Pelajaran dari Seorang “Pelari yang Mengikuti dari Belakang”

EtIndonesia. Bertahun-tahun pengamatan menunjukkan bahwa dalam lomba maraton, para pemenangnya justru lebih banyak berasal dari kelompok pelari yang mengikuti dari belakang, bukan pelari yang sejak awal memimpin di depan. Hasil ini memang tampak membingungkan, tetapi jika dipikirkan lebih dalam, hal itu tidak mengherankan.

Dalam maraton, yang dibutuhkan bukan hanya kecepatan, tetapi daya tahan jangka panjang.Pelari yang memimpin di depan harus mengeluarkan energi lebih besar, memikul tekanan mental lebih berat, dan memiliki pandangan yang lebih terbatas. Selain itu, strategi mereka mudah ditebak oleh lawan.

Sebaliknya, pelari yang mengikuti dari belakang lebih tenang, memiliki sudut pandang lebih luas, strateginya tersembunyi, dan tanpa disadari bisa menghemat tenaga. Ketika waktu yang tepat tiba, mereka dapat meledak dengan satu serangan dan menyalip pemimpin lomba dalam sekali hentakan.

Dunia Bisnis dan Maraton — Jauh Tapi Serupa

Sekilas tidak ada hubungan antara dunia bisnis dan maraton, tetapi keduanya memiliki kemiripan yang mencengangkan.

Perusahaan IBM (International Business Machines) memiliki strategi pemasaran unik: mereka tidak terburu-buru membuat produk baru.  Sebaliknya, mereka menunggu perusahaan lain meluncurkan produk baru terlebih dahulu.

Setelah itu, mereka mengirim tim untuk mengumpulkan pendapat dan keluhan pengguna tentang produk pesaing. Berdasarkan umpan balik tersebut, IBM membuat versi produk mereka sendiri — yang biasanya lebih baik, lebih nyaman, dan lebih disukai pasar.

IBM sendiri berkata: “Kami sengaja tertinggal dua hingga tiga tahun dalam teknologi. Biarkan perusahaan lain mencoba pasar dan menjalani fase ‘uji coba’. Setelah pasar matang, barulah kami meluncurkan produk yang lebih sempurna. Dengan cara ini, kami menghindari jalan buntu dan mengurangi pemborosan biaya, tenaga, dan waktu.”

Inilah strategi “pelari yang mengikuti dari belakang” dalam dunia bisnis.

Toyota Juga Menang Dengan Cara yang Sama

Toyota pun meraih kesuksesannya melalui strategi serupa.

Ketika Nissan memutar otak, menghabiskan tenaga, biaya besar, dan waktu panjang untuk mengembangkan mobil keluarga “SANI”, Toyota justru merasa ini adalah peluang emas.

Promosi besar-besaran Nissan telah membangkitkan minat publik terhadap mobil. Toyota lalu mempelajari kekuatan dan kelemahan SANI dengan sangat teliti.

Dengan modal riset yang lebih kecil dan memanfaatkan semua informasi yang sudah terbuka, Toyota meluncurkan model “Corolla” — dan langsung laris manis, bahkan meledak di pasar. Toyota pun meraih keuntungan besar.

Hakikat dari Strategi “Mengikuti dari Belakang”

Kisah IBM dan Toyota menunjukkan satu kebenaran penting:

Tampak lambat di awal bukan berarti tidak bisa menang di akhir. Jika pelari belakang mengamati, mengumpulkan kekuatan, dan memanfaatkan kelebihan lawan, dia bisa melaju dan merebut kemenangan pada saat terakhir.

Dalam strategi besar, ada pepatah: “Ahli strategi menata situasi, bukan sekadar memindahkan bidak.”

Seorang pengusaha yang visioner tidak seharusnya terjebak pada kemenangan kecil yang sementara. Dia perlu melihat jauh, memikirkan keberlangsungan perusahaan, dan tidak memaksakan diri menjadi “pelari depan” ketika kondisi belum memungkinkan.

Saat perusahaan belum punya kekuatan penuh, menempati posisi kedua sementara, menyembunyikan kemampuan, dan mengumpulkan tenaga justru merupakan strategi yang cerdas.

Menjadi “pelari yang mengikuti dari belakang” bukan berarti kalah — itu bisa jadi langkah untuk menang lebih besar di masa depan. (jhn/yn)

Orang yang Tak Punya Semangat Berjuang, Selamanya Tak Akan Berhasil

EtIndonesia. Suatu hari, Neil mengunjungi gurunya yang sudah lama tidak dia temui sejak lulus. Sang guru sangat senang melihatnya dan langsung menanyakan kabarnya.

Pertanyaan itu justru membuat perasaan Neil yang penuh keluhan tiba-tiba meluap.

“Pekerjaan saya sekarang sama sekali tidak sesuai dengan jurusan yang saya pelajari,” kata Neil.
“Ada banyak waktu kosong, tidak ada tantangan, dan gajinya sangat rendah — hanya cukup untuk hidup seadanya.”

Gurunya terkejut.

“Kalau gajimu serendah itu, bagaimana bisa tidak ada pekerjaan yang bisa kamu lakukan?” tanyanya.

“Saya memang tidak punya banyak tugas,” jawab Neil pasrah. “Dan saya juga tidak mendapat kesempatan untuk berkembang.”

Guru itu menatapnya lama, lalu berkata:“Tidak ada yang membelenggumu. Kamu hanya terikat oleh pikiranmu sendiri.  Kalau kamu tahu posisimu sekarang tidak cocok untukmu, mengapa tidak belajar hal lain dan mencari kesempatan untuk melompat keluar dari situasi itu?”

Neil terdiam cukup lama sebelum berkata pelan: “Saya ini orang yang kurang beruntung, Guru. Keberuntungan baik tidak pernah datang kepada saya.”

Gurunya langsung menggeleng dan berkata dengan penuh kesungguhan: “Kamu sebenarnya melihat keberuntungan setiap hari, tapi tidak menyadarinya. Kesempatan selalu diambil oleh mereka yang rajin, yang berlari lebih cepat, dan yang berani berada di depan. Selama kamu bersembunyi dalam bayang-bayang, bagaimana mungkin keberuntungan menemukanmu? Orang yang tidak punya semangat berjuang… selamanya tidak akan mendapatkan kesempatan.”

Bagi seseorang yang menghabiskan waktu hanya untuk mengobrol kosong dan mengeluh, dia tidak akan pernah memikirkan tindakan nyata untuk mengubah hidupnya. Bukan karena dia tidak punya peluang — tetapi karena dia tidak punya dorongan untuk maju.

Ketika orang lain berlari mengejar masa depan, dia justru membuang waktu tanpa arah, tidak pernah memikirkan cara keluar dari kebuntuan. Akibatnya, yang tersisa hanyalah rasa kecewa dan penyesalan.

Jika seseorang merasa nyaman dengan kemiskinan, tidak punya mimpi, dan menganggap kemiskinan sebagai keadaan normal, maka kekuatan yang seharusnya ada dalam dirinya akan mati perlahan. Dan ia akan terjebak selamanya dalam hidup yang kekurangan.

Kemiskinan bukanlah hal yang menakutkan. Yang menakutkan adalah pikiran yang miskin, serta keyakinan bahwa dirinya memang ditakdirkan untuk miskin.

Sebab begitu seseorang mengizinkan pikiran miskin menguasai dirinya, ia akan kehilangan semangat berjuang — dan selamanya tidak akan bisa keluar dari bayang-bayang kemiskinan. (jhn/yn)

Video: Perundingan Iklim Penting Terhambat Akibat Kebakaran Hebat di Lokasi COP30 di Brasil

EtIndonesia. Kebakaran besar terjadi di lokasi KTT iklim Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) COP30 di Brasil pada hari Kamis (20/11), yang menyebabkan kekacauan dan kepanikan di antara para delegasi.

Kebakaran tersebut menghanguskan beberapa paviliun, memaksa evakuasi dan penangguhan perundingan penting di Belem hingga Jumat. Menurut pihak Brasil yang memimpin acara tersebut, 19 orang dirawat karena menghirup asap dan dua orang karena kecemasan.

Video insiden tersebut viral di media sosial, menunjukkan kepulan asap tebal mengepul di atas api besar sementara orang-orang terlihat panik.

Pihak keamanan merespons “dengan cepat” dan berhasil mengendalikan api dalam waktu sekitar enam menit, demikian pernyataan Brasil dan PBB tentang Perubahan Iklim. Sirene meraung-raung saat petugas pemadam kebakaran dan ambulans tiba di lokasi. Setelah inspeksi oleh pemadam kebakaran, lokasi tersebut dibuka kembali pada pukul 20 : 40. Sesi akan dilanjutkan pada hari Jumat.

Penyebab kebakaran sedang diselidiki, meskipun kemungkinan disebabkan oleh korsleting atau malfungsi listrik lainnya, kata Menteri Pariwisata Brasil Celso Sabino.

“Ini bisa terjadi di mana saja di dunia,” ujarnya kepada wartawan.

Kepala Badan Iklim PBB Simon Stiell sebelumnya telah mengeluh kepada tuan rumah Brasil tentang keamanan, kondisi cuaca yang panas dan AC yang rusak, serta kebocoran air di dekat lampu di tengah hujan tropis yang deras.

