Mantan Komandan Sekutu NATO : Perilaku Provokatif Kapal Perang Tiongkok dapat Menyebabkan Perang

oleh Li Zhaoxi

Selama akhir pekan yang baru lalu, sebuah kapal perang Tiongkok mencegat kapal perusak Angkatan Laut Amerika Serikat di Selat Taiwan yang nyaris menimbulkan tabrakan. James Stavridis, seorang pensiunan Laksamana Angkatan Laut AS dan mantan Panglima Tertinggi Sekutu NATO memperingatkan, bahwa insiden semacam itu dapat memicu terjadi konflik senjata.

Sebuah video yang dirilis media Kanada “Global News” dan dibagikan secara luas di media sosial menunjukkan, bahwa sebuah kapal perang Tiongkok melaju dengan cepat melewati kapal perusak Angkatan Laut AS, memaksa kapal AS itu segera mengurangi kecepatan laju kapal untuk menghindari tabrakan.

Pada 3 Juni, kapal perusak AS USS Chung-Hoon dan fregat Kanada HMCS Montreal sedang melakukan latihan navigasi bersama di Selat Taiwan. AS dan sekutunya secara teratur berlayar melewati jalur tersebut untuk menggarisbawahi argumen bahwa perairan itu bersifat internasional.

James Stavridis membagikan video antara kapal perang Tiongkok dengan AS yang “nyaris berciuman” itu lewat akun Twitter, dan mengecam angkatan laut Tiongkok (PLA). 

“Jantung saya hampir copot melihat adegan dalam video ini. Perilaku Angkatan Laut Tiongkok sangat tidak profesional dan bersifat provokatif. Perang sering dimulai dengan insiden semacam ini”, tulis Stavridis. “Angkatan Laut Tiongkok tidak tahu malu”.

Laporan Komando Pasifik AS menyebutkan bahwa dalam pelayaran 3 Juni itu, kapal perusak peluru kendali Tiongkok menyusul dari sebelah kiri dan kemudian memotong jalur pelayaran USS Chung-Hoon pada jarak 150 yard (setara 140 meter). Menurut Komando Pasifik AS, USS Chung-Hoon tetap mempertahankan jalurnya tetapi segera mengurangi kecepatannya menjadi 10 knot “untuk menghindari tabrakan”. Disebutkan juga bahwa kapal perang Tiongkok kemudian mengulangi lagi pemotong jalur USS Chung-Hoon dari kanan ke kiri pada jarak 2.000 yard (setara 1.800 meter).

Kapal perang Tiongkok tidak berusaha mengambil tindakan serupa terhadap fregat Kanada yang saat itu berada di belakang kapal perusak AS.

Komando Pasifik AS mengatakan bahwa tindakan provokatif kapal perang Tiongkok dari jarak dekat melanggar aturan lalu lintas pelayaran yang aman di perairan internasional. Ia menambahkan bahwa pasukan AS terbang, berlayar, dan beroperasi dengan aman dan bertanggung jawab dimanapun hukum internasional mengizinkan.

Dengan situasi di Selat Taiwan yang sudah sangat mencekam, insiden terbaru ini telah menimbulkan kekhawatiran masyarakat terhadap kemungkinan terjadinya hal yang tidak diinginkan di tengah ketegangan yang sudah tinggi di Selat Taiwan, yang dapat menyebabkan peningkatan ketegangan hubungan militer antara kedua negara.

Pada hari kejadian, Menteri Pertahanan AS Lloyd Austin dan Menteri Pertahanan Tiongkok Li Shangfu menghadiri konferensi pertahanan tahunan di Hotel Shangri-La, Singapura. Pada KTT tersebut, Austin menuduh Tiongkok menolak untuk mengadakan diskusi militer dan mengatakan Washington tidak akan mundur dari “intimidasi atau paksaan” Tiongkok dan akan terus berlayar dan terbang secara teratur pada perairan internasional Selat Taiwan dan Laut Tiongkok Selatan.

Pada 4 Juni, Li Shangfu mengakui bahwa perang antara Tiongkok – Amerika Serikat merupakan “bencana yang sulit ditanggung dunia”, dan menekankan bahwa kedua belah pihak perlu memperbaiki hubungan yang saat ini sedang berada “pada titik terendah dalam sejarah”.

Dia mengatakan : “Sejarah telah membuktikan berkali-kali bahwa Tiongkok dan Amerika Serikat akan memperoleh manfaat dari kerja sama, sebaliknya mendapat bencana dari konfrontasi”. Dia juga mengklaim bahwa Tiongkok sedang berusaha untuk mengembangkan hubungan negara besar jenis baru dengan Amerika Serikat, dan Amerika Serikat perlu  menunjukkan ketulusannya.

Pada 4 Juni, Anggota DPR-AS dari Partai Republik dan Ketua Komite Intelijen DPR, Mike Turner mengecam Beijing yang terus berusaha meningkatkan rasa permusuhan militer.

“Apa yang kita lihat adalah konfrontasi luar biasa yang dilakukan PKT”, kata Turner kepada ABC’s dalam program TV “This Week”. Itu terlihat dari kasus-kasus seperti balon mata-mata, kantor polisi Tiongkok hingga pelanggaran terhadap pesawat dan kapal Amerika Serikat di perairan internasional.

Turner menegaskan : “Mereka mencoba untuk memamerkan otot mereka dan mengedepankan otoritarianisme. Karena itu sikap kita harus teguh. Pemerintahan ini perlu bersikap tegas terhadap paksaan ini.” (sin)

Trump : Jumlah Korban Tewas Sebenarnya dalam Perang Rusia-Ukraina ‘Jauh Lebih Banyak’ dari yang Dilaporkan

 Lorenz Duchamps

Mantan Presiden Donald Trump menyatakan dalam sebuah forum pada  Kamis 1 Juni bahwa para pejabat berbohong tentang jumlah korban yang sebenarnya dalam perang Rusia-Ukraina.

Berbicara di Clive, Iowa, Amerika Serikat, pada acara televisi utamanya yang kedua menjelang pemilihan pendahuluan tahun 2024, Trump mengatakan kepada pembawa acara Fox News, Sean Hannity, bahwa ia akur dengan Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy dan Presiden Rusia Vladimir Putin, dan menyatakan bahwa ia akan mengakhiri perang di antara kedua negara tersebut dalam waktu 24 jam.

Trump berkata : “Saya tidak ingin perang itu berlanjut. Dan saya akan menghentikan perang itu-pegang kata-kata saya-saya akan menghentikan perang itu dalam 24 jam. Saat ini, keadaan berantakan, sekarang mereka menyerang Kyiv, dan mereka menyerang segala macam hal yang tidak seharusnya diserang. Negara ini sedang dihancurkan.”

“Ngomong-ngomong, jumlah korban tewas jauh lebih banyak dari yang mereka laporkan. Ketika mereka mengatakan: ‘Sembilan rumah apartemen runtuh, dan dua orang terluka’ – tidak, tidak, ratusan orang meninggal. Jumlahnya jauh berbeda dari yang diberitakan.”

Ketika Hannity bertanya bagaimana dia akan mengakhiri perang dalam 24 jam, Trump mengatakan bahwa dia tahu bagaimana cara berbicara dengan para pemimpin kedua negara.

“Saya akan membawa mereka ke sebuah ruangan, dan saya tahu cara yang tepat… Anda mengatakan kepada salah satu dari mereka, ‘Anda tidak akan mendapatkan apa pun kecuali jika Anda membuat kesepakatan. Anda katakan kepada yang lain, ‘Mereka akan mendapatkan banyak kecuali Anda membuat kesepakatan,'” kata Trump tanpa mengungkapkan secara spesifik. “Dan Anda hanya mendudukkan mereka … dan Anda harus membuat keputusan.”

“Anda membutuhkan kekuatan dari Ruang Oval, tentu saja. Anda tidak bisa hanya masuk dan berkata, ‘Oh, saya akan menyelesaikan kesepakatan ini’-Anda membutuhkan kekuatan kepresidenan,” tambahnya, seraya menambahkan bahwa perang “seharusnya tidak pernah dimulai. Ini adalah perang yang mengerikan.”

Trump juga mengatakan bahwa ia dapat melihat bahwa Putin memiliki niat untuk menginvasi Ukraina ketika ia masih menjabat. “Itu selalu ada di pelupuk matanya. Saya bisa melihatnya.

Kandidat terdepan dari Partai Republik ini mengisyaratkan tentang ancaman yang tampaknya dibuatnya untuk mengendalikan Putin.

“Saya mengatakan hal-hal yang sangat buruk, sangat jahat,” katanya tanpa mengungkapkan secara spesifik, dan mencatat bahwa menurutnya Putin hanya percaya sekitar “10 persen” dari peringatannya, tapi itu sudah cukup.

Trump juga menyatakan bahwa Putin, dan juga para pemimpin dunia lainnya, melihat hal itu sebagai tanda kelemahan Amerika ketika Presiden Joe Biden buru-buru mengevakuasi pasukan AS dari Afghanistan dan meninggalkan peralatan militer.

Jendela Menuju Angka Korban Jiwa

Menurut data terbaru yang dirilis oleh Kantor Hak Asasi Manusia PBB pada tanggal 8 Mei, setidaknya 8.791 orang non-kombatan dikonfirmasi tewas di Ukraina, dengan 14.815 orang terluka.

PBB mencatat bahwa jumlah korban tewas yang sebenarnya mungkin “jauh lebih tinggi,” dan angka-angka yang disajikan hanyalah puncak gunung es.

“Penerimaan informasi dari beberapa lokasi di mana permusuhan sengit telah terjadi telah tertunda, dan banyak laporan masih menunggu pembuktian,” kata organisasi tersebut.

