Dokter Membagikan 7 Tips Cara Mengatasi Gangguan Kesehatan Saat dalam Penerbangan

EtIndonesia. Orang bisa saja merasa tidak nyaman saat berada dalam penerbangan, namun belum tentu membawa obat-obatan atau mungkin tidak ada staf medis di sekitar yang bisa memberikan bantuan. Dalam situasi seperti itu, yang terbaik adalah kita menguasai cara mengatasinya. Di bawah ini terdapat beberapa tips yang dibagikan oleh dokter kepada kita, yang rasanya patut untuk kita ketahui bersama.

Menurut “Huffington Post”, bahwa penumpang pesawat bisa mengalami gejala yang tidak menyenangkan bahkan membahayakan diri, seperti mual, muntah, diare, sakit kepala, pusing, hidung tersumbat, pembekuan darah, sinusitis, tinitus, dan masih banyak lagi.

Danielle Qing, seorang dokter dan asisten profesor di Rumah Sakit Mount Sinai di New York, AS, mengatakan bahwa sinusitis parah dapat diperburuk oleh perubahan tekanan udara dalam kabin pesawat selama penerbangan, dan gejala mabuk udara seperti pusing juga dapat menjadi semakin parah karena pesawat mengalami turbulensi.

Daniel Chandler, seorang dokter keluarga di Tufts Medical Center di Boston, mengatakan kepada “Huffington Post”, bahwa mengalami gangguan kesehatan di dalam pesawat sulit diatasi karena kurangnya staf dan sumber daya di dalam pesawat.

Namun beberapa dokter membagikan 7 tips cara untuk mengatasi rasa tidak enak badan saat berada dalam penerbangan :

Jangan melihat ke layar monitor

Jika kita sedang mabuk udara, cobalah untuk tidak melihat layar ponsel atau layar TV dalam penerbangan, kata Daniel Chandler. Paling baik adalah tidur, tetapi jika tidak bisa, coba dengan mendengarkan musik atau file audio di podcast.

Danielle Qing menganjurkan agar memejamkan mata dan meredakan pusing dengan menggunakan kompres dingin.

Hindari menggerakkan kepala kecuali diperlukan, saran Rabia De Latour, asisten profesor kedokteran dan gastroenterologi di NYU Grossman School of Medicine. “Jika kita kebetulan duduk di bangku dekat jendela, maka boleh dengan menatap cakrawala,” katanya.

Tetap duduk

Beberapa kondisi medis mungkin menyebabkan kita perlu berulang kali pergi ke kamar kecil di pesawat, namun kecuali untuk itu, lebih baik tetap duduk diam, terutama jika kita merasa pusing atau sakit kepala.

Danielle Qing mengatakan : “Cobalah untuk tetap duduk, karena berdiri atau berjalan terkadang bisa memperburuk pusing atau sakit kepala.”

“Tetaplah duduk untuk menghindari risiko terjatuh atau cedera kepala,” tambah Rabia De Latour. Namun jika dimungkinkan untuk berbaring, jelas itu lebih baik lagi, tapi tidak mudah bisa dilakukan di pesawat.

Jika kita merasa pusing, kata Chandler, menundukkan kepala, memejamkan mata, dan membiarkan pusat gravitasi tubuh lebih rendah juga dapat meringankan.

Cobalah dengan makan sesuatu

Meskipun orang mungkin tidak memiliki nafsu makan ketika merasa sakit, Chandler menyarankan untuk meringankan gejala mual dengan makan makanan ringan seperti roti atau biskuit.

Banyak ahli menyarankan individu yang mengalami mual, muntah, atau diare untuk mengonsumsi makanan BRAT, yang terdiri dari makan pisang (banana), nasi (rice), apel atau saus apel (apple), dan roti panggang (toast).

Danielle Qing mengatakan bahwa bagi penderita diabetes sebaiknya membawa permen atau kue kering untuk mencegah hipoglikemia (penurunan kadar gula dalam darah) saat penerbangan.

Memenuhi kebutuhan hidrasi (tetap terhidrasi)

Jika kita mengalami mual atau ketidaknyamanan gastrointestinal, maka kebutuhan hidrasi tubuh kita harus tetap terjaga. Perlu minum air secara pelan dan berhati-hati.

Rabia De Latour menyarankan kita minum air tapi bukan minuman berkarbonasi.

“Para traveller biasanya tidak minum cukup air saat bepergian, sehingga dehidrasi adalah penyebab umum sakit kepala selama penerbangan,” kata Chandler. “Terkadang pusing hanyalah salah satu bentuk mabuk udara, namun terkadang itu bisa disebabkan oleh dehidrasi. Terutama saat orang sedang mabuk karena minum alkohol, lebih-lebih perlu banyak minum air.”

Minum obat

Danielle Qing menyebutkan bahwa saat bepergian, yang terbaik adalah menyimpan obat-obatan penting minimal selama 7 hari di dalam tas jinjing yang dibawa ke dalam kabin, untuk mencegah kehilangan bagasi terdaftar, terutama bagi pasien penderita diabetes atau angina pektoris.

Daniel Chandler mengatakan bahwa jika penumpang pesawat yang bisa mabuk udara atau mabuk perjalanan, sebaiknya membawa pil mabuk perjalanan seperti Dramamine. Diare juga merupakan gejala umum saat bepergian, jadi sebaiknya persiapkan obat terlebih dahulu sebelum berangkat.

Beritahu awak kabin pesawat

Jika mengalami muntah atau diare, sebaiknya hal tersebut diberitahukan kepada awak kabin. Dan umumnya mereka akan memberi minuman air untuk membantu yang bersangkutan agar kebutuhan kadar air dalam tubuhnya tidak menurun, atau agar tetap terhidrasi. Obat-obatan yang dijual bebas juga tersedia di banyak pesawat untuk membantu penumpang meringankan gejala. Dalam kasus yang sangat khusus, mereka bahkan mengizinkan penumpang tersebut untuk menggunakan toilet khusus.

Jika gejala sakit kepala atau pusing semakin serius, sebaiknya memberitahu awak kabin. Semakin banyak informasi penderita yang mereka miliki, maka akan semakin mudah bagi awak kabin untuk memberikan bantuan yang tepat.

Waspadai pembekuan darah

Danielle Qing mengatakan bahwa bagi penumpang pesawat yang memiliki riwayat pembekuan darah harus memberikan perhatian khusus pada saat mau melakukan penerbangan jarak jauh. Cara terbaik untuk mencegah pembekuan darah adalah dengan sesekali menggerakkan kaki dan berjalan-jalan di lorong kabin.

“Bengkak atau nyeri di salah satu kaki mungkin merupakan tanda penggumpalan darah,” katanya.

Chandler mengatakan bahwa pembekuan darah akibat penerbangan biasanya baru muncul setelah pesawat mendarat, namun penerbangan saat ini terkadang bisa berlangsung hingga 20 jam, jadi perlu berjalan-jalan di lorong kabin setiap 30 hingga 60 menit. Jika yang bersangkutan melihat satu kakinya membengkak, pastikan untuk memberitahu awak kabin tentang hal tersebut. (yn)

Sumber: epochtimes

ANALISIS: Apa yang Dihadirkan oleh Prabowo Jika Jadi Presiden Negara Berpenduduk Terbesar ke-4 di Dunia? Ini Ramalan Pakar Asing

Bagaimana presiden baru Indonesia akan mempengaruhi perdagangan dan pengaruh Beijing di kawasan ini?

Andrew Stacey – The Epoch Times

Menteri Pertahanan Prabowo Subianto mengumumkan kemenangannya dalam pemilihan presiden pada 14 Februari, dengan proyeksi awal yang mengindikasikan keunggulan secara signifikan atas para pesaingnya dengan perkiraan 58 persen suara dalam penghitungan awal.

