Pesta Pernikahan di Shanxi, Tiongkok Tiba-tiba Dilanda Hujan Badai Dahsyat, Langsung Menjadi “Pesta Arus Air” 

EtIndonesia. Pada  23 Agustus 2025 malam, sebuah keluarga di Desa Kanshi, Kecamatan Sudian, Distrik Shangdang, Kota Changzhi, Provinsi Shanxi, Tiongkok mengadakan jamuan makan malam untuk kerabat menjelang pernikahan. Namun tiba-tiba hujan badai mengguyur deras, air menggenang hingga setinggi lutut, sehingga pesta terpaksa dihentikan lebih awal. Video terkait pun ramai beredar di internet. Ada warganet yang berseloroh, “Inilah baru pesta arus air yang sebenarnya!”

Video di lokasi memperlihatkan hujan deras mengguyur, air tergenang hingga setinggi lutut, alirannya sangat deras. Beberapa kursi terseret arus, bahkan ada warga yang terpeleset di tengah hujan. Orang-orang di tempat kejadian bergegas membantu memindahkan meja kursi, serta melindungi hidangan di atas meja.

Menurut laporan media Tiongkok, warga yang menghadiri pesta mengatakan bahwa sesuai tradisi setempat, pihak tuan rumah mengadakan jamuan sehari sebelum pernikahan untuk menjamu kerabat dan teman yang akan membantu esok harinya. 

Saat jamuan dimulai belum turun hujan, namun sekitar pukul 19.00–20.00  hujan deras mendadak turun, membuat banyak kursi dan sepatu warga terbawa arus. Warga pun segera bersama-sama mengevakuasi meja kursi, beruntung makanan di atas meja tidak terdampak.

Karena hujan terlalu lebat, pesta akhirnya dihentikan lebih awal. Namun pada 24 Agustus cuaca membaik dan pernikahan tetap berlangsung lancar sesuai rencana.

Seorang warga mengatakan bahwa malam itu sebenarnya hanya jamuan untuk orang-orang yang akan membantu, ada sekitar belasan meja. Namun ketika makan baru setengah jalan, hujan deras turun, semua meja kursi buru-buru dipindahkan. Untungnya meja tidak sampai terseret arus.

Komentar warganet:
“Benar-benar kacau.”
“Memang meriah sih, tapi cuacanya terlalu meriah.”
“Hujan badai tak berperasaan, tapi manusia masih punya rasa.”

Ada pula yang bergurau:
“Ini benar-benar ‘pesta arus air’ yang sesungguhnya.”
“Yang dimakan bukan sekadar hidangan, tapi juga hubungan dan rasa kebersamaan. Di hari pernikahan yang penuh suka cita, bagaimanapun cuacanya, yang penting kerabat dan sahabat datang, itu sudah merupakan dukungan bagi tuan rumah! Coba bayangkan kalau ada yang menikah tapi tak ada yang hadir, betapa memalukan. Karena itulah orang Tiongkok selalu mengutamakan kemeriahan dalam hajatan!”

Pada 23 Agustus pukul 17.37, Badan Meteorologi Kota Changzhi mengeluarkan peringatan biru untuk badai petir dan angin kencang: wilayah Distrik Shangdang, Distrik Luzhou, bagian timur Distrik Tunliu, Distrik Lucheng, Kabupaten Xiangyuan, Kabupaten Pingshun, Kabupaten Licheng, Kabupaten Huguan, Kabupaten Zhangzi, serta bagian timur Kabupaten Wuxiang diperkirakan mengalami cuaca badai petir dan angin dengan kecepatan hingga 7 skala Beaufort atau lebih, dan kondisi ini diperkirakan masih akan berlanjut dalam 6 jam ke depan.

Sumber : NTDTV.com

Bagaimana Cara Mengenali Diri Sendiri?


EtIndonesia.
Sebuah pertanyaan yang terdengar sederhana, tapi sulit dilakukan: Bagaimana caranya mengenali diri sendiri?

Jawabnya:
Dalam bimbingan spiritual, mengenali diri sendiri bisa dibagi menjadi tiga tahap:

1. Pengakuan diri (self-affirmation)

2. Pertumbuhan diri (self-growth)

3. Pelepasan ego (self-dissolution)

1. Pengakuan Diri: Mengakui Kekurangan dan Kelebihan

Pengakuan diri dimulai dengan berani melihat kekurangan, baru kemudian mengakui kelebihan. 

Kebanyakan orang cenderung menutupi, menghindari, atau tidak mau mengakui kelemahannya.

Orang semacam ini seperti wajah yang penuh debu dan kotoran, tapi enggan bercermin. Mungkin mereka pernah bercermin, namun saat melihat dirinya yang kusam dan jelek, mereka tak berani menatap lebih lama.

Hasilnya, mereka justru menolak melihat kelemahan sendiri, hidup dalam ilusi, dan akhirnya cenderung membesar-besarkan diri.

Seperti kalkun yang saat merasa terancam akan mengembangkan bulu leher dan tubuhnya agar tampak lebih besar. Padahal, semua orang tahu itu hanya tipuan semu.

2. Refleksi Diri yang Benar

Untuk benar-benar mengenali diri, kita perlu sering melakukan refleksi—dan sebaiknya saat kondisi mental stabil dan kehidupan berjalan normal.

Kalau sedang emosional atau hidup dalam kekacauan, refleksi jadi tidak berguna. Yang muncul hanyalah rasa ingin membandingkan diri dengan orang lain: merasa lebih besar, lebih baik, lebih hebat. Itu hanya ilusi “sok menang” ala mentalitas Ah Q, bukan kesadaran sejati.

