Pusaran Kutub Melanda, Membawa Cuaca Dingin yang Memecahkan Rekor bagi 200 Juta Warga Amerika

Dipengaruhi oleh vorteks kutub, wilayah timur laut Amerika Serikat, Midwest, kawasan Danau Besar, dan Dataran Tengah akan menghadapi suhu terendah sejak awal musim dingin tahun ini. Puluhan kota diperkirakan akan memecahkan rekor suhu terendah harian. Menurut otoritas meteorologi, sejak akhir November massa udara Arktik bergerak besar-besaran ke selatan dan diperkirakan bertahan hingga akhir Desember, berdampak pada lebih dari 200 juta orang. Masyarakat yang harus beraktivitas di luar diimbau menjaga kehangatan tubuh serta memperhatikan keselamatan lalu lintas.

EtIndonesia. Saat ini, banyak wilayah di AS mengalami angin dingin ekstrem (wind chill) dengan suhu antara -10 hingga -25 derajat Fahrenheit (sekitar -23 hingga -32 derajat Celsius). Warga diminta mengenakan pakaian hangat dan menghindari paparan terlalu lama untuk mencegah radang dingin.

Pakar meteorologi menjelaskan, biasanya vorteks kutub berada di lapisan atmosfer tinggi di atas Arktik dan “mengunci” udara sangat dingin di wilayah kutub. Namun, ketika terjadi pemanasan mendadak stratosfer di atas Arktik, vorteks kutub terganggu dan mendorong udara dingin bergerak ke selatan, memicu musim dingin yang sangat keras.

Wilayah timur laut AS pada Kamis (4 Desember) dilanda front dingin yang menyebabkan jarak pandang turun mendadak hingga nol. Bagian utara Negara Bagian New York serta wilayah tengah–utara New England berpotensi mengalami badai salju berbahaya (snow squall) yang mudah memicu kecelakaan beruntun, sementara kebutuhan energi diperkirakan melonjak tajam.

Pada Jumat dini hari (5 Desember), dari Illinois hingga Pantai Timur, lebih banyak rekor suhu diperkirakan akan terpecahkan. Chicago berpeluang menembus rekor 4 derajat Fahrenheit setempat; kota South Bend di Indiana mendekati rekor 4 derajat Fahrenheit yang tercatat pada 1899; sementara banyak kota di Pennsylvania diperkirakan mencatat suhu terendah di kisaran belasan derajat Fahrenheit, memecahkan sejumlah rekor lokal.

Kota New York pada Jumat dini hari juga diperkirakan turun ke sekitar 20 derajat Fahrenheit, menjadikannya hari terdingin sejak Maret tahun ini.

Pakar cuaca memperingatkan bahwa ini baru gelombang pertama dari tiga gelombang udara dingin. Pada pertengahan hingga akhir Desember, dua gelombang kuat udara Arktik lainnya akan menyusul, membentuk fenomena langka yang disebut “tiga serangan berturut-turut vorteks kutub”, sehingga cuaca dingin ekstrem diperkirakan berlanjut hingga akhir Desember. (Hui)

Laporan gabungan oleh wartawan New Tang Dynasty Television, Li Mei dan Yu Wei.

Pandemi di Tiongkok Semakin Meluas, Penularan Cepat, Kematian Mendadak Meningkat Tanpa Memandang Usia

Wabah penyakit di Tiongkok terus meningkat tajam. Berbagai jenis virus menyebar bersamaan, dengan pelajar menjadi kelompok berisiko tinggi. Banyak sekolah terpaksa diliburkan, rumah sakit penuh sesak, dan jumlah kematian melonjak tajam tanpa memandang usia. Situasi terparah terjadi di Beijing, di mana hampir seluruh taman kanak-kanak terdampak.

EtIndonesia. Pemerintah secara resmi mengumumkan bahwa secara nasional Tiongkok telah memasuki tingkat “epidemi flu A (influenza A) yang sangat tinggi”. Namun, masyarakat mempertanyakan klaim tersebut dan mencurigai bahwa sebenarnya terjadi wabah COVID-19, sementara pemerintah diduga menutupi kebenaran.

Dilaporkan pada Sabtu, 6 Desember 2025, seorang blogger daratan Tiongkok mengatakan: “Gelombang flu A kali ini benar-benar datang dengan sangat ganas, dan dari kondisi saat ini, dampaknya jauh lebih parah dari yang kita bayangkan.”

Menurut laporan media daratan, gelombang flu kali ini memiliki gejala awal yang mendadak dan perkembangan penyakit yang sangat cepat, dengan kondisi berat bisa memburuk dalam hitungan jam. 

Di Unit Perawatan Intensif Anak Rumah Sakit Afiliasi Pertama Universitas Zhengzhou, seorang anak perempuan berusia 6 tahun yang hanya demam selama satu hari tiba-tiba mengalami kejang. Saat diperiksa di rumah sakit, sudah ditemukan kerusakan pada otaknya.

Saat ini, dari wilayah selatan hingga utara, termasuk Zhejiang, Hangzhou, dan Shandong, banyak sekolah menutup kelas-kelas karena munculnya klaster kasus flu.

Menurut laporan media Hong Kong, sejak pekan lalu wabah virus flu di Beijing berkembang sangat serius, dengan banyak taman kanak-kanak yang hampir “lumpuh total”.

Seorang orang tua di Beijing mengatakan: “Flu A di Beijing tahun ini agak parah. Di kelas anak saya ada 38 murid, dua hari lalu yang datang cuma 13 orang.”

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) Tiongkok dalam pengumuman terbarunya menyebutkan bahwa negara ini telah memasuki musim puncak penyakit infeksi saluran pernapasan, dengan tren wabah secara keseluruhan terus meningkat. Wabah flu berada pada tingkat penyebaran yang sangat tinggi. Selain subtipe influenza A H3N2, subtipe A H1N1 dan influenza tipe B juga beredar bersamaan.

Sejak akhir November, mulai dari Komisi Kesehatan Nasional, CDC Tiongkok, hingga pemerintah daerah dan dinas pendidikan provinsi, secara berturut-turut mengeluarkan peringatan darurat. Mereka mengimbau agar sekolah segera meliburkan kegiatan jika terjadi wabah flu, serta melarang siswa bersekolah dalam kondisi sakit.

Menurut laporan, rumah sakit di banyak provinsi saat ini penuh sesak. Di Zhejiang, jumlah pasien yang ditangani beberapa rumah sakit meningkat hingga tiga kali lipat per hari. Di sejumlah daerah bahkan beredar kabar adanya siswa dan guru yang meninggal akibat terinfeksi. Pelaku usaha jasa pemakaman di berbagai wilayah mengatakan kepada New Tang Dynasty bahwa sejak memasuki musim dingin, jumlah kematian meningkat drastis tanpa memandang usia.

Seorang pemilik perusahaan pemakaman di Beijing, bermarga Li, mengatakan: “Begitu masuk musim dingin, industri pemakaman langsung sibuk. Usia korban beragam, tahun ini yang paling muda ada yang masih beberapa tahun, ada juga belasan tahun.”

Seorang pemilik perusahaan pemakaman di Anhui, bermarga Yue, mengatakan: “Di rumah duka, orang meninggal itu sangat banyak. Dari sepuluh orang, sembilan meninggal karena sakit. Banyak yang karena stroke dan pendarahan otak. Penyakit tidak mengenal usia, kematian pun tidak mengenal usia. Ada yang dijemput dari rumah sakit untuk dikremasi, ada juga yang diambil dari rumah mereka. Sekarang kerja di pemakaman itu rasanya seperti jualan sayur di pasar, di mana-mana.”

Pada pertengahan November, seorang anak laki-laki berusia 3 tahun di Henan mengalami demam tinggi. Diagnosis awal rumah sakit menyebutkan “flu biasa”, namun sehari kemudian anak tersebut meninggal dunia. Catatan medis kemudian diperbarui menjadi infeksi “flu A”, dan pihak keluarga mempertanyakan adanya kesalahan diagnosis.

Banyak warga meragukan bahwa virus yang saat ini menyebar di Tiongkok hanyalah flu A. Mereka meyakini bahwa sesungguhnya COVID-19 masih mewabah, dan pemerintah serta rumah sakit bekerja sama menutupi fakta yang sebenarnya.

