Dokter Keluarga Tolak Pasien Walau Tiongkok Memasuki Puncak Musim Flu

0

ErabaruNews- Musim wabah flu musim dingin di Tiongkok memasuki puncaknya. Sebagian besar rumah sakit penuh sesak dengan pasien yang berobat.

Para orangtua menggendong anak berbaris panjang dalam antrian, guna menunggu giliran diperiksa oleh dokter. Beban kerja para dokter jelas bertambah dan berlipat ganda.

Sementara itu, sejumlah rumah sakit komunitas justru tidak dapat menerima pasien flu. Beberapa media mempertanyakan, Ke mana para ‘Dokter Keluarga’ bagi 500 juta rakyat yang digembar-gemborkan rezim penguasa?

Media ‘Caixin’ pada 7 Januari 2018 memberitakan, musim dingin tahun ini, jumlah pasien flu di seluruh negeri Tiongkok meningkat secara signifikan. Para pasien flu yang mendatangi rumah-rumah sakit kelas AAA membludak.

Tetapi klinik-klinik perawatan kesehatan primer alias ‘Dokter Keluarga’ yang dibangun untuk melayani masyarakat, justru tidak mampu menangani penyakit umum. Mereka gagal untuk memerankan fungsi membantu rumah sakit besar dalam mendiagnosis penyakit atau memberikan pertolongan awal pada masyarakat yang tinggal di lingkungannya.

Seorang petugas yang bertanggungjawab pada pusat perawatan kesehatan lingkungan yang berada di Distrik Jinshan, Shanghai kepada reporter ‘Caixin’ mengatakan bahwa mereka bukan (klinik) menolak pasien anak-anak. Namun, mereka tidak diperbolehkan menerima dan menangani pasien flu anak-anak.

Setelah epidemi SARS merajalela, flu jenis apasaja meskipun demam ringan, sepanjang suhu badan meningkat, tidak akan diijinkan masuk lokasi klinik. Demikian yang ia katakan.

Menurut peraturan yang berlaku, diagnosis dan pengobatan beberapa jenis demam umum justru tidak berada dalam ruang lingkup penanganan ‘Dokter Keluarga’.

Petugas itu mengatakan, ada dua hal yang melandasi mereka tidak boleh menangani hal itu.

Pertama, Jika menemukan pasien demam dengan suhu badan melampaui 38°C, pasien harus segera dialihkan ke rumah sakit kelas 2 atau 3. Kedua, Kebanyakan klinik-klinik itu tidak menyediakan pelayanan kepada anak-anak.

Pusat Pelayanan Kesehatan Masyarakat Distrik Datun menjelaskan bahwa pihaknya tidak dapat menerima pasien demam yang suhu badannya mencapai di atas 37,3° C. Sebab, mereka dicurigai memiliki hubungan dengan penyakit menular lainnya.

Peraturan tersebut sudah berlaku sejak SARS meledak di Tiongkok tahun 2003. Namun sampai sekarang pun rumah sakit tingkat dasar belum juga menyediakan fasilitas pelayanan penyakit umum seperti flu.

Menurut laporan tersebut, meskipun sekarang peraturan itu diubah, tetapi dengan kondisi yang ada saat ini, klinik-klinik di lingkungan masyarakat itu pun tidak memiliki motivasi untuk menyediakan fasilitas menanggulangi penyakit umum. Karena hasil survei menunjukkan bahwa pelayanan kesehatan yang kelasnya makin rendah, ruginya makin besar.

Laporan tersebut mengatakan bahwa di kebanyakan negara maju, klinik-klinik atau ‘Dokter Keluarga’ merupakan jaringan utama yang berada di garis paling depan dalam mencegah, dan mengendalikan penyakit menular.

Tetapi di Tiongkok klinik yang melayani penyakit anak-anak sangat kurang. Menurut sebuah survei yang dilakukan oleh Shandong Institute of Medical Science and Technology Information pada tahun 2015, lebih dari 80 persen institusi perawatan kesehatan utama Shandong tidak memiliki pediatri tersendiri dan tidak memiliki dokter spesialis anak.

Lembaga perawatan kesehatan primer seharusnya menangani dan mengobati penyakit umum anak-anak dan penyakit yang sering terjadi, namun mereka tidak memainkan peran dasar mereka.

Hal yang perlu dicatat adalah pada 17 Desember tahun lalu, media resmi Xinhua News Agency merilis berita bahwa pada akhir bulan November 2017, lebih dari 95 persen kota di Tiongkok menandatangani pembentukan ‘Dokter Keluarga’. Sehingga 500 juta rakyat kini memiliki dokter keluarga.

Data ini telah menimbulkan keraguan dari kalangan masyarakat. Komisi Perencanaan Kesehatan PKT juga mengatakan akan memberikan layanan prioritas kepada populasi kunci, termasuk orang tua, ibu hamil, anak-anak dan orang-orang cacat.

Dilaporkan bahwa di balik ‘Lompatan Jauh ke Depan’ justru dalam sistem medis Tiongkok bermunculan ‘Dokter Keluarga’ yang tidak memiliki kompetensi. Di bawah indikator PKT yang muluk-muluk, praktek penipuan dokter keluarga di berbagai tempat terus terbongkar.

Terutama berfokus pada penipuan dengan tandatangan palsu, tidak melakukan praktek kedokteran dan cara penipuan lainnya. (ET/Sinatra/waa)

Serangan Udara Militer Suriah dan Sekutunya di Idlib Tewaskan Puluhan Orang Termasuk 8 Anak-anak

Epochtimes.id- Pasukan suriah meningkatkan tekanan pada dua benteng pertahanan oposisi terakhir di Suriah dengan serangan udara di provinsi Idlib. Langkah ini dilakukan sebagai bentuk membuyarkan pengepungan di dekat Damaskus, Senin (8/1/2018).

Pesawat Suriah dan Rusia memborbardir sasaran di wilayah barat laut Idlib, menekan dalam operasi selama seminggu menargetkan provinsi terakhir di negara tersebut yang melepaskan diri dari kontrol pemerintah.

Syrian Observatory for Human Rights menyebutkan setidaknya 21 orang tewas, termasuk delapan anak-anak dan 11 anggota keluarga yang sama” di sebelah barat kota Sinjar di tenggara provinsi itu.

“Rezim dan penyerangan Rusia terus berlanjut hari ini di beberapa bagian di provinsi Idlib,” kata Rami Abdel Rahman, kepala organisasi pemantau HAM yang berbasis di Inggris ini, kepada AFP.

Pasukan rezim yang didukung Rusia melancarkan operasi di tepi provinsi Idlib pada hari-hari terakhir tahun 2017 dan telah merebut kembali desa setiap hari sejak saat itu.

Setelah runtuhnya kelompok Daesh atau ISIS di Suriah dan Irak akhir tahun lalu, rezim Presiden Bashar Assad bertekad memulihkan cengkeramannya atas negara tersebut.

Provinsi Idlib berbatasan dengan Turki, hampir seluruhnya dikuasai oleh pasukan anti-pemerintah yang didominasi oleh oposisi Hayat Tahrir Al-Sham (HTS).

Sebuah ledakan pada Minggu di kota Idlib di sebuah markas untuk kelompok Ajnad Al-Qawqaz yang terdiri pejuang dari Kaukasus beroperasi di samping HTS, menyebabkan setidaknya 34 orang tewas, termasuk 19 warga sipil.

Jumlah korban akibat serangan tersebut masih belum rinci. Ada yang menyebutkan sekitar 23 jiwa namun jumlahnya meningkat pada Senin saat lebih banyak mayat ditemukan di reruntuhan.

Abdel Rahman mengatakan jumlah korban masih bisa meningkat karena lebih banyak korban diyakini terkubur di bawah reruntuhan dan banyak yang terluka berada dalam kondisi kritis.

“Tim penyelamat masih memilah-milah reruntuhan,” katanya.

Belum jelas apakah ledakan itu disebabkan oleh serangan udara atau akibat bentrokan internal yang terkadang terjadi di antara berbagai faksi oposisi yang berbeda.

Hampir seperenam Suriah pada puncak konflik yang berlangsung tujuh tahun, daerah-daerah di bawah kendali pemerintah sekarang mencakup lebih dari 50 persen wilayah Suriah.

