Astra Financial Resmikan Booth di GIIAS Surabaya 2025, Hadirkan Inovasi Layanan Keuangan untuk Dongkrak Industri Otomotif Jatim

0

Surabaya, 27 Agustus 2025 – PT Astra International Tbk melalui divisi jasa keuangannya, Astra Financial, secara resmi membuka booth dalam gelaran GIIAS Surabaya 2025 yang berlangsung di Grand City Convex, Surabaya. Peresmian dilakukan oleh Wahyu Puspitaningrum, Deputi Direktur Pengawasan Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi dan Pelindungan Konsumen OJK Provinsi Jawa Timur, mewakili Kepala OJK Jatim, Yunita Linda Sari.

Kehadiran Astra Financial sebagai platinum sponsor untuk ketujuh kalinya ini mengusung tema “Innovation in Motion”, menegaskan komitmennya dalam menghadirkan layanan keuangan yang inovatif, terpercaya, dan berkelanjutan bagi masyarakat Jawa Timur.

Dalam sambutannya, Wahyu Puspitaningrum menyampaikan apresiasi atas kontribusi Astra Financial dalam mendukung pertumbuhan sektor pembiayaan dan otomotif. “Hingga Mei 2025, piutang pembiayaan multifinance di Indonesia mencapai Rp504,58 triliun, dengan kontribusi Jawa Timur sebesar 8%. Potensi ini semakin besar dengan diselenggarakannya GIIAS Surabaya,” ujarnya.

Tan Chian Hok, Project Director Astra Financial GIIAS, menambahkan, “Kehadiran kami di GIIAS Surabaya selama tujuh tahun berturut-turut merupakan bentuk nyata dukungan kami terhadap industri otomotif dan ekonomi daerah. Kami ingin memudahkan masyarakat mewujudkan mimpi memiliki kendaraan melalui layanan keuangan yang komprehensif.”

Program Unggulan dan Promo Menarik

Astra Financial menghadirkan beragam promo menggiurkan melalui integrasi 9 unit bisnisnya, termasuk:

  • Program “Kredit Cerdas” dari ACC dan TAF dengan suku bunga spesial mulai 2,3% untuk tenor 1–3 tahun dan 4,5% untuk tenor 4–5 tahun.
  • Cashback hingga 6% melalui fitur Kunci Dana dari Bank Saqu.
  • Instant Approval dari SEVA dengan persetujuan kredit hanya 30 menit dan cashback hingga Rp1,5 juta.
  • Trade-in mobil lama melalui OLXmobbi dengan cashback tambahan hingga Rp6,8 juta.
  • Berbagai penawaran menarik dari Asuransi Astra, Astra Life, FIFGROUP, Moxa, dan AstraPay.

Pengunjung dapat mengunjungi booth Astra Financial yang tersebar di Convention Hall Lantai 3, Exhibition Hall Lantai Ground, Pre-Function Hall, serta Outdoor Area untuk mendapatkan layanan dan informasi lengkap.

Tingkatkan Literasi dan Inklusi Keuangan

Keikutsertaan Astra Financial tidak hanya bertujuan memacu transaksi, tetapi juga meningkatkan literasi keuangan masyarakat melalui program edukatif dan layanan yang transparan. Hal ini sejalan dengan misi Astra Financial sebagai Mitra Keuangan untuk Kesejahteraan Indonesia.

Dengan dukungan penuh dari OJK dan pemerintah setempat, Astra Financial optimis GIIAS Surabaya 2025 dapat menjadi katalisator pemulihan ekonomi sekaligus wujud nyata penguatan inklusi keuangan di Jawa Timur.

600 Ribu Mahasiswa Tiongkok Diizinkan ke AS, Publik Khawatir Risiko Mata-mata PKT

EtIndonesia. Presiden Amerika Serikat Donald Trump pada Senin (25 Agustus) mengumumkan bahwa hingga 600 ribu mahasiswa asal Tiongkok akan diizinkan untuk menempuh studi di Amerika Serikat, meskipun waktu pasti pembukaan visa belum ditentukan. Kebijakan ini akan membuat jumlah mahasiswa Tiongkok di AS mencapai rekor tertinggi. 

Saat ini, jumlah mahasiswa Tiongkok yang sedang menempuh studi di AS sekitar 270 ribu orang. Analis menilai langkah Trump ini merupakan bagian dari strategi tawar-menawar dengan Partai Komunis Tiongkok (PKT), yang mempertimbangkan kepentingan ekonomi AS sekaligus kebutuhan keseimbangan politik. Namun, ada pula kekhawatiran bahwa PKT dapat memanfaatkan kebijakan ini untuk menyusupkan lebih banyak agen ke AS.

Presiden AS Trump: “Kami akan mengizinkan para mahasiswa mereka datang ke Amerika Serikat.”

Trump menyampaikan di Gedung Putih pada Senin bahwa AS akan mengizinkan 600 ribu mahasiswa Tiongkok belajar di Amerika, dan menyebut langkah ini sangat penting, namun belum memastikan waktu penerapannya.

Saat ini, jumlah mahasiswa Tiongkok yang belajar di AS sekitar 270 ribu orang.

Perubahan cepat kebijakan terkait mahasiswa Tiongkok ini terjadi di tengah latar belakang negosiasi perdagangan AS–Tiongkok. Pada April tahun ini, AS memberlakukan tarif 145% pada barang-barang Tiongkok, sementara PKT membalas dengan tarif 125%. 

Pada Mei, Departemen Luar Negeri AS menangguhkan penerbitan visa pelajar bagi mahasiswa Tiongkok. Pada Juni, Trump secara terbuka menyatakan akan mengizinkan mahasiswa Tiongkok datang ke AS sebagai bagian dari pertukaran dengan magnet tanah jarang.

 “Ini adalah salah satu opsi dalam negosiasi perdagangan. Kita bisa menghubungkannya dengan dinamika yang terjadi dalam perundingan AS–Tiongkok belakangan ini. Misalnya, terkait chip seperti Nvidia, sebelumnya dilarang, kini dibuka kembali. Sebagai presiden, ia mempertimbangkan dari sudut kepentingan nasional Amerika,” ujar Jiang Pinchao, penulis yang karyanya diarsipkan oleh Perpustakaan Kongres AS sekaligus presiden perusahaan investasi properti. 

Analis menilai, kebijakan America First tidak hanya menyangkut keamanan nasional, tetapi juga aspek politik, militer, dan ekonomi yang semuanya perlu dipertimbangkan secara seimbang. Namun, ada pula pandangan bahwa kebijakan ini bisa meningkatkan risiko infiltrasi PKT, yang justru tidak sesuai dengan prinsip kepentingan AS sebagai prioritas.

Jiang Pinchao:  “Kepentingan nasional Amerika mencakup kepentingan ekonomi, politik, dan militer. Jadi, dalam negosiasi ia melakukan penyeimbangan terhadap hal-hal tersebut. Sekarang ia melonggarkan, tentu ada pertimbangan khusus di baliknya.”

Lai Jianping, mantan pengacara di Beijing sekaligus Ketua Aliansi Demokratik Tiongkok di Kanada, mengatakan:  “Mulai dari bidang teknologi tinggi hingga pertahanan, hingga sektor bisnis penting dan akademik, PKT akan mengirimkan banyak orangnya yang menyusup di antara kelompok mahasiswa ini.”

Analisis juga menunjukkan bahwa dalam kerangka kebijakan America First, AS tetap merupakan negara dengan sistem terbuka dan inklusif.

Jiang Pinchao:  “Membawa pulang budaya maju Amerika, termasuk budaya politik, ke Tiongkok adalah hal yang sangat perlu. Sebaliknya, jika mereka datang untuk merusak, maka orang-orang semacam itu memang seharusnya ditolak di pintu masuk Amerika.”

