Longsor di Guangzhou, Tiongkok : 14 Orang Tertimbun, 6 Hilang, Ribuan Orang Dievakuasi

 Beberapa hari terakhir, berbagai wilayah di Provinsi Guangdong, Tiongkok  dilanda hujan lebat terus-menerus. Pada (6 Agustus) pagi, terjadi longsor hebat di Distrik Baiyun, Guangzhou, menyebabkan beberapa bangunan runtuh dan sejumlah orang dilaporkan tertimbun dan hilang. Di Distrik Conghua, karena pembukaan pintu air bendungan secara darurat, beberapa kota di hilir terendam banjir dan akses transportasi terputus. Bencana masih terus berlangsung.

EtIndonesia. Pada 6 Agustus 2025 sekitar pukul 08.30 pagi, terjadi longsor mendadak di Desa Dahuang, Jalan Dayuan, Distrik Baiyun, Guangzhou, Tiongkok. Beberapa rumah warga runtuh. Setidaknya 14 orang tertimbun, dan hingga pukul 12 siang, masih ada sedikitnya 6 orang yang belum ditemukan. Data resmi lengkap belum tersedia.

Seorang warga di lokasi mengatakan:  “Ada satu bangunan yang benar-benar rata, sudah tertimbun tanah, dan satu lagi miring. Perkiraan totalnya sekitar empat bangunan. Tanah longsor menyapu rumah-rumah di belakang, yang lalu menghantam rumah-rumah di depan. Ada sekitar enam atau tujuh mobil pemadam kebakaran di lokasi, dan evakuasi masih berlangsung.”

Menurut warga sekitar, tujuh bangunan dilaporkan runtuh, salah satunya tertimbun total, dan para korban termasuk lansia dan anak-anak. Karena parahnya bencana, banyak warga telah dievakuasi.

Menurut pemantauan Pusat Meteorologi Ekologi dan Pertanian Guangzhou, sejak 2 hingga 6 Agustus, Guangzhou mengalami hujan lebat terparah tahun ini, yang dikategorikan sebagai tingkat dampak “sangat berat”, dan menjadi yang kelima terparah di abad ini.

Warga terdampak bencana berkata:  “Habis sudah. Distrik Huadu, Guangdong, terendam. Lihat tuh, airnya sudah setinggi setengah meter.”

Warga lainnya mengatakan:  “Lihat, pasangan tua ini sudah terendam air tapi tetap ingin pulang, karena ada anak-anak di rumah. Lihat, airnya sudah sampai ke ketiak. Ini parah banget. Lantai satu sudah terendam semua, airnya sangat dalam. Tapi mereka tetap mau pulang. Bahaya sekali, sungguh bahaya. Wilayah kami ini sebenarnya cukup tinggi, tapi tetap saja terendam separah ini. Semua rusak total.”

Badan Meteorologi Guangzhou memprediksi hujan deras akan terus berlanjut. Diumumkan, pada 6 Agustus akan terjadi hujan deras, dengan hujan sangat deras hingga ekstrem di beberapa wilayah, disertai angin kencang 6–8 skala Beaufort, petir, dan cuaca konvektif kuat lainnya.

Sementara itu, Distrik Conghua, Guangzhou, juga menghadapi kondisi banjir yang serius. Menurut laporan, Bendungan Sungai Liuxi saat ini sedang melakukan pengurasan air sebanyak 200 m³/detik. Karena permukaan air terus naik, sejak pukul 08.30 hari ini, volume pelepasan air ditingkatkan menjadi 300 m³/detik, hingga ketinggian air turun di bawah garis siaga. Namun, warga mengkritik bahwa bencana yang mereka alami bukan hanya bencana alam, tetapi juga akibat kesalahan manusia.

Seorang warga terdampak mengatakan:  “Hari ini daerah kami kebanjiran, banjirnya sangat dalam. Toko kami semua terendam. Airnya benar-benar tinggi. Hujan turun sangat deras semalaman. Sungai juga sudah meluap. Sungai di kejauhan terlihat rata dengan daratan.”

Bencana terjadi di banyak tempat secara bersamaan:

  • Jalan-jalan di Kota Lütián mengalami genangan dan tanah longsor,
  • Di Desa Tangji, pohon-pohon tumbang menutup jalan,
  • Sungai di Zhukeng meluap, menyebabkan jembatan terendam,
  • Di Desa Hekou, Kota Liangkou, terdeteksi peningkatan volume arus sungai secara abnormal, dengan risiko banjir bandang.

Saat ini, hujan deras masih terus turun, dan kehidupan warga terdampak bencana tetap terganggu. (Hui/asr)

Laporan wartawan NTD, Tian Xin

Trump Umumkan Bea Masuk 100% untuk Semikonduktor, Produksi di AS Akan Dibebaskan

EtIndonesia. Kebijakan tarif balasan baru Amerika Serikat mulai berlaku pada 7 Agustus 2025. Presiden AS Donald Trump dan CEO Apple Tim Cook bersama-sama mengumumkan di Gedung Putih bahwa Apple akan menginvestasikan total 600 miliar dolar AS di Amerika Serikat. Keduanya juga menyinggung kerja sama investasi TSMC di AS. Dalam kesempatan tersebut, Trump juga mengungkapkan bahwa semua semikonduktor akan dikenakan tarif bea masuk sebesar 100%.

 “Semua chip dan semikonduktor yang masuk ke Amerika Serikat akan dikenakan tarif 100%. Tapi jika kamu berkomitmen untuk memproduksi, atau memang sedang memproduksi — seperti yang dilakukan banyak perusahaan — maka tidak akan ada tarif. Jelas, bukan? Jika karena alasan tertentu kamu bilang akan memproduksi tapi ternyata tidak melakukannya, maka kami akan mengakumulasi tarif itu dan menagihnya nanti. Kamu harus membayar. Itu sudah pasti. Ini adalah pengumuman yang sangat penting. Saya pikir perusahaan-perusahaan chip sedang kembali ke AS. Mereka semua kembali,” kata Presiden Amerika Serikat, Donald Trump.

“Terutama dari Taiwan. Tapi saya rasa banyak perusahaan seperti itu sedang kembali, dan kembalinya sangat cepat,” tambahnya. 

CEO Apple, Tim Cook:  “Saya dengan bangga mengumumkan bahwa hari ini kami berkomitmen untuk menambah investasi sebesar 100 miliar dolar AS di Amerika Serikat, sehingga total investasi kami dalam empat tahun ke depan akan mencapai 600 miliar dolar AS.” 

“Pertama, melalui pengumuman hari ini, saya sangat bangga menyatakan bahwa Apple sedang memimpin pembangunan rantai pasokan chip yang terintegrasi penuh di AS, mencakup dari desain, peralatan, produksi wafer, manufaktur, hingga proses packaging (pengepakan chip),” lanjutnya. 

“TSMC kini hadir di negara bagian Arizona, dan kami berkomitmen untuk menjadi pelanggan pertamanya sekaligus yang terbesar. Ini akan menjadi yang pertama kalinya dalam sejarah. Setiap iPhone dan Apple Watch baru yang dijual di seluruh dunia akan menggunakan kaca penutup (cover glass) yang diproduksi di negara bagian Kentucky,” imbuhnya. (Hui/asr)

Disusun oleh NTD Asia Pasifik

AS Tempatkan Rudal “Dark Eagle” di Australia, Pakar: Rezim PKT Panik, Seperti Maling Teriak Maling

Dalam latihan militer multinasional “Talisman Sabre 2025” yang dipimpin Amerika Serikat dan Australia, militer Amerika Serikat (AS) untuk pertama kalinya menempatkan rudal hipersonik jarak jauh “Dark Eagle” di kawasan Indo-Pasifik, memicu perhatian luas dunia luar dan kemarahan besar dari Partai Komunis Tiongkok (PKT). Para ahli menilai bahwa rudal Dark Eagle merupakan respons AS terhadap perkembangan rudal hipersonik oleh Tiongkok dan Rusia.

EtIndonesia. Rudal hipersonik jarak jauh milik Angkatan Darat AS, “Dark Eagle”, untuk pertama kalinya muncul di kawasan Indo-Pasifik.

Sebagai salah satu sistem serangan presisi jarak jauh andalan Angkatan Darat AS saat ini, sistem rudal hipersonik Dark Eagle mampu menyerang secara presisi dari jarak jauh, dapat terbang di lapisan atas atmosfer untuk menghindari sistem pertahanan udara, dan disebut memiliki kemampuan “mengubah permainan (game changer)”.

 “Dark Eagle adalah sistem senjata hipersonik yang dikembangkan bersama oleh Angkatan Darat dan Angkatan Laut AS,” ujar Blogger militer terkenal, Mark. 

 “Data publik menunjukkan jangkauannya 2.800 km, tetapi dalam salah satu uji coba, jangkauannya melampaui 3.800 km. Rusia bahkan memperkirakan jangkauan maksimumnya bisa melebihi 5.000 km,” imbuhnya. 

Laksamana John Aquilino, Panglima Komando Indo-Pasifik AS, menyatakan bahwa penempatan ini menunjukkan bahwa Angkatan Darat AS mampu melakukan penempatan dan komando-operasi di lingkungan garis depan.

Angkatan Darat AS juga menyatakan bahwa langkah penempatan terbaru ini memperlihatkan komitmen kuat AS untuk membela Australia, serta tekad melawan strategi “anti-akses/penolakan wilayah” (A2/AD) yang diterapkan oleh negara-negara seperti Tiongkok dan Rusia.

