Hasil Studi Baru Menunjukkan Hampir 70 Persen Kemungkinan COVID Bocor dari Lab Wuhan

 Naveen Athrappully

Virus COVID-19 memiliki asal usul yang “tidak wajar”, dengan probabilitas tinggi bahwa virus tersebut berasal dari Institut Virologi Wuhan (WIV) di Tiongkok, demikian kesimpulan sebuah studi terbaru.

Studi yang telah melalui proses tinjauan sejawat, yang dipublikasikan di jurnal Risk Analysis pada 15 Maret, menggunakan alat analisis risiko untuk menentukan asal muasal virus COVID-19. Analisis tersebut menemukan 68 persen kemungkinan “asal usul SARS-CoV-2 yang tidak alamiah dibandingkan dengan yang alamiah.” Meski demikian, penelitian ini tidak secara pasti membuktikan asal muasal virus COVID-19, para penulisnya menekankan bahwa “kemungkinan asal muasal laboratorium tidak dapat dengan mudah diabaikan.”

Sejak wabah ini dimulai pada Desember 2019, sumber hewan dan kebocoran laboratorium telah menjadi dua hipotesis utama penyebabnya. Meskipun berbagai macam hewan, termasuk kelelawar, telah dicurigai sebagai sumber virus, “belum ada hewan yang diidentifikasi sebagai inang alami atau perantara virus.”

“Salah satu coronavirus kelelawar yang paling dekat, RaTG13, sedang dipelajari di Institut Virologi Wuhan (WIV) dan memiliki 96,1 persen homologi dengan SARS-CoV-2.” 

Homologi mengacu pada kemiripan antara organisme yang berbeda yang dapat menunjukkan adanya nenek moyang yang sama. “Keberadaan dan urutan virus ini tidak diketahui sampai setelah pandemi COVID-19 dimulai.”

Untuk studi ini, para peneliti menggunakan instrumen Grunow-Finke yang dimodifikasi (mGFT) atau modified Grunow–Finke tool, sebuah perangkat analisis risiko epidemiologi yang membedakan antara epidemi alami dan serangan biologis yang disengaja.

Para penulis mengumpulkan data COVID-19 berdasarkan negara dari 1 Januari 2020 hingga 31 Oktober 2022, dan mengevaluasinya menggunakan instrumen mGFT berdasarkan 11 kriteria – risiko biologis, jenis yang tidak biasa, distribusi geografis, konsentrasi lingkungan, intensitas epidemi, cara penularan, waktu, penyebaran yang luar biasa cepat, keterbatasan populasi, manifestasi klinis, dan wawasan khusus.

“Dengan menggunakan algoritma GFT yang dimodifikasi, hasilnya menunjukkan total 41 poin (68 persen) dari maksimum 60 poin, yang menunjukkan SARS-CoV-2 kemungkinan besar berasal dari sumber yang tidak alami,” tulis para penulis studi.

Para peneliti menunjukkan bahwa kecelakaan di laboratorium merupakan hal yang “umum” dan jika patogennya sangat menular, satu pekerja yang terinfeksi saja dapat memicu epidemi.

Laporan penulis menyebutkan : “Fakta bahwa kelompok kasus pertama berada di sekitar laboratorium virus corona terkemuka di dunia yang diketahui bereksperimen dengan virus mirip SARS, serta laboratorium kedua yang juga mengerjakan virus corona, tidak dapat dianggap tidak relevan.”

Beberapa kasus infeksi COVID-19 pertama dilaporkan dari pasar makanan laut Hunan, yang terletak hanya delapan mil dari WIV. Pada 2 Desember 2019, Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Wuhan, sebuah fasilitas yang mempelajari virus corona, pindah ke lokasi yang hanya berjarak 280 meter dari pasar makanan laut.

Para peneliti merekomendasikan agar mGFT dimasukkan ke dalam kotak instrumen untuk investigasi wabah mengingat sifatnya  sangat sensitif dalam membedakan antara asal virus yang alami dan yang tidak alami.

Penelitian ini didanai oleh Medical Research Future Fund, pemerintah Australia, dan Balvi Filantropik Fund.

Beberapa penulis menyatakan memiliki keterlibatan berbeda dalam penelitian ini. Salah satu peneliti didukung oleh hibah dari National Health and Medical Research Council. Peneliti kedua didukung oleh Balvi Filantropik Fund.

Virus yang Bocor di Laboratorium

The Epoch Times melaporkan kemungkinan COVID-19 berasal dari WIV pada April 2020, menerbitkan sebuah film dokumenter yang menunjukkan bahwa asal muasal virus di laboratorium adalah skenario yang paling mungkin.

Film dokumenter ini menyoroti keterlibatan ahli virologi Shi Zhengli, yang dikenal sebagai “wanita kelelawar”, yang melakukan penelitian tentang virus corona kelelawar di WIV.

Shi “adalah orang pertama yang menemukan kunci bagaimana virus corona dapat mengatasi hambatan lintas spesies untuk secara langsung menginfeksi tubuh manusia,” katanya, seraya menambahkan bahwa ia mungkin merupakan “penghubung penting” dengan asal-usul virus tersebut.

Pada April 2023, Subkomite Khusus DPR AS untuk Pandemi Virus Corona mengatakan bahwa mereka telah meminta wawancara langsung dengan Shi.  Namun, kedutaan besar Tiongkok menentang permintaan tersebut.

Beberapa lembaga AS percaya bahwa virus COVID-19 bocor dari WIV. Kantor Direktur Intelijen Nasional merilis sebuah laporan pada Juni 2023 yang mendukung teori tersebut.

Pada  Januari, dokumen yang diterbitkan oleh U.S. Right to Know, sebuah kelompok penelitian kesehatan masyarakat nirlaba, menunjukkan bahwa para ilmuwan dari Amerika Serikat bertujuan untuk bekerja sama dengan WIV untuk menciptakan virus corona baru yang mirip dengan virus COVID-19 pada tahun 2018, sebelum pandemi dimulai.

Sejumlah dokumen tersebut mengungkapkan bahwa para ilmuwan “berencana untuk menggunakan sistem genetika terbalik baru dan menguji virus secara in vivo – dengan kata lain, untuk merekayasa virus baru yang hidup.” Beberapa dokumen menggambarkan virus yang akan dipelajari dalam program ini sebagai “bahaya yang jelas dan nyata dari pandemi baru yang mirip SARS.”

Seorang ahli virus Amerika dari University of North Carolina, profesor Ralph Baric, bekerja dengan WIV, berniat merekayasa protein lonjakan baru. U.S. Right to Know mengklaim bahwa Baric telah menciptakan protein lonjakan ketika sebuah proposal diajukan ke Badan Proyek Penelitian Lanjutan Pertahanan AS (DARPA), yang pada akhirnya menolak proposal tersebut.

Studi pada 15 Maret menyoroti “serangkaian tindakan tak lazim” yang terjadi di WIV pada saat pandemi COVID-19.

“Pada September 2019, kendali laboratorium diserahkan dari komando dan kontrol sipil ke komando dan kontrol militer, dan seorang kontraktor disewa untuk merenovasi sistem ventilasi di dalam fasilitas tersebut. Secara bersamaan, karena alasan yang tidak diketahui, WIV menghapus basis data virus besar yang berisi sekitar 20.000 spesimen dari kelelawar dan tikus yang sebelumnya dapat diakses oleh publik,” tulis para penulis studi.

“Tidak jelas apakah basis data tersebut mencakup sekuens yang mungkin relevan dengan asal usul SARS-CoV-2 dan apakah ada upaya untuk menutupinya.”

Fasilitas ini juga melihat “beberapa contoh” di mana langkah-langkah biosekuriti tidak diterapkan dengan baik.

