Seorang Pria di Tiongkok Dijatuhi Hukuman Mati Karena Membunuh Ibunya dengan Menabraknya Menggunakan Mobil dalam Penipuan Asuransi

EtIndonesia. Seorang pemuda di Tiongkok yang bekerja sama dengan teman-temannya untuk membunuh ibunya dalam kecelakaan lalu lintas palsu demi mendapatkan asuransinya telah mengejutkan publik.

Pria yang berusia 23 tahun, bermarga Lu, dan temannya, yang diidentifikasi sebagai Yang, dijatuhi hukuman mati karena pembunuhan yang disengaja.

Pria lain, Cheng, dijatuhi hukuman tujuh tahun penjara karena membantu kejahatan tersebut.

Putusan tersebut dijatuhkan oleh Pengadilan Rakyat Menengah Taizhou di Provinsi Zhejiang timur pada bulan April tetapi baru diumumkan kepada publik baru-baru ini, lapor media berita The Paper.

Ketiga terdakwa telah mengajukan banding tetapi putusan belum dicapai.

Lu dan dua temannya adalah mantan teman sekelas di sebuah sekolah menengah di Taizhou.

Mereka merancang skema penipuan tersebut setelah ibu Lu, bermarga Xu, terluka dalam kecelakaan lalu lintas pada bulan April 2023 dan menerima kompensasi sebesar 320.000 yuan (sekitar Rp 750 juta) dari polis asuransi.

Lu dan Yang menarik uang dari rekening bank Xu sebelum menghambur-hamburkannya untuk barang-barang mewah.

Mereka awalnya berencana menusuk mata Xu, berharap mendapatkan kompensasi asuransi atas cederanya.

Ketika rencana itu gagal, mereka menusuk mata ayah Lu dengan tongkat bambu, yang membuat mereka berhasil mendapatkan kompensasi asuransi sebesar 1.300 yuan (sekitar Rp 3 juta).

Dengan keberanian yang membara, ketiganya memulai penipuan mematikan yang melibatkan lebih banyak uang.

Yang menyarankan Lu untuk merekayasa kecelakaan mobil untuk membunuh kakeknya; Lu mengatakan dia pernah mendengar bahwa pelaku kecelakaan lalu lintas yang korbannya sudah lanjut usia tidak akan dipenjara.

Lu tidak setuju karena dia dibesarkan oleh kakeknya.

Mereka memutuskan untuk menargetkan ibunya, yang memiliki hubungan buruk dengannya.

“Yang mengatakan kepada saya bahwa jika kami membunuh ibu saya dan menerima kompensasi asuransi, kehidupan keluarga saya akan jauh lebih baik. Jadi saya setuju untuk membunuh ibu saya,” kata Lu kepada polisi.

Pada 30 September 2023, Lu mengajak ibunya keluar dan meninggalkannya menunggu di pinggir jalan. Yang kemudian mengemudikan mobil, dengan Cheng duduk di sampingnya, dan menabrak ibunya.

Xu dinyatakan meninggal dunia di rumah sakit. Dia berusia 44 tahun.

Lu menimbulkan kecurigaan polisi ketika cerita yang dia dan kedua temannya sampaikan kepada penyidik ​​tidak sesuai.

Trio kriminal itu bahkan telah memutuskan bagaimana mereka akan membagi uang asuransi.

Pengadilan memutuskan bahwa kedua pria itu harus dihukum berat karena niat tercela mereka yang menimbulkan dampak buruk bagi masyarakat.

“Mereka pantas dikutuk,” kata seorang pengamat daring.

“Betapa malangnya ibu itu. Saya tak bisa berkata-kata tentang putranya. Saya tidak tahu bagaimana menggambarkan putra ini dan kedua temannya,” kata yang lain. (yn)

Seorang Pria Menjerit Kesakitan Saat ke Rumah Sakit — Ternyata Seekor Kumbang Masuk ke Dalam Telinganya Saat Tidur

EtIndonesia. Seorang pria di negara bagian Indiana, Amerika Serikat, menjerit kesakitan di rumah sakit hingga para dokter mengira ia sedang mengalami gangguan mental akibat penggunaan narkoba. Namun setelah diperiksa, ternyata seekor kumbang bersembunyi di dalam telinganya.

Kejadian ini menimpa Brendan Doyle, pria berusia 31 tahun. Ia menceritakan kepada Daily Mail bahwa beberapa hari lalu ia tertidur di sofa, dan ketika terbangun, ia mendengar suara gesekan tajam di telinga kanannya. Panik, ia langsung berteriak, “Ada sesuatu di telinga saya!” dan segera bergegas ke rumah sakit ditemani istrinya.

Setibanya di rumah sakit, teriakan kesakitannya begitu keras hingga perawat dan dokter sempat mengira ia sedang berhalusinasi karena obat-obatan terlarang. Namun setelah diperiksa lebih dekat, para perawat menemukan seekor kumbang hitam sepanjang sekitar 5 sentimeter di dalam telinganya.

Proses pengeluaran kumbang tersebut memakan waktu sekitar satu jam. Perawat menggunakan salep dan kapas untuk membunuh serangga itu sebelum mengeluarkannya. Prosesnya sangat menyakitkan bagi Doyle.

“Itu benar-benar menakutkan,” katanya. “Setiap suara yang ditimbulkan kumbang itu terdengar sangat keras karena letaknya begitu dekat dengan telinga bagian dalam. Dan kumbang itu punya capit, jadi dia terus menjepit bagian dalam telinga saya.”

Pasangan tersebut kemudian menduga bahwa sofa tempat Doyle tidur baru dibeli seminggu sebelumnya, dan kemungkinan kumbang itu sudah berada di dalam sofa sejak masih disimpan di gudang.

Serangga seperti kumbang biasanya tertarik pada cahaya, kehangatan, atau tempat lembab, sehingga terkadang masuk ke telinga manusia saat orang sedang tidur, terutama di malam hari.
Kecoa bahkan lebih sering melakukan hal ini karena mereka tertarik pada asam lemak yang terdapat dalam kotoran telinga manusia.

Serangga yang masuk ke dalam telinga sering kali tidak bisa keluar sendiri.
Menurut Sekolah Kedokteran Universitas Stanford, cara aman untuk mengeluarkan benda asing atau serangga dari telinga adalah dengan:

  • memiringkan kepala agar telinga menghadap ke bawah dan digoyang perlahan;
  • jika serangga masih hidup, teteskan sedikit minyak sayur untuk membuatnya mati lemas;
  • jika sudah mati, bisa dibilas dengan air hangat.

Jangan pernah menggunakan pinset atau cotton bud, karena dapat mendorong serangga lebih dalam ke telinga.

Orang yang kemasukan serangga ke telinga mungkin akan mengalami pembengkakan, bau tidak sedap, keluar nanah, gangguan pendengaran, atau demam. Jika tidak segera diobati, serangga dapat menembus gendang telinga, menyebabkan rasa sakit hebat, pusing, atau tinnitus (denging di telinga). (Hui/asr)

Laporan diterjemahkan oleh Jin Jing / Lin Qing

Kucing Masuk ke Taman Tetangga Dinyatakan “Bersalah”, Pemiliknya Didenda Ribuan Euro — Picu Kontroversi di Prancis

EtIndonesia. Sebuah perselisihan antar tetangga di Prancis semakin memanas setelah pengadilan menjatuhkan putusan yang dianggap tidak masuk akal. Pada awal tahun ini, pengadilan memutuskan bahwa seorang pemilik kucing harus membayar denda 1.250 euro (sekitar 1.445 dolar AS) karena kucingnya masuk ke taman tetangga dan “melakukan pelanggaran”. Kini, pemilik kucing tersebut kembali terancam denda baru sebesar 2.000 euro.

