MU Kalah Dari Klub Promosi City Kokoh di Puncak Klasemen

EpochTimesId – Manchester United memperoleh kekalahan perdana pada lanjutan Liga Premier Inggris pada pekan ke-9. MU kalah dari dari tim promosi, ketika bertamu ke Huddersfield Town, Sabtu (21/10/2017).

Ini adalah kekalahan perdana mereka, setelah delapan laga sebelumnya tanpa kekalahan. Dari delapan laga sebelumnya, MU mengoleksi enam kemenangan dan dua hasil imbang.

The Red Devils kalah dengan skor 2-1 pada laga yang digelar di Stadion John Smith. Tuan rumah unggul lebih dulu melalui Aaron Mooy pada menit ke-28. Laurent Depoitre menggandakan keunggulan Huddersfield pada menit ke-33.

Anak asuh Mourinho baru bisa membalas melalui gol Rashford pada menit ke-78. Rashford berhasil memanfaatkan umpan Lukaku. Kedua tim gagal menambah gol, pada sisa waktu babak ke-dua.

Dengan kekalahan ini, Setan Merah gagal mengimbangi dan mendekati perolehan poin rival sekota mereka. Sebab, di saat yang hampir bersamaan, Manchester City berhasil mengalahkan Burnley di kandang mereka, Etihad Stadium.

Gol-gol Manchester biru disumbang Sergio Aguero, Nicolas Otamendi dan Leroy Sane. Manchester biru kini menjadi pemuncak klasemen dengan koleksi 25 poin. The Citizen unggul lima poin atas Manchester Merah. (waa)

Kronologi Panglima TNI Jenderal Gatot Dilarang Masuk ke Wilayah AS

Epochtimes.id – Kapuspen TNI Mayjen TNI Wuryanto mengatakan Panglima TNI  Jenderal TNI Gatot Nurmantyo sedianya akan menghadiri acara Chiefs of Defense Conference on Country Violent  Extremist Organization (VEOs) yang akan dilaksanakan tanggal 23-24 Oktober 2017 di Washington DC, Amerika Serikat.

Namun demikian,  Jenderal TNI Gatot Nurmantyo tidak jadi hadir pada acara tersebut.

Saat ke Amerika Serikat, delegasi yang ikut bersama Panglima TNI adalah Asisten Intelijen TNI, Kepala Bagian Staf Intelijen, Asisten Teritori dan Sekretaris Pribadi Panglima TNI Letkol Kukuh.

Lebih lanjut Kapuspen TNI Mayjen TNI Wuryanto menjelaskan, Panglima TNI mendapat undangan secara resmi yang dikirim oleh Panglima Angkatan Bersenjata Amerika Serikat Jenderal Joseph F. Durford, Jr.

Kemudian Jenderal TNI Gatot Nutmantyo membalas surat tersebut dan mengkonfimasi kehadirannya sebagai bentuk penghargaan dan perhatian.

“Panglima  TNI mengirim surat balasan tersebut, karena menghormati Jenderal Joseph F. Durford, Jr. yang merupakan sahabat sekaligus senior Jenderal TNI Gatot Nurmantyo,” kata Mayjen TNI Wuryanto di Jakarta.

Kronologinya, Jenderal TNI Gatot Nurmantyo beserta isteri dan delegasi telah mengurus visa dan administrasi lainnya untuk persiapan keberangkatan.

Kemudian pada Sabtu 21 Oktober 2017, Panglima TNI siap berangkat menggunakan maskapai penerbangan Emirates

Namun demikian, beberapa saat sebelum keberangkatan ada pemberitahuan dari maskapai penerbangan bahwa Panglima TNI beserta delegasi tidak boleh memasuki wilayah AS oleh US Custom and Border Protection.

Kapuspen TNI mengatakan bahwa terkait  peristiwa ini, Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo telah lapor kepada Presiden RI melalui Ajudan, Menteri Luar Negeri dan Menkopolhukam  serta berkirim surat kepada Jenderal Joseph. F. Durfort Jr., dan saat ini masih menunggu penjelasan atas insiden ini.

Menurut Wuryanto, kepergian ke Amerika atas undangan Pangab dan atas hubungan baik dua negara serta hubungan baik antara Pangab Amerika dan Panglima TNI, oleh sebab itu Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo beserta isteri dan delegasi memutuskan tidak akan menghadiri undangan Pangab Amerika Serikat sampai ada penjelesan resmi dari pihak Amerika. (asr)

Tiongkok Akan Terus Berbicara dengan Korea Utara Karena Trump Semakin Keras

0

Seorang pejabat komunis Tiongkok senior mengatakan pada hari Sabtu bahwa Tiongkok masih berbicara dengan rezim Korea Utara, meskipun telah memberlakukan sanksi terkuatnya di Korea Utara.

Tiongkok merupakan jalur penting bagi rezim Korea Utara, yang bergantung 90 persen pada  perdagangannya di Tiongkok. Namun, di bawah tekanan Presiden Donald Trump, yang berusaha untuk melakukan denuklirisasi Korea Utara, pemimpin Tiongkok Xi Jinping telah sepakat untuk meningkatkan tekanan terhadap Korea Utara dalam beberapa bulan terakhir.

Tiongkok telah melampaui PBB. Sanksi Dewan Keamanan disetujui bulan lalu, yang membatasi impor produk tekstil dan produk lainnya dari Korea Utara, dan membatasi jumlah minyak yang bisa dijual ke sana.

Bank Sentral Tiongkok juga menginstruksikan bank-bank Tiongkok untuk berhenti memberikan layanan keuangan ke Korea Utara. Tiongkok juga telah memberikan bisnis Korea Utara yang beroperasi di negara itu dengan ultimatum 120 hari untuk ditutup.

Namun, Guo Yezhou, wakil kepala departemen internasional Partai Komunis Tiongkok, mengatakan bahwa kedua negara komunis tersebut masih berbicara.

“Tiongkok dan Korea Utara adalah tetangga dan keduanya memiliki hubungan kerjasama persahabatan seperti biasanya,” kata Guo.

Departemen internasional Tiongkok bertanggung jawab atas hubungan partai dengan partai politik asing, dan secara tradisional berfungsi sebagai saluran untuk diplomasi Tiongkok dengan Korea Utara.

Presiden Trump akan berkunjung ke Asia bulan depan, termasuk berhenti di Korea Selatan dan Tiongkok.

Trump diperkirakan akan terus meningkatkan tekanan pada Xi untuk melakukan lebih banyak lagi untuk menekan Korea Utara.

Trump mencari solusi diplomatik untuk krisis nuklir Korea Utara, yang mengandalkan sebagian pada Tiongkok untuk meningkatkan sanksi ekonomi terhadap Korea Utara.

Bersamaan dengan itu, Trump telah memerintahkan pejabat militer paling seniornya untuk menyusun opsi militer terperinci selama konflik senjata dengan Korea Utara.

Trump mengatakan bahwa sementara Amerika Serikat memiliki kesabaran, jika dipaksa untuk membela diri atau sekutunya melawan Korea Utara, hal itu dapat menghancurkan negara tersebut sepenuhnya.

Ancaman kekuatan militer juga berfungsi untuk menekan Korea Utara ke meja perundingan.

Jack Keane, seorang pensiunan jenderal bintang empat dan mantan Wakil Kepala Staf Angkatan Bersenjata A.S., mengatakan bahwa opsi militer oleh pemerintah Trump membuat solusi diplomatik lebih realistis.