Mark menambahkan:  “Jika diperlukan, AS mungkin akan terlebih dahulu menempatkannya di wilayah daratan utama AS atau di Guam sebagai upaya pencegahan strategis.”
“Kalau AS langsung menempatkannya di sekitar Tiongkok, mungkin akan memicu reaksi keras dari Tiongkok dan Rusia. Jadi AS mungkin akan lebih berhati-hati dalam hal ini.”

Pada  2024, setelah latihan militer gabungan AS-Filipina berakhir, AS untuk pertama kalinya menempatkan sistem rudal jarak menengah “Typhon” di bagian utara Pulau Luzon, Filipina. Penempatan itu kemudian menjadi permanen dan memicu ketidakpuasan keras dari pihak PKT. Kali ini, Kementerian Luar Negeri PKT juga secara terbuka mengkritik AS karena merusak keamanan regional.

Mark menjelaskan:  “PKT pada tahun 2019 secara terbuka memamerkan rudal Dongfeng-17 yang menggunakan struktur glide body hipersonik. Angkatan Laut mereka juga telah menempatkan rudal hipersonik YJ-21.”

 “Rusia juga memiliki rudal hipersonik seperti Zircon dan Avangard.”

 “Faktanya, Tiongkok-lah yang pertama kali menempatkan rudal jarak menengah di kawasan Asia-Pasifik, karena selama Perang Dingin, AS dan Uni Soviet menandatangani Intermediate-Range Nuclear Forces Treaty (INF Treaty) yang melarang pengembangan rudal balistik jarak menengah berbasis darat.”

 “Tapi Tiongkok? Mereka justru gencar mengembangkan rudal semacam itu selama masa berlakunya perjanjian tersebut.”

 “Jadi menurut saya, sikap PKT itu seperti maling teriak maling.”

Dalam siaran pers resmi AS disebutkan bahwa Angkatan Laut juga berencana untuk memasang varian dari rudal Dark Eagle ini pada kapal selam serang bertenaga nuklir kelas Virginia versi terbaru, serta pada tiga kapal perusak kelas Zumwalt. 

Berdasarkan dokumen anggaran terbaru, Angkatan Laut berharap bisa menyelesaikan pemasangan rudal hipersonik ini pada ketiga kapal tersebut di kuartal terakhir tahun anggaran 2028. (Hui/asr)

Laporan dari wartawan NTD, Wang Ziyi, langsung dari Amerika Serikat

Platform Roblox dan Discord Dituntut Atas Dugaan Perlakuan Tidak Senonoh dan Penculikan Gadis Berusia 10 Tahun

Seorang predator yang menyamar sebagai anak-anak, berteman dengan gadis itu dan memanipulasinya hingga mengungkapkan lokasi rumahnya, menurut isi gugatan

EtIndonesia. Platform daring Roblox dan aplikasi komunikasi Discord digugat oleh ayah dari seorang gadis berusia 10 tahun karena “mengoperasikan bisnis secara sembrono dan menipu” dengan cara yang diduga menyebabkan penculikan anak tersebut, menurut gugatan yang diajukan pada 5 Agustus di Pengadilan Tinggi San Mateo, California, Amerika Serikat. 

Gadis tersebut, yang disebut sebagai Jane Doe, adalah “pengguna aktif” Roblox dan Discord selama beberapa tahun. Ketergantungannya pada kedua aplikasi ini sebagai hiburan dan sarana interaksi sosial menjadikannya “sasaran empuk bagi para predator anak yang jumlahnya tak terhitung dan diketahui bebas berkeliaran di dalam aplikasi, mencari anak-anak yang rentan,” demikian isi gugatan. Gadis itu tinggal di Kern County, California.

Sekitar Februari 2025, seorang pria berusia 27 tahun menargetkan gadis itu melalui Roblox dengan menyamar sebagai anak-anak dan menawarkan pertemanan, menurut gugatan tersebut. Dua hari kemudian, pelaku diduga memindahkan komunikasi ke Discord dan menggunakan platform itu untuk membangun kepercayaan.

Pada April 2025, pria itu memanipulasi gadis tersebut agar mengungkapkan alamat rumahnya dengan dalih untuk mengecek jarak antara mereka, menurut isi gugatan.

Discord

“Setelah pelaku mengetahui di mana Penggugat tinggal, ia mengemudi ke rumah Penggugat dan menculiknya. Ia menahan Penggugat secara paksa selama periode yang lama, termasuk menginap semalaman di tempat parkir hotel setelah ditolak menginap di hotel,” demikian tertulis dalam gugatan.

Setelah intervensi dari aparat penegak hukum, gadis tersebut ditemukan dalam keadaan stres di dalam kendaraan milik pelaku, lebih dari 250 mil (sekitar 400 km) dari rumahnya. Ia ditemukan setelah dilaporkan hilang selama lebih dari 12 jam. Tersangka telah ditangkap dan menghadapi beberapa dakwaan, menurut gugatan tersebut.

Gugatan menuduh bahwa gadis itu mengalami eksploitasi dan pelecehan akibat kelalaian dari pihak Roblox dan Discord.

Menurut laporan tahunan Roblox tahun 2024, perusahaan memiliki rata-rata 82,9 juta pengguna aktif harian pada tahun 2024.

“Kami memperkirakan bahwa sekitar 40 persen dari pengguna aktif harian kami berusia di bawah 13 tahun sepanjang tahun yang berakhir pada 31 Desember 2024,” tulis laporan itu.

Menurut kebijakan Roblox, pengguna di bawah usia 13 tahun memerlukan izin orang tua untuk mengakses fitur-fitur tertentu dalam obrolan.

Sementara itu, kebijakan Discord menyatakan bahwa pengguna harus berusia minimal 13 tahun untuk dapat mengakses aplikasi atau situs web mereka. Saat mendaftar, pengguna diminta mengonfirmasi tanggal lahir mereka untuk membuat akun.

“Jika seorang pengguna dilaporkan berusia di bawah 13 tahun, kami akan menghapus akun mereka kecuali mereka dapat memverifikasi bahwa mereka berusia minimal 13 tahun menggunakan dokumen identitas resmi,” kata pihak Discord.

Namun, gugatan menyatakan bahwa meskipun Roblox secara resmi mensyaratkan izin orang tua untuk menerima anak-anak di bawah 13 tahun, tidak ada mekanisme yang mencegah anak-anak membuat akun mereka sendiri.

“Roblox tidak melakukan apapun untuk memverifikasi atau mendokumentasikan bahwa izin orang tua telah diberikan, tidak peduli seberapa muda usia anak tersebut. Roblox juga tidak meminta orang tua untuk mengonfirmasi usia yang diinput ketika anak mendaftar menggunakan Roblox,” bunyi gugatan tersebut.

Adapun Discord, meskipun melarang pengguna di bawah 13 tahun, perusahaan tidak memverifikasi usia atau identitas pengguna saat mendaftar, demikian isi gugatan itu.

“Seandainya Tergugat menerapkan sistem verifikasi usia dan identitas dasar sekalipun, Penggugat tidak akan pernah berinteraksi dengan predator tersebut dan tidak akan pernah mengalami kerugian,” demikian isi gugatan.

“Penggugat hanyalah salah satu dari tak terhitung banyaknya anak yang hidupnya hancur akibat kelalaian berat dan desain aplikasi yang cacat dari para Tergugat. Gugatan ini bukan sekadar untuk memperjuangkan hak Penggugat—ini adalah perlawanan terhadap kegagalan sistemik para Tergugat dalam melindungi kelompok paling rentan dalam masyarakat dari bahaya yang tak terbayangkan demi mengejar keuntungan finansial dengan mengorbankan keselamatan anak.”

Gugatan ini menuntut pengadilan juri dan kompensasi atas cedera yang diduga dialami oleh gadis tersebut.

The Epoch Times telah menghubungi pihak Roblox dan Discord untuk dimintai komentar, namun belum menerima tanggapan hingga berita ini dipublikasikan.


Perusahaan di Bawah Sorotan

Sebuah laporan pada April dari lembaga riset Revealing Reality menyoroti risiko yang ditimbulkan Roblox terhadap anak-anak.

Isi laporan  menemukan bahwa orang dewasa dan anak-anak bisa saling berkomunikasi di platform tersebut tanpa pengawasan yang jelas. Bahkan, langkah-langkah verifikasi usia sangat mudah diakali.

“Ada ruang-ruang yang berfokus pada tema dewasa yang dapat diakses oleh anak-anak di bawah usia 13 tahun,” ungkap laporan itu. “Kontrol keamanan yang ada terbatas dalam efektivitasnya dan masih terdapat risiko signifikan bagi anak-anak di platform ini.”

Menurut pihak Roblox dan Discord, kebijakan telah diterapkan untuk melindungi anak-anak di platform mereka.

Sebagai contoh, pada  November tahun lalu, Roblox mengumumkan “pembaruan besar” terhadap sistem keamanan dan kontrol orang tua, termasuk fitur yang memungkinkan orang tua memantau waktu layar anak mereka dari perangkat sendiri.

“Kami telah memperbarui pengaturan tingkat kedewasaan bawaan untuk pengguna termuda kami. Pengguna di bawah 9 tahun sekarang hanya dapat mengakses konten ‘Minimal’ atau ‘Ringan’ secara default, dan hanya dapat mengakses konten ‘Sedang’ dengan persetujuan orang tua. Orang tua tetap memiliki opsi untuk memilih tingkat yang mereka anggap paling sesuai untuk anak mereka,” kata pihak Roblox.