Menurut laporan Le Parisien pada 30 Oktober, pengadilan di Béziers, Departemen Hérault, Prancis selatan, sebelumnya telah menyatakan seekor kucing oranye bernama Rémi bersalah karena merusak properti tetangganya. 

Pemilik kucing, Dominique Valdes, diwajibkan membayar 450 euro sebagai ganti rugi dan 800 euro biaya pengadilan, dengan tambahan denda 30 euro setiap kali Rémi melompati pagar.

Asosiasi Perlindungan Hewan Prancis (SPA) khawatir kasus ini bisa menjadi preseden hukum yang berbahaya. Putusan pada 17 Januari 2025 menyebutkan bahwa kucing Rémi meninggalkan bekas cakaran di dinding rumah tetangga, mengencingi selimut bulu angsa, dan buang air besar di taman, yang dianggap sebagai tindakan perusakan.

Namun, baru-baru ini, tetangga yang sama kembali melaporkan bahwa Rémi melompati pagar lagi, sehingga Valdes dipanggil ke pengadilan untuk kedua kalinya.

Pada Desember mendatang, guru berusia 64 tahun itu akan menghadapi tagihan baru sebesar 2.000 euro (sekitar 2.313 dolar AS), dan denda atas pelanggaran baru akan naik menjadi 150 euro setiap kali kucingnya menyeberang pagar.

“Ketika saya mendengar putusan itu, rasanya seperti disambar petir,” kata Valdes.

Ia mengatakan kasus ini menyebabkan tekanan fisik dan mental yang berat bagi dirinya dan kucingnya.

“Sejak keputusan itu, saya selalu mengurung Rémi di dalam rumah. Itu sangat sulit. Ia menjadi agresif, menyerang anjing saya. Untuk menenangkannya, saya memberinya lebih banyak makanan karena kalau tidak, dia akan terus mengeong. Sekarang berat badannya bertambah. Saya bahkan takut membiarkannya di taman, khawatir ia melompat pagar. Ini seperti hukuman rumah — penjara ganda bagi kami berdua.”

Valdes juga mengatakan kepada Le Parisien: “Dalam dokumen pengadilan setebal 90 halaman itu, tidak ada bukti kuat bahwa kerusakan disebabkan oleh Rémi. Ada seekor kucing oranye lain di sekitar, dan foto-foto dari tetangga itu sendiri menunjukkan banyak kucing lain sering melintasi tamannya.”

Sejumlah warga setempat pun menyatakan dukungan bagi Valdes dan kucingnya.
Warga bernama Azais Josian mengatakan kepada BFMTV: “Kucing itu memang sering berkeliaran, tapi dia membantu menangkap tikus di rumah saya. Tidak pernah mengganggu siapa pun. Ini benar-benar keterlaluan dan tidak masuk akal.”

Tetangga lain, Dominique dan Henri, menambahkan: “Jika sistem seperti ini terus dibiarkan, semua orang bisa kena imbasnya. Orang itu (pelapor) seperti menjadikan ini sumber uang. Ini juga membuka peluang bagi orang-orang yang tidak suka hewan untuk menyalahgunakannya.”

Menurut warga setempat, penggugat tersebut bahkan pernah diperingatkan oleh Komisi Nasional Informasi dan Kebebasan (CNIL) karena menggunakan terlalu banyak kamera pengawas untuk memantau rumah tetangga.

Asosiasi Perlindungan Hewan Prancis (SPA) menyatakan keprihatinannya.

Direkturnya, Guillaume Sanchez, berkata: “Kami belum pernah mendengar putusan seperti ini sebelumnya. Kucing rumahan — terutama yang tinggal di dalam rumah — secara naluriah suka menjelajah di sekitar wilayahnya.”

Ia memperingatkan bahwa jika kasus ini dijadikan preseden, jumlah adopsi hewan peliharaan bisa turun drastis: “Siapa yang mau mengadopsi hewan jika harus menghadapi risiko denda hanya karena hewannya berkeliaran di luar rumah?” katanya. (Hui/asr)

Laporan diterjemahkan oleh Jin Hong / Lin Qing

6,8 Miliar Kali Penayangan Tak Bisa Menyelamatkan Kasus “Anak Liar” — Warga Tiongkok Beramai-ramai Sebar Selebaran, Lakukan Protes Offline

Kasus “anak liar” di Yunnan, Tiongkok  memicu kemarahan dan perhatian besar di seluruh internet Tiongkok. Ketika pihak berwenang menutup mulut publik, menghapus unggahan, dan menangguhkan akun, warga yang ingin menolong anak itu terpaksa melakukan aksi protes offline: mereka mencetak kisah anak itu menjadi selebaran dan menyebarkannya ke mana-mana. Beberapa netizen bahkan mengatakan bahwa mereka “tidak berani lagi punya anak”.

EtIndonesia. Pada 1 November 2025, setelah forum khusus di medsos Weibo tentang kasus anak liar Yunan diblokir, para netizen membuat forum baru bernama “Bersuara untuk Kehidupan”. Dalam dua hari, jumlah tayangan mencapai 6,8 miliar kali dan terdapat 115 ribu unggahan. Namun pada  2 November pagi, jumlah tayangan tiba-tiba menurun. Banyak yang menduga pihak Weibo telah membatasi jangkauan (shadow ban).

Di saat yang sama, platform-platform besar di Tiongkok seperti Xiaohongshu dan Douyin atau TikTok versi Tiongkok juga melakukan penghapusan masif dan penutupan akun. Semua video atau unggahan terkait kasus “anak liar Yunnan” dengan cepat dihapus, bahkan akun pembuatnya diblokir. Meski begitu, warganet tetap terus berupaya menyuarakan kasus tersebut.

(Tangkapan layar dari internet)

Beberapa orang berkomentar dengan nada putus asa:

“Perhatian sebesar ini, suara kemarahan sebesar ini, tapi tidak ada sedikit pun tanggapan dari pemerintah.”

 “Sungguh sangat mengecewakan.”

Ada pula yang menyerukan agar masyarakat tidak hanya bersuara di dunia maya, tapi juga bergerak di dunia nyata.

Gambar yang diunggah warganet menunjukkan selebaran berwarna merah bertuliskan “Korban Anak yang Diperlakukan Seperti Anjing di Yunnan”, dengan ajakan agar publik peduli. Tertulis di dalamnya:

“Dia adalah manusia, dia punya hak asasi, dia juga seorang bayi, seorang anak — dia membutuhkan kita!”
“Kami sudah berulang kali menyuarakan keberatan, tetapi pihak berwenang tidak bertindak.”

Selebaran-selebaran itu ditempel di lift, pintu kaca toko, mobil yang sedang berjalan, keranjang sepeda listrik, bahkan diserahkan ke pedagang, dengan seruan “Selamatkan anak itu!”

