Ukraina Mengguncang Rusia! Serangan Lintas Batas Pecahkan Rekor, Armada Laut Hitam Luluh Lantak

EtIndonesia. Perang Rusiaโ€“Ukraina kembali memasuki babak baru dengan eskalasi serangan lintas batas. Ukraina kini mencatat sejarah dengan melancarkan serangan beruntun langsung ke dalam wilayah Rusiaโ€”sebuah langkah yang belum pernah terjadi sebelumnya.

Serangan Darat dan Udara: Rusia Terpukul Berat

Pasukan Ukraina berhasil menghantam berbagai basis militer Rusia, menghancurkan konvoi, merusak kendaraan lapis baja, serta menewaskan 179 prajurit Rusia dan melukai 17 orang lainnya.

Serangan paling telak terjadi di distrik Guoxian, ketika sebuah pos komando Rusia dihancurkan, membuat struktur kendali musuh kacau balau.  Di Laut Hitam, Ukraina juga menenggelamkan sebuah kapal cepat Rusia melalui serangan presisi, semakin memperlemah armada Moskow.

Eskalasi Lintas Batas: Kursk dan Belgorod Membara

Sejak akhir Agustus, Resimen Perbatasan Kelima Ukraina melancarkan operasi lintas batas ke wilayah Kursk. Sasaran utama: pos komando, gudang logistik, dan fasilitas militer.
Rekaman dari garis depan memperlihatkan drone FPV Ukraina menjatuhkan bom dengan akurasi tinggi, memicu ledakan besar di Kursk.

Moskow sebelumnya mengklaim telah merebut penuh Kursk, namun kenyataan di lapangan justru menunjukkan aksi sabotase Ukraina terus berlanjut.

  • Rudal Ukraina menghantam distrik Glushkovsky.
  • Jet tempur membombardir posisi Rusia di Tenkino.

Sementara itu, unit Chechnya โ€œAkhmatโ€ gagal menembus pertahanan Ukraina. Bahkan, intelijen Korea Selatan melaporkan sekitar 2.000 tentara Korea Utara yang dikirim ke Kursk telah tewas, dan Pyongyang berencana mengirim tambahan 6.000 pasukan.

Balasan Rusia: 502 Drone dan 24 Rudal

Pada 3 September 2025, Rusia meluncurkan 502 drone dan 24 rudal ke berbagai kota Ukraina, termasuk Kyiv, Lviv, dan Khmelnytskyi. Pertahanan udara Ukraina menembak jatuh sebagian besar serangan (430 drone dan 21 rudal), namun 14 wilayah tetap mengalami kerusakan.

Sebagai balasan, Ukraina memperluas serangan ke lebih dari 10 wilayah Rusia, termasuk Moskow, Oryol, Dagestan, Krasnodar, Krimea, dan Donbas. Senjata yang digunakan beragam: rudal Neptunus, rudal strategis baru โ€œFlamingoโ€, hingga drone-rudal Palianytsia berjangkauan 650 km dengan bobot 320 kgโ€”murah dan mudah diproduksi massal.

Ukraina Merebut Kembali Donetsk dan Zaporizhzhia

Situasi di Donbas dan Zaporizhzhia juga berbalik arah:

  • 2 September 2025: Ukraina merebut kembali permukiman di barat daya Pokrovsk setelah pertempuran sengit 3 jam.
  • Brigade 425 Ukraina merebut Desa Novyi Ekonomichny, jalur logistik vital T0504.
  • Mirne dan Malynivka jatuh ke tangan Ukraina, menghancurkan 5 kendaraan lapis baja dan 2 truk Rusia, menewaskan sekitar 150 tentara.

Di sektor lain:

  • Ukraina menguasai Katerinivka,
  • mengusir Rusia dari Kupiansk utara,
  • dan melancarkan serangan presisi di Oleshky (Kherson) yang menewaskan 25 tentara termasuk komandan batalion.

Diduga, serangan di Kherson menggunakan bom pintar F-16 yang diarahkan drone.

Laut Hitam: Armada Rusia Kehilangan Taji

Di Laut Hitam, posisi Rusia kian terdesak. Pada 3 September 2025, sebuah kapal cepat Rusia dihancurkan oleh drone Bayraktar TB-2 dengan bom berpemandu. Rekaman menunjukkan kapal meledak sesaat setelah meninggalkan pelabuhan.

Sistem pertahanan Rusia, termasuk S-300 dan S-400, juga berhasil dihancurkan. Kini, hanya kapal kecil yang tersisa di garis depan, sementara kapal besar ditarik mundur.

Analis menilai, kerugian beruntun ini dapat memaksa Moskow mengubah strategi maritimnya.

NATO dan Politik Global: Rusia Kian Terpojok

NATO memperluas kehadiran dengan markas komando darat baru di Finlandia, hanya 300 km dari St. Petersburg. Finlandia dan Swedia kini resmi bergabung, memperkuat solidaritas NATO.

Eropa juga memasuki fase โ€œmiliterisasi ulangโ€:

  • Finlandia menargetkan 1 juta personel militer dalam 6 tahun,
  • Jerman, Prancis, dan Inggris mengalokasikan anggaran pertahanan terbesar dalam sejarah modern.

Sementara itu, Ukraina meluncurkan langkah politik:

  • mengeluarkan surat penangkapan untuk Ramzan Kadyrov,
  • serta merancang undang-undang lobi untuk memenuhi syarat masuk Uni Eropa.

Luka Kemanusiaan dan Upaya Diplomasi

Di balik eskalasi militer, penderitaan warga sipil terus berlanjut.

Pada 28 Agustus 2025, serangan rudal Rusia menewaskan seorang bocah 2 tahun, Angelina, dan ibunya di Kyiv. Ribuan warga menghadiri pemakaman, simbol kepedihan yang mendalam.

Diplomasi pun tetap berjalan. Uni Eropa dilaporkan melonggarkan kebijakan tarif demi dukungan AS untuk Ukraina. Putin menyatakan terbuka pada perjanjian damai, namun tetap menolak Ukraina masuk NATO. Dia bahkan menyebut isu wilayah bisa diselesaikan lewat referendum jika darurat militer dicabut.

Meski demikian, pemimpin Eropa skeptis. Kanselir Jerman menegaskan Putin adalah โ€œpenjahat perang terbesar era modernโ€ dan menilai Rusia hanya bisa dihentikan lewat tekanan total.

Kesimpulan

Konflik Rusiaโ€“Ukraina kini mencapai fase kritis:

  • Militer: Ukraina unggul dengan taktik modern, HIMARS, dan drone.
  • Laut Hitam: Armada Rusia terdesak.
  • Politik Global: NATO semakin solid, Rusia kehilangan daya tekan.
  • Kemanusiaan: Warga sipil tetap jadi korban terbesar.

Perang ini semakin jelas bukan hanya konflik regional, melainkan juga pertarungan geopolitik global yang melibatkan teknologi, aliansi militer, hingga diplomasi tingkat tinggi.

Rasa Nyerinya Nyata: Memahami dan Mengelola Fibromyalgia Melalui Kisah dan Sains

Sebuah tinjauan mengenai apa yang memicu fibromyalgia dan langkah-langkah sehari-hari yang dapat membantu meringankan dampaknya

ย Leo Cheung

Fibromyalgia sering disalahpahami, salah didiagnosis, dan bahkan dianggap remeh. Namun, bagi mereka yang mengalaminya, rasa sakit itu nyata, menetap, dan mengubah hidup. Ditandai dengan โ€œsistem alarmโ€ otak yang tidak berfungsi dengan baik, kondisi kronis ini menyebabkan rasa sakit menyeluruh, kelelahan, serta gangguan kognitif.

Melalui kisah pasien yang menggugah dan wawasan para ahli, kita akan menjelajahi apa sebenarnya fibromyalgiaโ€”dan bagaimana harapan bisa ditemukan melalui perubahan gaya hidup, perawatan suportif, serta kesehatan usus.


Memahami Fibromyalgia Melalui Pengalaman Pasien

Pengalaman nyata penderita fibromyalgia memberikan wawasan mengenai sifat multifaset dari kondisi nyeri yang sering disalahpahami ini.

Kasus 1: Rasa Sakit Seperti โ€˜Aliran Listrikโ€™
Seorang pasien pria setelah menjalani prosedur medis kecil mengalami nyeri hebat seperti tersetrum, yang dengan cepat menyebar ke seluruh tubuhnya dan disertai insomnia, pusing, serta kecemasan. Meski menjalani banyak tes, tidak ditemukan penyebab yang jelas sampai akhirnya ia didiagnosis fibromyalgia. Kondisinya memburuk setelah obat-obatan awal, menyebabkan kantuk dan sensasi seperti aliran listrik. Titik balik penting terjadi saat ia menyadari gejalanya terkait dengan tempat tinggalnya yang penuh jamur di Taipei, Taiwan. Setelah pindah ke lingkungan bebas jamur, kondisinya membaik drastis, nyerinya berkurang hingga 90 persen.