Misalnya, beberapa ilmuwan gagal mengikuti protokol peralatan yang tepat saat menangani kelelawar dan akhirnya digigit oleh hewan tersebut. Pada awal November 2019, “beberapa anggota staf dari lembaga tersebut dirawat di rumah sakit dengan gejala mirip COVID-19,” tulis para penulis studi.

Robert Redfield, mantan kepala Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS, mengatakan bahwa dia “dikesampingkan” dari diskusi awal tentang asal-usul COVID-19 setelah menyatakan bahwa virus itu mungkin telah bocor dari laboratorium, demikian menurut BBC.

Ia berkata : “Saya diberitahukan bahwa mereka menginginkan narasi tunggal dan saya jelas memiliki sudut pandang yang berbeda, Sains memiliki perdebatan, dan mereka memadamkan perdebatan apa pun.” (asr)

Legislator Taiwan Mengecam PKT Karena Kapal Penjaga Pantai Tiongkok Kembali Menerobos Masuk Perairan Taiwan

Sebuah kapal nelayan Tiongkok terbalik di barat daya Pulau Dongding, Kinmen. Saat Penjaga Pantai Taiwan membantu pencarian dan penyelamatan kapal nelayan Tiongkok, Penjaga Pantai Provinsi Fujian, Tiongkok selama 2 hari berturut-turut mengirimkan 4 buah kapal penjaga pantai mereka untuk memasuki wilayah laut terlarang Kinmen. Karena itu Penjaga Pantai Taiwan mengirim kapalnya untuk melakukan pengawasan sekaligus pengusiran melalui loudspeaker

 oleh Huang Liangjian dan Zhan Yongru 

Kapal nelayan Tiongkok “Minlongyu” terbalik di perairan Pulau Dongding, Kinmen karena dugaan menangkap ikan melintasi perbatasan. Namun demikian, ketika pihak Penjaga Pantai Kinmen Taiwan demi perikemanusiaan mengerahkan sejumlah bantuan untuk bersama pihak Penjaga Pantai Tiongkok melakukan penyelamatannya. 

Pihak Penjaga Pantai Tiongkok masing-masing pada 15 dan 16 Maret siang mengirim 4 buah kapalnya untuk menyusup masuk ke perairan terlarang Kinmen dengan alasan melakukan tugas yang mereka sebut sebagai inspeksi. Karena itu pihak Penjaga Pantai Taiwan mengirim kapalnya untuk melakukan pengawasan sekaligus pengusiran.

Kepada petugas di atas kapal Penjaga Pantai Tiongkok, petugas di atas kapal Penjaga Pantai Taiwan melalui loudspeaker mengatakan : “Ini adalah pengumuman dari kapal PP10071 Penjaga Pantai Republik Tiongkok (Taiwan). Kalian telah memasuki perairan terlarang dan terbatas di negara kami. Harap kalian segera menyesuaikan arah kapal (Red. istilah halus dari berbalik arah)”.

Kantor Patroli Pantai Taiwan menyatakan bahwa tindakan Partai Komunis Tiongkok (PKT) telah berdampak serius terhadap ketertiban dan keselamatan lalu lintas maritim. Untuk menghindari terjadinya kecelakaan laut, pihaknya menyerukan PKT untuk segera menghentikan tindakan serupa dan mencurahkan energi maritim untuk pekerjaan pencarian dan penyelamatan, agar korban yang hilang dapat segera ditemukan.

Wang Ting-yu, anggota Legislator Yuan Taiwan mengatakan : “Tindakan (PKT) yang tidak menghormati norma-norma internasional, dapat merusak status quo di Selat Taiwan. Hal yang tidak kalah penting adalah, PKT juga tidak mematuhi undang-undang tentang melarang kapal yang tidak memiliki 3 hal untuk berlayar di laut, sebuah peraturan yang mereka tegakkan sendiri. Negara seperti itu bukanlah negara yang beradab”.

Selama pihak Penjaga Pantai Taiwan melakukan bantuan penyelamatan terhadap korban dari kapal nelayan Tiongkok yang terbalik, Partai Komunis Tiongkok selain mengambil kesempatan untuk menerobos masuk ke perairan terlarang, juga mengirim 10 pesawat militernya untuk terbang mengitari Taiwan pada 15 dan 16 Maret, bahkan sedikitnya 6 buah pesawat mereka terdeteksi melintasi garis tengah selat. Selain itu ada 8 kapal perang Tiongkok yang terus menerus beroperasi di perairan Selat Taiwan, melakukan intrusi terhadap Taiwan. (sin)

Kebakaran Hebat Hutan di Yajiang, Sichuan, Tiongkok  Membuat Chengdu yang Berjarak 400 KM Berlangit Kuning

Kebakaran hutan di Yajiang, Sichuan pada 15 Maret menyebar dengan cepat menyebabkan rumah warga di beberapa desa dilalap api. Kebakaran hutan juga membuat langit di Kota Chengdu yang berjarak 400 kilometer jauhnya berubah menjadi kuning. Situasi kebakaran tersebut telah menimbulkan kekhawatiran masyarakat

oleh Luo Tingting

Sebuah rekaman video menunjukkan, pada 16 Maret sekitar pukul 17.00 waktu setempat, kobaran api hutan Yajiang sudah mendekati tikungan Jianzi, bagian dari jalan raya nasional “G318”. Asap tebal mengepul dari balik bukit besar, menutupi langit dan menghalangi sinar matahari, menyebabkan pemandangan yang mengerikan seperti dunia mau kiamat.

Saksi mata mengatakan : “Angin sangat kencang hari ini dan langit tertutup asap tebal. Pengendalian lalu lintas telah diterapkan di lokasi kejadian dan sebagian orang telah dievakuasi”.

Seorang pengemudi yang melewati Yajiang telah mengambil gambar kebakaran hutan yang menghanguskan rumah warga di pinggir jalan, apinya sangat besar. Tetapi belum diketahui apakah seluruh anggota keluarga sudah mengungsi.

Ada juga rekaman video yang menunjukkan, selain lokasi kebakaran hutan telah dipenuhi asap tebal, jarak pandang pengendara kendaraan di jalan raya nasional menjadi terganggu karena sangat rendah, langit di dekatnya berwarna oranye.

Seorang saksi mata mengatakan : “Api yang berkobar sangat besar sehingga langit tertutup asap”.

Ada kendaraan yang melaju perlahan dalam “kegelapan” jalan, percikan api dan debu panas beterbangan di udara, membuat penumpang kendaraan tersebut terkejut dan berteriak ketakutan.

Banyak komentar netizen Sichuan menyebutkan bahwa mereka merasa aneh karena langit Kota Chengdu pada 16 Maret sore itu, kenapa berubah menjadi kuning. Mereka mengira bahwa itu mungkin adalah badai pasir. Tak menyangka kalau itu disebabkan oleh kebakaran hutan yang berada di perbukitan Kabupaten Yajiang. “Wah, Chengdu yang berjarak lebih dari 400 kilometer jauhnya saja berlangit kuning”, tulis salah seorang warganet.

Rekaman video lainnya menunjukkan, kebakaran di Yajiang telah menciptakan garis api yang cukup panjang, menyebar ke arah timur laut. Bahkan api sudah berkobar di hampir seluruh puncak bukit yang terlihat di sana.

Zhang, seorang pria warga Desa Kule, Kabupaten Yajiang mengatakan kepada reporter media “tidenews.com.cn”, pengendalian lalu lintas telah diterapkan di beberapa bagian tikungan gunting (Jianzi) pada Jalan Raya Nasional 318 yang mengarah ke Yajiang. Tak satu pun kendaraan boleh lewat.

“Kami mengalami pemadaman listrik di sini sekarang, sinyal ponsel juga sangat lemah dan terputus-putus”, kata Zhang. Ia seraya menambahkan, bahwa dirinya tidak tahu bagaimana dengan keselamatan teman-temannya yang tinggal di desa-desa terdekat, karena belum bisa dihubungi.

