Petualangan Membeli Kuda Seorang Pria Shandong, Tiongkok :  Bangun Tidur Temukan Dua Ekor Kuda

Belakangan ini, seorang pria di Zibo, Provinsi Shandong, Tiongkok, mengalami kejadian tak terduga setelah membeli seekor kuda betina. Keesokan paginya, ia mendapati kuda di kandangnya bertambah satu ekor — ternyata kuda betina yang ia beli sedang hamil, namun hal itu tidak diketahui siapa pun. Pria tersebut pun mendapat kejutan menyenangkan dan merasa sangat gembira.

EtIndonesia. Pada 24 Oktober, seorang netizen mengunggah video yang mengatakan bahwa ia membeli seekor kuda betina dari temannya. Namun keesokan harinya, ia terkejut mendapati seekor anak kuda lahir di kandang — awalnya hanya membeli satu ekor kuda, kini menjadi dua ekor.

Dalam wawancara dengan media, pria bernama Liu itu mengatakan bahwa ia mengenal temannya di klub penunggang kuda. Temannya memiliki lebih dari sepuluh ekor kuda dan menjual salah satunya kepadanya.

Liu bercerita, “Saya tahu dari mulut pengurus kandang bahwa teman saya menjual kuda ini karena ia mengira paru-paru kuda itu bermasalah, sebab ketika berlari sedikit saja, kuda itu langsung terengah-engah. Tapi ternyata saat itu kuda itu sudah hamil enam bulan, wajar saja ia cepat lelah.”

Mengetahui hal tersebut, Liu tidak menyesal membeli kuda itu dan tetap merawatnya dengan baik.

 Ia berkata, “Karena sudah membeli, ya kita rawat dengan baik. Tidak ada yang tahu kalau ternyata dia sedang hamil. Setelah dirawat, tiba-tiba saya punya dua ekor kuda. Saya merasa ini benar-benar bukti bahwa orang baik mendapat balasan baik.”

Kuda betina itu bernama “Moli”, memiliki tanda putih di hidungnya. Anak kuda yang baru lahir juga memiliki tanda putih serupa, mirip dengan induknya.

Liu mengatakan bahwa anak kuda itu lahir diam-diam sekitar pukul 4 atau 5 pagi, dan pada pukul 3 sore sudah bisa berlari kecil. Anak kuda itu sangat lucu dan sehat, membawa kebahagiaan besar bagi Liu atas kelahiran kehidupan baru tersebut.

Liu mengenang, “Ketika saya masuk ke kandang untuk memberi makan, tiba-tiba saya melihat ada seekor kuda tambahan. Rasanya seperti menang lotre! Itu perasaan yang tak bisa diukur dengan uang, sulit dijelaskan dengan kata-kata — benar-benar mengejutkan!”

Kejadian Liu — membeli seekor kuda lalu mendapat dua — menarik banyak perhatian netizen. Banyak yang berkomentar, “Keberuntungannya luar biasa! Seperti versi nyata dari ‘beli satu gratis satu’. Benar-benar bikin iri. Tapi juga terlihat bahwa Liu benar-benar penyayang hewan — ia tidak menolak meski kudanya dianggap ‘bermasalah’. Kebaikannya itu membawa keberuntungan.”

Ada juga netizen yang bercanda, “Penjualnya pasti menyesal berat setelah tahu, sampai menepuk paha karena kecewa. Tapi dari sisi lain, ini adalah keberuntungan Liu dan hasil dari kasih sayangnya terhadap kuda. Semoga anak kuda itu tumbuh sehat.” (Hui/asr)

Laporan oleh Luo Tingting / Editor: Zhu Xinrui

3 Jantung Perang Rusia Meledak Bersamaan — Ukraina Luncurkan Operasi Pemutus Tulang Belakang Kremlin

EtIndonesia. Dalam serangkaian serangan jarak jauh dan operasi lintas-perbatasan yang intens pada 22–24 Oktober 2025, beberapa target industri dan logistik militer Rusia dilaporkan mengalami kerusakan berat — termasuk fasilitas pengolahan minyak di Ryazan, pabrik amunisi di Kopeysk, serta depot amunisi besar di wilayah Belgorod/Valuyki. Analis internasional menilai rangkaian kejadian ini bukan hanya serangan simbolik, melainkan upaya terkoordinasi untuk memutus tiga jalur logistik utama yang menopang operasi medan Rusia. Beberapa laporan lapangan dan rangkuman waktu nyata juga mencatat ofensif darat Ukraina di Front Kherson (penyebrangan Dnieper) pada 23 Oktober yang disertai serangan udara dan manuver brigade lapis baja.

Kronologi & Dampak Utama

1) Serangan terhadap kompleks minyak di Ryazan — (laporan: 23–24 Okt 2025)

Beberapa sumber dan ringkasan kronologi konflik mencatat bahwa fasilitas pengolahan/ kilang minyak di Oblast Ryazan kembali menjadi sasaran dalam gelombang serangan pada akhir Oktober 2025. Kilang-kilang di wilayah ini merupakan salah satu penopang pasokan bahan bakar penting bagi penggunaan sipil dan militer di Rusia; gangguan pada unit distilasi utama akan sangat mengurangi output produk bahan bakar, termasuk bahan bakar avtur dan diesel militer. Laporan lintas-sumber sebelumnya juga merekam serangkaian serangan terhadap fasilitas energi Rusia sepanjang 2024–2025.

Dampak yang dilaporkan: gangguan produksi, api besar, dan penghentian sebagian loading/operasi di beberapa unit kilang; efek riil pada pasokan bahan bakar militer tergantung lama perbaikan unit distilasi. 

2) Ledakan & kebakaran besar di Pabrik Amunisi Kopeysk (Plastmass) — 22 Oktober 2025 (laporan lokal)

Sebagai salah satu pabrik yang memproduksi amunisi skala besar, fasilitas di Kopeysk (Chelyabinsk Oblast) mengalami ledakan dan kebakaran pada 22 Oktober — menurut rangkuman peristiwa, beberapa blok pabrik hancur dan ada korban jiwa/terluka dalam insiden itu. Otoritas regional membuka penyelidikan, sementara beberapa sumber lapangan mengindikasikan kemungkinan hubungan antara serangan terarah dan/atau kecelakaan industri yang diperburuk oleh faktor eksternal.

Dampak yang dilaporkan: terganggunya kapasitas produksi peluru artileri/roket; hilangnya stok dan kemampuan pengisian ulang logistik tempur pada jangka pendek–menengah.

3) Depot amunisi besar di Valuyki (Belgorod) meledak — 23 Oktober 2025 (laporan timeline)

Satu laporan kronologi peristiwa menyebut ledakan sangat besar pada depot distribusi amunisi di Valuyki (obl. Belgorod) pada dini hari 23 Oktober — ledakan berlapis akibat tumpukan bahan peledak menyebabkan kobaran api hebat dan gelombang kejut yang merusak bangunan dan memecahkan jendela di radius luas. Insiden semacam ini mengganggu distribusi amunisi ke front-front timur (Kharkiv/Donbas).