“Tim Trump mengerti bahwa ancaman kekuatan militer memperkuat opsi diplomatik. Upaya utamanya adalah diplomasi dan sanksi ekonomi,” kata Keane di Fox Business.

Tiongkok saat ini mengadakan Kongres Partai Nasional ke-19, di mana telah menjadi jelas bahwa Xi akan terus memimpin Partai Komunis Tiongkok untuk lima tahun ke depan.

Seorang pejabat mengatakan kepada Reuters bahwa Presiden Trump percaya bahwa Xi seharusnya lebih memiliki pengaruh untuk menangani masalah Korea Utara.

“Pandangan presiden adalah Anda bahkan memiliki sedikit alasan sekarang,” kata seorang pejabat. “Dia tidak akan melangkah dengan ringan.”

Sejak Xi menjadi pemimpin partai pada tahun 2013, hubungan dengan Korea Utara telah mendingin. Xi belum mengunjungi Korea Utara, namun telah mengunjungi musuh Korea Utara yang telah disumpahi.

Hubungan antara Tiongkok dan Korea Utara telah berkembang di bawah mantan pemimpin Partai Komunis Tiongkok Jiang Zemin. Sementara Jiang telah resmi absen sejak 2003, dia masih mempengaruhi kebijakan domestik dan internasional Tiongkok melalui loyalisnya di tingkat pemerintahan tertinggi.

Hal ini membuat Xi lebih sulit untuk mengambil tindakan yang lebih kuat terhadap Korea Utara dan untuk memecahkan beberapa penyakit masyarakat Tiongkok yang paling buruk, seperti penganiayaan terhadap 100 juta orang Tiongkok yang berlatih Falun Gong, penindasan yang secara pribadi diprakarsai oleh Jiang pada tahun 1999 dan berlanjut sampai hari ini.

Trump ingin mendapatkan kerja sama yang serius dari Tiongkok untuk meyakinkan Pyongyang agar mengubah pikirannya atau membantu mencabut begitu banyak sumber daya sehingga tidak memiliki pilihan selain mengubah perilakunya, kata pejabat tersebut.

Dalam sebuah wawancara dengan Maria Bartiromo  dalam Fox Business Network, Trump mengatakan bahwa dia ingin “menjaga segala sesuatunya sangat, sangat rendah nada” dengan Xi sampai pemimpin Tiongkok muncul dari Kongres Partai.

“Saya yakin dia punya kekuatan untuk melakukan sesuatu yang sangat penting sehubungan dengan Korea Utara. Kita akan lihat apa yang terjadi. Sekarang dengan yang dikatakan, kita siap untuk apapun. Kita begitu siap, seperti yang  Anda tidak akan percaya,” kata Trump dalam wawancara, yang ditayangkan pada hari Minggu. (ran)

Gerebek Persembunyian Teroris, Puluhan Polisi Tewas Ketika Baku Tembak di Mesir

Epochtimes.id– Setidaknya 54 polisi, termasuk 20 petugas dan 34 perwira militer, tewas ketika sebuah serangan pada tempat persembunyian militan di bagian barat daya Kairo, Mesir, Jumat (20/10/2017).

Pejabat tersebut kepada Associated Press mengatakan baku tembak terjadi pada Jumat malam di daerah al-Wahat al-Bahriya di provinsi Giza, sekitar 135 kilometer barat daya Kairo.

Pertempuran dimulai ketika pasukan keamanan bergerak setelah menerima laporan intelijen.

Saat itu para pasukan ini hendak menggerebek  tempat persembunyian militan di daerah tersebut.

Didukung oleh  personel lapis baja dan dipimpin oleh petugas senior kontraterorisme, kontingen polisi jadi sasaran tembakan dan granat berpeluncur roket.

Pejabat tersebut mengatakan apa yang terjadi selanjutnya tidak jelas, namun indikasi menunjukkan para tentara kehabisan amunisi dan militan menangkap beberapa polisi dan kemudian membunuh mereka.

Seorang petugas berhasil melarikan diri dengan kendaraan lapis bajanya.

Pejabat tersebut mengatakan polisi tampaknya terjebak ke dalam serangan militan yang direncanakan dengan hati-hati.

Jumlah korban tewas akibat peristiwa ini bisa bertambah.  Para pejabat ini mengatakan mereka berbicara dengan syarat anonim karena tidak diberi wewenang untuk berbicara kepada media.

Mereka yang tewas termasuk dua jenderal brigadir polisi, seorang kolonel dan 10 letnan kolonel.

Kementerian Dalam Negeri Mesir, yang bertanggung jawab atas polisi, mengumumkan jumlah korban tewas yang jauh lebih kecil.  Saat baku tembak 16 orang tewas. Pertempuran tersebut juga menewaskan atau melukai 15 orang militan.

Situs berita Mesir, Al-Ahram melaporkan Jaksa Agung Mesir Nabil Sadek memerintahkan penyelidikan atas baku tembak mematikan di Gurun El-Wahat-Giza antara teroris dan pasukan keamanan.

Sadek juga  memerintahkan High State Security Prosecution untuk memulai  “investigasi ekstensif” dalam baku tembak tersebut, menugaskan Kementerian Dalam Negeri untuk menangkap mereka yang terlibat.

Sebuah tim jaksa mendengar pernyataan dari yang terluka dan menerima perawatan di rumah sakit polisi di Agouza, Nasr City dan El-Shorouk City.

Kementerian dalam negeri mengeluarkan sebuah pernyataan pada Jumat malam hanya mengatakan “sejumlah polisi” tewas setelah teroris melepaskan tembakan ke pasukan keamanan.  Saat itu pasukan keamanan berusaha menggerebek di tempat persembunyian teroris di Gurun Barat Mesir. (asr)

Sumber : alahram/associated press

Satu-satunya Delegasi Taiwan di Kongres Partai ke-19 Namun ‘Bukan’ Warga Negara Taiwan

0

Logik yang tidak terbantahkan: Rezim Tiongkok mengklaim bahwa Taiwan adalah propinsinya, dan semua propinsi di Tiongkok harus diwakili pada Kongres Partai Nasional ke 19 yang saat ini sedang berlangsung di Beijing. Memproduksi perwakilan dari Taiwan ternyata tidak semudah itu.

Karena rezim Tiongkok tidak memiliki kontrol yang nyata atas rakyat Taiwan, rezim tersebut harus mencari orang-orang Taiwan yang bersedia naik ke panggung untuk mewakili “Propinsi Taiwan.”

Dan di antara rakyat Tiongkok yang hampir 1,4 miliar orang, rezim tersebut hanya menemukan satu orang: Lu Li-an, seorang akademisi 49 tahun yang lahir di Kota Kaohsiung

Lu lahir di Taiwan, itu adalah lebih dari apa yang dapat diungkapkan atas sembilan delegasi Partai Komunis Tiongkok lainnya yang dikemas dengannya untuk membentuk sebuah delegasi dari “Propinsi Taiwan.” Delegasi-delegasi ini telah “dipilih” pada sebuah pertemuan “Propinsi Taiwan Bagian dari Partai Komunis Tiongkok” yang diadakan di Beijing awal bulan Juni.

Liberty Times Taiwan telah mengkonfirmasi pemeran utama daratan untuk delegasi “Propinsi Taiwan” tersebut. Menurut Times, para pejabat di Kongres Partai sangat cerdik tentang identitas sepuluh anggota delegasi tersebut dan tidak mengizinkan media luar untuk mewawancarai mereka dalam sebuah konferensi pers yang dijadwalkan.