Xinduqiao County yang berjarak sekitar 70 kilometer dari Yajiang juga terkena dampak dari kebakaran hutan. Seorang wanita yang merekam video mengatakan, bahwa pada 16 Maret sore hari itu asap dan debu kebakaran hutan telah terbang sampai ke Xinduqiao. “Padahal kebakaran hutan berjarak 70 kilometer jauhnya dari Xinduiqiao, tetapi langit di sini sudah sudah lebih gelap dari biasanya. Asap yang menutupi langit semuanya datang dari sana. Saya harap semua selamat. Api jangan membesar lagi”.

Ada juga rekaman video yang menayangkan : Sekitar jam 6 sore hari itu (16 Maret), seorang netizen di Dujiangyan yang sedang berada di pekarangan rumahnya menemukan seluruh langit berwarna kuning.

Ada netizen yang memposting video citra awan satelit dan menjelaskan : “Anda dapat melihat asap dan debu besar pada citra awan satelit. Ini berarti kobaran api sangat luar biasa. Ada banyak titik kebakaran yang selain berada di Sichuan, tetapi juga di Provinsi Yunnan dan Guangxi. Jadi bisa dikatakan bahwa sore hari ini ada sejumlah titik api di wilayah barat daya Tiongkok yang berpotensi menimbulkan kebakaran”.

Warganet juga mengatakan bahwa kebakaran gunung semacam ini tidak bermula dari nyala api kecil lalu perlahan membesar, tetapi secara tiba-tiba membesar seperti terjadi “ledakan”. Ini yang biasa disebut dengan “deflagrasi hutan di pegunungan”. “Dari rekaman video terlihat bahwa kebakarannya membentuk awan jamur (seperti ledakan bom)”.

Setelah Guizhou, kebakaran hutan serius lainnya terjadi di Sichuan yang menarik perhatian masyarakat. Komentar netizen menyebutkan : “Kota Chengdu yang berjarak begitu jauh saja sampai berlangit kuning. Luar biasa. bukan ?”

Seorang netizen di Provinsi Yunnan menceritakan bahwa pada 16 Maret sore itu, kebakaran hutan juga terjadi di Kotapraja Quannei di Yunnan, semua warganya terpaksa diungsikan dari TKP pada malam itu juga.

(Foto Internet)

Pada 15 Maret, kebakaran hutan terjadi di Sichuan, tetapi berita terkait baru meledak di media sosial pada keesokan harinya. Jumlah informasi yang disampaikan pihak berwenang sangat minim, juga tidak dilaporkan soal korban jiwa serta kerugian harta benda.

Banyak netizen yang mempertanyakan apakah pihak berwenang kembali menyembunyikan fakta kalau terjadi bencana ? Kebakaran hutan di Guizhou telah terjadi selama seminggu, tetapi tidak dilaporkan media resmi, baru dibocorkan setelah mereka sudah tidak mampu lagi untuk menyembunyikannya. (sin)

Pemusnahan Massal Hewan Pengerat yang Rakus Direncanakan di Sebuah Pulau di Afrika Selatan

EtIndonesia. Para pegiat konservasi berharap tikus invasif yang mengancam ekologi sebuah pulau di Afrika Selatan untuk dimusnahkan.

Pemusnahan massal sedang dilakukan untuk memusnahkan hewan pengerat rakus tersebut, yang telah berkembang biak tanpa henti dan memangsa burung laut dewasa dan anak-anaknya di Pulau Marion, salah satu dari dua Kepulauan Pangeran Edward sekitar 1.200 mil tenggara Cape Town yang ditetapkan sebagai cagar alam.

Tikus secara tidak sengaja dibawa ke wilayah tak berpenghuni di Samudra Selatan dekat Antartika 200 tahun lalu, kemungkinan besar menggunakan kapal pemburu anjing laut yang mendarat di sana.

Seiring dengan meningkatnya suhu global, cagar alam menjadi lebih ramah terhadap makhluk perusak. Lebih sedikit makhluk yang mati di musim dingin dan dalam beberapa dekade terakhir, mereka menjadi semakin destruktif, menurut Dr. Anton Wolfaardt, kepala proyek Marion Bebas Tikus.

Hingga 550 ton umpan rodentisida akan dijatuhkan di Pulau Marion, kata Woldaardt, namun perlu dana 25 juta dolar untuk rencana tersebut, yang dijadwalkan pada tahun 2027, dapat dilaksanakan.

Wilayah ini adalah rumah bagi populasi penting sekitar 30 spesies burung, termasuk empat jenis penguin dan elang laut pengembara yang terancam punah, yang tidak memiliki keterampilan pertahanan untuk menangkis serangan. Daerah tersebut merupakan habitat yang tidak terganggu sampai tikus perkasa mengambil alih.

Seekor tikus di Pulau Marion akan memakan seekor burung yang ukurannya beberapa kali lebih besar – sebuah fenomena yang hanya terlihat di segelintir pulau di dunia.

Foto yang diambil oleh para pelestari lingkungan menunjukkan seekor tikus kecil sedang menggerogoti kepala anak burung albatros yang sedang mengembara dan berdarah.

Tikus akan menggigit kepala anak burung sepanjang malam, membuat mereka kelelahan dan berusaha pulih dari cederanya, menurut National Geographic. Para peneliti pertama kali memperhatikan burung yang dikuliti sekitar tahun 2009.

Jika berhasil, proyek ini akan menjadi pemusnahan terbesar – namun jika ada satu betina hamil yang selamat, permainan kucing dan tikus akan terus berlanjut. Hama ini mulai bereproduksi pada usia 60 hari dan betina dapat melahirkan hingga 40 bayi dalam setahun.

Upaya ini dipandang penting bagi wilayah dan sekitar Samudera Hindia bagian selatan. Jika tidak ada tindakan yang dilakukan, para pegiat konservasi mengatakan 19 spesies burung laut akan punah dari pulau tersebut dalam 100 tahun ke depan.

Proyek ini merupakan kemitraan antara BirdLife Afrika Selatan dan Departemen Kehutanan, Perikanan, dan Lingkungan Hidup Afrika Selatan. (yn)

Sumber: nypost

Membongkar Bahaya TikTok

Christopher Balding

Dewan Perwakilan Rakyat Amerika Serikat meloloskan undang-undang minggu ini yang mengharuskan TikTok untuk dimiliki oleh perusahaan Amerika Serikat atau diblokir di Amerika Serikat. Legislasi ini sekarang akan dibawa ke Senat AS, di mana ia akan menghadapi jalan yang lebih suram meskipun ada dukungan dari Presiden Joe Biden.

Untuk memahami mengapa TikTok menghadirkan bahaya yang jelas dan nyata bagi keamanan, penting untuk memahami TikTok secara mendasar dan kemudian membandingkannya dengan perusahaan sejenis.

Perhatian utama seputar TikTok adalah bahwa TikTok adalah perusahaan Tiongkok, anak perusahaan dari Bytedance yang berbasis di Beijing. Sebagai perusahaan Tiongkok, Bytedance dan anak perusahaannya berkewajiban untuk membantu pengumpulan intelijen Tiongkok di seluruh dunia. Banyak cerita yang muncul yang menunjukkan bahwa pejabat Partai Komunis Tiongkok (PKT) menggunakan TikTok untuk mengumpulkan data setiap orang, mulai dari pengunjuk rasa hingga jurnalis. Memberdayakan sebuah perusahaan Tiongkok yang terikat dengan PKT untuk mengendalikan ponsel, pemegang data sensitif pengguna mereka, dan lainnya, tampaknya sangat bodoh untuk mempercayai kata-kata mereka.

TikTok menghadirkan masalah serius, tetapi bagaimana kita harus membandingkannya dengan perusahaan serupa lainnya secara individual atau dengan masalah yang lebih besar?