Pengumuman keamanan juga menyatakan bahwa pengguna di bawah usia 13 tahun tidak lagi dapat mengirim pesan langsung kepada pengguna lain di luar permainan atau ruang obrolan resmi platform.

Sementara itu, pihak Discord mengatakan bahwa kontrol keamanannya memungkinkan orang tua mengatur pengaturan permintaan pertemanan bagi anak-anak, serta memblokir pengguna yang dianggap mengganggu anak mereka.

Discord sendiri digunakan terutama oleh komunitas game untuk chat dan koordinasi selama bermain.

Namun, terlepas dari klaim tersebut, berbagai perusahaan ini tetap berada di bawah sorotan pihak berwenang terkait isu keselamatan anak.

Pada 16 April, Jaksa Agung Florida James Uthmeier mengeluarkan surat panggilan pengadilan kepada Roblox, meminta informasi tentang kebijakan perusahaan terhadap anak-anak, termasuk verifikasi usia dan moderasi ruang obrolan.

Sehari kemudian, Jaksa Agung New Jersey Matthew J. Platkin dan Divisi Urusan Konsumen menggugat Discord, menurut pernyataan pada 17 April.

Isi gugatan menuduh Discord terlibat dalam “praktik bisnis yang menipu dan tidak pantas” yang menyesatkan orang tua tentang efektivitas kontrol keamanannya serta menyembunyikan risiko yang dihadapi anak-anak saat menggunakan aplikasi tersebut.

Mengapa Tidur Lebih Awal dan Bangun Lebih Pagi Itu Bijak—Terlepas dari Tipe Kronotipe Anda

Kronotipe adalah preferensi alami kita terhadap waktu tidur dan saat kita merasa paling waspada. Kebanyakan orang termasuk dalam salah satu dari dua tipe utama

 Zena le Roux

Joanna Bidwell suka menyelesaikan beberapa pekerjaan setelah tengah malam, lalu bersantai dengan menonton acara atau menggulir layar ponselnya. Ia tidur nyenyak tetapi kesulitan bangun pagi untuk bekerja, dan sering merasa bahwa bagian pertama dari paginya seperti kabut yang membingungkan.

“Tidak apa-apa, saya sudah belajar untuk hidup dengan itu dan menebus waktu di malam hari,” katanya kepada The Epoch Times.

Namun, belakangan ini ia mulai bertanya-tanya apakah jadwal tidurnya mungkin berdampak lebih dari sekadar membuat pagi hari terasa berat. “Apakah ini mungkin terkait dengan tekanan darah saya yang tinggi?” tanyanya.

Anda mungkin berpikir tidak masalah apakah Anda tidur pukul 9 malam atau tengah malam, asalkan cukup tidur—namun, kebanyakan orang tampaknya lebih sehat jika tidur dan bangun lebih awal. Tidur larut malam dapat merugikan kesehatan fisik Anda, terlepas dari preferensi tidur alami Anda.


Tidur dan Bangun Lebih Awal

Kronotipe merepresentasikan preferensi alami kita terhadap waktu tidur dan kapan kita merasa paling waspada. Kebanyakan orang termasuk dalam salah satu dari dua tipe utama: tipe pagi—atau larks (burung pagi)—dan tipe malam—atau night owls (burung hantu malam). Tipe pagi mudah bangun, paling fokus pada paruh pertama hari, dan mengantuk lebih awal di malam hari. Tipe malam lebih suka begadang, sering kesulitan bangun pagi, dan cenderung lebih produktif di malam hari.

Sebuah studi terbaru terhadap lebih dari 73.000 orang menemukan bahwa terlepas dari kronotipe seseorang, tidur larut malam—meskipun mendapatkan waktu tidur yang cukup—terkait dengan peningkatan risiko berbagai masalah kesehatan fisik.

Sebaliknya, orang bertipe malam yang mengadopsi kebiasaan tidur lebih awal, yakni tidur dan bangun lebih awal daripada kecenderungan alami mereka, memiliki risiko lebih rendah terhadap diabetes, hipertensi, obesitas, gangguan metabolisme, masalah pencernaan, bahkan kanker.

Penelitian sebelumnya telah menunjukkan bahwa waktu tidur yang larut berdampak negatif terhadap kesehatan mental baik pada tipe pagi maupun malam. Studi terbaru ini menunjukkan bahwa tidur larut malam juga dapat membahayakan kesehatan fisik.


Bisakah Kita Mengubah Jam Biologis?

Jika tidur lebih awal ternyata lebih bermanfaat, mengapa sulit bagi sebagian orang untuk melakukannya? Apakah kita memang secara genetis ditakdirkan menjadi lark atau night owl, atau mungkinkah kita melatih jam biologis untuk mengikuti jadwal yang berbeda?

“Bagi orang-orang yang berada di ujung spektrum kronotipe—baik larks maupun owls sejati—ada komponen genetik yang kuat,” kata Jamie Zeitzer, fisiolog sirkadian, profesor kedokteran tidur di Stanford University, dan penulis bersama studi tersebut, kepada The Epoch Times.

Kronotipe juga berubah seiring bertambahnya usia. Orang cenderung lebih suka tidur larut saat remaja, lalu secara bertahap bergeser lebih awal seiring bertambahnya usia. Meskipun banyak orang ingin menjadi tipe pagi—terutama mereka yang bertipe malam dengan kewajiban kerja atau keluarga di pagi hari—mengubah preferensi alami bukanlah hal yang mudah, ujar Zeitzer.

“Anda bisa mencoba mengubahnya, tetapi jika Anda kembali tidur larut saat akhir pekan atau liburan, sistem Anda akan kembali seperti semula,” katanya.


Mekanisme yang Mungkin Terlibat

Apa sebenarnya yang membuat tidur larut malam lebih berbahaya bagi tubuh, meskipun durasi tidur tercukupi?

Hubungan antara waktu tidur larut dan dampak negatif pada kesehatan kemungkinan besar berkaitan dengan pengaruhnya terhadap metabolisme, regulasi hormon, dan kebiasaan gaya hidup. Terjaga di malam hari saat tubuh seharusnya beristirahat bisa menyebabkan asupan kalori berlebih, keinginan makan manis atau karbohidrat tinggi, serta gangguan pada pengaturan glukosa dan insulin—semua ini dapat meningkatkan risiko penyakit kronis seperti penyakit jantung dan diabetes.

Orang yang bekerja dalam shift malam—yang mirip dengan mereka yang terbiasa tidur larut—juga telah terbukti menghadapi peningkatan risiko terhadap kesehatan metabolisme mereka.

Namun, saat tipe malam mulai menjalani rutinitas lebih awal, mereka lebih mungkin terpapar cahaya pagi hari, yang membantu menyelaraskan ritme sirkadian. Cahaya pagi mendukung pola tidur-bangun yang lebih sehat, meregulasi hormon secara lebih efektif, dan memberikan perlindungan terhadap penyakit seperti kanker dan gangguan metabolisme.


Saran Praktis untuk Tipe Malam

Perubahan itu mungkin. Paparan cahaya, rutinitas harian, dan tuntutan sosial dapat memengaruhi jadwal tidur Anda seiring waktu, kata Renske Lok, peneliti postdoktoral di bidang psikiatri dan ilmu perilaku di Stanford, kepada The Epoch Times.

“Cahaya adalah sinyal eksternal terkuat untuk mengatur waktu sirkadian,” kata Lok. Untuk para night owl yang ingin bergeser ke arah lebih pagi, konsistensi ketat dalam waktu tidur dan bangun, bersama dengan paparan cahaya yang tepat waktu, sangat membantu, tambahnya.

Cobalah untuk mendapatkan sinar matahari alami dalam waktu 30 hingga 60 menit setelah bangun tidur untuk membantu menyelaraskan ritme sirkadian Anda. Di malam hari, mulailah bersantai satu hingga dua jam sebelum tidur dengan meredupkan lampu, membatasi waktu layar, dan mengurangi stimulasi, untuk memberi sinyal kepada tubuh bahwa saatnya istirahat.

Terapi cahaya terang juga bisa bermanfaat, terutama di musim dingin atau bagi mereka yang sulit keluar rumah di pagi hari, karena dapat meningkatkan kewaspadaan pagi dan mengurangi rasa kantuk di siang hari.

Pola makan dan gaya hidup juga berperan.

“Sebagai ahli gizi terdaftar, dan seseorang yang juga berusaha tidur cukup awal, saya memiliki beberapa strategi andalan,” kata Debbie Petitpain, ahli gizi terdaftar dan juru bicara Akademi Nutrisi dan Dietetika, kepada The Epoch Times.

Ia menyarankan hal-hal berikut:

  • Hindari kafein setelah makan siang. Kafein dari kopi, teh, soda, dan minuman energi dapat bertahan di tubuh selama berjam-jam, sehingga menyulitkan tidur. Gantilah dengan air putih atau teh herbal di sore dan malam hari.
  • Makan ringan di malam hari. Makanan berat dan kaya lemak menjelang tidur bisa mengganggu tidur. Usahakan makan malam setidaknya dua hingga tiga jam sebelum tidur. Jika perlu camilan, pilih sesuatu yang kecil dan ringan, seperti pisang atau beberapa biskuit gandum utuh.
  • Pilih makanan yang mendukung tidur. Beberapa makanan secara alami membantu tubuh bersiap untuk tidur. Misalnya, makanan yang kaya magnesium seperti almond, bayam, dan biji labu, serta makanan yang mengandung triptofan seperti kalkun, telur, dan produk susu, dapat membantu relaksasi dan kualitas tidur yang lebih baik. Mengonsumsi makanan ini saat makan malam dapat membantu mengundang rasa kantuk secara alami tanpa membuat tubuh terasa terlalu kenyang.