Orang yang mudah terombang-ambing oleh emosi tidak akan bisa jernih menghadapi dirinya. Karena itu, dalam ajaran meditasi dan Zen, langkah pertama adalah rasa malu (tahu diri) dan penyesalan (tahu salah).

·        Rasa malu berarti berani mengkritik diri sendiri.

·        Penyesalan berarti mengakui kesalahan, lalu bangkit untuk memperbaiki diri.

Siapa yang bisa mengakui kesalahan dan memperbaiki diri, dialah yang selalu bisa berhadapan dengan dirinya sendiri tanpa lari.

3. Belajar dari Lingkungan dan Orang Lain

Kita bisa mengenali kelebihan dan kelemahan melalui reaksi orang sekitar: teman, keluarga, atau masyarakat. Saat ada kritik, jangan buru-buru marah. Dengarkan dengan rendah hati.

Orang yang arogan—merasa dirinya paling pintar, paling unggul, suka meremehkan orang lain—sebenarnya tidak pernah benar-benar mengenal dirinya. Sebaliknya, orang yang rendah hati akan lebih mudah melihat siapa dirinya, sekaligus menerima masukan dari banyak pihak.

Memang, tidak semua kritik itu benar. Tapi entah benar atau salah, tetaplah mendengarkan dengan hati yang tulus. Ucapkan terima kasih pada mereka yang berani memberi masukan.

4. Proses Bertahap: Dari Kekurangan Menuju Kebijaksanaan

Mengenali diri sendiri berarti:

1. Menyadari kekurangan.

2. Berusaha memperbaikinya.

3. Terus belajar dengan rendah hati.

Semakin kita berbenah, semakin tumbuhlah kebijaksanaan. Dan ketika kebijaksanaan bertambah, justru kita harus makin rendah hati.

Banyak pemimpin besar selalu meminta pendapat banyak orang sebelum mengambil keputusan. Bila kesepakatan dicapai, mereka jalankan bersama. Jika berhasil, mereka mengucap syukur dan berterima kasih. Jika gagal, orang lain pun bisa memaklumi karena keputusan itu diambil dengan niat baik dan proses bijak.

5. Inti dari Mengenali Diri

Sesungguhnya, tidak ada yang lebih tahu kelemahan diri selain kita sendiri.
Dari cara kita bekerja, bersosialisasi, dan memperlakukan orang lain, selalu ada cermin yang bisa dipakai untuk menemukan sisi yang harus diperbaiki.

Hanya dengan keberanian menghadapi diri sendirilah, seseorang bisa benar-benar mengenali dirinya.(jhn/yn)

Perundingan Rusia-Ukraina Alami Kebuntuan, Trump Kembali Tekan Moskow: AS Bisa Turun Tangan Lebih Keras

Pada Minggu  (24 Agustus) malam, Menara Eiffel di Paris, Colosseum di Roma, dan Empire State Building di New York diterangi cahaya biru-kuning untuk merayakan Hari Kemerdekaan Ukraina. Presiden Volodymyr Zelenskyy menegaskan bahwa Ukraina saat ini masih berjuang demi kemerdekaan. Presiden Amerika Serikat Donald Trump menegaskan kembali komitmen keamanan bagi Ukraina, namun menekankan bahwa Eropa harus menanggung tanggung jawab utama. Sementara itu, pertempuran Rusia-Ukraina masih terus berlangsung, dan masa depan proses perdamaian tetap menjadi sorotan dunia.

EtIndonesia. Minggu (24/8/2025) malam, cahaya biru dan kuning yang melambangkan bendera Ukraina menerangi Menara Eiffel di Paris sebagai bentuk perayaan Hari Kemerdekaan Ukraina.

Colosseum Roma dan Empire State Building New York juga tampil dalam dua warna tersebut sebagai tanda dukungan untuk Ukraina. Tiga puluh empat tahun lalu, Ukraina memproklamasikan kemerdekaannya dari Uni Soviet, dan 34 tahun kemudian, Ukraina masih berjuang mempertahankannya.

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky berkata: “Hari ini, pertarungan antara keadilan dan kejahatan masih berlanjut. Rusia terus menyerang, terus menjatuhkan dan menghancurkan kita. Semua ini harus dihentikan. Harus dihentikan.”

Pada Senin (25 Agustus), Zelenskyy mengundang utusan khusus Presiden Trump, Keith Kellogg, bersama para tokoh politik, bisnis, dan diplomat, untuk menghadiri acara tahunan Sarapan Doa Nasional Ukraina.

Utusan Trump, Kellogg, mengatakan: “Meski kami melakukan segala cara untuk mengakhiri perang ini dan mencapai perdamaian Rusia-Ukraina, kemenangan hanya bisa datang melalui kasih karunia Tuhan.”

Kellogg menyebutkan korban tewas dan luka akibat perang Rusia-Ukraina jauh melampaui jumlah korban Amerika Serikat dalam Perang Dunia II. Ia menegaskan bahwa AS sedang berupaya keras untuk mendorong berakhirnya perang.

Presiden Trump pada Senin (25/8) kembali menegaskan komitmennya memberikan bantuan keamanan bagi Ukraina.

“Pertama, Eropa akan memberikan jaminan keamanan penting bagi mereka (Ukraina), dan memang seharusnya begitu, karena mereka berada di sana. Tapi kami juga akan terlibat dalam memberikan dukungan. Kami akan membantu mereka,” ujarnya. 

