Jangan Remehkan Kekuatan Penyembuhan Sup

Sup ayam menghadirkan serai segar dan kunyit untuk cita rasa dan kehangatan alami.

oleh JeanMarie Brownson

Saatnya menikmati semangkuk sup hangat yang menyejukkan hati dan menghangatkan tubuh. Sup kental cocok dijadikan hidangan pembuka, sementara sup berkuah bening yang kaya protein dan sayuran dapat menjadi menu utama yang mengenyangkan.

Jangan remehkan kekuatan penyembuhan sup. Reputasi sup ayam sebagai hidangan yang lebih dari sekadar makanan terbukti sepanjang waktu. Menyantap semangkuk sup panas bisa membantu melegakan hidung tersumbat, menenangkan tenggorokan, dan meredakan perut yang tidak nyaman.

Baik membuat sup pembuka maupun sup utama, kualitas kaldu adalah kuncinya. Kaldu kemasan memang memiliki rasa, tetapi tidak sepekat dan seukuran kaldu buatan sendiri. Saat memotong ayam utuh, sisihkan bagian punggung, ujung sayap, dan leher untuk dijadikan kaldu. Alternatifnya, gunakan sayap, paha, atau drumstick ayam—bagian ini murah tetapi memberikan rasa dan kekentalan alami pada kaldu. Setelah dimasak, kulit dan tulangnya bisa dibuang.

Sup ayam musim ini memanfaatkan serai dan kunyit segar untuk rasa dan efek hangatnya. Keduanya mudah ditemukan di supermarket besar maupun toko bahan segar. Jika tidak ada kunyit segar, gunakan kunyit bubuk, asalkan masih baru. Serai segar juga bisa diganti dengan serai halus siap pakai dalam kemasan. Bawang merah kecil dan bawang putih akan memberikan aroma lembut saat dimasak perlahan bersama sayuran.

Gunakan panci besar beralas tebal, seperti Dutch oven berkapasitas 5 liter, untuk hasil terbaik. Tutup panci akan membantu mengurung uap dan menjaga cita rasa tetap kuat.

Untuk sentuhan rasa umami, tambahkan satu sendok kecap asin, pasta miso putih, atau roasted chicken base menjelang akhir proses memasak. Sedikit cuka putih akan memberi rasa segar, madu menambah keseimbangan manis, dan setetes minyak wijen hitam memberikan aroma kacang yang khas.

Hidangkan sup ini bersama nasi kelapa—cita rasa kelapa berpadu sempurna dengan kunyit dan serai. Anda bisa memasak nasi sambil menunggu sup matang, atau menggunakan nasi instan siap saji yang dipanaskan di microwave.

Memasak sup memang membutuhkan waktu dan persiapan bahan, tetapi sedikit hidangan yang mampu menandingi kehangatan dan nilai gizi yang diberikan semangkuk sup buatan sendiri.


Resep: Sup Ayam Serai dan Bayam

Untuk 4–6 porsi

Catatan: Tambahkan potongan dada ayam di pertengahan waktu memasak agar daging tetap lembut dan tidak kering.

Bahan:

  • 1,8 kg campuran ayam bertulang dan berkulit (paha, drumstick, sayap)
  • 450–700 gram dada ayam bertulang dan berkulit
  • 2 batang daun bawang (±280 gram), potong dan bersihkan
  • 2 batang serai segar atau 1 sdm serai halus kemasan
  • 2–3 batang seledri, potong 5 cm
  • 2–3 wortel kecil (±225 gram), kupas dan iris 1 cm
  • 6–7 siung bawang merah kecil (±280 gram), kupas
  • 6 siung bawang putih, kupas
  • ±60 gram kunyit segar, kupas dan iris tipis (atau 2–3 sdt kunyit bubuk)
  • 2 sdt garam
  • 2 sdm cuka putih
  • 2 sdm madu
  • 1 sdm kecap asin atau pasta miso putih (atau 2 sdt roasted chicken base)
  • ½ sdt minyak wijen hitam
  • 1 kaleng jagung muda (±425 gram), tiriskan dan potong dua (opsional)
  • 2 genggam daun bayam segar (±60 gram)
  • Daun ketumbar segar, untuk taburan

Pelengkap:

  • Nasi Kelapa (lihat resep di bawah) atau 3 cangkir nasi putih/cokelat matang

Cara membuat:

  1. Masukkan paha, drumstick, dan sayap ayam ke dalam panci besar. Tambahkan daun bawang, serai, seledri, wortel, bawang merah, bawang putih, kunyit, dan garam. Tuangkan 10 cangkir air, aduk rata.
  2. Didihkan dengan api sedang, lalu kecilkan dan biarkan mendidih perlahan selama 30 menit dengan panci setengah tertutup.
  3. Tambahkan potongan dada ayam, pastikan terendam dalam kaldu. Lanjutkan memasak selama ±30 menit hingga semua daging empuk. Matikan api, tutup rapat, dan diamkan 20 menit.
  4. Sementara itu, masak nasi kelapa.
  5. Angkat ayam, suwir dagingnya setelah agak dingin. Buang kulit dan tulang.
  6. Saring kaldu, buang serai. Panaskan kembali dan tambahkan cuka, madu, kecap, dan minyak wijen. Koreksi rasa agar seimbang antara manis, asin, dan asam.
  7. Masukkan suwiran ayam dan jagung muda.
  8. Sebelum disajikan, tambahkan bayam hingga layu. Hidangkan dalam mangkuk lebar bersama nasi kelapa. Taburi daun ketumbar segar.

Resep: Nasi Kelapa

Untuk 6 porsi

Bahan:

  • 2 cangkir beras jasmine atau beras panjang
  • ¾ cangkir santan kental (dari ½ kaleng santan 425 ml)
  • 1 sdt garam

Cara membuat:
Masukkan semua bahan ke dalam rice cooker. Tambahkan 1⅔ cangkir air, aduk, lalu masak hingga matang (sekitar 30 menit). Aduk ringan dengan garpu sebelum disajikan.

Tanpa rice cooker:
Masukkan bahan ke panci sedang, didihkan, lalu kecilkan api dan tutup rapat. Masak 15 menit hingga hampir matang, matikan api, dan biarkan tertutup 5 menit. Aduk dengan garpu sebelum disajikan.


Redaksi: Kami ingin mendengar pendapat Anda! Topik apa yang ingin Anda baca selanjutnya? Kirim saran dan masukan ke: [email protected].

 Konsumsi Buah Bisa Jadi Perisai Alami Paru-Paru di Tengah Polusi Udara

Penelitian menunjukkan konsumsi buah yang cukup bisa membantu menjaga kesehatan paru-paru, terutama di kota dengan tingkat polusi tinggi.

oleh George Citroner

Lebih dari 90 persen penduduk dunia kini menghirup udara yang tercemar. Namun, penelitian terbaru mengungkapkan “perisai alami” yang tak terduga: buah-buahan.

Sebuah studi berskala besar menemukan bahwa wanita yang mengonsumsi empat porsi atau lebih buah setiap hari memiliki fungsi paru-paru yang jauh lebih baik di lingkungan berpolusi—meski efek serupa tidak terlihat pada pria.

Para peneliti menduga, perbedaan ini terjadi karena pria umumnya mengonsumsi buah lebih sedikit dibandingkan wanita.

Temuan tersebut dipresentasikan di European Respiratory Society Congress di Amsterdam oleh Pimpika Kaewsri, mahasiswa doktoral dari University of Leicester, Inggris.

 “Penelitian kami menegaskan bahwa pola makan sehat berkaitan dengan fungsi paru yang lebih baik pada pria maupun wanita, terlepas dari tingkat paparan polusi udara,” kata Kaewsri dalam keterangan persnya. Ia berencana melanjutkan penelitian untuk melihat apakah pola makan dapat memengaruhi perubahan kesehatan paru dalam jangka panjang.

Polusi Udara dan Dampaknya pada Paru

Menggunakan data dari sekitar 200.000 orang yang terdaftar di UK Biobank, tim peneliti membandingkan asupan buah, sayur, dan biji-bijian dengan kesehatan paru serta paparan partikel halus PM2.5—yakni partikel polutan yang berukuran lebih kecil dari 2,5 mikrometer dan berasal dari asap kendaraan maupun pabrik.

Hasilnya, setiap peningkatan kadar PM2.5 sebesar 5 mikrogram per meter kubik di udara menyebabkan penurunan volume udara yang dapat diembuskan dalam satu detik sebesar 78,1 mililiter pada orang yang jarang makan buah.