Korban jiwa dalam konflik Rusia-Ukraina sangat sulit diperkirakan, karena tidak ada pihak yang memberikan data yang tepat waktu tentang kerugian militer. Kedua negara juga diyakini mengecilkan jumlah korban pasukan mereka sendiri dan membesar-besarkan jumlah korban musuh, sehingga sangat sulit untuk mendapatkan angka yang akurat.

Namun, dokumen intelijen AS yang baru-baru ini bocor – yang pertama kali muncul di jaringan media sosial Discord pada bulan Maret – diduga berisi informasi pertahanan dan intelijen yang sangat rahasia. Dokumen-dokumen tersebut menyatakan bahwa hingga 354.000 tentara Ukraina dan Rusia telah terbunuh atau terluka sejak dimulainya invasi skala penuh Moskow.

NTD tidak dapat mengonfirmasi keaslian dokumen-dokumen tersebut, tetapi jika otentik, angkanya sekitar 10 kali lebih besar daripada angka korban yang dipublikasikan oleh Moskow atau Kyiv.

Menurut penilaian yang disusun oleh Badan Intelijen Pertahanan AS, Rusia telah menderita 189.500-223.000 korban, termasuk 35.500-43.000 yang tewas dalam pertempuran dan 154.000-180.000 yang terluka.

Ukraina telah menderita 124.500-131.000 total korban, termasuk 15.500-17.500 tewas dalam aksi dan 109.000-113.500 terluka dalam aksi, menurut dokumen yang berjudul “Keberlangsungan dan Kerugian Pertempuran yang Dinilai oleh Rusia dan Ukraina.”

Dokumen yang bocor mengenai jumlah korban tewas itu dibubuhi lambang Kepala Staf Gabungan AS dan Badan Intelijen Pertahanan AS.

Beberapa negara, termasuk Rusia dan Ukraina, telah mempertanyakan kebenaran dokumen-dokumen tersebut. Seorang pejabat Rusia mengatakan pada bulan April bahwa kebocoran tersebut bisa jadi merupakan bagian dari kampanye disinformasi.

“Mengingat bahwa Amerika Serikat adalah salah satu pihak dalam konflik [di Ukraina] dan melancarkan perang hibrida terhadap kami, ada kemungkinan bahwa taktik semacam itu dapat digunakan untuk menyesatkan… Federasi Rusia,” kata Wakil Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Ryabkov.

Jack Teixeira, seorang anggota Garda Nasional Udara Massachusetts berusia 21 tahun, telah dituduh membocorkan dokumen tersebut dan akan tetap dipenjara sambil menunggu persidangan dengan tuduhan melanggar Undang-Undang Spionase, demikian keputusan Hakim Hakim Amerika Serikat, David Hennessy, bulan lalu. Belum ada tanggal persidangan yang ditetapkan.

Reuters berkontribusi dalam laporan ini.

Dari NTD News

Pantulan Warna-warni pada Mata Kucing Meningkatkan Penglihatannya Saat Gelap

Lee Pickett

Tanya : Saya baru saja mengadopsi seekor kucing tabby jantan berwarna oranye yang tampan, bernama Henry. Pada malam hari, matanya bercahaya, memantulkan berbagai warna cerah. Apakah dia tidak biasa, atau apakah semua mata kucing bersinar dalam gelap? Apa yang menyebabkan keajaiban ini?

Jawab : Cahaya ajaib Henry muncul dari “tapetum lucidum”, bahasa Latin yang berarti “permadani cerah”. Ini adalah lapisan tebal sel warna-warni di belakang retina kucing. Seperti cermin di bagian belakang mata, tapetum lucidum memantulkan cahaya kembali ke retina, meningkatkan cahaya yang mengenainya.

Tapetum lucidum, sebuah struktur yang umum ditemukan pada hewan yang berburu di malam hari, memberikan penglihatan malam yang superior pada kucing. Mata manusia tidak memiliki lapisan ini.

Tapetum lucidum anak kucing berwarna biru keabu-abuan saat lahir, berubah menjadi biru pada usia empat bulan, dan menjadi kuning, oranye, atau hijau. Jarang sekali, tapetum dewasa berwarna biru, merah, atau beraneka warna. Jika Anda perhatikan lebih dekat, Anda mungkin akan menemukan bahwa masing-masing mata Henry memantulkan warna yang berbeda.

Kucing bermata biru sering kali tidak memiliki warna pada tapetum, sehingga mata mereka memantulkan pembuluh darah merah di retina, sama seperti mata manusia ketika kamera memancarkan cahaya pada sudut yang tepat.

Tapetum lucidum hanyalah salah satu alasan mengapa kucing dapat melihat dengan baik di malam hari. Karena mereka memiliki kornea dan pupil yang jauh lebih besar daripada manusia, cahaya yang masuk ke mata kucing tujuh kali lebih banyak daripada mata manusia.

Selain itu, retina kucing memiliki lebih banyak batang daripada kerucut dan tiga kali lebih banyak batang daripada manusia. Batang adalah fotoreseptor yang berfungsi dalam cahaya redup dan merasakan gerakan, sedangkan kerucut mendeteksi warna.

Tapetum lucidum, reflektor warna-warni di bagian belakang mata kucing, tidak hanya indah tetapi juga fungsional. Sungguh ajaib.

Tanya : Peternak saya merekomendasikan agar saya memberi anak anjing baru saya camilan latihan kecil yang terbuat dari hati mentah yang dibekukan. Di masa lalu, Anda telah memperingatkan bahwa makanan mentah dapat terkontaminasi bakteri, parasit, dan patogen lainnya. Apakah pengeringan beku membuat makanan mentah menjadi aman?

Jawab : Tidak, yang terjadi justru sebaliknya. Ahli mikrobiologi dan ahli nutrisi hewan mengatakan bahwa pengeringan beku adalah salah satu cara terbaik untuk mengawetkan bakteri. Karena teknik ini membantu bakteri tetap hidup dan sehat selama beberapa dekade, makanan mentah yang dikeringkan dengan cara dibekukan sama berisikonya dengan makanan mentah yang tidak diolah.

Camilan dan potongan kecil daging mentah lainnya bahkan lebih mudah terkontaminasi daripada potongan besar makanan mentah karena ukurannya yang kecil memberikan lebih banyak area permukaan yang dapat ditempeli bakteri.

Pada tahun lalu, 17 lini produk camilan dan makanan hewan peliharaan ditarik kembali, terkadang lebih dari satu kali, karena terkontaminasi bakteri Salmonella dan/atau Listeria. Pengeringan beku mengawetkan kedua jenis bakteri tersebut.

Salmonella dan Listeria menyebabkan penyakit pada hewan peliharaan dan manusia, jadi dengan memberikan camilan hati beku-kering kepada anak anjing Anda, Anda berisiko mencemari tangan Anda dan kemudian menulari diri Anda sendiri dan orang lain. Selama bertahun-tahun, bagian hewan yang dikeringkan secara mentah seperti telinga babi dan kunyahan kulit mentah juga memicu infeksi bakteri pada banyak orang.

Pada anjing dan manusia, bakteri ini menyebabkan hilangnya energi dan nafsu makan, demam, muntah, diare, dehidrasi, sakit perut, dan terkadang kematian. Anak anjing dan anak-anak, manula, dan mereka yang memiliki sistem kekebalan tubuh yang lemah adalah yang paling rentan.

Jadi, jangan berikan potongan daging mentah yang dibekukan, baik sebagai camilan maupun dicampur dengan kibble dalam kantong makanan anjing. Dokter hewan atau toko perlengkapan hewan peliharaan terkemuka dapat menawarkan banyak pilihan yang lebih aman.

Ingatlah untuk melengkapi camilan dengan banyak sanjungan sehingga Anda dapat mengurangi makanan secara bertahap, karena mengetahui bahwa hadiah favorit anjing Anda adalah mendengar pujian dari Anda.

Semangat 1989 Refleksikan Hati Nurani Manusia

Wei Jingsheng

Dua kali gerakan yang terjadi pada abad lalu di Tiongkok, telah memengaruhi seluruh dunia. Yang pertama adalah Gerakan Tembok Demokrasi di Jalan Xidan pada 1978, dan yang kedua adalah Gerakan Demokrasi Tiananmen pada 1989. 

Gerakan Tembok Demokrasi menyebar luas ke berbagai negara di dunia serta mencapai Taiwan (yang kala itu belum demokratis, Red.) dan Moskow, ia merupakan titik balik kemerosotan ideologi sayap kiri komunisme. 

Gerakan demokrasi di Lapangan Tiananmen adalah titik balik merosotnya kubu komunisme, tak lama setelah peristiwa itu, Uni Soviet dan negara-negara komunis Eropa Timur runtuh dengan cepat, dan mengarah menuju demokrasi.

Hingga hari ini, sebagian orang di dalam negeri Tiongkok maupun di luar negeri, masih memperingati kedua gerakan yang memutar-balikkan nasib manusia itu, khususnya Gerakan Demokrasi 1989 yang menggemparkan dunia kala itu, terutama diperingati karena gerakan ini telah mengorbankan puluhan ribu warga Tiongkok yang tewas. Karena para martir yang berkorban ini telah merefleksikan hati nurani manusia, perwujudan hati nurani umat manuisa seperti ini telah mendorong perkembangan umat manusia yang bersifat bajik.

Di bawah penindasan PKT (Partai Komunis Tiongkok), rakyat Tiongkok tidak berani mengekspresikan penghormatan dan simpatinya terhadap mereka. Di bawah dorongan kepentingan bisnis dan lain sebagainya, banyak sekali politisi Barat juga tidak berani secara terbuka menyampaikan rasa hormat dan empati mereka. Tetapi di dalam sanubari masyarakat, siapa benar siapa salah sangatlah jelas ibarat cermin. Bahkan orang-orang yang ikut ambil bagian dan membantu penindasan tersebut, semoga di dalam hati mereka juga sangat menyadari apa sebenarnya suara hati bersama umat manusia.

