Korban Gempa di Lombok Mencapai 91 Orang Meninggal Dunia dan 209 Orang Terluka

Epochtimes.id. Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho merilis hingga Senin (6/8/2018) siang dampak akibat gempa di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) terus bertambah menjadi 91 orang meninggal dunia dan 209 luka-luka.

Sutopo merinci pemantaun gempa yang paling parah dirasakan di Lombok Utara karena berada di wilayah pusat gempa. Termasuk di daerah Lombok Timur dan wilayah padat penduduk di Lombok Barat.

“Hingga siang ini korban meninggal 91 orang, 209 orang luka-luka, ribuan rumah rusak, dan ribuan warga masih mengungsi,” kata Sutopo Purwo Nugroho di Kantor BNPB, Jakarta, Senin (6/8/2018).

Menurut Sutopo, data ini masih merupakan laporan sementara. Pasalnya, hingga kini pendataan masih terus dilakukan. Ini dikarenakan masih belum sepenuhnya wilayah terdampak dijangkau oleh petugas gabungan.

Rincian korban meninggal di Lombok Utara menyebabkan72 orang meninggal dan 64 orang luka-luka

– Desa Gondang Kecamatan Gangga 9 orang

– Desa Sesait 5 orang

– Desa Sntong Pansor Daya Kecamatan Kayangan 18 orang

– Desa Dangiang kecamatan Kayangan 10 orang

– Desa pemenang Kecamatan Pemenang 1 orang

– Gili Air 1 orang

– Desa Gumantar 18 orang

– Lengkuku 2 orang

– Karang Lande 1 orang

– Desa Manggala 7 orang

Di Kabupaten Lombok Tengah, korban meninggal dunia 2 orang dengan rincian:

– Desa Pengadang 1 orang

– Desa Aik Berik Batu Keliang 1 orang

Di Kabupaten Lombok Timur, korban meninggal dunia dua orang, dengan rincian:

– Pohgading 1 orang

– Desa Pringga Jurang Kecamatan Montong Gading 1 orang

Di kabupaten Lombok Barat korban meninggal dunia 9 orang, dengan rincian:

– Rincian di Desa Gunung Sari 7 orang

– Desa Keduri satu orang

– Desa Gerung satu orang

Di Kota Mataram, 4 orang meninggal dunia, 63 orang luka berat, 8 luka ringan, 37 orang.

Sutopo menjelaskan sebagaian besar korban meninggal dunia dikarenakan tertimpa oleh bangunan yang rusak karena gempa. Selain itu, kata Sutopo, ada warga yang panik saat gempa terjadi hingga terjatuh.

“Sebagian besar tertimpa oleh bangunan dinding-dinding yang roboh,” urai Sutopo. (asr)

Sumber : Erabaru.net

Musisi Cello Diturunkan dari Pesawat Karena Bawa Alat Musik Besar

0

EpochTimesId – Seorang suami musisi protes dan marah kepada maskapai penerbangan American Airlines, baru-baru ini. Istrinya, seorang musisi musik klasik, diduga dikeluarkan dari penerbangan American Airlines karena membawa cello.

Jay Tang memposting pengalamannya tentang peristiwa itu di Facebook. Dia juga memposting komunikasinya dengan maskapai penerbangan.

Menurut postingan itu, sang Istri, Jingjing Hu, diminta untuk turun dan meninggalkan penerbangan American Airlines dari Miami ke Chicago dengan biola versi bass miliknya.
Jay Tang menulis, dia sudah membeli tiket untuk cello. Sehingga seharusnya, Celo itu bisa tetap dibawa di kompartemen (bagasi kabin) penumpang pesawat. Dia juga menulis bahwa Hu tidak punya masalah dalam perjalanan ke Miami.

Tang menulis bahwa Hu diberitahu untuk turun dari pesawat ketika gerbang keberangkatan hampir selesai. Staf penerbangan mengatakan pesawat itu terlalu kecil untuk cello.

Tang juga menulis bahwa teman Hu, yang tetap berangkat dengan penerbangan itu, mengatakan ada penumpang lain duduk di kedua kursi yang telah dipesannya untuk dirinya sendiri dan cello-nya. Tang curiga bahwa maskapai penerbangan itu menjual tiket berlebih, sehingga membutuhkan kursi tambahan yang mengorbankan istrinya.

https://www.facebook.com/jay.tang/posts/10156376685160569

“Anda memiliki begitu banyak kesempatan untuk mengatakan kepada saya ‘Anda tidak bisa naik’ kemarin,” kata Hu kepada American Airlines melalui NBC 5. “Anda tidak pernah mengatakan kepada saya sampai saya duduk (di kursi penumpang).”

Staf penerbangan mengatakan penerbangan berikutnya juga terlalu kecil. Sehingga Hu memanggil Polisi. Staf penerbangan justru mengatakan dan mengklaim Hu susah untuk diatur sehingga diturunkan dari pesawat, menurut Tang.

Tang menulis bahwa Hu akhirnya memesan penerbangan kembali ke Chicago pada hari berikutnya. Tetapi dia diberi sedikit penjelasan dari American Airlines.

“Sayangnya ada miskomunikasi tentang apakah cello yang dibawa memenuhi persyaratan untuk dibawa di pesawat yang Ia tumpangi,” kata sebagian pernyataan dari American Airlines, yang diperoleh NBC 5.

Tang memposting tangkapan layar dari komunikasi pribadinya dengan perusahaan penerbangan itu. Maskapai mengatakan bahwa cello tidak muat di pesawat 737, dan itulah sebabnya dia harus menunggu jenis pesawat yang berbeda pada hari berikutnya. Tang menjawab bahwa mereka seharusnya diberitahu sebelumnya jika masalahnya adalah ukuran alat musik. (NTD.tv/waa)

Video Pilihan :

https://youtu.be/fTKcu82AtsA

Pasca Gempa 7 SR di Lombok, Masyarakat Diminta Tidak Panik

Epochtimes.id- Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) resmi mengakhiri peringatan dini terhadap tsunami pukul 20.25 WIB, seusai gempa dengan magnitudo 7.0 mengguncang Lombok Utara, Minggu (5/8).

“Peringatan dini tsunami berakhir. Kami minta masyarakat untuk tidak lagi panik,” ungkap Kepala BMKG Pusat, Dwikorita Karnawati, Minggu (5/8/2018).

Dwikorita memaparkan, sejak peringatan dini tsunami dikeluarkan BMKG telah terjadi tsunami kecil di tiga titik. Masing-masing di Desa Carik setinggi 13,5 cm, Desa Badas 10 cm, dan Desa Lembar 9 cm.