Dalam pidato kemenangan, Prabowo mengatakan, “Kemenangan ini harus menjadi kemenangan bagi seluruh rakyat Indonesia… kita akan membentuk pemerintahan yang terdiri dari putra-putri terbaik Indonesia.”

Salah satu daya tariknya adalah bahwa ia akan meneruskan kebijakan ekonomi presiden yang sedang menjabat yakni Presiden Jokowi.

Pemilihan umum di Indonesia sangat penting bagi kawasan Asia-Pasifik, mengingat kepentingan strategis negara ini atas rute pelayaran yang penting dan hubungannya yang kompleks dengan Beijing.

Apa Arti Kepresidenan Prabowo Subianto bagi Australia?

Menurut The Department of Foreign Affairs and Trade (DFAT) Australia, pada  2021, total perdagangan barang dan jasa dua arah antara Australia dan Indonesia bernilai A$18,35 miliar, dan jika ada, angka ini mungkin akan meningkat di bawah kepresidenan Prabowo.

Australia mengekspor gandum, briket batu bara, dan bijih besi ke Indonesia, sementara impornya meliputi minyak mentah, layar video, dan kayu olahan.

Menurut Rahmaan Yacob dari Lowy Institute, seorang peneliti di Program Asia Tenggara, “Hubungan dengan Australia, terutama di bidang pertahanan, dapat berkembang lebih jauh” dengan kemenangan Prabowo.

“Prabowo sangat ingin mengembangkan kemampuan militer Indonesia lebih lanjut, dan dia ingin memiliki akses ke platform dan teknologi militer Barat,” katanya kepada The Epoch Times edisi Bahasa Inggris. 

Australia memiliki banyak teknologi ini, yang kemungkinan akan membuat hubungan keamanan antara kedua negara meningkat.

Kepresidenan Prabowo juga dapat meningkatkan hubungan di bidang ekonomi.

Bagaimana dengan Hubungan Indonesia-Beijing?

Kepresidenan Prabowo  kemungkinan tidak akan banyak mengubah hubungan Indonesia dan Beijing, menurut Yacob.

“Prabowo telah menyatakan bahwa ia akan melanjutkan kebijakan Jokowi untuk menarik investasi, terutama di sektor hilir mineral dan industri pertambangan – dengan demikian ia akan mempertahankan hubungan ekonomi yang erat dengan Beijing untuk menarik investasi Tiongkok,” katanya.

Inisiatif Belt and Road Beijing sudah tertanam kuat di Indonesia dan merupakan elemen penting dalam pembangunan Indonesia.

Inisiatif ini berada di balik proyek-proyek infrastruktur penting seperti kereta api berkecepatan tinggi Jakarta-Bandung, dan pembentukan berbagai zona kerja sama ekonomi, yang mencakup hampir separuh dari kawasan industri Beijing di ASEAN.

Investasi Beijing lainnya termasuk pembangunan bandara dan jalur kereta api strategis, dengan portofolio investasi yang disebut-sebut mencapai US$91 miliar untuk 28 proyek.

Upaya ini sejalan dengan pembentukan koridor ekonomi di seluruh Indonesia, yang mengintegrasikan visi maritim dan perdagangan Presiden Jokowi.

Bagaimanapun Ketegangan Masih Ada

Terlepas dari dukungan yang kuat untuk Inisiatif Belt and Road Beijing dan aktivitas investasi lainnya, masih ada kekhawatiran tentang tindakan Beijing di Laut Tiongkok Selatan dan Kepulauan Natuna.

Indonesia telah mengalami pelanggaran teritorial di zona ekonomi eksklusifnya di sekitar Kepulauan Natuna oleh kapal-kapal Beijing di masa lalu, yang menyebabkan ketegangan di antara kedua negara.

Sementara itu, nelayan Indonesia menghadapi persaingan dengan kapal-kapal penangkap ikan yang lebih besar yang didukung oleh Beijing, yang mempengaruhi hasil tangkapan mereka. Lebih jauh lagi, Indonesia mempertahankan pendiriannya untuk tidak melakukan pengeboran di wilayah tersebut meskipun ada klaim dari Tiongkok dan telah memperkuat kehadiran militernya untuk menanggapinya.

Jika Prabowo, yang dikenal dengan pandangan nasionalisnya, menganggap kehadiran Beijing di dekat Kepulauan Natuna sebagai ancaman keamanan, ia mungkin akan lebih cenderung untuk memperkuat hubungan dengan negara-negara Barat.

Wanita di Spanyol Mengklaim Meneteskan Air Kencing di Mata Menyembuhkan Masalah Penglihatan

EtIndonesia. Seorang wanita Spanyol memicu kontroversi setelah mengklaim bahwa meneteskan air seni ke matanya menyembuhkan miopia dan astigmatismenya.

Terapi urin atau uroterapi merupakan salah satu bentuk pengobatan alternatif yang dipopulerkan oleh naturopath asal Inggris John W. Armstrong pada awal abad ke-20. Para pendukung bentuk terapi yang tidak biasa ini mempromosikan penggunaan urin manusia untuk tujuan pengobatan atau kosmetik, termasuk memijat kulit, atau gusi, dengan urin, dan bahkan meminumnya.

Namun, pengguna TikTok dan “asisten konselor metafisik” Suama Fraile mengklaim bahwa urin juga jauh lebih baik dalam mengobati masalah mata dibandingkan obat kimia yang diresepkan oleh kebanyakan dokter.

Wanita tersebut mengaku telah meneteskan air seni ke matanya setiap hari hingga menyembuhkan astigmatisme dan miopianya.

Dalam video TikTok yang beredar di media sosial, Suama Fraile menjelaskan bahwa obat tetes urin “bekerja lebih baik daripada obat konvensional,” karena obat konvensional “merupakan bahan kimia yang lebih banyak merugikan daripada menguntungkan.” Untuk membuktikan efektivitas urine sebagai obat gangguan penglihatan, wanita tersebut merinci pengalaman pribadinya.

“Saya akan menceritakan pengalaman saya, menuangkan urin ke mata saya di pagi hari dan di malam hari menyembuhkan saya dari astigmatisme dan miopia,” klaimnya. “Ini wajar, lupakan obat-obatan, itu bahan kimia, dan itu mempengaruhi kesehatan.”

@mundodesuamafraile ORINA POTENCIADA ✨️💯 Te comparto el maravilloso mundo de la Orina Potenciada,para mí marcó un antes y un después en mi salud,física, mental y espiritual. Si quieres más información ves al canal de Youtube tienes muchos vídeos gratuitos. O bien puedes adquirir un curso completo de Orinoterapia con 32 vídeos cortos directos a lo necesario a un precio simbólico en la página web:https://metodomentsua.com/producto/curso-orinoterapia/ SIempre es un apoyo a mi labor os envío mucho Suamor y me es imposible contestar de manera personalizada. Súper Bendiciones 😘 #orinoterpia #amaroli #orina #salud #juventud #crecepelo #medicina #suamafraile #metodomentsua #shivambu #urinoterapia #cosmeticanatural #crecimientopersonal #crecimientoespiritual ♬ Eternity – Instrumental Worship and Prayer

Suama mengatakan, agar terapi urine bisa memberikan efek, obat tetes urine harus dioleskan setiap hari, pagi dan sore.