Pada akhir abad lalu, suatu kali penulis berkesempatan menghadiri Konferensi HAM dan Demokrasi di Republik Ceko yang digelar oleh Presiden Václav Havel, pada jeda rehat di toilet yang besar dari gereja itu, penulis bertemu dengan Henry Kissinger yang tidak disukai oleh sebagian rakyat Tiongkok. 

Sekelompok wartawan pun mengerubunginya, kamera dan pena telah dipersiapkan, serta hendak merekam adu mulut kami berdua diolah menjadi berita menghebohkan. Dengan suara dan ekspresi keras Kissinger mengusir wartawan, dengan mengatakan siapapun yang tinggal di tempat ini akan digugat di pengadilan.

Setelah mengusir para wartawan, ia membalikkan badan menatap saya yang memperlihatkan ekspresi tidak bersahabat dan berkata, yang juga perkataan yang sama yang pernah disampaikan oleh Presiden Bush Junior kepada saya: “Saya tahu apa yang ingin Anda katakan, tapi sebelumnya dengarkan dulu penjelasan saya”. Saya pun terpaksa dengan sabar mendengarkan perkataannya. Dengan ekspresi serius ia berkata: “Segala kritik yang kalian warga Tiongkok lontarkan kepada saya semuanya bisa saya pahami, tapi kami melakukan pekerjaan demi kemajuan Tiongkok dari sudut pandang yang berbeda. Sasaran kita adalah sama, tetapi peran yang kita mainkan memang berbeda”.

Melihat saya berekspresi siap debat dan mengutuk, ia buru-buru menarik tangan saya dan menambahkan: “Contohnya mendorong Mao Zedong dan Deng Xiaoping untuk mengembangkan hubungan bersahabat dengan AS (Amerika Serikat), untuk jangka panjang akan bermanfaat bagi Tiongkok menuju demokratisasi.” Juga berbagai penjelasan lain, yang membuat saya merasa tidak enak hati membuatnya kehilangan wajah lagi, bagaimana pun toilet memang bukan ajang untuk perdebatan, apalagi Presiden Havel sedang menunggu kehadiran kami di ruang konferensi.

Memang benar, pasca Pembantaian di Lapangan Tiananmen Presiden Bush Senior telah melepaskan Deng Xiaoping, dan mengurangi bahkan menghapus semua sanksi bagi sang pelaku pembantaian tersebut, guna melindungi kepentingan perusahaan besar AS di RRT. 

Di era pemerintahan Clinton dan Bush Junior, berubah menjadi kebijakan mentolerir Beijing dengan memberikan kepada RRT perlakuan yang paling istimewa (Most Favoured Nation, MFN), yang kemudian sangat disesali oleh para politisi dari kedua partai AS, karena telah membantu dan mendanai seorang musuh AS. Semuanya itu berawal dari kebijakan peredaan yang diprakarsai oleh Kissinger. Namun perdebatan pembenaran dari dua sisi ini, tidak bisa dijelaskan hanya dengan satu dua kalimat saja.

Namun hal ini telah menjelaskan bahwa di dalam hati setiap orang ada sebuah mistar, yang tidak mungkin mengingkari hati nurani dan membohongi diri sendiri. Siapa benar siapa salah, bisa dinilai oleh publik, yang tidak dapat dihapus begitu saja dengan propaganda dan berita penyesatan. 

Para pahlawan peristiwa Tiananmen dan spirit untuk berkorban 1989 itu, adalah peringatan yang selamanya tidak akan terhapus dari hati masyarakat. Sebagian warga yang tidak tahu menahu tentang fakta, dan terus mengikuti arus propaganda palsu partai komunis, bahkan ikut mencemooh dan memfitnah para korban Pembantaian 4 Juni 1989 serta gerakan demokrasi tersebut, sehingga menyakiti hati kerabat para korban, sungguh perbuatan tidak bijak dan pandir.

Waktu telah berlalu tiga puluh empat tahun. Ada yang mengatakan lupakanlah masa lalu, dan hadapi masa depan. Tetapi penulis ingin mengatakan: setelah masa lalu dilupakan, bencana serupa masih dapat terulang kembali. 

Sebuah bangsa yang tidak memiliki memori, tidak pantas eksis di dunia ini, dan cepat atau lambat akan tersingkir. Ini adalah ciri khas utama bangsa Tionghoa yang mampu tetap eksis selama ribuan tahun, berkat memperhatikan pengalaman sejarah yang dijadikan pelajaran,.

Gerakan demokrasi 1989 telah ditekan, kubu komunisme di Eropa Timur justru runtuh karenanya. Merangkum pengalaman dan hikmah masa lalu, demokratisasi Tiongkok akan segera melangkahkan kakinya. Ini adalah hal mutlak dalam sejarah, yang tersisa hanya masalah cepat atau lambat saja. (Sud)

Kondisi Retak dan Ambles Tanah Komunitas di Tianjin, Tiongkok Memburuk, Warga Penghuni Panik

 oleh Zhu Ying

Setelah muncul tanah retak di Komplek Pemukiman “Fengjin” di Balitai, Kota Tianjin, Tiongkok sekitar 3.000 orang warga penghuni apartemen di sana buru-buru dievakuasi dalam semalam. Dalam beberapa hari berikutnya, retakan dan amblesan baru di dalam komplek terus bermunculan sehingga meresahkan warga penghuni. Beberapa hari lalu, mereka bersama-sama kembali ke komplek untuk mengambil barang yang dibutuhkan dan menyelamatkan barang berharga.

Celah tanah retak di Balitai, Distrik Jinnan, Kota Tianjin pertama kali muncul pada 31 Mei malam. Menurut laporan beberapa media Tiongkok bahwa kejadian tanah jalanan terangkat dan retak mulai muncul pada 31 Mei sekitar pukul 18:20, kemudian orang menemukan bahwa ada juga retakan di halaman rumput dan trotoar di Komplek Pemukiman “Fengjin”. serta retakan di dinding beberapa tempat parkir bawah tanah.

Retakan tanah. (video screenshot)

Karena retakan terus meluas sampai ke bagian bawah bangunan apartemen, petugas komplek pada malam itu dan keesokan harinya buru-buru mengevakuasi hampir 3.000 orang penghuni yang tinggal di lebih dari belasan gedung apartemen dalam komplek i komunitas tersebut. Sejak saat itu, setiap hari ada warga yang datang untuk memeriksa perkembangan retakan, dan menemukan bahwa retakan baru terus bermunculan, dan adanya tanah yang ambles.

Menurut berita yang disampaikan oleh akun “Jinnan Fabu” di Weibo pada 2 Juni, bahwa hingga 1 Juni malam, 3 gedung apartemen yakni No.37, 38, dan 39 di Komplek Pemukiman “Fengjin” itu yang paling banyak mengalami keretakan dan amblesnya tanah.

Namun, pada 3 Juni siang, ketika seorang reporter dari “Qilu Evening News” mengunjungi komplek hunian tersebut, ia menemukan retakan yang relatif lebar di jalanan yang berada di sisi timur Gedung No. 46, serta amblesan yang cukup signifikan pada permukaan jalannya.

Menurut penghuni komplek bermarga Sun, bahwa penurunan permukaan jalan sekitar 30 sampai 40 cm dan retakan di sini baru muncul pada 2 Juni sore hari. Dengan rasa cemas ia mengatakan : “Apa yang terjadi di bawah tanah ini ? Saya jadi ragu apakah bangunan ini masih layak untuk hunian ?”

Jalan retak dan ambles. (video screenshot)

Saat ini, badan bangunan Gedung No. 39 dan bangunan berwarna merah yang ada di sisi timur komplek sudah terlihat miring.

Saat penghuni komplek “Fengjin” buru-buru dievakuasi pada 31 Mei malam, kebanyakan dari mereka hanya membawa beberapa barang bawaan yang sederhana. Setelah dua hari observasi, warga merasa situasinya serius, dan menduga tidak mungkin bisa kembali dalam jangka pendek, sehingga mereka meminta kepada sekuriti komplek untuk diizinkan mengambil barang-barang keperluan lainnya.

Menurut laporan berita Haibao Xinwen, pada 3 Juni sore hari, penghuni apartemen No. 37, 38, 39, dan 42 diizinkan masuk ke rumah mereka untuk mengumpulkan barang berharga dan kebutuhan sehari-hari.

Sore itu, suhu tertinggi di Distrik Jinnan di Tianjin berada di atas 30°C. Banyak penghuni Komplek Pemukiman “Fengjin” membawa keluar perabotan dan barang-barang mereka di bawah terik matahari. Jalan di lantai bawah penuh dengan mobil yang sedang menunggu. Bahkan ada pula truk besar.

Sebagian besar penghuni apartemen ini untuk sementara waktu tinggal di hotel sekitar, dan dalam beberapa hari terakhir sudah berulang kali mondar mandir untuk mengambil barang-barang mereka. Selain barang kebutuhan sehari-hari, beberapa penghuni bahkan memindahkan AC, TV berwarna, dispenser, lemari, sofa, peralatan serta furnitur besar lainnya. Karena lift di gedung tidak dapat digunakan, tentu merepotkan para penghuni yang tinggal di lantai atas untuk menurunkan barang. Tetapi mereka juga tidak kehilangan akal, beberapa penghuni menggunakan tali yang disambung untuk menurunkan barang-barang mereka dari jendela, yang kemudian diterima oleh orang atau mungkin kerabatnya di lantai dasar.