“Potensi tsunami ini berada di level waspada, prediksi paling tinggi 0,50 meter,” imbuhnya.

Seperti diketahui, gempa dengan magnitudo 7.0 mengguncang Lombok Utara sekitar pukul 18.46 WIB, Minggu (5/8).

Gempa yang berlokasi di 8.37 LS, 116.48BT dengan kedalaman 15 Kilometer tersebut berpotensi terjadinya tsunami.

Namun demikian, Dwikorita meminta masyarakat untuk tetap waspada dan untuk sementara waktu tidak berada dibawah bangunan-bangunan yang rawan runtuh. Mengingat kemungkinan terjadinya gempa susulan masih saja bisa terjadi meskipun dengan magnitudo yang jauh lebih kecil.

“Tetap waspada, cari tempat lapang dan hindari bangunan maupun gedung yang rawan runtuh,” imbuhnya. (asr)

Presiden Venezuela Klaim Bom Drone Upaya Percobaan Pembunuhan

0

EpochTimesId – Presiden Venezuela, Nicolas Maduro mengklaim bahwa serangan bom drone merupakan upaya percobaan pembunuhan terhadap dirinya. Beberapa ledakan terdengar ketika Maduro berpidato dalam sebuah acara parade militer.

“Ini adalah upaya untuk membunuh saya. Hari ini mereka berusaha untuk membunuh saya,” kata Maduro kepada The Associated Press pada 4 Agustus 2018, waktu setempat.

Presiden negara sosialis itu tidak terluka dalam insiden tersebut. Insiden yang menurut para pejabat dipicu oleh drone yang meledak, menurut NPR.

Menteri Komunikasi Venezuela, Jorge Rodriguez mengulangi klaim dari Maduro. Dia menyebut ledakan itu sebagai serangan. Dia menambahkan bahwa tujuh tentara terluka dalam serangan itu.

“Tepat pukul 5:41 sore, di sore hari beberapa ledakan terdengar,” kata Rodriguez, menurut AP. “Investigasi dengan jelas mengungkapkan, ledakan berasal dari perangkat mirip drone yang membawa bahan peledak.”

Rekaman video yang diposting di Twitter oleh Chanel Venezuela, NTN24 TV menunjukkan saat ledakan itu meledak sebelum siaran terputus. Maduro dan istrinya terlihat mendongak ke langit.

Jaksa Agung Venezuela, Tarek William Saab mengatakan kepada AP bahwa percobaan pembunuhan diarahkan bukan hanya pada Maduro. Upaya pembunuhan ditujukan juga kepada seluruh komando tingkat atas militer yang berada di atas panggung bersama sang Diktator.

“Kami berada di tengah-tengah gelombang perang sipil di Venezuela,” kata Saab.

Maduro menuduh insiden itu sebagai serangan terhadap faksi sayap kanan. Dia juga mengklaim bahwa pemerintah AS dan Kolombia memiliki peran dalam insiden itu, menurut NPR. Presiden Kolombia, Juan Manuel Santos, menurutnya, berada di balik insiden itu.

Seorang pejabat pemerintah Kolombia mengatakan kepada Reuters bahwa tuduhan Maduro terhadap Santos adalah tidak masuk akal. Sumber itu menambahkan bahwa Santos berada di baptisan cucunya pada 4 Agustus, “Dia tidak memikirkan hal lain, apalagi menjatuhkan pemerintah asing.”

Sebuah kelompok yang kurang dikenal, yang disebut ‘Gerakan Tentara Nasional di T-shirt’ mengaku bertanggung jawab atas serangan itu, menurut laporan Reuters. Dalam serangkaian posting di media sosial, kelompok itu menyatakan mereka berencana untuk menerbangkan dua drone. Akan tetapi, satu drone dilumpuhkan oleh penembak jitu yang menembak jatuh pesawat tanpa awak itu.

Venezuela, negara penghasil minyak yang dulu kaya raya, kini berada di dalam krisis sejak lima tahun di bawah pemerintahan sosialis Presiden Maduro. Rakyat Venezuela berjuang untuk membeli makanan dan obat-obatan langka yang tersedia di negara itu di tengah meningkatnya inflasi.

Dalam beberapa bulan terakhir, orang-orang Venezuela dipaksa menyeberang ke Kolombia dan negara-negara Amerika Selatan lainnya. Mereka ber-emigrasi demi untuk mendapatkan makanan dan kebutuhan pokok lainnya. (Jack Phillips dan Reuters/The Epoch Times/waa)

Video Rekomendasi :

Nelayan Belgia Ikuti Tradisi 500 Tahun Menangkap Udang dengan Berkuda

EpochTimesId – Suhu panas melanda Eropa baru-baru ini. Beberapa negara bahkan mencatat rekor suhu tinggi baru.

Namun rupanya, suhu panas tidak mampu mencegah para nelayan udang Belgia untuk menangkap udang dengan cara tradisional. Ini adalah cara mereka menangkap udang yang sudah turun-menurun, tradisi berusia lebih dari 500 tahun, yakni dengan berkuda.

Di bawah terik matahari, para nelayan meninggalkan rumah dengan membawa peralatan yang diperlukan untuk menangkap udang. Setibanya di pantai bagian utara, para nelayan mulai mempersiapkan jaring, meletakkan keranjang untuk mengisi hasil tangkap di pelana. Mereka pun naik kuda lalu menebarkan jaring dari atas kuda yang berjalan menuju laut.

Menangkap udang dengan berkuda, adalah tradisi nenek moyang bangsa Belgia dalam menangkap udang sejak abad 16. Warisan budaya ini telah terdaftar di UNESCO.

Di kota kecil Belgia yang bernama Koksijde, masih hidup banyak nelayan yang merupakan keturunan generasi ketiga dari nelayan yang menangkap udang dengan berkuda.

“Kakek saya sejak tahun 1956 sudah mulai, sekarang saya meneruskan tradisi itu. Ayah saya juga, sudah lama, saya bahkan sudah menangkap udang dengan berkuda sejak berusia 12 tahun,” ujar seorang nelayan, Xavier Vanbillemont.

Sementara nelayan lainnya, Gregory Debruyne mengatakan bahwa sang ayah sudah menekuni tradisi ini sejak berusia 14 tahun. “Kemudian keterampilannya diteruskan kepada saya, saya sekarang melakukannya bersama beliau,” tuturnya.