Trump Umumkan Rencana Investasi Tambahan Apple Senilai 100 Miliar Dolar AS di Amerika Serikat

Pengumuman ini merupakan bagian dari rencana Apple untuk mengembalikan lebih banyak rantai pasokan dan operasi bisnisnya ke dalam negeri.

EtIndonesia— Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan pada 6 Agustus bahwa Apple akan meningkatkan komitmen investasinya di Amerika Serikat sebesar 100 miliar dolar AS tambahan, yang merupakan tambahan dari lebih dari 500 miliar dolar investasi yang telah diumumkan oleh raksasa teknologi itu pada bulan Februari untuk empat tahun mendatang.

“Investasi-investasi ini akan secara langsung menciptakan lebih dari 20.000 pekerjaan baru di Amerika dan ribuan lagi pada pemasok Apple seperti Corning, Broadcom, Texas Instruments, dan Samsung,” kata Trump di Ruang Oval, berdiri bersama CEO Apple Tim Cook.

“Sebagai bagian dari komitmen bersejarah ini, Apple akan secara besar-besaran meningkatkan pengeluaran untuk rantai pasokan domestik iPhone, dan akan membangun jalur produksi Kaca Pintar (Smart Glass) terbesar dan tercanggih di dunia di Harrodsburg, Kentucky.”

Trump menyebut investasi baru Apple sebagai “langkah signifikan” menuju tujuannya sejak lama untuk membawa produksi iPhone ke Amerika Serikat.

Sebagai bagian dari ekspansi 100 miliar dolar ini, Apple juga akan membangun pabrik manufaktur server seluas 250.000 kaki persegi di Houston dan menginvestasikan miliaran dolar dalam pusat data baru di seluruh negeri, termasuk di North Carolina, Iowa, dan Oregon. Perusahaan teknologi ini juga akan membuka akademi manufaktur di Detroit.

Pengumuman 6 Agustus ini merupakan bagian dari rencana baru Apple untuk memindahkan kembali lebih banyak rantai pasokan dan operasi bisnisnya ke Amerika Serikat.

“Kami meluncurkan Program Manufaktur Amerika Apple,” kata Cook dalam acara di Gedung Putih. “Program ini akan mendorong lebih banyak produksi komponen penting untuk produk Apple di seluruh dunia — langsung dari Amerika.”

Ia menyebutkan bahwa Apple telah menandatangani perjanjian baru dengan 10 perusahaan di seluruh negeri.

Melalui program ini, Apple juga akan mendorong lebih banyak pemasoknya untuk pindah ke Amerika Serikat.

Ketika ditanya apakah Apple bisa memenuhi keinginan presiden agar iPhone sepenuhnya dibuat di Amerika, Cook menunjuk pada banyaknya komponen buatan AS yang sudah ada di dalam perangkat Apple.

“Kalau Anda lihat sebagian besar komponennya, kami membuat banyak semikonduktor di sini, kami juga membuat kaca di sini, kami membuat modul Face ID di sini,” ujar Cook. “Jadi, sudah banyak komponen dari Amerika. Kami sangat bangga akan hal itu. Hanya bagian perakitan akhir saja yang masih dilakukan di tempat lain untuk sementara waktu.”


‘Apple di Tiongkok’

Dalam buku baru berjudul “Apple in China”, penulis Patrick McGee menjelaskan bagaimana Apple membantu membangun basis industri dan tenaga kerja di Tiongkok.

Setelah Tiongkok bergabung dengan Organisasi Perdagangan Dunia (WTO), Apple tertarik oleh apa yang disebut buku itu sebagai “pasokan tenaga kerja murah yang tampaknya tak ada habisnya” di negara tersebut. Apple mengirim ribuan insinyur ke seberang Pasifik, melatih jutaan pekerja, dan menginvestasikan ratusan miliar dolar untuk membangun apa yang kemudian menjadi rantai pasokan paling canggih di dunia.

Meskipun dalam beberapa tahun terakhir Apple berupaya melakukan diversifikasi, perusahaan ini masih sangat bergantung pada Tiongkok untuk produksi manufaktur.

Pada bulan Mei, Apple memperkirakan akan mengalami kerugian 900 juta dolar AS akibat tarif dalam laporan kuartal kedua perusahaan.

Apple telah memindahkan sebagian besar produksi iPhone untuk pasar AS ke India, dan hampir seluruh produksi iPad, Mac, Apple Watch, dan AirPods untuk pasar Amerika telah dipindahkan ke Vietnam, menurut pengumuman Cook dalam panggilan pendapatan kuartal kedua.

India telah menjadi pusat penting bagi Apple dalam beberapa tahun terakhir, namun tarif baru AS atas impor dari India dapat mengganggu strategi tersebut.

Pada bulan Mei, Trump memperingatkan Apple bahwa perusahaan itu akan dikenakan tarif sebesar 25 persen atau lebih untuk iPhone yang diproduksi di luar Amerika Serikat. Ia juga menyarankan kepada CEO Apple untuk menghindari India.

Pada 6 Agustus, Trump mengumumkan bahwa ia telah menaikkan tarif atas India menjadi 50 persen sebagai tanggapan terhadap pembelian minyak Rusia yang dikenai sanksi oleh India.


Perusahaan-perusahaan Tingkatkan Investasi

Sejak awal masa jabatan kedua Trump, Amerika Serikat telah mendapatkan investasi domestik dan asing swasta senilai triliunan dolar.

Selain Apple, perusahaan seperti Nvidia, IBM, Kraft Heinz, Johnson & Johnson, dan banyak lainnya telah berkomitmen miliaran dolar untuk manufaktur, riset dan pengembangan, serta perluasan fasilitas di Amerika Serikat.

“Kami telah mendapatkan komitmen lebih dari 17 triliun dolar AS,” kata Trump dalam acara di Gedung Putih.

Di antara investasi paling menonjol adalah Proyek Stargate, yang dipimpin oleh Softbank (Jepang) dan OpenAI serta Oracle (AS). Proyek ini mencakup investasi sebesar 500 miliar dolar untuk infrastruktur kecerdasan buatan (AI).

Proyek besar lainnya diumumkan pada bulan April oleh Nvidia, perusahaan pembuat chip global, yang akan menginvestasikan 500 miliar dolar dalam infrastruktur AI selama empat tahun ke depan.

Pada Juni, Micron Technology mengumumkan akan menginvestasikan 200 miliar dolar untuk manufaktur domestik dan produksi chip memori canggih.

CDC AS Peringatkan Pelancong Terkait Kasus Virus yang Ditularkan Nyamuk di Tiongkok

Pejabat Amerika Serikat mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan saat bepergian ke sebuah provinsi di Tiongkok akibat wabah virus chikungunya

EtIndonesia. Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC) memperingatkan warganya yang akan bepergian ke Tiongkok mengenai adanya wabah virus chikungunya di negara tersebut.

CDC menyatakan dalam pemberitahuan tertanggal 1 Agustus bahwa saat ini terjadi wabah virus yang ditularkan melalui nyamuk di Provinsi Guangdong, dan sebagian besar kasus dilaporkan terjadi di kota Foshan.

Pejabat kesehatan menganjurkan masyarakat untuk berhati-hati dengan memakai pakaian berlengan panjang dan celana panjang, serta hanya menginap di tempat yang memiliki pendingin udara (AC) atau pelindung jendela dan pintu berupa kawat kasa.

CDC juga merekomendasikan agar orang yang bepergian ke wilayah mana pun yang mengalami wabah chikungunya untuk mengambil vaksin chikungunya.

Saat ini terdapat dua jenis vaksin yang tersedia di Amerika Serikat:

  1. Vaksin hidup yang dilemahkan, yang disetujui untuk orang berusia 18 tahun ke atas.
  2. Vaksin partikel mirip virus, yang dilisensikan untuk orang berusia 12 tahun ke atas.

Namun, FDA (Badan Pengawas Obat dan Makanan AS) dan CDC telah menangguhkan pemberian vaksin jenis pertama kepada orang berusia 62 hingga 89 tahun karena sedang dilakukan penyelidikan atas efek samping yang muncul pada kelompok usia tersebut.

“Penyedia layanan kesehatan sebaiknya mendiskusikan manfaat dan risiko vaksinasi dengan setiap pelancong secara individual berdasarkan usia, kondisi kesehatan yang mendasari, tujuan perjalanan, durasi perjalanan, dan aktivitas yang direncanakan,” kata CDC dalam pemberitahuan yang diklasifikasikan sebagai tingkat dua dari empat.


Tentang Chikungunya

Chikungunya adalah penyakit yang disebabkan oleh virus dengan nama yang sama, dan ditularkan melalui gigitan nyamuk kepada manusia. Tidak ada bukti bahwa virus ini menular antar manusia secara langsung.

Wabah chikungunya secara rutin terjadi di kawasan Amerika, Asia, dan Afrika.