Sumber : NTDTV.com

Pemimpin Partai ke Tibet Tubuhnya Terlihat Goyah, Dua Sekretaris Hu Jintao Pernah Kehabisan Oksigen Hingga Meninggal Dunia

Sempat menghilang selama 20 hari, pemimpin Partai Komunis Tiongkok (PKT) Xi Jinping tiba-tiba melakukan kunjungan ke Tibet. Ia hanya menghadiri acara di Lhasa selama satu hari sebelum kembali, menimbulkan banyak spekulasi. Menurut orang dalam, saat Hu Jintao menjabat di Tibet dulu, dua sekretarisnya meninggal dunia akibat kekurangan oksigen di dataran tinggi.

EtIndonesia. Pada 20 Agustus, Xi Jinping dan rombongan tiba di Tibet dengan pesawat khusus untuk menghadiri peringatan 60 tahun berdirinya Daerah Otonomi Tibet.

Pada 25 Agustus, Epoch Times mengutip sumber yang mengetahui situasi, melaporkan bahwa setelah turun dari pesawat, Xi berdiri di tempat selama sekitar 20 menit. Saat berada di Lhasa, langkah kakinya tidak stabil dan tubuhnya bergoyang cukup kuat. Kondisi fisiknya menimbulkan banyak pembicaraan.

Kolumnis Epoch Times Wang He mengatakan: “Berkali-kali terdengar kabar bahwa Xi Jinping menderita penyakit serius. Dari kunjungan kali ini ke Tibet, jelas kondisi tubuhnya sudah jauh menurun.”

Xi hanya tinggal sehari di Tibet sebelum kembali ke Beijing. Sebaliknya, Ketua Konferensi Konsultatif Politik Rakyat Tiongkok (PKRRT), Wang Huning, bersama rombongan melakukan inspeksi ke berbagai daerah di Tibet hingga tanggal 23 Agustus.

Sumber orang dalam mengungkapkan bahwa puluhan tahun lalu, ketika mantan pemimpin PKT Hu Jintao menjabat sebagai Sekretaris Partai di Tibet, karena alasan kesehatan ia lebih banyak tinggal di Chengdu untuk mengendalikan urusan Tibet dari jauh. Dua sekretaris Hu kala itu meninggal berturut-turut akibat masalah kekurangan oksigen di dataran tinggi.

Pengamat politik Tang Jingyuan berkomentar: “Xi Jinping sebagai pemimpin partai tiba-tiba datang sendiri ke Tibet, padahal kondisi kesehatannya memang sudah bermasalah. Namun ia tetap nekat mengambil risiko besar itu. Hal ini sangatlah aneh.”

Wang He menambahkan: “Peringatan 60 tahun berdirinya Daerah Otonomi Tibet adalah momen politik besar bagi PKT. Jika Xi tidak hadir, dampak politiknya akan sangat besar. Karena berbagai faksi kini sedang bersaing mempersiapkan Sidang Pleno Keempat, maka meskipun kondisi tubuhnya buruk, Xi tetap harus pergi ke Tibet. Ini semacam ‘pertunjukan’ yang harus dimainkan penuh. Persaingan internal di PKT sekarang sudah sangat tajam, bahkan berdarah-darah.”

Wakil Ketua PKRRT Hu Chunhua, yang dulu sempat dianggap sebagai calon penerus Xi, juga hadir di Tibet dan meninjau Pembangkit Listrik Tenaga Air Sungai Yarlung Tsangpo yang pernah dikunjungi Xi pada 2021.

Tang Jingyuan mengatakan: “Tokoh utama dalam perayaan Tibet kali ini sebenarnya adalah Hu Chunhua. Sebagai pejabat yang sudah lama dipinggirkan dan pensiun ke posisi ‘barisan kedua’, tiba-tiba ia justru melakukan inspeksi ke proyek Yarlung, bahkan media partai menempatkan namanya di bagian paling awal berita. Tanda-tanda ini semua menunjukkan bahwa perubahan besar telah terjadi di dalam tubuh partai.”

Sumber : NTDTV.com

Anak Kucing Tersesat Masuk Kandang Harimau dan Mati Digigit, Wisatawan Awalnya Mengira Anak Harimau

Baru-baru ini, sebuah insiden terjadi di Kebun Binatang Satwa Liar Xining, Qinghai, Tiongkok. Seekor anak kucing tanpa sengaja masuk ke kandang harimau dan mati digigit. Awalnya, para wisatawan mengira itu adalah seekor anak harimau, namun setelah mendengar suara “meong”, mereka baru menyadari bahwa itu hanyalah seekor kucing kecil.

EtIndonesia. Beberapa video yang beredar di internet pada 25 Agustus memperlihatkan seekor anak kucing masuk ke kandang harimau dan akhirnya disergap hingga mati.

Dalam rekaman terlihat dua ekor harimau mondar-mandir di dekat dinding pagar. Di samping dinding itu ada seekor anak kucing, tampak sudah terluka, tergeletak tidak bergerak.

Seekor harimau kemudian mendekati anak kucing itu, mengaum keras untuk menghalangi harimau lain mendekat, lalu dengan hati-hati menyentuh anak kucing tersebut.

Anak kucing sempat berusaha lari, tapi sama sekali tidak berdaya. Harimau itu langsung menindihnya ke tanah, menggigit lehernya, lalu mengangkat dan membawanya pergi. Dalam video terdengar suara meong lemah dari kucing malang tersebut.

Banyak wisatawan menyaksikan harimau menangkap kucing. Awalnya beberapa orang mengira harimau itu membawa anak harimau, tapi setelah terdengar suara meong, baru jelas bahwa itu adalah seekor kucing.

“Ini anak harimau.”
“Itu bawa kucing, lihat.”
“Kedengarannya suara kucing, memang kucing.”
“Kenapa dia bawa kucing?”
“Ya mau dimakan.”

Seorang wisatawan yang mengunggah video berkata:
“Kucing itu kasihan sekali, awalnya pura-pura mati supaya bisa lolos, tapi tetap saja dimakan harimau.”

Video anak kucing tersesat masuk kandang harimau lalu tewas digigit ini memicu perdebatan hangat.

Pada 26 Agustus, pihak Kebun Binatang Satwa Liar Xining memberi tanggapan bahwa anak kucing itu adalah kucing liar, karena pengunjung dilarang membawa hewan peliharaan masuk ke area kebun binatang. Pihaknya menyebut bangkai kucing sudah ditangani dengan cara pemusnahan yang aman.

Staf kebun binatang menjelaskan bahwa di desa sekitar banyak terdapat anjing dan kucing liar, dan karena pagar kebun binatang memiliki celah, anak kucing bisa dengan mudah masuk ke area kandang. Ke depan, mereka berjanji akan memperketat pengelolaan.

Sumber : NTDTV.com

Australia Usir Dubes Iran Hingga Tetapkan Garda Revolusi Iran Sebagai Teroris, Hasil Investigasi: Iran Dalangi Pembakaran Sinagoga 

Selasa (26/8/2025), pemerintah Australia menuduh otoritas Iran telah merencanakan “pembakaran anti-Yahudi” di wilayah Australia dan mengumumkan pengusiran Duta Besar Iran, Ahmad Sadeghi. Ini adalah pertama kalinya sejak Perang Dunia II, Canberra mengusir seorang diplomat. Sedangkan diplomat Australia di Iran telah dievakuasi dengan aman.

EtIndonesia. Pemerintah Australia memerintahkan agar Duta Besar Iran beserta tiga pejabat lainnya meninggalkan Australia dalam waktu tujuh hari.

“Kami telah memberi tahu Duta Besar Iran di Australia bahwa ia akan segera diusir dari negara ini,” ujar Perdana Menteri Australia, Anthony Albanese, Selasa (26/8). 

Hasil penyelidikan badan intelijen Australia menemukan bahwa dua kasus pembakaran terhadap komunitas Yahudi di Sydney dan Melbourne tahun lalu terkait dengan Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC), dan otoritas Iran terlibat langsung dalam pengendaliannya.