Catatan verifikasi: Beberapa detil teknis (mis. luas persis depot, tonase amunisi) beredar di saluran terbuka; namun beberapa angka masih belum terverifikasi independen—oleh karena itu saya menegaskan: data numerik spesifik yang belum dikonfirmasi tetap diklasifikasikan sebagai laporan awal atau klaim pihak tertentu.

Operasi Darat & Laut: Pembukaan Serangan Balik Kherson (23 Oktober 2025)

Pada malam 23 Oktober, unit Ukraina dilaporkan membuka serangan balasan di sektor selatan—tepi timur Sungai Dnieper (wilayah Kherson). Menurut ringkasan peristiwa:

  • Serangan udara awal menarget pusat kendali drone dan komando lokal.
  • Unit rekayasa dan pasukan lintas-sungai membangun jembatan darurat malam hari, mendirikan kepala jembatan beberapa kilometer di tepi timur.
  • Ada klaim kerugian materiel di kedua belah pihak (mis. kendaraan lapis baja rusak/hancur).
  • Rusia membalas dengan puluhan hingga ratusan serangan balasan dalam 24 jam berikutnya, memanfaatkan drone kamikaze dan perang elektronik.

Implikasi strategis: berhasilnya pendirian kepala jembatan di tepi timur Dnieper dapat membuka koridor logistik dan basis serangan lebih lanjut ke selatan — serta menempatkan tekanan langsung pada rute suplai yang menuju Krimea jika penetrasi berlanjut.

 Tren Operasional: Dari Perbatasan ke “Jantung” Industri Rusia

Analis asing menyimpulkan bahwa serangkaian kejadian ini menandai pergeseran taktik: dari serangan lintas-perbatasan yang terbatas menjadi kemampuan strike yang menargetkan infrastruktur produksi militer dan energi jauh di wilayah dalam Rusia. Dalam praktiknya, ini berarti:

  • Gangguan bersamaan pada produksi (pabrik amunisi), penyimpanan & distribusi (depot amunisi), dan pasokan energi/bahan bakar (kilang) dapat memaksa redistribusi sumber daya dan menimbulkan krisis logistik jangka menengah.

Asimetri Teknologi: Drone, Robot, dan Perang Jarak Jauh

Beberapa laporan lapangan dan rekaman video medan menyiratkan penggunaan luas platform tanpa awak (UAV/drone) — dari drone-jet jelajah presisi hingga swarm FPV untuk penargetan medan — serta penggunaan robot darat dalam beberapa kasus insiden penyerahan unit musuh. Peralihan ke “perang jarak jauh & otonom” terlihat menurunkan kebutuhan konfrontasi langsung dan meningkatkan efek destruktif pada logistik musuh lewat target-target non-frontline. Referensi kronologi konflik mengabadikan beberapa episode serangan depot/arsenal dengan penggunaan drone skala besar.

Klaim Mobilisasi & Ketegangan Personel — Perlunya Hati-Hati pada Angka

Beberapa klaim yang beredar di saluran lapangan menyebut angka mobilisasi besar-besaran, penggunaan tahanan sipil/narapidana sebagai pasukan, atau sistem mobilisasi digital otomatis yang menandai eskalasi total dalam upaya perekrutan militer. Namun: klaim semacam ini perlu diverifikasi melalui pernyataan resmi pemerintah atau investigasi independen sebelum diterima sebagai fakta. Di banyak peristiwa konflik, angka-angka awal sering berubah. Saya merekomendasikan agar setiap angka mobilisasi atau kebijakan domestik dikonfirmasi lewat sumber resmi atau liputan investigatif yang kredibel sebelum dipakai sebagai dasar analisis strategis lebih jauh.

Analisis Singkat: Konsekuensi Jangka Pendek & Menengah

  1. Gangguan logistik — Jika beberapa titik produksi, gudang, dan kilang tetap non-operasional selama berminggu–bulan, kemampuan Rusia memasok bahan bakar, amunisi, dan cadangan akan terseret turun; hal ini memperpanjang kebutuhan rotasi logistik dan mungkin mengubah taktik tempur menjadi lebih defensif.
  2. Peningkatan tekanan ekonomi & politik — Rusaknya infrastruktur energi/petrokimia menekan pendapatan ekspor, menambah beban fiskal dan potensi kerusakan sosial domestik.
  3. Normalisasi serangan jauh — Keberhasilan operasi jauh ke dalam wilayah Rusia berpotensi mendorong normalisasi serangan serupa jika platform jangkauan panjang tersedia dan dukungan intelijen tetap ada.

Catatan Metodologis & Verifikasi

  • Untuk beberapa insiden (mis. Ryazan, Kopeysk, depot Valuyki), saya mengandalkan ringkasan kronologi konflik dan laporan berita/entri ringkasan yang tersedia di publik (contoh: kronologi konflik, artikel berita, dan ringkasan insiden lokal). Sebagian sumber menunjukkan insiden pada tanggal 22–24 Oktober 2025; sumber lain mengkonfirmasi riwayat serangan terhadap fasilitas energi Rusia sepanjang 2024–2025.
  • Beberapa angka detail yang tersebar di media sosial atau saluran Telegram (mis. tonase amunisi, luas depot, jumlah drone yang ditembak jatuh) belum semua terverifikasi oleh lembaga independen; oleh karena itu saya sengaja menempatkan kata-kata seperti “dilaporkan” dan “menurut laporan awal” untuk membedakan antara fakta terverifikasi dan klaim awal.

Georgia Tangkap Tiga Warga Tiongkok karena Diduga Membeli Bahan Nuklir Uranium Secara Ilegal

EtIndonesia. Dinas Keamanan Nasional Georgia yang terletak di selatan Rusia mengumumkan pada Sabtu (25/10/2025) bahwa pihaknya telah menangkap tiga warga negara Tiongkok di ibu kota Tbilisi. Mereka diduga berupaya membeli secara ilegal dua kilogram bahan nuklir berupa uranium. Ketiganya kini menghadapi ancaman hukuman penjara hingga 10 tahun.

Menurut pernyataan pejabat Dinas Keamanan Nasional Georgia yang disampaikan melalui laman Facebook resmi lembaga tersebut, ketiga warga Tiongkok itu berencana membeli uranium seharga 400.000 dolar AS, kemudian menyelundupkannya melalui Rusia menuju Tiongkok.

Penangkapan dilakukan melalui operasi gabungan antara badan kontra intelijen dan pasukan khusus Georgia. Dalam operasi itu, pihak berwenang menyita bahan nuklir uranium di tempat kejadian, meski belum dijelaskan jenis atau kadar pengayaan uranium tersebut.

Pejabat keamanan juga menambahkan bahwa salah satu dari ketiga warga Tiongkok itu membawa seorang “ahli” yang bermaksud menilai kualitas uranium dan secara aktif mencari sumber bahan nuklir di dalam wilayah Georgia. Aktivitas mereka disebut terkoordinasi dengan kelompok kriminal Tiongkok lainnya. Polisi kini telah menggeledah tempat tinggal para tersangka.