Bagi para nelayan itu, kuda adalah teman baik mereka. Meskipun hasil tangkapan udang dengan berkuda tidak sebanyak dengan berperahu, tetapi nelayan masih suka dengan teknik berkuda ini.

Menangkap udang dari atas perahu, tidak ada yang bisa diajak mengobrol, yang terdengar hanya suara motor perahu. Berbeda dengan naik kuda, saya setiap kali bisa berkomunikasi dengan kuda, teman baik saya,” lanjut Xavier Vanbillemont.

Kami, nelayan yang menunggang kuda adalah jenis penarik yang sudah terlatih. Menggunakan kuda dengan fisik yang kuat, daya tahan yang baik, mampu berjalan di kedalaman air dangkal hingga setinggi dada manusia.

“Fenomena seperti ini tidak ada duanya di dunia. Betapa indahnya, melihat kuda-kuda itu berjalan di laut yang jarang bisa kita jumpai, sulit untuk dilupakan,” komentar seorang turis bernama Ben Bouvy.

Usai penangkapan, biasanya nelayan memilah hasil tangkapannya. Ikan kecil, kepiting atau udang yang relatif masih kecil akan dilepas kembali ke laut agar mereka tetap bisa hidup. Hasil tangkapan udang mereka yang di bawa pulang setiap harinya berkisar antara 10-20 kg.

“Sangat menarik. Alangkah baiknya jika anak-anak bisa datang melihat, karena kita jarang menemui kesempatan untuk menyaksikan para nelayan ini menangkap udang. Salut! Nelayan rata-rata masih berusia muda,” ujar Olivia Reding, seorang wisatawan lainnya.

Cara menangkap udang dengan berkuda yang turun temurun sudah berlangsung selama lebih dari 500 tahun. Sehingga, aktivitas itu banyak menarik minat wisatawan dari seluruh dunia untuk datang mengunjungi kota kecil di Belgia ini. (Yi Wen/NTDTV/Sinatra/waa)

Video Rekomendasi :

Sebanyak 58 Persen Majikan Amerika Bersiap Naikkan Gaji Karyawan

0

EpochTimesId – Hasil survei terbaru menunjukkan bahwa 58 persen dari pengusaha AS berencana untuk menaikkan gaji karyawan mereka pada akhir tahun 2018. Sebanyak 45 persen dari pengusaha juga mengatakan akan menaikkan standar gaji awal karyawan baru.

Selain itu, karena tingkat pengangguran yang rendah, pasar tenaga kerja menjadi ketat. Perusahaan AS menggunakan peningkatan kesejahteraan untuk berebut menarik karyawan.

Laporan CareerBuilder pada Jumat (3/8/2018) mengatakan ketatnya pasar tenaga kerja itu membuat perusahaan-perusahaan AS berusaha keras untuk mempertahankan pekerja berkualitas. Seperti dilansir oleh CNBC News, 58 persen pengusaha berencana untuk menaikkan gaji sebelum akhir tahun 2018. Survei juga menemukan bahwa 24 persen perusahaan akan menaikkan gaji bulanan sebesar 5 persen atau lebih.

Situs tersebut memprediksikan bahwa kabar baik berikut bakal muncul bagi pencari kerja, 63 persen dari pengusaha AS berencana untuk mempekerjakan karyawan penuh waktu pada paruh kedua tahun 2018. Tahun lalu hanya 60 persen perusahaan yang mempekerjakan karyawan penuh waktu. Selain itu, 45 persen perusahaan berencana untuk menaikkan standar gaji awal karyawan baru.

“Karyawan benar-benar memiliki pasar dan berada dalam posisi untuk bernegosiasi,” kata Irina Novoselsky, presiden dan chief operating officer CareerBuilder.

Laporan ini mencakup data dari survei online musim panas perusahaan ini. Pihak yang disurvei meliputi : lebih dari 1.000 orang manajer perekrutan dan lebih dari 1.000 orang karyawan penuh waktu dari semua lapisan masyarakat dan perusahaan semua ukuran.

Menurut laporan pekerjaan yang dirilis oleh Departemen Tenaga Kerja AS, tingkat pengangguran turun menjadi 3,9 persen pada bulan Juli dari 4 persen pada bulan Juni.
Meskipun tingkat pengangguran rendah adalah berita baik bagi perekonomian, tetapi juga membawa kesulitan perekrutan bagi perusahaan.

Semakin rendah tingkat pengangguran berarti jumlah pekerja yang tersedia di pasar tenaga kerja juga berkurang. Sehingga sulit bagi perusahaan untuk mengisi kebutuhan.

Tetapi ini adalah kabar baik bagi para pekerja Amerika yang memberi mereka kekuatan tawar menawar yang lebih besar. Karena persaingan perusahaan untuk mendapat karyawan berbakat menjadi semakin ketat.

Semakin umum bagi perusahaan untuk memberikan bonus dan liburan ekstra kepada karyawan. Karena itu, sekarang adalah saat yang tepat untuk memasuki pasar tenaga kerja AS.

“Ini benar-benar merupakan paket, bukan hanya gaji,” kata Novoselsky.

Survei menemukan bahwa sekitar 22 persen pekerja Amerika berencana untuk mencari pekerjaan baru pada akhir tahun.

“Dari sudut pandang pemberi kerja, ini berarti tingkat perputaran karyawan menjadi tinggi,” kata Novoselsky.

Menanggapi permintaan besar dan perubahan pasar kerja AS, Presiden AS, Donald Trump pada 19 Juli lalu di Gedung Putih menandatangani sebuah perintah eksekutif untuk mendirikan sebuah komite penasihat nasional. Komite yang bertugas menyediakan lebih banyak lapangan kerja dan pelatihan bagi mahasiswa dan pekerja, keterampilan yang dibutuhkan perusahaan pemberi kerja.

“Semua orang di sini, hari ini memiliki tujuan yang sama. Untuk melatih, merekrut, dan mempekerjakan tenaga kerja asal Amerika,” ujar Trump.

Trump mengatakan bahwa perusahaan yang sudah 10 atau 20 tahun lalu meninggalkan AS kini telah kembali. Perusahaan-perusahaan tersebut membutuhkan tenaga kerja berbakat, terlatih dan terampil. (Zhang Ting/ET/Sinatra/waa)

Video Rekomendasi :

BMKG Umumkan Peringatan Dini Tsunami Pasca Gempa 7 SR di Pulau Lombok Telah Berakhir

Epochtimes.id- BMKG resmi mengumumkan peringatan dini tsunami setelah gempa 7 SR di pulau Lombok telah berakhir.