AFP melaporkan, mengutip dua wanita yang bekerja di paviliun milik sebuah badan internasional, bahwa fasilitas di lokasi tersebut dipasangi kabel listrik darurat. Mereka menambahkan bahwa terdapat kabel yang terbuka dan air menetes dari atap ke panel listrik, tetapi tidak ada tindakan yang diambil meskipun ada masalah yang dilaporkan.

Kebakaran hari Kamis adalah insiden ketiga sejak perundingan COP30 dimulai pekan lalu. Sebelumnya, para pengunjuk rasa Pribumi menyebabkan gangguan di lokasi tersebut. Mereka kemudian memblokade pintu masuk dalam demonstrasi damai. (yn)

Mindset dan Sikap Seorang Pencari Kerja

EtIndonesia. Saya sering mengatakan, menilai seseorang saat wawancara sebenarnya hanya butuh beberapa menit. CV memang penting, tetapi itu hanyalah tiket masuk. Yang benar-benar menentukan seseorang diterima atau tidak, adalah mindset dan sikap. Ini bukan teori abstrak, melainkan hasil dari pengalaman bertahun-tahun.

Dalam beberapa menit wawancara, cara seseorang berbicara, tatapan mata, bahasa tubuh, dan cara dia menjawab pertanyaan sudah cukup untuk menilai kesungguhannya. Mereka yang persiapannya matang, tatapannya yakin, dan cara bicaranya natural—meski belum banyak pengalaman—tetap memberi kesan: “Orang ini bisa dipercaya.”

Sebaliknya, ada yang CV-nya indah, prestasinya banyak, tapi sikapnya santai berlebihan dan kurang fokus—seketika menurunkan kepercayaan.

1. Sikap Menentukan Seberapa Cepat Seseorang Dipercaya

Seorang pemula yang berkata jujur: “Saya memang belum banyak pengalaman, tapi saya ingin belajar dan siap mulai dari dasar.”

Kalimat sederhana seperti itu jauh lebih kuat daripada sederet sertifikat. Dia tahu posisinya di mana, dan dia punya kemauan untuk tumbuh.

Sebaliknya, ada yang baru duduk sudah bertanya: “Perusahaan ini jenjang kariernya cepat tidak?” atau, “Kapan gaji naik?”

Pertanyaan ini boleh saja, tapi kalau ditanyakan terlalu awal, itu memberi kesan bahwa dia sedang menyeleksi perusahaan, bukan mencari tempat untuk berkembang.

Perusahaan tidak mencari orang yang sempurna, melainkan orang yang bisa dipercaya dan punya kemauan untuk tumbuh. Dan kepercayaan selalu bermula dari sikap.

2. Harapan yang Berbeda antara Pemula dan Profesional Berpengalaman

Dalam dunia kerja, posisi pemula dan orang berpengalaman sangat berbeda.

Pemula:

Diibaratkan seperti selembar kertas kosong.
Nilai utamanya adalah kemampuan untuk dibentuk.

Yang paling dilihat adalah:

  • Kemauan belajar
  • Rasa tanggung jawab
  • Inisiatif
  • Kesediaan untuk berusaha lebih

Profesional berpengalaman:

Saat masuk, dia diharapkan langsung memberi kontribusi. Jika mindset-nya masih seperti pemula—menunggu diajari, bersikap pasif—orang akan mempertanyakan kedalaman keahliannya.

Nilai seorang profesional ada pada kemampuannya untuk:

  • Mengubah pengalaman menjadi hasil
  • Membantu tim menjadi lebih efisien
  • Menjadi mentor bagi yang lain

3. Perubahan Mindset Pencari Kerja di Zaman Sekarang

Generasi muda kini lebih peduli pada “makna kerja” dan “work-life balance”.

Ini hal yang baik. Namun ada salah satu masalah umum: Belum punya cukup kemampuan, tetapi ingin memiliki banyak pilihan.

Dalam realitas kompetitif, pilihan adalah hasil dari kemampuan. Semakin besar nilai yang bisa kamu berikan, semakin besar fleksibilitas yang akan diberikan perusahaan.

Kalau kemampuan belum cukup kuat, maka sikaplah yang menjadi penentu apakah seseorang layak diberi kesempatan.

4. Dari Cara Bicara, Terlihat Profesionalisme dan Kematangan

Saat wawancara, cara seseorang berdialog sangat penting. Ada yang berbicara panjang tapi tanpa inti. Ada yang jawabannya singkat, tetapi jelas, rapi, dan tepat sasaran.

Itulah profesionalisme: bukan kata-kata yang indah, melainkan kemampuan menjelaskan dengan jernih.

Pertanyaan sulit seperti: “Kenapa Anda resign?”,  “Apa kegagalan terbesar Anda?”

Respons seseorang pada pertanyaan seperti itu menunjukkan kematangannya. Orang yang matang akan jujur, mengakui kekurangan, dan menjelaskan apa yang dipelajari dari pengalaman itu. Sebaliknya, jika hanya menyalahkan orang lain atau mantan perusahaan, artinya dia belum siap bertanggung jawab.

5. Pandangan Jangka Panjang Lebih Penting dari Gaji Awal

Banyak pencari kerja terlalu fokus pada gaji awal dan lupa melihat potensi belajar. Padahal, posisi yang tampak biasa saja di awal sering kali memberikan:

  • Keterampilan inti
  • Pemahaman industri
  • Jaringan yang kuat
  • Fondasi karier jangka panjang

Saya selalu menyarankan pemula untuk bertanya pada diri sendiri:

  1. Apa yang bisa saya pelajari dari pekerjaan ini?
  2. Bisa tidak saya bertumbuh di sini selama tiga tahun ke depan?
  3. Bagaimana masa depan industri ini?

Jika ketiganya menjanjikan, meskipun gaji awal tidak tinggi, itu tetap layak dijalani. Karier itu maraton, bukan sprint.

Mereka yang melihat jauh ke depan akan berjalan lebih stabil.

6. Sikap Bisa Menambal Kekurangan Kemampuan

Keterampilan bisa diajarkan. Tapi mindset dan sikap jauh lebih sulit diperbaiki.

Ada seorang pemula yang kemampuan teknisnya biasa saja, tapi setiap hari ia tinggal lebih lama untuk belajar. Tiga bulan kemudian, dia bisa bekerja mandiri.

Sebaliknya, banyak profesional yang merasa “sudah ahli”, menolak belajar hal baru—dan akhirnya tersingkir.

Kemauan belajar adalah indikator langka: itu tanda kerendahan hati, motivasi, dan harapan masa depan. Orang seperti itu akan bersinar di mana pun ia berada.

7. Penutup: Sikap Adalah Garis Start dalam Dunia Kerja

Mencari pekerjaan bukan sekadar mencari gaji, tapi mencari tempat untuk berkembang.

Dan apakah kamu bisa melangkah ke tahap berikutnya, sangat ditentukan oleh sikapmu—bahkan sejak detik pertama wawancara dimulai.

Keahlian bisa tumbuh, pengalaman bisa dibangun, tapi mindset dan sikap langsung terlihat dari cara kamu hadir.

Jika kamu datang dengan ketulusan, kerendahan hati, dan semangat belajar, maka kamu bukan hanya diterima bekerja—  kamu akan dipercaya.

Di dunia yang berubah cepat ini, hanya mereka yang punya sikap yang benar dan mentalitas yang stabil  yang dapat bertahan, berkembang, dan akhirnya menjadi orang yang memberi pilihan, bukan sekadar “orang yang menunggu dipilih”. (jhn/yn)

Tanaman Digitalis  Beracun bagi Hewan Peliharaan

0

Seluruh bagian tanaman foxglove atau Digitalis  bersifat beracun, dengan konsentrasi digitalis tertinggi pada bunga, buah, dan daun muda.

Lee Pickett

Tanya: Saya menanam foxglove karena saya menyukai rangkaian bunganya yang berwarna-warni, berbintik, dan berbentuk lonceng. Kucing saya, Stormy, sering berjalan melewatinya dan menggosokkan wajahnya pada tanaman itu. Haruskah saya khawatir?

Jawab: Jika Stormy hanya berjalan melewatinya dan tidak mengunyah bagian tanaman, kemungkinan besar ia aman. Namun, tetap awasi dengan cermat untuk memastikan ia tidak memakannya.

Jika ia memakan foxglove, Stormy dapat mengalami muntah, diare, dan lesu—atau kondisi yang lebih parah. Ini karena obat jantung kuat bernama digitalis berasal dari tanaman foxglove. Bila tertelan, foxglove dapat mengganggu detak dan ritme jantung secara normal, sehingga menyebabkan aritmia yang mengancam jiwa. Tanaman ini juga dapat menimbulkan gangguan elektrolit yang berpotensi menghambat fungsi jantung.

Seluruh bagian tanaman foxglove beracun, dengan kadar digitalis tertinggi terdapat pada bunga, buah, dan daun mudanya.

Jika Stormy menunjukkan gejala tidak normal dan Anda curiga ia mengunyah tanaman di kebun, segera bawa ke dokter hewan. Jika Anda tidak yakin dengan nama tanaman lain di kebun Anda, bawa contoh bunga dan daun agar dokter hewan dapat mengidentifikasinya.


Tanya: Anjing teman saya digigit ular copperhead (ular berbisa asal Amerika Utara) saat berjalan-jalan di hutan. Kakinya membengkak sampai ia tidak bisa berdiri, dan ia terus merengek sampai dokter hewan darurat memberikan obat penghilang rasa sakit melalui infus. Bagaimana saya mencegah hal yang sama terjadi pada anjing saya?