Pada  Juli tahun ini, Georgia juga menggagalkan kasus perdagangan lintas negara yang melibatkan uranium yang diperkaya senilai 3 juta dolar AS. Dalam kasus itu, satu warga Georgia dan satu warga Turki ditangkap atas tuduhan memperdagangkan bahan nuklir radioaktif, termasuk unsur kimia uranium. Dinas Keamanan Nasional menilai uranium tersebut berpotensi digunakan untuk membuat senjata pemusnah massal.

Masalah keamanan bahan nuklir peninggalan era Uni Soviet telah lama menjadi kekhawatiran besar sejak bubarnya Uni Soviet pada tahun 1991. Sebagai salah satu bekas republik Soviet, Georgia selama beberapa dekade terakhir telah beberapa kali menghadapi kasus serius yang melibatkan perdagangan ilegal bahan nuklir. (Hui/asr)

Laporan oleh: Li Mei dan Liu Fang | Stasiun Televisi New Tang Dynasty (NTD)

Hati-hati! Anda Mungkin Mengira Menggunakan Piring Kertas, Tapi Sebenarnya Bisa Menelan Zat Plastik Berbahaya

EtIndonesia. Banyak orang bertanya-tanya: apakah piring kertas sekali pakai aman digunakan untuk memanaskan makanan di microwave?

Dalam kehidupan yang serba cepat, banyak orang memilih cara praktis dengan memanaskan makanan menggunakan piring kertas sekali pakai. Namun, hati-hati — dalam beberapa kasus, kenyamanan ini bisa mengorbankan keamanan makanan Anda.

Kesalahan umum yang sering terjadi adalah orang tidak memeriksa apakah piring kertas memiliki lapisan pelindung (coating) sebelum digunakan di microwave. Bahan piring kertas bukan hanya dari pulp kayu; biasanya ada lapisan tambahan untuk membuatnya tahan air, tahan minyak, dan tahan panas. 

Lapisan ini bisa berupa PFAS (senyawa perfluoroalkil dan polifluoroalkil), polietilena (PE), atau lilin. Saat dipanaskan dalam microwave, bahan-bahan ini dapat melepaskan zat berbahaya yang kemudian bisa masuk ke tubuh bersama makanan.

Paparan PFAS dalam jangka panjang berpotensi menyebabkan gangguan endokrin, penurunan imunitas, dan peningkatan kadar kolesterol.

Sementara itu, lapisan berbahan dasar minyak bumi atau plastik dapat melepaskan plastisizer (seperti phthalate), yang dikaitkan dengan gangguan fungsi ginjal dan meningkatnya risiko proteinuria (protein dalam urine).

Dalam penggunaan normal (tanpa pemanasan atau penyimpanan lama), risikonya tergolong sangat rendah. Namun, jika digunakan untuk makanan berminyak atau asam dalam waktu lama — misalnya salad atau ayam goreng — masih ada kemungkinan kecil zat kimia seperti plastisizer atau aditif bocor ke makanan.

Demi keamanan, lebih baik gunakan peralatan makan dari keramik atau kaca saat memanaskan makanan di microwave.

Jika harus memakai piring kertas sekali pakai, pastikan ada label “aman untuk microwave” di bagian bawahnya, dan jangan memanaskan terlalu lama atau pada suhu terlalu tinggi. Saat membeli piring kertas, sebaiknya pilih produk yang bertuliskan “bebas PFAS,” “tanpa lapisan plastik,” atau “dapat terurai (kompos)”.

Selain itu, Kementerian Lingkungan Hidup Taiwan juga mengingatkan masyarakat, terutama mereka yang sering membeli makanan siap saji, bahwa kotak dan gelas kertas untuk makanan bisa mengandung dua jenis racun berbahaya.

Piring kertas berlapis lilin aman digunakan untuk minuman dingin, tetapi tidak boleh digunakan untuk minuman atau makanan dengan suhu di atas 40°C. Sedangkan piring kertas berlapis plastik bisa digunakan untuk makanan panas, dengan daya tahan suhu 90–110°C. Untuk kotak kertas khusus microwave, daya tahan panasnya bisa mencapai 140°C.

Namun, seorang ahli teknologi pangan dari Taiwan, Zhang Bangni mengingatkan bahwa meskipun menggunakan wadah kertas bisa mengurangi paparan racun plastik, wadah kertas tetap bisa mengandung zat berbahaya lain seperti tinta atau pemutih optik (fluorescent brightener). 

Ia menambahkan, suhu makanan yang tinggi juga dapat mempercepat pelepasan zat beracun tersebut. Karena itu, ia menyarankan agar masyarakat membawa peralatan makan sendiri saat membeli makanan luar, agar benar-benar aman. (Hui/asr)

Laporan oleh Song Qiyun & Jin Jing /  Lin Qing

Putaran ke-19 Sanksi Uni Eropa: Trump Bekukan Aset Perusahaan Rusia

EtIndonesia. Uni Eropa pada Rabu (22/10/2025)  resmi mengesahkan putaran ke-19 sanksi terhadap Rusia. Pada saat yang sama, Amerika Serikat juga menjatuhkan sanksi terhadap perusahaan minyak besar Rusia. Ini merupakan sanksi besar pertama yang dijatuhkan Presiden Donald Trump terhadap Rusia sejak memulai masa jabatan keduanya, dengan tujuan menekan Presiden Vladimir Putin agar menghentikan perang. Uni Eropa menyambut langkah ini dengan sangat antusias.

“Saya sangat senang kami berhasil meluncurkan putaran ke-19 sanksi ini, karena kita harus terus memberi tekanan pada Rusia untuk mewujudkan perdamaian,” kata Komisioner Urusan Ekspansi Uni Eropa, Martha Kos. 

Putaran sanksi terbaru ini mencakup larangan total pembelian gas alam cair (LNG) asal Rusia.

Sanksi disetujui setelah Slovakia — yang sebelumnya menolak — akhirnya menyatakan dukungan dalam sidang Uni Eropa yang digelar malam itu.

Ketua partai oposisi Slovakia, Michal Šimečka, menyatakan: “Slovakia berharap dapat menjadi negara Eropa yang berdiri di atas hukum dan demokrasi.”

Larangan impor LNG Rusia akan diberlakukan dalam dua tahap:

  • Kontrak jangka pendek antara Uni Eropa dan Rusia akan dihentikan dalam enam bulan.
  • Kontrak jangka panjang akan berakhir pada 1 Januari 2027.

Sanksi juga membatasi aktivitas diplomat Rusia di wilayah Uni Eropa.

Negara yang kini memegang presidensi bergilir Uni Eropa, Denmark, menegaskan bahwa “langkah sanksi penting ini akan memukul sumber pendapatan utama Rusia melalui tekanan di sektor energi, perdagangan, dan keuangan.”

Perwakilan Tinggi Uni Eropa untuk Urusan Luar Negeri dan Kebijakan Keamanan, Kaja Kallas, menulis di media sosial X: “Sanksi ini menargetkan bank-bank Rusia, bursa kripto, serta sejumlah entitas di India dan Tiongkok. Uni Eropa juga membatasi pergerakan diplomat Rusia untuk menanggapi upaya mereka merusak stabilitas. Putin kini semakin kesulitan menggalang dana untuk perang ini.”