Direktur Badan Intelijen Keamanan Australia, Mike Burgess: “Intelijen Australia menilai bahwa otoritas Iran mengendalikan setidaknya dua serangan terhadap komunitas Yahudi di Australia, kemungkinan ada lebih banyak lagi.”

Pada Desember tahun lalu, dalam kasus kebakaran di Melbourne, api besar melalap sebuah sinagoga Israel setempat. Saat itu, jemaat Yahudi yang sedang beribadah terpaksa menyelamatkan diri.

Perdana Menteri Albanese mengatakan, hasil investigasi yang diumumkan Selasa itu sangat mengkhawatirkan, dan menyebut kedua insiden tersebut sebagai “tindakan agresi yang sangat berbahaya.”

Menyusul langkah Amerika Serikat dan Kanada, Australia juga menetapkan Garda Revolusi Islam Iran sebagai organisasi teroris.

Albanese: “Saya mengumumkan bahwa pemerintah Australia akan membuat undang-undang untuk menetapkan Garda Revolusi Islam Iran sebagai organisasi teroris.”

Kedutaan Besar Israel di Australia menanggapi melalui pernyataan tertulis: “Kami menyambut baik langkah Australia menetapkan Garda Revolusi Islam Iran sebagai organisasi teroris. Rezim Iran tidak hanya mengancam orang Yahudi atau Israel, tetapi juga membahayakan seluruh dunia bebas, termasuk Australia. Ini adalah tindakan yang kuat dan penting.”

Sumber : NTDTV.com

Wanita Tiongkok Depresi Setelah Terlihat Tidur Telanjang oleh Pembersih Jendela

EtIndonesia. Seorang pria asal Chengdu melaporkan bahwa istrinya mengalami depresi dan kecemasan setelah terlihat telanjang oleh dua pembersih jendela di apartemen mewah mereka di kota tersebut.

Insiden aneh ini terjadi pada bulan April, tetapi pria yang diidentifikasi hanya sebagai Tuan Cheng oleh media tersebut, mengklaim bahwa istrinya telah menderita depresi dan kecemasan sejak saat itu. Dia dan istrinya menyewa sebuah apartemen bertingkat tinggi di sebuah kompleks apartemen mewah di Chengdu, Provinsi Sichuan, Tiongkok, seharga 10.000 yuan (sekitar Rp 22 juta) per bulan dan secara khusus meminta pihak manajemen untuk memberi tahu mereka sebelum dinding kaca eksterior dibersihkan.

Tuan Cheng mengaku telah mengajukan permintaan untuk diberitahu kepada resepsionis gedung, petugas kebersihan, dan bahkan melalui obrolan grup gedung, tetapi suatu pagi, dua pekerja tiba-tiba muncul di luar jendela kamar tidur mereka, mengejutkan istrinya saat dia tidur telanjang.

“Sudah hampir empat bulan sekarang, dan dokter mendiagnosisnya dengan depresi dan kecemasan,” keluh Tuan Cheng secara daring. “Saya telah menuntut permintaan maaf publik dan paket kompensasi yang wajar dari manajemen apartemen, tetapi mereka menolak. Kecuali tuntutan awal untuk pertanggungjawaban ketika insiden itu terjadi, ketika mereka mengirim seseorang ke rumah kami dengan buah untuk meminta maaf, mereka tidak menunjukkan kekhawatiran apa pun atas depresi istri saya selama lebih dari tiga bulan.”

Nyonya Cheng tampaknya sedang tidur telanjang di tempat tidurnya, tanpa tirai tertutup, ketika dua petugas pembersih jendela muncul dan melihatnya, yang sangat mengejutkan dan merendahkan hingga dia mengalami depresi. Kini, pasangan itu menuntut semacam kompensasi dari manajemen gedung, tetapi sejauh ini yang mereka terima hanyalah diskon 600 yuan untuk kontrak sewa berikutnya. Mengingat mereka membayar 10.000 yuan per bulan, keluarga Cheng tidak terlalu senang dengan tawaran tersebut.

Kasus ini memicu perdebatan sengit di media sosial Tiongkok, dengan beberapa orang menyalahkan manajemen properti karena tidak memberi tahu penghuni sebelum operasi pembersihan jendela, sementara yang lain menyalahkan wanita itu karena tidur dengan tirai terbuka. Seseorang bahkan bercanda bahwa dia membahayakan petugas kebersihan karena sengatan listrik dapat menyebabkan mereka jatuh dan tewas. (yn)

Suka Bergosip, Rentan Datangkan Masalah

EtIndonesia. Pernahkah kamu bertemu orang yang gemar membicarakan orang lain di belakang?  Kalau bertemu dengan orang semacam itu, apa yang ada di pikiranmu? Apakah kamu akan merasa tenang untuk menceritakan urusan pribadimu kepadanya?

Sejujurnya, hampir semua orang suka mendengar gosip. Ada kalanya gosip hanya berupa obrolan ringan yang tidak berbahaya. Namun, jika yang dibicarakan menyangkut nama baik orang lain, sekalipun itu benar, tetap tidak boleh disebarkan sembarangan. Jika tidak, gosip itu bisa berbalik menimbulkan masalah untuk diri kita sendiri.

Kisah Peter dan Ayam yang Kehilangan Bulu

Ada seorang anak laki-laki bernama Peter. Hatinya sebenarnya tidak jahat, tapi dia punya kebiasaan buruk: suka menyebarkan gosip tentang orang lain. Semakin lama, ceritanya semakin dilebih-lebihkan. Akibatnya, bukan hanya melukai orang lain, tapi juga melukai dirinya sendiri.

Teman-temannya mulai merasa terganggu dengan ucapan Peter, hingga satu per satu menjauhinya. Bahkan sahabat-sahabat dekatnya pun akhirnya meninggalkannya. Merasa kesepian, Peter pergi menemui seorang pendeta untuk mengaku dosa, berharap mendapatkan jalan keluar.

Pendeta berkata: “Nak, aku akan memberimu satu cara untuk menebus kesalahanmu. Pergilah beli seekor ayam, lalu bawa keluar kota. Sambil berjalan, cabutlah bulu ayam itu sedikit demi sedikit dan jatuhkan di jalan. Setelah semua bulu habis, kembalilah padaku.”

Peter mengikuti instruksi itu. Setelah selesai, dia kembali ke pendeta dan bertanya langkah selanjutnya.

Pendeta berkata lagi: “Sekarang, kembalilah ke jalan tadi, dan kumpulkan semua bulu yang telah kau sebarkan.”

Peter pun mencoba, tetapi bulu ayam terlalu ringan, sudah terbang ditiup angin dan hilang entah ke mana. Dia hanya bisa membawa kembali beberapa helai saja.

Peter berkata: “Pak, bulu-bulu itu sudah terbang, saya tidak mungkin bisa mengumpulkannya lagi.”

Pendeta menatapnya lalu menjawab: “Nak, aku tahu kamu tidak mungkin bisa mengambil semua bulu itu. Sama seperti gosip yang sudah pernah kamu sebarkan, sekali keluar dari mulutmu, kamu tidak akan bisa menariknya kembali. Jadi, lain kali sebelum bicara tentang orang lain, bisakah kamu menutup mulutmu dan tidak melepaskan ‘bulu-bulu’ yang bisa melukai banyak orang itu?”

Peter pun mengangguk dengan penuh penyesalan: “Ya, saya bisa.”

Hikmah dari Cerita

Banyak orang bergosip karena merasa hidupnya membosankan, lalu mencari hiburan dengan membicarakan orang lain.  Namun, sering kali mereka tidak sadar batasannya. 

Seperti pepatah: “Kabar baik jarang terdengar, kabar buruk menyebar ke mana-mana.” 

Semakin disebarkan, cerita pun semakin dibelokkan, membuat orang lain terganggu, bahkan bisa merusak nama baik.

