Home Blog Page 1947

Warga Negara Sipil AS Mengalami Gejala Penyakit Misterius Setelah Pergi ke Tiongkok

0

WASHINGTON – Seorang warga negara sipil AS yang mengunjungi Tiongkok telah melaporkan gejala seperti para diplomat AS yang menderita penyakit misterius di Havana, Kuba, dan kota Guangzhou Tiongkok selatan, seorang pejabat Departemen Luar Negeri AS mengatakan pada 5 Juli.

Orang tersebut, yang tidak disebutkan namanya oleh pejabat departemen, adalah orang Amerika sipil non pemerintah pertama yang diketahui telah mengalami gejala-gejala setelah melakukan perjalanan ke Tiongkok. Sembilan belas warga negara sipil AS telah melaporkan gejala-gejala serupa setelah bepergian ke Kuba.

Dua puluh lima pejabat AS di Havana dan setidaknya satu orang yang bekerja di konsulat AS di Guangzhou telah dikirim kembali ke Amerika Serikat setelah menunjukkan gejala-gejala yang serupa dengan gegar otak atau cedera otak traumatis ringan.

Banyak dari mereka melaporkan penyakit misterius, yang penyebabnya tidak diketahui, setelah merasakan suara-suara aneh dan tekanan, serupa dengan serangan-serangan senjata sonik.

Dalam peringatan perjalanan wisata 2 Maret, Departemen Luar Negeri mendesak warga AS untuk mempertimbangkan kembali perjalanan ke Kuba, mengatakan bahwa “banyak karyawan Kedutaan Besar AS Havana tampaknya telah ditargetkan dalam serangan-serangan khusus.”

“Orang yang terkena dampak telah menunjukkan berbagai gejala fisik termasuk gangguan telinga dan kehilangan pendengaran, pusing, sakit kepala, kelelahan, masalah kognitif (gangguan daya berpikir/susunan saraf pusat), masalah penglihatan, dan kesulitan tidur,” tambahnya.

Berita tentang penyakit yang diderita oleh para pejabat AS di Kuba pertama kali terungkap Agustus lalu. Laporan tentang penyakit yang menimpa orang Amerika yang bekerja di konsulat AS di Guangzhou muncul pada bulan Mei.

Pada 7 Juni, Departemen Luar Negeri membawa sekelompok diplomat pulang dari Guangzhou untuk dievaluasi.

“Sejak rilis Peringatan Kesehatan [Guangzhou] yang pertama pada 23 Mei, Departemen Luar Negeri telah dihubungi oleh seorang warga AS yang melaporkan mengalami gejala serupa setelah melakukan perjalanan ke Tiongkok,” kata seorang pejabat Biro Konsuler Departemen Luar Negeri.

Ditanya apakah Departemen Luar Negeri memiliki informasi yang menunjukkan bahwa warga sipil tersebut terkena dampak oleh “serangan” yang sama seperti yang dilakukan oleh pejabat AS di Kuba, pejabat tersebut menjawab: “Ini adalah situasi yang berkembang. Seperti yang kami nyatakan dalam peringatan kesehatan kami, jika Anda memiliki kekhawatiran tentang gejala atau masalah medis, konsultasikan dengan profesional medis sesegera mungkin.”

Para pejabat Kuba telah membantah keterlibatan atau perintah tentang apa yang ada di balik penyakit di Havana. Tiongkok telah mengatakan bahwa mereka telah menyelidiki secara menyeluruh kasus awal yang dilaporkan oleh Amerika Serikat di Guangzhou dan tidak menemukan alasan atau petunjuk untuk menjelaskannya. (ran)

ErabaruNews

Penyelidikan Kasus Serangan Racun Saraf Jilid II Memakan Waktu Berbulan-Bulan

0

EpochTimesId – Polisi diperkirakan membutuhkan waktu berbulan-bulan untuk menyelesaikan penyelidikan kasus serangan racun saraf terhadap pasangan Inggris di Wiltshire, Inggris. Dawn Sturgess, 44, dan Charlie Rowley, 45, jatuh sakit pada 30 Juni 2018 setelah terkena agen (racun pelumpuh) saraf kelas militer, Novichok.

Itu adalah racun saraf yang hampir membunuh mata-mata mantan Rusia Sergei Skripal dan putrinya, Yulia beberapa bulan silam. Sturgess dan Rowley diduga menyentuh objek yang terkontaminasi Novichok di daerah Salisbury sebelum sakit.

Korban wanita, Dawn Sturgess, akhirnya meninggal pada hari Minggu (8/7/2018) waktu setempat. Wanita 44 tahun itu meninggal setelah positif terkontaminasi racun Novichok pada 30 Juni 2018 bersama Charlie Rowley.

Polisi kini terus melakukan pencarian terhadap objek tersebut.

“Karena tantangan unik yang terlibat dalam operasi (penyelidikan) ini, kegiatan polisi diperkirakan akan memakan waktu berminggu-minggu dan berbulan-bulan,” kata Polisi Metropolitan London dalam sebuah pernyataan. “Fokus penyelidikan tetap mengidentifikasi sumber kontaminasi secepat mungkin.”

Petugas mengatakan tidak ada orang lain di daerah itu yang menunjukkan gejala serupa. Polisi menjaring sekitar 1.300 jam rekaman CCTV sebagai bagian dari penyelidikan. Sejumlah titik lokasi telah ditutup di daerah tersebut.

Petugas telah mengumpulkan garis waktu dari gerakan pasangan ini sebelum mereka jatuh sakit.

Pekerja darurat dengan pakaian pelindung mencari benda yang diduga terkontaminasi Novichok di sekitar Rumah John Baker. (Jack Taylor/Getty Images/The Epoch Times)

Jumat, 29 Juni 2018;
– Pukul 12.20 malam, Pria dan wanita itu bersama di Rumah John Baker di Salisbury. Mereka kemudian meninggalkan tempat itu dan mengunjungi sejumlah toko di Salisbury sebelum pergi ke Queen Elizabeth Gardens.

– 4.20 sore Mereka kembali ke Rumah John Baker.

-10.30 sore Mereka naik bus ke Amesbury. Dengan tidak adanya informasi yang bertentangan pada tahap ini, detektif saat ini bekerja atas dasar bahwa mereka kemudian menghabiskan malam di sebuah alamat di Muggleton Road, Amesbury.

Sabtu, 30 Juni 2018;
– Pukul 10.15 pagi Layanan Ambulans Selatan Barat dipanggil ke sebuah alamat di Muggleton Road, di mana seorang wanita berusia 44 tahun telah jatuh sakit, dan dia kemudian dibawa ke rumah sakit. Seorang pria juga hadir di alamat tersebut pada saat ini.

– 12 siang. Pria itu mengunjungi Boots ahli kimia di Stonehenge Walk di Amesbury dan kemudian kembali ke alamatnya di Muggleton Road sekitar setengah jam kemudian.

– 1.45 malam Dia mengunjungi Amesbury Baptist Center di Butterfield Drive.

– 3 malam Dia kembali lagi ke rumah.

– 6.20 malam Layanan South West Ambulance dipanggil kembali ke alamat di Muggleton Road dan pria itu juga dibawa ke rumah sakit.

Dawn Sturgess dan Charlie Rowley, korban serangan racun pelumpuh saraf, novichok di Amesbury, Wiltshire, Inggris. (Foto : Facebook/The Epoch Times)

Sekitar 100 detektif dari Jaringan Kepolisian Kontra Terorisme Inggris kini dikerahkan untuk melakukan penyelidikan.

Detektif mengatakan tidak ada bukti bahwa pasangan itu telah mengunjungi salah satu situs yang didekontaminasi setelah percobaan pembunuhan terhadap Sergei dan Yulia Skripal pada bulan Maret. Kedua kasus melibatkan racun saraf yang hampir sama, kelas militer Soviet.

Pemerintah Inggris telah meminta Rusia bertanggung jawab atas kasus serangan racun saraf terhadap duo Skripal. Suatu klaim yang kemudian berulang-kali disangkal oleh Rusia.

Menteri Dalam Negeri Inggris, Sajid Javid mengatakan pada hari Kamis bahwa Rusia harus menjelaskan secara persis apa yang sedang terjadi.

“Mata dunia saat ini ada di Rusia, paling tidak karena Piala Dunia,” kata Javid.

Polisi berkata, “Kami tidak dalam posisi untuk mengatakan apakah agen saraf berasal dari kelompok yang sama dengan yang digunakan terhadap Skripal. Kemungkinan bahwa dua penyelidikan mungkin terkait jelas merupakan jalur penyelidikan kunci bagi polisi.” (Jane Gray/The Epoch Times/waa)

Simak juga, Pengakuan Dokter yang Dipaksa Panen Organ Hidup :

https://youtu.be/0x2fRjqhmTA

Tiongkok Mencoba Rekrut Anggota Parlemen Jerman Sebagai Mata-Mata

0

BERLIN — Individu-individu Tionghoa menghubungi seorang anggota parlemen konservatif di parlemen Jerman beberapa kali pada musim panas 2016, menawarkan uang kepadanya sebagai imbalan atas kepiawaian dan informasi khusus sebagai orang dalam, surat kabar Sueddeutsche Zeitung melaporkan pada tanggal 6 Juli.