Selain itu, dana Rusia sebesar 180 miliar euro yang disimpan di Euroclear Bank di Belgia sedang dipertimbangkan untuk digunakan dalam membantu Ukraina. Namun, pemerintah Belgia meminta agar risiko penggunaannya dibagi bersama negara lain.

Kanselir Jerman Friedrich Merz mengatakan: “Dalam beberapa hari dan minggu terakhir, saya telah berulang kali berdiskusi dengan Perdana Menteri Belgia mengenai hal ini. Saya memahami kekhawatirannya, tetapi ia juga ingin menemukan solusi bersama. Jadi, saya berharap hari ini kita akan melihat kemajuan lebih lanjut.”

Bersamaan dengan langkah Uni Eropa, Amerika Serikat juga menjatuhkan sanksi besar pada hari yang sama, dengan membekukan aset dua raksasa minyak Rusia — Rosneft dan Lukoil — beserta sejumlah anak perusahaannya. Langkah ini disambut gembira oleh para pejabat Eropa.

Ketua Partai Rakyat Eropa (EPP), Manfred Weber, menyatakan: “Kami mendengar kabar baik dari Amerika Serikat. Trump mulai menjatuhkan sanksi terhadap Rusia. Ini menunjukkan bahwa Trump memahami sifat agresif Putin dan bahwa kerja sama dengannya tidak mungkin dilakukan.”

Perwakilan Tinggi Uni Eropa Kaja Kallas juga menambahkan: “Kami sangat senang mendengar langkah Amerika untuk menjatuhkan sanksi terhadap Rusia. Ini adalah sinyal penting bahwa kita tetap bersatu dalam posisi yang sama.”

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky pada Kamis turut menyampaikan terima kasih kepada Uni Eropa dan Amerika Serikat. Ia mengatakan bahwa Amerika telah mengirimkan pesan yang jelas.

“Siapa pun yang memperpanjang perang dan menebar teror harus membayar harganya,” katanya.  (Hui/asr)

Laporan oleh: Anqi dan Wang Yanqiao | Stasiun Televisi New Tang Dynasty (NTD)

Thailand dan Kamboja Tanda Tangani Perjanjian Gencatan Senjata, Trump Hadiri Langsung Setelah Pesawatnya Tiba

EtIndoensia. Begitu pesawat khusus Presiden AS Donald Trump mendarat di Kuala Lumpur, ia langsung menuju lokasi untuk menyaksikan penandatanganan perjanjian gencatan senjata antara Thailand dan Kamboja di Pusat Konvensi Kuala Lumpur. Dalam acara itu, hadir pula Perdana Menteri Thailand Anutin Charnvirakul, Perdana Menteri Kamboja Hun Manet, dan Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim.

Menurut laporan AFP, semula penandatanganan ini dijadwalkan berlangsung di Bangkok, namun setelah wafatnya Ratu Ibu Thailand pada 24 Oktober malam, acara dipindahkan secara darurat ke Kuala Lumpur. Thailand kini memasuki masa berkabung nasional selama setahun.

Perdana Menteri Thailand Anutin telah membatalkan keikutsertaannya dalam KTT para pemimpin ASEAN di Malaysia dan KTT APEC di Korea Selatan. Namun, ia tetap ingin secara pribadi menandatangani perjanjian damai, sehingga meminta agar upacara dilaksanakan Minggu (26 Oktober), lalu segera kembali ke Thailand setelah penandatanganan.

Trump menulis di platform media sosial miliknya, Truth Social, dari pesawat kepresidenan Air Force One: “Agar semua pihak dapat berpartisipasi dalam momen penting ini, kami akan langsung melaksanakan penandatanganan perjanjian damai begitu mendarat.”

Ia juga menyampaikan belasungkawa kepada rakyat Thailand atas wafatnya Ratu Ibu.

Dalam upacara yang disaksikan oleh Trump dan Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim, Anutin dan Hun Manet menandatangani perjanjian damai tersebut. Kedua negara sebelumnya terlibat bentrokan mematikan di wilayah perbatasan selama lima hari pada  Juli, sebelum gencatan senjata sementara dicapai melalui mediasi Trump.

Perjanjian baru ini dibangun di atas dasar kesepakatan gencatan senjata tiga bulan lalu. Saat itu, Trump menelepon para pemimpin Thailand dan Kamboja, mendesak mereka menghentikan aksi militer, dengan peringatan bahwa negosiasi dagang dengan AS bisa ditangguhkan jika permintaan itu diabaikan.

Kementerian Luar Negeri Kamboja menyatakan bahwa perjanjian kali ini juga mencakup pembebasan 18 tawanan perang Kamboja atas dasar kemanusiaan.

Dalam sambutannya, Trump menyebut kesepakatan ini sebagai “langkah bersejarah” dan memuji kedua pemimpin atas usaha mereka menuju perdamaian. Namun, sejumlah analis menilai kedua negara masih perlu menyepakati perjanjian damai yang lebih menyeluruh.

Sejak gencatan senjata awal pada 28 Juli lalu, sempat terjadi beberapa pelanggaran kecil. Menteri Luar Negeri Malaysia Mohamad Hasan, yang mewakili ASEAN dalam proses perundingan, mengatakan bahwa perjanjian kali ini menekankan pembentukan tim pemantau regional di wilayah konflik perbatasan.

“Kami berharap tidak akan ada lagi pelanggaran gencatan senjata. Kedua negara harus menarik senjata berat dari daerah perbatasan dan bekerja sama untuk menyingkirkan serta memusnahkan ranjau darat di kawasan tersebut,” ujarnya.

Menurut Reuters, Trump mengatakan: “Selama kedua negara hidup berdampingan dengan damai, Amerika Serikat akan terus menjalin hubungan dagang, kerja sama, dan transaksi besar dengan mereka.”

Perjalanan Trump kali ini merupakan bagian dari lawatannya ke Asia. Ia akan menghadiri KTT ASEAN di Malaysia, kemudian menuju Jepang, dan selanjutnya ke Korea Selatan untuk menghadiri KTT APEC — di mana ia diperkirakan akan melakukan pertemuan penting dengan pemimpin Partai Komunis Tiongkok, Xi Jinping. (Hui)

Sumber : NTDTV.com

Trump Tiba di Malaysia Setelah 23 Jam Penerbangan, Tampil Penuh Energi Hingga Joget Bareng dengan Penari Tradisional 

Presiden Amerika Serikat Donald Trump tiba di Kuala Lumpur, Malaysia pada Minggu 26 Oktober 2025 dan disambut dengan upacara kehormatan yang meriah. Meski baru menempuh penerbangan panjang selama 23 jam, Trump tampak penuh energi — bahkan ikut menari di karpet merah bersama warga yang menyambutnya, menciptakan suasana yang hangat dan meriah.