Karena itu, kita perlu belajar untuk berbicara dengan hati-hati. Sebab sekali kata-kata menyakitkan itu keluar, ia akan menyebar tak terkendali, dan kita tidak akan pernah bisa sepenuhnya menariknya kembali. (jhn/yn)

Netanyahu : Perang Dimulai di Gaza, Akan Berakhir di Gaza

EtIndonesia. Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu mengatakan pada hari Selasa (26 Agustus) bahwa perang yang sedang berlangsung dimulai di Gaza dan akan “berakhir di Gaza.”

“Kami tidak akan meninggalkan monster-monster ini di sana, kami akan membebaskan semua sandera kami, kami akan memastikan bahwa Gaza tidak lagi menjadi ancaman bagi Israel,” kata Netanyahu dalam sebuah acara yang diselenggarakan oleh Dewan Pemukim Tepi Barat di Yerusalem.

Hal ini terjadi setelah kelompok militan Palestina, Hamas, mengecam pernyataan Israel yang menyatakan bahwa serangan terhadap sebuah rumah sakit di Gaza yang menewaskan beberapa jurnalis ditujukan pada kamera yang dioperasikan oleh kelompok militan tersebut. Hamas menyebut pernyataan tersebut “tidak berdasar.”

Kelompok militan tersebut mengatakan: “Israel berusaha membenarkan kejahatan ini dengan mengarang klaim palsu bahwa mereka telah menargetkan ‘kamera’ milik elemen-elemen perlawanan — sebuah tuduhan yang tidak berdasar, tidak memiliki bukti, dan hanya bertujuan untuk menghindari tanggung jawab hukum dan moral atas pembantaian massal.”

“Belum ada kesimpulan”

Presiden AS, Donald Trump mengatakan pada hari Selasa (26/8) bahwa belum ada kesimpulan akhir dari perang di Gaza.

“Belum ada kesimpulan yang konklusif. Ini sudah berlangsung lama,” kata Trump kepada wartawan dalam rapat kabinetnya.

Hal ini terjadi sehari setelah presiden Amerika mengatakan bahwa dia berpikir bahwa “dalam dua hingga tiga minggu ke depan, kita akan mendapatkan akhir yang cukup baik dan konklusif.”

Trump menambahkan bahwa konflik di wilayah tersebut telah berlangsung “ribuan tahun.”

“Belum ada kesimpulan konklusif, tetapi semoga kita dapat menyelesaikan masalah dengan sangat cepat terkait Gaza dan juga terkait Ukraina dan Rusia,” kata presiden.(yn)

Bagaimana Beban Asam dari Pola Makan Dapat Mempengaruhi Penurunan Berat Badan

Sementara sebuah studi tentang diet rendah asam menghasilkan penurunan berat badan sebesar 13 pon dalam 16 minggu, masih ada perdebatan mengenai efek diet asam dibandingkan dengan diet basa (alkali)

oleh Mary West

Mengelola berat badan bisa menjadi perjuangan yang sulit, sering kali melibatkan penghitungan kalori, dengan orang-orang menunggu penuh harap agar hasil yang diperoleh bisa memberi dorongan semangat. 

Sebuah uji klinis menyarankan adanya cara untuk melihat penurunan berat badan dengan cepat, yaitu dengan mengganti pola makan yang mencakup beberapa makanan penghasil asam tinggi dengan pola makan yang sepenuhnya terdiri dari makanan penghasil asam rendah.

Hasilnya adalah penurunan berat badan sebesar 5,90 kg pada peserta dalam periode 16 minggu, yang cukup cepat namun tidak terlalu cepat hingga dianggap tidak sehat oleh dokter. Temuan ini merupakan yang terbaru dalam rangkaian penelitian yang mengaitkan konsumsi makanan rendah penghasil asam dengan efek kesehatan positif, serta makanan tinggi penghasil asam dengan efek kesehatan negatif.

Beban Asam Pola Makan Rendah dan Penurunan Berat Badan

Menurut para penulis uji klinis yang diterbitkan di Frontiers in Nutrition, protein dan fosfor yang ditemukan dalam biji-bijian tertentu, daging, keju, ikan, dan telur melepaskan prekursor asam yang menghasilkan efek pengasaman pada pH darah. Karena itu, pola makan yang kaya akan makanan tersebut memiliki beban asam diet yang tinggi. Sebaliknya, sebagian besar buah dan sayuran memiliki efek alkalinisasi, meskipun mengandung asam, sehingga pola makan yang didominasi makanan ini memiliki beban asam diet yang rendah.

Para penulis uji klinis mengeksplorasi bagaimana perubahan beban asam dari dua pola makan ini dapat memengaruhi berat badan. Mereka mengacak 62 orang dewasa yang kelebihan berat badan untuk mengikuti diet vegan rendah lemak atau diet Mediterania selama 16 minggu. Setelah masa pembersihan (washout) selama empat minggu, para peserta kemudian mengikuti diet lainnya selama 16 minggu berikutnya.

Selain mencatat penurunan berat badan, para penulis juga menghitung beban asam dari pola makan melalui produksi asam endogen bersih (net endogenous acid production / NEAP) dan beban asam ginjal potensial (potential renal acid load / PRAL). PRAL memperkirakan dampak makanan terhadap pH berdasarkan kadar magnesium, protein, kalium, kalsium, dan fosfor, sementara NEAP menyesuaikan skor lebih lanjut dengan tinggi dan berat badan seseorang.

Hasilnya menunjukkan bahwa beban asam menurun secara signifikan pada diet vegan, tetapi tidak pada diet Mediterania. Diet vegan juga dikaitkan dengan penurunan berat badan  13,2 pon (5,90 kg), sementara tidak ada perubahan berat pada diet Mediterania. Para penulis mengutip studi sebelumnya yang menunjukkan bahwa hubungan antara diet vegan dan penurunan berat badan bersifat independen dari asupan kalori. Artinya, meskipun diet vegan cenderung rendah kalori, faktor lain di luar kalori juga berperan.

Karena diet vegan terdiri dari makanan nabati dan tidak termasuk makanan hewani, maka diet ini sangat bersifat alkalinisasi. Walaupun diet Mediterania menekankan makanan nabati, diet ini juga mencakup ikan, serta beberapa produk susu dan unggas, sehingga tidak sealkalis diet vegan.

“Mengonsumsi makanan penghasil asam seperti daging, telur, dan produk susu dapat meningkatkan beban asam diet, atau jumlah asam yang dikonsumsi, yang menyebabkan peradangan terkait dengan kenaikan berat badan,” kata penulis utama, Dr. Hana Kahleova, direktur penelitian klinis di Physicians Committee, dalam sebuah pernyataan pers.

 “Namun mengganti produk hewani dengan makanan nabati seperti sayuran hijau, beri-berian, dan kacang-kacangan dapat membantu menurunkan berat badan dan menciptakan mikrobioma usus yang sehat.”

Kehilangan Massa Otot

Diet vegan menyediakan cukup protein dari sumber nabati, seperti kacang-kacangan, lentil, kacang polong, kedelai, tahu, dan susu kedelai, kata Kahleova kepada The Epoch Times melalui email. 

Menjawab pertanyaan tentang kemungkinan hilangnya massa otot pada diet vegan, ia menjelaskan bahwa tim peneliti mengukur komposisi tubuh menggunakan pemindaian DXA atau kepadatan tulang, dan sebagian besar penurunan berat badan disebabkan oleh hilangnya lemak, bukan otot.

Salah satu kekhawatiran mengikuti diet yang mengecualikan makanan hewani adalah berkembangnya defisiensi vitamin B12. “Vitamin ini diberikan dalam bentuk suplemen,” kata Kahleova. “Vitamin B12 juga bisa diperoleh dari ragi nutrisi, sereal yang diperkaya, dan susu nabati, tetapi cara termudah untuk memastikan asupan yang cukup adalah dengan mengonsumsi suplemen.”

