Epochtimes.id- Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menegaskan isu mengenai gempa Lombok yang akan memicu aktifnya gempa megathrust Selatan Jawa – Selat Sunda adalah kabar bohong (hoax). Kedua gempa tersebut dinilai memiliki sumber gempa yang berbeda dengan jarak yang sangat jauh.
“Itu Hoax, jangan percaya. Tidak benar kalau gempa Lombok akan memicu gempa megathrust Selatan Jawa. Video yang banyak beredar merupakan video lama dan tidak ada hubungannya dengan gempa Lombok,” kata Kepala BMKG, Dwikorita Karnawati di Jakarta dalam keterangannya Kamis (2/8/2018).
Dwikorita menerangkan, gempa Lombok merupakan gempa yang mempunyai aktifitas yang berbeda dengan gempa Megathrust. Gempa Lombok dibangkitkan oleh patahan aktif, sedangkan gempa Megathrust dibangkitkan oleh aktifitas tumbukan lempeng di zona subduksi.
Menurut Dwikorita, kabar bohong tersebut sengaja dihembuskan pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab untuk menciptakan kepanikan di masyarakat.
Hingga saat ini, kata dia, belum ada cara ataupun teknologi untuk memprediksi secara tepat kapan, dimana, dan berapa kekuatan gempa yang akan terjadi.
“Potensi gempa kuat di zona megathrust selatan Jawa Barat – Selat Sunda seperti halnya zona Megathust Mentawai adalah hasil kajian yang siapapun tidak tau kapan terjadinya,” tuturnya.
Lebih lanjut, Dwikorita menghimbau kepada masyarakat untuk tetap tenang dan tidak mempercayai kabar bohong yang banyak beredar lewat media sosial.
BMKG sendiri, tambah dia, terus mengupdate prakiraan cuaca, maritim, penerbangan, iklim, kualitas udara, gempabumi, dan tsunami selama 24 jam penuh. (asr)
EpochTimesId – Lebih dari 100 titik atau kasus kebakaran hutan besar masih melanda Amerika Serikat. Kebakaran hutan membara di 13 negara bagian pada sisi barat AS.
Kebakaran hutan itu membuat sedikitnya 1,4 juta jiwa berada dalam perintah evakuasi. Mereka diminta untuk meninggalkan rumah dan perkebunan, menurut National Interagency Fire Centre AS.
Salah satu kebakaran hutan yang paling parah terjadi di California. Bahkan, kebakaran hutan itu diperparah dengan kencangnya angin.
Para petugas yang berjuang memadamkan kebakaran hutan di California, Amerika Serikat pun menghadapi tantangan berat. Angin kencang bertiup sepanjang hari pada 2 Agustus 2018, waktu setempat. Angin kencang menghambat kemajuan yang telah mereka hasilkan untuk melokalisir, atau menjaga agar api tidak semakin menyebar luas.
Padahal, tiga hari sebelumnya angin berhembus ringan. Sehingga membantu petugas pemadam kebakaran membuat kemajuan signifikan. Kini, peringatan ‘bendera merah’ kembali dipasang, untuk bahaya kebakaran yang meningkat sejak 2 Agustus hingga 4 Agustus 2018. Peringatan dikeluarkan akibat perkiraan semakin meningkatnya kecepatan angin.
Hembusan angin yang kuat mulai muncul kembali sejak 1 Agustus 2018 di seberang garis punggung atas dari sisi barat gunung api. Kebakaran hutan berkobar dengan awet, sejak muncul akibat dipicu oleh kerusakan kendaraan atau kebakaran mesin mobil pada 23 Juli 2018.
“Hembusan angin itu memperlambat upaya di medan yang curam dan berbatu, untuk membentuk zona penyangga di garis depan gelombang api yang tertiup angin kencang,” kata Gabriel Lauderdale, juru bicara Departemen Kehutanan dan Perlindungan Kebakaran California (CalFire).
Kebakaran hutan yang kali ini dijuluki ‘Carr Fire’ yang telah membakar hampir 126.000 hektar hutan, lahan, dan pemukiman di wilayah Shasta-Trinity indah, sebelah utara Sacramento. Ini adalah cluster api terbesar dan paling menakutkan dari 18 titik kebakaran hutan yang signifikan di California dan lebih dari 100 titik secara nasional di AS.
Kebakaran yang juga dipicu oleh vegetasi kering dan suhu panas, telah menewaskan enam orang dan membakar 1.555 gedung menjadi reruntuhan yang membara. Api juga menghanguskan 10.600 rumah. Kebakaran hutan ini berada pada peringkat keenam dalam catatan sejarah California.
Petugas pemadam kebakaran berjuang untuk menjaga api agar tidak tumpah di atas perbukitan yang membelah Shasta dan Trinity County (karesidenan). Kegagalan untuk mempertahankan garis depan penyebaran api akan menempatkan sebuah kota, Lewiston, untuk segera dievakuasi. Kota itu hanya berjarak 3 mil di barat kebakaran.
Lebih dari 4.200 personel kini ditugaskan untuk memadamkan, atau setidaknya mencegah penyebaran kobaran api. Itu pun, mereka hanya mampu menjaga sekitar 35 persen garis perimeter kobaran api.
Lauderdale mengatakan, sebanyak 24.285 penduduk terlantar pada 2 Agustus 2018 pagi. Jumlah pengungsi itu sempat turun dari data tertinggi sebanyak 38.000 orang pengungsi, baru-baru ini. Jumlah itu berkurang karena sebagian penduduk diizinkan untuk kembali ke pemukiman ketika hembusan angin tidak terlalu kencang.
Scott McLean, juru bicara CalFire lainnya, mengatakan ada sekitar 40.000 orang yang berada di bawah perintah evakuasi di seluruh negara bagian. (Reuters/The Epoch Times/waa)
Simak juga, Pengakuan Dokter yang Dipaksa Panen Organ Hidup :
EpochTimesId – Para penumpang melarikan diri dari sebuah pesawat di Spanyol. Mereka panik setelah sebuah ponsel meledak dan terbakar tepat sebelum lepas landas pada 31 Juli 2018 lalu.
Rekaman video amatir dari landasan bandara menunjukkan penumpang meluncur menuruni slide pintu dan jendela darurat. Mereka kemudian berlari menjauhi pesawat milik maskapai RyanAir di Bandara El Prat, Barcelona.
Beberapa orang tampak keluar pesawat dengan tetap memegang barang bawaan mereka. Klip video itu diposting ke Cabin Crew Club di Twitter. Rekaman video dari anthcarrio yang diambil dari dalam pesawat menunjukkan sebuah perangkat yang dilalap api di lantai kabin, saat orang-orang berjalan melewatinya dengan panik.
Api itu tampaknya dipadamkan oleh seseorang sehingga mengepulkan asap. Pesawat itu, semula dijadwalkan terbang menuju Ibiza.
“Kami hanya sekitar 100 meter dari [gerbang] ketika perangkat itu meledak dan asap mulai keluar,” kata seorang penumpang yang identitasnya tidak diungkap, kepada The Sun.
“Untungnya saya berada di baris pertama dan saya membuka pintu darurat sebelum pilot mengaktifkan saluran.”
Ponsel itu sepertinya milik seorang penumpang dari Selandia Baru. Ponsel berada dalam sebuah koper di kompartemen penyimpanan di atasnya, ketika meledak.