EtIndonesia. Pada pagi hari waktu setempat, Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim menyambut langsung Trump di Bandara Internasional Kuala Lumpur, dengan upacara penyambutan tingkat tinggi. Sebuah karpet merah dibentangkan, dan masyarakat setempat menari serta bernyanyi menyambut kedatangan sang presiden AS.

Dalam video yang beredar, terlihat Trump menuruni tangga pesawat dan begitu menginjak karpet merah langsung ikut menari mengikuti irama musik bersama para penyambutnya. Wajahnya tampak cerah dan penuh semangat, tanpa tanda-tanda kelelahan setelah perjalanan panjang tersebut.

Menurut sebuah memorandum yang dirilis oleh Gedung Putih AS pada 10 Oktober, hasil pemeriksaan kesehatan menunjukkan bahwa Trump yang kini berusia 79 tahun memiliki kondisi fisik yang sangat baik, bahkan usia biologis jantungnya 14 tahun lebih muda dari usia sebenarnya.

Kunjungan lima hari Trump ke Asia ini mencakup beberapa agenda penting. Ia akan menghadiri KTT ASEAN di Malaysia, di mana Thailand dan Kamboja akan menandatangani perjanjian gencatan senjata yang diperluas — kesepakatan yang berhasil tercapai berkat mediasi langsung dari Trump.

Pada  Juli lalu, Thailand dan Kamboja sempat terlibat bentrokan sengit di wilayah perbatasan selama lima hari. Saat itu, Trump secara pribadi menghubungi kedua pemimpin negara dan mendesak mereka menghentikan konflik, dengan peringatan bahwa perundingan dagang dengan AS akan ditangguhkan jika kekerasan berlanjut.

Menurut jadwal, pada 27 Oktober Trump akan melanjutkan perjalanannya ke Tokyo, Jepang, untuk bertemu Perdana Menteri baru Jepang, Sanae Takaichi. Kemudian, pada 29 Oktober, ia akan terbang ke Korea Selatan guna menghadiri KTT APEC, dan dijadwalkan bertemu dengan pemimpin Tiongkok, Xi Jinping.

Selain itu, sumber diplomatik menyebutkan bahwa Trump mungkin menambahkan agenda mendadak — yaitu pertemuan singkat dengan pemimpin Korea Utara Kim Jong Un di Zona Demiliterisasi (DMZ) antara kedua Korea. (Hui/asr)

Menlu AS Marco Rubio: Hamas Harus Melucuti Senjata untuk Memajukan Kesepakatan Damai Gaza

Pada Jumat (24 Oktober), Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio menegaskan saat berkunjung ke Israel bahwa demiliterisasi Gaza merupakan bagian kunci dari “Rencana Perdamaian 20 Poin”. Ia menekankan bahwa jika Hamas menolak untuk melucuti senjatanya, maka langkah itu akan dipaksakan secara paksa. Selain itu, pasukan keamanan di Gaza nantinya akan dipilih oleh negara-negara yang disetujui oleh Israel. Rubio menegaskan, tidak ada alternatif lain untuk rencana perdamaian ini.

EtIndonesia. Pada hari yang sama, Menlu AS Marco Rubio menginspeksi “Pusat Koordinasi Militer-Sipil” di wilayah selatan Israel. Dalam konferensi persnya, ia menekankan bahwa pelucutan senjata Hamas adalah kunci utama dalam rencana perdamaian tersebut.

“Jika Hamas menolak untuk melucuti senjatanya, maka itu berarti mereka melanggar perjanjian, dan tindakan pemaksaan harus dilakukan,” ujarnya. 

Ia menambahkan, “Israel telah memenuhi komitmennya, saat ini pasukan mereka ditempatkan di garis kuning, langkah ini dilakukan berdasarkan syarat pelucutan senjata Hamas.”

Rubio juga menegaskan bahwa pasukan keamanan internasional yang akan dikerahkan di Gaza harus berasal dari negara-negara yang diakui dan disetujui oleh Israel.

Rubio menjelaskan: “Kami belum menentukan siapa saja anggota pasukan itu. Prosesnya masih berlangsung. Banyak negara menyatakan kesediaannya untuk berpartisipasi. Namun, jelas bahwa pasukan tersebut harus berasal dari negara-negara yang membuat Israel merasa aman.”

Rubio menegaskan bahwa Rencana Perdamaian 20 Poin untuk Gaza merupakan solusi terbaik dan satu-satunya untuk menyelesaikan konflik Israel–Hamas.

“Untuk mencapai semua tujuan kita tidak akan mudah — pasti ada naik-turun dan tantangan. Namun, kemajuan yang telah dicapai sejauh ini memberi kita alasan kuat untuk tetap optimis secara realistis,” ujarnya.

Rubio menambahkan bahwa model pemerintahan Gaza di masa depan masih perlu ditentukan melalui negosiasi antara Israel dan negara-negara mitra. Hamas tidak akan diikutsertakan dalam proses tersebut, sementara peran Pemerintahan Otonomi Palestina masih belum ditetapkan.

Selain itu, Rubio juga menegaskan bahwa Badan Bantuan dan Pekerjaan PBB untuk Pengungsi Palestina (UNRWA) tidak akan terlibat, karena lembaga tersebut telah menjadi bagian dari struktur Hamas. (Hui/asr)

oleh reporter NTD Zhao Fenghua.

Trump Memulai Kunjungan ke Malaysia, Jepang, dan Korea Selatan — Pertemuan Trump–Xi Jadi Sorotan

Pada Jumat (24 Oktober), Presiden Amerika Serikat Donald Trump berangkat menuju Asia. Ia akan mengunjungi Malaysia, Jepang, dan Korea Selatan secara berurutan. Selama menghadiri KTT APEC di Korea Selatan, Trump dijadwalkan bertemu dengan pemimpin Tiongkok Xi Jinping, sebuah pertemuan yang menarik perhatian dunia.

EtIndonesia. Presiden Amerika Serikat Donald Trump berangkat pada Jumat malam, menandai kunjungan pertamanya ke Asia sejak kembali ke Gedung Putih.

Gedung Putih mengkonfirmasi bahwa Trump akan terlebih dahulu mengunjungi Malaysia untuk menghadiri jamuan kerja para pemimpin ASEAN, kemudian terbang ke Jepang untuk mengadakan pertemuan bilateral dengan Perdana Menteri Jepang yang baru, Sanae Takaichi.

Pada hari Jumat, Takaichi menyampaikan pidato kebijakan pertamanya di parlemen Jepang sejak menjabat, membahas langkah-langkah ekonomi yang berkaitan dengan kesejahteraan rakyat, serta berjanji akan mempercepat pembaruan strategi keamanan nasional guna menghadapi ancaman yang meningkat dari Partai Komunis Tiongkok, Korea Utara, dan Rusia.

Pengamat menilai kunjungan Trump merupakan ujian diplomatik besar bagi Takaichi. Ia berharap dapat membangun hubungan saling percaya pribadi dengan Trump, serta memperdalam aliansi Jepang–AS.

Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi menyatakan: “Jepang dan Amerika Serikat akan bekerja sama untuk meningkatkan kemampuan pencegahan dan respons aliansi kita, guna menghadapi tantangan bersama yang kita hadapi.”