Gejala biasanya muncul empat hingga delapan hari setelah digigit nyamuk. Gejala umum antara lain:

  • Nyeri sendi
  • Pembengkakan sendi
  • Sakit kepala

Gejala-gejala ini serupa dengan demam berdarah (dengue) dan Zika, sehingga menyulitkan pihak berwenang untuk memperkirakan secara akurat jumlah orang yang benar-benar terinfeksi, menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Di Tiongkok, ribuan kasus telah secara resmi dilaporkan terjadi di Provinsi Guangdong. Namun, rezim komunis Tiongkok berulang kali diketahui menutupi angka sebenarnya dari wabah-wabah, termasuk saat pandemi COVID-19.

Pada bulan Juli, warga setempat mengatakan kepada The Epoch Times bahwa rezim memaksa orang-orang untuk dikarantina.


CDC juga telah mengeluarkan peringatan perjalanan karena wabah chikungunya di negara-negara lain, termasuk Bolivia, Kenya, dan Somalia.

Menurut Pusat Pengendalian Penyakit Eropa (ECDC), sekitar 240.000 kasus dan 90 kematian terkait telah dilaporkan di 16 negara atau wilayah pada tahun ini.


Ibu Hamil Dihimbau Waspada

CDC menyarankan agar wanita hamil mempertimbangkan kembali rencana perjalanan ke daerah-daerah yang mengalami wabah, karena ibu hamil yang terinfeksi virus dapat menularkan virus kepada bayinya, yang kemudian dapat membuat bayi rentan terhadap penyakit serius.

Dr. Diana Rojas Alvarez, pejabat medis dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), mengatakan kepada wartawan dalam konferensi pers bulan Juli bahwa lembaganya sedang membantu negara-negara dengan:

  • Menyediakan diagnostik laboratorium
  • Melatih tenaga kesehatan
  • Meningkatkan pengendalian nyamuk

“Tidak ada pengobatan khusus untuk chikungunya, jadi masyarakat perlu mencegah gigitan nyamuk,” katanya.

Sumber : Theepochtimes.com

Seorang Suami di Tiongkok Bersikeras Tim Penyelamat Banjir untuk Menyelamatkan Istrinya Terlebih Dahulu, Menyentuh Banyak Warganet

EtIndonesia. Ketika sepasang suami istri di Tiongkok utara terjebak banjir, dan ketika tim penyelamat mendekat, sang suami bersikeras agar mereka menyelamatkan istrinya terlebih dahulu, menggetarkan warganet daratan.

Hujan deras melanda wilayah utara Tiongkok pada akhir Juli.

Di Beijing, setidaknya 30 orang tewas setelah hujan deras selama setahun turun dalam waktu kurang dari seminggu.

Sementara di provinsi tetangga, Hebei, tanah longsor melanda sebuah desa, yang mengakibatkan kematian delapan penduduk setempat. Empat lainnya hilang.

Distrik Jizhou, di bagian utara kotamadya Tianjin, mencatat tanah longsor terbesar dalam tujuh dekade terakhir setelah menerima curah hujan hingga 200 mm antara 28 dan 29 Juli.

Lebih dari 10.000 penduduk direlokasi, lapor Beijing News.

Air banjir menggenangi jalan-jalan di distrik tersebut, dengan ketinggian air naik hingga satu meter atau lebih.

Sepasang suami istri terjebak di warung makan kecil mereka pada 28 Juli, menunggu pertolongan.

Petugas pemadam kebakaran berjalan menuju toko mereka dan melemparkan pelampung kepada mereka.

“Selamatkan istri saya dulu. Dia tidak bisa berenang,” kata sang suami kepada tim penyelamat.

Dia memasukkan istrinya ke dalam pelampung sebelum mendorongnya ke arah tim penyelamat.

Namun, derasnya air mendorong mereka semakin jauh dan menghambat upaya penyelamatan.

Setelah sang istri dievakuasi oleh tim penyelamat, sang suami, yang berdiri beberapa meter darinya, berkata: “Saya baik-baik saja. Saya bisa berenang. Kalian bawa saja dia ke tempat aman dulu.”

“Tidak, kalian juga harus datang ke sini,” desak tim penyelamat.

Akhirnya, keduanya berhasil diselamatkan.

“Saat itu, kami sangat ketakutan. Ini adalah situasi paling berbahaya yang kami alami sejak kami menikah lebih dari 10 tahun yang lalu,” kata sang suami, yang bermarga Liu, dalam laporan tersebut.

“Istri saya menangis karena tidak bisa berenang. Sebagai seorang pria, hal pertama yang terlintas di pikiran saya adalah menyelamatkan istri saya terlebih dahulu,” ujarnya.

“Terima kasih banyak kepada petugas pemadam kebakaran yang telah menyelamatkan kami,” tambah Liu.

Sebuah video penyelamatan tersebut menjadi tren di media sosial Tiongkok daratan, menarik banyak kekaguman terhadap sang suami.

“Momen-momen kritis menguji kodrat manusia. Saudari, kau telah memilih suami yang baik!” kata seseorang.

“Saya kembali percaya pada cinta,” kata yang lain.

Sementara orang ketiga menambahkan: “Dia telah memberikan teladan sebagai pria yang bertanggung jawab.” (jhn/yn)

Bocah di Tiongkok Berusia 8 TahunTetap Tenang dengan Melantunkan Puisi Klasik Saat Terjebak di Lift yang Mecet, Mendapat Pujian Online

EtIndonesia. Seorang bocah laki-laki berusia delapan tahun di Tiongkok yang mendapati dirinya sendirian di dalam lift yang macet bereaksi terhadap kesulitan yang dialaminya dengan ketenangan yang luar biasa, menuai pujian luas di dunia maya.

Kamera pengawas di lift sebuah gedung hunian di Provinsi Hebei, Tiongkok utara, merekam seluruh kejadian tersebut.

Bocah laki-laki yang tidak disebutkan namanya itu, yang terjebak di lantai 11 saat menuju apartemennya, awalnya menekan tombol lantai lain dan kemudian mengetuk pintu lift dengan lembut untuk menilai situasinya.

Setelah menyadari dia terjebak, dia menekan tombol darurat.

Dengan lantang namun sopan, dia memberi tahu operator layanan bantuan tentang situasi dan lokasinya.

Operator, dari perusahaan manajemen properti, meyakinkannya bahwa bantuan sedang dalam perjalanan.

Setelah panggilan telepon berakhir, anak laki-laki itu mencoba menghibur diri dengan mengulang-ulang frasa seperti “Seseorang akan segera datang,” “Jangan takut,” dan “Tambahkan oli,” menyelingi kata-katanya dengan pukulan udara yang jenaka untuk menandakan keberanian.

Dia juga terdengar bergumam: “Aku baru delapan tahun, tapi aku sudah beruntung terjebak di lift.”

Seiring berjalannya waktu dan rasa bosan mulai muncul, fia mulai membacakan puisi klasik Tiongkok, Balada Mulan, sebuah karya yang biasanya terdapat dalam buku pelajaran untuk siswa yang lebih tua.

Seorang staf dari perusahaan manajemen properti tiba dalam waktu 10 menit dan membuka pintu lift.

Melihat seorang dewasa datang menolongnya, dia akhirnya menangis tersedu-sedu tetapi masih ingat untuk mengungkapkan rasa terima kasihnya dengan tegas: “Terima kasih.”

Ibunya tidak menyadari kejadian buruk itu sampai dia pulang.

Dia telah menyuruhnya masuk ke lift hari itu sementara ayahnya menunggunya di luar, di lantai mereka. Setelah beberapa saat, menyadari putranya mungkin terjebak, dia turun ke bawah untuk mencari bantuan, tetapi ternyata putranya sudah menghubungi saluran bantuan itu sendiri.

Anak itu bahkan dengan bangga menunjukkan pengetahuan barunya, dengan mengatakan: “Anda harus menekan tombol darurat selama tiga detik untuk mengaktifkannya.”

Reaksinya yang tenang membuatnya mendapatkan pujian luas di dunia maya.

“Dia memiliki pikiran yang kuat dalam tubuhnya yang kecil,” komentar seorang komentator.

“Bacaan puisinya kemungkinan besar bukan hanya karena bosan, tetapi juga cara untuk mengalihkan fokusnya dari rasa takut. Dia anak yang cerdas,” komentar yang lain.

“Bahkan dalam menghadapi rasa takut, dia berhasil bangkit dan dengan sopan berterima kasih kepada staf yang datang membantunya. Dia pasti telah menerima pendidikan keluarga yang sangat baik,” komentar orang ketiga. (yn)

Melihat Jauh ke Dalam Hakikat Manusia, Barulah Kamu Bisa Menjalani Pernikahan dengan Baik

EtIndonesia. Pernahkah kamu menyadari satu hal yang menarik? Dalam pernikahan yang sudah berlangsung bertahun-tahun, dua orang yang dulunya begitu dekat bisa tiba-tiba sering bertengkar hanya karena hal-hal kecil. Kata-kata jadi tajam, emosi memanas, tak ada yang mau mengalah. Pada akhirnya, sekuat apa pun ikatan itu dulu, tetap bisa hancur berkeping-keping.

Kebanyakan masalah dalam pernikahan sebenarnya bukan soal cinta yang hilang—melainkan soal sifat manusia itu sendiri.

Karena dalam pernikahan, cinta hanyalah permukaan. Hakikat manusialah yang menjadi dasar yang sebenarnya. Hati manusia mudah berubah, dan tabiat manusia sulit ditebak. Bahkan dalam hubungan yang paling intim pun, hal itu tetap berlaku.