BACA JUGA : (Video) Viral ‘Bocah Serigala’ Telanjang Terlihat Merangkak Hingga Menggerogoti Area Layanan Tol Jalan Raya Sichuan, Tiongkok

BACA JUGA : Kasus “Anak Liar” di Yunnan, Tiongkok  Terus Meluas — Warganet Diduga Temukan “Markas Pelatihan”

BACA JUGA : Viral Kasus “Anak Liar” di Yunnan, Tiongkok, Kini Terus Berkembang — Diduga Dalang Utama Terlibat Perdagangan Anak Internasional

Seorang ibu menulis: “Kami bisa merasakan penderitaannya karena kami manusia normal. Sebagai ibu, aku merasa sangat hancur. Aku tahu bagaimana seharusnya mata anak kecil penuh rasa ingin tahu, bukan kehampaan. Wajahnya seharusnya ceria dan ekspresif, bukan beku dan patuh. Betapa kuatnya dia bertahan hingga setiap foto yang tersebar membuat kita kian ngeri — satu lebih menyakitkan dari yang lain.”

Banyak netizen menulis dengan emosi: “Ini adalah kasus penyiksaan anak paling kejam dalam sejarah! Betapa biadab! Tiap kali melihat beritanya aku hanya bisa menangis dan marah. Bagaimana bisa memperlakukan bocah kecil seperti itu? Dia baru beberapa tahun saja! Dan yang kita lihat mungkin baru puncak gunung es. Anak kecil itu, tubuh mungilmu sudah menanggung penderitaan yang melebihi beberapa kehidupan manusia dewasa. Tolong, selamatkan dia!”

(Tangkapan layar dari internet)

Netizen lain menggambarkan: “Rambutnya kusut, pakaiannya compang-camping, tapi dia tetap tampak lucu dan polos. Katanya namanya Lele, baru tiga tahun. Dalam satu foto dia duduk di tepi jendela tanpa senyum, hanya pandangan kosong dan lelah yang tak sesuai usianya. Dalam video lain, dia berdiri dan berjalan dengan kaki sendiri, bersin terus-menerus di udara dingin lalu mengusap hidungnya dengan tangan kecil itu…”

Ada pula komentar: “Kami sebagai orang tua takut anak kami kedinginan di malam hari, sedangkan dia bahkan tak punya celana dalam… Inilah arti menjadi manusia — kita punya empati, kita bersatu, dan kita peduli pada yang lemah.”

(Tangkapan layar dari internet)

Beberapa netizen menulis kalimat yang memilukan: “Saya tidak berani lagi punya anak.”

Mereka berpendapat bahwa kasus ini bukan hanya tentang satu anak, tapi menyangkut keamanan seluruh anak di Tiongkok. Jika masyarakat membiarkan kekejaman seperti ini terjadi tanpa keadilan, tidak ada anak yang aman, dan tidak ada orang tua yang berani melahirkan lagi.

Netizen menyerukan: “Hukum seberat-beratnya pelaku di balik ini!”
“Jika kejahatan yang terang-terangan di depan mata saja tidak dihukum, lalu apa arti dari keadilan?”
“Jika anak ini tidak bisa diselamatkan, maka siapa pun akan takut untuk punya anak lagi.”

(Tangkapan layar dari internet)
(Tangkapan layar dari internet)

Menurut laporan sebelumnya, pada 16 Oktober seorang netizen di sebuah rest area di Sichuan, Tiongkok  memotret seorang anak kecil telanjang yang merangkak dan makan seperti anjing. Kasus itu dikenal luas di daratan Tiongkok sebagai “anak liar” atau “anak yang diperlakukan seperti anjing”. 

Informasi yang muncul kemudian menyebut bahwa dalang di balik kasus ini adalah seorang influencer Douyin yang baru kembali dari luar negeri, diduga terlibat dalam jaringan perdagangan dan penyiksaan anak internasional.

Warganet beramai-ramai meminta penyelidikan menyeluruh dan transparansi dari pemerintah, serta penyelamatan anak itu. Namun hingga kini, pihak berwenang tidak memberikan tanggapan apa pun, hanya berusaha menyensor dan menutupi seluruh informasi terkait. (Hui/asr)

Laporan oleh Li Li / Lin Qing – NTDTV.com

AS Siap Tembakkan Rudal Nuklir, Putin Ngamuk di Kremlin: Pertemuan Gagal, Perang Dingin Baru Mulai?


EtIndonesia.  Amerika Serikat bergerak maju dengan uji coba rudal balistik antarbenua (ICBM) untuk pertama kalinya sejak perintah dari Presiden Donald Trump memulihkan program tersebut. Di saat yang sama, pembatalan pertemuan dengan Presiden Vladimir Putin di Budapest memicu gelombang ketegangan baru di lingkungan Kremlin.

 Peluncuran Rudal ICBM AS

Pada 3 November 2025, media internasional melaporkan bahwa AS dijadwalkan meluncurkan rudal LGM‑30 Minuteman III dari pangkalan Vandenberg Space Force Base di California menuju lokasi uji coba di Kwajalein Atoll di Kepulauan Marshall pada tanggal 5–6 November.

Rudal itu akan menempuh jarak sekitar 6.700 kilometer serta melintasi lima zona pembuangan puing selama penerbangan.

AS menyatakan bahwa uji coba ini bersifat “rutin dan terjadwal”, untuk memastikan kemampuan deterensi nuklir AS tetap aman dan dapat diandalkan.

Langkah ini dilakukan di tengah tekanan kompetisi nuklir global: Rusia dan Tiongkok disebut mempercepat pengembangan rudal antarbenua dan sistem nuklir baru.

Sebelumnya, Trump memerintahkan militer AS untuk segera memulai kembali pengujian senjata nuklir, setelah jeda beberapa dekade.

Pembatalan Pertemuan Trump–Putin dan Reaksi Diplomatik

Pertemuan antara Presiden Trump dan Presiden Putin yang rencananya berlangsung di Budapest  pada 21 Oktober 2025 dibatalkan setelah Rusia mengirim nota diplomatik berisi tuntutan keras kepada AS mengenai perang di Ukraina.

Menurut laporan, Menteri Luar Negeri Rusia, Sergey Lavrov, menjadi sorotan di Kremlin karena dianggap gagal dalam negosiasi intensif menjelang pertemuan tersebut — yang memunculkan spekulasi tentang posisi politiknya di Moskow.

Ketegangan muncul setelah panggilan antara Lavrov dan Menlu AS, Marco Rubio, di mana Moskow dianggap tidak menunjukkan minat serius untuk bernegosiasi.

Ukraina Tingkatkan Pertahanan & Serangan Balasan

  • Pada 3 November 2025, Presiden Volodymyr Zelenskyy mengumumkan bahwa Ukraina menerima sistem pertahanan udara tambahan jenis Patriot air defense system dari Jerman, guna menghadapi serangan rudal dan drone Rusia yang meningkat menjelang musim dingin.
  • Juga pada 2–3 November, Ukraina melancarkan serangan drone ke fasilitas minyak Rusia, termasuk pabrik penyulingan di wilayah Saratov Oblast dan terminal minyak di Tuapse.
  • Di Saratov, Rusia mengklaim berhasil mencegat puluhan drone, namun media Ukraina dan independen menunjukkan video ledakan besar di pabrik penyulingan.
  • Serangan ini dipandang sebagai bagian dari strategi Ukraina menekan logistik dan sumber daya energi Rusia — sekaligus mengirim sinyal bahwa Ukraina mampu menyerang lebih jauh ke dalam wilayah Rusia.