“Tingkat penularannya sangat cepat. Biasanya begitu terinfeksi, 50% hingga 70% anak-anak di satu taman kanak-kanak bisa tertular. Jadi penutupan sekolah adalah langkah yang masuk akal. Sekarang yang menjadi persoalan adalah apakah di daerah tertentu terjadi wabah EV71, atau apakah masalah ini ada di berbagai wilayah di seluruh negeri. Jika demikian, maka situasinya harus ditanggapi dengan sangat serius,” ujar Mantan Direktur Laboratorium Virus di Institut Riset Angkatan Darat AS, Dr. Lin Xiaoxu. (Hui)

Laporan oleh wartawan New Tang Dynasty Television, Tang Rui dan Xiong Bin.

Hubungan TP-Link dengan Partai Komunis Tiongkok Diselidiki, AS Pertimbangkan Penjualannya Dilarang 

Merek router TP-Link baru-baru ini menghadapi berbagai penyelidikan. Komisi Perdagangan Federal Amerika Serikat (FTC) sedang menyelidiki apakah perusahaan tersebut—setelah melakukan restrukturisasi tahun lalu—dengan sengaja meredam atau bahkan menyembunyikan hubungannya dengan Partai Komunis Tiongkok (PKT) sehingga menyesatkan konsumen. Saat ini, penyelidikan terkait berjalan serentak di tingkat federal dan di sejumlah negara bagian AS dan usulan pelarangan terhadap TP-Link telah memperoleh dukungan dari beberapa lembaga pemerintah.

EtIndonesia. Sumber yang mengetahui masalah ini mengungkapkan, FTC tengah menyelidiki TP-Link, produsen router nirkabel yang berkantor pusat di California, terkait dugaan penggambaran yang menyesatkan sebagai perusahaan Amerika Serikat, serta penyembunyian hubungan berkelanjutan dengan PKT, yang menimbulkan rasa aman palsu bagi konsumen.

TP-Link selama ini menguasai sekitar 65% pangsa pasar router untuk rumah tangga dan usaha kecil-menengah di AS berkat harga yang murah. Merek ini juga merupakan salah satu perangkat jaringan terlaris di Amazon, bahkan disebut menyediakan layanan jaringan bagi Departemen Pertahanan dan sebagian lembaga pemerintah federal.

Salah satu pendiri sekaligus penanggung jawab bisnis AS TP-Link, Jeffrey Chao, mengklaim bahwa perusahaan dan dirinya pribadi tidak memiliki hubungan apa pun dengan PKT. Meski demikian, pemerintah AS dan para anggota Kongres terus menyampaikan kekhawatiran mengenai risiko keamanan produk TP-Link.

Pejabat AS telah mengkonfirmasi bahwa kelompok peretas yang didukung PKT pernah memanfaatkan perangkat TP-Link yang telah diretas untuk melancarkan serangan siber berskala besar “Volt Typhoon” dan “Salt Typhoon”, dengan sasaran infrastruktur air, transportasi, dan telekomunikasi.

Pada 2024, Microsoft menyatakan bahwa setidaknya sejak 2021, peretas Tiongkok telah menggunakan router TP-Link yang disusupi untuk membangun jaringan rahasia, guna mencuri kredensial login pelanggan sensitif Microsoft.

Sebelumnya, Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi juga secara terbuka menyampaikan keprihatinan terhadap router TP-Link dan produk router buatan Tiongkok.

“Kami sebelumnya telah melaporkan bahwa router produksi TP-Link ditanamkan firmware berbahaya, dan hasilnya memang terjadi serangan siber. Di sisi perangkat lunak, disebutkan bahwa kelompok peretas yang didukung pemerintah PKT—Storm 0940—utama menyerang sekitar lebih dari 16.000 perangkat, termasuk router TP-Link, membangun botnet, dan melancarkan serangan siber skala besar terhadap layanan cloud Microsoft,” ujar Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi. 

Pada Mei tahun ini, lebih dari selusin anggota kongres AS daro Partai Republik, termasuk Ketua Komite Intelijen Senat AS, Tom Cotton, menyerukan agar AS melarang penjualan lebih lanjut produk TP-Link.

Pada sidang Maret, anggota DPR AS sekaligus pimpinan Demokrat di Komite DPR AS tentang Partai Komunis Tiongkok, Raja Krishnamoorthi, mengangkat sebuah router TP-Link dan berkata: “Jangan pakai ini, di rumah saya juga tidak ada perangkat seperti ini.”

Setelah berbulan-bulan peninjauan, Departemen Perdagangan AS mengajukan larangan penjualan TP-Link, yang telah memperoleh dukungan dari Departemen Kehakiman, Departemen Keamanan Dalam Negeri, dan Departemen Perang (Kementerian Pertahanan AS) serta lembaga eksekutif lainnya. (Hui)

Laporan oleh wartawan New Tang Dynasty Television, Tian Xin, dari Amerika Serikat

Virus Distemper pada Rakun Dapat Menular ke Anjing Hingga Mengapa  Bisa Muncul Benjolan pada Kucing

0

Rakun dapat membawa sejumlah penyakit yang dapat menular ke anjing.

Lee Pickett

Tanya:
Anjing kami membunuh seekor rakun yang tampak seperti rabies, dan kami segera mengambilnya dari mereka. Petugas layanan hewan daerah yang menjemput rakun tersebut kemudian melaporkan bahwa hewan itu menderita distemper, bukan rabies. Apakah distemper pada rakun dapat menular ke anjing? Bagaimana dengan manusia?

Jawab:
Distemper tersebar luas di antara populasi rakun. Penyakit ini disebabkan oleh canine distemper virus (CDV) atau virus distemper anjing.

CDV dapat menular dari rakun ke anjing. Untungnya, vaksinasi distemper pada anjing sangat efektif, sehingga anjing Anda terlindungi jika vaksinasi distemper mereka masih berlaku.

Manusia tidak tertular distemper. Dalam kondisi percobaan, virus ini dapat memasuki sel manusia, tetapi belum pernah menyebabkan infeksi pada manusia.

Namun, CDV sangat mudah menular di antara banyak hewan karnivora, termasuk anjing, musang (ferret), kucing, rakun, koyote, rubah, singa, harimau, singa laut, dan lainnya.

Virus ini memengaruhi seluruh tubuh, sehingga hewan yang terinfeksi menunjukkan berbagai gejala klinis. Penyakit biasanya dimulai dengan lesu, kehilangan nafsu makan, demam, batuk, serta keluarnya cairan dari hidung dan mata.

Gejala klinis dapat berkembang menjadi penebalan kulit hidung dan bantalan kaki, diare berdarah, penyakit mata parah seperti kebutaan, kejang, dan gangguan saraf lainnya. Hasil akhirnya bisa berupa kesembuhan, gejala permanen, atau kematian.

Anjing yang terinfeksi menyebarkan CDV melalui cairan tubuh mereka, termasuk sekresi pernapasan. Sebagian besar virus dikeluarkan selama dua minggu pertama setelah sakit, meskipun penularan dapat terus terjadi hingga tiga bulan setelah sembuh.

Untungnya, CDV mudah dimatikan oleh banyak jenis disinfektan, dan sebagian besar orang telah memvaksinasi anjing dan musang mereka untuk melindunginya.


Tanya:
Loki, kucing saya yang berusia 13 tahun, memiliki benjolan di bahu kanannya. Apa itu? Apakah saya harus memeriksakannya sekarang, atau bisa menunggu hingga pemeriksaan tahunan berikutnya?

Jawab:
Saya menyarankan Anda menjadwalkan pemeriksaan sekarang. Dokter hewan Anda akan dapat menentukan apa benjolan itu setelah memeriksa Loki dan menilai massa tersebut melalui fine-needle aspirate (pengambilan sampel jarum halus) atau biopsi.

Jika hewan lain menggigit Loki, benjolan itu mungkin abses berisi nanah. Jika demikian, dokter hewan Anda mungkin akan mengiris abses tersebut dan memberikan antibiotik untuk melawan infeksi.

Jika benjolan terasa lebih keras, bisa jadi itu sesuatu yang lebih serius, terutama jika muncul di lokasi vaksinasi atau suntikan lain.