Kasus 2: Tekanan Lebih Besar Sama dengan Nyeri Lebih Parah
Seorang mahasiswi yang ditabrak mobil dalam perjalanan pulang dari sekolah mengalami gejala gegar otak, tetapi segera pulih. Namun, beberapa bulan kemudian, ia mengalami gejala fibromyalgia, termasuk pusing, demam ringan, dan nyeri menyebar yang berpindah lokasiโ€”dari kepala, leher, punggung atas, hingga tulang ekor. Tekanan fisik membuat nyerinya semakin hebat. Meski sudah menjalani berbagai tes, penyebabnya tetap tak ditemukan hingga akhirnya ia didiagnosis fibromyalgia.

Kedua kasus yang ditangani ahli saraf Lin Shaozhen ini menyoroti bahwa nyeri fibromyalgia berbeda dari nyeri biasa karena sifatnya yang berpindah-pindah dan sering muncul lama setelah cedera awal. Hasil tes pasien biasanya normal, yang terkadang menyebabkan salah diagnosis sebagai gangguan psikologis, padahal mereka benar-benar merasakan nyeri hebat akibat โ€œsistem alarmโ€ otak yang terlalu sensitif.


Kegagalan โ€˜Sistem Alarmโ€™ Otak

Menurut Lin, ada banyak penyebab fibromyalgia, termasuk faktor genetik, stres berat dan jangka panjang, trauma fisik, trauma psikologis, atau faktor lingkungan.

Contohnya, pasien pria pada kasus pertama mengalami gangguan sistem saraf akibat jamur berlebihan di rumahnya, sementara pasien wanita pada kasus kedua mengembangkan penyakit ini beberapa bulan setelah kecelakaan mobil. Meski hasil tes mereka normal, keduanya tetap mengalami nyeri hebat, sehingga sempat dicurigai sebagai masalah psikologis.

Akar masalah dari jenis nyeri ini, kata Lin, terletak pada sensitivitas otakโ€”โ€œseakan sistem alarm mereka rusak.โ€

โ€œSecara umum, sistem alarm orang normal baru mengirim sinyal nyeri ketika tingkatnya 60 poin, tetapi pada pasien seperti ini, alarm sudah berbunyi di angka sekitar 20,โ€ jelas Lin. โ€œSeperti kalau hanya disentuh ringan, mereka merasa seolah sedang dipukul.โ€


Spektrum Gejala di Luar Nyeri

Fibromyalgia bukan hanya soal nyeri. Gangguan tidur juga menjadi gejala utama. Lin menyatakan pasien sering melaporkan merasa sangat lelah saat bangun tidur, meski sudah tidur hingga 12 jam.

Gejala lain meliputi sindrom kaki gelisah, pusing, mati rasa, kelelahan kronis, sistitis interstisial (juga dikenal sebagai sindrom nyeri kandung kemih), nyeri panggul, dan gangguan kognitif. Beragamnya gejala membuat diagnosis semakin sulit.

Metode diagnosis lama berfokus pada titik nyeri tertentu, sedangkan penilaian saat ini menilai indeks nyeri pasien di 19 bagian tubuh, disertai tingkat kelelahan, kualitas tidur, dan dampak nyeri terhadap kehidupan sehari-hari. Serangkaian tes darah umumnya dilakukan untuk menyingkirkan kemungkinan penyakit lain.

โ€œSulit memastikan diagnosis fibromyalgia hanya sekali pemeriksaan,โ€ kata Lin. โ€œHarus ada banyak bukti, ditambah reaksi pasien setelah perubahan gaya hidup dan pola makan sebelum bisa diputuskan.โ€


Menggabungkan Obat dan Perubahan Gaya Hidup

Meski belum ada obat untuk menyembuhkan fibromyalgia, Lin menyatakan perbaikan mungkin dicapai melalui pendekatan paralel: pengobatan dengan obat maupun tanpa obat. Kesehatan psikologis, modifikasi gaya hidup, dan faktor lingkungan memainkan peran penting.

Namun, ia menekankan pentingnya tenaga medis mengakui legitimasi rasa sakit pasien.

โ€œKalau kita menganggap rasa sakit pasien itu palsu, efektivitas pengobatan akan menurun,โ€ katanya.

Sebuah ulasan tahun 2021 yang diterbitkan di JAMA Internal Medicine menganalisis hasil pengobatan dengan dan tanpa obat untuk fibromyalgia, dan menemukan bahwa inhibitor sistem saraf pusat, antidepresan, terapi perilaku kognitif, serta terapi olahraga dapat meningkatkan kondisi nyeri dalam jangka pendek hingga menengah. Namun, belum ada bukti berkualitas tinggi mengenai efek jangka panjang.

Lin merekomendasikan pendekatan yang menyeluruh.


Ubah Pola Pikir Anda

Walau belum ada obat tunggal untuk fibromyalgia, menyesuaikan pola pikir bisa menjadi langkah awal yang kuat menuju pemulihan.

  • Miliki pandangan positif: Ingat bahwa Anda tidak sendirianโ€”banyak orang hidup dengan kondisi iniโ€”dan yakini bahwa perubahan gaya hidup bisa membuat Anda merasa lebih baik.
  • Kurangi stres kronis: Hindari membuat ekspektasi berlebihan dan jadwal yang terlalu padat.
  • Kembangkan minat pribadi: Fokuslah pada diri sendiri, kendalikan hal-hal yang bisa Anda atur, dan lakukan aktivitas yang membawa kebahagiaan, seperti membaca, mendengarkan musik, yoga, meditasi mindfulness, atau peregangan.

Olahraga dan Perubahan Kebiasaan

Rutinitas yang lembut dan konsisten dapat membawa perbedaan berarti bagi penderita fibromyalgia.

  • Lakukan olahraga ringan: Mulai dengan durasi singkat (misalnya dua menit per hari) lalu tingkatkan perlahan, utamakan konsistensi daripada intensitas.
  • Masukkan teknik relaksasi: Gunakan aktivitas menenangkan seperti kompres hangat, rendam kaki, atau berjemur untuk mendukung relaksasi.
  • Atasi stres lingkungan: Identifikasi dan perbaiki faktor seperti kualitas udara buruk atau jamur yang mungkin memperburuk gejala.

Pola Makan Sehat

Lin menegaskan bahwa menjaga kesehatan usus sangat penting karena hubungan usus dan otak memengaruhi sistem saraf dan terkait dengan sensitivitas sistem saraf pusat.

Untuk pola makan, ia merekomendasikan:

  • Ikuti pola makan antiinflamasi: Konsumsi lebih banyak sayuran berwarna-warni dan batasi daging merah. Jika mengonsumsi daging merah, pilih daging sapi grass-fed.
  • Makan dengan penuh kesadaran: Hindari makan saat stres, misalnya dalam rapat, karena bisa menyebabkan gangguan pencernaan. Kunyah perlahan agar air liur dan cairan lambung bekerja optimal.
  • Batasi konsumsi kopi: Mengandalkan kopi untuk tetap terjaga saat stres kronis bisa menguras energi dan memperburuk rasa sakit.

Waspadai Pemicu Migrain Sehari-hari

Dari makanan hingga tidur dan stres, kebiasaan sehari-hari memiliki peran besar dalam meringankan atau memicu migrain.

oleh Zena le Roux

Migrain memengaruhi jutaan orang di seluruh dunia, menyebabkan rasa sakit hebat yang dapat mengganggu pekerjaan, sekolah, dan aktivitas sehari-hari. Bagi Dr. Fred Cohen, seorang ahli sakit kepala terkemuka di Icahn School of Medicine di Mount Sinai, kondisi ini lebih dari sekadar fokus medisโ€”ini merupakan perjuangan pribadi seumur hidup.

โ€œSaya sudah mengalami migrain sejak saya bisa mengingatโ€”sakit kepala yang melemahkan hampir setiap minggu,โ€ ujarnya. โ€œBaru saat kuliah kedokteran, selama kuliah neurologi, saya mendengar penjelasan tentang migrain yang benar-benar saya pahami.โ€

Sejak saat itu, Cohen menemukan bahwa setiap migrain itu unik, dengan banyak faktor penyebab. Kesadaran ini mendorongnya untuk mencari ahli, mendapatkan bantuan yang diperlukan, dan akhirnya mendedikasikan kariernya untuk memahami kondisi yang begitu memengaruhi hidupnya.