Lu dilaporkan bertemu dan menikahi seorang pria Tiongkok saat belajar di luar negeri di Inggris selama tahun 1990an. Dia akhirnya pindah kembali ke Tiongkok pada tahun 1997 melalui “pengaturan khusus” pemerintah Tiongkok dan mulai mengajar di Universitas Fudan di Shanghai.

Berita bahwa orang kelahiran asli Taiwan menjadi delegasi di Kongres Partai menarik banyak perhatian media di Taiwan.

Menanggapi kekhawatiran publik bahwa partisipasi Lu dalam rezim Tiongkok sebagai delegasi Partai Komunis akan membatalkan kewarganegaraan Taiwannya, Badan Imigrasi Nasional Taiwan pada hari Rabu mengkonfirmasi bahwa Lu telah memperoleh kewarganegaraan Republik Rakyat Tiongkok beberapa tahun yang lalu. Menurut undang-undang imigrasi Taiwan, “tempat tinggal” Taiwan-nya telah dicabut.

Dalam sebuah wawancara dengan Media Storm Taiwan pada hari Jumat, Lu terdengar seperti pejabat PKT. Dia mengatakan bahwa dia telah mengamati selama karir mengajarnya bagaimana rezim Tiongkok “membuat Tiongkok kuat” dan akhirnya memutuskan untuk bergabung dengan Partai Komunis Tiongkok pada tahun 2015. Tidak diketahui seberapa sering Lu kembali mengunjungi Taiwan hingga hari ini, apakah sama sekali.

Lu juga meminta orang muda Taiwan untuk datang ke daratan untuk mendapatkan keuntungan dari “pasar besar” di sana. “Anda bisa membiarkan seluruh dunia melihat Anda jika Anda datang ke daratan [Tiongkok],” kata Lu. “Kedua sisi Selat [Taiwan] dapat memanfaatkan manfaat koeksistensi damai bersama-sama.”

Lu adalah satu-satunya orang Taiwan asli di antara 2.287 delegasi tangguh pada Kongres Partai ke-19  tersebut yang mengajukan pertanyaan mengapa rezim Tiongkok gagal dalam upayanya untuk merekrut lebih banyak orang “asli” Taiwan untuk berpartisipasi dalam acara propaganda terpentingnya. Setiap saat ada sekitar 1-2 juta orang Taiwan yang melakukan bisnis atau bepergian di daratan Tiongkok.

Meskipun undang-undang Taiwan mengizinkan kewarganegaraan ganda dengan negara-negara lain, hal ini membatalkan kewarganegaraan setiap orang Taiwan yang memperoleh “tempat tinggal”, yang biasanya disebut kewarganegaraan  di dalam Republik Rakyat Tiongkok. Ini juga melarang warga Taiwan untuk memegang jabatan di pemerintahan atau militer Tiongkok, atau menjadi pejabat Partai Komunis Tiongkok. (ran)

Aturan Tenaga Kerja Brazil makin Riskan Timbulkan Perbudakan

0

EpochTimesId – Lembaga Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang membidangi perburuhan, Organisasi Perburuhan Internasional (International Labour Organisation/ILO) menilai peraturan baru tentang ketenagakerjaan di Brazil melemahkan perlindungan terhadap para pekerja.

ILO khawatir, peraturan ketenagakerjaan baru itu akan menimbulkan definisi baru mengenai kondisi kerja yang mirip perbudakan. Mereka pun meminta otoritas Brazil meninjau ulang peraturan tersebut.

Sebelumnya Brazil mendefinisikan perbudakan dalam peraturan sebelumnya adalah pekerjan-pekerjaan yang merendahkan martabat dan memiliki beban kerja berlebihan. Namun, dalam peraturan baru yang dikeluarkan pemerintah pekan ini, perbudakan adalah apabila pekerja dipaksa untuk terus melakukan pekerjaan mereka.

ILO menyatakan peraturan baru itu membahayakan upaya Brazil memberantas kondisi kerja yang tidak manusiawi. Seperti dikutip dari VOA, Jumat (20/10/2017).

Peraturan baru tersebut dinilai sebagai upaya Presiden Michel Temer untuk memperoleh dukungan dari kalangan pengusaha pertanian. Dia menggalang dukungan rakyat karena menghadapi kemungkinan diadili atas tuduhan korupsi.

“Kondisi kerja yang mirip praktek perbudakan menjadi hal yang umum di Brazil. Para pekerja miskin diiming-imingi untuk melakukan pekerjaan berat. Mereka kemudian terpaksa berhutang kepada pemilik perkebunan atau pabrik untuk biaya-biaya pokok seperti makanan dan transportasi,” rilis ILO melalui VOA.

Akibat dari peraturan baru ini tidak ada sangsi bagi perusahaan atau majikan yang mempekerjakan karwayan dalam kondisi mirip perbudakan. Mereka hanya akan diumumkan kepada publik, itu pun jikalau Kementerian Tenaga Kerja memutuskan untuk mengumumkan daftar nama majikan dan perusahaan tersebut. (voa/waa)

Video Blog Ini Menunjukkan Semangat Dalam Keterbatasan

0

EpochTimesId – Setiap orang pasti memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Tidak ada individu yang benar-benar sempurna.

Sebuah video blog mencoba menunjukkan semangat dalam keterbatasan yang ada. Seorang pemilik anjing, Craig Mosher, terinspirasi untuk menciptakan perangkat mobilitas murah dan unik untuk membantu anjing pitbullnya yang cacat, agar tetap bisa menikmati suasana jalan-jalan di pagi hari.

Video dedikasinya untuk membantu sang anjing yang lumpuh ini sangat menyentuh hati.

Pada tahun 2004, anjing jenis pitbull milik Craig, Loois, menjalani operasi tulang belakang karena mengalami tulang tumbuh lebih. Namun, karena kecelakaan selama pelaksanaan prosedur operasi, Loois pun harus mengalami kelumpuhan di kedua kaki belakang.

Sejak saat itu, Loois selalu memakai kursi roda Eddie’s Wheels. Terlepas dari kecacatan Loois, Mosher berkomitmen untuk tidak akan meninggalkan teman berkaki empatnya itu.

Dia berusaha memberi kehidupan yang baik bagi anjingnya, dengan selalu mengajaknya berkeliling setiap hari.

Mosher ingin Loois bisa menikmati hidup seperti anjing normal lainnya. Saat itulah Mosher menemukan harness khusus, yang harganya hanya $ 35 (sekitar 470 ribu rupiah).

Sebuah alat pengaman pun dipasang di kaki belakang Loois dan membantunya bergerak lebih mudah saat berjalan kaki.

Setiap pagi, Mosher akan mengenakan harness khusus tersebut pada Loois sebelum berjalan-jalan. Dengan cara ini, kaki belakang Loois bisa menapak ke tanah, dan dia bisa berjalan dengan mudah menggunakan kaki depannya.

Loois pun tampak sangat antusias dan bersemangat saat ia bisa berjalan di atas kakinya sendiri. “Saya bersedia untuk mengantarkan dia kemanapun dia pergi,” kata Mosher dalam video tersebut .

Setelah berjalan-jalan, Loois akan berjalan menuju garasi, di mana mereka akan bermain bola bersama. Dia pun berimprovisasi, sehingga bisa berlari dan mengejar bola dengan keempat kakinya. Latihan harian juga membantu otot belakang Loois agar tetap kuat dan sehat.

Sebagai gantinya, Loois terus membuat badan Mosher tetap sehat dan bugar dengan semua latihan yang menyenangkan itu.