Namun, kantong lainnnya di mana kelompok oposisi masih bertahan, adalah Ghouta Timur, daerah semi pedesaan di sebelah timur ibukota Damaskus yang merupakan rumah bagi sekitar 400.000 jiwa.

Pemberontak yang dipimpin oleh kelompok Jaish Al-Islam dalam beberapa hari terakhir mengepung pangkalan militer satu-satunya di daerah tersebut. Namun kantor berita negara SANA mengklaima pengepungan tersebut berhasil dipatahkan.

“Unit-unit dari Angkatan Darat Arab Suriah telah menghentikan pengepungan Pangkalan Kendaraan Bermotor di Harasta,” katanya, menambahkan bahwa operasi terus dilakukan untuk mengamankan basis sepenuhnya.

Menurut Observatorium, pertempuran di Harasta sejak pangkalan tersebut dikepung pada akhir Desember membuat 72 pejuang rezim dan 87 orang oposisi tewas.

Penembakan dan pemboman Ghouta Timur yang terkepung, di mana kondisi kemanusiaan telah memburuk tajam dalam beberapa bulan terakhir mengakibatkan meningkatnya korban jiwa.

“Korban terakhir terjadi pada Senin saat serangan udara membunuh seorang anak dan dua warga sipil lainnya di Madira, sebuah desa di Ghouta Timur,” kata Observatorium.

Lebih dari 340.000 orang terbunuh dan jutaan lainnya diusir dari rumah mereka sejak konflik Suriah meletus dengan demonstrasi anti-pemerintah pada 2011 silam. (asr)

Sumber : AFP/Arab News

Atap Gedung Trump Tower di New York Dilalap Si Jago Merah

0

EpochTimesId – Gedung Trump Tower di New York City terbakar. Satu orang dikabarkan menderita luka ringan dan seorang korban lainnya luka parah.

Petugas Pemadam Kebakaran New York mengatakan, Presiden Amerika Serikat Donald Trump tidak ada di lokasi saat kebakaran. Trump sedang berada di Washington DC.

Api dilaporkan terlihat pada pukul 7 pagi waktu setempat, Senin (8/1/2018), menurut petugas pemadam kebakaran.

https://twitter.com/UPROXXNews/status/950349981487124480

“Bangunan ini memiliki dua atap. Atap rendah, adalah tempatdi mana semua peralatan mekaniknya, dan atap atas dengan beberapa ventilasi untuk menutupi peralatan itu sehingga Anda tidak melihatnya dari luar,” kata pejabat pemadam kebakaran, dikutip dari The Independent.

“Jadi api tersebut keluar dari ventilasi atap. Sekali lagi, tidak ada api (yang masuk) di dalam gedung itu.”

Sekitar 84 petugas pemadam kebakaran dikerahkan mengatasi kejadian kebakaran tersebut. Sejumlah petugas naik ke bagian atap yang terbakar, dan siaga hingga beberapa saat walau api sudah berhasil dipadamkan.

https://twitter.com/MeghanEMorris/status/950367973562253317

Putra Presiden AS, Eric Trump mengatakan bahwa api berasal dari komponen listrik kecil yang terbakar.

“Pemadam kebakaran New York ada di sini hanya selama beberapa menit dan melakukan pekerjaan yang luar biasa,” kicau Eric di Twitter.

“(Petugas) Pria dan wanita dari #FDNY adalah pahlawan sejati dan pantas mendapat ucapan terima kasih dan pujian yang paling tulus!”

Pemadam kebakaran mengatakan kebakaran terjadi di dalam sistem pemanas dan pendingin gedung. (waa)

Diperangi Tentara Afghanistan, Lebih dari 6.000 Gerilyawan Tewas Selama 10 Bulan Terakhir

Epochtimes.id- Komandan Korps Operasi Khusus Afghansitan, Jenderal Bismillah Waziri, pada Senin (8/1/2018) mengatakan lebih dari 6.000 gerilyawan tewas dalam bentrokan melawan pasukan keamanan Afghanistan selama sepuluh bulan terakhir.

Selain itu, jumlah operasi yang dilakukan oleh pasukan khusus selama periode ini lebih dari 2.000 kali.

Pada Agustus 2017, Presiden Ashraf Ghani secara resmi mengupgrade Unit Pasukan Khusus dan Divisi Operasi Khusus ke sebuah korps militer.

Dilansir TOLOnews.com, langkah yang dilakukan disebutkan membawa lebih banyak tanggung jawab untuk pasukan ini dalam kampanye mereka melawan pemberontak di berbagai front di seluruh Afghanistan.

“Selama sepuluh bulan terakhir, pasukan korps operasi khusus melakukan sekitar dua ribu operasi termasuk 147 operasi khusus terhadap militan,” kata Waziri.

“Kami menyingkirkan lebih dari 6.100 pejuang musuh termasuk gerilyawan Daesh (Islamic State) selama perang, 3.285 di antaranya menderita luka-luka, 443 lainnya ditangkap yang telah ditangani berdasarkan hukum,” kata Waziri.

Pemerintah Afghanistan saat ini mempertimbangkan lebih banyak pasukan untuk dimasukkan dalam struktur pasukan khusus.

Sementara itu, sejumlah perwira yang bertugas di jajaran pasukan khusus telah menegaskan kembali komitmen mereka untuk melindungi bangsa dari ancaman.

“Kami telah mengikuti program pelatihan yang sangat profesional,” kata seorang perwira Mohammad Hussain.

“Kami pasukan operasi khusus Afghanistan akan melakukannya, kami melayani rakyat,” kata perwira lain Ehsanullah.

Menurut Waziri, selama periode ini, pasukan khusus berhasil merebut ratusan senjata ringan dan berat termasuk ranjau darat dari pemberontak dan menghancurkan 15 pusat strategis milik Taliban dan Daesh.

Selama operasi periode, Pasukan khusus ini juga menguasai tiga penjara Taliban. (asr)

Sumber : Tolonews.com

Jauhkan Anak Anda dari Kami Sebuah Catatan untuk Orangtua Anak Autis yang Viral

0

ErabaruNews – Seorang ibu meminta orang tua anak autis untuk memberitahu anak itu agar tidak mendekati anaknya. Baru-baru ini, orang tua dari anak normal itu (tapi tidak disebutkan namanya) dipermalukan di media sosial.

Sebuah catatan yang dia tulis oleh ibu anak normal kepada ibu anak autis menjadi viral, seperti dikutip dari The Epoch Times, Senin (8/1/2018).

Ketika putra Lacey Brandenburg tiba di rumah pada 3 Januari 2018, dia memberinya sebuah catatan yang hampir membuatnya menangis. Ketika dia memasangnya di Facebook, ini menciptakan gelombang dukungan untuk anak laki-lakinya.

Posting itu juga memicu kemarahannya pada sang ibu anak normal. Posting itu bahkan dibagikanlebih dari 90.000 kali hanya dalam waktu 21 jam, dengan lebih dari 117.000 orang menyukai dan 60.000 komentar.

“Saya tidak akan memberitahukan nama jadi jangan tanya, catat saja ini sedang diposting untuk mengajarkan orang-orang tentang kebutuhan khusus anak-anak dan apa yang mereka hadapi!” tulis Brandenburg, dari Des Moines, Iowa, Amerika Serikat, di Facebook.

https://www.facebook.com/kcci8/posts/10155066914385079

Pada posting, yang tidak lagi tersedia untuk umum, dia menjelaskan bahwa Ashton menderita ‘cacat intelektual’ atau ‘keterbelakangan mental’, autisme, gangguan kognitif dan ADHD.

Surat tulisan tangan itu ditulis untuk anaknya, Ashton. Dia memiliki teman bermain satu-satunya di sekolah selama liburan Natal.

Penulis catatan itu menulis bahwa Ashton memiliki perilaku yang tidak sempurna, namun menjelaskan kekhawatirannya bahwa perilakunya, seperti mengepakkan tangan, dan menonton kartun yang ditujukan untuk anak-anak yang lebih muda mungkin berpengaruh buruk pada anaknya yang normal.