“Penumpang penerbangan dari Barcelona ke Ibiza dievakuasi dalam keadaan darurat di Bandara El Prat Barcelona karena kebakaran di ponsel yang sedang diisi dengan baterai eksternal (powerbank),” bunyi pernyataan yang diperoleh The Sun. “Semua penumpang dievakuasi dari pesawat dengan cara yang aman ke terminal dan awak kabin mengambil alih perangkat.
“Charger portabel meledak di baris yang sama ketika saya sedang duduk, semua orang mencoba untuk ‘kabur’ dan semua yang saya lakukan adalah berupaya memadamkannya dengan air. Nampaknya meluncur dengan peluncur darurat dalam kondisi tidak darurat amat menyenangkan,” tulis Anthcarrio.
“Untungnya itu sebelum pesawat lepas landas. Bagaimana jika pesawat sedang terbang, dan tidak ada orang yang berpikir untuk memadamkan api yang baru muncul,” imbuhnya. (Colin Fredericson/NTD.tv/waa)
Simak juga, Pengakuan Dokter yang Dipaksa Panen Organ Hidup :
Epochtimes.id- Polisi Zimbabwe mengatakan tiga orang tewas di Harare pada Rabu, 1 Agustus 2018. Warga yang tewas ini ketika tentara membubarkan pendukung oposisi yang melempari dengan batu. Pihak oposisi menuduh partai yang berkuasa mencoba mencurangi pemilihan presiden.
Pengerahan tentara dan pemukulan mereka terhadap para pengunjuk rasa tidak bersenjata pukulan telak upaya Presiden Emmerson Mnangagwa untuk menanggalkan status paria Zimbabwe setelah beberapa dekade represi di bawah Robert Mugabe, yang digulingkan dalam kudeta pada November.
Bahkan sebelum kekerasan, para pengamat Uni Eropa mempertanyakan tindakan pemilihan presiden dan parlemen, yang pertama sejak pengunduran diri paksa Mugabe setelah hampir 40 tahun berkuasa di negara Afrika itu.
Komisi pemilihan Zimbabwe mengatakan akan mulai mengumumkan hasil pemilihan presiden pada Rabu tetapi ditunda setidaknya 24 jam. Pemantau Uni Eropa mengatakan penundaan itu merusak kredibilitas pemilu
Juru bicara kepolisian, Charity Charamba mengatakan kepada penyiaran negara Zimbabwe Broadcasting Corporation (ZBC) bahwa tiga orang yang tewas dalam bentrokan itu belum diidentifikasi.
Tembakan pecah saat pasukan, yang didukung oleh kendaraan lapis baja dan sebuah helikopter militer dan beberapa dengan wajah mereka ditutupi topeng, membersihkan jalan-jalan para demonstran oposisi.
Kerusuhan dimulai segera setelah Nelson Chamisa, pemimpin Gerakan oposisi untuk Perubahan Demokratis (MDC), menyatakan bahwa ia telah memenangkan suara populer.
Setelah membakar ban di jalan, puluhan pendukungnya menyerang polisi anti huru hara di dekat markas Komisi Pemilihan Zimbabwe (ZEC). Petugas menjawab dengan gas air mata dan meriam air.
“Saya melakukan protes damai. Saya dipukuli oleh tentara, ”kata Norest Kemvo, yang mengalami luka di wajah dan tangan kanannya.
“Ini adalah pemerintah kita. Inilah mengapa kami menginginkan perubahan. Mereka mencuri pemilihan kita. ”
Penolakan
Mnangagwa mengatakan kekerasan itu dimaksudkan untuk mengganggu pemilihan dan menyalahkan pimpinan MDC.
“Kami meminta Aliansi MDC oposisi dan seluruh kepemimpinannya bertanggung jawab atas gangguan perdamaian nasional, yang dimaksudkan untuk mengganggu proses pemilihan,” kata Mnangagwa, menurut ZBC.
Juru bicara Chamisa, Nkululeko Sibanda, mengatakan kepada wartawan bahwa reaksi tentara tidak dapat dibenarkan. “Hari ini kami melihat pengerahan tank militer dan penembakan amunisi langsung pada warga sipil tanpa alasan yang jelas.”
Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres meminta para pemimpin politik Zimbabwe dan orang-orang untuk menahan diri dan menolak segala bentuk kekerasan.
Menteri Kehakiman Ziyambi Ziyambi mengatakan tentara telah dipanggil untuk memastikan “kedamaian dan ketenangan”.
Charamba mengatakan pasukan dikerahkan atas permintaan polisi yang tidak bisa mengatasi kekerasan, dan akan tetap di bawah komando polisi.
Banyak pengunjuk rasa menuduh tentara bertindak brutal yang tidak beralasan.
“Kami tidak punya senjata. Mengapa tentara di sini memukuli kami? menembak kami? ini adalah aib bagi negara kita,” kata seorang pemuda, Colbert Mugwenhi.
Seorang saksi Reuters melihat tentara dengan tongkat memukul dua orang dan menghitung setidaknya lima truk penuh dengan tentara.
“Kami lelah karena mereka mencuri suara kami. Kali ini kami tidak akan mengizinkannya, kami akan bertarung, ”kata seorang pengunjuk rasa yang mengenakan baret MDC merah di pusat Harare.
‘Berat sebelah’
Pengamat Uni Eropa menyuarakan keprihatinan tentang penundaan dalam merilis hasil pemilu, head to head antara Chamisa dan Mnangagwa, kepala partai ZANU-PF yang berkuasa.
Tanpa stempel persetujuan komunitas internasional untuk pemilihan, pemimpin Zimbabwe berikutnya akan berjuang untuk membuka miliaran dolar keuangan donor internasional yang diperlukan untuk mengembalikan perekonomian yang hancur.
Dengan tiga kursi belum diumumkan dalam kontes parlemen, ZANU-PF memiliki 144 kursi dibandingkan dengan 61 kursi untuk MDC. Hasilnya ini menunjukkan partai yang berkuasa mencapai dua pertiga mayoritas untuk memungkinkan mengubah konstitusi sesuka hati.
Chamisa mengatakan, pengumuman awal hasil parlemen adalah cara yang disengaja untuk mempersiapkan Zimbabwe untuk kemenangan oleh Mnangagwa, mantan kepala keamanan nasional yang dijuluki “The Crocodile” dan sering disebut dengan inisial ED.
“Strategi ini dimaksudkan untuk mempersiapkan Zimbabwe secara mental untuk menerima hasil kepresidenan palsu. Kami memiliki lebih banyak suara daripada ED. Kami memenangkan suara populer (dan) akan mempertahankannya, ”kata Chamisa di Twitter.
Sebelum kekerasan pecah, Kepala Pengamat Uni Eropa, Elmar Brok mengatakan dia belum tahu apakah hal yang tak memuaskan akan memiliki efek material pada hasil pemungutan suara, tetapi mengkritik komisi pemilihan karena kadang-kadang “berat sebelah”.
Penilaian Uni Eropa sangat penting dalam menentukan apakah Zimbabwe dapat memperbaiki citranya dan menarik investor asing yang dibutuhkan untuk kebangkitan ekonomi negara ini. (asr)
EpochTimesId – Akibat perang dagang antara Amerika Serikat dengan Tiongkok, kedelai AS dikenakan tarif pembalasan oleh Tiongkok. Namun, kedelai Amerika kini berhasil keluar dari jalan buntu, bahkan mengalami peningkatan dalam jumlah yang diekspor ke Uni Eropa.