Google, Facebook, dan yang lainnya mengumpulkan data konsumen Amerika, tetapi ada perbedaan yang signifikan tidak hanya dalam jumlah data yang dikumpulkan masing-masing perusahaan tetapi juga dalam cara mereka menggunakannya. Misalnya, perusahaan seperti Google sebenarnya telah menolak untuk bekerja sama dengan pemerintah AS dalam hal teknologi canggih seperti kecerdasan buatan. Tampaknya tidak dapat dimengerti bahwa sebuah perusahaan Tiongkok seperti TikTok dengan seorang pejabat Partai Komunis di tingkat tertinggi perusahaan akan menolak permintaan apa pun dari Partai Komunis. Ada perbedaan besar antara hubungan perusahaan AS dengan negara dan hubungan perusahaan Tiongkok dengan pejabat Partai Komunis di seluruh perusahaan Tiongkok.

Selain itu, TikTok mengumpulkan lebih banyak data secara signifikan daripada platform media sosial dan mengakses area yang lebih aman di ponsel. Hal ini menjadi masalah serius karena ponsel, antara lain pesan, perilaku, dan pemantauan lainnya, mungkin mengetahui lebih banyak tentang kita daripada orang-orang yang dekat dengan kita. Mengingat akses ke data ini di Tiongkok dan penyusupan yang luas di luar kebutuhan aplikasi normal hingga perilaku secara keseluruhan, hal ini menghadirkan implikasi yang amat mengkhawatirkan di tangan pemerintah otoriter yang menjangkau bagian paling intim dari kehidupan orang Amerika.

Sejumlah perusahaan Tiongkok telah diblokir karena risiko keamanan yang sangat nyata yang mereka timbulkan terhadap Amerika Serikat. Huawei diblokir karena masalah keamanan nasional karena membuat perangkat yang tidak aman baik secara sengaja maupun tidak. Huawei dan pesaingnya, ZTE, dimiliki langsung oleh militer Tiongkok dengan bukti yang jelas tentang keamanan yang berbahaya di perangkat mereka. Hanya karena TikTok hadir dalam format yang lebih menarik bagi konsumen, tidak mengubah risiko yang mendasari bagi Amerika dari kode komputer di dalam platform tersebut.

Bandingkan dengan perilaku perusahaan teknologi, seperti Facebook dan Google. Berbagai perusahaan ini menghadapi tuntutan hukum karena tidak melindungi data konsumen atau peretasan. Bahkan hubungan antara perusahaan media sosial teknologi AS juga berbeda. Pengadilan AS sebenarnya telah memutuskan menolak akses khusus pemerintah ke data pengguna atau kontrol atas konten platform. Gagasan bahwa keputusan pengadilan terhadap pemerintah Tiongkok di Tiongkok atau pemerintah AS yang menyerahkan warga negara Amerika kepada PKT di Amerika Serikat tidak terbayangkan.

TikTok menghadirkan ancaman keamanan yang serius karena pengumpulan data orang Amerika, hubungannya dengan Beijing, dan yang paling mendasar adalah risiko keamanan dari kode yang digunakan untuk menggerakkan aplikasi populernya. Hanya karena TikTok menggunakan video yang lucu dan menarik untuk memikat orang Amerika, bukan berarti TikTok menjadi kurang berisiko.

Christopher Balding adalah seorang profesor di Universitas Fulbright Vietnam dan Sekolah Pascasarjana Universitas Peking di Sekolah Bisnis HSBC. Ia berspesialisasi dalam ekonomi Tiongkok, pasar keuangan, dan teknologi. Sebagai rekan senior di Henry Jackson Society, dia tinggal di Tiongkok dan Vietnam selama lebih dari satu dekade sebelum pindah ke Amerika Serikat.

Pandangan yang diungkapkan dalam artikel ini adalah pendapat penulis dan tidak mencerminkan pandangan The Epoch Times.

Bukber Ramadhan dengan Merasakan Sensasi Kuliner Khas dari Wali Songo di The Southern Hotel Surabaya

SURABAYA– Menjelang hari raya Idul Fitri 1445H, umat muslim di seluruh dunia tentu melakukan ibadah puasa yang diawalai dengan shalat tarawih. Selama kurang lebih sebulan, umat muslim akan berpuasa mulai dari matahari terbit hingga matahari terbenam, setelah itu akan membatalkan puasanya dengan menikmati Tak’jil, menyatap makan malam, dan bersama-sama melakukan shalat Tarawih.

Momen ini juga menjadi salah satu tradisi mempererat tali silahturahmi antar umat beragama, hal tersebut diwijudkan dalam kegiatan buka puasa bersama di salah satu rumah kerabat ataupun rumah – rumah makan yang menyajikan hidangan berbuka puasa.

“Di tahun ini, The Southern Hotel Surabaya mengangkat tema The Journey of Wali Songo. Alasan kami memilih tema ini adalah sebagai bentuk dedikasi atas jasa para Wali Songo dalam menyebarkan agama Islam di tanah Jawa, kemudian kami adapatasikan dalam sajian kuliner dari daerah masing-masing Wali,” jelas Kencana Herdianto – General Manager The Southern Hotel. 

“Menurut saya ini adalah suatu inovasi kuliner yang unik, karena mengangkat makanan-makanan khas dari bukan hanya satu, tapi beberapa daerah, dimana karaketeristik makannya tentu berbeda-beda. Saya melihat ini sebagai suatu tantangan tersendiri bagi saya, dimana saya bisa memberikan pengalaman makan yang lebih, khususnya dibulan yang penuh berkah ini. Semoga semua sajian kami cocok dengan selera para tamu yang nanti akan hadir untuk berbuka puasa bersama,” sambung Sarto – Executive Chef The Southern Hotel Surabaya

Menu yang kami sajikan terbagi dalam lima rotasi selama Ramadan, mulai dari menu khas daerah Cirebon, Demak, Surabaya dan Gresik, Kudus, serta Tuban dan Lamongan. Disamping menu khas dari setiap daerah, kami juga menyajikan beberapa stall menu tradisional, seperti tahu campur, aneka soto dan bakso, kebab, aneka tak’jil, korean steamboat, live carving, dan yang spesial juga adalah kopi Turki.

Setiap harinya para tamu juga akan di hibur dengan live music yang akan mengiringi selama berbuka puasa, jelas Budi Wahyu Utomo – Food and Beverage Manager The Southern Hotel Surabaya. Untuk meningkatkan minat dan antusias warga Surabaya, The Southern Hotel Surabaya juga memberikan doorprize yang akan di undi setiap minggunya. Hadiahnya beragam, mulai dari baby gold, voucher perawatan klinik kecantikan, perawatan gratis laser kolagen untuk wajah, dan masih banyak voucher dan hadiah lainnya selama Ramadan. (aml)

“Saya Orang Paling Bahagia di Dunia”: Mantan Juara UFC Lolos dari Kematian Setelah Penyelamatan yang Heroik

EtIndonesia. Mantan Juara UFC Mark Coleman telah berjuang untuk hidupnya setelah dia menyelamatkan orangtuanya dari kebakaran rumah yang dahsyat.

Pada hari Kamis (14/3) , dia menyebut dirinya sebagai “pria paling bahagia di dunia” saat dia memeluk anggota keluarganya dari ranjang rumah sakit.

Dibangunkan oleh Rottweiler setianya, yang dikenal sebagai “Lil Hammer”, Mark dihadapkan dengan kebakaran rumah dahsyat yang melanda rumah masa kecilnya, tempat dia mengunjungi orangtuanya yang sudah lanjut usia.

Dengan karakteristik keberanian dan sikap tidak mementingkan diri sendiri, Mark langsung bertindak, memastikan keselamatan orangtuanya sebelum dengan gagah berani masuk kembali ke dalam kobaran api untuk menyelamatkan hewan peliharaan kesayangannya.