Sebaliknya, pada kelompok yang mengonsumsi lebih banyak buah, penurunannya hanya 57,5 mililiter—selisih sekitar 20,6 mililiter.

Karena hanya kelompok wanita yang rata-rata makan lebih dari empat porsi buah per hari, manfaat perlindungan terbesar terlihat pada mereka. Pada pria, efek pelindung tersebut tidak tampak.

Kaewsri menjelaskan, manfaat ini mungkin berasal dari kandungan antioksidan dan senyawa antiinflamasi alami dalam buah yang membantu melindungi paru dari kerusakan akibat partikel polutan.

 “Senyawa ini dapat mengurangi stres oksidatif dan peradangan yang disebabkan oleh partikel halus, sehingga membantu menetralkan sebagian efek berbahaya polusi udara terhadap paru,” ujarnya.

Lebih dari 90 persen populasi dunia saat ini terpapar polusi udara yang melebihi batas aman yang ditetapkan World Health Organization (WHO). Paparan jangka panjang ini berhubungan dengan penurunan fungsi paru secara signifikan.

Cara Mengurangi Paparan PM2.5

Untuk melindungi diri dari dampak polusi udara PM2.5, Dr. Tori Endres—dosen pediatri di Case Western University, Amerika Serikat—memberikan beberapa langkah praktis:

  • Pantau Kualitas Udara: Gunakan Air Quality Index (AQI) untuk mengetahui kadar PM2.5 di udara. Jika indeks menunjukkan polusi tinggi, batasi aktivitas luar ruangan dan hindari waktu padat lalu lintas.
  • Gunakan Penyaring Udara: Pasang filter udara HEPA di rumah dan tutup jendela saat polusi sedang tinggi untuk mencegah partikel luar masuk.
  • Pilih Rute Aman: Hindari berjalan atau berolahraga di dekat jalan raya dan pilih waktu dengan lalu lintas lebih sepi.
  • Gunakan Masker Pelindung: Saat harus beraktivitas di luar, gunakan masker N95 atau N99 untuk mengurangi partikel halus yang terhirup.

Dr. Endres menambahkan bahwa PM2.5 bukan satu-satunya ancaman. “Paparan polutan lain juga dapat menimbulkan efek berbahaya secara langsung, seperti serangan asma. Dalam jangka panjang, paparan berulang bisa berdampak pada kesehatan serius seperti stroke, kanker paru, dan gangguan metabolisme,” ujarnya kepada The Epoch Times.

Josh F.W. Cook, mantan pejabat Environmental Protection Agency (EPA) Amerika, menilai penelitian ini “tepat waktu dan sangat relevan.” Ia menekankan pentingnya pendekatan kesehatan masyarakat yang menyeluruh—tidak hanya berfokus pada satu faktor, tetapi juga memperhatikan berbagai tantangan kesehatan yang dihadapi masyarakat modern.

Hubungan Ekonomi Kian Erat dengan Tiongkok, Korsel Terancam Lumpuhkan Industri Utama dan Hadapi Balasan Ekonomi

Tiongkok sudah menyebabkan kerugian besar bagi perusahaan Korea akibat kelebihan kapasitas industrinya. Para ahli juga memperingatkan, meningkatnya sentimen anti-Tiongkok di dalam negeri dapat memicu boikot konsumen.

Jarvis Lim

Menjelang pertemuan antara pemimpin Tiongkok Xi Jinping dan Presiden Korea Selatan Lee Jae Myung, para analis memperingatkan bahwa Seoul kini berada dalam posisi rentan terhadap tekanan ekonomi, kelebihan kapasitas industri Tiongkok, serta potensi reaksi negatif dari masyarakat bila kedua negara terus memperkuat hubungan ekonomi.

Xi dijadwalkan tiba di Korea Selatan pada 30 Oktober untuk kunjungan kenegaraan selama tiga hari — kunjungan pertamanya dalam 11 tahun terakhir.  Meskipun fokus utama Xi adalah menghadiri pertemuan Kerja Sama Ekonomi Asia-Pasifik (APEC), ia juga akan bertemu Presiden Lee pada 1 November.

Menurut The Chosun Daily, pertemuan puncak Korea Selatan–Tiongkok itu diperkirakan membahas sejumlah isu penting, mulai dari hubungan bilateral, Semenanjung Korea, rantai pasok, kerja sama teknologi, akses pasar, hingga pertukaran masyarakat.

Pada 2024, Tiongkok tetap menjadi mitra dagang terbesar Korea Selatan selama 21 tahun berturut-turut, sementara Korea Selatan menempati posisi kedua sebagai mitra dagang terbesar Tiongkok. Nilai perdagangan kedua negara mencapai 328,08 miliar dolar AS, menurut data dari media pemerintah Tiongkok, CGTN.


Industri Otomotif Korea di Ujung Tanduk

Kunjungan terakhir Xi ke Korea Selatan terjadi saat hubungan kedua negara berada di puncaknya, yang kemudian menghasilkan penandatanganan Perjanjian Perdagangan Bebas (FTA) Korea–Tiongkok pada 2015.

Namun, menurut Tsai Ming-fang, profesor ekonomi industri di Universitas Tamkang, Taiwan, defisit perdagangan Korea Selatan sebesar 18 miliar dolar AS dengan Tiongkok pada 2023 — delapan tahun setelah FTA berlaku — menunjukkan risiko besar bagi Seoul bila terus memperdalam hubungan ekonominya dengan Beijing.

“Jika Korea Selatan mencari hubungan ekonomi yang lebih erat dengan Tiongkok dalam pertemuan ini, risikonya adalah negara itu akan menjadi pasar baru bagi kelebihan produksi Tiongkok. Faktanya, saat ini Tiongkok lebih membutuhkan pasar luar negeri dibanding sebaliknya,” kata Tsai kepada The Epoch Times.

Kelebihan kapasitas industri Tiongkok sudah menimbulkan dampak besar terhadap industri berat dan kimia Korea Selatan. Contohnya terlihat pada LG Chem, perusahaan kimia besar Korea, yang laba operasionalnya anjlok dari hampir 1 triliun won (sekitar Rp11 triliun) pada 2022 menjadi hanya 1,2 miliar won (sekitar Rp14 miliar) pada paruh pertama 2024.

Tekanan akibat banjir pasokan produk Tiongkok juga memaksa sejumlah perusahaan besar lain seperti pembuat baterai Samsung SDI dan Posco Future M menjual unit usaha mereka untuk menekan kerugian, menurut Business Korea.

Tsai menambahkan, dengan kondisi ekonomi Tiongkok yang suram dan Uni Eropa serta Amerika Serikat sudah memberlakukan tarif antidumping dan antisubsidi terhadap berbagai produk Tiongkok, kekhawatiran tentang membanjirnya produk Tiongkok di pasar global semakin besar.

“Karena akses ke pasar AS dan Eropa dibatasi, Tiongkok pasti mencari mitra lain untuk menyalurkan produknya. Bila Korea Selatan menjadi target, sektor baja dan otomotifnya akan paling terdampak,” ujar Tsai.

Pengamat keuangan He Jiang-bing juga memperingatkan bahwa tekanan besar dari kelebihan kapasitas Tiongkok dapat melumpuhkan industri otomotif Korea Selatan yang selama ini menjadi andalan ekspor.

“Kalau mobil listrik buatan Tiongkok dijual terlalu murah seperti di Eropa, konsumen lokal akan beralih ke merek Tiongkok seperti BYD. Akibatnya, penjualan mobil di dalam negeri akan anjlok, baik untuk kendaraan listrik maupun konvensional,” katanya.


Dari Logam Langka hingga Larangan K-Pop

Di tengah tarik-menarik antara Washington dan Beijing, Menteri Perdagangan Korea Selatan Yeo Han-koo mengatakan pada 29 Oktober bahwa negaranya berupaya memperdalam kerja sama dengan Amerika Serikat sambil menjaga stabilitas rantai pasok dengan Tiongkok, seperti dilaporkan Reuters.

Namun, posisi Korea Selatan kian sulit setelah industri galangan kapalnya dikenai sanksi karena bekerja sama dengan Amerika Serikat, menandakan betapa rapuhnya posisi Seoul di tengah persaingan pengaruh ekonomi global antara AS dan Tiongkok.

Kerentanan terhadap tekanan ekonomi Tiongkok sudah terbukti pada 2017, ketika Beijing melarang segala bentuk hiburan Korea (“larangan gelombang Korea” atau K-wave ban) sebagai balasan atas pemasangan sistem pertahanan rudal THAAD. Akibatnya, sektor budaya dan hiburan Korea Selatan kehilangan sekitar 22 triliun won (Rp305 triliun), menurut The Korea Economic Daily.