Analisis & Implikasi

  • Uji coba ICBM AS dan pengaktifan kembali program nuklir oleh AS mempertegas bahwa persaingan strategis nuklir kembali ke garis depan geopolitik internasional — terutama dalam konstelasi AS-Rusia-Tiongkok.
  • Pembatalan summit Trump–Putin menandai keretakan dalam diplomasi perdamaian Ukraina-Rusia: Ketegangan internal di Kremlin menunjukkan bahwa Moskow menghadapi tekanan politik dalam memilih jalur diplomasi.
  • Di medan Ukraina, peningkatan sistem pertahanan udara dan intensifikasi serangan ke infrastruktur energi Rusia menunjukkan bahwa perang bukan hanya di garis depan, melainkan juga di belakang garis logistik — dua bidang yang akan menjadi sangat penting menjelang musim dingin dan persiapan jangka panjang.

Kesimpulan

Pada 4 November 2025 kita menyaksikan perpaduan antara dimensi strategis global (uji coba nuklir AS), dimensi diplomasi rusak (gagalnya pertemuan Trump–Putin), dan dimensi perang terbuka di Ukraina (pertahanan dan serangan). Ketiga elemen ini saling terkait dan menunjukkan bahwa konflik global — baik antara negara maupun antara aliansi — memasuki fase di mana kekuatan militer, diplomasi, dan energi sama-sama menentukan.

Banjir di Vietnam Tewaskan 35 Orang dan 5 Hilang — Kota Tua Hoi An Terendam, Warga Gunakan Perahu untuk Keluar Rumah

Banjir besar yang melanda wilayah tengah Vietnam selama sepekan terakhir akibat curah hujan yang mencapai rekor tertinggi telah menewaskan 35 orang dan menyebabkan 5 orang hilang. Menurut laporan dari otoritas pengelola bencana dan bendungan, sebagian besar korban berasal dari kota Hue, Da Nang, dan provinsi Quang Tri. Selain itu, kota tua Hoi An — yang merupakan Warisan Dunia UNESCO — juga terendam banjir setinggi pinggang.

EtIndonesia. Sebuah sungai utama yang terletak di dekat kawasan wisata vietnam tengah itu telah mencapai level air tertinggi dalam 60 tahun terakhir. Hingga Minggu (2/11/2025) hujan deras masih terus mengguyur.

Menurut otoritas pengelola bencana, lebih dari 16.500 rumah di seluruh negeri terendam air, lebih dari 40.000 ekor unggas dan ternak hanyut, serta 5.300 hektar lahan pertanian tergenang banjir.

Data per 30 Oktober menunjukkan bahwa lebih dari 128.000 rumah di lima provinsi Vietnam tengah mengalami banjir, dengan kedalaman air mencapai tiga meter di beberapa wilayah.

Kota tua Hoi An, yang terletak di Da Nang dan diakui UNESCO sebagai warisan budaya dunia, kini terendam air setinggi pinggang. Banyak toko di lantai dasar ikut terendam, dan warga hanya bisa menggunakan perahu kayu untuk keluar rumah atau bepergian.

Menurut Badan Meteorologi Nasional Vietnam pada 30 Oktober, permukaan air Sungai Thu Bon, yang mengalir melalui Da Nang dan bermuara di Hoi An, mencapai 5,62 meter pada malam sebelumnya, atau 4 sentimeter lebih tinggi dari rekor tahun 1964.

Berdasarkan data pemerintah sebelumnya, kerugian ekonomi akibat bencana ini diperkirakan melebihi 610 juta dolar AS. (Hui/asr)

Sumber : NTDTV.com

30 Oktober 2025, Hoi An, Vietnam: Seorang pria menggunakan ponselnya sambil duduk di balkon di tengah jalan yang terendam banjir. (NHAC NGUYEN/AFP via Getty Images)
30 Oktober 2025, Hoi An, Vietnam: Seorang pria berjalan di jalanan yang tergenang air setelah hujan deras. (NHAC NGUYEN/AFP via Getty Images)

30 Oktober 2025, Hoi An, Vietnam: Orang-orang duduk di atas perahu yang ditambatkan di samping jalanan yang tergenang air saat hujan deras. (NHAC NGUYEN/AFP via Getty Images)
30 Oktober 2025, Hoi An, Vietnam: Orang-orang menyeberangi jalanan yang tergenang air dengan perahu saat hujan deras. (NHAC NGUYEN/AFP via Getty Images)
Pada 30 Oktober 2025, Hoi An, Vietnam, dilanda hujan deras, dan jalan serta bangunan terendam banjir. (NHAC NGUYEN/AFP via Getty Images)
Pada 30 Oktober 2025, Hoi An, Vietnam, dilanda hujan deras, dan jalan serta bangunan terendam banjir. (NHAC NGUYEN/AFP via Getty Images)


Rusia Kebakaran di Mana-Mana! Ukraina Hajar Pipa, Gardu, dan Bandara Sekaligus

EtIndonesia. Ukraina semakin meningkatkan intensitas serangan terhadap infrastruktur energi dan militer Rusia. Selain serangan drone yang meluas, Kyiv kini mengerahkan satuan pasukan khusus untuk melakukan operasi sabotase langsung di dalam wilayah Rusia. Serangan diarahkan ke instalasi listrik, stasiun energi, serta pipa minyak strategis yang menopang logistik militer Moskow.

Langkah ini menunjukkan tahap baru eskalasi perang, dengan Ukraina berupaya melumpuhkan kemampuan suplai energi Rusia sekaligus mengganggu stabilitas internal negara tersebut.

Pasukan Khusus Ukraina Beraksi di Jantung Rusia

Dalam rekaman yang dirilis pada 1 November 2025, militer Ukraina menampilkan operasi sabotase terhadap gardu distribusi listrik di wilayah Rusia. Terlihat prajurit khusus Ukraina menyiram fasilitas dengan bahan bakar lalu membakarnya hingga meledak dan rusak total.

Gardu distribusi listrik seperti itu tersebar luas di kawasan perkotaan Rusia. Jika satu instalasi rusak, satu wilayah permukiman dapat mengalami pemadaman besar-besaran.

Target sabotase berada di berbagai lokasi, termasuk:

  • Bryansk dan Rostov (wilayah perbatasan)
  • Wilayah Murmansk (Rusia utara)
  • Chechnya (Rusia tengah)
  • Krimea dan Luhansk (wilayah Ukraina diduduki Rusia)
  • Kota Moskow

Para analis membandingkan operasi ini dengan “serangan tim khusus di belakang garis musuh” yang lazim dalam peperangan klasik.

Serangan Drone Semalam Suntuk

2 November 2025

Pada Sabtu malam hingga Minggu dini hari, Ukraina meluncurkan puluhan drone ke arah infrastruktur energi Rusia. Target utama adalah pelabuhan minyak strategis Tuapse di Laut Hitam.

Fasilitas yang menjadi sasaran meliputi:

  • Stasiun minyak Tuapse (kapasitas 7 juta ton per tahun)
  • Gardu listrik besar di Lipetsk
  • Pembangkit listrik di Oryol
  • Gardu listrik di Luhansk
  • Depot minyak dan fasilitas energi di Krimea

Ledakan besar terekam dari berbagai kota, dengan cahaya merah dan kilatan putih akibat korsleting listrik berskala besar. Api masih membara berjam-jam setelah serangan.

Bandara Sochi terpaksa membatalkan banyak penerbangan dan menyediakan kasur angin di terminal bagi penumpang yang terlantar.