BMKG telah melaporkan kejadian dengan pusat gempa di darat dengan kedalaman 10 km pada 27 km Timur Laut Lombok Utara, NTB pada Minggu (5/8/2018) pukul 18.46 WIB.

“Peringatan dini tsunami telah berakhir,” kata Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho dalam keterangan tertulisnya.

Sutopo menjelaskan, tsunami memang terjadi di pantai tetapi kecil hanya setinggi 9-13 cm. Adapun tsunami tidak menimbulkan korban jiwa dan kerusakan bangunan.

Sementara itu, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Pusat telah meminta warga Nusa Tenggara Barat (NTB) tetap tenang dan menjauhi bibir pantai pasca gempa 7 Skala Richter (SR) mengguncang Lombok Utara.

Gempa yang berlokasi di 8.37 LS, 116.48BT dengan kedalaman 15 Kilometer tersebut berpotensi terjadinya tsunami.

“Meski prediksi gelombang paling tinggi hanya setengah meter, tapi kami minta masyarakat segera jauhi bibir pantai dan mencari tempat yang jauh lebih tinggi. Upayakan untuk tetap tenang dan tidak panik,” kata Kepala BMKG Pusat, Dwikorita Karnawati dalam rilisnya.

Dwikorita mengatakan gelombang tsunami yang tiba bisa saja berbeda-beda.

“Gelombang yang pertama bisa saja bukan yang terbesar,” tuturnya.

Dwikorita memaparkan hingga pukul 19.51 WIB, telah terjadi 16 kali gempa susulan namun dengan magnitudo yang jauh lebih kecil. Namun demikian, Ia meminta masyarakat untuk terus waspada dan tidak mendiami bangunan atau rumah yang rawan runtuh. (asr)

Gempa 7 SR Melanda Pulau Lombok, Peringatan Dini Tsunami Diaktivasi

Epochtimes.id- BMKG telah melaporkan kejadian gempa dengan kekuatan 6,8 SR dengan pusat gempa di darat dengan kedalaman 10 km pada 27 km Timur Laut Lombok Utara, Provinsi Nusa Tenggara Barat pada Minggu (5/8/2018) pukul 18.46 WIB. Gempa ini tidak berpotensi tsunami.

Selanjutnya BMKG telah melakukan pemutakhiran gempa dengan kekuatan 7 SR pada kedalaman 15 km. Pusat gempa 18 km Barat Laut Lombok Timur NTB. Gempa berpotensi tsunami.

Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho mengatakan peringatan dini tsunami telah diaktivasi. Potensi tsunami terjadi di pantai Lombok Barat bagian utara dengan status waspada dan pantai Lombok Timur bagian Utara dengan status Waspada.

Sutopo menjelaskan, waktu kedatangan tsunami diperkirakan pada 5/8/2018 pukul 18.48.35 WIB. Status Waspada artinya Pemda yang berada di status Waspada memperhatikan peringanan dini dan segera mengarahkan masyarakat untuk menjauhi pantai dan tepian sungai. Kemungkinan air laut akan naik ke daratan tetapi kedalaman berkisar kurang dari 0,5 meter.

BPBD telah memerintahkan masyarakat untuk menjauh dari pantai. Gempa dirasakan di Pulau Lombok, Pulau Sumbawa, Pulau Bali hingga Jawa Timur bagian Timur. Guncangan sangat keras dirasakan di Kota Mataram.

Akibat gempa ini, masyarakat berhamburan keluar rumah. Masyarakat berlalu lalang di jalan dengn kondisi gelap karena listrik padam. Selain guncangan gempa susulan dirasakan. Hingga saat ini telah ada 14 kali gempa susulan.

Berdasarkan laporan  BMKG telah ada tsunami dengan ketinggian tsunami yang masuk kedaratan 10 cm dan 13 cm. Diperkirakan maksimum ketinggian tsunami 0,5 meter. Waktu peringatan dini hingga BMKG menyampaikan pengakhiran peringatan tsunami.

Berdasarkan analisis peta guncangan gempa dirasakan. Intensitas gempa di Kota Mataram VIII MMI, Karangasem VI MMI, Ubud V MMI, Denpasar IV MMI, Kuta IV MMI, Tabanan V MMI, Singaraja III MMI, Negara IV MMI, Banyuwangi III MMI, Jember III MMI, dan Malang II MMI.

Laporan BNPB menyebutkan dengan melihat kondisi tersebut diperkirakan kerusakan bangunan banyak terjadi terjadi di Kota Mataram.

Umumnya bangunan-bangunan yang dibangun dengan kurang memperhatikan kontruksi tahan gempa akan mengalami kerusakan jika terkena guncangan gempa dengan intensitas di atas VI MMI Apalagi saat ini di Kota Mataram intensitas gempa VIII MMI. (asr)

Serangan Bom Drone Targetkan Acara Presiden Venezuela

0

EpochTimesId — Serangan pesawat tanpa awak atau drone yang penuh dengan bahan peledak terjadi di Venezuela, diduga menargetkan Presiden Nicolas Maduro. Drone itu diledakkan di dekat acara militer, di Caracas, dimana Presiden Venezuela Nicolas Maduro menyampaikan pidato pada 4 Agustus 2018.

Akan tetapi, sang Presiden dan para pejabat tinggi pemerintah yang mendampingi lolos tanpa cedera. Insiden itu disebut oleh Menteri Informasi, Jorge Rodriguez, sebagai serangan yang menargetkan pemimpin sayap kiri.

“Sebanyak tujuh tentara Garda Nasional terluka dalam insiden itu,” ujar Rodriguez, seperti dikutip Reuters dari media setempat.

Siaran langsung yang menampilkan Maduro langsung dipotong. Presiden sedang berpidato, sementara para tentara terlihat berjalan, baris-berbaris, ketika transmisi televisi itu terputus.

Maduro tengah berbicara tentang ekonomi Venezuela, audio tiba-tiba menghilang. Maduro dan pejabat lain di podium mendongak, kaget. Kamera kemudian menyorot ke sejumlah prajurit yang mulai berlarian, sebelum transmisi dipotong.

Venezuela hidup di bawah tahun kelima krisis ekonomi yang parah. Krisis yang telah melahirkan malnutrisi, hiperinflasi, dan emigrasi massal.

Maduro, seorang mantan sopir bus, memenangkan masa jabatan enam tahun baru pada bulan Mei 2018. Akan tetapi, para saingan utamanya menolak hasil pemilihan dan menuding ada dugaan kecurangan dan penyimpangan besar dalam pemilihan presiden.