He Jiang-bing menilai, meski upaya Presiden Lee Jae Myung untuk mendekatkan hubungan dengan Beijing dapat mengurangi risiko tekanan ekonomi dalam waktu dekat, Tiongkok masih memiliki senjata strategis berupa kontrol atas pasokan logam tanah jarang (rare earth) yang penting untuk industri chip Korea Selatan.

“Logam tanah jarang menjadi kartu andalan Tiongkok terhadap produsen chip besar Korea. Chip ini sangat penting bagi industri utama seperti teknologi tinggi, peralatan rumah tangga, dan otomotif.

Kalau produksi chip berhenti, sektor-sektor inti itu bisa runtuh, dan itu sebabnya Seoul tidak bisa begitu saja menentang Beijing,” jelasnya.

Selain logam tanah jarang, Beijing juga memiliki dua kartu tekanan lain yang bisa melukai perekonomian Seoul.

 “Langkah lain bisa berupa pelarangan wisatawan Tiongkok berkunjung ke Korea Selatan dan memperpanjang larangan terhadap drama maupun artis K-pop di Tiongkok. Ini akan memukul pariwisata dan industri hiburan Korea secara signifikan,” tambahnya.

Sebagai langkah antisipasi, pemerintah Korea Selatan pada akhir September meluncurkan kebijakan bebas visa sementara bagi turis rombongan asal Tiongkok yang berlaku hingga Juni 2026, dengan harapan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi lebih luas.


Sentimen Anti-Tiongkok Bisa Picu Siklus Negatif

Namun di sisi lain, upaya Seoul menarik lebih banyak turis Tiongkok justru berhadapan dengan meningkatnya sentimen anti-Tiongkok di masyarakat, yang semakin mencuat akibat berbagai insiden dan ketegangan politik antara negara komunis itu dan negara-negara demokratis.

Sebuah kafe di Seoul bahkan menuai kecaman setelah mengumumkan secara daring bahwa mereka menolak melayani pelanggan asal Tiongkok, sementara unjuk rasa dengan slogan “China Out” dan kibaran bendera Korea kerap terjadi di sekitar Kedutaan Besar Tiongkok.

Survei yang dilakukan oleh JoongAng Ilbo dan East Asia Institute pada Juni menunjukkan bahwa 66,3 persen warga Korea Selatan memiliki pandangan negatif terhadap Tiongkok — naik dari 63,8 persen pada survei serupa tahun sebelumnya.

Tom Ramage, analis kebijakan ekonomi di Korea Economic Institute of America, mengatakan bahwa meskipun survei tersebut mencerminkan ketidakpuasan publik yang luas terhadap Tiongkok, hubungan dagang yang telah terjalin lama akan sulit diputus.

“Secara politik bisa saja muncul sentimen anti-Tiongkok, tetapi kedekatan geografis dan skala ekonomi Tiongkok membuat hubungan dagang itu tidak mudah diakhiri begitu saja,” kata Ramage kepada The Epoch Times.

Namun, He Jiang-bing menekankan bahwa dalam sistem demokrasi seperti Korea Selatan, tekanan opini publik dapat membatasi kebijakan luar negeri pemerintah.

“Pasca-insiden THAAD tahun 2017, perusahaan besar seperti Lotte dan Samsung mempercepat penarikan investasinya dari Tiongkok. Kini, dengan meningkatnya sentimen anti-Tiongkok, konsumen Korea mungkin enggan membeli produk buatan Tiongkok — bahkan dari merek Korea sendiri yang berinvestasi di sana — yang akhirnya merugikan korporasi nasional,” ujarnya.

He menambahkan, dampaknya justru bisa lebih parah bagi Tiongkok. Gelombang penarikan perusahaan Korea bisa memperburuk krisis ekonomi Beijing yang sudah menghadapi ancaman resesi dalam.

“Relokasi besar-besaran industri Samsung saja sudah menciptakan lapangan kerja besar di Vietnam. Jika perusahaan besar Korea lainnya ikut menarik diri, pengangguran di Tiongkok akan melonjak, harga properti jatuh, dan ekonomi mereka akan terperangkap dalam siklus kemunduran tanpa akhir,” katanya.

Aktivis HAM Desak Trump Tekan Xi Jinping Agar Membebaskan Tahanan Nurani 

Falun Dafa Information Center juga meminta Presiden AS mendesak Beijing menghentikan penindasan terhadap pengikut Falun Dafa di wilayah Amerika.

Catherine Yang

Falun Dafa Information Center menjadi organisasi HAM terbaru yang mendesak Presiden Amerika Serikat Donald Trump agar menyoroti isu hak asasi manusia di Tiongkok. Hal demikian disampaikan menjelang pertemuannya dengan pemimpin Partai Komunis Tiongkok (PKT) Xi Jinping di Korea Selatan pada 30 Oktober 2025.

Dalam pernyataannya, lembaga itu meminta Trump untuk menyinggung soal para praktisi Falun Gong yang ditahan di Tiongkok dan memiliki keluarga di Amerika Serikat, serta mendesak agar PKT menghentikan kampanye penindasan lintas negara terhadap para penganut keyakinan ini di tanah Amerika.

Di antara banyak tahanan hati nurani Falun Gong di Tiongkok yang jumlah pastinya tidak diketahui, beberapa di antaranya memiliki keluarga di Amerika Serikat yang telah lama mengajukan permohonan pembebasan mereka.

Falun Gong, atau juga dikenal dengan nama Falun Dafa, adalah sebuah disiplin spiritual yang berpusat pada prinsip Sejati, Baik, dan Sabar.

Ajaran ini diperkenalkan pada awal 1990-an dan dengan cepat menyebar luas hingga akhir dekade tersebut. Menurut perkiraan resmi, antara 70 juta hingga 100 juta orang di Tiongkok berlatih Falun Gong sebelum PKT melancarkan kampanye penindasan brutal terhadap ajaran itu pada tahun 1999.

Penindasan itu masih terus berlangsung hingga hari ini, dengan banyak laporan yang mendokumentasikan praktik penahanan ilegal, penyiksaan, kerja paksa, dan bahkan pengambilan organ hidup dari praktisi yang tetap mempertahankan keyakinan mereka.

Kini, Falun Gong dipraktikkan di sekitar 100 negara di seluruh dunia. Namun, para praktisi yang masih memiliki keluarga di Tiongkok kerap menghadapi tekanan dari PKT, yang mengancam akan menyakiti keluarga mereka bila mereka ikut dalam kegiatan advokasi di luar negeri.

Kesadaran publik Amerika tentang praktik penindasan lintas negara oleh PKT meningkat setelah terungkap adanya kantor polisi Tiongkok ilegal yang beroperasi di New York beberapa tahun lalu. Namun, penutupan satu kantor tersebut bukan berarti akhir dari kegiatan semacam itu.

Menurut Freedom House, lembaga yang setiap tahun merilis laporan tentang penindasan lintas negara oleh rezim otoriter, Tiongkok merupakan pelaku terburuk dan paling aktif dalam praktik tersebut.

Sumber internal yang berbicara kepada The Epoch Times menyebutkan bahwa pada tahun 2022, Xi Jinping memerintahkan berbagai lembaga negara untuk meningkatkan penganiayaan terhadap Falun Gong di luar negeri, termasuk melalui manipulasi media guna memengaruhi opini publik serta upaya memanfaatkan lembaga pemerintah Amerika untuk menargetkan Falun Gong.

Meski menghadapi tekanan semacam itu, para praktisi Falun Gong di seluruh dunia terus berupaya meningkatkan kesadaran publik mengenai penindasan brutal oleh rezim PKT.

Di Amerika Serikat, sejumlah praktisi yang memiliki keluarga ditahan di Tiongkok telah secara aktif menyerukan pembebasan mereka. Falun Dafa Information Center  telah mempublikasikan beberapa kasus semacam itu, meskipun daftar tersebut belum mencakup semuanya.


Kisah Keluarga Korban

Karen Kang, warga negara AS yang tinggal di California, memiliki saudara perempuan dan keponakan yang ditahan di Tiongkok sejak 2022. Mereka ditangkap karena membagikan informasi tentang penindasan agama oleh PKT dan kemudian dijatuhi hukuman secara rahasia. Pada 2024, Kang menerima kabar dari Rumah Sakit Militer ke-109 Tiongkok bahwa keponakannya, Hou Lijun, berada dalam kondisi kritis.

Kang juga kehilangan saudara perempuannya yang lain — ditahan pada 2009 dan meninggal di penjara pada 2020.