Data terbaru yang dirilis Komisi Eropa pada hari Rabu (1/8/2018) menyebutkan bahwa jumlah impor kedelai AS oleh Uni Eropa pada bulan Juli telah melonjak sebanyak 283, jika dibandingkan dengan bulan yang sama tahun lalu.
Komisi Eropa dalam laporannya yang dikeluarkan pada hari Rabu menyebutkan bahwa dalam waktu 5 pekan yang berakhir pada 30 Juli, Eropa mengimpor 360.000 ton kedelai dari Amerika Serikat. Jumlah itu melonjak 283 persen dibandingkan dengan bulan yang sama tahun lalu.
Pada 2017, impor kedelai AS oleh Uni Eropa hanya menyumbang 9 pesen dari pasar kedelai AS. Kini angka itu naik menjadi 37 persen. Uni Eropa membutuhkan 30 juta ton kedelai yang diimpor dari luar negeri setiap tahunnya.
Jean-Claude Juncker, Presiden Komisi Eropa mengatakan bahwa, Uni Eropa telah setuju untuk membeli kedelai AS, sekarang kami telah menepati janji. “Kami sangat senang untuk dapat mengimpor lebih banyak kedelai AS. Ini adalah situasi ‘win-win’ bagi masyarakat Amerika Serikat dan Eropa.”
Komisaris Pertanian dan Pembangunan Pedesaan UE, Phil Hogan mengatakan bahwa UE dan AS adalah mitra dagang jangka panjang. Upaya mempererat dan memperkuat hubungan perdagangan akan terus dilakukan di masa depan.
Menurut pengumuman itu, Juncker telah membentuk mekanisme pelaporan untuk mengimpor kedelai AS. Dia akan melaporkan status impor secara berkala, setiap dua bulanan di masa depan. Ini adalah tindakan terbaru setelah Amerika Serikat dan Uni Eropa mengeluarkan pernyataan bersama pada 25 Juli.
Pada 25 Juli 2018 lalu, Presiden AS, Donald Trump dan Presiden Komisi Eropa, Juncker mencapai kesepakatan dalam pembicaraan perdagangan. Kedua belah pihak telah berkomitmen untuk mempromosikan Tarif nol antara Uni Eropa dan Amerika Serikat dalam rangka menghindari perang dagang.
Salah satu tawar menawar dalam negosiasi adalah meningkatkan jumlah impor kedelai AS.
Pengumuman juga mengatakan bahwa selain kedelai, bungkil kedelai yang diimpor dari AS juga meningkat secara signifikan.
Pada bulan Juli, jumlah bungkil kedelai yang diimpor oleh Uni Eropa dari Amerika Serikat adalah 185.000 ton. Jumlah itu naik 33,37 kali lipat dari bulan yang sama tahun lalu, atau meningkat dari 0,3 persen menjadi 13 persen.
Tiongkok jatuhkan ‘Bom Kedelai’ ke AS, ibarat ‘membawa batu yang menimpa kaki sendiri’.
Pemerintah Tiongkok menjatuhkan ‘Bom kedelai’ yang diharapkan akan merugikan para petani AS, untuk memberikan tekanan kepada Presiden Trump. Tarif impor kedelai itu sebagai sarana pembalasan atas pengenaan kenaikan tarif oleh AS terhadap komoditas impor dari Tiongkok.
Namun, dunia luar menilai bahwa pendekatan yang diambil Tiongkok adalah ‘membawa batu yang menimpa kaki sendiri’, dan justru menimbulkan masalah keuangan dalam negeri. Saat ini, sejumlah besar industri pengolahan kedelai Tiongkok membayar harga tinggi dari perang dagang.
Economic Times baru-baru ini memberitakan bahwa sejumlah besar industri pengolahan kedelai Tiongkok mengalami penurunan produksi paling besar selama bertahun-tahun. Setidaknya 20 buah industri tersebut telah menghentikan produksi atau hampir tidak mendapatkan bahan untuk diproduksi.
Sebaliknya, industri pengolahan kedelai yang berada di wilayah tengah barat AS justru mengalami peningkatan produksi dan laba, lantaran banjir bahan baku dengan harga murah.
Selain itu, karena tarif kedelai impor dari Amerika Serikat dinaikkan, harga bungkil kedelai yang menjadi pakan utama ternak juga terus membumbung di Tiongkok. Pemerintah khawatir hal tersebut akan berdampak akhir pada pasokan pakan ternak. Pihak berwenang Tiongkok pun terpaksa mempertimbangkan untuk mengubah formula pakan.
Sedangkan melalui kerjasama antara pemerintahan Trump dengan Uni Eropa, kedelai AS mampu keluar dari jalan buntu. Kerjasama itu mengurangi dampak dijatuhkannya ‘Bom Kedelai’ oleh pihak Tiongkok terhadap industri pertanian AS.
Ketika Tiongkok menerapkan tarif pembalasan lewat kedelai AS, para ahli telah berkomentar bahwa pembalasan tersebut tidak akan melukai Amerika Serikat. Justru yang terluka adalah pasar dalam negeri Tiongkok. Karena Tiongkok merupakan konsumen dan pengimpor kedelai terbesar di dunia.
Sementara produksi kedelai global memiliki jumlah terbatas. Sehingga Tiongkok hanya bisa membeli kedelai dari negara lain, dengan harga yang lebih tinggi jika tidak membeli kedelai AS. Bagaimana pun juga rakyat Tiongkok sendiri yang harus membayar kerugian yang diakibatkan oleh balas dendam pemerintah Tiongkok terhadap AS. (Hong Mei/ET/Sinatra/waa)
Simak juga, Pengakuan Dokter yang Dipaksa Panen Organ Hidup :
EpochTimesId – Presiden Kosovo, Hashim Thaci, menolak gagasan untuk menukar wilayah negara di sepanjang garis etnis. Ide itu digelontorkan oleh Serbia untuk menyelesaikan perselisihan mengenai kemerdekaannya dari Serbia.
Namun Presiden Hashim Thaci mengatakan kepada The Associated Press dalam sebuah wawancara hari Rabu, bahwa dia terbuka untuk membahas ‘koreksi’ perbatasan yang rumit, dalam negosiasi perdamaian yang ditengahi oleh Uni Eropa, antara Kosovo dan Serbia.
“Klaim Serbia untuk divisi Kosovo tidak akan berhasil. Itu tidak bisa diterima,” katanya.
Pada tahun 1999, NATO campur tangan untuk menghentikan tindakan keras Serbia terhadap separatis Albania di Kosovo. Kosovo kemudian menyatakan kemerdekaan dari Serbia pada tahun 2008, dan diakui sebagai bangsa yang terpisah atau merdeka oleh lebih dari 100 negara. Namun, kemerdekaannya tidak diakui oleh Serbia.
Ketegangan tetap tinggi setelah negosiasi selama tujuh tahun. Meskipun Uni Eropa telah menjelaskan kepada pemerintah di Pristina dan Beograd, bahwa mereka harus menormalkan hubungan untuk bisa menjadi anggota dalam blok Uni Eropa.
Beberapa pejabat pemerintah Serbia telah menyarankan solusi yang mungkin bisa diambil. Solusi berupa pertukaran lahan atau wilayah, berdasarkan tempat etnik Serbia dan minoritas Albania terkonsentrasi, yaitu wilayah Mitrovica di utara Kosovo dengan Presevo Valley di Serbia.