“Mengepakkan tangan adalah kekhawatiran bahwa kita tidak ingin anak kita belajar melakukan itu!” Tulis ibu yang tidak disebutkan namanya dalam surat tersebut. “Kami meminta anak laki-laki tidak berbicara atau bermain bersama dan saling menjauhkan diri di sekolah.”

“Saya tahu dia memiliki kecacatan tapi kami merasa kecacatannya dapat membuat anak-anak kita memahami kehidupan, tingkat komunikasi, sosialisasi, dan pembelajarannya mungkin berisiko jika bermain dan berada di sekitar Ashton berlanjut.”

Surat tersebut mencatat bahwa Ashton ‘berperilaku sangat baik’, “Namun, mohon tolong/terima kasih, dan bermainlah dengan dirinya sendiri.”

“Tolong jauhkan anak Anda dari kami” catatan itu berakhir, “jadi kami tidak memungut gagasan bahwa bermain dengan mainan atau menonton kartun yang lebih muda dari usianya tidak akan menimbulkan masalah.”

Brandenburg mengatakan kepada KCCI bahwa dia marah dengan surat tersebut.

“Saya tidak percaya seseorang akan pergi menjauhi anak-anak berkebutuhan khusus hanya karena dia melakukan hal-hal yang sedikit berbeda.”

Dia mengatakan bahwa dia membagikan surat tersebut untuk menunjukkan jenis kesulitan yang dihadapi orang tua dari anak-anak dengan kesulitan belajar.

“Saya merasa cukup baik sekarang. Saya tidak berpikir saya salah karena mempostingnya,” kata Brandenburg.

https://www.facebook.com/7NewsAustralia/posts/2031776786832504

Banyak tanggapan terhadap postingannya di media sosial yang memuji dia karena telah memposting surat tersebut. Beberapa orang mengatakan bahwa dia harus memberitahu nama ibu yang menulis catatan itu.

Banyak komentar mengatakan bahwa anak normal itu akan kehilangan banyak halakibat dari larangan tersebut.

“Anda belum kehilangan apa-apa di sini,” komentar Gayle Robinson. “Keluarga tersebut telah kehilangan kesempatan untuk membuat anak mereka berinteraksi dan mengerti kecacatan anak Anda dan telah kehilangan kesempatan bahwa putra mereka akan tumbuh menjadi anak laki-laki yang baik, karena kemungkinan besar dia akan dikedepankan oleh ambisi ibunya dan sikapnya yang mengerikan terhadap anak-anak.”

“Anak mereka akan belajar kebaikan hati, empati, dan toleransi terhadap mereka yang berbeda,” kata Debbie Cullen. “Saya akan bangga dengan anak saya karena memiliki kualitas itu. Beberapa cacat adalah jantung dan pikiran. Banyak cinta padamu dan keluargamu!!”

Di posnya di Facebook Brandenburg mencatat bahwa anak laki-laki tersebut adalah teman Ashton di sekolah saja. “Tidak ada yang lain,” katanya.

Tapi sejak ibunya memposting surat itu, kondisi itu sudah berubah. Ashton mengatakan kepada KCCI bahwa dia telah mendapat teman baru sejak menerima surat tersebut, dan mereka tidak pernah kekurangan tawaran bermain bersama dan dukungan di pos facebook ibunya. (waa)

Peramal Top Yahudi Ramalkan Serangan Korea Utara ke Seoul akan Menyulut Perang Nuklir

0

EpochTimesId – Korea Utara baru menjadi salah satu ancaman utama bagi perdamaian dunia akhir-akhir ini. Namun, Levi Sa’adia Nachmani, seorang peramal top bangsa Yahudi yang kini telah tiada, pernah meramalkan kondisi saat ini.

Bahkan, dalam ramalannya 23 tahun silam dia menyebutkan bahwa, Korea Utara bakal menyerang ibukota Korea Selatan, Seoul. Jika serangan itu benar-benar sampai terjadi, maka meledaklah perang nuklir.

Menurut ‘Breaking Israel News’, Levi adalah seorang rabbi (pakar, ilmuwan atau orang bijak) ternama bangsa Yahudi. Dia juga pernah secara akurat memprediksi terjadinya Perang Enam Hari pada tahun 1967 dan Perang Ramadan (Yom Kippur War) pada tahun 1973.

Sebulan sebelum wafat (bulan Desember 1994) Levi dalam sebuah pidatonya memperingatkan Negaranya. Dia mengatakan, di antara ancaman utama yang dihadapi Israel, Korea Utara adalah ancaman yang paling berbahaya.

“Bukan Suriah, bukan Persia (Iran), bukan Babilon (Irak), Juga bukan Gaddafi (alm. Muammar Gaddafi), tetapi Korea Utara yang akan tiba di sini,” sebut Levi, kala itu.

Dalam nubuatnya, Levi mengutip teks Kitab Suci Yahudi Ulangan pasal 32, ayat 21 dan 22 sebagai pendukung tidak langsung atas argumennya.

“They incensed Me with no-gods, Vexed Me with their futilities; I’ll incense them with a no-folk, Vex them with a nation of fools. (Deuteronomy 32:21) For a fire has flared in My wrath And burned to the bottom of Sheol, Has consumed the earth and its increase, Eaten down to the base of the hills. (Deuteronomy 32:22)”

(Mereka membangkitkan cemburu-Ku dengan yang bukan Allah, mereka menimbulkan sakit hati-Ku dengan berhala mereka. Sebab itu Aku akan membangkitkan cemburu mereka dengan yang bukan umat, dan akan menyakiti hati mereka dengan bangsa yang bebal. (Ulangan 32:21) Sebab api telah dinyalakan oleh murka-Ku, dan bernyala-nyala sampai ke bagian dunia orang mati yang paling bawah; api itu memakan bumi dengan hasilnya, dan menghanguskan dasar gunung-gunung. (Ulangan 32:22) )

Levi mengatakan, Sheol (neraka) akan datang ke Israel. Sheol yang berasal dari bahasa Ibrani memiliki ejaan mirip Seoul (ibukota Korea Selatan), ini mengisyarakatkan kota itu akan dilanda perang.

Dov Bar Leib, yang mengelola Blog Doomsday, memberikan isyarat kepada Breaking Israel News bahwa, api Allah dalam teks Alkitab mengacu pada perang nuklir yang akan meletus di antara Korea Utara dengan Selatan. Korea Utara akan menyerang Seoul, dan Iran dapat menggunakan senjata nuklir untuk mengancam Israel.

Ia juga menyebutkan bahwa no-gods yang dimaksud itu adalah paham atheisme yang cenderung menyebar ke banyak penjuru dunia.

Di era ramalan Levi itu dibuat (1994), Korea Utara belum menjadi ancaman bagi masyarakat internasional. Korea Utara bahkan berjarak sangat jauh dengan Israel. Oleh karena itu, argumennya benar-benar membuat orang terkagum-kagum.

Namun, dalam beberapa tahun terakhir ini situasi dunia banyak berubah. Korea Utara yang terus mengembangkan program senjata nuklirnya dan peluncuran rudal telah menimbulkan ancaman bagi stabilitas negara-negara sekitar Semenanjung Korea serta perdamaian dunia. (ET/Chen Juncun/Sinatra/waa)

Presiden Prancis Bawa Misi Hubungan Diplomatik dan Perdagangan ke Tiongkok

EpochTimesId – Presiden Prancis Emmanuel Macron mengunjungi Tiongkok pada 8 hingga 10 Januari untuk melakukan kunjungan kenegaraan selama 3 hari. Tujuan kunjungan menurut istana kepresidenana Prancis adalah menjalin hubungan persahabatan dengan Presiden Xi Jinping, sekaligus membangun kerjasama strategis dengan Beijing.

Media Prancis selain memberi perhatian pada masalah kerjasama ekonomi dengan Tiongkok, juga khawatir tentang bagaimana Macron yang berani mengkritik Putin ketika berhadapan, dalam menghadapi rezim diktator Tiongkok.

Kantor Berita Agence France-Presse (AFP) melaporkan bahwa pemerintah Prancis berharap melalui perjalanan Macron ke Tiongkok dapat mencapai misi ekonomi. Prancis berharap kunjungan ini bisa menyeimbangkan transaksi perdagangan, sekaligus mengurangi defisit yang sudah mencapai 30 miliar Euro.