Seperti yang bisa Anda bayangkan, video tersebut mendapat banyak kritik di dunia maya, dan sebagian besar harus saya akui memang benar. Mempromosikan terapi urin dan menggosokkan urin ke tubuh Anda dengan harapan mendapat manfaat darinya adalah satu hal, tetapi mendorong orang untuk melihatnya adalah hal yang berbeda. Saya bukan dokter, tetapi hal itu tampaknya salah dalam banyak hal!

Saat ini tidak ada bukti ilmiah yang mendukung efek menguntungkan dari terapi urin terhadap kesehatan. (yn)

Sumber: odditycentral

Anak Berusia Dua Belas Tahun Menciptakan ‘Sinar Kematian’ yang Berfungsi

EtIndonesia. Sejarawan dan ilmuwan telah menghabiskan waktu berabad-abad memperdebatkan apakah senjata ‘sinar kematian’ yang diduga digunakan oleh penemu Yunani Kuno Archimedes benar-benar bisa berfungsi.

Kini, seorang anak laki-laki berusia 12 tahun dari Kanada tampaknya telah menyelesaikan perdebatan tersebut untuk selamanya.

Sinar kematian Archimedes konon digunakan dalam pertempuran laut melawan penjajah Romawi selama Pengepungan Syracuse pada tahun 213 SM hingga 212 SM.

Ia diduga memanfaatkan cahaya Matahari menggunakan serangkaian cermin, memantulkan sinarnya ke kapal-kapal Romawi dan membakarnya.

Meskipun menggunakan sinar Matahari yang dipantulkan untuk menyalakan api bukanlah hal yang baru, apakah sinar Matahari tersebut benar-benar dapat digunakan dalam pertempuran adalah masalah lain.

Sebuah tim dari Massachusetts Institute of Technology (MIT) sebelumnya mengatakan desain tersebut dapat membakar kapal hanya dalam 11 menit.

Namun pihak lain, termasuk filsuf Prancis René Descartes, menganggap cerita tersebut tidak masuk akal dalam skenario pertempuran.

Kini, siswa di Kanada, Brenden Sener membuat replika ‘sinar kematian’ menggunakan cermin cekung dan lampu meja LED dengan bohlam 50 watt – dan berhasil.

Menurut IFL Science, Sener menemukan bahwa suhu suatu target dapat dinaikkan dua derajat Celcius dengan setiap cermin ditambahkan ke persamaan tersebut.

Dia kemudian meningkatkan watt lampu LED menjadi 100, dan menemukan bahwa “perubahan suhu pada setiap cermin adalah 4 derajat C hingga 3 cermin dan tambahan 10 derajat C pada cermin keempat.”

“Berdasarkan temuan eksperimental saya, saya setuju dengan kelompok MIT dan percaya bahwa dengan sumber panas yang cukup kuat dan lebih besar, banyak cermin yang semuanya terfokus pada sudut sempurna, pembakaran dapat terjadi,” tulisnya.

“Deskripsi sejarah penggunaan ‘Sinar Kematian’ di Syracuse kuno masuk akal, namun tidak ada bukti arkeologis tentang Sinar Kematian Archimedes yang ditemukan selain yang tercatat dalam buku Filsuf Kuno.”

Sener telah dianugerahi berbagai penghargaan atas karyanya, termasuk Medali Emas Pameran Sains Tahunan Matthews Hall, dan Penghargaan Perpustakaan Umum London untuk Ketertarikan Anak-anak yang Menginspirasi dalam Sains dan Teknologi. (yn)

Sumber: indy100

Versi Hitung Cepat Prabowo Subianto Menang Pilpres 2024

Chen Ting – Epochtimes.com

Menteri Pertahanan Prabowo Subianto memimpin dalam penghitungan suara tidak resmi untuk pemilihan presiden 2024 pada  Rabu (14 Februari). Pada pilpres kali ini, Prabowo memenangkan pilpres dengan satu putaran berdasarkan hasil hitung cepat lembaga survei. 

Menurut penghitungan cepat jajak pendapat Litbang Kompas, lebih dari 75 persen suara telah masuk, dengan Prabowo memperoleh sekitar 58 persen,  Anies Baswedan dengan 25 persen, dan Ganjar Pranowo dengan 16 persen.

Pada pemilu sebelumnya, penghitungan suara oleh jajak pendapat sering kali akurat. Hasil resmi diperkirakan baru akan keluar beberapa minggu setelah pemungutan suara ditutup.

Hasil ini dapat menjadi pertanda kemenangan bagi Prabowo pada putaran pertama. Dalam peraturan perundang-undangan,  seorang kandidat harus mendapatkan lebih dari 50 persen suara untuk menang pada putaran pertama. Selain itu, harus mendapatkan  lebih dari 20 persen suara di setengah dari seluruh provinsi.  Jika tidak ada kandidat yang menang, maka akan diadakan putaran kedua  antara dua kandidat teratas pada Juni mendatang.

Mengomentari hasil penghitungan cepat terbaru, Nusron Wahid, sekretaris tim kampanye Prabowo, mengatakan, “Kami berharap pemilu akan berakhir dalam satu putaran.”

Sementara itu, hampir 259.000 kandidat legislatif bersaing untuk memperebutkan 20.600 posisi di 17.000 pulau dalam pemilu sehari terbesar di dunia ini.

Prabowo telah menjalani transformasi citranya dalam mengikuti pemilihan umum ketiga kalinya secara berturut-turut setelah dua kali kalah dari Jokowi. 

Petahana Jokowi, yang secara implisit telah mendukung Prabowo sebagai kandidat untuk memperluas kekuasaan politiknya, juga telah menjadikan putra sulungnya, Gibran Rakabuming Raka, sebagai calon wakil presiden.

Dua survei yang dirilis minggu lalu menunjukkan Prabowo dengan dukungan lebih dari 50 persen, dengan Anis dan Ganjar masing-masing tertinggal 27 dan 31 persen, meskipun sebuah penghitungan cepat menunjukkan bahwa Prabowo unggul lebih besar.

Analis politik Kevin O’Rourke mengatakan, “Ini adalah hasil yang kuat  meredam prospek gugatan hukum dan juga akan memberikan penegasan koalisi Jokowi – Prabowo  dari publik dalam pengambilan keputusan pada beberapa bulan mendatang.” (asr)

Wanita Bertanya Apakah Dia Salah Telah Meninggalkan Teman Kencannya Setelah Dia Terlambat Lebih dari 30 Menit untuk Makan Siang

EtIndonesia. Beberapa teman sangat terkenal karena keterlambatannya sehingga teman mereka bahkan akan memberi tahunya waktu yang lebih awal untuk bertemu dibandingkan dengan orang lain.

Dan ini adalah sesuatu yang mungkin diinginkan oleh wanita ini karena dia akhirnya menunggu 30 menit hingga teman prianya datang ke kencan makan siang mereka.

Melalui Reddit untuk berbagi pengalamannya, wanita berusia 32 tahun yang tidak disebutkan namanya itu menulis: “Teman ini selalu terlambat dalam segala hal.

“Terlambat tidak apa-apa, namun di era ponsel sekarang ini, saya mempunyai perasaan yang kuat bahwa seseorang harus mencoba memberi tahu seseorang jika mereka sangat terlambat menghadiri kencan/pertemuan.”

Maksudku, mengirim SMS atau menelepon jika Anda terlambat bukanlah hal yang sulit…

Redditor itu kemudian menjelaskan bahwa dia muncul pada waktu yang disepakati yaitu pukul 12 siang, tetapi pada pukul 12:30 siang, tidak ada tanda-tanda keberadaan temannya.

Karena dia belum mendengar kabar darinya, wanita itu menghubungi temannya untuk mengetahui keberadaannya, dan meninggalkan tempat tersebut.

Kemudian, setelah terlambat hampir 40 menit, temannya mengirim pesan kepadanya untuk mengatakan bahwa dia telah tiba dan menanyakan keberadaannya.