Jadi jangan pernah melebih-lebihkan kekuatan cinta. Barulah ketika kamu benar-benar memahami sifat manusia, kamu bisa membangun pernikahan yang sehat dan kuat.

01. Sifat Manusia Mengagumi Kekuatan – Maka Jadilah Kuat demi Pernikahan yang Sehat

Kak Zhang, tetanggaku, sejak melahirkan anak perempuan, memilih tinggal di rumah untuk mengurus anak. Awalnya kupikir hidupnya akan lebih santai. Tapi setiap kali bertemu, wajahnya selalu muram.

Karena tak punya penghasilan, dia merasa tak berharga di rumah. Dia selalu mendahulukan suaminya dalam segala hal. Bila sang suami sedikit saja menunjukkan ketidaknyamanan, dia langsung merendahkan diri dan minta maaf.

Namun suaminya justru semakin tidak menghargainya.Setiap hari mencari-cari kesalahan, dan memancing pertengkaran. Kini, Kak Zhang hidup dalam penderitaan, menangis hampir setiap hari, dan makin terpuruk dalam pernikahan yang menyiksa.

Fakta dasarnya adalah: Sifat manusia itu mengagumi kekuatan. Semakin kamu merendah dan berusaha menyenangkan, justru semakin kamu terlihat murahan.

Kalau pernikahan hanya bisa bertahan dengan cara kamu menekan harga diri sendiri, maka hubungan itu pasti takkan bertahan lama.

Hubungan yang sehat tak dibangun dari pengorbanan berlebihan, melainkan dari kekuatan diri masing-masing.

Profesor sosiologi Shen Yifei pernah membagikan kisah cintanya dengan suaminya, Shang Jiangang. Mereka sudah saling mencintai sejak masa kuliah.

Setelah menikah, Shen Yifei tak sekadar menjadi ibu rumah tangga. Dia justru mengejar gelar doktor, menjadi dosen, dan terus mengembangkan diri.

Kualitas luar biasa dari sang istri membuat Shang Jiangang makin kagum dan makin mencintainya.

Saat pernikahan mereka memasuki usia 20 tahun, sang suami berkata: “Kamu terus memperbarui dirimu, melampaui dirimu, dan berkembang menjadi pribadi yang begitu bersinar. Aku makin jatuh cinta.”

Ada yang bilang: Dalam sebuah hubungan, tak peduli seberapa baik kamu pada pasangan, yang lebih penting adalah seberapa besar nilaimu sendiri.

Karena pada dasarnya, manusia mencintai kekuatan. Termasuk dalam pernikahan. Orang tak seharusnya hanya mencintai bayang-bayang diri sendiri, apalagi jadi bayang-bayang orang lain.

Hanya jika kamu cukup kuat, kamu akan dihargai dan dicintai.

Ketika kamu tahu caranya mencintai diri sendiri terlebih dulu, kamu akan memancarkan cahaya yang menarik orang lain untuk mencintaimu.

02. Sifat Manusia Cenderung Dingin – Maka Bangunlah Rasa Syukur dalam Pernikahan

Dalam acara realitas “Selamat Tinggal, Cinta”, pasangan Liu Shuang dan Ge Xi bikin banyak penonton geregetan.

Mereka sudah menikah bertahun-tahun, tapi semua pekerjaan rumah dikerjakan oleh Ge Xi sendirian.

Parahnya, Liu Shuang bukan cuma tidak berterima kasih, malah berkata:“Kami laki-laki timur laut memang nggak ngerjain kerjaan rumah. Itu urusan perempuan!”

Liu Shuang sering beralasan sibuk dan tak sempat membantu, tapi kenyataannya, eia punya banyak waktu bermain game.

Ge Xi hanya bisa menghela napas: pencapaiannya paling besar adalah bisa bertahan hidup bersama Liu Shuang selama sepuluh tahun.

Akhir kisah mereka: perceraian.

Sifat manusia cenderung dingin—seringkali menyakiti tanpa sadar. Dalam pernikahan, yang paling menyakitkan bukanlah konflik besar, tapi sikap “masa bodoh” dan “merasa berhak” dari pasangan.

Satu pihak memberi tanpa henti, yang lain menikmati dan terus menuntut. Tanpa rasa terima kasih, cinta dalam rumah tangga akan terkikis habis.

Beberapa hari lalu, saya kembali menonton film dokumenter “Lagu Orang Biasa”, dan tersentuh oleh kisah Na Wei dan Shen Lin.

Na Wei, yang dulunya sukses berkarier, mengalami pemecatan dan gagal berwirausaha. Demi menopang rumah tangga, Shen Lin langsung kembali bekerja. Dia bahkan rela menjadi pengasuh bayi (yuesao) setelah keluar dari pekerjaan lamanya.

Mungkin orang lain akan berkata: “Itu memang tugas istri.” 

Tapi tidak bagi Na Wei. Dia justru merasa sangat berterima kasih dan bersyukur atas semua yang dilakukan istrinya.

Selama dia di rumah, semua urusan rumah tangga dia selesaikan sendiri, tak ingin membuat istrinya khawatir sedikit pun.

Karena itulah, hubungan mereka bukan hanya bertahan, tapi makin hangat dan harmonis.

Dale Carnegie pernah berkata:“Lupa berterima kasih adalah sifat alami manusia.”

Namun, pernikahan yang baik mampu melampaui sifat manusia yang egois—dengan mengandalkan rasa syukur.

Pasangan yang harmonis, selalu ada “rasa berterima kasih” lebih dulu, lalu cinta pun tumbuh.

Pernikahan sejatinya adalah dua insan yang saling memahami dan menghargai: aku mengerti dingin dan panasmu, kamu paham suka dan dukaku.

03. Sifat Manusia Itu Egois – Maka Pasangan Harus Saling Menjadi Penopang

Penulis Li Yueliang pernah mengatakan :“Pernikahan yang baik adalah seperti tanah subur, di mana sebutir beras bisa bertumbuh menjadi benih kehidupan yang kuat. Tapi pernikahan yang buruk seperti genangan air busuk—membusukkan beras itu, membuatnya bau dan menjijikkan.”

Dalam pernikahan, ada tipe orang yang suka menghitung untung-rugi. Mereka senang mengambil untung dari pasangan, tapi tak rela berbagi sepeser pun.

Sifat egois memang bagian dari sifat dasar manusia. Yang sering menghancurkan pernikahan bukan kemiskinan—tapi egoisme.

Dalam film “Marriage Story”, aktor Nicole dan sutradara Charlie mengalami kisah cinta yang klasik: cinta pada pandangan pertama, lalu menikah, dan punya anak.

Namun seiring waktu, Charlie menunjukkan sifat aslinya: egois.

Saat Nicole di puncak karier, dia rela berhenti syuting dan tinggal di Eropa demi mendukung karier suaminya. Tapi Charlie tak pernah mau berkorban sebaliknya.

Bahkan uang Nicole pun dianggap uangnya sendiri. Dia tanpa izin ingin memakai uang istrinya untuk membiayai teaternya.

Nicole kecewa dan berkata :“Kamu terlalu terbiasa jadi egois. Mungkin kamu bahkan tak sadar betapa egoisnya kamu.”

Lambat laun, pernikahan mereka hancur.

Ada sebuah perumpamaan menarik: Suami-istri seperti dua bola lentur.Jika pernikahannya dipenuhi perhitungan, satu bola akan menyerap energi dari yang lain, hingga ukurannya jadi tak seimbang. Tapi jika pernikahan itu penuh cinta dan saling pengertian, dua bola akan menyatu menjadi bola yang lebih besar.

Orang egois adalah seperti bayi raksasa: hanya tahu meminta, tak mau memberi.

Padahal, pernikahan yang bahagia adalah hasil kerja sama dua orang. Tak bisa hanya satu yang berjuang.

Hanya saat pasangan saling menopang dan melindungi, cinta bisa tumbuh hangat dan bertahan lama.

04. Sifat Manusia Mencari Keuntungan – Maka Pernikahan Harus Seimbang Secara Nilai

Penulis besar Romain Rolland pernah berkata: “Dalam pernikahan, setiap orang harus memberi, dan juga mendapat sesuatu kembali—itulah hukum penawaran dan permintaan.”

Pernikahan itu sangat realistis. Ia adalah arena antara cinta dan kepentingan.

Jika kamu tidak punya nilai yang bisa dipertukarkan, maka kamu juga tidak akan mendapatkan rasa hormat dalam pernikahan.

Teman saya, Lao Ma, sudah menikah puluhan tahun. Kita sering bercanda bahwa ia adalah “suami takut istri”, karena hampir semua keputusan besar di rumah ditentukan oleh sang istri.

Tapi di suatu acara kumpul, Lao Ma membagikan kisah masa lalu mereka.

Beberapa tahun lalu, saat industri internet baru mulai berkembang, Lao Ma memutuskan untuk merintis usaha sendiri. Dia punya kemampuan teknis, tapi tak punya relasi bisnis. Akibatnya, perusahaan mandek dan tak menghasilkan.

Sang istri, tanpa ragu, keluar dari pekerjaannya dan fokus membantunya mencari klien dan merintis kerja sama.

Berkat dukungan sang istri, usahanya perlahan tumbuh, bahkan kini berkembang pesat.
Lao Ma sangat menghargai pengorbanan itu—dan hubungan mereka pun makin kuat.

