issue stabilitas regional, termasuk dinamika Iran, keamanan Israel, dan arus pengungsi Suriah.

Sharaa menegaskan dalam pertemuan bahwa pemerintahannya akan:

  • Menghapus permanen seluruh mekanisme hukuman dan lembaga represif warisan Assad.
  • Membuka kembali dokumen-dokumen HAM untuk audit internasional.
  • Menjalin kerja sama lebih erat dengan SDF (Syrian Democratic Forces) yang selama ini menjadi mitra utama AS dalam melawan ISIS.

 Latar Belakang Sharaa: Dari Pemimpin Pemberontakan ke Presiden Interim

Sharaa naik ke tampuk kekuasaan setelah memimpin gerakan perlawanan besar yang menumbangkan Assad pada 20 Desember 2024. Ia kemudian dilantik sebagai Presiden Interim Suriah pada Januari 2025.

Pertemuan pertamanya dengan Trump terjadi pada Mei 2025 di Riyadh, dalam forum keamanan Timur Tengah yang dimediasi oleh Putra Mahkota Arab Saudi, Mohammed bin Salman. Pertemuan itu mengakhiri lebih dari 25 tahun tanpa kontak langsung antara pemimpin kedua negara.

Normalisasi Hubungan: Suriah Dicabut dari Daftar Sponsor Terorisme

Media Timur Tengah melaporkan bahwa pada hari kedatangan Sharaa di AS (10 November), Washington secara resmi mencabut Suriah dari daftar negara sponsor terorisme—langkah yang membuka jalan bagi pemulihan hubungan diplomatik penuh, kerja sama ekonomi, dan aliran bantuan internasional.

Gedung Putih menilai pemerintah Sharaa telah memenuhi syarat dasar, termasuk:

  • Memutus dukungan terhadap kelompok ekstremis,
  • Melakukan reformasi militer dan intelijen,
  • Membuka akses PBB dan ICRC ke wilayah-wilayah sensitif.

 Penempatan Pasukan AS di Damaskus

Salah satu keputusan paling signifikan dari pertemuan ini adalah kesediaan Sharaa menandatangani perjanjian penempatan pasukan AS di sebuah fasilitas udara strategis di Damaskus.

Perjanjian ini mencakup:

  • Pembentukan Joint Counter-ISIS Command AS–Suriah,
  • Koordinasi keamanan terkait Israel,
  • Pengawasan terhadap milisi pro-Iran di sekitar perbatasan selatan.

Saat ini, sekitar 1.000 tentara AS telah ditempatkan di timur laut Suriah untuk mendukung pasukan Kurdi. Penempatan unit di Damaskus akan menjadi babak baru dalam struktur keamanan regional.

 Aspek Ekonomi: Rekonstruksi Suriah dan Peluang Energi

Suriah dilaporkan membutuhkan dana rekonstruksi mencapai 260 miliar dolar AS. Washington melihat peluang geopolitik dan strategis, terutama dalam:

  • Pembangunan jaringan energi baru,
  • Pengamanan pipa minyak dan gas ke Mediterania,
  • Proyek infrastruktur transportasi,
  • Program stabilisasi kawasan perbatasan.

Beberapa analis juga mengaitkan langkah Washington dengan rencana jangka panjang Trump dan Israel mengenai penataan ulang pengungsi Gaza ke negara-negara sekitar, di mana Suriah disebut sebagai salah satu opsi potensial—meski rencana ini masih kontroversial.

 Reaksi Internasional dan Sikap Taiwan

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Taiwan menyatakan bahwa diplomasi Trump di Suriah sangat pragmatis, tetapi mengingat sejarah pelanggaran HAM di negara tersebut, dunia internasional perlu memastikan bahwa isu HAM tidak dikesampingkan demi stabilitas politik semata.