Benjolan kecil sering terbentuk di lokasi vaksinasi karena rangsangan sistem kekebalan dan peradangan lokal. Sebagian besar benjolan seperti ini akan hilang seiring waktu, tetapi ada massa yang disebut injection-site sarcoma (sarkoma di lokasi suntikan) yang tidak akan hilang.

Sarkoma di lokasi suntikan adalah kanker ganas yang dapat terjadi setelah suntikan apa pun, termasuk antibiotik atau steroid. Namun, jenis kanker ini paling sering dikaitkan dengan vaksin leukemia dan rabies yang mengandung bahan tambahan (adjuvant) yang berfungsi merangsang sistem kekebalan.

Meskipun injection-site sarcoma dapat mengancam jiwa, kasusnya sangat jarang — sekitar satu kasus dari setiap 10.000 dosis vaksin yang diberikan.

Untuk memudahkan deteksi benjolan terkait vaksinasi, dokter hewan biasanya memberikan vaksin distemper di kaki depan kanan, rabies di kaki belakang kanan, dan leukemia di kaki belakang kiri.

Jika benjolan muncul di tempat suntikan, dokter hewan mempertimbangkan aturan 1-2-3 dalam menentukan langkah selanjutnya. Saatnya melakukan biopsi atau pengangkatan massa jika:

  • Benjolan terus tumbuh satu bulan setelah suntikan, atau
  • Ukurannya mencapai sedikitnya 2 sentimeter (¾ inci) kapan pun, atau
  • Masih ada tiga bulan setelah suntikan.

Saya berharap benjolan Loki tidak berbahaya.


Kepada Para Pembaca:
Kami ingin mendengar dari Anda. Topik apa yang ingin Anda baca? Silakan kirim masukan dan saran ke [email protected].

Lee Pickett, VMD, adalah dokter hewan yang menangani hewan pendamping di North Carolina.
Hubungi beliau di AskTheVet.pet.
Hak cipta © 2024 Lee Pickett, VMD. Didistribusikan oleh Creators.com.

Cuci Bersih Mangkuk Makan dan Minum Hewan Peliharaan Setiap Hari

0

Penelitian menunjukkan bahwa bakteri tumbuh dengan kecepatan yang sama pada mangkuk dari berbagai bahan.

Lee Pickett

Tanya: Seorang tamu yang menginap melihat saya mengisi ulang mangkuk makanan dan air anjing saya tanpa mencucinya terlebih dahulu—hal yang biasa saya lakukan kecuali jika terlihat sangat kotor. Ia menunjuk lendir yang menutupi bagian dalam mangkuk air dan mengatakan bahwa itu berbahaya karena lendir tersebut menjadi tempat berkembang biaknya bakteri penyebab penyakit. Apakah dia benar? Haruskah saya mengikuti sarannya dan menggosok kedua mangkuk itu setiap hari?

Jawab: Ya, dan ya.

Sebuah studi terbaru menemukan bahwa kebiasaan Anda—yang meningkatkan risiko penyakit baik bagi Anda maupun anjing Anda—ternyata cukup umum.

Para peneliti mensurvei 417 pemilik anjing dan menguji 68 mangkuk makanan hewan peliharaan mereka untuk mengetahui kandungan bakteri. Dua temuan yang mengejutkan adalah: pertama, jumlah bakteri pada mangkuk logam dan keramik sama tingginya dengan mangkuk plastik. Kedua, jumlah bakteri pada mangkuk makanan keluarga dengan anak kecil atau anggota keluarga dengan sistem kekebalan lemah sama tingginya dengan keluarga sehat—artinya keluarga berisiko tinggi pun tidak mengambil langkah pencegahan yang diperlukan.

Jumlah bakteri yang tinggi terjadi karena hanya sedikit peserta yang mengikuti pedoman penanganan makanan hewan dari Food and Drug Administration (FDA), yang diterbitkan di situs FDA.gov.

Lendir di mangkuk air anjing Anda juga menimbulkan masalah. Lendir ini disebut biofilm, yaitu kumpulan bakteri yang tertanam di dalam lapisan lendir yang dihasilkan oleh mikroba itu sendiri. Biofilm dapat menempel pada permukaan hidup maupun benda mati.

Ketika biofilm terbentuk di gigi, itu disebut plak. Jika menempel di dinding bagian dalam kandung kemih, biofilm dapat menyebabkan infeksi saluran kemih yang terus berulang. Bila infeksi melibatkan kateter atau implan ortopedi, penyebabnya hampir selalu biofilm.

Biofilm melindungi bakteri dari lingkungan, termasuk dari sistem kekebalan tubuh hewan dan antibiotik. Saat biofilm tumbuh di dalam tubuh, sebagian bakteri dapat lepas dan menimbulkan infeksi baru—serta membentuk biofilm baru—di tempat lain.

Apakah lendir pada mangkuk air anjing Anda berbahaya tergantung pada jenis bakteri yang ada di dalamnya. Karena Anda tidak tahu jenisnya, gosok semua mangkuk air dengan air panas dan sabun setiap hari. Lakukan hal yang sama untuk mangkuk makanan dan sendok takar kibble setiap kali digunakan, atau cuci di mesin pencuci piring seperti yang saya lakukan.

Terakhir, selalu cuci tangan sebelum dan sesudah memberi makan hewan peliharaan Anda.


Tanya: Saat saya membeli kantong baru pakan kering untuk kucing, apakah sebaiknya saya membiarkannya di dalam kantong, atau boleh saya tuangkan ke dalam wadah besar yang tertutup?

Jawab: Saya melakukan keduanya. Saya membiarkan pakan tetap di dalam kantong aslinya dan meletakkannya di dalam wadah makanan dengan dasar kuat dan tutup rapat. Semua pakan hewan saya simpan di lemari dapur dengan pintu tertutup.

Saya lebih suka membiarkan pakan tetap di dalam kantong karena beberapa alasan. Pertama, wadah menjadi lebih bersih. Saya tetap mencuci dan mengeringkannya setiap kali ganti kantong pakan, tetapi prosesnya jadi lebih mudah.

Kantong pakan hewan dirancang untuk menjaga kesegaran kibble, jadi memindahkannya ke wadah lain bisa mengurangi umur simpannya. Bahkan pakan di dalam kantong aslinya pun harus disimpan di tempat yang sejuk dan kering untuk mencegah kerusakan atau ketengikan lemak.

Selain itu, penting untuk menyimpan pakan dalam kemasannya yang asli untuk berjaga-jaga jika terjadi penarikan produk (recall), karena kantong tersebut memuat nama produk, pabrikan, nomor lot, dan tanggal kedaluwarsa.


Kepada Para Pembaca: Kami ingin mendengar dari Anda. Topik apa yang ingin Anda baca selanjutnya? Silakan kirim saran dan masukan Anda ke [email protected].

Lee Pickett, VMD, adalah dokter hewan yang mempraktikkan pengobatan hewan pendamping di Carolina Utara. Hubungi beliau di AskTheVet.pet.
Hak Cipta © 2024 Lee Pickett, VMD. Didistribusikan oleh Creators.com

Titik Balik Matahari Musim Dingin Tahun Ini Bertepatan dengan “Hari Pengampunan Langit”, Seorang Peramal Memperingatkan : Gelombang Orang Mungkin akan Dibawa Pergi 

Tahun ini, titik balik musim dingin (Dongzhi) jatuh pada 21 Desember 2025, dalam tradisi Tionghoa secara kebetulan bertepatan dengan Hari “Pengampunan Langit”  (天赦日)  (Tian She Ri) terakhir tahun ini. Menjelang seratus hari wafatnya aktor Tiongkok Yu Menglong, gelombang tuntutan global untuk mengungkap kebenaran masih terus berlanjut. Sejumlah ahli metafisika memperingatkan bahwa selama periode Dongzhi tahun ini, langit dikhawatirkan akan “mengambil pergi” sekelompok orang.

EtIndonesia. Dongzhi 2025 jatuh pada 21 Desember (penanggalan lunar: bulan 11 hari ke-2) pukul 23:02:48, dan bertepatan tepat pada Hari Tian She Ri keenam tahun ini. Perpaduan Dongzhi dengan Tian She Ri merupakan kesempatan yang sangat langka.