Macron diperkirakan akan menandatangani sejumlah perjanjian kerjasama ekonomi dengan Tiongkok dalam berbagai bidang, termasuk penerbangan, energi dan elektronika. Sebagaimana diketahui, sejumlah menteri kabinet Macron, para legislator, politisi yang akrab dengan urusan Tiongkok dan lebih dari 50 eksekutif puncak perusahaan mengiringi kunjungan Macron ke Tiongkok.

Menurut berita resmi Prancis, pasangan Macron akan memulai kunjungan mereka di Tiongkok dari Xi’an. Jurubicara Istana Elysee mengatakan bahwa sebagai tempat yang memegang peran penting dalam perkembangan kebudayaan Tiongkok, Xi’an juga merupakan titik awal dari Jalur Sutra Tiongkok kuno.

Setelah mengunjungi Pasukan Terakota Kaisar Qin, Macron akan menyampaikan pidato utama mengenai kecenderungan hubungan Prancis-Tiongkok. Kemudian melanjutkan perjalanan ke Beijing untuk mengunjungi Kota Terlarang dan Akademi Teknologi Antariksa Tiongkok.

Selain kerjasama dalam bidang diplomatik dan perdagangan, perjalanan Macron kali ini juga akan menyinggung soal bagaimana menghadapi isu kediktatoran pemerintah komunis. Hal ini menjadi fokus perhatian media Prancis.

“Dapatkah Presiden Macron memperlakukan Presiden Xi Jinping seperti yang dia lakukan terhadap orang kuat dunia lainnya, dengan tanpa basa-basi mengucapkan yang benar secara berhadapan?” Demikian pertanyaan yang dikemukakan dalam artikel yang dimuat media Prancis ‘le Monde’.

Media tersebut percaya bahwa dengan bertambahnya kediktatoran yang muncul di kancah internasional membuat para pemimpin demokrasi semakin merasakan ketidaknyamanan dalam memperlakukan mereka.

Radio France International mengutip pemberitaan ‘le Monde’ menyebutkan, esensi dari ‘Macron way’ dalam menghadapi diktator adalah dengan upacara yang paling meriah menyambut kunjungan semua diktator, atau dengan upacara yang paling meriah untuk membalas kunjungan mereka.
Tetapi, diharapkan kesempatan konfrensi pers regular bersama dapat digunakan untuk menyampaikan hal-hal yang sesuai fakta dan mengkritisi isu-isu HAM satu sama lain.

‘Macron way’ mulai populer pada 29 Mei 2017, saat Presiden Rusia Putin mengunjungi Prancis.

Ketika itu, Macron menyambut kunjungan kenegaraan Presiden Putin dengan mengadakan upacara penyambutan yang meriah di Istana Versailles. Kemudian memanfaatkan kesempatan pada konfrensi pers bersama untuk mengkritik media Rusia.

Ia menyebut media Rusia sudah menjadi mesin propaganda untuk menyebarkan pengaruh pemerintah Rusia.

Pada 5 Januari, ketika menyambut orang kuat Turki Recep Tayyip Erdogan, Macron juga tanpa ragu-ragu mengecam perbedaan besar tentang penanganan isu HAM antara uni Eropa dengan Turki di depan para wartawan.

‘Le Monde’ percaya bahwa ‘Macron way’ akan kembali mengalami ujian di Tiongkok, dalam pertemuan dengan orang paling kuat di Tiongkok saat ini. Apakah isu-isu sensitif menyangkut keseimbangan dalam neraca perdagangan, kebebasan pribadi, perlindungan kepentingan strategis Eropa dan lain-lainnya dapat memperoleh perubahan yang membaik melalui ‘inti yang mengungkap kebenaran’.

Direktur Kehormatan Pusat Studi Internasional Prancis yang juga ahli urusan Tiongkok, Jean-Philippe Beja mengatakan bahwa dalam kunjungan ke Tiongkok ini Macron harus membela hak asasi manusia. Seperti yang ia sampaikan dalam forum di media ‘le Monde’ bahwa akan tanpa ragu dalam memperjuangkan atau mempertahankan nilai-nilai universal.

Beja berpendapat, memanfaatkan kerjasama dengan rezim komunis untuk mengatasi krisis dunia mengandung banyak resiko. Meskipun setiap kepala negara yang ingin memainkan peran internasional harus menjaga hubungannya dengan negara terbesar kedua di dunia, namun, untuk membuat hubungan menjadi produktif, mau tidak mau harus memahami esensi rezim komunis Beijing.(ET/Guan Yuning/Sinatra/waa)

Donald Trump Tegaskan Benar-benar Siap berbicara dengan Kim Jong Un via Telepon

0

EpochTimesId – Presiden Amerika Serikat, Donald Trump mengatakan bahwa dia benar-benar bersedia untuk berbicara di telepon dengan pemimpin Korea Utara Kim Jong Un. Dia mengharapkan hasil pembangunan yang positif dari pembicaraan antara Korea Utara dan Korea Selatan.

Korea Utara pada hari Jumat (5/1/2018) lalu sepakat untuk mengadakan pembicaraan resmi dengan Korea Selatan, pekan ini. Ini adalah pembicaraan pertama setelah dua saudara Korea putus komunikasi selama lebih dari dua tahun.

Telepon dari Korut datang hanya beberapa jam setelah Washington dan Seoul menunda sebuah latihan militer gabungan di tengah kebuntuan mengenai program nuklir dan rudal Pyongyang.

Trump, menjawab pertanyaan dari wartawan pada retret presiden di Camp David, Maryland, menyatakan kesediaannya untuk berbicara dengan Kim.

“Tentu, saya akan melakukan itu. Saya sama sekali tidak ada masalah,” kata Trump.

Trump dan Kim telah bertukar retorika, bahkan saling sindir dan serang. Perseteruan di media dan sosial media terjadi sejak Trump menjabat sebagai Presiden AS. Trump berulang kali menyebut Kim sebagai ‘manusia roket kecil’ karena terus menerus melakukan uji coba senjata nuklir dan rudal balistik.

Awal pekan kemarin Trump dan Kim juga saling ancam dengan bahasa ledekan. Pemimpin Korea Utara itu mengaku memiliki tombol senjata nuklir di mejanya. Sementara Trump mengatakan dia memiliki tombol yang lebih besar,lebih kuat, dan pasti berfungsi.

Perundingan antara Korea Utara dan Korea Selatan diperkirakan akan mencakup Olimpiade Musim Dingin, dan hubungan antara dua Korea. Olimpiade musim dingin akan diadakan di Korea Selatan bulan depan.

Trump menyarankan agar pembicaraan tersebut dapat mengurangi ketegangan dua korea. Namun, dia mengklaim terobosan diplomatik tersebut adalah hasil tekanan terus-menerus kepada satu dari segelintir negara komunis yang belum runtuh itu.

“Begini, sekarang mereka sedang berbicara tentang Olimpiade. Ini awal, ini awal yang bagus. Jika saya tidak terlibat mereka tidak akan berbicara sama sekali sekarang,” klaim Trump.

“Kim tahu aku tidak main-main. Aku tidak main-main. Bahkan tidak sedikit pun, bahkan tidak satu persen pun. Dia mengerti itu.

“Jika ada sesuatu (hasil) yang keluar dari pembicaraan tersebut, itu akan menjadi hal yang hebat bagi semua umat manusia, itu akan menjadi hal yang hebat bagi dunia,” kata Trump.

Menurut kementerian unifikasi Korea Selatan, Korea Utara mengumumkan daftar lima pejabat yang akan mewakili Pyongyang pada hari Minggu (7/1/2018).Sehari sebelumnya, Korea Selatan terlebih dahulu mengkonfirmasi perwakilannya.

Delegasi Utara akan dipimpin oleh Ri Son Gwon, ketua Komite Reunifikasi Damai di Tanah Air. Komite itulah yang biasanya bertugas menangani urusan Korea Selatan.(waa)

Amerika Edukasi dan Persiapkan Publik dalam Menghadapi Perang Nuklir

0

ErabaruNews – Sebuah Lembaga federal Amerika Serikat, Badan Pusat Kontrol Penyakit (CDC), menjadwalkan sebuah penjelasan dan simulasi tentang bagaimana masyarakat dapat mempersiapkan diri menghadapi perang nuklir.