Setelah menyelesaikan kunjungan di Jepang, pada 29 Oktober, Trump akan terbang ke Korea Selatan untuk menghadiri KTT APEC (Kerja Sama Ekonomi Asia-Pasifik).

Juru bicara Gedung Putih, Karolina Leavitt, mengatakan: “Pada Kamis pagi waktu setempat (30 Oktober), Presiden Trump akan mengadakan pertemuan bilateral dengan Presiden Tiongkok Xi Jinping, sebelum berangkat kembali ke Washington D.C.”

Dalam situasi ketegangan perdagangan AS–Tiongkok yang kembali meningkat, pertemuan Trump–Xi di Korea Selatan menjadi fokus perhatian dunia. Trump sebelumnya menyebutkan bahwa topik pembahasan akan mencakup fentanil, logam tanah jarang, perdagangan kedelai, perang Rusia–Ukraina, serta isu Selat Taiwan.

Presiden AS Donald Trump (22 Oktober 2025) mengatakan: “Saya yakin kita akan mencapai sebuah kesepakatan.”

Selain itu, publik juga menaruh perhatian pada kemungkinan pertemuan antara Trump dan Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un. Menteri Unifikasi Korea Selatan, Jeong Dong-young, pada Jumat mengatakan bahwa kemungkinan terjadinya “pertemuan Trump–Kim” cukup besar.

Enam tahun lalu, Trump pernah bertemu Kim Jong-un di Panmunjom, menjadikannya presiden AS pertama yang menginjakkan kaki di wilayah Korea Utara. (Hui/asr)

Laporan gabungan oleh reporter NTD, Yi Jing.

Wabah Flu Melanda Banyak Wilayah di Tiongkok, Kasus Kematian Muncul di Hong Kong

EtIndonesia. Belakangan ini, flu sedang merebak di berbagai daerah di Tiongkok dengan lonjakan tajam jumlah kasus infeksi, menyebabkan rumah sakit di banyak kota penuh sesak dengan pasien.

Pihak berwenang menyebutkan bahwa virus baru telah muncul, dan jumlah infeksi kali ini kemungkinan lebih banyak daripada tahun-tahun sebelumnya. Saat ini telah muncul kasus kematian, memicu kekhawatiran publik.

Wabah Meluas di Banyak Provinsi

Seorang orangtua di Shaanxi mengatakan dalam sebuah video pada 22 Oktober 2025  bahwa anaknya tertular flu, dan dari 31 anak di taman kanak-kanak, 17 anak sudah terinfeksi.

Dalam beberapa hari terakhir, flu juga merebak di Jiangsu, Hangzhou, Shanghai, dan Guangdong, dengan banyak anak-anak tertular dan bahkan satu keluarga bisa demam tinggi berulang kali.

Seorang orang tua di Guangdong berkata: “Gelombang flu kali ini sangat parah. Sekolah sampai mengeluarkan pemberitahuan — anak saya sudah empat hari tidak masuk sekolah karena demam selama empat hari, sekarang masih terus batuk. Sekolah mewajibkan anak benar-benar sembuh selama 48 jam dan membawa surat keterangan dokter sebelum boleh kembali ke sekolah.”

Di beberapa daerah di Zhejiang, rumah sakit anak penuh sesak, dan tidak ada obat khusus untuk mengatasi virus ini.

Seorang orang tua di Ningbo mengatakan, semua kamar rawat inap sudah penuh, tidak ada tempat tidur kosong sama sekali.

Peningkatan Kasus Menurut Data Resmi

Menurut laporan pemantauan flu terbaru dari Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Tiongkok (CDC), jumlah kasus flu di provinsi-provinsi bagian selatan sedang meningkat.

Seorang dokter di Shanghai bernama Hu Yang mengatakan bahwa dari pengamatan di klinik, kasus flu saat ini sangat tinggi.

Di Taipei, dokter Chiang Kuan-Yu dari Rumah Sakit Umum Kota Taipei menjelaskan: “Flu adalah penyakit pernapasan dengan tingkat mutasi paling tinggi. Bagi lansia, virus ini juga merupakan patogen yang paling berpotensi menyebabkan penyakit parah.”

Virus Flu Tipe A (H3N2) Dominan — Musim Flu Datang Lebih Awal

Banyak pakar medis di daratan Tiongkok memperkirakan bahwa musim flu tahun ini datang lebih awal dan jumlah infeksinya akan jauh lebih banyak. Jenis virus yang dominan adalah influenza tipe A, subtipe H3N2.

Kasus Kematian di Hong Kong

Baru-baru ini, Hong Kong melaporkan satu kasus kematian akibat flu.

Sejak September, jumlah kasus flu di sekolah-sekolah Hong Kong meningkat tajam, dengan 12 kasus serius yang melibatkan anak-anak berusia 2 hingga 17 tahun, termasuk satu kasus meninggal dunia.

Saran Pencegahan

Profesor Liu, seorang ahli pengobatan Tiongkok di universitas negeri Kanada, memberikan saran: “Bagaimana cara mencegahnya?

Tetap jaga kebersihan pribadi, sering mencuci tangan, dan gunakan masker bila diperlukan.

Selain itu, tidur yang cukup, pola makan seimbang, olahraga teratur, dan hindari kelelahan berlebihan juga sangat penting.”

Sumber : NTDTV.com

New York Bongkar Jaringan Perdagangan Narkoba Lintas Negara Lewat Dark Web — Empat Warga Keturunan Tionghoa Dijatuhi Hukuman

EtIndonesia. Pada Kamis (23/10/2025), Jaksa Distrik Manhattan Alvin Bragg mengumumkan keberhasilan membongkar sindikat perdagangan narkoba lintas negara yang berbasis di Flushing, New York, yang menjual narkoba melalui dark web serta melakukan pencucian uang menggunakan mata uang kripto. Beberapa pelaku utama telah mengaku bersalah dan dijatuhi hukuman.

Sindikat “FireBunnyUSA” Jual Ribuan Paket Narkoba ke Seluruh AS

Menurut jaksa, kelompok ini bernama “FireBunnyUSA”, yang menjual narkoba lewat dark web dan mengirimkan lebih dari 10.000 paket narkoba ke 50 negara bagian AS dan Washington D.C

 Barang yang dijual mencakup kokain, ekstasi (MDMA), serta ketamin (dikenal juga sebagai “K powder”).

Dari hasil kejahatan ini, kelompok tersebut meraup keuntungan ilegal lebih dari 7,2 juta dolar AS.

Tersangka utama, Wu Nan (吳楠), berusia 39 tahun, dijatuhi hukuman penjara selama 6 tahun 6 bulan, serta 5 tahun pengawasan setelah bebas.

Rekan-rekannya, yaitu Tang Pengpeng (唐鵬鵬), Chen Bowen (陳博文), Lin Zixiang (林梓祥), dan pegawai pos AS Katie Montgomery, juga masing-masing dijatuhi hukuman penjara atau masa percobaan.