Meskipun ada pola umum, rentang pemicu migrain bisa sangat individual, kata Cohen.


Kebiasaan Sehari-hari yang Memicu Migrain

Migrain tidak selalu berasal dari penyebab langka atau misterius. Banyak pemicu terkait dengan pilihan sehari-hariโ€”apa yang Anda makan, bagaimana tidur Anda, dan cara menghadapi stres.

Makanan dan Minuman Tertentu
Bagi sebagian orang, apa yang mereka makanโ€”atau tidak makanโ€”adalah salah satu pemicu paling umum.

  • Gluten: Pada orang dengan sensitivitas gluten atau penyakit celiac, makanan yang mengandung gluten dapat memicu sakit kepala, kemungkinan karena peradangan.
  • Makanan indeks glikemik tinggi: Dapat menyebabkan fluktuasi gula darah yang memicu sakit kepala pada beberapa orang.
  • Semangka: Sebuah penelitian observasional menemukan sekitar 24% penderita migrain mengalami sakit kepala sekitar dua jam setelah makan semangka. Ini mungkin disebabkan oleh nitrat oksida, senyawa yang melebarkan pembuluh darah dan bisa memicu migrain.

Jangan melewatkan makan, terutama sarapan, karena lapar atau puasa dapat meningkatkan risiko migrain. 

Minuman: Dehidrasi atau pembatasan cairan dapat memicu sakit kepala dengan mengurangi volume darah dan oksigenasi otak. Tetap terhidrasi dapat membantu mengurangi migrain.

Kafein: Bisa membantu meredakan sakit kepala dengan memblokir reseptor adenosin, tetapi konsumsi rutin atau penghentian kafein dapat meningkatkan frekuensi migrain.

Alkohol: Memicu migrain pada sekitar 75% penderita, kemungkinan karena peradangan, dehidrasi, atau senyawa tertentu dalam minuman beralkohol.


Kurang Istirahat dan Aktivitas Fisik

  • Tidur: Remaja dengan jam sekolah lebih lambat (setelah pukul 8:30 pagi) melaporkan lebih sedikit sakit kepala karena tidur mereka lebih sesuai dengan ritme alami.
  • Kualitas tidur buruk adalah pemicu umum migrain. Kurang tidur atau insomnia dapat memperburuk nyeri.
  • Kurang olahraga juga terkait dengan migrain yang lebih sering.

Kehidupan Penuh Stres

Stres adalah faktor penting lain. Gaya hidup penuh tekanan dikaitkan dengan migrain, dan depresi dapat meningkatkan risiko migrain kronis.

  • Peristiwa hidup stres: Anak-anak yang mengalami pengalaman buruk berisiko lebih tinggi mengalami migrain di kemudian hari. Bahkan peristiwa besar seperti pandemi COVID-19 atau bencana alam dapat meningkatkan frekuensi dan intensitas migrain.

Pendekatan Pengobatan yang Lebih Cerdas

Beberapa obat dapat membantu mengurangi nyeri migrain:

  • Migrain ringan hingga sedang: Parasetamol atau obat antiinflamasi nonsteroid (NSAID).
  • Migrain sedang hingga berat: Triptan menjadi pilihan pertama.

Karena gaya hidup berperan besar dalam memicu migrain, masuk akal untuk mencari perawatan yang menangani penyebab akar, bukan hanya gejala.

Langkah awal yang baik:

  • Makan makanan sehat dan identifikasi pemicu makanan pribadi.
  • Diet bebas gluten dapat mengurangi migrain pada penderita penyakit celiac hingga 100%.
  • Diet rendah glikemik atau tinggi omega-3 dan rendah omega-6 terkait dengan migrain yang lebih jarang dan lebih singkat.

Nutrisi penting untuk otak dan saraf:

  • Vitamin B2 (Riboflavin): Membantu mengurangi neuroinflamasi dan meningkatkan produksi energi di mitokondria. Dapat diperoleh dari produk susu, telur, daging tanpa lemak, sayuran hijau, atau suplemen (100โ€“200 mg/hari).
  • Magnesium: Studi menunjukkan 80% pasien yang menerima 1 gram magnesium intravena bebas nyeri dalam 15 menit. Tambahkan biji labu, sayuran hijau, kacang-kacangan, atau alpukat ke dalam makanan sehari-hari.

Tidur:

  • Melatonin, hormon pengatur siklus tidur, dapat membantu migrain dengan menormalkan ritme sirkadian. Studi menunjukkan melatonin mengurangi jumlah hari sakit kepala dan durasi nyeri, dengan efek samping lebih sedikit dibanding amitriptilin.

Manajemen stres dan trauma:

  • Teknik seperti mindfulness, pernapasan dalam, dan relaksasi otot progresif dapat mengurangi frekuensi migrain dan meningkatkan kemampuan menghadapi nyeri.

Cohen menekankan pasien harus serius dengan gejalanya dan berani mencari bantuan.
โ€œSilakan cari pengobatan,โ€ katanya. โ€œBanyak hal yang bisa kita lakukan.โ€

Uni Eropa Kritik Dukungan Beijing terhadap Perang di Ukraina Setelah Komentar Xi tentang โ€˜Perdamaian atau Perangโ€™

 โ€œIni bukan sekadar citra anti-Barat: Ini adalah tantangan langsung terhadap sistem internasional yang dibangun atas aturan,โ€ kata kepala urusan luar negeri Uni Eropa.

EtIndonesia. Pemimpin Partai Komunis Tiongkok (PKT) Xi Jinping pada 3 September menyampaikan pernyataan dalam sebuah parade di Beijing untuk memperingati sebuah peristiwa perang. Komentarnya menuai kritik dari Uni Eropa ketika ia menyatakan bahwa rakyat Tiongkok di bawah PKT berdiri โ€œdi sisi kanan sejarah.โ€

Xi berpose bersama Presiden Rusia Vladimir Putin dan pemimpin Korea Utara Kim Jong Un dalam sesi foto, membentuk apa yang oleh para analis disebut sebagai poros baru yang berusaha mengguncang tatanan internasional. Dua lusin kepala negara asing lainnya juga hadir.

Dalam pidato resminya, Xi mengatakan bahwa dunia saat ini โ€œdihadapkan pada pilihan antara perdamaian atau perang.โ€

Kepala kebijakan luar negeri Uni Eropa Kaja Kallas mengatakan kepada wartawan di Brussel bahwa ambisi aliansi โ€œotoriterโ€ ini adalah kenyataan yang harus dihadapi Uni Eropa.

โ€œKetika para pemimpin Barat berkumpul dalam diplomasi, aliansi otoriter sedang mencari jalan cepat menuju tatanan dunia baru,โ€ kata Kallas.

 โ€œMelihat Presiden Xi berdiri bersama para pemimpin Rusia, Iran, [dan] Korea Utara di Beijing hari ini, ini bukan sekadar citra anti-Barat: Ini adalah tantangan langsung terhadap sistem internasional yang dibangun atas aturan.

 โ€œDan ini bukan hanya simbolis. Perang Rusia di Ukraina dipertahankan oleh dukungan Tiongkok. Ini adalah realitas yang harus dihadapi Eropa.โ€

Pada hari yang sama, Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy menyatakan di Telegram bahwa Rusia telah meluncurkan lebih dari 500 drone dan puluhan rudal yang menghantam infrastruktur di 14 lokasi di Ukraina. Ia mengatakan akan meminta dukungan dari mitra Uni Eropa dan AS dalam pertemuan puncak mendatang di Prancis.

Rezim Tiongkok menolak mengecam perang Rusiaโ€“Ukraina dan justru mendukung Rusia, termasuk dengan membantu Moskow menghindari sanksi serta menjual senjata.

Putin juga berterima kasih kepada Kim pada 3 September atas dukungannya dalam perang melalui pengiriman pasukan Korea Utara ke Ukraina. Sebagai tanggapan, Kim berjanji akan melakukan โ€œsegala sesuatuโ€ yang ia bisa untuk โ€œmembantuโ€ Moskow, dan menyebut hal itu sebagai โ€œkewajiban persaudaraan.โ€

Media pemerintah Rusia pada 3 September juga melaporkan bahwa Rusia membantu Tiongkok dalam kemampuan nuklirnya untuk mencapai ambisi PKT melampaui Amerika Serikat.

Engin Eroglu, ketua komite Parlemen Eropa untuk urusan Tiongkok, juga mengkritik dukungan Beijing terhadap perang di Ukraina lewat media sosial.