Jawab: Di Amerika Serikat, ular copperhead menggigit lebih banyak anjing dan manusia dibanding jenis ular lainnya. Bahkan copperhead yang masih bayi dapat memberikan gigitan berbisa yang menyakitkan.

Kebanyakan ular, termasuk copperhead, cenderung bersembunyi dan menghindari anjing serta manusia. Copperhead memanfaatkan pola warna kamuflase—tembaga, cokelat muda, krem, dan cokelat—untuk tetap tak terlihat.

Karena itu, saat Anda dan anjing Anda berjalan di hutan, pastikan mereka tetap memakai tali, tetaplah di jalur yang sudah ditentukan, dan perhatikan tempat Anda melangkah. Sebelum anjing Anda melompat melewati batang kayu atau batu besar, pastikan Anda melihat apa yang ada di sisi lainnya. Gunakan sepatu hiking yang kokoh, bukan sneakers.

Di rumah, cegah ular agar tidak berada terlalu dekat. Rapikan vegetasi di sekitar rumah dan jangan biarkan tumpukan ranting atau daun menumpuk di dekat jalur atau area bermain.

Gunakan sarung tangan tebal saat mengambil kayu bakar, dan jangan memasukkan tangan atau kaki ke area yang tidak terlihat. Gunakan senter atau lampu kepala saat malam hari atau ketika memasuki gudang atau lumbung yang gelap.

Bersihkan tumpahan biji burung agar tidak menarik tikus—yang kemudian menarik ular copperhead pemangsa tikus tersebut.

Jika anjing Anda digigit, ambil foto ular itu jika memungkinkan dan hanya jika aman dilakukan tanpa terlalu dekat.

Jangan mengompres es atau menggunakan torniket, dan jangan mengiris bekas gigitan atau mencoba mengisap racunnya. Meskipun dokter hewan Anda pernah meresepkan obat antihistamin, steroid, atau obat antiinflamasi nonsteroid (seperti carprofen atau meloxicam), jangan berikan obat tersebut. Gigitan copperhead memang sangat menyakitkan, namun obat-obatan ini tidak membantu dan justru dapat menimbulkan masalah tambahan pada anjing yang digigit ular berbisa.

Sebaliknya, jaga anjing Anda tetap tenang, lepaskan kalung dan harness-nya untuk mengantisipasi pembengkakan, gendong ia ke mobil, lalu bawa ke klinik darurat hewan terdekat. Beberapa klinik memiliki stok antivenom, yang dapat diberikan dokter hewan untuk mengurangi rasa sakit, pembengkakan, dan efek racun lainnya.

Jika Anda dan anjing sering hiking di area yang banyak ular derik, diskusikan dengan dokter hewan mengenai kelas pelatihan penghindaran ular dan kelebihan serta kekurangan vaksin ular derik.


Pembaca yang Terhormat: Kami ingin mendengar masukan Anda. Topik apa yang ingin Anda baca? Silakan kirim tanggapan dan saran ke [email protected].

Sumber : Theepochtimes.com

Penggunaan Media Sosial Terkait Penurunan Nilai Membaca dan Memori pada Anak

Sebuah studi terbaru menemukan bahwa meningkatnya penggunaan media sosial pada awal masa remaja berkaitan dengan penurunan performa pada fungsi kognitif tertentu.

George Citroner

Hanya dengan tambahan satu jam lebih penggunaan media sosial setiap hari, nilai membaca dan memori anak-anak usia remaja awal dapat menurun, menurut sebuah studi terbaru yang melacak lebih dari 6.500 anak seiring meningkatnya waktu layar mereka.

Berdasarkan data dari studi Adolescent Brain Cognitive Development, para peneliti mengukur kemampuan kognitif anak usia 9 hingga 13 tahun menggunakan tes standar untuk membaca, memori, dan kosakata. Hasilnya menunjukkan bahwa bahkan peningkatan kecil dalam penggunaan media sosial berkaitan dengan penurunan performa yang dapat diukur.


Peningkatan Kecil, Dampak Terukur

Studi yang baru terbit di jurnal JAMA ini membagi peserta ke dalam tiga kelompok berdasarkan kebiasaan penggunaan media sosial: sekitar 58 persen tidak menggunakan atau menggunakan sangat sedikit, 37 persen memiliki penggunaan yang meningkat rendah, dan hampir 6 persen menunjukkan peningkatan tinggi.

Dibandingkan dengan remaja yang menggunakan media sosial sekitar 20 menit per hari, mereka yang menggunakannya sekitar 80 menit per hari membaca lebih sedikit kata dengan benar dan lebih sering salah saat diminta mencocokkan kata yang didengar dengan gambar yang sesuai. Mereka juga mencatat nilai lebih buruk pada tes memori. Kelompok dengan peningkatan tinggi—sekitar tambahan tiga jam per hari—mencatat skor hingga empat poin lebih rendah.

“Analisis ini menemukan bahwa baik peningkatan rendah maupun tinggi dalam penggunaan media sosial selama awal masa remaja berhubungan signifikan dengan penurunan performa pada aspek-aspek tertentu dari fungsi kognitif,” tulis para penulis studi.

Meski perbedaan skor tampak kecil, dampaknya dapat dirasakan dalam dunia akademik, para peneliti mencatat—mulai dari waktu pengerjaan tugas yang lebih lama hingga risiko tertinggal di mata pelajaran kumulatif seperti matematika dan membaca.


Dampak di Dunia Nyata

Perbedaan kognitif antara anak yang menggunakan media sosial dalam waktu lama dan mereka yang tidak, kemungkinan memiliki dampak penting pada skala populasi, jelas Sheri Madigan, psikolog klinis dari University of Calgary, dalam editorial pendamping penelitian tersebut.

“Perbedaan halus dalam kemampuan kognitif pada tingkat kelompok dapat berujung pada siswa yang membutuhkan waktu lebih lama menyelesaikan tugas; tertinggal dalam pelajaran matematika atau membaca; atau bahkan kehilangan minat akademik sepenuhnya,” tulis mereka.

Temuan ini muncul ketika sejumlah sekolah mempertimbangkan pelarangan ponsel selama jam belajar, sehingga memberikan bukti baru mengenai bagaimana media sosial dapat memengaruhi proses belajar.

Namun para ahli mengingatkan bahwa hasil ini tidak dapat langsung diartikan sebagai hubungan sebab-akibat.

Sulit memastikan bahwa media sosial adalah satu-satunya penyebab perubahan tersebut, kata Dr. Nona Kocher, psikiater di Miami yang tidak terlibat dalam studi itu, kepada The Epoch Times.

“Studi ini menunjukkan hubungan, bukan bukti sebab-akibat,” ujarnya. “Anak yang menghabiskan lebih banyak waktu online mungkin juga tidur lebih sedikit, jarang membaca, atau lebih sering melakukan multitasking—semua ini dapat memengaruhi memori dan konsentrasi.”

Lingkungan rumah, beban sekolah, dan karakter anak juga dapat berpengaruh, tambahnya. “Jadi, media sosial mungkin bagian dari penyebab, tetapi kemungkinan hanya satu bagian dari teka-teki besar.”

Peneliti juga mencatat sejumlah keterbatasan, termasuk ketergantungan pada laporan penggunaan media sosial oleh anak sendiri dan desain studi observasional yang tidak dapat membuktikan sebab-akibat.


Layar ‘Membajak’ Waktu Anak

Dr. Rahul Bansal, psikiater anak dan remaja serta pendiri MindWeal Health, mengatakan bahwa masalah utamanya adalah aktivitas yang tergantikan, bukan kerusakan langsung.

“Saya tidak berpikir media sosial mengubah struktur otak anak atau bertindak seperti racun, tetapi jelas mengambil alih waktu mereka,” katanya. Setiap jam yang dihabiskan untuk menggulir layar adalah satu jam yang tidak dihabiskan untuk membaca, belajar, atau mencoba hal baru, tambahnya.

“Otak tumbuh ketika ditantang—dan media sosial menggantikan tantangan itu dengan stimulasi tanpa henti,” ujar Bansal. Media sosial juga mendorong kebiasaan buruk, seperti tidur larut malam, yang pada akhirnya menurunkan fokus di kelas. “Ketika tidur dan rasa ingin tahu menurun, kemampuan belajar pasti terpukul.”

Bansal menyarankan agar orang tua tidak langsung melarang media sosial, melainkan “membimbing” penggunaannya. Ia merekomendasikan membuat batasan yang jelas dan menjadikan waktu layar sebagai “hadiah” setelah anak menyelesaikan tanggung jawab hariannya.

“Jauhkan perangkat dari kamar tidur, ciptakan waktu tenang sebelum tidur, dan ketahui platform apa saja yang mereka gunakan,” katanya. “Jika digunakan dengan bijak, media sosial bisa membantu anak terhubung—tanpa mencuri fokus atau tidur mereka.”


Penelitian sebelumnya oleh penulis studi, Dr. Jason Nagata dari University of California, San Francisco, lebih banyak menyoroti dampak mental seperti depresi dan kecemasan terkait penggunaan media sosial.