Ahli metafisika Taiwan Ke Bochên menulis di Facebook pada 4 Desember, bahwa Dongzhi yang sekaligus bertepatan dengan Tian She Ri adalah peristiwa sangat jarang, bahkan tidak berlebihan disebut sekali dalam seratus tahun. Dalam satu abad terakhir, hanya tahun 1922 yang Dongzhi-nya bertepatan dengan Tian She Ri. Pada abad ini, hanya 2002 dan 2025. Jika melewatkan tahun ini, harus menunggu 80 tahun lagi.

Ke Bochên mengingatkan bahwa dalam praktik metafisika, memang sering terjadi “langit mengambil pergi sekelompok orang” saat Dongzhi. Hal ini berkaitan dengan posisi orbit Bumi dan Matahari: saat Dongzhi, Matahari berada di titik terjauh, siang hari di belahan bumi utara paling pendek dan malam paling panjang, ditambah udara yang sangat dingin, sehingga banyak orang tidak mampu melewati masa ini. 

Satu masa kritis lainnya adalah menjelang malam tahun baru Imlek, yang berkaitan dengan tradisi kuno yang menganggap Dongzhi sebagai awal tahun baru. Karena itu, pasien yang dirawat di rumah sakit biasanya enggan melewati Tahun Baru di rumah sakit; bila bisa pulang, mereka akan berusaha pulang agar “energi sakit” tidak terbawa ke tahun berikutnya. Maka, Dongzhi sendiri dipandang sebagai titik balik takdir.

Yang dimaksud Hari Tian She Ri adalah hari ketika Kaisar Langit (Yu Huang Da Di) memberikan pengampunan khusus. Pada hari ini, masyarakat biasanya melakukan ritual persembahan, dengan bertobat dan memohon ampunan, serta diminta berkata baik dan berbuat kebajikan, agar memperoleh kesempatan memperbaiki diri dan menimbun kebajikan.

Ke Bochên juga menyebutkan bahwa waktu Zi (sekitar tengah malam) pada hari Dongzhi sangat cocok untuk meditasi, menyelaraskan diri dengan energi spiritual antara langit dan bumi.

Selain itu, satu-satunya pantangan pada Hari Tian She Ri adalah menghindari membunuh makhluk hidup dan melukai orang dengan kata-kata kasar, karena langit menjunjung kebajikan menjaga kehidupan; pelanggaran terhadap hukum alam akan mendatangkan balasan yang berlipat ganda.

Selain itu, seratus hari wafatnya Yu Menglong kian mendekat. Sejak peristiwa tersebut, para pendukung Yu Menglong tidak pernah berhenti menuntut agar pihak berwenang melakukan penyelidikan menyeluruh, independen, dan transparan. Hingga 6 Desember, petisi global “Menuntut keadilan bagi Yu Menglong” telah mengumpulkan lebih dari 710.000 tanda tangan.

Yu Menglong dilaporkan jatuh secara misterius pada 11 September dini hari di kawasan Sunlight Shangdong, Beijing, dan meninggal dunia. Bocoran di internet menyebutkan bahwa ia diduga dibunuh karena melawan aturan gelap (潜规则) yang melibatkan elit PKT dan tokoh berpengaruh di industri hiburan. Awalnya beredar daftar jamuan makan versi 6 orang, kemudian muncul versi 17 orang. Pihak yang disebut-sebut terlibat mencakup sutradara, editor, pemodal, produser, aktor, dan penyanyi.

Baru-baru ini, ahli metafisika Ma Xian mengatakan dalam program media pribadinya bahwa periode dari Lidong (awal musim dingin) hingga Dongzhi merupakan masa kritis. Menjelang Dongzhi adalah peringatan 100 hari Yu Menglong; sejak hari ke-100 itu, menurutnya, sejumlah pihak—termasuk yang disebut dengan nama julukan—tidak akan bisa lolos satu pun. Ia menambahkan, jika ada pihak atasan yang melindungi, jika menyembunyikan kejahatan, tidak menangkap dan tidak mengusut pelaku pembunuhan, serta membiarkan peristiwa ini berlarut-larut, maka orang-orang di wilayah itu, perekonomian, hingga bencana alam bisa ikut terdampak. (Hui)

*** Pandangan folklor hanya sebagai referensi belaka dan tidak mewakili sikap media ini

Banjir Bandang Andalas : Jejak Kaki Pincang Sang Ayah di Tengah Kampung yang Hilang

EtIndonesia. Ketika air bah tiba-tiba datang dan menghantam permukiman di Nagari Salareh Aia, Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, Andre Fernandez hanya punya waktu sepersekian detik untuk memilih: lari menyelamatkan diri atau mempertaruhkan nyawa demi keluarga.

Andre, yang saat itu berada di rumah, langsung berlari keluar menyelamatkan diri. Namun, melihat istri dan anaknya yang masih berusia 1 tahun terperangkap di dalam rumah, naluri seorang ayah mengalahkan rasa takut. Meskipun kakinya sudah terluka parah dan ia harus berjuang di tengah derasnya arus yang menjepit, Andre kembali lagi ke rumah.

Ia berhasil membawa istri dan anaknya keluar menuju tempat aman. 

Kini, perjuangan itu menyisakan duka fisik: Andre berjalan hanya dengan bantuan kursi sebagai penopang. Sementara ia berupaya memulihkan diri, kedua orang tuanya masih dirawat di Rumah Sakit Lubuk Basung.

Misteri 300 Jiwa yang Hilang

Kisah Andre hanyalah satu fragmen dari tragedi yang jauh lebih besar. Pasca banjir bandang, parahnya kondisi Kabupaten Agam membuat jumlah korban jiwa terus meningkat. Hingga kini, telah ditemukan 130 jenazah.

Namun, jumlah itu dikhawatirkan jauh dari angka sebenarnya. Bupati Agam, Beni Warlis, menyebut bahwa diperkirakan masih ada sekitar 300-an warga yang hilang akibat bencana. Perkiraan mengerikan ini muncul karena ada satu perkampungan yang hampir semua rumahnya hanyut disapu banjir bandang dan longsor.

Kampung-kampung yang kini hampir lenyap termasuk Kayu Pasak (diperkirakan 200 rumah), Kampung Tanjung (100 rumah), dan Sebarang Ay (50 rumah).

“Kami yakin bahwa yang belum ditemukan lebih dari itu (74 orang yang dilaporkan hilang) Karena seperti saya sampaikan tadi kiri kanan jalannya itu hanyut dan semua itu rumahnya di sana sangat banyak sekali,” ujar Bupati Agam.

Jembatan Batang Kelapa dan Isolasi 5.000 Warga

Kabupaten Agam menjadi cerminan bagaimana bencana mampu memutus kehidupan. Saat ini, sebanyak 11 kecamatan terdampak. Yang paling mendesak, 10 jorong (mirip dusun atau RT/RW) masih terisolasi. Diperkirakan, 5.000 warga terperangkap di 10 titik isolasi tersebut. Titik-titik isolasi itu tersebar di Kecamatan Malalak (4 jorong), Tanjung Raya (3 titik), dan Palembayan (3 titik).

Untuk warga yang terisolasi, penyaluran bantuan diupayakan melalui udara (airdrop) yang diajukan ke Basarnas dan provinsi. Namun, upaya ini terkendala cuaca.

Upaya pembukaan akses darat dilakukan dengan mengerahkan alat berat. Selain menyingkirkan longsor, tim berupaya membuat jembatan darurat menggunakan batang kelapa. Solusi darurat ini harus dilakukan agar akses segera terbuka, sehingga bantuan sembako dan pakaian dapat disalurkan ke 20 titik pengungsian yang menampung 15.307 jiwa.

Sumatera dan Luka Korporasi

Tragedi di Agam ini bukan peristiwa tunggal. Bencana ini adalah bagian dari rentetan malapetaka yang melanda Sumatera, yang secara total merenggut 174 korban jiwa [histori percakapan].

Bencana di Sumatera, termasuk di Tapanuli Selatan (Tapsel) yang sebelumnya juga diterjang banjir yang menghancurkan 140 rumah , diperburuk oleh kerusakan ekologis masif [histori percakapan]. Para pegiat lingkungan menduga bencana ini terjadi karena adanya deforestasi yang sangat masif, didorong oleh korporasi di tiga sektor utama: perkebunan (sawit), HTI, dan pertambangan [histori percakapan].