Meningkatnya Diagnosis ADHD Timbulkan Kekhawatiran

Diagnosis ADHD yang berkembang adalah contoh medikalisasi pengalaman manusia, kata ahli

OWEN EVANS

Karena semakin banyak orang mencari diagnosis  attention deficit hyperactivity disorder atau gangguan pemusatan perhatian hiperaktif (ADHD), maka berkembanglah perdebatan di antara spesialis kesehatan mental tentang penggunaan label diagnostik yang dapat memedikalisasi pengalaman manusia alih-alih menyelidiki masalah psikologis di balik gejala yang timbul.

Menurut pedoman National Institute for Health and Care Excellence Inggris, tingkat kejadian ADHD pada orang dewasa — suatu kondisi di mana orang tampak gelisah, mungkin mengalami kesulitan berkonsentrasi, dan mungkin bertindak berdasarkan dorongan hati — adalah antara 3 dan 4 persen. Tingkat untuk anak-anak berusia antara 6 dan 8 adalah 1,5 persen.

Di Amerika Serikat, jumlahnya jauh lebih tinggi. Survei Kesehatan Anak Nasional menunjukkan 15 persen anak laki- laki dan 11 persen anak perempuan berusia 4 hingga 17 tahun didiagnosis menderita ADHD pada 2011, meningkat 40 persen dari tahun 2003. Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) melaporkan tingkat yang sama selama bertahun-tahun, mulai 2016 hingga 2019.

Layanan Kesehatan Nasional Inggris (NHS) merilis data pada tahun 2022 yang menunjukkan peningkatan resep sebesar 35 persen pada tahun 2020–2021 dibandingkan dengan lima tahun sebelumnya untuk anak-anak dan remaja untuk obat yang digunakan mengobati gejala ADHD.

Dan, meskipun ADHD sering dianggap sebagai kondisi yang didiagnosis selama masa kanak-kanak, namun beberapa organisasi mengatakan jumlah orang dewasa yang didiagnosis meroket. National Institute of Mental Health di Amerika Serikat melaporkan bahwa prevalensi keseluruhan ADHD dewasa saat ini adalah 4,4 persen. Berbicara kepada BBC pada bulan Januari, Yayasan ADHD mengatakan telah melihat peningkatan 400 persen pada orang dewasa dibandingkan dengan sebelum pandemi COVID-19.

Amerika Serikat juga mengalami peningkatan signifikan pada orang dewasa yang mencari resep obat ADHD, baik sebelum dan selama pandemi, menurut CDC.

Namun ada pula yang mempertanyakan munculnya ADHD dan apa yang ada di balik kondisi tersebut.

Perilaku Patologis

Ben Harris, seorang psikoterapis swasta di London, mengatakan kepada The Epoch Times bahwa dia percaya bahwa kita hidup dalam budaya yang mendorong kita untuk memberi diri label penyakit.

“Apa yang perlu kita lakukan dalam budaya kita adalah kurang memikirkan label diagnostik dan lebih banyak tentang makna, makna dari pengalaman orang, karena itulah satu-satunya cara Anda dapat memahami apa arti ADHD bagi orang ter- tentu,” katanya.

“Apakah ada lebih banyak ADHD daripada dulu? Yah, secara diagnostik, seperti nya begitu. Mungkin ada berbagai alasan untuk itu.”

Dalam kasus-kasus tertentu, katanya, para orang tua atau orang dewasa memang ingin didiagnosis [ADHD], dan kami “dapat memberikan insentif untuk diagnosis gejala-gejala ini pada ambang yang lebih rendah dan lebih rendah.”

Salah satu alasan mengapa orang menginginkan diagnosis ini adalah  untuk mendapatkan obat yang dipopulerkan untuk pengobatan ADHD. Alasan lainnya adalah karena memberikan penjelasan atas beberapa kesulitan yang mereka hadapi.

Kita harus melihat ke belakang label, kata Ben, karena apa yang didiagnosis sebagai ADHD bisa jadi banyak hal yang dikelompokkan bersama di belakang satu label.

Depresi, gangguan kecanduan digital, gizi buruk, stres, dan penyakit semuanya dapat mengganggu fokus dan fungsi eksekutif.

Dan kemudian ada fakta sederhana bahwa beberapa orang memang berbeda. Meskipun perilaku tipe ADHD dapat merusak fungsi dalam peran dan lingkungan tertentu, namun beberapa orang meraya- kan sifat kreatif yang dimiliki oleh banyak tipe ADHD. Dan kemudian ada perubahan besar dalam budaya dan gaya hidup kita dengan orang-orang menjadi lebih banyak duduk dan terikat pada kursi, dengan lebih sedikit keterlibatan fisik dan rutinitas yang kurang dinamis. Orang-orang yang dulunya berkembang dalam berbagai pekerjaan tanpa akhir dalam gaya hidup pedesaan pada umumnya, tapi sekarang terikat dalam ruangan sambil menatap layar komputernya.

Orang-orang menderita, tapi itu mungkin bukan penyakit mental, jelas Ben Harris. “Anda  memiliki  masalah  ini,  berpotensi seperti yang saya lihat, dengan medikalisasi pengalaman manusia, dan patologi perilaku yang sebelumnya mungkin telah ditoleransi dan dianggap sebagai norma, karena sekarang dilihat sebagai di luar normal, kata Ben.

’Apakah Anda Mengatakan Kesedihan Saya Tidak Nyata?’ Damian Wilde, seorang psikolog dengan pengalaman klinis dan terapeutik bertahun-tahun di NHS, mengatakan kepada The Epoch Times bahwa ADHD merupakan “diagnosis cepat, tetapi perumusannya membutuhkan waktu.”

“Orang-orang ingin serba cepat di hari ini, yang dicontohkan oleh pemerintah dan masyarakat, [tapi] orang perlu memperlambat,” katanya.

Depresi adalah diagnosis lain yang sedang naik daun, dengan orang mencari diagnosis cepat dan obat-obatan untuk meningkatkan suasana hati mereka. Tetapi mengatakan depresi adalah penyakit mengabaikan fakta bahwa orang memiliki alasan yang sah untuk mengalami depresi, termasuk fakta bahwa kita hidup di masa isolasi, ketidakpastian, dan perpecahan yang luar biasa. Stres, makanan olahan, paparan racun, dan terlalu banyak waktu daring dapat berkontribusi pada perasaan depresi.

Damian mengatakan bahwa ADHD bukanlah penyakit seperti yang dipikirkan banyak orang, meskipun kesusahannya sangat nyata.

Dia mengatakan banyak orang mengalami trauma, peristiwa hidup yang sulit, pengabaian, kurangnya kesempatan, kemiskinan, stres sehari-hari, dan hubungan yang buruk, yang semuanya dapat menyebabkan tekanan psikologis. Dalam beberapa kasus, rasa sakit yang tidak terselesaikan ini dapat bermanifestasi sebagai gejala mirip ADHD.

Dan kemudian ada masalah diagnosis menjalar, yang terjadi ketika kriteria diagnosis suatu penyakit meluas dan apa yang dianggap “normal” menjadi wilayah yang semakin kecil.

Tinjauan tahun 2015 di The Canadian Journal of Psychiatry mengklaim bahwa ADHD didiagnosis secara berlebihan dan berpendapat bahwa definisi ADHD dalam pedoman dokter telah diperluas dalam beberapa tahun terakhir.

Di sisi lain, beberapa peneliti telah meminta lebih banyak anak Inggris untuk diberikan obat seperti methylphenidate, yang umumnya dicap sebagai Ritalin, untuk mengobati ADHD.

Penilaian ADHD dilakukan oleh spesialis, biasanya psikiater neurobehavioral, dan biasanya memakan waktu satu hingga tiga jam, menggunakan daftar gejala dari buku referensi “Manual Diagnostik dan Statistik Gangguan Mental”, yang sering dikenal sebagai “DSM”.

Damian mengatakan bahwa ketika dia bekerja dengan tim di Layanan Kesehatan Mental Anak dan Remaja NHS, dia melihat pasien anak yang mungkin mengalami kesulitan perhatian, tetapi dengan berbicara kepada orang tua dan sekolah, dia dapat merumuskan penjelasan.

“Penjelasannya bukan, misalnya, menyalahkan, tetapi mengatakan, misalnya, mungkin anak itu menyaksikan trauma dan ini adalah reaksinya,” katanya.

Dia mencatat bahwa, terkadang, jika seseorang mendapat label diagnostik ADHD, risikonya adalah mereka tidak perlu melihat diri mereka sendiri. Psikoanalis terkenal Carl Jung pernah berkata, “Siapa yang melihat ke luar, mimpi; yang melihat ke dalam terbangun,” catat Damian.

“Apapun namanya, tujuan akhirnya sama, yaitu: Apa yang bisa kami bantu?” katanya, menjelaskan bahwa advokasi ADHD akan mengatakan Anda memerlukan diagnostik untuk mengakses layanan tertentu.

’Kita Bisa Kehilangan Esensi Seseorang’

Damian mengatakan bahwa ada risiko di setiap diagnosis.

“Masalah dengan diagnosis adalah atri- busi menjadi gangguan — anak melakukan sesuatu, itu karena ADHD-nya, dan itu tidak bisa dihindari,” katanya.

Dia mencatat tren orang yang memberi label “neurodiverse” pada biografi media sosial.

Dalam sebuah artikel berjudul “Penyakit Mental Tidak Membuat Anda Istimewa”, publikasi UnHerd menulis tentang “komunitas ADHD yang berkembang” di TikTok dan Tumblr di mana orang “memandang kesulitan perhatian mereka bukan sebagai gangguan yang harus ditangani dengan perawatan medis tetapi sebagai sifat karakter menggemaskan yang membuat mereka lebih tajam dan lebih menarik daripada orang lain di sekitar mereka.”

Sementara beberapa orang mungkin merayakan label, namun yang lain menyerah padanya. Damian mengatakan bahwa masalah dengan diagnosis ADHD adalah dapat menjadi bagian dari identitas seseorang, yang dapat menghentikan pemulihan dari masalah yang dapat diselesaikan.