Surat kabar tersebut mengatakan badan intelijen domestik Jerman, Bfv, telah memperingatkan anggota parlemen tersebut sesaat sebelum ia melakukan perjalanan ke Tiongkok yang diyakini bahwa agen-agen intelijen Tiongkok berada di balik hubungan-hubungan itu. Anggota parlemen tersebut tidak diidentifikasi.

alam kasus kedua, seorang anggota staf dari anggota parlemen dibayar 10.000 euro (sekitar $11.700) untuk mendapatkan informasi. Staf tersebut juga melakukan perjalanan ke Tiongkok, di mana dia di bawah tekanan, lapor surat kabar.

Laporan tersebut muncul ketika Tiongkok mendesak Uni Eropa untuk mengeluarkan pernyataan kuat secara bersama terhadap kebijakan perdagangan Presiden AS Donald Trump pada KTT akhir bulan ini, dan untuk membentuk aliansi antara Uni Eropa dan Tiongkok.

Beijing juga menawarkan untuk membuka lebih banyak pasar Tiongkok untuk berdagang dengan UE dalam upaya untuk merayu orang-orang Eropa, yang mencerminkan kedalaman keprihatinannya tentang perang dagang dengan Amerika Serikat.

Pada tanggal 6 Juli, Amerika Serikat dan Tiongkok mengenakan pajak saling balas senilai $34 miliar dari impor satu sama lain.

Eropa, yang prihatin dengan menjaga hubungan historisnya yang erat dengan Amerika Serikat, telah menolak usulan-usulan Tiongkok tersebut.

Uni Eropa juga berusaha meloloskan undang-undang untuk memungkinkan pengawasan yang lebih besar dari pengambilalihan Tiongkok terhadap perusahaan-perusahaan Eropa.

Berbicara di Beijing pada 6 Juli di sebuah pengarahan berita harian, juru bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok Lu Kang mengatakan dia belum mendengar tentang masalah itu dan tidak memiliki informasi mengenai hal itu.

Perdana Menteri Tiongkok Li Keqiang mengunjungi Jerman minggu depan untuk pertemuan dengan Kanselir Jerman Angela Merkel.

Pada bulan April, Hans-Georg Maassen, kepala Bfv, mendorong untuk mewaspadai terhadap langkah-langkah perusahaan-perusahaan Tiongkok dalam berinvestasi atau membeli perusahaan teknologi tinggi Jerman, memperingatkan bahwa hilangnya teknologi kunci dapat membahayakan ekonomi Jerman.

Badan tersebut tahun lalu mengatakan dinas intelijen Tiongkok telah menggunakan profil palsu di situs jejaring sosial seperti LinkedIn untuk mengumpulkan informasi pribadi tentang para pejabat dan politisi Jerman.(ran)

ErabaruNews

Tuan Rumah Sabet Dua Gelar Indonesia Open 2018

0

EpochTimesId – Dua ganda Indonesia berhasil merebut gelar juara pada turnamen bulutangkis Indonesia Open 2018. Gelar Juara dipersembahkan oleh nomor ganda campuran dan ganda putra.

Pasangan ganda campuran Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir memastikan gelar juara setelah menumbangkan ganda Malaysia, Chan Peng Soon/Goh Liu Ying, Minggu (8/7/2018). Tontowi/Liliyana menang dua set langsung, dengan skor 21-17 dan 21-8.

Ini adalah gelar perdana Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir di Istora Senayan. Sebelumnya, mereka sudah tujuh kali gagal menjadi jawara ketika turnamen Indonesia Open digelar di Istora.

Namun, ini adalah gelar kedua mereka di turnamen tersebut. Tontowi/Liliyana sekaligus berhasil mempertahankan gelar juara yang mereka raih tahun lalu. Akan tetapi, tahun lalu turnamen yang yang sama digelar di JCC Senayan.

“Akhirnya setelah sekian lama di Istora kami bisa juara. Pertamanya saya tegang karena banyak penonton, tapi dalam hati saya ada keyakinan untuk menang, karena kami bisa menerapkan pola permainan kami,” ujar Tontowi, dalam rilis PBSI, Senin (9/7/2018).

Sementara itu, satu gelar lainnya dipersembahkan pasangan ganda putra Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon. Mereka menghentikan perlawanan ganda Jepang, Takuto Inoue/Yuki Kaneko, dengan skor 21-13 dan 21-16.

Ini adalah gelar Indonesia Open yang pertama bagi Kevin/Marcus. Mereka mengaku senang bisa menaklukkan atmosfir pertandingan di Istora Senayan, Jakarta.

“Kami senang bisa juara di kandang sendiri, Istora kan terkenal angker, jadi kami senang bisa dapatkan gelar di sini,” ujar Kevin, pada rilis yang sama.

“Ya senang tentunya, minggu lalu di Malaysia Open, kami mendapat hasil yang kurang baik, jadi rasanya sekaran luar biasa. Kami merasa lawan tak tampil seratus persen, kami merasa lebih beruntung,” imbuh Marcus.

Selanjutnya, Kevin/Marcus akan berlaga di kejuaraan dunia dan Asian Games. Mereka berharap meraih hasil mekasimal di dua ajang berikutnya, sehingga bisa menambah pundi-pundi poin untuk syarat minimum berlaga pada Olimpiade Tokyo 2020. (PBSI/waa)

Simak juga, Pengakuan Dokter yang Dipaksa Panen Organ Hidup :

https://youtu.be/0x2fRjqhmTA

Tiongkok Meringankan Pembatasan Investor Asing Di Tengah Ketegangan Perdagangan

Sekitar satu minggu sebelum tarif AS atas daftar barang-barang Tiongkok senilai $34 miliar mulai berlaku pada tanggal 6 Juli, otoritas Tiongkok mengumumkan bahwa mereka akan meringankan pembatasan-pembatasan investasi asing di industri-industri tertentu.

Pada tanggal 28 Juni, Komisi Pengembangan dan Reformasi Nasional Tiongkok merilis daftar yang telah direvisi untuk sektor-sektor di mana investasi asing dibatasi atau dilarang, mengurangi jumlah sektor yang ditargetkan dari 63 tahun lalu menjadi 48.

Beberapa bidang, seperti produksi bahan bakar nuklir dan mineral radioaktif, sebelumnya dilarang dan sekarang pengecualian dicabut.

Bidang-bidang lain, seperti desain pesawat terbang, manufaktur, dan perbaikan, sekarang tidak lagi memerlukan investor-investor asing untuk membuat usaha patungan dengan perusahaan-perusahaan lokal.

Untuk manajemen dan konstruksi jaringan listrik, peraturan yang mengharuskan mitra Tiongkok untuk memiliki saham pengendali telah dibatalkan.

Beberapa pengamat melihat pengaturan waktunya sangat sesuai, mengingat perselisihan perdagangan antara Tiongkok dan Amerika Serikat. Melonggarkan pembatasan-pembatasan dapat dilihat sebagai upaya untuk meredakan ketegangan dengan Amerika Serikat, terutama sejak negosiasi-negosiasi perdagangan, para pejabat AS telah berulang kali berusaha meyakinkan rezim Tiongkok untuk membuka pasarnya dan berhenti menekan perusahaan-perusahaan asing untuk mentransfer teknologi ke pasangan mitra bisnis mereka.

Dalam sebuah wawancara dengan New Tang Dynasty Television, media penyiaran yang berbasis di New York, analis keuangan Tiongkok Ren Zhongdao mengatakan pengumuman rezim Tiongkok tersebut adalah “menunda atau meringankan krisis [perdagangan]” sebelum tarif-tarif perdagangan mulai diberlakukan.

Beberapa pembatasan yang telah dilonggarkan di bidang-bidang di mana Tiongkok sebelumnya berjanji untuk membeli lebih banyak impor-impor AS sebagai sebuah kompromi dengan para pejabat perdagangan AS, yang berusaha untuk menurunkan defisit perdagangan.

Sebagai contoh, aturan baru tersebut mengatakan para investor asing tidak lagi harus melakukan eksplorasi dan pengembangan minyak dan gas alam melalui usaha-usaha patungan. Tiongkok mengatakan akan membeli lebih banyak gas alam cair dari Amerika Serikat untuk memenuhi kebutuhannya akan energi bersih.