Iqbal Damanik dari Greenpeace bahkan menilai tragedi ini sebagai akumulasi kegagalan kebijakan dan buruknya pengawasan, mendesak setidaknya tiga menteri (Menteri ATR/BPN, Menteri ESDM, dan Hanif Faisal dari KLHK) untuk bertanggung jawab atas pembiaran yang terjadi [histori percakapan].

Di Agam, meski fokus utama adalah pencarian jenazah, tantangan logistik dan trauma mendalam menjadi pekerjaan rumah besar. Warga seperti Andre, yang kini harus tertatih dengan bantuan kursi, adalah simbol perjuangan fisik yang menghadapi konsekuensi dari kegagalan struktura.(wj)

Seorang Ibu di Hangzhou, Tiongkok, Melompat dari Jembatan Bersama Balitanya, Netizen Berkomentar: “Seberapa Putus Asanya Dia?” 

Kebijakan keliru Partai Komunis Tiongkok (PKT) yang menyebabkan kemerosotan ekonomi telah memicu banyak kasus orang tua yang bunuh diri bersama anak. Belum lama ini, video seorang ibu dan anak yang melompat dari jembatan di Hangzhou menyebar luas di internet. Banyak warganet menangis setelah menonton dan mengecam keras sistem PKT yang “memakan manusia sampai tidak tersisa tulangnya”.

EtIndonesia. Pada 3 Desember 2025, rekaman dashcam sebuah mobil di Hangzhou menangkap kejadian tragis di sebuah jembatan layang. Video menunjukkan seorang wanita terlebih dahulu melempar anak kecilnya dari atas jembatan ke jalan raya yang dipenuhi kendaraan. Mobil-mobil di bawah terlihat berusaha menghindar dengan panik. Tidak lama kemudian, sang ibu melompati pagar pembatas dan jatuh ke bawah.

Di media sosial luar negeri, komentar-komentar warganet bermunculan, antara lain:

  • “Neraka pun tidak seperti ini, wanita dan anak kecil sampai sepenuhnya putus asa dengan dunia ini.”
  • “Ini adalah masyarakat yang memakan manusia.”
  • “Di negara normal, kejadian seperti ini akan mengguncang seluruh masyarakat, tapi di Tiongkok hanya dianggap remeh dan dibiarkan.”
  • “Semua ini adalah akibat dari kebijakan PKT. Betapa banyak keluarga yang tidak bisa bertahan hidup hingga memilih jalan buntu.”
  • “Tragedi kemanusiaan, rakyat hidup susah, sementara PKT masih sibuk hamburkan uang ke luar negeri. PKT pantas dihukum ribuan kali.”
  • “Masyarakat ini sudah sampai batasnya. Rezim jahat ini harus berakhir.”

Selama beberapa tahun terakhir, kondisi ekonomi Tiongkok terus merosot tajam. Banyak warga hidup kesulitan, namun nyaris tidak terlihat adanya kebijakan nyata dari pemerintah untuk membantu rakyat. Sebaliknya, pemerintah semakin memperketat “stabilitas” dan menekan kelompok rentan.

Dalam atmosfer penuh tekanan dan keputusasaan ini, kasus bunuh diri orang tua bersama anak sering terjadi dan tidak lagi dianggap “berita baru”.

Kasus serupa dalam beberapa tahun terakhir

  • 22 November 2024 — Shantou, Guangdong
    Seorang pria duduk di pagar Jembatan Nanao sambil menggendong tiga anak kecil dan hendak melompat. Ia akhirnya menurunkan ketiga anaknya dan melompat sendiri.
  • 7 November 2024 — Shantou, Guangdong
    Seorang wanita membawa seorang anak kecil melompat dari Jembatan Waisandai ke Sungai Waisan. Wanita itu berhasil diselamatkan, namun anak berusia 5 tahun hilang.
  • 11 November 2023 — Yixing, Jiangsu
    Seorang wanita melempar dua anaknya ke sungai dari Jembatan Shiji, lalu melompat menyusul. Sang putra meninggal, sedangkan ibu dan putrinya diselamatkan.
  • 7 November 2023 — Yangzhou, Jiangsu
    Seorang wanita muda bunuh diri dengan melompat dari lantai 12 setelah terlebih dahulu mencekik putrinya sampai mati menggunakan selimut.
  • 29 April 2022 — Shanghai
    Video yang beredar menunjukkan seorang ibu dan anak di Kompleks Shenya Yuan diduga bunuh diri dengan terjun ke danau dalam kompleks, diduga karena kelaparan selama lockdown. Pengingat : Bunuh diri tidak dapat menyelesaikan masalah. Hargai hidup Anda.

Formasi Awan Menyerupai Sosok Manusia Berlutut Muncul di Hong Kong, Mendorong Netizen Menyebutnya Roh Korban Kebakaran 

Wabah penyakit di Tiongkok terus meningkat tajam. Berbagai jenis virus menyebar bersamaan, dengan pelajar menjadi kelompok berisiko tinggi. Banyak sekolah terpaksa diliburkan, rumah sakit penuh sesak, dan jumlah kematian melonjak tajam tanpa memandang usia. Situasi terparah terjadi di Beijing, di mana hampir seluruh taman kanak-kanak terdampak.

EtIndonesia. Pemerintah secara resmi mengumumkan bahwa secara nasional Tiongkok telah memasuki tingkat “epidemi flu A (influenza A) yang sangat tinggi”. Namun, masyarakat mempertanyakan klaim tersebut dan mencurigai bahwa sebenarnya terjadi wabah COVID-19, sementara pemerintah diduga menutupi kebenaran.

Seorang blogger daratan Tiongkok mengatakan: “Gelombang flu A kali ini benar-benar datang dengan sangat ganas, dan dari kondisi saat ini, dampaknya jauh lebih parah dari yang kita bayangkan.”

Menurut laporan media daratan, gelombang flu kali ini memiliki gejala awal yang mendadak dan perkembangan penyakit yang sangat cepat, dengan kondisi berat bisa memburuk dalam hitungan jam. 

Di Unit Perawatan Intensif Anak Rumah Sakit Afiliasi Pertama Universitas Zhengzhou, seorang anak perempuan berusia 6 tahun yang hanya demam selama satu hari tiba-tiba mengalami kejang. Saat diperiksa di rumah sakit, sudah ditemukan kerusakan pada otaknya.

Saat ini, dari wilayah selatan hingga utara, termasuk Zhejiang, Hangzhou, dan Shandong, banyak sekolah menutup kelas-kelas karena munculnya klaster kasus flu.

Menurut laporan media Hong Kong, sejak pekan lalu wabah virus flu di Beijing berkembang sangat serius, dengan banyak taman kanak-kanak yang hampir “lumpuh total”.

Seorang orang tua di Beijing mengatakan: “Flu A di Beijing tahun ini agak parah. Di kelas anak saya ada 38 murid, dua hari lalu yang datang cuma 13 orang.”

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) Tiongkok dalam pengumuman terbarunya menyebutkan bahwa negara ini telah memasuki musim puncak penyakit infeksi saluran pernapasan, dengan tren wabah secara keseluruhan terus meningkat. Wabah flu berada pada tingkat penyebaran yang sangat tinggi. Selain subtipe influenza A H3N2, subtipe A H1N1 dan influenza tipe B juga beredar bersamaan.

Sejak akhir November, mulai dari Komisi Kesehatan Nasional, CDC Tiongkok, hingga pemerintah daerah dan dinas pendidikan provinsi, secara berturut-turut mengeluarkan peringatan darurat. Mereka mengimbau agar sekolah segera meliburkan kegiatan jika terjadi wabah flu, serta melarang siswa bersekolah dalam kondisi sakit.

Menurut laporan, rumah sakit di banyak provinsi saat ini penuh sesak. Di Zhejiang, jumlah pasien yang ditangani beberapa rumah sakit meningkat hingga tiga kali lipat per hari. Di sejumlah daerah bahkan beredar kabar adanya siswa dan guru yang meninggal akibat terinfeksi. Pelaku usaha jasa pemakaman di berbagai wilayah mengatakan kepada New Tang Dynasty bahwa sejak memasuki musim dingin, jumlah kematian meningkat drastis tanpa memandang usia.