“Komponen alkalinisasi dari diet rendah asam tampaknya membuka manfaat metabolik di luar sekadar pembatasan kalori, dan itu sangat kuat,” kata Dr. Hector Perez, ahli bedah bariatrik utama di Renew Bariatrics, yang tidak terlibat dalam penelitian tersebut, kepada The Epoch Times melalui email.

Menurut Perez, diet vegan rendah asam bisa menjadi strategi cerdas dan efektif untuk penurunan berat badan, tetapi hanya jika diperkaya dengan bijaksana dan dipersonalisasi. Diet vegan, jika tidak direncanakan dengan baik, bisa kekurangan vitamin B12, zat besi, kalsium, omega-3, dan kualitas protein, yang semuanya sangat penting ketika seseorang sedang menurunkan berat badan atau massa tubuh tanpa lemak.

Diet Tinggi Protein dan Penurunan Berat Badan

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa mengonsumsi lebih banyak protein daripada asupan harian yang direkomendasikan (RDA) berkaitan dengan penurunan berat badan. Misalnya, sebuah studi yang diterbitkan dalam Journal of Obesity & Metabolic Syndrome menemukan bahwa diet tinggi protein efektif untuk menurunkan berat badan dengan cara menurunkan hormon rasa lapar dan meningkatkan hormon kenyang. Namun, penelitian lain menunjukkan bahwa diet tinggi protein tidak disarankan bagi orang dengan gangguan fungsi ginjal, karena dikaitkan dengan tingkat kematian yang lebih tinggi.

Dua pakar di bawah ini merekomendasikan diet tinggi protein untuk penurunan berat badan jika kondisi tertentu terpenuhi demi menjaga keamanannya. Salah satunya menyarankan untuk mengonsumsi protein jauh di atas RDA, sementara yang lain hanya sedikit di atas RDA.


25–50 Persen di Atas RDA Protein

Perez merekomendasikan diet tinggi protein untuk menurunkan berat badan, tetapi ia menekankan bahwa “setan ada di dalam detail.” Mengonsumsi banyak steak ribeye dan minuman protein bukanlah izin bebas, karena protein sebaiknya dipadukan dengan serat dan lemak sehat, serta penting untuk selalu memperhatikan fungsi ginjal dan hidrasi.

“RDA saat ini untuk protein adalah 0,8 gram (g) per kilogram (kg) berat badan, tetapi itu hanya jumlah minimum untuk mencegah kekurangan, bukan jumlah optimal untuk mempertahankan otot selama penurunan berat badan,” ujarnya. 

“Saya menyarankan 1,0–1,2 g/kg, yaitu sekitar 25–50 persen di atas RDA. Untuk seseorang dengan berat 70 kg, itu berarti sekitar 70–84 gram per hari, bukan 56 gram dasar.”

Sebagai catatan, satu cangkir dada ayam cincang mengandung 43 gram protein.

Perez menekankan bahwa protein tidak boleh menggusur buah dan sayuran. Ia merekomendasikan menjadikan protein sebagai dasar utama dalam menu, lalu memenuhi sisanya dengan sayuran kaya serat.


Sedikit di Atas RDA Protein

Meskipun manajemen berat badan sangat penting, hal itu harus dipandang dalam konteks kesehatan secara keseluruhan. Menurut Lisa Schultz, seorang ahli gizi bersertifikat, strategi penurunan berat badan seperti diet tinggi protein mungkin tidak menyediakan nutrisi yang dibutuhkan untuk aspek kesehatan lainnya jika dilakukan secara berlebihan.

Diet tinggi protein dapat mendukung penurunan berat badan, tetapi pembahasan sering kali terlalu disederhanakan, kata Schultz kepada The Epoch Times melalui email. Protein memang penting karena memiliki fungsi yang dapat membantu pengelolaan berat badan secara tidak langsung, tetapi diet tinggi protein tanpa memperhatikan kualitas atau keseimbangan serat, lemak sehat, dan karbohidrat bisa berbalik merugikan.

“Saya pernah melihat orang mengonsumsi banyak minuman protein dan daging olahan sambil mengabaikan sayuran serta karbohidrat kompleks, sehingga akhirnya merasa lelah, kembung, atau buntu,” ujarnya.

Schultz merekomendasikan untuk hanya sedikit melebihi RDA protein. Kuncinya adalah piring seimbang: protein tanpa lemak dipadukan dengan sayuran kaya serat dan biji-bijian utuh. Pola ini tidak hanya mendukung penurunan berat badan, tetapi juga meningkatkan pencernaan, energi, dan suasana hati. 

“Protein memang penting, tetapi itu hanya satu bagian dari teka-teki,” tambahnya.


Dampak Lain dari Beban Asam dalam Pola Makan

Kanker

Menurut tinjauan sistematis yang diterbitkan di Frontiers in Nutrition, diet dengan beban asam tinggi dapat dikaitkan dengan risiko kanker lebih tinggi serta prognosis yang buruk bila kanker sudah ada. Mekanismenya termasuk karena diet penghasil asam biasanya rendah buah dan sayur tetapi tinggi makanan hewani dan olahan, yang sudah terkait dengan kanker. 

Ketidakseimbangan asam-basa juga mengatur aktivitas molekuler tertentu yang berhubungan dengan munculnya serta perkembangan kanker.

Diabetes Tipe 2

Sebuah studi populasi di Prancis yang diterbitkan di Diabetologia menemukan bahwa diet ala Barat dengan beban asam tinggi dikaitkan dengan peningkatan risiko diabetes tipe 2, terlepas dari faktor risiko lainnya. Mekanisme yang mendasari mungkin karena diet dengan beban asam tinggi dapat memicu resistensi insulin dan menurunkan sensitivitas insulin, keduanya indikator kontrol gula darah yang buruk.

Kesehatan Mental

Sebuah studi di BMC Psychiatry menemukan bahwa diet dengan beban asam tinggi berkaitan dengan insiden kecemasan yang lebih tinggi pada pria dan wanita Iran yang terpapar tingkat asam tertinggi, serta insiden depresi yang lebih tinggi pada wanita. 

Mekanismenya mungkin melibatkan saluran ion yang peka terhadap perubahan keasaman luar sel. Diet dengan beban asam tinggi dapat mengaktifkan saluran ini, yang pada studi hewan terbukti memicu perubahan biologis yang berkontribusi pada depresi.


Kontroversi Diet Asam-Basa

Sebagian kalangan medis mendukung teori diet asam-basa, sementara sebagian lainnya menolak. Namun, ketika pandangan kedua kubu dianalisis, perbedaannya tidak sebesar yang dibayangkan.

Kontroversi ini tampaknya bersumber dari dua hal. 

Pertama, kebingungan antara mengonsumsi makanan yang mengandung asam dengan makanan yang meningkatkan beban asam dalam tubuh. Beban asam menunjukkan bagaimana makanan memengaruhi pH setelah dicerna dan dimetabolisme. Buah yang mengandung asam seperti jeruk dan tomat justru memberikan efek alkalis setelah pencernaan, sehingga dianggap memiliki beban asam rendah. Sebaliknya, makanan seperti daging dan telur memberikan efek asam setelah metabolisme, menurut sebuah artikel riset di Open Heart.

Kedua, perbedaan terkait definisi antara asidosis metabolik tingkat rendah dengan asidosis sejati. Pendukung teori makanan asam-basa berpendapat bahwa asidosis metabolik tingkat rendah adalah kondisi yang memengaruhi banyak orang di negara Barat yang mengonsumsi makanan tinggi daging dan rendah buah serta sayur.

Mereka yang tidak percaya teori ini berpendapat bahwa beban asam dari makanan tidak dapat menyebabkan seseorang mengalami asidosis karena tubuh memiliki sistem penyangga yang menjaga pH tetap normal pada kisaran 7,35–7,45. Mereka benar bahwa makanan tidak akan menurunkan pH di bawah 7,35, yang merupakan asidosis sejati dan kondisi gawat darurat medis.