“Ketika ledakan nuklir benar-benar terjadi, akan berdampak buruk dan akan ada waktu yang terbatas untuk melakukan langkah-langkah perlindungan kritis,” kata CDC dalam keterangan tertulis pada situs web-nya.

CDC adalah sebuah lembaga kesehatan masyarakat nasional Amerika Serikat dan agensi atau badan federal di bawah Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan.

Pemberitahuan tentang briefing yang dijadwalkan pada 16 Januari 2018 ini tampak menampilkan foto awan jamur. Keterangan tertulis juga mengatakan bahwa, perencanaan dan persiapan dapat mengurangi kematian dan penyakit jika terjadi dampak nuklir pada sebuah serangan.

“Berlindung dalam area tertutup selama setidaknya 24 jam adalah langkah penting untuk menyelamatkan nyawa dan mengurangi paparan radiasi,” sambung CDC dalam keterangan tertulisnya.

Sementara badan federal, negara bagian dan lokal akan memimpin upaya tanggapan darurat nuklir, program kesehatan masyarakat juga akan berperan. Oleh karena itu salah satu tujuan dari briefing tersebut, yang berjudul “Respon Kesehatan Masyarakat terhadap Detonasi Nuklir,” adalah menginformasikan program kesehatan masyarakat yang telah dilakukan untuk mempersiapkan diri menghadapi ledakan nuklir.

Pengumuman tersebut muncul setelah satu tahun meningkatnya ancaman nuklir dari pemimpin Korea Utara Kim Jong Un. Ancaman terakhir, dalam pidato tahun barunya Kim menyatakan bahwa dia dapat meluncurkan hulu ledak nuklir dengan sebuah tombol di meja kerjanya.

Sementara itu, pejabat AS mengatakan bahwa potensi sebuah serangan tidak mungkin terjadi. Otoritas manajemen darurat Hawaii telah merilis pedoman tanggapan dan tes sirene seluruh negara bagian, dan mulai beroperasi pada 1 Desember 2017.

“Seluruh daratan Amerika berada dalam jangkauan serangan nuklir kita, dan tombol nuklir ada di meja kantor saya sepanjang waktu,” kata Kim dalam pidatonya, menurut media pemerintah Korea Utara.

Kim mengklaim bahwa rezimnya dapat melakukan serangan senjata termonuklir yang sangat dahsyat. Dia menggambarkannya sebagai pencuri perang yang andal dan dapat diandalkan.

Presiden Trump menanggapi pada hari Selasa dengan berkicau di twitter, “Saya juga memiliki tombol Nuklir, tapi ini jauh lebih besar dan lebih kuat daripada dia, dan tombol saya (pasti) berfungsi!”

Dalam sambutannya, Kim mengatakan 2017 menandai satu tahun perjuangan heroik yang telah mendorongnya melangkah ke depan dalam upayanya untuk membangun sebuah negara sosialis yang kuat.

Ideologi perjuangan membuat perdamaian dengan Korea Utara tidak mungkin, kata analis intelijen.

Kepemimpinan Korea Utara terus-menerus membingkai bangsa itu sebagai perang tanpa henti dengan musuh-musuhnya yang membutuhkan pengorbanan yang luar biasa. Pengorbanan itu, baik berupa makanan atau kerja paksa dari masyarakat Korea Utara.

Amerika Serikat dan sekutunya pernah membom-bardir Korea Utara setelah kakek Jong-un, Kim Il Sung, menyerang Korea Selatan pada tahun 1950. Sejak saat itu, rezim tersebut telah menjadikan Amerika Serikat sebagai kambing hitam, untuk membenarkan kebijakan ‘songun’-nya, atau kebijakan ‘militer-pertama’, dan kontrol otoriternya atas rakyat Korea Utara.

Songun memprioritaskan kebutuhan militer atas semua urusan negara lainnya, termasuk memberi makan penduduk sipil.

“Kebijakan itu telah menjadi penghalang bagi perdamaian. Dengan rezim Korea Utara yang didukung oleh ancaman perang, setiap detente dengan Amerika Serikat menjadi ancaman terhadap legitimasi rezim,” ujar Yong Suk Lee, wakil direktur Pusat Misi Korea CIA, kepada mahasiswa dan wartawan di George Washington University pada 4 Oktober 2017.

Menurut Lee, Korea Utara adalah organisme politik yang tumbuh subur dalam konfrontasi.

“Salah satu hambatan besar untuk dialog adalah bahwa jika kita datang ke tempat yang baik, Korea Utara harus menjelaskan kepada rakyatnya bahwa ‘tiba-tiba kita berteman dengan Amerika Serikat.’ Korea Utara ada untuk menentang Amerika Serikat Negara-negara, jadi bagaimana Anda akan menjelaskan kepada penduduk Anda berapa pengorbanan terakhir Anda selama 60, 70 tahun. ”

Namun, Kim Jong-un juga meminta tetangganya, Korea Selatan untuk melakukan pembicaraan. Dia memerintahkan pejabat Korea Utara menelpon Korea Selatan untuk pertama kalinya dalam dua tahun pada 3 Januari 2018. Sehingga kemungkinan eskalasi kini nyaris tidak mungkin terjadi.

Mantan diplomat dan kepala intelijen Korea Selatan, Rah Jong-yi, mengatakan Kim akan menggunakan setiap pembicaraan untuk mendorong Korea Selatan memberikan bantuan dan konsesi lainnya.

“Korea Utara tidak bisa bertahan dalam kedamaian. Rejim di Pyongyang hanya bisa terus bertahan pada tekanan dan konfrontasi dengan tetangganya. Perdamaian akan membuat Mr. Kim lengser,” ujar Rah Jong-yi.(waa)

Astronot Kawakan Amerika John Young Meninggal pada Usia 87 Tahun

0

EpochTimesId – Astronot Amerika Serikat, Commander (purnawirawan) John Young, yang menginjakkan kaki dan berjalan di bulan pada tahun 1972, meninggal dunia pada usia 87 tahun, Jumat (5/1/2018) malam waktu setempat.

John Young adalah satu-satunya Astronot yang terbang ke luar angkasa dalam tiga program antariksa NASA, seperti dikutip The Epoch Times dari Reuters. Dia pernah membuat kontroversi dengan menyelundupkan sandwich daging kornet ke orbit bumi.

Young, yang pergi ke ruang angkasa enam kali, meninggal di rumahnya di Houston karena sakit. dia mengalami komplikasi dari pneumonia, kata juru bicara National Aeronautics and Space Administration, Allard Beutel dalam sebuah email.

Mantan pilot angkatan laut AS itu adalah orang kesembilan yang menginjakkan kaki di bulan. Setelahnya, sebuah pengalaman yang sama dialami oleh tiga orang lainnya setelah Young. Dia akhirnya menjadi salah satu astronot paling berprestasi dalam sejarah program luar angkasa A.S.

Almarhum terbang ke luar angkasa dua kali selama program Gemini NASA pada pertengahan 1960an, dua kali di misi lunar Apollo, dan dua kali di pesawat luar angkasa pada tahun 1980an. Dia satu-satunya orang yang terlibat terbang di ketiga jenis program ini.

“Karier cemerlang Astronot John Young membentang pada tiga generasi ruang angkasa. Kami akan berdiri di atas bahunya saat kami melihat ke arah perbatasan manusia berikutnya,” kata Administrator NASA, Robert Lightfoot dalam sebuah pernyataan.

Young, yang digambarkan dalam sebuah tweet NASA sebagai, ‘astronot kami yang paling berpengalaman,’ pensiun pada tahun 2004 setelah 42 tahun mengabdi pada badan antariksa AS.

Misi Apollo 16 pada bulan April 1972, penerbangan antariksa keempatnya, membawa Young ke permukaan bulan.

Sebagai komandan misi, dia dan kru Charles Duke menjelajahi wilayah Descartes Highlands di bulan. Mereka mengumpulkan 200 pon (90 kg) contoh batu dan tanah. Dia sendiri menjelajahi lebih dari 16 mil (26 km) permukaan bulan, menuju situs-situs seperti Kawah Spook.