โ€œDua sekutu Tiongkok secara langsung bertanggung jawab atas perang darat terbesar di tanah Eropa sejak Perang Dunia II, tetapi pemimpin Tiongkok masih berbicara tentang pilihan antara perdamaian dan perang. Tiongkok sudah membuat pilihannya pada 2022, yaitu berpihak pada agresor,โ€ tulisnya di X.

Membagikan foto tiga pemimpin tersebut, ia menyatakan: โ€œBagi kita orang Eropa, ini berarti: Kita tidak bisa hanya menonton. Kita harus membela kepentingan dan nilai kita dengan jelas. Dan kita memerlukan persatuanโ€”di dalam negeri maupun luar negeri. Pertanyaan kunci: Bagaimana seharusnya Eropa merespons gambar-gambar ini?โ€

Eroglu mencatat bahwa Perdana Menteri India Narendra Modi absen meskipun ia sebelumnya berada di Beijing untuk menghadiri sebuah pertemuan ekonomi sebelum parade, menyoroti sifat hubungan Indiaโ€“Tiongkok yang bersyarat dan terbatas.

Hanya sedikit pemimpin Barat yang hadir. Perdana Menteri Slovakia Robert Fico menjadi satu-satunya kepala negara Uni Eropa yang hadir. Menteri Luar Negeri dan Perdagangan Hongaria Peter Szijjarto menghadiri parade dan bertemu dengan pejabat Tiongkok. Daniel Andrews, mantan perdana menteri negara bagian Victoria, Australia, menghadapi kritik atas kehadirannya. Mantan Menteri Luar Negeri Australia Bob Carr juga menerima undangan untuk menghadiri acara di Beijing, tetapi tidak menghadiri parade.

Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth mengatakan dalam wawancara dengan โ€œFox & Friendsโ€ pada 3 September bahwa Rusia dan Tiongkok semakin dekat selama pemerintahan sebelumnya, dan Presiden Donald Trump menugaskan Departemen Pertahanan AS untuk membangun kembali serta menetapkan pencegahan.

โ€œBukan karena kami mencari konflik; kami tidak menginginkannya, dan kami sudah jelas menyampaikan itu kepada Tiongkok, Rusia, dan pihak lain,โ€ katanya.
โ€œDemonstrasi parade itu tidak masalah, asalkan tidak berubah menjadi konflik militer nyata.
โ€œKami tahu apa yang mereka yakini dan apa tujuan mereka. Kami juga tahu seberapa kuat kami dan keunggulan militer yang kami miliki. Mereka juga mengetahuinya.โ€

Reuters berkontribusi pada laporan ini.

Sumber : Theepochtimes.com

Gempa Ketiga Guncang Afghanistan Tenggara Setelah Rangkaian Gempa yang Menewaskan Lebih dari 2.200 Orang

EtIndonesiaโ€” Gempa berkekuatan Magnitudo 6,2  mengguncang Afghanistan tenggara pada Kamis (4/9/2025), menurut Pusat Penelitian Geosains Jerman. Ini merupakan gempa ketiga di wilayah yang sama sejak Minggu lalu, ketika salah satu gempa paling mematikan dalam beberapa tahun terakhir menewaskan lebih dari 2.200 orang.

Naqibullah Rahimi, juru bicara departemen kesehatan di provinsi Nangarhar, mengatakan pusat gempa berada di distrik terpencil Shiwa dekat perbatasan Pakistan, dengan laporan awal kerusakan di wilayah Barkashkot, meskipun rincian masih dikumpulkan.

Guncangan di kedalaman 10 km (enam mil) ini terjadi setelah gempa sebelumnya yang meratakan desa-desa di provinsi Kunar dan Nangarhar, membuat puluhan ribu orang kehilangan tempat tinggal, serta melukai lebih dari 3.600 orang.

Para penyintas kini tanpa tempat berlindung sementara kelompok bantuan memperingatkan keterbatasan sumber daya, dengan PBB dan lembaga lainnya menyebut kebutuhan mendesak akan makanan, pasokan medis, dan tempat tinggal.

Pada Kamis, tim penyelamat mengevakuasi jenazah dari reruntuhan rumah yang hancur akibat gempa di Afghanistan, ketika jumlah korban tewas yang dikonfirmasi melampaui 2.200 orang. Para penyintas yang kehilangan rumah menghadapi masa depan suram sementara lembaga bantuan internasional memperingatkan sumber daya yang semakin menipis.

Operasi pencarian terus berlanjut di daerah pegunungan timur yang terdampak, kata Taliban, yang mengumumkan jumlah korban tewas terbaru sebanyak 2.205 orang dengan sedikitnya 3.640 orang terluka.

โ€œSegala yang kami miliki telah hancur,โ€ kata Aalem Jan, warga provinsi Kunar yang rumahnya rata dengan tanah akibat gempa.
โ€œSatu-satunya yang tersisa hanyalah pakaian yang melekat di tubuh kami,โ€ ujarnya. Keluarganya duduk di bawah pepohonan dengan barang-barang mereka yang tersisa ditumpuk di samping.

Gempa pertama berkekuatan 6 magnitudo, salah satu yang paling mematikan di Afghanistan dalam beberapa tahun terakhir, menghancurkan banyak bangunan di provinsi Kunar dan Nangarhar pada Minggu lalu ketika mengguncang di kedalaman dangkal 10 km (enam mil).

Gempa kedua berkekuatan 5,5 pada Selasa menyebabkan kepanikan dan mengganggu upaya penyelamatan karena memicu longsoran batu dari pegunungan serta memutus akses jalan menuju desa-desa di daerah terpencil.

Lebih dari 6.700 rumah telah hancur, menurut otoritas setempat. PBB memperingatkan jumlah korban bisa terus bertambah karena masih ada orang yang terperangkap di bawah reruntuhan, sementara waktu bagi para penyintas semakin menipis.

Sumber : Reuters

Parlemen Burkina Faso Sahkan Undang-Undang yang Menjerat Hubungan Sesama Jenis

Di bawah undang-undang baru ini, warga negara asing yang melakukan hubungan homoseksual di negara Afrika Barat tersebut bisa menghadapi deportasi.

EtIndonesia. Parlemen Burkina Faso pada 1 September mengesahkan undang-undang yang mengkriminalisasi tindakan yang mempromosikan hubungan sesama jenis di negara Afrika Barat itu, menurut penyiaran pemerintah.

Undang-undang tersebut, yang dikenal sebagai Kode Orang dan Keluarga, disahkan secara bulat oleh 71 anggota parlemen transisi yang tidak dipilih rakyat, yang dilantik setelah militer merebut kekuasaan pada 2022.

Menteri Kehakiman Edasso Rodrigue Bayala mengatakan kepada penyiaran pemerintah bahwa berdasarkan undang-undang baru ini, setiap orang yang terlibat dalam praktik homoseksual dapat menghadapi hukuman penjara antara dua hingga lima tahun serta denda.

Bayala menambahkan bahwa para pelanggar akan diproses secara hukum, sementara warga negara asing yang melanggar hukum dapat dideportasi jika melakukan pelanggaran berulang. Pemerintah mengatakan langkah ini dimaksudkan untuk memodernisasi hukum keluarga dan memperjelas aturan kewarganegaraan di Burkina Faso.

Undang-undang ini masih membutuhkan persetujuan dari pemimpin junta Ibrahim Traore, yang merebut kekuasaan pada September 2022 setelah menggulingkan Letnan Kolonel Paul-Henri Damiba dalam kudeta militer. Damiba sebelumnya mengambil alih kekuasaan pada awal tahun itu dengan menggulingkan Presiden Roch Kabore melalui kudeta lain.

Amnesty International, organisasi hak asasi manusia, menyatakan bahwa undang-undang tersebut merupakan kemunduran bagi negara itu.

โ€œIni tidak melakukan apa-apa selain menciptakan diskriminasi dan melanggar hak atas kesetaraan di hadapan hukum,โ€ kata Marceau Sivieude, direktur regional Amnesty International untuk Afrika Barat dan Tengah, dalam sebuah pernyataan.

Sivieude mengatakan undang-undang ini bertentangan dengan Piagam Afrika tentang Hak Asasi Manusia dan Bangsa serta Kovenan Internasional tentang Hak-Hak Sipil dan Politik, keduanya telah diratifikasi oleh Burkina Faso.