Operasi dan Penyelidikan

Jaksa menjelaskan bahwa Wu Nan awalnya menjalankan bisnisnya di Flushing (New York), kemudian pada tahun 2022 pindah ke Upland, California, untuk melanjutkan aktivitas perdagangan narkoba.

Polisi menyamar selama lebih dari setahun, melakukan 11 kali pembelian narkoba melalui dark web, dan berhasil memperoleh sejumlah besar barang bukti.

Dalam penggerebekan di apartemen Wu Nan, polisi menemukan narkoba dan berbagai bukti transaksi kripto.

Sementara itu, pegawai pos Montgomery disangka menyalahgunakan jabatannya, dengan membocorkan informasi internal sistem pos untuk membantu sindikat ini menghindari pengawasan dan mengurangi risiko tertangkap.

Pencucian Uang Lewat Bitcoin dan Monero

Dalam hal pencucian uang, Wu Nan dan Tang Pengpeng menerima hampir 8 juta dolar AS dalam bentuk Bitcoin, lalu menukarnya menjadi Monero, yaitu mata uang kripto anonim yang sulit dilacak.

 Sebagian dana kemudian ditransfer ke bursa kripto luar negeri dan ditarik dalam bentuk yuan Tiongkok (RMB).

Putusan Akhir Pengadilan

Pengadilan akhirnya menjatuhkan hukuman sebagai berikut:

  • Empat terdakwa warga keturunan Tionghoa dijatuhi hukuman antara 1 tahun hingga 6 tahun 6 bulan penjara.
  • Pegawai pos Katie Montgomery mendapat hukuman percobaan 1 tahun dan dicabut dari jabatannya.
    Selain itu, pengadilan juga menyita sekitar 7,2 juta dolar AS hasil kejahatan serta aset mata uang kripto yang digunakan dalam kegiatan ilegal tersebut.

(Hui/asr)

Benda Langit Misterius Mendekat Minggu Depan, Astronom Harvard Peringatkan Bisa Jadi Teknologi Alien

EtIndonesia. Sebuah benda langit misterius yang datang dari ruang antarbintang kini sedang mendekati Matahari. Objek ini merupakan komet antarbintang ketiga yang pernah ditemukan dalam sejarah pengamatan manusia.

Meskipun NASA menegaskan bahwa benda ini tidak menimbulkan ancaman bagi Bumi, beberapa ilmuwan menunjukkan sejumlah keanehan pada karakteristiknya, yang mungkin menandakan keberadaan teknologi luar angkasa (alien) — hal ini pun memicu perdebatan luas.

Ditemukan oleh Teleskop di Chili

Menurut data terbaru dari NASA dan Badan Antariksa Eropa (ESA), benda tersebut dinamai 3I/ATLAS (Komet ATLAS Antarbintang Ketiga).

Objek ini pertama kali ditemukan pada 1 Juli 2025 oleh sistem teleskop ATLAS yang berlokasi di Río Hurtado, Chili.

Data dari pengamatan pengorbit Mars menunjukkan bahwa massa dan volumenya jauh lebih besar dibandingkan kebanyakan komet yang pernah dikenal, bahkan setara dengan ukuran Pulau Manhattan di New York.

Komet antarbintang ini melaju dengan kecepatan sekitar 60 kilometer per detik, datang dari arah pusat galaksi Bima Sakti menuju ke tata surya kita.

Diperkirakan, komet ini akan melewati titik terdekatnya dengan Matahari (perihelion) pada 29–30 Oktober 2025, dengan jarak sekitar 210 juta kilometer dari Matahari.

Komposisi Kimia yang Tidak Biasa

Yang membuat para ilmuwan terkejut adalah komposisi kimia aneh dari komet ini, yang tidak sesuai dengan teori umum tentang pembentukan komet.

“Gas di sekitar 3I/ATLAS sebagian besar terdiri dari karbon dioksida (CO₂) — sekitar 87% dari total massanya. Sementara karbon monoksida (CO) hanya sekitar 9%, dan air hanya 4%. Selain itu, observasi teleskop di Bumi menemukan adanya kandungan nikel dalam gas yang dikeluarkannya, tetapi hampir tidak ada unsur besi,” ujar Avi Loeb, astrofisikawan dari Universitas Harvard. 

Loeb menambahkan bahwa biasanya kandungan nikel dan besi pada komet seimbang, sedangkan nisbah nikel jauh lebih tinggi dari besi hanya ditemukan dalam produksi industri logam paduan nikel buatan manusia.

Keanehan ini membuat sebagian ilmuwan menduga bahwa objek ini mungkin bukan benda alami, melainkan buatan — mungkin hasil teknologi dari peradaban luar angkasa.

Tidak Berbahaya bagi Bumi

NASA menjelaskan bahwa lintasan 3I/ATLAS berbentuk hiperbola, artinya komet ini tidak akan mengorbit Matahari, melainkan melintas dan keluar menuju sistem bintang lain.

Pengamatan menunjukkan jarak terdekat antara benda ini dan Bumi sekitar 270 juta kilometer, sehingga tidak akan menimbulkan dampak apa pun bagi manusia.

Laporan gabungan oleh reporter magang NTD, Tian Xin.

Juri Paris Jatuhkan Hukuman Kurungan Seumur Hidup  kepada Tersangka Pemerkosaan dan Pembunuhan Brutal Gadis Berusia 12 Tahun

EtIndonesia. Pada 17 Oktober 2025, ibu dari Lola Daviet, gadis berusia 12 tahun yang menjadi korban pemerkosaan dan pembunuhan brutal di Paris, Delphine Daviet, tiba di Pengadilan Sirkuit Paris untuk menghadiri sidang Dahbia Benkired, terdakwa dalam kasus tersebut. Benkired didakwa memperkosa, menyiksa, dan membunuh Lola Daviet.

Dihukum Penjara Seumur Hidup, Kasus Pembunuhan Brutal di Prancis

Pada 24 Oktober, majelis hakim dan juri memutuskan menjatuhkan hukuman penjara seumur hidup kepada Dahbia Benkired, 27 tahun — hukuman paling berat dalam sistem hukum Prancis. Ia harus menjalani setidaknya 30 tahun penjara sebelum bisa mengajukan pembebasan bersyarat.

Kasus seperti ini sangat jarang terjadi di Prancis, dan Benkired menjadi wanita pertama yang menerima hukuman seumur hidup tanpa kemungkinan pembebasan dini.

Hukuman serupa sebelumnya hanya dijatuhkan kepada pembunuh berantai Michel Fourniret dan teroris Salah Abdeslam, pelaku serangan Paris tahun 2015 yang menewaskan 130 orang.

Setelah keputusan dibacakan, ibu korban, Delphine Daviet, berkata: “Kami percaya pada keadilan, dan kami telah mendapatkannya.”

Saudara laki-laki Delphine, Thibault, menambahkan: “Kami telah mengembalikan kehormatan kakak saya, kami telah mengembalikan kebenaran.”

Tubuh Lola Ditemukan dengan 40 Luka — Disiksa Hingga Tewas

Benkired adalah seorang imigran asal Aljazair yang datang ke Prancis dengan visa pelajar, tetapi gagal memperpanjang izin tinggalnya. Pada Juli 2022, ia sempat ditahan di bandara Paris dan diberi 30 hari masa tenggang untuk meninggalkan negara itu.