Penggunaan berlebihan dapat meningkatkan kecemasan atau depresi pada sebagian remaja, terutama ketika mereka membandingkan diri dengan orang lain atau terjebak dalam “loop umpan balik” online, jelas Dr. Kocher. Studi terbaru ini memperluas pemahaman hingga ke aspek kognitif, yang sebelumnya masih jarang diteliti.


George Citroner melaporkan berita kesehatan dan kedokteran, termasuk topik kanker, penyakit menular, dan kondisi neurodegeneratif. Ia menerima penghargaan Media Orthopaedic Reporting Excellence (MORE) Award pada 2020 untuk laporan mengenai risiko osteoporosis pada pria.

Mimpi Seorang Pengangkut Sampah

EtIndonesia. Di kota kecil Meissen—“kota porselen” Eropa yang berada di kaki Pegunungan Ore, Jerman—terdapat sebuah pabrik keramik terkenal. Namun selain porselennya yang mendunia, tempat itu juga terkenal karena sosok seorang pria bernama Johann Friedrich Böttger. Lebih dari tiga puluh tahun lalu, Böttger hanyalah seorang pekerja pengangkut sampah di pabrik porselen Meissen.

Saat itu, ahli teknik utama pabrik tersebut adalah seorang Italia bernama Puce. Seluruh kemampuan produksi pabrik bergantung pada Puce dan beberapa muridnya. Suatu hari, karena berselisih dengan manajemen, Puce marah dan membawa seluruh muridnya kembali ke Italia.

Pabrik pun lumpuh total. Produksi terhenti karena tidak ada satu pun yang mampu menggantikan posisi sang ahli. Semua pimpinan pabrik kebingungan—situasi kala itu benar-benar kacau.

Di tengah kepanikan itu, seseorang tiba-tiba berdiri dan berkata: “Bolehkan saya mencoba?”

Itulah Böttger, si pengangkut sampah.

Pimpinan pabrik langsung menggeleng keras:  “Kamu? Seorang pengangkut sampah ingin mengerjakan pekerjaan seorang ahli?!”

Tanpa menunggu izin, Böttger pulang mengambil sebuah vas keramik buatannya sendiri.

Dia menaruhnya di atas meja dan berkata: “Silakan lihat. Bandingkan dengan produk pabrik. Menurut Anda, yang mana lebih baik?”

Para pimpinan memeriksanya—dan mereka semua tertegun. Mereka tak percaya apa yang mereka lihat.

“Benar kamu yang membuatnya?” tanya mereka hampir serempak.

Böttger mengangguk mantap: “Tentu. Saya yang membuatnya.”

Ternyata, selama hampir sepuluh tahun bekerja sebagai pengangkut sampah, dia secara diam-diam mempelajari teknik Puce setiap hari.

Bahkan hal-hal yang tidak berhasil dipelajari oleh pekerja resmi yang ditugaskan sebagai murid Puce—justru berhasil dia kuasai sepenuhnya.

Manajemen pabrik kemudian bertanya: “Kalau begitu, apa permintaanmu? Katakan saja.”

Dengan penuh kehati-hatian Böttger berkata: “Gaji saya sekarang 20 euro per bulan. Bisakah dinaikkan menjadi 30 euro?”

Dia buru-buru menambahkan : “Saya tetap akan mengangkut sampah seperti biasa. Posisi teknisi hanya pekerjaan sampingan. Ibu saya menderita asma parah dan membutuhkan obat seharga 10 euro setiap bulan. Sedangkan gaji saya hanya cukup untuk kebutuhan makan keluarga.”

Rupanya, selama ini dia iri pada para murid teknisi yang digaji 30 euro per bulan, sementara dirinya hanya mendapat 20 euro.

Karena ingin menyamai mereka—dan terutama agar ibunya bisa membeli obat—dia menekuni keterampilan membuat keramik secara diam-diam.

Mendengar itu, manajemen pabrik berkata: “Jika kamu benar-benar bisa menggantikan Puce, bukan hanya kamu tidak perlu lagi mengangkut sampah, mulai sekarang gajimu akan sama dengan Puce — 10.000 euro per bulan!”

Sejak hari itu, pabrik porselen Meissen kembali beroperasi. Dan Böttger, si pengangkut sampah yang sederhana, sama sekali tidak pernah membayangkan bahwa suatu hari dia dapat memperoleh gaji setinggi itu.

Kini, Meissen telah menjadi pusat keramik ternama di Jerman—dan nama Johann Friedrich Böttger bahkan jauh lebih dikenal daripada para ahli keramik terbaik dari Italia.

Apa pun pekerjaanmu saat ini, apa pun statusmu, selama kamu memiliki mimpi dan mempersiapkan diri dengan tekun, akan tiba waktunya ketika mimpi itu benar-benar menjadi kenyataan.

Karena kesempatan selalu berpihak kepada mereka yang siap menyambutnya.(jhn/yn)

Orang Kepercayaan Xi Jinping — Cai Qi — Menghilang Lebih dari Seminggu, Absen di Banyak Acara Penting Picu Spekulasi

EtIndonesia. Belakangan ini, Cai Qi, anggota Komite Tetap Politbiro Partai Komunis Tiongkok (PKT) sekaligus Direktur Kantor Umum Komite Sentral—jabatan yang menjadikannya salah satu orang paling dekat dengan Xi Jinping—tiba-tiba menghilang dari ruang publik selama lebih dari satu minggu. Absennya dari berbagai acara tingkat tinggi memicu beragam spekulasi.

Menurut laporan The Epoch Times pada 19 November, rezim Tiongkok menggelar apa yang disebut “Rapat Kerja Nasional untuk Memajukan Aturan Hukum secara Komprehensif” pada 17–18 November di Beijing. Dibandingkan rapat serupa sebelumnya, banyak kejanggalan, salah satunya adalah ketiadaan Cai Qi, padahal ia adalah salah satu pimpinan inti yang semestinya hadir.

Banyak Pejabat Tinggi Hadir—Tetapi Cai Qi Tidak Ada

Pada 18 November, media pemerintah mengumumkan bahwa rapat tersebut telah digelar. Yang hadir dan berpidato antara lain:

  • Zhao Leji (Ketua Kongres Rakyat Nasional, anggota Komite Tetap)
  • Ding Xuexiang (Wakil Perdana Menteri, anggota Komite Tetap)
  • Chen Wenqing (Sekretaris Komisi Politik dan Hukum)
  • serta sejumlah pejabat tingkat menteri seperti Shi Taifeng, Li Shulei, Li Hongzhong, Liu Jinguo, Wang Xiaohong, Zhang Shengmin, Wu Zhenglong, Zhang Jun, dan Ying Yong

Namun, Cai Qi—yang menjabat Wakil Ketua Komisi Nasional Penegakan Hukum Secara Komprehensif—tidak muncul tanpa alasan yang jelas.

Padahal Dalam Struktur Resmi, Cai Qi Seharusnya Hadir

Susunan kepemimpinan Komisi Penegakan Hukum versi terbaru adalah:

  • Ketua: Xi Jinping
  • Wakil Ketua: Perdana Menteri Li Qiang, Ketua NPC Zhao Leji, Sekretaris Sekretariat Pusat Cai Qi
  • Direktur Kantor: Chen Wenqing

Artinya, Cai Qi merupakan pejabat nomor tiga dalam struktur tersebut—dan sangat lazim bagi dirinya untuk hadir.

Analis politik Li Linyi mengatakan: “Ketidakhadiran Perdana Menteri Li Qiang masih bisa dimaklumi karena ia sedang berada di Rusia. Ding Xuexiang hadir mewakili kabinet. Namun Cai Qi tidak punya alasan resmi untuk absen. Ia juga sudah menghilang lebih dari seminggu. Apakah ini masalah kesehatan atau bagian dari pergulatan internal kekuasaan?”

Jejak Publik Cai Qi: Menghilang Usai Ikut Xi Jinping di Guangdong

Kehadiran publik terakhir Cai Qi tercatat pada 8 November, saat ia mendampingi Xi Jinping dalam kunjungan ke Meizhou, Provinsi Guangdong.

Tetapi keesokan harinya, ketika Xi menghadiri upacara pembukaan Pekan Olahraga Nasional ke-15 di Guangzhou, Cai Qi tidak terlihat. Ia juga tidak muncul dalam sesi foto bersama pejabat terkait.

Absennya makin mencolok karena:

  • 12 November: Xi bertemu Raja Spanyol — Cai Qi tidak hadir
  • 14 November: Xi bertemu Raja Thailand — Cai Qi kembali tidak hadir

Kini, pada rapat penting “penegakan hukum nasional”, ia juga tidak muncul.

Xi Jinping Sendiri Juga Tidak Hadiri Rapat — Turunnya “Gengsi Politik”

Menariknya, Xi Jinping—yang lima tahun lalu sangat menonjol dalam rapat serupa—tahun ini tidak ikut hadir, dan hanya menitipkan arahan yang dibacakan Ding Xuexiang.

Kolumnis Mei Lingshuang menilai:

  • Jika dibandingkan konferensi lima tahun lalu, level kehadiran pejabat jauh menurun.
  • Pada tahun tersebut, Xi hadir langsung dan memberikan pidato panjang dengan 11 poin utama.
  • Laporan media kala itu memuat 14 paragraf besar yang memuji peran Xi.

Namun tahun ini, media pemerintah hanya menyinggung arahan Xi dalam tiga paragraf singkat—menurut banyak analis, ini menunjukkan penurunan simbolik dalam dominasi politiknya.