“Dengan diagnosis psikiatri, kita bisa kehilangan esensi seseorang di sini dalam beberapa hal, karena ini menjadi tentang kelainannya daripada tentang kesukaan dan minat orang tersebut,” katanya.

“Itu dapat menghentikan orang untuk mengeksplorasi dan menemukan alasan sebenarnya dari masalah mereka, dan kedua, itu menjadi bagian dari identitas mereka.

“Orang bisa berkata, ‘Saya akan selalu berjuang, saya akan selalu tidak sehat karena penyakit ini; Saya menderita kelainan ini.’” (aus)

Owen Evans adalah jurnalis yang berbasis di Inggris yang meliput berbagai berita nasional, dengan minat khusus pada kebebasan sipil dan kebebasan berbicara.

Elon Musk Kembali Menjadi Orang Terkaya di Dunia, Tak Bisa Nge-Tweet Saat Berkunjung ke Tiongkok

oleh Jin Shi – NTDTV

Bos Twitter, Elon Musk, telah kembali ke posisi teratas sebagai orang terkaya di dunia. Sementara itu, Kunjung Musk baru-baru ini ke Tiongkok, di mana ia harus “berhenti” men-tweet, juga menarik perhatian. 

Setelah terlempar selama enam bulan, Elon Musk, bos Twitter dan CEO Tesla, akhirnya kembali menjadi orang terkaya di dunia.

Berkat kenaikan harga saham Tesla, kekayaan pribadi Musk telah mencapai US$192 miliar (Rp2,86 kuadriliun) pada Rabu 31 Mei. 

Bernard Arnault, yang sebelumnya merupakan orang terkaya di dunia dan presiden grup barang mewah LVMH, disalip oleh Elon Musk ketika harga saham perusahaannya jatuh pada  Rabu. Kekayaan pribadi Arnault sekarang mencapai US$186,6 miliar.

Selain mendapatkan kembali gelarnya sebagai orang terkaya di dunia,  Musk ke Tiongkok juga menjadi fokus perhatian media selama dua hari terakhir. Terlepas dari sambutan meriah yang diterimanya di Tiongkok, Musk ternyata ‘abstain’ dari cuitan selama berada di negara tersebut.

Musk, yang sebelumnya hampir setiap hari men-tweet, menghabiskan tiga hari di Tiongkok tanpa men-tweet, periode terpanjang yang pernah ia lalui tanpa men-tweet sejak ia membeli Twitter.

Pada Kamis pagi, setelah meninggalkan Shanghai dengan jet pribadinya, Musk tidak dapat menahan “kecanduan cuitan” dan mengirimkan sejumlah cuitan dalam satu kesempatan.

Di Tiongkok, perangkat lunak media sosial luar negeri seperti Twitter dan Facebook telah lama dilarang oleh Partai Komunis Tiongkok (PKT). kunjungan Elon Musk kali ini, juga membuat beberapa netizen mencemooh apakah dia tak bisa “menembus blokade.” (Hui)

Belum Ada Obat dan Vaksin untuk Atasi HMPV yang sedang Muncul di Tiongkok Saat Ini

oleh Luo Tingting

Ketika Tiongkok sedang menghadapi datangnya puncak COVID-19, kasus infeksi paru-paru akibat HMPV lagi-lagi menambah kepanikan masyarakat Tiongkok.

Pada 5 Juni pagi, berita berjudul “Infeksi Human Metapneumovirus Terjadi di Dalam Negeri” muncul di pencarian populer Weibo, Tiongkok yang jumlah tampilannya mencapai 260 juta kali. www.cls.cn. melaporkan bahwa pada tanggal 31 Mei, sistem pengawasan virus pernapasan di Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) AS menunjukkan bahwa human metapneumovirus (HMPV) telah menunjukkan kasus penularannya yang tinggi di berbagai wilayah Amerika Serikat sejak musim semi tahun ini, terutama di unit perawatan intensif rumah sakit dan rumah sakit anak.

Laporan di kolom kesehatan “Renmin Rebao” 4 Juni menyebutkan, bahwa menurut informasi yang disampaikan oleh kepala dokter dari pusat pengendalian infeksi rumah sakit tripleA di Tiongkok, kasus infeksi metapneumovirus pada manusia juga telah ditemukan di Tiongkok dalam beberapa tahun terakhir. Virus tersebut dapat menyebabkan infeksi saluran pernapasan bagian atas dan bawah, dan pernah menimbulkan wabah lokal.

Dokter kepala tersebut memperingatkan bahwa virus tersebut sampai saat ini belum ada vaksin dan obat untuk mengatasinya. Meskipun gejala yang ditimbulkan oleh virus ini umumnya ringan, tetapi harus tetap waspada agar tidak berubah menjadi penyakit yang membahayakan.

Dr. Li Tong, Kepala Dokter Unit Penyakit Menular Rumah Sakit You’an Beijing pernah mengatakan : “Virus ini bukanlah virus baru. Virus ini telah muncul di Belanda, Inggris, Finlandia, Australia, Kanada, Kenya, Norwegia dan tempat lain. Kasus anak-anak terinfeksi  HMPV juga muncul di Beijing, Chongqing, Shenzhen dan tempat lainnya”.

“HMPV adalah virus RNA rantai tunggal dengan sense negatif yang menyebabkan infeksi akut pada saluran pernapasan bawah manusia. Virus ini dapat menyebabkan infeksi saluran pernapasan atas dan bawah pada orang dari segala umur”, kata Dr. Li Tong suatu kali. Sebagian besar orang yang terinfeksi tidak menunjukkan gejala, meskipun anak kecil atau lansia lebih rentan terhadap munculnya gejala. Penyakit parah dapat terjadi pada orang-orang lanjut usia, apa lagi yang memiliki penyakit paru-paru yang mendasarinya, dan mereka yang mengalami gangguan kekebalan.

Dr. Li Tong juga menegaskan bahwa penyebaran virus ini bersifat musiman, di Tiongkok dan Hongkong, kebanyakan terjadi pada akhir musim semi dan musim panas.

Menurut hasil studi yang berlangsung selama 13 tahun pada 9 provinsi di Tiongkok, menunjukkan bahwa anak usia 5 tahun adalah kelompok yang paling rentan terinfeksi HMPV, dengan tingkat yang terdeteksi setinggi 3,1%. Virus tersebut dapat menyebabkan infeksi tunggal atau koinfeksi dengan virus pernapasan lainnya, yang dapat meningkatkan risiko anak-anak terkena radang paru-paru.

Seorang blogger video menyebutkan, bahwa belum lama ini, putrinya di AS juga terinfeksi human metapneumovirus, dan sembuh dalam waktu seminggu dengan gejala yang relatif ringan. Dia secara blak-blakan mengemukakan bahwa virus ini selain menyebar di Amerika Serikat, juga di Tiongkok, tetapi dokter Amerika akan memberitahu Anda virus apa yang menginfeksi Anda, jadi ada data statistik dalam hal ini, sedangkan dokter di Tiongkok umumnya tidak demikian.

Saat ini, Tiongkok sedang menghadapi gelombang baru invasi virus (COVID-19), dengan jumlah orang yang terinfeksi di berbagai tempat meningkat pesat, rumah sakit berjubel pasien yang minta perawatan. Saat ini, pejabat tersebut justru membesar-besarkan penyebaran HMPV yang memicu kebingungan masyarakat.

Netizen yang khawatir menulis komentarnya : “Kok gejala, ciri penularan dan tindakan pencegahan penyakit ini begitu mirip dengan COVID-19 yang belum hilang sama sekali. Tolong, jangan sampai datang lagi”.

“COVID-19 belum berakhir, apakah yang baru sudah datang ? Mungkinkah ini lagi-lagi sebaran dari laboratorium ?”

Ada juga netizen yang menduga bahwa langkah ini jangan-jangan merupakah ulah otoritas mengalihkan perhatian publik untuk mengecilkan kecurigaan terhadap situasi epidemi di Tiongkok : “Itu-itu melulu, kalau bukan COVID, ya flu tipe A, HMPV”. “Baru-baru ini banyak anak yang berulang kali mengalami demam, batuk, dan pilek, sehingga rumah sakit penuh sesak dengan pasien.” (sin)

Bagaimana Seorang Ibu Mengajarkan Anak-anaknya Agar Menikmati Pekerjaan Rumah dan Makan Malam Mereka

0

Membesarkan anak agar bahagia dan sukses dimulai dari rumah dengan hal-hal sederhana

ANNIE HOLMQUIST

Tanyakan kepada setiap orangtua apa yang mereka harapkan untuk anak mereka, dan kemungkinan besar mereka akan memberikan jawaban “kebahagiaan dan kesuksesan”.

Ada banyak sekali suara di dunia yang sombong saat ini yang memberitahu kita bagaimana cara membesarkan anak-anak yang bahagia dan sukses. “Berikan mereka pendidikan yang baik,” kata salah satu suara, sementara yang lain menyarankan “banyak kegiatan ekstra kurikuler,” sementara yang ketiga bersikeras bahwa mereka harus “bebas berkeliaran dan mandiri.”

Masing-masing suara itu mungkin ada benarnya. Namun, dalam mencari taktik pengasuhan anak yang terbaru dan terhebat, kita sering kali mengabaikan hal-hal yang sederhana.

Saya menemukan beberapa praktik dasar ini tersembunyi dalam sebuah buku anak-anak, “All-of-a-Kind Family” oleh Sydney Taylor. Kisah fiktif Taylor tentang sebuah keluarga yang terdiri dari lima anak perempuan yang tinggal di New York City selama era Edwardian ini mengacu pada masa kecilnya sendiri, memberikan gambaran sekilas tentang bagaimana “Mama” membesarkan anak-anak perempuannya menjadi orang dewasa yang sukses dan bahagia melalui tugas-tugas, konsistensi, dan persahabatan.