Pihak yang pro diet asam-basa setuju makanan tidak akan menyebabkan asidosis sejati, tetapi mereka percaya makanan dengan beban asam tinggi dapat menyebabkan asidosis metabolik tingkat rendah, yaitu pH yang berada di kisaran bawah normal (lebih tinggi dari 7,35 dan lebih rendah dari 7,42).

Kahleova, seorang pakar di kubu pro diet asam-basa, menyatakan bahwa makanan yang meningkatkan beban asam dapat menyebabkan asidosis metabolik tingkat rendah dan memicu pelepasan hormon stres kortisol, yang berhubungan dengan efek kesehatan buruk.

Sebaliknya, makanan nabati tidak hanya mencegah pH turun ke arah asidosis metabolik tingkat rendah, tetapi juga mengurangi produksi kortisol. Efek ini mendukung penurunan berat badan serta penanda kesehatan kardiometabolik lainnya.

“Gagasan tentang asidosis metabolik tingkat rendah dari pilihan makanan merujuk pada peningkatan kecil tetapi kronis pada beban asam tubuh, bukan penurunan berbahaya pada pH darah,” kata Dr. Asim Cheema, spesialis penyakit dalam dan kardiologi di Your Doctors Online kepada The Epoch Times.

Namun, diet dengan beban asam tinggi mungkin tidak langsung memengaruhi pH darah, tetapi bisa membebani ginjal dan tulang dalam jangka panjang, lanjut Cheema. Asidosis tingkat rendah bersifat halus dan jangka panjang, berpotensi memengaruhi kepadatan tulang, fungsi otot, dan penanda peradangan. “Jadi, meskipun makanan ‘alkalis’ tidak membuat darah lebih basa, diet kaya tanaman tetap mendukung kesehatan dengan menurunkan beban inflamasi dan mendukung proses metabolik, meskipun mekanismenya bukan melalui pH darah.”

Singkatnya, kubu pro diet asam-basa percaya bahwa makanan nabati memberikan manfaat kesehatan dengan sedikit menurunkan pH, meski tetap dalam kisaran normal. Sementara itu, kubu yang menolak percaya manfaat makanan nabati lebih karena sifat antiinflamasi atau faktor kesehatan lain.

Intinya adalah, terlepas dari kubu mana yang benar, mengonsumsi banyak buah dan sayuran tetap sangat bermanfaat bagi kesehatan.

Trump Janji Hukuman Mati untuk Pembunuhan di Washington DC, Tegaskan Kejahatan ‘Tidak Terkendali’

EtIndonesia. Presiden Donald Trump mengatakan pada hari Selasa (26/8) bahwa dia akan mengupayakan hukuman mati untuk pembunuhan di Washington, sebagai bagian dari tindakan keras terhadap apa yang disebutnya kejahatan yang tidak terkendali di ibu kota AS.

“Jika seseorang membunuh seseorang di ibu kota, Washington DC, kami akan mengupayakan hukuman mati,” kata Trump dalam rapat kabinet di Gedung Putih.

“Ini adalah tindakan pencegahan yang sangat kuat dan semua orang yang mendengarnya setuju,” kata Trump dalam rapat kabinet.

Langkah hukuman mati ini muncul setelah Trump, dari Partai Republik, mengerahkan Garda Nasional ke Washington yang dikuasai Partai Demokrat dan mengambil alih kendali federal atas departemen kepolisian kota tersebut awal bulan ini.

Washington — yang sebelumnya dikenal sebagai Distrik Columbia — menghapus hukuman mati pada tahun 1981.

Ibu kota AS ini memiliki status hukum yang unik karena bukan negara bagian dan beroperasi di bawah hubungan dengan pemerintah federal yang membatasi otonominya dan memberikan Kongres kendali luar biasa atas urusan lokal.

Trump memanfaatkan celah ini untuk mengirim Garda Nasional ke Washington awal bulan ini guna memerangi apa yang disebutnya sebagai kejahatan yang merajalela dan tunawisma.

Pada hari Senin, dia membanggakan rekor tanpa pembunuhan selama beberapa hari di kota itu dan mengatakan dia juga mengambil langkah-langkah untuk mempercantik ibu kota, yang merupakan rumah bagi Gedung Putih, Gedung Kongres AS, dan lembaga-lembaga penting lainnya.

Pasukan Garda Nasional mulai membawa senjata di Washington pada hari Minggu.

Trump mengatakan dia sedang mempertimbangkan langkah serupa untuk kota-kota lain yang dipimpin Partai Demokrat, termasuk Chicago, New York, dan Baltimore. (yn)

Kue Manis Ini Punya Manfaat Sehat

Rasa manis yang lembut dari kue ini menjadikannya sempurna untuk sarapan atau camilan.

oleh Nicole Hopper, EatingWell

Resep roti cokelat zucchini (timun Jepang) sederhana ini kaya rasa cokelat dengan lelehan kepingan cokelat di atasnya. Rasa manis yang halus membuatnya cocok untuk sarapan atau camilan, disajikan bersama yogurt Yunani rasa vanila dan raspberry.

Roti Cokelat Zucchini

Porsi: 12
Waktu aktif: 15 menit
Total waktu: 2 jam 25 menit

Bahan-bahan:

  • 2 butir telur besar
  • ½ cangkir gula merah muda, padat
  • ⅓ cangkir yogurt Yunani tawar susu penuh (whole milk)
  • ⅓ cangkir minyak kanola atau alternatifnya
  • 2 sdt ekstrak vanila
  • ½ sdt garam
  • ¾ cangkir tepung serbaguna
  • ½ cangkir tepung gandum utuh jenis pastry
  • ⅓ cangkir bubuk kakao tanpa pemanis
  • 1 sdt soda kue
  • ½ sdt baking powder
  • 2 cangkir zucchini parut, dipadatkan ringan
  • ⅓ cangkir keping cokelat hitam (bittersweet chocolate chips)

Cara membuat:

  1. Panaskan oven hingga 350°F (sekitar 175°C). Olesi loyang ukuran 9×5 inci dengan semprotan minyak, lalu lapisi dengan kertas roti, sisakan lebih panjang 1 inci di sisi panjang loyang.
  2. Kocok telur, gula merah, yogurt, minyak, vanila, dan garam dalam mangkuk besar hingga halus.
  3. Ayak tepung serbaguna, tepung pastry gandum, bubuk kakao, soda kue, dan baking powder ke dalam adonan. Aduk perlahan hingga hanya tersisa sedikit gumpalan kering.
  4. Masukkan zucchini, aduk hingga tercampur. Tuang adonan ke loyang, ratakan permukaannya dengan spatula. Taburkan keping cokelat secara merata di atas adonan.
  5. Panggang selama 55–60 menit, atau sampai tusuk kayu yang dimasukkan ke tengah roti keluar bersih. Dinginkan di loyang selama 15 menit. Angkat menggunakan kertas roti, lepaskan kertas, lalu dinginkan sepenuhnya di rak kawat sekitar 1 jam sebelum disajikan.

Tips simpan:

  • Simpan dalam wadah kedap udara pada suhu ruang hingga 2 hari, atau bekukan hingga 3 bulan.

Informasi gizi per porsi:

  • Kalori: 212
  • Lemak total: 10 g
  • Lemak jenuh: 3 g
  • Kolesterol: 32 mg
  • Karbohidrat: 26 g
  • Serat: 2 g
  • Gula tambahan: 11 g
  • Protein: 4 g
  • Natrium: 241 mg
  • Kalium: 156 mg
  • Fosfor: 87 mg
  • Zat besi: 1 mg
  • Folat: 32 mcg
  • Kalsium: 40 mg
  • Vitamin A: 84 IU
  • Vitamin C: 3 mg
  • Vitamin D: 7 IU

Pembaca yang terhormat: Kami senang mendengar dari Anda. Topik apa yang ingin Anda baca? Silakan kirim masukan dan tips Anda ke [email protected].