Selain itu, pertemanan Loois juga telah memperkaya hidupnya. “Dia menjaga saya sebagai orang baik, karena dia teman terbaik saya,” kata Mosher.

Sayangnya, Loois meninggal pada tanggal 18 Maret 2011. “Saya selalu merindukannya setiap hari,” ujar Mosher. (int/yant/waa)

Operasi Trisula: Rontaan Terakhir Partai Komunis Indonesia

Oleh : Iswahyudi

PKI telah memberontak sebanyak 3 kali di Indonesia

Epochtimes.id– Pertama tahun 1926 yang dipimpin oleh Semaun dan Darsono ketika itu aksi berbentuk pemogokan  buruh yang ditujukan kepada pemerintah Hindia Belanda.

Kedua, pemberontakan pada  tahun 1948 dipimpin oleh Muso dan Amir Syarifuddin yang ditujukan kepada pemerintah Republik Indonesia yang hampir bersamaan dengan Agresi Militer Belanda.

Ketiga, pemberontakan pada 1965 yang biasa disebut G30S – PKI. Dan inilah pemberontakan komunis terbesar dengan jumlah korban yang sangat masif di kalangan rakyat jelata. Aksi kudeta ini dimulai dengan pembunuhan 7 petinggi Angkatan Darat oleh pasukan Cakra Birawa yang sudah disusupi oleh komunis yang dipimpin oleh Letkol Untung.

Kudeta ini bisa dibilang gagal karena tidak berhasil mewujudkan misinya untuk hendak mengubah Indonesia dengan UUD’45 dan ideologi Pancasila menjadi negara komunis. Aksi ini dengan sigap dapat dipatahkan oleh jendral Soeharto, PKI yang memulai dengan revolusi kekerasan untuk mewujudkan tujuan gerakannya akhirnya harus membayar buah yang ditanamnya dengan sangat mahal.

Aksi kontra komunisme yang dipimpin oleh jendral Soeharto juga menempuh jalan yang sama untuk menumpas PKI dan anasir-anasirnya bahkan orang- orang yang tidak terlibat langsung terutama rakyat kecil yang nimbrung suasana jadi sasaran gerakan kontra komunisme tersebut.

Sehingga peristiwa itu bagi bangsa Indonesia merupakan  tragedi kemanusiaan terburuk dalam sejarah. Sebuah perang sesama elemen bangsa sendiri yang terinspirasi oleh revolusi kekerasan ala komunis. Tak ada proses pengadilan terjadi pada waktu itu. Kejahatan dibalas dengan kejahatan.

Pembantaian dibalas dengan pembantaian. Banyak Ahli tentang komunisme berbicara, ini tak seberapa dibandingkan jika seandainya kaum komunis berhasil dalam melakukan kudeta.

Pelajaran sejarah gerakan komunisme dari Rusia, Tiongkok dan Kamboja yang menyebabkan puluhan juta orang tewas secara langsung karena dibantai atau tewas secara tidak langsung lantaran kegagalan policy ekonomi amburadul yang berakibat kelaparan besar.

Upaya menggeliat bangkit dari sisa sisa PKI

Setelah banyak pentolan PKI ditangkap, beberapa benturan horisontal antara PKI dan kontra PKI terjadi dimana-mana, cukup banyak pentolan lain yang berhasil melarikan diri, menyamar serta membaur dengan simpatisan PKI di wilayah yang basis PKI-nya kuat terutama di daerah terpencil yang tak tersentuh pembangunan dan angka kemiskinannya tinggi. Misalnya daerah Blitar Selatan.

Sebenarnya PKI sudah banyak membuat Compro ( Committe Project) di wilayah Jawa Timur, selain Blitar Selatan terdapat: Compro Raung Argopuro, Compro Semeru Selatan, Compro Malang Selatan, Compro Kelud Kawi Arjuno, Compro Gunung Kendeng, Compro Lawu, Compro Benjeng. Dari sejumlah Compro itu, Blitar Selatanlah yang sudah siap untuk melakukan perlawanan karena banyak eks anggota militer pro PKI yang bersembunyi di sana.

Selain itu ada beberapa hal yang dipertimbangkan kenapa memilih Blitar Selatan.

Pertama secara geografis Blitar Selatan merupakan daerah yang terisolasi yang terdiri dari perbukitan dan gunung kapur yang tandus dan banyak Goa kapur yang cocok untuk persembunyian dalam taktik perang gerilya melawan pemerintah RI.

Kedua, secara sosioekonomi, warga Blitar Selatan terdiri dari para petani miskin yang toleran, senang membantu, bergotong royong, lugu dan naif. Selain itu daerah tersebut luput dari perhatian pemerintah pusat sehingga merasa eksistensinya diabaikan. Situasi seperti itulah yang menjadi sasaran empuk bagi gerakan komunisme yang sepertinya menawarkan sebuah harapan akan perbaikan.

Ketiga, secara budaya sebagian warga Blitar Selatan kala itu masih memercayai animisme dan dinamisme, dengan tingkat pendidikan rendah, filsafat “asal selamat” dan permisif serta  inferior terhadap pendatang sehingga menjadi obyek propaganda dari pelarian PKI.

Bagaimana PKI meraih simpati dan dukungan? Dan aksi apa yang mereka lakukan?

Dalam rangka untuk come back pasca kegagalan G30S PKI, maka tokoh pelarian PKI seperti Munir, Rewang dan Letkol Pratomo menyamar dan membaur dengan masyarakat di daerah yang basis PKI-nya kuat seperti Blitar Selatan.

Agar Perjuangan mereka tetap eksis mereka selalu konsisten dengan Azas Tri Panji PKI yang menekankan pejuangan bersenjata (Perjuta). Mereka menyusun kembali kekuatan massa didasarkan pada penguasaan desa-desa dulu, baru kemudian menyepung Kota, ini sesuai dengan prinsip gerilya Mao Tse Tung (ejaan pin yin: Mao Zedong) “Dari desa menguasai Kota”.

Mereka membentuk Compro di berbagai daerah yang bertugas untuk membuat peta pergerakan dan intens menggalang simpati rakyat melalui BAGIPROP (Badan Agitasi dan Propaganda). Massa yang terpengaruh dan mendukung dimasukkan ke dalam Detga (Detasemen Gerilya) dan Gerda (Gerilya Desa).

Mereka dibekali dengan kemampuan tempur seperti manajemen perang dan pengenalan senjata. Mereka dididik dalam SPR (Sekolah Perlawanan Rakyat) dan KPR (Komite Perlawanan Rakyat). Semua itu dilakukan untuk mengantisipasi bila ada serangan dari pihak ABRI (sekarang disebut TNI. Red.).

Usaha mereka mengkomuniskan Blitar Selatan tergolong berhasil. Ini disebabkan oleh beberapa Faktor, pertama, warga Blitar Selatan adalah warga yang terlupakan dari perhatian pemerintah. Kedua, blitar selatan pada Pemilu 1955 adalah basis PKI, perolehan suara PKI mencapai 85%.

Ketiga, mereka adalah warga miskin dan kurang terpelajar sehingga mudah dipengaruhi. Keempat, daerah tersebut adalah sarang kejahatan dan perampok sehingga keamanan warga terganggu. PKI menawarkan rasa aman bagi warga padahal mereka sendiri yang merampok dan berbuat onar.

Setelah kader PKI baru terbentuk maka mereka ditugasi untuk mengumpulkan suplai logistik dari warga simpatisan, melindungi tokoh PKI, menjadi kurir, penunjuk jalan dan mencari informasi serta membuat laporan.