Maduro menggantikan mantan Presiden Hugo Chavez setelah kematiannya karena kanker pada 2013. Dia menjuluki dirinya sendiri sebagai ‘Putra Chavez’.

Maduro mengatakan dia sedang berjuang melawan sebuah plot ‘imperialis’ untuk menghancurkan sosialisme dan mengambil alih minyak Venezuela. Para penentang menuduhnya otoritarianisme, menudingnya menghancurkan ekonomi yang dulu kaya dan tanpa ampun menghancurkan kebebasan berekspresi dan berpendapat.

Tahun lalu, seorang perwira polisi, Oscar Perez membajak sebuah helikopter dan menembaki gedung-gedung pemerintah dalam apa yang dia katakan sebagai tindakan melawan seorang diktator. Perez akhirnya diburu dan dibunuh oleh pasukan Venezuela. (Reuters/The Epoch Times/waa)

Video Rekomendasi :

https://youtu.be/fTKcu82AtsA

Tingkat Pengangguran Juli AS Dibawah Empat Persen

0

EpochTimesId – Departemen Tenaga Kerja AS mengumumkan bahwa Amerika Serikat telah menambah 157.000 pekerjaan baru pada bulan Juli. Akibatnya, tingkat pengangguran turun menjadi 3,9 persen, Jumat (3/8/2018) waktu Amerika.

Tingkat pengangguran tersebut merupakan yang paling rendah dalam hampir dua dekade. The Fed mungkin akan memperlambat laju kenaikan suku bunga karena pertumbuhan upah belum memenuhi harapan yang ditetapkan.

Analisa Market Watch menyebutkan bahwa, rekrutmen bulan Juli masih meningkat tajam. Ini mencerminkan perusahaan masih berminat untuk menampung pekerja demi memenuhi kebutuhan ekonomi AS yang tumbuh pesat.

Pertumbuhan lapangan kerja belum memenuhi target pasar
Jumlah pekerjaan baru pada bulan Juli kurang dari ekspektasi pasar. Dalam 12 bulan terakhir, jumlah pekerjaan non-pertanian di Amerika Serikat telah meningkat rata-rata 200.000 per bulan. Laporan situs web keuangan Market Watch atas hasil survei sebelumnya memperkirakan peningkatan pada bulan Juli hanya mencapai 194.000 pekerjaan.

Analisis pasar menunjukkan bahwa PHK yang dilakukan pemerintah pada bulan Juli adalah penyebab penurunan dalam pekerjaan.

“Alasan utama untuk mengurangi perekrutan adalah pengeluaran pemerintah akan meningkat, dan perusahaan-perusahaan menanggapi hal ini,” kata kepala ekonom Moody, Mark Zandi.

Dari perspektif industri, pada bulan Juli kebutuhan tenaga kerja untuk pekerjaan kantor bertambah sebanyak 51.000 orang. Diikuti oleh pekerjaan produksi sebanyak 37.000, industri perawatan kesehatan 34.000, dan pekerja untuk industri restoran 26.000 serta industri konstruksi 19.000 orang.

Tetapi industri keuangan dan lembaga pemerintah adalah satu-satunya industri yang memangkas jumlah pekerja. Bank dan perusahaan asuransi memotong 5.000 pekerja dan pemerintah melakukan PHK karyawan sebanyak 13.000 orang.

Selain itu, Departemen Tenaga Kerja juga telah mengangkat total 59.000 pekerjaan baru pada bulan Juni dan Mei. Pekerjaan AS pada bulan Juni direvisi dari 213.000 menjadi 248.000. Pekerjaan baru pada bulan Mei direvisi naik dari 244.000 menjadi 268.000.

Tingkat pengangguran turun ke level di bawah 4 persen, pengangguran etnis Asia terendah.
Di bawah kinerja ekonomi AS yang menguat, tingkat pengangguran AS turun ke level di bawah 4 persen dalam sebulan, sesuai dengan harapan.

Pengangguran bulan Juli berkurang sebanyak 284.000 orang. Prestasi itu juga diikuti tingkat pengangguran etnis Asia paling rendah sepanjang sejarah, yakni 3,1 persen. Sementara itu tingkat pengangguran di kalangan etnis Afrika masih paling tinggi, yaitu 6,6 persen.

Selain itu, tingkat partisipasi angkatan kerja AS pada bulan Juli adalah 62,9 persen. Jumlah orang yang masuk kembali ke pasar tenaga kerja juga meningkat, dan jumlah pekerjaan paruh waktu hampir tidak berubah.

Laporan Departemen Tenaga Kerja hari Jumat menyebutkan bahwa, yang paling mendapatkan perhatian pasar adalah kenaikan upah kerja per jam. Upah rata-rata per jam di bulan Juli naik menjadi 27,05 dolar AS per jam, tetapi tingkat pertumbuhan upah rata-rata selama 12 bulan terakhir tetap tidak berubah pada angka 2,7 persen.

Ekonom mengatakan bahwa ketika pasar tenaga kerja sedang ketat pada masa lalu, upah biasanya naik sekitar 3-4 persen per tahun.

Analis pasar percaya bahwa bertambahnya lapangan kerja dan kenaikan upah secara bertahap baru-baru ini menunjukkan bahwa ekonomi AS akan terus menguat dalam beberapa bulan mendatang. Tetapi karena kenaikan upah belum mencapai tingkat yang diharapkan, mungkin menjadi pertimbangan The Fed untuk memperlambat laju kenaikan suku bunga.

Pasar sebelumnya secara luas memprediksikan bahwa the Fed akan kembali menaikkan suku bunga masing-masing pada bulan September dan Desember tahun ini.

Meskipun risiko meningkatnya perang dagang dengan Tiongkok juga dapat menyebabkan fluktuasi baru dalam ekonomi AS. Hari Jumat, pasar saham AS dibuka sedikit lebih tinggi. Indeks Dow Jones naik 5 persen selama bulan lalu, mencapai level tertinggi sejak Februari. Tetapi dalam beberapa hari terakhir, dalam situasi ketegangan perdagangan dengan Tiongkok, harga pasar saham AS jauh lebih berfluktuasi.