 โ€œKami terkejut dan sangat prihatin atas kriminalisasi hubungan sesama jenis antar orang dewasa,โ€ katanya. โ€œSetiap orang berhak atas penghormatan terhadap kehidupan pribadi dan keluarga mereka serta menikmati hak itu tanpa rasa takut dan diskriminasi.โ€

Sivieude menyerukan kepada Traore agar mengembalikan undang-undang itu ke parlemen transisi untuk direvisi. Namun, Amnesty International menyambut baik beberapa ketentuan dalam undang-undang tersebut, seperti penetapan usia minimum pernikahan 18 tahun bagi pria dan wanita, kewajiban adanya persetujuan kedua belah pihak sebagai dasar pernikahan, serta penghapusan diskriminasi gender dalam hak waris.

Burkina Faso kini bergabung dengan lebih dari setengah dari 54 negara Afrika yang memiliki undang-undang yang mengkriminalisasi homoseksualitas. Undang-undang semacam ini berlaku di sejumlah negara Afrika konservatif, termasuk Senegal, Uganda, dan Malawi. Negara lain, seperti Afrika Selatan, Botswana, dan Angola, telah mendekriminalisasi hubungan sesama jenis atau mengadopsi langkah-langkah perlindungan.

Pada Mei 2023, Uganda memberlakukan Undang-Undang Anti-Homoseksualitas, yang memicu kritik dari sejumlah negara Barat. Undang-undang tersebut menetapkan hukuman mati bagi apa yang disebut hukum itu sebagai โ€œhomoseksualitas yang diperberat,โ€ yang merujuk pada kasus yang melibatkan anak di bawah umur, korban dengan disabilitas, atau korban yang tidak mampu memberikan persetujuan.

Reuters berkontribusi pada laporan ini.

Tiongkok, Rusia, dan India Tunjukkan Persatuan di KTT SCOโ€”Namun Keretakan Tetap Ada

Beijing memamerkan visinya tentang blok non-Barat di KTT SCO, tetapi para analis menyoroti adanya celah dan keterbatasan dalam aliansi tersebut.

Analisis Berita

Gambaran persahabatan dan solidaritas antara Tiongkok, Rusia, dan India menjadi salah satu momen penting dalam KTT Organisasi Kerja Sama Shanghai (SCO) 2025, yang diadakan pada 31 Agustusโ€“1 September di kota pelabuhan Tianjin, Tiongkok utara.

Namun, para analis percaya bahwa India kemungkinan besar akan semakin dekat dengan Barat seiring waktu; hanya saja negara itu membutuhkan ruang untuk mengatur transisi. Selain itu, menurut seorang pakar, setelah perang di Ukraina berakhir atau mereda secara signifikan, Rusia mungkin akan menyeimbangkan kembali kebijakan luar negerinya dengan menjauh dari ketergantungan eksklusif pada Tiongkok menuju keterlibatan multilateral yang lebih luas.

Pemimpin Tiongkok Xi Jinping menggunakan KTT ini sebagai panggung untuk menegaskan ambisi kepemimpinan Tiongkok, menyerukan negara-negara anggota SCO untuk โ€œmenentang mentalitas Perang Dingin, dan menghalangi konfrontasi serta tindakan intimidasi.โ€ 

Menurut media resmi Tiongkok, Xinhua, Xi menempatkan SCO sebagai juara โ€œmultilateralisme sejati,โ€ secara implisit membandingkannya dengan tatanan global saat ini yang dipimpin Barat.

Xi juga mengumumkan bantuan dan investasi infrastruktur bernilai miliaran dolar serta menekankan bahwa โ€œmasa depan dunia harus diputuskan bersama oleh semua negara.โ€

Presiden Rusia Vladimir Putin menggemakan sentimen ini, memuji SCO sebagai platform bagi โ€œmultilateralisme sejatiโ€ dan menyalahkan ekspansi NATO serta kudeta yang didukung Barat di Ukraina sebagai akar penyebab konflik yang sedang berlangsung.

 Perdana Menteri India Narendra Modi, meski terlihat ramah dan bahkan berjalan bergandengan tangan dengan Putin memasuki arena KTT, menyatakan harapan agar perang segera berakhir dan menegaskan kembali kemitraan strategis India dengan Rusia.

Dalam konteks yang tampak anti-AS dan anti-Barat ini, pertunjukan keakraban di antara ketiga pemimpin tersebut secara wajar memicu kekhawatiran di kalangan negara demokrasi Barat.


India Mengutamakan Otonomi Strategis

Shen Ming-shih, direktur Divisi Riset Keamanan Nasional di Institute for National Defense and Security Research Taiwan, mengatakan partisipasi Modi dalam KTT SCO tidak boleh dianggap sebagai tanda pendalaman hubungan Tiongkokโ€“India.

โ€œSejak berakhirnya Perang Dingin, doktrin inti kebijakan luar negeri India telah bergeser dari non-blok ke otonomi strategis,โ€ katanya kepada The Epoch Times. Pendekatan ini memungkinkan New Delhi bermanuver di antara kekuatan besar dan kelompok internasional, memaksimalkan kepentingan nasional sekaligus menjaga fleksibilitas.

โ€œSingkatnya, jika Anda ingin memahami kebijakan luar negeri India, logikanya seperti ini: India cenderung condong ke negara atau kemitraan mana pun yang menawarkan manfaat terbesar pada waktu tertentu, tetapi tidak pernah sepenuhnya berkomitmen pada satu pihak,โ€ jelas Shen.

Hui Huyu, komentator dan kontributor The Epoch Times, mencatat bahwa keputusan Modi untuk melewatkan parade militer 3 September di Beijing merupakan pesan jelas: ia tidak ingin terlihat sejalan dengan Beijing.


India Butuh Waktu untuk Transisinya

Lan Shu, pakar Tiongkok dan kontributor The Epoch Times, mengatakan India sepenuhnya sadar bahwa blok Barat menawarkan lebih banyak manfaat ekonomi jangka panjang dibandingkan yang bisa diberikan oleh Tiongkok. Menurutnya, India tidak boleh dikritik karena mengadopsi pendekatan fleksibel dalam hubungan internasional, karena hal itu mencerminkan kepentingan pragmatis sekaligus keterbatasan struktural.

โ€œSebelas dari 15 negara teratas dunia berdasarkan PDB adalah bagian dari blok demokrasi yang dipimpin AS. Tiongkok dan Rusia jelas berada di blok anti-Barat. Saat ini, hanya India dan Brasil yang belum menentukan pilihan,โ€ ujarnya.

Dalam pandangannya, penyesuaian India dengan negara-negara demokrasi pada akhirnya tak terelakkan.

Lan lebih jauh menunjukkan bahwa hubungan erat India dengan Rusia berakar sejak era Soviet.

 โ€œIndia dan Rusia telah terikat oleh jalinan kepentingan sejak lama, termasuk ikatan industri yang mendalam dan koneksi pribadi di antara keluarga bisnis berpengaruh,โ€ katanya.

Mengenai hubungan Tiongkokโ€“India, Lan mengatakan India tidak mungkin segera memutuskan hubungan dengan Tiongkok, sebagian karena faktor historisโ€”terutama kenyataan bahwa sebagian besar rantai pasokan India masih bergantung pada Tiongkok. Ketergantungan ini membuat pemisahan mendadak berisiko secara ekonomi dan dapat mengancam upaya Modi untuk meraih masa jabatan ketiga serta masa depan politik partainya.

Lan juga menambahkan bahwa Amerika Serikat turut membentuk situasi ini.
โ€œSelama hampir lima dekade, Washington menjalankan kebijakan pro-Tiongkok. Baru pada 2018 hal ini mulai berubah ketika Presiden Trump memberlakukan tarif pada panel surya buatan Tiongkok. Itu langkah nyata pertama untuk keluar dari sistem perdagangan global yang berpusat pada Tiongkok.โ€

Sama seperti AS butuh waktu untuk melepaskan diri dari globalisasi yang berpusat pada Tiongkok, Lan menyarankan bahwa India juga butuh waktu untuk menyelesaikan poros strategisnya. Namun arah pergeseran itu sudah jelas.

โ€œKemitraan antara India dan Amerika Serikatโ€”sebagaimana terlihat dalam janji Biden dan Modi untuk bekerja sama โ€˜dari lautan hingga bintangโ€™โ€”adalah sesuatu yang tidak ingin dilepaskan India,โ€ kata Lan. Dalam kunjungan kenegaraan Modi ke AS pada Juni 2023, kedua pemimpin menggunakan frasa itu untuk menekankan komitmen memperluas kerja sama di bidang keamanan maritim, eksplorasi luar angkasa, teknologi, dan investasi.

Purnawirawan Kapten Angkatan Laut Carl Schuster, mantan direktur operasi di Pusat Intelijen Gabungan Komando Pasifik Angkatan Laut AS, menyampaikan pandangan serupa tentang hubungan Indiaโ€“Tiongkok.