Thaci mengatakan tidak akan ada “pembagian, tetapi koreksi perbatasan” yang mungkin bisa membuat Lembah Presevo menjadi bagian dari Kosovo. Dia tidak mengatakan apakah itu akan melibatkan perdagangan Mitrovica utara, tempat mayoritas orang Kosovo Serbia tinggal.
Presiden memutuskan bahwa negosiasi dengan Serbia, di bawah kepemimpinan Uni Eropa dan didukung oleh Amerika Serikat, akan menghasilkan pengakuan bilateral segera.
“Jika koreksi perbatasan Kosovo-Serbia dan kesepakatan akhir tentang pengakuan timbal balik tercapai, jika kesepakatan tersebut bersifat bilateral dan seimbang, yang berarti solusi ‘win-win’ (sama-sama menang) bagi kedua belah pihak, maka tidak ada yang akan menentangnya,” kata Thaci. (The Associated Press/The Epoch Times/waa)
Simak juga, Pengakuan Dokter yang Dipaksa Panen Organ Hidup :
Epochtimes.id- Kementerian Pertahanan Jepang mengumumkan pemindahan empat sistem anti rudal. Fakta ini memperkirakan meredanya ketegangan dengan Korea Utara.
Kementerian pertahanan Jepang ini mengatakan bahwa negara komunis itu tidak mungkin melakukan serangan rudal balistik. Ini menunjukkan Jepang tidak lagi membutuhkan unit-unit itu.
Para pejabat mengatakan KTT antara diktator Korea Utara Kim Jong Un dan Presiden Amerika Serikat Donald Trump menjadi faktor pemindahan sistem anti rudal tersebut.
Unit Patriot Advanced Capability (PAC-3) dikerahkan ke empat tempat yang berbeda pada tahun 2017 setelah Korea Utara memprovokasi seperti dilaporkan The Asahi Shimbun. Korea Utara meluncurkan rudal balistik pada Februari 2016.
Kementerian Pertahanan juga menarik personil militer yang dikerahkan dengan rudal dan memerintahkan mereka untuk kembali ke pangkalan merek. Meski demikian, Jepang tetap menyerukan kepada tentara mereka untuk tetap waspada terhadap kemungkinan ancaman dari Korea Utara.
Meskipun media yang berbasis di AS sangat kritis terhadap negosiasi Trump dengan Kim, yang bertujuan mengarah pada pelucutan senjata nuklir, negara-negara yang paling dekat dengan Korea Selatan telah membuat sejumlah langkah dan pernyataan yang mendukung karya Trump.
Jepang sebelumnya menghentikan latihan evakuasi yang mempersiapkan warga untuk potensi serangan rudal Korea Utara.
Korea Selatan mengatakan pihaknya terlibat dalam keputusan untuk menangguhkan latihan militer dengan Amerika Serikat dan mendukung perintah itu.
“Kami telah menegaskan bahwa ini adalah isyarat niat baik untuk memperkuat momentum dialog pada titik ini, tetapi itu tidak dapat diubah. Mereka dapat dengan cepat kembali jika kita melihat momentum dialog kehilangan kecepatan atau Korea Utara tidak memenuhi komitmen denuklirisasi,” kata Menteri Luar Negeri Korea Selatan Kang Kyung-wha kepada wartawan.
“Ketika kami berbicara tentang tindakan, ada banyak hal yang dapat dilakukan sebelum pencabutan sanksi. Ada langkah-langkah keyakinan yang baik. Ada langkah-langkah membangun kepercayaan diri dan penangguhan latihan militer adalah salah satu ukuran itikad baik. ”
Para pejabat Korea Selatan mengatakan pekan ini bahwa mereka bertemu dengan pejabat Korea Utara pada 31 Juli untuk membahas langkah-langkah menegakkan bagian militer dari perjanjian KTT, ketika para pemimpin kedua negara bertemu.
“Kami akan melakukan upaya terbaik untuk memastikan bahwa kami dapat menyusun langkah-langkah praktis untuk mengurangi ketegangan militer dan membangun kepercayaan antara kedua Korea melalui pertemuan ini,” kata Mayor Jenderal Kim Do-gyun, kepala delegasi Korea Selatan yang beranggotakan lima orang, mengatakan kepada wartawan sebelum berangkat ke Panmunjom.
Di depan Amerika Serikat, para pejabat mengatakan kemajuan berjalan dengan baik.
Korea Utara baru-baru ini mengirim kembali sisa-sisa 55 tentara Amerika yang tewas dalam Perang Korea. Sejumlah pejabat militer mengatakan bahwa tim pemulihan AS dapat berada di Korea Utara pada musim semi berikutnya untuk mencari sisa-sisa lainnya.
Berdasarkan citra satelit yang dianalisis oleh situs web 38 Utara menunjukkan bahwa Korea Utara mengambil langkah-langkah untuk memulai pembongkaran fasilitas utama di Stasiun Peluncuran Satelit Sohae, fasilitas peluncuran satelit utama negara itu sejak 2012.
“Karena fasilitas ini diyakini telah memainkan peran penting dalam pengembangan teknologi untuk program rudal balistik antarbenua di Utara, upaya ini mewakili mendongkrak membangun kepercayaan diri yang signifikan Korea Utara,” kata situs web tersebut. (asr)
EpochTimesId – Departemen Luar Negeri Amerika Serikat mengatakan tidak sedikitpun berkecil hati, setelah pejabat Iran menolak bertemu dengan Presiden AS, Donald Trump. Iran menolak keinginan Trump untuk bertemu dengan pemimpin tertinggi Kerajaan Islam Iran tanpa prasyarat apapun.
“Mereka berhak melakukan itu. Kami lebih memilih diplomasi, mereka lebih suka mengekspor perilaku ganas mereka di seluruh dunia. Seperti yang telah kami lihat, mereka lakukan selama bertahun-tahun,” kata juru bicara Deplu AS, Heather Nauert dalam konferensi pers 31 Juli 2018 lalu.
Dalam pendekatan ‘tongkat dan wortel’ yang khas, Trump memberikan tekanan yang semakin meningkat pada Iran. Dia kemudian memberikan pilihan jalan keluar untuk rezim Iran.
Pada bulan Mei, Trump membatalkan kesepakatan nuklir Iran (JCPOA) dan memerintahkan reimposisi atau penerapan kembali sanksi terberat secara bertahap terhadap rezim Iran. Namun pada 30 Juli, dia mengatakan pasti bersedia bertemu dengan Iran jika mereka ingin bertemu.
Para pejabat Iran menolak.
Penandatangan JCPOA lainnya, yaitu Rusia, Tiongkok, Inggris, Prancis, Jerman, dan Uni Eropa, berjanji kepada Iran bahwa mereka akan menjaga agar kesepakatan itu tetap hidup. Tetapi mereka juga menegaskan, tidak akan dapat memaksa perusahaan di negara mereka untuk tetap melakukan bisnis dengan Iran. Sebab, hal itu dapat melanggar aturan sanksi, dan dengan demikian, otomatis memutus perusahaan bersangkutan dnegan sistem keuangan AS.
Menlu AS, Mike Pompeo mengatakan satu tujuan utama sanksi adalah untuk menghentikan ekspor minyak Iran dan menghilangkan sumber pendapatan paling penting bagi Korps Garda Revolusi Islam, cabang militer itu, bersama dengan Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei, yang memegang kekuasaan atas pemerintah terpilih Iran. Sehingga dapat menghentikan dukungan mereka terhadap berbagai kelompok teroris dan militan di wilayah Arab.