Drone Hantam Moskow

Satu hari sebelumnya, Moskow mengalami serangan drone besar-besaran. Pemadaman listrik terjadi di beberapa blok apartemen, lampu kota berkedip sebelum padam.

Kawasan Lukhovitsy, sekitar 25 km dari Moskow, juga terdampak. Lokasi ini merupakan pusat riset penerbangan penting yang memiliki laboratorium aerodinamika dan landasan uji sepanjang 5,4 km.

Intelijen Ukraina mengunggah video operasi infiltrasi yang menunjukkan penggunaan drone kecil dan bahan peledak untuk menyerang fasilitas energi dan depot bahan bakar.

Ukraina Bentuk “Armada Drone”

Komandan pasukan drone Ukraina, Borys Brovdi, menggambarkan drone sebagai “burung kebebasan Ukraina” yang dapat menjangkau kapan saja dan ke mana saja.

Menurutnya, Rusia mulai menghadapi tekanan logistik energi. Pada 1 November 2025, intelijen Ukraina mengklaim serangan terhadap pipa minyak sepanjang 400 km yang menyalurkan bahan bakar dari Ryazan dan Moskow ke garis depan.

Ukraina juga mengklaim menghancurkan tiga jalur pipa bahan bakar lain dengan kapasitas total 3 juta ton per tahun untuk avtur, solar, dan bensin. Ini disebut sebagai salah satu pukulan terbesar terhadap logistik militer Rusia sejak perang dimulai.

Krisis di Red Army Village

Di sektor darat, pertempuran paling sengit berlangsung di Krasnoarmeyskoye (Red Army Village). Rusia menekan dari tiga sisi dan mempersempit jalur suplai Ukraina hingga tersisa sekitar 10 km.

Jenderal Oleksandr Syrskyi dan Kepala Intelijen Budanov turun langsung ke garis depan untuk mengatur pertahanan. Helikopter Black Hawk terlihat mengangkut pasukan khusus ke zona kritis.

Ukraina terus menyerang dengan drone kamikaze dan artileri jarak jauh, namun posisi mereka makin terjepit. Banyak analis meyakini penarikan pasukan Ukraina dari kota ini tinggal menunggu waktu karena minimnya cadangan personel untuk serangan balik.

Sumber di lokal juga melaporkan adanya perintah ekstrim dari komandan Rusia yang memaksa pasukan maju, bahkan menembaki tentara perempuan Rusia yang menolak perintah. Tekanan besar ini dikaitkan dengan dorongan menunjukkan kemenangan simbolik kepada Presiden Vladimir Putin.

Kebakaran Besar di Rusia Tengah

Di luar zona perang, kebakaran hebat terjadi di wilayah Rusia bagian tengah. Api dimulai dari lahan kering pada musim gugur dan merambat ke arah pemukiman. Asap pekat menyelimuti wilayah tersebut, sementara ribuan warga dilaporkan dievakuasi.

Luas area terbakar diperkirakan mencapai 23.000 meter persegi. Belum ada indikasi bahwa kebakaran ini terkait serangan, namun kejadian ini semakin menambah tekanan kondisi internal Rusia.

Situasi Memanas, Eskalasi Berlanjut

Rangkaian serangan udara, sabotase darat, dan tekanan di garis depan menandai fase eskalasi baru dalam perang Rusia Ukraina. Ukraina berupaya memaksa Rusia menghadapi ancaman dari dalam wilayahnya sendiri, sementara Moskow berusaha mempertahankan kontrol di medan tempur utama.

Dengan tekanan suplai energi Rusia yang kian nyata, para analis memperingatkan bahwa beberapa pekan ke depan dapat menjadi periode paling menentukan dalam konflik yang telah berlangsung lebih dari 1.350 hari ini.

Pemilik Hewan Peliharaan di Tiongkok Menghormati Dewa Anjing, Mempersembahkan Makanan Anjing, dan Meletakkan Tali Kekang di Abu Dupa untuk Memohon Berkah

EtIndonesia. Para pemilik hewan peliharaan muda di Tiongkok membawa anjing mereka untuk menyembah Dewa Anjing, mempersembahkan makanan anjing, dan meletakkan tali kekang mereka di abu dupa untuk berdoa bagi kesehatan dan keselamatan hewan peliharaan mereka.

Di Kota Chizhou, Provinsi Anhui, Tiongkok timur, Gunung Jiuhua yang indah, salah satu dari empat gunung Buddha besar di Tiongkok, merupakan rumah bagi sebuah pagoda unik yang didedikasikan untuk Dewa Anjing, Diting.

Diyakini bahwa pagoda ini merupakan satu-satunya pagoda di negara ini yang menghormati hewan.

Legenda mengatakan bahwa Bodhisattva Gudang Bumi, yang melindungi jiwa dan mengendalikan bencana, memelihara seekor anjing putih yang menemaninya dalam perjalanan spiritualnya.

Setelah mencapai pencerahan di Gunung Jiuhua, anjing tersebut menjadi Dewa Diting, makhluk mitos berkepala harimau, bertanduk, bertelinga anjing, bertubuh naga, dan berekor singa.

Dipuja sebagai simbol kebijaksanaan, keadilan, dan kesetiaan, Diting diyakini memiliki kekuatan untuk membedakan kebaikan dari kejahatan melalui pendengarannya yang tajam dan pemahamannya terhadap hati manusia.

Untuk menghormati Diting, sebuah pagoda dibangun di Gunung Jiuhua, yang menampung patung batu makhluk suci tersebut.

Saat ini, legenda tersebut menarik pengunjung dari seluruh Tiongkok, banyak yang membawa hewan peliharaan mereka sendiri untuk memberi penghormatan.

Informasi resmi menyatakan bahwa tiket dewasa ke area wisata ini berharga 70 yuan (sekitar Rp 164 ribu), sementara hewan peliharaan dapat masuk gratis.

Pada tanggal 26 Oktober, seorang wanita yang dikenal di dunia maya sebagai Wu Suowei membawa anjing Shiba Inu miliknya, Duobao, yang menderita masalah perut, untuk memuja Diting.

Area di depan pagoda Diting dipenuhi dengan makanan anjing dan persembahan kudapan, dengan banyak hewan peliharaan dan pemiliknya berkumpul di halaman.

Wu membantu Duobao berbaring di bangku doa dan memberikan penghormatan kepada Diting bersamanya. Dia juga mengelilingi pagoda bersama Duobao tiga kali, memohon perlindungan dewa atas kesehatannya.

Setelah itu, dia merendam kalung dan tali kekang Duobao dalam abu dupa selama beberapa detik. Hal ini dipercaya dapat mencegah hewan peliharaan tersesat.

Wu mengatakan bahwa beberapa pemilik anjing yang hewan peliharaannya hilang membawa foto mereka untuk bertanya kepada Diting tentang keberadaan mereka.

Para biksu di kuil dengan lembut mengelus kepala anjing-anjing tersebut dan mengajak pemilik serta hewan peliharaan untuk berbagi air dari mata air setempat bersama-sama.

Kedai teh di dekatnya menjual jimat pelindung untuk anjing seharga 99 yuan (sekitar Rp 232 ribu) per buah, dan trem ramah hewan peliharaan menyediakan tempat duduk khusus untuk anjing.

Wu berkata dalam videonya: “Di sini, saya benar-benar merasakan kesetaraan semua makhluk. Saya percaya bahwa di bawah perlindungan Diting, Duobao akan bahagia dan aman.”