Batasan-batasan sebelumnya pada investasi-investasi asing di bidang pemuliaan varietas tanaman baru dan produksi benih untuk gandum dan jagung juga akan dikendorkan. Tiongkok telah berjanji untuk mengimpor lebih banyak produk pertanian AS. Tetapi ia juga mengancam akan membalas dengan tarif pada kedelai AS, jagung, gandum, kapas, sorgum, dan banyak lagi, setelah tarif AS mulai berlaku.

perubahan peraturan investasi asing cina tiongkok
Blueberry kemasan AS terlihat di supermarket di Beijing pada tanggal 5 Juli 2018. Tarif Tiongkok akan berlaku segera setelah diterapkannya tarif AS. (Greg Baker / AFP / Getty Images)

Beijing telah melakukan sesuatu yang serupa pada bulan Mei, berjanji untuk memotong tarif pada mobil impor asing karena Presiden Donald Trump mengeluhkan tarif mobil tinggi Tiongkok. Trump telah menggambarkan ketidakseimbangan perdagangan dengan membandingkan bagaimana mobil impor Tiongkok hanya dikenakan pajak 2,5 persen, dibandingkan dengan tarif 25 persen yang memukul mobil-mobil Amerika yang diekspor ke Tiongkok.

Yang lain, seperti Gong Shengli, seorang peneliti di sebuah lembaga think tank keuangan Tiongkok, percaya bahwa Tiongkok sedang mencoba untuk menarik lebih banyak modal asing pada saat ekonomi sedang mengalami perlambatan. Saat ia memberi tahu New Tang Dynasty Television dalam sebuah wawancara: “Sejak 2005, investasi asing Tiongkok telah menurun secara signifikan.” (ran)

ErabaruNews

Wanita Inggris Korban Racun Saraf Era-Soviet Akhirnya Tewas

0

EpochTimesId – Seorang wanita Inggris korban serangan racun saraf Novichok, Dawn Sturgess, akhirnya meninggal pada hari Minggu (8/7/2018) waktu setempat. Wanita 44 tahun itu meninggal setelah positif terkontaminasi racun Novichok pada 30 Juni 2018.

Korban ditemukan dalam keadaan kolaps bersama seorang korban pria lainnya di sebuah rumah di Inggris barat. Lokasi kejadian hanya sekitar 11 kilometer dari tempat agen ganda Rusia, Sergei Skripal dan putrinya diserang dengan racun yang sama empat bulan lalu.

Kematian Sturgess sedang diselidiki sebagai kasus pembunuhan oleh polisi Inggris. Perdana Menteri Inggris, Theresa May mengatakan dia kaget dan terkejut mendengar kabar kematian korban.

Serangan racun saraf terhadap mantan mata-mata Rusia pada bulan Maret 2018 lalu telah memicu krisis hubungan antara negara-negara Barat dan Rusia.

Polisi mengatakan mereka sedang menyelidiki bagaimana Sturgess dan seorang pria berusia 45 tahun, yang dikenal sebagai Charlie Rowley, terkena racun tersebut. Polisi menemukan barang yang terkontaminasi dengan Novichok, racun jenis baru yang dikembangkan oleh militer Soviet selama era Perang Dingin.

Serangan racun saraf terhadap duo Skripal mendorong pengusiran Barat terbesar terhadap para diplomat Rusia sejak Perang Dingin. Para negara sekutu memihak pandangan Inggris bahwa Moskow bertanggung jawab atau kehilangan kontrol terhadap racun saraf.

Moskow membalas dengan mengusir para diplomat puluhan negara Barat.

Setelah kematian Sturgess pada hari Minggu, menteri dalam negeri Inggris, Sajid Javid, mengatakan, “Berita menyedihkan yang menyedihkan hanya memperkuat tekad kami untuk mencari tahu persis apa yang telah terjadi.”

Kepala kepolisian Anti Terorisme Inggris, Asisten Komisaris Neil Basu, mengatakan Sturgess, seorang ibu tiga anak, meninggal sebagai akibat tindakan yang keterlaluan, sembrono dan biadab.

Sementara itu, korban Pria yang berusia 45 tahun masih kritis di rumah sakit Salisbury.

Serangan racun Novichok terhadap duo Skripal pada bulan Maret adalah penggunaan ofensif senjata kimia yang pertama kali diketahui di tanah Eropa, sejak Perang Dunia II.

Rusia, yang saat ini menjadi tuan rumah Piala Dunia sepak bola, telah membantah terlibat dalam kasus Skripal. Mereka justru menuding dinas keamanan Inggris yang melakukan serangan itu, untuk memicu histeria anti-Moskow.

Seorang petugas polisi berdiri di depan pembatas sementara yang dipasang di belakang rumah John Baker. Pembatas didirikan setelah dikonfirmasi bahwa dua orang korban terkontaminasi racun saraf Novichok, di Amesbury, Inggris, 5 Juli 2018. (Henry Nicholls/Reuters/The Epoch Times)

Sentuhan Fatal
Kedua korban dievakuasi dari rumah tersebut pada 30 Juni 2018. Mereka awalnya diduga overdosis heroin atau kokain sintetis.

Namun hasil uji oleh pusat penelitian militer Porton Down menunjukkan mereka telah terkena Novichok. Inggris telah memberitahukan kejadian itu kepada pengawas senjata kimia global, Organisasi Pelarangan Senjata Kimia (OPCW).

Ujicoba lebih lanjut terhadap sampel dari Sturgess dan pria itu menunjukkan mereka terkena agen saraf setelah menyentuh barang yang terkontaminasi, dengan tangan mereka.

Javid mengatakan sebelumnya pada hari Minggu bahwa polisi memiliki hipotesis kerja bahwa kedua insiden keracunan itu terhubung. Dia juga mengatakan tidak ada rencana pada tahap ini untuk sanksi lebih lanjut terhadap Rusia.

Sturgess meninggal di Salisbury District Hospital, fasilitas yang sama yang merawat Skripal ketika sakit parah dan kritis.

Yulia Skripal, anak perempuan Sergei, mengalami koma selama 20 hari setelah keracunan. Namun, dia akhirnya sembuh dan dipulangkan sekitar lima minggu setelah keracunan. Ayahnya kemudian juga berhasil diobati dan keluar dari rumah sakit pada 18 Mei 2018.

Direktur medis rumah sakit, Christine Blanshard, mengatakan kepada BBC bahwa staf rumah sakit sudah bekerja maksimal dan tanpa lelah untuk menyelamatkan Sturgess. “Mereka melakukan semua yang mereka bisa,” katanya.

Alastair Hay, seorang profesor toksikologi lingkungan di Leeds University, mengatakan rumah sakit mungkin sekarang memiliki lebih banyak pengalaman daripada di tempat lain di dunia untuk menangani kasus-kasus Novichok. Akan tetapi ada batasan tindakan medis yang bisa dilakukan oleh dokter.

“Karena agen saraf menyerang fungsi saraf dan otot, efeknya tersebar luas, dan di mana kematian yang terjadi biasanya disebabkan oleh kegagalan pernafasan atau peredaran darah, atau keduanya,” kata Hay.

Otoritas kesehatan masyarakat Inggris mengakui pada hari Jumat, ada kekhawatiran warga sekitar beresiko tertular setelah dua insiden yang melibatkan Novichok. Akan tetapi mereka mengaku yakin bahwa risiko terhadap publik tetap rendah.

Investigasi terhadap serangan agen saraf sedang dipimpin oleh Jaringan Kepolisian Terorisme Inggris. Polisi mengatakan sekitar 100 detektif bekerja sepanjang waktu bersama rekan-rekan dari polisi lokal Wiltshire.

Tidak ada bukti bahwa kedua warga Inggris itu telah mengunjungi salah satu situs yang didekontaminasi setelah percobaan pembunuhan terhadap Sergei dan Yulia Skripal.

“Kami tidak dalam posisi untuk mengatakan apakah agen syaraf berasal dari batch yang sama yang menyerang Skripal,” kata mereka. (Reuters/The Epoch Times/waa)

Simak juga, Pengakuan Dokter yang Dipaksa Panen Organ Hidup :

https://youtu.be/0x2fRjqhmTA

Semifinalis Piala Dunia 2018 Diborong Timnas Eropa

0

EpochTimesId – Empat Tim Nasional memastikan tiket babak semifinal Piala Dunia 2018 di Rusia. Semua timnas yang akan berlaga di babak semifinal adalah timnas dari negara-negara Eropa.

Dua tim Amerika Latin yang sempat melaju hingga perempat final kandas, dan gagal melangkah lebih jauh. Brasil dan Uruguay yang tersisa pada babak delapan besar, dikandaskan timnas dari Eropa.

Uruguay jadi tim pertama Amerika Latin yang gagal melaju ke babak semifinal. Luis Suarez CS tumbang di kaki timnas Prancis, 0-2, Jumat (6/7/2018) waktu setempat. Les Blues melaju ke semifinal berkat gol Raphael Varane pada menit 40 dan Antoine Griezmann (menit 61).

Tim Amerika Latin lainnya, Brasil, juga tumbang di babak perempat final. Neymar CS menyerah pada Belgia, Sabtu (7/7/2018) dinihari WIB.