Di New York, Steven Wang dan Shanshan Wang, yang juga warga negara AS, terus memperjuangkan pembebasan ibu mereka, Aihua Liu, yang dijatuhi hukuman empat tahun penjara karena berlatih Falun Gong.

Menurut keduanya, pengacara yang mereka sewa mendapat tekanan agar tidak menangani kasus itu, dan ibu mereka dilarang menerima kunjungan keluarga sejak Juli 2022. Kondisi terkini Liu tidak diketahui.

Dalam petisi daring, mereka menulis bahwa kedua orang tua mereka telah berulang kali ditahan karena keyakinannya sejak 2011, dengan sang ibu ditangkap sebanyak 11 kali. Ayah mereka meninggal pada 2009 akibat penganiayaan.

Chen Jingyu, warga New York, juga tengah berjuang untuk membebaskan saudarinya, Chen Jinghui, yang ditangkap pada Maret 2024 dan tidak diizinkan menerima kunjungan keluarga. Jinghui, seorang akuntan, sebelumnya sudah dua kali ditangkap karena menyebarkan informasi tentang Falun Gong.

Sementara itu, Ding Yue, warga California, menyerukan pembebasan ibunya, Meng Zhaohong, yang ditangkap pada Mei 2023 karena berbicara kepada masyarakat tentang Falun Gong.

Menurut laporan keluarga kepada Falun Dafa Information Center , pengacara mereka mengatakan bahwa Meng dan seorang praktisi lainnya, Yuan Xinhua, dipukuli oleh polisi di Kantor Polisi Anziling karena menolak menjawab interogasi.

Keduanya kemudian dirawat di rumah sakit selama dua bulan. Setelah menjenguk, pengacara memberi tahu keluarga bahwa leher dan telinga Meng masih mengalami kerusakan parah, dan salah satu pembuluh darahnya tersumbat.


Kasus-kasus ini hanyalah sebagian kecil dari banyaknya keluarga yang terpisah akibat kebijakan kejam rezim Tiongkok terhadap warga negaranya sendiri.

Falun Dafa Information Center berharap Presiden Trump akan menyoroti isu tersebut secara langsung kepada Xi Jinping — tidak hanya demi para tahanan yang menderita di Tiongkok, tetapi juga demi prinsip kebebasan berkeyakinan yang menjadi nilai dasar Amerika Serikat.

Pria Setuju Membayar “Nafkah Kucing” Hingga 10 Tahun Setelah Perceraian

EtIndonesia. Sebagai bagian dari perjanjian perceraian dengan mantan istrinya, seorang pria Turki setuju untuk membayar 10.000 lira (sekitar Rp 3,9 juta) setiap tiga bulan sebagai tunjangan untuk dua kucing mereka.

Buğra B., yang tinggal di Istanbul, mengajukan gugatan cerai yang disepakati bersama dari istrinya, Ezgi B., dengan alasan “ketidakcocokan yang parah dan runtuhnya fondasi pernikahan mereka”.

Kedua belah pihak telah sepakat untuk mengakhiri pernikahan mereka dan tidak meminta kompensasi atau tunjangan apa pun dari satu sama lain, tetapi mereka memasukkan protokol yang agak aneh dalam pengajuan perceraian mereka, yang dapat memengaruhi perceraian pasangan pemilik hewan peliharaan di masa mendatang. 

Dokumen tersebut menyatakan bahwa sang suami mengalihkan hak asuh kedua kucing mereka kepada istrinya dan menanggung kewajiban finansial untuk pemeliharaan mereka.

“Para pihak telah sepakat bahwa kedua kucing milik Buğra B. akan tetap bersama Ezgi B. Selama kucing-kucing tersebut tetap bersama Ezgi B., dan setidaknya hingga 10 tahun, Buğra B. akan membayar 10.000 lira per bulan, setiap tiga bulan, kepada Ezgi B. untuk biaya perawatan kucing-kucing tersebut,” demikian bunyi perjanjian perceraian tersebut. “Setelah perceraian diresmikan, tarif ini akan dinaikkan setiap tahunnya sesuai dengan rasio Indeks Harga Konsumen (IHK)-EFE yang ditentukan oleh TÜİK.”

Di Turki, perjanjian ini telah disebut sebagai contoh “jenis tunjangan baru”, yang dapat menjadi preseden bagi tunjangan finansial untuk hewan peliharaan setelah perceraian.(yn)

Malam Paling Mengerikan: Ukraina Bakar Jantung Rusia, Pertahanan Kremlin Mulai Runtuh

EtIndonesia. Pertempuran di Desa Red Army kembali meningkat ke fase paling brutal. Dalam 48 jam terakhir, setiap lorong dan jalan kecil berubah menjadi medan tempur. Militer Ukraina dilaporkan berhasil menumpas ratusan pasukan Rusia, menandai perubahan situasi yang sangat dramatis di garis depan.

Yang paling mengejutkan, Kepala Intelijen Militer Ukraina (GUR) Kyrylo Budanov terkonfirmasi turun langsung ke garis tempur, memimpin pasukan elit dalam operasi darat di kawasan itu — sinyal bahwa konflik telah mencapai intensitas tertinggi sejak ofensif musim gugur 2025 dimulai.

Reporter perang di garis depan menggambarkan bagaimana Rusia sempat memanfaatkan keunggulan jumlah pasukan untuk menerobos area pinggiran. Namun, serangan balasan Ukraina sangat presisi:  drone FPV bunuh diri dan serangan pembersihan titik demi titik menghancurkan barisan infanteri Rusia.

Dalam dua hari dua malam, puluhan kendaraan lapis baja hancur, ratusan tentara Rusia tewas, dan posisi mereka di bagian utara desa benar-benar kolaps.

Klaim Kremlin yang menyebut Desa Red Army “segera jatuh” terbukti tidak berdasar. Rekaman satelit dan laporan lapangan menunjukkan bendera Ukraina masih berkibar di pusat desa hingga malam 28 Oktober.

Ledakan di Timur Jauh Rusia — Sakhalin Terbakar, Moskow Diguncang

Wilayah timur jauh Rusia mengalami malam paling kelam tahun ini.Pembangkit listrik tenaga panas No.1 di Pulau Sakhalin (dikenal juga sebagai Kuye-dao) meledak mendadak, memicu kebakaran besar dan pemadaman massal di delapan distrik utama, termasuk Korsakov, Dolinsk, dan Yuzhno-Sakhalinsk.

Dashcam warga merekam kilatan api raksasa menerangi langit sebelum seluruh pulau gelap total.  Lebih dari 100.000 penduduk terdampak, sementara pihak berwenang hanya menyebut “gangguan teknis” tanpa rincian.

Namun, analis militer menilai kuat indikasi sabotase Ukraina. Sejak awal 2025, serangkaian ledakan misterius telah menghantam fasilitas militer Rusia di Siberia, Amur, dan Zabaykalsky Krai — membentuk pola operasi jarak jauh yang terkoordinasi.

Di waktu hampir bersamaan, Moskow kembali diserang. Pertahanan udara Rusia menembakkan rudal pencegat secara acak; kilatan oranye terlihat di langit ibu kota. Laporan menyebut bandara militer Kubinka dan Lukhovitsy sempat mengevakuasi armada pembom strategis TU-95 dan TU-22M untuk mencegah kerugian besar.

Pesan Ukraina jelas: mereka tidak lagi bertahan, melainkan membawa perang langsung ke jantung Rusia.

Operasi “Dark Night Piercer” — Kučeriv Kembali di Bawah Bendera Ukraina

Brigade ke-68 Ukraina merilis rekaman operasi spektakuler bertajuk “Dark Night Piercer”, di mana bendera biru-kuning kembali berkibar di reruntuhan Kučeriv.

Serangan dilakukan secara senyap namun presisi:

  • Drone FPV menghancurkan sistem peperangan elektronik Rusia.
  • Tank Leopard 2 dan BAE A6 dijadikan tameng artileri bergerak.
  • Pasukan infiltrasi kemudian menembus pertahanan dari sisi samping.

Hasil akhir:
– Kučeriv dibersihkan sepenuhnya dari pasukan Rusia.
– 50 tentara Rusia ditangkap hidup-hidup.
– Moskow terpaksa membuka negosiasi pertukaran tawanan.

Bahkan Turki mengonfirmasi bahwa gelombang baru negosiasi telah dibuka. Hal ini mempermalukan posisi diplomatik Rusia yang sebelumnya menolak segala pembicaraan tanpa gencatan senjata.