Mei Lingshuang bertanya: “Mengapa Xi sampai tidak hadir? Apakah ini keputusan sukarela atau ada faktor lain? Apakah kondisi kesehatan atau dinamika politik internal?”

Hilangnya Cai Qi Memicu Spekulasi Besar

Karena posisi Cai Qi sangat dekat dengan Xi—bahkan disebut sebagai “jenderal penjaga gerbang” bagi pusat kekuasaan—ketidakhadirannya di berbagai acara penting memunculkan sejumlah dugaan:

  • masalah kesehatan serius
  • karantina medis
  • “pembekuan” atau pemeriksaan internal
  • dampak dari perebutan kekuasaan di dalam elite PKT
  • atau konflik internal yang belum diumumkan

Hingga kini, tidak ada penjelasan resmi dari pemerintah Tiongkok. (jhon)

Sebuah Jam Saku Inggris Berusia Lebih dari 100 Tahun Terjual dengan Harga Rekor Dunia

EtIndonesia. Sebuah jam saku buatan Inggris tahun 1907 berhasil terjual dengan harga mencengangkan—setara £2,12 juta—atau Rp 46,4 miliar dalam sebuah acara lelang di Swiss. Harga ini memecahkan rekor dunia untuk lelang jam saku antik asal Inggris.

Menurut laporan BBC, jam saku super-kompleks buatan J Player & Sons itu dilelang pada 9 November dalam acara “Decade One” di Jenewa. Dengan harga estimasi awal £1 juta, jam tersebut akhirnya laku sebesar 2.238.000 franc Swiss, atau setara £2.122.896.

Salah Satu Jam Saku Paling Rumit di Dunia

Jam saku langka ini dijuluki sebagai “salah satu jam saku antik paling kompleks di dunia”. Fungsinya sangat lengkap dan rumit, termasuk:

  • tampilan fase bulan (moonphase)
  • alarm
  • termometer

Dibutuhkan waktu hampir empat tahun untuk menyelesaikan pembuatan jam ini.

Warisan Perusahaan Keluarga Pembuat Jam Legendaris

J Player & Son, perusahaan pembuat jam asal Coventry yang berdiri sejak 1858, terkenal dengan produksi jam rumit dan berdesain elegan. Pendiri perusahaan, Player, menciptakan jam tangan pertama yang dapat di-wind tanpa kunci (keyless-winding). Ia juga pernah membuat jam untuk Royal Observatory sebelum akhirnya memproduksi jam saku untuk masyarakat umum.

Dalam acara lelang, hadir pula Carl Player, pria 31 tahun asal Coventry, yang merupakan keturunan pendiri perusahaan tersebut. Ia mengatakan bahwa jam itu dibuat oleh kakek buyut dari kakek buyutnya.

“Ketika saya memegang jam ini, rasanya ada sebuah koneksi dengan leluhur saya,” katanya.

Representasi Kejayaan Industri Jam Inggris pada Abad ke-20

Jam “komplikasi tinggi” adalah jam yang memiliki banyak fungsi tambahan selain penunjuk waktu, dan seluruh mekanismenya bekerja secara mekanis melalui roda gigi miniatur. Menurut katalog lelang, jam ini menunjukkan kehebatan teknis dan kualitas pengerjaan luar biasa dari para pembuat jam Inggris pada masa itu.

Carl Player menambahkan bahwa pada awal abad ke-20, pusat industri jam dunia bukan Swiss, melainkan Inggris. Di Coventry saja, diperkirakan ada 2.000 pembuat jam, banyak di antaranya adalah spesialis pembuat pegas, plat jam, dan komponen presisi lainnya.

Lelang Bergengsi “Decade One” Serap Minat Global

Acara “Decade One” yang digelar oleh Phillips Auction House di Jenewa dikenal sebagai lelang kelas atas yang berlangsung “sekali dalam sepuluh tahun”. Lelang tersebut menarik 1.885 peserta terdaftar dari 72 negara. (jhon)

Di Balik Rencana 28 Poin Trump untuk Mengakhiri Perang Rusia-Ukraina: Jaminan Keamanan dan Lainnya

EtIndonesia. Presiden Ukraina, Volodymyr Zelenskyy telah setuju untuk menggarap rencana perdamaian 28 poin yang disusun oleh AS dan Rusia, yang mengusulkan untuk memaksa Kyiv menyerahkan sebagian besar wilayah yang direbut Moskow. Zelenskyy mengatakan dia berharap dapat berbicara dengan Presiden AS, Donald Trump dalam beberapa hari mendatang mengenai proposal yang menyetujui banyak tuntutan Presiden Rusia, Vladimir Putin di masa perang.

Ukraina telah resmi menerima rancangan rencana dari Washington, yang diyakini pihak AS dapat membantu menyegarkan kembali diplomasi, demikian pernyataan kantor Zelenskyy setelah pertemuan dengan para jenderal tinggi AS yang mengunjungi Kyiv.

Zelenskyy telah “menguraikan prinsip-prinsip fundamental yang penting bagi rakyat kami, dan setelah pertemuan hari ini, kedua belah pihak sepakat untuk menggarap ketentuan-ketentuan dalam rencana tersebut dengan cara yang akan mengakhiri perang secara adil,” demikian pernyataan tersebut. Presiden Ukraina juga berencana untuk membahas dengan Trump “peluang diplomatik yang ada dan poin-poin penting yang diperlukan untuk mencapai perdamaian,” menurut pernyataan tersebut.

Apa Isi Rencana

Rencana perdamaian 28 poin yang diajukan oleh utusan AS dan Rusia dimodelkan berdasarkan gencatan senjata Gaza dalam upaya untuk mengakhiri invasi skala penuh Rusia ke Ukraina yang telah memasuki tahun keempat. Rencana ini menguraikan tuntutan Kremlin yang telah diketahui akan konsesi yang berulang kali dikatakan Kyiv tidak dapat diterima dan sejauh ini telah menghambat semua upaya untuk membujuk Presiden Rusia, Vladimir Putin agar menyetujui gencatan senjata.

Berdasarkan ketentuan rencana tersebut, wilayah Ukraina di Krimea, Luhansk, dan Donetsk akan “diakui secara de facto sebagai wilayah Rusia, termasuk oleh Amerika Serikat”. Rencana tersebut juga mengusulkan pembatasan jumlah militer dan pencabutan sanksi terhadap Moskow seiring waktu. Ukraina juga diwajibkan menyelenggarakan pemilu dalam 100 hari dan melepaskan harapan untuk menjadi anggota NATO.

Ukraina akan menerima jaminan keamanan AS – meskipun Washington akan mendapatkan kompensasi. AS juga akan mendapatkan 50 persen keuntungan untuk membangun kembali dan berinvestasi di Ukraina, serta menjalin kemitraan ekonomi dengan Rusia setelah sanksi dicabut.

Apa Itu 28 Poin?