Kreativitas Pekerjaan Rumah

Anak-anak perempuan Mama bukanlah malaikat, Taylor menjelaskan, dan dengan demikian, mereka sering mengeluh tentang pekerjaan rumah. Membersihkan debu di ruang depan adalah tugas yang sangat ditakuti.

Setelah satu pertarungan yang sangat sulit mengenai siapa yang mendapat giliran membersihkan debu, Mama mengubah tugas tersebut menjadi sebuah permainan, menyembunyikan 12 kancing di sekitar ruangan di tempat-tempat yang strategis untuk memastikan anak-anaknya melakukan pekerjaan dengan baik. Langkah seperti itu menghasilkan masalah baru: Setiap anak perempuan bersikeras bahwa itu adalah gilirannya untuk menjadi debu! Namun, anak yang tepat dipilih dan melanjutkan perjalanannya ke ruang depan, akhirnya menemukan ke-12 kancing dan menghasilkan ruang depan yang sangat bersih.

Orang tua masa kini mengetahui bagaimana rasanya jika anak-anak mengeluh tentang pekerjaan rumah, yang mungkin menjadi salah satu alasan mengapa jajak pendapat yang sering dikutip dari Braun Research menemukan bahwa hanya 28 persen orang tua yang menyuruh anak-anak mereka melakukan pekerjaan rumah. Namun menurut penelitian lain dari Harvard, pekerjaan rumah membuat orang dewasa lebih bahagia dan lebih mandiri. Oleh karena itu, menyembunyikan resep di tengah kesibukan pekerjaan rumah, seperti yang dilakukan oleh Mama dalam “All-of-a-Kind Family”, tampaknya semakin diperlukan.

Maka, jadilah kreatif dan sesekali buatlah pekerjaan rumah menjadi menyenangkan! Atur pengatur waktu dan minta anak-anak berpacu dengan waktu untuk melakukan tugas tertentu. Tawarkan sesekali insentif untuk anak yang paling setia dalam menyelesaikan tugas-tugas dalam jangka waktu tertentu. Atau bahkan mencoba ide Mama, menyembunyikan barang untuk ditemukan anak dalam proses menyelesaikan tugas-tugas yang ditakuti.

Triknya, bagaimanapun juga, mesti strategis dalam permainan seperti itu. Mama “adalah seorang ibu yang bijaksana,” dan terus mencampuradukkan berbagai hal. Setelah minggu pertama permainan membersihkan debu, anak-anaknya tidak pernah tahu kapan kancing-kancing itu akan muncul, atau berapa banyak yang akan muncul, atau apakah ada hadiah khusus, seperti uang logam yang tersembunyi, sehingga mereka harus selalu membersihkan debu secara menyeluruh, hanya untuk memastikannya.

“Gerutuan itu tidak berhenti sepenuhnya, tetapi tidak sekeras atau sesering itu,” tulis Taylor. “Dan sementara itu, anak-anak diajari untuk menjadi pengurus rumah tangga kecil terbaik di seluruh dunia.”

Aturan dan Konsistensi yang Jelas

Menindaklanjuti apa yang Anda katakan adalah salah satu komponen terpenting dalam mengasuh anak yang sukses. Hal ini membantu orang tua menjaga kewarasan mereka karena konsistensi memungkinkan keamanan emosional pada anak-anak, yang menghasilkan emosi yang teratur dan perilaku yang lebih baik, demikian hasil penelitian dari University of Georgia. Bagi Mama, konsistensi seperti itu terutama diperlukan di meja makan:

Ada aturan ketat untuk tidak membuang-buang makanan di rumah Mama. Aturan ini telah dijadikan nyanyian oleh anak-anak:

Tidak ada sup

Tidak ada daging.

Tidak ada daging

Tidak ada sayuran.

Tidak ada sayuran

Tidak ada buah.

Tidak ada buah

Tidak ada uang receh.

Aturan ini diuji dengan berat pada suatu hari, ketika anak tengah Sarah memutuskan bahwa dia sedang tidak ingin makan sup nasi. Berputar-putar sepanjang makan siang di atas mangkuk supnya yang penuh, memberikan alasan mengapa ia tidak bisa memakannya, dan bahkan larut dalam kemarahan, Sarah akhirnya harus meninggalkan meja makan dan kembali ke sekolah dalam keadaan lapar. Tapi Mama tetap teguh. Sup itu dibuat lagi sepulang sekolah dan sekali lagi pada waktu makan malam, di mana seorang gadis kecil yang putus asa akhirnya menelan satu sendok.

Pertarungan keinginan ini tidak hanya berat bagi Sarah. “Mama juga sama menderitanya,” kata sang penulis. “Dia harus terus menguatkan dirinya pada tekadnya yang kuat. Jangan terlalu mengasihani dia, katanya pada dirinya sendiri. Tidak boleh. Dia harus belajar dari pengalamannya. Kalau saja dia mau mengambil satu sendok saja, itu sudah cukup. Saya akan bisa mengalah saat itu.”

Setiap orang tua pasti pernah mengalami hal ini. Sayangnya, terlalu mudah untuk menyerah pada rintihan dan air mata anak-atau bahkan menolak untuk memberikan hukuman. Namun orang tua  dengan lembut namun tegas menunjukkan siapa yang menjadi bos, membiarkan anak-anak tahu apa yang diharapkan dari mereka dan menindaklanjutinya, akan menemukan bahwa pekerjaan mereka akan semakin mudah dari waktu ke waktu.

Persahabatan

Kadang-kadang dikatakan bahwa salah satu hal terbaik yang dapat dilakukan orang tua untuk anak adalah memberikan saudara kandung. Penelitian menegaskan hal ini, menunjukkan bahwa saudara kandung dapat memberikan kesehatan mental yang lebih baik dan hubungan yang lebih baik kepada seseorang-tergantung, tentu saja, pada seberapa positif hubungan saudara kandung tersebut.

Kakak beradik dalam “All-of-a-Kind Family” mengalami pertengkaran, namun mereka umumnya berteman baik. Salah satu cara Mama memupuk persahabatan yang positif ini adalah dengan menyuruh mereka tidur lebih awal. Tapi Mama tidak menyuruh mereka berbaring di tempat tidur. Kelima anak perempuan itu berbagi kamar-beberapa di antaranya bahkan berbagi tempat tidur-dan diizinkan untuk berbicara dengan bebas satu sama lain, berbagi cerita dan rahasia, yang kemudian memperkuat hubungan dan kepercayaan mereka satu sama lain.

Kita perlu memberikan kesempatan yang sama kepada anak-anak kita, pertama dengan memberikan mereka saudara kandung, dan kedua dengan mengizinkan mereka untuk memiliki waktu yang positif bersama selain dengan orangtua. Sebagai bonus tambahan, hal ini memungkinkan orangtua untuk menghabiskan waktu berdua bersama, berbicara dan membangun hubungan mereka, yang membuat orangtua dan anak bahagia.

Pada akhirnya, bukan teknologi terbaru atau kesempatan luas yang dapat membuat anak-anak kita bahagia dan sukses sebagai orang dewasa. Melainkan konsistensi kita dalam memastikan mereka mengetahui dasar-dasar tanggung jawab dan dikelilingi oleh hubungan kekeluargaan yang penuh kasih.

Annie Holmquist adalah seorang komentator budaya yang berasal dari jantung kota Amerika yang menyukai buku-buku klasik, arsitektur, musik, dan nilai-nilai. Tulisan-tulisannya dapat ditemukan di Annie’s Attic di Substack.

Arab Saudi Akan Pangkas Produksi Minyak 1 Juta Barel per Hari untuk Dongkrak Harga

 Emel Akan

Negara-negara OPEC dan mitranya, yang dikenal sebagai OPEC+, menunjukkan komitmen mereka terhadap harga minyak yang lebih tinggi pada pertemuan mereka di Wina pada  4 Juni 2023.

Setelah pertemuan mereka, anggota OPEC+ memperpanjang pengurangan pasokan sukarela mereka hingga akhir 2024, yang pertama kali diumumkan pada April dan seharusnya berakhir pada akhir 2023, menurut Saudi Press Agency, kantor berita resmi kerajaan Saudi.

Selain itu, Kementerian Energi Arab Saudi mengumumkan bahwa mulai Juli, negara ini akan menerapkan pemangkasan produksi minyak mentah secara sukarela lebih lanjut, sebesar 1 juta barel per hari (bph). Pemangkasan produksi tambahan ini dapat diperpanjang setelah bulan Juli, kantor berita tersebut melaporkan. Hasilnya, produksi Arab Saudi akan dikurangi menjadi 9 juta bph di bulan Juli, dan total pengurangan sukarela menjadi 1,5 juta bph.

Keputusan ini diambil setelah para produsen minyak mentah OPEC+ mengumumkan pengurangan produksi tambahan yang mengejutkan sekitar 1,16 juta barel per hari pada bulan April.

Pertemuan akhir pekan OPEC+ merupakan salah satu yang paling panas dalam beberapa tahun terakhir. Ketegangan meningkat antara Arab Saudi dan Rusia, dua produsen minyak terbesar di dunia, mengenai batas produksi, menurut The Wall Street Journal. 

Laporan tersebut menyatakan bahwa Rusia terus mendorong sejumlah besar minyak yang lebih murah ke pasar, melemahkan upaya Arab Saudi untuk meningkatkan harga minyak.

OPEC+, yang terdiri dari 23 negara penghasil minyak, menyumbang sekitar 60 persen dari produksi minyak global pada tahun 2022.

Pemangkasan produksi ini telah menjadi sumber kekhawatiran utama bagi pemerintahan Biden, karena pada akhirnya akan merugikan konsumen AS dengan meningkatkan tekanan inflasi, terutama di SPBU. .