 Donbas Terbelah — T-90 Rusia Hancur Dalam 15 Detik

Serangan balasan Ukraina di Donbas mencapai intensitas tertinggi sejak invasi penuh Rusia Februari 2022.

Video termal dari brigade mekanis Ukraina menunjukkan penghancuran tank T-90 Rusia hanya dalam 15 detik, menggunakan rudal anti-tank Stugna-P buatan lokal dan drone termal Turki.

Hasil serangan malam tunggal:
– 5 unit T-90 hancur total
– 3 kendaraan lapis baja lumpuh
– Puluhan awak tank veteran Rusia tewas

Sistem pertahanan aktif “Afganit” yang selama ini dibanggakan Rusia gagal berfungsi. Beberapa awak bahkan terlihat melompat dari tank sebelum kendaraan mereka meledak — rekaman ini viral di platform militer Eropa.

Donetsk Runtuh — Ukraina Tembus 10 Km dalam 72 Jam

Menurut peta taktis DeepState, Ukraina berhasil membobol hingga 15 km garis pertahanan Rusia dan mendekat ke hub logistik Dobropillia, membuat jalur suplai ke Pokrovsk kini berada dalam jangkauan HIMARS.

Rusia terpaksa menarik pasukan hingga 10 km ke belakang dan membangun garis pertahanan baru.

 Ukraina menerapkan taktik “Mantis Strike” yang inovatif:

  1. HIMARS menghantam jalur suplai terlebih dahulu, memutus logistik.
  2. Drone bunuh diri swarm FPV menghancurkan pos artileri.
  3. Pasukan khusus menyerang dari sisi samping, bukan frontal.

Perang pun beralih dari adu tank vs tank menjadi adu drone dan kecerdasan buatan — paradigma baru yang menandai era perang generasi ke-6.

Jerman Umumkan Anggaran Militer Terbesar dalam Sejarah

Ketika dominasi lapis baja Rusia mulai runtuh, Eropa bergerak cepat. Pemerintah Jerman mengumumkan paket pertahanan senilai €3.770 miliar — rearmament terbesar sejak Perang Dunia II.

 Isi utama paket tersebut:
• 687 unit Panther KF41 & Puma baru
• 561 sistem pertahanan udara modern
• €95 miliar untuk satelit militer independen dari AS
• Kontrak jumbo untuk Rheinmetall dan Diehl Defense

Hanya 5% dari dana digunakan untuk membeli senjata AS — tanda bahwa Jerman ingin melepaskan ketergantungan militer sepenuhnya dari Washington.
Langkah ini menandai lahirnya “Mini-NATO Eropa”, dengan Jerman sebagai motor utama.

Dunia Tanpa Zona Aman — Era Perang Domain Total

Dari Red Army Village hingga ledakan Sakhalin, dunia menyaksikan pergeseran besar dalam cara perang modern dijalankan. Konflik Rusia–Ukraina kini keluar dari definisi perang konvensional — tidak ada lagi garis depan yang jelas, tidak ada wilayah yang benar-benar aman.

Ciri utama “Perang Generasi ke-6” (6th Generation Warfare):

  • Tidak ada garis depan tetap
  • Semua wilayah adalah target potensial
  • Teknologi murah (drone & AI) mengalahkan senjata mahal
  • Perang siber & sabotase menjadi divisi militer tak terlihat

Kebangkitan Eropa, terutama Jerman, adalah sinyal keras: Dunia sedang memasuki fase perang blok-spesifik penuh seperti awal Perang Dunia I, hanya saja kali ini dipersenjatai AI, satelit militer, dan drone swarm.

 Kesimpulan Strategis 

  • Ukraina kini berperan ofensif penuh — bukan lagi bertahan.
    – Rusia tertekan dari dua arah: barat (Donbas–Moskow) dan timur jauh (Sakhalin).
    – Eropa mempercepat kemandirian militer di luar bayang-bayang NATO.
    –  Eskalasi konflik terus meningkat, tanpa tanda menuju de-eskalasi.
    –  Dunia resmi memasuki era perang tanpa garis belakang — “era tanpa zona aman.”

Empat Hal yang Benar-benar Bisa Menjadi Penopang Hidup Kita

EtIndonesia. Dalam perjalanan hidup, setiap orang pasti mendambakan pegangan yang kokoh — sesuatu yang bisa menjadi sandaran saat badai datang.  Karena hidup tak akan selalu tenang. Akan ada tantangan, kegagalan, dan masa sulit.

Dan pada saat-saat genting itulah kita akan sadar: yang benar-benar mampu menopang kita bukanlah uang, jabatan, atau keberuntungan sesaat, melainkan empat kekuatan dari dalam diri.

Empat hal inilah pondasi hidup, perisai menghadapi dunia, dan sumber keberanian untuk tetap tegak meski keadaan tak bersahabat.

1. Keyakinan yang Kuat di Dalam Hati

Keyakinan adalah kekuatan terdalam manusia. Tanpa keyakinan, manusia seperti daun terapung — terombang-ambing oleh keadaan. Namun dengan keyakinan yang teguh, jalan sesulit apa pun tetap bisa ditempuh.

Keyakinan adalah mercusuar dalam gelap, penunjuk arah saat ragu, penopang saat lelah. Entah itu keyakinan pada mimpi, tanggung jawab, maupun nilai hidup. Inilah “penopang pertama” diri manusia — fondasi dari segalanya.

2. Kemampuan Diri yang Kuat

Keyakinan memberi arah, tetapi kemampuanlah yang membuat kita berdiri tegar di tengah realita.

Kemampuan bukan hanya soal ilmu dan keterampilan kerja, tetapi juga kemampuan mengelola emosi, menyelesaikan masalah, membangun hubungan, dan bertahan dalam tekanan.

Jika kamu punya kemampuan yang kokoh, maka sekeras apa pun situasi, kamu tetap bisa berdiri tegak dan berkata:  “Aku sanggup melewati ini.”

3. Hubungan Baik dengan Orang-orang yang Tulus

Tak ada manusia yang bisa hidup sendirian. Hubungan manusia bukan sekadar “jaringan”, tapi kehangatan dan pertolongan saat dibutuhkan.

Yang dimaksud di sini bukan sekadar kenalan, melainkan orang-orang yang benar-benar tulus — keluarga, sahabat, orang yang rela menemani saat hari tergelap.

Hubungan seperti ini tak datang begitu saja. Dia perlu dijaga dengan ketulusan, empati, dan kepercayaan. Inilah penopang ketiga — sumber kekuatan yang membuat hati tidak merasa sendirian.

4. Sikap Mental yang Positif dan Optimis

Inilah kekuatan paling lembut, tetapi paling tangguh. Jika mental rapuh, kemampuan besar sekalipun tak akan bertahan lama. Namun bila hati tetap cerah, jatuh pun bisa bangkit kembali.

Sikap mental yang optimis membuat kita melihat bahwa masalah hanya sementara, bahwa jalan keluar pasti ada, dan bahwa hidup tetap pantas diperjuangkan.

Inilah penopang keempat, pelindung terakhir saat semua tampak gelap.

Penutup

Yang betul-betul bisa menopang hidup bukanlah harta, jabatan, atau pengakuan orang lain.

Tetapi empat kekuatan dari dalam diri:

  • keyakinan yang kuat,
  • kemampuan yang kokoh,
  • hubungan yang tulus,
  • dan hati yang selalu optimis.

Keempatnya saling melengkapi: keyakinan memberi arah, kemampuan memberi kekuatan, hubungan memberi dukungan, hati yang cerah menjaga daya juang.

Selama empat hal ini ada dalam diri — badai sebesar apa pun tak akan menjatuhkan kita.

Pegangan sejati bukan dari luar diri, melainkan dari dalam hati.

Semoga kita semua mampu menjaga empat penopang ini, dan melangkah mantap dalam hidup — dengan martabat, kekuatan, dan cahaya dari dalam diri.(jhn/yn)

Drone Tak Dikenal Menuju Moskow Saat Bandara Memberlakukan Pembatasan Penerbangan

EtIndonesia. Menurut media Rusia, dua pesawat tidak dapat mendarat di Bandara Vnukovo Moskow, sementara pembatasan serupa diberlakukan di Bandara Domodedovo.

Saksi mata melaporkan ledakan di ibu kota Rusia, karena operasi penerbangan terganggu sementara akibat ancaman drone.

Ledakan dilaporkan terjadi di wilayah Moskow, dengan media Rusia mengutip saksi mata yang mendengar tiga ledakan di Kota Kolomna dekat Moskow.

Dua pesawat tidak dapat mendarat di Bandara Vnukovo, karena pesawat dari Fergana (Uzbekistan) dan Dubai (UEA) terpaksa berputar-putar di dekat Kota Vladimir.