  1. Kedaulatan Ukraina akan ditegaskan.
  2. Perjanjian non-agresi komprehensif akan disepakati antara Rusia, Ukraina, dan Eropa, yang setelahnya semua ambiguitas selama 30 tahun terakhir akan dianggap terselesaikan.
  3. Diharapkan Rusia tidak akan menginvasi negara-negara tetangga, dan NATO tidak akan memperluas wilayahnya lebih jauh.
  4. Dialog akan diadakan antara Rusia dan NATO, yang dimediasi oleh Amerika Serikat, untuk Menyelesaikan semua masalah keamanan dan menciptakan kondisi untuk de-eskalasi guna memastikan keamanan global dan meningkatkan peluang kerja sama serta pembangunan ekonomi di masa depan.
  5. Ukraina akan menerima jaminan keamanan yang andal. Seorang pejabat AS mengatakan kepada Axios bahwa ini akan menjadi jaminan keamanan eksplisit bagi Ukraina dari AS. Ini adalah pertama kalinya jaminan keamanan secara resmi dibahas selama perundingan ini, meskipun proposal tersebut tidak memberikan rincian lebih lanjut tentang apa saja yang tercakup.
  6. Jumlah Angkatan Bersenjata Ukraina akan dibatasi hingga 600.000 personel. Saat ini, angkatan darat Ukraina mencakup 800.000-850.000 personel.
  7. Ukraina setuju untuk mengabadikan dalam konstitusinya bahwa mereka tidak akan bergabung dengan NATO, dan NATO setuju untuk memasukkan dalam statuta mereka ketentuan bahwa Ukraina tidak akan diterima di masa mendatang.
  8. NATO setuju untuk tidak menempatkan pasukan di Ukraina. Klausul ini penting, karena negara-negara NATO, termasuk Prancis dan Inggris, telah mengerjakan proposal terpisah yang akan mencakup sejumlah kecil pasukan Eropa di wilayah Ukraina setelah perang. Rencana ini tampaknya untuk mengabaikan kemungkinan tersebut.
  9. Jet tempur Eropa akan ditempatkan di Polandia.
  10. AS akan menerima kompensasi sebagai imbalan atas jaminan keamanan. Jika Ukraina menginvasi Rusia, AS akan kehilangan jaminan tersebut. Jika Rusia menginvasi Ukraina, selain respons militer terkoordinasi yang tegas, semua sanksi global akan diberlakukan kembali, dan pengakuan atas wilayah baru serta semua manfaat lain dari kesepakatan ini akan dicabut. Jika Ukraina meluncurkan rudal ke Moskow atau St. Petersburg tanpa alasan, jaminan keamanan akan dianggap tidak sah.
  11. Ukraina memenuhi syarat untuk menjadi anggota Uni Eropa dan akan menerima akses preferensial jangka pendek ke pasar Eropa selama masalah ini dipertimbangkan.
  12. Paket langkah-langkah global yang kuat untuk membangun kembali Ukraina, termasuk tetapi tidak terbatas pada pembentukan Dana Pembangunan Ukraina untuk berinvestasi dalam industri yang berkembang pesat di bidang teknologi, pusat data, dan kecerdasan buatan. Amerika Serikat akan bekerja sama dengan Ukraina untuk bersama-sama membangun kembali, mengembangkan, memodernisasi, dan mengoperasikan infrastruktur gas Ukraina, termasuk jaringan pipa dan fasilitas penyimpanan. Upaya bersama untuk merehabilitasi daerah yang terkena dampak perang untuk pemulihan, rekonstruksi, dan modernisasi kota dan daerah pemukiman.
  13. Rusia akan diintegrasikan kembali ke dalam ekonomi global. Pencabutan sanksi akan dibahas dan disepakati secara bertahap dan berdasarkan kasus per kasus. Amerika Serikat akan menandatangani perjanjian kerja sama ekonomi jangka panjang untuk pembangunan bersama di bidang energi, sumber daya alam, infrastruktur, kecerdasan buatan, pusat data, proyek ekstraksi logam tanah jarang di Arktik, dan peluang korporasi lainnya yang saling menguntungkan. Rusia juga akan diundang untuk bergabung kembali dengan G8.
  14. Aset Rusia yang dibekukan senilai 100 miliar dolar akan diinvestasikan dalam upaya yang dipimpin AS untuk membangun kembali dan berinvestasi di Ukraina. AS akan menerima 50 persen keuntungan dari usaha ini. Eropa akan menambahkan 100 miliar dolar untuk meningkatkan jumlah investasi yang tersedia bagi rekonstruksi Ukraina. Dana Eropa yang dibekukan akan dicairkan. Sisa dana Rusia yang dibekukan akan diinvestasikan dalam wahana investasi AS-Rusia terpisah yang akan melaksanakan proyek bersama di bidang-bidang tertentu.
  15. Sebuah kelompok kerja gabungan Amerika-Rusia untuk isu-isu keamanan akan dibentuk untuk mendorong dan memastikan kepatuhan terhadap semua ketentuan perjanjian ini.
  16. Rusia akan mengesahkan kebijakan non-agresinya terhadap Eropa dan Ukraina dalam hukum.
  17. Amerika Serikat dan Rusia akan sepakat untuk memperpanjang masa berlaku perjanjian non-proliferasi dan pengendalian senjata nuklir, termasuk Perjanjian START I. START yang baru, perjanjian pengendalian senjata utama terakhir antara AS dan Rusia, akan berakhir pada bulan Februari.
  18. Ukraina setuju untuk menjadi negara non-nuklir sesuai dengan Perjanjian Non-Proliferasi Senjata Nuklir.
  19. Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir Zaporizhzhia akan diluncurkan di bawah pengawasan IAEA, dan listrik yang dihasilkan akan didistribusikan secara merata antara Rusia dan Ukraina.
  20. Kedua negara berkomitmen untuk melaksanakan program pendidikan di sekolah dan masyarakat yang bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan toleransi terhadap berbagai budaya serta menghapuskan rasisme dan prasangka. Ukraina akan mengadopsi aturan Uni Eropa tentang toleransi beragama dan perlindungan minoritas bahasa. Kedua negara sepakat untuk menghapuskan semua tindakan diskriminatif dan menjamin hak-hak media dan pendidikan Ukraina dan Rusia.
  21. Wilayah-wilayah, termasuk Krimea, Luhansk, dan Donetsk, akan diakui secara de facto sebagai wilayah Rusia, termasuk oleh Amerika Serikat. Kherson dan Zaporizhzhia akan dibekukan di sepanjang garis kontak, yang berarti pengakuan de facto di sepanjang garis kontak tersebut. Rusia akan melepaskan wilayah-wilayah lain yang disepakati yang dikuasainya di luar kelima wilayah tersebut. Pasukan Ukraina akan mundur dari bagian Oblast Donetsk yang saat ini mereka kuasai, dan zona penarikan ini akan dianggap sebagai zona penyangga demiliterisasi netral, yang diakui secara internasional sebagai wilayah milik Federasi Rusia. Pasukan Rusia tidak akan memasuki zona demiliterisasi ini.
  22. Setelah menyepakati pengaturan teritorial di masa mendatang, baik Federasi Rusia maupun Ukraina berjanji untuk tidak mengubah pengaturan ini secara paksa. Jaminan keamanan apa pun tidak akan berlaku jika terjadi pelanggaran komitmen ini.
  23. Rusia tidak akan mencegah Ukraina menggunakan Sungai Dnieper untuk kegiatan komersial, dan kesepakatan akan dicapai mengenai transportasi gandum gratis melintasi Laut Hitam.
  24. Sebuah komite kemanusiaan akan dibentuk untuk menyelesaikan masalah-masalah yang belum terselesaikan, termasuk pertukaran semua tahanan dan jenazah yang tersisa, pemulangan semua tahanan dan sandera sipil, serta pelaksanaan program reunifikasi keluarga.
  25. Ukraina akan menyelenggarakan pemilihan umum dalam 100 hari.
  26. Semua pihak yang terlibat dalam konflik ini akan menerima amnesti penuh atas tindakan mereka selama perang dan setuju untuk tidak mengajukan klaim atau mempertimbangkan keluhan apa pun di masa mendatang.
  27. Perjanjian ini akan mengikat secara hukum. Pelaksanaannya akan dipantau dan dijamin oleh Dewan Perdamaian, yang dipimpin oleh Presiden Donald J. Trump. Sanksi akan dijatuhkan atas pelanggaran.
  28. Setelah semua pihak menyetujui memorandum ini, gencatan senjata akan berlaku segera setelah kedua belah pihak kembali ke poin-poin yang disepakati untuk memulai pelaksanaan perjanjian.(yn)

Turis Tiongkok Ditemukan Tewas Setengah Telanjang di  Hostel Canggu, Bali — Fakta Baru yang Mengejutkan Terungkap

EtIndonesia. Seorang turis wanita asal Tiongkok berusia 25 tahun ditemukan tewas dalam kondisi setengah telanjang di sebuah hostel di kawasan Desa Canggu, Kecamatan Kuta Utara, Badung, Bali.

Kasus ini berkembang menjadi dugaan keracunan massal, di mana lebih dari 20 tamu hostel jatuh sakit dan sedikitnya 10 orang dilarikan ke rumah sakit. Seiring penyelidikan berlangsung, semakin banyak detail mengejutkan yang terungkap.

Tewas di Hostel Murah, Berawal dari Muntah Hebat dan Pingsan

Peristiwa terjadi di Clandestino Hostel, kawasan Canggu, Bali. Menurut laporan Daily Mail pada 18 November, pada malam 31 Agustus, wisatawan Tiongkok bernama Zhuoga Deqing (卓德清, 25 tahun) tiba-tiba mengalami muntah hebat dan kemudian pingsan di hostel yang tarifnya hanya 9 dolar AS per malam.

Menurut kepolisian Bali, awalnya ia sempat dibawa staf hostel untuk mendapatkan perawatan. Namun karena biaya rumah sakit dinilai terlalu mahal, korban menolak menjalani pemeriksaan lanjutan dan hanya membeli obat di apotek. Ia kemudian kembali ke hostel untuk beristirahat—dan ditemukan meninggal sendirian beberapa jam kemudian.

Ditemukan Setengah Telanjang, Muka Tengkurap di Lantai

Esok pagi, staf hostel yang menyadari korban belum check-out mengetuk pintu, namun tidak ada jawaban. Setelah membuka kamar dengan kunci cadangan, mereka terkejut melihat korban tergeletak telungkup di lantai, hanya mengenakan kemeja biru yang terbuka. Ia sudah tidak bernapas, tidak ada denyut jantung, dan di samping tempat tidur terdapat ember berisi muntahan dalam jumlah besar.

Tim forensik memperkirakan korban telah meninggal 2 sampai 12 jam sebelum ditemukan.

Lebih dari 20 Orang Keracunan, Satu Kematian, Banyak yang Kritis

Teman sekamar korban, Leila Li, juga dirawat di ICU selama lima hari. Ia baru mengetahui kematian Deqing setelah dirinya pulih. Leila kini menuntut agar hostel itu segera ditutup dan dilakukan penyelidikan menyeluruh.

“Mereka mencoba menutupi kejadian ini. Saya hanya ingin memperingatkan orang lain agar tidak ada lagi korban,”
— Leila Li

Menurut Leila, ia tiba di hostel pada 31 Agustus dan sempat makan malam bersama para tamu lain, termasuk korban. Tak lama kemudian, tamu-tamu mulai tumbang satu per satu:

  • ada yang muntah hebat
  • ada yang tak sadarkan diri di lorong
  • ada yang jatuh sakit bersamaan

“Lebih dari 20 orang keracunan. Setidaknya 10 dalam kondisi kritis. Satu orang meninggal. Sampai sekarang masih ada tamu yang menginap di sana lalu jatuh sakit,” katanya.