Salah satu bentuk bantuan AS adalah melalui penjualan senjata ke NATO. Kyiv berencana memanfaatkan dukungan dana dari para sekutu NATO untuk membeli senjata dari Amerika.

Zelenskyy mengatakan: “Target kami adalah memasukkan setidaknya 1 miliar dolar AS setiap bulan ke dalam program ini.”

Norwegia pada Senin mengumumkan bergabung dengan rencana tersebut. Jerman di hari yang sama kembali menegaskan komitmennya memperkuat kemampuan militer Ukraina.

Mengenai kemungkinan pertemuan puncak Rusia-Ukraina di masa depan, Zelensky dalam pertemuan dengan Kellogg membahas cara menekan Moskow agar bersedia duduk di meja perundingan.

Trump kembali memperingatkan bahwa jika Moskow menolak pertemuan dan perundingan, Rusia bisa menghadapi konsekuensi yang sangat serius.

“Jadi kita akan lihat apa yang terjadi dalam satu-dua minggu ke depan. Saat itu, jika perlu, saya akan turun tangan lebih keras,” katanya. 

Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov baru-baru ini dalam sebuah wawancara memaparkan syarat perdamaian: selain Ukraina tidak boleh bergabung dengan NATO, juga diperlukan jaminan keamanan yang diberikan oleh anggota tetap Dewan Keamanan PBB. Namun ironisnya, itu berarti Rusia dan Tiongkok juga harus ikut serta.

Zelenskyy sebelumnya sudah menegaskan bahwa keterlibatan Rusia sebagai negara agresor dalam misi perdamaian tidak masuk akal, dan karena Beijing mendukung Moskow, Kyiv secara tegas menolak partisipasi PKT.

Sementara itu, Kementerian Pertahanan Rusia pada Senin mengklaim bahwa pasukan Rusia berhasil merebut sebuah permukiman di wilayah Zaporizhzhia, Dnipropetrovsk, Ukraina. Sehari sebelumnya, desa Filiya di kawasan yang sama juga diklaim telah dikuasai oleh militer Rusia.

Sumber : NTDTV.com

Presiden Korsel ke Trump : “Presiden, Tolong Bantu Kami” – Trump Janji Jadi Mediator Hubungan Korsel–Korut

EtIndonesia. Pada Senin (25/8/2025), Presiden Korea Selatan Lee Jae-myung memimpin delegasi berkunjung ke Gedung Putih. Dalam konferensi pers, Presiden Donald Trump berjanji bahwa ia akan bertemu dengan diktator Korea Utara Kim Jong-un. Bahkan, beberapa kali menegaskan bahwa hubungannya dengan Kim sangat baik. Karena itu, ia bersedia membantu menjadi mediator bagi rekonsiliasi hubungan antar-Korea. 

Trump juga menegaskan bahwa Amerika Serikat tidak akan mengurangi jumlah pasukan yang ditempatkan di Korea Selatan. Selain itu, ia kembali menekankan bahwa industri galangan kapal Korea dapat membantu menghidupkan kembali kejayaan industri galangan kapal Amerika. 

Berikut laporan wartawan NTD di Gedung Putih, Zhang Liang dan Wang Ziyi

Wartawan NTD di Gedung Putih Zhang Liang melaporkan: Presiden Korea Selatan Lee Jae-myung dalam pidato pembuka memuji kontribusi Trump terhadap perdamaian dunia. Ia mengatakan perang di Eropa, Asia, Timur Tengah, dan Afrika semuanya berhasil dicegah oleh Trump, dan Trump adalah satu-satunya pemimpin dunia yang bisa mencapai prestasi tersebut. Ia menambahkan, saat ini hanya Semenanjung Korea yang masih terpecah, dan ia berharap Trump dapat membantu dalam hal ini. Lee bahkan mengatakan berharap bisa melihat “Trump Tower” berdiri di Korea Utara.

Presiden Korea Selatan Lee Jae-myung: “Saya percaya Kim Jong-un sedang menunggu Anda. Tuan Presiden, rakyat Korea sangat menaruh harapan pada Anda. Terima kasih sekali lagi sudah meluangkan waktu.”

Lee Jae-myung juga memuji Trump karena telah membuat Amerika kembali hebat, namun kemudian langsung menyinggung isu perdamaian di Semenanjung Korea. Ia menyatakan harapan agar Trump dapat bertemu Kim Jong-un. Trump menyambut harapan tersebut dengan menekankan kembali hubungan baiknya dengan Kim, yang menurutnya dapat membantu mendorong proses perdamaian.

Presiden AS Donald Trump: “Saya dan Kim Jong-un memiliki hubungan yang sangat baik. Saya berharap hubungan itu bisa terus terjaga, dan saya rasa itu akan terjadi. Hubungan kami sungguh baik. Saya memahaminya. Saya banyak menghabiskan waktu berbincang dengannya, bahkan membicarakan hal-hal yang mungkin seharusnya tidak kami bicarakan. Kami akrab, dan saya pikir negara yang ia pimpin memiliki potensi yang sangat besar, benar-benar besar.”

Lee juga menyampaikan kekhawatiran kepada Trump. Ia menyoroti bahwa selama pemerintahan Presiden Joe Biden, Korea Utara semakin memperkuat kekuatan nuklir dan militernya, sehingga menimbulkan ancaman besar bagi Semenanjung Korea.

Trump menanggapi: “Jika saya yang menjadi presiden, mereka tidak akan melakukan itu.”

Lee Jae-myung: “Saya sepenuhnya setuju dengan Anda.”