Terakhir kali sanksi diberlakukan kembali, di bawah Presiden Barack Obama pada tahun 2012. Ketika itu, Iran kehilangan sekitar tiga per lima dari ekspor minyaknya. Saat itu, semua dari 20 negara yang mengimpor minyak mentah Iran menerima keringanan dari sanksi, dengan imbalan secara bertahap mengurangi impor.
Pemerintahan Trump mungkin lebih ketat. Setelah awalnya menunjukkan tidak ada keringanan sama sekali, para pejabat mengakui beberapa keringanan akan dipertimbangkan.
“Kami ingin orang-orang mengurangi pembelian minyak hingga menjadi nol, tetapi dalam kasus-kasus tertentu, jika orang tidak dapat melakukan itu dalam semalam, kami akan mempertimbangkan pengecualian,” ujar Menteri Keuangan, Steven Mnuchin kepada wartawan pada 13 Juli 2018.
Sumber industri minyak di India, importir terbesar kedua Iran dengan pesanan 2,5 juta barel per hari, sudah mengatakan pada bulan Juni bahwa mereka sedang bersiap-siap. Mereka akan beralih ke sumber minyak lain.
Arab Saudi, saingan utama Iran, sudah menawarkan 2 juta barel per hari. Mereka memiliki kapasitas produksi yang belum dimanfaatkan untuk menambal lubang di pasar minyak dunia.
Tiongkok, pelanggan terbesar Iran, menerima keringanan sanksi dari pemerintahan Obama pada 2012 silam. Meskipun mereka hampir tidak memangkas impor minyaknya dari Iran.
Tapi Trump berhadapan dengan Tiongkok dalam pertempuran tarif atas pelanggaran perdagangan. Situasi Iran memberikan Trump kesempatan untuk mengancam Tiongkok dengan sanksi. Sementara Tiongkok harus mempertimbangkan hubungannya dengan Iran, sekaligus dengan Amerika Serikat. (Petr Svab dan Reuters/The Epoch Times)
Simak juga, Pengakuan Dokter yang Dipaksa Panen Organ Hidup :
EpochTimesId – Seorang pria dilaporkan meledakkan dirinya sendiri di Belgia. Kantor berita AFP mengabarkan, ledakan itu terjadi di sebuah lapangan sepakbola kosong.
Wakil walikota Verviers, Hasan Aydin mengatakan pada 31 Juli 2018 bahwa identitas pelaku belum diketahui. Dia meledakkan dirinya di tengah lapangan sepakbola sekitar pukul 08.30 pagi, waktu setempat.
“Dia sendirian di tengah lapangan,” ujar Aydin. “Bunuh diri tampaknya merupakan alasan yang paling mungkin untuk saat ini. Sebab, jika dia ingin menimbulkan korban jiwa, orang itu akan memilih tempat lain, dan pada waktu lain.”
Pria itu, menurut wakil walikota, adalah seorang pria keturunan Eropa. Usianya diperkirakan antara 50-60 tahun. Pria itu diduga mantan perwira militer.
Kantor kejaksaan federal negara itu yang menyelidiki kasus terorisme mengatakan kepada AFP bahwa mereka tidak yakin insiden itu melibatkan terorisme.
Lapangan sepakbola itu sendiri biasanya digunakan oleh tim liga amatir, CS Verviers. Aydin mengatakan, sama sekali tidak ada korban luka.
“Dia berjalan dengan tenang menuju pusat lingkaran,” kata seorang saksi kepada surat kabar La Meuse, seperti dikutip oleh Reuters.
“Dia kemudian berhenti di sana dan meledakkan dirinya sendiri,” sambung saksi mata.
Belgia sendiri diguncang oleh kekerasan dan teror Islamis dalam beberapa tahun terakhir. Verviers, sebuah kota timur dekat Liege, adalah tempat kejadian teror pada Januari 2015. Sebuah insiden melibatkan dua orang yang terkait dengan serangan-serangan selanjutnya di Paris dan Brussels, ditembak mati oleh polisi. (Jack Phillips/The Epoch Times/waa)
EpochTimesId – Pemerintah Amerika Serikat, Rabu (1/8/2018) mengumumkan bahwa Presiden AS, Donald Trump memerintahkan pejabat perdagangan senior untuk mempertimbangkan rencana menaikkan tarif dari 10 menjadi 25 persen atas sejumlah komoditas impor dari Tiongkok. Kenaikan diperkirakan akan meningkat senilai 200 miliar dolar AS.
Presiden Trump mengeluarkan arahan ini kepada Perwakilan Perdagangan AS, Robert Lighthizer. Beberapa pejabat AS mengatakan bahwa depresiasi Renminbi adalah salah satu alasan yang mendorong Trump melakukan hal tersebut.
Kenaikan tarif merupakan inisiatif dari Gedung Putih untuk mendorong PKT menghentikan praktik perdagangan yang tidak adil. Itu juga untuk mencapai kesepakatan perdagangan baru yang potensial. Trump memiliki tujuan untuk memaksa Tiongkok kembali ke meja perundingan, membuat konsesi untuk menghindari eskalasi perang dagang.
Juru bicara Gedung Putih, Sarah Sanders pada konferensi pers di Gedung Putih mengatakan kepada wartawan, “Presiden akan terus menekan Tiongkok (PKT) untuk mempertanggungjawabkan praktek perdagangan yang tidak adil mereka. Kecurangan yang telah berlangsung dalam waktu lama. Beliau akan mengambil beberapa tindakan.”
Perwakilan Perdagangan AS merilis pernyataan
Robert Lighthizer pada hari Rabu mengeluarkan pernyataan tentang tindakan lebih lanjut berdasarkan Pasal 301 UU Perdagangan. Pernyataan tersebut menyebutkan bahwa, “Pada 18 Juni 2018, Presiden Trump menginstruksikan saya untuk menetapkan kenaikan tarif tambahan 10 persen atas komoditas Tiongkok senilai 200 miliar dolar AS.”
“Ini sebagai tanggapan atas perlakukan balas dendam Tiongkok yang lebih lanjut akan membahayakan para tenaga kerja, petani dan pebisnis AS. Untuk itu saya mulai melakukan tugas tersebut pada 10 Juli lalu,” sambung Lighthizer.
“Pekan ini, Presiden menginstruksikan saya untuk mempertimbangkan kenaikan yang tadinya 10 persen menjadi 25 persen. Tarif 25 persen akan berlaku untuk daftar produk yang telah diumumkan pada 10 Juli.”
“Pemerintah Trump terus mendesak Tiongkok (PKT) untuk menghentikan praktik perdagangan yang tidak adil, membuka pasar dan mengijinkan pasar untuk bebas bersaing. Sayangnya, Tiongkok (PKT) tidak mengubah perilakunya yang berbahaya, tetapi secara ilegal melakukan pembalasan melalui tindakan yang membahayakan para pekerja, petani, peternak dan pebisnis Amerika Serikat.”
Pernyataan Perwakilan Perdagangan juga menyebutkan ada kemungkinan cukup tinggi untuk menaikkan tarif pajak terhadap komoditas Tiongkok. Kebijakan yang memang dirancang untuk memberikan opsi tambahan bagi pemerintah juga untuk mendorong Tiongkok (PKT) mengubah kebijakan dan praktiknya yang berbahaya.