“Masalahnya adalah, aku tahu dia tidak melupakan kencan makan siang kami dan dia hanya bersikap terlambat seperti biasanya. Tapi aku muak,” keluhnya lebih lanjut di Reddit.

“Pada pukul 12: 38, hampir 40 menit setelah waktu yang kami tentukan, saya mendapat pesan dari dia yang mengatakan, ‘Saya di sini, kamu di mana?’ Saya menjawab ‘Saya berasumsi kamu tidak datang, jadi saya pulang’. Saya kemudian menolak untuk kembali ke kafe untuk makan siang.”

Berbagi bergari pengalamannya, dia bertanya kepada sesama pengguna media sosial apakah dia salah.

“Mungkin sekarang dia akan belajar untuk tidak terlalu sembrono dengan waktumu. Perilaku seperti ini menyebalkan. Mengirim SMS tidaklah sulit,” jawab salah satu orang.

“Temanmu kasar dan jelas-jelas lebih menghargai waktu mereka daripada waktumu sendiri. Kamu tidak perlu mengejar dan mengakomodasi mereka seolah-olah mereka masih anak-anak,” gema yang kedua.

Orang lain menulis: “40 menit itu menyebalkan!”

Yang lain merasa bahwa mereka berdua juga salah: prianya karena tidak menelepon untuk mengatakan bahwa dia terlambat, dan wanitanya karena tidak meneleponnya untuk mengatakan bahwa dia akan pergi.

“Dia kasar dengan terlambat dan tidak menelepon. Kamu kasar dengan pergi dan tidak menelepon,” tulis seseorang secara blak-blakan.

“Aku bisa memahami rasa kesal karena menunggu begitu lama, tapi setidaknya katakan padanya kamu akan pergi,” sahut yang lain.

Menurutku, pria itu seharusnya tidak terlambat… tapi bagaimana menurutmu? (yn)

Sumber: unilad

Pilpres dan Pileg Usai, KPU Puji Tingginya Antusiasme Partisipasi Masyarakat 

ETIndonesia- Seluruh warga Indonesia baru saja menyelesaikan partisipasi mereka dalam pemilu presiden (Pilpres) dan pemilu legislatif (Pileg) yang digelar pada Rabu (14/2/2024).  Oleh karena itu, Komisi Pemilihan Umum (KPU) memuji atas tingginya partisipasi masyarakat. 

“Kami juga ucapkan terima kasih kepada peserta pemilu, calon presiden dan wakil presiden, partai politik dan perseorangan calon DPD yang menjadi peserta pemilu pada Pemilu 2024 ini. Kami juga ucapkan terima kasih kepada pemerintah pusat, pemerintah daerah, panglima TNI, Kapolri beserta jajaran yang telah memberikan dukungan dan fasilitasi untuk penyelenggaraan kegiatan pemungutan dan penghitungan suara,” ujar Ketua KPU Hasyim Asy’ari dalam konfrensi pers di Gedung KPU RI, Jakarta, Rabu (14/2/2024) dikutip dari situs KPU RI. 

Ia juga menyampaikan beberapa informasi, yakni logistik terkait adanya pengrusakan di Kab Paniai Papua Tengah, surat suara tertukar di 388 TPS tersebar pada 79 kab/kota pada 26 provinsi, namun permasalahan tersebut telah teridentifikasi dan dilakukan langkah sehingga pemungutan suara bisa berjalan kembali.

Terdapat 668 TPS di 5 kab/kota di 4 provinsi yang berpotensi melaksanakan pemungutan suara susulan, pertama Kab Demak Jawa Tengah (108 TPS karena Banjir), Kota Batam Provinsi Kepulauan Riau, (8 TPS karena kekurangan surat suara), Kab Paniai (92 TPS) dan Kab Puncak Jaya Papua Tengah (456 TPS) serta Kab Jayawijaya Papua Pegunungan (4 TPS karena gangguan keamanan).

Informasi lain, terkait antusias masyarakat yang tinggi memberikan hak suaranya di TPS, serta data per 19.00 WIB telah terunggah 59.836 (7,27%) form C Hasil ke dalam Sirekap.

Ia juga mengapresiasi banyak warga yang hadir dan mendokumentasikan live proses penghitungan suara di TPS.  ia menilai, langkah inisangat membantu karena dengan begitu orisionalitas atau keaslian hasil penghitungan suara di TPS banyak yang mendokumentasikan. 

“Kalau ada sesuatu yang dianggap kesalahan dan perlu dikoreksi, atau ada indikasi manipulasi itu data pembanding bisa dilacak ditemukan oleh berbagai macam pihak termasuk saksi juga akan diberi salinan formulir C Hasil penghitungan suara di TPS,” tutur Hasyim. (asr)

‘Hotel Paling Berbahaya di Dunia’ Ini Dikelilingi Hiu dan Hanya Bisa Dicapai dengan Helikopter

EtIndonesia. Mungkinkah ini hotel paling berani di dunia? Frying Pan Tower, yang sebelumnya merupakan stasiun Penjaga Pantai AS yang terletak 34 mil di lepas pantai Cape Fear, Carolina Utara, telah diubah menjadi tempat tidur dan sarapan yang khas.

Di tengah hiu dan hanya dapat dicapai dengan helikopter atau perahu, tempat ini mungkin kurang mewah namun menjanjikan petualangan yang tak tertandingi di tengah gang badai Samudera Atlantik.

Saat membayangkan sebuah hotel di tepi lautan, orang mungkin membayangkan gambaran pantai yang cerah, pohon palem, dan pasir keemasan, disertai aroma lobster yang nikmat di tengah angin laut yang menyegarkan.

Apa yang mungkin tidak terlintas dalam pikiran adalah struktur logam besar yang jauh dari garis pantai, dikelilingi oleh hiu dan ditelan lautan yang bergejolak.

Namun, jika Anda memilih untuk menginap di Frying Pan Hotel, inilah pengalaman yang menanti.

Hotel ini terdiri dari bangunan logam besar yang terletak di perairan dangkal sekitar 32 mil di lepas pantai timur Carolina Utara. Berdiri gagah di ketinggian 41 meter di atas permukaan laut, ditopang oleh empat kaki besar yang dihubungkan dengan penyangga logam.

Namun mengapa struktur raksasa seperti itu muncul di tengah lautan? Awalnya didirikan pada tahun 1964, menara itu berfungsi untuk melindungi kapal dari bahaya Frying Pan Rocks, perairan dangkal berbahaya yang terkenal menyebabkan lebih dari 130 kapal karam hanya dalam waktu 14 tahun di wilayah seluas 28 mil.

Meskipun mercusuar tradisional biasanya didirikan di atas tanah padat, struktur khusus ini diperlukan di tengah lautan, agar lebih menyerupai anjungan minyak.

Dengan kemajuan teknologi yang menjadikan tujuan awalnya tidak lagi berguna, menara ini kini mendapatkan kegunaan baru, yang berfungsi ganda sebagai tempat observasi untuk mempelajari satwa liar setempat.

Pada tahun 2010, Richard Neil, yang berasal dari Oklahoma, mengakuisisi menara ini dengan visi untuk menciptakan surga unik bagi para tamu.

Meskipun tempat ini mungkin tidak menawarkan pengalaman mewah bintang lima, jika Anda mencari petualangan yang aktif dan unik, ini mungkin tempat yang tepat untuk Anda.

Dilengkapi dengan helipad bagi mereka yang lebih memilih kedatangan darj udara atau pilihan untuk diangkat dari perahu, tempat ini menawarkan beberapa titik masuk. Namun, jika ketinggian bukan keahlian Anda, ini mungkin bukan pilihan ideal.