Pertemuan ini adalah pertemuan bilateral pertama antara AS dan Korea Selatan sejak Lee Jae-myung menjabat. Publik juga menyoroti isu apakah janji Korea Selatan untuk berinvestasi sebesar 350 miliar dolar AS di Amerika, dengan imbalan tarif sebesar 15%, akan ada perubahan atau tidak.

Trump: “Kita akan kembali membahas soal perdagangan tambahan, karena saya dengar mereka ingin menegosiasikan ulang (tarif), tapi itu tidak masalah, saya tidak keberatan. Ini tidak berarti mereka akan mendapatkan sesuatu, tapi saya tidak keberatan. Namun kita akan melakukan pembahasan serius mengenai berbagai isu, termasuk perdagangan.”

Untuk mewujudkan janjinya menghidupkan kembali industri galangan kapal AS, Trump mengatakan selain membeli kapal dari Korea Selatan, ia juga ingin agar perusahaan galangan kapal Korea mempekerjakan pekerja Amerika di Amerika Serikat untuk membangun kapal.

Trump: “Anda bisa lihat kembali pada masa Perang Dunia II, ketika itu kita hampir setiap hari membangun satu kapal. Sulit dipercaya, kapal yang dibangun waktu itu adalah kapal tanker dan berbagai jenis kapal lainnya, tapi saat itu kita sangat aktif. Kita punya banyak galangan kapal yang tadinya menganggur, tetapi sekarang sudah tidak sepenuhnya menganggur lagi. Dan kalian (Korea) juga akan datang, kalian akan membangun banyak kapal di negara ini.”

Selain itu, Trump mengatakan ia sedang mempertimbangkan untuk meminta Korea Selatan menyerahkan hak kepemilikan tanah tempat pangkalan militer AS berada.

Trump: “Salah satu hal yang ingin saya lakukan adalah meminta mereka menyerahkan kepemilikan tanah dari benteng besar yang kita miliki itu. Anda tahu, kita menghabiskan banyak uang untuk membangun pangkalan tersebut, Korea Selatan juga memberikan sebagian kontribusi. Tapi saya ingin melihat apakah kita bisa membatalkan sewa dan memperoleh kepemilikan tanah tempat pangkalan militer besar kita itu.”

Wartawan NTD di Gedung Putih Zhang Liang melaporkan: Saat ini terdapat sekitar 28.500 tentara AS yang ditempatkan di Korea Selatan. Diperkirakan isu kerja sama keamanan menjadi topik utama pembahasan kedua pemimpin, termasuk ancaman dari PKT, program nuklir Korea Utara, serta kontribusi finansial Seoul untuk pasukan AS yang ditempatkan di Korsel.  Sebelumnya, sejumlah pejabat AS anonim mengatakan bahwa untuk mencegah kemungkinan penarikan sebagian pasukan AS dari Korea Selatan, Pentagon kini kembali menitikberatkan aliansi AS-Korsel pada upaya menghadapi ancaman dari Beijing. (Hui/asr)

Parade Militer Beijing Bisa Picu Kudeta? Mantan Perwira Militer PKT: Ada Tiga Rencana Darurat

Menjelang parade militer besar 3 September Partai Komunis Tiongkok (PKT), Beijing meningkatkan kewaspadaan secara menyeluruh. Hingga kini, komandan utama parade belum ditentukan. Seorang mantan perwira militer PKT membocorkan bahwa akibat pertarungan sengit antara faksi Xi dan faksi anti-Xi, Beijing telah menyiapkan tiga skema darurat untuk mencegah situasi yang bisa mengancam rezim, bahkan berujung kudeta militer.

EtIndonesia. Menurut kebiasaan, komandan utama parade biasanya dijabat oleh komandan Komando Teater Pusat. Mantan perwira menengah Angkatan Laut PKT, Yao Cheng, pada 24 Agustus mengatakan di media sosial bahwa komandan Komando Teater Pusat saat ini, Wang Qiang, kemungkinan telah mengalami masalah. Sementara wakil komandan Li Zhizhong sedang diselidiki. Karena itu, kandidat paling mungkin adalah Kepala Staf Gabungan Liu Zhenli. Liu dikenal sebagai orang dekat Zhang Youxia, wakil ketua Komisi Militer.

Ada pula pendapat bahwa Menteri Pertahanan Dong Jun, yang sejajar dengan komandan Teater Pusat, juga bisa memimpin parade. Namun Dong awalnya merupakan orang kepercayaan Miao Hua, mantan kepala Departemen Politik Komisi Militer yang sudah jatuh. Karena itu, Zhang Youxia tidak mempercayainya.

Yao Cheng menganalisis, parade militer Beijing sudah tiga kali menjalani latihan. Secara normal, komandan utama seharusnya sudah ditetapkan untuk mengendalikan keseluruhan. Jika parade kali ini diatur oleh Zhang Youxia, sangat mungkin Zhang sengaja menunda penunjukan komandan agar mempermalukan Xi.

Pada 18 Agustus lalu, Yao juga mengungkapkan dalam sebuah program bahwa parade 9.3 sangat krusial bagi PKT. Dari informasi seorang pensiunan perwira di kompleks Komisi Militer Beijing, diketahui bahwa markas komando parade sudah menyiapkan rencana darurat dengan tiga skenario.

  1. Rencana pertama: Xi Jinping memimpin parade.
  2. Rencana kedua: Jika kondisi kesehatan Xi bermasalah dan ia tak bisa memimpin, maka Zhang Youxia yang memimpin.
  3. Rencana ketiga: Jika hubungan Xi dan Zhang memburuk, maka dipilih jalan tengah — orang yang menggantikannya adalah Liu Zhenli.