Pengunjung lain berbagi pengalamannya membawa anjingnya yang lumpuh ke Pagoda Diting.

Dia menulis: “Hidup seekor anjing itu singkat, dan saya ingin membawanya ke lebih banyak tempat agar dia dapat menciptakan banyak kenangan indah.”

Pagoda ini baru-baru ini menjadi viral di media sosial, memikat netizen dengan perpaduan unik antara tradisi dan budaya hewan peliharaan modern.

Seorang pengamat daring berkata: “Memuja Dewa Anjing bersama hewan peliharaan Anda mencerminkan cinta dan pemahaman manusia terhadap kehidupan. Sungguh mengharukan.” (yn)

Balita Berusia 3 Tahun di Tiongkok Tersedak Hingga Tewas Saat Minum Bubble Tea dan Melompat-lompat di Atas Trampolin

EtIndonesia. Tragedi seorang balita di Tiongkok yang tersedak bubble dalam teh susunya telah memicu diskusi daring yang panas tentang tanggung jawab orangtua.

Pada 24 Oktober, ayah balita berusia tiga tahun tersebut, bermarga Li, mengunggah video pengawasan taman bermain di sebuah pusat perbelanjaan di Provinsi Zhejiang, Tiongkok timur.

Dalam video tersebut, anak laki-laki tersebut menyesap bubble tea yang dibelikan ibunya sebelum bermain trampolin pada 19 Oktober.

Li mengatakan putranya pingsan semenit kemudian dan meskipun ibunya telah berusaha, dia tidak dapat menyadarkannya.

Anak laki-laki itu dilarikan ke rumah sakit dengan mobil orangtuanya, tetapi perawatan darurat gagal menyelamatkannya.

Penyebab kematiannya adalah bubble dalam teh.

Bubble itu berukuran sekitar 10 mm, terlalu besar untuk saluran pernapasan balita jika tertelan melalui saluran yang salah. Selain itu, tapioka terlalu lengket sehingga manuver Heimlich sang ibu tidak berhasil.

Li mengunggah video tersebut secara daring untuk meminta pihak toko bubble tea dan pusat perbelanjaan bertanggung jawab atas kematian putranya.

Dia mengklaim bahwa staf toko tidak memasang tanda yang jelas di toko atau memberikan peringatan lisan bahwa bubble tea tidak cocok untuk anak kecil.

Dia juga mengatakan bahwa staf tidak memberi tahu mereka untuk tidak membawa makanan atau minuman ke taman bermain dan tidak memberikan pertolongan pertama.

Kedai bubble tea, yang merupakan jaringan nasional, menyatakan di halaman pemesanan daringnya bahwa “produk bubble tea tidak cocok untuk anak di bawah tiga tahun”.

Perselisihan ini kini sedang dalam proses mediasi.

Namun, di media sosial, kebanyakan orang mengatakan bahwa orangtualah yang harus bertanggung jawab atas tragedi tersebut.

“Orangtualah yang membeli bubble tea untuk balita mereka, dan merekalah yang membiarkannya bermain trampolin sambil meminumnya,” kata seseorang.

“Sudah menjadi akal sehat jika anak-anak tidak boleh makan bubble tea, atau jeli dan ketan. Mereka juga tidak boleh makan atau minum sambil bermain,” kata yang lain.

“Orangtua adalah orang pertama yang bertanggung jawab atas anak-anak mereka,” kata yang ketiga.

Bubble tea pertama kali muncul di Taiwan, lalu menjadi viral di Hong Kong dan Tiongkok daratan.

Pada tahun 2018 dan 2019, minuman ini menggemparkan Jepang. Kata yang digunakan untuk menyebut bubble tea di Jepang, tapioka, bahkan menjadi populer di negara tersebut.

Para ahli kesehatan mengatakan bubble tea harus dikonsumsi perlahan, karena sulit dicerna, dapat tersangkut di tenggorokan, dan menyebabkan tersedak, bahkan untuk orang dewasa. (yn)

Inspirasi dari Seorang Pengemis yang Menjadi Kaya



EtIndonesia. Dahulu kala, hiduplah seorang pengemis yang setiap hari keluar mengemis. Meski hidup sangat sulit, dia diam-diam menyimpan harapan besar: suatu hari nanti, dia ingin hidup seperti orang biasa, tidak perlu lagi meminta-minta.

Karena itu, setiap hari dia tidak langsung menghabiskan makanan yang didapat, melainkan menyimpannya sedikit demi sedikit. Namun anehnya, bertahun-tahun sudah berlalu, simpananny tidak berubah. Dia bingung — mengapa tabungannya tidak pernah bertambah?

Suatu malam, dia memutuskan bersembunyi dan mengawasi. Ternyata ada seekor tikus besar yang diam-diam mencuri makanannya setiap malam.

Dengan marah dia berkata: “Di rumah orang kaya makanan melimpah, kenapa kamu malah mencuri makanan orang miskin sepertiku?”

Tikus itu tiba-tiba berbicara: “Karena dalam takdirmu hanya ada delapan ruas nasi — meski keliling dunia, kamu takkan pernah dapat satu mangkuk penuh.”

Pengemis itu terkejut. Dia bertanya mengapa, tapi tikus menjawab: “Aku juga tak tahu, pergilah tanya kepada Buddha.”

Maka pengemis itu pun bertekad: dia akan pergi ke Barat untuk bertanya langsung kepada Buddha.

Perjalanan dan Tiga Titipan Pertanyaan

Keesokan harinya, dia mulai perjalanan panjangnya. Dalam perjalanan, dia singgah di sebuah rumah bangsawan saat hari sudah gelap. 

Setelah mengetahui tujuan sang pengemis, sang tuan rumah terkejut dan menitipkan pertanyaan: “Putriku sudah 16 tahun tetapi tidak bisa bicara. Bila kamu bertemu Buddha, tolong tanyakan sebabnya.”

Sebagai balasan, dia memberi bekal makanan dan uang kepada sang pengemis.

Pengemis melanjutkan perjalanan dan bertemu seorang biksu tua di sebuah kuil di pegunungan

Sang biksu berkata: “Aku sudah bertapa 500 tahun, seharusnya sudah bisa naik ke langit, tapi hingga kini masih terjebak di bumi. Tolong tanyakan pada Buddha… kenapa?”

Pengemis kembali berjanji.

Di tepi sungai besar, dia tidak menemukan perahu dan mulai putus asa. 

Tiba-tiba seekor kura-kura raksasa muncul dan berkata: “Aku telah berlatih 1000 tahun, tapi masih belum bisa berubah menjadi naga. Bila kamu bersedia menanyakan ini pada Buddha, aku akan membawamu menyeberang.”

Pengemis pun naik ke punggung kura-kura dan perjalanan dilanjutkan.

Pertemuan dengan Buddha

Setelah perjalanan yang seolah tiada ujung, sang pengemis hampir menyerah. Dalam kelelahan, dia tertidur — dan Buddha tiba-tiba muncul di hadapannya.

Buddha berkata: “Aku mengizinkanmu bertanya tiga pertanyaan saja. Tidak lebih.”

Pengemis merenung — dia ingin menanyakan tentang nasibnya sendiri, tetapi akhirnya memilih mendahulukan pertanyaan demi orang lain.