Dua gol Belgia dicetak Fernando Luiz Rosa pada menit ke-13 dan Kevin De Bruyne pada menit ke 31. Brasil hanya bisa membalas satu gol, berkat Renato Augusto pada menit ke-76.

Dua tim Eropa yang menghadang laju Amerika Latin itu akan saling berhadapan pada babak empat besar. Prancis akan berhadapan dengan Belgia di Stadion Saint Petersburg, Selasa (10/7/2018) malam waktu setempat.

Laga semifinal lainnya akan mempertemukan Inggris dan Kroasia. Kedua kesebelasan akan berlaga di Stadion Luzhniki, Rabu (11/7/2018) malam waktu setempat.

The Three Lions melaju ke babak empat besar setelah pada perempatfinal mengalahkan Swedia 2-0. Sementara Kroasia, menantang Harry Kane CS setelah berhadil mengalahkan tuan rumah Rusia lewat drama adu penalti. Kedua kesebelasan bermain imbang 1-1 hingga babak ke-dua berakhir, dan kembali imbang 2-2 hingga babak tambahan 2×15 menit berakhir.

Rivalitas antar negara-negara Eropa dengan Amerika Latin biasanya bergema hingga babak semifinal dan bahkan pada laga pamungkas. Namun, pada gelaran piala dunia kali ini keseruan itu tidak akan terdengar untuk sementara waktu. (waa)

Video Rekomendasi :

Kim Jong-un Sedang Mencari Lokasi di Swiss untuk KTT Lagi dengan Trump

oleh Chen Juncun

Belum lama ini Kantor berita Jepang Kyodo mengutip ucapan sumber diplomatik memberitakan bahwa Korea Utara sedang mencari lokasi yang cocok di Swiss untuk mengadakan KTT kedua antara Kim Jong-un dengan  Trump.

Pejabat diplomatik Korut telah dikirim ke Bern, Davos, Jenewa dan kota-kota Swiss lainnya, untuk mengkoleksi sendiri bahan yang relevan mengenai kondisi Convention Center dan hotel bertaraf internasional yang cocok untuk maksud tersebut.

Kim Jong-un pernah mengikuti pendidikan sekolah menengah di kota Bern. Sedangkan Jenewa adalah salah satu kota yang terpilih untuk KTT AS – DPRK pertama, meskipun akhirnya KTT diadakan di Singapura pada 12 Juni lalu.

Davos adalah tempat untuk forum tahunan WEF (World Economic Form). Korea Utara mungkin berharap untuk mengadakan KTT AS-DPRK kedua saat forum WEF berikutnya berlangsung pada bulan Januari tahun depan.

Sebelumnya, media AS ‘Axios’ melaporkan bahwa beberapa pejabat AS menanggapi perkembangan negara dan Korea Utara dengan perasaan optimis. Mereka berharap bahwa pertemuan kedua antara Trump dan Kim Jong-un dapat diadakan pada bulan September di New York City. Pada saat itu, para pemimpin dunia akan melakukan perjalanan ke kota tersebut untuk menghadiri Sidang Umum PBB.

Pejabat AS mengatakan kepada ‘Axios’ bahwa Kim Jong-un harus menunjukkan tindak yang nyata sebelum pertemuan yang akan datang. Salah satu kemungkinan adalah Trump mengadakan pertemuan kedua untuk mendorong Kim Jong-un mengambil tindakan nyata.

Meskipun ketulusan denuklirisasi Korea Utara dipertanyakan, Amerika Serikat masih memberi waktu kepada negara tersebut untuk melaksanakan penghentian program pengembangan senjata nuklir sebagaimana yang dijanjikan.

Diharapkan kunjungan Mike Pompeo ke Pyongyang baru-baru ini berhasil mendapatkan jadwal rincian mengenai denuklirisasi.

Victor Cha, Direktur Pusat Studi Strategis dan Internasional dari Universitas Georgetown, Amerika Serikat mengatakan bahwa Pompeo harus mendapatkan komitmen denuklirisasi lengkap dari Korea Utara dan mengizinkan Badan Energi Atom Internasional masuk Korea Utara untuk melaksanakan tugas verifikasi. (Sin/asr)

Jumlah Pengangguran Amerika Terendah dalam Sepuluh Tahun Terakhir

0

EpochTimesId – Departemen Tenaga Kerja Amerika Serikat merilis data ketenagakerjaan bulan Juni, pada hari Jumat (6/7/2018). Pekerjaan baru di seluruh Amerika Serikat yang terisi berjumlah 213.000, melebihi perkiraan sebelumnya. Tingkat pengangguran adalah 4,0 persen.

Laporan tersebut menunjukkan bahwa momentum pertumbuhan tenaga kerja AS masih tetap kuat. Lowongan pekerjaan sebanyak 213.000 yang terisi pada bulan Juni ini, di antaranya adalah lowongan pekerjaan pada industri manufaktur yang tumbuh secara substansial.

Selain itu sektor profesional, layanan perusahaan dan sektor perawatan kesehatan masih terus tumbuh. Kecuali industri ritel yang menunjukkan tren sedikit menurun.

Tingkat pertumbuhan upah bertahan pada angka 2,7 persen. Angka tersebut diperkirakan akan meningkat kedepannya.

Menteri Ketenagakerjaan AS, Alex Acosta menyatakan tingkat pengangguran AS bulan Juni adalah 4 persen. Sebanyak 600.000 warga AS dipekerjakan.

“Ini adalah proporsi tertinggi dari total populasi pengangguran di Amerika Serikat sejak resesi ekonomi, jumlah orang yang berhasil dipekerjakan kembali mencapai jumlah tertinggi dari total populasi pengangguran selama ini,” ujar Alex Acosta.

Sementara itu, Gedung Putih akhir pekan ini mengeluarkan pernyataan yang memberikan gambaran rinci tentang situasi kerja pada bulan Juni. Mereka menjelaskan bahwa hingga bulan Juni 2018 pengangguran di AS telah mencapai tingkat terendah sejak tahun 2009. (Wang Yuyin dan Li Jingming/NTDTV/Sinatra/waa)

Video Rekomendasi :

https://youtu.be/fTKcu82AtsA

Memahami Sebab Akibat Perang Dagang Amerika Tiongkok

0

EpochTimesId – Kantor Perwakilan Perdagangan Amerika Serikat pada 5 Juli 2018 membenarkan bahwa mulai Jumat (6/7/2018) AS akan memberlakukan tarif baru pada sejumlah komoditas impor dari Tiongkok karena melanggar ketentuan dalam ‘301 Trade Act’. Namun, pihak Beijing pada 4 Juli 2018 turut menegaskan bahwa Tiongkok juga akan mengambil langkah serupa sebagai pembalasan jika AS mengimplementasikannya.

Perang dagang tampaknya sulit dihindari. Sebagai permulaan masing-masing pihak meluncurkan tarif 25 persen atas komoditas impor senilai 34 miliar dolar AS. Namun Presiden AS, Donald Trump pada hari Selasa (3/7/2018) mengatakan bahwa dalam dua minggu ke depan AS masih akan mengenakan kenaikan tarif 25 persen terhadap komoditas impor Tiongkok lainnya, dengan nilai 16 miliar dolar. Jika pihak Tiongkok masih terus melakukan pembalasan, maka tidak menutup kemungkinan AS akan menambahkan lagi tarif komoditas Tiongkok hingga mencapai 50 miliar dolar.

Penyebab konflik perdagangan dan perkembangannya di masa depan, dapat diringkas sebagai berikut;

Tiongkok menerapkan perdagangan yang tidak adil;
Setelah lebih dari enam bulan penyelidikan, Kantor Perwakilan Perdagangan AS (USTR) memastikan bahwa Tiongkok telah merusak, mencuri kekayaan intelektual AS melalui berbagai cara. Mereka menggunakan sarana administrasi atau pencurian langsung, sehingga menyebabkan kerugian besar bagi bisnis dan tenaga kerja AS.

Presiden Trump telah berulang kali mengecam praktik perdagangan tidak adil Tiongkok dalam berbagai kesempatan.

Perbandingan rasio tarif AS dengan Tiongkok;
Amerika Serikat pada 15 Juni 2018 mengumumkan daftar berisi 1,102 item komoditas impor asal Tiongkok dengan nilai perdagangan sekitar 50 miliar dolar AS yang akan dikenakan tarif impor baru, dimana 34 miliar dolar (818 item) dijadwalkan akan dikenakan tarif tambahan 25 persen mulai 6 Juli. Dan, sebanyak 284 item lainnya yang bernilai sekitar 16 miliar dolar AS akan ditentukan kemudian, kapan diberlakukan setelah proses komentar publik selesai.

Pihak Tiongkok langsung mengumumkan rencana balas dendam tanpa prosedur investigasi dan konsultasi terlebih dulu. Rezim partai tunggal mengancam akan memberlakukan tarif yang sama terhadap komoditas impor dari AS. Daftar komoditas AS yang dikebut selesai dalam 1 malam oleh otoritas Tiongkok tercatat 659 item barang, dimana 545 item akan dilaksanakan lebih dahulu.