Setelah mereka merasa cukup kuat, dimulailah aksi bersenjata di berbagi tempat antara lain,

Pertama, aksi balas dendam pada penumpasan PKI seperti pembunuhan Kyai Abdul Fatah (Anggota DPR GR) dan Kyai Tasrifin (Ketua GP Anshor Bojonegoro). Kedua, penyerangan CO Kandangan dengan merebut 2 pucuk senjata (pada 20 Februari 1968).

Ketiga, penyerangan PUSKOPAD Kaligentong, Kalidawir Tulungagung yang menewaskan Kopda Sukarman dan Praka Samuin serta merampas 3 pucuk Sten Gun, 9 Karaben dan 1 pistol (pada 1 maret 1968). Keempat, penyerangan gudang Kopasgat/AURI jl. NIAS 82 Surabaya namun tidak berhasil (pada 14 April 1968). Kelima, penyerangan Regu CI (Corps Intel) Batalyon Infantri 511 Panggung, Jirak Blitar Selatan.

Tiga personil tewas dan berhasil merampas 2 Sten Gun (pada 28 April 1968). Keenam, menyerang Caretaker Kepala Desa Kedung Banteng dan Lorejo. Merampas 5 pucuk Sten Gun (pada 31 Mei 1968). Ketujuh, penyerangan pos polisi Kalibening dan merampas 5 pucuk senjata.

Selain ketujuh aksi di atas masih banyak sabotase yang mereka lakukan seperti pemutusan kabel telepon, pengerusakan rel di Baureno, Bojonegoro, dan pembobolan tanggul Truni Babad Lamongan.

Respon Pemerintahan Orde Baru

Berhubung aksi nyata PKI mulai bermunculan, pemerintah Orde Baru melalui Kodam V Brawijaya membentuk Satgas TRISULA  pada 18 Mei 1968. Dan operasi trisula itu dimulai pada 8 Juni 1968. Operasi melibatkan ABRI, wanra, Kamra, petugas Ronda Desa.

Seluruh sektor Blitar Selatan dikepung dengan Operasi Pagar Betis dari segala penjuru. Jarak antara pasukan adalah sekitar lima meter sepanjang 80 KM bersama-sama bergerak menuju selatan sampai mencapai samudra India.

Dari operasi terpanjang dalam sejarah indonesia, organisasi PKI baik taktis maupun moril bisa dilumpuhkan. Beberapa hasil dari operasi Trisula tersebut antara lain:

Pertama, ditemukan banyak Ruang Bawah Tanah (ruba) tempat persembunyian combatan PKI.

Kedua, tertangkapnya tokoh PKI seperti Suwandi (CC PKI), Lie A Tung, Ruslan Wijayasatra, M. Munir, Rewang, Letkol Pratomo, Sutarto, Sujipto Hadi. Ketiga, penemuan dokumen dokumen Penting PKI.

Operasi trisula juga menyisakan cerita tragis pada masyarakat sekitar. Disinyalair banyak  orang yang salah tangkap turut dieksekusi.

Tim Epoch Times juga mewancarai Pak Rasyid (70) dari desa Sumberdadi, sebagai saksi hidup peristiwa tersebut.

Waktu itu usianya hampir 20 tahun. Ia menceritakan bahwa pada operasi pagar betis tersebut seluruh warga di daerahnya dikumpulkan di desa Bakung untuk di-screening apakah mereka terlibat PKI atau tidak.

Bagi yang terlibat menurut penuturannya dibawa oleh aparat dan sampai kini tidak ada kabar beritanya, yang tidak terlibat bisa pulang. Menurut penuturan Rasyid seorang tokoh terkenal PKI yaitu Ali Surahman tertembak mati di daerahnya.

Risno (60) alias mbah Embul, warga desa Plandirejo yang pada waktu itu berumur 10 tahunan, dalam wawancara menyebutkan bahwa banyak warga yang mendukung PKI karena ter-intimidasi. “Ikut PKI atau mati,” ujar mbah Mbul.

Ia yang pada waktu itu masih bocah mengatakan pernah menjadi kurir logistik dan informan dari kedua belah pihak. “Saya biasanya disuruh mengantar singkong pada orang yang bersembunyi di Goa atau hutan. Pernah sesekali saya mengangkut sekarung senjata tajam untuk dibawa ke tempat persembunyian. Kalau nanti ada orang berbaju hijau (tentara, Red.) bilang ndak tahu kalau ada orang bersembunyi di goa,” pungkas mbah Embul. (YUD/whs/asr)

Kematian Mendadak Dokter Lembur Meningkat Dalam Enam Bulan Terakhir di Tiongkok

0

Selama masa liburan pada “1 Oktober”, seorang dokter muda yang bekerja shift malam di sebuah rumah sakit di Guangdong meninggal karena tugasnya, kasus tersebut menimbulkan perhatian masyarakat terhadap beban yang berlebih di pundak para dokter. Di waktu lalu, kematian mendadak biasanya terjadi pada orang tua, pasien lemah, namun dalam beberapa tahun terakhir, kematian mendadak dewasa muda meningkat. Beberapa orang meratapi: “Orang Tiongkok benar-benar lelah!”

Menurut media daratan yang dilaporkan pada 6 Oktober, ahli bedah Zheng Xuewen, 39 tahun, dari Rumah Sakit Chang’an Harbor di Kota Dongguan, Guangdong, meninggal karena sakit mid-arterial dissection abdominal saat shift malam pada 2 Oktober. Menurut rekan-rekannya, Zheng Xuewen masih harus merawat orang tua dan anak, putrinya yang baru berusia 6 tahun. Dr Zheng bekerja keras, dia terlibat dalam pekerjaan medis selama hampir 20 tahun.

Rekan kerja di departemen yang sama mengatakan bahwa Zheng Xuewen memberinya banyak pertolongan di masa lalu, sama seperti kakaknya. Mereka memiliki shift malam untuk setiap 3 hari, benar-benar lelah. Beberapa bulan yang lalu, ada sejumlah kematian mendadak dokter yang bertugas dilaporkan di Tiongkok.

Pada malam hari tanggal 26 Juli 2017, seorang ahli anestesiologi berusia 30 tahun di Rumah Sakit Rakyat Kedua Kota Deyang, Sichuan, meninggal saat bertugas.

28 Juni 2017, dokter pelatihan reguler berusia 26 tahun, Chen Deling, dari Rumah Sakit Shaw Yee, Zhejiang meninggal mendadak setelah shift malam berturut-turut.

Menurut statistik jurnal “China Circulation magazine”, ada 13 kasus kematian mendadak dokter yang dilaporkan dari Januari hingga Juli tahun ini. Kematian mendadak dokter kebanyakan ahli anestesi dan ahli bedah yang memiliki intensitas beban kerja lebih tinggi. Anggap saja anestesiologis sebagai contoh, lebih dari 60% di antaranya bekerja 50-60 jam per minggu, mereka terlibat dalam setidaknya 3-4 operasi setiap hari, kadang-kadang mencapai 7-8 operasi, atau bahkan 9, 10 atau lebih.

Beberapa netizens berkomentar, “Rumah sakit swasta yang tidak bermoral tidak melihat dokter sebagai pribadi, mereka hanya tahu bagaimana menghasilkan uang, membuat keuntungan adalah supremasi, jadi ini penyebab hasil akhirnya.”