Imbal hasil obligasi pemerintah AS periode 10-tahunan pada hari Jumat dibuka pada tingkat 2,98 persen pa (per anual), dan tingkat suku bunga mingguan pekan ini mencapai 3 persen pa, tertinggi sejak awal bulan Juni. (Lin Yan/ET/Sinatra/waa)

Video Pilihan :

https://youtu.be/fTKcu82AtsA

AMMDes, si Mobil Desa Resmi Diluncurkan Jokowi, Siap Diproduksi 15.000 Unit

Epochitmes.id. Pemerintah terus memacu produktivitas dan daya saing industri otomotif di dalam negeri agar mampu memenuhi kebutuhan konsumen domestik dan semakin kompetitif untuk mengisi pasar ekspor. Salah satu kendaraan yang tengah digenjot produksinya adalah Alat Mekanis Multiguna Pedesaan (AMMDes) yang resmi diluncurkan oleh Jokowi.

“Saat ini Ammdes siap diproduksi sebanyak 3.000 unit, dan kami akan tingkatkan menjadi 9.000-15.000 unit per tahun. Produksi secara massal akan dimulai pada Januari 2019,” kata Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto pada pembukaan Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2018 di ICE BSD City, Tangerang, Banten, Kamis (2/8/2018).

Menurut Menperin, serangkaian uji coba telah dilakukan dalam pengembangan AMMDes, termasuk mengenai perizinan dengan Kementerian Perhubungan. “Sekarang masih diurus izinnya, rencana bulan November dikeluarkan,” ungkapnya.

Terkait suku cadangnya, Airlangga memastikan, ketersediaannya cukup banyak di pasaran. Di sampingitu, distributornya juga telah tersedia. Sementara untuk harganya, Airlangga memproyeksi, Ammdesakan dibanderol sekitar Rp65-70 juta di luar aksesorisnya.

“Jadi, aksesorisnya tergantung kebutuhan mereka. Misalnya, mau pakai pompa, berarti tambah Rp3 juta atau menggunakan rice milling tambah Rp7 juta,” tuturnya. Mobil pedesaan multiguna ini akan didorong menggunakan bahan bakar jenis euro2 atau Biodiesel 20.

Menperin menambahkan, PT Kiat Mahesa Wintor Indonesia (PT KMWI) selaku produsen AMMDes, telah membangun komitmen kerja sama dengan lebih dari 70 industri komponen dalam negeri untuk menjadi pemasok komponen mobil “Pak Tani” tersebut. “Para pemasok komponen itu sebagian besar adalah industri kecil dan menengah (IKM),” terangnya.

Saat ini, IKM yang terlibat telah mampu memproduksi 184 jenis komponen atau setara 70 persen dari nilai harga AMMDes. “Ke depan, kemampuan supply tersebut akan terus didorong untuk ditingkatkan. Untuk itu, kami merasa bangga bahwa AMMDes sebagai karya anak bangsa telah diluncurkan pada acara pembukaan GIIAS 2018 yang diresmikan langsung oleh Bapak Presiden Joko Widodo,” paparnya.

Pada gelaran GIIAS 2018, Kementerian Perindustrian memfasilitasi produsen AMMDes untuk ikut serta, dengan mengusung tema “AMMDes Karya Anak Bangsa – Satu Alat Banyak Manfaat”.

Di paviliun tersebut, menampilkan tujuh unit kendaraan dengan variasi aksesoris beragam, seperti pemutih beras, pemecah gabah, pompa dan genset. Aplikasi itu untuk mendukung peningkatan produktivitas pertanian dan perkebunan di pedesaan.

Pada kesempatan itu, Presiden Joko Widodo didampingi Menteri Airlangga sempat menjajal AMMDes di hall 3, ICE, BSD. Jokowi langsung duduk di salah satu mobil perdesaan karya anak bangsa ditemani oleh Menperin. “Kalau duduk merasa nyaman sekali,” ucapnya.

Kepala Negara pun memberikan apresiasi terhadap pengembangan AMMDes. “Saya menyambut baik inovasi AMMDes yang hari ini diluncurkan. Ini satu jenis kendaraan tapi kaitannya dengan industri hulu sangat banyak. Tadi dilaporkan, lebih 70 industri komponen dalam negeri siap jadi pemasok,” ujarnya.

Sementara itu, Presiden Komisaris PT Kiat Mahesa Wintor Indonesia (KMWI) Sukiyat mengatakan, peluncuran AMMDes KMWI akan menjadi hari bersejarah dunia otomotif di Indonesia. “Oleh karena itu, pada momen peluncuran pertama dimulainya untuk diproduksi secara massal adalah momen penting dan bersejarah bagi dunia per-otomotifan di Indonesia,” tuturnya.

Produk AMMDes dengan merek KMW ini menggunakan bahan bakar gasoline dan diesel yang memiliki sistem penggerak tunggal dengan kecepatan maksimal 40 km per jam, kapasitas silinder tidak melebihi dari 700cc atau setara dengan 14-15 PK, dengan daya angkut beban mencapai 700 kg.

AMMDes KMW disiapkan dengan tiga tipe, model fix bin dengan PTO Power Take Off (PTO – mengambil tenaga dari power source dan mentransmisikannya untuk aplikasi yang lain), model fixed bin dengan didukung alat mesin pertanian, dan model flat deck atau passanger dengan PTO.

Untuk unit AMMDes KMW yang memiliki fasilitas integrated PTO, dapat diaplikasikan dengan aplikasi pemecah gabah, pemutih padi, pompa irigasi, generator, dan berbagai peralatan lainnya.

AMMDes KMW juga dilengkapi dengan sistem suspensi, sabuk pengaman, sistem differential lock pada roda penggerak, sistem pengereman hidrolik, rem tangan, lampu sorot depan, lampu belok, lampu rem, lampu mundur, klakson, windshield glass dan wiper, system electric starter, dan mempunyai berat kosong tidak melebihi dari 900 kg. (asr)

Gedung Putih : Trump Menerima Surat Kim Jong-un pada 1 Agustus

oleh Xia Yu

Gedung Putih pada Kamis (02/08/2018) menyebutkan bahwa Presiden Trump hari Rabu menerima sepucuk surat kiriman dari pemimpin Korea Utara Kim Jong-un. Kemudian mereka mengadakan diskusi tentang denuklirisasi semenanjung Korea.

Juru bicara Gedung Putih Sarah Sanders mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa kontak yang diadakan antara Trump dan Kim Jong-un dimaksudkan untuk menindaklanjuti komitmen yang mereka buat dalam pernyataan bersama.

Belum ada rencana untuk menyelenggarakan KTT kedua

Trump melalui pesan Twitter menyebutkan bahwa, ia mengucapkan terima kasih kepada Kim Jong-un yang telah mengirim kerangka jenasah sejumlah tentara AS yang gugur dalam medan Perang Korea antara tahun 1950 – 1953. Trump juga menyebutkan : Saya berharap dapat segera bertemu dengan Anda !