Jadwal dimulai penerapan tarif;
Washington akan mulai memberlakukan kenaikan tarif 25 persen atas komoditas impor Tiongkok sebesar 34 miliar dolar pada 6 Juli pukul 00:01 EST.

Karena adanya perbedaan waktu, Tiongkok memutuskan untuk menerapkannya pada 6 Juli pukul 12 siang dan mengatakan bahwa Tiongkok tidak akan pernah mau menembak terlebih dahulu.

Daftar komoditas yang terkena tarif baru;
Dengan mempertimbangkan untuk mengurangi dampak terhadap konsumen AS, putaran pertama proyek komoditas yang dapat dikenai pajak oleh pemerintah Amerika Serikat terutama adalah barang antara (intermediate Goods yang menyita 52 persen) dan Barang Modal (Capital Goods menyita 43 persen). Sementara komoditas lain dan barang konsumsi hanya menyita masing-masing 4 persen dan 1 persen.

Sedangkan daftar yang dikeluarkan Tiongkok sebagian besar mengandung barang kebutuhan sehari-hari, seperti produk pertanian dan makanan (38%), barang antara (32%), peralatan transportasi (24%), bahan modal (3%), lainnya (2%) dan barang konsumsi lainnya (1%).

Dalam hal produk industri, Tiongkok mencantumkan minyak mentah, produk plastik, peralatan medis, gas alam cair dan lainnya. Pada 5 Juli, Tiongkok mengesampingkan gas alam cair, mengatakan bahwa itu akan dijadikan ‘senjata’ untuk kenaikan tarif selanjutnya. Produk pertanian termasuk di dalamnya adalah kedelai, sorgum, makanan laut, daging sapi, daging babi, produk susu, pakan ternak, buah-buahan, dan kacang-kacangan.

Perkembangan masa depan : Langkah-langkah tarif dan non-tarif
Penerapan Tarif;
Presiden Trump pada 18 Juni mengatakan bahwa telah menginstruksikan USTR untuk mengenakan tarif tambahan atas komoditas impor asal Tiongkok senilai 200 miliar dolar AS. Pada 1 Juli, Dia memberitahu Fox News bahwa pihaknya masih berpeluang untuk meningkatkan tarif hingga mencapai 500 miliar dolar.

Trump menegaskan bahwa perdagangan AS-Tiongkok telah berada dalam situasi yang sangat tidak adil. Dia tidak akan membiarkan hal tersebut berlanjut.

Menurut data pihak berwenang Tiongkok, jumlah komoditas AS yang diimpor Tiongkok pada tahun 2017 bernilai 153,9 miliar dolar AS. Sedangkan komoditas Tiongkok yang diimpor Amerika Serikat mencapai 505 miliar dolar AS. Data AS menunjukkan bahwa defisit perdagangan dengan Tiongkok tahun lalu mencapai 375 miliar dolar.

Setelah Trump mengatakan bahwa pihaknya tidak menutup kemungkinan untuk meningkatkan pengenaan tarif hingga 200 miliar dolar, Beijing sudah tidak lagi mengeluarkan suara ancaman akan melakukan pembalasan dengan kekuatan yang setara dalam penerapan tarif.

Penerapan yang non-tarif;
Trump selain menerapkan kenaikan tarif dalam upaya mengurangi defisit perdagangannya dengan Tiongkok, juga menginstruksikan pemerintahannya untuk mencegah investasi Tiongkok yang mengancam keamanan nasional. Amerika juga memperkuat kontrol ekspor melalui undang-undang.

Pemerintahan Trump mendukung Undang-Undang Pembatasan Investasi yang sedang dirancang oleh Kongres dalam rangka untuk memperketat peninjauan terhadap investasi asing dalam bidang teknologi kunci atau infrastruktur penting. Investasi yang termasuk pada program kerja sama di dalam dan luar negeri, bagi perusahaan teknologi yang berbasis di AS yang memiliki kekayaan intelektual.

Analisis pakar bahwa jika Tiongkok sampai menemui situasi di mana sudah kehabisan peluru untuk melakukan pembalasan pengenaan tarif. Mereka bisa saja menggunakan cara ilegal untuk mencegah masuknya barang AS, seperti menggunakan cara penundaan izin perbatasan, hingga komoditas pertanian dan makanan membusuk lalu minta ditarik kembali. Tiongkok juga dapat mendorong konsumen dalam negeri untuk memboikot produk AS.

Tiongkok mungkin mencari sekutu untuk bersama-sama melawan Amerika Serikat, misalnya, pejabat senior Tiongkok yang baru-baru ini gencar membujuk Uni Eropa untuk mengeluarkan pernyataan bersama untuk mengutuk kebijakan perdagangan Trump usai KTT Tiongkok-Uni Eropa nanti.

Namun, langkah itu telah ditolak oleh Uni Eropa, karena Uni Eropa setuju dengan pandangan Amerika Serikat bahwa Tiongkok memang menerapkan perdagangan yang tidak adil.

Beijing akhir-akhir ini meminta media untuk tidak menyebutkan lagi program Made in China 2025. Beberapa analis mengatakan bahwa mungkin Beijing menganggap program itu program kutukan. Gara-gara program itu, terjadi konflik perdagangan dengan AS.

Bagaimana cara menyelesaikan konflik perdagangan;
Antara kedua negara tersebut telah berlangsung 3 kali negosiasi, selain putaran kedua mengeluarkan pernyataan bersama, kedua pertemuan lainnya tidak mencapai kesepakatan. Kabarnya, delegasi AS minta Tiongkok menurunkan angka defisit sebesar 200 miliar dolar, tetapi Tiongkok mengusulkan pengurangan melalui penambahan pembelian komoditas AS senilai 70 miliar dolar AS.

Bagi pemerintahan Trump, pengenaan tarif hanyalah sarana untuk membuat Tiongkok mau duduk di meja perundingan, serta merubah kerangka kerjasama perdagangan antara kedua negara. Selain itu, sekaligus untuk menghentikan perdagangan yang tidak adil, memastikan adanya reformasi pada sistem perdagangan Tiongkok.

Periode kritis;
6 Juli 2018 ‘perang’ dimulai, selanjutnya USTR akan mengamati waktu tepat untuk menerapkan kenaikan tarif komoditas Tiongkok yang berjumlah 16 miliar dolar. Selain itu, hal yang paling ditakuti Tiongkok dan menjadi perhatian dunia adalah Trump akan menginstruksikan USTR untuk menaikkan tarif 10 persen atas komoditas berjumlah 200 miliar dolar.

Kapan USTR menggerakan saran masyarakat dan menetapkan jenis komoditasnya, serta menetapkan waktu berlakunya? Amerika Serikat akan mengadakan pemilihan kongres jangka menengah pada bulan November tahun ini. Pakar mengatakan, apakah Amerika Serikat dan Tiongkok akan kembali ke meja perundingan sebelum bulan November, layak mendapat perhatian.

Kapan ‘gencatan senjata’ terjadi;
David Dollar, seorang sarjana Tiongkok di Brookings Institution berspekulasi bahwa perang dagang dapat berlanjut setidaknya sampai tahun depan. AS akan kurang merasakan adanya tekanan karena ekonominya yang kuat.

Sementara itu, Dollar percaya bahwa bagi pemerintahan Trump, AS, memiliki peluang untuk memenangkan pertempuran lebih besar daripada Tiongkok. Sehingga Amerika tidak perlu terburu-buru untuk mengakhiri pengenaan tarif yang diberlakukan pada Tiongkok sebelum pemilihan kongres bulan November mendatang. (Wu Ying/ET/Sinatra/waa)

Video Pilihan :

https://youtu.be/fTKcu82AtsA

Mengubah Genetika Manusia Melalui Vaksinasi

0

Catatan tentang World Mercury Project (WMP) :

Institut Nasional Alergi dan Penyakit Menular (NIAID) telah meluncurkan upaya untuk menciptakan vaksin yang akan melindungi orang-orang dari sebagian besar strain flu, sekaligus, dengan satu injeksi.

WMP memiliki dokumen internal di mana FDA mengakui bahwa teknologi yang memungkinkan pembuatan vaksin baru telah melampaui kemampuan mereka untuk memprediksi efek samping. Haruskah lembaga-lembaga federal Amerika Serikat tidak menyerukan moratorium sampai mereka memiliki pengetahuan itu, terutama karena sangat dilaporkan bahwa sistem pengawasan pascapemasaran CDC/FDA tidak memadai untuk mengatasi masalah setelah lisensi?

Ditulis oleh ; Jon Rappoport.

Selama bertahun-tahun, penulis telah menulis banyak artikel yang menyangkal klaim bahwa vaksin itu aman dan efektif. Tetapi WMP akan mengesampingkannya untuk saat ini dan mengikuti bola yang memantul.