  1. Mengapa kura-kura tidak bisa menjadi naga? → “Karena dia enggan melepaskan tempurungnya. Di dalamnya tersimpan 24 mutiara malam (夜明珠). Bila dia rela melepaskannya, dia akan langsung berubah menjadi naga.”
  2. Mengapa biksu tua tidak bisa naik ke surga?  → “Karena dia masih terikat pada tongkat ajaibnya. Bila dia melepaskannya, dia akan terangkat ke langit saat itu juga.”
  3. Mengapa putri tuan rumah tidak bisa berbicara? → “Dia hanya akan berbicara ketika orang yang ditakdirkan menjadi jodohnya muncul di hadapannya.”

Setelah itu, Buddha menghilang sebelum si pengemis sempat bertanya tentang nasibnya sendiri.

Saat Kebajikan Kembali pada Pelakunya

Dalam perjalanan pulang, pengemis kembali menemui kura-kura. Setelah menjawab pertanyaan tadi, kura-kura langsung menanggalkan tempurungnya dan seketika berubah menjadi naga. Dia menghadiahkan tempurung berisi 24 mutiara malam kepada sang pengemis.

Bertemu biksu tua, dia menjelaskan jawaban Buddha. Biksu itu segera melepaskan tongkatnya — seketika naik ke langit, dan memberikan tongkat itu sebagai hadiah.

Tibalah dia kembali ke rumah bangsawan. 

Baru saja menginjak halaman, seorang gadis cantik berlari keluar — dan untuk pertama kalinya dalam hidupnya, dia berbicara: “Orang yang pergi bertanya kepada Buddha telah kembali!”

Sang tuan rumah menyadari bahwa dialah jodoh putrinya. Sesuai janji, gadis itu dinikahkan dengan sang pengemis — yang kini tak lagi miskin, karena membawa harta tanpa batas dari kebajikannya sendiri.

Pesan Moral

“Siapa yang memberi, dialah yang akan menerima. “Siapa yang menabur kebaikan, akan menuai berkah.”

Pengemis itu awalnya pergi untuk dirinya sendiri — tapi sepanjang jalan, dia lebih memilih mendahulukan urusan orang lain.  Dan pada akhirnya, jawabannya datang bukan dari pertanyaan yang dia ajukan, tapi dari kebaikan yang dia lakukan.

Saat selesai membaca kisah ini, Anda hanya punya dua pilihan:

① Membiarkan kisah ini berhenti sampai di Anda.
② Atau membagikannya — dan membiarkan satu tindakan kecil menerangi jalan hidup orang lain.

Karena energi baik tidak pernah hilang — dia hanya menunggu menemukan jalan pulang.(jhn/yn)

Dokter: Lansia yang Jarang Terserang Stroke Biasanya Punya 3 Kebiasaan Ini — Apakah Anda Termasuk?

EtIndonesia. Stroke (dalam istilah medis disebut “infark serebral” atau “cerebral infarction”) adalah kondisi ketika pembuluh darah di otak tiba-tiba tersumbat, sehingga pasokan darah ke sebagian area otak terhenti secara mendadak.

Pada kalangan usia paruh baya hingga lanjut usia, penyakit ini sudah seperti “tamu langganan.” Stroke termasuk bagian dari penyakit kardiovaskular yang memiliki empat karakteristik mematikan:
– Tingkat kejadian tinggi
–  Tingkat kecacatan tinggi
–  Risiko kematian tinggi
–  Mudah kambuh kembali

Setiap tahun, jumlah pasien stroke yang harus dirawat inap sangat besar. Banyak di antaranya terlambat ditangani dan akhirnya harus menjalani hidup dengan kondisi kelumpuhan jangka panjang, kehilangan kemandirian, dan penurunan drastis kualitas hidup. Dampak stroke sangat serius — dan bisa mengubah hidup dalam sekejap.

Namun menariknya — banyak lansia yang hingga usia lanjut tetap sehat dan berhasil menghindari stroke. Riset dan observasi menemukan bahwa mereka rata-rata memiliki 3 kebiasaan kecil namun sangat penting berikut ini. Yuk simak dan bandingkan dengan diri sendiri — kalau belum punya, sebaiknya segera dibiasakan!

1. Sangat Disiplin dalam Mengendalikan “Tiga Tinggi”

Yang dimaksud dengan “Tiga Tinggi” adalah:

  • Tekanan darah tinggi (hipertensi)
  • Gula darah tinggi (diabetes)
  • Lemak darah tinggi (kolesterol/trigliserida tinggi)

Ketiga kondisi ini sangat berkaitan langsung dengan risiko stroke, sehingga pengendaliannya benar-benar tidak boleh ditunda.

Kebiasaan yang dilakukan orang yang sehat hingga tua:

  • Menghindari makanan berminyak dan tinggi kalori seperti gorengan & camilan manis
  • Memperbanyak sayur, buah segar, dan biji-bijian utuh (whole grain)
  • Rajin medical check-up minimal 1–2 kali setahun (cek tekanan darah, gula darah, dan kolesterol)
  • Saat ada kelainan sedikit saja, langsung bergerak mengambil tindakan pencegahan

2. Selalu Menjaga Rutinitas Olahraga yang Ringan Tapi Konsisten

Olahraga ibarat “kunci serbaguna” bagi kesehatan tubuh. Gerak tubuh membantu melancarkan peredaran darah, membakar lemak berlebih, menjaga berat badan tetap ideal, sekaligus mengurangi risiko penyakit jantung dan stroke.

Jenis olahraga tidak perlu berat — yang penting teratur dan sesuai kemampuan usia:

– Jalan kaki santai setelah subuh atau sore hari
– Tai chi, senam ringan, atau bersepeda pelan
– Durasi ideal: 20–40 menit per hari

Bukan soal kerasnya — tapi konsistensinya.  Yang rajin bergerak, jarang sakit.

3. Tidak Pernah Langsung Duduk Diam Setelah Makan

Banyak orang — mungkin termasuk kita — selesai makan langsung duduk manis atau rebahan. Rasanya memang nyaman, tapi kebiasaan ini sangat berbahaya.

Kenapa? Karena:

  • Darah akan mengalir lebih lambat
  • Gula dan lemak dari makanan tidak sempat dibakar
  • Justru menumpuk dan mengendap di dinding pembuluh darah
  • Lama-lama membentuk plak penyumbat yang bisa memicu stroke

Kebiasaan yang benar dan sehat:

  • Jalan santai 10–20 menit setelah makan
  • Bisa juga lakukan pekerjaan ringan seperti menyapu atau merapikan meja
  • Hindari langsung rebahan atau duduk nonton TV terlalu lama

Kesimpulan Singkat

Orang tua yang tetap sehat dan jauh dari stroke umumnya punya 3 kebiasaan sederhana ini:
– Mereka mengontrol tekanan darah, gula, dan kolesterol dengan sangat serius
– Mereka tidak pernah berhenti bergerak, meski hanya olahraga ringan
– Mereka tidak pernah langsung duduk diam setelah makan

Kelihatannya sepele, tapi justru kebiasaan kecil-lah yang menentukan masa depan kesehatan kita. Jangan tunggu tubuh memberi peringatan keras — lebih baik bertindak sekarang. (jhn/yn)

Wali Kota di MeksikoTewas Saat Perayaan Hari Raya

EtIndonesia. Selama perayaan Hari Orang Mati di Meksiko, wali kota Uruapan ditembak mati, beberapa minggu setelah mendeklarasikan perang terhadap kartel narkoba dan kejahatan terorganisir.