Pada  2 Juni, sekretaris pers Gedung Putih Karine Jean-Pierre menolak untuk mengomentari pertemuan OPEC+, dan menyatakan, “Kita semua akan melihat apa yang akan dihasilkan dari diskusi-diskusi tersebut.”

Menurut data AAA, harga rata-rata bensin nasional adalah $3,553 per galon pada 4 Juni, turun sekitar 2,5 sen dan $1,27 dari satu minggu yang lalu dan satu tahun yang lalu.

Harga minyak melonjak hingga lebih dari $80 per barel pada bulan April setelah keputusan OPEC+ untuk memangkas produksi, tetapi sejak itu berbalik arah, jatuh ke sekitar $70 per barel.

Menurut sejumlah laporan media, Arab Saudi, pemimpin de facto OPEC, mendesak pasokan minyak yang lebih ketat selama pertemuan terakhir untuk menaikkan harga minyak. Arab Saudi meminta produsen-produsen Afrika yang lebih kecil untuk menurunkan kuota mereka, yang ditentang oleh negara-negara Afrika.

Menurut prediksi ekonomi terbaru dari Dana Moneter Internasional (IMF), Arab Saudi membutuhkan harga minyak sebesar $80,90 per barel untuk menyeimbangkan anggarannya tahun ini.

Setelah pertemuan tersebut, Wakil Perdana Menteri Rusia Alexander Novak mengatakan kepada saluran TV Rossiya-24 bahwa Rusia menghormati komitmennya untuk mengurangi produksi minyak dan  tidak ada perbedaan pendapat dengan Arab Saudi.

“Hasil dari diskusi tersebut adalah perpanjangan kesepakatan hingga akhir 2024,” kata Novak, seperti dikutip dari Reuters.

Harga minyak turun secara signifikan minggu lalu setelah Tiongkok melaporkan data manufaktur yang suram, meningkatkan kekhawatiran bahwa permintaan dari importir minyak mentah terbesar di dunia itu bisa lebih lemah dari yang diperkirakan.

Novak menyatakan bahwa mereka terus mengawasi pemulihan Tiongkok pasca-COVID-19.

Pertemuan OPEC+ berikutnya akan diadakan pada 26 November di Wina. 

Pada April, sebagian besar pengurangan produksi berasal dari Arab Saudi dan Rusia. Kerajaan Arab Saudi mengurangi produksi minyaknya sebesar 500.000 bph di bulan April, dengan seorang pejabat energi Saudi menggambarkan langkah ini sebagai “tindakan pencegahan” yang bertujuan untuk “mendukung stabilitas pasar minyak.”

Rusia, yang telah mengurangi produksi minyak sebesar 500.000 bph sejak Maret sebagai tanggapan terhadap sanksi-sanksi Barat atas invasi ke Ukraina, juga mengkonfirmasi pada saat itu bahwa mereka akan memperpanjang pengurangan tiga bulan awal mereka selama enam bulan.

Para anggota OPEC+ lainnya mengikuti langkah ini. Irak mengumumkan pengurangan 211.000 bph, diikuti oleh Uni Emirat Arab (144.000 bph), Kuwait (128.000 bph), Kazakhstan (78.000 bph), Aljazair (48.000 bph), dan Oman (40.000 bph). (asr)

Pendengar Setia Rti Selama 60 Tahun : Berharap Rti Sambung Silaturahmi PMI dan Tanah Air 

ETIndonesia- Eddy Setiawan, pendengar asal Indonesia yang telah mendengarkan siaran Radio Taiwan Internasional (Rti) selama hampir 60 tahun, secara khusus menghadiri acara Temu Pendengar di Jakarta, (4 Juni). Dalam wawancara khusus dengan Rti, ia menekankan bahwa kualitas program Rti selalu bagus, menghibur, dan memberikan informasi kepada pendengarnya. Dia juga dengan tulus menyampaikan harapannya agar program-program Rti dapat memperkuat ikatan antara pekerja migran Indonesia di Taiwan dengan keluarga mereka di Indonesia dan semoga Rti dapat terus bersuara bagi mereka.

Temu Pendengar Rti di Jakarta (4/6) menyambut hangat Eddy Setiawan, seorang pendengar setia Rti selama hampir 60 tahun. Eddy Setiawan juga berkesempatan mengobrol langsung dengan pembawa acara Rti Siaran Indonesia, Tony Thamsir (譚雲福). Eddy Setiawan mengungkapkan, dia selalu ingin mendapatkan pengetahuan baru melalui program radio luar negeri sejak muda. Setelah menemukan Rti Siaran Indonesia sekitar tahun 1965, dia menjadi pendengar setia dan biasa mendengarkannya pada pukul 13.00 saat istirahat kerjanya. Bahkan, dia juga hafal jadwal siaran langsung dan siaran ulang setiap program hingga saat ini.

Dalam wawancara eksklusif dengan Rti, Eddy Setiawan menyampaikan harapannya terkait program Rti Siaran Indonesia bagi pekerja migran Indonesia di Taiwan. Dia berharap, program tersebut dapat menjadi jembatan komunikasi antara lebih dari 370.000 pekerja migran dan keluarga mereka di Indonesia. Dia juga berharap, Rti dapat terus mewakili dan menyuarakan kebutuhan mereka. Melalui penerjemahan oleh pembawa acara Rti, Amina Tjandra (鄭蕙玲), Eddy Setiawan mengatakan, “Saya berharap Rti dapat mewakili para pekerja migran untuk bersuara, sehingga mereka juga dapat mengundang keluarga mereka di Indonesia untuk bersama-sama mendengarkan program radio Rti dan mempersempit jarak di antara mereka.”

Mengenai metode mendengarkan Rti yang paling direkomendasikan, Eddy Setiawan tetap bersikeras menggunakan gelombang pendek. Menurutnya, pencarian dengan memutar dial dan mendengarkan dengan sedikit kebisingan adalah metode yang paling otentik. Eddy Setiawan mengungkapkan, program radio harus didengarkan secara langsung karena “rasanya seperti pembawa acara datang langsung ke rumah saya” dan kesempatan tersebut tidak akan terulang. Meskipun saat ini ada aplikasi dan platform internet untuk mendengarkan, tetapi menurutnya fitur pemutaran ulang kurang memiliki kehangatan personal, sehingga rasanya menjadi seperti “saya mencari pembawa acara” dan tingkat interaksi emosional terasa sangat berbeda.

Eddy Setiawan menyampaikan, selama hampir 60 tahun mendengarkan Rti, dia telah mengikuti informasi yang disampaikan dalam program tersebut dan bersama-sama mengikuti pertumbuhan dan perkembangan ekonomi Taiwan, serta mengalami kemajuan zaman. Ini adalah salah satu hal yang paling disukainya dari program-program Rti. Ia juga menekankan, program-program Rti Siaran Indonesia memiliki kualitas yang sangat baik. Dia juga berharap, di masa depan akan ada lebih banyak program yang dapat dibagikan dengan pendengar Bahasa Indonesia.

Sumber: Radio Taiwan International

Rti Menghelat Temu Pendengar Lintas Usia di Ibukota Jakarta, Bernyanyi Bersama Lantunkan Perdamaian Dunia

ETIndonesia- Radio Taiwan Internasional (Rti) menyelenggarakan kegiatan Temu Pendengar di Jakarta,  pada Minggu (4/6). Ini adalah ajang kedua bagi Rti menggelar pertemuan fisik dengan para pendengar di Indonesia.

Acara ini diramaikan oleh para pendengar dari segala usia, dari yang paling senior berusia 70 tahun hingga sepasang bayi kembar yang baru berumur satu tahun.

Chaiperson Rti, Cheryl Lai (賴秀如) menekankan, di saat situasi dunia internasional tengah bergejolak, maka cara terbaik untuk menjaga perdamaian adalah dengan menjalin komunikasi antar sesama manusia. Ia juga tidak lupa mengucapkan terima kasih kepada pendengar Indonesia atas dukungan dan antusias mereka.

Pada  4 Juni 2023, Rti menggelar Temu Pendengar kedua kalinya di Ibukota Jakarta.  Ajang kali ini berbeda dengan kegiatan sebelumnya di Pontianak, Kalimantan Barat, yang sempat dihadiri oleh 280 peserta.

Temu Pendengar yang digelar di Jakarta hari ini dihadiri oleh 30 pendengar setia Rti, dimulai dari yang termuda yakni sepasang bayi kembar yang baru berusia 1 tahun hingga pendengar senior yang sudah berusia 60 hingga 70 tahun.

Temu Pendengar pada hari ini dibuka dengan meriah oleh tarian tradisional khas Jakarta, yakni Ondel-Ondel.

Chaiperson Rti, Cheryl Lai menekankan, situasi dunia internasional saat ini tengah bergejolak dan banyak tempat di dunia yang mulai kehilangan rasa perdamaian. Melalui program multibahasa yang dimiliki Rti, maka Cheryl Lai berharap dapat merekatkan hubungan emosional antar umat manusia, guna menciptakan perdamaian.

Chaiperson Cheryl Lai mengatakan, “Stasiun Rti sudah seharusnya menyebarkan suara perdamaian. Ada banyak tempat di dunia saat ini yang mulai kehilangan rasa perdamaian. Namun demikian, perdamaian dapat tercipta kembali melalui pertukaran yang menghubungkan emosional antar umat manusia.”

Sekretaris Utama Taipei Economic and Trade Office, Yang Chun Yeh

(楊俊業), juga sangat terkesan dengan antusiasme para pendengar di Indonesia. Ia sangat menantikan kesempatan bagi para pendengar Indonesia untuk mengunjungi Taiwan, serta melihat Taiwan secara langsung. 