Mengingat eksploitasi bulannya, Young mengatakan kepada Houston Chronicle pada tahun 2004: “Gravitasi keenam di permukaan bulan sangat menyenangkan. Ini tidak seperti berada di gravitasi nol, Anda tahu. Anda bisa menjatuhkan pensil tanpa gravitasi dan mencarinya selama tiga hari. Dalam gravitasi keenam, Anda hanya melihat ke bawah dan itu dia.”

Waktu pertama Young di luar angkasa terjadi pada tahun 1965 dengan misi Gemini 3 yang membawa dia dan astronot Gus Grissom ke orbit Bumi dalam dua hari perjalanan.

Pada misi inilah Young menarik perhatian berkat aksi penyelundupan sandwichnya. Aksi yang membuat NASA tidak senang. Namun rekannya, Grissom, sudah pasti senang karena menerima jatah makanan ringan langka di luar angkasa.

Astronaut Wally Schirra, yang tidak terbang dalam misi tersebut, membeli sandwich daging kornet dari roti gandum dari toko makanan di Cocoa Beach, Florida. Dia meminta Young untuk memberikannya pada Grissom di luar angkasa.

Selama penerbangan, saat mereka mendiskusikan makanan yang disediakan untuk misi tersebut, Young menyerahkan sandwich Grissom.

NASA kemudian menegur Young untuk keusilannya, yang menimbulkan kritik dari anggota parlemen dan media. Namun, aksi itu tidak membuat karirnya berantakan.

Pada Misi Apollo 10 Mei 1969, dia bertugas sebagai petugas ‘latihan pakaian’ untuk misi Apollo 11 yang bersejarah. Dua bulan kemudian, Neil Armstrong menjadi orang pertama yang berjalan di bulan. Young dan krunya melakukan setiap aspek dari misi berikutnya kecuali pendaratan di bulan yang sebenarnya.

Misi ruang angkasa kelima Young adalah sebagai komandan penerbangan perdana pesawat luar angkasa pertama NASA, Columbia, pada tahun 1981. Dia menjadi orang pertama yang menerbangkan enam misi luar angkasa pada tahun 1983, saat dia memimpin Columbia dalam perjalanan Spacelab pertama. Kru ini melakukan lebih banyak dari 70 percobaan ilmiah.

Dia tidak pernah pergi ke luar angkasa lagi, setelah itu. Young telah dijadwalkan untuk memimpin sebuah penerbangan tahun 1986 yang dibatalkan setelah ledakan pesawat ulang-alik Challenger awal tahun itu.

“John lebih dari sekedar teman baik. Dia adalah seorang patriot tak kenal takut yang keberanian dan komitmen untuk bertugas membantu negara kita mendorong kembali cakrawala penemuan pada saat yang kritis,” kata mantan Presiden George H.W. Bush dalam sebuah pernyataan.

Young lahir pada 24 September 1930 di San Francisco dan dibesarkan di Orlando, Florida. Setelah menerima gelar sarjana teknik penerbangan dari Georgia Institute of Technology pada tahun 1952, dia masuk Angkatan Laut.

Astronot dengan selera humor tinggi ini kemudian berhasil lulus dari sekolah penerbangan Angkatan Laut AS. NASA menjemputnya pada tahun 1962 untuk bergabung dengan program astronot. (waa)

Wabah Virus Gastro Serang 200 Penumpang Kapal Pesiar Australia

0

ErabaruNews – Sebuah kapal pesiar dikabarkan terserang wabah Gastro. Akibatnya, sekitar 200 penumpang mengeluh sakit akibat terjangkit virus gastro.

Kapal tersebut berlabuh di Brisbane pada hari Kamis (4/1/2018). Kapal merapat ke darat setelah membawa wisatawan libur pelayaran selama dua minggu.

Norovirus diperkirakan menyerang sepuluh persen penumpang dari Kapal pesiar The Sea Princess. Virus tersebut pertama kali terdeteksi, ketika kapal baru dua hari berlayar, seperti dikutip NTDTV dari news.com.au.

Pejabat Kesehatan Queensland mengatakan kepada ABC bahwa pengujian di kapal pesir menemukan jejak virus norovirus.

Norovirus dapat menyebabkan mual, muntah, diare dan kram perut. Virus itu juga bisa mengakibatkan demam ringan, menggigil, sakit kepala, nyeri otot, dan kelelahan.

Kepala Dinas Kesehatan Queensland, Sonya Bennett mengatakan kepada ABC bahwa virus tersebut terutama mengakibatkan gejala parah bagi lanjut usia dan anak-anak.

“Kapal telah diketahui mengalami wabah berulang. Ini hanya masalah melakukan sebanyak yang Anda bisa,” kata Bennett.

“Mereka tidak mengabaikannya, mereka melakukan yang terbaik untuk mengendalikannya tapi (virus) sangat sulit dikendalikan,” katanya.

Mayoritas dari wisatawan yang keluar dari kapal pada hari Kamis tidak terpengaruh oleh apa yang terjadi.

Leon Wallace dari Sunshine Coast mengatakan kepada sejumlah stasiun penyiaran Australia bahwa ia menghabiskan akhir tahun, pergantian tahun, dan tahun baru dalam ruang karantina kesehatan akibat virus tersebut.

“Kurasa itu sifatnya. Begitu banyak orang terjebak di kapal yang dikurung,” kata Wallace pada akhir perjalanan pelayaran yang dimulai dan berakhir di Brisbane.

Dia dan istrinya tidak terpengaruh oleh apa yang terjadi dan mengatakan mereka akan naik kapal pesiar lagi.

Wallace mengatakan bahwa staf Sea Princess terus-menerus membersihkan kapal. Mereka juga selalu melakukan langkah-langkah sanitasi.

Seorang penumpang lain mengatakan kepada ABC bahwa jenis serangga gastro ini menyebar dengan mudah pada kapal pesiar.

“Hampir setiap kapal pesiar yang pernah saya kunjungi ada kasus norovirus,” katanya.

Dia mengatakan bahwa Princess Cruises melakukan semua yang mereka bisa.

“Setiap malam mereka mendisinfeksi semuanya. Tapi anda tidak bisa menghentikan orang lain menikmati hari-harinya,” kata penumpng itu.

Kapal pesiar mengatakan kepada penumpangnya bahwa pihaknya telah melakukan program sanitasi komprehensif. Mereka juga berkoordinasi dengan beberapa otoritas kesehatan masyarakat internasional.

Kapal tersebut mengalami disinfeksi tambahan di Brisbane. Akibatnya, kapal pesiar ini harus menunda perjalanan pelayaran berikutnya.

The Sea Princess adalah kapal pesiar Australia keempat yang terkena penyakit gastro pada tahun lalu. (waa)

Ketika Dua Pemimpin Pamer Tombol Nuklir Rezim Kim Selalu Mengambil Keuntungan

0

EpochTimesId – Memasuki tahun baru 2018, pemimpin Korea Utara dan Amerika Serikat langsung menghangatkan perselisihan dua negara. Mereka mengklaim memiliki senjata nuklir dan siap menggunakannya, setiap saat.

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump berkicau di Twitter bahwa dia juga memiliki tombol nuklir. Bahkan tombol nuklirnya lebih besar, kuat, dan berfungsi.

“Akankah seseorang dari rezimnya yang kehabisan makanan dan kelaparan mampu melakukannya (serangan nuklir). Tolong beritahu dia bahwa saya memiliki Tombol Nuklir yang lebih besar, lebih kuat, dan ini berfungsi,” tulis Trump.

Trump berkicu guna menanggapi pemimpin Korea Utara, Kim Jong Un, yang sebelumnya mengancam akan melakukan serangan nuklir terhadap Amerika Serikat. Ancaman itu disampaikan dalam pidato Tahun Barunya.

Jong-un mengatakan bahwa dia memiliki ‘tombol nuklir’ di meja kerjanya.

Tweet Trump muncul setelah Kim mengklaim bahwa sekarang dia memiliki kemampuan untuk menyerang target di seluruh Amerika Serikat dengan senjata nuklir.Dia akan menggunakannya jika Amerika Serikat menyerang Korea Utara.