 Agenda Lanjutan

Presiden Sharaa dijadwalkan menyampaikan pidato resmi di Sidang Majelis Umum PBB pada 12 November 2025, sebelum kembali ke Damaskus. Pidato itu diperkirakan akan memaparkan visi pemerintah interim Suriah mengenai rekonsiliasi nasional dan pembangunan kembali negara. (***)

Kapal Nelayan Tiongkok Terbalik di Lepas Pantai Korea Selatan, 9 Orang Hilang

EtIndonesia. Sebuah kapal nelayan asal Tiongkok terbalik pada 10 November 2025 pagi di perairan dekat Kota Gunsan, Korea Selatan, menyebabkan sembilan orang hilang. Sehari sebelumnya, kapal nelayan Tiongkok lain juga terbalik di dekat perairan Korea, menewaskan dua orang dan membuat tiga lainnya hilang.

Menurut laporan Yonhap News, insiden itu terjadi sekitar pukul 8:53 pagi waktu setempat, di sekitar 150 kilometer barat daya dari Pulau Oeyeondo, Gunsan, Provinsi Jeolla Utara, Korea Selatan.

Kapal yang terlibat merupakan kapal penangkap ikan jenis “drift net” berbobot 99 ton asal Yingkou, Tiongkok. Di kapal tersebut terdapat 11 awak, dua di antaranya berhasil diselamatkan oleh kapal barang yang kebetulan melintas di area kejadian, sementara sembilan orang lainnya masih hilang dan belum diketahui nasibnya.

Setelah kejadian, pihak Korea segera mengerahkan empat kapal patroli dan satu helikopter untuk melakukan pencarian dan penyelamatan di lokasi.

Sehari sebelumnya, sebuah kapal nelayan Tiongkok juga terbalik di perairan dekat Pulau Geojedo, Provinsi Jeolla Selatan. Menurut pihak berwenang Tiongkok, kapal tersebut membawa 11 orang, dengan 6 berhasil diselamatkan, 2 meninggal dunia, dan 3 masih hilang.

Saat ini merupakan musim puncak penangkapan kepiting biru Korea (blue crab), dan jumlah kapal nelayan Tiongkok yang melakukan penangkapan ikan ilegal di perairan Korea meningkat tajam. 

Yonhap News mengutip data dari Penjaga Pantai Korea yang menunjukkan bahwa sejak dimulainya musim penangkapan kepiting pada September hingga Oktober tahun ini, rata-rata terdapat 190 kapal nelayan Tiongkok per hari yang melakukan penangkapan ilegal di sekitar garis batas utara perairan barat Korea — meningkat 30 hingga 40 kapal dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Dalam waktu yang sama, Korea Selatan telah menahan dua kapal nelayan Tiongkok dan mengusir sebanyak 411 kapal lainnya dari wilayahnya.

Kegiatan penangkapan ikan ilegal oleh kapal nelayan Tiongkok di perairan Korea Selatan sudah berlangsung lama dan sering kali menyebabkan bentrokan dengan Penjaga Pantai Korea. 

Media Korea sebelumnya melaporkan bahwa untuk menghindari patroli penjaga pantai, banyak kapal nelayan Tiongkok nekat melaut pada malam hari di tengah angin kencang dan ombak besar. Saat dikejar oleh aparat Korea, mereka sering kali kabur dengan panik, sehingga menyebabkan kecelakaan kapal terbalik yang berulang.

Sumber : NTDTV.com

Terbukti Tidak Netral, Direktur Jenderal dan Kepala Berita BBC Mengundurkan Diri Setelah Secara Jahat Mengedit Video Pidato Trump

EtIndonesia. Presiden BBC Tim Davie dan Kepala Eksekutif Departemen Berita Deborah Turness pada 9 November mengumumkan pengunduran diri mereka, sebagai bentuk tanggung jawab atas tuduhan bahwa BBC gagal mempertahankan netralitas. Salah satu kontroversi utama yang menimpa lembaga penyiaran publik Inggris itu adalah dugaan pengeditan tidak pantas terhadap pidato Presiden Amerika Serikat Donald Trump.