โ€œKemitraan ini tidak kokoh,โ€ kata Schuster kepada The Epoch Times. โ€œKeterlibatan India dengan Tiongkok dan Rusia sebagian besar merupakan respons terhadap tekanan AS. Jika kita mengurangi tekanan itu dan memperdalam kerja sama dengan India, maka India pada gilirannya akan mengurangi hubungannya dengan Tiongkok.โ€

Lan menambahkan bahwa media internasional terlalu kritis terhadap unjuk persatuan India di SCO.

 โ€œButuh waktu bagi India untuk menyelesaikan masalah-masalah kompleks,โ€ katanya. โ€œTidak mengejutkan juga bila India frustrasi terhadap tarif AS yang dikenakan atas pembelian minyak Rusia, terutama ketika negara-negara Eropa masih terus membeli energi Rusia. India hanya ingin diperlakukan dengan adil.โ€

Pemerintah Modi membela pembelian minyak Rusia dengan alasan bahwa mengamankan pasokan energi diskon adalah masalah kepentingan nasional dan keamanan energi. India juga menolak kritik tersebut dengan menyatakan bahwa negara itu diperlakukan tidak adil, karena beberapa negara Eropa dan lainnya juga masih terus berdagang dengan Rusia.


Ketegangan Perbatasan Masih Membayangi Hubungan Tiongkokโ€“India

Shen menekankan bahwa perselisihan perbatasan yang belum terselesaikan telah lama membebani hubungan Tiongkokโ€“India, mendorong Modi untuk mengambil sikap keras terhadap Beijing.

Pada Juni 2020, tentara dari kedua pihak bertempur menggunakan senjata rakitan di Lembah Galwan, menewaskan sedikitnya 20 tentara Indiaโ€”bentrokan paling mematikan antara kedua negara dalam beberapa dekade. Meski negosiasi berikutnya menghasilkan penarikan pasukan dari beberapa area dan mengurangi ketegangan langsung, risiko konfrontasi baru tetap ada.

โ€œJika konflik lain pecah, Rusia mungkin memilih netral alih-alih memihak India,โ€ kata Shen. โ€œDalam hal itu, negara-negara seperti Amerika Serikat, Jepang, atau Australia yang lebih mungkin turun tangan atau memberikan dukungan.โ€

Komentator Hui Huyu juga menyatakan bahwa ketegangan antara Tiongkok dan India jauh lebih besar daripada kepentingan yang mereka bagi bersamaโ€”mulai dari sengketa perbatasan yang belum terselesaikan, persaingan atas sumber daya air Sungai Yarlung Tsangpo, hingga dukungan lama Beijing terhadap Pakistan, musuh bebuyutan India. Faktor-faktor ini membuat kecil kemungkinan India akan mendekat ke Partai Komunis Tiongkok.

Shen mencatat bahwa India kemungkinan akan menyambut skenario di mana Amerika Serikat dapat mengalihkan lebih banyak fokusnya untuk menghadapi Tiongkok. 

โ€œRusia mungkin juga berpikir demikian,โ€ tambahnya, dengan menyiratkan bahwa meski India melihat Tiongkok sebagai ancaman strategis, Rusia akan diuntungkan jika Washington mengalihkan perhatiannya dari konflik Rusiaโ€“Ukraina.


Rusia Pasca-Perang

Sementara Modi menjaga jarak yang terukur, Putin tampak paling sejalan dengan agenda Xi, setidaknya di permukaan.

Sun Kuo-hsiang, profesor urusan internasional dan bisnis di Universitas Nanhua Taiwan, percaya bahwa kebijakan luar negeri jangka panjang Rusia bisa bergeser setelah perang Ukraina mereda.

โ€œJika Rusia mencapai semacam rekoneksi ekonomi parsial dengan Eropa, Moskow akan terdorong untuk mengurangi ketergantungan tunggal pada Tiongkok. Dalam hal itu, hubungan Rusiaโ€“Tiongkok mungkin bergeser dari kerja sama โ€˜tanpa batasโ€™ menjadi kemitraan yang lebih pragmatis dengan batasan tertentu,โ€ kata Sun.

Shen mencatat bahwa Rusia secara historis tidak mempercayai Tiongkok dalam kerja sama pertahanan, dengan menunjukkan bahwa India sering menerima teknologi militer yang lebih baik.
โ€œIni karena Rusia tahu India tidak akan membongkar balik sistem itu. Sedangkan Tiongkok memiliki rekam jejak panjang melakukan hal tersebut,โ€ katanya.

Namun, Schuster percaya bahwa selama Putin masih berkuasa, kebijakan luar negeri Rusia akan tetap kakuโ€”bahkan setelah perang berakhir.

โ€œMenggoda Rusia agar menjauh dari Tiongkok adalah tujuan yang terpuji tetapi mustahil selama Putin berkuasa,โ€ katanya. โ€œSetiap upaya AS untuk melakukan itu akan mengharuskan meninggalkan Ukraina, yang akan meretakkan aliansi Amerika. Mitra-mitra kita di Eropa mungkin kemudian mempertimbangkan untuk berpaling ke Tiongkok guna menyeimbangkan Rusia, dan Tiongkok akan mengeksploitasi hal itu.โ€

Gu Xiaohua dan Jenny Li berkontribusi pada laporan ini.

Video: Restoran di Tiongkok Dikecam Setelah Karyawannya Ketahuan Menciduk Minyak dari Tong Sampah

EtIndonesia. Sebuah restoran di Tiongkok menjadi sorotan setelah salah satu karyawannya terlihat menciduk minyak dari tong sampah pinggir jalan ke dalam ember plastik. Insiden ini terjadi pada 18 Agustus di Chongqing, Tiongkok barat daya, menurut laporan South China Morning Post (SCMP).

Video yang direkam oleh seorang pejalan kaki tersebut menjadi viral. Video tersebut memperlihatkan seorang wanita bermarga Zhang, berusia enam puluhan, mengenakan seragam restoran hotpot lokal. Ia terlihat membawa sendok sayur dan ember plastik sambil menciduk minyak dari tong sampah.

“Saya baru saja mulai bekerja di sini,” kata wanita itu ketika ditanya siapa yang menyuruhnya mengambil minyak tersebut. Tak lama kemudian, video tersebut menjadi viral, dan banyak yang berasumsi bahwa minyak tersebut akan digunakan di dapur restoran.

Setelah kemarahan publik tersebut, manajer restoran hotpot, Xiao, mengeluarkan pernyataan yang menyatakan bahwa wanita tersebut bekerja dengan mereka untuk waktu yang singkat dan bersikeras bahwa minyak yang diciduknya untuk dia jual dan bukan untuk memasak.

“Dia baru beberapa hari di sana. Minyak yang dikumpulkannya bukan untuk digunakan di restoran kami, tetapi dia sedang mengumpulkannya untuk dijual ke perusahaan sanitasi yang mendaur ulang minyak bekas,” katanya.

Kemudian, Zhang mengeluarkan pernyataan tertulis yang menegaskan bahwa dia tidak memiliki hubungan dengan restoran tersebut dan sedang mengumpulkan minyak untuk dijual sendiri.

Menyusul video viral tersebut, petugas dari Kantor Pengawasan Pasar Kecamatan Jiulong menyelidiki insiden tersebut dan memastikan bahwa restoran tersebut menjual minyak bekasnya secara legal ke perusahaan sanitasi berlisensi.

Para petugas mencatat bahwa Zhang tampaknya melihat proses ini dan mulai mengumpulkan sendiri minyak bekas tersebut, kemungkinan dengan tujuan menjualnya ke perusahaan sanitasi yang sama.

“Tidak ada bukti langsung yang ditemukan bahwa restoran tersebut menggunakan kembali minyak yang dikumpulkan untuk persiapan makanan,” kata petugas tersebut.

Pada awal Januari, pihak berwenang menggerebek sebuah restoran Tiongkok setelah mereka menemukan bahwa restoran tersebut menggunakan minyak ludah untuk memasak makanan. Minyak ludah adalah sisa minyak cabai atau sup dari mangkuk pengunjung yang tidak dibuang. Sebaliknya, dicampur dengan minyak segar atau kaldu dan digunakan untuk membuat sup hotpot untuk pelanggan berikutnya.(yn)

Biden Menjalani Operasi untuk Mengangkat Kanker Kulit di Dahi

Pada pertengahan Mei, kantor mantan presiden menyatakan bahwa ia telah didiagnosis menderita โ€œbentuk agresifโ€ kanker prostat.