Yao menekankan, awalnya PKT berharap parade ini dapat menunjukkan kekuatan militer dan stabilitas rezimnya. Namun, jika terjadi masalah di lokasi parade, hal itu justru bisa mengancam posisi berkuasa PKT, bahkan memicu perpecahan di dalam militer.

Sumber: NTDTV.com

Jalan di Anhui, Tiongkok  Amblas, Telan Sebuah Mobil Sedan – Detik-detik  Mencekam Terekam Kamera

Pada 25 Agustus 2025, di Kota Hefei, Provinsi Anhui, Tiongkok, sebuah ruas jalan tiba-tiba amblas. Sebuah mobil sedan putih yang sedang melintas terperosok masuk ke dalam lubang besar tersebut. Rekaman momen mencekam ini memicu perhatian publik.

EtIndonesia. Berdasarkan video yang beredar di internet di daratan Tiognkok, di sebuah jalan beraspal, sebuah mobil sedan putih sedang melaju ketika tiba-tiba jalan di depannya runtuh, terbentuk sebuah lubang besar. Meski mobil itu tidak melaju terlalu cepat, namun tetap tidak sempat menghindar dan akhirnya terbalik masuk ke dalam lubang.

Seorang pegawai toko di sekitar lokasi mengatakan kepada media daratan Jimunews, bahwa peristiwa itu terjadi di Jalan Jinning, dekat persimpangan Jalan Mengcheng Utara, Hefei. Sekitar pukul 13.00 siang pada 25 Agustus, ia mendengar orang berteriak bahwa jalan di depan tokonya amblas. Saat keluar, ia melihat sebuah mobil SUV putih sudah jatuh ke dalam lubang. Empat orang di dalam mobil segera berhasil diselamatkan, dan tidak ada yang terluka. Sekitar pukul 3 sore, mobil tersebut berhasil diangkat menggunakan derek dan dibawa pergi.

Video mobil jatuh ke dalam lubang ini memicu diskusi hangat warganet Tiongkok. Seorang netizen yang kebetulan mengemudi di belakang mobil tersebut menulis, “Melihat mobil itu jatuh ke bawah, saya benar-benar ketakutan setengah mati.”

Warganet lain berkomentar, “Untung hanya mobil kecil. Kalau truk, meski truk kecil, pasti langsung dituduh kelebihan muatan.” 

Ada juga yang menuliskan, “Sepuluh tahun lagi, jalan raya, jembatan layang, gedung tinggi, perumahan, sungai, bendungan… tak berani dibayangkan.” Serta komentar, “Sekarang ini kecelakaan bukan soal waspada atau tidak waspada, tapi memang di mana-mana penuh bahaya keselamatan.”

Beberapa tahun terakhir, fenomena “lubang maut” sering muncul di berbagai daerah di Tiongkok, menelan kendaraan, bahkan sampai mengakibatkan korban jiwa.

Pada 16 April lalu, sebuah jalan nasional di Provinsi Shanxi ambles, menyebabkan tabrakan beruntun 4 mobil dan menewaskan 2 orang.

Pada 25 Juli lalu, di Kota Hohhot, Daerah Otonom Mongolia Dalam, sebuah mobil pribadi juga terperosok ke dalam lubang besar yang tiba-tiba muncul di tengah jalan. Saat itu, seorang pejalan kaki menggunakan palu untuk memecahkan kaca mobil, sehingga penumpang di dalam berhasil diselamatkan.

Sumber : NTDTV.com

Pemandangan Bencana Akhir Zaman, Topan Kajiki Menghantam Sanya, Hainan, Tiongkok Membuat Wisatawan Melarikan Diri 

 Pada 24 Agustus 2025, Topan “Kajiki” menghantam Sanya, Hainan. Pohon-pohon besar tercabut dari akarnya, kabel listrik terputus dan terbakar, pemandangan seperti kiamat. Kaca pintu dan jendela hotel dihantam angin kencang hingga roboh dan pecah, membuat wisatawan menjerit ketakutan dan berhamburan melarikan diri.

EtIndonesia. Topan “Kajiki” disebut sebagai topan terkuat yang mempengaruhi Sanya sejak adanya catatan meteorologi. Biro Meteorologi Provinsi Hainan menyatakan bahwa saat topan melintas, seluruh distrik di Sanya mengalami angin di atas level 14, sementara hembusan angin di Distrik Haitang mencapai level 16.

Banyak video yang beredar di internet menunjukkan angin kencang menderu di pusat kota Sanya saat topan lewat. Atap bangunan beterbangan, pintu dan jendela tercabut. Di lobi sebuah hotel, kaca pecah berantakan, meja dan kursi terbalik.

Seorang wisatawan merekam video yang menunjukkan pintu utama hotel terbuka diterjang angin, para tamu yang sedang makan berteriak panik dan berhamburan kabur.

Seorang wisatawan bermarga Li, yang tengah berlibur di Sanya, menulis di media sosial: “Terjebak di Sanya: penerbangan tiba-tiba dibatalkan, terpaksa tertahan di Sanya, mengalami topan terkuat, kamar hotel mati listrik, semuanya saya alami.”