Secara total, lima penerbangan ditunda dan satu dibatalkan di Vnukovo, sementara pembatasan juga diberlakukan di Bandara Domodedovo, Volgograd, Kaluga, Saratov, dan Yaroslavl.

Kemudian, Wali Kota Moskow ,Sergey Sobyanin mengatakan bahwa enam drone ditembak jatuh oleh pertahanan udara di wilayah Moskow.

Sekitar pukul 03.40 waktu setempat, laporan menunjukkan bahwa bandara Domodedovo dan Vnukovo telah kembali beroperasi.

Serangan Drone di Moskow

Seperti yang dilaporkan RBC-Ukraina sebelumnya, pada malam 27 Oktober, Kementerian Pertahanan Rusia mengklaim telah mencegat dan menghancurkan 193 drone, termasuk 40 di atas wilayah Moskow, yang 34 di antaranya dikatakan menuju Moskow.

Media Rusia juga menulis tentang serangan drone pada malam hari tanggal 26 Oktober, menerbitkan banyak foto dan video dari ibu kota yang menunjukkan ledakan keras dan asap mengepul di atas kota.

Wali Kota Sergey Sobyanin menegaskan bahwa pertahanan udara “menembak jatuh semuanya,” sementara media sosial menyebarkan gambar tentara Rusia dengan senapan mesin yang terpasang di truk pikap yang ditempatkan tepat di depan Kremlin.

Pada malam 27 Oktober, media Rusia kembali melaporkan drone tak dikenal yang diduga menyerang Moskow, disertai dengan ledakan di wilayah Moskow. (yn)

Dari Mana Datangnya Keberuntungan dalam Hidup?

1. Dari Tubuh yang Sehat

Kesehatan adalah berkah pertama dalam hidup. Hanya dengan tubuh yang kuat, kita punya modal untuk berjuang dan meraih keberhasilan.

Untuk itu, selain menjaga pola makan dan rutin berolahraga, penting juga memiliki pola hidup yang teratur dan kondisi mental yang sehat.  Bila tubuh dan jiwa seimbang, hidup pun berjalan lancar — penuh cahaya, bahagia, dan damai.

2. Dari Hati yang Baik

Orang yang berhati baik, selalu membawa kehangatan bagi dunia. Berbelas kasih, berbuat baik, dan berlapang dada — akan membuat keberadaan kita menghadirkan rasa nyaman bagi orang lain.  Ke mana pun kita pergi, bila hati penuh kebaikan, dunia akan terasa hangat. Orang baik pada akhirnya selalu mendapat pertolongan.

3. Dari Pola Pikir yang Benar

Cara berpikir menentukan keputusan, keputusan membentuk tindakan, tindakan menciptakan hasil.Hidup adalah perjalanan untuk menciptakan nilai, belajar kemampuan hidup, dan bertanggung jawab atas diri sendiri. Jika punya kemampuan, bantulah orang lain — karena kebaikan akan selalu kembali.

4. Dari Pengendalian Emosi yang Baik

Emosi buruk merusak hubungan dan kesehatan.  Marah berlebihan adalah racun bagi hidup. Orang yang mudah naik pitam, jarang mendapat keberuntungan. Oleh karena itu, jangan buang tenaga untuk marah, tetapi gunakan untuk tumbuh lebih kuat. Tetap tenang, berpikir matang sebelum bertindak — agar tak tersesat dan memperbesar peluang keberhasilan.

5. Dari Ekspresi Wajah yang Ramah

Orang berkata: “Keluar lihat cuaca, masuk lihat wajah manusia.”

Saat kita datang dengan wajah marah atau muram, siapa pun akan menjauh.  Wajah mencerminkan hati. Hargai orang lain — senyum tulus selalu membawa keberuntungan.

6. Dari Ucapan yang Menyejukkan

 “Sepatah kata baik menghangatkan tiga musim dingin; sepatah kata buruk membekukan musim panas.”

Berbicara dengan lembut, sopan, dan menghormati orang lain, akan membuka banyak pintu. Sebaliknya, keluhan tidak menyelesaikan masalah, ucapan kasar hanya melukai hati. 

Ingat — penyakit masuk lewat mulut, bencana pun keluar dari mulut.

7. Dari Perilaku yang Benar

Pola pikir yang benar melahirkan perilaku yang benar. Periksa diri — jadilah pribadi yang pantas dicintai, yang tahu menghargai dan menebar kebaikan. Semakin banyak kebaikan yang kita beri, semakin banyak kebahagiaan yang kembali.

8. Dari Hubungan Baik dengan Sesama

Hidup selalu terjadi dalam hubungan dan interaksi. Dalam belajar, bekerja, berbisnis, bahkan membangun rumah tangga — dukungan dari orang lain sangatlah penting.

Hubungan baik tumbuh dari hati yang tulus. Kepercayaan dan ketulusan jauh lebih berharga daripada sekadar transaksi.

Hidup ini seperti sebuah wadah:

  • Semakin banyak kebahagiaan yang kamu isi, semakin sedikit kesedihan yang tinggal
  • Semakin banyak rasa syukur, semakin kecil penderitaan
  • Semakin banyak pengertian, semakin sedikit pertentangan
  • Semakin banyak hal besar yang kau pikirkan, semakin kecil urusan remeh mengganggu
  • Semakin banyak cahaya dalam hati, semakin sedikit awan gelap
  • Semakin banyak pandangan bijak, semakin kecil prasangka
  • Semakin banyak kebaikan, semakin sedikit kegelisahan
  • Semakin banyak persahabatan, semakin sedikit permusuhan

Apa yang kamu isi dalam hati — itulah yang akan menarik datangnya keberuntungan dalam hidupmu.(jhn/yn)

Staf Umum Ukraina Melaporkan Serangan Baru Terhadap Infrastruktur Bahan Bakar Rusia

EtIndonesia. Pada malam 29 Oktober, Angkatan Pertahanan Ukraina melancarkan serangkaian serangan presisi terhadap target-target strategis kompleks industri militer Rusia. Tiga perusahaan terkena serangan, menurut Staf Umum Angkatan Bersenjata Ukraina.

Pada malam 29 Oktober, unit-unit Angkatan Pertahanan Ukraina menyerang 2 kilang minyak yang memasok kebutuhan tentara Rusia. Ledakan dan kebakaran dilaporkan terjadi di wilayah perusahaan-perusahaan tersebut.

Menurut Staf Umum Ukraina, Kilang Minyak Novospassky di Desa Novospasskoye, Wilayah Ulyanovsk, Rusia, terkena serangan.

Kilang minyak ini merupakan bagian dari perusahaan induk Prominvest. Kegiatan utamanya adalah pemrosesan primer hidrokarbon. Kilang ini memproses 600.000 ton minyak per tahun (0,2% dari total pemrosesan Rusia).

Kilang ini memproduksi bensin, solar, dan bahan bakar minyak, serta memasok bahan bakar untuk konsumsi domestik di Rusia dan mengekspor produk minyak bumi.

Kilang Minyak Mariysky di Kota Tabashino, Republik Mari El, juga terkena dampak. Ledakan dan kebakaran dilaporkan terjadi di fasilitas tersebut.

Kilang ini memasok kebutuhan domestik Distrik Federal Volga. Kapasitas pemrosesan desainnya adalah 1,3 juta ton per tahun, yang merupakan 0,5% dari total pemrosesan Rusia.

Kilang ini juga memiliki dua unit pemrosesan minyak primer dan satu unit pemrosesan bahan bakar minyak vakum.

“Hasil misi dan tingkat kerusakan yang ditimbulkan sedang diklarifikasi,” tambah kantor pusat.

Selain itu, pesawat nirawak Ukraina menyerang kilang gas Budyonovsky di Kota Budyonovsk, Wilayah Stavropol, Rusia, tadi malam.

Sebuah serangan tercatat mengenai fasilitas produksi GPU-1. Kapasitas pemrosesan desain kilang gas ini adalah 2,2 miliar meter kubik gas per tahun. Perusahaan ini memasok gas ke sejumlah perusahaan di wilayah tersebut dan merupakan sumber bahan baku bagi industri petrokimia.

“Penghancuran fasilitas perusahaan-perusahaan ini di wilayah Rusia mengurangi kemampuan tentara Rusia untuk melakukan operasi tempur. Angkatan Bersenjata Ukraina terus menerapkan langkah-langkah yang bertujuan untuk menghentikan agresi bersenjata Rusia terhadap Ukraina. Bersambung…,” tambah Staf Umum Ukraina.