Setelah kematian dokter muda Zheng Xuewen yang tiba-tiba, Rumah Dokter dan Perawat meminta perhatian pada masalah kerja paksa dokter, “Dokter Tiongkok sangat perlu untuk mengurangi beban, semoga departemen dan rumah sakit yang relevan dapat mengatur jadwal bagi para dokter. dengan cara yang wajar untuk meminimalkan kerja lembur.”

Sebuah artikel dari internet pada 2 Oktober mengatakan “Orang-orang Tiongkok benar-benar terlalu lelah!” Data menunjukkan bahwa pada tahun 2014, rata-rata lembur bulanan adalah 28,88 jam dan tingkat lembur 34,69% di Tiongkok. Persyaratan lembur untuk karyawan dari berbagai jenis pekerjaan sangat bervariasi, orang dewasa pada usia 30-44 tahun memiliki intensitas lembur yang paling serius, sedangkan intensitas lembur wilayah timur jauh lebih besar daripada di wilayah utara. Karyawan lembur dengan intensitas tinggi perlu bekerja lebih dari 80 jam per minggu, setara dengan 12 jam sehari selama 7 hari dalam seminggu.

Penelitian telah menunjukkan bahwa kerja intensitas tinggi jangka panjang dapat menyebabkan banyak masalah kesehatan. Xu Wei, dokter dari Rumah Sakit Menara Genderang Nanjing melaporkan bahwa berdasarkan penelitian di rumah sakit, mayoritas kasus kematian mendadak adalah laki-laki, ini karena mereka sering bertanggung jawab dalam kehidupan dan pekerjaan, memiliki beban kerja yang berat dan tekanan yang lebih besar. Saat ini profesi medis tersebut menamai kematian mendadak seperti itu sebagai “sindrom kematian akut pada orang dewasa muda dan setengah baya.”

Di industri internet Tiongkok, tren lembur juga sangat populer. April 2015, seorang elite IT Tsinghua berusia 36 tahun Zhang Bin meninggal mendadak karena kelebihan beban di Shenzhen. Yan, istri almarhum mengatakan Zhang Bin sering bekerja sampai subuh, kadang sampai jam 5-6 pagi, dan pergi kerja seperti biasa keesokan harinya. Kalimat terakhir yang Zhang Bin katakan pada ibunya adalah: “Saya terlalu lelah.” (ran)

Perokok Bersiap Merasakan Rokok Pada Tahun Depan yang Lebih ‘Pahit’

Epochtimes.id- Sebagai langkah pengendalian konsumsi rokok, Pemerintah resmi memutuskan akan menaikkan cukai rokok sebesar 10,04%, yang akan berlaku mulai 1 Januari 2018 mendatang.

Keputusan kenaikan cukai rokok itu, disampaikan oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati usai melakukan Rapat Terbatas yang dipimpin oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi), di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (19/10/2017) . 

Menkeu Sri Mulyani Indrawati, selain sebagai langkah pendendalian konsumsi dan peredaran rokok ilegal, langlah lainnya yang ditempuh turut memperhatikan dampaknya terhadap petani maupun buruh rokok, dan penerimaan negara.

Seperti dilansir dari situs Setkab, Sri Mulyani mengatakan kenaikan cukai sebesar 10,04 persen disertai dengan perubahan dari sisi pengelompokan yakni rokok produksi mesin dan tangan.

“Walaupun secara rata-rata (kenaikan) 10,04, tidak berarti bahwa semuanya tarifnya hanya naik 10,04. Ada yang naik lebih tinggi, ada yang naiknya lebih rendah,” jelas Menkeu.

Lebih jauh dampak akibat kenaikan cukai rokok selanjutnya sudah dipikirkan nantinya terhadap yang dialami oleh petani tembakau.

Atas kenaikan ini, Presiden Jokowi telah mengarahkan supaya Menko Perekonomian dan semua menteri mengeluarkan pemikiran ke depan.

Terutama kepada para petani tembakau agar dilakukan pemikiran supaya mereka mulai mempersiapkan pada penanaman produk-produk yang lainnya dalam jangka waktu ke depan.

“Sehingga pada saat kita makin memenuhi masalah kesehatan, maka mereka-mereka yang terkena dampaknya sudah mendapatkan dukungan bantuan dari pemerintah untuk bisa mendapatkan alternatif kegiatan dari penghasilan mereka,” pungkas Menkeu. (asr)

Sumber : Setkab

Penebar Isu Kolusi Trump Dengan Rusia Terseret Kasus Suap

0

EpochTimesId – Mantan pejabat Amerika Serikat (AS) yang menuduh Presiden Donald Trump berkolusi dengan Rusia selama pemilihan Presiden 2016 kini menjadi sorotan. Mereka terseret kasus dugaan suap dan pencucian uang terkait perdagangan nuklir dengan Rusia.

Kasus tersebut juga disebut-sebut menyeret nama Bill Clinton, Hillary Clinton, Robert Mueller, dan mantan Direktur FBI James Comey, serta mantan Jaksa Agung Loretta Lynch.

Seperti dilansir The Hill baru-baru ini, FBI memiliki bukti bahwa Clinton terkait dengan pembelian Uranium One yang memberi Rusia 20 persen pasokan uranium Amerika. Mantan Sekretaris Negara Hillary Clinton bertugas di badan pemerintah yang mengizinkan kesepakatan tersebut.

Ketika kesepakatan tersebut pertama kali disetujui, yayasan Clinton Foundation mendapat kucuran dana sebesar $US 500.000 dari Rusia. Tidak berhenti hingga di sana, Clinton Foundation juga diduga menerima kirian dana hingga $US 2,35 juta antara tahun 2009 dan 2013.

Bill Clinton juga diduga bertemu dengan pejabat nuklir Rusia pada tahun 2010 ketika kesepakatan perdagangan Uranium One telah berakhir dan dia sudah tidak menjabat lagi. Departemen Luar Negeri ini yang dipimpin oleh istrinya, Hillary Clinton, diduga memuluskan pertemuan itu.

Media Citizens United juga baru-baru ini menerbitkan dokumen tambahan pada 20 Oktober 2017 yang diperoleh dari permintaan FOIA Departemen Luar Negeri. Dkumen tersebut menunjukkan bahwa sekitar waktu yang sama Hillary Clinton membahas pertemuan dengan mantan Presiden Rusia Dmitry Medvedev dan Presiden Rusia Vladimir Putin.

Pada dokumen berupa email itu, tertanggal 1 Maret 2010. Clinton bertanya apakah dia bisa membatalkan sebuah perayaan Gedung Putih di Saint Patrick’s Day, karena harus bertemu dengan para pemimpin Rusia.

Kasus tersebut dikabarkan sempat berlanjut ke FBI, namun di bawah mantan Direktur FBI James Comey, saksi diminta menandatangani sebuah perjanjian pengungkapan non-disclosure (NDA). Saksi bahkan diancam dengan tuntutan pidana oleh Komite Kehakiman yang saat itu berada di bawah Loretta Lynch, jika saksi berbicara dengan Kongres.

Senator Chuck Grassley (Partai Republikan/Iowa) telah meminta informasi tentang saksi ini, dan meminta agar dia dapat memberi kesaksian. Dia merinci permintaannya dalam serangkaian surat pada 18 Oktober 2017, yang dia kirim ke 10 agen federal.

“Pembatasan ini tampaknya secara tidak benar mencegah individu untuk tidak membuat pengungkapan yang kritis dan berguna bagi Kongres karena kesalahan potensial. Mereka juga bermaksud membatasi akses (Komite Kehakiman Kongres) terhadap informasi yang dibutuhkan untuk memenuhi tanggung jawab pengawasan konstitusional,” ungkap Grassley.