Seorang pemilik perusahaan pemakaman di Beijing, bermarga Li, mengatakan: “Begitu masuk musim dingin, industri pemakaman langsung sibuk. Usia korban beragam, tahun ini yang paling muda ada yang masih beberapa tahun, ada juga belasan tahun.”

Seorang pemilik perusahaan pemakaman di Anhui, bermarga Yue, mengatakan: “Di rumah duka, orang meninggal itu sangat banyak. Dari sepuluh orang, sembilan meninggal karena sakit. Banyak yang karena stroke dan pendarahan otak. Penyakit tidak mengenal usia, kematian pun tidak mengenal usia. Ada yang dijemput dari rumah sakit untuk dikremasi, ada juga yang diambil dari rumah mereka. Sekarang kerja di pemakaman itu rasanya seperti jualan sayur di pasar, di mana-mana.”

Pada pertengahan November, seorang anak laki-laki berusia 3 tahun di Henan mengalami demam tinggi. Diagnosis awal rumah sakit menyebutkan “flu biasa”, namun sehari kemudian anak tersebut meninggal dunia. Catatan medis kemudian diperbarui menjadi infeksi “flu A”, dan pihak keluarga mempertanyakan adanya kesalahan diagnosis.

Banyak warga meragukan bahwa virus yang saat ini menyebar di Tiongkok hanyalah flu A. Mereka meyakini bahwa sesungguhnya COVID-19 masih mewabah, dan pemerintah serta rumah sakit bekerja sama menutupi fakta yang sebenarnya.

“Tingkat penularannya sangat cepat. Biasanya begitu terinfeksi, 50% hingga 70% anak-anak di satu taman kanak-kanak bisa tertular. Jadi penutupan sekolah adalah langkah yang masuk akal. Sekarang yang menjadi persoalan adalah apakah di daerah tertentu terjadi wabah EV71, atau apakah masalah ini ada di berbagai wilayah di seluruh negeri. Jika demikian, maka situasinya harus ditanggapi dengan sangat serius,” ujar Mantan Direktur Laboratorium Virus di Institut Riset Angkatan Darat AS, Dr. Lin Xiaoxu. (Hui)

Laporan oleh wartawan New Tang Dynasty Television, Tang Rui dan Xiong Bin.

Video Ribuan  Pekerja di Shenzhen, Tiongkok Luncurkan Mogok Massal karena Digaji Murah dalam Jangka Panjang 

Sejak 4 Desember 2025, aksi perlawanan bersama-sama berskala besar pecah di Shenzhen Yilisheng Technology Co., Ltd. Sekitar 3.000 buruh garis depan melakukan mogok kerja massal, menentang kebijakan perusahaan yang memaksakan sistem kerja “5 hari 8 jam” tanpa lembur dalam jangka panjang. Kebijakan ini menyebabkan pendapatan buruh turun drastis hingga tidak mampu memenuhi kebutuhan hidup. Aksi protes telah berlangsung dua hari dan menarik perhatian luas.

EtIndonesia.  Video yang beredar di media sosial Tiongkok memperlihatkan bahwa pada  4 Desember 2025 pagi, ribuan buruh mengenakan seragam kerja biru berkumpul di sekitar gerbang pabrik Yilisheng untuk mogok kerja. Para buruh menghalangi truk pengangkut, sambil meneriakkan slogan seperti “Bayar ganti rugi!” dan “Bertahan!”.

Tuntutan buruh sangat jelas: memulihkan lembur normal demi menjamin pendapatan dasar, atau memberikan kompensasi yang sah sesuai masa kerja.

Selama aksi protes, terjadi bentrokan antara seorang buruh dan satpam pabrik. Ketika polisi mencoba menangkap buruh tersebut, mereka sempat dikepung oleh para buruh. Hingga  5 Desember pagi, aksi perlawanan masih berlanjut dan pihak berwenang mengerahkan banyak polisi antihuru-hara untuk menjaga stabilitas di lokasi.

Menurut informasi daring, pengumuman perusahaan pada 3 Desember menjadi pemicu langsung mogok besar ini. Dalam pengumuman tersebut disebutkan bahwa akibat melemahnya permintaan luar negeri, pesanan klien turun sekitar 20%, sehingga perusahaan memutuskan untuk tetap memberlakukan sistem kerja 5 hari 8 jam tanpa lembur dalam beberapa bulan ke depan.

Sebagai kompensasi, perusahaan hanya menjanjikan tunjangan hidup sekali bayar sebesar 200–300 yuan bagi karyawan yang tidak mendapatkan lembur pada Desember.

Mengapa buruh menolak sistem “5 hari 8 jam”? Apakah buruh tidak ingin beristirahat? Tentu tidak. Menurut sejumlah buruh, sejak Oktober Yilisheng menghapus lembur, sehingga gaji bulanan karyawan kurang dari 2.000 yuan. Setelah dipotong iuran jaminan sosial dan dana perumahan, sisa gaji hanya sekitar 1.000 yuan, bahkan lebih rendah dari upah minimum Shenzhen sebesar 2.520 yuan.

“Di Shenzhen, dengan 2.000 yuan sebulan, menghidupi diri sendiri saja tidak cukup, apalagi keluarga,” ujar seorang buruh. Bagi mereka, upah lembur adalah kebutuhan pokok untuk bertahan hidup.

Para buruh meyakini, dalih “penurunan pesanan” sebenarnya karena perusahaan memindahkan pesanan ke pabrik di Vietnam. Penerapan jangka panjang sistem 5 hari 8 jam dinilai sebagai cara menekan buruh dengan upah rendah agar mengundurkan diri sendiri, sehingga perusahaan dapat menghindari pembayaran pesangon N+1 sesuai hukum.

Banyak buruh meluapkan kemarahan mereka secara daring, di antaranya:  “Bukan tidak ada pesanan. Saya bekerja di pabrik ini. Kami punya pabrik di Jiangxi, Huizhou, dan Vietnam. Sekarang perusahaan diakuisisi perusahaan bernama Huayin. Mereka tidak ingin banyak karyawan, tapi juga tidak mau bayar pesangon. Produksi 8 jam sekarang bahkan lebih tinggi dari dulu 10 jam. Mereka mengulur waktu agar kami tak tahan dan pergi sendiri.”

“Bukan tidak ada kerja. Dulu 11 jam menghasilkan 2.000 lebih unit, sekarang 8 jam dipaksa 5.000 lebih unit—ini untuk memaksa orang pergi.”

“Mereka pakai sistem 5 hari 8 jam untuk menguras kami, supaya kami pergi sendiri tanpa dibayar.”

Di bawah tekanan mogok massal, pada  4 Desember sore, Yilisheng mengeluarkan pemberitahuan baru, menyatakan telah berdiskusi dengan ‘sebagian perwakilan karyawan’ dan berjanji menaikkan subsidi menjadi 400–500 yuan dalam beberapa bulan ke depan. Perusahaan juga berjanji sedikit menambah lembur di akhir pekan pada Desember dan Januari mendatang, namun secara keras mewajibkan karyawan kembali bekerja sebelum pukul 08.00 pada 5 Desember, jika tidak akan dianggap mangkir.

Usulan baru ini ditolak bulat oleh para buruh, yang menilai beberapa ratus yuan ibarat setetes air di lautan, serta tidak mempercayai janji lembur perusahaan.

Para buruh juga menegaskan bahwa “perwakilan karyawan” tidak dipilih oleh buruh, melainkan ditunjuk sepihak oleh perusahaan. Mereka tetap bersikukuh pada tuntutan awal: kembalikan lembur normal atau beri kompensasi sah sesuai masa kerja.

Aksi mogok 3.000 buruh Yilisheng memicu perhatian warganet. Banyak komentar bermunculan, antara lain:

 “Beginilah upah asli orang biasa di Tiongkok. Klaim ekonomi nomor sekian di dunia itu ilusi.”

 “Upah minimum dua ribuan, dasar iuran jaminan sosial tujuh ribuan—negara yang aneh.”

 “Buruh hitungannya jelas: mau lembur = dapat tambahan 3.000 yuan; naikkan gaji pokok = PHK massal.”

 “Itulah sebabnya mereka berani teriak ‘Saya mau lembur!’ tapi tak berani teriak ‘Saya mau gaji pokok naik!’ Ini bukan buruh bodoh, ini desain struktur gaji pabrik Tiongkok yang ‘jahat secara sempurna’.”