Senator Massachusetts dan pemboros besar, Ed Markey, telah memperkenalkan undang-undang yang akan menyita tidak kurang dari satu miliar dolar AS untuk proyek vaksin-flu universal.

Berikut ini adalah kalimat dari siaran pers NIAID yang menyebutkan salah satu dari beberapa pendekatan penelitian:

“Para peneliti Pusat Penelitian Vaksin NIAID telah memulai penelitian Tahap 1/2 tentang strategi vaksin flu universal yang mencakup vaksin berbasis DNA yang diteliti (disebut DNA ‘prime’).”

Ini cukup mengganggu, jika Anda tahu apa arti frasa ‘vaksin DNA’. Ini mengacu pada apa yang para ahli gembar-gemborkan sebagai generasi berikutnya dari imunisasi.

Alih-alih menyuntikkan sepotong virus kepada seseorang, untuk merangsang sistem kekebalan tubuh, gen yang disintesis akan diinjeksi ke dalam tubuh. Ini bukan vaksinasi tradisional lagi. Itu terapi gen.

Dalam metode apa pun, di mana gen dimodifikasi, dihapus, ditambahkan, apa pun yang dikatakan (kalangan) profesional, selalu ada ‘konsekuensi yang tidak diinginkan’, untuk menggunakan frasa sopan mereka. Efek riak berebut struktur genetik dalam berbagai cara yang tidak diketahui.

Ini adalah roulette genetik dengan pistol bermuatan. Siapa pun dan semua orang di Bumi yang disuntik dengan vaksin DNA akan mengalami perubahan genetik permanen dan tidak diketahui (tidak dapat diprediksi arah perubahannya). Inilah kebenaran yang tidak menyenangkan tentang vaksin DNA.

Mereka akan secara permanen mengubah DNA Anda.

Acuannya adalah New York Times, 3/15/15, “Perlindungan Tanpa Vaksin.”

Ini menggambarkan batas penelitian, penggunaan gen sintetis untuk ‘melindungi terhadap penyakit’, namun mengubah susunan genetik manusia. Ini bukan fiksi ilmiah.

“Dengan mengantarkan gen sintetis ke dalam otot monyet (eksperimental), para ilmuwan pada dasarnya merekayasa ulang hewan untuk melawan penyakit.”

“‘Langit adalah batasnya,” kata Michael Farzan, seorang ahli imunologi di Scripps dan penulis utama studi (gen) terbaru.”

“Percobaan manusia pertama berdasarkan strategi ini-disebut immunoprophylaxis dengan transfer gen, atau IGT-sedang berlangsung, dan sebagian baru direncanakan.” (Itu sejak tiga tahun yang lalu.)

“I.G.T. sama sekali berbeda dari vaksinasi tradisional. Ini bukan bentuk terapi gen. Para ilmuwan mengisolasi gen yang menghasilkan antibodi kuat terhadap penyakit tertentu dan kemudian mensintesis versi buatan. Gen ditempatkan ke dalam virus dan disuntikkan ke jaringan manusia, biasanya otot.”

Di sini adalah bagian lucunya:

“Virus menyerang sel manusia dengan muatan DNA mereka, dan gen sintetis dimasukkan ke dalam DNA penerima sendiri. Jika semua berjalan dengan baik, gen baru menginstruksikan sel untuk mulai memproduksi antibodi (yang) kuat.”

Baca lagi: “gen sintetis dimasukkan ke dalam DNA penerima sendiri.”

Perubahan susunan genetik manusia.
Bukan hanya ‘kunjungan’. (manusia menjadi) Tempat tinggal permanen. Dan begitu DNA seseorang diubah, dia akan hidup dengan perubahan itu, dan semua efek riak dalam susunan genetisnya, selama sisa hidupnya.

Artikel Times menggugah Dr. David Baltimore untuk (menyampaikan) sebuah pendapat:

“Namun, Dr. Baltimore mengatakan bahwa dia membayangkan bahwa beberapa orang mungkin curiga terhadap strategi vaksinasi yang berarti mengubah DNA mereka sendiri, bahkan jika itu mencegah penyakit yang berpotensi mematikan.”

Ya, beberapa orang mungkin curiga. Jika mereka memiliki dua atau tiga sel otak yang berfungsi.

Dan implikasi lebih lanjut, (sudah) jelas. Vaksin dapat digunakan sebagai penutup usia (pembunuh) bagi salah satu dan semua gen, yang tujuan sebenarnya adalah rekayasa ulang manusia dengan cara yang jauh jangkauannya.

Munculnya teknologi Frankenstein ini disejajarkan dengan dorongan yang melengking untuk memberi mandat vaksin, di seluruh kalangan, untuk anak-anak dan orang dewasa. Tekanan dan propaganda adalah alat pengaruh.

Kebebasan dan hak untuk menolak vaksin selalu penting. Itu, kini lebih penting dari sebelumnya.

Itu berarti hak untuk melestarikan DNA bawaan Anda.

Catatan tentang penulis: Jon Rappoport adalah penulis yang berkontribusi untuk World Mercury Project dan penulis tiga koleksi eksplosif, THE MATRIX REVEALED, EXIT FROM THE MATRIX, dan POWER OUTSIDE MATRIKS.
Jon adalah kandidat untuk kursi Kongres AS di Distrik 29 California. Dia mempertahankan praktik konsultasi untuk klien pribadi, yang tujuannya adalah perluasan kekuatan kreatif pribadi. Dinominasikan untuk Hadiah Pulitzer, Dia telah bekerja sebagai reporter investigasi selama 30 tahun.
Pengalaman menulis artikel tentang politik, obat-obatan, dan kesehatan untuk CBS Healthwatch, LA Weekly, Spin Magazine, Stern, dan surat kabar serta majalah lain di AS dan Eropa.
Jon telah menyampaikan ceramah dan seminar tentang politik, kesehatan, logika, dan kekuatan kreatif global untuk khalayak di seluruh dunia.
Kunjungi worldmercuryproject.org untuk informasi lebih lanjut.

Pandangan yang diungkapkan dalam artikel ini adalah pendapat dari penulis dan tidak selalu mencerminkan pandangan The Epoch Times.
(Jon Rappoport/World Mercury Project/The Epoch Times/waa)

Video Pilihan :

https://youtu.be/fTKcu82AtsA

Kebangkitan Komunis Tiongkok di Pasifik Mengancam Keamanan Nasional

0

SYDNEY — Laporan pertahanan pemerintah Selandia Baru yang dirilis pada 6 Juli memperingatkan bahwa pengaruh yang meningkat dari Komunis Tiongkok di Pasifik Selatan dapat merusak stabilitas di kawasan tersebut, komentar yang kemungkinan akan memicu ketegangan bilateral.

Selandia Baru dan Australia secara tradisional menjadi dua pemain utama di Pasifik Selatan, namun laporan tersebut mengatakan Selandia Baru sekarang kehilangan pengaruh di antara negara-negara pulau kecil dibanding Tiongkok.

“Keamanan nasional Selandia Baru tetap terkait langsung dengan stabilitas Pasifik. Ketika negara-negara Kepulauan Pasifik membangun … mitra-mitra lama seperti Selandia Baru dan Australia akan tertantang untuk mempertahankan pengaruh,” tulis laporan tersebut.

“Tiongkok mempertahankan pandangan-pandangan tentang hak asasi manusia dan kebebasan informasi yang bertentangan dengan yang berlaku di Selandia Baru.”

Selandia Baru telah mengumumkan akan meningkatkan bantuan luar negeri melalui hampir sepertiga bagian untuk melawan meningkatnya pengaruh Tiongkok di Pasifik Selatan.

“Kita hidup di zaman yang penuh gejolak, dunia sedang berubah dan telah terjadi munculnya kembali persaingan kekuatan besar,” kata Menteri Pertahanan Selandia Baru Ron Mark kepada wartawan di Wellington.

Australia adalah donor bantuan terbesar untuk Pasifik, berkomitmen AU$166,4 juta (US$129 juta) tahun ini. Tetapi dengan defisit anggaran yang besar, anggaran bantuan ekonominya akan jatuh ke level terendah, membuka pintu bagi Tiongkok, kata para analis.

Bantuan ekonomi Tiongkok ke wilayah tersebut tumbuh secara signifikan, menurut lembaga think tank Australia, Lowy Institute, dengan perkiraan $1,78 miliar dibelanjakan dalam dekade hingga tahun 2016.

Tiongkok membantah bahwa mereka menggunakan program bantuannya untuk memberikan pengaruh di wilayah yang dikarunia dengan sumber daya-sumber daya alam yang besar.

Pada Februari, Taiwan menuduh Tiongkok telah menekan Papua Nugini, penerima bantuan besar dari Beijing, untuk mengurangi tingkat hubungan dengan negara kepulauan tersebut. Tiongkok menganggap Taiwan bagian dari wilayahnya dan telah menekan negara-negara di seluruh dunia untuk hanya mengakui hubungan diplomatik dengan Beijing.