Ia juga menceritakan bahwa korban sudah sangat lemah saat dijemput ambulans. Deqing diduga sudah berjam-jam muntah tanpa henti, sementara tamu lain panik mencari pertolongan.

Autopsi: Syok Hipovolemik, Diduga Keracunan Parah

Hasil autopsi menunjukkan korban kemungkinan meninggal akibat gastroenteritis akut, dehidrasi berat, dan ketidakseimbangan elektrolit, yang berujung pada syok hipovolemik. Meski sumber keracunan belum dipastikan, ahli forensik menyatakan bahwa kematian seharusnya bisa dicegah bila korban mendapat perawatan medis tepat waktu.

Leila mengaku dokter yang menanganinya mendiagnosis keracunan pestisida dan keracunan makanan. Ia juga menyebut bahwa kamar di sebelahnya sempat disemprot fogging anti-bedbug (desinfeksi hama) pada malam sebelum kejadian.

Penyelidikan Berlanjut, Hostel Masih Beroperasi

Hingga kini, polisi masih menyelidiki sumber keracunan:
apakah berasal dari makanan, racun serangga, lingkungan, atau faktor lain yang belum teridentifikasi.

Meski demikian, Clandestino Hostel masih beroperasi seperti biasa.

Para korban selamat dan teman-teman korban bersumpah akan menuntut penutupan hostel tersebut.

“Kalau tidak segera ditutup, akan ada korban berikutnya. Satu nyawa sudah hilang—jangan sampai ada lagi,” ujar salah satu korban selamat. (jhon)

Tekanan Terlalu Besar? Tiongkok Mulai Memborong Kembali Kedelai Amerika

Setelah sempat terhenti, pada Senin (17 November) Tiongkok tiba-tiba membeli 792.000 ton kedelai Amerika, pembelian harian terbesar dalam dua tahun terakhir—meski harga kedelai AS lebih mahal dibanding kedelai Brasil.

EtIndonesia. Pada Selasa (18 November), Departemen Pertanian Amerika Serikat (USDA) mengumumkan bahwa eksportir swasta telah menjual 792.000 ton kedelai untuk tahun penjualan 2025–2026 kepada Tiongkok. Ini merupakan pembelian satu hari terbesar dari Beijing dalam dua tahun terakhir.

Setelah Pertemuan Trump–Xi, Tekanan untuk Memenuhi Komitmen Meningkat

Pasca pertemuan Trump–Xi, Washington menurunkan tarif atas produk Tiongkok menjadi 47%, sedangkan Beijing berjanji:

  • membeli setidaknya 12 juta ton kedelai AS sebelum akhir tahun
  • membeli minimal 25 juta ton per tahun selama tiga tahun berikutnya

Namun data USDA minggu lalu menunjukkan Tiongkok baru membeli dua pengiriman kecil, total hanya 332.000 ton.

Menteri Keuangan AS, Scott Bessent, dalam wawancara dengan Fox News pada 16 November mengatakan ia yakin Tiongkok akan memenuhi janji tersebut. Ia juga memperingatkan bahwa jika Beijing mengingkari kesepakatan, “AS memiliki banyak cara untuk membalas.”

Tiongkok Pesan Hampir 20 Kapal Kedelai AS

Menurut Bloomberg, perusahaan raksasa milik negara Tiongkok, COFCO, memesan hampir 20 kapal kedelai AS pada Senin, yang akan dikirim pada Desember dan Januari.

Pakar finansial Taiwan, Huang Shih-tsung, mengatakan: “Saya yakin Tiongkok mendapat tekanan kuat dari AS. Bessent sudah memperingatkan bahwa jika tidak mematuhi perjanjian, sanksi keras bisa muncul. Tampaknya kali ini pemerintah AS betul-betul mengawasi apakah Beijing menjalankan komitmennya. Tekanan inilah yang membuat Tiongkok kembali membeli.”

Walau Lebih Mahal, Tiongkok Tetap Membeli Kedelai AS

Dua pedagang Asia mengatakan kepada Reuters bahwa meski harga kedelai AS lebih tinggi dari Brasil, Tiongkok tetap membeli sebagai bentuk pemenuhan kesepakatan.

Analis ekonomi daratan Tiongkok, Wen Li, menyatakan: “Pembelian kedelai AS tampak seperti pemenuhan janji kepada Washington, tetapi pada sisi lain, Tiongkok memang membutuhkannya. Impor kedelai Tiongkok hampir menyentuh 100 juta ton per tahun. Walaupun ada kedelai Brasil, Beijing tidak ingin bergantung pada satu negara. Oktober lalu, pedagang Brasil menaikkan harga secara mendadak, membuat importir Tiongkok menghentikan pembelian.”

Dengan pembelian baru ini, total pembelian kedelai AS sejak Oktober telah melebihi 1 juta ton. Namun untuk mencapai target 12 juta ton sebelum akhir tahun, jaraknya masih sangat jauh.

Presiden Donald Trump pada Selasa menegaskan ia berharap Tiongkok “mempercepat” pembelian kedelai, dan meminta Menteri Keuangan Bessent untuk menyampaikan tuntutan itu langsung kepada Beijing.

Tiongkok Dinilai Masih “Bermain Waktu” terhadap Amerika

Huang Shih-tsung menambahkan: “Saat ini Tiongkok memakai strategi menunda. Jika AS menekan, mereka patuh. Jika tidak ditekan, mereka berhenti. Pada saat yang sama Beijing masih mempersiapkan langkah balasan untuk masa depan, termasuk kemungkinan pembatasan ke militer AS terkait akses bahan baku strategis seperti tanah jarang.”

Sementara itu, Wall Street Journal mengutip sumber internal yang menyebut PKT sedang membangun sistem “Validasi Pengguna Akhir (VEU)” untuk mempermudah ekspor tanah jarang dan material terbatas lainnya ke AS, tetapi mengecualikan semua perusahaan yang terkait dengan militer Amerika.

Kesepakatan Perdagangan Mungkin Rampung Sebelum Thanksgiving

Bessent pada 16 November mengatakan bahwa AS dan Tiongkok “berpeluang” menyelesaikan kesepakatan perdagangan sebelum Thanksgiving, dan ia optimis mengenai perekonomian Amerika tahun depan.

Wen Li menambahkan: “Jika Bessent berharap kesepakatan tercapai sebelum Thanksgiving, itu kemungkinan besar juga keinginan Beijing. Perekonomian Tiongkok saat ini sudah pada tahap yang mengkhawatirkan bagi rezim—hanya saja mereka tidak mau mengakuinya. AS juga memegang banyak kelemahan PKT. Setiap kali Washington mengancam akan mengungkap atau membekukan aset pejabat tinggi PKT di Amerika, mereka langsung melunak dan mencari jalan damai. Dengan Trump yang keras dan berpengalaman dalam negosiasi, PKT tidak punya banyak pilihan selain mengikuti.”

Harga Kedelai AS Melejit

Dibantu sentimen optimisme terhadap perdagangan AS–Tiongkok, harga kedelai berjangka di Chicago Board of Trade melonjak hampir 3% pada Senin—level tertinggi dalam 17 bulan terakhir. (jhon)

Kisah Inspiratif — Beternak Ikan di Padang Gurun


EtIndonesia.
Gurun Negev di Israel mungkin tidak setenar Gurun Mu Us di Tiongkok atau Gurun Sahara di Afrika, namun wilayahnya luas, tandus, dan hampir tidak ada makhluk hidup yang dapat bertahan di sana. Semua orang tahu bahwa Israel adalah negara kecil yang selalu dikelilingi konflik, terutama dengan Palestina karena perebutan tanah. Meski demikian, Israel justru memiliki pertanian dan peternakan yang sangat maju. Dan yang lebih mengejutkan, meskipun danau serta sungai mereka sangat sedikit, negara kecil ini menjadi salah satu negara pengekspor produk perikanan!

Apakah ikan-ikan itu jatuh dari langit?

Ternyata tidak. Orang Israel yang terkenal kreatif menggunakan padang gurun yang “mati” sebagai tempat budidaya ikan dan udang. Hal ini begitu mencengangkan hingga UNEP (United Nations Environment Programme) menuliskan dalam laporan Global Desert Outlook bahwa gurun ternyata menyimpan potensi ekonomi yang luar biasa besar.

Pelopor Gila yang Mendirikan Peternakan Ikan di Gurun

Tokoh pertama yang memelopori budidaya ikan di gurun adalah Alef. Dia mendirikan perusahaan perikanan yang dinamai sesuai namanya—Perusahaan Perikanan Alef. Berbasis di padang gurun, usahanya berkembang pesat dan dalam waktu sekitar sepuluh tahun menjadi perusahaan budidaya air terbesar di Israel. Dia bahkan mendirikan lembaga penelitian budidaya ikan gurun, satu-satunya di dunia.

Apa yang membuat Alef terpikir melakukan hal “gila” seperti beternak ikan di gurun?

Sebuah “Petaka” yang Mengubah Hidup

Sebelum terjun ke gurun, Alef sebenarnya sudah bekerja di kampungnya sebagai peternak ikan. Namun karena kondisi terbatas, usahanya tak pernah bisa besar. Ditambah lagi, perang dengan Palestina kerap meledak tiba-tiba, dan kolam-kolam ikannya sering ikut rusak.