 “Daratan akan kacau! Semua orang sebaiknya bersiap-siap.”

Peristiwa mogok ini juga mencerminkan dilema umum buruh manufaktur di Tiongkok: gaji pokok yang rendah membuat kelangsungan hidup sangat bergantung pada kerja lembur. Demi memperoleh penghasilan lebih tinggi, buruh terpaksa menerima jam kerja yang sangat panjang. (Hui)

Luo Tingting /Wen Hui

Wabah Bangkit Kembali! Virus Flu Menyebar Luas di Tiongkok, Anak-Anak TK di Beijing Ikut Terpapar Hingga Sekolah Hampir Tutup Total

Wabah flu di Tiongkok terus meningkat. Berbagai jenis virus influenza menyebar luas, dan rumah sakit di berbagai daerah penuh sesak. Laporan menyebutkan bahwa banyak orang di kantor maupun sekolah tertular. Selain itu, virus flu menyebar sangat cepat di taman kanak-kanak di Beijing, hingga banyak TK hampir “habis semua” karena siswa yang sakit.

EtIndonesia. Menurut data pemantauan terbaru dari Pusat Pengendalian Penyakit (CDC) Tiongkok, dari sampel pasien ISPA yang diambil di rumah sakit sentinel, hampir 45% positif terinfeksi virus influenza. 

Aktivitas flu di hampir semua provinsi berada pada tingkat menengah hingga tinggi. Laporan kasus penularan di sekolah terus meningkat, dan tingkat positif pada kelompok usia 5–14 tahun jauh lebih tinggi dibanding kelompok usia lain. Sementara itu, virus RSV, rhinovirus, dan enterovirus juga menunjukkan aktivitas tertentu.

Menurut laporan Ming Pao pada 5 Desember, sejak pekan lalu, TK di Beijing mengalami lonjakan kasus flu, dan banyak TK hampir “lumpuh total”.

Laporan tersebut menceritakan seorang anak berusia 5 tahun bernama Beibei, yang belajar di kelas besar sebuah TK di Distrik Chaoyang, Beijing. Sejak minggu lalu, siswa di kelasnya mulai tertular flu satu per satu, hingga akhirnya seluruh kelas diliburkan selama seminggu.

 “Awalnya anak saya demam tinggi, semuanya di atas 39°C. Setelah demam turun, masih ada batuk dan pilek. Butuh sekitar 7 sampai 10 hari sampai benar-benar sembuh.”
Anak tersebut demam selama 3–4 hari dan dinyatakan positif influenza A. Orang tuanya sangat cemas setiap hari.

Seorang warga Beijing mengatakan kepada NTD:  “Sekarang di Beijing tidak tahu virus apa yang sedang menyebar. Gelombang ini benar-benar parah. Saya sendiri sudah sakit empat hari. Influenza A ini datangnya sangat cepat dan ganas. Ketika saya periksa, dokter bilang jenis ini sangat mudah menular.”

Menurut laporan Sina.com:

 “Banyak orang di kantor sudah kena.”
“Di kelas anak saya, lebih dari sepuluh siswa izin sakit.”
Topik flu menjadi pembicaraan sehari-hari warga Hangzhou dalam beberapa hari terakhir.

Di Rumah Sakit Rakyat Provinsi Zhejiang, area poliklinik pernapasan dan klinik demam dipenuhi pasien. Suara batuk terdengar di mana-mana, dan semua orang duduk berjarak sambil mengenakan masker. Pada 2 Desember pukul 10:30 pagi, sistem antrian menunjukkan lebih dari 50 nomor telah dipanggil.

 “Jumlah pasien di klinik demam meningkat. Dalam sepekan terakhir kenaikannya sangat jelas, naik sekitar 3 hingga 4 kali lipat dari biasanya. Jumlah pasien dalam satu hari sudah menembus lebih dari 100 orang,” ujar Kepala Departemen Pernapasan rumah sakit tersebut, Sun Yilan. 

Berbeda dengan biasanya, kini kelompok usia SMP yang menjadi kelompok paling banyak terkena, bukan lagi siswa SD.

Pada 2 Desember, Rumah Sakit Rakyat Ketiga Kota Shenzhen mendeteksi 66 kasus positif influenza A dan B dalam sehari.

Pada 4 Desember, dokter anak di Beijing, Wang Shuying, menulis di Weibo bahwa gelombang pertama anak-anak yang gagal melakukan pencegahan flu mulai berdatangan. Ia menyebut kasus seorang anak perempuan berusia 8 tahun yang mulai demam 3 hari setelah kakaknya dinyatakan positif flu. Si adik diberi oseltamivir sebagai pencegahan selama 3 hari, namun tetap terserang flu A dan positif melalui tes PCR. (hui)

Adegan Mengharukan di Stasiun MTR Tai Po di Hong Kong, Sekali Lagi Menuai Pujian atas SDM Tinggi Penduduk Hong Kong 

Beberapa hari terakhir, banyak warga Hong Kong secara sukarela pergi ke Distrik Tai Po untuk meletakkan bunga sebagai ungkapan duka. Di Stasiun MTR (Mass Transit Railway) Tai Po muncul sebuah pemandangan mengharukan yang kembali menunjukkan tingginya kualitas moral masyarakat Hong Kong, memicu pujian dari publik.

EtIndonesia. Video menunjukkan bahwa di dalam stasiun MTR Tai Po tersedia bunga duka cita yang boleh diambil secara gratis. Namun, banyak orang tetap memasukkan uang ke dalam kotak karton. Ketika bunga habis, warga lain datang dan mengisi kembali stok bunga tersebut. Kebaikan hati dan kualitas moral warga Hong Kong sekali lagi menuai pujian dari masyarakat.

“Kita orang Hong Kong memang seperti ini sejak dulu. Dulu orang tidak memuji, jadi kami merasa tidak ada yang spesial. Tetapi sekarang, saya pikir generasi muda Hong Kong memang layak mendapat lebih banyak pujian.”

“Warga Hong Kong tetap memiliki kualitas moral. Dulu saya pikir daratan Tiongkok akan semakin mirip Hong Kong, tetapi sekarang sebaliknya, pemerintah justru mundur dan ingin membuat Hong Kong seperti daratan.”

(Gambar dari internet)

“Sangat tertib; kualitas itu terlihat dalam keseharian.”
“Orang Hong Kong tidak perlu ada yang memerintahkan; mereka tahu apa yang harus dilakukan.”

“Pemerintah telah berubah, tapi rakyat tidak.”
“Hong Kong adalah tempat yang penuh kehangatan.”
“Peradaban masih hidup di hati banyak orang.”

(Gambar dari internet)

“Glory to Hong Kong (Kemuliaan bagi Hong Kong).”
“Selama hati nurani dan kemanusiaan masih ada, masih ada harapan. Semoga Hong Kong tetap kuat!”
“Hong Kong, tetap semangat!”

(Gambar dari internet)

Pada 26 November, kompleks perumahan Wang Fuk Court di distrik Tai Po terbakar hebat dan melalap 7 blok gedung. Saat kebakaran terjadi, alarm kebakaran tidak berbunyi, sehingga banyak penghuni tidak tahu bahwa ada kebakaran. 

Banyak yang berhasil melarikan diri, tetapi tidak sempat membawa barang-barang penting; seluruh harta benda mereka habis terbakar. Kebakaran ini telah menyebabkan sedikitnya 159 orang tewas dan ribuan orang kehilangan tempat tinggal.

Selama beberapa hari, warga Hong Kong datang silih berganti ke Tai Po untuk mengenang para korban. Banyak toko bunga secara sukarela menyediakan bunga duka cita secara gratis, dan relawan membagikan bunga kepada warga yang lewat.

Selain itu, banyak warga meninggalkan pesan di ruang publik untuk menuntut kebenaran mengenai penyebab kebakaran. Foto-foto yang beredar menunjukkan kartu bertuliskan “Tidak adil”, “Bencana buatan manusia”, “Masalah sistem” di antara rangkaian bunga di jalan-jalan Hong Kong.

Banyak warga dan kelompok masyarakat menuntut dilakukannya penyelidikan independen dan akuntabilitas pejabat terkait, tetapi menghadapi tekanan dari pemerintah. 