“Agar kebijakannya yang benar dapat membawa kemakmuran dan memberikan kesempatan untuk bersaing secara sehat di pasar yang terbuka. Amerika Serikat bergandengan tangan dengan mitranya yang sepaham di seluruh dunia untuk bersama-sama mengatasi pengalihan teknologi dengan cara paksa, pencurian kekayaan intelektual dan praktek perdagangan yang tidak adil lainnya. Kami siap untuk bernegosiasi dengan Tiongkok (PKT) dalam rangka untuk memecahkan pelanggaran yang ditemukan oleh Laporan Spesial 301, dan masalah lainnya yang ada,” sambungnya.
Depresiasi nilai Renminbi mungkin menjadi salah satu alasan tarif pajak dinaikkan. CNBC melaporkan bahwa seorang pejabat senior pemerintah yang tidak ingin disebutkan namanya mengatakan dalam sebuah pernyataan kepada wartawan, bahwa tindakan Trump bukan karena tindakan khusus dari PKT.
Pengumuman baru dari pemerintah AS menunjukkan bahwa bagian dari alasan AS mengambil tindakan kenaikan tarif adalah adanya dugaan kuat bahwa PKT memang sengaja mendepresiasikan nilai mata uangnya agar ekspornya lebih kompetitif.
Reuters memberitakan, Derek Scissors, sarjana asal Tiongkok di American Enterprise Institute mengatakan bahwa, kenaikan tarif 25 persen akan lebih efektif dalam mencegah barang-barang Tiongkok memasuki pasar AS.
Dia mengatakan bahwa pemerintah Tiongkok dapat melalui subsidi atau melemahkan nilai Renminbi untuk mengimbangi tarif sebesar 10 persen. Sejak awal bulan Mei, nilai tukar RMB terhadap dolar AS telah jatuh sekitar 7 persen. Itu mendorong Menteri Keuangan AS, Thomas Mnuchin memberitahu Reuters bahwa dia khawatir Beijing mungkin sedang memanipulasi nilai tukar.
“Jika kita ingin menggunakan tarif, ini akan memberi kita lebih banyak fleksibilitas untuk mengenakan tarif pajak 25 persen terhadap barang-barang Tiongkok sebesar 200 miliar dolar AS, yang merupakan ancaman yang lebih berarti,” kata Shi Jiandao.
Seorang pejabat mengatakan bahwa Trump menghendaki Robert Lighthizer mempertimbangkan kenaikan tarif. Dan itu adalah bagian dari dorongan pemerintah AS kepada Tiongkok agar membuka pasar lebih luas, meningkatkan persaingan dan meninggalkan keinginan balas dendam terhadap tarif Trump.
Trump tetap ingin melanjutkan komunikasi dengan Beijing
Pemerintah AS akan memperpanjang periode komentar publik untuk proposal kenaikan tarif dari awalnya 30 Agustus menjadi 5 September 2018. Kesempatan tersebut dimaksudkan untuk memberikan umpan balik mengenai kenaikan tarif yang diberlakukan Gedung Putih. Perwakilan Perdagangan belum membuat keputusan akhir apakah akan memberlakukan tarif baru atau tidak.
Pada saat yang sama, para pejabat perdagangan AS masih terus melakukan ‘negosiasi bawah meja’ dengan rekan-rekan Tiongkok mereka, guna mencarai kesepakatan yang potensial.
Reuters melaporkan bahwa 2 orang pejabat pemerintah Trump mengatakan kepada wartawan pada panggilan konferensi bahwa Trump masih mau berkomunikasi dengan Beijing. Melalui pembicaraan informal, kedua negara sedang membahas apakah mungkin untuk melakukan negosiasi yang bermanfaat.
“Kami tidak memiliki laporan tentang isu-isu spesifik saat ini, atau putaran diskusi tertentu. Tetapi komunikasi masih terbuka, dan kami mencoba untuk mencari tahu apakah ada kondisi untuk kontak khusus antara kedua pihak,” kata seorang pejabat.
Bulan lalu, Gedung Putih mengumumkan bahwa pengenaan tarif senilai 200 miliar dolar AS akan diterapkan beberapa hari setelah pembalasan Tiongkok terhadap barang impor dari AS yang bernilai 34 miliar dolar AS.
Seorang pejabat mengatakan pada hari Rabu bahwa pemerintahan Trump sedang mempertimbangkan apakah akan mengenakan pajak tambahan senilai 16 miliar dolar AS, tetapi peninjauan masih berlangsung.
Dalam sebuah wawancara dengan CNBC, Trump mengatakan bahwa jika Beijing tidak membuat konsesi perdagangan, Dia akan mengenakan tarif atas semua barang impor dari Tiongkok senilai 550 miliar dolar AS. (Xia Yu/ET/Sinatra/waa)
Epochtimes.id- Kelompok teroris ISIS mengklaim bertanggung jawab atas pembunuhan dua pengendara sepeda warga Amerika serikat dan dua wisatawan asing lainnya di Tajikistan.
ISIS merilis sebuah video yang menuduh untuk menunjukkan sekelompok orang yang berjanji setia sebagai pelaku seperti diungkapkan Radio Free Eropa melaporkan pada 30 Juli.
Sebelumnya, para pejabat di Tajikistan mengatakan bahwa sebuah partai terlarang berada di balik serangan itu.
Dua orang Amerika, seorang Swiss, dan seorang warga Belanda ditabrak mobil di Danghara. Para penyerang itu kemudian diduga menusuk para korban, menurut laporan tersebut. Dua orang asing lainnya terluka.
Para penyerang “adalah tentara daesh dan melakukan serangan sebagai tanggapan terhadap seruan untuk menargetkan warga negara-negara koalisi,” kata pernyataan ISIS seperti dilaporkan RFE.
Dalam sebuah pernyataan pada Selasa lalu, Kementerian Dalam Negeri menuduh Partai Kebangkitan Islam Tajikistan berada di balik serangan itu seperti dilaporkan Al-Jazeera yang didukung oleh Qatar.
Para pemimpin yang diasingkan di partai itu mengatakan mereka tidak memiliki kaitan dengan serangan itu. Mereka mengatakan bahwa pihak berwenang Tajik menggunakan insiden itu untuk tujuan politik.
Kementerian Dalam Negeri Tajikistan mengatakan pada 31 Juli bahwa empat tersangka penyerang tewas dalam insiden itu, memasang foto-foto grafis mayat mereka di situs web kementerian. Empat tersangka lainnya ditahan.
“Kami benar-benar menyangkal tuduhan tidak logis oleh kementerian dalam negeri dan mengutuk tindakan teroris ini,” kata pemimpin IRPT di pengasingan Muhiddin Kabiri kepada Reuters.
“[Pernyataan] ini menarik perhatian dari para penjahat yang sebenarnya.”
“Menurut beberapa sumber, pada 29 Juli, warga Tajikistan menabrak tujuh pengendara sepeda asing dengan kendaraan mereka, keluar dari mobil, dan menikam pengendara sepeda dengan pisau. Kementerian Dalam Negeri telah menahan seorang tersangka dan menewaskan paling tidak tiga tersangka lainnya. Sampai sekarang, Kedutaan Besar AS tidak memiliki bukti yang menunjukkan tingkat ancaman yang meningkat bagi warga AS, ” demikian Kedutaan Besar AS di Dushanbe mengatakan dalam sebuah pernyataan.