Pada 25 Agustus, Li mengatakan kepada Xiaoxiang Morning News, kaca lobi hotel terasa hampir pecah dan sudah melengkung parah. Puncak kekuatan topan terjadi sekitar 24 Agustus pukul 19.00, saat itu mereka hendak ke restoran untuk makan. “Tiba-tiba listrik padam, awalnya dikira hanya restoran yang padam, tapi ternyata seluruh hotel gelap, hanya lampu darurat yang menyala. Katanya bukan cuma hotel kami yang padam, tapi deretan hotel di sepanjang jalan juga padam. Setelah sekitar satu-dua jam, listrik baru kembali.”

Saat topan datang, jendela kamar hotel bocor, kaca bergetar keras hingga menimbulkan suara menakutkan. Li merasa cemas lalu lari bersembunyi di koridor hotel. “Sekitar pukul 12 malam kaca sudah tidak bergetar lagi, tapi suara angin tetap sangat keras.”

Menurut laporan Elephant News: “Kaca jendela lantai 17 sebuah apartemen beterbangan, mesin cuci terhempas keluar, kulkas hampir terjatuh. Karena pemilik tidak di rumah, pihak pengelola gedung memanggil tukang kunci untuk masuk dan menyelamatkan barang-barang agar tidak menimpa orang di bawah.”

Setelah topan berlalu, Sanya tampak porak-poranda. Jalanan dipenuhi pohon tumbang, banyak mobil tertimpa hingga rusak parah. Dalam sebuah video terlihat papan reklame raksasa roboh melintang di jalan, menghalangi lalu lintas. 

Seorang warganet yang merekam berkata: “Topan ‘Kajiki’ ini terlalu dahsyat, papan reklame sebesar ini bisa roboh dan menutup jalan, benar-benar menakutkan.”

Pemerintah Hainan menyatakan, “Kajiki” adalah topan paling parah yang mempengaruhi Sanya sejak adanya data pengamatan cuaca, mengakibatkan setidaknya 557.000 rumah tangga mengalami pemadaman listrik, dan 102.500 orang terdampak bencana.

Banyak warganet menulis di media sosial:  “Ya Tuhan!!!!!! Kekuatan 40 tahun sekali, pertama kali mengalami, benar-benar mengerikan.”

 “Untungnya tidak mendarat langsung. Kalau mendarat langsung, Sanya sudah rata.”

oleh Luo Tingting / Zhu Xinrui

Evakuasi Massal Hingga Bandara Ditutup Saat Topan Kajiki Menerjang Vietnam

Badan meteorologi Vietnam memperingatkan hujan lebat dan potensi banjir di berbagai wilayah

EtIndonesia. Vietnam menutup bandara dan sekolah serta melancarkan evakuasi massal pada 25 Agustus ketika bersiap menghadapi Topan Kajiki, badai terkuat yang melanda negara itu pada tahun ini.

Mata badai menghantam provinsi Ha Tinh dan Nghe An di bagian utara sekitar pukul 15.00 waktu setempat pada 25 Agustus, menurut surat kabar VNExpress yang berbasis di Hanoi, Vietnam.

Hingga 25 Agustus, sekitar 30.000 orang telah dievakuasi dari daerah pesisir yang rentan, menurut pemerintah. Pihak berwenang telah merencanakan evakuasi lebih dari setengah juta orang seiring mendekatnya badai tersebut.

Lebih dari 16.500 tentara dan 107.000 personel paramiliter dikerahkan untuk membantu upaya evakuasi dan bersiap melakukan operasi pencarian dan penyelamatan pasca-badai, menurut pernyataan pemerintah. Kapal-kapal diperintahkan untuk tetap berada di pelabuhan.

Penerbangan di dua bandara di Vietnam tengah, yaitu Bandara Dong Hoi di Provinsi Quang Binh dan Bandara Tho Xuan di Provinsi Thanh Hoa, ditangguhkan pada 25 Agustus, demikian dikutip dari lapora VNExpress.

Departemen Lalu Lintas Kepolisian juga melarang semua kendaraan menggunakan Jalan Tol Utara–Selatan yang melintasi Provinsi Nghe An demi keselamatan selama badai, kata laporan tersebut.

Larangan itu berlaku mulai pukul 13.30 pada 25 Agustus dan akan tetap diberlakukan hingga ada pemberitahuan lebih lanjut, dengan sopir dan operator transportasi diwajibkan mematuhi instruksi polisi.

“Ketika mata badai bergerak ke daratan, akan ada periode tenang sebelum angin kencang kembali,” kata Nguyen Van Huong, kepala departemen prakiraan cuaca di Pusat Prakiraan Hidro-Meteorologi Nasional, kepada VNExpress. “Pada saat itu, angin bisa sama kuatnya atau bahkan lebih kencang daripada sebelum badai mendarat.”

Institut Meteorologi, Hidrologi, dan Perubahan Iklim Vietnam pada 25 Agustus mengeluarkan peringatan banjir untuk beberapa wilayah.

Lembaga tersebut memperkirakan curah hujan 50 hingga 250 milimeter dalam enam jam hingga pukul 13.00 pada 25 Agustus, yang memengaruhi sebagian wilayah utara, tengah, dan dataran tinggi tengah Vietnam.

Mai Van Khiem, direktur Pusat Prakiraan Hidro-Meteorologi Nasional, mengatakan sektor selatan badai akan lebih lemah dibanding sektor utara.

Khiem menambahkan bahwa angin kencang di kota pesisir Hue dan Provinsi Quang Tri, yang membentang dari pantai tengah hingga perbatasan Laos, seharusnya berangsur melemah.

“Ini adalah badai yang bergerak cepat dan sangat berbahaya,” kata pemerintah dalam pernyataan pada malam 24 Agustus, seraya memperingatkan hujan lebat, banjir, dan tanah longsor.