Putrinya, Morgan Coleman, sempat memposting bahwa ayahnya beberapa kali masuk ke rumah yang terbakar dan berhasil membawa keluar ibu dan ayahnya. Sayangnya, dia tidak dapat menemukan Hammer.

“Sumpah demi Tuhan, saya sangat beruntung,” kata Coleman dalam video yang diunggah putrinya, Kenzie. “Saya tidak percaya orangtua saya masih hidup. Saya harus membuat keputusan. Saya keluar dari kamar dan pergi ke pintu dan itu sudah sangat mengerikan. Saya tidak bisa bernapas. Saya hampir harus keluar, tetapi saya kembali dan mengambilnya. Saya tidak percaya.”

Menyadari besarnya tantangan yang ada di depan, banyak sekali dukungan yang muncul dari masyarakat, yang ingin tetap solidaritas dengan keluarga Coleman selama masa sulit ini.

Upaya penggalangan dana telah diluncurkan, dengan semua hasil diarahkan untuk mendukung biaya hidup Mark dan memberikan bantuan kepada putri-putrinya yang setia, yang telah mempertaruhkan nyawanya untuk membantu pemulihannya. (yn)

Sumber: sunnyskyz

KPPU Usul Ada Perpres Strategi Nasional Persaingan Usaha Untuk Kejar Target Indonesia Emas 2045

JAKARTA – Visi Indonesia Emas 2045 salah satunya menggarisbawahi pentingnya transformasi ekonomi guna mencapai pertumbuhan ekonomi rata-rata 7% agar Indonesia dapat keluar dari perangkap pendapatan menengah pada 2038. Untuk mencapai target tersebut diperlukan adanya peningkatan produktivitas nasional. Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) menilai salah satu cara penting untuk meningkatkan produktivitas nasional adalah dengan menciptakan pasar yang kompetitif, khususnya melalui penegakan hukum yang kuat dan penghapusan kebijakan yang menghambat persaingan dan inovasi.

Untuk  itu  dibutuhkan  suatu  sinergi  antar  pembuat  kebijakan  serta  peningkatan efektivitas penegakan hukum persaingan. KPPU berpendapat, ini dapat dicapai dengan adanya suatu Peraturan Presiden tentang Strategi Nasional Persaingan Usaha (Stranas-PU), sebagai kerangka hukum yang berisikan rencana peningkatan kualitas persaingan usaha di Indonesia dan mensinergikan kebijakan Pemerintah yang mempengaruhi intensitas persaingan di pasar.

“Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) menilai salah satu cara penting untuk meningkatkan produktivitas nasional adalah dengan menciptakan pasar yang kompetitif, khususnya melalui penegakan hukum yang kuat dan penghapusan kebijakan yang menghambat persaingan dan inovasi.” Jelas Deswin Nur, Biro Hubungan Masyarakat dan Kerja Sama KPPU.

Pentingnya keberadaan Stranas-PU ini diungkapkan KPPU dalam Focus Group Discussion (FGD) yang dilakukan kemarin pada13 Maret 2024, di Kantor Pusat KPPU Jakarta. FGD ini melibatkan berbagai pihak, seperti Kementerian Hukum dan HAM, Kementerian PPN/Bappenas, Kementerian Koordinator Perekonomian, serta Prof. Dr. Jur. Udin Silalahi, S.H., LL.M dari Universitas Pelita Harapan dan Yose Rizal Damuri, Direktur Eksekutif Pusat Studi Strategis dan Internasional (CSIS).

Hadir sebagai pimpinan rapat dalam kegiatan tersebut, Anggota KPPU Eugenia Mardanugraha, serta Deputi bidang Kajian dan Advokasi KPPU Taufik Ariyanto dan Direktur Ekonomi Mulyawan Ranamenggala.

FGD yang ditujukan untuk mengumpulkan berbagai pandangan para pemangku kepentingan tersebut menghasilkan berbagai poin penting dalam mempersiapkan Stranas- PU, antara lain:

1. Persaingan usaha di Indonesia dapat ditingkatkan dengan membawa dimensi persaingan usaha dan efisiensi ke seluruh tingkatan proses  pengambilan  keputusan,  sehingga prinsip persaingan usaha tidak berdiri sendiri tetapi menjadi bagian integral dari proses regulatory review. Saat ini regulatory review process di Indonesia belum dilakukan secara regular dan sistematis, sehingga pilar ini harus ada dalam Stranas-PU.

2. Ada peran penting Kementerian dan Lembaga dalam mendorong persaingan usaha di Indonesia. Sehingga penting untuk mengintegrasikan prinsip persaingan usaha dalam proses penyusunan regulasi baru maupun pada tinjauan/revisi regulasi yang telah ada. Pemerintah mempunyai kewenangan mengatur kebijakan persaingan yang pada prinsipnya harus mendorong efisiensi dan inovasi guna meningkatkan produktivitas industri yang pada akhirnya meningkatkan pertumbuhan ekonomi nasional. Oleh karena 

itu, kerja sama dan koordinasi antar lembaga harus dilakukan dalam menerbitkan suatu kebijakan tertentu dengan mempertimbangkan dimensi persaingan usaha.

3. Penyusunan Stranas-PU penting untuk lebih mendorong persaingan usaha yang sehat melalui penerbitan kebijakan-kebijakan yang berkaitan dengan kegiatan ekonomi dan perdagangan. Untuk itu, Stranas-PU harus mampu memberikan pedoman bagi stakeholder dan lembaga terkait guna mendorong kebijakan yang mendukung pasar beroperasi lebih kompetitif sehingga menghasilkan pertumbuhan ekonomi yang lebih cepat. Selain itu, Stranas-PU juga penting untuk dapat meningkatkan efisiensi alokasi dan produksi,   sehingga   dapat   meningkatkan   produktivitas   dan   menstimulasi pertumbuhan ekonomi. Tidak hanya itu, persaingan usaha juga menjamin pembentukan tingkat harga yang lebih kompetitif, sehingga dapat mengupayakan langkah pencegahan (bukan lagi reaksi) dalam prinsip persaingan usaha. Urgensi penyusunan Stranas-PU tersebut, didukung dengan data yang disampaikan oleh OECD bahwa terdapat hubungan positif yang riil antara meningkatnya persaingan usaha dengan pertumbuhan ekonomi, investasi, dan kenaikan tingkat hidup rata-rata.

4. Strategi   Nasional   (Stranas)   merupakan   sesuatu   yang   sering   diajukan   kepada Kementerian  Hukum dan  HAM sebagai  produk  hukum.  Stranas  harus  punya  “baju hukum” yaitu berupa Peraturan Presiden, sehingga akan ada konsekuensi yang menyertai, yaitu perlunya mengikuti kaidah-kaidah dalam penyusunan peraturan perundang-undangan. Untuk itu KPPU perlu berkoordinasi dengan Kementerian di bidang ekonomi sebagai pengusul atau pemrakarsa, seperti Kementerian Perdagangan atau Kementerian Koordinator Perekonomian.

Melalui Stranas-PU, diharapkan pentingnya prinsip persaingan usaha dapat mencapai konsensus di tingkat nasional khususnya dalam kebijakan ekonomi. Ke depan, KPPU akan melakukan koordinasi dan diskusi secara intensif dengan Pemerintah, akademisi, maupun peneliti untuk menyusun naskah urgensi serta kajian untuk memperkuat pengajuan Peraturan Presiden terkait Strategi Nasional Persaingan Usaha tersebut. (asr)

Pada Rakorsus Antisipasi dan Penanganan Karhutla, Perlunya Mitigasi dan Deteksi Area Rawan Cegah Kebakaran Hutan

JAKARTA – Pj. Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur, Bobby Soemiarsono menegaskan Pemprov Jatim melalui BPBD, Dinas Kehutanan dan unsur terkait kebencanaan kebakaran hutan terus melakukan upaya mitigasi dan deteksi pada area kerawananan bencana. Hal tersebut dilakukan guna mencegah terjadinya kebakaran hutan di Jatim. Hal ini dipaparkan dalam pemaparan penanggulangan Karhutla pada Rakorsus Tingkat Menteri Antisipasi Karhutla Tahun 2024 di Auditorium Manggala Wanabakti Kementrian LHK Jakarta, Kamis (14/3). 