“Seluruh daratannya berada dalam jangkauan senjata nuklir kita dan tombol nuklir ada di meja kantor saya sepanjang waktu,” kata Kim dalam pidatonya, menurut media pemerintah Korea Utara.

Kim mengklaim bahwa rezimnya dapat menembakkan senjata termonuklir yang sangat kuat. Dia menyebutnya sebagai ‘kekuatan tempur handal dan dapat diandalkan’.

Dalam pidatonya, Kim berjanji akan membawa kemenangan jika negara komunis itu terlibat dalam pertempuran dengan Amerika Serikat dan sekutu-sekutunya. Kim juga mengatakan, 2017 menandai ‘satu tahun perjuangan heroik’ yang telah membawanya ke depan dalam upayanya untuk membangun ‘sebuah negara sosialis yang kuat.

Pidato Kim ditandai oleh ideologi yang familiar, gagasan kunci yang membuat perdamaian dengan Korea Utara tidak mungkin, menurut analis intelijen terkemuka.

Isu yang paling kritis dari gagasan ini adalah bahwa Korea Utara dalam keadaan terus-menerus berjuang. Mereka sedang berperang tanpa henti dengan musuh-musuhnya yang membutuhkan pengorbanan yang luar biasa besar-baik itu makanan atau kerja paksa-dari masyarakat Korea Utara.

Kim menyerukan ‘serangan umum revolusioner untuk meraih kemenangan baru,’ dalam segala hal mulai dari produksi pertanian sampai pembangkit listrik.

Amerika Serikat dan sekutunya membom-bardir Korea Utara setelah kakek Kim, Kim Il Sung, menyerang Korea Selatan pada tahun 1950. Sejak saat itu, rezim tersebut telah menggunakan Amerika Serikat sebagai kambing hitam, untuk membenarkan kebijakan ‘songun’ atau ‘militer-utama’, dan kontrol otoriternya yang ketat atas rakyat Korea Utara.

Kebijakan Songun memprioritaskan kebutuhan militer atas semua urusan negara lainnya, termasuk memberi makan untuk warga sipil.

“Kebijakan itu telah menjadi penghalang bagi perdamaian. Dengan rezim Korea Utara yang didukung oleh ancaman perang, setiap detente dengan Amerika Serikat menjadi ancaman terhadap legitimasi rezim,” ujar Yong Suk Lee, wakil direkturPusat Misi Korea CIA, ketika berbicara pada mahasiswa dan wartawan di George Washington University pada 4 Oktober 2017.

“Korea Utara adalah organisme politik yang tumbuh subur dalam konfrontasi,” kata Lee.

“Salah satu hambatan besar untuk dialog adalah bahwa jika kita datang ke tempat yang baik, Korea Utara, rezim harus menjelaskan kepada rakyatnya bahwa ‘tiba-tiba kita berteman dengan Amerika Serikat.’ Korea Utara ada untuk menentang Amerika Serikat. Jadi, bagaimana Anda akan menjelaskan kepada penduduk Anda berapa pengorbanan terakhir mereka selama 60, 70 tahun?”

Mantan diplomat dan kepala intelijen Korea Selatan, Rah Jong-yi, mengatakan Kim akan menggunakan setiap pembicaraan untuk menekan Korea Selatan, agar mendapatkan bantuan dan konsesi lainnya.

“Korea Utara tidak bisa bertahan dalam kedamaian. Rezim di Pyongyang hanya bisa terus bertahan pada tekanan dan konfrontasi dengan tetangganya. Perdamaian akan membuat Mr. Kim lengser.” (waa)

Anda Mungkin Bingung Mengapa Prajurit Korea Utara Diberi Cuti Panjang

0

EpochTimesId – Media Korea Selatan melaporkan bahwa akibat dampak dari sanksi internasional serta kekeringan, rakyat Korea Utara sudah mulai mengalami kekurangan pangan. Bahkan, para prajurit pun tidak terkecuali terancam kelaparan.

Oleh karena itu, prajurit diberi cuti panjang sampai beberapa bulan agar mereka pergi mencari bahan makanan sendiri, atau pulang ke rumah untuk mengambil bahan makanan.

“Sudah banyak orang mulai khawatir terhadap kekurangan pangan, meskipun harga beras di pasar tidak sampai melonjak tinggi. Tetapi masyarakat Korea Utara takut jika sanksi internasional berkelanjutan, maka situasi lebih serius akan terjadi,” tutur seorang sumber asal propinsi Ryanggang pada 27 Desember 2017 kepada wartawan media Korea Selatan Daily NK.

Sumber tersebut menambahkan, meskipun para prajurit Korea Utara dan instansi mereka memperoleh prioritas dalam pembagian bahan makanan, tetapi kwantitas makanan mereka pada tahun 2017 sudah menurun. Bahkan para petugas administrasi dari instansi yang bersangkutan hanya kebagian 50 persen dari bahan makanan yang diberikan pada tahun sebelumnya (2016).

“Prajurit penjaga perbatasan diberi cuti agar mereka pergi ke rumah untuk membawa balik bahan makanan dari rumah. Bulan Oktober tahun lalu, kita bisa melihat prajurit berada di ladang-ladang”.

Dari foto yang diperoleh ‘Daily NK’ dapat kita lihat, sejumlah prajurit Korea Utara (dengan lingkaran kuning dan hijau) berada di ladang untuk mencari bahan makanan.

Sumber lain juga asal Ryanggang mengatakan, perwira setempat memberikan waktu 2-3 bulan kepada prajurit untuk mencari bahan makanan. Namun, pertanian kecil yang letaknya tak jauh dari penginapan prajurit juga mengalami produksi yang jauh menurun.
Oleh karena itu, beberapa perwira membiarkan anggota keluarganya untuk menjual barang ke pasar.

“Melihat istri perwira membawa sabun, sepatu dan barang perlengkapan darurat militer menuju pasar untuk dijual,” kata sumber tersebut.

“Perwira jelas lebih memahami perkembangan situasi daripada prajuritnya, ia perlu mempertahankan semangat prajurit dengan memberi mereka makanan yang cukup. Tidak bisa hanya dengan makan bubur jagung”.

Selama 2 bulan lalu, 2 orang prajurit Korea Utara sudah melarikan diri ke Selatan. Dokter Korea Selatan menemukan sejumlah cacing dalam perut salah satu prajurit itu. Satu di antaranya memiliki panjang sampai 11 inci. Hal ini menunjukkan bahwa kekurangan pangan dan jaminan kesehatan sudah menjadi masalah besar.

BBC dalam laporannya menyebutkan, kotoran manusia dipakai oleh petani miskin untuk memupuk tanaman mereka. Hal itu bisa jadi mencemari tanaman yang kemudian dikonsumsi.

Andrei Lankov, seorang Gurubesar Universitas Kookman, Korea Selatan kepada BBC mengatakan Korea Utara adalah negara yang sangat miskin. Korut juga seperti negara-negara miskin lainnya, memiliki masalah kesehatan yang serius.

“Jika kedua Korea itu bersatu kembali, Korea Selatan mungkin membutuhkan waktu puluhan tahun untuk mengatasi masalah kesehatan warga Korea Utara,” demikian Andrei Lankov memperingatkan. (ET/Wu Ying/Sinatra/waa)

Trilogi Supermoon di Awal Tahun 2018, BMKG Ingatkan Dampaknya

Epochtimes.id- Tahun baru tiba akan meninggalkan tahun 2017. Menyambut awal tahun ini Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) sebelumnya Minggu (31/12/2017) menyampaikan seputar fenomena supermoon.

Kepala Bagian Humas BMKG, Harry Tirto Djatmiko mengatakan Supermoon merupakan fenomena astronomi yang alamiah biasa terjadi dengan selisih waktu terdekat antara Bulan dalam fase purnama dan Bulan berada di perigee ini dikenal sebagai Purnama perigee atau lebih dikenal sebagai Supermoon.

Menurut Harry, pada saat fenomena supermoon Bulan akan lebih besar 14% dan lebih terang sekitar 30% dari ukuran saat Purnama biasa/apogee (Bulan di dekat titik terjauhnya dari Bumi).