Bagi mereka yang berjiwa petualang, menara ini juga memfasilitasi turun ke dalam air untuk tamasya scuba diving yang mengasyikkan di tengah-tengah terumbu karang terlindungi yang spektakuler di bawahnya.

Di dalam, akomodasinya mungkin tidak mewah, namun memancarkan kenyamanan. Kekurangan mereka dalam kemewahan, mereka kompensasikan dengan pemandangan laut yang menakjubkan dan matahari terbit yang menakjubkan terlihat dari balkon pemandangan.

Jika Anda rentan terhadap mabuk laut, naik helikopter mungkin merupakan investasi yang berharga. Tapi berhati-hatilah di tengah perairan sekitar yang dipenuhi hiu! (yn)

Sumber: thoughtnova

KPPU Intensifkan Kerja Sama dengan ITS

SURABAYA – Ketua Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) M. Fanshurullah Asa temui Rektor Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) pada Kamis (15/02/2024) di Rektorat ITS Surabaya guna menjajaki perluasan pelaksanaan kerja sama antara kedua Lembaga.

Turut hadir pada pertemuan ini Anggota KPPU Ridho Jusmadi, Sekretaris Jenderal Charles Pandji Dewanto, Kepala Biro Hubungan Masyarakat dan Kerja Sama Deswin Nur, dan Kepala Kantor Wilayah IV Surabaya Dendy R. Sutrisno. Sementara itu Rektor ITS Prof. Moch. Ashari hadir didampingi Rektor ITS Terpilih, Ir Bambang Pramujati ST MScEng PhD IPU AEng, dan jajaran pejabat strukturalnya.

Kerja sama formal KPPU dan ITS telah terjalin sejak awal tahun 2022 tanggal 9 Maret 2025, namun Ketua KPPU melihat pelaksanaannya belum berjalan optimal. Untuk pada kesempatan tersebut, Ketua KPPU bermaksud untuk melebarkan kerja sama yang saat ini sudah terjalin dengan beberapa kampus, dan biasanya dilaksanakan dengan Fakultas Hukum dan Fakultas Ekonomi, untuk juga dapat dijajaki kerja sama dengan Fakultas Teknik Sipil.

Fanshurullah Asa juga mengatakan, hal ini sejalan dengan kebutuhan KPPU dalam melaksanakan tugasnya untuk melakukan penegakan hukum persaingan usaha dan pengawasan kemitraan UMKM. Dalam hal ini, Ketua KPPU ingin meningkatkan interaksi kedua Lembaga di berbagai bidang seperti perkapalan, pencegahan persekongkolan tender di konstruksi, energi hijau, dan pasar digital.

“Kerja sama yang saat ini sudah terjalin, mari kita hidupkan kembali,” ajak Ketua KPPU. (amelia)

Di Kota Kecil di New Mexico Tempat ‘Laboratorium Eksperimen Gabungan Manusia-Alien’ Terletak di Bawah Tanah

EtIndonesia. Kurang dari 3.000 orang tinggal di kota kecil Dulce, New Mexico, namun kota tersebut telah lama menjadi sumber teori konspirasi alien yang besar berkat seorang pengusaha yang berniat mengungkap apa yang ada di baliknya.

Jauh di jantung Kabupaten Rio Arriba, New Mexico terletak sebuah kota kecil dengan populasi 2.788 orang. . . di atas tanah itu.

Karena kota kecil Dulce dikatakan menyembunyikan pangkalan alien rahasia di bawah permukaan, tempat makhluk luar angkasa dan manusia bekerja sama untuk melakukan eksperimen. Meski terdengar gila, klaim tentang kejadian aneh ini pertama kali muncul pada tahun 1979 berkat seorang pengusaha bernama Paul Bennewitz.

Dia adalah anggota Aerial Phenomena Research Organisation, yang merupakan kelompok investigasi UFO yang dipimpin oleh sipil. Dan sebagai bagian dari karyanya, dia membuat beberapa klaim berani tentang Dulce yang berasal dari apa yang dia klaim sebagai “komunikasi rahasia”.

Meskipun dia tidak pernah menyatakan dari mana asalnya, dia bersikeras bahwa ada pangkalan rahasia bawah tanah di Dulce, dan bahwa pangkalan itu digunakan oleh alien dan militer Amerika Serikat untuk melakukan “eksperimen manusia yang tidak manusiawi dan kejam”.

Pada tahun 1981, dia menulis surat kepada seorang senator Amerika Serikat, menjelaskan semua yang dia ketahui.

Dia berkata: “Saya tahu lokasi pangkalan Alien di New Mexico Utara di pusat Reservasi Apache Jicarilla, 7,5 mil Barat Laut Dulce, New Mexico.

“Saya tahu bahwa seseorang di militer membuat kesepakatan dengan Alien beberapa tahun yang lalu, memberikan tanah orang indian, ternak, dll. dan jaminan keamanan yang nyata kepada Alien dengan imbalan teknologi dalam bentuk pesawat bertenaga Atom pada saat yang sama waktu membangun pangkalan AS yang luas di samping untuk menguji pesawat tersebut.

“Bahwa pada akhir tahun 79 atau awal tahun 80an terjadi perdebatan mengenai senjata dan ditinggalkannya pada militer; keadaan terakhir dari orang-orang itu tidak diketahui. Bahwa saya memiliki foto resmi NASA U2 CIR (warn inframerah) beresolusi sangat tinggi selain foto di permukaan rendah dan tanah yang menunjukkan pangkalan secara detail, (foto diperoleh secara sah melalui UNM) [Universitas New Mexico]

“Desain kapal yang diperdagangkan tertinggal lebih dari tiga puluh (30) tahun dari teknologi alien. Saya memberi tahu Kapten Harris bahwa saya mengenal dua wanita dan anak-anak di dekat Austin, Texas yang terkena paparan radiasi parah pada jarak dekat dari pesawat dalam masalah dan terlihat datang ke barat dengan helikopter (tidak bertanda) dan bahwa pemerintah diam-diam membayarnya biaya rumah sakit mereka.

“Saya juga sangat prihatin bahwa Presiden belum sepenuhnya diberitahu mengenai situasi ini dan telah mengirimkan salinan kepadanya, surat terlampir untuk catatan Anda. Diharapkan Anda menghargai masukan berharga ini dan segera menghubungi saya.”

Dia diabaikan, dan pada tahun 1988, dia menerbitkan sebuah makalah berjudul “Project Beta”” di mana dia merinci cara mengekspos pangkalan tersebut, serta cara melancarkan serangan terhadapnya. Namun, makalah ini SANGAT sulit didapat.

Sayangnya, kebanyakan orang menjulukinya sebagai orang yang mengalami delusi, dan sayangnya dia menderita gangguan mental beberapa tahun kemudian. Dia meninggal pada tanggal 23 Juni 2003, namun misteri apa yang sebenarnya ada di balik Dulce masih belum terpecahkan. (yn)

Sumber: dailystar

Perkuat Jaringan dengan Kampus, KPPU Tingkatkan Kerjasama dengan Universitas Trunojoyo Madura

BANGKALAN – Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) semakin memperkuat jaringannya dengan dunia pendidikan melalui penandatanganan Nota Kesepahaman dan Perjanjian Kerja Sama dengan Universitas Trunojoyo Madura (UTM) yang dilakukan antara Ketua KPPU M. Fanshulullah Asa dan Wakil Rektor UTM Bidang Akademik Achmad Amzari di Bangkalan, Jawa Timur, Kamis (15/2/2024)

Kerja sama yang merupakan pembaruan dari kerja sama sebelumnya itu, difokuskan pada aspek pencegahan, pengawasan, dan penegakan hukum serta tri dharma perguruan tinggi di bidang persaingan usaha dan pengawasan kemitraan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). 