Upaya mitigasi area rawan tersebut diperlukan agar kawasan hutan yang ada di Jatim tetap terjaga dari dampak bencana kebakaran hutan.

“Kami mengajak kabupaten/kota melakukan mitigasi, mengembalikan fungsi hutan dengan rehabilitasi melalui penanaman pohon baik secara manual maupun aeroseeding (penanaman melalui penyebaran bibit menggunakan pesawat),” ungkap Bobby. 

Dijabarkannya, Jatim memiliki tiga gunung yang pernah mengalami Karhutla. Tiga gunung tersebut yakni Gunung Arjuna, Gunung Bromo, Gunung Lawu. 

Pj. Sekdaprov Bobby mengatakan, saat terjadi Karhutla, Pemprov Jatim menerjunkan tim pemadam darat sebanyak 2.891 personil dari berbagai unsur meliputi BNPB, BPBD, Agen Bencana, Dishut/Tahura/TNBTS, Perhutani, PMI, hingga TNI/Polri. Tak hanya itu, unsur Polhut/BKSDA, Tagana Dinsos, Damkar, LMDH, Relawan dan masyarakat sekitar area hutan dilibatkan. 

“Jumlah personil pemadaman darat yang diterjunkan itu tersebar di masing-masing area bencana Karhutla Gunung Arjuno (1790 personil), Gunung Bromo (396 personil) dan Gunung Lawu (705 personil) dan ditambah 200 personil dari wilayah Magetan,” ungkapnya. 

Selain menerjunkan tim pemadam darat, Pemprov Jatim lanjut Bobby juga melaksanakan pemadaman via udara (Water Boombing). Pada 2023, Water Boombing dilaksanakan sebanyak 544 kali dengan mengangkut sekitar 921.600 liter air. 

Ketika terjadi Karhutla, BNPB membantu melalui Intruksi Operasi Udara Helicopter Tipe AS350B3e Reg PK-DAP dalam rangka dukungan penanganan darurat bencana kekeringan, kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten Malang dan Pasuruan. Pada 14 September 2023 diberi penambahan bantuan udara melalui Helikopter Super Puma dari BNPB dengan kapasitas angkut air sebanyak 4.000 liter.

Bobby mengakui, bahwa terdapat berbagai tantangan dan kendala di lapangan salah satunya kondisi cuaca di area Gunung berkabut dan tertutup asap sehingga water bombing terhalang. Lokasi titik api tersebar jauh di hampir sisi gunung sehingga material mudah terbakar. Titik api di wilayah terjal dan curam, sulit untuk dijangkau tim pemadaman darat. Kondisi angin bertiup kencang dan kadang berubah arah jadi tantangan tersendiri. Ditambah jarak titik api dengan tempat pengambilan air jauh serta keterbatasan sarana dan sarana pemadam api. 

Ke depannya pada 2024, Pj. Sekdaprov Bobby telah melakukan berbagai upaya koordinasi dalam antisipasi dan kesiapsiagaan menghadapi Kebakaran Hutan dan Lahan dengan melibatkan para-pihak (BNPB/BPBD, Dinas Kehutanan, Perhutani, BMKG, TNI/POLRI, dan lain-lain).

Disisi lain, seluruh tim dan satuan tugas terus melakukan pemantauan Iklim, Cuaca, Titik Panas (Hotspot) melalui Teknologi Informasi lintas sektor BMKG, Aplikasi Sipongi KLHK, CCTV Pos Pengamat Gunungapi (PPGA) PVMBG yang terintegrasi pada Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB) BPBD Provinsi Jawa Timur terpantau selama 24 jam. 

Pihaknya juga memastikan peralatan yang digunakan untuk pemadaman Karhutla lengkap dan berfungsi dengan baik. Patroli dan pengawasan terus dilakukan pada area hutan terutama yang berpotensi.

“Terpenting, kami terus memberikan edukasi kepada masyarakat tentang bahaya kebakaran hutan dan lahan agar tidak membuka lahan dengan cara dibakar,” harapnya.

Di akhir paparan, Pj. Sekdaprov Bobby menyebut berbagai mitigasi bencana yang telah dilakukan di Jatim mendapat apresiasi dari BNPB dimana Indeks Resiko Bencana (IRB) di Jatim terus mengalami penurunan. 

Pada 2023, IRB Jatim sebesar 101,64 persen turun dibandingkan dengan IRB pada tahun 2022 yang mencapai 108,69 persen. Ini memilki arti bahwa mitigasi bencana yang dilakukan di Jatim berjalan dengan baik.

“Allhamdulillah Indeks Resiko Bencana di Jatim dari tahun ke tahun mengalami penurunan. Artinya penanganan bencana di Jatim berjalan dengan baik,” tutupnya. 

Sementara itu, Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan RI Hadi Tjahjanto menggarisbawahi bahwa, El Nino masih terjadi di Indonesia dan berpotensi akan menurun sampai akhir tahun 2024. Ia menyebut, pemerintah daerah juga harus mengantisipasi musim kemarau yang akan terjadi pada Bulan Maret dengan prediksi Puncak Musim akan terjadi pada Bulan Juni-Juli. 

“Ketika musim kemarau tiba, titik-titik panas akan berpotensi muncul sebelum terjadi kebakaran. Maka kondisi area basah atau sumber air ketika musim kemarau harus dipertahankan sehingga aparat terkait bisa mengantisipasi jika terjadi kebakaran,” ujarnya. 

Pada kesempatan yang sama, Mendagri Muhammad Tito Karnavian mengatakan, regulasi setiap daerah sangat penting untuk membuat suatu program. Oleh karena itu, daerah daerah yang rentan terjadi bencana maupun karhutla yang terjadi setiap tahun bisa diprogramkan dimana setiap daerah bisa mulai menyusun anggarannya dan dimasukkan dalam APBD. Anggaran tersebut nantinya bisa dilakukan melalui Belanja Tidak Terduga (BTT) atau dianggarakan melalui Perangkat Daerah (PD) BPBD suatu daerah yang merupakan perpanjangantangan dari BNPB. 

“Jadi kami minta data setiap daerah melakukan pemetaan dan mitigasi bencana sehingga Kemendagri bisa memiliki catatan. Jika bencana terjadi di desa, kami akan membuat surat edaran sehingga bisa menggunakan Dana Desa. Karena dana desa dikeluarkan jika ada SE dari Kemendagri atau SE Kemendesa PDTT,” jelasnya. (aml)

Tak Biasanya Beijing Mengakui COVID-19 Sedang Menyebar, Banyak Warga Tiongkok Mengungkap Peningkatan Kasus Kematian

oleh Wang Yanqiao dan Xiong Bin

Tidak sebagai biasanya Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Beijing (CDC Beijing) baru-baru ini mau mengakui bahwa COVID-19 sedang menyebar kembali di Tiongkok. Namun karena PKT selalu menyembunyikan fakta epidemi tersebut, situasi sebenarnya bisa jadi lebih serius daripada yang diberitakan secara resmi.

Komisi Kesehatan Beijing baru-baru ini melaporkan bahwa JN.1 merupakan strain mutan utama yang sedang berada dalam periode penyebaran saat ini.

Banyak warga Beijing mengungkapkan bahwa epidemi yang menyebar saat ini tidak kalah serius, sehingga banyak warga yang meninggal dunia secara mendadak.

Mr. Wu, seorang warga Beijing mengatakan : “Ruang gawat darurat (di rumah sakit mana pun) saat ini penuh sesak dengan pasien tua maupun muda. Seorang teman saya yang berusia 60-an tahun meninggal mendadak”.