EtIndonesia. Mantan Presiden Amerika Serikat Joe Biden baru-baru ini menjalani operasi untuk mengangkat lesi kanker kulit. Hal demikian disampaikan oleh  seorang juru bicaranya pada Kamis 4 September 2025.

Kelly Scully, juru bicara Biden, mengonfirmasi operasi mantan presiden itu setelah sebuah video Inside Edition memperlihatkan Biden keluar dari sebuah gereja di Delaware dengan bekas luka baru di dahinya. Scully mengatakan Biden menjalani operasi Mohs, yaitu prosedur pengangkatan lapisan kulit sedikit demi sedikit hingga semua sel kanker terangkat.

Biden juga pernah menjalani pengangkatan lesiโ€”basal cell carcinoma, jenis umum kanker kulitโ€”dari dadanya dua tahun lalu saat masih menjabat.

Pada pertengahan Mei, kantor mantan presiden tersebut mengatakan bahwa ia telah didiagnosis menderita kanker prostat โ€œbentuk agresif.โ€

 โ€œPresiden Joe Biden menjalani pemeriksaan karena ditemukannya nodul prostat setelah mengalami peningkatan gejala saluran kemih,โ€ demikian pernyataan kantornya. โ€œPada [16 Mei], ia didiagnosis menderita kanker prostat โ€ฆ dengan metastasis ke tulang.

 โ€œMeskipun ini merupakan bentuk penyakit yang lebih agresif, kanker tersebut tampaknya sensitif terhadap hormon, yang memungkinkan pengelolaan secara efektif.โ€

Saat itu, kantor Biden menyatakan keluarganya sedang โ€œmeninjau opsi pengobatan.โ€

Mantan presiden itu menanggapi diagnosis tersebut di X, menulis pada 19 Mei bahwa โ€œKanker menyentuh kita semua.โ€

 โ€œSeperti banyak dari Anda, Jill dan saya telah belajar bahwa kita menjadi paling kuat di tempat-tempat yang rapuh. Terima kasih karena telah menguatkan kami dengan cinta dan dukungan,โ€ kata Biden.

Pada 30 Mei, setelah berbicara di Taman Peringatan Veteran di New Castle, Delaware, Biden mengatakan prognosisnya โ€œbaikโ€ dan perawatan untuk kanker prostatnya sedang berlangsung.

โ€œYa, prognosisnya baik dan, Anda tahu, kami sedang menangani semuanya. Prosesnya berjalan, jadi saya merasa baik,โ€ kata Biden. Ia menambahkan bahwa ia telah memutuskan opsi perawatan dan โ€œsemuanya sedang dijalankan, dan semua orang โ€ฆ semua pihak sangat optimis.โ€

Perawatan itu, kata Biden, โ€œhanya soal minum pil selama enam minggu ke depan,โ€ meskipun ia tidak menyebutkan jenis obat yang digunakan.

 โ€œItu tidak ada di organ mana pun. Tulang saya kuat. โ€ฆ Saya merasa baik,โ€ tambahnya.

Keluarga Biden selama bertahun-tahun memang menghadapi berbagai diagnosis kanker. Mantan Ibu Negara Jill Biden pernah menjalani operasi Mohs untuk mengangkat dua lesi kanker, dan putra mereka, Beau, meninggal dunia akibat tumor otak pada 2015.

Joseph Lord, Arjun Singh, dan The Associated Press berkontribusi pada laporan ini.

Guru yang Cuti Sakit Selama 16 Tahun Menggugat Atasannya karena Memintanya Membuktikan Penyakitnya

EtIndonesia. Seorang guru di Jerman yang telah cuti sakit sejak 2009, meskipun menerima gaji penuh, telah menggugat atasannya setelah diminta menjalani pemeriksaan medis untuk memastikan kondisinya.

Seorang guru yang tidak disebutkan namanya dari Rhine-Westphalia Utara, Jerman, telah menggugat atasannya setelah atasannya mulai mempertanyakan ketidakhadirannya yang luar biasa lama dari tempat kerja dan memintanya untuk menjalani pemeriksaan medis.

Guru tersebut telah cuti sakit selama 16 tahun, di mana dia tidak menghadiri tugasnya di sebuah sekolah kejuruan di Wesel tetapi tetap menerima gaji penuhnya.

Berdasarkan hukum Jerman, guru digolongkan sebagai ‘beamte’ atau pegawai negeri dan menikmati hak istimewa tertentu, termasuk menerima gaji penuh selama cuti sakit tanpa batas waktu. Hanya dalam kasus khusus ini, atasan wanita tersebut baru-baru ini meminta bukti kondisinya dan meminta dia menjalani tes medis.

Menurut surat kabar Jerman Die Welt, guru-guru di Nordrhein-Westfalen dapat memperoleh penghasilan hingga โ‚ฌ6.174 (sekitar Rp 118 juta) per bulan, yang berarti guru tersebut memperoleh penghasilan sekitar โ‚ฌ72.000 (sekitar Rp 1,3 miliar) per tahun, yang jika ditotal selama 16 tahun menjadi โ‚ฌ1 juta (sekitar 19,1 miliar) saat cuti sakit.

Isu yang tidak biasa ini terungkap awal tahun ini, menyusul pergantian pimpinan sekolah. Dalam audit internal yang dilakukan oleh otoritas pengawas sekolah, ditemukan bahwa dia telah menyerahkan surat keterangan dokter setiap bulan, tetapi kondisinya belum diperiksa oleh pemeriksa medis.

Alih-alih mematuhi pemeriksaan medis, guru tersebut menggugat majikannya, tetapi gugatannya ditolak oleh pengadilan Jerman yang menggambarkan situasinya sebagai “sungguh tidak dapat dipahami”. Pengadilan memutuskan bahwa majikannya berhak untuk meminta bukti sakit secara terlambat dan memerintahkannya untuk menanggung biaya hukum sebesar โ‚ฌ2.500 ($sekitar Rp 47 juta).

Berdasarkan hukum Jerman, guru yang sedang cuti sakit tidak dapat digantikan, tetapi kasus khusus ini telah memicu kemarahan di tingkat nasional, terutama karena guru yang dimaksud tidak hanya mendapatkan gaji penuh selama 16 tahun tanpa masuk kerja, tetapi juga diduga meluncurkan perusahaan rintisan di bidang medis saat cuti sakitnya diperpanjang. Hal ini akan dianggap sebagai pelanggaran serius terhadap peraturan dan guru tersebut berisiko kehilangan statusnya sebagai pegawai negeri sipil serta gaji dan tunjangan pensiunnya.

Pakar hukum Ralf Delgmann mengatakan kepada The Munich Eye bahwa hasil dari kasus yang tidak biasa ini bergantung pada hasil pemeriksaan medis, tetapi dia memperkirakan bahwa guru tersebut tidak perlu mengembalikan pembayaran apa pun yang diterima selama cuti sakit 16 tahunnya, karena hampir mustahil bagi pemeriksa mana pun untuk membuktikan bahwa dia tidak sakit selama periode tersebut. (yn)

Venezuela Lakukan Provokasi Udara terhadap Amerika Serikat

EtIndonesia. Dua jet tempur F-16 Venezuela melakukan penerbangan berbahaya di atas kapal perang AS di Laut Karibia, menurut Bloomberg.

Insiden tersebut terjadi di tengah memburuknya hubungan antara AS dan pemerintahan Nicolas Maduro setelah serangan AS baru-baru ini terhadap sebuah kapal yang, menurut Pentagon, mengangkut narkotika dari Venezuela.

Manuver Provokatif

Menurut Pentagon, dua pesawat militer Venezuela melakukan “penerbangan berbahaya” di atas kapal AS di Laut Karibia. CBS News melaporkan bahwa pesawat-pesawat tersebut merupakan jet tempur F-16 bersenjata.

Para pejabat AS menggambarkan tindakan Caracas sebagai “provokasi yang disengaja” yang bertujuan untuk mengganggu operasi antinarkotika Washington. Pentagon memperingatkan bahwa “kartel yang mengendalikan Venezuela sangat disarankan untuk tidak mengganggu operasi AS lainnya.”

Pada saat yang sama, Pentagon tidak mengungkapkan detail insiden tersebut, seperti jarak jet-jet tersebut mendekati kapal atau lokasi tepatnya. Kementerian Informasi Venezuela juga menolak berkomentar.

Latar Belakang Konflik

Insiden itu terjadi hanya beberapa hari setelah pasukan AS menghancurkan sebuah speedboat yang diduga membawa narkotika dari Venezuela. Seluruh 11 orang di dalamnya tewas, memicu kritik tajam di dalam dan luar negeri atas kecurigaan bahwa warga sipil mungkin termasuk di antara korban tewas.