Situasi di Krimea

Pada pagi hari tanggal 29 Oktober, ledakan dan kebakaran terjadi di berbagai wilayah Krimea yang diduduki sementara.

Menurut data awal, setidaknya satu depot minyak dan, kemungkinan, sebuah fasilitas militer terkena serangan.

Selain itu, sumber RBC-Ukraina melaporkan bahwa pada malam tanggal 29 Oktober, Dinas Keamanan Ukraina (SBU) menyerang banyak target militer dan infrastruktur utama di semenanjung tersebut.(yn)

(Video) Tukang Kayu Asal Tiongkok Tertipu ke Kamboja — 3 Orang Dipukuli dan “Dikirim Kembali” karena Tak Bisa Mengetik

EtIndonesia. Baru-baru ini, delapan tukang kayu asal Sichuan, Tiongkok, tertipu dan dibawa ke sebuah kawasan penipuan di Kamboja. Dari delapan orang itu, tiga di antaranya dipukuli dan kemudian “dikembalikan” karena tidak bisa mengetik di komputer. Satu orang berhasil diselamatkan, sementara empat lainnya masih terjebak di sana.

Menurut laporan Red Star News pada 27 Oktober, delapan pria asal Sichuan melihat lowongan kerja di sebuah grup WeChat yang mengaku sedang merekrut tukang kayu untuk renovasi hotel di Phnom Penh, Kamboja. Pihak perekrut menjanjikan fasilitas makan, tempat tinggal, dan tiket pesawat gratis.

Akhirnya, pada 3 September, delapan orang itu berangkat bersama ke Kamboja. Semuanya adalah tukang kayu berpengalaman, enam diantaranya bahkan pernah bekerja di luar negeri.

Salah satu pria yang kemudian dibebaskan menceritakan, pada  3 September malam, mereka tiba di Bandara Phnom Penh dan dijemput oleh seseorang yang mengaku sebagai “penanggung jawab proyek”. Namun, mereka malah dibawa ke kawasan penipuan di Sihanoukville (Kota Barat Daya Kamboja), di mana mereka segera ditahan.

Di dalam area tersebut, pria itu bersama dua orang lainnya dipukuli karena tidak bisa menggunakan komputer atau mengetik di ponsel. Dua hari kemudian, mereka “dikembalikan” dan dilepaskan, sedangkan lima orang lainnya tetap disekap, dan hingga kini belum diketahui keberadaannya.

Keluarga kelima korban yang hilang sangat cemas. Beberapa hari kemudian, dua keluarga korban menerima pesan ancaman yang meminta uang tebusan sebesar 250.000 yuan (sekitar Rp550 juta).

Baru-baru ini, salah satu korban yang masih tertahan, bermarga Lu, berhasil diselamatkan dan menceritakan pengalamannya setelah kembali ke Tiongkok. Ia mengatakan bahwa setibanya di Phnom Penh, mereka langsung dibawa ke area tertutup dengan tembok tinggi dan kawat berduri, sementara ponsel dan paspor mereka disita. Ia juga mengalami pemukulan brutal.

Lu berkata: “Saya dipindahkan ke lima kawasan berbeda dan dijual empat kali. Saya menggunakan ponsel orang lain untuk menghubungi keluarga lewat media sosial. Setelah itu, keluarga saya menghubungi tim penyelamat yang akhirnya berhasil membebaskan saya dari kawasan lain.”

Sementara itu, dua ibu korban yang masih terjebak di sana memposting video di media sosial dengan menangis dan memohon bantuan masyarakat untuk menyelamatkan anak-anak mereka.

Beberapa warganet marah dan menulis komentar seperti:

“Mengapa korban penipuan selalu orang Tiongkok sendiri? Negara seharusnya turun tangan!”
Ada pula yang menyindir:
“Di mana film Wolf Warrior 2 sekarang?”

Menurut kesaksian para korban yang pernah diselamatkan dari kawasan penipuan di Kamboja dan Myanmar, para bos di balik sindikat ini sebagian besar juga orang Tiongkok sendiri.

Baru-baru ini, pemerintah Amerika Serikat dan Inggris bekerja sama untuk menindak jaringan penipuan lintas negara besar-besaran. Mereka menjatuhkan sanksi terhadap Chen Zhi, pendiri Prince Group di Kamboja, serta individu dan entitas terkait. 

Jaksa AS menyampaikan bukti bahwa Chen Zhi dan rekan-rekannya menyuap pejabat di Kementerian Keamanan Publik dan Kementerian Luar Negeri PKT, agar dapat berkali-kali menghindari penggerebekan oleh aparat PKT. (Hui/asr)

Laporan oleh Luo Tingting / Wen Hui

Hamas Menyerahkan Jenazah yang Salah, Israel Murka: Akan Memberikan Tanggapan Keras

EtIndonesia. Pada 28 Oktober 2025, situasi antara Israel dan Hamas kembali memanas, hanya beberapa hari setelah gencatan senjata mulai stabil. Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menyatakan bahwa jenazah yang diserahkan Hamas bukanlah milik sandera Israel yang hilang, sebagaimana dijanjikan dalam perjanjian gencatan senjata. Israel menilai hal ini sebagai pelanggaran serius terhadap kesepakatan, dan memperingatkan bahwa akan memberikan respons keras.

Peristiwa ini bermula ketika Hamas pada Senin malam menyerahkan satu jenazah, yang mereka klaim sebagai salah satu sandera Israel yang hilang. Namun, setelah dilakukan identifikasi, Israel menemukan bahwa jenazah tersebut adalah milik Ofir Tzarfati, warga Israel yang telah tewas dalam serangan mendadak Hamas pada 7 Oktober tahun lalu. Jenazahnya sebenarnya sudah ditemukan oleh militer Israel beberapa minggu setelah pertempuran awal.

Menanggapi hal itu, Netanyahu menyatakan kemarahan besar dan mengumumkan akan menggelar rapat tingkat tinggi dengan pejabat pertahanan untuk membahas “langkah Israel berikutnya.”

Sementara itu, Hamas membantah telah melanggar perjanjian. Juru bicara Hamas, Hazem Qassem, mengatakan kepada Reuters: “Hamas akan terus melakukan segala upaya untuk segera menyerahkan sisa jenazah hingga seluruh persoalan ini terselesaikan.”

Ia menambahkan bahwa kerusakan parah di Jalur Gaza serta kurangnya peralatan identifikasi membuat pencarian dan pengenalan seluruh jenazah menjadi tugas yang sangat sulit.

Namun, di dalam Israel sendiri, faksi garis keras menuntut agar pemerintah tidak lagi bersikap lunak terhadap Hamas. Menteri Keuangan Bezalel Smotrich dan Menteri Keamanan Nasional Itamar Ben-Gvir sama-sama mendesak pemerintah untuk mengambil tindakan lebih keras terhadap kelompok itu.

Seorang pejabat senior Israel mengungkapkan bahwa setiap tindakan militer harus lebih dahulu mendapat persetujuan dari Washington, mengingat Amerika Serikat merupakan mediator utama dalam kesepakatan gencatan senjata ini.

Presiden Amerika Serikat Donald Trump pada Sabtu lalu juga menyatakan bahwa ia akan memantau secara ketat perkembangan penyerahan jenazah oleh Hamas.

Berdasarkan perjanjian gencatan senjata, Hamas telah membebaskan seluruh sandera yang masih hidup dengan imbalan pembebasan hampir 2.000 tahanan Palestina oleh Israel, serta penarikan pasukan dan penghentian serangan militer. 

Hamas berjanji akan menyerahkan sisa jenazah sandera yang belum ditemukan, namun menegaskan mereka membutuhkan waktu lebih lama. Sementara itu, pihak Israel menuduh bahwa Hamas sebenarnya mengetahui lokasi sebagian besar jenazah, tetapi sengaja menunda prosesnya.

Saat ini, alat berat dari Mesir telah tiba di Khan Younis dan Nuseirat, di selatan Gaza. Buldoser mulai menggali reruntuhan, sementara anggota bersenjata Hamas berjaga di lokasi. Israel menduga beberapa jenazah mungkin disembunyikan di jaringan terowongan bawah tanah milik Hamas.

Menteri Pertahanan Israel, Israel Katz, mengatakan bahwa sekitar 60% terowongan Hamas masih utuh, dan militer Israel akan terus menghancurkan jaringan tersebut. (Hui/asr)

Sumber : NTDTV.com

Topan Terkuat di Dunia “Melissa” Mengamuk — Badai Kategori 5 Mengancam Langsung Jamaika

 Mulai akhir pekan lalu, kekuatan topan Melissa di wilayah Karibia meningkat dengan cepat. Topan tersebut telah mencapai kategori 5, menjadikannya badai terkuat di dunia tahun ini. Para ahli memperingatkan bahwa badai ini akan menimbulkan kehancuran berskala bencana, dengan Jamaika menjadi wilayah yang paling pertama terdampak.