Menurut El País, serangan itu terjadi saat perayaan di kota tersebut.

Wali Kota Uruapan di negara bagian Michoacán, Meksiko barat, Carlos Manso, ditembak mati di jalan saat acara Hari Orang Mati yang digelar publik. Orang-orang bersenjata melepaskan tembakan di depan ratusan orang tak lama setelah Manso meresmikan festival cahaya lilin di kota tersebut. Paramedis berusaha menyadarkannya dengan CPR, tetapi dia meninggal dunia di tempat kejadian.

Sebuah pernyataan dari badan keamanan publik nasional Meksiko mengatakan salah satu penyerang tewas di tempat kejadian, sementara dua lainnya ditangkap.

Dalam konferensi pers, Menteri Keamanan Federal Omar García Harfuch mengonfirmasi bahwa Manso telah berada dalam perlindungan selama beberapa bulan.

“Sejak Desember 2024, dia telah menugaskan pengawal, dan pada bulan Mei, dia menerima bala bantuan tambahan. Sayangnya, para penyerang memanfaatkan kerentanan acara publik untuk melakukan penyerangan,” kata Harfuch.

Sikap Anti-Kartel

Carlos Manso, yang menjadi wali kota pada September 2024, telah mengambil sikap tegas terhadap kejahatan terorganisir dan kartel narkoba. Dia sering berpatroli di jalan-jalan secara langsung dengan mengenakan rompi antipeluru.

Dalam sebuah video yang diunggah di media sosialnya pada bulan Juni, Manso meminta pemerintah federal untuk berbuat lebih banyak dalam memerangi kejahatan kekerasan.

Dia adalah wali kota keenam yang terbunuh di Meksiko tahun ini dan yang ketiga di Michoacán. Pada bulan Juni, wali kota Tepalcatepec, Martha Laura Mendoza, dan Tacámbaro, Salvador Bastida, juga terbunuh.

Rencana Trump untuk Menghadapi Kartel Meksiko

Pada bulan Mei, Presiden AS, Donald Trump menyatakan niatnya untuk mengerahkan pasukan Amerika ke Meksiko guna memerangi perdagangan narkoba.

Presiden Meksiko, Claudia Sheinbaum menolak usulan tersebut, yang mendorong Trump untuk mengklaim bahwa dia “takut pada kartel.” Saat pelantikannya di bulan Januari, Trump mengumumkan rencana untuk menetapkan kartel-kartel tersebut sebagai organisasi teroris internasional.(yn)

Benarkah Telur Palsu Sudah Meluas? Ini Faktanya — dan 5 Jenis Telur yang Sebaiknya Jangan Dikonsumsi


EtIndonesia.
Telur adalah salah satu makanan paling favorit di setiap rumah — bergizi tinggi, mudah diolah, cocok untuk segala usia. Namun dalam beberapa tahun terakhir, sering terdengar isu tentang “telur palsu”, yang membuat sebagian orang — terutama para lansia — menjadi sangat waspada saat membeli telur.

Begitu rasa atau tampilannya sedikit berbeda, langsung dicurigai sebagai telur sintetis.

Apa itu “Telur Palsu” atau Telur Buatan?

Yang disebut telur palsu adalah telur sintetis hasil rekayasa kimia, dibuat menggunakan bahan seperti:

  • Alginat natrium (seaweed sodium)
  • Kalsium klorida
  • Pewarna makanan
  • Resin, gelatin, atau pati untuk menyerupai putih & kuning telur
  • Kulit telur dibuat dari karbonat kalsium + gipsum

Ciri telur palsu (jika ada):

  • Kulit sangat licin, tidak terlihat pori-pori alami
  • Tidak ada selaput di antara putih dan kuning telur
  • Kuning telur mudah hancur & berbau kimia
  • Setelah dimasak, kuning telur menjadi kenyal seperti karet dan tidak beraroma telur alami

Tapi, Sebentar… Apakah Telur Palsu Benar-benar Beredar di Pasaran?

Jawabannya: Tidak. Itu hoaks.

Faktanya — menurut peneliti Yao Junfeng dari Shanghai Academy of Agricultural Sciences, telur sintetis yang bisa menyamai telur asli sebenarnya biayanya 4× lebih mahal daripada telur biasa.

Artinya: tidak masuk akal secara ekonomi!

Jadi, jangan terlalu khawatir termakan isu. Sampai saat ini, tidak ada bukti resmi bahwa telur sintetis telah masuk ke pasar konsumsi.

Namun begitu — bukan berarti semua telur aman untuk dimakan. Ada beberapa jenis telur yang secara nyata dan sering ditemui, namun berisiko bagi kesehatan jika dikonsumsi.

5 Jenis Telur yang Sebaiknya Dihindari

1. Telur Retak

Telur dengan cangkang pecah — meskipun retaknya sangat halus — mudah dimasuki bakteri dalam waktu 2–3 jam, apalagi di suhu 20–30°C. Risiko tinggi terkena salmonella.

2. Telur yang Kuningnya Sudah Menyebar Total

Bedakan dua kondisi:

  • Masih Boleh Dimakan: hanya sedikit penyok karena terguncang, bau normal, kuning belum bercampur sepenuhnya. → asal dimasak matang, masih aman.
    – Harus Dibuang: kuning dan putih telur sudah tercampur penuh, warnanya keruh, muncul gelembung, bau asam/busuk. → sudah terkontaminasi bakteri.

3. Telur Beku yang Dicairkan (Frozen Egg)

Setelah dibekukan lalu dicairkan:

  • Tekstur jadi encer dan hancur
  • Banyak nutrisi (vitamin A & D) hilang
  • Risiko bakteri meningkat, apalagi jika dicairkan di suhu ruang

Catatan: Jika tetap ingin dikonsumsi → harus dimasak hingga matang penuh, maksimal 24 jam setelah dicairkan. Tidak boleh dibuat telur setengah matang.

4. Telur Curah Tanpa Identitas (Tanpa Label / Tanpa Jejak Asal)

Biasa ditemukan di pasar tradisional.

Risikonya:

  • Bisa berasal dari ayam sakit yang diberi antibiotik
  • Potensi logam berat & residu obat
  • Disimpan tanpa standar suhu → bakteri mudah berkembang

Hindari jika tidak ada brand, label, atau kode pelacakan 13 digit.

5. Telur Melewati Tanggal Kedaluwarsa

Tidak selalu terlihat rusak dari luar — tetapi bakteri salmonella bisa berkembang tanpa bau dan tanpa perubahan warna.

Apalagi di musim panas (suhu >30°C), telur bisa rusak hanya dalam 2 minggu meskipun terlihat normal dari luar.

Cara Memilih Telur yang Aman

  • Beli dari tempat resmi — supermarket atau merek ternama, harus ada kode pelacakan 13 digit.
    – Tes suara ringan — ketuk perlahan, jika berbunyi jernih/nyaring → lebih segar. 


Cara menyimpan yang benar:

  • Jangan dicuci sebelum disimpan
  • Suhu ruang = tahan seminggu
  • Kulkas = bisa 1 bulan (posisi telur dengan bagian besar di atas)

Kesimpulannya:

Isu “telur palsu massal yang super murah” adalah hoaks, tapi kesalahan memilih telur jauh lebih berbahaya daripada telur sintetis.

Yang penting adalah belajar membedakan, bukan belajar takut. (jhn/yn)