Turut hadir dalam penandatangan kerja sama tersebut, Anggota KPPU Ridho Jusmadi dan Sekretaris Jenderal KPPU Charles Pandji Dewanto serta beberapa pejabat kedua lembaga.

Ketua KPPU menyambut baik adanya kerja sama tersebut dan berharap dapat membantu pelaksanaan tugas dan wewenangnya khususnya atas sektor utama di Madura.

“KPPU tidak bisa berjalan sendiri dalam mengembangkan keilmuan hukum persaingan usaha. Universitas Trunojoyo memiliki perhatian yang meningkat atas keilmuan hukum persaingan usaha. Saya yakin kolaborasi kedua pihak juga akan mampu mencegah perilaku bisnis dan kebijakan publik yang tidak sehat, khususnya pada sektor utama di Madura,” jelas Ketua KPPU.

Sebelumnya, KPPU dan UTM telah melakukan berbagai inisiatif, seperti kajian bersama atas persaingan usaha di sektor e-commerce, diseminasi hukum persaingan usaha, serta kunjungan mahasiswa UTM ke KPPU. 

Ke depan, Ketua KPPU sangat berharap hubungan ini makin intensif dan manfaat, utamanya dalam keterlibatan akademisi UTM dalam penyusunan Jurnal Persaingan Usaha, diskusi tematik persaingan usaha dan kemitraan berkaitan isu yang berkembang di KPPU, serta penelitian atau kajian bersama terkait persaingan usaha. KPPU juga membuka lebar potensi kerja sama lainnya dalam bidang pendidikan dan magang merdeka dari UTM di KPPU.

“Ke depan, kerja sama harus dilaksanakan dengan target yang lebih terukur dan UTM mampu menjadi mitra yang aktif dalam menyuarakan persaingan usaha dan kemitraan yang menjadi perhatian di nasional,” tegas Ketua KPPU.

Menyambung pernyataan Ketua KPPU, Wakil Rektor UTM menegaskan kerja sama KPPU dan UTM dapat terlaksana utamanya dukungan dalam pengawasan kemitraan UMKM dan saksi ahli dalam persidangan majelis di KPPU.

“Pertukaran jurnal ilmiah antara KPPU dan UTM juga bisa senantiasa dilakukan guna peningkatan kualitas jurnal kedua belah pihak,” tekan Wakil Rektor UTM.

Selain Nota Kesepahaman, kedua pihak juga menandatangani Perjanjian Kerja Sama antara Sekretariat Jenderal KPPU dengan Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis UTM serta Dekan Fakultas Hukum UTM sebagai bentuk pelaksanaan Nota Kesepahaman tersebut.

Mengapa Tiongkok Tak Bisa Memecahkan Masalahnya Saat Ini

Christopher Balding

Tiongkok menghadapi segudang masalah. Meskipun sudah mafhum, mulai dari masalah ekonomi hingga demografi dan lainnya, para analis mempertanyakan ketidakmampuan Beijing  menghindari jebakan yang telah diperkirakan sebelumnya.

Pada awal 2024, hampir semua orang mengakui bahwa kepemimpinan Partai Komunis Tiongkok (PKT) menghadapi banyak rintangan, mulai dari populasi yang akan merosot dalam beberapa dekade mendatang hingga negara yang memiliki banyak utang, mulai dari perusahaan hingga konsumen dan pemerintah. Hal ini membuat para analis bingung dengan ketidakmampuan mereka untuk menyelesaikan berbagai masalah yang telah diramalkan secara luas ini, bahkan menghilangkan kemilau kesempurnaan Beijing yang telah ada begitu lama.

Para analis Tiongkok dan Barat biasanya mengidentifikasi dan menjelaskan masalahnya, namun gagal memberikan solusi yang realistis. Beberapa menyerukan agar Beijing mengurangi beban hutangnya dengan menjual aset penting negara, mulai dari saham kepemilikan bank hingga infrastruktur. Bahkan jika pembeli dapat ditemukan di dalam negeri atau internasional terhadap berbagai aset strategis ini, yang sangat tidak mungkin terjadi di lingkungan saat ini, menyarankan Beijing untuk melakukan skema privatisasi secara politis adalah hal yang mustahil. Solusi ini sepenuhnya masuk akal sebagai sebuah kebijakan; sebagai sebuah solusi kebijakan yang realistis, namun solusi ini hanyalah sebuah fantasi belaka.

Jadi, mengapa Beijing tidak dapat memecahkan masalahnya saat ini?

Alasan pertama adalah masalah waktu. Pada 2017, Jeff Bezos, kepala eksekutif Amazon, menggambarkan masalah ini dengan tepat: “Ketika seseorang … mengucapkan selamat kepada Amazon atas kuartal yang baik … saya mengucapkan terima kasih. Namun, yang saya pikirkan adalah… hasil kuartalan tersebut sebenarnya sudah cukup matang sekitar tiga tahun  lalu.”

Jika perusahaan besar seperti Amazon menghasilkan solusi untuk masalah tiga tahun sebelum hasilnya terlihat, berapa lama jeda waktu untuk sebuah negara?

Selama bertahun-tahun, Tiongkok telah mengetahui tentang masalah demografinya. Menurut Bank Dunia, tingkat kesuburan Tiongkok berada di bawah tingkat kesuburan pengganti pada tahun 1991. Saat ini, tingkat kesuburannya berada di urutan ke-198 dari 204 negara bagian atau negara yang dicakup oleh United Nations Population Fund, dengan tingkat kesuburan hanya 1,2. Tiongkok baru mencabut kebijakan satu anak yang kejam pada akhir 2015, hampir 25 tahun setelah berada di bawah angka penggantian penduduk. Pada awal 2024, kebijakan pro-populasi apa pun kemungkinan besar hanya akan membuat perubahan kecil, dan membawa Tiongkok pada keruntuhan populasi yang belum pernah terjadi di dunia.

Kisah serupa muncul dengan tumpukan utang Tiongkok. Selama bertahun-tahun, Beijing telah berbicara tentang perlunya menahan pertumbuhan utang bahkan ketika mereka meningkatkan total utang dalam ekonomi otoriter milik negara lebih dari dua kali lipat tingkat pertumbuhan ekonomi. Sekarang, masalah utang Tiongkok sudah sedemikian parahnya sehingga negara ini hanya berharap untuk menghindari sebuah peristiwa atau krisis yang signifikan. Seperti masalah demografinya, Beijing tidak dapat memperbaiki masalah yang telah diketahuinya selama bertahun-tahun tetapi mencegah bencana. Perubahan dibutuhkan bertahun-tahun yang lalu.

Jadi, jika para teknokrat Tiongkok sudah mengetahui masalah ini bertahun-tahun yang lalu, mengapa sulit untuk melakukan perubahan?

Ada beberapa alasan. Dalam sistem otoriter, para pegawai atau bahkan pekerja senior khawatir untuk menyampaikan kabar buruk kepada pemimpin karena takut akan apa yang akan terjadi. Ketika mantan Perdana Menteri Li Keqiang terkenal mengatakan bahwa dia tidak mempercayai data PDB Tiongkok, dia tidak hanya mengomentari metodologi akuntansi ekonomi yang misterius, tetapi lebih kepada insentif dan kepercayaan para teknokrat Tiongkok. Sepanjang jalan menuju puncak, setiap pekerja menciptakan kebenaran yang mereka yakini ingin didengar oleh mereka yang berada di atas mereka terlepas dari hubungannya dengan kebenaran.