Sementara itu, Washington memperkuat kehadirannya di wilayah tersebut dengan mengirimkan beberapa kapal berisi 4.000 pelaut dan marinir. Secara resmi, hal ini dijelaskan sebagai upaya untuk memblokir rute perdagangan narkoba, tetapi para ahli memandangnya sebagai elemen tekanan politik terhadap rezim Maduro.

Sinyal Keras dari Washington

Insiden pesawat itu bertepatan dengan kunjungan Menteri Luar Negeri AS, Marco Rubio ke Ekuador. Selama kunjungan tersebut, dia mendesak mitra-mitra regional untuk mendukung tekanan terhadap Caracas dan menyatakan bahwa AS siap untuk serangan baru.

“Presiden telah mengatakan bahwa dia ingin berperang melawan kelompok-kelompok ini karena mereka telah berperang melawan kita selama 30 tahun, dan tidak ada yang merespons,” kata Rubio.

Menteri Pertahanan AS, Pete Hegseth juga membela serangan terhadap speedboat tersebut, dengan mengatakan bahwa itu merupakan sinyal bagi kartel dan sekutu mereka di Venezuela.

AS telah menawarkan hadiah sebesar 50 juta dolar untuk informasi yang mengarah pada penangkapan Maduro, yang dituduh melakukan perdagangan narkoba, korupsi, dan pelanggaran hak asasi manusia.

Pada bulan September 2024, AS juga menjatuhkan sanksi kepada 16 sekutu Maduro sebagai tanggapan atas kecurangan pemilu dan penindasan pemerintah terhadap oposisi.(yn)

Trump Ingin Berbicara dengan Putin Setelah Panggilan Telepon dengan Zelenskyy

EtIndonesia. Presiden AS, Donald Trump, setelah percakapannya dengan Presiden Ukraina, Volodymyr Zelenskyy, berencana untuk segera mengadakan pembicaraan dengan Vladimir Putin.

Dia menyampaikan pernyataan ini saat makan malam bersama para petinggi perusahaan TI global terkemuka di Gedung Putih, yang disiarkan oleh Fox News.

Dalam makan malam tersebut, Trump ditanya apakah, setelah panggilan teleponnya dengan Presiden Ukraina, Volodymyr Zelenskyy sebelumnya pada hari itu, dia berencana untuk segera berbicara dengan Putin.

“Ya, saya akan melakukannya. Kami sedang berdialog dengan sangat baik. Saya telah menyelesaikan tujuh perang. Perang yang saya pikir akan menjadi salah satu yang termudah โ€“ Anda tahu bagaimana terkadang kita mengharapkan sesuatu yang sederhana, dan ternyata jauh lebih sulit. Saya yakin konflik ini akan lebih mudah diselesaikan karena hubungan saya dengan Presiden Putin, dengan Ukraina, dan dengan segala hal lainnya. Saya berharap situasi Rusia-Ukraina akan terselesaikan, tetapi justru berubah menjadi bencana โ€“ minggu ini saja, 7.014 orang tewas. Sebagian besar korban adalah tentara, dengan hanya sebagian kecil warga sipil dari Kyiv. Namun, kerugian yang terjadi dalam skala yang belum pernah kita lihat sejak Perang Dunia II,โ€ kata Trump.

Dia menekankan bahwa perang Rusia melawan Ukraina telah menjadi tantangan tersulit baginya. Menurut Trump, dia sebelumnya telah berhasil menyelesaikan beberapa konflik yang telah berlangsung lama.

“Namun, ini ternyata yang paling sulit dari semuanya. Anda tahu, saya menyelesaikan tiga perang. Satu perang berlangsung selama 31 tahun, dengan 10 juta orang tewas. Perang lainnya berlangsung selama 34 tahun, dan yang lainnya 37 tahun. Orang-orang mengatakan perang-perang itu tidak dapat diselesaikan – tetapi saya menyelesaikannya. Perang ini terbukti lebih sulit, tetapi kita akan menyelesaikannya,” tambahnya.

Panggilan telepon antara Zelenskyy, para pemimpin Eropa, dan Trump

Percakapan antara Presiden Ukraina ,Volodymyr Zelenskyy, para pemimpin Eropa, dan Presiden AS Donald Trump berlangsung setelah KTT Koalisi.

Presiden Finlandia, Alexander Stubb mengatakan bahwa AS dan Eropa telah sepakat untuk membahas sanksi terhadap minyak dan gas Rusia dalam 24 jam ke depan.

Menurut laporan media, Trump juga menuntut selama panggilan telepon tersebut agar para pemimpin Eropa menekan Tiongkok, karena Beijing terus mendanai agresi Rusia terhadap Ukraina. (yn)

Remaja Meracuni Sup Pamannya Karena Tak Tahan dengan Dengkurannya

EtIndonesia. Seorang siswa SMA di Jepang baru-baru ini ditangkap karena diduga meracuni sup miso pamannya dengan tujuan membunuhnya karena tak tahan dengkurannya.

Seorang remaja berusia 18 tahun dari Ichibara, Prefektur Chiba, Jepang, ditangkap dan didakwa dengan percobaan pembunuhan setelah diduga mencacah daun tanaman oleander beracun dan mencampurnya ke dalam sup miso pamannya karena dia merasa terganggu dengan dengkuran keras pamannya.
Menurut laporan polisi, pada 17 Juli, saat makan siang, paman remaja tersebut merasakan rasa yang tidak biasa pada sup miso yang disajikan dan memuntahkannya. Namun, tak lama kemudian, dia mulai menunjukkan gejala seperti mati rasa di mulut dan sakit perut, yang memerlukan perawatan medis. Sampel dari semangkuk sup misonya ditemukan mengandung zat beracun oleandrin dalam jumlah yang mematikan.

“Saya tidak tahan dengan dengkuran keras paman saya dan memutuskan untuk membunuhnya,” kata remaja berusia 18 tahun itu kepada polisi saat diinterogasi.

Oleander adalah pohon cemara yang berbunga merah atau putih dan umumnya ditanam sebagai pohon jalan atau taman. Cabang dan daunnya beracun. Untungnya, paman remaja tersebut, seorang pria wiraswasta berusia 53 tahun yang tinggal bersama remaja tersebut dan ibunya, telah pulih sepenuhnya.(yn)

Panglima Angkatan Bersenjata Ukraina Luncurkan Sistem Pertahanan Berlapis untuk Melawan Drone Rusia

EtIndonesia. Angkatan Pertahanan Ukraina sedang membangun sistem berlapis untuk melawan drone serang Shahed dan Geran Rusia. Ini merupakan salah satu prioritas utama negara, ungkap Panglima Angkatan Bersenjata Ukraina, Oleksandr Syrskyi.

“Saya mengadakan pertemuan komprehensif yang didedikasikan untuk mengembangkan segmen pertahanan udara ini. Kami sedang membangun sistem berlapis untuk melawan Shahed dan Geran musuh,” ujar Syrskyi.

Menurutnya, tugas saat ini adalah membentuk sebanyak mungkin kru pencegat drone, melatih lebih banyak operator pencegat, dan menyediakan sarana tambahan yang efektif untuk mendeteksi dan menghancurkan drone.

Pertahanan udara saat ini menjadi prioritas utama bagi Ukraina. Oleh karena itu, diputuskan untuk mengambil beberapa langkah guna meningkatkan sistem, termasuk:

  • Melanjutkan perekrutan dan pelatihan kru drone pencegat,
  • Membentuk unit khusus baru,
  • Memperbaiki kekurangan dan memperkuat upaya di sektor pencegat drone.

“Saya berterima kasih kepada para penjaga langit kita atas kerja profesional mereka dalam menembak jatuh target udara musuh. Saya berterima kasih kepada seluruh sektor sipil kita yang bekerja untuk melindungi langit kita, dan khususnya kepada semua relawan atas kontribusi signifikan mereka dalam mengembangkan dan menerapkan inovasi untuk penanggulangan efektif terhadap terorisme udara Rusia,” tambah Syrskyi.

Serangan Drone pada 4 September

Pada malam hari tanggal 4 September, Rusia meluncurkan 112 drone dari enam arah ke Ukraina. Pasukan pertahanan udara menembak jatuh atau menetralisir 84 Shahed dan drone pengalih musuh.

Odesa terkena serangan drone, yang menyebabkan kebakaran gudang dan merusak sebuah truk.

Di wilayah Kharkiv, 40.000 penduduk Lozova kehilangan listrik setelah serangan Rusia. Tim tanggap darurat sudah bekerja untuk memulihkan listrik.(yn)