Gedung Putih kemudian mengatakan bahwa sampai sekarang belum ada rencana untuk mengatur pertemua kedua, tetapi Presiden Trump bersikap terbuka untuk KTT tersebut.

Sarah Sanders dalam konperensi pers hari Kamis mengatakan : “Saat ini belum ada jadwal untuk KTT kedua, meskipun Presiden Trump bersikap terbuka terhadapnya.”

Ia kemudian menambahkan, presiden langsung membalas surat Kim pada Rabu.

Mike Pence : Pengemblian kerangka jenazah tentara AS menandakan adanya kemajuan dalam penyelesaian masalah di Semenanjung Korea

Trump telah berulang kali menyatakan bahwa ia optimis dengan kesepakatan yang dibuat bersama Kim Jong-un, Korea Utara telah membekukan tes nuklir dan uji coba peluncuran rudal dan telah mulai mengembalikan sisa-sisa kerangka jenazah tentara Amerika yang gugur dalam Perang Korea.

Wakil Presiden AS Mike Pence berangkat ke Hawaii untuk menghadiri upacara serah terima kerangka jenasah para tentara.

Pada kesempatan itu ia mengatakan : “Ada pihak yang menyebut bahwa Perang Korea adalah perang yang dilupakan orang. Namun hari ini, kita semua membuktikan bahwa para pahlawan yang gugur di medan perang Korea tidak dilupakan. Hari ini, putra terbaik bangsa Amerika Serikat telah tiba di tanah air”.

Korea Utara menyerahkan kembali kerangka jenasah para tentara AS merupakan bagian dari kesepakatan antara Trump dengan Kim Jong-un yang dibuat di Singapura pada 12 Juni lalu. Para kerangka yang diserahkan pekan lalu oleh pihak Korea Utara kemudian diterbangkan ke Pangkalan AU di Korea Selatan, dari sana peti-peti kerangka jenasah itu diterbangkan dan tiba pada hari Rabu di Joint Base Pearl Harbor-Hickam untuk pencocokan jenazah.

Pence pada Rabu mengatakan : “Saya tahu bahwa Trump mengapresiasi Kim Jong-un untuk menepati janjinya. Kami percaya bahwa kedua pihak telah membuat kemajuan nyata dalam upaya mereka untuk mencapai perdamaian di Semenanjung Korea hari ini”

Pada Selasa malam, kepada pendukungnya di sebuah unjuk rasa di Tampa, Florida, Pence mengatakan : “Saya pikir itu akan baik-baik saja” “Tidak ada uji coba (rudal), tidak ada peluncuran roket. Tapi kita akan melihat apa yang akan terjadi.” (Sin/asr)

Peringatan Dini Gelombang Tinggi di Beberapa Wilayah Perairan Indonesia Diterbitkan

Epochtimes.id- Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) kembali mengeluarkan peringatan dini Gelombang tinggi di beberapa wilayah perairan Indonesia.

Menurut keterangannya, Deputi Meteorologi BMKG, Mulyono Prabowo menuturkan bahwa berdasarkan pantauan BMKG terdapat pola tekanan tinggi di wilayah Perairan Barat Australia, yang dapat memicu terjadinya peningkatan kecepatan angin Timuran dengan kecepatan 55km/jam melewati Samudra Hindia Barat Lampung hingga Selatan Jawa, Perairan Selatan Banten hingga Jawa Barat.

“Selain adanya peningkatan kecepatan angin Timuran, terdapat pula peningkatan ketinggian swell di Selatan Jawa Timur hingga Bali yang mengakibatkan potensi gelombang tinggi di beberapa wilayah perairan Indonesia khususnya di Perairan Barat Daya Sumatera hingga Selatan NTT,” pungkas Prabowo.

Menurut Prabowo, kondisi ini diprakirakan masih terjadi hingga tanggal 05 Agustus 2018 sehingga masyarakat pesisir terutama para nelayan perlu mewaspadai gelombang tinggi.

“Perlu diperhatikan dampak resiko yang timbulkan terhadap keselamatan pelayaran,” tambahPrabowo.

Prabowo menerangkan bahwa untuk perahu nelayan sangat rentan terhadap kecepatan angin lebih dari 15 knots (27 km/jam) dan tinggi gelombang diatas 1.25 meter, sementara itu, untuk kapal tongkang perlu mewaspadai risiko apabila terjadi potensi kecepatan angin lebih dari 16 knots (30 km/jam) dan tingggi gelombang diatas 1.5 meter.

“Sedangkan di Perairan Sabang, Perairan Barat Aceh – Nias, Selat Sunda bagian Selatan, Perairan Selatan P. Sumba – P. Sawu – P. Rote, Selat Sumba bagian Barat, Selat Sape Bagian Selatan, Laut Sawu, Perairan Selatan Kupang perlu diwaspadai terjadi potensi tinggi gelombang 2.5 – 4.0 meter,” tambah Prabowo.

“Untuk kapal ferry yang biasa digunakan sebagai transportasi penyeberangan, sangat rentan jika terjadi kecepatan angin lebih dari 21 knots (39 km/jam) dengan ketinggian gelombang diatas 2.5 meter. Sedangkan, bagi kapal yang berukuran besar, seperti kapal Kargo/Kapal Pesiair, berisiko untuk berlayar apabila terjadi peningkatan kecepatan angin lebih dari 27 knots (50 km/jam) dan tinggi gelombang diatas 4.0 meter,” ungkap Prabowo.

Untuk 3 hari ke depan (3 Agustus – 5 Agustus 2018), masyarakat dan kapal-kapal diimbau mewaspadai potensi gelombang tinggi hingga 6.0meter. “Gelombang tinggi 4.0 – 6.0 meter berpeluang terjadi di Perairan Kepulauan Mentawai, Perairan Enggano – Bengkulu, Perairan Barat Lampung, Perairan Selatan Banten – Jawa Timur, Perairan Selatan Bali hingga Sumbawa, Selat Bali – Lombok – Alas Bagian Selatan, Samudera Hindia Barat Mentawai hingga Selatan P. Sumbawa,” imbuh Prabowo.