Selain itu, purnama perigee kali ini menjadi supermoon pembuka pada tiga rangkaian supermoon yang berdekatan. Fenomena supermoon kali ini biasa disebut dengan “fenomena trilogi supermoon”.

“Trilogi Supermoon tersebut yang terjadi pada 3 Desember 2017, 2 Januari 2018 dan 30/31 Januari 2018,” kata Harry dalam siaran pers tertulisnya.

Mengawali tahun 2018, supermoon akan bisa dinikmati pada, 2 Januari 2018. Bulan akan berada pada jarak terdekatnya dari Bumi pada tahun 2018, yaitu sejauh 356.565 km pada pukul 04:48 WIB.

Lima jam berikutnya, yaitu pukul 09:24 WIB, Bulan akan berada dalam puncak fase purnama. Sayang sekali saat puncak purnama tersebut Bulan sudah terbenam dari wilayah Indonesia. Namun demikian masyarakat juga sudah bisa mulai menikmatinya pada 1 Januari 2018 malam.

Adapun supermoon berikutnya akan ditutup pada 30 hingga 31 Januari 2018 nanti. Pada 30 Januari 2018 pukul 16:56 WIB Bulan berada di perigee sejarak 358.993 km. Pada 29,5 jam berikutnya, yaitu pada 31 Januari 2018 pukul 20:26 WIB, Bulan pun berada dalam puncak fase purnamanya.

Kejadian purnama perigee penutup dari tiga rangkaian supermoon ini adalah yang banyak ditunggu karena pada saat tersebut terjadi pula peristiwa Gerhana Bulan Total yang dapat diamati dari seluruh Indonesia dari awal malam hingga tengah malam. Terlebih, peristiwa totalitasnya akan terjadi selama satu jam 16 menit yang menyebabkan Bulan akan berwarna merah.

Dampak fenomena “Supermoon” yang terjadi pada awal tahun dan di akhir Januari 2018, masyarakat di sekitar pesisir pantai diimbau tetap waspada dan siaga terhadap peningkatan Pasang Air Laut Maksimum yang dapat mengakibatkan terjadinya Banjir ROB (genangan air laut di daratan). Kondisi tersebut diprediksikan terjadi antara 01 – 04 Januari 2018 dan 29 Januari – 2 Februari 2018. (asr)

1 Januari 2018, Pengelolaan Produksi Gas Bumi Terbesar Blok Mahakam kembali ke Indonesia

Epochtimes.id- Pergantian tahun baru di bumi Borneo, Balikpapan, menjadi saksi sejarah, beralihnya Wilayah Kerja (WK) Mahakam sebagai WK produksi gas bumi terbesar di Indonesia dari Total E&P Indonesie (TEPI) ke PT Pertamina (Persero).

Proses peresmian serah terima pengelolaan WK Mahakam diawali dengan penyerahan kembali pengelolaan WK Mahakam dari TEPI & Inpex kepada Pemerintah yang dalam hal ini diwakili Kepala SKK Migas Amien Sunaryadi, untuk selanjutnya diserahkan kepada PT Pertamina (Persero) yang diwakili oleh Direktur Hulu Syamsu Alam.

WK Mahakam di Kalimantan Timur, telah dikelola TEPI & Inpex selama 50 tahun, dan hari ini memasuki babak baru dikelola oleh Pertamina Hulu Mahakam yang merupakan cucu perusahaan Pertamina.

Kepala SKK Migas Amien Sunaryadi dalam sambutannya mengatakan pengelolaan WK Mahakam sebagai produsen gas bumi terbesar di Indonesia dan menyumbang sekitar 13% persen produksi gas nasional, tidak dapat dilepas dari usaha keras operator sebelumnya.

“Sebagai wakil Pemerintah Indonesia kami mengucapkan terima kasih atas kontribusi dan kerja keras Total E&P Indonesie sebagai Kontraktor Kontrak Kerjasama WK Mahakam serta Inpex Indonesia sebagai mitra TEPI,” kata Amien dalam siaran pers Pertamina.

Menurut dia, seluruh persiapan alih kelola yang sudah disiapkan dalam dua tahun terakhir, untuk menjaga kontinuitas operasional WK Mahakam pasca 31 Desember 2017, SKK Migas, Pertamina Hulu Mahakam, dan TEPI telah bekerjasama untuk proses alih kelola yang lancar sehingga terlaksananya kesinambungan operasi dan produksi migas dari WK Mahakam.

Sementara itu Direktur Hulu Pertamina Syamsu Alam menyampaikan selama masa peralihan Pertamina telah melakukan berbagai upaya dan koordinasi dengan semua pihak terkait.

Pertamina tentu melihat amanat Pengelolaan WK Mahakam sebagai tugas negara yang akan dijalankan dengan sebaik baiknya sesuai tugas pokok dan fungsi Pertamina sebagai Badan Usaha Milik Negara.

Pengelolaan dilaksanakan dengan tetap menjaga produksi WK Mahakam yang telah melewati masa puncak produksi reservoirnya pada periode 2003-2009, mengontrol biaya operasi dan tetap mengedepankan QHSSE (Quality, Health, Safety, Security and Environment) dalam operasionalnya.

“Sebagai komitmen menjaga kesinambungan operasi dan produksi, sampai hari ini kami telah menuntaskan pengeboran 15 sumur, yang ditargetkan dari Juni hingga Desember 2017, transfer pekerja TEPI menjadi pekerja PHM  telah mencapai 98,23 persen, melakukan penyesuaian kontrak kerja untuk 530 kontrak eksisting dengan pihak ketiga dengan nilai USD 1,27 miliar untuk menjaga kesinambungan kegiatan produksi di Blok Mahakam,” kata Syamsu Alam.

Berdasarkan data SKK Migas, per November 2017, WK Mahakam berproduksi minyak dan kondensat sebesar 52 ribu barel minyak per hari dan 1.360 juta kaki kubik gas bumi per hari. Potensi di Blok Mahakam  masih cukup menjanjikan. Cadangan terbukti per 1 Januari 2016 sebesar 4,9 TCF gas, 57 juta barel minyak dan 45 juta barrel kondensat

Pengelolaan WK Mahakam oleh Pertamina, menjadikan Pertamina sebagai penyumbang lebih dari 30% produksi minyak dan gas nasional pada tahun 2018.

Persetujuan Program Kerja dan Anggaran (WP&B) 2018 oleh SKK Migas menargetkan produksi PHM 42,01 ribu barel minyak per hari dan 916 mmscf gas per hari. Angka tersebut direncakan dicapai dengan pengeboran sumur pengembangan sebanyak 69 sumur, 132 workover sumur, 5623 perbaikan sumur serta POFD  5 lapangan migas di WK Mahakam.

 Perjalanan peralihan WK Mahakam

Kontrak kerja sama WK Mahakam ditandatangani TEPI dan Inpex pada 6 Oktober 1966 untuk jangka waktu 30 tahun. TEPI memeroleh partisipasi dari Inpex pada akhir 1970 dan ditentukan sebagai operator.

Pada 1991, TEPI memeroleh perpanjangan kontrak selama 20 tahun sampai 30 Maret 2017. Kontrak Mahakam mengalami tambahan waktu selama 9 bulan hingga 31 Desember 2017. Penambahan ini disebabkan karena kontrak penjualan LNG diperpanjang hingga 31 Desember 2017.

Sebelum WK Mahakam berakhir, Mitra Kontrak Kerjasama WK Mahakam telah menyelesaikan seluruh komitmen finansial mulai dari bonus tandatangan sampai dengan pencadangan dana abandonment and site restoration (ASR).

TEPI juga telah mengembalikan data geologi dan geofisika (G&G), serta data non G&G secara bertahap dari 2015 sampai 2017. Selain itu, TEPI telah berkomitmen untuk menyelesaikan hak dan kewajiban yang belum dapat diselesaikan pada akhir kontrak.

Keberhasilan alih kelola WK Mahakam akan menjadi pembuktian Pertamina sebagai perusahaan migas kelas dunia dalam mewujudkan ketahanan energi nasional. Tentunya hal tersebut tak lepas dari peran serta dukungan pemerintah,  seluruh pemangku kepentingan, khususnya pemerintah daerah dan masyarakat. (asr)