Suatu hari, Alef pergi berwisata ke Gurun Negev dan tersesat. Dia terombang-ambing di tengah gurun selama tiga hari tanpa makanan dan air. Dehidrasi menjadi ancaman terbesar. Dalam keadaan putus asa, dia berharap menemukan sedikit air.

Keberuntungan datang. Di hadapannya muncul sebuah danau kecil di tengah gurun—airnya jernih, walau rasanya sangat pahit dan asin. Demi bertahan hidup, dia tetap meminumnya.

Pengalaman hidup-mati itu menjadi titik balik.

Dia berpikir: “Jika di gurun tandus ini ada danau tersembunyi, bukankah mungkin masih ada yang lain? Dan kalau ada air, bukankah bisa dipakai untuk beternak ikan?”

Dia mengutarakan idenya, tapi keluarganya menganggapd dia linglung akibat teror di gurun.

“Kalau gurun bisa dipakai untuk ternak ikan,” kata mereka, “mengapa dari dulu tidak ada orang melakukannya?”

Mimpi yang Ditertawakan Semua Orang

Alef mulai mencari semua informasi tentang beternak ikan di gurun. Hasilnya: nol besar. Di seluruh dunia, belum ada satu pun orang yang pernah melakukan budidaya ikan di gurun.

Dia kemudian pergi ke Fakultas Perikanan Universitas Ibrani untuk meminta pendapat.

Jawaban para profesor: “Kami hanya meneliti budidaya normal. Budidaya ikan di gurun? Kami belum pernah memikirkannya.”

Kecewa, tetapi tidak menyerah, Alef terus memikirkan satu hal: “Air tetaplah air. Jika laut yang asin bisa menjadi rumah jutaan ikan, mengapa danau gurun tidak?”

Dia kembali ke danau itu untuk meneliti. Namun dia tidak menemukan seekor ikan pun. Setelah diuji, ternyata airnya memiliki kadar garam tinggi, dan rasanya sangat pahit.

Ini justru membuatnya yakin: kondisi ini mirip dengan laut—tempat ikan hidup dengan sangat baik.

Eksperimen Gila: Membawa Bibit Ikan ke Gurun

Dia akhirnya nekat membeli bibit ikan dan membawanya ke salah satu genangan air di gurun. Dia melepas bibit itu dan kembali berbulan-bulan kemudian.

Hasilnya membuatnya tertegun: Ikan-ikan itu tumbuh lebih besar dan lebih gemuk daripada ikan yang dia pelihara di kolam rumahnya.

Alef pun mengajukan izin untuk memanfaatkan wilayah gurun tersebut. Karena tanah gurun tidak dianggap bernilai oleh siapa pun, dia mendapatkannya secara gratis.

Kesuksesan Besar dari Tempat Paling Mustahil

Bisnis Alef berkembang pesat. Ikan-ikannya diberi label produk hijau gurun—alami, tanpa polusi, dan sehat. Produk tersebut melesat di pasar dan selalu kekurangan pasokan.

Berkat reputasi itu, dia mendaftarkan merek dagang bertema gurun, yang membuat harga ikannya melonjak 20% lebih tinggi dibanding produk biasa.

Dalam waktu singkat, banyak orang Israel mengikuti jejaknya.

“Beternak ikan di gurun” menjadi tren nasional.

Pesan Alef yang Menggetarkan Dunia

Ketika ditanya bagaimana dia bisa berhasil, Alef berkata: “Bagi sebagian orang, gurun hanyalah gadis buruk rupa yang tidak pernah dianggap. Di mata mereka, gurun adalah tempat yang mustahil memberi hasil. Tapi selama kamu berani membayangkan, kamu bisa melakukannya. Selama kamu mau bertindak, segalanya menjadi mungkin.” (jhn/yn)

Israel Temukan Terowongan “Kompleks” Hamas : Panjang 7 Km, Kedalaman 25 Meter, 80 Kamar

EtIndonesia. Pasukan Pertahanan Israel (IDF) menemukan terowongan utama Hamas di Jalur Gaza tempat jenazah Letnan Hadar Goldin ditawan oleh kelompok teror tersebut baru-baru ini. Letnan Goldin tewas dalam penyergapan di Gaza selama perang Israel-Hamas tahun 2014. Awal bulan ini, Israel telah menerima jenazahnya.

Dalam sebuah unggahan di X, IDF pada hari Kamis (20/11) membagikan video terowongan tempat jenazah Goldin ditawan. IDF mengatakan bahwa terowongan tersebut membentang di bawah permukiman padat penduduk Rafah dan melewati kompleks UNRWA (Badan Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk Pengungsi Palestina), masjid, klinik, dan taman kanak-kanak.

Terowongan tersebut digunakan oleh para komandan Hamas untuk menyimpan senjata, merencanakan serangan, dan memperpanjang masa tinggal.

Terowongan Sepanjang 7 Km, Memiliki 80 Ruangan

IDF menyatakan bahwa terowongan tersebut memiliki panjang lebih dari tujuh kilometer, kedalaman 25 meter, dan memiliki 80 ruangan. Terowongan tersebut diungkap oleh unit zeni tempur elit Yahalom dan unit komando angkatan laut Shayetet 13.

Militer menemukan ruangan-ruangan yang digunakan sebagai pos komando oleh para komandan senior Hamas, termasuk Muhammad Shabana, yang tewas bersama pemimpin Hamas Mohammed Sinwar pada bulan Mei.

Anggota Hamas yang Terlibat dalam Kematian Tentara Ditangkap

Dalam unggahan terpisah di X, IDF menyatakan telah menangkap Marwan Al-Hams, “seorang teroris Hamas yang terlibat dalam penentuan kematian Letnan Hadar Goldin.”

“Al-Hams juga diduga mengetahui lokasi pemakaman Letnan Goldin di terowongan “Mahkota Putih” di Rafah,” kata IDF.

“Operasi pada Juli 2025 merupakan bagian dari puluhan operasi rahasia yang dilakukan dalam 6 bulan terakhir untuk menjemput Letnan Hadar Goldin & memulangkannya untuk dimakamkan di Israel,” tambahnya.

Berita Terbaru dari Perang Gaza

Dalam berita terbaru dari perang Gaza yang dimulai pada Oktober 2023, serangan udara Israel menewaskan lima orang dan melukai 18 lainnya di Khan Younis di Jalur Gaza selatan pada hari Kamis.

Para petugas medis mengatakan kepada kantor berita Reuters bahwa satu serangan terhadap sebuah rumah di Kota Bani Suhaila di sebelah timur Khan Younis menewaskan tiga orang, termasuk seorang bayi perempuan, dan melukai 15 lainnya, sementara serangan lainnya menewaskan seorang pria dan melukai tiga lainnya di kota Abassan di dekatnya.

Serangan udara tersebut terjadi setelah Hamas dan Israel saling menuduh melanggar gencatan senjata yang semakin rapuh, yang telah berlangsung hampir enam minggu.

Perang di Gaza dimulai setelah militan yang dipimpin Hamas menewaskan 1.200 orang, sebagian besar warga sipil, dan menyandera 251 orang dalam serangan di Israel selatan pada 7 Oktober 2023. Serangan balasan Israel menewaskan lebih dari 69.000 warga Palestina, sebagian besar warga sipil, menurut pejabat kesehatan di Gaza.(yn)

FISIPOL Unesa dan Menabung Air Foundation Kolaborasi Lahirkan “Biopori Hero” untuk Atasi Krisis Air

Surabaya,  – Sebanyak 132 mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Universitas Negeri Surabaya (FISIPOL Unesa) mengikuti Training of Trainers (ToT) Edukasi Konservasi Air yang digelar oleh Menabung Air Foundation. Kegiatan yang berujung pada penandatanganan nota kesepahaman (MoU) ini bertujuan mencetak agen perubahan muda dalam menjawab tantangan krisis air melalui aksi nyata.

Kolaborasi strategis ini secara resmi ditandai dengan penandatanganan MoU oleh Dekan FISIPOL Unesa, Prof. Dr. Wiwik Sri Utami, M.P., dan perwakilan Menabung Air Foundation, Andi Widodo. Kerja sama ini mencakup program jangka panjang dalam edukasi lingkungan dan konservasi air.

Dalam pelatihan tersebut, mahasiswa tidak hanya mendapatkan materi teoritis mengenai urgensi konservasi air dan strategi implementasi teknologi ramah lingkungan, tetapi juga langsung mempraktikkan pembuatan 5 unit Lubang Resapan Biopori (LRB) di area kampus.

“Melalui kegiatan ini, kami berharap praktik Lubang Resapan Biopori dapat menjadi gerakan berkelanjutan yang diterapkan tidak hanya di kampus, tetapi juga di komunitas masing-masing,” tegas perwakilan MAF.

Prof. Dr. Wiwik Sri Utami menyambut positif kolaborasi ini. “Edukasi lingkungan merupakan bagian penting dari pembangunan sosial, dan mahasiswa harus terlibat aktif dalam solusi inovatif terkait isu air,” ujarnya.

Kedua institusi berkomitmen untuk terus bersinergi menghadirkan aksi nyata berkelanjutan. Harapannya, mahasiswa FISIPOL Unesa dapat menjadi “Biopori Hero” yang mampu mengedukasi dan menggerakkan masyarakat dalam praktik pelestarian lingkungan, khususnya konservasi air.