Mantan legislator Hong Kong, Liao Chengli, awalnya berencana mengadakan konferensi pers untuk menuntut penyelidikan menyeluruh, namun ia dibawa oleh Departemen Keamanan Nasional polisi Hong Kong untuk diinterogasi, sehingga konferensi pers dibatalkan.

Guan Jingfeng, mahasiswa 24 tahun dari Chinese University of Hong Kong, sempat menginisiasi petisi online yang menuntut penyelidikan independen terhadap kebakaran tersebut. Ia mengajukan empat tuntutan utama, yaitu:

  1. Memberikan dukungan berkelanjutan bagi para korban dan memastikan penempatan yang memadai,
  2. Membentuk komisi penyelidikan independen untuk mengusut tuntas dugaan korupsi atau konflik kepentingan,
  3. Meninjau ulang sistem pengawasan konstruksi dan menolak penyelesaian kasus dengan sekadar mencari kambing hitam,
  4. Mengusut kelalaian dalam pengawasan dan meminta pertanggungjawaban pejabat pemerintah.

Dalam waktu singkat, lebih dari sepuluh ribu orang menandatangani petisi tersebut. Namun, petisi itu kemudian dihentikan, dan Guan dibawa oleh polisi untuk diinterogasi. Ia dibebaskan pada 1 Desember setelah meninggalkan kantor polisi.

Meskipun situasi politik di Hong Kong semakin memburuk, warga Hong Kong tidak menyerah. Selama masih ada ruang dan kesempatan, selalu ada orang yang berani berdiri dan menyuarakan tuntutan akan kebenaran. Publik memuji keberanian dan keteguhan rakyat Hong Kong yang belum lapuk oleh tekanan otoritarianisme Beijing. (Hui)

Laporan oleh Luo Tingting / Xia He

Krisis Penerbangan India! IndiGo Kacau, Penumpang Menginap di Bandara, Pemulihan Diperkirakan 2 Bulan

EtIndonesia. Pada 4 Desember 2025, penumpang terlihat mengantri di loket maskapai IndiGo di Bandara Internasional Kempegowda, Bangalore. Hari itu, maskapai terbesar India tersebut membatalkan lebih dari 1.200 penerbangan, menyebabkan ribuan penumpang terlantar dan bandara di seluruh negara mengalami kekacauan.

Menurut laporan, pembatalan penerbangan IndiGo meningkat tajam dalam beberapa hari terakhir dan tidak menunjukkan tanda-tanda mereda. Maskapai tersebut melaporkan kepada Direktorat Jenderal Penerbangan Sipil India (DGCA) bahwa situasi ini diperkirakan baru bisa sepenuhnya pulih setelah 10 Februari tahun depan.

DGCA dalam pernyataannya mengatakan bahwa jumlah pembatalan penerbangan IndiGo meningkat drastis dan jauh melampaui tingkat rata-rata.

Menurut pernyataan tersebut, penyebab kemungkinan terbesar adalah penerapan aturan baru mengenai batas waktu kerja awak pesawat, sementara IndiGo dinilai kurang siap dan kemampuan penyesuaiannya tidak memadai. IndiGo juga mengakui bahwa kebutuhan mereka terhadap awak pesawat jauh lebih tinggi dari perkiraan.

IndiGo telah dua kali menyampaikan permintaan maaf secara terbuka setelah kekacauan terjadi. Maskapai ini memberitahukan kepada DGCA bahwa mereka sedang berupaya memperbaiki keadaan, namun membutuhkan waktu sekitar dua bulan. Situasi diperkirakan baru bisa kembali normal sekitar 10 Februari 2026.

CEO IndiGo, Pieter Elbert, menjelaskan bahwa berbagai kendala operasional — termasuk gangguan teknis ringan pada pesawat, jadwal penerbangan musim dingin, cuaca buruk, hingga aturan baru penjadwalan awak pesawat — telah menumpuk dan memicu serangkaian dampak negatif.

IndiGo adalah maskapai terbesar di India dan mengoperasikan sekitar 60% rute domestik negara tersebut. Sejak awal minggu ini, lebih dari 1.000 penerbangan telah dibatalkan, menyebabkan ribuan penumpang terlantar di berbagai bandara. Pembatalan besar-besaran ini telah berlangsung beberapa hari dan tidak dapat sepenuhnya diperbaiki dalam waktu dekat.

IndiGo mengoperasikan lebih dari 2.300 penerbangan setiap hari dan selama ini dikenal memiliki ketepatan waktu yang tinggi. Namun pada 2 Desember, tingkat ketepatan waktunya anjlok menjadi hanya 35%, dan pada 3 Desember bahkan turun lagi menjadi 19,7%.

Pada 4 Desember saja, IndiGo membatalkan 550 penerbangan. Bandara Delhi membatalkan sedikitnya 172 penerbangan, Bandara Mumbai membatalkan 118 penerbangan, dan Bandara Bangalore membatalkan 100 penerbangan.

Sepanjang  November, IndiGo membatalkan total 1.232 penerbangan. Bahkan, banyak penerbangan lainnya mengalami keterlambatan. Tingkat ketepatan waktu maskapai tersebut turun dari 84,1% pada Oktober menjadi 67,7% pada November. (Hui/asr)

Sumber : NTDTV.com

Di bawah Tekanan AS, Israel dan Lebanon Meluncurkan Dialog Langsung Pertama Mereka dalam Beberapa Dekade

Dengan dorongan Amerika Serikat, pemerintah Israel dan Lebanon baru-baru ini mengadakan pertemuan tingkat tinggi untuk membahas kerja sama di bidang ekonomi dan lainnya. Ini adalah pertama kalinya sejak tahun 1993 kedua pemerintah secara terbuka mengadakan pembicaraan, sebuah langkah penting bagi perkembangan hubungan bertetangga yang lebih bersahabat.

EtIndonesia. Juru bicara pemerintah Israel pada Kamis (4 Desember) menyatakan bahwa pertemuan tingkat tinggi pertama antara Israel dan Lebanon telah mencapai kemajuan bersejarah, namun menegaskan bahwa apa pun bentuk dialog antara kedua negara, Hizbullah di Lebanon harus dilucuti senjatanya.

“Israel akan bersikeras untuk sepenuhnya melaksanakan perjanjian gencatan senjata dengan Lebanon, memastikan bahwa jalur suplai organisasi teroris itu benar-benar terputus. Mereka tidak boleh dipersenjatai kembali dan tidak boleh menimbulkan ancaman apapun terhadap Israel, warga negara kami, maupun pasukan keamanan kami,” ujar Juru bicara pemerintah Israel, Shosh Bedrosian.

Pada hari yang sama, militer Israel dalam sebuah pernyataan mengumumkan bahwa pasukan Israel telah memulai serangan udara terhadap target Hizbullah di Lebanon selatan.

Juru bicara pemerintah Israel mengonfirmasi bahwa pertemuan pada Rabu (3 Desember) berlangsung konstruktif, dan kedua pihak telah sepakat untuk melanjutkan konsultasi berikutnya.

Bedrosian mengatakan: “Suasana pertemuan sangat baik. Kedua pihak sepakat untuk merancang rencana guna mendorong kerja sama ekonomi antara Israel dan Lebanon. Ini merupakan kemajuan bersejarah.”

Pada Rabu, dengan mediasi Amerika Serikat, Israel dan Lebanon mengadakan pertemuan di kota perbatasan Naqoura. Pejabat AS menyatakan bahwa Washington berharap pertemuan ini dapat meredakan ketegangan antara kedua negara dan mencegah pecahnya kembali konflik Israel–Lebanon.

Sebelumnya, kedua pihak mengumumkan telah menunjuk anggota sipil untuk bergabung dalam komite yang sebelumnya hanya diikuti oleh pihak militer, bertugas mengawasi pelaksanaan perjanjian gencatan senjata yang dicapai setahun lalu melalui mediasi Amerika Serikat.

Selain Israel dan Lebanon, komite tersebut juga mencakup perwakilan dari Amerika Serikat, Prancis, dan Pasukan Sementara PBB di Lebanon (UNIFIL).

Sejak tahun 1948, Lebanon dan Israel terus berada dalam keadaan perang. Pertemuan kali ini menandai langkah penting dalam membuka dialog bilateral antara kedua negara. (Hui)

Laporan disusun oleh Zhao Fenghua, NTD Television