Ia menambahkan: “Kami mendorong warga AS untuk menjaga lingkungan mereka dan mengambil tindakan pencegahan yang direkomendasikan di bawah ini. Kami mengutuk serangan tidak masuk akal itu, menawarkan belasungkawa sedalam-dalamnya kepada keluarga korban, dan berharap yang terluka cepat sembuh.”
“Karena masalah privasi, kami tidak dapat membagikan detail lebih lanjut tentang warga AS. Kedutaan Besar memuji otoritas Tajikistan atas tanggapan mereka yang profesional dan cepat atas insiden itu, dan kami akan terus bekerja sama dengan mereka dalam penyelidikan yang sedang berlangsung. ”
Insiden itu terjadi di Danghara, 93 mil selatan Dushanbe, ibu kota negara itu.
Tajikistan, negara yang terkurung daratan, dibatasi oleh Afghanistan, Kyrgyzstan, Tiongkok, dan Uzbekistan.
Negara ini telah diperintah selama beberapa dekade oleh Presiden Emomali Rahmon, yang adalah seorang pejabat Partai Komunis ketika negara itu adalah bagian dari Uni Soviet.
Departemen Luar Negeri AS telah menggambarkan Tajikistan sebagai “negara otoriter, dan kehidupan politik didominasi oleh Presiden Emomali Rahmon dan para pendukungnya.” AS menyebut bahwa Tajkistan memiliki catatan hak asasi manusia yang buruk. (asr)
Epochtimes.id- Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi, Kementerian ESDM merekomendasikan untuk memperhatikan lokasi pembangunan, khususnya di wilayah-wilayah yang rumahnya rusak berat.
Hal tersebut disampaikan oleh perwakilan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) pada rapat koordinasi Pos Komando Penanganan Darurat Bencana Gempa Bumi Lombok pada Rabu pagi (1/8) di Desa Madayin, Kecamatan Sambelia, Lombok Timur, NTB.
Kepala Bidang Mitigasi Gempabumi dan Tsunami PVMBG Dr. Sri Hidayati menyampaikan bahwa potensi bahaya yang mungkin terjadi selain gempa bumi, yaitu gerakan tanah. Pihaknya telah melakukan pemetaan di beberapa wilayah.
Sri menambahkan bahwa titik yang terjadi kerusakan tanah karena proses deformasi atau gerakan tanah sebaiknya tidak digunakan pembangunan kembali rumah rusak berat.
Dusun Melempo yang berlokasi di Desa Obel-Obel teridentifikasi memiliki 11 retakan tanah.
“Setiap retakan yang ditelusuri dimana rumah terbangun rusak semua,”tambah Sri Hidayati pada Rabu (1/8/2018) dalam keterangannya yang disampaikan juru bicara BNPB Sutopo Purwo Nugroho.
Data rumah rusak per hari ini (1/8) mencapai 5.448 unit. Jumlah rumah rusak berat dan ringan masih dalam proses verifikasi. Pemerintah akan memberikan bantuan stimulan untuk rumah rusak berat per unit sejumlah Rp 50 juta, sedangkan rusak ringan Rp 10 juta.
Setelah proses verifikasi, Pemerintah Kabupaten Lombok Timur dan Lombok Utara diharapkan untuk segera membuat surat keputusan mengenai penerima bantuan pembangunan rumah berdasarkan nama dan alamat.
Wakil Komandan Posko menyampaikan untuk penambahan data dukung untuk penerima bantuan rumah dengan menyertakan dokumen kartu tanda penduduk dan rekening bank yang telah ditunjuk.
Masyarakat penerima bantuan sesuai dengan SK akan dibuatkan nomor rekening bank kemudian dana bantuan akan dikirimkan oleh Pemerintah ke rekening tersebut. Penggunaan uang juga diatur sesuai dengan kemajuan pembangunan perbaikan rumah. Terkait ini akan diberikan pendampingan sehingga pembangunan rumah dapat berlangsung dengan baik.
Sementara itu, bantuan kemanusiaan disepakati dalam rapat koordinasi Posko berlokasi di aula Desa Sugihan, Sambelia, Lombok Timur. Aula yang digunakan sebagai gudang logistik ini digunakan untuk pemberian bantuan logistik bagi warga terdampak di Lombok Utara dan Lombok Timur. Pendataan hingga kini (1/8) pengungsi berjumlah 10.062 jiwa yang tersebar sebagian besar di wilayah Lombok Timur.
Bantuan terus disalurkan. Korban gempa masih memerlukan bantuan. Kebutuhan mendesak saat ini adalah air bersih, permakanan siap saji, selimut, terpal, MCK, trauma healing, dan kebutuhan dasar lainnya. (asr)
EpochTimesId – Tiongkok dikabarkan mengabaikan sanksi PBB terhadap Korea Utara. Rezim komunis memasok dua buah generator ke Pyongyang untuk memperkecil kekurangan pasokan listrik di kota tersebut.
Radio Free Asia mengutip sumber Pyongyang, mengatakan bahwa dua generator dikirim ke Korea Utara oleh staf perdagangan melalui jalur air pada bulan Juni lalu, untuk menghindari pengawasan sanksi. Setiap generator dapat menghasilkan 100.000 kilowatt listrik per hari.
Sumber tersebut mengatakan bahwa penduduk Pyongyang membutuhkan kira-kira 500.000 kilowatt listrik setiap hari. Kedua generator ini dapat menghasilkan 200.000 kilowatt listrik per hari. Jika digabungkan dengan listrik yang dihasilkan oleh generator lama, maka perbandingan antara pasokan dan permintaan listrik di Korea Utara lebih seimbang.
Pyongyang kini tidak kekurangan listrik.
Listrik yang dihasilkan dari pembangkit listrik tenaga air yang dibangun bersama oleh Tiongkok-DPRK, semua diberikan kepada Korea Utara.
Selain itu, sumber dari Phyonganbuk-do mengatakan kepada Radio Free Asia bahwa listrik yang dihasilkan dari PLTA yang dikembangkan bersama oleh Tiongkok dengan DPRK di Sungai Yalu pada awalnya dikonsumsi untuk kedua negara. Namun, kini semua listrik yang dihasilkan, digunakan oleh Korea Utara.
Sumber itu mengatakan bahwa ini adalah kado dari Xi Jinping untuk Kim Jong-un, setelah mereka bertemu untuk kedua kalinya di kota Dalian pada 7 Mei lalu.
Lebih dari 60 tahun yang lalu, Tiongkok dan DPRK bersama-sama membangun dan mengelola sejumlah pembangkit listrik tenaga air di daerah perbatasan. Semuanya menggunakan air Sungai Yalu sebagai daya pembangkit listrik.
“Listrik yang dihasilkan oleh pembangkit listrik ini sewajarnya dinikmati oleh kedua negara, tetapi karena Xi Jinping telah memberikan semua hak pengelolaan kepada Korea Utara, jadi kita sekarang dapat menggunakan semua listrik yang dihasilkan oleh pembangkit listrik ini,” ujar sang sumber.