Jadi bagaimana PKT akan mengatasi permasalahan Tiongkok?

Dengan menunda hal yang tak terelakkan dan berharap tidak ada krisis atau peristiwa besar. Tidak ada cara untuk menyelesaikan masalah seperti penurunan demografi, atau keruntuhan dalam kasus Tiongkok, dan masalah utang. PKT hanya berharap untuk mencegah terjadinya krisis.

Ketika orang-orang menimbang untung ruginya, mereka bertanya pada diri sendiri apakah mereka mengatakan yang sebenarnya atau mengatakan pada “pemimpin besar” apa yang ingin dia dengar. Kebanyakan orang lebih memilih untuk tidak dipenjara daripada mengungkapkan kebenaran.

Christopher Balding adalah seorang profesor di Universitas Fulbright Vietnam dan Sekolah Pascasarjana Universitas Peking di Sekolah Bisnis HSBC. Ia berspesialisasi dalam ekonomi Tiongkok, pasar keuangan, dan teknologi. Sebagai rekan senior di Henry Jackson Society, dia tinggal di Tiongkok dan Vietnam selama lebih dari satu dekade sebelum pindah ke Amerika Serikat.

Negara-negara di Dunia Berlomba ke Sisi Gelap Bulan untuk Mengklaim Miliaran Galon Air

EtIndonesia. Perlombaan kini sedang berlangsung ketika negara-negara di dunia melihat ke belahan bumi selatan Bulan untuk mencoba menemukan air.

NASA dan Badan Antariksa Eropa (ESA) sedang menyelidiki bagian Bulan yang belum dijelajahi untuk berlomba menemukan air.

Mampu mendapatkan sumber air di Bulan akan menjadi prestasi besar bagi misi luar angkasa, menyediakan hidrasi, oksigen, dan bahan bakar untuk pesawat, menurut NASA.

Hal ini juga akan menghemat banyak uang, menghilangkan biaya pengangkutan air ke Bulan, yang saat ini berharga 1,2 juta dolar (sekitar Rp 18 miliar) per liter.

Dalam jangka panjang, NASA berharap dapat mendirikan pangkalan di kutub selatan Bulan, menggunakan Stasiun Luar Angkasa Lunar Gateway sebagai pangkalan antara Bumi dan Bulan.

Tampaknya saat ini sedang terjadi kompetisi antariksa, dan berbagai negara melakukan yang terbaik untuk menjadi yang terdepan dalam kompetisi ini.

Meskipun NASA berencana memulai misinya akhir tahun ini, sebelum mendarat di kutub selatan pada tahun 2026, ESA berharap dapat meluncurkan roket untuk mendarat di Bulan pada pertengahan tahun ini.

Demikian pula Rusia, Tiongkok, India dan Jepang juga mendiskusikan misi dalam beberapa tahun mendatang.

Tapi bagaimana mereka tahu bahwa air ada di Bulan?

Kemungkinan adanya air di Bulan telah hilang pada tahun 1969 selama pendaratan bersejarah Apollo 11 tahun 1969 – tetapi 40 tahun kemudian, pada tahun 2009, NASA dengan sengaja menjatuhkan roket dan menemukan keberadaan hidroksil, yang menunjukkan kemungkinan adanya air.

Selain membantu astronot masa depan, hal ini juga dapat membantu para ilmuwan menyelidiki lebih jauh asal usul kita.

Sementara itu, para ilmuwan juga untuk pertama kalinya menemukan air di dua asteroid.

South West Research Institute (SwRI) telah mengumumkan penemuan tersebut melalui bantuan Stratospheric Observatory for Independent Astronomy (SOFIA).

Mereka diyakini merupakan asteroid silikat kering, namun untuk pertama kalinya, molekul air ditemukan pada asteroid tersebut.

Hal ini penting karena bisa ‘menjelaskan bagaimana air dialirkan ke Bumi’.

Anicia Arredondo dari SwRI, penulis utama makalah Planetary Science Journal tentang penemuan tersebut, menjelaskan lebih lanjut dalam siaran pers: “Kami mendeteksi fitur yang secara jelas dikaitkan dengan molekul air di asteroid Iris dan Massalia.

“Kami mendasarkan penelitian kami pada keberhasilan tim yang menemukan molekul air di permukaan Bulan yang diterangi Matahari. Kami pikir kami dapat menggunakan SOFIA untuk menemukan tanda spektral ini di benda lain.”

Selain membantu para ilmuwan mengetahui bagaimana air bisa sampai ke Bumi, penemuan baru ini diharapkan dapat memberikan wawasan tentang distribusi air di tata surya lainnya. (yn)

Sumber: unilad

Militer Ukraina Hancurkan Kapal Pendaratan Besar Rusia, NATO Memuji Hingga Kremlin Menolak Berkomentar

Chen Yue – NTD

Rekaman yang dirilis oleh militer Ukraina menunjukkan bahwa di perairan dekat Arupka, Krimea, kapal tak berawak maritim otonom V5 Ukraina menargetkan kapal pendarat besar Caesar Kunikov, kelas Project 775 Ropucha milik Angkatan Laut Rusia dari Armada Laut Hitam Rusia di tengah gelombang.

Targetnya meledak setelah terkena serangan. Dalam video tersebut terlihat awan jamur membubung di atas Caesar Kunikov, kapal perang tersebut kemudian terguling dan tenggelam ke laut.

Caesar Kunikov adalah salah satu kapal perang terbaru Rusia. Ini juga merupakan kapal perang besar Rusia lainnya yang dihancurkan oleh tentara Ukraina di perairan dekat Krimea sejak akhir Desember tahun lalu. Sejauh ini, Ukraina telah menghancurkan 20% kapal perang Rusia di wilayah tersebut.

Sekretaris Jenderal NATO jens Stoltenberg segera memuji tentara Ukraina karena sekali lagi melakukan kerusakan parah pada Armada Laut Hitam Rusia, dan menyebutnya sebagai kemenangan besar.

Stoltenberg berkata: “Militer Ukraina telah menimbulkan kerugian besar pada Armada Laut Hitam Rusia. Faktanya, mereka telah memaksa Armada Laut Hitam menjauh dari Laut Hitam bagian barat. Ini adalah kesuksesan dan kemenangan besar bagi Ukraina.”

Namun demikian, Kremlin menolak berkomentar. Militer Rusia sebelumnya mengatakan telah menghancurkan enam drone Ukraina di Laut Hitam.

Di hari yang sama, Rusia juga melancarkan beberapa serangan rudal ke kawasan Selidovo di Ukraina timur, menewaskan tiga orang dan melukai puluhan lainnya. (Hui)

Mengapa Dikatakan Bomber B-1 AS beri Pelajaran pada Iran?

Xia Yu

Setelah pangkalan militer AS di Yordania diserang, menewaskan dan melukai sejumlah tentaranya, pada 3 Februari lalu bomber B-1 milik AU Amerika Serikat (AS) ikut serta dalam serangan udara, menghancurkan puluhan pos milisi yang didukung oleh Iran di wilayah Suriah dan Irak. Pesawat bomber B-1 berangkat dari Texas, AS, ini merupakan sinyal “hardikan” yang dilakukan AS terhadap musuh-musuhnya termasuk Iran. Pendiri balai riset independen IRIS sekaligus analis keamanan nasional yakni Rebecca Grant menyatakan, serangan militer AS kali ini hanya sedikit unjuk gigi kemampuan bomber B-1 saja.