Ekonom Xue Zhaofeng pernah berkata : “Menikah itu seperti mendirikan perusahaan bersama dan menandatangani kontrak. Masing-masing harus menyumbang nilai—entah itu tubuh, penampilan, kemampuan finansial, atau hal lain.”

Selama kedua pihak seimbang secara nilai, bahkan ketika cinta mulai pudar, pernikahan tetap bisa dipertahankan.

Tapi kalau keseimbangan nilai itu tak ada, sebaik apa pun kamu pada pasangan, dia tetap bisa meninggalkanmu.

Karena manusia akan selalu mencari keuntungan dan menghindari kerugian. Hanya hubungan yang seimbang yang bisa bertahan lama.

Penutup

Penulis terkenal Bi Shumin pernah mengatakan: “Pernikahan bukan hanya tentang kebahagiaan, hari raya, atau cinta sejati. Pernikahan juga adalah ujian, adalah perjuangan.”

Pernikahan itu seperti sebuah pintu. Dari luar terlihat bahagia. Tapi setelah masuk, barulah tampak bahwa pernikahan adalah ujian bagi sifat manusia.

Pada akhirnya, pasangan suami istri tetaplah manusia biasa—sebelum menjadi kekasih, mereka adalah dua individu dengan ego dan keinginan masing-masing.

Mengikuti sifat manusia bukan berarti selalu mengalah atau mengorbankan diri, tetapi membangun hubungan yang sehat dan saling nyaman.

Ketika kamu benar-benar memahami hakikat pernikahan dan menyesuaikan diri dengan sifat manusia, maka hubungan itu akan lebih harmonis dan langgeng. (jhn/yn)

Pusat Mata-mata di Jantung London? Mengapa Rencana Kedutaan Rahasia Tiongkok Memicu Ketakutan di Inggris

EtIndonesia. Langkah berani Wakil Menteri Luar Negeri Inggris, Angela Rayner, telah secara resmi menuntut penjelasan dari Tiongkok tentang bagian yang disunting dari dokumen perencanaannya untuk usulan ‘kedubes besar’ di Royal Mint Court di London. Rayner telah memberikan tenggat waktu dua minggu kepada Beijing untuk menanggapi. Tiongkok harus menyerahkan gambar yang tidak disunting atau membenarkan kelalaian tersebut. Keputusan akhir tentang permohonan cetak biru diperkirakan akan keluar pada 9 September.

Apa yang disunting? Mengapa hal itu memicu ketakutan di Inggris?

Gambar usulan ‘kedubes besar’ yang diajukan oleh DP9, konsultan perencanaan yang mewakili kedutaan besar Tiongkok, memiliki beberapa bagian yang berwarna abu-abu ‘karena alasan keamanan’. Rencana induk ruang bawah tanah mencakup dua suite bawah tanah dan sebuah terowongan, yang oleh beberapa kritikus disebut sebagai ‘ruang bawah tanah mata-mata’ modern. Selain itu, ‘pengaturan internal’ Gedung Pertukaran Budaya dan Gedung Kedutaan juga disembunyikan.

AS dilaporkan telah menekan Inggris untuk menolak proposal tersebut dengan alasan keamanan. Kedekatannya dengan pusat infrastruktur komunikasi sensitif dan pusat keuangan utama telah menimbulkan potensi risiko spionase.

Kedutaan besar yang diusulkan telah ada sejak tahun 2021; rencana pertama memiliki pos diplomatik seluas sekitar 60.000 meter persegi. Luasnya 10 kali lipat dari pangkalan Tiongkok yang ada. Kedutaan tersebut seharusnya berisi, kantor, 225 rumah, dan gedung “pertukaran budaya”. Namun, terdapat protes signifikan terkait lokasi tersebut. Pemerintah Tiongkok dilaporkan telah mengakuisisi properti ini seharga £255 juta pada tahun 2018.

Pada tahun 2022, terjadi protes dari para aktivis di luar konsulat Tiongkok di Manchester yang menyebabkan perkelahian dengan petugas keamanan gedung. Kebangkitan kembali ini telah memicu perdebatan serius di kalangan warga Inggris, dengan banyak kritikus Partai Buruh menyebutnya sebagai titik terendah baru bagi Britania Raya. Namun, pengamat, seperti Luke de Pulford dari Aliansi Antar-Parlemen untuk Tiongkok, menganggap hal ini mengisyaratkan penolakan terhadap rencana kedutaan yang diusulkan.(yn)

Era Kecerdasan Buatan Telah Tiba: Pendidikan Berbasis Kemampuan Belajar Siap Mengguncang Sistem Pendidikan Tradisional!

EtIndonesia. Seiring dengan dibukanya tirai besar era kecerdasan buatan (AI), teknologi AI kini telah merambah ke hampir semua aspek kehidupan.

Di bidang pertanian, robot pemotong rumput berbasis AI telah mampu menyelesaikan 90% masalah rumput liar yang sebelumnya tidak bisa ditangani secara akurat oleh tenaga manusia—seperti menyemprot tanaman secara keliru atau gagal membersihkan gulma tertentu.

Di dunia pendidikan mengemudi, beberapa sekolah mengemudi baru bahkan tidak lagi memiliki satu pun instruktur manusia. AI tidak hanya dapat membimbing proses belajar menyetir secara cepat dan sistematis, tetapi juga langsung memberikan umpan balik atas hasil belajar. Teknologi self-driving memang belum sepenuhnya diterapkan, namun para instruktur mengemudi sudah mulai terancam kehilangan pekerjaan secara masif.

Di bidang seni, penyair AI ciptaan Microsoft, “Xiao Bing”, telah mampu menulis puisi dengan kualitas yang bahkan sulit dibedakan oleh para pakar sastra—apakah puisi itu ditulis oleh manusia atau oleh mesin. Dan yang lebih mencengangkan: kecepatannya dalam berkarya jauh melampaui para penyair manusia.

Dalam hal pengenalan gambar, efisiensi AI kini ribuan kali lipat lebih tinggi daripada manusia dengan tingkat kesalahan yang sangat minim. Ini secara drastis meningkatkan efisiensi kerja di instansi kepolisian dan lembaga hukum lainnya.

Kecerdasan Buatan Juga Merambah Dunia Medis dan Desain

Di bidang medis, alat bantu diagnostik berbasis AI kini sudah bisa digunakan untuk mendeteksi kanker payudara—bahkan dengan tingkat akurasi 14,8% lebih tinggi daripada ahli patologi manusia paling berpengalaman.

Di sektor e-commerce, Alibaba mengembangkan desainer grafis AI bernama “Luban”. Pada ajang belanja besar 11.11 (Single’s Day) tahun 2017, Luban berhasil mendesain 170 juta gambar promosi untuk para penjual di Taobao. Pada 2018, angkanya melonjak menjadi 400 juta gambar. Itu berarti Luban mampu menciptakan 8.000 gambar setiap detik!

AI Sudah “Menyerbu” Kehidupan Kita—Apa yang Harus Kita Lakukan?

Kecanggihan teknologi dan kecepatan perkembangan AI menjadikan penggantian pekerjaan manusia oleh mesin bukan lagi kemungkinan—melainkan kenyataan yang tak terhindarkan.

Di satu sisi, kemajuan ini membuat kita penuh harapan terhadap masa depan. Tapi di sisi lain, muncul pula rasa khawatir dan cemas:

·        Suatu saat nanti, apakah pekerjaanku akan diambil alih oleh robot?

·        Apakah anak-anak kita juga akan tergantikan?

·        Bagaimana agar tidak tersingkir oleh AI?

·        Apa yang harus dilakukan agar anak-anak kita justru menjadi pemenang di era AI?

Pendidikan Tradisional Sudah Tidak Relevan—Kata Jack Ma

Pendiri Alibaba, Jack Ma, pernah berkata dalam Konferensi Big Data:

“30 tahun ke depan adalah masa paling baik untuk menyalip ketertinggalan, masa revolusi untuk mendefinisikan ulang segalanya. Jika kita masih menggunakan metode belajar yang lama—menghafal, mengulang, berhitung—dan melarang anak bermain, merasakan, serta mengeksplorasi seni dan budaya, saya bisa pastikan 30 tahun ke depan anak-anak kita akan sulit bersaing. Mereka tidak akan mampu melawan kehebatan mesin.”

Solusinya: Bukan Hafalan, Tapi Kemampuan Belajar dan Kreativitas

Artinya, kita harus segera melepaskan diri dari belenggu pendidikan tradisional. Yang perlu dikembangkan bukan lagi hafalan, tetapi:

·        Kemampuan untuk belajar secara mandiri

·        Daya cipta dan kreativitas

·        Kemampuan memecahkan masalah yang kompleks

Sayangnya, pendidikan tradisional selama ini terlalu menitikberatkan pada nilai akademik, tanpa benar-benar peduli apakah anak mampu belajar dengan cara yang efektif.

Hal ini menyebabkan:

·        Anak cepat bosan belajar

·        Gagal memahami penerapan pengetahuan

·        Tidak mampu mengembangkan kemampuan belajar jangka panjang

Sistem pendidikan kita sangat terstandarisasi, penuh tekanan nilai, dan cenderung bersifat “satu arah”.  Padahal, pendidikan semestinya mendidik manusia yang berpikir, bukan sekadar menghafal.