Menurut sumber, hak eksklusif dari generator yang disediakan oleh Tiongkok dan pembangkit listrik tenaga air Sungai Yalu telah sangat meringankan masalah kekurangan listrik Korea Utara. Masalah yang sejak lama menjadi kendala bagi pertumbuhan ekonomi negara itu. (Chen Juncun/ET/Sinatra/waa)
EpochTimesId – Seorang pria asal Amerika Serikat, Greg Manteufel, harus menjalani amputasi pada beberapa anggota tubuhnya. Dia tertular infeksi darah langka, yang kemungkinan besar ditularkan melalui anjingnya.
Greg Manteufel, dari West Bend, Wisconsin, dikirim ke ruang gawat darurat ketika dia mengalami gejala flu berat, seperti dilansir Fox6 pada 30 Juli 2018 lalu.
“Ini memukulnya dengan sepenuh hati,” kata Dawn Manteufel, istrinya, kepada stasiun TV itu. “Dia mengalami memar pada seluruh tubuhnya. Tampak seperti seseorang memukulnya dengan tongkat baseball.”
Pada akhir Juni, dokter menemukan bahwa tes darah mengungkap infeksi yang disebabkan oleh bakteri capnocytophaga. “Butuh satu minggu, dan mereka mengambil kakinya,” kata Dawn Manteufel.
“Bakteri jenis ini berasal dari air liur anjing. Infeksi ini, di dalam darahnya memicu respon yang sangat parah di tubuhnya,” kata Dr. Silvia Munoz-Price, yang merupakan spesialis penyakit menular dari Medical College of Wisconsin.
“Kadang-kadang begitu banyak penurunan sehingga lengan dan kaki menjadi mati,” tambah Dr. Silvia.
Laporan afiliasi Fox itu menyatakan bahwa dokter kemudian terpaksa mengamputasi anggota tubuhnya.
‘Hit him with a vengeance:’ Bacteria found in dog saliva forces amputation of West Bend man’s limbs https://t.co/vOw0Nol11C
— Accountable Masculinity (@Codetalk_AM) July 31, 2018
“Bakteri ini menyebabkan sepsis di tubuh Greg yang benar-benar mengubah, tidak hanya kehidupan Greg tetapi seluruh keluarganya juga. Dalam beberapa hari setelah dirawat di rumah sakit sementara masih berjuang untuk hidupnya, Greg pertama kehilangan kedua kaki,” tulis pernyataan keluarga, pada halaman penggalangan donasi, GoFundMe.
“Setelah operasi kedua untuk menghilangkan lebih banyak kerusakan pada kaki, dia diamputasi melalui kedua tempurung lutut. Pembedahan dijadwalkan untuk mengangkat sebagian dari kedua tangan karena kerusakan dari sepsis terlalu luas,” sambung pernyataan keluarga.
“Kita tidak bisa membungkus kepala kita di sekitarnya bahwa semua tiba-tiba, dia berusia 48 tahun dan berada di sekitar anjing sepanjang hidupnya, dan ini terjadi,” sambung sang Istri.
Beberapa jenis bakteri Capnocytophaga, menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (CDCP), hidup di mulut anjing dan kucing.
“Jarang, spesies Capnocytophaga dapat menyebar ke manusia melalui gigitan, goresan, atau kontak dekat dari anjing atau kucing dan menyebabkan penyakit. Kebanyakan orang yang memiliki kontak dengan anjing atau kucing tidak menjadi sakit,” ujar CDCP
CDCP menambahkan, orang dengan sistem kekebalan yang lemah akan mengalami kesulitan melawan infeksi. Misalnya, orang dengan kanker atau mereka yang menggunakan obat tertentu seperti steroid. Mereka memiliki risiko lebih besar untuk menjadi sakit parah, jika tertular Capnocytophaga. (Jack Phillips/The Epoch Times)
Simak juga, Pengakuan Dokter yang Dipaksa Panen Organ Hidup :
The Epoch Times – Amerika Serikat dan Tiongkok sedang berusaha untuk memulai kembali negosiasi guna menghindari perang dagang berkelanjutan, seperti dilansir Bloomberg News pada hari Selasa (31/7/2018). Namun, Departemen Keuangan AS menolak untuk memberikan komentar.
Setelah berita tentang rencana memulai kembali negosiasi beredar harga saham di bursa AS berangsur menanjak. Imbal hasil obligasi AS juga membaik, dan nilai tukar RMB ‘lepas pantai’ pada awal perdagangan, dengan menunjukkan tren naik. Disusul nilai dolar AS menurun.
Menurut dua sumber yang akrab dengan masalah keuangan AS, Menteri Keuangan AS, Steven Mnuchin dan Wakil Perdana Menteri Tiongkok, Liu He sedang dalam percakapan pribadi. Mereka berusaha untuk mencari langkah terbaik guna menghindari perang dagang menyeluruh.
Seorang sumber yang tidak mau disebutkan namanya mengatakan, wakil-wakil dari Mnuchin dan Liu He sedang berunding ‘di bawah meja’. Mereka mencari kesempatan negosiasi kembali.
Menurut mereka bahwa kapan, topik isu bahasan, cara yang mau dipakai dan sebagainya masih belum mencapai kesepakatan akhir. Akan tetapi kedua belah pihak telah saling berjanji untuk memperbanyak negosiasi di waktu mendatang.
Para pejabat AS dan Tiongkok baru-baru ini secara terbuka menyatakan bahwa mereka mungkin akan memulai kembali perundingan. Mnuchin mengatakan kepada stasiun televisi keuangan CNBC pekan lalu, sedang melanjutkan beberapa percakapan mendasar dengan pihak Tiongkok.
Perwakilan Perdagangan AS, Robert Lighthizer pekan lalu menghadiri sidang dengar pendapat di Kongres AS. Dia mengatakan bahwa ketegangan dalam perdagangan dengan Tiongkok itu sudah merupakan masalah yang dihadapi dalam waktu lama.
“Kita percaya ada permasalahan yang dapat diselesaikan dalam waktu pendek, tapi secara umum, untuk menuntaskan masalah perdagangan dengan Tiongkok adalah butuh waktu tidak sedikit,” ujar Robert.
“Tetapi ini tidak berarti masalah yang kita hadapi sekarang dibiarkan untuk terus berlanjut,” tambahnya.
Sejak bulan April tahun ini, negosiasi AS-Tiongkok telah berlangsung selama 3 kali. Wakil AS adalam Steven Mnuchin dan wakil Tiongkok adalah Liu He.
Akibat negosiasi tidak mencapai hasil yang diharapkan, maka AS terpaksa menjalankan kebijakan yang sudah dijadwalkan pada 6 Juli 2018. Kebijakan itu yakni kenaikan tarif untuk barang impor dari Tiongkok senilai 34 miliar dolar AS.
Pada hari yang sama, Tiongkok juga melakukan tindakan serupa sebagai pembalasan.
Sebelum 31 Juli, kedua belah pihak menolak untuk mengambil tindakan konsesi. Menurut sumber ketiga yang tak mau disebutkan namanya, bahwa pekan ini Trump akan mengadakan pertemuan tingkat tinggi untuk membahas situasi perang dagang dengan Tiongkok dan sikap yang perlu diambil AS.
Mungkin saja AS paling cepat pada hari Rabu ini akan menggerakkan lagi kenaikan tarif senilai 16 miliar dolar AS atas komoditas lain yang diimpor dari Tiongkok. Tiongkok juga menagaskan akan melakukan pembalasan jika hal itu dilakukan. (Lin Yan/ET/Sinatra/waa)
Simak juga, Pengakuan Dokter yang Dipaksa Panen Organ Hidup :