Cara Melindungi Diri dari Chikungunya dengan Pengobatan Alami

Pengobatan Tradisional Tiongkok (PTT) memandang chikungunya sebagai penyakit “panas-lembap” dan merekomendasikan penggunaan herbal, teh, serta makanan untuk menanggulanginya

JoJo Novaes dan Arthur Zhang

Chikungunya sering meniru penyakit yang ditularkan nyamuk lainnya seperti demam berdarah dan Zika, dengan gejala serupa berupa nyeri sendi, demam tinggi, serta gejala mirip flu.

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) Amerika Serikat telah mengeluarkan peringatan perjalanan Level 2 untuk sejumlah negara dengan aktivitas chikungunya yang meningkat, termasuk Tiongkok (Guangdong), Bolivia, dan beberapa pulau di Samudra Hindia. 

Walaupun kasus di Amerika Serikat tidak meluas, para ahli mengatakan risiko penularan domestik rendah. Namun demikian, terdapat 199 kasus terkait perjalanan pada tahun 2024, dan sejauh ini sudah ada 54 kasus pada tahun ini.

Dengan meningkatnya kasus di seluruh dunia, pencarian cara perlindungan pun semakin digencarkan, baik melalui pengobatan konvensional maupun ramuan tradisional. 

Salah satu sudut pandang unik berasal dari Pengobatan Tradisional Tiongkok (PTT), yang menawarkan strategi alami untuk memperkuat pertahanan tubuh sekaligus menjaga nyamuk agar menjauh.


Cara PTT Memandang Penyakit yang Ditularkan Nyamuk

Dalam PTT, penyakit seperti chikungunya tidak hanya dipahami sebagai akibat virus dan nyamuk, melainkan juga sebagai kondisi yang muncul akibat “kelembapan” (dampness) serta “panas berlebih dan peradangan” (excess heat and inflammation).

  • Kelembapan (dampness): merujuk pada stagnasi di lingkungan (cuaca lembap, air tergenang) maupun dalam tubuh (retensi cairan, pencernaan lamban).
  • Panas berlebih dan peradangan: mewakili proses infeksi dan inflamasi, tampak sebagai demam, kemerahan, ruam, atau bisul.

Ketika kedua kekuatan ini bergabung—disebut “panas-lembap” dalam PTT—mereka menciptakan lahan subur bagi penyakit. Sama seperti rawa terbentuk ketika air (kelembapan) bertemu panas musim panas, tubuh pun menjadi lingkungan hangat dan stagnan tempat patogen mudah berkembang. Misalnya, seseorang yang tinggal di iklim panas-lembap dan juga mengalami pencernaan buruk atau retensi cairan lebih rentan terhadap penyakit yang ditularkan nyamuk.

Dari sudut pandang ini, pencegahan tidak hanya sebatas menghindari gigitan nyamuk. Langkah yang penting adalah mengurangi kelembapan internal, membersihkan racun untuk melawan infeksi, serta memperkuat sistem limpa (spleen), yang dalam PTT bertugas mengubah makanan menjadi energi dan cairan. Limpa yang kuat akan mengurangi kelembapan dan meningkatkan kekebalan tubuh.

Saat ini, belum ada pengobatan antivirus khusus untuk chikungunya. Pandangan holistik ini menjelaskan mengapa pendekatan PTT untuk penyakit yang ditularkan nyamuk menggabungkan penolak nyamuk berbahan herbal, teh, serta makanan tertentu.


Metode Alami Penolak Nyamuk

Dalam program “Health 1+1” di NTD, sebuah media saudari dari The Epoch Times, Shu Rong, direktur Klinik PTT Dokter Rong di Inggris, membagikan beberapa cara alami untuk mencegah nyamuk.

1. Kantung Herbal Aromatik (Aromatic Sachets)

Kantung kecil berisi herbal dapat berfungsi ganda sebagai penolak nyamuk alami sekaligus penopang energi tubuh dalam PTT.

Bahan-bahan:

  • 3 gram atractylodes (Cang zhu)
  • 3 gram akar notopterygium (Qiang huo)
  • 3 gram akar ligusticum (Gao ben)
  • 3 gram rimpang chuanxiong (Chuan xiong)
  • 3 gram angelica dahurica (Bai zhi)
  • 3 gram patchouli (Guang huo xiang)
  • 3 gram akar costus (Mu xiang)

Cara membuat:

  1. Haluskan semua bahan menjadi bubuk.
  2. Ambil sekitar 20 gram campuran untuk setiap kantung.
  3. Masukkan ke dalam kain kasa atau kantung kain tipis.
  4. Simpan kantung di saku, bawah bantal, atau di mobil.

Herbal ini mengeluarkan aroma kuat yang secara alami mengusir nyamuk. Dalam TCM, herbal aromatik seperti patchouli dan atractylodes juga diyakini membangunkan limpa, melancarkan sirkulasi, serta mengubah kelembapan—sehingga tubuh terasa lebih ringan dan bertenaga. Setiap kantung biasanya bertahan 1–2 minggu dan perlu diganti setelah aromanya hilang.

Kantung yang sudah dipakai tidak perlu langsung dibuang; herbalnya dapat dibakar sebagai dupa untuk memperpanjang efeknya.

2. Metode Asap Herbal (Herbal Smoke Method)

Membakar herbal aromatik sudah lama digunakan dalam PTT untuk mengusir serangga sekaligus membersihkan udara dari kotoran.

Bahan-bahan:

  • 10–15 gram angelica dahurica (Bai zhi)
  • 10–15 gram atractylodes (Cang zhu)
  • 10–15 gram akar costus (Mu xiang)
  • 5–10 gram kayu gaharu (Chen xiang)
  • 5–10 gram kayu cendana (Tan xiang)

Cara membuat:

  1. Haluskan herbal menjadi bubuk.
  2. Campur dengan serat moxa (kapas mugwort) dengan perbandingan 1:1.
  3. Letakkan campuran dalam wadah tahan api lalu bakar.
  4. Gunakan 20–50 gram setiap sesi, tergantung ukuran ruangan.
  5. Tutup pintu dan jendela, biarkan asap meresap sekitar 1 jam.
  6. Setelah itu, ventilasi ruangan.

Metode ini tidak hanya mengusir nyamuk, tetapi juga membersihkan udara, sangat cocok untuk ruangan yang sebelumnya ditempati orang yang sedang dalam masa pemulihan penyakit menular.


Memperkuat Tubuh dari Dalam

Repelan memang membantu, tetapi TCM menekankan perlindungan internal sama pentingnya dengan perlindungan eksternal.

Orang yang sering mengalami kembung, buang air besar encer, atau edema dianggap memiliki sistem limpa yang lemah. Kelemahan ini memicu kelembapan, yang menciptakan lingkungan internal yang mendukung infeksi. Dengan memperkuat limpa dan mengurangi kelembapan, teh herbal dapat membuat tubuh lebih tahan terhadap penyakit yang ditularkan nyamuk.

Resep: Teh Tonik Limpa Astragalus

Teh herbal ringan ini digunakan dalam PTT untuk memperkuat limpa, mengurangi kelembapan, dan meningkatkan pertahanan tubuh melawan infeksi.

Bahan-bahan:

  • 10 gram akar astragalus (Huang qi)
  • 5 gram atractylodes putih (Bai zhu)
  • 3 gram akar licorice (Gan cao)
  • 3 gram kulit jeruk kering (Chen pi)

Cara membuat:

  1. Masukkan bahan ke dalam cangkir keramik tahan panas.
  2. Tuangkan air mendidih, diamkan 20 menit.
  3. Bahan yang sama bisa diseduh ulang beberapa kali sepanjang hari.

Sebuah tinjauan pada tahun 2020 menemukan bahwa senyawa dalam astragalus dapat memperkuat sistem kekebalan dengan mendukung sel-sel imun yang sehat serta meningkatkan pertahanan tubuh terhadap infeksi.