“Dalam laporan kebijakan terakhirnya pada tahun 2016, Selandia Baru berbicara tentang perubahan iklim dan kekhawatiran yang tidak sederhana, hal-hal seperti pembajakan dan penyelundupan, sementara sangat banyak di tempat ketiga adalah kompetisi regional. Ini sekarang menjadi elemen sentral,” kata Euan Graham, direktur program keamanan internasional di Lowy Institute.

“Ini akan disambut oleh sekutu-sekutu internasional utama.”

Mengutip dugaan campur tangan dalam politik-politik domestiknya, Australia bulan lalu meloloskan undang-undang baru yang dipertimbangkan untuk membatasi jangkauan Beijing.

Australia juga berencana untuk menghabiskan porsi yang signifikan untuk anggaran bantuan Pasifik dalam membangun kabel internet berkecepatan tinggi untuk Papua New Guinea dan Kepulauan Solomon, dan akan meningkatkan keamanan siber untuk Vanuatu, untuk melawan pengaruh Tiongkok yang semakin meningkat.

Para pemimpin Pulau Pasifik, dimana termasuk Australia dan Selandia Baru, akan bertemu pada bulan September di pulau Nauru untuk pertemuan tahunan mereka, dimana perjanjian baru yang mencakup pertahanan, hukum dan ketertiban, dan bantuan kemanusiaan diharapkan akan ditandatangani. (ran)

ErabaruNews

Kapal Membawa 93 Penumpang Turis Tiongkok Tenggelam di Thailand

oleh Xia Yu

Hari Kamis (05/07/2018) malam seorang pejabat berwenang mengatakan bahwa sebuah kapal pesiar yang membawa 90 orang lebih terbalik dalam pelayaran di perairan dekat Phuket karena gelombang laut besar dan angin kencang. 1 orang turis meninggal dan 53 orang belum ditemukan.

The Phuket News memberitakan, kapal pesiar tersebut membawa 93 orang, 12 orang pemandu. Ketika kapal terbalik terhempas gelombang ombak besar, pihak berwenang segera mengirim tim penyelamatan dan langsung melakukan operasi pencarian dan penyelamatan hingga tengah malam.

The Associated Press melaporkan bahwa Gubernur Phuket Noraphat Plodthong mengatakan bahwa 51 orang telah diselamatkan, satu jenasah ditemukan tetapi 53 orang lainnya belum ditemukan. Pencarian dihentikan pada tengah malam dan Jumat (6/07/2018) operasi kembali dilakukan.

Bangkok Post melaporkan bahwa seorang pria asal Tiongkok berusia antara 35 – 40 tahun meninggal dunia, jenasahnya sudah diangkut ke darat.

Dari kamera sirkuit pelabuhan Phuket terekam satu adegan di mana sejumlah turis duduk diam dengan badan terbungkus selimut dan beberapa turis wanita dengan muka sedih meminta bantuan medis.

Kapten kapal mengatakan bahwa kapal pesiar tersebut sedang dalam pelayaran balik ke Phuket dari Koh Racha sekitar pukul 16:00 waktu Thailand. Kapten mengaku bernama Somjing Boontham dalam sebuah wawancara televisi.

Ia menjelaskan bahwa kapal sebelum tenggelam mengalami hantaman dari gelombang setinggi 5 meter sehingga air laut masuk dalam kapal, membuat posisi menjadi oleng kemudian tenggelam secara perlahan. Ia mengingatkan penumpang untuk memakai jaket dan naik ke perahu karet penyelamat.

“”Jadi saya mengirim orang untuk membantu penumpang memakai jaket pelampung … Mereka semua adalah turis asal Tiongkok, kecuali yang 2 adalah orang Barat” kata kapten. Dia menambahkan bahwa sekitar setengah dari penumpang saat ini masih hilang.

Foto-foto yang beredar di media sosial menunjukkan bahwa turis dengan mengenakan jaket pelampung yang berhasil diselamat terlihat berwajah sangat letih.

Lokasi wisata Phuket menarik banyak turis mancanegara, termasuk turis Barat dan Tiongkok, sebagian besar dari 35 juta orang turis yang mengunjungi Thailand tahun ini bertujuan untuk mengunjungi Phuket.

Pada Rabu (4 Juli) Pejabat Phuket mengeluarkan peringatan cuaca sedang buruk, mengatakan bahwa akan ada angin kencang dan hujan lebat. Norraphat mengatakan : “Kami telah mengeluarkan peringatan … tetapi angin memang sangat kencang”

Hari Kamis sore, kapal kedua juga mengalami terbalik di perairan lain juga dekat Phuket. Namun pejabat berwenang mengatakan bahwa 39 penumpang asal Tiongkok dan Eropa yang terpaksa meninggalkan kapal semuanya berhasil diselamatkan. (Sin/asr)

Meskipun Butuh chip, Penjualan Chip Micron Diblokir di Tiongkok

0

EtIndonesia. Pengadilan Tiongkok menghentikan sementara produsen chip memori AS untuk menjual produk semikonduktor di Tiongkok, sebuah langkah yang dapat semakin memperdalam sengketa perdagangan yang sedang berlangsung antara Beijing dan Washington.

Pengadilan Menengah Rakyat Fuzhou, yang terletak di Provinsi Fujian, Tiongkok selatan, mengeluarkan keputusan awal penjualan terhadap Micron, produsen chip memori terbesar di dunia, mengklaim bahwa perusahaan tersebut melanggar paten yang dipegang oleh produsen chip Taiwan, United Microelectronics (UMC).

Keputusan tersebut mencegah Mikron dari penjualan 26 produk semikonduktor, termasuk DRAM dan chip memori flash Nano, yang merupakan komponen dasar untuk ponsel, komputer, dan perangkat TI (teknologi informasi) lainnya, serta solid-state hard drive komputer (SSD), menurut pengumuman online 3 Juli di situs web UMC.

Micron mengatakan belum bertindak dengan keputusan tersebut dan tidak akan berkomentar lebih lanjut sampai mereka meninjau dokumen dari pengadilan Tiongkok, menurut Reuters. Pengadilan menolak mengomentari kasus tersebut dan mengatakan bahwa keputusan-keputusan tidak diumumkan secara publik.

Kembali pada bulan Desember 2017, Micron mengajukan gugatan perdata di California, menuduh UMC dan mitra Tiongkoknya, Fujian Jinhua Integrated Circuit, mencuri desain dan teknologi manufaktur terkait dengan chip DRAM-nya.

Dalam pengajuan gugatannya, Micron mengatakan UMC, yang sedang meningkatkan bisnisnya di Tiongkok dan berencana untuk mendaftar di Bursa Efek Shanghai, telah berburu karyawan-karyawan kunci Micron dengan tujuan membantu Fujian Jinhua meningkatkan teknologi DRAM sendiri.

UMC belum mengomentari tuduhan perburuan tersebut. Kasus AS masih didengar.

Hal ini mendorong UMC untuk menggugat balik pada tanggal 12 Januari, mengajukan gugatan pelanggaran paten terhadap Micron di Pengadilan Menengah Rakyat Fuzhou. Gugatan mencakup tiga area, termasuk aplikasi memori spesifik dan memori yang digunakan di dalam kartu-kartu grafis.

Larangan tersebut muncul di tengah-tengah meluasnya perdagangan antara Washington dan Beijing yang memacu Tiongkok untuk mempercepat langkahnya mengembangkan produsen chip domestik guna mengurangi ketergantungannya yang tinggi pada perusahaan AS seperti Micron dan Qualcomm, pembuat chip lain yang berbasis di AS.

ZTE, raksasa telekomunikasi Tiongkok, saat ini dalam keadaan terlantar setelah administrasi Trump melarang para pemasok AS menyediakan komponen-komponen teknologi untuk perusahaan tersebut pada bulan April, sebagai hukuman bagi ZTE yang telah melanggar kesepakatan sebelumnya terkait dengan pelanggaran sanksi-sanksi terhadap Iran dan Korea Utara.

Larangan tersebut telah melumpuhkan operasi bisnis ZTE dan menyoroti kekurangan chip domestik Tiongkok yang parah.

Itulah alasan mengapa Tiongkok ingin cepat mempersempit kesenjangan teknologi dengan kekuatan-kekuatan besar semikonduktor global seperti Korea Selatan, Jepang, dan Amerika Serikat. Untuk memperoleh teknologi tersebut, Tiongkok telah menargetkan para insinyur top di perusahaan-perusahaan pembuat chip Taiwan, menawarkan paket-paket gaji yang menggiurkan untuk memikat mereka agar bekerja untuk perusahaan-perusahaan Tiongkok. Para insinyur milik Micron di anak perusahaannya di Taiwan juga diburu, membuat Micron mengajukan tuntutan hukum pada 2017 terhadap mantan karyawan-karyawan karena mencuri rahasia dagang dan membawanya ke majikan baru mereka.