Wang Chao (nama samaran), warga Beijing menuturkan : “Lima, enam orang kenalan saya yang selama ini cukup sehat, tiba-tiba meninggal dunia. Yang tertua baru 60 tahun, lainnya sekitar 40 hingga 50-an (tahun)”.

Selain di Beijing, banyak rumah sakit di tempat-tempat lainnya juga dipenuhi dengan pasien kasus paru-paru putih, angka kematian mendadak juga terus meningkat.

Mr. Zhang, seorang warga desa di Provinsi Hebei mengatakan : “Dalam keluarga saya ada 2 orang yang terkena paru-paru putih. Coba Anda lihat sekarang cukup banyak kasus pendarahan otak, infark miokard, dan infark serebral yang menyerang pasien. Di desa kami, satu orang yang masih berusia 50-an tahun tiba-tiba meninggal dunia, ada lagi seorang pria berusia 40-an (tahun) menderita pendarahan otak”.

Mr. Mo, seorang penduduk Desa Qianxinan, Guizhou mengatakan : “90% penduduk di sini menderita demam dan pilek. Belasan orang telah meninggal dalam bulan ini. Wajarkah jika belasan orang dari populasi desa yang hanya sekitar 800 hingga 900 orang meninggal dalam waktu hampir bersamaan ?”

Wang Xin (nama samaran), seorang pengusaha perlengkapan pemakaman di Kota Daqing, Provinsi Heilongjiang mengatakan kepada reporter NTDTV pada 13 Maret, bahwa sejak merebaknya virus komunis Tiongkok (COVID-19), banyak warga lokal telah meninggal dunia, termasuk kaum muda yang usianya baru 30-an.

Wang Xin mengatakan : “Setiap desa di tempat kami memiliki lokasi pemakamannya sendiri. Perbukitan di sini sekarang penuh dengan kuburan anggota warga, kegiatan perusahaan pemakaman jadi sangat padat.”

Banyak warga yang mengatakan bahwa karena PKT tidak mau berterus terang, atau menyembunyikan fakta tentang epidemi ini, sehingga kasus infeksi lokal dan kematian terus meningkat, jauh melebihi angka yang dilaporkan secara resmi.

Wang Chao (nama samaran) mengatakan : “Saya hanya ingin tahu laporan resmi yang jujur, tanpa rekayasa dari pihak berwenang, berapa sebenarnya orang yang meninggal dunia ? Banyak praktik (PKT) yang sangat tercela, sehingga mereka tidak berani mempublikasikannya. Lantaran mereka tidak berani mempublikasikan secara jujur di depan umum, maka akan membuat warga semakin berspekulasi dan curiga, bukan ?” (sin)

Korban Gigitan Anjing Mengalami Kelumpuhan Mata Setelah Tertular Penyakit Langka

EtIndonesia. Seorang pria Jepang mengidap kelainan mata yang langka setelah digigit anjing – dan matanya mungkin lumpuh permanen jika dia tidak menerima perawatan yang tepat.

Remaja berusia 19 tahun, yang tidak disebutkan namanya, digigit di sisi kiri wajahnya oleh seekor anjing gembala Jerman, menurut American Journal of Case Reports.

Dokter mendiagnosis pasien tersebut dengan “sindrom gigi taring”, suatu ketidakselarasan mata yang jarang terjadi, yang dapat terjadi setelah gigitan anjing menyebabkan trauma pada kelopak mata atas.

“Ini adalah varian dari sindrom gigi taring yang diakibatkan oleh kerusakan pada tendon troklear dan oblikus superior akibat gigitan anjing di sekitar mata,” kata laporan kasus tersebut.

Troklear dan otot oblikus superior adalah otot yang bertanggung jawab untuk pergerakan mata.

Usai kejadian, pasien berobat ke dokter dan dilakukan perawatan dengan penjahitan kulit di bagian dahi akibat gigitan hingga melukai kulit.

Tiga hari setelah dirawat, pria tersebut kembali menemui dokter dan mengatakan dirinya menderita penglihatan ganda. Dokter mencatat bahwa kelopak mata kirinya bengkak, dan dia tidak dapat menggerakkan mata kirinya.

Dia juga menderita pendarahan di bawah matanya setelah beberapa pembuluh darahnya pecah.

Dokter memberinya resep antibiotik selama lima hari, dan hasil MRI menunjukkan bahwa pembengkakan di sekitar mata pria tersebut menghalangi dia untuk menggerakkannya. Dia diberi resep prednison anti-inflamasi selama dua minggu untuk mengobati pembengkakan.

Obat-obatan tersebut membantu mengurangi pembengkakan yang dialami pria tersebut, namun penglihatan gandanya tetap ada dan matanya tidak sejajar. Namun, ia tidak memiliki bekas luka permanen di bola matanya.

Tujuh bulan kemudian, dokter mengangkat sebagian otot yang cedera dan kondisinya sedikit membaik.

Dokter mengatakan jika mereka tidak melakukan intervensi, matanya mungkin akan tetap lumpuh permanen.

“Kasus ini memberikan gambaran bahwa gigitan anjing di sekitar mata dapat mengakibatkan kelainan pada otot ekstraokular. MRI dini mungkin berguna untuk diagnosis dan menentukan strategi pengobatan. Laporan kasus ini menyoroti pentingnya penilaian cepat dan penanganan pasien dengan gigitan anjing yang melibatkan mata,” studi kasus tersebut menyimpulkan.

Gangguan mata ini baru dilaporkan sekitar lima kali, dan dua di antaranya melibatkan gigitan anjing, sehingga dinamakan sindrom gigi taring. (yn)

Sumber: nypost

Kapal Pertama yang Membawa 200 Ton Makanan untuk Meringankan Krisis Kemanusiaan Tiba di Gaza

Untuk meringankan krisis kemanusiaan di Gaza, kapal pertama yang membawa 200 ton makanan “Open Arms” yang berlayar dari Siprus telah tiba di garis pantai tengah Gaza pada  Jumat (15 Maret), dan sudah mulai dibongkar. Militer Israel mengatakan bahwa pihaknya telah mengerahkan pasukan untuk memastikan keamanan di sekitar dermaga, dan kapal tersebut juga telah menjalani “inspeksi keamanan komprehensif”

NTD

Setelah pengiriman melalui udara dan transportasi darat terbukti banyak mendapat hambatan, para pihak sepakat untuk mencoba beralih lewat transportasi air dalam pengiriman bahan bantuan makanan. Untuk itu kapal “Open Arms” yang membawa 200 ton makanan diberangkatkan dari Siprus pada 12 Maret. 

Organisasi amal yang mengoperasikan kapal tersebut berkata : sebuah video rekaman AFP menunjukkan kapal “Open Arms” yang membawa 200 ton makanan untuk dipasok kepada masyarakat Gaza yang berada di ambang kelaparan diberangkatkan dari Siprus.

Linda Roth, juru bicara World Central Kitchen, sebuah organisasi amal AS yang bekerja sama dengan “Open Arms”, mengatakan : “Tongkang kini telah berlabuh di dermaga dan World Central Kitchen sedang membongkar muatannya”.

British Broadcasting Corporation (BBC) melaporkan bahwa World Central Kitchen, yang bertanggung jawab untuk memasok makanan, bekerja sama dengan Uni Emirat Arab dalam misi pengiriman beras, tepung, kacang-kacangan, sayuran kaleng, dan makanan berprotein kaleng.

Gaza tidak memiliki pelabuhan yang berfungsi, sehingga tim World Central Kitchen membangun marina di pantai. Tidak jelas bagaimana makanan tersebut akan didistribusikan di Gaza.