Robert Mueller yang sekarang sedang menyelidiki tim kampanye Trump atas dugaan kolusi dengan Rusia, dilaporkan memiliki hubungan dekat dengan Comey. Dia terbang ke Moskow pada tahun 2009 untuk memberi Rusia sampel 10 gram Uranium yang Sangat Berkualitas (Highly Enriched Uranium/HEU).

Menurut kabel diplomatik pemerintah yang dibocorkan oleh situs WikiLeaks, “Kedutaan Besar Moskow diminta untuk memberi tahu di tingkat yang paling tinggi Federasi Rusia bahwa Direktur FBI Mueller berencana untuk mengirimkan sampel HEU begitu dia tiba di Moskow pada tanggal 21 September.”

Dalam sebuah dengar pendapat pada 18 Oktober 2017, Senator Grassley juga mencatat bahwa Wakil Jaksa Agung Rod Rosenstein diduga terlibat. Dia menugaskan Mueller dalam kasus penyelidikan Rusia, juga terkait dengan kampanye suap uranium Rusia.

Rosenstein sedang mengawasi penyelidikan kriminal terhadap kampanye Rusia saat dia menjadi Jaksa A.S. di Maryland.

Grassley mengatakan dalam persidangan, “Saya pikir tidak akan tepat bagi Rosenstein untuk mengawasi penyelidikan Rusia, karena dia juga terlibat dalam kasus uranium Rusia.”

Jaksa Agung Jeff Sessions, yang menanggapi Grassley selama dengar pendapat pada 18 Oktober 2017, mengatakan bahwa jika Rosenstein merasa bahwa dia memiliki ketidakmampuan untuk melanjutkan penyelidikan ini, maka akan menjadi tanggung jawabnya untuk membuat keputusan tersebut. Jaksa Agung akan meminta dia mengundurkan diri untuk mengawasi penyelidikan Rusia, karena dia juga dituduh oleh orang-orang yang mendorong kasus kolusi Rusia-Trump. (waa)

Hampir 60 Orang Tewas Ketika Dua Serangan Bom Bunuh Diri di Masjid Afghanistan

Epochtimes.id-Hampir 60 orang tewas ketika pelaku bom bunuh diri meledakkan diri dalam dua serangan masjid terpisah di Afghanistan pada Jumat.

Pada serangan pertama, di sebuah masjid Syiah di ibukota Afghanistan, Kabul, setidaknya 39 orang termasuk wanita dan anak-anak terbunuh dan 45 lainnya luka-luka saat seorang pembom bunuh diri meledak saat jamaah hendak menunaikan ibadah.

“Sayangnya malam ini, seorang pembom bunuh diri meledakkan dirinya di dalam sebuah masjid di lingkungan Dasht-e-Barchi di kota Kabul,” juru bicara polisi Kabul Abdul Basir Mujahid mengatakan kepada AFP.

Juru bicara kementerian dalam negeri Najib Denmark mengkonfirmasi korban serangan terbaru di Twitter.

“Saya berada di kamar mandi masjid saat mendengar ledakan. Saya bergegas masuk ke dalam masjid dan melihat semua jamaah berlumuran darah,” kata Hussain Ali kepada AFP.

“Beberapa orang yang terluka melarikan diri Saya mencoba untuk menghentikan seseorang untuk membantu saya membantu orang yang terluka tapi semua orang panik, butuh ambulans dan polisi butuh satu jam untuk mencapai daerah tersebut.”

Polisi awalnya mengatakan seorang pria bersenjata memasuki masjid Imam Zaman di sebuah komunitas Syiah di sebelah barat kota dan langsung melepaskan tembakan.

Tidak ada klaim tanggung jawab langsung atas serangan mengerikan tersebut. Namun serangan baru-baru ini terhadap masjid-masjid Syiah di Afghanistan telah dilakukan oleh militan pro ISIS.

Saat serangan kedua, seorang pembom bunuh diri meledakkan dirinya di sebuah masjid Sunni di provinsi Ghor yang miskin dan terpencil, menewaskan sedikitnya 20 orang dan melukai 10 lainnya.

“Seorang komandan polisi senior setempat, yang diyakini sebagai target serangan di distrik Dolaina, termasuk di antara korban tewas,” kata gubernur distrik Mohsen Danishyar kepada AFP.

Serangan tersebut menewaskan salah satu minggu paling berdarah di Afghanistan. Belum lama ini lebih dari 120 orang terbunuh dan ratusan lainnya terluka dalam empat serangan terpisah terhadap polisi dan pangkalan militer Taliban.

Dalam tiga serangan, militan Taliban menggunakan Humvee untuk melancarkan aksi bom mematikan. Para gerilyawan meningkatkan serangan langsung terhadap instalasi keamanan. (asr)

Sumber : AFP/New Indian Express/Ariana News

Akibat Pemeriksaan Keamanan Super Ketat Jelang Kongres Nasional Kekacauan Terjadi di Stasiun Kereta Bawah Tanah Beijing

0

Menjelang Kongres Nasional Partai Komunis  Tiongkok (PKT) ke 19, keamanan kereta bawah tanah Beijing meningkat ke tingkat siaga tertinggi. Pada 16 Oktober, layar menunjukkan sejumlah stasiun kereta bawah tanah pada jam sibuk pagi di Beijing terjadi kekacauan yang serius, orang-orang saling menghalangi, menyebabkan kemarahan pengguna penumpang dan pengguna Internet. Dengan pelaksanaan “pemeriksaan keamanan pada orang dan barang-barang” di stasiun kereta bawah tanah Beijing pada tanggal 17 Oktober, kemacetan bahkan lebih serius dari sebelumnya dan mungkin ada adegan yang lebih kacau.

Pejabat Beijing Metro pada jam 5 pagi tanggal 16 Oktober dengan pesan tiba-tiba menerbitkan pengumuman bahwa stasiun kereta bawah tanah memulai “langkah keamanan pada keamanan barang dan barang” pada tanggal 17 Oktober, beberapa stasiun akan meningkatkan batas upaya keamanan, waktu tunggu untuk masuk ke stasiun akan meningkat. Tapi pada tanggal 16, orang-orang di Beijing sudah merasakan kondisi mengerikan dari pengukuran keamanan tersebut.

Karena semua tas pribadi, minuman cair dan barang-barang lainnya perlu dilakukan melalui pemeriksaan inspeksi, mengakibatkan pelambatan penumpang yang parah untuk memasuki stasiun pada pagi hari tanggal 16, menyebabkan pemandangan yang terlalu padat di stasiun kereta bawah tanah di Beijing. Ada pengguna internet yang menggambarkan bahwa situasi di stasiun kereta api bahkan lebih spektakuler daripada periode Tahun Baru Imlek. Dari gambar-gambar yang diunggah oleh pengguna internet, para penumpang diblokir sampai ke jembatan melimpah di luar stasiun, penuh dengan orang-orang di depan dalam seragam hitam, pergerakan orang banyak sangat lambat.

Menurut penumpang yang naik kereta api yang bekerja di stasiun kereta bawah tanah Beijing Huilongguan Longze, karena pemeriksaan keamanan terlalu lambat, penumpang harus masuk satu per satu, seperti pos pemeriksaan di bandara, sehingga antriannya sampai ke jembatan.

Bagi penumpang yang terburu-buru bekerja dan melakukan hal lain, itu sangat menyedihkan.

“Hari ini, semua orang menangis di kereta bawah tanah Beijing!”

“Naik kereta selama 5 menit, tapi antri selama dua jam.”