“Telah terjadi beberapa kesalahan, dan sebagai presiden, saya harus memikul tanggung jawab akhir atas hal tersebut,” ujar Tim Davie, Presiden BBC dalam pernyataannya. 

Sementara itu, Deborah Turness, Kepala Eksekutif Departemen Berita BBC yang juga mengundurkan diri, mengakui dalam pernyataan terpisah bahwa dirinya “telah melakukan kesalahan.” 

“Tanggung jawab berhenti di saya,” katanya. 

Menurut laporan The Daily Telegraph, surat kabar Inggris tersebut memperoleh dokumen internal BBC yang mengungkap sejumlah praktik kontroversial di dalam lembaga itu, termasuk terkait liputan perang Israel–Palestina, isu transgender, serta pemberitaan tentang Presiden Donald Trump.

Dalam program dokumenter “Panorama”, yang tayang pada Oktober 2024, BBC dituduh memotong bagian penting dari pidato Trump pada 6 Januari 2021, di mana ia menyerukan kepada para pendukungnya untuk “menyuarakan pendapat dengan cara yang damai dan patriotik.” Pemotongan ini diduga dilakukan dengan cara manipulatif, sehingga menimbulkan kesan seolah-olah Trump sedang mendorong massa untuk menyerbu Gedung Capitol.

Menanggapi pengunduran diri dua pejabat tinggi BBC tersebut, Donald Trump segera memberikan komentar: “Terima kasih kepada The Daily Telegraph karena telah mengungkap para ‘jurnalis korup’ ini. Mereka sangat tidak jujur dan berusaha mencampuri pemilihan presiden.”

Sementara itu, juru bicara Gedung Putih, Karolina Leavitt, pada  6 November mengecam BBC, dengan mengatakan bahwa lembaga tersebut sengaja memotong video dan memutarbalikkan fakta, sehingga membuat upaya dan kebijakan Presiden Trump disalahpahami. Ia menilai tindakan itu merupakan “berita palsu 100 persen” dan bagian dari “mesin propaganda sayap kiri.”

Tim Davie menjabat sebagai Presiden BBC sejak September 2020. Ia akan tetap menjabat sementara hingga penggantinya ditunjuk.

Media Inggris melaporkan bahwa BBC berencana mengeluarkan permintaan maaf resmi pada 10 November, yang akan mencakup permintaan maaf atas insiden pengeditan video pidato Trump tersebut. (Hui)

Laporan disusun oleh Jin Shi, NTD Television.

Dari Mana Asal Organ-Organ Itu? Rumah Sakit di Kunming, Tiongkok Lakukan 31 Transplantasi Organ dalam Sehari, Menimbulkan Kecurigaan Publik

Baru-baru ini, lebih dari seratus tenaga medis di sebuah rumah sakit di Kunming, Yunnan, Tiongkok  bekerja selama 16 jam untuk menyelesaikan 31 operasi pengambilan dan transplantasi organ manusia.

Kepala Departemen Bedah rumah sakit itu bahkan menyatakan bahwa 31 operasi bukanlah rekor tertinggi mereka — pernyataan yang memicu kehebohan publik dan pertanyaan tajam: “Organ-organ itu milik siapa?”

EtIndonesia. Laporan media pemerintah “Harian Kunming” menyebutkan sebelum pukul 08.00 pagi pada 6 November 2025, ruang operasi Rumah Sakit Rakyat Pertama Kunming sudah terang benderang. Hari itu, lebih dari 100 tenaga medis dari lebih 30 departemen rumah sakit tersebut melaksanakan 31 operasi pengambilan dan transplantasi organ manusia.