EtIndonesia Pada Selasa (28 Oktober), topan kategori 5 Melissa menghantam wilayah barat Jamaika disertai angin kencang dan hujan deras, dengan kecepatan angin berkelanjutan mencapai 185 mil per jam (sekitar 295 kilometer per jam) — menjadikannya salah satu badai paling kuat yang pernah melanda pulau-pulau Karibia.

Para pakar menjelaskan bahwa topan tersebut bergerak lambat di atas perairan Karibia yang sangat hangat, menyebabkan ukuran dan intensitas badai terus meningkat. Di beberapa wilayah, curah hujan bisa mencapai hingga 40 inci (sekitar 100 sentimeter), yang dapat memicu banjir besar yang mengancam jiwa.

“Selain hujan dan angin kencang yang merusak, diperkirakan pantai selatan Jamaika juga akan dilanda gelombang pasang badai dengan ketinggian 3 hingga 4 meter, disertai gelombang besar yang menghancurkan,” kata Anne-Claire Fontan, pakar siklon tropis dari Organisasi Meteorologi Dunia (WMO). 

Badai tersebut menyebabkan pemadaman listrik di banyak wilayah Jamaika, dan sekitar 700.000 rumah tangga diperkirakan akan terdampak. Banyak daerah telah mengeluarkan perintah evakuasi wajib. Pemerintah Jamaika menyatakan bahwa mereka hampir tidak mampu menangani skala kehancuran yang disebabkan badai ini dan hanya bisa menunggu hingga badai berlalu.

“Kami memperkirakan akan terjadi banjir, tanah longsor, dan gelombang badai. Dan tentu saja, ketika angin kencang datang, kami tak bisa menghindar, terutama bagi mereka yang berada di jalur badai dan dekat dengan pusat mata topan,” ujar Kepala Badan Meteorologi Jamaika, Evan Thompson. 

Federasi Palang Merah Internasional memperkirakan bahwa sebanyak 1,5 juta orang di Jamaika akan terdampak langsung oleh badai tersebut.

Sebelum badai mendarat, hujan deras dan badai berhari-hari telah menyebabkan sedikitnya 7 orang meninggal dunia di kawasan Karibia, termasuk di Haiti dan Republik Dominika.

Citra satelit menunjukkan bahwa topan Melissa diperkirakan akan melintasi bagian timur Kuba pada Selasa malam, kemudian bergerak ke Bahama dan Kepulauan Turks dan Caicos pada Rabu.

Di kota Les Cayes, Haiti bagian selatan, banjir besar menenggelamkan jalan-jalan, menimbulkan kekhawatiran akan wabah penyakit menular.

Pada hari Senin, Skuadron Pengintaian Cuaca ke-53 Angkatan Udara AS terbang langsung ke mata badai Melissa, dan merekam pemandangan spektakuler yang menunjukkan kontras tajam antara ketenangan di pusat badai dan amukan angin di sekitarnya.

Diperkirakan badai ini tidak akan menghantam daratan Amerika Serikat secara langsung, namun akan menimbulkan gelombang besar dan sedikit banjir pesisir di sepanjang pantai timur AS. (Hui/asr)

Laporan oleh: Guo Yuexi — NTD News, Amerika Serikat

Dalam Beberapa Tahun ke Depan, Jika Tak Ingin Hidup Sengsara — Lakukan Tiga Hal Ini

EtIndonesia. Segenggam pasir dari perubahan zaman, bagi orang biasa, bisa menjadi gunung yang tak terangkat. Begitu situasi dunia berguncang sedikit saja, rakyat kecil hampir pasti yang pertama kena dampaknya.

Tiga tahun pandemi telah membuktikan— kita yang masih hidup hari ini, adalah kelompok yang beruntung.  Bagi mereka yang telah “kembali menjadi tanah dan debu”, semua itu adalah tragedi.

Di hadapan realitas besar, kita ini kecil. Keberanian berkata “aku akan baik-baik saja” tidak selalu bisa melawan nasib.

Masa depan mungkin membaik — tetapi jauh lebih mungkin justru semakin sulit. Karena ekonomi sudah lesu, dan tekanan hidup semakin keras.

Maka, jika dalam beberapa tahun ke depan kamu tidak ingin hidup pahit dan penuh penyesalan — tolong lakukan tiga hal ini.

1. Jangan Hidup dengan Beban Utang

Suka atau tidak suka — menjerumuskan diri dalam utang adalah menggali kuburan sendiri.

Mungkin ada yang membantah: “Hari gini, siapa sih yang nggak punya utang? Kalau nggak ngutang, malah aneh dong?”

Itu adalah pola pikir ikut-ikutan yang sesat. Setiap hari ada orang meninggal — tapi kenapa kamu tidak ikut mati? Apakah semua hal harus ikut-ikutan?

Kenyataannya: keluarga biasa itu sudah rapuh. Kalau ditambah beban utang besar, lalu ada anggota keluarga yang sakit dan tak ada dana…

Itu bukan masalah kekurangan uang — itu masalah hidup dan mati.

Jangan tertipu oleh ide “punya utang berarti ambisius dan maju.”

 Kadang itu bukan motivasi — tapi jebakan orang lain untuk memanen hidupmu.

2. Jangan Biarkan Dirimu Terkunci oleh Apa Pun

Apa pun yang mengikat hidupmu terlalu dalam, suatu hari akan membalikkannya kepadamu dengan cara yang pedih.

Contohnya:

  • Terobsesi rumah (beton dan dinding), sampai hidup hanya dipakai untuk membayar cicilan → ujungnya tertindas oleh benda mati
  • Menikah pakai mahar dan pesta tak realistis → kehidupan setelahnya berubah menjadi kemiskinan yang penuh konflik
  • Kerja lembur dan kompetisi tanpa henti → akhirnya bukan mengejar sukses, tapi menjemput kematian mendadak

Karena itu—aku sangat setuju dengan prinsip “lepas apa yang membelenggu.”

  • Kalau rumah tak sanggup beli — ya jangan beli dulu.
    –  Kalau pesta nikah harus bikin bangkrut — tak perlu maksa.
    – Kalau lingkaran sosialmu isinya orang-orang yang hidup demi pamer — tinggalkan.

Hidupmu bukan alat perjudian. Kamu bukan pemain drama yang wajib tampil mengesankan untuk penonton yang bahkan tak peduli.

3. Jangan Biarkan Nafsu dan Keinginan Membesar Tanpa Kendali

Semakin menggiurkan dunia ini, semakin penting untuk menahan diri.

Baik itu keinginan materi  maupun keinginan fisik — jika pelampiasannya kebablasan, bisa membawa malapetaka.

Melihat orang lain beli mobil mewah — ikut terpicu, lalu ngutang demi gengsi → itu bukan ambisi. Itu kehilangan akal sehat.

Tak punya kemampuan konsumsi besar, tapi memaksa demi citra dan validasi → itu bukan gaya hidup — itu undangan menuju kehancuran.

Dari dulu hingga kini, tak pernah berubah:  “Keinginan setinggi langit, tapi kemampuan selemah kertas tipis.”

 Hasil akhirnya selalu sama: jatuh dan hancur.

Sebaliknya — jika keinginan wajar, tahu diri, jalan pelan tapi pasti, hidup bisa panjang, tenang, dan tetap punya martabat.

Penutup

Beberapa tahun ke depan — mencari uang mungkin makin sulit. Kalau tetap memaksa hidup dengan utang besar, hidupmu hanya menunggu waktu masuk berita duka.

Kamu bisa lihat sendiri — makin banyak kasus bunuh diri, lompat jembatan, lompat apartemen… Sebagian besar berawal dari tiga kesalahan fatal di atas.

Awalnya mereka keras kepala, yakin tak akan apa-apa — tapi akhirnya yang mereka temui adalah pintu akhir.

Hidup ini sebenarnya tidak serumit itu.

  • Asal tidak terlalu bernafsu.
    –  Asal tidak menjebak diri dengan utang.
    – Asal tidak membiarkan diri dikendalikan oleh sistem dan ego.

Maka hidup akan berjalan jauh lebih aman.

Sesederhana itu.  Tapi hanya sedikit yang sungguh-sungguh mau melakukannya.(jhn/yn)