Motivasi

Larangan tersebut, bersama dengan penyelidikan anti monopoli terpisah oleh Tiongkok pada awal Juni terhadap Micron dan dua pembuat chip Korea Selatan, SK Hynix dan Samsung Electronics, semuanya adalah “terhubung dan terjalin secara politik,” kata Arisa Liu, analis dari Taiwan Institute of Economic Research, sebuah think tank nirlaba terkemuka di Taiwan, dalam sebuah wawancara dengan majalah Jepang, Nikkei Asian Review.

“Langkah UMC untuk memperdalam hubungan dengan Tiongkok dan keinginan untuk bergabung dengan ekosistem chip Tiongkok pasti dapat membantunya mendongkrak lebih banyak sumber daya dan mendapatkan kepentingan bisnis dari negara tersebut ketika banyak kemunculan para penyedia chip Tiongkok yang masih memerlukan dukungan teknis dari Taiwan,” kata Liu.

Sebagian besar bisnis perusahaan semikonduktor Taiwan dilakukan dengan daratan. Menurut situs berita bisnis Taiwan, CnYes, pada tahun 2017, sumber-sumber impor semikonduktor terbesar Tiongkok adalah Taiwan, memberikan 36,7 persen. Korea Selatan adalah penyedia terbesar kedua, sebesar 27 persen.

Pada 2017, Taiwan mengekspor produk senilai $92,3 milyar dari industri semikonduktornya, dimana 55,5 persen (senilai $51,2 milyar) yang dikirim ke Tiongkok dan Hong Kong.

Ho Chin-cheng, presiden firma konsultan investasi Taiwan, Forwin, juga percaya larangan tersebut termotivasi secara politis.

“Saya pikir Tiongkok menggunakan kasus ini sebagai balasan terhadap AS,” kata Ho dalam sebuah wawancara dengan New Tang Dynasty Television cabang Taiwan, media yang berbasis di New York.

Li Yiqiang, seorang partner di firma hukum Faegre Baker Daniels, mengatakan kepada Reuters bahwa biasanya, pengadilan Tiongkok menetapkan sebuah penghalang yang sangat tinggi untuk memberikan keputusan dalam kasus pelanggaran paten yang kompleks, tetapi ketegangan perdagangan mungkin telah memberi pengadilan lebih banyak kelonggaran dalam kasus ini.

“Dalam lingkungan sekarang, karena ketegangan antara Tiongkok dan Amerika Serikat,” hakim-hakim lokal mungkin merasa lebih nyaman memberikan keputusan menyadari mereka akan “menghadapi sedikit tekanan dari pengadilan-pengadilan yang lebih tinggi,” kata Li.

Pembalikan

Tiongkok adalah pengimpor produk memori terbesar, mengkonsumsi 20 persen dari DRAM dunia.

Micron membuat bisnis besar dari menjual produknya ke Tiongkok. Pada 2017, Micron menghasilkan sekitar setengah dari $20,3 miliar pendapatan fiskal dari Tiongkok. Pasar-pasar utama lainnya, Amerika Serikat (sekitar 13 persen) dan Taiwan (sekitar 12 persen), merupakan bagian yang jauh lebih kecil.

Larangan Micron bisa menjadi peluang besar bagi para pembuat chip global lainnya untuk melangkah masuk. “Ini adalah peluang bagi SK Hynix dan Samsung, karena produk-produk yang dilarang tersebut bukan apa yang dapat dibuat oleh Tiongkok sendiri. Jadi mereka harus mengimpor,” kata Greg Roh, seorang analis di Hyundai Motor Securities, kepada Reuters dalam sebuah wawancara.

Yang lain percaya larangan tersebut akan berumur pendek. Karena Tiongkok tidak dapat menggantikan pasokan chip Micron dengan chip yang diproduksi di dalam negeri, ini akhirnya dapat mengarah pada pembalikan larangan pengadilan, menurut seorang pejabat yang tidak disebutkan namanya di industri semikonduktor Korea Selatan, dalam sebuah wawancara dengan portal berita Korea Selatan, Business Korea.

“Pada akhirnya, pengadilan Tiongkok diharapkan untuk mencabut keputusan awal itu,” kata pejabat tersebut.

Sementara itu, larangan Micron dapat memberi tekanan pada perusahaan-perusahaan Tiongkok dan dengan demikian menaikkan harga pada beberapa chip buatan dalam negeri, kata Wang Yanhui, sekretaris umum China Mobile Alliance, dalam sebuah wawancara dengan surat kabar bisnis Tiongkok, 21st Century Business Herald.

Menurut Wang, Micron saat ini memasok modul SSD ke Alibaba, peritel elektronik terbesar di Tiongkok; Huawei, pembuat smartphone terbesar ketiga di dunia; Tencent Holdings, konglomerat Tiongkok yang menyediakan layanan internet dan telekomunikasi; dan Baidu, mesin pencari terbesar Tiongkok. Perusahaan-perusahaan Tiongkok ini semua perlu mencari pemasok lain untuk memenuhi permintaan mereka.

Orang dalam industri Korea Selatan yang tidak disebutkan namanya juga menambahkan bahwa Tiongkok telah menetapkan pembuat chip Korea Selatan sebagai target berikutnya. Dia percaya investigasi anti monopoli pada SK Hynix dan Samsung Electronics menunjukkan bahwa pihak berwenang Tiongkok berniat untuk “menahan semikonduktor Korea di bawah kendali.”

Dan jika para produsen chip Tiongkok maju ke kemampuan teknologi pembuat chip Korea Selatan di masa depan, “mungkin ada tekanan kuat atau sanksi pada perusahaan-perusahaan Korea,” mirip dengan larangan Micron, kata orang dalam. (ran)

ErabaruNews

Kolusi Harga Kartel Kargo Internasional di Amerika Serikat Terungkap

0

EpochTimesId – Dua petinggi perusahaan ekspedisi internasional ditangkap di Florida, Amerika Serikat. Mereka dituduh melakukan kejahatan kartel atau bersekongkol untuk menaikkan harga pada layanan pengiriman barang internasional.

Dakwaan pidana menyebutkan, bahwa dua terdakwa itu adalah Roberto Dip dan Jason Handal. Dip adalah pemilik dan CEO Dip Shipping. Sementara Handal adalah seorang manajer di perusahaan cargo yang beroperasi di pelabuhan-pelabuhan di seluruh Amerika Serikat, menurut Departemen Kehakiman AS.

Berdasarkan dakwaan pidana, mereka terlibat dalam konspirasi di antara perusahaan-perusahaan pengangkutan barang setidaknya selama satu tahun, sejak Maret 2014. Perusahaan-perusahaan itu mengatur dan mengelola pengiriman barang.

“Penangkapan ini menunjukkan, Divisi dan mitra penegak hukumnya berkomitmen untuk menuntut eksekutif senior yang berkomplot untuk menipu pelanggan Amerika di industri internasional yang penting,” kata Asisten Jaksa Agung, Makan Delrahim dari Divisi Antitrust Departemen Kehakiman AS dalam sebuah pernyataan.

Para konspirator bertemu di beberapa lokasi di Amerika Serikat dan Honduras. Menurut para penyelidik, mereka bertemu untuk membahas dan menyetujui menaikkan harga yang dibebankan kepada pelanggan di Amerika Serikat. Persekongkolan itu dilaksanakan melalui komisi khusus di kota-kota pelabuhan.

Kartel tersebut juga terungkap berdiskusi dan bersepakat melalui email dan dokumen lainnya. Dip dan Handal sadar bahwa perilaku mereka ilegal, menurut surat dakwaan.

“Ada undang-undang antitrust yang menghukum bisnis yang berkolusi untuk memperbaiki (menaikkan) harga suatu produk atau layanan,” kata Dip dalam sebuah email. “Kami harus menjelaskan ini kepada (orang lain) … jadi tidak ada yang muncul secara tertulis.”

Divisi pada Departemen Kehakiman masih menyelidiki penetapan harga di industri pengiriman barang internasional. Mereka masih berupaya mengungkap permainan kartel yang lebih besar.

Menurut Advokat New Orleans, selain memiliki perusahaan pelayaran, Dip adalah presiden tim sepak bola profesional di Honduras, klub Deportivo y Social Vida. Klub ini berada di liga sepak bola profesional divisi tertinggi di negaranya. Dip juga seorang anggota dewan kota di La Cieba.

Dip dan Handal masing-masing menghadapi ancaman hukuman penjara maksimal 10 tahun. Mereka juga terancam hukuman denda hingga 1 juta dolar AS jika terbukti bersalah. (Zachary Stieber/The Epoch Times/waa)

Simak juga, Pengakuan Dokter yang Dipaksa Panen Organ Hidup :

https://youtu.be/0x2fRjqhmTA