Menurut penjelasan Zhao Yingpeng, Kepala Bedah Hepatobilier (hati, empedu, pankreas) di rumah sakit cabang utara, operasi-operasi itu meliputi:

  • 4 pengambilan kornea dan 4 transplantasi kornea
  • 2 pengambilan meniskus lutut
  • 2 pengambilan hati, 2 perbaikan hati, dan 2 transplantasi hati
  • 4 pengambilan ginjal, 4 perbaikan ginjal, dan 4 transplantasi ginjal
  • 2 pengambilan jantung
  • 1 pengambilan paru-paru

Terkait asal organ, Zhao menyatakan bahwa “dua pendonor organ berusia muda, keduanya mengalami kematian otak akibat kecelakaan,” dan menyebut mereka sebagai ‘pahlawan tanpa nama’. Namun, dalam video wawancara, Zhao terlihat terus-menerus berkedip, menimbulkan kesan gugup di kalangan penonton.

Zhao juga menambahkan bahwa 31 operasi transplantasi itu bukan rekor tertinggi rumah sakit tersebut, dan bahwa para staf medis dari berbagai departemen telah bersiap selama seminggu sebelumnya untuk menjalankan operasi massal itu.

Di media sosial Tiongkok, gelombang kecurigaan publik pun meledak, dengan komentar-komentar seperti:

“Kok bisa dua orang meninggal dengan cara yang sama di waktu bersamaan?”
“Kecelakaan seperti apa? Tolong dijelaskan agar orang tidak berspekulasi.”
“Terlalu banyak ‘kecelakaan’ — kalian sendiri tahu kenapa.”
“Kenapa semuanya anak muda?”
“Pahlawan tanpa nama atau korban pencurian organ?”

Beberapa netizen menulis dengan sarkastik: “Overdosis anestesi juga bisa disebut ‘kecelakaan’.”

Banyak netizen menyebut penggunaan istilah “pahlawan tanpa nama” justru menambah ketakutan publik:

“Kalau benar mereka pahlawan, kenapa tanpa nama?”
“Pahlawan seharusnya dikenal, bukan disembunyikan.”
“Kalau tidak disebutkan nama dan alamat, bisa jadi ruang gelap untuk penyalahgunaan.”
“Lagi-lagi ada 31 orang ‘Li XX’ yang bangkit kembali.”

Sebagian netizen berkomentar menulis :

“Kalau yang ditangkap di jalanan, ya jelas tanpa nama.”
“Nama mereka tidak boleh diumumkan — karena sensitif.”
“Ini bisnis besar yang mengerikan kalau dipikir dalam-dalam.”
Bahkan ada yang mengingatkan: “Kalau rumah sakitnya punya helikopter, jangan ke sana.”

Menurut laporan, sejak 2013, Rumah Sakit Rakyat Pertama Kunming membentuk Organ Procurement Organization (OPO) atau Organisasi Pengadaan Organ Manusia, dan menciptakan model kerja “5+1” dan “6+n”, menjadikannya salah satu “unit efisiensi medis unggulan” di seluruh Tiongkok.

Pada 2021, rumah sakit ini memimpin pembentukan Organisasi Pengadaan Organ Gabungan Provinsi Yunnan (YNopo), yang bekerja sama dengan Palang Merah, kepolisian, dinas sosial, keuangan, dan 14 lembaga pemerintah lainnya. 

Pada 2024, organisasi ini mencatat 35 kasus “donasi organ”, meningkat 78,72% dibanding 2023. Total organ besar yang diambil sebanyak 132 buah, dengan 117 di antaranya ditransplantasikan, serta 60 kornea dan 197 tendon yang diambil.

Namun, dalam beberapa tahun terakhir, kasus anak muda yang hilang di Tiongkok meningkat tajam, sementara banyak juga anak muda yang dinyatakan “mati otak” setelah masuk rumah sakit karena penyakit ringan, sehingga publik menaruh kecurigaan kuat terhadap praktik pengambilan organ secara paksa.

Dr. Huang Qianfeng, Wakil Ketua dan Juru Bicara Asosiasi Internasional Peduli Transplantasi Organ Taiwan, mengatakan kepada Epoch Times bahwa menurut Laporan Putih Populasi Hilang Tahun 2020 yang diterbitkan pemerintah Tiongkok, jumlah orang hilang mencapai 1 juta, termasuk lebih dari 200.000 anak dan remaja.