“Saya menunggu satu jam untuk memasuki stasiun hari ini, dan terlambat bekerja selama setengah jam.”

“Pagi ini di stasiun Panjiayuan, orang tidak bisa meninggalkan peron.”

“Tunggu setengah jam di stasiun Longze, akhirnya aku menyerah untuk masuk kereta.”

“Hari ini, saya berhenti dari stasiun Guoyuan ke stasiun Tongzhou Beiyuan di jalur Batong, saya diperiksa dua kali oleh petugas keamanan.”

“Metro Beijing terbatas, rekan-rekan saya yang berencana bepergian dengan kereta api menderita dengan menyedihkan.”

“Pagi ini mulai cek keamanan manual, kecepatan masuk ke stasiun jauh lebih lambat dari biasanya, menyebabkan kebencian besar masyarakat dan semua orang terlambat …….”

“Stasiun kereta bawah tanah utama Beijing mampet pada jam sibuk pagi hari, stasiun tersebut adalah Huilongguan, Tiantongyuan, ShiliHe dan lain-lain … …”

“Beberapa berita mengatakan cek akan lebih ketat pada hari-hari berikutnya.”

“Buka Kongres, siksa orang-orang.”

“Ini tidak aman, bagaimana jika terjadi insiden penyerbuan”

“Karena pemerintah tidak mempercayai rakyat, seberapa mungkin mereka bisa mendapatkan kepercayaan dari rakyat?”

“Ini memaksa orang untuk mengkritik.”

Dan publik menertawakan, “Mengapa Sidang Umum tidak pergi ke padang pasir untuk Kongres ini, ada yang paling aman.” “Sekarang kita harus pergi satu hari lebih awal untuk bekerja.” “Saya pikir saya harus mengambil cuti seminggu tanpa bekerja.” (ran)

Ingin Tembus Industri Musik Amerika Maharasyi Hansa Jajal The Voice

EpochTimesId – Penghobi tarik suara asal Indonesia, Maharasyi Hansa, memiliki mimpi untuk menembus industri musik Amerika Serikat. Berjuang untuk itu, perempuan 27 tahun ini mengikuti ajang pencarian bakat the Voice di musim tayang yang ke-13.

Maharasyi California mengikuti audisi awal bersama temannya yang adalah warga Amerika. Maharasyi bahkan rela mengendarai mobil menuju Las Vegas.

“Kami menginap di Las Vegas semalam dan paginya kita ikut auditon. It was completely open call, di situ ada ribuan orang yang antre dan akhirnya kami berdua, masuk,” tutur gadis yang kini berdomisili di Los Angeles, seperti dikutip dari VOA.

Pada audisi awal yang tidak ditayangkan di televisi ini, Maharasyi menyanyikan ‘Come Together’ yang dipolulerkan oleh the Beatles. Dia pun berhasil lolos menuju babak berikutnya, babak ‘blind audition’.

Para juri ‘blind audition’ terdiri dari Adam Levine, Blake Shelton, Jennifer Hudson, dan Miley Cyrus​. Keponakan dari penyanyi legendaris Indonesia, Emillia Contessa, ini adalah satu-satunya kontestan yang berasal dari Indonesia yang pernah tampil di babak tersebut, di sepanjang sejarah ajang the Voice versi Amerika.

Setelah dinyatakan lolos dari babak ‘blind audition’ Maharasyi akhirnya memilih Jennifer Hudson sebagai mentor guna berlaga pada babak berikutnya. Padahal, dia mengaku penggemar berat Miley Cyrus.

Pada babak ‘battle round,’ penggemar Stevie Wonder dan Britney Spears ini berduet dengan salah satu kontestan yang juga berada di tim Jennifer Hudson. “Dari situ Jennifer akan pilih siapa yang dia mau keep di timnya,” bisik Maharasyi.

Kini, perjalanan untuk menembus industri musik Amerika masih sangat panjang baginya. Maharasyi pun bersyukur sebagai orang Indonesia dia masih bisa berhasil melangkah hingga sejauh ini.

Pada tayangan the Voice, dia menuturkan kecintaan terhadap dunia tarik suara sejak berumur tujuh tahun. “Aku sudah nyanyi dari kecil, lama banget. Dari sekolah sudah rekaman di Indonesia dan di (Amerika). Akhirnya aku dapat oportunitas untuk audition,” tutur Maharasyi kepada VOA belum lama ini.

Maharasyi memang cukup sering muncul di berbagai acara televisi di Indonesia. Dia juga beberapa kali merilis lagu, antara lain ‘Biarkan Cinta’ karya Melly Goeslow yang ditulis untuk film ‘Wanita Tetap Wanita’ pada tahun 2013. Dia juga pernah berkolaborasi dengan Daniel Mananta dalam lagu ‘Bendera (Dance! I Love Indonesia)’ pada tahun 2012. (voa/waa)

 

 

Kerangka Manusia dengan Tinggi Tidak Wajar Ditemukan di Tiongkok Timur

0

EpochTimesId – Para Arkeologi dari Universitas Shandong baru-baru ini menemukan 205 kuburan dan 104 rumah kuno di Tiongkok Timur. Peninggalan arkeologi itu diperkirakan berasal dari 3.000 sampai 1.900 tahun Sebelum Masehi (SM).

Tulang belulang dari orang-orang Longshan ditemukan di lokasi tersebut. Penemuan di sekitar Lembah Sungai Kuning itu diyakini tidak lazim.

Sebab, kerangka manusia memiliki rata-rata 1,8 meter. Tinggi itu tidak sesuai dengan ketinggian rata-rata orang kuno di daerah sekitarnya pada masa itu, atau sekitar 5.000 tahun silam.

https://youtu.be/NCjv2ZmNlSA

Sebuah kuburan menunjukkan seorang pria yang memiliki tubuh setinggi 1,9 meter. “Ini hanya berdasarkan struktur tulang. Jika dia orang yang hidup, tingginya pasti akan melebihi 1,9 meter,” kata Fang Hui, Kepala Unit Sejarah dan Budaya Universitas Shandong.

Orang-orang Longshan yang tertinggi ditemukan di makam, yang oleh para arkeolog dikaitkan dengan status sosial yang lebih tinggi dan memiliki akses terhadap makanan yang lebih baik. Meski tidak terlalu tinggi menurut standar modern, orang-orang itu mungkin tampak sangat tinggi di zaman Tiongkok kuno.

Sebagai bahan perbandingan, rata-rata pria Eropa pada periode Neolitik memiliki tinggi badan sekitar 1,6 meter. Sementara untuk tubuh seorang wanita sekitar 1,5 meter. Tapi bagi orang Longshan, lingkungan mungkin bisa memberi kontribusi pada tinggi badan mereka.

Fang Hui yang juga seorang arkeolog menjelaskan bahwa masyarakat peradaban Neolitik Akhir ini bergerak di bidang pertanian. Makanan yang mereka konsumsi termasuk beragam makanan bergizi.

Mereka menemukan bahwa masyarakat pada zaman itu telah menanam jawawut sebagai komoditas pangan utama mereka. Mereka juga sudah memelihara hewan ternak, terutama babi, untuk makanan mereka.

Makanan yang kaya gizi ini diyakini telah memberikan kontribusi pada tinggi badan mereka yang lebih tinggi dari rata-rata fosil yang ditemukan di Tiongkok.

Budaya Longshan juga disebut sebagai Budaya Tembikar Hitam karena kemajuan luar biasa dalam pembuatan gerabah pada masa itu. (int/rp/waa)

Sumber: www.ntd.tv