Sementara itu, tinggi gelombang 1.25 – 2.5 meter berpeluang terjadidi Selat Malaka bagian Utara, Perairan Timur P. Simeulue – Kep. Mentawai, Selat Sunda Bagian Utara, Laut Timor, Perairan Selatan Flores danSelat Ombai, Laut Natuna Utara, Perairan Kep. Anambas – Natuna, Perairan Timur Batam – P. Bintan, Perairan Utara Bangka – Belitung, Laut Natuna dan Selat Karimata, Laut Jawa, Selat Makasar, Perairan Kotabaru, Laut Sulawesi, Perairan Kep. Sangihe – Talaud, Laut Maluku bagian Utara, Perairan Utara Halmahera, dan Samudera Pasifik Utara Halmahera hingga Papua Barat.

Prabowo pun menghimbau bagi masyarakat yang sedang menikmati keindahan pantai agar waspada bahaya “Rip Current” yang merupakan arus kuat yang bergerak kearah tengah laut/samudera menjauh dari pantai, sehingga dapat menyapu perenang terkuat sekalipun.

Rip/Back Current terjadi karena adanya pertemuan ombak yang sejajar dengan garis pantai sehingga menyebabkan terjadinya arus balik dengan kecepatan tinggi hingga lebih 2m/detik, tergantung kondisi gelombang, pasang surut dan bentuk pantai.

“BMKG pun berupaya memberikan peringatan bahaya “RipCurrent” kepada masyarakat melalui media sosial,” imbuh Prabowo.(asr)

Kelola Blok Rokan, Pertamina Berjanji Akan Optimalkan Anak Bangsa

Epochtimes.id- PT Pertamina (Persero) menyambut baik keputusan Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) untuk mempercayakan pengelolaan Blok Rokan di Riau kepada PT Pertamina (persero). Pertamina juga berjanji akan mengoptimalkan anak bangsa dalam pengelolaan nantinya.

Keputusan ini murni diambil atas dasar pertimbangan bisnis dan ekonomi setelah mengevaluasi pengajuan proposal Pertamina yang dinilai lebih baik dalam mengelola blok tersebut.

Keputusan yang disampaikan pemerintah melalui Kementerian ESDM pada Selasa 31 Juli 2018 ini, menjadi tonggak sejarah penguatan kedaulatan energi negeri, sesuai dengan Nawacita yang diusung Pemerintahan Joko Widodo.

Plt.Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Nicke Widyawati menyatakan kepercayaan yang diberikan kepada Pertamina untuk mengelola blok dengan produksi lebih dari 200 ribu barel oil per hari tersebut, tidak lepas dari dukungan Pemerintah.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah, Presiden RI dan stakeholders lainnya yang telah mempercayakan pengelolaan Blok Rokan kepada Pertamina. Kami yakin mampu bersaing dengan kontrator kontrak kerjasama lainnya,” tambahnya.

“Sesuai proposal yang telah kami sampaikan kepada pemerintah, dengan mengelola Blok Rokan akan meningkatkan produksi hulu Pertamina yang akan mengurangi impor minyak, sehingga bisa menghemat devisa sekitar USD 4 miliar per tahun, serta menurunkan biaya produksi hilir secara jangka panjang,” jelasnya dalam keterangan tertulis Pertamina.

Nicke menambahkan karakteristik minyak di Blok Rokan, sesuai dengan konfigurasi kilang nasional, dimana akan diolah di dalam negeri yakni di kilang Balongan, Dumai, Plaju dan Balikpapan dan lainnya.

Guna mempertahankan produksi, Pertamina dalam proposal juga menyampaikan akan memanfaatkan teknologi Enhance Oil Recovery (EOR) yang juga telah diterapkan di lapangan-lapangan migas Pertamina, seperti di Rantau, Jirak, Tanjung yang dikelola Pertamina EP, termasuk penerapan steamflood yang juga sudah dilakukan dan berhasil di lapangan PHE Siak.

“Kami menilai pemerintah mempertimbangakan keputusan ini dengan matang, dalam rangka ketahanan energi nasional, penghematan devisa dan potensi peningkatan deviden bagi negara. Dengan kepercayaan ini, kami akan mengoptimalkan sumber daya anak bangsa, yang telah berpengalaman mengelola blok migas sebelumnya,”pungkasnya. (asr)

Kosta Rika Sita Dua Ton Kokain dari Kapal Selam Penyelundup

0

EpochTimesId – Penegak hukum di Kosta Rika berhasil menemukan dan menyita 2.000 kilogram (2 ton) kokain dari sebuah kapal canggih LPV. Kapal itu digeledah sekitar 80 mil laut, di lepas pantai negara itu. Ini adalah salah satu penyitaan narkoba terbesar yang dilakukan di tengah samudera.

Pihak berwenang Kosta Rika mengatakan mereka memulai operasi di Samudera Pasifik setelah menerima informasi dari Penjaga Pantai Amerika Serikat, Rabu (1/8/2018). Operasi itu pun menghasilkan penemuan sekitar 2.000 paket kokain dengan berat per paket sekitar 1 kg (2,2 pon), Kamis (2/8/2018) waktu setempat.

Obat-obatan berbahaya itu ditemukan pada sebuah kapal motor yang dikenal sebagai low-profile vehicle (LPV). Kapal sejenis itu, sering digunakan oleh pengedar narkoba karena mereka sulit dideteksi oleh radar.

Petugas penjaga pantai dan polisi pengendali narkoba Kosta Rika mengatakan tiga pria Kolombia ditangkap dalam operasi itu. Mereka kini masih ditahan di Kosta Rika.

“Kerja bersama antara pihak berwenang Amerika Serikat dan polisi nasional menghasilkan hasil yang baik dalam perang melawan perdagangan obat bius internasional. Kerjasama yang membuat kami berhasil menyita lebih dari 17 ton narkoba tahun ini,” kata Menteri Keamanan Kosta Rika, Michael Soto.

Dari jumlah itu, sekitar 6,7 ton narkoba diantaranya disita dalam 10 hari terakhir. Polisi Kolombia juga menyita 12 ton kokain pada bulan November 2017. Itu adalah tangkapan terbesar mereka.

Dengan lokasinya yang strategis, yang dikelilingi oleh Samudra Pasifik dan Laut Karibia, Kolombia terus menjadi salah satu produsen kokain terbesar di dunia. Mereka menghasilkan sekitar 910 ton per tahun, walau tetap ada upaya pemberantasan oleh pemerintah setempat, menurut angka dari Badan Pengawasan Obat AS. (Reuters/The Epoch Times/waa)

Simak juga, Pengakuan Dokter yang Dipaksa Panen Organ Hidup :

https://youtu.be/0x2fRjqhmTA