Keterangan Foto : Pada 15 Maret 2024, kapal “Open Arms” pengangkut pasokan bantuan kemanusiaan yang berlayar dari Larnaca, Siprus telah mendekati pantai Gaza. (AFP/Getty Images)

“Kami berhasil !”, tulis Jose Andres, pendiri “World Central Kitchen” dan koki selebriti di platform sosial “X”.  

Ini merupakan ujian untuk melihat apakah misi berikutnya dapat mengangkut lebih banyak bantuan, yang bisa mencapai “ribuan ton” per minggu.

Menurut CNN, kapal tersebut membawa 500.000 makanan yang akan didistribusikan oleh “World Central Kitchen” di wilayah Gaza yang dilanda perang.

Keterangan Foto : Pada 15 Maret 2024, kapal “Open Arms” pengangkut pasokan bantuan kemanusiaan yang berlayar dari Larnaca, Siprus telah mendekati pantai Gaza. (AFP/Getty Images)

Sudah lebih dari lima bulan sejak Israel dan kelompok bersenjata Palestina Hamas mulai berperang pada 7 Oktober tahun lalu. Tetapi hingga kini kedua belah pihak belum mencapai kesepakatan gencatan senjata baru.

PBB telah berulang kali memperingatkan bahwa kelaparan akan segera terjadi di Gaza, namun hanya sejumlah kecil pasokan yang diperlukan untuk menopang kehidupan 2,4 juta penduduk Gaza yang diizinkan masuk.

Israel tahun lalu telah bersepakat dengan Siprus untuk membangun koridor bantuan lintas laut antara negara-negara anggota Uni Eropa dengan Jalur Gaza.

Awal bulan ini, Kementerian Luar Negeri Israel menyambut baik finalisasi inisiatif tersebut dengan mengatakan, bahwa peningkatan bantuan kemanusiaan ke Jalur Gaza akan diizinkan setelah pemeriksaan keamanan sesuai dengan standar Israel. (sin)

Menghisap Rokok Elektrik Menyebabkan Paru-Paru Pria Berusia 25 Tahun Berlubang

oleh Li Zhaoxi

Vaping atau menghisap rokok elektrik rasa buah sangat populer di kalangan remaja Eropa dan Amerika Serikat. Meskipun pemerintah AS terus menindak rokok elektrik selama bertahun-tahun, tetapi kaum muda masih dapat dengan mudah membeli rokok elektrik yang sebenarnya berbahaya bagi kesehatan. Baru-baru ini, seorang pemuda pengguna vaping di Negara Bagian Nevada menghimbau generasi muda lainnya untuk berhenti menggunakan e-rokok setelah paru-parunya terdeteksi dokter berlubang.

Pada awal 2020, Badan Pengawas Obat dan Makanan AS (FDA) memutuskan untuk melarang penjualan rokok elektrik dengan rasa seperti buah dan permen yang populer di kalangan remaja, namun pemerintah masih belum dapat secara efektif untuk mengendalikan pasar rokok elektrik.

Joseph Lawrence, pemuda berusia 25 tahun yang tinggal di Las Vegas, telah merokok rokok elektrik rasa buah setiap hari selama bertahun-tahun. Awal bulan ini, Lawrence tiba-tiba mengalami kesulitan bernapas, sehingga terpaksa dilarikan ke rumah sakit.

Seorang pria menghembuskan uap dari rokok elektrik di San Francisco Selatan, California, pada 23 Januari 2018. (Justin Sullivan/Getty Images)

Hasil pemindaian rumah sakit menunjukkan, bahwa Joseph Lawrence menderita pneumotoraks (paru-paru kolaps), yaitu akibat dari paru-parunya berlubang, jadi gas yang bocor terperangkap di antara paru-paru dengan tulang rusuk. Ketika jumlah gas di ruang itu meningkat, tekanan terhadap paru-paru secara bertahap juga meningkat, sehingga terjadi kolapsnya paru-paru. Saat menarik napas, paru-paru tidak mengembang dengan baik, oleh karena itu orang yang bersangkutan akan kesulitan bernapas dan merasakan nyeri dada.

“Jika Anda merokok e-rokok, mohon pertimbangkan untuk berhenti”, tulis Lawrence di platform “X”. “Beberapa hari yang lalu, paru-paru saya berlubang dan harus dilarikan ke ruang gawat darurat karena saya tidak bisa bernapas.”

“Syukurlah saya baik-baik saja sekarang, buruntung ini bukan krisis total”, katanya, seraya menambahkan bahwa tolong jaga diri Anda dan pertimbangkan untuk berhenti menggunakan e-rokok.

Joseph Lawrence hanyalah salah satu pemuda Amerika yang menjadi korban e-rokok. The New York Post melaporkan tahun lalu bahwa seorang pria West Virginia berusia 19 tahun telah 4 kali mengalami paru-paru kolaps akibat vaping.

Draven Hatfield mengatakan, bahwa dirinya mulai menggunakan vaping ketika berusia 13 tahun dan menganggapnya sebagai “tren baru”, akhirnya menjadi kebiasaan sehingga merokok e-rokok dua hingga tiga kali seminggu.

Pekerja merakit suku cadang untuk rokok elektrik di jalur produksi di KangerTech, salah satu produsen produk vaping terkemuka Tiongkok di Shenzhen, Tiongkok, pada 24 September 2019. (Kevin Frayer / Getty Images)

Pada Oktober 2021, Hatfield mengalami nyeri dada parah dan kram di salah satu sisi tubuhnya hingga dilarikan ke rumah sakit. Dia diberitahu dokter bahwa penyakit yang diderita adalah pneumotoraks spontan, paru-parunya kolaps. Dokter mengatakan kepadanya bahwa kerusakan paru-paru yang ia alami setara dengan orang yang telah merokok tiga bungkus sehari selama lebih dari 30 tahun.

Setelah minggu sakit, Draven Hatfield kembali bekerja dan mulai melakukan vaping lagi. Dia tidak mengaitkan paru-parunya yang rusak dengan kebiasaan buruknya itu. Seminggu kemudian pneumotoraks kembali menyerang.

Setelah 3 kali paru-paru kolaps, ia mulai menghubungi spesialis, saat itu dia memutuskan untuk berhenti menggunakan vaping. Pembedahan terpaksa dilakukan terhadap Hatfield ketika kolaps paru-paru terjadi yang keempat kalinya.

Meskipun remaja tersebut telah pulih dari operasi paru-paru, dia mengakui bahwa hal tersebut berdampak jangka panjang pada dirinya karena dia terus-menerus merasakan sakit, masih merasakan nyeri di dada bagian paru-parunya yang kolaps, dan sering mengalami masalah di punggung bagian bawah.

“Kadang-kadang terasa sakit sekali dan saya takut. Saya merasa paru-paru saya akan kolaps lagi, tapi kemudian saya sadar itu hanya rasa sakit”, ujarnya.

Hatfield mengungkapkan dia telah berhenti menggunakan vaping untuk selamanya dan mendidik masyarakat tentang bahaya vaping.

“Saya tidak akan pernah menyentuh rokok elektrik atau rokok lagi”, katanya, “Saya sangat yakin bahwa rokok elektrik dapat merusak kesehatan, dan dokter spesialis paru saya telah mengonfirmasi hal tersebut”.

Dalam beberapa tahun terakhir, seiring dengan upaya FDA untuk mengawasi peredaran rokok elektronik di pasar, banyak rokok elektronik buatan Tiongkok beredar tanpa izin di Amerika Serikat. Hampir semua rokok elektrik yang beredar di Amerika Serikat dibuat di Tiongkok, namun peraturannya buruk.

Patricia Kovacevic, seorang pengacara yang berspesialisasi dalam regulasi tembakau, mengatakan : “Secara teoritis, FDA memiliki wewenang untuk memeriksa fasilitas produksi asing. Namun kenyataannya, program inspeksi FDA hanya diterapkan di Amerika Serikat.” (Sin)