Yang Chun Yeh menuturkan, para pendengar tersebut sudah mendengar bagaimana kisah tentang Taiwan diceritakan melalui program yang disiarkan Rti. Jika mereka ingin bertandang ke Taiwan, maka TETO di lain pihak akan memberikan layanan dan bantuan maksimalnya.

Di penghujung acara Temu Pendengar hari ini, penyiar Rti Siaran Indonesia (RTISI), meliputi Tony Thamsir (譚雲福) , Farini Anwar (曾秀情) dan Amina Tjandra (鄭蕙玲), mengajak seluruh peserta untuk bernyanyi bersama.

Pada saat yang sama, Rti juga menandatangani Letter of Intent (LOI) bersama dengan media digital multi platform, METRUM, yang berbasis di Bandung, Jawa Barat. Kedua belah pihak akan terus membahas detail dan pertukaran program pada masa mendatang.

Semenjak tahun 1957, Rti telah meluncurkan program radio berbahasa Indonesia. Pelayanan dari RTISI sendiri telah memasuki tahun ke 67. Selain menyampaikan informasi terkini perihal Taiwan melalui siaran gelombang SW, RTISI juga terus berinovasi menggunakan layanan internet dan media sosial untuk memperluas jangkauannya, misal melalui Facebook, aplikasi seluler dan podcast.

Sumber: Radio Taiwan International

Pesawat Cessna 560 Jatuh Setelah Memasuki Udara Washington DC dan Dicegat Jet Tempur F-16

0

oleh Luo Tingting

Pada 4 Juni 2023, sebuah pesawat penumpang kecil Cessna melanggar wilayah udara Washington, D.C., sehingga langsung dicegat oleh jet tempur F-16, tetapi personel dalam pesawat kecil tersebut tidak memberikan tanggapan sampai akhirnya jatuh di pegunungan Virginia barat daya. 

Komando Pertahanan Dirgantara Amerika Utara (NORAD) mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa militer mencoba menghubungi pesawat jet Cessna 560 yang melanggar wilayah terbang Washington DC, tetapi mereka yang ada di dalamnya tidak memberikan tanggapan, sampai pesawat tersebut kemudian jatuh di pegunungan Virginia barat daya.

Reuters mengutip ucapan seseorang sumber yang mengetahui masalah tersebut melaporkan bahwa ada empat orang di dalam pesawat kecil itu, yang mampu mengangkat tujuh hingga 12 orang penumpang.

Sumber lain mengatakan Cessna itu tampaknya terbang dengan autopilot.

American Broadcasting Corporation melaporkan bahwa jet tempur F-16 yang melakukan misi tersebut berasal dari Pangkalan Angkatan Udara Andrews, dan setidaknya ada satu pilot F-16 yang menyaksikan bahwa pilot pesawat penumpang kecil tersebut tidak sadarkan diri.

Jet tempur F-16 AS diizinkan terbang dengan kecepatan supersonik untuk mencegat pesawat penyusup, menyebabkan suara dentuman sonic di atas udara Washington DC.

 “Pesawat diizinkan untuk terbang dengan kecepatan supersonik dan penduduk di daerah tersebut mungkin telah mendengar suara dentuman sonik”, sebut pernyataan NORAD. Jet tempur F-16 juga menggunakan suar untuk menarik perhatian pilot pesawat.

Banyak penduduk lokal dikejutkan oleh dentuman sonik tersebut, sebagian dari mereka menuliskan komentar di Twitter. Beberapa warga AS mengatakan bahwa suara dentuman sampai terdengar di Virginia utara dan Maryland.

FAA mengatakan bahwa pesawat Cessna yang memasuki wilayah udara larangan di Washington DC itu, lepas landas dari Bandara Elizabethton di Tennessee. Rupanya pesawat tersebut hendak terbang menuju ke Bandara MacArthur di Long Island, New York, sekitar 80 kilometer timur Manhattan.

Flight Aware, sebuah situs web pelacakan penerbangan waktu nyata menunjukkan, bahwa pesawat kecil itu tampaknya telah mencapai wilayah New York, tetapi berbelok arah 180 derajat dan jatuh di Virginia.

Seorang pejabat AS mengatakan jet tempur F-16 tidak menyebabkan kecelakaan itu. Polisi Negara Bagian Virginia mengatakan mereka sedang mencari puing-puing pesawat tetapi belum menemukannya.

FAA mengatakan akan menyelidiki kecelakaan itu bersama dengan Dewan Keselamatan Transportasi Nasional. (sin)

‘Cendekiawan Pro Penyatuan Taiwan’ Li Yi : 140 Juta Orang Mati Demi Merebut Kembali Taiwan Itu Urusan Kecil Bagi Tiongkok

 oleh Li Ming

Li Yi, seorang “Cendekiawan pro-penyatuan Taiwan dengan kekerasan” dari Partai Komunis Tiongkok baru-baru ini kembali mengeluarkan ucapan diluar nalar. Ia mengatakan bahwa demi penyatuan Taiwan, mengorbankan 140 juta orang warga Tiongkok adalah urusan kecil. Pernyataan itu menimbulkan kegemparan di Weibo. Netizen Tiongkok ramai-ramai mencela Li Yi sebagai orang yang tidak waras dan menyarankan lewat kolom komentar agar dia dan keluarganya yang terlebih dahulu dikirim ke garis depan medan perang.

Li Yi, “cendekiawan edan” dari PKT yang sering berbicara diluar nalar, baru-baru ini kembali mengungkapkan lewat saluran Youtube-nya “Li Yi Melihat Dunia”, bahwa tentu saja lebih baik jika penyatuan Taiwan dengan tidak mengorbankan satu nyawa pun, tetapi segala hal perlu didasarkan pada ilmu sosial dan bukti.

Dia kemudian melanjutkan dengan mengklaim bahwa Perang Saudara di Amerika Serikat dalam 3 tahun menewaskan 730.000 orang tentara. Jika warga sipil juga dimasukkan dalam hitungan, maka jumlah korban bisa mencapai 3 juta jiwa. Menggunakan ini sebagai referensi, “Jadi jika 140 juta orang warga Tiongkok harus tewas demi tujuan penyatuan Provinsi Taiwan, ini adalah normal, sebenarnya tidak terlalu banyak”, katanya. “Ukuran ini dalam sejarah manusia termasuk tidak berarti”.

 

“140 juta orang mati demi penyatuan Taiwan dengan kekerasan adalah urusan kecil bagi Tiongkok”. (video screenshot).

Lagi-lagi Li Yi melanjutkan ucapan edannya dengan mengatakan : “Saya pikir (penduduk Tiongkok) ada 1,4 miliar, dan tentu saja sejumlah besar dari mereka sudah ada persiapan mental, sudah siap menghadapi terjadinya korban tewas sebesar 70 juta atau 140 juta jiwa. Atau melalui sedikit pengarahan (dari pihak berwenang Tiongkok), sehingga semua pemuda (Tiongkok) setuju bahwa untuk menyatukan Taiwan, Republik Rakyat Tiongkok harus mengorbankan 140 juta atau 70 juta jiwa penduduknya”.

Setelah ada netizen Tiongkok yang memposting ucapan Li Yi dan video terkait ke media “Weibo”, maka terjadilah kegemparan di antara netizen Tiongkok. Di kolom komentar, para netizen hampir sepihak mencela dan mengecam Li Yi dengan tulisan antara lain : “Gila”, “Pernyataan ini sudah menjurus ke anti-kemanusiaan”, “Yang mau silakan ikut, saya menolak”, “Orang tersebut pakar gadungan, penghianat negara”.

Ada netizen meninggalkan pesan berbunyi : “Kirim saja pembual besar itu ke garis depan medan perang biar merasakan”.

Netizen lain menulis : “Baiklah, jika perang itu terjadi, Biar Li Yi berserta seluruh keluarganya yang terlebih dahulu berangkat (ke medan pertempuran)”.

Netizen lain menulis : “Li Yi soal korban tewas yang terjadi sewaktu Perang Saudara Amerika itu secara serius melanggar fakta sejarah, ia mengacaukan jumlah ‘korban tewas dan luka-luka’ dengan jumlah ‘korban tewas’ “

Ada netizen mengomentari : “Apakah harus melalui berperang ? Bisakah (otoritas Tiongkok) meningkatkan kesejahteraan 1,4 miliar warga Tiongkok, agar hidup seluruh penduduk lebih bahagia, berhenti mengkhawatirkan hidup. Jangan-jangan para penguasa di seberang selat (Taiwan) pun bertekuk lutut tanpa perlawanan, bahkan mungkin saja penguasa di Annan (wilayah di utara Vietnam di era Dinasti Tang), Goryeo (Korea), Siam (Thailand), mereka pun tak segan-segan datang untuk menyembah dan membayar upeti…”

Pada Oktober 2020, PKT secara resmi mengumumkan tentang korban meninggal warga Tiongkok akibat COVID-19 yang 4.000 orang. Saat itu, Li Yi dalam pidatonya di sebuah forum mengatakan, bahwa dengan jumlah (penduduk) yang lebih dari satu miliar orang di Tiongkok, “Meninggalnya 4.000 orang sama saja dengan tidak ada yang meninggal”. Gara-gara ucapannya itu, ia pun menuai kecaman para netizen di Tiongkok.

Pada April 2019, Li Yi pernah ikut rombongan tamasya ke Taiwan dan berpartisipasi dalam parade “Satu Negara Dua Sistem” yang diselenggarakan oleh organisasi pro-komunis “Dewan untuk Promosi Penyatuan”. Akhirnya ia dimasukkan ke dalam daftar persona non grata oleh Kementerian Dalam Negeri Taiwan, kemudian dideportasi ke Hong Kong. Saat itu, Eksekutif Yuan Taiwan menyatakan bahwa Li Yi adalah pemegang kartu hijau Amerika Serikat. (sin)