Pada 14 Oktober 2022 sore hari, rekaman CCTV menunjukkan Benkired, saat itu berusia 24 tahun, mendekati Lola setelah gadis itu pulang sekolah dan membujuknya masuk ke apartemen yang disewa kakaknya di gedung yang sama.

Selama lebih dari satu setengah jam, Benkired memperkosa dan menyiksa Lola, lalu menyerangnya dengan gunting dan pisau cutter, serta membungkus kepalanya dengan lakban hingga membuatnya mati lemas.

Polisi kemudian menemukan jasad Lola di dalam kotak penyimpanan plastik di halaman sebuah gedung di timur laut Paris. Tubuhnya mengalami sekitar 40 luka, termasuk luka di kepala dan leher akibat sayatan gunting, serta tanda-tanda kekerasan seksual.

Putusan Hakim: “Kejahatan yang Teramat Kejam”

Selama penyelidikan, Benkired menjalani pemeriksaan kejiwaan. Hasilnya menunjukkan bahwa ia memiliki ciri-ciri psikopat, namun secara mental masih waras dan sadar akan tindakannya.

Jaksa menegaskan di hadapan tiga hakim dan enam juri: “Tidak ada keraguan bahwa tidak ada pengobatan apa pun yang dapat mengubah karakter Benkired. Jika tidak ada penyakit, maka tidak ada pengobatan.”

Sebelum juri mulai bermusyawarah pada Jumat, 24 Oktober, Benkired meminta maaf di pengadilan, mengatakan:

“Apa yang telah saya lakukan terlalu mengerikan.”

Ketika membacakan putusan, hakim ketua menyebut tindakan Benkired sebagai:

“Kejahatan yang sangat kejam — penyiksaan yang sesungguhnya.”

Hakim menambahkan bahwa pengadilan mempertimbangkan “rasa sakit psikis yang tak terbayangkan yang diderita korban dan keluarganya” dalam menjatuhkan hukuman terberat di Prancis: penjara seumur hidup tanpa kemungkinan pembebasan lebih awal.

Ayah Korban Meninggal karena “Kesedihan yang Tak Tertahankan”

Ibu Lola, Delphine Daviet, mengungkapkan bahwa suaminya, Johan Daviet, meninggal dunia pada tahun 2024 karena kesedihan mendalam setelah mengetahui cara putrinya disiksa hingga mati.

Ia mengatakan pada 22 Oktober bahwa suaminya sudah berhenti minum alkohol, tetapi sejak hari pembunuhan Lola, ia kembali mabuk setiap hari, dan akhirnya meninggal dunia pada Februari 2024.

Sebelum meninggal dunia, Johan menempelkan sepucuk surat di pintu apartemen tempat Benkired menyiksa putrinya.

Surat itu berbunyi:“Sayangku, aku masih tidak mengerti mengapa ada begitu banyak kekejaman terhadapmu. Engkau begitu baik.
Aku tidak sabar untuk bertemu denganmu lagi. Ayahmu yang mencintaimu seumur hidup.” (Hui/asr)

(Video) Mobil Xiaomi Kembali  Kecelakaan — SU7 Terjun ke Laut Dini Hari, Pengemudi Tewas

EtIndonesia. Mobil listrik buatan Tiongkok Xiaomi kembali menjadi sorotan setelah serangkaian kecelakaan. Pada 9 Oktober 2025 sekitar pukul 04.00 pagi, sebuah mobil Xiaomi SU7 secara misterius terjun ke laut di Kabupaten Pingtan, Provinsi Fujian, dan pengemudinya tewas di tempat, menimbulkan perhatian luas di media sosial.

Dalam video yang beredar di internet, terlihat sebuah mobil sedan melaju perlahan, melewati tepi jalan, lalu langsung jatuh ke laut. Dalam rekaman lain, mobil tersebut diangkat dari laut dengan derek, sementara di tepi pantai tampak kerumunan warga dan polisi, serta keluarga korban menangis di lokasi kejadian. 

Menurut laporan media Tiongkok, kecelakaan terjadi di Dermaga Nelayan Dong’ao, Kota Ao Qian, Kabupaten Pingtan, Kota Fuzhou.

Seorang saksi mata bermarga Nian mengatakan: “Dia (pengemudi) sudah tewas, jasadnya dibawa ke rumah duka.”

Seorang staf dari Biro Maritim Pingtan menuturkan bahwa pada pukul 8 pagi mobil telah berhasil diangkat ke permukaan. Pengemudi ditemukan sudah tidak bernyawa, dan operasi pencarian serta penyelamatan telah selesai. Pihak berwenang saat ini masih menyelidiki penyebab kecelakaan.

Beberapa pengguna internet mengungkap bahwa pengemudi adalah pria kelahiran tahun 1994. Ia diduga mengemudi dalam keadaan mabuk atau melakukan kesalahan pengoperasian, meskipun informasi ini belum dikonfirmasi oleh polisi.

(Tangkapan layar dari video daring)

Video menunjukkan lampu rem sempat menyala sebelum mobil jatuh, yang mengindikasikan pengemudi mungkin berusaha mengerem.

Komentar warganet pun bermunculan: “Bukankah katanya bisa rem mendadak dari kecepatan 100 km/jam? Kok lampu rem nyala tapi tetap jatuh?”
“Mungkin dia mabuk, atau mobil dalam mode autopilot.”

Sebelumnya, CEO Xiaomi, Lei Jun, pernah mempromosikan kemampuan mobilnya yang bisa berhenti seketika pada kecepatan 200 km/jam, namun banyak warganet kini mempertanyakan klaim tersebut:

“Katanya bisa berhenti mendadak dari 200 km/jam, mana buktinya?”

Mobil listrik Xiaomi kerap dipromosikan sebagai “mobil tercepat dan paling cerdas”, tetapi justru sering terlibat kecelakaan fatal.

Pada 13 September, sebuah Xiaomi SU7 Ultra di salah satu kota menabrak sepeda listrik di persimpangan lampu merah karena berusaha menyalip kendaraan lain dengan kecepatan 150 km/jam dalam mode “racing”, menyebabkan pengendara sepeda listrik mengalami mati otak.

Selain itu, seorang warganet di Xi’an mengungkap bahwa beberapa hari lalu, di Distrik Beilin, Jalan Wenyi, terjadi kecelakaan maut lain:

“Mobil Xiaomi baru saja menewaskan seseorang pada jam sibuk malam 9 September 2025. Tidak banyak media resmi yang memberitakan. Mobil Xiaomi ini jelas bermasalah.”Komentar warganet lainnya menyebut: “Mobil lokal ini terlalu banyak omong kosong soal promosi — katanya generasi pertama, bisa rem mendadak, padahal membahayakan orang.”

“Lei Jun tampaknya tidak sadar kalau slogan seperti ‘berhenti seketika’ justru berisiko besar. Promosi memang ramai, tapi nyawa yang hilang juga nyata.” (Hui/asr)