Jika kita tetap mempertahankan pola lama, kita akan gagal melahirkan inovator, pemikir, dan pelopor di bidang teknologi. Yang terjadi justru: anak kehilangan rasa ingin tahu, daya cipta, dan semangat eksplorasi—dan saat itulah mereka benar-benar akan kalah oleh kecerdasan buatan.

Maka, Solusi Jangka Panjangnya adalah Pendidikan Berbasis “Learning Power” (Kemampuan Belajar)

Berbeda dengan pendidikan tradisional yang menjejalkan pengetahuan, pendidikan berbasis learning power justru mengembangkan kemampuan anak untuk belajar dengan efektif, serta melatih kreativitas dan inovasi sejak dini.

Inilah model pendidikan yang dirancang untuk masa depan, dan menjadi kunci kemenangan anak-anak kita di era kecerdasan buatan.

Kata Futurist Terkenal: “Buta Huruf Masa Depan Bukan Mereka yang Tak Bisa Membaca, Tapi Mereka yang Tak Bisa Belajar”

Futuris dunia, Edgar Schein, pernah berkata: “Orang buta huruf di masa depan bukan lagi mereka yang tidak bisa membaca, melainkan mereka yang tidak tahu cara belajar.”

Maka, pendidikan berbasis kemampuan belajar (learning power education) adalah solusi nyata.

·        Dia membantu anak belajar dengan cepat dan efisien

·        Meningkatkan efektivitas belajar untuk menghadapi ujian dengan lebih santai

·        Memberi lebih banyak waktu untuk mengeksplorasi minat dan memperluas wawasan

·        Mendukung anak menghadapi pendidikan formal tanpa tekanan berlebihan

Penutup

Pendidikan yang hanya mengejar nilai ujian tidak akan pernah cukup untuk mempersiapkan anak-anak menghadapi dunia yang berubah cepat.

Justru dengan membangun kemampuan belajar yang kuat, sikap kreatif, dan jiwa mandiri, anak-anak bisa tumbuh menjadi manusia unggul—bukan hanya sekadar lulusan sekolah.

Di tengah gelombang besar revolusi kecerdasan buatan, hanya mereka yang tahu bagaimana belajar, yang akan tetap berdiri tegak dan memimpin masa depan.(jhn/yn)

Dokumenter BBC yang Butuh 56 Tahun untuk Diselesaikan: Mengikuti Kehidupan 14 Anak Inggris Sejak Usia 7 Tahun hingga 63 Tahun, dan Mengungkap Realita Kehidupan yang Pahit

EtIndonesia. BBC membuat sejarah melalui dokumenter fenomenal berjudul Seven Up! atau The Up Series—sebuah proyek epik yang dimulai sejak tahun 1964, mengikuti kehidupan 14 anak dari berbagai kelas sosial di Inggris mulai dari usia 7 tahun hingga mereka berusia 63 tahun.

Awalnya, tujuan utama dokumenter ini adalah membuktikan bagaimana perbedaan kelas sosial dapat membentuk jalan hidup seseorang. Namun, semakin lama proses dokumentasi berlangsung, semakin jelas pula satu hal: hidup tak sesederhana teori—dia penuh kejutan dan kenyataan pahit yang sulit ditebak.

Dari Usia 7 ke 63 Tahun: Sebuah Potret Nyata Kehidupan

Pada episode pertama Seven Up! yang disutradarai oleh Paul Almond, ke-14 anak ini diwawancarai dan diminta menceritakan impian mereka tentang masa depan. Episode-episode selanjutnya—disutradarai oleh Michael Apted—mengikuti perkembangan mereka setiap 7 tahun: di usia 14, 21, 28, hingga 63 tahun.

Anak-anak ini berasal dari berbagai latar belakang—dari anak aristokrat, kelas menengah, hingga anak buruh dari London Timur.

Sutradara Michael Apted semula hanya ingin mengeksplorasi pengaruh kelas sosial terhadap kehidupan seseorang. Namun, seiring waktu, dokumenter ini justru membuka pertanyaan yang lebih dalam: Apa sebenarnya yang menentukan nasib seseorang? Apakah pendidikan? Lingkungan? Teman? Atau… kepribadian?

3 Anak Kaya: Pasti Masuk Universitas Top

Tiga anak laki-laki dari keluarga kaya—Charles, Andrew, dan John—sejak usia 7 tahun sudah tahu satu hal: mereka harus masuk universitas elite seperti Oxford atau Cambridge, lalu menjadi bagian dari kelas atas masyarakat.

Mereka pun benar-benar berhasil:

·        Andrew menjadi pengacara sukses dan mitra di firma hukum besar. Dia percaya keberhasilannya bukan karena harta orangtua, tapi karena pendidikan.

“Kita tak pernah tahu warisan apa yang bisa kita tinggalkan, tapi pendidikan adalah harta seumur hidup,” ujarnya.

·        John, yang kehilangan ayah saat berusia 9 tahun, berhasil masuk Cambridge berkat pengorbanan ibunya yang sangat hemat. Dia kemudian menjadi penasihat hukum untuk keluarga kerajaan Bulgaria.

 Meskipun sering dilabeli “elit”, John merasa semua itu hasil kerja keras dan keteguhan pribadinya.

Anak-anak Kelas Menengah: Nasib yang Tak Bisa Diprediksi

Tiga anak laki-laki dari kelas menengah—Peter, Neil, dan Bruce—memiliki pandangan positif terhadap pendidikan, namun jalan hidup mereka berbeda jauh.

·        Peter dan Bruce menjalani hidup relatif stabil, berhasil masuk universitas, menjadi pegawai negeri dan guru, serta hidup bahagia dengan keluarga masing-masing.

·        Neil, meski berasal dari keluarga guru, menghadapi depresi sejak remaja. Dia gagal masuk universitas impian, sempat hidup menggelandang, dan baru di usia 40 tahun menemukan arah hidup: bekerja sebagai konsultan dewan lokal dan pendeta sukarela.

Perempuan Kelas Buruh: Penuh Duka Tapi Penuh Ketegaran

Tiga perempuan dari keluarga buruh di London Timur—Susan, Jackie, dan Lynn—semuanya mengalami tantangan besar: perceraian, kemiskinan, dan membesarkan anak sebagai ibu tunggal.

Namun, Susan tetap menjadi inspirasi. Dia selalu tampil ceria, pantang menyerah, dan terus mencari cara untuk memperbaiki hidup.

·        Menikah di usia 21 tahun dan memiliki dua anak.

·        Bercerai di usia 35, lalu bekerja paruh waktu demi membiayai anak-anaknya.

·        Di usia 42, mendapat pekerjaan penuh waktu dan menjalin hubungan bahagia dengan Glenn selama lebih dari 20 tahun.

·        Di usia 49, dipromosikan sebagai manajer proyek riset di fakultas hukum universitas.

Saat ditanya apakah dia percaya kelas sosial itu nyata, Susan menjawab: “Tentu saja,” namun dia juga mengaku nyaman berada di kelas pekerja, tanpa keinginan pindah ke kelas atas.

Tony: Si Anak Jalanan yang Tak Menyerah

Tony, yang juga berasal dari London Timur, awalnya ingin jadi joki balap kuda. Tapi karena bakatnya terbatas, dia banting setir menjadi sopir taksi.

·        Di usia 21, dia hafal jalan-jalan kota dan merangkap sebagai kurir taruhan di arena balap.

·        Di usia 28, dia berhasil membeli taksi sendiri dan hidup mandiri.

·        Beberapa kali mencoba bisnis dan gagal, tapi tetap optimis.

·        Di usia tua, meski penghasilannya menurun akibat Uber, dia membeli rumah di pedesaan, beternak kuda, dan ikut teater komunitas kecil.

Tony berkata: “Kalau kamu suka sesuatu, lakukan saja. Gagal atau tidak itu urusan nanti. Yang penting pernah mencoba.”

Nick: Anak Petani yang Sukses Jadi Ilmuwan Nuklir

Nick, satu-satunya dari 14 anak yang benar-benar berhasil naik kelas sosial secara signifikan.

·        Tinggal di desa terpencil dan harus jalan kaki 5 km tiap hari ke sekolah.

·        Pendiam, minder, dan nyaris tak berbicara di depan kamera saat kecil.

·        Tapi satu kalimat motivasi dari guru membuatnya semangat belajar sains.

·        Di usia 21 masuk jurusan fisika Oxford, lalu pindah ke Amerika Serikat dan jadi peneliti nuklir di University of Wisconsin-Madison.

Di usia tua, Nick tampil percaya diri di depan kamera—jauh dari bayang-bayang anak pemalu yang dulu.

Simpanan Pelajaran: Nasib Tak Sekadar Ditentukan Kelas Sosial

Tidak semua dari ke-14 partisipan terus hadir hingga akhir. Ada yang meninggal, ada yang tak ingin diliput lagi.

Tapi dokumenter ini telah menyampaikan satu pesan penting: Pendidikan dan kepribadian memberi pengaruh besar dalam menentukan masa depan.

Dalam dunia nyata, terkadang kelinci tidak bisa mengalahkan kura-kura—karena si kura-kura memang lahir langsung di garis akhir. Seperti anak orang kaya yang dari awal sudah punya semua sumber daya.

Sedangkan anak-anak dari kelas bawah—jika ingin masuk universitas elit—harus bekerja 10 kali lebih keras.

Kelinci punya pilihan: lari atau tidak. Tapi kalau dia mau berlari sekencang mungkin, seperti Nick, masih ada harapan untuk membalikkan keadaan.(jhn/yn)