Garis pantai Vietnam yang panjang di sepanjang Laut Tiongkok Selatan membuat negara itu sangat rentan terhadap topan kuat yang sering menyebabkan banjir dan tanah longsor.

Topan Yagi, yang menghantam provinsi pesisir utara Vietnam pada September 2024, menewaskan lebih dari 300 orang dan menimbulkan kerusakan besar, menurut kantor berita pemerintah Vietnam News.

Badai Kajiki sebelumnya melintas di Pulau Hainan, Tiongkok selatan, pada 24 Agustus, memaksa pihak berwenang di Sanya untuk menutup bisnis dan transportasi umum.

Pada pagi 25 Agustus, Hainan menurunkan tingkat siaga darurat tetapi tetap memperingatkan adanya hujan lebat di bagian selatan.

Badai itu diperkirakan akan melemah secara bertahap setelah mendarat, bergerak ke pedalaman melewati Laos dan Thailand utara.

Sumber : The Associated pres, Laporan tambahan oleh Reuters

Taiwan Menjatuhkan Hukuman kepada Mantan Perwira Militer karena Memata-matai Falun Gong

Pejabat dari badan intelijen utama Tiongkok memintanya  mengumpulkan informasi tentang warga AS yang terkait dengan Falun Gong.

EtIndonesia. Pengadilan Tinggi Taiwan menjatuhkan hukuman kurungan selama 14 bulan kepada seorang mantan perwira militer karena upayanya mengumpulkan intelijen tentang Falun Gong demi Beijing.

Pria tersebut, Hsueh Chen-chun, meminta rincian tentang pendiri Falun Gong, Master  Li Hongzhi, dan putrinya—keduanya warga negara AS—dari seorang penyidik Taiwan atas perintah dua pejabat intelijen Tiongkok, sehingga melanggar undang-undang keamanan nasional Taiwan.

Hsueh pernah menempuh pendidikan di sekolah taruna militer dan kemudian bertugas sebagai perwira senior Angkatan Udara Taiwan di Komando Pertahanan Udara dan Rudal.

Jaksa mengungkapkan, saat melakukan perjalanan bisnis ke Tiongkok pada 2014, Hsueh berkenalan dengan dua pejabat Kementerian Keamanan Negara Tiongkok bermarga Wang dan Zheng, yang mengidentifikasinya sebagai aset intelijen. 

Keduanya berasal dari biro keempat badan intelijen Tiongkok yang bertugas menangani urusan terkait Hong Kong, Makau, dan Taiwan. Mereka membiayai tiket pesawat Hsueh untuk perjalanan tersebut setelah ia berjanji akan mengumpulkan berbagai informasi, termasuk data tentang anggota kantor perwakilan de facto AS, American Institute in Taiwan, serta diplomat luar negeri Taiwan.

Salah satu permintaan dari keduanya adalah memperoleh rincian keluar-masuk sejumlah individu yang terkait dengan Falun Gong, sebuah disiplin spiritual yang berlandaskan prinsip Sejati, Baik, dan Sabar.

Laporan dari lembaga pemantau hak asasi manusia dan kesaksian langsung menunjukkan upaya brutal rezim komunis Tiongkok untuk memberantas Falun Gong karena khawatir popularitasnya mengancam kekuasaan rezim. 

Para praktisi Falun Gong yang menolak melepaskan keyakinannya sering menghadapi penganiayaan berat, termasuk hukuman penjara panjang, kerja paksa, bahkan kematian akibat pengambilan organ secara paksa, di samping berbagai bentuk penyiksaan lainnya.

Putusan Taiwan pada 21 Agustus itu juga menegaskan jangkauan global dari upaya penindasan lintas negara partai komunis Tiongkok yang menargetkan kelompok tersebut.

Di Amerika Serikat, kementerian itu juga pernah melibatkan warga atau penduduk AS dalam aksi serupa, termasuk menyuruh seseorang menyuap IRS  (Dinas pajak AS) agar membuka penyelidikan terhadap Shen Yun Performing Arts, sebuah kelompok seni yang didirikan praktisi Falun Gong untuk menampilkan “Tiongkok sebelum komunisme” dan mengungkap penganiayaan di Tiongkok modern. Di Finlandia baru-baru ini, seorang mantan pejabat Hong Kong yang kini menjabat wakil ketua badan penasihat politik tertinggi partai komunis Tiongkok, mengancam praktisi Falun Gong di sebuah stan informasi, hingga memicu kecaman dari kementerian luar negeri Finlandia.

Menindaklanjuti permintaan pejabat Tiongkok itu, pada 2018 Hsueh dua kali menemui seorang penyidik Biro Investigasi Kota New Taipei, Lai, yang saat itu merupakan teman sekelasnya ketika mereka menempuh program magister di Universitas Nasional Chengchi. Dalam pertemuan sambil makan, Hsueh menunjukkan daftar nama dan menawarkan intelijen kebijakan tingkat provinsi dan kota di Tiongkok sebagai imbalan atas informasi tersebut.

Ia kemudian membagikan foto kartu nama Lai kepada pejabat Tiongkok melalui aplikasi WeChat.

Hsueh berulang kali menyangkal tanggung jawab dan mengatakan bahwa dirinya terbiasa “membual” dan “asal bicara.”

Namun, Pengadilan Tinggi Taiwan menyatakan Hsueh seharusnya lebih tahu, mengingat tahun-tahun pendidikannya di sekolah taruna dan pengabdiannya di militer. Putusan tersebut menolak banding sebelumnya dari Hsueh dan bersifat final.