Pada 2 Februari lalu, AS melancarkan serangan udara terhadap lebih dari 85 sasaran terkait milisi di Irak dan Suriah yang didukung oleh Korps Pengawal Revolusi Iran (IRGC) dan Iran, sebagai balasan terhadap insiden serangan mematikan terhadap pangkalan militer AS di Yordania beberapa hari lalu. Dalam insiden tersebut tiga orang prajurit AS tewas. Penasihat keamanan Gedung Putih, Jake Sullivan, saat diwawancarai oleh media massa AS menyatakan, serangan udara kali ini hanya balasan permulaan dari militer AS, dan akan ada lebih banyak lagi operasi militer. Sejumlah operasi akan terlihat, namun sebagian mungkin tak terlihat.

Grant menulis artikel di Fox News pada 9 Februari lalu, bagi para awak pesawat B-1 yang menjalankan misi serangan udara tersebut, Suriah dan Irak ibarat pekarangan rumah mereka sendiri. Selama bertahun-tahun B-1 telah menjalankan misi tempur yang diperintahkan dari Komando Pusat, membombardir sasaran statis, membersihkan pangkalan senjata kimia, terbang beberapa jam di udara di atas pasukan darat untuk memberikan bantuan udara, dan menjatuhkan bom presisi mengincar oknum militan ISIS.

Dalam kondisi tanpa mengisi bahan bakar, radius jangkau bomber B-1 adalah sekitar 4.828 km. Ia mampu mengisi bahan bakar di udara, kapasitas muatannya mencapai sekitar 56.699 kg, oleh sebab itu ia dapat melepaskan muatan nuklir efektif dimana pun di bumi ini.

Kapasitas muatan B-1 juga merupakan yang terbesar di antara semua bomber AS. Setiap unit B-1 mampu membawa bom seberat 19.000 kg presisi yang dapat dibidikkan satu persatu. Dipilihnya B-1 dalam operasi serangan udara mungkin karena kemampuan pemuatannya yang besar yang dimiliki pesawat ini, untuk mengurangi beban muatan amunisi pada jet tempur serta kapal perang di zona pertempuran, dan dalam operasi serangan udara ini semua aset militer ini telah diikut sertakan. 

“Bagi saya, tidak heran jika B-1 yang dipilih.” Mantan pilot komando Mark Gunzinger, yang berpengalaman menerbangkan bomber B-52 Stratofortress selama lebih dari 3.000 jam terbang itu, mengatakan kepada Business Insider, “Pasukan B-1 sangat berpengalaman dalam hal menyerang sasaran seperti ini.”

Bomber B-1B tinggal landas dari pangkalan AU Dyess Texas, langsung terbang menuju Timur Tengah. Di sana, bersama dengan jet tempur dari Komando Pusat AS (USCENTCOM) mereka menjatuhkan lebih dari 125 unit amunisi presisi dalam kurun waktu 30 menit, dan sebelum kembali ke AS telah menyerang lebih dari 85 titik sasaran terkait Iran yang berada di Irak dan Suriah.

Grand menyatakan, tidak diragukan lagi B-1 adalah bomber paling top sepanjang sejarah. Ia tidak seperti bomber B-2 “Spirit” atau B-21 “Raider” tipe baru yang menggunakan rancangan siluman, tapi kecepatan B-1 sangat mencengangkan. Empat unit mesin turbofan afterburning rotor ganda tipe F101 besutan General Electric mampu mendorong B-1 mencapai kecepatan 1,2 Mach atau sekitar 1.448 km/jam. “Fakta yang sangat hebat: Sayap sapuan variabel pada B-1 dapat ditarik kembali saat terbang. Saat lepas landas dan mendarat, sayap pesawat ditarik ke depan membentuk sudut 15 derajat dengan badan pesawat. Jika sayapnya ditarik ke belakang membentuk sudut 67 derajat, efisiensi angkat mampu membuat B-1 terbang dengan kecepatan melebihi kecepatan suara di ketinggian rendah maupun tinggi”, demikian tulisnya.

Direktur Operasi Staf Gabungan AS yakni Letjend. Douglas Sims di akhir misi serangan udara tersebut memberitahu wartawan, B-1B membuat AS dapat membalas menyerang pasukan yang tidak memiliki sistem pertahanan udara canggih dan yang didukung Iran dalam kurun waktu tertentu dengan “jumlah yang cukup besar”. Ia menambahkan, pesawat jenis ini menandakan, Pentagon tidak perlu menambah kekuatan pasukan dari luar ke Timur Tengah, dan cukup mengerahkan pesawat dari wilayah AS untuk melakukan serangan.

Sasaran serangan yang dialami Irak dan Suriah minggu lalu meliputi pusat komando dan kendali, gedung intelijen, tempat penyimpanan senjata, dan instalasi rantai pasokan amunisi. Jika B-1 memiliki senjata yang sesuai untuk sasaran serangan ini, maka bomber ini merupakan pilihan terbaik untuk menjalankan misi ini, dan dapat membantu menghemat cadangan amunisi AS di kawasan Timur Tengah.

Grant menuliskan, sejak masa Perang Dingin, B-1 dirancang untuk dapat menembus wilayah udara Uni Soviet pada ketinggian yang sangat rendah di masa perang, dan bergerak mendekati sasarannya dengan mengikuti kontur daratannya. Awak pesawat dilatih di kawasan pegunungan di malam hari dan kondisi cuaca yang buruk. Mantan pilot B-1 Letjend purnawirawan Chris Miller mengatakan pada Grant, saat diterbangkan pada ketinggian 122 meter atau lebih rendah, dengan kecepatan 869 km per jam, “Saat Anda melihat ke luar jendela samping, sejauh mata memandang terlihat kabur”.

“Misi B-1 yang lepas landas dari Texas adalah bagian dari pertempuran. Walau demikian, duduk di kursi lontar selama 30 jam juga bukan suatu perkara mudah. Memiliki empat orang awak dalam B-1, yakni dua pilot dan dua orang perwira yang ahli dalam sistem perang elektronika, sangat membantu mengurangi keletihan.” “Tidur sejenak, memperhatikan gizi, jangan konsumsi terlalu banyak kafein. Anda akan dapat bertahan 20 jam, dan tetap merasa prima”, kata Miller.

Grant berkata, “Bagi saya, pengeboman (serangan udara) B-1 pada Jum’at (3/2) lalu itu secara jelas mengingatkan kita, AS mampu sewaktu-waktu melakukan serangan udara secara terus menerus.” Dia kembali menuliskan, menempatkan B-1 di pangkalan zona perang, bisa untuk menyerang kapal-kapal Iran di laut, menggunakan rudal gabungan udara ke darat (JASSM) dan senjata gabungan pertahanan luar zona (JSOW) untuk menghancurkan sistem pertahanan udara atau titik sensitif lainnya. Yang terpenting adalah, terus memberikan tekanan terhadap kaum milisi dari Suriah sampai Houthi di Yaman.

9 Februari lalu Business Insider memberitakan, Gunzinger yang sekarang menjabat sebagai Direktur Konsep Masa Depan & Penilaian Kemampuan di Mitchell Institute for Aerospace Studies berkata, “Kita bisa melakukan hal ini dari Amerika, bahkan jika dibutuhkan, kita bisa melakukannya hanya dalam beberapa jam saja.” Ia menambahkan, pesawat ini adalah semacam “deterensi yang sangat kuat”, yang menyatakan kepada musuh AS, mereka bisa dihancurkan tanpa peringatan.

Gunzinger berkata, “Kita tidak perlu menempatkan pasukan di luar negeri dan membuat mereka menetap, dengan demikian informasi bisa bocor keluar. Kita bisa mengirim pesawat dari bagian tengah Texas, dan faktanya dalam setengah hari, B-1 sudah tiba di wilayah udara musuh.” (sud/whs)