Ia menambahkan, di saat masalah hilangnya anak muda makin serius, pemerintah Tiongkok justru gencar memperluas industri transplantasi organ. Contohnya, penerapan Peraturan tentang Donasi dan Transplantasi Organ Manusia pada 1 Mei 2024, pendirian Pusat Transplantasi Organ Anak di Universitas Kedokteran Fudan, Shanghai, serta promosi besar-besaran donasi organ di sekolah-sekolah dan pemeriksaan kesehatan massal di kampus — semua ini menimbulkan kekhawatiran.

Menurut Huang, legalisasi transplantasi organ di Tiongkok mungkin hanya bersifat formalitas, berfungsi sebagai “topeng hukum” untuk menutupi praktik ilegal dan terorganisir. Ia menegaskan bahwa banyak formulir donasi organ dipalsukan, sementara propaganda resmi hanya menonjolkan keberhasilan transplantasi tanpa menyebut asal organ donor, membuat para orang tua khawatir akan keselamatan anak-anak mereka.

Media luar negeri juga mengungkap bahwa dalam 22 hari di Oktober saja, lebih dari 107 orang dilaporkan hilang di Tiongkok, sebagian besar adalah anak-anak, bahkan ada yang baru berusia 5 tahun. (Hui)

Sumber : NTDTV.com

Penutupan Pemerintah AS Berdampak: 40 Bandara Kurangi Penerbangan, 2.500 Penerbangan Dibatalkan

EtIndonesia. Krisis penutupan pemerintah Amerika Serikat terus meluas. Pada Jumat (7 November), Departemen Transportasi dan Administrasi Penerbangan Federal (FAA) memerintahkan 40 bandara utama di seluruh negeri untuk mengurangi jumlah penerbangan. Akibatnya, berbagai maskapai besar di AS selama dua hari berturut-turut membatalkan lebih dari seribu penerbangan setiap hari, sehingga perjalanan masyarakat sangat terganggu.

Dikarenakan para pengatur lalu lintas udara (air traffic controller) terus bekerja tanpa gaji, sejak Jumat lalu pemerintah federal meminta bandara-bandara sibuk seperti tiga bandara utama di New York, serta di Chicago dan Atlanta, untuk mengurangi 4% jumlah penerbangan. Jumlah ini akan bertambah hingga 10% mulai minggu depan.

Bandara Charlotte dan Newark membatalkan lebih dari seratus penerbangan. Maskapai Delta, Southwest, SkyWest, dan Republic Airways menjadi yang paling terdampak. Di sejumlah bandara, terjadi penundaan di darat hingga empat jam. Hingga 8 November malam, tercatat lebih dari 2.500 penerbangan dibatalkan dan setidaknya 4.600 penerbangan mengalami keterlambatan.

“Saya agak gugup, tapi saya harus tetap melakukan perjalanan ini. Ada kerabat saya yang sedang sakit, jadi saya tidak bisa membiarkan situasi ini menghentikan saya,” ujar seorang penumpang, Bruce Zimmer. 

Penumpang lain, Steve Dolask, menambahkan: “Reformasi Obamacare memang mempengaruhi biaya belanja saya. Jadi saya bisa memahami posisi Partai Republik, dan juga bisa mengerti pihak Partai Demokrat. Saya hanya berharap kita semua bisa bersatu dan menemukan solusi.”

Presiden AS Donald Trump pada 8 November secara terbuka menyerukan agar Senat menyalurkan ratusan miliar dolar dana asuransi kesehatan langsung kepada masyarakat, tanpa melalui perusahaan asuransi.

Sementara itu, Senat AS kembali menggelar sidang pada hari yang sama untuk membahas rancangan anggaran sementara, namun kedua partai tetap gagal mencapai kesepakatan dalam isu utama mengenai asuransi kesehatan, sehingga penutupan pemerintah terus berlanjut.

Laporan oleh reporter NTD: Xu Zhe dan Rong Yu