Sejak 2020, Taiwan telah menuntut hampir 160 individu terkait spionase Tiongkok, termasuk 95 perwira militer aktif dan pensiunan.

Mahkamah Agung Taiwan pada 21 Agustus juga menguatkan hukuman 26 bulan penjara terhadap seorang pilot Angkatan Udara, Shih Chun-cheng, karena membocorkan informasi pertahanan sensitif, termasuk detail tentang Hsiung Feng III, rudal supersonik jarak menengah yang dirancang untuk mencegah potensi invasi Tiongkok.

Topan Kajiki Menerjang Pulau Hainan di Tiongkok Selatan Lalu Bergerak ke Vietnam

EtIndonesia. Angin kencang dan hujan deras melanda Pulau Hainan di Tiongkok selatan serta wilayah sekitar di Provinsi Guangdong pada  Minggu (24/8), ketika Topan Kajiki melintas di perairan terbuka di selatan dan bergerak menuju pantai tengah Vietnam.

Sekitar 20.000 orang dievakuasi dari daerah yang berpotensi berbahaya sebelum badai tiba, menurut media pemerintah Tiongkok, Xinhua. Kapal-kapal nelayan kembali ke pelabuhan, dan lebih dari 21.000 awak kapal telah naik ke daratan.

Sebuah video pendek yang diunggah secara daring oleh Radio dan Televisi Guangdong memperlihatkan angin yang mematahkan cabang-cabang pohon, mengguncang keras kapal yang sedang bersandar, serta gelombang yang menerjang dermaga.

Kajiki semakin menguat ketika bergerak ke arah barat di atas laut dengan kecepatan angin maksimum berkelanjutan mencapai 162 kilometer per jam (100 mil per jam), menurut Pusat Meteorologi Nasional Tiongkok.

Curah hujan sebesar 25 hingga 35 sentimeter (10 hingga 14 inci) diperkirakan turun di bagian selatan Pulau Hainan, termasuk kota wisata pantai populer Sanya.

Kota Sanya menutup bisnis, kawasan wisata, serta menghentikan transportasi umum dan pelayaran, lapor Xinhua. Dalam sebuah unggahan media sosial, pihak kota mengimbau warga untuk tidak keluar rumah kecuali benar-benar diperlukan.

Kota Sanya mengumumkan penerapan langkah darurat “lima penghentian dan satu penutupan” pada 24 Agustus, yaitu penghentian sekolah, pekerjaan, aktivitas bisnis, transportasi darat, pelayaran, serta penutupan kawasan wisata.

Kajiki, yang dalam bahasa Jepang dapat berarti ikan tombak atau ikan pedang, diperkirakan akan mendarat di pantai Vietnam pada Senin sore.

Para petani di kota Hue bergegas memanen padi mereka sebelum badai tiba, menurut kantor berita resmi Vietnam News Agency.

Provinsi-provinsi pesisir telah melarang kapal berlayar mulai Senin dan memanggil pulang kapal-kapal yang masih berada di laut, menurut kantor berita itu. Pihak berwenang juga meminta provinsi dan kota untuk memperkuat tanggul, waduk, dan sistem irigasi.

Sumber : The Associated Press

Pelanggan yang Marah Membakar Kafe karena Kehabisan Mayones

EtIndonesia. Seorang pelanggan kafe yang marah di Los Palacios y Villafranca, Spanyol, baru-baru ini ditangkap karena diduga membakar tempat makan tersebut karena stafnya mengatakan kepadanya bahwa mereka kehabisan mayones.

Rabu lalu (20/8), staf dan pelanggan sebuah kafe di kotamadya Los Palacios y Villafranca, Sevilla, dikejutkan oleh seorang pria yang menyemprotkan bensin ke bar dan membakarnya. Pria itu, yang identitasnya belum diungkapkan, pergi ke restoran tersebut bersama putranya dan memesan dua roti lapis.

Kamera pengawas menunjukkan dia bangkit dari mejanya dan berbicara dengan salah satu pelayan. Pelanggan berusia 50-an itu dilaporkan meminta mayones untuk roti lapisnya, tetapi diberitahu bahwa mereka tidak punya. Dia kemudian meminta mayones kepada pelayan lain dan diberi tahu hal yang sama, jadi dia langsung keluar dari kafe, berjalan ke pom bensin terdekat, dan kembali dengan sebotol bensin.

Menurut media berita lokal, penggemar mayones tersebut kembali bertanya kepada staf kafe apakah mereka punya saus favoritnya. Ketika mendapat jawaban negatif, dia langsung menuangkan botol cairan mudah terbakar 1,5 liter ke bar dan membakarnya.

Kafe itu hampir penuh saat itu, dan semua orang berlarian keluar ketika melihat api, termasuk pria yang marah dan gemar mayones tersebut. Untungnya, staf menggunakan alat pemadam api untuk memadamkan api, dan hanya dilaporkan kerusakan material yang minimal.

Dalam kekacauan yang terjadi, pelaku pembakaran secara tidak sengaja membakar tangan kirinya sendiri saat melarikan diri dari tempat kejadian. Dia ditangkap polisi tak lama kemudian dan kini sedang menunggu vonis.

Pihak kafe menggambarkan insiden itu sebagai “sesuatu yang tidak nyata” dan memuji petugas karena bertindak cepat dan meminimalkan kerusakan. Kebakaran tersebut menyebabkan kerugian material sekitar 9.500 dolar, tetapi untungnya, tidak ada seorang pun kecuali pelanggan yang marah yang terluka. (yn)