Makanan Penguat Limpa

Dalam PTT, penyakit akibat nyamuk erat kaitannya dengan kelembapan internal. Karena itu, dalam perawatan sehari-hari dianjurkan untuk mengonsumsi makanan yang memperkuat limpa dan mengurangi kelembapan.

Bahan umum termasuk biji jali (coix seeds), kacang merah kecil (adzuki), kacang hijau, biji teratai, dan gorgon fruit. Bahan-bahan ini dapat ditambahkan ke dalam bubur, nasi, atau sup untuk mendukung kesehatan umum sekaligus memperkuat pertahanan alami tubuh.


Panduan Perlindungan Pribadi dan Rumah

Meskipun PTT menekankan penguatan pertahanan internal tubuh, perlindungan pribadi dan rumah tetap penting. Chikungunya ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes, yang lebih aktif di siang hari. Langkah berikut dapat mengurangi risiko gigitan:

  • Hilangkan genangan air: Nyamuk bertelur di air tergenang, bahkan dalam jumlah sedikit. Telur dapat bertahan dalam kondisi kering selama berbulan-bulan dan menetas hanya dalam hitungan hari setelah terkena air. Sumber umum termasuk tatakan pot tanaman, ember, tempat sampah, dan wadah lain di sekitar rumah.
  • Pasang penghalang fisik: Gunakan kasa nyamuk pada jendela dan pintu untuk mencegah nyamuk masuk ke dalam rumah.
  • Kenakan pakaian pelindung dan repelan: Saat di luar rumah, kenakan pakaian lengan panjang berwarna terang (warna gelap lebih menarik nyamuk) dan gunakan obat penolak nyamuk pada kulit yang terbuka.

Jika Anda mengalami gejala yang dicurigai sebagai penyakit akibat gigitan nyamuk, segera cari pertolongan medis dan beritahukan kepada tenaga kesehatan mengenai riwayat perjalanan terbaru.

Pakar Parenting: Membiarkan Bukan Berarti Melepas Tanggung Jawab, Melainkan Memberi Anak Kesempatan untuk Bertumbuh

EtIndonesia. Apakah kamu benar-benar mencintai anakmu, atau sebenarnya ingin mengendalikannya? 

Dalam mendidik anak, garis pemisah antara cinta dan kontrol sangat tipis. Banyak orangtua yang, atas nama cinta, menuntut anak untuk selalu patuh dan menurut. Namun tanpa sadar, sikap itu justru mempersempit ruang tumbuh anak, membatasi pilihan, bahkan melemahkan kepercayaan dirinya.

Penulis parenting Shang Ruijun, melalui pengalaman pribadi dan pengamatannya, menekankan bahwa orangtua harus memberikan anak kepercayaan dan ruang kebebasan yang cukup, agar mereka belajar disiplin secara bertahap. Dengan begitu, hubungan orangtua–anak pun menjadi lebih harmonis.

Orangtua Kehilangan Kebebasan, Anak Justru Mendambakan Kebebasan

Saat anak baru lahir, hidup orangtua seolah hilang kendali. Tidur berantakan, tidak ada waktu pribadi, bahkan mandi dan ke toilet pun dilakukan tergesa-gesa demi si kecil.

Banyak orangtua berkata: “Yang saya korbankan bukan hanya waktu malam, tapi juga kebebasan.”

Ketika anak mulai besar, orangtua rela mengorbankan kebebasannya demi anak. Namun, ketika anak memasuki masa remaja dan mulai mendambakan kebebasan, justru orangtualah yang sulit melepaskannya. 

Pertanyaannya: setelah bertahun-tahun kita melepaskan kebebasan untuk anak, apakah kita sanggup memberi mereka kebebasan saat mereka menuntutnya?

Kebebasan dalam Hubungan Orangtua dan Anak

Filsuf Isaiah Berlin membagi kebebasan menjadi dua:

·        Kebebasan negatif: hak untuk tidak diintervensi.

·        Kebebasan positif: kemampuan untuk mengendalikan hidup dan mencapai tujuan.

Jika ini diterapkan pada pola asuh, bagaimana orangtua bisa menyeimbangkan? 

Sejak bayi, anak selalu dipenuhi kebutuhannya. Menangis sedikit saja, orangtua langsung merespons. Namun ketika anak beranjak remaja, pola pengasuhan seharusnya berubah: dari mengendalikan menjadi melepas dengan bijak.

Seperti kata anak remaja penulis ketika ditanya:

“Katakan saja pada orangtua, jauhi anak sedikit. Jangan semua dikontrol.”

Melepas bukan berarti “membuang” atau “menyerah”, melainkan memberi anak ruang untuk mandiri. Seperti mengajarkan anak bersepeda: awalnya dibantu, tapi pada akhirnya harus dilepas agar ia bisa mengayuh sendiri.

Prinsip “Menangani Hal Besar, Melepas Hal Kecil”

Dalam mendidik anak, penting untuk tahu mana hal yang tidak bisa ditawar dan mana hal yang bisa diberi keleluasaan.

1. Hal yang dilarang hukum – tidak bisa ditawar.
Misalnya, anak di bawah umur tidak boleh mengemudi. Orangtua wajib menegaskan aturan, menjelaskan alasannya, dan menekankan bahwa aturan ada demi keselamatan.

2. Hal yang berdampak pada keluarga – perlu dibicarakan bersama.
Misalnya, rencana liburan harus disesuaikan dengan jadwal ujian anak. Semua anggota keluarga perlu saling menghormati dan mencari kesepakatan.

3. Hal yang hanya menyangkut anak – berikan ruang pilihan.
Misalnya gaya berpakaian atau rambut. Orangtua bisa berdiskusi, tetapi biarkan anak belajar bertanggung jawab atas keputusannya.

Tiga Sikap Orangtua: Tahan, Hentikan, Tunggu

Banyak masalah parenting muncul bukan karena anak, melainkan karena orangtua sulit menahan ego dan ekspektasi.

1. Tahan sejenak.
Ketika anak ingin memilih pakaiannya sendiri, biarkan. Itu bagian dari proses belajar mengendalikan tubuhnya.

2. Hentikan sejenak.
Jangan buru-buru menilai anak lambat, ceroboh, atau tidak sesuai standar kita. Hentikan dulu, lihat sisi positifnya.

3. Tunggu sejenak .
Saat anak bicara, jangan cepat memotong dengan nasihat. Dengarkan sampai selesai. Dengan begitu, lahirlah komunikasi yang sejati.

Mendampingi Anak Mengelola Emosi

Saat memasuki remaja, anak akan lebih emosional. Orangtua perlu mendampingi mereka mengenali dan memahami emosinya.

Penulis pernah marah ketika anaknya membentak. Namun kemudian dia menyadari, yang dibutuhkan anak saat itu bukan dimarahi, melainkan waktu untuk menenangkan diri. Dengan menunda respons, komunikasi yang terjadi justru lebih baik.

Dari Mengasuh hingga Saling Mengasuh

Seiring waktu, orangtua menua, anak pun tumbuh dewasa. Hubungan pun berubah dari “orangtua mengasuh anak” menjadi “anak dan orangtua saling mengasuh”.

Ketika orangtua memberi anak ruang untuk berkembang, anak pun akan tumbuh menjadi pribadi yang peduli dan mampu membalas perhatian itu. Pada akhirnya, keluarga menjadi tempat aman bagi semua anggota.

Seperti yang dialami penulis, anaknya yang berusia 18 tahun sudah mulai ikut bertanggung jawab membantu adiknya, bahkan menulis ucapan menyentuh di Hari Ibu:

“Aku bersyukur menjadi anakmu. Terima kasih atas semua cinta dan pengorbananmu. Semoga Ibu bisa menjaga diri dan hidup bahagia.”

Inti Pesan

Pendidikan sejati bukanlah memaksa anak menjadi sosok orang yang sesuai dengan keinginan  orangtua.

Pendidikan sejati adalah memberi cinta dan kepercayaan, agar anak bisa tumbuh menjadi dirinya sendiri.(jhn/yn)